Kerja sama membuka peluang pertukaran akademik, riset kolaboratif, mobilitas mahasiswa, pengembangan kurikulum, dan publikasi internasional.
KOTA KINABALU, MALAYSIA — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) memperkuat jejaring internasional melalui penandatanganan Letter of Agreement (LoA) dengan Faculty of Engineering, Universiti Malaysia Sabah (UMS), pada Senin, 20 Juli 2026.
Penandatanganan LoA menjadi langkah strategis dalam memperluas kerja sama kedua institusi pada bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan mobilitas akademik internasional.
Kerja sama tersebut menjadi salah satu hasil kegiatan Visiting Researcher yang dilaksanakan oleh Tim Rumpun Fisika FMIPA UNNES di Universiti Malaysia Sabah. Tim terdiri atas Dr. Budi Astuti, M.Sc.; Prof. Dr. Putut Marwoto, M.S.; Prof. Dr. Sugianto, M.Si.; Dr. Agus Yulianto, M.Si.; serta Sugiyanto, S.Pd., M.Si.
Selama kegiatan berlangsung, tim FMIPA UNNES mengikuti serangkaian diskusi akademik, penjajakan kolaborasi penelitian, kunjungan fasilitas, serta pertemuan dengan pimpinan dan sivitas akademika Faculty of Engineering UMS.

Delegasi FMIPA UNNES bersama pimpinan dan sivitas akademika Faculty of Engineering Universiti Malaysia Sabah dalam rangka kegiatan Visiting Researcher dan penguatan kerja sama internasional.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan LoA sebagai bentuk komitmen kedua institusi dalam membangun kerja sama akademik yang berkelanjutan dan saling memberikan manfaat. Kesepakatan tersebut juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui kolaborasi lintas negara.
Melalui LoA tersebut, FMIPA UNNES dan Faculty of Engineering UMS menyepakati sejumlah ruang lingkup kerja sama, meliputi:
- pertukaran staf akademik untuk mendukung pengajaran, penelitian, dan pengembangan kapasitas dosen;
- pertukaran mahasiswa untuk memperluas pengalaman akademik, budaya, dan kompetensi global;
- penelitian kolaboratif, publikasi internasional, dan pengajuan hibah bersama;
- penyelenggaraan seminar internasional, kuliah tamu, lokakarya, dan kegiatan akademik;
- pengembangan kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan industri, perkembangan ilmu pengetahuan, dan standar pendidikan tinggi internasional.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, tim Visiting Researcher FMIPA UNNES juga meninjau sejumlah fasilitas penelitian di Faculty of Engineering UMS. Kedua pihak berdiskusi mengenai potensi kerja sama pada bidang material maju, nanoteknologi, energi terbarukan, pendidikan sains, dan rekayasa material.
Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut, seperti penelitian bersama, publikasi pada jurnal internasional bereputasi, pendampingan mahasiswa, pertukaran akademik, dan pengembangan program mobilitas internasional.
Pihak Universiti Malaysia Sabah menyambut kemitraan tersebut sebagai peluang untuk memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang mendukung perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Kerja sama FMIPA UNNES dan UMS juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Kontribusi terhadap SDG 4 diwujudkan melalui pertukaran akademik, pengembangan kurikulum, dan peningkatan kapasitas dosen serta mahasiswa. Kolaborasi penelitian pada bidang teknologi, material, dan energi mendukung SDG 9, sedangkan kemitraan internasional kedua institusi mencerminkan pelaksanaan SDG 17.
Melalui penandatanganan LoA ini, FMIPA UNNES menegaskan komitmennya dalam memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi internasional. Kerja sama dengan Universiti Malaysia Sabah diharapkan menjadi awal dari berbagai program yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Dengan semangat “Growing Together through Global Collaboration,” FMIPA UNNES terus memperkuat perannya dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui jejaring internasional yang memberikan dampak nyata.





