Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNNES GIAT 16 mendorong digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Sidalang, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang melalui penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Program tersebut menyasar empat pelaku UMKM, yakni Kedai Devandra, Sayur Kenzi, Roti Sinar Mas, dan Dapur Putri Catering. Melalui pendampingan ini, mahasiswa mengenalkan sistem pembayaran non-tunai sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam transaksi.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai manfaat dan penggunaan QRIS. Mahasiswa kemudian mendampingi pelaku UMKM mulai dari pendaftaran merchant, verifikasi data, aktivasi QRIS, hingga pemasangan kode QR di lokasi usaha.
Selain itu, pelaku UMKM memperoleh edukasi mengenai penerimaan pembayaran, pencatatan transaksi, dan pengelolaan pembayaran digital. Penerapan QRIS diharapkan dapat membuat transaksi lebih praktis dan tertata sekaligus memberikan kemudahan bagi konsumen.
Program tersebut dikoordinasikan oleh mahasiswa UNNES GIAT 16 Amanah Suci Cahyani dan Fadhilah Shinta Najla bersama tim. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan Kepala Desa Sidalang Teguh Riyadi, S.E., serta berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Fajar Awang Irawan, S.Si., M.Pd., Ph.D.
Teguh Riyadi menyambut positif penerapan QRIS bagi pelaku usaha di Desa Sidalang. Digitalisasi pembayaran dinilai dapat membantu UMKM mengikuti perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen dan daya saing usaha.
Para pelaku UMKM juga menyambut baik pendampingan tersebut. Penggunaan QRIS memberikan alternatif pembayaran yang lebih praktis bagi konsumen sekaligus mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai.
Melalui program ini, mahasiswa UNNES GIAT 16 berharap digitalisasi pembayaran berupa QRIS dapat menjadi langkah awal pengembangan UMKM Desa Sidalang agar lebih adaptif terhadap teknologi, meningkatkan efisiensi transaksi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Harapannya, kegiatan selanjutnya dapat memberikan kesempatan bagi setiap usaha masyarakat untuk memiliki fasilitas digital yang memudahkan proses transaksi dan pengelolaan usaha secara modern.
Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), sebagai wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam memperkuat peran UMKM berbasis teknologi. Bersama UNNES GIAT, membangun Indonesia dari Desa.




