Javana Summer Camp 2026, FBS UNNES Perkenalkan Kekayaan Budaya Indonesia kepada Mahasiswa Internasional

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Languages and Arts > Kabar Kampus > Javana Summer Camp 2026, FBS UNNES Perkenalkan Kekayaan Budaya Indonesia kepada Mahasiswa Internasional

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali memperkuat komitmen internasionalisasi pendidikan melalui penyelenggaraan Javana Summer Camp: Cultural Immersion Experience. Program yang dilaksanakan dalam dua batch, yakni pada 16 dan 26 September 2026, ini menghadirkan pengalaman pembelajaran lintas budaya bagi mahasiswa internasional melalui pengenalan seni, budaya, permainan, dan kuliner tradisional Indonesia.

Sebanyak 43 mahasiswa internasional yang berasal dari Malaysia, Thailand, China, Kamboja, dan Nigeria mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung, interaktif, dan kontekstual. Melalui pendekatan cultural immersion, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kebudayaan Indonesia, tetapi juga terlibat aktif dalam praktik seni dan kehidupan sosial masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlangsung di dua lokasi, yaitu Gedung B8 FBS UNNES dan Desa Ngrawan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Di Gedung B8 FBS UNNES, peserta mendapatkan pengalaman memainkan wayang dan gamelan sebagai bagian dari pengenalan seni tradisional Indonesia. Sementara itu, di Desa Ngrawan, peserta mengikuti kegiatan menari serta mengenal makanan tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat setempat.

Kegiatan ini memberikan ruang interaksi langsung antara mahasiswa internasional dengan komunitas lokal. Melalui praktik seni, eksplorasi kuliner, dan pengalaman budaya berbasis masyarakat, peserta diajak memahami keberagaman budaya Indonesia tidak hanya sebagai pengetahuan akademik, tetapi juga sebagai pengalaman yang hidup dan dekat dengan keseharian masyarakat.

Pelaksana Harian (Plh.) Dekan FBS UNNES, Prof. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D., menyampaikan bahwa Javana Summer Camp merupakan bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat global.

“Javana Summer Camp menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa internasional dengan kekayaan seni, budaya, dan kehidupan masyarakat Indonesia secara langsung. Kami ingin mahasiswa memperoleh pengalaman yang bermakna, bukan hanya mengenal budaya melalui materi pembelajaran, tetapi juga merasakan, mempraktikkan, dan membangun interaksi dengan masyarakat. Program ini sekaligus memperkuat peran FBS UNNES sebagai ruang dialog lintas budaya yang terbuka dan inklusif,” ungkap Prof. Heri Yanto.

Lebih lanjut, program ini juga menjadi wujud kontribusi FBS UNNES dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan pengalaman pembelajaran inklusif dan berbasis pengalaman; SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui pengenalan serta pelestarian warisan budaya; dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa internasional, dan masyarakat lokal.

Ketua Gugus MBKM FBS UNNES, Rimasari Pramesti Putri, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Javana Summer Camp juga merepresentasikan semangat pembelajaran di luar kelas yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi lintas budaya, komunikasi, dan pemahaman sosial melalui pengalaman autentik.

“Pembelajaran dalam Javana Summer Camp dirancang agar mahasiswa dapat terlibat secara langsung dalam aktivitas budaya dan berinteraksi dengan masyarakat. Pengalaman memainkan wayang dan gamelan, belajar menari, hingga mengenal makanan tradisional memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan pemahaman lintas budaya, keterampilan komunikasi, serta sikap saling menghargai keberagaman. Inilah esensi pembelajaran berbasis pengalaman yang relevan dengan semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” jelas Rimasari.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat Desa Ngrawan juga menjadi aspek penting dalam kegiatan ini. Masyarakat tidak hanya menjadi objek pengenalan budaya, tetapi turut berperan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang memungkinkan terjadinya pertukaran pengetahuan dan pengalaman secara timbal balik.

Melalui Javana Summer Camp, FBS UNNES berharap mahasiswa internasional memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai identitas budaya Indonesia, sekaligus membawa pengalaman positif tentang keberagaman, keramahan, dan kreativitas masyarakat Indonesia ke lingkungan akademik maupun negara asal masing-masing.

Program ini sekaligus mempertegas komitmen FBS UNNES dalam mengembangkan pendidikan bahasa, seni, dan budaya yang berorientasi global, berakar pada kearifan lokal, serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy