Sengkuyung Desa Peron: PPK Ormawa BEM FMIPA UNNES Perkuat Eco-Resilience melalui EWS IoT, Kearifan Lokal, dan Audiensi Lintas Sektor

Universitas Negeri Semarang/Faculty of Mathematics and Natural Sciences/Berita/Sengkuyung Desa Peron: PPK Ormawa BEM FMIPA UNNES Perkuat Eco-Resilience melalui EWS IoT, Kearifan Lokal, dan Audiensi Lintas Sektor
Kolase foto yang menunjukkan seorang mahasiswa berompi PPK Ormawa berdiri membelakangi kamera di depan rambu kuning peringatan longsor, bersanding dengan foto tiang besi berpanel surya dan kotak perangkat EWS di area bervegetasi.

Kendal, 30 Agustus 2026 — Upaya membangun Desa Peron, Kabupaten Kendal, sebagai desa yang tangguh terhadap bencana terus diperkuat oleh Tim PPK Ormawa BEM FMIPA Universitas Negeri Semarang (UNNES). Mengusung semangat “Sengkuyung Desa Peron”, program ini mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT), kearifan lokal, pemanfaatan potensi desa, konservasi lingkungan, mitigasi longsor dan erosi, penguatan kelembagaan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor untuk membangun eco-resilience yang berkelanjutan.

Desa Peron memiliki posisi strategis karena secara hidrologis berada di bagian hulu DAS Bodri, sekaligus memiliki kondisi wilayah yang rawan terhadap longsor dan erosi. Kondisi tersebut membuat upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat tidak cukup dilakukan melalui penyediaan rambu atau sosialisasi semata, tetapi membutuhkan pendekatan terpadu yang menggabungkan data, teknologi, kearifan lokal, penguatan masyarakat, dan tindakan konservasi di lapangan.

Rangkaian program diawali pada Jumat, 12 Juni 2026 melalui pembukaan dan sosialisasi PPK Ormawa yang diikuti 83 perwakilan masyarakat Desa Peron. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Dekan I FMIPA UNNES Zaenal Abidin, S.Si., M.Cs., Ph.D., PIC FMIPA UNNES Amnan Haris, S.Si., M.Ling., Kepala Desa Peron Erna Hermawati, serta perwakilan Kecamatan Septina Suratinah.

Sejak awal, program dirancang dengan filosofi Sengkuyung, yang dalam bahasa Jawa bermakna bersama-sama, saling mendukung, dan bergotong royong. Sengkuyung tidak hanya menjadi identitas program, tetapi juga ditempatkan sebagai kearifan lokal dan modal sosial dalam membangun ketangguhan desa. Filosofi tersebut menempatkan masyarakat bukan sebagai penerima program, melainkan sebagai mitra utama dalam setiap tahapan pengembangan Desa Konservasi dan Tangguh Bencana.

Semangat tersebut kemudian dipadukan dengan pemanfaatan potensi lokal Desa Peron, salah satunya bambu. Bambu tidak hanya dipandang sebagai sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari pendekatan konservasi dan mitigasi berbasis sumber daya lokal. Pemanfaatan material lokal memungkinkan masyarakat memiliki teknologi mitigasi yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, mudah dikenali, dan berpotensi dipelihara secara mandiri.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui serangkaian kegiatan berbasis sains dan teknologi. Pada 26 Juli 2026, tim melakukan pemetaan kemiringan lereng menggunakan clinometer. Pemetaan ini menjadi bagian penting dalam mengenali karakteristik medan dan mendukung perencanaan mitigasi bencana berbasis kondisi nyata di Desa Peron.

Penguatan program juga dilakukan melalui audiensi dengan berbagai pemangku kepentingan. Pada 6 Juli 2026, Tim PPK Ormawa BEM FMIPA UNNES melakukan audiensi dengan Bupati Kendal untuk menyampaikan gagasan Desa Konservasi dan Tangguh Bencana di Desa Peron. Pertemuan tersebut mendapat sambutan positif dan menjadi pintu masuk bagi penguatan kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Tidak berhenti di tingkat pemerintah daerah, pada 28 Juli 2026 BEM FMIPA UNNES juga melakukan audiensi dengan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Firman Subagyo. Dalam audiensi tersebut, tim menyampaikan proposal pengembangan Desa Konservasi Peron yang berfokus pada mitigasi bencana, konservasi lingkungan, dan penguatan pertanian. Audiensi ini memperlihatkan bahwa keberlanjutan program desa membutuhkan dukungan dan koordinasi lintas sektor, tidak hanya mengandalkan intervensi perguruan tinggi.

Pada 26 Agustus 2026, masyarakat mendapatkan pelatihan tata kelola EWS Sengkuyung, yang dilanjutkan dengan pembangunan Early Warning System berbasis IoT. Sistem ini menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pemantauan dan penyampaian informasi potensi bahaya secara lebih cepat.

Menariknya, EWS Sengkuyung tidak hanya mengandalkan teknologi digital. Sistem kesiapsiagaan dikembangkan dengan memadukan teknologi IoT dengan kearifan lokal dan teknologi sederhana yang telah dikenal masyarakat, seperti kentongan, serta pemanfaatan bambu sebagai material lokal. Pendekatan ini membentuk sistem peringatan dini yang tidak sepenuhnya bergantung pada perangkat elektronik, sehingga ketika terjadi gangguan listrik, jaringan, atau perangkat digital, masyarakat tetap memiliki mekanisme komunikasi peringatan yang dapat digunakan.

Integrasi tersebut menjadi salah satu karakter penting Sengkuyung Desa Peron: teknologi modern berjalan berdampingan dengan pengetahuan dan potensi lokal. IoT berfungsi memperkuat kemampuan deteksi dan penyampaian informasi, sementara kentongan dan perangkat berbasis bambu menjadi media peringatan yang sederhana, familiar, dan dapat dioperasikan oleh masyarakat. Dengan demikian, teknologi tidak menggantikan kearifan lokal, tetapi memperkuatnya menjadi sistem kesiapsiagaan yang lebih adaptif.

Namun, konsep Sengkuyung Desa Peron tidak berhenti pada teknologi. Pendekatan program juga diwujudkan melalui aksi konservasi dan pengendalian longsor serta erosi secara langsung di lapangan. Intervensi fisik dilakukan dengan dukungan peralatan berat, termasuk excavator, untuk membantu penanganan kondisi lahan dan pembangunan struktur konservasi yang diperlukan di lokasi rawan. Dengan demikian, mitigasi yang dilakukan tidak sekadar memasang rambu peringatan, tetapi juga menyentuh sumber risiko melalui penataan dan penguatan kondisi fisik wilayah.

Puncak rangkaian kegiatan dilaksanakan pada 30 Agustus 2026 melalui lokakarya dan deklarasi Sengkuyung Desa Peron. Kegiatan diawali dengan penanaman 200 bibit durian, 200 bibit mahoni, 200 bibit alpukat, dan 1.000 tanaman vetiver (akar wangi). Penanaman vetiver diarahkan terutama pada lokasi yang membutuhkan penguatan struktur tanah dan pengendalian erosi, sementara tanaman berkayu dan buah diharapkan dapat mendukung fungsi ekologis sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Lokakarya dan deklarasi tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Edy Cahyono, M.Si., Dekan FMIPA UNNES, Teguh Prihanto, S.T., M.T. dari Subdirektorat Konservasi UNNES, Abdul Jabbar, M.Ling. selaku dosen pendamping Tim PPK Ormawa BEM FMIPA, Trida Ridho Fariz, M.Sc. dari Gugus Konservasi dan SDGs FMIPA, serta Amnan Haris, M.Ling. selaku PIC PPKO FMIPA. Dari unsur pemerintah hadir Pujiharini, S.Hut., M.P., Kepala Bidang Pengelolaan DAS, Rehabilitasi, dan Konservasi Sumber Daya Alam DLHK Provinsi Jawa Tengah; Ignatius Hidayat Edhi Nugroho, S.Kom., M.A., Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal; serta Laksono Dewanto, S.E., M.M. dari Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Sengkuyung Desa Peron merupakan model pemberdayaan yang menghubungkan audiensi kebijakan, pemetaan ilmiah, teknologi EWS, kearifan lokal, pemanfaatan potensi desa, konservasi berbasis vegetasi, pembangunan fisik mitigasi, hingga penguatan kelembagaan masyarakat. Seluruh komponen tersebut diarahkan untuk membangun kapasitas desa dalam menghadapi risiko bencana sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Melalui program ini, BEM FMIPA UNNES berupaya menghadirkan pola pemberdayaan yang bergerak dari “data → sistem → aksi → kolaborasi”. Data kondisi wilayah menjadi dasar pengambilan keputusan; EWS berbasis IoT dan kearifan lokal menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan; aksi konservasi menjadi bentuk nyata pengurangan risiko; sementara audiensi dan kemitraan lintas sektor menjadi fondasi keberlanjutan program.

Dengan pendekatan tersebut, Sengkuyung Desa Peron bukan sekadar program pemasangan EWS, penanaman pohon, atau pembangunan infrastruktur mitigasi. Program ini merupakan upaya membangun ekosistem ketangguhan desa yang menggabungkan teknologi modern dengan kearifan lokal, potensi alam dengan pengetahuan ilmiah, serta aksi masyarakat dengan dukungan pemerintah dan perguruan tinggi.

Semangat tersebut menjadikan Sengkuyung Desa Peron sebagai pendekatan kolaboratif untuk membangun desa yang mampu mengenali risikonya, memanfaatkan teknologinya, mengoptimalkan potensi lokalnya, menjaga ekosistemnya, dan bergerak bersama ketika menghadapi ancaman bencana. Program ini sekaligus berkontribusi pada SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 15 (Ekosistem Daratan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan ketangguhan masyarakat, konservasi DAS dan lahan, pemanfaatan teknologi dan kearifan lokal untuk kesiapsiagaan, serta kemitraan antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy

At unnes.ac.id, the privacy of our visitors is of extreme importance to us. This privacy policy document outlines the types of personal information that is received and collected by unnes.ac.id and how it is used.

Log Files

Like many other Web sites, unnes.ac.id makes use of log files. The information inside the log files includes internet protocol (IP) addresses, type of browser, Internet Service Provider (ISP), date/time stamp, referring/exit pages, and number of clicks to analyze trends, administer the site, track user’s movement around the site, and gather demographic information. IP addresses and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies

unnes.ac.id uses cookies to store information about visitors’ preferences, to record user-specific information on which pages the site visitor accesses or visits, and to personalize or customize our web page content based upon visitors’ browser type or other information that the visitor sends via their browser.

Third-party ad servers or ad networks use technology in their respective advertisements and links that appear on unnes.ac.id and which are sent directly to your browser. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies (such as cookies, JavaScript, or Web Beacons) may also be used by our site’s third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertising campaigns and/or to personalize the advertising content that you see on the site.

unnes.ac.id has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. unnes.ac.id’s privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers’ respective websites.

Consent

By using our website, you hereby consent to our privacy policy and agree to its terms.

Update

This Privacy Policy was last updated on: 2023-02-14. Should we update, amend or make any changes to our privacy policy, those changes will be posted here.

Contact Us

If you have any questions, comments, or concerns about our Privacy Policy or our practices with regards to your personal information, please feel free to contact us through the contact form on our website or by emailing us at humas[at]mail.unnes.ac.id.

This Privacy Policy is intended as a general guide to our practices in collecting and using information. If there is any inconsistency between this Privacy Policy and the terms of the Service Agreement or any other terms that may apply to specific services you use, then those specific service terms shall apply.

Terms of Use

By using our website, you agree to abide by this Privacy Policy. If you do not agree with this Privacy Policy, please do not use our website. We reserve the right to update this Privacy Policy from time to time without prior notice. Please review our Privacy Policy periodically to check for changes. Your continued use of our website following the posting of changes to this Privacy Policy means that you accept the changes.

Thank you for reading our Privacy Policy. We are committed to protecting the privacy of our website visitors and will continue to update our Privacy Policy to ensure optimal protection.