Bangka Belitung – Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus memperluas jejaring akademik melalui kegiatan Kunjungan Akademik Penjajakan Kerja Sama ke Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bangka Belitung (UBB), pada 19 Juli 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Dr. Atika Wijaya, S.A.P., M.Si. ini diikuti oleh dosen Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi FISIP UNNES bersama dosen Program Studi Sosiologi UBB. Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pertukaran akademik antarperguruan tinggi.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua institusi berdiskusi mengenai berbagai isu strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi, mulai dari penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap dinamika sosial, penguatan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), hingga peluang kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah. Selain itu, kedua program studi juga membahas kemungkinan penyelenggaraan kegiatan akademik bersama, seperti seminar nasional, kuliah tamu, penelitian kolaboratif, serta program pertukaran dosen dan mahasiswa yang diharapkan mampu memperkaya pengalaman akademik sivitas kedua perguruan tinggi.
Kunjungan akademik ini juga menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) dalam pengelolaan program studi dan pengembangan kualitas pendidikan. Melalui dialog yang konstruktif, para dosen saling bertukar pengalaman mengenai strategi peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kompetensi lulusan, tata kelola program studi, hingga pengembangan jejaring kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Diskusi tersebut menunjukkan bahwa tantangan sosial yang semakin kompleks memerlukan sinergi antarlembaga pendidikan tinggi agar mampu menghasilkan inovasi akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Ketua rombongan, Dr. Atika Wijaya, S.A.P., M.Si., menegaskan bahwa kunjungan akademik ini merupakan fondasi awal bagi terbangunnya kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan antara kedua institusi. Menurutnya, perguruan tinggi tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang terus berkembang, sehingga kolaborasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Kunjungan akademik ini merupakan langkah awal untuk membangun jejaring dan kolaborasi yang lebih erat antara kedua program studi. Kami meyakini bahwa tantangan sosial yang semakin kompleks membutuhkan sinergi antarlembaga dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membuka ruang kolaborasi yang produktif, memperkaya perspektif keilmuan, serta menghasilkan berbagai program akademik yang bermanfaat bagi kedua institusi dan masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Program Studi Sosiologi Universitas Bangka Belitung menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi atas komitmen UNNES dalam membangun kemitraan akademik. Menurut pihak UBB, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring akademik antarkampus sekaligus memperluas ruang kolaborasi dalam pengembangan ilmu sosiologi dan antropologi. “Kami menyambut baik kunjungan akademik dari Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi UNNES sebagai upaya memperkuat jejaring akademik antarkampus. Pertemuan ini memberikan kesempatan bagi kami untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan merancang berbagai bentuk kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan bersama yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu sosiologi dan antropologi serta memperkaya pemahaman mengenai dinamika sosial dan budaya masyarakat Indonesia,” ungkap perwakilan mitra.
Melalui penjajakan kerja sama ini, kedua institusi berharap dapat melahirkan berbagai program kolaboratif yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan sosial di masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran akademik berupa penelitian dan publikasi ilmiah, tetapi juga menghadirkan inovasi pembelajaran dan program pengabdian masyarakat yang lebih kontekstual, kolaboratif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Semarang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnership for the Goals) melalui penguatan mutu pendidikan tinggi, peningkatan kapasitas dosen, serta pengembangan kolaborasi akademik antarinstitusi. Melalui jejaring kemitraan yang semakin kuat, UNNES dan Universitas Bangka Belitung diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan masyarakat dan bangsa.







