GROBOGAN — Lahan kosong di kawasan Rumah Desa Sehat (RDS) Desa Rejosari, Grobogan, kini dimanfaatkan menjadi ruang hijau sekaligus sarana edukasi kesehatan. Melalui program UNNES GIAT 16 Kesehatan, mahasiswa Kelompok 7 Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang mengembangkan Taman BASKARA (Budi Daya Tanaman Obat Keluarga Nusantara) pada Kamis (25/6/2026), dengan melibatkan Pemerintah Desa Rejosari dan kader...Read More
GROBOGAN — Kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu dibangun sejak usia sekolah. Melalui program UNNES GIAT 16 Kesehatan, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang mengenalkan mitigasi kebakaran kepada 19 siswa kelas V SD Negeri 2 Tanggungharjo, Desa Tanggungharjo, Grobogan. Program SIGMA (SIaGa Mitigasi bencanA) ini dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar menghadapi risiko kebakaran...Read More
GROBOGAN — Pencegahan stunting tidak hanya dimulai setelah bayi lahir, tetapi sejak masa kehamilan. Kesadaran inilah yang didorong mahasiswa Kelompok 7 GIAT 16 Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) bagi ibu hamil di Desa Rejosari, Grobogan, pada 2, 6, dan 9 Juli 2026. Program tersebut memadukan edukasi gizi...Read More
GROBOGAN — Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan di lingkungan Balai Desa Lebengjumuk kini diubah menjadi ruang hijau yang sekaligus menjadi sarana edukasi kesehatan. Mahasiswa GIAT 16 Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengembangkan TAMAN BASKARA (Budi Daya Tanaman Obat Keluarga Nusantara) di Balai Desa Lebengjumuk, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, pada 10 Juli 2026. Lima jenis...Read More
GROBOGAN — Tanaman obat keluarga (TOGA) yang selama ini tumbuh di pekarangan warga Desa Belor, Kecamatan Ngaringan, Grobogan, mulai didorong menjadi sumber pengetahuan sekaligus inovasi kesehatan. Mahasiswa KKN UNNES GIAT 16 Kesehatan Kelompok 17 dari Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang mengenalkan teh herbal “BASKARA” kepada anggota PKK Desa Belor di Balai Desa Belor, Rabu (22/7/2026)....Read More
GROBOGAN — Mengenali emosi dan menjaga kebersihan diri merupakan keterampilan dasar yang perlu dikenalkan sejak anak usia dini. Mahasiswa KKN UNNES GIAT 16 melalui program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) mengajak anak-anak TK Dharma Wanita III Putatsari, Dusun Karangjati, Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan, membangun kebiasaan tersebut pada 16–17 Juli 2026. Program ini memadukan edukasi kesehatan...Read More
GROBOGAN — Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dapat dimulai dari tempat-tempat sederhana di sekitar rumah. Mahasiswa KKN UNNES GIAT 16 Kesehatan mengajak warga RT 1 Dusun Krajan, Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, mengenali potensi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti melalui program SI JENTIK (Siap Pantau Jentik Nyamuk). Pemantauan dilakukan secara door to door selama tiga...Read More
GROBOGAN — Pemenuhan gizi pada masa awal kehidupan menjadi salah satu kunci mencegah stunting. Mahasiswa KKN UNNES Tim II Tahun 2026 Desa Putatsari mendorong pemahaman ibu balita mengenai pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Posyandu Mawar, Dusun Krajan, Desa Putatsari, pada 7 Juli 2026. Edukasi menyasar...Read More
PENDEM — Informasi kesehatan yang semakin mudah beredar membuat kemampuan masyarakat memilah fakta menjadi semakin penting. Kelompok 16 GIAT Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama jamaah Barzanji Al Barokah di Desa Pendem memperkuat literasi kesehatan masyarakat melalui rangkaian edukasi komunitas sepanjang Juli 2026. Materinya beragam, mulai dari membedakan mitos dan fakta kesehatan, pertolongan pertama,...Read More
PENDEM — Menemukan lokasi rumah ketua RT atau RW sering menjadi persoalan sederhana yang dapat memperlambat urusan administrasi warga, terutama bagi pendatang. Kebutuhan tersebut dijawab GIAT 16 Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui pemasangan plang RT/RW di Desa Pendem, Kabupaten Grobogan, pada 24 Juli 2026. Penanda wilayah itu diharapkan memudahkan warga mengenali pusat...Read More