Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi membuka MIPA Mengabdi 2026 pada Senin (6/7/2026) di Desa Peron, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Program ini menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat sekaligus wadah membentuk mahasiswa yang peduli terhadap persoalan sosial.
Sebanyak 62 mahasiswa yang terdiri atas pengurus BEM FMIPA UNNES dan relawan FMIPA UNNES mengikuti kegiatan ini. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Pemerintah Desa Peron dan masyarakat yang berharap kolaborasi ini mampu memberikan manfaat bagi desa.
Kepala Desa Peron, Erna Hermawati, mengapresiasi kehadiran mahasiswa FMIPA UNNES yang memilih Desa Peron sebagai lokasi pengabdian.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa FMIPA UNNES. Semoga kegiatan ini memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Ketua BEM FMIPA UNNES, Ronaldo, menegaskan bahwa MIPA Mengabdi merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa hadir langsung di tengah masyarakat, belajar, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi Desa Peron. Program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap keberlanjutan PPK-Ormawa BEM FMIPA UNNES yang telah berjalan di desa ini,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana MIPA Mengabdi 2026, Ikfi Maulida, menjelaskan bahwa program ini merupakan agenda tahunan BEM FMIPA UNNES yang tahun ini dipusatkan di Desa Peron sebagai bentuk komitmen menghadirkan pengabdian yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah, pembukaan kegiatan mendapat sambutan yang sangat baik dari pemerintah desa dan masyarakat. Hal ini menjadi semangat bagi kami untuk menjalankan seluruh rangkaian program dengan maksimal,” ungkap Ikfi.
Selama pelaksanaan, mahasiswa akan berkolaborasi dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, edukasi, dan pengembangan potensi desa. Melalui MIPA Mengabdi 2026, BEM FMIPA UNNES berharap mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat serta melahirkan generasi mahasiswa yang adaptif, humanis, dan berdampak nyata bagi pembangunan Desa Peron.
Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), melalui pengembangan kesadaran sosial dan kepemimpinan mahasiswa serta pengalaman belajar berbasis masyarakat. Program ini juga selaras dengan SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan mendukung pengembangan Desa Peron melalui pemberdayaan dan pengembangan potensi lokal. Selain itu, MIPA Mengabdi 2026 berkontribusi pada SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, BEM FMIPA UNNES diharapkan dapat terus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya aktif dalam organisasi kampus, tetapi juga mampu berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan bermakna.





