20 Juni 2018, Rektor UNNES adakan “Open House”

Senin, 18 Juni 2018 | 17:10 WIB


20 Juni 2018, Rektor UNNES adakan “Open House”

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum bakal menggelar open house di Rumah Dinas Rektor, Jalan Kelud Raya, Rabu, 20 Juni 2018.

Acara dimulai pukul 09.00 sampai 15.00 terbuka untuk mahasiswa, dosen, karyawan, hingga alumni UNNES.

Menurut Prof Fathur, makna memaafkan lekat dengan konservasi nilai yang menjadi bagian tak terpisahkan dari universitas konservasi.

“Disampaikan pula, keluarga besar UNNES harus senantiasa guyub. Kerukunan menjadi modal utama agar dapat memaknai perbedaan sebagai sebuah rahmat. “Salah satunya melalui halalbihalal dan mengakrabkan diri,” pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 155 kali

Saat Idul Fitri Keluarga Prof Satmoko Kembali Napak Tilas di UNNES

Minggu, 17 Juni 2018 | 7:55 WIB


Saat Idul Fitri Keluarga Prof Satmoko Kembali Napak Tilas di UNNES

Salah satu tradisi yang berjalan sampai saat ini keluarga besar Satmoko. Prof Satmoko dan Prof Retno Sriningsih adalah Guru Besar pendahulu UNNES telah membangun tradisi keilmuan di kampus IKIP Semarang yang saat ini bernama kampus UNNES.

Nama kedua Guru Besar UNNES tersebut dijadikan nama gedung laboratorium di UNNES. Gedung Laboratorium LP3 dengan nama Prof Satmoko dan gedung LP2M dengan nama gedung Prof Retno Sriningsih.

Saat memberi sambutan putra sulung Prof Satmoko mewakili keluarga besar,
Prof Dr dr Agus Purwadianto DFM SH MSi SpF(K) menyampaikan, keluarga Satmoko sangatlah bangga dengan kedua orang tua kami.

“Mereka begitu kerasnya perjuangan demi pendidikan kita, kita juga harus membalasnya dengan belajar lebih giat dan mencapai prestasi terbaik yang kita bisa”, katanya.

Demikian juga Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Prof YL Sukestiarno PhD, saat menyambut menjelaskan, UNNES sangatlah bangga mempunyai guru besar seperti Prof Satmoko dan Prof Retno Sriningsih. Banyak sekali nasehat beliau berdua yang memotivasi kami untuk selalu memberikan yang terbaik untuk lembaga.

“Maka dari itu di kedua gedung ini nasehat beliau berdua kami bingkai agar dapat dibaca oleh dosen, karyawan, dan mahasiswa agar dapat mencontoh kedua guru besar yang bersahaja ini”, pungkasnya.

Beberapa putra dan cucu Prof Satmoko juga mengenyam pendidikan di UNNES, ada yang lulus Doktor dan swdang melanjutkan studi S1 di Fakultas Ilmu Keolahragaan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 144 kali

Rektor dan Jajaran Pimpinan Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H

Kamis, 14 Juni 2018 | 17:23 WIB


Rektor dan Jajaran Pimpinan Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H

Dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1439 H, layanan Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan cuti bersama pada Idul Fitri 1439 H ini pada 11–20 Juni.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan segenap jajaran pimpinan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada keluarga besar UNNES dan masyarakat pada umumnya.

Rektor berharap Idul Fitri menjadi momentum yang sangat baik untuk merekatkan tali persaudaraan di antara keluarga besar UNNES serta UNNES dengan masyarakat. UNNES ada karena masyarakat, dan untuk masyarakat pula UNNES dipersembahkan.

Kepada segenap warga masyarakat, Rektor tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas segala dukungan kepada UNNES selama ini. Mohon doa restu agar UNNES makin berguna bagi masyarakat, negara-bangsa, dan dunia.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 153 kali

Lima Bakal Calon Disahkan Senat

Jumat, 8 Juni 2018 | 21:02 WIB


Lima Bakal Calon Disahkan Senat

Setelah diperpanjang selama 3 x 24 jam untuk kedua kalinya, pendaftaran bakal calon rektor UNNES tahun 2018-2022 resmi ditutup Selasa 5 Juni 2018 pukul 15.00. Selama masa perpanjangan yang kedua, tiga pendaftar mengumpulkan berkas pendaftaran kepada panitia. Dengan demikian, total pendaftar bakal calon rektor UNNES 2018-2022 yang bersedia dicalonkan menjadi rektor berjumlah dan lolos verifikasi berjumlah lima orang. Kelima orang tersebut sesuai dengan abjad adalah

  1. Dr. Achmad Rifai RC., M.Pd.,
  2. Dr. Eko Handoyo, M.Si.
  3. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.,
  4. Dr. Martitah, M.Hum.
  5. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T.

Pada tanggal 5 Juni 2018 pukul 16.00, panitia pemilihan Rektor mengadakan rapat verifikasi berkas pendaftaran dan menyatakan bahwa kelima pendaftar tersebut telah memenuhi syarat menjadi bakal calon rektor UNNES periode 2018-2022. Pada tanggal 6 Juni 2018, Senat UNNES telah menetapkan kelima nama tersebut menjadi bakal calon Rektor UNNES 2018-2022. Pemaparan visi dan misi bakal calon akan diadakan tanggal 3 Juli 2018 dengan dihadiri perwakilan Kemenristekdikti. Setelah pemaparan, tiga orang calon Rektor akan ditentukan melalui metode pemungutan suara anggota Senat UNNES.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 776 kali

Rumah Amal, Cara Keluarga Besar UNNES Membantu Sesama

Kamis, 7 Juni 2018 | 14:25 WIB


Rumah Amal, Cara Keluarga Besar UNNES Membantu Sesama

Aktivitas di gedung mungil di seberang bundaran UNNES itu tampak ramai pada Kamis (7/6) siang. Tiga karyawan laki-laki asyik bekerja menghadap layar komputer, dua karyawan perempuan sedang melayani mahasiswa, adapun beberapa mahasiswa duduk di kursi tunggu sambil bercengkrama.

Itulah gambaran aktivitas di Rumah Amal LAZIS UNNES, lembaga yang berkantor di gedung eks-kantor Bank BNI. Kantornya terletak di samping pertigaan menuju kampus timur.

Lembaga ini dibentuk tahun 2013 untuk mengelola potensi zakat dosen dan karyawan di Universitas Berwawasan Konservasi itu. Setelah empat tahun berdiri, lembaga itu berhasil menghimpun dan menyalurkan dana umat yang jumlahnya mencapai bilangan miliar.

Gagasan membentuk Rumah Amal LAZIS muncul karena potensi zakat dari dosen dan karyawan UNNES cukup besar. Di sisi lain, belum ada wadah khusus untuk mewadahinya.

Ketua Rumah Amal LAZIS UNNES Dr Edy Purwanto menjelaskan, gagasan mendirikan LAZIS lahir karena kesadaran bahwa dosen dan karyawan UNNES memperoleh rizki berupa gaji melalui UNNES. Karena itu, dosen dan karyawan merasa perlu menyalurkan zakatnya melalui UNNES agar memberi kebermanfaatan bagi keluarga UNNES dan sekitarnya.

Saat mulai beraktivitas pada 2013, lembaga ini melakukan sosialisasi untuk menjaring muzaki. Namun saat itu jumlah muzaki belum cukup banyak. Tahun 2015, lembaga ini diperkuat melalui aturan Rektor yang menganjurkan dosen dan karyawan UNNES menyalurkan zakatnya sebanyak 2,5 persen dari remunerasi melalui lembaga ini.

Dari kebijakan tersebut, sebanyak 1.382 dosen dan karyawan menyanggupi. Hanya 37 orang yang menolak. Karena itulah, dana yang terkumpul cukup besar. Pada tahun 2017 setidaknya ada 1,5 miliar uang yang dapat dihimpun melalui zakat. Adapun tahun sebelumnya, ada 2 miliar dana yang diterima melalui infaq.

Edy menuturkan, dana yang dikelola LAZIS disalurkan pada 19 kegiatan berbeda. Dari 19 pos kegiatan itu, anggaran terbesar digunakan untuk membantu mahasiswa kurang mampu yang belum terakomodasi melalui beasiswa Bidikmisi.

“Prioritas kami memang untuk mahasiswa, terutama mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Mereka perlu dibantu agar bisa kuliah dengan lancar, menyelesaikan studi, dan meraih cita-cita,” katanya.

Pada tahun 2017 setidaknya ada 462 mahasiswa penerima manfaat dengan skema penyaluran yang berbeda-beda. Untuk seluruh mahasiswa tersebut, total dana yang disalurkan LAZIS mencapai Rp1.7 miliar.

Sebanyak 262 mahasiswa menerima bantuan melalui skema Beasiswa Mahasiswa Reguler. Bantuan ini diberikan kepada mahasiswa dhuafa atau sedang mengalami kesulitan karena kondisi tertentu. Dana yang disalurkan untuk 262 mahasiswa tersebut sejumlah Rp510,8 juta.

Sebanyak 24 mahasiswa menerima bantuan melalui Beasiswa Tahfidz, berupa bantuan biaya studi dan biaya hidup bagi mahasiswa tahfidz. Dana LAZIS yang disalurkan kepada mereka sejumlah Rp200,8 juta.

Sebanyak 60 mahasiswa menerima bantuan dana Infaq Bantuan Orang Tua Asuh (IBOA). Mereka mendapat bantuan setiap bulan selama 8 semester masa studi. Dana yang disalurkan melalui skema ini sejumlah Rp803,8 juta.

Adapun 116 mahasiswa menerima bantuan biaya UKT, diberikan kepada mahasiswa yang mengalami kesulitan membayar UKT. Dana yang didistribusikan untuk 116 mahasiswa tersebut sejumlah Rp280,8 juta.

Selain kepada mahasiswa aktif, dana LAZIS juga digunakan untuk calon mahasiswa melalui Beasiswa Perintis.

Melalui beasiswa ini LAZIS menyelenggarakan program pendampingan kepada siswa SMA/SMK/MA dari keluarga dhuafa yang ingin masuk perguruan tinggi negeri. Selama 30 hari mereka diberikan kursus persiapan. Baik biaya konsumsi, akomodasi, maupun kegiatan bagi mereka ditanggung oleh LAZIS.

Edy melanjutkan, pihaknya akan terus berusaha mengoptimalkan potensi zakat agar manfaat yang dirasakan bagi umat semakin besar.

“Alhamdulillah, kesadaran warga UNNES untuk bergotong royong membantu sesama semakin besar. Trennya semakin hari semakin meningkat,” katanya sambil menambahkan bahwa laporan dana zakat dapat diakses melalui lazisunnes.org.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 344 kali

Novi Ratna Dewi Ketua Jurusan IPA Terpadu UNNES

Kamis, 7 Juni 2018 | 13:46 WIB


Novi Ratna Dewi Ketua Jurusan IPA Terpadu UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengangkat Novi Ratna Dewi SSi MPd sebagai Ketua Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam Terpadu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Kegiatan diawali dengan penandatanganan Pakta Integritas. Penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Dekan FMIPA Prof Zaenuri, dan Kabag Kepegawain Mulyo Widodo, Kamis (7/6/2018) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menyampai pengangkatan ketua jurusan ini sesuai dengan prosedur yakni mengganti ketua jurusan yang sudah selesai masa jabatannya yakni 4 tahun.

Untuk itu tugas ketua jurusan hanya meningkatkan akreditasi program studi (Prodi). Selain itu juga meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa yakni percepatan studi sehingga bisa lulus tepat waktu.


Penulis: Sihono Dibaca : 475 kali

Mahasiswa UNNES Ciptakan Media Pembelajaran Inovatif, Murid dan Guru Sangat Tertarik

Kamis, 7 Juni 2018 | 10:28 WIB


Mahasiswa UNNES Ciptakan Media Pembelajaran Inovatif, Murid dan Guru Sangat Tertarik

Matematika biasanya ditakuti oleh siswa, pembelajaran matematika juga kebanyakan membosankan. Hal itulah yang melatarbelakangi tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdiankepada Masyarakat Jurusan Matematika Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk malaksanakan pengabdian menggunakan media pembelajaran yang menarik.

Tim PKM terdiri atas Rif’an Kristiawan, Alviyatun Ni’mah, Rokhaniyah, Fitriyani Panca Suraya, dan Wahyu Prasojo dengan dibimbing dosen Bambang EkoSusiloSPd MPd.

Mereka menciptakan media ‘Wayang Bungkus’ (Wayang Bangun Ruang Kardus), merupakan media konservatif karena berbahan dasar dari kardus, untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bangun ruang dengan keistimewaan dibuat dalam tiga bentuk menerapkan teori belajar Bruner yaitu dalam bentuk enaktif, ikonik, dan simbolik.

Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan April-Juni di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudlotul Huda Sekaran Gunungpati Kota Semarang. Kegiatan berupa pentas tim pelaksana dan pentas siswa, pembelajaran saintifik menggunakan media Wayang Bungkus, dan pelatihan pembelajaran menggunakan media Wayang Bungkus bagi guru.

Kegiatan tersebut berhasil membuat siswa tertarik dan berperan aktif dalam pembelajaran matematika serta berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bangun ruang.

Puji Astuti SPd salah satu peserta pelatihan mengaku sangat tertarik dengan media yang dibuat dan berencana mengembangkan untuk menerapkan pada materi pelajaran lainnya, yaitu Bahasa Indonesia.

Apresiasi positif juga disampaikan oleh Ketua Jurusan Matematika UNNES Drs Arief Agoestanto MSi dan Kepala MI Roudlotul Huda Nur Hamidah MPd, sehingga dibuatlah MoA kerjasama dan dibentuk tim pelaksana untuk mengembangkan media Wayang Bungkus dan menerapkan pada kegiatan pembelajaran.


Penulis: Sihono Dibaca : 519 kali

Buka Bersama Perkuat Silaturahmi UNNES dan Rekan Media

Kamis, 7 Juni 2018 | 10:13 WIB


Buka Bersama Perkuat Silaturahmi UNNES dan Rekan Media

Media-media cetak maupun digital selalu mengiringi dan meliput langkah-langkah Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam berbagai kegiatan. Oleh karenanya Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengadakan buka bersama rekan-rekan media dan wartawan se-kota Semarang, Rabu (6/6).

Acara yang bertempat di Rumah Makan Padang Sederhana ini berlangsung hangat dan akrab. Tampak para rekan media berbincang dan membaur dengan staff UNNES yang hadir. Para rekan media juga diajak berdiskusi dengan Rektor, terkait UNNES dalam pemberitaan.

Salah satunya aksi mahasiswa terkait penolakan uang pangkal bagi calon mahasiswa UNNES jalur Seleksi Mandiri pada Senin(4/6) lalu. Menurut para mahasiswa, UNNES tidak seharusnya memberlakukan uang pangkal, karena menciderai ketunggalan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Prof Fathur lalu menjelaskan bahwa UNNES setidaknya membantu dua puluh tiga persen mahasiswa miskin berprestasi berkuliah. Dana yang di dapat salah satunya berasal dari gaji para dosen yang dipotong dua setengah persen. Walaupun banyak dosen yang memprotes, diberikan pengertian kurangnya bersedekah bisa menghambat rezeki.

Adil tidak harus sama antara satu dengan lainnya. Orang yang dikaruniai rezeki berlimpah seharusnya membantu orang lain yang kekurangan. Sehingga makin banyak masyarakat miskin yang terbantu. Apalagi tahun ini UNNES sedang membangun era internasionalisasi, jika tidak ada pemasukan yang memadai maka pembangunan akan terhambat dan reputasi UNNES tidak bisa meningkat.

Saat ini sedang ramai diperbicangkan dosen yang terlibat aliran radikalisme. Peristiwa ini tentu mengguncangkan publik, terutama di kalangan pendidik. Namun Prof Fathur memastikan bahwa UNNES bersih dari hal-hal semacam itu. Karena sebelum menjabat, seluruh dosen dan tenaga pendidik UNNES terlebih dulu menandatangani pakta integritas dalam rangka pengkuan cinta Indonesia.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah hadir. Semoga tali silaturahmi kita selalu terjaga dan tidak akan putus,”ujar Dosen Fakultas Bahasa dan Seni itu seraya menutup diskusi.

(Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 275 kali

Nuansa Bulan Suci Ramadan, Mahasiswa Ilmu Politik UNNES Gelar Buka Puasa Bersama di Panti Sosial Anak

Kamis, 7 Juni 2018 | 8:16 WIB


Nuansa Bulan Suci Ramadan, Mahasiswa Ilmu Politik UNNES Gelar Buka Puasa Bersama di Panti Sosial Anak

Bangun kebersamaan dan kepedulian pada sesama di bulan ramadan, mahasiswa Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan yayasan panti sosial anak Al-Hidayah mengadakan kegiatan buka bersama dan donasi, Selasa (5/6).

Acara ini di hadiri oleh mahasiswa Ilmu Politik dari berbagai angkatan dan 100 anak dari panti sosial anak Al-Hidayah. Acara ini di selenggarakan di yayasan panti sosial anak Al-Hidayah desa Desel, Sadeng kecamatan Gunung Pati.

Dalam laporannya, panitia kegiatan Satrio Pinandito menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa Ilmu Politik kepada sesama dan megharap agar mahasiswa seharusnya juga tidak hanya mementingkan nilai IPK saja, namun juga harus peka terhadap lingkungan sekitar, karena disitulah kita berasal dan dari situ juga kita akan kembali mengamalkan ilmu yang sudah di dapat saat berkuliah.

Hal ini selaras dengan sambutan yang disampaikan oleh pengelola panti anti sosial anak Al-hidayah Ustaz Kholik. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas bantuan yang dibantuan berikan dan berharap agar kegiatan serupa bisa di ikuti oleh mahasiswa-mahasiswa lain.

Kegiatan ini juga di meriahkan dengan  siraman rohani oleh Ustaz Kholik, pembagian hadiah, dan pemberian uang santunan dan barang layak pakai yang di kumpulkan oleh mahasiswa Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 469 kali

LP3 Selenggarakan Buka Puasa Bersama Rektor

Selasa, 5 Juni 2018 | 20:58 WIB


LP3 Selenggarakan Buka Puasa Bersama Rektor

Eratkan Silahturahmi, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan buka puasa bersama dengan pimpinan dan pejabat dilingkungan universitas, Selasa (5/6).

Dalam kegiatan yang berlangsung di gedung Prof Satmoko (LP3) ini, turut hadir Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono MSi, dan sejumlah pimpinan lainnya yang disambut hangat oleh Kepala LP3 Dr Abdurrahman MPd. Peserta kegiatan buka bersama kali ini merupakan Tenaga Kerja LP3 dan Guru LabSchool UNNES.

Dalam sambutannya, Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, pentingnya  tetap menjaga silaturahmi demi keberlangsungan dan kemajuan UNNES kedepan.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, terutama saat penyampaian tausiah oleh Dr Isnarto MSi selaku Kepala Pusat Pengembangan Praktik Pengalaman Lapangan dan Inovasi Pembelajaran.

“Tidak ada manusia yang sempurna dalam segala hal. Selalu saja ada kekurangan. Boleh jadi ada yang indah dalam rupa, tapi ada kekurangan dalam gaya bicara. Bagus dalam penguasaan ilmu, tapi tidak mampu menguasai emosi dan mudah tersingung, kuat di satu sisi, tapi lemah di sudut yang lain,” ungkap Dr Isnarto.

Dari situlah, lanjutnya, kita harus cermat mengukur timbangan penilaian terhadap seseorang. Apa kekurangan dan kesalahannya. Terhadap sesama, kita harus saling menolong dan tidak mengumbar aib. Maka, dengan demikian Allah akan selalu menolong hamba-Nya tersebut.

Iwang NS, Dwi H, & Tomihendra S (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 250 kali

Buka Puasa Bersama di PPs, Rektor Imbau Hindari Gesekan Sosial

Senin, 4 Juni 2018 | 19:32 WIB


Buka Puasa Bersama di PPs, Rektor Imbau Hindari Gesekan Sosial

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengimbau kepada peserta Buka Puas Bersama untuk menghindari gesekan sosial yang dewasa ini semakin marak terjadi.

Menurutnya, gesekan sosial dapat menurunkan kualitas suatu lembaga. Ia menjelaskan, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk menghindari gesekan sosial di lingkungan kampus.

“Diantaranya, dengan melakukan pendekatan diri kepada Allah yang kemudian dicerminkan melalui sikap dan tindakan kepada sekitarnya, termasuk dilingkungan kampus UNNES,” jelas Rektor.

Tidak perlu saling cemburu, tambahnya, rezeki sudah ada yang mengaturnya. Selain itu, menepati janji adalah upaya yang dapat dilakukan agar tidak menimbulkan gesekan sosial diantara sesama.

Dalam sambutan pembukanya, Direktur Pascasarjana UNNES Prof Dr H Achmad Slamet MSi berharap, kegiatan ini dapat menjadi upaya untuk menjaga tetap kukuh tegaknya silaturahmi civitas akademika UNNES.

“Pentingnya silaturahmi dalam lembaga akan mempererat hubungan yang harmonis sebagai bentuk hubungan manusia dengan manusia. Maupun hubungan manusia dengan Sang Maha Pencipta,” ungkapnya.

Dwi Hermawan & Iwang NS (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 375 kali

Tim PKM-M UNNES Latih Grafitis Santri Rijalul Quran

Senin, 4 Juni 2018 | 14:28 WIB


Tim PKM-M UNNES Latih Grafitis Santri Rijalul Quran

Grafitis (Kaligrafi Batik Semarangan) merupakan inovasi baru yang diciptakan oleh Tim  Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) UNNES yang terdiri atas Daffa Savero R, M Hasan Muiz, Abdul Basit, Dhiva Ulhusna, dan Wahyu retno N dibawah bimbingan Zukhaira, SS MPd.

Kegiatan pengabdian ini dilakukan semenjak bulan april hingga juni di dukuh Kalirejo Kelurahan Mangunsari Kecamatan Gunungpati Semarang yang meliputi pelatihan kaligrafi, pelatihan batik, pelatihan kaligrafi batik semarangan, pelatihan marketing, dan lain sebagainya.

Daffa selaku ketua tim mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya nyata mahasiswa selaku garda terdepan bangsa dalam mempersiapkan santri yang memiliki kemandirian ekonomi kelak sehingga dapat berperan dalam mencapai sustainable development goal.

Keseharian santri selama ini hanya disibukkan dengan hanya menghafal Alqur’an dan mempelajari ilmu-ilmu keagamaan.

“Pelatihan grafitis sangat kami butuhkan dalam memberikan bekal keterampilan kepada santri kami, sehingga kelak bisa bermanfaat bagi mereka pasca menyelesaikan hafalan Alquran mereka di pondok ini” ujar Jamat Jamil, selaku salah satu ustadz di pondok tersebut.

Untuk menjaga keberlangsungan progam tim PKM-M sudah melakukan beberapa upaya diantaranya pembentukan  Unit Santri Berkerasi (USB), pelatihan batik cap dan printing kepada ustadz, dan sedang berupaya membuat Memorandum of Understanding (MoU) antara pondok pesantren dengan pihak fakultas.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 243 kali

Menghadapi Persaingan di Era Digital,Hima Prodi PIPS Selenggarakan Seminar Nasional Kewirausahaan

Senin, 4 Juni 2018 | 13:37 WIB


Menghadapi Persaingan di Era Digital,Hima Prodi PIPS Selenggarakan Seminar Nasional Kewirausahaan

Himpunan Mahasiswa (Hima) Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelengarakan Seminar Nasional Kewirausahaan, Sabtu (2/6).

Kegiatan yang bertempat di lantai 3 Gedung C7 FIS ini mengangkat tema “Membentuk Jiwa Wirausaha Melalui Pengembangan Creativepreneur di Era Digital”. Peserta merupakan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Seminar ini dilatar belakangi oleh kepedulian Mahasiswa PIPS terhadap pengalaman dan kemampuan wirausaha di era digital sangat diperlukan mahasiswa sebagai agen perubahan dan pelopor terbentuknya perekonomian Indonesia.

Dalam laporannya, Winda Nur Azizah selaku ketua pelaksana menjelaskan tujuan diadakannya Seminar Nasional Kewirausahaan ini untuk berbagi informasi tentang strategi kewirausahaan, baik untuk meningkatkan kemampuan dan kreatifitas dalam berwirausaha di era digital bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Kegiatan ini mengundang tiga narasumber yaitu Dr Ir Mama Kariada Tri Martuti Msi, Setiya Aji SPd dan Wayan Ixora, salah satu Youtuber Indonesia. Bertindak sebagaia moderator Wisnu Pratama Iriyan.

(Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 241 kali

Memaknai Nuzulul Quran, Meraih Kemuliaan di Bulan Suci Ramadan

Senin, 4 Juni 2018 | 9:50 WIB


Memaknai Nuzulul Quran, Meraih Kemuliaan di Bulan Suci Ramadan

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh kemuliaan, pada bulan ini terjadi suatu peristiwa besar dalam sejarah Islam yakni Nuzulul Quran. Untuk memperingati peristiwa tersebut, digelar Pengajian Ahad Pahing di Rumah Dinas Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Jalan Kelud Raya, Minggu malam (3/6).

Hadir para pejabat UNNES beserta Dharma Wanita dan beberapa perwakilan mahasiswa. Kegiatan tersebut diawali dengan Salat Isya, Salat Tarawih dan Salat Witir berjamaah dilanjutkan sambutan Rektor UNNES dan ditutup dengan tausiyah dari KH Drs Shodiqin.

Pada sambutannya, Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucap syukur pada Allah SWT atas capaian prestasi dan reputasi yang berhasil diraih UNNES sejauh ini. Beliau menerangkan bahwa segala capaian itu dapat diraih karena tiga kata kunci utama. Pertama ialah kebersamaan (guyub); kedua, integritas (kesungguhan); dan ketiga, kerja nyata.

“Malam ini mari kita berdoa agar UNNES terus meraih kemuliaan, kecemerlangan, membawa sinar bagi seluruh warga UNNES. Sinar kebahagiaan, sinar kesejahteraan, dan sinar kemuliaan dalam ilmu yang mampu menyinari warga di sekitar UNNES, menyinari Indonesia bahkan menyinari dunia”, ucap Profesor Sosiolinguistik tersebut.

Pada tausiyah kali ini, KH Drs Shodiqin menerangkan keutamaan membaca Al Quran dan menjalankan ibadah puasa serta mengimbau warga UNNES untuk mengamalkannya supaya doa-doa dan harapan dapat terwujud.

Dijelaskan pula peristiwa Nuzulul Quran berkaitan dengan Lailatul Qadar sebagaimana ditilik dari pendapat ahli bahasa mengenai Surat Al Qadr ayat 1, artinya “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam qadar” yang dikaitkan dengan Surat Al Alaq ayat 1 yang artinya “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan”.

Kesimpulannya yakni manusia yang akan mendapat Lailatul Qadar adalah mereka yang menyebut Asma Allah dalam setiap langkahnya. Terakhir, beliau berdoa semoga segala amalan yang sudah kita lakukan diterima oleh Allah SWT.

(Annisa Azizatul I & Moh Iqbal Gunawan – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 217 kali

Menristekdikti Sapa UNNES dalam Tarawih Keliling BAI

Sabtu, 2 Juni 2018 | 0:11 WIB


Menristekdikti Sapa UNNES dalam Tarawih Keliling BAI

Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jawa Tengah kembali mengelar Taraweh Keliling (Tarling) di Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jumat malam (1/6).

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Prof Wuryanto UNNES ini menghadirkan Mentri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Mohamad Nasir PhD Ak sebagai penceramah.

Tausiyah Prof Nasir menitikberatkan pada perasaan cinta dan kasih sayang yang harus dimiliki setiap orang muslim. Mengacu pada Al-Quran terutama Surat Al-Fatihah menekankan kata ‘Ar-Rahman’ dan ‘Ar-Rahim’ dari kata dasar ‘Rahiman’ yang berarti cinta dan kasih.

Oleh karena itu, jika ada orang muslim beraliran radikalisme artinya belum bisa membawa Islam yang Rahmatan Lilalamin, apalagi Negara Indonesia yang berideologi Pancasila mempunyai banyak perbedaan. Al-Quran belum tentu ada dalam Pancasila, tetapi isi Pancasila pasti ada dalam Al-Quran.

“Insya Allah kita adalah muslim yang mukhlis. Muslim yang konstruktif, bukan destruktif. Maka dengan itu semoga puasa dan ibadah kita diterima oleh Allah,”tegasnya.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum merasa bersyukur karena BAI kembali memberi kepercayaan pada UNNES sebagai tuan rumah penyelenggaraan teraweh keliling.

“Malam hari ini, Menristekdikti hadir ditengah-tengah kita, bersama menunaikan Shalat Tarawih dan memberikan tausiyah. Ditambah lagi, hari ini merupakan hari lahirnya Pancasila. Mari gunakan momen ini untuk bersama berbagi serta memiliki semangat berprestasi,”ujar Dosen Fakultas Bahasa dan Seni itu.

Acara dimulai dengan Sholat Isya dilanjutkan Sholat Tarawih 8 rakaat dan Sholat Witir 3 rakaat. Sebelum memulai tausiyah, dibacakan tilawatil quran oleh Fadholli. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Menristekdikti.

Dalam kesempatan tersebut juga diadakan donor darah yang dilaksanakan setelah Sholat Tarawih dan pemberian tali asih dari UNNES kepada BAI.

Nida MR & Abdul Majid (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 293 kali

Wakil Rektor III Gelar Forum Grup Discussion dan Buka Bersama

Kamis, 31 Mei 2018 | 23:47 WIB


Wakil Rektor III Gelar Forum Grup Discussion dan Buka Bersama

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Bambang Budi Raharjo MSi menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai peraturan rektor tentang organisasi kemahasiswaan (ormawa), Kamis (31/5).

Acara yang diadakan di Lantai 1 Gedung Rektorat UNNES ini diikuti oleh mahasiswa aktivis dari seluruh fakultas dan beberapa Wakil Dekan Kemahasiswaan. Dr Bambang memberikan sambutan serta tausiyah sebagai pembuka acara, dilanjutkan buka puasa bersama selepas adzan maghrib.

Dalam kesempatan kali ini, Dr Bambang mengingatkan mahasiswa harus menciptakan lingkungan yang baik, saling gotong-royong dan bekerja sama dalam hal kebaikan. Mahasiswa jangan sampai menjadi beban, yang seharusnya menjadi solusi malah menambah masalah.

“Pada dasarnya mahasiswa itu hebat. Terus kembangkan potensi-potensi diri, serta kuatkan pengendalian diri. Kelak kalianlah pengganti saya”,terang dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan tersebut.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 3.124 kali

Jumat, 1 Juni UNNES Tuan Rumah Tarawih Keliling BAI Prov Jateng

Kamis, 31 Mei 2018 | 14:53 WIB


Jumat, 1 Juni UNNES Tuan Rumah Tarawih Keliling BAI Prov Jateng

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak semua warga muslim Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan sekitarnya untuk mengikuti Salat Tarawih bersama dalam kegiatan Tarawih keliling bersama Menristekdikti dan Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini akan digelar pada Jumat, 1 Juni 2018 di Gedung Auditorium UNNES Kampus Sekaran. diawali dengan salat Isya kemudian dilanjutkan salat Tarawih dan diakhiri Salat Witir. Bertindak sebagai imam Drs H Muhyiddin, MAg, sedangkan Tausiah diisi oleh Menteri Riset Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi Prof H Moh Nasir PhD Ak.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 245 kali

Purna Tugas, 38 Tahun Lebih Mengabdi Ini Luar Biasa

Kamis, 31 Mei 2018 | 11:39 WIB


Purna Tugas, 38 Tahun Lebih Mengabdi Ini Luar Biasa

Sebanyak tujuh warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) terhitung mulai tanggal 1 Juni 2018 memasuki purna tugas. Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono, Kamis (31/5/2018) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Mereka adalah Dr Khomsun Nurhalim MPd dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Sutrisno SE Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan Biro Perencanaan dan Keuangan (BPK), Sugiyana SPd (FMIPA), Sinta (LP3), Sunarti (UPT Perpustakaan), Suparjo (UPT Perpustakaan), dan Sukam (BUHK).

Hadir Wakil Dekan II FIP Dra Sinta Saraswati MPd Kons, Kepala Biro Perencanaan & Keuangan Drs Heri Kismaryono MM, Ketua KORPRI Dr Rochmad MSi, Ketua paguyuban Wredatama Drs Zoedindarto Boedyhartono, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Dr Martono saat melepas purna tugas menyampaikan, Bapak/Ibu para purna tugas ini rata-rata sudah mengabdi selama 37 tahun lebih, bahkan ada yang 38 tahun lebih dalam keadan sehat dan bugar. Ini menunjukkan pengabdian yang luar biasa kepada UNNES dan negara. Sebab, banyak teman kita yang belum purna tugas, tetapi tidak bisa menerima ‘Surat Purna Tugas’ (meninggal).

Untuk itu, saya atas nama lembaga dan pribadi mengucapkan banyak terima kasih atas pengabdiannya yang telah membesarkan UNNES ini dan mohon maaf atas segala kekurangannya dalam melayani Bapak/Ibu semua.
Secara administratif, memang hubungan kedinasan sudah berakhir namun hubungan kekeluargaan dan komunikasi dengan UNNES tetap masih terjalin. Ini dibuktikan dengan semua warga UNNES yang sudah purna tugas masuk menjadi anggota paguyuban Wredatama UNNES.

Ketua paguyuban Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedyhartono mengucapkan selamat bergabung paguyuban Wredatama UNNES, paling tidak ada dua pertemuan besar dengan lembaga yaitu dalam rangka Dies Natalis serta halal bihalal dan temu kangan dengan unsur pimpinan UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 432 kali

Penulis Buku Harus Berbasis Kepakaran dan Kesadaran

Rabu, 30 Mei 2018 | 14:45 WIB


Penulis Buku Harus Berbasis Kepakaran dan Kesadaran

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., membuka acara workshop penulisan buku MKU dan MKDK tahun 2018 yang diselenggarakan oleh LP3 UNNES pada tanggal 30 Mei 2018 di Hotel Grasia Semarang. Pada kesempatan tersebut, Rektor berpesan pada para penulis buku untuk mendasari penulisan dengan kepakaran dan kesadaran. Kepakaran ditunjukkan dengan luasnya dimensi pembahasan dan kedalaman materi penulis pada buku yang ditulis. Kesadaran diwakili dengan adanya kesadaran bahwa penulisan buku adalah proses kontemplasi hidup dan sekaligus ibadah. Tanpa adanya kesadaran tersebut maka penulis tidak akan merasakan hidup yang sesungguhnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Rustono, M.Hum, juga menyampaikan materi tentang penulisan buku ajar untuk para penulis. Prof. Rustono mengingatkan bahwa akurasi bahasa maupun akurasi logika harus dapat dipertanggungjawabkan. Buku yang mengandung terlalu banyak kesalahan akan mengurangi kenikmatan belajar para mahasiswa. Apabila mahasiswa tidak menikmati belajar maka intisari pembelajaran menjadi nihil.

Kegiatan ini diikuti oleh 38 penulis buku MKU dan MKDU di UNNES. Peserta sangat mengapresiasi pimpinan atas terselenggaranya kegiatan ini.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 289 kali

Verifikasi Ulang Bakal Calon Rektor, Pendaftaran Diperpanjang

Rabu, 30 Mei 2018 | 14:31 WIB


Verifikasi Ulang Bakal Calon Rektor, Pendaftaran Diperpanjang

Terkait dengan berita sebelumnya yang berjudul “Empat Pendaftar Bakal Calon Rektor UNNES Terverifikasi”, Senat Universitas Negeri Semarang (UNNES) meminta panitia pemilihan Rektor UNNES untuk memeriksa kembali berkas keempat pendaftar. Setelah diverifikasi ulang oleh panitia, dua pendaftar dinyatakan memenuhi syarat sebagai bakal calon:

  1. Dr. Achmad Rifai RC., M.Pd.,
  2. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.,

Dua pendaftar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat adalah:

  1. Prof. Dr. Supriyadi, M.Si., dan
  2. Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd.

Karena pendaftar yang lolos kurang dari empat orang maka pendaftaran bakal calon Rektor UNNES 2018-2022 kembali diperpanjang 3 x 24 Jam. Tata cara pendaftaran dapat dibuka pada tautan ini.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 775 kali

Mahasiswa S1 dan S2 UNNES Peduli Sesama

Rabu, 30 Mei 2018 | 8:35 WIB


Mahasiswa S1 dan S2 UNNES Peduli Sesama

Sebagai bentuk rasa syukur atas datangnya bulan Ramadhan 1439 H, mahasiswa S1 dan S2 Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Yayasan Ibnu Sina Semarang menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Musholla Istiqomah Jalan Cempakasari Timur II RT 3/1 Sekaran Gunungpati Semarang, Selasa (29/5/2018).

Kegiatanini merupakan bentuk bakti sosial yang ditujukan kepada fakir miskin wilayah Sekaran, dihadiri oleh 30 masyarakat sekitar, 80 mahasiswa S1 dan S2, Pendiri dan Ketua Yayasan Ibnu Sina Dr H Anwar Sutoyo MPd beserta segenap pengurus Yayasan, serta dosen Konseling Agama Islam BK FIP UNNES Muslikah SPd MPd.

Harapannya dengan kegiatan ini mahasiswa mampu meningkatkan kontribusi pada bidang sosial terutama kepekaan dan kepedulian sosial, sehingga mahasiswa menjadi seimbang antara kemampuan akademik, sosial, kepribadian, dan profesional. Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Ramadhan sekaligus sebagai implementasi mata kuliah Konseling Agama Islam.

Kegiatan diawali laporan ketua panitia, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan-sambutan, pengajian umum oleh Drs Ahmad Yusuf Sujiyanto MPdI, pembagian sembako, dan uang santunan hasil infaq rutin mahasiswa Bimbingan dan Konseling S1 dan S2.


Penulis: Sihono Dibaca : 313 kali

Beri Tausiah di FBS, Rektor : Mari Belajar Keikhlasan dari Imam Al-Ghazali

Selasa, 29 Mei 2018 | 19:30 WIB


Beri Tausiah di FBS, Rektor : Mari Belajar Keikhlasan dari Imam Al-Ghazali

Kebaikan yang dilakukan seseorang tidak selalu diketahui orang lain. Namun, tidak satu pun kebaikan yang luput dari perhatian Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan akan memberikan balasan, baik melalui orang sekitar maupun melalui alam. Yang terpenting adalah keikhlasan dalam menjalankannya.

Demikian pesan yang disampaikan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam acara buka puasa bersama antara keluarga besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dengan pimpinan universitas, Selasa (29/5).

Pada kesempatan tersebut, Rektor mengajak seluruh hadirin untuk meneladani kisah keikhlasan dari seorang ulama sekaligus ahli filsafat islam Imam Al-Ghazali.

“Suatu ketika Imam al-Ghazali menulis kitab. Pada waktu itu orang menulis menggunakan tinta dan sebatang pena. Pena itu harus dicelupkan dulu kedalam tinta baru kemudian dipakai untuk menulis, jika habis di celup lagi dan menulis lagi,” jelasnya.

Ditengah kesibukan menulis itu, lanjut Rektor, tiba-tiba terbanglah seekor lalat dan hinggap di mangkuk tinta Imam Al- Ghazali. Lalat itu tampaknya sedang kehausan. Ia meminum tinta dimangkuk itu. Melihat lalat yang kehausan itu, Imam al-Ghazali membiarkan saja lalat itu meminum tintanya.

“Lalat juga makhluk Allah yang harus diberikan kasih sayang, pikir Al-Ghazali saat itu. Ketika Al-Ghazali wafat, selang beberapa hari kemudian, seorang Ulama yang merupakan sahabat dekat beliau bermimpi. Dalam mimpi itu, Imam Al Ghazali menyampaikan bahwa, Allah telah menempatkannya  di tempat yang paling baik,” terang Rektor.

Allah memberinya tempat yg terbaik, lanjut Rektor, hanya karena pada saat menulis beliau memberikan kesempatan kepada seekor lalat untuk meminum tintanya karena kehausan. Beliau melakukan itu dengan penuh keikhlasan karena beliau sayang pada makhluk Allah.

“Dari kisah sufi tersebut, memberi kita hikmah bahwa tidak ada salahnya jika kita menolong mahluk Allah.  bayangkan hanya sekadar membiarkan lalat yang kehausan untuk minum saja menjadikan sebab seseorang masuk surga, apalagi memberi makan kepada sesama manusia. Bersedekah bagi sesama yang benar-benar membutuhkan. Kuncinya, lakukan hal tersebut dengan penuh keikhlasan dan mengharap rida-Nya,” pungkas Profesor bidang Sosiolinguistik tersebut.

Kegiatan yang bertempat di gedung dekanat FBS ini, juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi oleh dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Ucik Fuadhiyah SPd MPd.

“Saya akan membacakan dua puisi terbaik yang ada di fakultas ini. Yang terbaik kedua adalah karya Bapak Dekan Prof Dr Agus Nuryatin MHum dan terbaik pertama adalah karya dari Bapak Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum,” jelas Ucik sebelum membacakan puisi diiringi tepuk tangan meriah hadirin.

Dalam sambutan pembukanya, Dekan FBS Prof Dr Agus Nuryatin MHum berharap, kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahim antar civitas akademika, terutama dikalangan keluarga besar FBS.

Dwi Hermawan & Iwang NS (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 641 kali

Bernuansa Ramadan, Buka Puasa Bersama di FIK Berlangsung Khidmat

Senin, 28 Mei 2018 | 21:23 WIB


Bernuansa Ramadan, Buka Puasa Bersama di FIK Berlangsung Khidmat

Guna merekatkan hubungan antar civitas akademika, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan buka puasa bersama dengan pimpinan dan pejabat dilingkungan universitas, Senin (28/5).

Dalam kegiatan yang berlangsung di gedung dekanat FIK UNNES ini, turut hadir Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono MSi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi, Kepala UPT Humas Hendi Pratama SPd MA, dan sejumlah pimpinan lainnya yang disambut hangat oleh Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, terutama saat penyampaian tausiah oleh Dr Martono MSi.

“Sesuai dengan firman-Nya, bagi yang mampu diwajibkan untuk memberikan zakat yang dimaksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka yang berbuat demikian itulah orang-orang yang melipat gandakan pahalanya,” jelasnya.

Ia juga berpesan, agar segenap pegawai dan civitas akademika UNNES untuk berhati-hati dalam menghadapi isu-isu yang muncul di tahun politik 2019 mendatang.

Terlihat tamu undangan tampak akrab saling berkomunikasi satu sama lain. Diharapkan dari acara ini, dapat meringankan beban kerja dan memberikan suasana segar di lingkungan kerja segenap civitas akademika.

Dwi Hermawan & Iwang NS (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 288 kali

Melaju ke Tingkat Nasional, Mawapres Utama UNNES Siap Harumkan Nama Institusi

Senin, 28 Mei 2018 | 21:00 WIB


Melaju ke Tingkat Nasional, Mawapres Utama UNNES Siap Harumkan Nama Institusi

Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Utama Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2018 Faoziah Arumi bersiap adu kebolehan dengan 16 finalis Mawapres lainnya di tingkat nasional.

Ia akan mewakili Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional tahap akhir yang akan diselenggarakan pada Senin hingga Kamis (9-12/7) di Solo mendatang, setelah dinyatakan lolos menjadi Finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2018.

Sebelumnya tim juri dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) telah melaksanakan pemilihan tahap awal dan menghasilkan finalis yang terdiri atas 17 mahasiswa program sarjana dan 9 mahasiswa program diploma dari berbagai perguruan tinggi untuk mengikuti penilaian tahap akhir.

Faoziah Arumi merupakan mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES. Dirinya menjadi Mawapres Utama UNNES tahun 2018 dengan nilai 96,53 mengalahkan ke lima belas peserta lain. Seleksi Mawapres UNNES dimulai dari tingkat jurusan, fakultas dan universitas, diakhiri penganugerahan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Budi Raharjo MSi di Gedung Prof Retnoningsih LP2M UNNES, Jumat (6/4) lalu.

Pengumuman Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional ini disambut antusias oleh seluruh warga UNNES. Faoziah Arumi juga bersyukur mendengar pengumuman ini dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Ia berharap dapat menyiapkan segala keperluan guna mengikuti grandfinal mendatang.

Dwi Hermawan & Nida MS (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 592 kali

Guru TK Labschool Raih Peringkat 1 Guru Berprestasi Kota Semarang

Minggu, 27 Mei 2018 | 6:02 WIB


Guru TK Labschool Raih Peringkat 1 Guru Berprestasi Kota Semarang

Guru TK Labschool, Sri Wiji Handayani SPd meraih peringkat 1 sebagai guru berprestasi tingkat Kota Semarang tahun 2018. Lomba ini merupakan agenda rutin dari Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Teknis perlombaan antara lain seleksi portofolio dan tes tertulis tentang kompetensi guru. Selain itu ada juga proses wawancara dan presentasi penelitian tindakan kelas (PTK). PTK yang diangkatnya adalah bagaimana anak usia dini mampu melindungi diri dari percobaan kekerasan seksual.

Guru yang sudah mengajar selama 16 tahun ini merupakan perwakilan dari UPTD Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur. Lomba ini diikuti oleh 32 peserta, mewakili 16 kecamatan yang ada di Kota Semarang.

Ibu dari 2 anak ini mengaku bersyukur bahwa keluarga selalu memberi dukungan penuh untuknya. Anak-anaknya juga tidak pernah protes jika dia pulang terlambat. Dia berharap, bisa memberikan yang terbaik saat nanti mengikuti lomba ditingkat provinsi.

“Semoga saya tidak mengecewakan Semarang, dan saya akan berusaha memberikan yang terbaik” tuturnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 363 kali

Utamakan Kebaikan, Lupakan Keburukan Orang Lain

Jumat, 25 Mei 2018 | 13:27 WIB


Utamakan Kebaikan, Lupakan Keburukan Orang Lain

Pada bulan Ramadan yang mulia ini, keluarga besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES mengadakan buka bersama mengundang Pimpinan UNNES pada Kamis tanggal 21 Mei 2018. Hadir pada acara tersebut adalah seluruh Pimpinan FMIPA, Senat FMIPA, Profesor FMIPA, Senat Fakultas MIPA dan Tenaga Kependidikan FMIPA. Pimpinan UNNES yang hadir pada kesempatan tersebut adalah Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kepala UPT Pusat Humas.

Dekan FMIPA, Prof. Dr. Zaenuri, M.Si  dalam sambutannya menyampaikan bahwa atmosfer akademik FMIPA sangat kondusif. Suasana akademik yang kondusif ini berkontribusi pada luaran publikasi ilmah FMIPA yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Sambutan dekan dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit dari Rektor UNNES. Rektor UNNES menegaskan pentingnya bersyukur pada apa yang kita miliki. Insan muslim yang baik adalah yang melupakan kebaikan diri sendiri dan melupakan keburukan orang lain. Jangan lakukan sebaliknya, selalu mengingat keburukan orang dan mengingat kebaikan diri sendiri. Yang demikian akan mengurangi keutamaan iman.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 432 kali

Empat Pendaftar Bakal Calon Rektor UNNES Terverifikasi

Jumat, 25 Mei 2018 | 12:48 WIB


Empat Pendaftar Bakal Calon Rektor UNNES Terverifikasi

Setelah diperpanjang selama 3 x 24 jam, pendaftaran bakal calon rektor UNNES tahun 2018-2022 resmi ditutup Kamis 24 Mei 2018 pukul 15.00. Selama masa perpanjangan, tiga pendaftar mengumpulkan berkas pendaftaran kepada panitia. Dengan demikian, total pendaftar bakal calon rektor UNNES 2018-2022 yang bersedia dicalonkan menjadi rektor berjumlah empat orang. Keempat orang tersebut sesuai dengan abjad adalah

  1. Dr. Achmad Rifai RC., M.Pd.,
  2. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.,
  3. Prof. Dr. Supriyadi, M.Si., dan
  4. Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd.

Pada tanggal 25 Mei 2018 pukul 09.00, panitia pemilihan Rektor mengadakan rapat verifikasi berkas pendaftaran dan menyatakan bahwa keempat pendaftar tersebut telah memenuhi syarat menjadi bakal calon rektor UNNES periode 2018-2022. Selanjutnya panitia mengajukan permohonan ke Senat UNNES untuk menetapkan keempat nama tersebut menjadi bakal calon Rektor UNNES 2018-2022. Pemaparan visi dan misi bakal calon akan diadakan tanggal 3 Juli 2018. Setelah pemaparan, tiga orang calon Rektor akan ditentukan melalui metode pemungutan suara anggota Senat UNNES.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 1.547 kali

Tingkatkan Kompetensi TIK, Pemkab Pacitan Gandeng UNNES

Kamis, 24 Mei 2018 | 13:43 WIB


Tingkatkan Kompetensi TIK, Pemkab Pacitan Gandeng UNNES

Dalam rangka meningkatkan kompetensi teknis bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan mendukung implementasi e-Government di Pacitan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menggandeng Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Pelatihan Pemrograman Web Berbasis Codeigniter dan pengelolaan jaringan komputer infrastruktur TIK.

Saat memberikan sambutan dalam kunjungannya ke kampus Sekaran, Gunungpati, Kamis (24/5), Bupati Pacitan Drs Indartato MM menyampaikan, kerja sama dilakukan guna mewujudkan kabupaten Pacitan menjadi sebuah pemerintahan yang bisa e-Government, e-Budgeting, dan sistem yang terintegrasi.

Menurut dia, sistem kinerja berbasis TIK saat ini adalah keniscayaan bagi lembaga pemerintahan. Hal itu untuk mengoptimalkan kinerja dan efektivitas.
Indartato berharap kerja sama dapat berjalan dengan optimal. Pendampingan dalam bidang TIK sangat dibutuhkan oleh Pacitan dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, UNNES sangat senang apabila ada yang belajar dari UNNES tentang ilmu pengetahuan. Kami mendorong bukan hanya dalam hal teknologi informatika, tetapi bisa dikembangkan dengan hal yang lain.

Guru besar Fakultas hukum UNNES Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo sebagai perintis kerjasama mengemukakan, sebagai putra daerah Pacitan saya berharap UNNES bisa berperan aktif dan membantu kabupaten Pacitan menjadi lebih baik dan dapat mengangkat potensi daerah yang ada.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 421 kali

FIS UNNES Selenggarakan Buka Puasa Bersama Rektor

Rabu, 23 Mei 2018 | 20:58 WIB


FIS UNNES Selenggarakan Buka Puasa Bersama Rektor

Bulan Suci Ramadan merupakan momentum yang penuh dengan keberkahan. Hal tersebut menjadi salah satu motivasi Fakultas Ilmu Sosial dan Pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mempererat silaturahmi dengan mahasiswa yang dikemas dalam kegiatan buka bersama.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (23/5) di Gedung Dekanat C7 Fakultas Ilmu Sosial Kampus Sekaran Gunungpati ini, dihadiri oleh Rektor UNNES beserta jajarannya. Peserta kegiatan buka bersama kali ini merupakan dosen dan perwakilan mahasiswa dari Lembaga Kemahasiswaan (LK) serta Badan Semi Otonom (BSO) dilingkungan Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial Drs Moh Solehatul Mustofa MA menyampaikan, pentingnya warga muslim khususnya di FIS agar dapat menjalankan ibadah puasa secara optimal dengan tetap melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa sebaik-baiknya.

Sementara itu, saat memberikan tausyiah, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, Bulan Ramadan wajib bagi muslim memantapkan hati dan membuktikan keimanan dengan keikhlasan. Selain itu, profesor bidang sosiolinguistik tersebut juga berharap, dosen UNNES dapat meningkatkan kompetensi dan literasi serta menjaga integritas kerja.

“Sebagai warga UNNES, mahasiswa harus memiliki karakter konservasi, menjauhi narkoba, plagiasi, dan radikalisme. Mahasiswa UNNES juga harus selalu meningkatkan prestasi, demi UNNES yang konservasi dan bereputasi internasional,” pungkasnya.

 

Iwang NS & Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 322 kali

Guyub, Keluarga Besar UNNES Tekadkan Capai Prestasi Gemilang

Rabu, 23 Mei 2018 | 9:40 WIB


Guyub, Keluarga Besar UNNES Tekadkan Capai Prestasi Gemilang

Keluarga besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) memantapkan tekad untuk membawa Universitas Berwawasan Konservasi  meraih berbagai prestasi. Berbekal berbagai prestasi gemilang yang diraih selama 5 tahun terakhir, mereka bertekad membawa UNNES menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Tekad itu terbaca dalam acara Silaturahmi dan Sambung Rasa yang melibatkan 190 tokoh pada Selasa (22/5). Mereka yang hadir antara lain para mantan rektor, profesor, anggota senat, pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dan elemen lain.

Menurut Ketua Senat UNNES Prof Dr Soesanto, kemajuan UNNES dalam 4 atau 5 tahun terakhir sangat baik. Selain akreditasi institusi dan program studi yang sangat akseleratif, minat masyarakat untuk mengikuti kuliah di UNNES juga terus meningkat.

“Kepercayaan masyarakat yang meningkat harus kita jaga bersama dengan prestasi yang semakin gemilang. Dengan modal kekompakkan dan kekondisivitas, saya yakin kita bisa menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” katanya.

Himbauan serupa juga disampaikan tokoh senior yang juga mantan Rektor UNNES Prof Rasdi Ekosiswoyo MSc.

Menurutnya, UNNES telah menjadi begitu baik. Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan dengan kerja keras dan kerja cerdas.

Tokoh senior lain, Prof Dr A.T. Soegito menekankan agar UNNES senantias meningkatkan kualitas. Dengan tekad yang kuat, prestasi yang telah diraih harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 327 kali

Mahasiswa FIP UNNES Praktik Profesi di Karimunjawa

Rabu, 23 Mei 2018 | 8:49 WIB


Mahasiswa FIP UNNES Praktik Profesi di Karimunjawa

Sebanyak 21 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Konselor Jurusan Bimbingan dan Konseling Fukultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan konseling lintas budaya di Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah tanggal 2 – 5 Mei 2018.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Konselor Drs Suharso MPd Kons menyampaikan, konseling lintas budaya ini merupakan kegiatan komprehensif utamanya untuk menguatkan kompetensi profesional serta memantapkan kompetensi pedagogik, sosial, dan kepribadian calon konselor profesional.

Suharso menjelaskan, mahasiswa yang praktik ini sedang menempuh pendidikan profesi konselor untuk menjadi konselor profesional yang setelah lulus mendapat anugrah gelar konselor (Kons) yang siap memberikan layanan konseling pada setting sekolah maupun setting luar sekolah.

Ke-21 mahasiswa Angkatan XI itu didampingi enam dosen pendamping Drs Suharso MPd Kons, Drs Heru Mugiharso MPdKons, Dr Awalya MPd Kons, Kusnarto Kurniawan MPd Kons, dan Afriyadi Sofyan SPdI MPd Kons melakukan kegiatan identifikasi budaya di enam suku (Bajo, Bugis, Jawa, Madura, Mandar, dan Buton) yang berada di Karimunjawa.

Selain konseling lintas budaya, mahasiswa juga melakukan konseling di sekolah yaitu memberikan kegiatan klasikal, bimbingan kelompok, konseling kelompok, serta konseling individu di SMPN 1 Karimunjawa dan di MA NU Kemojan.

Kemudian, para calon konselor juga melakukan berbagai macam layanan bimbingan dan konseling di acara berbagai pengajian ibu-ibu, perkumpulan nelayan ‘Sari Laut’ desa Kemojan, perkumpulan remaja, Puskesmas, PKK, dan para pengantin serta calon pengantin yang dikoordinir oleh Kantor Urusan Agama setempat.

Sebelumnya, rombongan diterima oleh Sekretaris Camat Karimunjawa Nur Sholeh SE di kantor Kecamatan Karimunjawa. Nur Sholeh mengucapkan selamat datang di Karimunjawa dan memaparkan kondisi geografis serta sosiologis masyarakat Karimunjawa.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Program Studi Pendidikan Profesi Konselor Jurusan Bimbingan dan Konseling UNNES dengan Kecamatan Karimunjawa melaksanakan kegiatan dengan masyarakat dan sekolah yang dikemas dalam kegiatan praktik profesi.


Penulis: Sihono Dibaca : 358 kali

UNNES Peringati Harkitnas Ke-110

Rabu, 23 Mei 2018 | 0:47 WIB


UNNES Peringati Harkitnas Ke-110

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 110,Universitas Negeri Semarang (UNNES) gelar upacara di Lapangan Fakultas Ilmu Sosial (FIS). Upacara ini diikuti oleh pengelola, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa FIS. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Dekan FIS, Drs Moh Solehatul Mustofa MA serta para petugas upacara yang merupakan gabungan dari Gugus Latih Ilmu Sosial dan Korps Bela Negara, Senin (21/5).

Pada kesempatan kali ini, inspektur upacara membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara. Hari kebangkitan nasional 110 tahun yang lalu ditandai dengan berdirinya organisasi Budi Utomo bahwa bangsa Indonesia pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan.

Dengan berdirinya Budi Utomo, Indonesia bangkit menggugat dan menyampaikan gagasan mengenai cikal bakal kemerdekaan. Sejarah membuktikan bahwa semangat dan komitmen meraih kemerdekan saja cukup, asalkan satu tujuan yang sama yakni kemerdekaan bangsa.

Menurut informasi dari Ketua Penyelenggara Rudi Salam, tema yang diusung pada peringatan Harkitnas 2018 adalah “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia dalam Era Digital”.

Dalam amanatnya Dekan FIS menyampaikan bahwa mahasiswa harus selalu memelihara, menumbuhkan, dan menguatkan jiwa kebangsaan serta meningkatkan kapasitas diri di era digital. Jangan menjadi pasif, taklukan gelombang digitalisasi dengan cara mencari berkah di dalamnya.

Nida MR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 219 kali

BSC UNNES Selenggarakan Bidikmisi Berbagi

Rabu, 23 Mei 2018 | 0:37 WIB


BSC UNNES Selenggarakan Bidikmisi Berbagi

Bidikmisi Scholarship Community (BSC) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan acara “Bidikmisi Berbagi” di Yayasan Al-Hidayah Desa Sadeng Kecamatan Gunungpati,Minggu (20/5).

Acara dibuka dengan Sholat Ashar berjamaah di Musholla Al-Hidayah, dilanjutkan games atau lomba yang dibuat sesuai jenjang pendidikan. Menjelang waktu berbuka, games diakhiri dan diadakan kultum.

Saat terdengar adzan maghrib, seluruh peserta dan panitia berbuka puasa bersama dilanjutkan Sholat Maghrib berjamaah. Sebelum acara diakhiri, diadakan Sholat Isya & Tarawih berjamaah,serta pemberian kenang-kenangan.

Kegiatan yang terselenggara berkat bantuan dari alumni, mahasiswa, serta pembina bidikmisi ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta untuk meningkatkan jiwa sosial sivitas akademika khusunya mahasiswa bidikmisi.

“Walaupun BSC dari latar belakang ekonomi kurang mampu, tidak menutup kemungkinan untuk berbagi dalam hal kebaikan seperti acara bidikmisi berbagi,”tutur Ketua Panitia Aulia.

Pengasuh Yayasan Al-Hidayah sangat berterimakasih kepada BSC UNNES, serta berharap agar anak-anak yayasan belajar dengan sungguh-sungguh dan dapat masuk kuliah dengan beasiswa.

Students Staff


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 242 kali

Phintraco Sekuritas Cetak Rekor MURI, UNNES Dinobatkan Sebagai Mitra Terbaik

Selasa, 22 Mei 2018 | 12:17 WIB


Phintraco Sekuritas Cetak Rekor MURI, UNNES Dinobatkan Sebagai Mitra Terbaik

PT Phintraco Sekuritas menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas Rekor Perusahaan Sekuritas yang memiliki galeri investasi terbanyak, Jumat 18 Mei 2018 di Main Hall IDX, Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

PT Phintraco Sekuritas memiliki 100 galeri investasi di 43 kota yang tersebar diseluruh Indonesia. Dari 100 galeri investasi itu, 20 diantaranya adalah galeri investasi syariah.

Galeri investasi tersebut sebagian besar dibuka di lingkungan kampus, tapi ada juga yang dibuka di pasar, rumah sakit, dan koperasi. Tujuannya, agar masyarakat di seluruh Indonesia lebih mudah menjangkau pasar modal Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, PT Phintraco Sekuritas juga memberikan penghargaan kepada Galeri Investasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai mitra terbaik. Galeri Investasi UNNES telah bekerja sama dengan Phintraco Sekuritas selama lima tahun dan sangat aktif serta telah mencetak banyak prestasi.

Nisa Nurfaizah mahasiswa Manajemen angkatan 2017 kepada unnes.ac.id menyampaikan, Galeri Investasi UNNES yang berlokasi di gedung L3 Fakultas Ekonomi ini buka setiap hari senin sampai jumat selalu ramai dikunjungi mahasiswa umum untuk aktivitas seperti pembukaan akun rekening saham baru, transaksi jual beli saham (online), dan sebagai sarana diskusi mahasiswa.

Kedepannya, PT Phintraco sekuritas menyatakan akan tetap berkomitmen memasyarakatkan Pasar Modal dalam rangka mengembangkan Pasar Modal Indonesia baik di lingkungan masyarakat perguruan tinggi maupun non perguruan tinggi.


Penulis: Sihono Dibaca : 265 kali

9 Mahasiswa Thailand Ikuti Sports Student Exchange di UNNES

Selasa, 22 Mei 2018 | 4:52 WIB


9 Mahasiswa Thailand Ikuti Sports Student Exchange di UNNES

Sebanyak 5 mahasiswa public health dari Mahasarakham University Thailand dan 4 mahasiswa Physical education dari Kasetsart University Thailand mengikuti program Sports Student Exchange (SSE) Faculty of Public Health and Physical Education Batch XII di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Program ini diadakan selama dua minggu mulai (10/5).

Ke-9 mahasiswa tersebut adalah Teerisara Homecheungi, Kanchana Paenphet, Panisara Pathawong, Phiyada Phaethaisong dan Pitchaphorn Wachirawongsanuwat dari Jurusan Public Health serta Pliypairin Choonnoparat, Amonpak Nitipatikom, Natchaa Raksai dan Supadee Somboon.

Dalam program SSE tersebut, mahasiswa Thailand tersebut akan mengikuti proses pembelajaran di kelas bilingual jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dan Ilmu Keolahragaan (IKOR) UNNES. Selain itu, mereka juga akan mengikuti program BIPA (Indonesian Cultural), Indonesian Socio-Cultural based Traditional Food, Environmental Quality Analysis, Basic of Occupational Safety and Health, Public Health Issues, Health Psychology, Physical Activity Hockey dan Pencak Silat.

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES, Prof Dr Tandiyo Rahayu disambut oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES, Prof YL Sukestiyarno MS PhD di ruang rektor kampus Sekaran Gunungpati, Senin (21/5).

Dalam sambutannya, Prof YL Sukestiyarno berpesan kepada mahasiswa tersebut untuk menikmati setiap program yang mereka jalani, mulai dari awal hingga program selesai.

(Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 593 kali

Masa Pendaftaran Usai, Baru Satu Bakal Calon Bersedia Dicalonkan

Senin, 21 Mei 2018 | 19:17 WIB


Masa Pendaftaran Usai, Baru Satu Bakal Calon Bersedia Dicalonkan

Sesuai dengan jadwal pemilihan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) tahun 2018-2022 yang telah disetujui Senat, tanggal 21 Mei 2018 adalah batas terakhir pendaftaran bakal calon Rektor. Sampai batas masa pendaftaran tersebut, baru ada satu pendaftar yang menyatakan bersedia untuk dicalonkan menjadi Rektor UNNES 2018-2022. Pendaftar tersebut adalah Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum yang tercatat mengembalikan formula kesediaan pada tanggal 18 Mei 2018 Pukul 10.00. Sesuai dengan berita acara rekapitulasi pendaftar, terdapat 1 pendaftar yang bersedia dicalonkan dan 18 dosen tidak bersedia. Ke-18 dosen yang mengembalikan formulir dan menyatakan tidak bersedia dicalonkan adalah: Dr. Martono, Dr. Bambang BR., Prof Sukestiyarno, Dr. Rodiyah, Prof. Tandiyo Rahayu, Prof. Totok Sumaryanto, Prof. Zaenuri, Prof. Agus Nuryatin, Dr. Nur Qudus, Dr. Martitah, Dr. Ali Masyhar, Heru Yanto Ph.D., Prof. Achmad Slamet, Dr. Abdurrahman, Prof. Wasino, Dr. Wirawan Sumbodo, Dr. Tri Rustiadi dan Dr. Sri Rejeki Urip.

Dengan demikian, panitia pemilihan Rektor UNNES 2018-2022 akan mengajukan izin kepada senat untuk memperpanjang masa pendaftaran sampai dengan tanggal 24 Mei 2018. Dibutuhkan minimal empat bakal calon Rektor untuk meneruskan ke tahap berikutnya. Untuk peraturan dan jadwal yang berhubungan dengan pemilihan Rektor UNNES silakan klik di sini.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 745 kali

UNNES Tuan Rumah Gerakan Santri Menulis

Senin, 21 Mei 2018 | 14:27 WIB


UNNES Tuan Rumah Gerakan Santri Menulis

Gerakan Santri Menulis yang diprogramkan Suara Merdeka kembali digelar pada Ramadan 1439 hijriah. Pada tahun ini, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Sebanyak 124 santri dari berbagai pondok pesantren dan perguruan tinggi di Semarang dan sekitarnya berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Hadir dalam kegiatan ini, antara lain, CEO Suara Merdeka Kukrit Suryo Wicaksono dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Gunawan Permadi mengatakan, Gerakan Santri Menulis tahun ini merupakan putaran ke-24. Kegiatan ini telah dilaksanakan Suara Merdeka pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya.

Selama kegiatan peserta dibimbing menulis oleh para jurnalis Suara Merdeka yang telah memiliki pengalaman bertahun-tahun sebagai penulis. Para santri diharapkan dapat mengembangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan untuk berbagai keperluan.

Hendrar Prihadi berharap, Gerakan Santri Menulis juga meningkatkan literasi santri dalam menghadapi era informasi. Pasalnya, pada saat ini banyak sekali kabar bohong (hoaks) yang beredar di masyarakat.

Sementara itu, Rektor UNNES Fathur Rokhman memotivasi, para santri harus terus mengembangkan keilmuannya. Ketika seseorang belajar menulis, menurutnya, dengan sendirinya ia akan terus memperkaya bacaan. Dengan demikian, ilmunya akan terus bertambah.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 247 kali

Kuatkan Internasionalisasi, Tim Penelitian UNNES Adakan Riset di Tiongkok

Senin, 21 Mei 2018 | 12:31 WIB


Kuatkan Internasionalisasi, Tim Penelitian UNNES Adakan Riset di Tiongkok

Sebagai upaya meningkatkan reputasi internasional Universitas Negeri Semarang (UNNES) terutama dalam bidang penelitian, beberapa dosen UNNES yang dimotori oleh Prof Dr Hardi Suyitno MPd, Prof Dr Zaenuri MPd, dan Prof Totok Sumaryanto MPd baru-baru ini, selama 10 hari bertolak kenegeri tirai bambu Tiongkok tepatnya di kota Guilin untuk melakukan riset international dengan topik sesuai keilmuan masing-masing peneliti.

Ada 3 fokus penelitian yang dilakukan dalam program ini, yang pertama adalah studi analisa terkait dengan penerapan nilai-nilai karakter pada proses pembelajaran yang dilakukan di perguruan tinggi di Guangxi Normal University dengan tim peneliti yang terdiri atas Prof Dr Hardi Suyitno, MPd (FMIPA), Dr Rochmad MSi (FMIPA), dan Endang Sugiharti SSi MKom (FMIPA).

Topik penelitian yang kedua adalah penerapan etno matematika di perguruan tinggi di tiongkok dengan tim peneliti yang terdiri atas Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt (FMIPA), Dr Nurkaromah Dwidayati MSi (FMIPA) dan Dr Amin Suyitno (FMIPA).

Fokus yang ketiga adalah studi perbandingan model evaluasi pada proses pembelajaran mahasiswa di tiongkok dengan tim yang terdiri atas Prof Dr Totok Sumaryanto MPd (FSB), Farid Ahmadi MKom PhD (FIP), Prof Dr Priyantini W (FMIPA), dan Dr Lisdiana (FMIPA).

Proses penelitian ini dilakukan dalam beberapa mekanisme, diantaranya dengan melakukan Forum Group Discussion (FGD) dengan mahasiswa lokal dan internasional di Mathematic Faculty Guangxi Normal University China.

Selain itu juga dilakukan interview dan observasi dengan beberapa mahasiswa, guru, dan pengelola pendidikan di Guangxi Normal Univeristy.

Diharapkan dalam penelitian ini akan menghasilkan referensi mutkahir terkait dengan pengembangan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran di Indonesia khususnya di Universitas Negeri Semarang yang akan dituangkan dalam publikasi internasional dan buku referensi oleh masing-masing tim peneliti.

Sebuah harapan besar dalam kegiatan ini adalah terciptanya iklim riset yang berkualitas di lingkungan Universitas Negeri Semarang dengan melakukan penelitian-penelitian skala internasional sebagai referensi dalam mengembangkan kampus UNNES yang bertaraf international.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan kesepakatan kerjasama antara UNNES dan GXNU yang dituangkan dalam nota kesepahaman bersama untuk mendukung peningkatan kualitas bersama.


Penulis: Sihono Dibaca : 323 kali

Eratkan Silaturahmi, Fakultas Teknik Gelar Buka Puasa Bersama Rektor

Jumat, 18 Mei 2018 | 21:29 WIB


Eratkan Silaturahmi, Fakultas Teknik Gelar Buka Puasa Bersama Rektor

Bulan suci Ramadan merupakan momentum yang penuh dengan keberkahan. Bulan tersebut merupakan waktu yang tepat untuk terus menyambung tali silaturahmi.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan buka puasa bersama antara Fakultas Teknik  beserta Rektor dan pimpinan dilingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Dalam sambutan pembukanya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan akan pentingnya tetap menjaga silaturahmi.

“Pentingnya silaturahmi dalam lembaga akan mempererat hubungan yang harmonis sebagai bentuk hubungan manusia dengan manusia. Begitupun hubungan manusia dengan Tuhan yang tetap harus dijaga,” ungkap Profesor bidang Sosiolinguistik tersebut.

Acara yang bertempat di Dekanat Fakultas Teknik pada Jumat (18/5) ini, dihadiri oleh Ketua Senat Universitas Negeri Semarang Prof Dr Soesanto MPd yang sekaligus memberikan tausyiah.

Ia berpesan, untuk mengisi bulan Ramadan kali ini, dengan meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah. Dengan harapan akan mendapatkan Ramadan yang utuh dan barokah.

Dwi Hermawan & Iwang NS (Students Staff)

 

 

 

 

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 420 kali

Tarawih Perdana UNNES, Sambut Ramadan dengan Rasa Syukur

Kamis, 17 Mei 2018 | 13:02 WIB


Tarawih Perdana UNNES, Sambut Ramadan dengan Rasa Syukur

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)

Mengawali bulan Ramadan 1439 H, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan tarawih perdana di Masjid Ulul Albab (MUA). Bertindak sebagai imam yaitu Dr Sulaeman, Rabu malam (16/5).

Acara diawali dengan sholat isya berjamaah dilanjutkan shalat tarawih delapan rakaat dan shalat witir tiga rakaat. Setelah itu, disampaikan sambutan oleh Ketua Badan Amalan Islam UNNES dan diakhiri dengan tausiyah dari Prof Dr A Rofiq MA.

Tausiyah kali ini menekankan tentang hakikat berpuasa. Puasa sejatinya merupakan suatu instrumen untuk mensucikan diri manusia. Niatkan puasa dengan ikhlas kemudian bermukhasabah agar dosa-dosa yang terdahulu diampuni oleh Allah sehingga menjadi hamba-Nya yang bertakwa. Tujuan lainya yaitu supaya manusia merasakan keadaan orang-orang yang kurang beruntung dan mengajari untuk berbagi kepada mereka.

“Jangan sampai kita hanya mendapat lapar dan dahaga saja. Sia-sialah puasa kita jika tetap berkata kotor dan berbuat buruk. Maka barangsiapa yang tidak berbuat baik di bulan ramadan sungguh dia akan merugi,”ujar Prof Rofiq.

Dalam sambutannya Ketua BAI UNNES Drs Anwar Haryono mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah karena masih dipertemukan dengan bulan ramadan tahun ini.Dirinya juga mengajak untuk menjaga puasa dan berbuat baik selama bulan ramadhan.

Unit Kerohanian Keagamaan Islam (UKKI) UNNES bekerjasama dengan BAI UNNES akan menggelar berbagai acara selama bulan ramadan , antara lain sholat tarawih , kajian senja & buka puasa, kajian islam intensif, nuzulul quran, pengumpulan dan pembagian zakat fitrah.

Nida MR & Abdul Majid(Students Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 239 kali

Teliti Desain Ragam Hias Mantingan, Antar Eko Haryanto Raih Doktor

Kamis, 17 Mei 2018 | 9:58 WIB


Teliti Desain Ragam Hias Mantingan, Antar Eko Haryanto Raih Doktor

Disertasi berjudul “Pemanfaatan Ragam Hias Mantingan sebagai Strategi Inovasi Pengembangan Industri Kreatif Kerajinan Kayu Jepara”, mengantarkan Eko Haryanto SPd MDs sebagai doktor ke 358 lulusan UNNES dan doktor ke 19 lulusan Prodi Pendidikan Seni Pascasarjana UNNES dengan masa studi 4 tahun 9 bulan dengan predikat sangat memuaskan.

Saat ujian terbuka ia menyampaikan, para pengrajin ukiran kayu Jepara sering kali terjebak dalam mngadopsi desain ukir yang sedang ramai dipasar yang mengakibatkan harga turun. Persoalan ini terjadi karena minim desain yang unik, khas dan asli yang menggunakan identitas local Jepara.

Hal tersebut mendorongnya untuk melakukan penelitian tentang ukiran Jepara khususnya ragam hias Mantingan

“Selama ini, ragam hias lokal Mantingan kurang dieksplorasi oleh perajin. Penyebabnya adalah  ide, imajinasi, dan  gagasan perajin masih cenderung linear yaitu selalu memproduksi dengan meniru desain yang sudah ada secara berulang-ulang,”lanjutnya.

Penelitian ini mengkaji permasalahan yang ada, di bentuk ragam hias lokalitas Mantingan.Tujuan akhirnya berupa pembuatan desain yang baru, agar memberi manfaat ekonomi untuk perajin Jepara.

“Desain penelitian berupa Research and Development dengan pendekatan Art Practice as Research. Lokasi penelitian di Mulyoharjo Jepara. Subjek penelitian adalah seni ukir Jepara, dengan sasaran penelitian bentuk kerajinan ukir  yang diinginkan pasar, cara perajin ukir dalam strategi penciptaan, bentuk inovasi ukir. Sementara, utnuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Analisis data  menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis data studi literatur dan deskripsi kebutuhan,”katanya.

Sejauh ini, dari hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan beberapa hal.  Pertama, desain seni ukir Jepara sudah beridentitas daerah, namun kurang divisualisasikan dalam   gaya kekinian dan  belum banyak perajin yang  memunculkan  gaya Mantingan.   “Kedua, inovasi yang dikembangkan dalam rangka menghasilkan ukir yang unik, berkualitas, dan kekinian melalui pemanfaatan ragam hias Mantingan  adalah inovasi vertikal, inovasi horizontal, dan inovasi geografis,” tambahnya.

Desain kreativitas kekinian yang ditemukan bertema ragam hias Mantingan, untuk membangun new craft of Indonesia, keberadaannya dapat meningkatkan  kesejahteraan masyarakat. “Untuk keberlanjutan pengembangan industri kreatif yang berbasis ukir Jepara, saya menyarankan agar mengadopsi hasil penelitian ini sebagai model arah pengembangan ekonomi kerakyatan. Caranya melalui pemanfaatan ragam hias Mantingan, sebagai inovasi industri kreatif kerajinan ukir kayu Jepara,”pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 304 kali

Awal Ramadan Rektor Imbau, Keluarga Besar UNNES untuk Saling Menjaga Toleransi

Rabu, 16 Mei 2018 | 15:54 WIB


Awal Ramadan Rektor Imbau, Keluarga Besar UNNES untuk Saling Menjaga Toleransi

Menyambut bulan suci ramadan 1439 H, Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Fathur Rokhman MHum, mengimbau bulan ramadan adalah waktu yang harus dijadikan momentum kebangkitan spiritual bedasarkan iman, ilmu, dan amal saleh.

Hal ini disampaikan Rektor, mewujudkan kesalehan pribadi menuju kesalehan sosial untuk kemaslahatan umat dan bangsa.

Selain itu, Rektor mengimbau agar keluarga besar UNNES saling menjaga sikap toleransi, saling menghargai dan menghormati perbedaan dengan pihak lain pada ramadan ini.

Dalam kesempatan ini Rektor UNNES menyampaikan, “Selamat menjalan ibadah puasa 1439 H”.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 217 kali

Rektor UNNES: Era Disrupsi Dorong Terjadinya Bisnis Baru dan Inovatif

Rabu, 16 Mei 2018 | 10:01 WIB


Rektor UNNES: Era Disrupsi Dorong Terjadinya Bisnis Baru dan Inovatif

Bangsa Indonesia dan dunia pada saat ini sedang menghadapi suatu era disruption (disrupsi), situasi di mana pergerakan dunia industri atau persaingan kerja tidak lagi linear. Perubahannya sangat cepat, fundamental dengan mengacak-acak pola tatanan lama untuk menciptakan tatanan baru, serta sarat lompatan.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan hal itu dihadapan 927 wisudawan Program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode II Tahun 2018, Selasa (15/5) di Auditorium kampus Sekaran Gunungpati, Semarang.

UNNES meluluskan sebanyak 927 orang terdiri atas 30 orang Doktor, 88 orang Magister, 803 orang Sarjana, dan 6 orang Diploma III.

Lulusan terbaik program Sarjana (S1) peringkat I Adhitiya Faradila Program Studi (Prodi) Pendidikan Ekonomi (Pendidikan Akuntansi) Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93, peringkat II Dewi Setyowati Prodi Pendidikan Ekonomi (Pendidikan Administrasi Perkantoran) IPK 3,91, dan peringkat III Meilani Eka Arintaningtyas Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar IPK 3,88.

Sedangkan lulusan terbaik tingkat Doktor (S3) dan Magister (S2) Sri Setyarini Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa (Bahasa Inggris) IPK 3,97 predikat Dengan Pujian dan Budi Utomo Prodi Ilmu Hukum IPK 3,98 predikat Dengan Pujian.

Prof Fathur mengatakan, disrupsi menginisiasi lahirnya model bisnis baru dengan strategi lebih inovatif dan disruptif. Cakupan perubahannya luas mulai dari dunia bisnis, perbankan, transportasi, sosial masyarakat, hingga pendidikan. Tidak diragukan lagi, disrupsi akan mendorong terjadinya digitalisasi sistem pendidikan. Munculnya inovasi aplikasi teknologi seperti Uber atau Gojek akan menginspirasi lahirnya aplikasi sejenis di bidang pendidikan.

Selain itu, era disrupsi dan revolusi Industri 4.0, yang merupakan suatu peradaban baru bagi manusia akan melahirkan tatanan dunia baru yang juga akan memiliki dampak negatif paling strategis bagi Indonesia. Dalam setiap kemajuan selalu memiliki paradoks yang berbentuk ancaman. Beberapa diantaranya yang paling signifikan adalah ancaman siber atau cyber threats, ancaman biologi atau bio-threats dan ancaman kesenjangan atau inequality threats.

Ancaman tersebut dapat memunculkan bentuk perang Asimetris, Proxy War atau Hibrida, yang secara terstruktur dapat mengancam kedaulatan, keutuhan dan keselamatan segenap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan kebhinnekaannya. Ancaman-ancaman tersebut dapat menyasar kepada siapa saja termasuk kita semua, yang dapat menyerang pada aspek mental rohani, psikologis, ideologi dan kejuangan serta berdampak secara fisik maupun intelektual. Kita harus peka dan waspada dengan perkembangan fenomena global saat ini yang telah memengaruhi seluruh aspek kehidupan masyarakat dan ancaman terhadap suatu negara.

Untuk itulah, era disrupsi dan revolusi Industri 4.0 akan memunculkan pertanyaan kritis, bagaimanakah perguruan tinggi, para alumni Universitas Negeri Semarang khususnya menyikapi era disrupsi ini ke depan? Lalu, pada era disrupsi ini akan menuntut kita untuk berubah atau akan punah? Pada era disrupsi, apakah kita ingin melakukan reshape (membentuk kembali) atau create (mencipta). Kita pun juga memiliki pilihan untuk melakukan keduanya. Ketika Kita memutuskan untuk reshape, maka kita bisa melakukan inovasi dari keunggulan atau layanan yang sudah dimiliki. Apabila kita ingin membuat yang baru, kita harus berani memiliki inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Memang terdengar klise, tetapi apabila kita dapat “membaca” situasi dengan baik kemudian melihat peluang yang ada, maka kita pun bisa bertahan pada era disrupsi.

Untuk menjawab dan menghadapi tantangan pada era disrupsi, Universitas Negeri Semarang harus dapat membentuk karakter leadership melalui kepemimpinan bertumbuh. Hal ini dilakukan dengan fase: menumbuhkan benih kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan, merangkai jejaring pohon kepemimpinan, serta menguatkan pohon kepemimpinan dari terpaan badai bagi para sarjana, magister, serta doktor. Sebagai lulusan dari Universitas Negeri Semarang marilah jadilah anutan dan selalu menginspirasi bagi sesiapa pun dan di mana pun berada. Tepatlah kiranya, kita memosisikan almamater kita ini sebagai pusat peradaban bangsa yang berkontribusi bagi masa depan Indonesia.


Penulis: Sihono Dibaca : 247 kali

Bagaimana LPTK Menyongsong Era Disrupsi?

Selasa, 15 Mei 2018 | 20:32 WIB


Bagaimana LPTK Menyongsong Era Disrupsi?

Era disrupsi merupakan era perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sangat cepat hingga mengganggu (disrupt) kenyamanan dan kemapanan banyak pranata sosial lama. Salah satu yang diganggu adalah lembaga pendidikan, termasuk di dalamnya Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Seiring dengan dorongan untuk merevitalisasi LPTK yang diarahkan oleh pemerintah, salah satunya dengan membuka program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan, LPTK juga menghadapi tantangan baru yang belum pernah dihadapi sebelumnya.

Maka, sebagai inisiasi dalam mengkaji tantangan tersebut, Fakultas Ilmu Pendidikan menyelenggarakan Seminar yang bertema “Menatap Masa Depan LPTK di Era Inovasi Disrupsi”. Prof. Dr. Waras Kamdi, M.Pd dari UNM Malang dan Prof. Dr. Fahruddin, M.Pd dari FIP UNNES hadir sebagai pembicara seminar.

Prof. Kamdi sebagai pembicara pertama memaparkan kondisi LPTK di tengah era disrupsi. Beliau mengawali dengan gelombang revolusi industri 4.0 tidak terbendung lagi dan mengakibatkan perubahan-perubahan yang disruptif dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang pendidikan. Digitalisasi pendidikan menciptakan ruang-ruang kelas di internet, menghadirkan “kampus-kampus maya” dengan praktik pembelajaran yang berbeda dengan pendidikan yang konvensional.

Bisa dibayangkan, jika seseorang ingin belajar ilmu pendidikan, perekonomian makro, sastra, ataupun keterampilan-keterampilan spesifik hari ini, ia tidak perlu mendaftar dan menjadi mahasiswa di sebuah kampus. Yang dibutuhkan adalah literasi digital yang cukup untuk mengakses sumber-sumber pengetahuan maupun keterampilan di internet. Dapat dikatakan, Internet menyediakan ruang dan sumber belajar yang hampir tidak terbatas.

Hadirnya “kampus-kampus maya” dengan konten pembelajaran yang spesifik, interaktif dan berkualitas, dengan aksesibilitas yang melampaui batas-batas negara, serta dengan berbagai fleksibilitas yang melekat padanya, mau tidak mau mengharuskan para stakeholder di LPTK merespon dengan menentukan langkah-langkah progresif yang harus diambil. Terlebih, bersamaan dengan gelombang revolusi industri 4.0, Indonesia dihadapkan dengan fenomena bonus demografi yang di dalamnya identik dengan Gen-Z (generasi Z, lahir di zaman internet) dengan berbagai problem karakternya.

Prof. Fakhruddin melihat LPTK di tengah pusaran disrupsi dari sudut pandang yang berbeda. Ia menekankan bahwa era disrupsi, sebagai sejarah yang tak terhindarkan, harus dipandang sebagai peluang besar bagi LPTK untuk melakukan berbagai langkah inovatif. Untuk itu beliau menyerukan kepada setiap civitas akademia di LPTK agar tidak terlena, nyaman, dan puas dengan pencapaiannya sekarang. Namun tidak cukup hanya dengan tidak puas saja.

Dalam gelombang perubahan yang disruptif ini, civitas akademia juga diharapkan untuk memperkuat etos kerja dan bekerja secara konsisten untuk mencari dan menghasilkan temuan-temuan baru yang monumental. Maka, setiap civitas akademia (dan guru) perlu untuk memiliki kualitas untuk menjadi planner, inovator, motivator, personal capability, dan developer.

Respon dalam menghadapi era disrupsi tidak cukup pada ranah personal saja namun juga ranah strategis kelembagaan. Untuk itu LPTK perlu untuk melakukan langkah-langkah berikut: 1) mendefinisikan ulang implementasi arah pendidikan. 2) pembenahan sistem rekrutmen calon guru. 3) Integrasi PPG ke dalam program LPTK. 4) Pendidikan keguruan berbasis riset dan pengalaman mengajar. 5) pembekalan wawasan budaya. 6) Revitalisasi kurikulum. 7) Sinkronisasi LPTK dengan Kemendikbud. 8) Optimalisasi laboratorium pembelajaran. (Abdul Haris Fitri Anto)


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 222 kali

Bekali Mahasiswa untuk Siap Kerja, UNNES dan USAID Adakan Pelatihan Soft Skill

Selasa, 15 Mei 2018 | 20:28 WIB


Bekali Mahasiswa untuk Siap Kerja, UNNES dan USAID Adakan Pelatihan Soft Skill

Komitmen Pusat Pengembangan Karier UNNES untuk membekali mahasiswa siap kerja tercermin dalam kegiatan “Pelatihan Soft Skill Siap Kerja untuk Mahasiswa Bidikmisi UNNES”.

Dalam sambutannya, Eko Supraptono selaku Kepala Pusat Pengembangan Karier dan Bimbingan Konseling, MKU-MKDK UNNES menyatakan bahwa “Pada batch VII-XII mahasiswa nonbidik misi dperbolehkan mengikuti, mengingat pentingnya pelatihan siap kerja.”

Pelatihan ini diselenggarakan  selama tiga minggu berturut-turut (3-15 Mei 2018) di LP3 UNNES. Dalam pelatihan, setiap batch-nya dijadwalkan dua hari dengan penguatan materi pengembangan pribadi, kerja sama, kepemimpinan, komunikasi interpersonal, penyusunan daftar riwayat hidup, dan teknik wawancara pada hari pertama.

Pada hari ke-2 materi dilanjutkan dengan keuangan yang sehat, gaya-gaya kepemimpinan, kerja sama dalam tim, dan review daftar riwayat hidup.

Kegiatan ini disambut dengan hangat oleh Ketua LP3 UNNES dan diapresiasi dengan baik oleh mahasiswa. Abdurrahman selaku Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi UNNES menyambut hangat pelatihan ini, terlebih para fasilitator adalah dosen-dosen muda UNNES yang telah dilatih oleh USAID.

Ia berharap dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa menjadi siap memasuki dunia kerja dan dosen UNNES menjadi dosen-dosen yang andal dalam menerapkan pembelajaran berbasis pendekatan active learning yang menjawab kebutuhan mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa maupun dosennya mampu menguatkan reputasi UNNES di dunia internasional.

Apresiasi mahasiswa terefleksi pada kesan dan pesan mahasiswa agar pelatihan seperti ini terus dikembangkan dan selalu diselenggarakan.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 211 kali

Lulusan UNNES Harus Punya Bekal Menghadapi Era Disrupsi

Selasa, 15 Mei 2018 | 14:55 WIB


Lulusan UNNES Harus Punya Bekal Menghadapi Era Disrupsi

Sebanyak 927 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Upacara Wisuda Periode II 2018, Selasa, 15 Mei 2018. Wisudawan terdiri atas 30 doktor, 88 magister, dan 809 sarjana. Satu di antaranya mahasiswa S1 jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNNES, Ali Nur Fathoni penemu dispenser untuk tunanetra.

Ia berhasil membuat atau memodifikasi dispenser air minum (mineral) yang bisa sangat memudahkan penggunanya, terutama bagi kalangan tunanetra.

Ali menyatakan karya hasil tugas akhir yang dibimbing oleh Dr H Noor Hudallah MT dan Riana Defi Mahaqi Putri ST MT ini bermula dari keprihatinan dirinya saat melihat sebuah tayangan TV di mana seorang tunanetra mengambil air minum pada dispenser dengan cara mencelupkan jarinya ke dalam gelas.

“Kalau gelasnya berisi air dingin barangkali dengan mencelupkan tangan ke air di gelas di bawah kran dispenser tidak masalah, tetapi kalau air panas yang disentuhnya dengan tangan kan bisa kesakitan,” katanya.

Peristiwa tersebut menjadikan dirinya berpikir membuat karya tugas akhir rancang bangun dispenser khusus untuk tun netra dengan menggunakan microcontroller.

Mahasiswa penerima dana pendidikan Bidikmisi ini membuat dispenser dipasangi  microcontroller yang bisa mengeluarkan suara kalau air yang keluar di gelas adalah air dingin atau air panas. Sehingga penyandang tunanetra tidak salah menandai air dingin dengan air panas. Dispenser ini pun sudah diujikan pada komunitas tunanetra dan mereka merasa senang dan terbantu.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyambut senang dengan adanya penemuan tersebut. Ini membuktikan bahwa mahasiswa UNNES mempunyai daya saing. Harapan ke depan dispenser ini didaftarkan menjadi hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dan terus dikembangkan, yang nantinya bisa dipakai untuk industri dan masyarakat.

Motivasi

Dalam Upacara Wisuda ini, hadir Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Arif Satria SP MSi. Pria kelahiran Pekalongan, 17 September 1971 ini terkenal sebagai sosok yang dekat dengan sesama dosen dan mahasiswanya. Banyak mahasiswa yang pernah mendapat kuliahnya kepincut dan menjadikannya sebagai idola lantaran pribadinya yang penuh inspirasi dan motivasi.

Lulusan Sarjana dan Pascasarjana IPB tahun 2010 ini terpilih sebagai Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB sekaligus menyandang Dekan termuda di IPB dan beberapa waktu yang lalu Majelis Wali Amanat (MWA) IPB menetapkan dirinya sebagai Rektor IPB Periode 2017-2022.

Dalam kesempatan ini, Rektor IPB memberikan motivasi kepada wisudawan UNNES dalam menghadapi era disrupsi. Lulusan perguruan tinggi belum banyak yang menjadi entrepreneur. “Saya menyebutnya technopreneurial karena menggunakan hasil-hasil inovasi. Selanjutnya, inovasi yang dihasilkan itu dikembangkan sehingga mereka menjadi technopreneurial,” ujarnya.

Menurutnya, sociopreneur di dalam kehidupan sosial, baik wirausaha dan technopreneur itu harus berkembang. Kampus diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang bisa menopang sociopreneur itu.

“Wisudawan  harus mempunyai kompetensi, soft skill, dan karakter. Tentu dengan leadership, soft skill milenium, dan jiwa kebangsaan yang kuat. Dengan itu semua, para lulusan akan berkarya untuk menelorkan sesuatu yang hasil-hasilnya merupakan solusi atas persoalan-persoalan di masyarakat,” katanya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 301 kali

Yunike, Wisudawan Terbaik FIS UNNES dan Lulusan Perdana Prodi PIPS

Selasa, 15 Mei 2018 | 14:54 WIB


Yunike, Wisudawan Terbaik FIS UNNES dan Lulusan Perdana Prodi PIPS

Sebanyak 927 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Upacara Wisuda Periode II 2018 pada Selasa (15/5). Wisudawan terdiri atas 30 doktor, 88 magister, dan 809 sarjana bertempat di Gedung Prof Wuryanto Auditorium UNNES.

Dalam pelaksanaan wisuda periode II UNNES ini, Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meluluskan dua mahasiswa angkatan pertamanya yakni Yekti Utami dan Yunike Sulistyosari.

Sebelumnya, kedua mahasiswa angkatan tahun 2014 ini berhasil mempertahankan substansi skripsinya didepan penguji. Yekti mengangkat judul ‘’Penanaman Sikap Sosial melalui Pembelajaran IPS Pada Siswa SMP Islam
Sudirman Ambarawa Kabupaten Semarang’’, sementara Yunike  dengan judul ‘’Kreativitas Guru dalam Pengembangan Bahan Ajar IPS pada SMP/MTs se-Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung”.

Kedua mahasiswa tersebut dibimbing oleh dosen yang sama yakni Arif Purnomo SPd SS MPd dan
Rudi Salam SPd MPd.

Bertindak sebagai penguji utama dalam sidang skripsi ini yaitu Drs Tukidi M Pd. Peserta
sidang diminta untuk memaparkan hasil skripsi selama tujuh menit, yang kemudain dilanjutkan
dengan tanya jawab oleh dosen penguji. Sidang skripsi dilakukan guna memenuhi syarat
memperoleh gelar Sarjana.

Prodi yang berakareditasi B ini, berdiri sejak tahun 2014 dan sampai saat ini telah mencapai
angkatan keempat.

Yunike Sulistyosari berhail lulus dan menjadi wisudawati terbaik Fakultas Ilmu Sosial (FIS) dengan raihan nilai IPK 3.79 yg ditempuh selama 3 tahun 7 bulan.

“Semoga menjadi inspirasi bagi teman-teman mahasiswa yang lainnya,” ungkap Yunike.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 603 kali

Gelar Diklat, UKM Gerhana Ingin Ciptakan Generasi Emas Tanpa Narkoba

Selasa, 15 Mei 2018 | 14:53 WIB


Gelar Diklat, UKM Gerhana Ingin Ciptakan Generasi Emas Tanpa Narkoba

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba (Gerhana) UNNES menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) sebagai program kerja dari divisi Pengembangan Sumber Daya Anggota.

Diklat yang dilaksanakan tahun ini, mengusung tema “Melalui Pengabdian Masyarakat Ciptakan Generasi Emas Tanpa Narkoba”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas baik itu dari pengurus maupun dari anggota UKM GERHANA sendiri sehingga mereka menjadi lebih terampil dalam melakukan penyuluhan bahaya dari penyalahgunaan peredaran narkoba terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya.

Diklat diselenggarakan selama dua hari sejak Sabtu (12/5) hingga Minggu (13/5).

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional(BNN) Provinsi Jawa Tengah ini, diawali dengan oleh Ketua Panitia Mila Silkha Aeni dan Ketua Umum UKM Gerhana Tomi Bakhtiar. Kemudian, dilanjutkan arahan sekaligus membuka acara oleh Pembina UKM Gerhana Natal Kristiono SPd MH.

Narasumber pertama Jati Catur Prihatini SPsi menyampaikan materi tentang jenis-jenis dan bahaya narkoba. Selanjutnya, disambung oleh Chandra Eka Sariningsih SSos MA yang menyampaikan materi tentang Kebijakan dan Strategi P4GN.

Saat pergantian materi, kegiatan diisi dengan ice breaking oleh UKM Hipnosa dari Psikologi UNNES. Selanjutnya, pemaparan terakhir diberikan oleh Lolyta Pramdasari ST dan Reza Aditya SPd yang menjelaskan tentang deteksi dini penyalahgunaan narokoba.

Kegiatan berlangsung dengan dengan penuh antusiasme peserta diklat yang banyak menyampaikan pertanyaan kepada pemateri terkait isu-isu kenarkobaan yang sedang banyak dibicarakan.

Pelaksanaan diklat dihari kedua (13/5) dilakukan dengan cara praktik mandiri melakukan penyuluhanbagi  siswa SD, SMP, SMA, Mahasiswa, dan masyarakat umum disekitar UNNES.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 395 kali

UNNES Borong Juara dalam SEA-STAR Competition

Selasa, 15 Mei 2018 | 14:52 WIB


UNNES Borong Juara dalam SEA-STAR Competition

Memeringati Dies Natalis ke-53 Universitas Negeri Semarang (UNNES), Fakultas Ilmu Sosial (FIS) menyelenggarakan South East Asian Students Article Competition (SEA-STAR Competition) 2018, Selasa (15/5).

Kegiatan yang bertempat di Gedung C7 FIS UNNES ini, merupakan kompetisi artikel ilmiah tingkat regional Asia Tenggara yang menggunakan berbagai pendekatan keilmuan serta latar belakang ilmu sosial. Kegiatan ini tidak membatasi karya-karya peserta hanya dari satu lingkup kajian sehingga berbagai macam disiplin ilmu dapat berpartisipasi

Kompetesi ini diakhiri dengan presentasi dari sepuluh besar finalis. Tampil sebagai Juara I Doni Saputra dari Fakultas Teknik (FT) UNNES, Juara II diraih oleh Muhammad Rais dari FIS UNNES dan Zainul Arifin dari Universitas Muhamadiyah Purwokerto sebagai Juara III. Sedangkan untuk katagori Best Presenter berhasil diraih oleh Nur ‘Izzatul Hikmah dari FIS UNNES dan katagori Best Paper dimenangkan oleh Noviyanti Listyaningrum dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa di Asia Tenggara dalam karya tulis ilmiah dan selamat untuk para juara.

Nida MR & Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 356 kali

FIK UNNES Menggelar International Seminar on Public Health Education

Senin, 14 Mei 2018 | 20:12 WIB


FIK UNNES Menggelar International Seminar on Public Health Education

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi tuan rumah International Seminar on Public Health Education (ISPHE) yang ke empat.

Acara ini bekerjasama dengan Jaringan Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK) Indonesia, Asosiasi Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Negeri Manado (UNM) dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu (8-9/5).

ISPHE tahun ini menghadirkan Prof Chia-Hua Kuo, PhD dari Dean for Research and Development University of Taipei sebagai Keynote speaker. Sebagai pembicara utama hadir DR N Paranietharan dari WHO Representative of the Republic of Indonesia, Dr Toru Okuwaki dari Japan Institute of Sports Sciences, Prof Dr Oktia Woro KH, M Kes dari UNNES, Dr Mahenderan Appukutty dari Head of Postgraduate Studies UiTM Malaysia ,dan Hamid Muhammad, PhD dari Direktur Umum Sekolah Dasar dan Menengah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Besarnya antusias pemerhati dunia kesehatan dibuktikan dengan tingginya jumlah pendaftar. Sebanyak 254 pendaftar terdiri dari 69 presenter individu, 13 presenter tim, 9 poster dan sisanya peserta.

Selain itu, FIK UNNES juga menyelenggarakan Workshop Renang dengan narasumber Mr.Ioki Chikawa yang merupakan salah satu anggota Japan Swimming Federation.

Dalam ceramahnya, beliau berpesan bahwa undang-undang pada regulasi perlombaan merupakan hal penting yang harus dipahami atlit sebelum bertanding, sehingga tidak adanya kasus diskualifikasi.

Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan dan pengetahuan olahraga renang sehingga dapat meningkatkan prestasi atlit UNNES untuk Indonesia.

(Maulida Fitra Z & Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 195 kali

UKM Remo UNNES Borong Tiga Piala Dalam Festival Hadrah Nusantara UII

Senin, 14 Mei 2018 | 20:06 WIB


UKM Remo UNNES Borong Tiga Piala Dalam Festival Hadrah Nusantara UII

Setelah menjuarai dua kategori pada Lomba Rebana Klasik se-Jawa Tengah awal Mei lalu, Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern (UKM Remo) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menorehkan prestasi pada Festival Hadrah Ketiga yang diselenggarakan dalam rangkaian milad ke-75 Universitas Islam Indonesia (UII), Minggu (13/5).

Dalam acara yang bertempat di Gedung Auditorium Prof KH Abdul Kahar Muzakkir ini, UKM Remo UNNES mengirimkan 2 grup rebana yakni Shollu’alannabi dan Muhammad Nabina. Dengan mengusung tema Aktualisasi Dakwah Islamiyah Membangun Peradaban Era Milineal, perlombaan ini diikuti sebanyak 20 peserta dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari 8 penghargaan Grup Rebana Shollu’alannabi mendapatkan penghargaan sebagai aransemen terbaik dan dinyatakan sebagai Juara Harapan 1, sementara Grup Rebana Muhammad Nabina meraih Juara Harapan 3.

“Selamat dan sukses untuk UKM Remo atas prestasi yang telah diperoleh. Teruslah berkarya serta memberi inspirasi bagi semua kalangan,”tutur Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

(Nida M R & Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 153 kali

Besok, UNNES Selenggarakan Wisuda Periode II

Senin, 14 Mei 2018 | 13:28 WIB


Besok, UNNES Selenggarakan Wisuda Periode II

Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan wisuda program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode II Tahun 2018 di Auditorium Gedung Prof Wuryanto kampus UNNES Sekaran Gunungpati, Selasa (15/5).

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum menyampaikan, gladi bersih dilaksanakan pada Senin (14/5) pukul 14.30 WIB. Dihimbau bagi semua calon wisudawan untuk hadir.

Dalam Wisuda Periode II ini, UNNES meluluskan sebanyak 927 mahasiswa yang terdiri atas 30 orang Doktor, 88 orang Magister, 803 orang Sarjana, dan 6 orang Diploma III.

(Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 274 kali

Pengukuhan Guru Besar, Ida Zulaeha Profesor Ke-108 UNNES

Senin, 14 Mei 2018 | 13:00 WIB


Pengukuhan Guru Besar, Ida Zulaeha Profesor Ke-108 UNNES

Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) kini tambah satu Guru Besar dalam bidang Ilmu Pendidikan Bahasa yakni Prof Dr Ida Zulaeha MHum. Pengukuhan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Senin (14/5/2018) di Auditorium kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, Prof Ida Zulaeha ini merupakan Profesor ke-108 UNNES sekaligus sebagai Anggota Majelis Profesor UNNES. Hari ini merupakan momentum yang patut disyukuri karena UNNES sebagai Rumah Ilmu Pengembang Peradaban bertambah satu Profesor.

Ida Zulaeha meraih jabatan fungsional tertinggi seorang dosen yaitu Profesional. Jabatan Profesor/Guru Besar bukan akhir dari pencapaian karier seorang dosen, akan tetapi justru menjadikan gelar ini semakin dijadikan spirit yang senantiasa dapat membangkitkan inspirasi baru, guna melahirkan karya-karya yang lebih brilian dan bermanfaat bagi khalayak umum dan khususnya bagi UNNES.

Prof Ida Zulaeha menyampaikan orasi ilmiah dengan judul “Model Pembelajaran Menulis Bahasa Humanis dan Kesadaran Berbahasa”.


Penulis: Sihono Dibaca : 275 kali

Dua Dosen FE UNNES Jadi Guest Lecture di UPSI, Malaysia

Senin, 14 Mei 2018 | 7:52 WIB


Dua Dosen FE UNNES Jadi Guest Lecture di UPSI, Malaysia

Dua dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi Guest Lecture selama sehari di Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, dikampus baru tepatnya di Kota Proton, Senin 7 Mei 2018. Ke-2 dosen itu yaitu Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti SE MSI dan Sri Utami SS MA MPd.

Berdasar informasi yang diterima unnes.ac.id, perkuliahan yang dihadiri 30 mahasiswa UPSI tersebut diawali dengan paparan oleh Prof Suci berjudul “Agricultural Extension in Central Java” khususnya di Grobogan, Klaten, dan Magelang. Kemudian dilanjutkan paparan kedua oleh Sri Utami SS MA MPd dengan tema “Developing Rebana Cluster by Empowering Existing Social Capital” dengan studi kasus di Kabupaten Brebes.

Mahasiswa UPSI pun sangat antusias saat perkuliahan berlangsung, termasuk aktif berpartisipasi pada sesi diskusi.

Ketua Jurusan Ekonomi UPSI Dr Norimah binti Rambeli mengatakan bahwa kegiatan mengundang Dosen Tamu seperti ini dapat membuka wawasan mahasiswa terkait kondisi masyarakat diluar Malaysia, dalam hal ini Indonesia, sehingga mereka mendapatkan pengetahuan yang lebih baik, tidak hanya mengetahui aktifitas perekonomian yang ada di Malaysia saja.


Penulis: Sihono Dibaca : 237 kali

Setelah Dilantik, Pengurus UKM Kesenian Jawa Diminta yang Terdepan Menjaga Budaya

Minggu, 13 Mei 2018 | 10:22 WIB


Setelah Dilantik, Pengurus UKM Kesenian Jawa Diminta yang Terdepan Menjaga Budaya

Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Jawa Universitas Negeri Semarang menggelar pentas pelantikan bertajuk “Gelora Kesenian Jawa” di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Sabtu, 12 Mei 2018. Sebelumnya, mereka sudah dilantik bersama pengurus lembaga kemahasiswaan lainnya.

Pembina UKM Kesenian Jawa, Dr Widodo Brotosejati MSn dalam sambutannya mengatakan, pengurus merupakan mahasiswa yang terpilih untuk mengemban tugas selama setahun ke depan. Selain mengelola UKM secara administratif, pengurus memiliki tugas dan tanggung jawab moral untuk menjadi yang terdepan dalam menjaga budaya Jawa.

“Kehormatan sebuah bangsa terletak pada budayanya. Untuk itu, sudah menjadi tugas bagi kita untuk bersama menjaganya karena di dalamnya tersimpan nilai-nilai luhur,” ujarnya.

Terlebih lagi, menurut Widodo yang dosen Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) itu, mahasiswa adalah generasi penerus bangsa. Mereka mesti memahami posisi tersebut agar dengan sungguh-sungguh memanfaatkan kampus sebagai tempat belajar. Ia mengajak mahasiswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan mengasah bakat dalam bidang organisasi dan seni.

Konservasi dalam nilai dan karakter juga bidang seni dan budaya juga telah menjadi pilar bagi UNNES dalam mewujudkan visi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Untuk itu, organisasi ini didorong mendukung visi kampus melalui capaian prestasi dan menjaga nama baik melalui karakter unggul civitas akademika.

UKM Kesenian Jawa membawahi sejumlah UKM lain, yaitu UKM Karawitan Puspa Candra, UKM Ketoprak Ketawang, UKM Panembrama Langen Sekar, UKM Tari Klasik Sekar Rinonce, UKM Tari Kreasi Puspa Sonder, dan UKM Campursari Kridha Laras.

Dalam sejarahnya, UKM Kesenian Jawa telah berdiri sejak UNNES masih berdiri sebagai IKIP Semarang. Organisasi kemahasiswaan ini pun beberapa kali pindah tempat kesekretariatan, yaitu di Kampus Kelud, di Gedung B-2 FBS, dan terakhir di pendapa yang terletak di belakang panggung terbuka FBS.

Setiap tahun, prestasi pun terus ditorehkan. UKM Karawitan, misalnya, terus menjadi juara I dalam lomba karawitan antar-perguruan tinggi tingkat nasional, seperti pada lomba 2013 di RRI Surakarta, 2015 di Universitas Indonesia, dan 2017 di Boyolali yang juga diselenggarakan oleh UI. Pada akhir bulan Juli 2018, mereka juga dijadwalkan maju kembali pada lomba yang sama di Boyolali.

Hadir dalam pentas pelantikan, para pendamping, dosen, dan ratusan mahasiswa yang memadati tempat pertunjukan. Acara yang dimulai sekitar pukul 19.00 itu diisi dengan pementasan masing-masing UKM dan dipuncaki pentas kolaborasi melalui sajian ketoprak yang berakhir pada pukul 22.00.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 179 kali

Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Ida Zulaeha: Menulis Tingkatkan Literasi Humanis

Sabtu, 12 Mei 2018 | 10:15 WIB


Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Ida Zulaeha: Menulis Tingkatkan Literasi Humanis

Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, Ida Zulaeha, bakal dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Pendidikan Bahasa, Senin (14 Mei 2018), di auditorium kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Dalam pengukuhannya, Ida Zulaeha bakal menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Model Pembelajaran Menulis Bahasa Indonesia Berbasis Multikultural untuk Peningkatan Literasi Humanis dan Kesadaran Berbahasa”.

“Menulis merupakan salah satu aspek keterampilan berbahasa terpenting, yang hanya bisa dilakukan jika sudah melewati keterampilan menyimak, membaca, dan berbicara. Menulis bisa dibilang menjadi keterampilan berbahasa paling sulit karena menuntut kita untuk memiliki penguasaan berbahasa yang baik, yang berbeda dengan keterampilan berbicara,” ujar perempuan kelahiran Kudus, 9 Januari 1970 itu, kepada unnes.ac.id, di ruang UPT Pusat Humas, Rektorat UNNES lantai II, Jumat, 11 Mei 2018.

Koordinator Program Studi S-2 Pendidikan Bahasa Indonesia Pascasarjana UNNES itu mengatakan, keterampilan menulis mampu mengajarkan peserta didik untuk lebih toleran dan menghargai sesama. Sejak 2007, Ida meneliti dan mengembangkan model pembelajaran keterampilan menulis kreatif, yakni model inkuiri sosial dan sinektik sosial. Sebelumnya, ia melihat fenomena peserta didik yang kurang memiliki kesantunan berbahasa ketika berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

Tujuan model inkuiri sosial untuk mengembangkan keinginan dan motivasi peserta didik untuk mempelajari prinsip dan konsep sosial, mengembangkan keterampilan ilmiah sehingga mampu bekerja seperti ilmuwan, dan membiasakan peserta didik bekerja keras untuk memperoleh pengetahuan sosial.

Adapun model sinektik sosial dirancang untuk membiasakan peserta didik berpikir kreatif metaforis untuk memperoleh satu pandangan baru. Mereka diajak memecahkan masalah dan memahami bagaimana memulai esai, mendekati konflik multikultural, mengatasi kebingungan, membangun empati, ekspresi kreatif, dan wawasan dalam hubungan sosial multikutural serta perasaan hangat kepada sesama yang berbeda budaya.

“Kedua model itu direkomendasi untuk digunakan dalam pembelajaran menulis bahasa Indonesia berbasis mutikultural bagi peningkatan literasi humanis dan kesadaran berbahasa,” ujar penulis buku Teori Dialektologi, Dialek Sosial dan Regional (2016) itu.

Ida Zulaeha menyelesaikan S-1 pada Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Negeri Malang, S-2 pada Prodi Linguistik Universitas Gadjah Mada, dan S-3 pada Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia.

 


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 328 kali

Hadirkan Ipang dan Sheila On 7, Unnes Night Festival Sukses Pukau Pengunjung

Jumat, 11 Mei 2018 | 17:18 WIB


Hadirkan Ipang dan Sheila On 7, Unnes Night Festival Sukses Pukau Pengunjung

Untuk kali ketiganya, Unnes Night Festival atau Unfest 3.0 sukses digelar pada Kamis (10/5) di Lapangan Prof. Dumadji Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Setelah tahun lalu, memilih Naif dan Payung Teduh sebagai bintang tamu, tahun 2018 ini, panitia Unfest memilih Sheila On 7 serta Ipang yang sukses menyedot ribuan antusiasme pengunjung.

Selain memberikan nuansa energik, tampilan Sheila On 7 dan Ipang mampu menghantarkan ribuan mata pada nuansa kenangan 90an.

Terlebih lagu-lagu yang dibawakan merupakan lagu-lagu yang menghantarkan nama keduanya besar di era 90an.

Ipang tampil dengan membawakan beberapa lagu hitsnya seperti, “Tentang Cinta”, “Ada yang Hilang”, hingga “Sahabat Kecil”.

“Ada yang sedang jatuh cinta disini? Kalau ada jangan bilang dulu. Kasihan teman-teman kita disini yang sedang patah hati. Semoga kalian yang datang kesini semuanya bisa jatuh cinta,” kata Ipang disela-sela penampilannya.

Sementara Sheila On 7, berhasil menghipnotis lebih dari lima ribu penggemarnya, atau yang akrab disapa SheilaGank.

Duta, Erros, Brian, dan Adam Subarkah, satu persatu menyapa penggemarnya. Sheilagank yang malam itu membanjiri area lapangan FIK UNNES langsung berteriak histeris.

“Selamat Datang”, “Pejantan Tangguh”, dan “Kita” menjadi lagu pembuka dimulainya kegiatan yang berkonsep Integrity Expo and Concert Music Art and Culture ini.

“Terimakasih teman-teman yang sudah mau datang kesini. Kalian SheilaGank yang selalu mendukung kami Sheila On 7 sejauh ini. Tetaplah loyal pada musisi dalam negeri,” kata Duta.

Kami, tambah Duta, senang dapat hadir di UNNES dan menghibur para penggemar kami.

Lagu-lagu seperti “”Seberapa Pantas”, “Mudah Saja”, “Betapa”, “Film Favorit”, “Hari Bersamanya”, “Lapang Dada”, hingga “Melompat Lebih Tinggi”, mengudara di seluruh kampus konservasi tersebut.

Perjumpaan pun berakhir di materi “Dan” yang di medley dengan “Itu Aku” di akhir penampilan. Meski terbilang singkat, namun pengunjung merasa cukup puas dengan aksi sang idola.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi berharap, kegiatan ini dapat menjadi ajang ekspresi bagi mahasiswa UNNES dan menjadi kegiatan rutin tahunan yang memeriahkan rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Negeri Semarang.

Dwi Hermawan & Abdul Madjid (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 387 kali

328 Atlet Wushu Ikuti Kejurnas Piala Rektor UNNES Ke-3

Jumat, 11 Mei 2018 | 6:18 WIB


328 Atlet Wushu Ikuti Kejurnas Piala Rektor UNNES Ke-3

Atlet wushu dari 14 provinsi siap meramaikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu memperebutkan Piala Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), 10–13 Mei 2018.

Ketua Panitia Dr Heny Setyawati MSi menyampaikan, Kejurnas Wushu Piala Rektor UNNES ke-3 ini terbuka untuk umum. Ia menjelaskan, Kejurnas akan mempertandingkan kelas Sanda (pertarungan) dan Taolu (peragaan jurus). Kejurnas ini diikuti 328 atlet yang akan berkompetisi di kelas Taulu dan 140 atlet di kelas Sanda. “Kemungkinan masih akan bertambah mengingat registrasi masih berlangsung,” ujarnya.

Pada kejurnas kali ini nomor yang dipertandingkan juga lebih lengkap dibanding tahun sebelumnya.

Saat membuka acara, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman menjelaskan, UNNES sangat mendukung kegiatan ini dan akan selalu mendampingi atlet yang berprestasi. Salah satu bentuk pendampingan, di antaranya, UNNES dalam penerimaan mahasiswa baru menyediakan jalur khusus bagi mereka yang berprestasi, yaitu jalur mandiri prestasi. “Ini komitmen UNNES untuk terus mendorong atlet selalu berprestasi dan berkarakter,” ujarnya.

Ketua KONI Jawa Tengah Brigjen Purn Subroto menyatakan bangga kepada UNNES yang tidak ada hentinya memberi dukungan kepada atlet berprestasi.

Ia berharap, dalam membina atlet yang berprestasi tidak mengalami stagnansi dan tidak terhenti di tengah jalan. “Mereka harus dapat menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi yang akan menjadikan masa depannya lebih baik,” ujarnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 249 kali

Pramuka UNNES Jaga Perbatasan Indonesia – Malaysia dalam Kemah Bela Negara Nasional di Pulau Sebatik

Kamis, 10 Mei 2018 | 16:03 WIB


Pramuka UNNES Jaga Perbatasan Indonesia – Malaysia dalam Kemah Bela Negara Nasional di Pulau Sebatik

Anggota Ambalan dan Racana Wijaya UKM Pramuka Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendelegasikan Junedy Arianto (Fakultas Teknik) dan Maftukhah (Fakultas Ilmu Keolahragaan) mewakili Kontingen Daerah Jawa Tengah untuk berpartisipasi dalam Perkemahan Bela Negara Nasional I Tahun 2018 di Pulau Sebatik,Kabupaten Nunukan,Kalimantan Utara.

Kegiatan yang mengusung tema “Pramuka Perekat NKRI” ini, diselenggarakan selama enam hari sejak Rabu hingga Senin (2-7/5). Perkemahan ini diikuti oleh lebih 700 peserta dari seluruh Indonesia.

Perkemahan terbagi menjadi dua tempat yakni Main Camp di Bumi Perkemahan (Buper) Bambangan dan Sub Camp di empat Desa perbatasan Kecamatan Sebatik. Pada kegiatan di Sub Camp, peserta tinggal di rumah bersama warga setempat selama beberapa hari untuk melakukan penelitian dan observasi berkaitan dengan kondisi ekonomi, pendidikan, pariwisata dan sosial budaya untuk mencari potesi guna dikembangkan. Hasil penelitian dan observasi kemudian dipaparkan dalam kegiatan Semi Lokakarya untuk kemudian ditarik kesimpulan guna di usulkan kepada dinas terkait sebagai bahan rencana pembangunan.

Bersama dengan 19 delegasi lainnya dari seluruh Provinsi Jawa Tengah, Junedy berharap dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa bela negara pemuda Indonesia yang dilakukan tidak hanya dengan angkat senjata akan tetapi bisa melalui ide kreatif guna menumbuhkan potensi di wilayah perbatasan.

“Suatu kebanggaan bisa berinteraksi langsung dengan saudara kita di perbatasan, mengetahui kondisi mereka dan potensi daerah disana. Saya berharap pemuda Indonesia yang tinggal di daerah yang sudah maju tidak hanya bertahan di daerah tersebut tapi mau untuk membangun daerah yang masih tertinggal karena bela negara tidak hanya dilakukan melalui angkat senjata tetapi bisa berperan melalui pembangunan fisik dan non fisik di bidang pendidikan, sosial, ekonomi dan budaya,” ungkap mahasiswa teknik mesin tersebut.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 361 kali

Kepemimpinan Bertumbuh, Untuk Menyiapkan Guru Profesional Dalam Menghadapi Perubahan

Kamis, 10 Mei 2018 | 6:52 WIB


Kepemimpinan Bertumbuh, Untuk Menyiapkan Guru Profesional Dalam Menghadapi Perubahan

Seiring berjalannya waktu, kemampuan seseorang juga harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Tidak terkecuali pada guru yang dituntut untuk mengembangkan diri mereka. Karena dengan guru yang ada, mereka bisa menghasilkan siswa siswi yang berprestasi dan berkarakter.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menuturkan, guru saat ini harus profesional dan memiliki karakter untuk menghadapi tantangan dimasa depan.

Hal itu disampaikan saat memberikan materi “Kepemimpinan Bertumbuh” untuk peserta PPG calon guru masa depan, Rabu (9/5) di Gedung Prof Satmoko, Kampus Sekaran.

Ia juga menyampaikan, UNNES sebagai LPTK harus dapat menumbuhkan calon guru profesional untuk menghadapi tantangan di era disrupsi, menumbuhkan benih kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan, merangkai jejaring pohon kepemimpinan, menghadapi terpaan badai.

Guru profesional adalah pemimpin, dengan pembekalan Kepemimpinan Bertumbuh ini diharapkan calon guru profesional mampu mengembangkan kapasitas dan kualitasnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Rustono MHum, guru sebagai pendidik adalah pribadi yang paling banyak berinteraksi dengan murid dibandingkan dengan personel lainnya di sekolah.

Guru harus mampu merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan bimbingan juga pelatihan, mendorong peserta didik agar semangat dalam belajar, sehingga semangat belajar peserta didik benar-benar dapat menguasai bidang ilmu yang dipelajari.

Dalam kesempatan ini peserta juga mendapatkan pembekalan tentang branding dari kepala UPT Humas UNNES, Hendi Pratama SPd MA.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 225 kali

Car Free Day UNNES, Diharapkan Bisa Tumbuhkan Jiwa Kewirausaha Dikalangan Mahasiswa

Rabu, 9 Mei 2018 | 13:10 WIB


Car Free Day UNNES, Diharapkan Bisa Tumbuhkan Jiwa Kewirausaha Dikalangan Mahasiswa

Untuk menjadi negara maju, Indonesia harus memiliki setidaknya 2% jumlah wirausaha dari total pendudu. Saat ini jumlah wirausaha masih kurang masih berkisaran 1,6% atau 4,6 juta dari 290 juta penduduk di Indonesia.

Hal ini merupakan agenda besar bagi pemerintah untuk menumbuhkan bibit-bibit wirausaha baru dikalangan pemuda utamanya mahasiswa.

Ketua Badan Pengembang Bisnis UNNES Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti MSi menyampaikan itu saat memberi sambutan pada Car Free Day.

Tujuan Car Free Day ini selain menumbuhkan jiwa wirausaha dikalangan mahasiswa juga sebagai sarana berpola hidup sehat di lingkungan konservasi UNNES. Soft opening dilaksanakan pada Minggu, 1 April 2018 dan diadakan rutin setiap Minggu pagi dengan konsepan menarik dan have fun dikelola oleh kolaborasi Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) PT UNNES dan BEM KM UNNES.

Program ini diisi lebih dari 100 lapak untuk jualan yang didominasi oleh mahasiswa, senam pagi, kegiatan sosial, kebudayaan tradisional, dan berbagai komunitas pun turut meramaikan diantaranya lomba menghias tong sampah, penampilan tari tradisional, serta pagelaran musik oleh Animato.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rohman MHum sangat mengapresiasi Car Free Day ini dan berharap dapat terus berkembang sebagai tempat memasarkan produk-produk usaha mahasiswa UNNES.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Desa Sekaran, Nur Patoni bahwa pihak kelurahan turut membantu dalam hal publikasi kepada masyarakat agar ikut meramaikan kegiatan Car Free Day yang diadakan setiap minggu pagi di kampus UNNES, selain itu juga menambah kesejahteraan ekonomi warga sekitar kampus.

Anindya Ardiansari SE MM pendamping HIPMI PT UNNES berpesan agar Car Free Day ini terus dikembangkan dengan berbagai inovasi kegiatan didalamnya sehingga kreativitas mahasiswa terus diasah, dapat menghasilkan enterpreneur-enterpreneur muda sebagai lokomotif atau penggerak pembangunan bangsa.

Rhima Erfiana, salah satu pengisi lapak di Car Free Day mengatakan, kegiatan seperti ini bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat wirausahanya, tempat hiburan, memperbanyak relasi, dan bersinergi dengan wirausaha muda lainnya di UNNES. Harapannya kegiatan ini semakin ramai dan lebih banyak didatangi sehingga konsumen bisa bertambah.


Penulis: Sihono Dibaca : 366 kali

Puluhan Warga UNNES Terima Surat Keputusan

Rabu, 9 Mei 2018 | 12:18 WIB


Puluhan Warga UNNES Terima Surat Keputusan

Sebanyak 83 orang warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima Surat Keputusan (SK) Jabatan, Naik Pangkat, Pegawai Negeri Sipil PNS, dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Rabu (9/5/2018) di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ke-83 orang terdiri atas 6 orang tenaga kependidikan naik pangkat jabatan fungsional, 1 orang dalam Jabatan (Lektor Kepala), 11 orang (Jabatan Lektor), 2 orang jabatan Asisten Ahli, 43 orang (PNS), dan 20 CPNS.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono MSi mengingatkan bahwa pentingnya bersyukur dengan jalan menjadikan pribadi profesional yang selalu mengasah kompetensi keilmuan dan bermartabat dalam berperilaku.

Dr Martono juga menekankan, penerimaan SK CPNS ini bukan tujuan akhir melainkan awal pengabdian dan perjuangan. Berbagai tahapan telah menunggu termasuk proses menjadi PNS.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, UNNES menunggu kiprah semua dosen muda, kenalkan UNNES melalui publikasi ilmiah, jurnal, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat baik di tingkat nasional maupun internasional.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 378 kali

Pengajar BIPA Makin Diperlukan, UNNES Selenggarakan Pengajaran BIPA Tingkat Dasar

Selasa, 8 Mei 2018 | 15:59 WIB


Pengajar BIPA Makin Diperlukan, UNNES Selenggarakan Pengajaran BIPA Tingkat Dasar

Pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) semakin diperlukan. Hal itu berkaitan dengan meningkatnya jumlah warga negara asing yang tinggal dan bekerja di Indonesia.

Untuk menjawab kebutuhan itu, Pusat Pengembangan Bahasa dan Pelatihan Pendidikan bekerja sama dengan Asosiasi Pengajar BIPA (APBIPA) Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Pengajaran BIPA Tingkat Dasar, Selasa-Kamis (8-10/5) di Kawasan Wirausaha (KWU) UNNES.

Pelatihan ini diselenggaran untuk membekali peserta yang dalam  strategi pengajaran BIPA, penggunaan bahan ajar, pemanfaatan media, dan evaluasinya, serta praktik mengajar BIPA kepada Peserta asing.

Sejumlah narasumber hadir dalam pelatihaan ini, antara lain Pengurus APBIPA Pusat Dr Ari Kusmiatun, M.Hum. dan pengajar BIPA Universitas Indonesia (UI) Emi C. Westi, MHum.

Pengajaran BIPA Tingkat Dasar diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas mahasiswa S1 Program Peminatan BIPA, mahasiswa S2, guru, pegiat BIPA, tutor di lembaga, dan dosen dari berbagai universitas di Indonesia.

Selain kedua narasumber tersebut, pelatihan juga dikelola oleh sejumlah tutor berpengalaman, antara lain  Yusro Edy Nugroho, S.S., M.Hum (Ketua APPBIPA Jateng), Moh. Muzakka, M.Hum (Wakil Ketua APPBIPA Jateng) dan Wati Istanti, M.Pd (Praktisi BIPA dari UNNES).

Dalam praktiknya, fasilitator bertugas untuk mendampingi peserta selama kegiatan dan memberikan evaluasi saat praktik microteaching.

Pelatihan Pengajaran BIPA Tingkat dasar yang diselenggarakan UNNES kali ini menghadirkan 15 mahasiswa asing dari beberapa negara untuk menjadi model mahasiswa asing di hari ketiga pelatihan. Diharapkan BIPA yang ada di UNNES makin berkembang dan mendukung visi UNNES sebagai universitas bereputasi Internasional.

Ketua LP3 UNNES, Dr. Abdurrahman, M.Pd. mengatakan bahwa Pelatihan Pengajaran BIPA Tingkat Dasar ini dirancang untuk menyiapkan calon pengajar BIPA yang berkualitas yang dapat menyiapkan perencanaan dengan matang sampai mengevaluasinya.

Drs. Amir Sisbiyanto, M.Hum. sebagai Kepala Pusat Pengembangan Bahasa dan Pelatihan Pendidikan menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dan dapat dilaksanakan rutin setiap tahunnya.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 318 kali

16.883 Peserta SBMPTN, Ikuti Tes SBMPTN di UNNES

Selasa, 8 Mei 2018 | 13:00 WIB


16.883 Peserta SBMPTN, Ikuti Tes SBMPTN di UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum meninjau langsung pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di kampus Sekaran Selasa (8/5).

Tinjauan Rektor adalah tempat ujian yang berada di seluruh Fakultas yang ada di UNNES, yang merupakan tempat ujian untuk bidang Saintek.

Dalam kesempatan ini Rektor UNNES melakukan monitoring peserta dengan menggunakan tes Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) maupun Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Rektor mengecek kesiapan panitia mulai dari dokumen-dokumen yang diperlukan, serta kesiapan sarana penunjang yaitu ruang ujian dan perangkat elektronik yang digunakan. Jumlah peserta yang mengikuti tes di kampus Sekaran sebanyak 16.883 yang terbagi di 31 lokasi.

Ia menyampaikan, Kesiapan panitia sudah cukup baik, kesiapan tim di lapangan untuk mengatur peserta juga sudah bagus. Khusus untuk UTBK panitia sudah menyiapkan Unit Power Suplay (UPS), sehingga jika ada mati listrik data akan tersimpan dan tidak hilang.

Daya tampung UNNES di Jalur SBMPTN ini sebanyak 2.850 dan sebanyak 2.220 melalui Seleksi Mandiri UNNES (SM-UNNES) yang akan dibuka mulai tanggal 10 Mei 2018 dan dapat di akses secara online di penerimaan.unnes.ac.id.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 426 kali

Pembekalan Camaba UNNES 2018, Rektor: Mari Berkarakter dan Berprestasi

Selasa, 8 Mei 2018 | 12:59 WIB


Pembekalan Camaba UNNES 2018, Rektor: Mari Berkarakter dan Berprestasi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak calon mahasiswa baru UNNES jalur SNMPTN 2018 untuk terus meneguhkan prestasi dan karakter, Selasa (8/5) bertempat di Gedung Prof Wuryanto Auditorium UNNES.

“Sebagai Perguruan Tinggi terbaik dalam bidang Character Building versi UI Green Matrix, UNNES selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik guna meningkatkan prestasi dan karakter mahasiswanya,” ungkap Prof Fathur.

Ia mengajak seluruh calon mahasiswa baru UNNES untuk terus meneguhkan prestasi dan karakter guna menyongsong UNNES yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

“Dari 33.789 pendaftar ke UNNES dan 17.050 diantaranya menjatuhkan UNNES sebagai pilihan 1, hanya 2.066 yang dinyatakan diterima. Jumlah tersebut telah memenuhi 30 persen dari kuota total mahasiswa baru UNNES yaitu 7.190 orang,” jelas Rektor.

Tak perlu bingung, tambah Rektor, masalah pembiayaan.

“Di UNNES, banyak beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa. Banyak mahasiswa UNNES yang berhasil mendapatkan beasiswa yang prestisius, sebut saja Raeni dan Firna,” jelas Rektor.

Beberapa waktu yang lalu, tambah Rektor, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, menyebut UNNES telah menjadi contoh PTN yang memproduksi generasi muda yang berprestasi dan berkarakter. Pernyataan ini disampaikan Menkeu di  hadapan puluhan Rektor PTN yang menghadiri Diskusi Publik “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” di Gedung Menristekdikti Senayan.

Setelah dinyatakan lolos SNMPTN, diharapkan calon mahasiswa baru melengkapi data pokok serta mengunggah dokumen persyaratan di http://datapokok.unnes.ac.id.
Sebelum mengisikan data pokok, calon mahasiswa harus menyiapkan sejumlah dokumen, antara lain bukti pajak bumi dan bangunan, rekening listrik, rekening telepon, foto depan rumah, serta slip gaji orang tua. Seluruh dokumen discan dengan format JPEG, GIF, atau PNG dengan kapasitas di bawah 200 kb.

Data pokok digunakan UNNES untuk menetapkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sesuai kemampuan calon mahasiswa bersangkutan. Jika calon mahasiswa tidak mengisikan data pokok, yang bersangkutan akan dikenai UKT kategori tertinggi.

Setiap calon mahasiswa baru yang tidak menerima beasiswa bidikmisi membayar biaya UKT yang dibayar sama setiap semesternya. Besaran UKT yang harus dibayarkan calon mahasiswa baru akan diumumkan dilaman http://datapokok.unnes.ac.id.

Setelah mengisi, calon mahasiswa diharuskan memfinalisasi data. Data yang sudah dimasukan ditandai dengan tanda checklist, setelah difinalisasi akan muncul tanda bendera. Setelah itu, data pokok harus dicetak.

Calon mahasiswa juga harus mengisikan data sesuai kondisi yang sebenarnya. Jika diketahui terjadi pemalsuan data, calon mahasiswa juga akan dikenai UKT kategori tertinggi.

 

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 311 kali

Pendampingan Kearsipan di BAKK

Selasa, 8 Mei 2018 | 12:58 WIB


Pendampingan Kearsipan di BAKK

Dalam rangka melaksanakan amanah Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 bahwa salah satu tugas UPT Kearsipan yaitu pembinaan Kearsipan di unit kerja. Wujud pembinaan kearsipan di unit kerja yaitu pendampingan kearsipan di BAKK (Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama). Kegiatan ini dilakukan oleh BAKK bekerjasama dengan UPT Kearsipan. Tempat kegiatan di gedung Rektorat lantai 1. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari sejak hari 23 April hingga 27 April 2018.

Fokus kegiatan ini adalah pendataan arsip di bagian akademik. Outputnya adalah tercatat arsip yang berkategori disimpan, dimusnahkan, dan dipindahkan (akuisisi) ke UPT Kearsipan UNNES. Setelah kegiatan ini akan diadakan pemindahan arsip statis BAKK ke UPT Kearsipan, sesuai dengan prosedur kearsipan yang berlaku, berupa serah terima arsip statis BAKK dan daftarnya.

Kepala UPT Kearsipan UNNES, Dr Muhsin MSi mengatakan bahwa kegiatan ini, selain melibatkan UPT Kearsipan UNNES, juga melibatkan BUHK (Biro Umum, Hukum, dan Kepegawaian). Hal ini terkait dengan Sumber Daya Manusia dan sarana prasarana.

Kerjasama BAKK, BUHK, dan UPT Kearsipan merupakan faktor kunci keberhasilan dalam kegiatan ini. Jangan beranggapan, bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan arsip adalah tugas UPT Kearsipan UNNES. Tetapi, dibutuhkan kerjasama semua pihak.

Misal, penentuan arsip yang termasuk musnah dan disimpan yang lebih mengetahui adalah unit kerja. Sumber daya pendukung seperti sarana dan prasarana yang lebih mengetahui adalah unit yang mengurusi masalah tersebut. Ujar koordinator UPT Kearsipan UNNES, Agung Kuswantoro MPd.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 171 kali

Kembangkan Potensi Mahasiswa, UNNES Selenggarakan Pelatihan Soft Skill Siap Kerja

Selasa, 8 Mei 2018 | 12:58 WIB


Kembangkan Potensi Mahasiswa, UNNES Selenggarakan Pelatihan Soft Skill Siap Kerja

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Pelatihan Soft Skill Siap Kerja untuk Mahasiswa Peserta Program Bidikmisi yang bekerjasama dengan United States Agency for International Development (USAID) sebagai pelaksana program Indonesia Ready to Work Accelarator Program (RWAP).
Kegiatan yang diselenggarakan di lantai 1 Gedung Prof Satmoko Pusat Pengembangan Karir, BK, MKU dan MKDK Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi UNNES (LP3) ini berlangsung sejak Rabu hingga Kamis (8-9/5).
Dalam sambutannya, Kepala Pusat Pengembangan Karir, MKU, MKDK LP3 UNNES Dr Eko Supraptono MPd menjelaskan para alumni Pelatihan RWAP merasa beruntung dan bersyukur karena mendapatkan ilmu dan teman baru.
“Harapan saya setelah mengikuti kegiatan ini, saudara bisa mengadopsi dan mengembangkan apa yang diajarkan disini dalam kehidupan kampus. Ikutilah kegiatan selama dua hari ini dengan konsentrasi, ikhlas dan tenang,”ujar Dosen Fakultas Teknik tersebut.
Pelatihan Soft Skill ini menggunakan metode active & fun learning, dimana seluruh peserta dilibatkan dalam rangkaian kegiatan. Bagi mahasiswa prodi pendidikan, metode ini cocok diterapkan ketika proses belajar mengajar.
Pelatihan RWAP kali ini melibatkan angkatan ke 6,9 dan 10 dimana setiap angkatan terdiri dari 40an peserta. Rangkaian kegiatan pada hari pertama meliputi pemaparan harapan dan kontrak belajar, pengembangan kepribadian, kerjasama dan kepemimpinan serta pelatihan pembuatan Curiculum Vitae.

Nida MR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 355 kali

Tes SBMPTN, Pengendara Diimbau Tak Hanya Lewat Sampangan

Senin, 7 Mei 2018 | 13:30 WIB


Tes SBMPTN, Pengendara Diimbau Tak Hanya Lewat Sampangan

Ribuan calon mahasiswa mengikuti tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Negeri Semarang (UNNES), kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Selasa (8/5).

Menurut pantauan unnes.ac.id, Senin (7/5) dan Selasa (8/5) pagi dari arah Jalan Kelud Raya menuju kampus UNNES Sekaran padat merayap sepanjang 8 kilometer. Titik penyebab kemacetan ada di jembatan besi, Pasar Sampangan, dan perempatan Masjid Dewi Sartika, Sampangan. Puluhan petugas dari kepolisian dikerahkan untuk mengurai kemacetan supaya lancar kembali.

Untuk itu, pengendara kendaraan bermotor yang akan menuju UNNES kampus Sekaran dari arah Ungaran diimbau untuk memilih jalur Gunungpati dan dari arah Mangkang melalui BSB menuju Cempoko, melalui SMP 22 Semarang, Ngijo dan langsung ke UNNES Sekaran.

Konsekuensinya, pengendara mesti menempuh jarak lebih jauh. “Namun selisih waktu tidak lebih dari 30 menit. Ini bisa menjadi solusi daripada terjebak macet di Sampangan yang bisa berjam-jam,” kata Kepala UPT Pusat Humas UNNES, Hendi Pratama.

Hari ini Selasa (8/5) di kampus UNNES ada kegiatan besar yakni tes Selaksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Saintek dan Verifikasi data siswa yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sejumlah 9.000 orang.

Untuk memudahkan pencarian lokasi tes di UNNES Kampus Sekaran, Humas UNNES menyediakan denah yang dapat diunduh DI SINI.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 469 kali

Tim Pion UKM Pramuka Wijaya Kembali Ukir Prestasi

Senin, 7 Mei 2018 | 13:29 WIB


Tim Pion UKM Pramuka Wijaya Kembali Ukir Prestasi

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Wijaya kembali menorehkan prestasi dalam ajang kompetisi Racana Orientering Games VI  tingkat Perguruan Tinggi se-Indonesia  tahun 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta.

Kegiatan yang diselenggarakan sejak Kamis hingga Minggu (3-6/5) tersebut mendelegasikan Tim Pion Wijaya yang dikomandoi oleh Izza Ariffatur Ramadhani (Fakultas Teknik), dan beranggotakan Batari Laskarwati (Fakultas Hukum) serta Panji (Fakultas Bahasa dan Seni).

Sebagai juara umum, ketiganya berhasil unggul diantara 22 tim lainnya dari 16 Perguruan Tinggi se-Indonesia.

Tim Pion UKM Pramuka Wijaya berhasil menjuarai dua dari empat cabang lomba kepramukaaan yakni, Juara 1 Lomba Orientering dan Juara 3 Lomba Media Pembelajaran Pramuka S/T/D.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Gugus Depan Universitas Negeri Yogyakarta ini, berlangsung di lingkungan kampus UNY dan hutan Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta.

Ketua tim Izza berharap, torehan prestasi tersebut dapat memacu prestasi lainnya dikemudian hari.

“Semoga capaian ini dapat menjadi motivasi bagi teman-teman mahasiswa lainnya, khususnya kakak-kakak di UKM Pramuka Wijaya, umunya bagi mahasiswa UNNES,” ungkap mahasiswa Jurusan Teknik Mesin tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 194 kali

Panlok 42 Semarang Buka Naskah Soal SBMPTN

Senin, 7 Mei 2018 | 13:20 WIB


Panlok 42 Semarang Buka Naskah Soal SBMPTN

Panlok 42 Semarang membuka segel Naskah soal ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Gedung Prof Retno Sriningsih (LP2M) Kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES), Senin (7/5).

Dihadiri Rektor Untidar Prof Cahyo Yusuf MPd, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono,  Wakil Rektor 1 Universitas Diponegoro Prof Muhammad Zainuri, Wakil Rektor 1 Universitas Tidar Magelang Prof Joko Widodo, dan Rektor UIN Walisongo Prof H Muhibbin, naskah soal SBMPTN dibuka bersama.

Prof Rustono mengatakan untuk pengamanan soal dijamin 100 persen dan dijaga ketat oleh pihak kepolisian.”Naskah Soal kita simpan di dalam ruangan yang aman, dikemas dengan baik, dan terjamin tersegel,” katanya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 270 kali

CLIC UNNES Raih Juara 2 dan 3 CSPM 2018

Senin, 7 Mei 2018 | 12:52 WIB


CLIC UNNES Raih Juara 2 dan 3 CSPM 2018

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi CLIC Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih Juara II dan III pada lomba Canon Semarang Photo Marathon (CSPM) IV 2018 di Wisma Permdamaian Semarang, Minggu (6/5).

Mereka adalah Nurinda Delviana mahasiswa Ilmu Komunikasi meraih juara 2 dan Tia Murtiningrum mahasiswa Ekonomi Pembangunan meraih juara 3. Masing-masing mendapat hadiah sebesar Rp.5000.000 dan Rp.4.000.000 di kategori Gubernur Award.

CSPM diikuti oleh oleh peserta pelajar dan mahasiswa se-Indonesia. Acara yang digelar rutin oleh Canon Indonesia ini merupakan serangkaian acara Canon Photo Marathon yang dilaksanakan di kota kota besar seluruh Indonesia sebagai apresiasi terhadap bibit fotografer muda di masa kini dan mendatang

Nurinda Delviana mengatakan terima kasih kepada Canon Indonesia, Pemkot Semarang, serta pihak pihak yang terkait lainnya atas apresiasi yang diberikan, kami berharap CSPM terus berlanjut hingga harapannya ini menjadi langkah baru dalam dunia fotografi pelajar dan mahasiswa.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 319 kali

Di Hadapan Pimpinan PTN, Menkeu Apresiasi UNNES

Senin, 7 Mei 2018 | 11:06 WIB


Di Hadapan Pimpinan PTN, Menkeu Apresiasi UNNES

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, menyebut UNNES telah menjadi contoh PTN yang memproduksi generasi muda yang berprestasi dan berkarakter. Pernyataan ini disampaikan Menkeu di  hadapan puluhan Rektor PTN yang menghadiri Diskusi Publik “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” di Gedung Menristekdikti Senayan Senin tanggal 7 Mei 2018.

Menkeu melanjutkan bahwa sesungguhnya prestasi beliau saat ini tidak lepas dari masa kecilnya yang dibesarkan oleh kedua orangtuanya yang berprofesi sebagai dosen di UNNES. Ibu Sri Mulyani bangga saat ini UNNES banyak memproduksi lulusan yang luar biasa misalnya Raeni yang sekarang mendapatkan beasiswa S3 di Inggris. Ini membuktikan bahwa UNNES mempu mendidik mahasiswa yang berasal dari latar belakang ekonomi yang kurang beruntung menjadi insan yang luar biasa.

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, menyatakan dirinya bangga mendapatkan apresiasi dari Menkeu RI. Sebagai pribadi dan pejabat negara, Menkeu telah banyak berjasa untuk mengembangkan UNNES untuk menjadi universitas yang maju seperti saat ini. Kedua orang tua Ibu Sri Mulyani juga merupakan tokoh inspiratif di UNNES. Nama orang tua beliau menjadi nama Gedung LP2M UNNES dan LP3 UNNES. LP2M mengambil nama Gedung Retno Sriningsih Satmoko dan LP3 mengambil nama Gedung Satmoko.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 742 kali

KSG-SAC Juarai Lomba Orienteering Tingkat Nasional

Senin, 7 Mei 2018 | 11:01 WIB


KSG-SAC Juarai Lomba Orienteering Tingkat Nasional

Social Adventure Club (SAC) Mapala Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menjuarai lomba Orienteering tingkat Nasional kategori umum putra yang diselenggarakan Universitas Wijayakusuma Purwokerto, Minggu (6/5).

Event yang diselenggarakan oleh Mapala Universitas Wijayakusuma Purwokerto ini mengusung lomba bertajuk Wikupala Orienteering Competition. Kegiatan berlangsung selama dua hari sejak Sabtu hingga Minggu (5-6/5).

Pada kejuaraan ini, katagori umum putra berhasil berhasil di raih oleh Tim Orienteering KSG-SAC UNNES sebagai juara I. Sementara untuk juara II dan III, secara berurutan berhasil diraih Tim Orienteering Makopala Universitas Budiluhur dan Tim Orienteering Faktapala IAIN Purwokerto.

Dalam ajang kompetisi kali ini, KSG-SAC menurunkan atlet-atlet terbaiknya yakni M Imron Rosyadi dan Alvin Fauzi, keduanya merupakan mahasiswa Jurusan Geografi.

“Orienteering buat saya adalah olahraga yang unik, kita tidak hanya berlomba untuk berlari namun juga dipaksa untuk berfikir orientasi medan dengan peta. Kesalahan orientasi atau nyasar adalah hal yang rutin di alami oleh para atlet orienteering, dan mereka yg pantang menyerah adalah yang siap meraih juara,” jelas Imron.

“Selain itu, kejelian dan ketenangan dalam membaca peta juga di perlukan, banyak atlet yang panik ketika salah dalam orientasi medan sehingga mempengaruhi mental para atlet orienteering,” tambah Alvin.

Keberhasilan memperoleh juara ini penting bagi regenerasi mental juara SAC, dan sebagai ajang latihan sebelum berkompetisi di Malaysia pada Sabtu (12/5) mendatang.

Ketua SAC Pujo Nursalam berharap, prestasi ini bisa menjadi cambuk dan motivasi bagi anggota yang baru untuk bisa memajukan organisasi pada khusunya dan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang pada umumnya.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 284 kali

Menwa UNNES Raih Juara II dan III Run 10 K Tingkat Nasional

Senin, 7 Mei 2018 | 11:00 WIB


Menwa UNNES Raih Juara  II dan III Run 10 K Tingkat Nasional

Resimen Mahasiswa (Menwa) Batalyon 902 Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih juara II dan III pada lomba lari Pasopati Fight Run 10 K kategori Menwa Tingkat Nasional di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (6/5).

Komandan Menwa UNNES, Suto Wijoyo Wisnu Teguh Purnomo menyampaikan, UNNES mengirimkan anggota untuk mengikuti lomba ini. Alhamdulillah memperoleh juara II (Divo Gumara) dan juara III (Andrean Yhoga Pangestu). Sedangkan juara I dimenangkan oleh Menwa UIN Walisongo.

Suto Wijoyo menjelaskan, lomba lari 10K ini ada empat kategori yaitu kategori Menwa, Pelajar, Umum Putra, dan Umum Putri diikuti 180 peserta.

Dengan peraihan juara II dan III, ini diharapkan pada lomba berikutnya Menwa UNNES bisa menjadi juara yang terbaik.


Penulis: Sihono Dibaca : 126 kali

UKM Remo UNNES Juara I dan III Festival Syari’ah

Senin, 7 Mei 2018 | 10:52 WIB


UKM Remo UNNES Juara I dan III Festival Syari’ah

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Remo Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih juara I dan III cabang lomba Rebana Klasik pada Festival Syari’ah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Jumat (4/5/2018) di Grand Majesty Convention Hall, Jalan Gajah Mada, Semarang.

Lomba Rebana Klasik ini diikuti 20 peserta. UKM Remo Sendiri mengirimkan 3 grup (Habsyi Putri, Habsyi Campuran, dan Banjari Putra) dan 1 grup habsyi putra dari UKM Remo PGSD.

Berdasar informasi yang diterima unnes.ac.id, satu per satu grup dari UKM Remo maju sesuai nomor urut tampil, dimulai dari Al-Syeilila, SAN, Syarimu Faiq dari PGSD dan Muhammad Nabina. Dari ke empatnya sudah menampilkan yang terbaik, menampilkan ciri khas dari masing-masing grup. Mereka semua membawakan lagu Sholawat Ya Habibal Qalbi yang telah diaransemen.

Pembacaan pengumuman di lakukan pukul 17.30 WIB. UKM Remo mendapatkan dua trofi kejuaraan sekaligus. Juara III oleh Muhammad Nabina dan juara utamanya adalah grup Banjari SAN. Diharapkan, kemenangan yang diraih mampu menjadi dorongan untuk semakin maju ke depannya.


Penulis: Sihono Dibaca : 254 kali

ERC FIS UNNES Dorong Budaya Menulis Mahasiswa di Era Milenial

Minggu, 6 Mei 2018 | 21:12 WIB


ERC FIS UNNES Dorong Budaya Menulis Mahasiswa di Era Milenial

Dalam rangka meningkatkan budaya menulis di kalangan mahasiswa, Lembaga Semi Otonom Kemahasiswaan English and Reseach Community Fakultas Ilmu Sosial menyelenggarakan pelatihan penulisan ilmiah dengan tema “Strategi Menulis di Era Milenial” pada Sabtu (5/5) bertempat di PKM Joglo FE UNNES.

Acara dibuka oleh pembina ERC FIS Dr Atika Wijaya SAP MSi dengan menghadirkan pemateri, Riski Ashari dan Annisa Maharani yang merupakan mahasiswa berprestasi UNNES.

Dalam sambutan pembukanya, dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi tersebut menyampaikan, mahasiswa bukan hanya dituntut untuk banyak membaca, namun juga  berkarya melalui penulisan ilmiah. Sebab hanya dengan tulisan nama sesorang akan abadi.

Senada dengan ungkapan tersebut, Ketua ERC Fiqi Indra Fahlupi berharap, acara pelatihan penulisan ilmiah tersebut dapat memacu semangat berprestasi bagi mahasiswa dengan mengikuti lomba- lomba penulisan baik tingkat nasional maupun internasional.

“Ide ide untuk menulis bisa di ambil dari permasalahan-permasalahan yang dirasakan masyarakat, kemudian dari permasalahan tersebut di cari sebuah solusi. Pencarian ide-ide yan berasal dari permasalahan dari masyarakat bukan tanpa alasan, karena sebagai agen perubahan, tulisan kita harus bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Riski yang beberapa kali menjuarai LKTI, saat memberikan penjelasan.

Selain pelatihan penulisan ilmiah peserta juga mendapatkan pelatihan presentasi dan public speaking  oleh Annisa Maharani, mahasiwa delegasi Indonesia di forum PBB.

Kedepan, acara pelatihan penulisan ilmiah ini akan rutin di selenggarakan tiap dua minggu sekali. Bagi mahasiswa di sekitar UNNES bisa mengikuti kegiatan tersebut secara gratis.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 286 kali

Sinden Idol 4 Kategori Pelajar, Nugraha Pawestri Juara I

Minggu, 6 Mei 2018 | 13:45 WIB


Sinden Idol 4 Kategori Pelajar, Nugraha Pawestri Juara I

Siswa SMK Negeri 8 Surakarta, Nugraha Pawestri, meraih juara I dalam final Sinden Idol 4 Universitas Negeri Semarang 2018 Kategori Pelajar. Final dilaksanakan pada Minggu, 6 Mei 2018 di Kampung Budaya kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Final diikuti oleh 10 peserta yang sebelumnya mengikuti babak audisi. Babak tersebut diikuti 68 peserta untuk dua kategori, yaitu pelajar dan mahasiswa/umum. Audisi dilaksanakan di Kampung Budaya pada 14 April 2018.

Juara II Kategori Pelajar diraih oleh Zwitsy Valentina Setiawan dari SMA Negeri 1 Banyumas dan juara III oleh Ika Murni Sulistiyo Rini dari SMK Negeri 8 Surakarta. Juri adalah Suyoto (ISI Surakarta), Widodo (UNNES), Sutarmi (praktisi sinden), dan Bambang Supriyono (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng).

Hadir dalam kesempatan final, Direktur Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Restu Gunawan, Wakil Rektor IV Prof Sukestiyarno, dan Ketua Panitia yang juga Dekan FBS UNNES Prof Agus Nuryatin.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 224 kali

Besok, Final Sinden Idol 4 di Kampung Budaya

Sabtu, 5 Mei 2018 | 12:42 WIB


Besok, Final Sinden Idol 4 di Kampung Budaya

Ajang final Sinden Idol 4 Universitas Negeri Semarang bakal dilaksanakan Minggu, 6 Mei 2018 di Kampung Budaya, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang. Final kategori Pelajar akan dimulai pukul 08.00 dan Kategori Mahasiswa/Umum pada pukul 19.30.

Sedangkan pada hari ini (Sabtu, 5 Mei 2018), peserta sejak pagi sudah menjalani karantina di tempat yang sama. Mereka dibekali dengan sejumlah hal terkait materi lomba. Ada sebanyak 10 peserta yang menjalani final untuk masing-masing kategori.

Ketua panitia Agus Nuryatin mengatakan, mereka akan memperebutkan juara I, II, dan III. Selain menyuguhkan kemampuan terbaik, dalam ajang final panitia juga akan memberikan penghargaan kepada sinden sepuh yang dianggap telah memberi banyak kontribusi terhadap dunia persindenan.

Dijadwalkan, juri yang bakal hadir dalam final adalah Suyoto (ISI Surakarta), Widodo (dosen FBS UNNES), dan Sutarmi (sinden senior). Selain itu, akan hadir pula juri kehormatan Sri Puryono (Sekda Jateng), Wahyono (Dekan FE UNNES), dan Bambang Supriyono (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng). Ajang final terbuka untuk umum dan gratis.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 187 kali

FT UNNES dan Pertamina Resmikan  Bright Olimart Modular (BOM)

Sabtu, 5 Mei 2018 | 8:10 WIB


FT UNNES dan Pertamina Resmikan  Bright Olimart Modular (BOM)

Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) meresmikan Bright Olimart Modular yang merupakan hasil kerja sama dari Pertamina. Peresmian dihadiri oleh jajaran Pimpinan UNNES, Dekan FT UNNES Dr Nur Qudus MT, Ketua Jurusan Teknik Mesin Rusiyanto MT, Kepala Laboratorium Teknik Mesin Dr Ir Basyirun MT IPP dan oleh Tim Pertamina Asmirandi, Andar, Alvin, Rifki, Edo, serta jajaran pimpinan dan dosen FT, Jumat (27/04).

Universitas Negeri Semarang merupakan satu-satunya Universitas di Indonesia yang memiliki Bright Olimart Modular (BOM) dari Pertamina yang mana merupakan wujud kepedulian Pertamina terhadap pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan dalam dunia pendidikan. BOM dari Pertamina ini sebagai salah sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dalam pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, berwirausaha, serta penguatan kompetensi dalam bidang otomotif. Jasa yang dilayani BOM ialah Service Kendaraan, Ganti Oli, Isi Nitrogen Roda kendaraan.

BOM ini tergabung dalam salah satu unit usaha dan produksi Jurusan Teknik Mesin yaitu Pusat Pelatihan dan Bisnis Teknik Mesin (PPBTM) yang sudah lebih awal beroperasi dan melayani cuci mobil dan motor.

Masyarakat sekitar, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dapat merasakan pelayanan langsung dari |BOM ini, dengan mengunjungi BOM yang berlokasi di Komplek FT tepatnya Lapangan Gedung E9 FT UNNES, atau menghubungi/booking 081390203434. BOM PPBTM ini juga melayani jemput dan antar kendaraan.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 102 kali

Rektor UNNES Paparkan Revitalisasi LPTK di Finlandia

Jumat, 4 Mei 2018 | 14:27 WIB


Rektor UNNES Paparkan Revitalisasi LPTK di Finlandia

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., menjadi bagian dari delegasi Kemenristekdikti dalam kunjungan resmi Indonesia ke Finlandia. Kunjungan ke Finlandia kali ini memiliki tujuan utama yaitu berbagi praktik baik LPTK dengan Universitas Turku. Universitas Turku adalah salah satu universitas terbaik dunia menurut QS World University Ranking terutama pada bidang pendidikan. Oleh karena itu, layak jika Universitas Turku menjadi rujukan utama universitas Indonesia pada kunjungan resmi tanggal 3-4 Mei 2018 ini.

Tidak semua pimpinan universitas di Indonesia mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan Kemenristekdikti yang diwakili oleh Prof. Dr. Intan Ahmad Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan disertai oleh pimpinan UNNES, UPI, UNY, UNSYIAH, dan UBINUS.

Pada kesempatan ini, Rektor UNNES mempresentasikan upaya revitalisasi LPTK untuk menghasilkan guru yang berkualitas dan berkarakter. Praktik terbaik yang ada di UNNES dirangkum dalam sebuah presentasi yang apik dan diapresiasi oleh tuan rumah dan peserta kunjungan. Rektor Universitas Turku Vesa Taatila mengimbangi presentasi tersebut dengan menyampaikan inovasi pedagogis yang ada pada sistem pendidikan Finlandia.

Rektor UNNES menyampaikan bahwa banyak hal yang dapat diadopsi dan dimodifikasi oleh perguruan tinggi LPTK yang ada di Indonesia. Terkait dengan disrupsi, LPTK di Indonesia perlu juga mengembangkan dan menerapkan machine learning untuk mendampingi proses pendidikan dan penilaian. Rektor menegaskan bahwa UNNES mampu menerapkan praktik-praktik baik yang ada di Finlandia dengan tetap memperhatikan kekhasan karakter bangsa melului wawasan konservasi.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 305 kali

Gelar Karya PKK UNNES, Menumbuhkan Bibit-bibit Baru Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 Mei 2018 | 21:40 WIB


Gelar Karya PKK UNNES, Menumbuhkan Bibit-bibit Baru Ekonomi Kreatif

Perekonomian itu bisa terwujud jika ada transaksi jual beli, seperti saat ini diselenggarakan gelar karya. Gelar karya artinya untuk tander para mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini untuk dalam bidang Tata Boga, Tata Busana, dan Tata Kecantikan.

Itu hasil karya tahap pertama untuk kinerja pendidikan. Untuk itu terus berkarya supaya bisa menghasilkan yang lebih baik, paling tidak targetnya bisa bergerak di ranah nasional.

Sekretaris Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) Dr Ir Mesdim Kornelis Simarmata MSc menyampaikan hal tersebut, saat memberi sambutan pada Gelar Karya Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) 2018 di Auditorium UNNES Kampus Sekaran Gunungpati, Kamis (3/5/2018).

“Saya sangat mengapresiasi ide-ide yang dimunculkan mahasiswa secara cerdas, inovatif, dan kreatif dalam berbagai desain,” kata Mesdim Kornelis.

Mesdim Kornelis berpesan kepada mahasiswa, teruslah bekerja diprofesi itu dengan baik sehingga bisa menghasilkan entrepreneur-entrepreneur yang handal dan profesional sehingga menjadi pelaku-pelaku ekonomi kreatif, UNNES telah menyediakan sarana untuk itu.

Kegiatan seperti ini adalah sangat penting , karena bagi Bekraf adalah bagaimana menumbuhkan bibit-bibit baru masuk di dalam ekonomi kreatif.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama (WR IV) UNNES Prof Sukestiyarno saat membuka kegiatan menyampaikan, Gelar Karya ini mengusung tema “Pesona Semarang dalam Karya Boga, Busana, dan Kecantikan”.

Acara tahunan ini, meneguhkan stand terbaik, secara berurutan, diraih oleh Bandeng Old City dan Semarang Tempoe Doeloe sebagai juara I dan II. Untuk produk terbaik, juara I dan II dianugerahkan kepada Bandeng Karikap (Khoirunnisa) dan Oentir-oentir Baper (Dian Feni Susanti).

Sedangkan untuk peragaan tata busana atau best designer,  juara I diraih oleh nomor undi 34. Juara II dan III diraih, secara berurutan, oleh nomor undi 1 dan 35.

Sementara untuk kompetisi Beautician, juara I diraih oleh peraga dengan tema “Goa Kreo”. Juara II dengan tema “Sampookong” dan juara III bertema “Blekok”

(Abd. Aziz, Nida M R & Dwi Hermawan – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 315 kali

Menurut Ahli, Inilah Modal yang Harus Dimiliki MC Profesional

Kamis, 3 Mei 2018 | 21:39 WIB


Menurut Ahli, Inilah Modal yang Harus Dimiliki MC Profesional

Peran master of ceremony (MC) sangat penting dalam sebuah kegiatan. Itulah yang membuat profesi MC sangat diperlukan dan semakin terbuka dijalani sebagai kegiatan profesional.

Menurut dosen Kepewaraan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Unnes Dr Rahayu Pristiwati, ada sejumlah aspek dasar yang harus diperhatikan.

Selain pengetahuan tentang konsep dan karakter peserta, MC profesional harus memperhatikan aspek-aspek teknik seperti tempo dan intonasi.

“Semua orang punya potensi untuk menjadi pewara. Tapi tidak setiap orang bias menjadi MC professional. Latihanlah yang membuat seseorang bisa menjadi professional,” katanya.

Pristi mengatakan hal itu ketika berbicara dalam pelatihan menjadi MC professional yang diadakan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Unnes, Kamis (3/5) malam di Gedung B1 Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Selain Pristi, pelatihan juga dihadiri Poppy Monica. Ia dikenal sebagai MC professional, khususnya untuk acara-acara professional.

Sebagai MC, Poppy memulai karier dari bawah. Namun berkat kegigihannya berlatih, ia dipercaya membawakan berbagai acara besar.

“Dulu sering jadi MC gratisan. Mulai dari nol. Tapi belajar terus. Alhamdulillah sekarang dipercaya membawakan acara tingkas nasional, seperti acara yang adakan kementerian maupun pemerintah daerah,” kata alumni Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Baru-baru ini, Poppy juga dipercaya membawakan acara yang dihadiri Presiden Joko Widodo, dalam sebuah acara penyerahan sertifikat tanah di Simpang Lima, Kota Semarang.

Pelatihan menjadi MC profesional adalah bagian dari kegiatan berbasis laboratorium. Kegiatan semacam itu didesain agar mahasiswa dapat mengembangkan aneka potensi, di luar potensi akademiknya.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 509 kali

Internasionalisasi Tenaga Kependidikan, BUHK UNNES Kunjungi UPSI

Kamis, 3 Mei 2018 | 14:59 WIB


Internasionalisasi Tenaga Kependidikan, BUHK UNNES Kunjungi UPSI

Guna mendukung program internasionalisasi UNNES dan menambah wawasan para pelaksana bidang umum dan kepegawaian Biro Umum, Hukum, dan Kepegawaian, delegasi UNNES  melakukan kunjungan berbagi informasi ke Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia. Kunjungan itu dimaksudkan untuk upaya meningkatkan pengelolaan administrasi umum dan SDM serta pengembangan sistem informasi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh empat peserta, tiga dari BUHK (Kabiro dan Kabag) serta satu pendamping dosen FBS UNNES pada tanggal 3 Mei 2018. Delegasi UNNES diterima oleh Dr. Hj. Zainab Pejabat Bahagian Pendaftar UPSI. Disampaikan Dr Zainab bahwa UPSI memiliki 831 dosen, tenaga administrasi 1207 pegawai, dan 13.674 mhs, pengelolaan administrasinya dilakukan secara daring. Pada kesempatan yang sama, Drs. Sutikno, MSi Kepala BUHK UNNES menyampaikan bahwa UNNES saat ini juga terus mengembangkan pengelolaan administrasi dan integrasi sistem.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan resmi ke Unit Sumber Manusia. Delegasi bertukar informasi terkait pengelolaan kepegawaian dan di Bahagian Bendahari yg melakukan sharing sistem informasi tentang pengelolaan aset dan akuntansi keuangan. Delegasi selanjutnya meninjau cara kerja staf dalam melakukan layanan di kantor dan melihat secara keseluruhan kampus UPSI di Malim dan Proton. Para pejabat di Bahagian Pendaftar dan Bahagian Bendahari, tertarik untuk berkunjung ke UNNES. Disepakati pula ke depan akan melakukan program tukar staf atau saling melakukan magang kerja diantara keduanya.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 253 kali

FIS Menghilirisasi Kepemimpinan Bertumbuh bagi Pemuda di Negara-negara ASEAN dalam Program GLPY

Rabu, 2 Mei 2018 | 22:48 WIB


FIS Menghilirisasi Kepemimpinan Bertumbuh bagi Pemuda di Negara-negara ASEAN dalam Program GLPY

Pemuda adalah kunci penting dalam kemajuan sebuah negara. Dengan kualitas dan kuantitas yang beragam di tiap negara anggota ASEAN, kemajuan negara-negara di ASEAN sangat bergantung pada pemuda-pemudanya. Dengan demikian, sudah sewajarnya negara-negara yang menjadi anggota ASEAN saling mendukung dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan kegiatan ASEAN The Growth Leadership Program for Youth (GLPY) 2018.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini merupakan kali pertama, yang diselenggarakan di gedung C7 Dekanat Fakultas Ilmu Sosial UNNES sejak Senin hingga Rabu (30/4 s.d. 2/5).

Kegiatan diikuti lebih kurang 50 delegasi dari beberapa negara asal, seperti Thailand, Philipina, dan Indonesia.

Menjadi trainer kegiatan, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan kepemimpinan diibaratkan seperti pohon yang bertumbuh dan adaptif. Kedua sifat itu wajib dimiliki karena kepemimpinan senantiasa hadir dalam ruang sosial yang bergerak dinamis.

“Selain karakter sosiologis dan psikologis, imbuhnya, masyarakat juga terus berganti. Kepemimpinan yang baik, yakni kepemimpinan yang bertumbuh, merespon perubahan itu sebagai sarana meningkatkan efektivitasnya,” jelas Profesor bidang Sosiolinguistik tersebut.

The Growth Leadership Program for Youth (GLPY) merupakan serangkaian kegiatan yang memberikan pelatihan kepemimpinan kepada generasi muda di Asia Tenggara. Kegiatan ini membahas tentang permasalahan dan strategi kepemimpinan bagi para pemuda untuk dapat berperan dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.

Selain training kepemimpinan, kegiatan ini juga memberikan materi palatihan dinamika kelompok, ready to work, pembelajaran di alam terbuka (mengunjungi Desa Wisata Kandri), dan sarana kompetisi keilmiahan. Delegasi terpilih akan mempresentasikan gagasan kreatifnya dalam sebuah karya tulis.

Ajang bergengsi ini, meneguhkan Citi Rahmati Sefriyani dari Universitas Airlangga sebagai Juara I, disusul oleh Sang Ayu Made Sri Tandewi (Institut Pertanian Bogor) dan Budiyono (Universitas Negeri Semarang) sebagai Juara II dan III. Sementara untuk Juara Harapan I dan II, secara berurutan berhasil diraih oleh Ichi Yulianti (Universitas Pendidikan Indonesia) dan Rahayu Dian Utami (Universitas Negeri Medan).

Untuk katagori Best Presentation berhasil diraih oleh In in Jal asal Philiphina. Best Essay dan Best Poster, secara berurutan, oleh Theo Rapi Ridwan dan Anis Mirna Defi. Keduanya berasal dari Indonesia.

Dalam laporannya, ketua pelaksana Dr Atika Wijaya SAP MSi mengungkapkan, seorang pemimpin masa kini harus bisa beradaptasi dan berinovasi agar tidak tergerus kemajuan zaman. Mereka harus mampu memberikan gagasan-gagasan solutif guna menyelesaikan permasalahan di masyarakat.

“Peserta terlebih dahulu mengirimkan esai dengan tema yang sudah ditentukan, kemudian dipilih 50 karya terbaik untuk hadir di kampus konservasi ini,” pungkas dosen jurusan Sosiologi dan Antropologi tersebut.

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial Bidang Kemahasiswaan Drs Ngabiyanto MSi mengungkapkan, kegiatan ASEAN-GLPY ini merupakan bentuk hilirisasi kepemimpinan bertumbuh yang dikembangkan oleh Prof Fathur Rokhman kepada pemuda ASEAN. Terima kasih kepada para mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial yang kreatif dalam menginisiasi dan mengorganisasi kegiatan GLPY 2018.

Dwi Hermawan (Student Staff)

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 710 kali

Hari Pendidikan Nasional, UNNES Beri Penghargaan Satyalancana kepada 199 Civitas Akademika

Rabu, 2 Mei 2018 | 8:53 WIB


Hari Pendidikan Nasional, UNNES Beri Penghargaan Satyalancana kepada 199 Civitas Akademika

Universitas Negeri Semarang menggelar upacara Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Rektorat kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Rabu, 2 Mei 2018. Dalam kesempatan tersebut, UNNES memberikan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 199 civitas akademika.

Anugerah tersebut diberikan untuk kategori berkarya selama 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun. Anugerah diberikan secara simbolis oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Rustono MHum, didampingi Wakil Rektor II Dr S Martono, Wakil Rektor III Dr Bambang Budi Raharjo, dan Wakil Rektor IV Prof YL Sukestiyarno. Satyalancana 2018 tertuang dalam Surat Keputusan Rektor Nomor 220/P/2018 tentang Pemberian Penghargaan kepada PNS Universitas Negeri Semarang Penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 2018.

Selain itu, sebanyak 24 dosen juga diumumkan lulus program doktor dari perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Kelulusan mereka menambah persentase dosen yang telah bergelar akademik tertinggi. Sejalan dengan itu, kualitas tridarma perguruan tinggi juga diharapkan dapat terus meningkat.

Selain diikuti unsur pimpinan mulai dari Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Dekan, dan Wakil Dekan, upacara juga dihadiri oleh segenap dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Adapun Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum sedang melakukan kunjungan kerja ke Finlandia bersama sejumlah pejabat lain di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Prof Rustono, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menyatakan perguruan tinggi mesti terus bertransformasi dalam era revolusi industri 4.0. Era disrupsi juga mendorong perguruan tinggi untuk terus meningkatkan peran dalam pembangunan. Kemajuan teknologi tidak bisa menggantikan peran pendidik dalam mengajarkan nilai-nilai yang berpegang teguh pada prinsip kemanusiaan.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 327 kali

Perkuat Kerjasama, UNNES dan Universitas Putra Malaysia Kolaborasi Penelitian

Selasa, 1 Mei 2018 | 14:08 WIB


Perkuat Kerjasama, UNNES dan Universitas Putra Malaysia Kolaborasi Penelitian

Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti MSi melaksanakan penelitian pengembangan ilmu berjudul “Procedures for Socioeconomic Program Development in Rural Areas Between Indonesian and Malaysian Scenarios” yang bekerjasama dengan Universitas Putra Malaysia (UPM), pada Sabtu hingga Senin (28-30/4) di UPM, Malaysia.

Penelitian tersebut melanjutkan penelitian sebelumnya tentang ekonomi pertanian Indonesia dan Malaysia, sesuai kepakaran yang ditekuni Prof Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti.

Anggota penelitian Prof Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti terdiri dari Dr Widiyanto, Avi Budi Setiawan SE MSi dan Sri Utami SS MA. Sedangkan dari UPM terdiri atas Prof Dr Rahim sail, dr Hanina hansam, Dr Aira dan Dr Mursyid.

Pada pertemuan ini disepakati waktu pelaksanaan penelitian, iuran buku ,dan jurnal terindeks. Tahun 2018, penelitian menitikberatkan pada perbedaan perencanaan, implementasi serta evaluasi keberadaan penyuluh pertanian di Indonesia dan Malaysia.

“Kerjasama ini sangat baik ditindaklanjuti untuk bersilaturahmi sekaligus mengembangkan karir dan ilmu sesuai pengalaman masing-masing.

“Selain itu, Funding Internasional seperti JICA dan Eurhopa dapat diraih dengan adanya kolaborasi antar perguruan tinggi di jenjang Internasional.” jelas Prof Rahim Sail.

(Abd. Aziz & Maulida Fitra Z – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 276 kali

Tingkatkan Kualitas PAUD Sekarnagari, DWP UNNES Anjangsana ke DWP UNY

Senin, 30 April 2018 | 22:23 WIB


Tingkatkan Kualitas PAUD Sekarnagari, DWP UNNES Anjangsana ke DWP UNY

PAUD Sekarnagari merupakan wujud bakti dan karya Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Semarang (DWP UNNES) dalam mengembangkan pendidikan anak-anak di lingkungan kampus UNNES. Sebagai upaya pengembangan dan peningkatan kualitasnya, DWP UNNES menyelenggarakan kegiatan anjangsana ke DWP Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Yogyakarta (14/4).

Anjangsana dipimpin oleh Ketua DWP UNNES Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman MPd dan diikuti oleh anggota DWP UNNES. “DWP UNNES berkomitmen untuk memperbaiki kualitas PAUD, sudah sewajarnya kami menimba ilmu dan bertukar pengalaman dalam pengelolaan PAUD di UNY”, tuturnya dalam sambutan penerimaan DWP UNY.

Ketua DWP UNY Supadminingsih Sutrisna Wibawa, didampingi oleh ketua bidang dan anggota DWP UNY menerima tim DWP UNNES di Rumah Dinas Rektor UNY. Selain diskusi, Ketua DWP UNY juga mengajak tim DWP UNNES untuk berkunjung langsung ke PAUD UNY. Melihat situasi kelas, tempat pengasuhan anak, dan kurikulum pembelajaran yang diterapkan di PAUD. Keceriaan anak-anak menampilkan tarian sembari bernyanyi merupakan wujud hangatnya penerimaan DWP UNNES di PAUD UNY.

Tak berhenti sampai disitu, DWP UNNES juga mengunjungi usaha yang dilakukan anggota DWP UNY berupa penjualan souvenir dan batik di Plaza UNY. Hal tersebut memberikan gambaran bagi DWP UNNES untuk lebih mengembangkan potensi para anggotanya untuk berkarya dibidangnya masing-masing.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 194 kali

Symphony FIS Choir Raih Medali Perak Tingkat Nasional

Senin, 30 April 2018 | 16:20 WIB


Symphony FIS Choir Raih Medali Perak Tingkat Nasional

Paduan Suara Symphony FIS Choir (SFC) dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih medali perak dalam Lomba Paduan Suara Sapta Gita Jaya yang diselenggarakan di Auditorium IR. Widjatmoko, Universitas Semarang, Sabtu (28/04).

Dalam lomba paduan suara tingkat nasional ini, SFC berhasil meraih medali perak untuk kategori Folklore (lagu rakyat). Lagu Walang Kekek dari Jawa Tengah dan O Inani Keke dari Sulawesi Utara yang diaransemen oleh Agus V Mangunsong, serta lagu Pasigin dari Filipina oleh aransemen Eudinice Palaruan, ditampilkan dengan luar biasa.

