FBS UNNES Perkuat Kompetensi Riset Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Inggris melalui Joint Lecture Penelitian Kuantitatif

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Languages and Arts > Kabar Kampus > FBS UNNES Perkuat Kompetensi Riset Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Inggris melalui Joint Lecture Penelitian Kuantitatif

Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Semarang (UNNES), memperkuat kompetensi penelitian mahasiswa melalui penyelenggaraan Joint Lecture bertajuk “Quantitative Research in ELT” pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini mempertemukan mahasiswa UNNES dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk mendalami metodologi penelitian kuantitatif serta pemanfaatan teknologi analisis data dalam bidang English Language Teaching (ELT).

Kegiatan menghadirkan dua akademisi yang membahas penelitian kuantitatif dari perspektif konseptual dan praktis. Prof. Basikin, S.Pd., M.Phil., M.Ed., Ph.D. dari Universitas Negeri Yogyakarta menyampaikan materi “From Ideas to Evidence: The Logic of Quantitative Research”, sedangkan Dr. Hendi Pratama, S.Pd., M.A. dari UNNES membawakan materi “Trik Jitu JASP sebagai Software Alternatif Pengganti SPSS”.

Melalui kedua materi tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai proses mengembangkan gagasan penelitian menjadi temuan berbasis bukti, sekaligus mengenal perangkat analisis statistik yang dapat dimanfaatkan dalam penelitian pendidikan bahasa Inggris.

Dalam paparannya, Prof. Basikin menekankan pentingnya logika penelitian kuantitatif sebagai landasan untuk menghasilkan temuan ilmiah yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Pembahasan mencakup keterkaitan antara perumusan masalah, pengembangan pertanyaan penelitian, pengumpulan data, dan pemilihan teknik analisis yang sesuai dengan tujuan penelitian.

Materi tersebut memberikan perspektif bahwa penelitian kuantitatif tidak sekadar berkaitan dengan pengolahan angka, tetapi juga menuntut ketepatan dalam membangun argumentasi ilmiah, menentukan variabel, serta menafsirkan bukti empiris untuk menjawab persoalan penelitian.

Sementara itu, Dr. Hendi Pratama memperkenalkan JASP sebagai perangkat lunak alternatif untuk analisis data statistik. Melalui materi tersebut, mahasiswa diajak mengenal pemanfaatan teknologi yang dapat membantu proses pengolahan data secara lebih praktis, mulai dari analisis statistik hingga interpretasi hasil penelitian.

Pengenalan JASP menjadi bagian penting dalam penguatan literasi digital mahasiswa, terutama untuk mendukung penelitian yang memerlukan pengolahan data kuantitatif. Penguasaan perangkat analisis diharapkan dapat membantu mahasiswa memilih teknik statistik yang tepat dan menyajikan hasil penelitian secara lebih sistematis.

Dorong Penelitian Berbasis Bukti dan Penguatan Budaya Akademik

Koordinator Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris FBS UNNES, Dr. Sri Wahyuni, M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Joint Lecture merupakan bagian dari upaya program studi dalam meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa, khususnya dalam bidang metodologi penelitian dan pemanfaatan teknologi.

Menurutnya, penguasaan metodologi penelitian menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa magister agar mampu mengembangkan penelitian yang tidak hanya memenuhi kaidah akademik, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap penyelesaian persoalan pembelajaran bahasa Inggris.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk menghubungkan pemahaman teoretis dengan keterampilan praktis dalam merancang penelitian, mengolah data, serta menginterpretasikan hasil secara kritis.

Penyelenggaraan Joint Lecture juga sejalan dengan visi Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris UNNES untuk menjadi program studi unggul dalam pengembangan ilmu pendidikan bahasa Inggris yang inovatif melalui integrasi teori pendidikan bahasa, linguistik, dan pendekatan literasi, berorientasi riset, serta berkontribusi pada penguatan karakter untuk pendidikan berkualitas.

Penguatan kompetensi penelitian kuantitatif diharapkan dapat mendukung mahasiswa dalam mengembangkan tesis dan publikasi ilmiah yang memiliki landasan metodologis kuat, didukung data empiris, serta relevan dengan perkembangan pendidikan bahasa Inggris.

Selain memperluas pengetahuan metodologi, kolaborasi antara UNNES dan UNY memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh perspektif akademik dari dosen lintas perguruan tinggi. Pertukaran keilmuan tersebut menjadi bagian dari penguatan atmosfer akademik yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan riset.

Dukung SDG 4 dan SDG 17 melalui Penguatan Kompetensi Riset

Penyelenggaraan Joint Lecture “Quantitative Research in ELT” turut mendukung kontribusi FBS UNNES terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).

Kontribusi terhadap SDG 4 diwujudkan melalui peningkatan kualitas pembelajaran di jenjang pendidikan tinggi, penguatan kompetensi metodologi penelitian, serta pengembangan literasi statistik dan teknologi analisis data. Kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang berbasis bukti dan dapat digunakan sebagai landasan pengembangan praktik pembelajaran bahasa Inggris.

Sementara itu, dukungan terhadap SDG 17 tercermin melalui kolaborasi akademik antara UNNES dan UNY dalam penyelenggaraan pembelajaran bersama. Kemitraan tersebut membuka ruang pertukaran pengetahuan, penguatan jejaring keilmuan, serta peluang kerja sama berkelanjutan dalam bidang pendidikan dan penelitian.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris FBS UNNES menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang berorientasi pada kualitas penelitian, inovasi metodologis, dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab.

Joint Lecture ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan penelitian pendidikan bahasa Inggris yang lebih sistematis, valid, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Kolaborasi UNNES dan UNY sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan pengetahuan yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan berkelanjutan.

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy