Suasana Auditorium Prof. Wuryanto, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, tampak lebih ramai dari biasanya pada Rabu (5/8/2026). Sejak pagi, ribuan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) datang silih berganti untuk menjalani lapor diri, menerima kartu tanda mahasiswa, serta jas almamater.
Sebanyak 1.390 mahasiswa baru mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Kedatangan mahasiswa diatur secara bertahap sesuai dengan program studi masing-masing guna menjaga kelancaran proses administrasi.

Di antara ratusan mahasiswa yang menunggu giliran, Mailani Qurota Aini tampak antusias. Mahasiswa baru Program Studi Ilmu Sejarah itu mendapat jadwal lapor diri pada pukul 13.00 WIB. “Saya sudah berangkat dari kos jam 10 pagi,” ujar perempuan asal Temanggung tersebut.
Bagi Mailani, hari itu menjadi awal perjalanan yang telah lama ia nantikan. Ketertarikannya terhadap sejarah menjadi alasan utama memilih Program Studi Ilmu Sejarah sebagai tempat melanjutkan pendidikan. “Senang dan terharu karena memang sudah lama suka dengan sejarah,” katanya sambil tersenyum.
Antusiasme juga dirasakan Muhammad Rizky Almadani, mahasiswa baru Program Studi Ilmu Politik. Ia mengaku harus bersabar menunggu giliran menerima perlengkapan mahasiswa karena tingginya jumlah mahasiswa baru di program studinya. “Mahasiswa Ilmu Politik jumlahnya paling banyak, sehingga antreannya panjang,” ujarnya.
Meski harus menunggu cukup lama, suasana lapor diri tetap berlangsung tertib. Para mahasiswa baru tampak memanfaatkan waktu untuk saling berkenalan, serta mengabadikan momen pertama mereka mengenakan jaket almamater berwarna kuning.
Dekan FISIP Universitas Negeri Semarang, Prof. Arif Purnomo, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru angkatan 2026. “Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru FISIP tahun 2026. FISIP siap membimbing seluruh mahasiswa untuk meraih cita-cita yang telah mereka impikan,” kata Arif.
Lapor diri menjadi salah satu tahapan awal sebelum mahasiswa mengikuti kegiatan pengenalan kehidupan kampus. Melalui proses tersebut, mereka tidak hanya melengkapi administrasi akademik, tetapi juga menandai dimulainya perjalanan sebagai bagian dari sivitas akademika FISIP UNNES.




