Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus mendorong kesadaran dan praktik hidup berkelanjutan di kalangan mahasiswa dan civitas akademika melalui pengembangan green transportation di lingkungan kampus. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan menggalakkan penggunaan sepeda sebagai moda transportasi sehari-hari menuju kampus.
Program “Bersepeda ke Kampus sebagai Praktik Hidup Sehat dan Berkelanjutan” yang dilaksanakan di lingkungan FISIP UNNES menyasar sekitar 100 mahasiswa FISIP UNNES. Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menerapkan pola hidup aktif dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Penggunaan sepeda memberikan manfaat ganda bagi mahasiswa. Selain menjadi alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan, aktivitas bersepeda juga dapat mendukung kebugaran dan kesehatan tubuh. Kebiasaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi gas rumah kaca dan membangun kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Dengan bersepeda, kita dapat mengurangi emisi gas rumah kaca, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.
Dalam mendukung program tersebut, FISIP UNNES menyediakan fasilitas sepeda yang dapat dipinjam oleh mahasiswa di fakultas serta tempat parkir sepeda di lokasi yang strategis. Dukungan fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan mahasiswa untuk menjadikan sepeda sebagai salah satu pilihan transportasi ketika melakukan aktivitas di kampus.
Mahasiswa juga didorong untuk menggunakan sepeda dalam aktivitas sehari-hari, baik untuk mengikuti perkuliahan maupun kegiatan lainnya di lingkungan kampus. Dengan demikian, penggunaan sepeda tidak hanya dipandang sebagai alternatif transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari perubahan kebiasaan menuju pola hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Program bersepeda ke kampus turut mengimplementasikan praktik hidup berkelanjutan. Penggunaan moda transportasi tanpa emisi secara langsung dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kampus yang lebih sehat dan ramah lingkungan.
Mahasiswa FISIP UNNES menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap penggunaan sepeda dapat semakin menjadi bagian dari budaya kampus. “Bersepeda ke kampus bukan hanya tentang transportasi, tapi juga tentang gaya hidup sehat dan peduli lingkungan,” kata Sinta, mahasiswa semester 2 Program Studi Pendidikan Sejarah.
Melalui program ini, UNNES dan FISIP UNNES menunjukkan komitmen dalam menciptakan lingkungan kampus yang hijau, sehat, dan berkelanjutan. Pengembangan budaya bersepeda di kalangan mahasiswa diharapkan dapat menjadi contoh penerapan gaya hidup ramah lingkungan sekaligus mendorong kontribusi sivitas akademika terhadap pembangunan berkelanjutan.




