Semarang, 31 Juli 2026 – Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan mahasiswa melalui penyaluran Beasiswa Pendidikan kepada 10 mahasiswa FISIP UNNES. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat (31/7) di Ruang Rapat 202 Lantai 2 Gedung Prof. Dr. A.T. Soegito FISIP UNNES, dan diserahkan secara langsung oleh Ketua IKA FISIP UNNES, Dr. Kusno, S.Pd., M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas (SMA) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah serta pernah mengemban amanah sebagai Kepala SMAN 1 Semarang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda resmi Fakultas yang melibatkan pimpinan fakultas, pengurus IKA, serta mahasiswa penerima bantuan pendidikan.
Program beasiswa ini merupakan wujud nyata kepedulian alumni terhadap almamater sekaligus bentuk kontribusi dalam membantu mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi tanpa terkendala faktor ekonomi. Kehadiran para alumni di tengah sivitas akademika menjadi bukti bahwa hubungan antara lulusan dan kampus terus terjalin melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Kusno menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk alumni. Menurutnya, keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh lingkungan yang memberikan dukungan dan kesempatan untuk berkembang.

“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi adik-adik mahasiswa untuk terus belajar, berprestasi, dan menyelesaikan studi dengan sebaik-baiknya. Alumni memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir mendukung perkembangan almamater dan membantu generasi penerus agar memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.
Sebanyak 10 mahasiswa dari berbagai program studi menerima Beasiswa IKA FISIP UNNES, yaitu:
- Carita Salsabila – Pendidikan Sosiologi dan Antropologi
- Katarina Widhia Kusuma – Pendidikan Sejarah
- Prika Ahmad Febrian – Ilmu Politik
- Syafrial Ilham Ardana – Ilmu Komunikasi
- Farah Oktaviani – Geografi
- Muhammad Andhika Surya Putra – Ilmu Politik
- Putri Dinda Ardiyani – Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
- Rizka Zahra Arfianti – Pendidikan IPS
- Hangi Rihhadatul Aulia – Pendidikan Geografi
- Ikmal Setiawan – Ilmu Sejarah.
Dekan FISIP UNNES menyampaikan apresiasi kepada IKA FISIP UNNES atas konsistensinya dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa. Menurutnya, sinergi antara fakultas dan alumni menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.
Bagi para penerima, beasiswa tersebut tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi akademik serta berkontribusi bagi masyarakat. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak mahasiswa yang memperoleh kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Program Beasiswa IKA FISIP UNNES juga mencerminkan kuatnya budaya kekeluargaan yang terus dijaga oleh alumni. Melalui kontribusi nyata ini, alumni tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan inspirasi bahwa keberhasilan setelah lulus perlu diwujudkan melalui kepedulian terhadap generasi berikutnya.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Semarang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penyaluran beasiswa berkontribusi langsung terhadap SDG 1 (No Poverty) dan SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas bagi mahasiswa. Program ini juga mendukung SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan membantu mengurangi kesenjangan kesempatan memperoleh pendidikan akibat keterbatasan ekonomi. Selain itu, kolaborasi antara FISIP UNNES dan Ikatan Alumni mencerminkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kemitraan yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan alumni dalam memperkuat kualitas pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, program ini menjadi bukti bahwa alumni memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.