Keberhasilan SFC tidak lepas dari kerja keras tim yang terdiri dari 36 anggota mahasiswa FIS dari jurusan Sejarah, Sosiologi Antropologi, Geografi, PKn, dan Pendidikan IPS. Selama pelatihan, SFC dilatih vokal oleh Muhammad Ali Muhtar dan Tendian Febriagazi, juga penata koreografi Subchana Robiyanto.

“Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan berbagai dukungan, sehingga Kami dapat mempersembahkan medali perak ini. Loyalitas ditambah dengan totalitas sama dengan kesuksesan. Itu kalimat yang selalu menjadi penyemangat kami,”ujar Satriya Ketua SFC 2018.

Prestasi yang diraih oleh SFC ini diharapkan mampu menjadi pelecut semangat untuk lebih giat berlatih dan meningkatkan kemapuan diri. Sehingga SFC dapat dikenal oleh kalangan luas dari dalam negeri maupun luar negeri.

 

Nida Maulida & Dwi Hermawan (Student Staff)

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 161 kali

Naela Hidayatul Mukaromah, Dari Lurah Putri Menjadi Duta Santri

Senin, 30 April 2018 | 14:02 WIB


Naela Hidayatul Mukaromah, Dari Lurah Putri Menjadi Duta Santri

Setelah melalui persaingan ketat, akhirnya Naela Hidayatul Mukaromah dari Ponpes Durrotu Aswaja, Banaran Semarang menyandang gelar Duta Santri Nasional 2018. Santriwati yang juga mahasiswa aktif Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini, sukses mengumpulkan nilai tertinggi dalam babak grand final yang digelar mengiringi peringatan Harlah ke-68 Fatayat NU di Gedung Wana Bhakti Yasa Yogyakarta, Minggu (29/4).

“Tidak menyangka. Syukur alhamdulillah. Soalnya peserta lain tampil bagus-bagus,” tutur Naela saat dijumpai usai pemilihan.

Babak grand final ini diawali penampilan 20 semifinalis yang sebelumnya terpilih melalui babak penyisihan di Multipurpose UIN Sunan Kalijaga, Kamis (26/4). Selanjutnya, dari 20 semifinalis dipilih enam finalis, terdiri dari tiga santri dan tiga santriwati.

“Mereka berhasil lolos dari tiap babak yang pada awalnya diikuti total 165 peserta,” ungkap Ketua PW Fatayat NU DIY, Khotimatul Husna.

Penilaian meliputi keseharian masa karantina, keaktifan, forum diskusi terbatas hingga seleksi babak semifinal. Akhirnya setelah melalui serangkaian seleksi, terpilihlah 6 finalis. Keenam finalis tesebut akan menghadapi pertanyaan dari sejumlah tokoh seperti GKR Mangkubumi, Ketua PB Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) kh Abdul Ghofar Rozin, Ketua PBNU KH Imam Azis, Wakil Ketua PWNU DIY KH Habib Syakur serta Nyai Hj Ida Fatimah Zainal.

Juara I santri diraih Yusuf Erricks dari Ponpes Ar Raudlotul Hasanah Medan, juara I santriwati diraih Naela Hidayatul Mukaromah dari Ponpes Ponpes Durrotu Aswaja Banaran Semarang, juara II santri diraih M Ihsan Kamalussaman dari Ponpes Attawabin Depok Jawa Barat, juara II santriwati diraih Nailiya Magfiroh dari Ma’had Aly Hasyim Asyari Tebuireng Jombang, juara III santri diraih M Kholid asal Ponpes Darullughowa Dakwah Pasuruan dan juara III santriwati diraih Khusnul Khotimah dari Ponpes Al-Ittihad Cianjur.

Ketua PB RMI, KH Abdul Ghofar Rozin menambahkan, peran dan keberadaan pesantren saat ini semakin penting. Dari 28 ribu pesantren di Indonesia, 23 ribu lebih diantaranya berada dibawah NU. Banyaknya pesantren ini, membuktikan potensi yang dimiliki lembaga keagamaan ini sangat strategis, “Apalagi santri makin menemukan momentumnya. Termasuk penetapan Hari Santri Nasional (HSN) yang mengakui eksistensi santri di negeri ini,” ungkap Gus Rozin.

(Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 406 kali

Adakan Reuni, Alumni Menwa Diharap Terus Berkarya untuk Bangsa

Senin, 30 April 2018 | 13:10 WIB


Adakan Reuni, Alumni Menwa Diharap Terus Berkarya untuk Bangsa

IARMI (Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia) Batalyon 902 Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan reuni nasional selama dua hari, Sabtu-Minggu (28-29/4/2018) di Kusma Hotel, Bandungan, Semarang.

Reuni dihadiri 118 orang alumni dan 15 anggota aktif serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) Dr Bambang BR MSi.

Ketua Panitia, Agus Sururi Spd MMPar melaporkan, kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Pada tahun mengusung tema “Dari Alumni, oleh Alumni, untuk Alumni, Terus Berkarya demi NKRI Harga Mati”.

Serangkaian kegiatan di antaranya diawali upacara reuni nasional, dilanjutkan senam sehat, dan jalan sehat pada esok harinya.

Dr Bambang BR saat membuka acara menyampaikan, UNNES mengapresiasi IARMI Batalyon 902 UNNES yang telah melaksanakan reuni nasional. Kepedulian alumni terhadap juniornya merupakan bukti bahwa jiwa keluarga masih ada meski sudah purna.

“Orang sukses tidak dilihat dari tingginya IP (Indeks Prestasi), namun orang sukses dilihat dari kemampuan berkomunikasi, kemampuan kerja sama dengan orang lain, dan orang yang bisa menyelesaikan masalah,” kata Bambang BR.

Ketua IARMI Dr Drs Yuswo Supatmo Mkes mengatakan kegiatan reuni seperti ini untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni dan anggota aktif agar rasa kekeluargaan dan kebersamaan tetap dimiliki.


Penulis: Sihono Dibaca : 269 kali

Mahasiswa Thailand Ikuti Sports Students Exchange di UNNES

Senin, 30 April 2018 | 12:24 WIB


Mahasiswa Thailand Ikuti Sports Students Exchange di UNNES

Sebanyak 5 mahasiswa jurusan Sport Science dari Universitas di Thailand mengikuti program Sports Science Faculty Exchange (SSE) di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Program ini diadakan selama satu bulan mulai (28/4).

Ke-5 mahasiswa tersebut adalah Gun Manphakde, Kritchapol Arsapakdee, Sansanee Wongpun, Mookda Ausaram dan Aumpon Homthong.

Dalam program SSE tersebut, mahasiswa Thailand tersebut akan mengikuti proses pembelajaran di kelas bilingual jurusan Ilmu Keolahragaan (IKOR) UNNES. Selain itu, mereka juga akan mengikuti program FIK Goes to Publiccity tour di objek wisata terkenal sekitar Semarang dan Jawa Tengah.

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES, Prof Dr Tandiyo Rahayu disambut oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES, Prof YL Sukestiyarno MS PhD di ruang rektor kampus Sekaran Gunungpati, Senin (30/4).

Dalam sambutannya, Prof YL Sukestiyarno berpesan kepada mahasiswa tersebut untuk menikmati setiap program yang mereka jalani, mulai dari pembelajaran bersama mahasiswa dan city tour keliling Semarang dan Jawa Tengah.

(Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 264 kali

Melepas Dosen yang Purnatugas, Prof Rustono: Terima Kasih atas Pengabdian

Senin, 30 April 2018 | 10:10 WIB


Melepas Dosen yang Purnatugas, Prof Rustono: Terima Kasih atas Pengabdian

Sebanyak sembilan warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) memasuki purnatugas. Pelepasan dilakukan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono MHum, Senin (30/4/2018) di Rektorat Kampus UNNES, Sekaran, Gunungpati.

Mereka terdiri atas delapan dosen dan satu tenaga kependidikan, yaitu Drs Haryanto dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Drs Herdi Saputra dosen FT, Dr Amin Suyitno MPd dosen FMIPA, Drs Setyabudhi MPd dosen FT.

Kemudian, Drs Daroni MPd dosen FIP, Dr Ir Rodia Syamwil MPd dosen FT, Drs Herry Subondo MHum dosen FH, Drs Uen Hartiwan MPd dosen FIK, dan Sugiyanto tenaga kependidikan FMIPA.

Hadir  Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja sama Prof Sukestiyarno, Dekan FIK, Dekan FT, Dekan FMIPA, Kepala BAPK Drs Heri Kismaryono MM, Ketua KORPRI, Ketua Paguyuban Wredatama, dan pejabat  terkait di lingkungan UNNES.

Prof Rustono  menyampaikan, UNNES mengucapkan  terima kasih atas pengabdian selama ini. Menurut Prof Rustono, mereka rata-rata telah mengabdi selama 35 tahun lebih dan memberi kontribusi besar terhadap perkembangan kampus.  “Mohon maaf jika selama ini masih banyak kekurangan. Semoga selalu diberi kesehatan setelah pensiun dan tetap berkarya,” kata Prof Rustono.

“Dengan pengabdian yang begitu lama itu Bapak Ibu banyak menyumbangkan karya emas bagi universitas dan mahasiswa untuk berprestasi dan berprestasi,” lanjutnya.

Ketua paguyuban Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedyhartono juga menyampaikan harapan yang sama yakni setelah purnatugas paling tidak ada dua pertemuan besar dengan lembaga yaitu halalbihalal dan temu kangen dengan unsur pimpinan UNNES dalam rangka Dies Natalis.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 326 kali

Korps Mahasiswa Bela Negara FIS Bakti Sosial di Kampung Maerakaca

Minggu, 29 April 2018 | 23:18 WIB


Korps Mahasiswa Bela Negara FIS Bakti Sosial di Kampung Maerakaca

Korps Mahasiswa Bela Negara Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan acara bakti sosial di Kampung Maerakaca Semarang, Minggu(29/04).

Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap perindustrian pariwisata yang berada di daerah Kota Semarang. Sumbangsih para mahasiswa diantaranya yaitu memberikan sembako kepada petugas kebersihan dan membantu membersihkan kawasan pariwisata Maerakaca.

“Tempat ini bagus dan luas, serta cocok untuk berkumpul. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petugas kebersihan di kawasan Kampung Laut Maerakaca,”ujar Ketua Panitia Wiwin Frawinda.

Pembina Korps Mahasiswa Bela Negara FIS UNNES Rudi Salam MPd mengharapkan agar mahasiswa dan masyarakat lain juga turut peduli terhadap lingkungan pariwisata, supaya pariwisata Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Puri Maerakaca atau Taman Mini Jawa Tengah adalah salah satu tempat wisata yang ada di Kota Semarang. Dalam kawasan yang terletak di PRPP ini, menyajikan beragam miniatur dan anjungan dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Selain itu, terdapat Hutan Mangrove yang diibaratkan sebagai Pulau Jawa.

(Abd. Aziz & Nida MR – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 176 kali

Peringati Hari Tari Sedunia, UNNES Suguhkan Keragaman Tari Nusantara

Minggu, 29 April 2018 | 11:22 WIB


Peringati Hari Tari Sedunia, UNNES Suguhkan Keragaman Tari Nusantara

Keragaman tari tradisi menjadi bentuk keberagaman kebudayaan Nusantara. Karena itu, tari menjadi bagian dari ekspresi seni yang merepresentasikan berbagai macam keadaan di tengah masyarakat.

Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia (HTD), Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyajikan beragam tari Nusantara, di Kampung Budaya kampus Sekaran, Minggu(29/04).

Ketua Panitia HTD 2018 Udi Utomo, mengatakan ada sebanyak 60 jenis tari yang dibawakan oleh 432 penari. Tari yang disuguhkan merupakan tari tradisi dan kreasi dari berbagai daerah di Indonesia, mewakili 34 provinsi yang ada.

“Tari menjadi salah satu sarana kita merawat kebhinekaan,” ujar Ketua Jurusan Seni Drama Tari dan Musik Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) itu. Para penampil terdiri atas mahasiswa, sanggar dan paguyuban seni, juga para seniman.

Acara yang digelar setiap tahun ini mengusung tema “Persembahan Tari Nusantara sebagai Wujud Persatuan Bangsa dalam Memperkuat dan Merekat NKRI”, sedikitnya melibatkan 600 seniman serta didukung oleh 129 pemusik dan 46 official.

Kegiatan ini diselenggarakan hingga pukul 18.00 WIB dan terbuka untuk umum. Hadir dalam kesempatan tersbeut, Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Rustono MHum, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof Sukestiyarno PhD, Dekan FBS Prof Agus Nuryatin MHum, Wakil Ketua DPRD Aceh Tamiang, dan Kepala Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) Paulus Pangka.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 307 kali

Dorong Pengembangan Wirausaha, Jurusan PKK FT UNNES Buka Galeri Busana

Sabtu, 28 April 2018 | 12:26 WIB


Dorong Pengembangan Wirausaha, Jurusan PKK FT UNNES Buka Galeri Busana

Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) meresmikan Galeri Busana Sekar Ayu. Galeri yang bertempat di Gedung Kewirausahaan (KWU) UNNES lantai 1 ini, diresmikan oleh Dekan FT UNNES Dr Nur Qudus MT dan dihadiri oleh Tim Pengembang Bisnis UNNES serta jajaran pimpinan dan dosen FT, Jumat(27/04).

Program studi (Prodi) Pendidikan Tata Busana Jurusan PKK selaku penggagas galeri menuturkan, tujuan Program Pengembangan Unit Produksi Busana “Sekar Ayu” untuk mengembangkan budaya ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge based economy), dalam wujud kreativitas dengan memanfaatkan pengetahuan, keterampilan, maupun hasil riset mahasiswa dan dosen Prodi Pendidikan Tata Busana UNNES.

Galeri ini merupakan wujud nyata program PPUPIK (Pengembangan Produk Intelektual Kampus) Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi, oleh tim yang beranggotakan Dr Sri Endah Wahyuningsih MPd, Saptariana SPd MPd, Siti Nurrohmah SPd MSn dan Roudlotus Sholikhah SPd MPd.

Galeri Busana Sekar Ayu merupakan showroom dari unit produksi tata busana yang menyediakan produk-produk karya mahasiswa dan riset dosen dalam bentuk busana wanita, busana pria, batik hingga handicraft atau kerajinan tangan seperti tas dan dompet decoupage, aksesori busana, sandal rajut, jilbab lukis dan sebagainya. Selain itu, juga melayani  jasa jahit seragam, jasa jahit individu dan jasa pelatihan atau workshop busana.

Untuk pemasaran produk Unit Produksi Busana Sekar Ayu dapat menghubungi 082136564638 (Ema) atau datang langsung ke Laboratorium Busana gedung E8 FT UNNES, showroom Gedung KWU UNNES lantai 1 (samping puslakes). Kunjungi sosial medianya di sekarayuunnes.com (website), Sekar Ayu Unnes (Facebook), SekarAyu_Unnes (Instagram) dan sekarayu.unnes@gmail.com (email).

(Abd. Aziz & Nida M R – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 230 kali

UNNES Menjadi Bagian Dari The Growth Hub Uni Eropa

Sabtu, 28 April 2018 | 10:55 WIB


UNNES Menjadi Bagian Dari The Growth Hub Uni Eropa

Salah satu rangkaian program Erasmus Plus GITA (Growing Indonesia a Triangular Approach) Project adalah Pertemuan atau Partnership Meeting yang diselenggarakan di Cheltenham, United Kingdom, pada pertengahan April 2018. Pertemuan yang bertempat di The University of Gloucestershire (UoG) ini dihadiri oleh 7 universitas di Indonesia dan 4 partner dari Eropa yaitu The University of Gloucestershire (sebagai tuan rumah), Dublin Institute of Technology (DIT), Dublin, Ireland, Fachhochschule des Mittelstandes (FHM) Bielefeld, Jerman, dan University of Innsbruck (UIBK), Innsbruck, Austria.

Sebagai salah satu univesitas di Indonesia yang menerima hibah program GITA ini, Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengirimkan tiga delegasinya yaitu Dr Wahyono MM, Dorojatun Prihandono SE MM PhD dan Sri Utami SS MA MPd. Pada kesempatan tersebut, delegasi UNNES berkesempatan memaparkan beberapa kegiatan awal program yang telah dilaksanakan di kampus terutama di Fakultas Ekonomi, serta beberapa hal terkait kegiatan di Semarang terkait entreperneurial activities atau kegiatan yang berkaitan dengan kewirausahaan masyarakat lokal.

Acara dibuka oleh Vice Chancellor atau Wakil Rektor The University of Gloucestershire, Steven Marston dan dilanjutkan oleh Professor David James sebagai Dekan Pengembangan Akademik. Diskusi interaktif antar universitas tersebut bertempat di Fullwood House, Park Campus, Cheltenhamm. Steven Marston mengawali diskusi dengan menjelaskan beberapa latar belakang kegiatan progam GITA. Salah satu diantaranya adalah kebutuhan fasilitasi bagi calon lulusan universitas agar menjadi lulusan yang siap kerja.

Setalah diskusi, dilanjutkan presentasi masing-masing partner terkait program implementasi HEInnovate self-assessment dan rencana draft action plan yang memungkinkan untuk dikembangkan di masing-masing institusi. HEInnovate self-assessment merupakan alat untuk mengukur tingkat kewirausahaan suatu institusi, utamanya pendidikan tinggi.

Setelah break makan siang, peserta menuju Growth Hub yang bertempat di Oxstalls, Gloucester. Growth Hub merupakan suatu tempat yang dibangun sebagai pusat pertemuan antara calon pebisnis dengan mentor atau tenaga ahli dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses kegiatan bisnis. Tempat yang didanai penuh oleh pemerintah tersebut tampak mewah dengan dilengkapi fasilitas tempat pertemuan, ruang-ruang kelas, ruang rapat besar, ruang komputer, perpustakaan bisnis, dan lain-lain.

Dalam kunjungan tersebut, dipaparkan pula bagaimana mempromosikan program melalui daring atau media online. Kunjungan berlangsung sekitar 2,5 jam dan rombongan kembali ke Fullwood House dilanjutkan diskusi terkait HEInnovate oleh John Jameson dari Dublin Insittute of Technology (DIT) dan oleh Project Leader, Prof Neil Towers dari The University of Gloucestershire.

Hari pertama, acara terdiri dari mini exhibition masing-masing universitas, penjelasan terkait laporan pertanggungjawaban keuangan, dan presentasi terkait localities di daerah masing-masing universitas. Hari kedua turut hadir dosen dan mahasiswa dari Universitas Gloucestershire. Keseluruhan program diakhiri dengan rencana pertemuan lanjutan yang akan dilaksanakan di Yogyakarta pada bulan Juli 2018 mendatang.

(Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 294 kali

UNNES Pererat Silaturahim dengan BTN

Jumat, 27 April 2018 | 23:41 WIB


UNNES Pererat Silaturahim dengan BTN

UNNES menjalin silaturahim dengan Bank Tabungan Negara (BTN) di rumah dinas Rektor, Kelud, Sampangan, Jumat (27/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Branch Manager BTN Kantor Cabang Semarang Iriska Dewayani, Deputy Branch, Manager Business BTN Kantor Cabang Semarang Noor Ridlo, CCFU Head BTN Kantor Cabang Semarang Sat Isruminiati dan pimpinan UNNES

Rektor mengatakan, kegiatan ini untuk menjalin silaturahim antara UNNES dengan mitra. Menjalin hubungan dengan mitra sangat penting, ini dapat mempererat persaudaraan dan meningkatkan hubungan yang baik.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 170 kali

Melepas Delegasi Lomba, WR III: Reputasi UNNES di Tangan Mahasiswa

Jumat, 27 April 2018 | 10:19 WIB


Melepas Delegasi Lomba, WR III: Reputasi UNNES di Tangan Mahasiswa

Sebanyak 19 mahasiswa Universitas Negeri Semarang akan mengikuti Lomba Nembang Macapat dan Pidato Berbahasa Jawa tingkat nasional di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, 2—3 Mei 2018. Mereka berpamitan kepada Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi di Rektorat kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jumat (27/4).

Dalam arahannya, WR III mengatakan mahasiswa menjadi bagian penting dari reputasi kampus. Pretasi yang ditorehkan, baik dalam tingkat lokal, nasional, maupun internasional, menjadi bukti jika mahasiswa aktif berkegiatan secara positif. Selain itu, prestasi juga menjadi bukti jika pembimbingan di kampus berjalan dengan semestinya. Prestasi itu pun bisa dalam bentuk akademik maupun non-akademik.

Namun, Bambang juga mengatakan jika citra buruk kampus juga ditentukan oleh mahasiswa. Ia mencontohkan jika ada mahasiswa yang bertindak melanggar hukum, maka kampus juga akan kena getahnya. “Pemberitaan pasti akan menyinggung mahasiswa kuliah di mana,” ujarnya.

Delegasi UNNES untuk dua lomba di UNS terdiri atas 12 mahasiswa untuk lomba macapat dan 7 mahasiswa untuk pidato berbahasa Jawa. Beberapa minggu ini mereka telah berlatih intensif didampingi oleh Indrawan Nur Cahyono (Sendratasik FBS), Suhasto (dosen luar biasa FBS), Widodo (Sastra Jawa FBS), dan Didik Supriadi (Pendidikan Bahasa Jawa FBS).

Bambang mendorong mahasiswa agar terus meningkatkan prestasi. Kampus terus mendorong dan memfasilitasi agar prestasi itu terus meningkat. Bambang mencontohkan, wujud penghargaan bagi peraih medali emas dalam Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) setara dengan skripsi. Selain itu, matakuliah yang terkait mesti mendapat nilai A.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan berprestasi telah menjadi tradisi bagi civitas akademika di kampus Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional ini. Ia mengatakan mutu dan keunggulan kampus mesti didorong dari prestasi segenap warga di dalamnya. Pada era disruptif, perguruan tinggi tak lagi melihat sekat geografis sehingga menjadi bagian dari masyarakat internasional adalah keniscayaan. Untuk itu, menurut Rektor, pengembangan keilmuan mesti dibingkai dalam spirit internasionalisasi.


Penulis: Sihono Dibaca : 283 kali

2 Mei, UNNES Selenggarakan Upacara Hardiknas

Jumat, 27 April 2018 | 9:53 WIB


2 Mei, UNNES Selenggarakan Upacara Hardiknas

Guna memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2018 Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan melaksanakan Upacara Bendera. Peringatan Hardiknas 2018 ini mengusung tema ‘Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan’.

Sesuai dengan Surat Edaran No.2430/UN37/TU/2018 yang ditandatangani oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum tertanggal 23 April 2018, Upacara Bendera akan dilaksanakan:

Hari/tanggal : Rabu, 2 Mei 2018
Pukul : 07.00 WIB
Tempat : Lapangan depan Rektorat

Pakaian:
1. Anggota Senat Universitas Pakaian Sipil Lengkap (PSL)
2. Dosen dan Tenaga Kependidikan PSH
3. Penerima Satyalencana penghargaan PSL dan berpeci
4. Mahasiswa Hitam Putih berjaket almamater
Petugas : UKM Pramuka
Keterangan : Harap hadir 15 menit sebelum upacara dimulai.


Penulis: Sihono Dibaca : 313 kali

Siswa Siswi SMA/SMK/MA se-Pulau Jawa Meriahkan Olimpiade Pancasila VI

Kamis, 26 April 2018 | 22:47 WIB


Siswa Siswi SMA/SMK/MA se-Pulau Jawa Meriahkan Olimpiade Pancasila VI

Himpunan Mahasiswa Politik dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menggelar serangkaian kegiatan yang dikemas dalam agenda “Bulan Pancasila”. Dengan tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam mempertahankan Keutuhan Nasional” agenda ini memiliki serangkaian kegiatan yakni, Olimpiade Pancasila,  Debat Politik Mahasiswa Tingkat Nasional, Bazar Buku, Donor Darah, Aksi Giat Sosial, dan Refleksi Pancasila.

Olimpiade Pancasila Ke-VI sendiri terdiri dari Lomba Integralistik: LCC Pancasila dan UUD 1945, serta Presentasi Video dan Orasi Kebangsaan. Acara ini diikuti oleh SMA/SMK/MA sederajat Se-Pulau Jawa pada Rabu (25/4) di Gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial.

“Perlombaan ini diikuti oleh 50 tim yang kami seleksi menjadi 30 tim untuk kategori Integralistik LCC serta presentasi video, 12 tim  mengikuti LCC, 18 tim mengikuti presentasi video, dan 70 peserta Orasi Kebangsaan. Antusias peserta sangat luar biasa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam acara kami. Agenda selanjutnya yaitu, Lomba Debat Politik Mahasiswa yang akan dilaksanakan 11 hingga 13 Mei mendatang”, jelas Ketua Pelaksana.

Acara ini menjadi wadah untuk pelajar dan mahasiswa Indonesia agar mampu berkreasi dan berdiskusi terkait isu-isu yang ada di Indonesia serta memupuk rasa cinta kita kepada Bangsa Indonesia.

Maulida dan Dwi Hermawan (Student Staff)

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 130 kali
X