Maksimalkan Prestasi, 15 Tim PIMNAS UNNES Dikarantina

Selasa, 14 Agustus 2018 | 12:51 WIB


Maksimalkan Prestasi, 15 Tim PIMNAS UNNES Dikarantina

Dalam rangka meningkatkan prestasi dibibang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2018 dosen pembimbing dan pendamping Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengkarantina 15 Tim PIMNAS selama tiga hari mulai Selasa sampai Kamis (14-16/8) di kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR saat membuka kegiatan menyampaikan, kegiatan karantina ini merupakan pembekalan khusus bagi tim PIMNAS supaya lebih fokus dan menjadi yang terbaik.

Saat karantina kontingen PIMNAS UNNES digodok diberikan materi tentang banyak hal diantaranya bagaimana cara menjadi juara, bagaimana membuat media presentasi, membuat poster yang baik, praktik presentasi, kemudian dievaluasi, kata Bambang BR.

Bambang BR menjelaskan, dengan pembekalan secara karantina ini tim PIMNAS bisa maksimal untuk mendalami artikelnya dan siap menjawab pertanyaan apa yang ditanyakan oleh dewan juri di PIMNAS ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 28 Agustus-2 September 2018 mendatang. Untuk situ Satukan niat dan rapatkan barisan, tegasnya.

Sebelumnya, Staf Ahli Rektor Bidang Prestasi Dr Tommi Yuniawan MHum melaporkan UNNES menduduki peringkat enam nasional dengan 15 Tim PKM yakni urutan pertama berturut-turut Universitas Brawijaya lolos PIMNAS 25, Universitas Indonesia (18), Universitas Diponegoro (17), Unhas (16), Unand (16), UNNES (15), UNY (15), ITS (15), UHO (15), IPB (15), Unri (14), UGM (13), dan PENS (12).

Ke-15 Tim UNNES yang lolos terdiri atas, 1 tim PKM Kewirausahaan (PKM-K), 4 tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), 1 tim PKM Karsa Cipta (PKM-KC), 1 tim PKM Penelitian Eksakta (PKM-PE) dan 5 tim PKM Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH).


Penulis: Sihono Dibaca : 95 kali

Kuliah Perdana, Wakil Rektor Bidang Akademik Beri Motivasi

Selasa, 14 Agustus 2018 | 11:55 WIB


Kuliah Perdana, Wakil Rektor Bidang Akademik Beri Motivasi

Setelah beberapa hari mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan 2018/1019 mengikuti Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) serta Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT),  Senin (13/8) mulai kegiatan kuliah perdana.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono saat monitoring didampingi Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Prof Dr Fakhruddin MPd, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Drs Edy Purwanto MSi, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr Sungkowo Edy Mulyono SPd MSi, dan Ketua Badan Penjaminan Mutu Agung Yulianto SPd MSi memberikan motivasi kepada mahasiswa.

Prof Rustono menyampaikan, sebagai mahasiswa baru buatlah target yang kuat, tanpa target maka proses perkuliahan hanyalah sebatas pertemuan biasa yang tidak ada arti. Bulatkan tekat bahwa menjadi mahasiswa harus menghasilkan penemuan-penemuan terbaru.

Sikap seperti itu bila tertanam kuat kelak menghasilkan buah yang manis,untuk itu aturlah  waktumu dengan membuat jadwal.  Tanpa target yang jelas maka sia-sialah kuliah perdana itu. Target itu diantaranya berprestasi, berkarakter, lulus tepat waktu yakni tujuh setengah semester, dan menghasilkan karya buku sebanyak 10 buku, sanggup? kata Prof Rustono.

Untuk itu jangan segan segan berteman dan berkomunikasi dengan kakak kelasmu untuk bertanya sebenarnya tidak akan menolak kamu tanya-tanya. Sekarang waktunya kamu mengubahnya kamu perlu memperluas lingkaran pertemanan, hal  ini akan memudahkan kalian dalam banyak hal diantaranya  tugas kuliah, dan urusan organisasi misalnya untuk mengembangkat bakat dan minat di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

 


Penulis: Sihono Dibaca : 68 kali

16 Mahasiswa UNNES PPL Antarbangsa di Singapore

Senin, 13 Agustus 2018 | 13:48 WIB


16 Mahasiswa UNNES PPL Antarbangsa di Singapore

Sebanyak 16 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK UNNES) didampingi Dekan Prof Tandiyo Rahayu berpamitan kepada Kektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengikuti Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Antarbangsa di ITE College East Singapore.

Prof  Tandiyo Rahayu melaporkan, ke-16 mahasiswa ini akan melakukan PPL Antarbangsa di Singapore selama satu bulan, dibagi menjadi dua angkatan.

Angkatan pertama mulai 13 Agustus sampai dengan 13 Septerber 2018 terdiri atas Syaherdillah Wijianto, Sidqi Fatkhureza, Amri Ikhsanul Amal, Wahyu Abaskoro, Anisa Trihidayati, Juwita Nur Istiqomah, Dwi Mustika Sari, dan Putri Fajar Nur Fatimah ZA.

Sedangkan untuk angkatan kedua mulai 15 Oktober sampai dengan 15 Novermber 2018 terdiri atas Ardian Rio Sulastriyo, Matinu Ramadhan, Iqbal Syarifuddin Mahbubi, Muhammad Farid Aljazal, Galang Ramadhan Anata Putra, Rahardian Bayuaji Pamungkas, Rian Kurniawan, dan Ahmad Miftahuz Zamani.

Prof Fathur Rokhman saat melepas mahasiswa menyampaikan, program seperti ini sangat bagus karena antara UNNES dengan ITE College East Singapore dapat saling bertukar informasi dan pengalaman bagi mahasiswa di kedua belah pihak yang merupakan calon guru.

Ketika PPL di Singapore akan memberikan pengalaman tersendiri yang tidak di dapat di Indonesia. Untuk itu perbedaan budaya, cuaca tidak menjadi soal karena dari perbedaan itulah yang menambah pengetahuan para mahasiswa dibandingkan dengan mahasiswa yang PPL di dalam negeri.

PPL Antarbangsa ini merupakan upaya untuk mempersiapkan calon guru yang profesional dan berkualitas, kata Prof Fathur.

Prof Fathur berpesan kepada mahasiswa peserta PPL Antarbangsa bahwa kegiatan ini harus dimanfaat dengan baik, karena  mahasiswa UNNES menjadi duta UNNES dan duta Indonesia di Singapore.


Penulis: Sihono Dibaca : 183 kali

Tangkai Tulis Cerpen dan Puisi, Mahasiswa UNNES Wakili Jateng ke Peksiminas

Senin, 13 Agustus 2018 | 7:20 WIB


Tangkai Tulis Cerpen dan Puisi, Mahasiswa UNNES Wakili Jateng ke Peksiminas

Dua mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menjadi juara I pada dua tangkai Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah di Universitas Pancasakti Tegal, Sabtu-Minggu (11-12/8).

Umi Rahayu berhasil menjadi juara 1 pada tangkai tulis cerpen. Adapun Nanda Aziz Rahmawan berhasil menjadi juara 1 pada tangkai tulis puisi.

Kemenangan ini membuat kedua mahasiswa tersebut berhak mewakili Jawa Tengah pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2018 di Yogyakarta.

Selain dua mahasiswa tersebut, mahasiswa Bahasa Indonesia lainnya yaitu Arum Yulia Lestari berhasil menjadi runner up pada tangkai baca puisi putri. Adapun Said berhasil meraih juara harapan 3 pada tangkai baca puisi putra.

Peksiminas adalah kompetisi bergengsi tingkat nasional. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia akan berpartisipasi dalam acara ini.

UNNES memiliki catatan bagus karena menjadi kontributor yang dominan untuk kontingen Jawa Tengah. Kontingen Jawa Tengah juga kemiliki rekam jejak bagus karena hampir selalu masuk tiga besar.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 148 kali

Wujudkan Kampus Bebas Narkoba, 7800 Mahasiswa Baru UNNES Ikuti Tes Urine

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 13:14 WIB


Wujudkan Kampus Bebas Narkoba, 7800 Mahasiswa Baru UNNES Ikuti Tes Urine

Universitas Negeri Semarang (UNNES) setiap tahun terus melakukan tes urine bagi mahasiswa baru dalam rangka mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, hari ini Sabtu (11/8) sebanyak 7800 mahasiswa baru angkatan 2018 juga melakukannya.

