Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UNNES Raih Akreditasi Unggul dengan Nilai 370

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Languages and Arts > Kabar Kampus > Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UNNES Raih Akreditasi Unggul dengan Nilai 370

Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Semarang (UNNES), kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih peringkat akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Predikat ini ditetapkan melalui Surat Keputusan LAMDIK Nomor 1202/SK/LAMDIK/AK/S/VI/2026 dengan perolehan nilai 370.

Akreditasi Unggul tersebut berlaku selama lima tahun, terhitung sejak tanggal 30 Juni 2026 hingga 29 Juni 2031. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris dalam menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Surat Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 30 Juni 2026 oleh Ketua Umum LAMDIK, Prof. Dr. Muchlas Samani. Penetapan peringkat akreditasi ini didasarkan pada berbagai pertimbangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi.

Komitmen Program Studi dan Dukungan Fakultas

Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris UNNES, Yuliati, S.Pd., M.Pd., M.Ed., Ph.D., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian akreditasi Unggul ini. Menurutnya, predikat tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh sivitas akademika prodi.

“Capain akreditasi Unggul dengan nilai 370 ini adalah buah dari komitmen kolektif kami dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan relevan. Kami berterima kasih kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni yang telah berkontribusi. Ke depan, kami akan terus mengembangkan kurikulum berbasis teknologi dan riset, serta memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghasilkan lulusan pendidik bahasa Inggris yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global, sesuai dengan tuntutan dunia pendidikan abad ke-21,” ujar Yuliati.

Sementara itu, Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan FBS UNNES, Dr. Muhamad Burhanudin, S.S., M.A., menyampaikan bahwa capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi fakultas sekaligus bukti nyata sinergi yang solid antara program studi, fakultas, dan universitas. Ia menekankan bahwa akreditasi Unggul tidak hanya tentang angka, tetapi juga tentang dampak nyata bagi pendidikan dan pembangunan.

“Kami di FBS UNNES sangat mengapresiasi pencapaian luar biasa ini. Akreditasi Unggul yang diraih oleh Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris merupakan cerminan dari tata kelola yang baik, kualitas pembelajaran yang terukur, serta kontribusi nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi pendorong bagi prodi lain di FBS untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu, sekaligus memperkuat peran UNNES dalam menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas,” ungkap Dr. Burhanudin.

Predikat Unggul menjadi indikator pencapaian mutu program studi dalam berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi, mencakup kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola program studi. Capaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran dan memperkuat kompetensi lulusan di bidang pendidikan bahasa Inggris.

Sebagai program studi yang berfokus pada pendidikan bahasa Inggris, Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris terus berupaya menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi kebahasaan, pedagogis, dan profesional yang unggul. Penguatan kemampuan berbahasa Inggris diiringi dengan pengembangan wawasan budaya, pemanfaatan teknologi digital, serta berbagai inovasi dalam proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Capaian akreditasi Unggul ini memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dan calon mahasiswa dalam memilih pendidikan lanjutan. Predikat tersebut menjadi gambaran mengenai kualitas penyelenggaraan pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris FBS UNNES.

Keberhasilan meraih akreditasi Unggul tidak terlepas dari kontribusi seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni, serta dukungan penuh dari Fakultas Bahasa dan Seni dan Universitas Negeri Semarang. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mempertahankan mutu akademik dan mendorong pengembangan program studi secara berkelanjutan.

Ke depan, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris diharapkan dapat terus meningkatkan inovasi pembelajaran, memperluas jejaring kerja sama, serta mengembangkan berbagai program yang mendukung kompetensi dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional. Predikat Unggul juga menjadi motivasi untuk terus memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan.

Perolehan akreditasi Unggul ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan mutu pendidikan tinggi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Selain itu, peningkatan kompetensi lulusan sebagai calon pendidik dan tenaga profesional juga mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing di dunia kerja.

Dengan diraihnya akreditasi Unggul, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris FBS UNNES berkomitmen untuk terus mempertahankan standar mutu sekaligus melakukan pengembangan secara berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, guna menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy