Kerja sama diarahkan pada pengembangan pendidikan, penelitian, pelatihan guru, dan pengabdian kepada masyarakat Indonesia di Sabah, Malaysia.
KOTA KINABALU, MALAYSIA — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) memperkuat jejaring internasional melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) dengan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Sabah, Malaysia, pada Senin, 20 Juli 2026.
Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan kompetensi tenaga pendidik, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini secara khusus diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi masyarakat Indonesia di Sabah.
Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional oleh Tim Rumpun Fisika FMIPA UNNES di Community Learning Centre (CLC) Keningau dan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu.
Tim pengabdian FMIPA UNNES terdiri atas Dr. Budi Astuti, M.Sc.; Prof. Dr. Putut Marwoto, M.S.; Prof. Dr. Sugianto, M.Si.; Dr. Agus Yulianto, M.Si.; Sugiyanto, S.Pd., M.Si.; serta Prof. Dr. Ani Rusilowati, M.Pd. Tim memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas kepada guru-guru yang bertugas di sejumlah CLC di wilayah Sabah.
Kegiatan pengabdian di CLC Keningau diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai Community Learning Centre di wilayah Keningau dan Kota Kinabalu. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan akademik dan pelatihan dengan antusias.
Materi pelatihan difokuskan pada pengembangan pembelajaran abad ke-21, penerapan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) berbasis Computational Problem Solving, serta penguatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada peserta didik.
Keberhasilan program tersebut menjadi landasan bagi FMIPA UNNES dan SIKK untuk mengembangkan kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan melalui penandatanganan IA.
Kesepakatan tersebut mencakup pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan, pelatihan dan pengembangan kompetensi guru, penelitian bersama, pertukaran narasumber akademik, serta pengembangan inovasi pembelajaran.
FMIPA UNNES dan SIKK juga membuka peluang partisipasi bagi dosen, mahasiswa, guru, dan tenaga kependidikan dalam berbagai kegiatan akademik yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia di Malaysia.
Perwakilan FMIPA UNNES menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi internasionalisasi fakultas sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui sinergi dengan SIKK, FMIPA UNNES berupaya mendukung peningkatan mutu pendidikan Indonesia di luar negeri.
Pihak Sekolah Indonesia Kota Kinabalu turut menyampaikan apresiasi atas komitmen FMIPA UNNES dalam mendukung peningkatan kompetensi guru-guru Indonesia yang bertugas di Sabah. Program pendampingan tersebut dinilai memberikan wawasan baru mengenai pembelajaran inovatif yang relevan dengan perkembangan pendidikan global.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Kontribusi terhadap SDG 4 diwujudkan melalui pelatihan guru dan pengembangan pembelajaran yang inovatif. Sementara itu, kemitraan antara FMIPA UNNES dan SIKK mencerminkan komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi pendidikan lintas negara.
Penandatanganan IA tersebut diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang lebih luas dan berkelanjutan. Kerja sama ini juga diharapkan mampu menghasilkan inovasi pendidikan, memperkuat jejaring akademik internasional, serta meningkatkan kualitas pembelajaran bagi peserta didik Indonesia di Sabah, Malaysia.