Mengingat banyaknya jumlah peserta, UNNES bekerja sama dengan kepolisidan Badan Narkotika Nasional. Dalam tes itu, melibatkan 18 personel dari Kepolisian Daerah  (Polda) Jawa Tengah (Jateng), 25 personel dari Badan Narkotika Nasional Jateng (BNNP), 70 personel dari Kepolisian Resor Besar Semarang (Polrestabes) dan 18 personel dari Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) UNNES.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR menyampaikan, tes urine Ini merupakan peran UNNES dalam mengantisipasi peredaran narkoba di dalam kampus. UNNES akan menerapkan kebijakan tegas bagi  mahasiswa yang terlibat dalam perederan atau mengonsumsi narkoba, sebab mahasiswa telah menjadi sasaran pengedar narkoba.

Bambang BR menjelaskan, mereka adalah aset bangsa yang kelak akan meneruskan estavet kepemimpinan. Oleh karena itu dengan tegas UNNES konsisten akan memberantas peredaran narkoba di kampus konservasi ini. katanya.

Bambang BR menegaskan, kedepan tes narkoba akan dilakukan secara rutin bagi setiap mahasiswa  UNNES. Hal tersebut dilakukan sebagai edukasi  dan antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan civitas akademika kampus UNNES.

Selain tes narkoba, semua mahasiswa baru UNNES juga akan dilatih bela negra bekerjasama dengan Rindam IV Diponegoro di Magelang, kata Bambang BR.


Penulis: Sihono Dibaca : 317 kali

Sekda Jateng : Jadilah Pramuka yang Unggul

Jumat, 10 Agustus 2018 | 11:47 WIB


Sekda Jateng : Jadilah Pramuka yang Unggul

“Beruntunglah anak-anak yang masuk UNNES karena soft skillnya masih dikedepankan. Sarjana UNNES berbeda dari universitas lain. Anak unnes lebih tekun, lebih rajin, dan disiplin.  Anda harus memahami dan mengamalkan apa yang didapat dari UNNES ini, insyaallah anda akan menjadi manusia pramuka yang unggul.”

Hal itu yang dikatakan Dr Ir Sri Puryono Karto Soedarmo MP ketika memberi materi pada kegiatan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi 2018 (OKPT 2018) Ambalan dan Racana Wijaya Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Gedung Auditorium Prof Wuryanto kampus UNNES Sekaran, Jumat (10/8).

Sekretaris Daerah Jawa Tengah itu berpesan kepada peserta OKPT 2018 agar menjadi mahasiswa yang berintegritas, apa yang diucapkan sama dengan yang dilakukan. Seperti pada semboyan pramuka Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan yang berarti jangan hanya diucapkan tapi juga diamalkan dan diaplikasikan.

Menurut pria kelahiran Sragen itu, menjadi pemimpin itu harus ada aksi dan perbuatan jika tidak organisasi bisa hancur. Kepemimpinan dimulai dengan memimpin diri sendiri, sebelum memimpin orang lain. Oleh karena itu seorang pemimpin harus paham dan mengerti sekaligus bisa mengendalikan dirinya sendiri.

Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi merupakan orientasi kepramukaan bagi mahasiswa baru UNNES yang dilaksanakan sejak tahun 2001. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari mulai Jumat-Sabtu (10-11/8). Untuk hari kedua kegiatan OKPT dipusatkan di fakultas masing-masing.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 269 kali

KORPRI dan KPRI Handayani UNNES Latih Kewirausahaan 19 Warga UNNES Jelang Purna Tugas

Jumat, 10 Agustus 2018 | 8:48 WIB


KORPRI dan KPRI Handayani UNNES Latih Kewirausahaan 19 Warga UNNES Jelang Purna Tugas

Tidak dipungkiri lagi bahwa saat menjelang masa persiapan purna tugas merupakan masa yang sangat ditakuti oleh banyak orang yang sebelumnya berstatus sebagai  pegawai negeri sipil (PNS).

Sebab semasa menjadi PNS mempunyai penghasilan tetap berupa Gaji yang jumlahnya relative besar sesuai pangkat  atau jabatannya. Namun, setelah purna tugas hanya menerima uang purna tugas yang jumlahnya relative kecil.

