Padukan Konservasi Lahan dan Pertanahan, PPK Ormawa PSC FH UNNES Sukses Gelar Kelas Kedua SEKONTAN

Universitas Negeri Semarang > Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang > Alumni > Padukan Konservasi Lahan dan Pertanahan, PPK Ormawa PSC FH UNNES Sukses Gelar Kelas Kedua SEKONTAN

UNGARAN – Setelah sukses memberikan pelatihan teknis mitigasi bencana bersama BPBD, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Penal Study Club (PSC) Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) melanjutkan rangkaian edukasinya di Desa Keji. Kelas Kedua Sekolah Konservasi dan Tangguh Bencana (SEKONTAN) ini hadir dengan membawa gagasan yang komprehensif, yakni memadukan praktik konservasi lingkungan dengan pemahaman hukum pertanahan.

Pada pertemuan kali ini, tim mahasiswa FH UNNES menghadirkan akademisi Bapak Haryo Nugroho untuk membedah kedua topik tersebut secara langsung. Kegiatan ini kembali dihadiri oleh elemen penting desa, mulai dari jajaran Perangkat Desa, anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), hingga perwakilan Karang Taruna.

Dalam pemaparannya, materi pertama difokuskan pada urgensi konservasi lahan di kawasan perbukitan. Warga diedukasi mengenai pentingnya menjaga daya dukung tanah, mencegah degradasi lahan, serta teknik-teknik merawat kontur tanah agar tidak mudah mengalami erosi atau longsor saat musim penghujan. Pemahaman tentang pelestarian lingkungan fisik ini menjadi pondasi utama agar masyarakat bisa merawat alam sekitarnya secara berkelanjutan.

Menariknya, materi konservasi fisik tersebut langsung dikaitkan dengan aspek yuridis atau hukum pertanahan. Bapak Haryo menjelaskan bahwa upaya pelestarian alam harus didukung oleh kejelasan status lahan. Oleh karena itu, warga diberikan pemahaman mengenai tertib administrasi pertanahan, hak-hak atas tanah, serta regulasi dasar pengelolaan lahan. Tujuannya adalah agar upaya konservasi seperti penanaman vegetasi pencegah longsor dapat berjalan lancar tanpa terbentur masalah sengketa batas tanah di kemudian hari.

Materi yang disampaikan dirancang sangat taktis dan menghindari bahasa yang terlalu kaku, sehingga mudah dipahami oleh masyarakat luas. Melalui Kelas Kedua SEKONTAN ini, PPK Ormawa Penal Study Club (PSC) FH UNNES berharap warga Desa Keji memiliki kapasitas yang utuh: tangguh dalam merawat dan mengonservasi alamnya, sekaligus cerdas dalam melindungi aset lahannya.

Follow untuk mendapatkan lebih banyak informasi tentang FH UNNES. 

Instagram & TikTok: @fhunnes

Saluran WhatsApp: unnes.id/saluranwafhnnes

X: fh_unnes

YouTube: Fakultas Hukum UNNES Official

#beritafhunnes #sdgs #kampusbergerakberdampak #ZIFHUNNES #pembangunanzonaintegritas

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy