Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Natura Scientia Camp (NSC) Season 4, sebuah program kursus singkat internasional (international short course) yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi akademik, pertukaran budaya, riset, serta pemanfaatan teknologi digital. Pada NSC Season 4, FMIPA UNNES menerima mahasiswa dan dosen dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 7–10 September 2026 menggabungkan pembelajaran berbasis teknologi, kuliah akademik, aksi konservasi lingkungan, pengenalan budaya, eksplorasi kawasan wisata dan cagar budaya, serta kegiatan pendidikan di sekolah dasar.

Rangkaian NSC Season 4 dimulai pada 7 September 2026 melalui kegiatan Software Workshop: Python Programming. Workshop ini memberikan pengalaman pembelajaran teknologi digital kepada peserta, khususnya dalam mengenal pemrograman Python sebagai salah satu perangkat yang banyak digunakan dalam pengolahan data, analisis, komputasi, dan berbagai kebutuhan riset. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum yang disampaikan oleh dosen UiTM, yang menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan perspektif akademik antara kedua institusi.

Menanam 3.000 Mangrove di Patebon
Memasuki 8 September 2026, peserta NSC Season 4 mengikuti kegiatan penanaman mangrove di Patebon, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program rehabilitasi mangrove dengan target penanaman 60.000 bibit mangrove yang merupakan inisiatif PAMA Group bekerja sama dengan FMIPA UNNES.

Dalam kegiatan yang melibatkan FMIPA UNNES dan mahasiswa serta dosen UiTM tersebut, sebanyak 3.000 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Patebon. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta internasional mengenai upaya rehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus memperkenalkan peran perguruan tinggi dalam aksi konservasi lingkungan.
Penanaman mangrove tidak hanya menjadi kegiatan lapangan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran mengenai fungsi ekosistem mangrove dalam menjaga kawasan pesisir, mendukung keanekaragaman hayati, serta berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim melalui penyimpanan karbon.
Mengenal Seni dan Budaya Jawa
Masih pada 8 September 2026, peserta NSC Season 4 mengikuti kegiatan pengenalan gamelan di Pendopo Kautaman. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal instrumen gamelan sekaligus merasakan secara langsung pengalaman memainkan salah satu warisan seni budaya Jawa.

Kegiatan budaya tersebut menjadi bagian penting dari NSC Season 4 karena pertukaran internasional tidak hanya berlangsung melalui ruang akademik, tetapi juga melalui pengalaman langsung terhadap budaya lokal. Interaksi tersebut memberikan kesempatan bagi peserta UiTM untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya Jawa dan Indonesia.
Mengenal Alam dan Warisan Budaya Semarang
Pada 9 September 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Umbul Sidomukti dan Kota Lama Semarang. Kegiatan ini memberikan pengalaman kepada peserta untuk mengenal lanskap alam sekaligus warisan sejarah dan budaya Kota Semarang.
Kunjungan ke Kota Lama Semarang juga memperkenalkan peserta pada kawasan cagar budaya yang menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan Kota Semarang. Perpaduan antara eksplorasi lingkungan dan warisan budaya tersebut memperluas pengalaman peserta mengenai karakter wilayah dan kekayaan lokal Indonesia.
Berbagi Pengalaman melalui Kunjungan Sekolah
Rangkaian NSC Season 4 ditutup pada 10 September 2026 melalui kegiatan Elementary School Visit & Educational Activity. Dalam kegiatan ini, peserta berinteraksi dengan siswa sekolah dasar melalui aktivitas edukatif yang dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif.

Kegiatan tersebut sekaligus memberikan pengalaman bagi peserta internasional untuk memahami lingkungan pendidikan dasar di Indonesia dan mendorong terjadinya pertukaran pengalaman pendidikan lintas negara.
Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Rangkaian NSC Season 4 FMIPA UNNES mendukung berbagai Sustainable Development Goals (SDGs) melalui integrasi kegiatan akademik, teknologi, konservasi lingkungan, budaya, dan pendidikan.
Kegiatan Software Workshop: Python Programming dan kuliah umum mendukung SDG 4: Quality Education melalui penguatan kompetensi dan pertukaran pengetahuan, serta SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui pengenalan teknologi digital dan pemrograman.
Kegiatan penanaman 3.000 bibit mangrove sebagai bagian dari program rehabilitasi 60.000 mangrove mendukung SDG 13: Climate Action melalui aksi mitigasi perubahan iklim, SDG 14: Life Below Water melalui upaya menjaga ekosistem pesisir, serta SDG 15: Life on Land melalui rehabilitasi ekosistem dan dukungan terhadap keanekaragaman hayati.
Pengenalan gamelan dan kunjungan ke Kota Lama Semarang turut mendukung SDG 11: Sustainable Cities and Communities, khususnya melalui pengenalan, apresiasi, dan pelestarian warisan budaya. Sementara itu, keseluruhan rangkaian NSC Season 4 yang mempertemukan FMIPA UNNES dan UiTM menjadi bentuk nyata dukungan terhadap SDG 17: Partnerships for the Goals melalui penguatan kemitraan internasional.
Melalui NSC Season 4, FMIPA UNNES menunjukkan bahwa program international short course dapat menjadi ruang pembelajaran yang melampaui batas kelas dan kampus. Perpaduan antara teknologi, akademik, konservasi mangrove, seni budaya, eksplorasi lingkungan dan warisan budaya, serta pendidikan memberikan pengalaman yang komprehensif bagi peserta sekaligus memperkuat jejaring akademik internasional FMIPA UNNES.




