Program Studi Pendidikan Seni Program Doktor (S3) Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) akan menyelenggarakan kegiatan “Antarala Nusantara: Pameran Data Mahasiswa Pendidikan Seni S3” pada 23–24 Juni 2026 bertempat di Kampung Budaya FBS UNNES, mulai pukul 08.00–15.00 WIB.
Mengusung tema “Antarala Nusantara”, kegiatan ini dihadirkan sebagai ruang dialog akademik yang mempertemukan beragam wilayah, budaya, perspektif, dan pengetahuan seni Nusantara. Melalui pameran ini, mahasiswa doktoral Pendidikan Seni menampilkan data, temuan penelitian, serta gagasan akademik yang berangkat dari berbagai konteks seni dan budaya Indonesia.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan perkembangan penelitian disertasi sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan di lingkungan akademik. Selain itu, pameran ini diharapkan dapat memperkuat jejaring keilmuan dan membuka ruang diskusi antara mahasiswa, akademisi, praktisi seni, dan masyarakat.
Pameran Data ini merupakan proyek perkuliahan dari mata kuliah Penyajian Data Pendidikan Seni mahasiswa program doktor. Adapun dosen pengampu mata kuliah tersebut adalah Prof. Dr. Agus Cahyono, M.Hum., Dr. Eko Haryanto, S.Pd., M.Ds., Dr. Deni Setiawan, S.Sn., M.Hum., serta Dr. Wandah Wibawanto, S.Sn.., M.Ds.
Sebanyak 22 mahasiswa Program Doktor Pendidikan Seni akan berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan menampilkan hasil kajian dan penelitian yang mencerminkan keragaman isu seni, budaya, pendidikan, serta praktik kreatif di Indonesia.
Untuk memperkaya perspektif akademik, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dan pembahas yang memiliki kompetensi di bidang seni dan pendidikan seni, yaitu Dr. Bondet Wrahatnala, S.Sos., M.Sn. dari Institut Seni Indonesia Surakarta, Dr. Yanti Heriyawati, S.Pd., M.Hum. dari Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Bramantyo, M.Sn. dari Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya, serta Prof. Dr. Dra. Kun Setyaning A., M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta.
Dekan FBS UNNES, Prof. Dr. Tommi Yuniawan, M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran berbasis proyek, SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dengan mengangkat keragaman budaya Nusantara, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dengan berbagai institusi nasional.
Pameran ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menjadi ruang diskusi produktif bagi seluruh pemangku kepentingan di bidang seni dan pendidikan.













