Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)


Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)

Akreditasi

A (Amat Baik) berdasarkan S.K. BAN-PT Nomor 012/BAN-PT/Ak-XI/S1/VI/2008

Gelar Lulusan

Sarjana Pendidikan (S.Pd.)

Alamat

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Gedung B1, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Kode Pos 50229, Telepon/Faksimili 024-8508070, email: bsi.unnes@yahoo.com

Website: http://indonesia.unnes.ac.id/

Deskripsi

Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia lahir seiring dengan pisahnya FKIP Undip menjadi IKIP Yogyakarta Cabang Semarang, cikal bakal IKIP Semarang.  Melihat besarnya minat untuk kuliah di PT tersebut pemerintah mengeluarkan kebijakan mengubah nama IKIP Yogyakarta Cabang Semarang menjadi IKIP Semarang pada 8 Maret 1965.

Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia bernaung di salah satu dari lima fakultas yang ada yaitu Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) yang kemudian pada tahun 1982 diubah namanya menjadi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS).  Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 124 Tahun 1999 IKIP Semarang diubah menjadi Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang peresmiannya dilakukan oleh Menteri Pendidikan Nasional pada tanggal 27 Januari 2000. Dengan perubahan ini, FPBS berubah nama menjadi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).

Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia didirikan khusus untuk mendidik dan menghasilkan sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang siap terjun menjadi guru bahasa Indonesia di jenjang pendidikan SMP dan SMA, guru bahasa Indonesia bagi penutur asing, peneliti, praktisi, dan penulis/penyunting buku bidang Bahasa dan Sastra Indonesia.

Jumlah mahasiswa

Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) mempunyai mahasiswa dengan jumlah relatif banyak dan berasal dari berbagai daerah. Sebagian besar mahasiswa berasal dari Propinsi Jawa Tengah. Mahasiswa Prodi PBSI yang aktif sampai dengan tahun akademik 2011/2012 berjumlah 751 orang.

Jumlah dosen

Saat ini Prodi PBSI memiliki 29 dosen, terdiri atas 5 orang berjabatan akademik Guru Besar, 3 Doktor, 20 orang Magister/Master, dan 1 orang . Dari kualifikasi tersebut, pada tahun akademik 2011/2012 tercatat sebanyak 7 orang sedang menempuh pendidikan program Doktor dan sebanyak 1 orang sedang menempuh pendidikan program Magister.

Alumni

Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia telah memiliki ribuan alumni yang bekerja di beberapa bidang. Selain sebagai guru dan dosen Bahasa dan Sastra Indonesia, alumni juga banyak bekerja dalam bidang pekerjaan/profesi yang lain yang masih relevan, seperti menjadi jurnalis/wartawan, praktisi bahasa, penulis/penyunting.

Kegiatan ekstrakurikuler

Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi PBSI diorganisasikan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan dibantu oleh pengelola jurusan. Kegiatan mahasiswa diklasifikasikan dalam 6 bidang, yaitu bidang Pendidikan, Bakat dan Seni, Luar Negeri, Dalam Negeri, Sosial, dan Kerohanian Islam.

Kegiatan lain yang melibatkan peran mahasiswa secara aktif, ialah ekstrakurikuler Jurnalistik, Multimedia, dan Teater dan Film. Selain melatih sikap berorganisasi, kegiatan ektrakurikuler tersebut juga merupakan aplikasi dari teori dalam mata kuliah yang diajarkan, misalnya mata kuliah Jurnalistik, Media Pembelajaran, dan Pementasan Drama.

Beberapa prestasi yang berhasil ditorehkan oleh mahasiswa ialah.

  1. Nana Riskhi Susanti, Penyair Panggung Terbaik II Se-Asia Tenggara, 2011;
  2. Meina Febriani, Juara I Sayembara Penulisan Proposal Pengajaran Tingkat Nasional Pusat Bahasa Jakarta, 2011;
  3. Angga Setiawan, Juara Favorit Lomba Penelitian Ilmiah Kementerian Pemuda dan Olahraga, 2011;
  4. Shikhah Amna, Liliek Handoko dan Bhayu Anggita S, meraih medali perunggu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional, 2011;
  5. Orchida Septitya Trissatiti, Juara I Lomba Baca Puisi Gelar Budaya Jawa Tengah, 2011.