Kondisi seperti ini kalau tidak ada persiapan sebelumnya akan mengakibatkan power syndrome dan stress yang berkelanjutan karena tidak adanya pengganti kesibukan dan juga pengganti sumber pendapatan untuk menutup kekurangan dana anggaran rumah tangga setelah PNS menjalani masa purna tugas.

Untuk itu pengurus KORPRI UNNES bekerjasama dengan Koperasi Pegawi Republik Indonesia (KPRI) Handayani Universisitas Negeri Semarang (UNNES) memberi pelatihan Kewirausahaan Life Skill  kepada 19 warga UNNES yang akan memasuki purna tugas 2018 dan 2019, Kamis (9/8/2018 di Gedung LP2M kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ketua KORPRI UNNES Dr Rochmad MSi saat membuka pelatihan menyampaikan, kegiatan pengabdian KORPRI ini telah lama direncanakan, baru kali ini terlealisasi untuk memberikan pembinaan dan bekal bagi para pegawai UNNES yang akan purna tugas.

Pelatihan ini berupa pembuatan Bandeng Presto dan Telur Asin dengan nara sumber Danang Dwi Saputra ST MT dosen Fakultas Teknik UNNES sekaligus praktisi. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para pserta bisa semangat untuk mengembangkan kewirausahaan bandeng presto maupun telur asin.

Ketua KPRI Handayani Drs Sutikno MSi menyampaikan bahwa pentingnya pelatihan seperti ini sehingga bisa dilaksanakan kegiatan serupa untuk selanjutnya. KPRI Handayani hanya bisa memberikan fasilitas bagi pegawai yang menjadi anggota KPRI Handayani untuk mengikuti kegiatan seperti ini.

Sutikno berharap, pelatihan ini dapat membarikan manfaat dan bekal bagi anggota KPRI Handayani yang akan purna tugas sehingga setelah purna tugas nanti bisa mengurangi power syndrome dan stress.


Penulis: Sihono Dibaca : 258 kali

Empat Pakar dari Tiga Negara Bahas Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital

Kamis, 9 Agustus 2018 | 12:03 WIB


Empat Pakar dari Tiga Negara Bahas Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital

 

Perkembangan dunia digital tak hanya memberi kemudahan, malah kadang membuat gap antara orangtua dan anak. Tak jarang berakhir dengan anak yang membangkang atau masalah lainnya.

Membesarkan anak di zaman millenial butuh usaha ekstra dibanding puluhan tahun yang lalu. Teknologi pada anak usia dini dapat menjadi prospek dan tantangan, peluang dan ancaman terhadap dunia baru yaitu dunia era digital. Perlu kiranya kita sebagai orang tua, guru, aktivis, pengambil kebijakan, masyarakat untuk turut serta memperhatikan kondisi anak di era digital.

Untuk itu Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas NegeriSemarang (FIP UNNES) mendatangkan empat pakar dari tiga negara menyelenggarakan International Conference dengan tema Growing Up Digitally: Early Childhood Education and the Digitized World selama dua hari Rabu-Kamis (8-9 Agustus) di Hotel Santika Semarang.

Empat pembicara utama yakni Professor Sue Greishaber dari La Trobe University Australia, Professor Nicola Yelland (Flinders University Australia), Wendy Rich-Orloff (UNICEF) dan Ali Formen (PGPAUD UNNES).

Semarang Early Childhood Research and Education Talks (SECRET) ini untuk keempat kalinya, diselenggarakan oleh jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) FIP UNNES.

Konferensi internasional  yang digelar tiap dua tahun ini,  untuk membahas isu-isu tebaru serta riset di berbagai bidang serta pendekatan tentang dunia anak usia dini, kata ketua panitia Akaat Hasjiandito disela-sela konferensi. Kegiatan di buka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono.

“Tahun ini, kita mengangkat tema ‘Growing Up Digitally, Early Childhood Education and The Digitized World’, atau pendidikan anak usia dini ditengah perkembangan dunia digital. Sebab saat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa rata-rata anak sudah mengenal internet, gadget sejak dini,” tuturnya.

