Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) Program Magister, FISIP Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui “Pelatihan Kemampuan Pedagogik Guru dalam Pembelajaran Budaya Berbasis Cultural Heritage melalui Integrasi Teknologi Android dan Lingkungan Budaya.” Kegiatan ini ditujukan kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Semarang sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Pelatihan memberikan penguatan kepada guru dalam memanfaatkan cultural heritage atau warisan budaya sebagai sumber pembelajaran. Lingkungan budaya di sekitar peserta didik dapat digunakan untuk menghubungkan materi IPS dengan pengalaman nyata, sehingga pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga mendorong peserta didik memahami nilai, sejarah, dan identitas budaya di lingkungannya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan mengintegrasikan teknologi berbasis Android sebagai media pendukung pembelajaran. Guru diperkenalkan pada pemanfaatan perangkat dan media digital untuk menyajikan materi budaya secara lebih menarik dan interaktif. Integrasi teknologi tersebut diharapkan membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih sesuai dengan karakteristik peserta didik di era digital.
Pelatihan juga mendorong guru untuk mengembangkan kemampuan pedagogik melalui penerapan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Pendekatan ini membantu guru mengintegrasikan pengetahuan materi, pedagogik, dan teknologi secara seimbang dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran.
Salah satu luaran kegiatan berupa media pembelajaran berbasis Android yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran IPS. Media tersebut diharapkan dapat membantu guru menghadirkan materi berbasis budaya secara lebih kontekstual sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
Kegiatan pengabdian ini didukung dengan pendanaan sebesar Rp6.500.000. Selain memberikan peningkatan kapasitas kepada guru, kegiatan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas pendidikan dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang memanfaatkan potensi budaya lokal dan perkembangan teknologi.
Kegiatan tersebut juga mendapat publikasi melalui pemberitaan “TPACK dan AI Jadi Bekal Baru Guru SMK Karangpanas, Kolaborasi UNNES untuk Pendidikan Kreatif” yang dimuat oleh Portal Semarang.




