Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Information Sufficiency Jejak Karbon Melalui Gamifikasi Pembelajaran ‘Carbon Clash’.” Kegiatan ini menyasar MGMP IPS Kota Semarang sebagai upaya meningkatkan pemahaman pendidik dan peserta didik mengenai jejak karbon serta pentingnya penerapan gaya hidup berkelanjutan.
Kegiatan tersebut memanfaatkan pendekatan gamifikasi untuk menyampaikan informasi mengenai jejak karbon dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami. Melalui permainan Carbon Clash, informasi mengenai aktivitas sehari-hari yang berkontribusi terhadap emisi karbon dikemas dalam bentuk permainan edukatif.
Pendekatan ini dirancang untuk memperkuat information sufficiency, yaitu kecukupan informasi yang dibutuhkan seseorang untuk memahami suatu persoalan dan menentukan sikap maupun tindakan. Dalam konteks jejak karbon, kecukupan informasi menjadi penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memahami hubungan antara aktivitas sehari-hari dengan dampaknya terhadap lingkungan.
Melalui Carbon Clash, peserta diajak mengenali berbagai pilihan dan perilaku yang berkaitan dengan konsumsi energi, transportasi, penggunaan barang, serta aktivitas lainnya yang dapat memengaruhi jejak karbon. Permainan juga menjadi sarana untuk mendorong diskusi dan refleksi mengenai pilihan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Kegiatan pengabdian ini menghasilkan luaran berupa 1 Eco Card Games yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran mengenai lingkungan dan keberlanjutan. Media tersebut diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif sekaligus mengintegrasikan isu perubahan iklim dan gaya hidup berkelanjutan ke dalam pembelajaran.
Program ini memperoleh dukungan pendanaan sebesar Rp4.000.000. Kolaborasi dengan MGMP IPS Kota Semarangmenjadi bagian penting dalam memperluas pemanfaatan media edukatif tersebut sehingga materi mengenai jejak karbon dan keberlanjutan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
Melalui kegiatan ini, UNNES turut mendorong penguatan literasi lingkungan dan perubahan perilaku menuju gaya hidup berkelanjutan. Pemanfaatan gamifikasi diharapkan dapat menjadikan isu jejak karbon lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari serta mendorong peserta didik untuk mengambil keputusan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Kegiatan tersebut telah dipublikasikan melalui pemberitaan “Dosen PIPS UNNES dan MGMP IPS Kota Semarang Tanamkan Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Game Edukatif di Kelas” di KRJogja.