DATA KURIKULUM PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA S1

Angkatan 2011

  1. Politik Bahasa Nasional (2 SKS)
  2. Linguistik Umum (3 SKS)
  3. Menyimak (2 SKS)
  4. Berbicara (2 SKS)
  5. Membaca (2 SKS)
  6. Teori Sastra (2 SKS)
  7. Bahasa Inggris (2 SKS)
  8. Manusia dan Kebudayaan Indonesia (2 SKS)
  9. Etika (2 SKS)
  10. Bahasa Arab (2 SKS)
  11. Fonologi (2 SKS)
  12. Apresiasi Puisi (2 SKS)
  13. Apresiasi Prosa (2 SKS)
  14. Apresiasi Drama (2 SKS)
  15. Retorika (2 SKS)
  16. Menulis (2 SKS)
  17. Sejarah Sastra Lama (2 SKS)
  18. Membaca Ekstensif dan Intensif (2 SKS)
  19. Estetika (2 SKS)
  20. Sejarah Sastra Modern (2 SKS)
  21. Morfologi (2 SKS)
  22. Ekspresi Lisan Sastra (2 SKS)
  23. Ekspresi Tulis Sastra (2 SKS)
  24. Pembelajaran Menyimak (2 SKS)
  25. Pembelajaran Membaca (2 SKS)
  26. Pembelajaran Menulis (2 SKS)
  27. Pembelajaran Apresiasi Sastra (2 SKS)
  28. Pembelajaran Ekspresi Sastra (2 SKS)
  29. Sintaksis (2 SKS)
  30. Pembelajaran Berbicara (2 SKS)
  31. Telaah Buku Teks (2 SKS)
  32. Wacana (2 SKS)
  33. Ilmu Budaya  (2 SKS)
  34. Pementasan Drama (2 SKS)
  35. Sastra Bandingan (2 SKS)
  36. Membaca Teknik (2 SKS)
  37. Telaah Kurikulum (2 SKS)
  38. Bahasa Jawa Kuno (2 SKS)
  39. Semantik (2 SKS)
  40. Statistika (2 SKS)
  41. Bimbingan Konseling (2 SKS)
  42. Manajemen Sekolah (2 SKS)
  43. Psikologi Pendidikan (2 SKS)
  44. Pendidikan Lingkungan Hidup (2 SKS)
  45. Pendidikan Kewarganegaraan (2 SKS)
  46. Pengantar Ilmu Pendidikan (2 SKS)
  47. Pendidikan Pancasila (2 SKS)
  48. Pendidikan Agama (2 SKS)
  49. Menulis Karya Ilmiah (2 SKS)
  50. Analisis Kesalahan Berbahasa (2 SKS)
  51. Evaluasi Pembelajaran (2 SKS)
  52. Media Pembelajaran (2 SKS)
  53. Perencanaan Pembelajaran (2 SKS)
  54. Dasar Metodologi Penelitian (2 SKS)
  55. Seminar Pembelajaran BSI (2 SKS)
  56. Sosiolinguistik (2 SKS)
  57. Psikolinguistik (2 SKS)
  58. Kritik Sastra (2 SKS)
  59. Penyuntingan dan Keredaksian (2 SKS)
  60. Metodologi Penelitian Pendidikan (2 SKS)
  61. Kapita Selekta Pendidikan (2 SKS)
  62. Jurnalistik (4 SKS)
  63. Pragmatik (2 SKS)
  64. Pengajaran Mikro (2 SKS)
  65. Perpustakaan Sekolah (2 SKS)
  66. Pembelajaran BIPA  (2 SKS)
  67. Penulisan Buku Teks Pelajaran (4 SKS)
  68. Korespondensi dan Kearsipan (4 SKS)
  69. Kepewaraan dan Kepenyiaran (4 SKS)
  70. Komputer dan Internet (4 SKS)
  71. Sinematografi (4 SKS)
  72. Penulisan Kreatif Lanjut (4 SKS)
  73. Praktik Pengalaman Lapangan 1 (2 SKS)
  74. Praktik Pengalaman Lapangan 2 (4 SKS)
  75. Kuliah Kerja Nyata (4 SKS)
  76. Skripsi (6 SKS)

 

Kata Alumni

Prodi telah mampu mengantarkan saya menjadi dosen –Prof. Dr. RUSTONO, M.Hum., dosen FBS Unnes, mantan dekan FBS, dan sekarang menjabat Kaprodi S2 dan S3 Pendidikan Bahasa Indonesia, Unnes.

Dipimpin begawan-begawan prodi ini telah menghasilkan lulusan-lulusan berkarakter mantap. –MUHAMAD SAFII, Kepala SMP Negeri 1 Karangrayung Purwodadi, Guru Berprestasi tahun 2004.

Banyak hal yang saya dapatkan dari Jurusan PBSI. Bekal ilmu, pengetahuan, dan pengalaman berkegiatan dalam hal kebahasaan dan kesastraan telah menjadi modal dasar bagi saya untuk berbagi hal tersebut kepada siswa, teman-teman guru di sekolah maupun di MGMP dan mahasiswa saya di PGSD UT. Hubungan dan komunikasi yang terus terjalin dengan dosen-dosen PBSI untuk mengikuti perkembangan kebahasaan dan kesastraan semakin menguatkan saya dalam berbagai ilmu dan pengetahuan, terutama bahasa dan sastra —SEPTININGSIH, M.Pd., Kepala SMP N Bobotsari, Purbalingga.

 


DIUNGGAH : pd1-fbs Dibaca : 50.180 kali
EDITOR : Rochsid Tri HP
BAGIKAN :

34 komentar pada “Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)

  1. lulusan Bhs. Indonesia kerjanya selain guru apa ya??
    sprtinya kok msh banyak lulusan S.Pd bhs indonesia yg butuh lowongan kerja..

  2. aku lulus snmptn 2013 dengan jurusan bahasa indonesia dan sastra (nk), apakah aku bisa pindah jurusan ke yang pendidikan nya..?

  3. Dengan kita berbahasa yang baik dan benar akan merubah dunia pendidikan yang lebih baik.
    dengan bahasa yang baik, benar, dan mengerti tentang etika menuju Indonesia emas 1 yaitu Indonesia yang berkarakter.

    Pesan “jangan meremehkan Bahasa Nasional ( Bahasa Indonesia)”

  4. Wow..keren bgt..memang shrusny kita melestarikan bahasa indonesia dgn bnar supaya bngsa kita sllu inget dgn jati diri bngsa indonesia yg sbenarny…

  5. Saya dari rembang, mau tanya..
    kalo anak smk peluang ketrimanya besar ato sedikit menurut pengalaman yang ada?? dan gimana tips”nya biar bisa ketrima.. Makasi.. :)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *