Pantau Tumbuh Kembang, Mahasiswa UNNES Deteksi Dini Risiko Masalah Gizi Anak Tanggel

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Medicine > Berita > Pantau Tumbuh Kembang, Mahasiswa UNNES Deteksi Dini Risiko Masalah Gizi Anak Tanggel

BLORA — Pemantauan tumbuh kembang sejak usia dini menjadi langkah penting untuk mendeteksi risiko gangguan gizi dan pertumbuhan anak. Melalui program UNNES GIAT 16 Kesehatan, mahasiswa Desa Tanggel melakukan pemeriksaan tumbuh kembang seluruh siswa TK A dan TK B di TK Pertiwi Tanggel, Kecamatan Randublatung, Blora, pada Selasa (14/7/2026).

Pemeriksaan dilakukan melalui pengukuran antropometri yang meliputi tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas, dan lingkar kepala. Pendekatan dibuat ramah anak melalui permainan dan ice breaking agar siswa merasa nyaman selama pemeriksaan. Mahasiswa juga memberikan perhatian khusus kepada siswa berkebutuhan khusus dengan pendampingan sesuai kebutuhan.

Hasil pemantauan menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dibandingkan bulan sebelumnya. Mayoritas anak mengalami pertambahan tinggi badan sekitar 0,5–6,5 cm dan berat badan 0,1–1,5 kg, sementara lingkar kepala dan lingkar lengan atas berada dalam rentang wajar. Data hasil pengukuran kemudian diserahkan kepada pihak sekolah dan orang tua sebagai bahan pemantauan serta dasar pendampingan gizi anak secara berkelanjutan.

Pemantauan rutin seperti ini menjadi penting karena perubahan pertumbuhan anak dapat menjadi indikator awal kondisi kesehatan dan status gizinya. Inisiatif mahasiswa UNNES tersebut mendukung SDGs 2: Tanpa Kelaparan, khususnya upaya pengentasan berbagai bentuk malnutrisi, serta SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan deteksi dini dan pemantauan kesehatan anak.

#UNNESSDGs02 #UNNESSDGs03

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy