Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima kunjungan delegasi National Yunlin University of Science and Technology (YunTech), Taiwan, di Gedung Dekanat FBS UNNES pada 11 Oktober 2026. Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan kerja sama internasional melalui penandatanganan Implementation of Arrangement (IA) tentang penyelenggaraan Inbound Student Mobility Program yang mengintegrasikan pembelajaran bahasa Indonesia, seni tradisional, dan budaya Jawa.
Delegasi YunTech yang hadir secara langsung terdiri atas Professor Lng-Dong Lin (林蘭東), Dean of Student Affairs; Dr. Jenny Huang (黃貞元), CEO of Executive Master Program in Business Administration; serta Chiu-Ju Chen (陳秋如), Administrative Officer of Extra Curricular Activities Guidance Division.
Penandatanganan IA dilaksanakan secara langsung di Gedung Dekanat FBS UNNES oleh Pelaksana Harian (Plh.) Dekan FBS UNNES, Prof. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D., bersama Professor Lng-Dong Lin selaku perwakilan YunTech.
Kesepakatan tersebut menjadi landasan pelaksanaan program mobilitas mahasiswa internasional yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar mengenai bahasa Indonesia, seni pertunjukan tradisional, dan warisan budaya Jawa kepada mahasiswa YunTech.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian dalam kerja sama ini adalah pemanfaatan e-katalog wayang kulit sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa asing. Produk yang dikembangkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FBS UNNES tersebut memperkenalkan tokoh, karakteristik visual, serta nilai-nilai budaya dalam tradisi pewayangan melalui media digital.
E-katalog wayang juga telah digunakan sebagai salah satu sumber belajar dalam kegiatan Javana Summer Camp. Melalui program tersebut, mahasiswa internasional mempelajari wayang dengan memadukan penggunaan media digital dan pengalaman langsung mengenal seni tradisional Jawa.
Selain wayang, kerja sama FBS UNNES dan YunTech mencakup pembelajaran gamelan dan tembang Jawa menggunakan bahan ajar yang dikembangkan Program Studi Pendidikan Sendratasik, serta pengenalan alfabet bahasa Indonesia melalui poster pembelajaran dengan penjelasan berbahasa Mandarin.
Perkuat Internasionalisasi dan Diplomasi Budaya
Plh. Dekan FBS UNNES, Prof. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D., menekankan pentingnya kerja sama dengan YunTech dalam memperluas internasionalisasi fakultas sekaligus memperkenalkan inovasi akademik berbasis budaya Indonesia kepada mitra internasional.
Menurutnya, pemanfaatan e-katalog wayang dan bahan ajar budaya Jawa menunjukkan potensi produk akademik yang dikembangkan program studi untuk digunakan dalam pembelajaran lintas negara. Kemitraan tersebut diharapkan dapat berkembang melalui mobilitas mahasiswa, pengembangan bahan ajar, serta penelitian dan inovasi pembelajaran bersama.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FBS UNNES, Mohamad Yusuf Ahmad Hasyim, Lc., M.A., Ph.D., menyoroti pentingnya pengalaman belajar langsung dalam membangun pemahaman lintas budaya.
Menurutnya, penggabungan media digital dengan praktik seni tradisional memberikan kesempatan kepada mahasiswa asing untuk tidak hanya mengenal budaya Jawa secara konseptual, tetapi juga memahami nilai dan konteks budayanya melalui pengalaman nyata.
Ia juga memandang kunjungan delegasi YunTech dan penandatanganan IA sebagai langkah penting untuk memperkuat jejaring internasional serta mengembangkan program mobilitas mahasiswa yang berkelanjutan.
Dukung Pendidikan Berkualitas dan Kemitraan Global
Kerja sama FBS UNNES dan YunTech turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education), SDG 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities), serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).
Dukungan terhadap SDG 4 diwujudkan melalui pengembangan pembelajaran internasional berbasis teknologi dan pengalaman budaya. Kontribusi terhadap SDG 11 tercermin melalui pengenalan dan pelestarian warisan budaya Jawa, khususnya wayang, gamelan, dan tembang Jawa.
Sementara itu, kunjungan delegasi YunTech dan penandatanganan IA secara langsung menjadi wujud nyata dukungan terhadap SDG 17 melalui penguatan kemitraan internasional dalam bidang pendidikan, budaya, dan mobilitas mahasiswa.
Melalui kolaborasi tersebut, FBS UNNES terus mendorong pemanfaatan inovasi akademik sebagai sarana diplomasi budaya sekaligus memperkuat perannya dalam memperkenalkan kekayaan bahasa, seni, dan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.












