Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menunjukkan eksistensinya di panggung nasional. Sebanyak 300 mahasiswa Program Studi Pendidikan Sendratasik, khususnya Prodi Seni Tari, turut menyemarakkan acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI 2026 yang digelar di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah. Dalam kesempatan bergengsi tersebut, para mahasiswa menampilkan tari kolosal berjudul “Jejak Langit di Tanah Jawa” yang berhasil memukau seluruh penonton yang hadir.
Pergelaran tari kolosal ini merupakan hasil kerja sama antara Prodi Pendidikan Sendratasik FBS UNNES dengan koreografer dan seniman-seniman tari dari Solo. Proses persiapan hingga pergelaran melibatkan pendampingan intensif dari para dosen seni tari, mulai dari latihan rutin, pengembangan konsep, hingga penyempurnaan formasi di atas panggung. Koordinator Program Studi Pendidikan Sendratasik, Dr. Eny Kusumastuti, bersama dosen-dosen tari lainnya, yaitu Rimasari Pramesti Putri, S.Pd., M.Pd., Sestri Indah Pebrianti, S.Pd., M.A., Lesa Paranti, S.Pd., M.A., dan Galuh Fatma Hedianti, M.Pd., turut mendampingi mahasiswa sejak tahap awal hingga penampilan puncak.
Tidak hanya dari sisi gerak dan koreografi, aspek musikal juga menjadi perhatian utama dalam pertunjukan ini. Penata musik dalam pergelaran tari kolosal tersebut adalah Sugiyanto, S.Sn., M.Sn., dosen FBS UNNES yang juga berkolaborasi dengan Aditya Nugraha, S.Pd. dan Indrawan Nur Cahyono, S.Sn., sebagai penata iringan. Kombinasi antara gerak tari yang megah dan iringan musik yang memukau berhasil menciptakan atmosfer yang khidmat dan spektakuler, sehingga penonton terkesima sepanjang pertunjukan.
“Dalam karya dramatari kolosal ini, kami menggandeng mas Dr. Suseno, M.A. sebagai narator,” ujar Dr. Eny Kusumastuti. Kehadiran narator dalam pertunjukan ini semakin memperkuat dimensi dramatik dan naratif dari karya yang ditampilkan, membawa penonton menyelami pesan-pesan budaya yang terkandung di dalamnya.
Antusiasme dan apresiasi penonton terhadap penampilan para mahasiswa sangat tinggi. Banyak yang berpendapat bahwa pembukaan MTQ Nasional di Jawa Tengah kali ini terasa lebih megah dan memukau dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh mahasiswa dan dosen yang terlibat, serta kepercayaan yang diberikan kepada Prodi Pendidikan Sendratasik FBS UNNES untuk mengisi acara pembukaan dan penutupan MTQ Nasional yang berlangsung di Lapangan Pancasila, Semarang, pada 12 hingga 19 September 2026.
Sebanyak 300 penari yang tampil berasal dari tiga angkatan mahasiswa Prodi Seni Tari, menunjukkan solidaritas dan dedikasi luar biasa dari civitas academica FBS UNNES. Partisipasi dalam ajang berskala nasional ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Sendratasik FBS UNNES mampu bersaing dan tampil di hadapan publik luas, sekaligus memperkuat posisi UNNES sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam bidang seni dan budaya.
Wakil Dekan II FBS UNNES, Dr. Burhanudin, S.S., M.A., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas penampilan para mahasiswa. Menurutnya, keterlibatan 300 mahasiswa dalam ajang nasional ini merupakan bukti nyata kualitas pendidikan seni di FBS UNNES. “Saya sangat bangga melihat dedikasi mahasiswa dan dosen. Tari kolosal ini tidak hanya memukau, tetapi juga menunjukkan bahwa FBS UNNES mampu berkontribusi pada event nasional. Ini adalah wujud nyata dari pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi yang kami kembangkan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengharumkan nama UNNES,” ujarnya.
Keikutsertaan FBS UNNES dalam MTQ Nasional XXXI 2026 ini sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas yang mendorong pengembangan potensi mahasiswa secara holistik, serta poin ke-11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan yang menekankan pentingnya pelestarian warisan budaya. Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan seniman dari Solo mencerminkan semangat SDGs poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang mengedepankan sinergi lintas pihak dalam memperkuat pendidikan seni dan pelestarian budaya bangsa.
FBS UNNES menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa, dosen pendamping, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan pergelaran ini. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengharumkan nama UNNES di kancah nasional maupun internasional.