Akaat menjelaskan, tema tersebut dipilih karena teknologi yang saat ini berkembang pesat sudah tidak asing bagi anak usia dini. “Teknologi pada anak usia dini, dapat menjadi prospek dan tantangan, peluang dan ancaman terhadap dunia baru yaitu dunia era digital. untuk itu sangat diperlukan kiranya kita sebagai orang tua, guru, aktivis, pengambil kebijakan, masyarakat untuk turut serta memperhatikan kondisi anak di era digital.

Akaat menegaskan, SECRET 2018 ini, merupakan wadah untuk berbagi informasi, berdiskusi dan berpikir tentang kebutuhan anak di era digital.

Dalam kegiatan ini lanjut Akaat, diikuti 250 peserta, termasuk didalamnya sebagai pemakalah sebanyak 94 orang. “Selain konferensi, juga digelar paparan makalah dari pemakalah. Nantinya materi yang terpilih, akan kita publikasi ke jurnal internasional atau prosiding terindeks Thomson. Sementara, yang lainnya, akan kita terbitkan melalui jurnal nasional milik prodi PGPAUD UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 217 kali

PPAK FMIPA 2018, Laskar Cendekia Generasi Terpelajar

Kamis, 9 Agustus 2018 | 11:18 WIB


PPAK FMIPA 2018, Laskar Cendekia Generasi Terpelajar

“Saya menyaksikan ada inovasi dan semangat luar biasa yang dilakukan oleh Panitia FMIPA untuk membuat aksi yang inovatif yaitu menuangkan idenya dengan membuat kebersamaan membuat sebuah formasi ‘Paper-Mob’ menggunakan kertas membentuk empat bacaan yaitu PPAK FMIPA 2018,  LASKAR CENDEKIA, HUT RI 73, dan FMIPA RE-UBER”

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan hal itu saat monitoring Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK)  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kamis (9/8) di halaman rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Profesor linguistik itu berpesan agar para mahasiswa tidak berhenti belajar. Jika berhenti belajar berarti berhenti menjadi kaum cendekia. Kaum cendekia adalah orang-orang yang memiliki semangat untuk belajar, tiada hari tanpa belajar, tiada hari untuk berbagi dan menambah ilmu.

FMIPA hari ini menunjukan keunggulan, bersama fakultas-fakultas lain yang membuat UNNES semakin unggul diantara universitas-universitas lain di Indonesia. Teruslah menjadi RE-UBER (Religius, Unggul, Bermakna). Apapun yang kita lakukan dalam kegiatan tri darma perguruan tinggi harus bermakna, diantaranya tidak menyebarkan fitnah, menghindari ujaran kebencian di media sosial dan tidak menyebarkan hoaks.

PPAK FMIPA 2018 berlangsung selama tiga hari mulai Selasa-Kamis (7-9/8) di lingkungan Kampus MIPA UNNES, Sekaran. PPAK FMIPA diikuti para mahasiswa baru dari jurusan Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ilmu Pengetahuan Alam Terpadu dan Ilmu Komputer.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 334 kali

Duta Wisata Wonosobo itu Lulus Tepat Waktu

Kamis, 9 Agustus 2018 | 9:03 WIB


Duta Wisata Wonosobo itu Lulus Tepat Waktu

Desinta Yosopranata mahasiswi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Semarang (UNNES) merupakan salah satu potret mahasiswa yang berprestasi dan berkarakter. Peraih penghargaan Best Performance Duta Wisata Wonosobo 2018 ini berhasil mempertahankan skripsinya dihadapan penguji dengan penguji utama Dr. Nuriana RDN, M.Pd pada hari Kamis, 2 Agustus 2018 sehingga dia dapat lulus tepat waktu. 

Desinta menulis skripsi tentang etnomatematika di bawah bimbingan Prof. Dr Zaenuri SE MSi dan Drs Mashuri MSi. 

Tema skripsi yang dikerjakan menginspirasinya di dalam membuat essay bertema kepariwisataan yaitu Ethnomathematics for Students in Wonosobo to Preserve Cultural Tourism. 

Pengetahuan tentang budaya Wonosobo bagi warga adalah penting untuk melestarikan wisata budaya di Wonosobo, karena pada dasarnya everybody is tourism ambassador. Setiap orang yang memiliki pengetahuan tersebut dapat mempromosikan potensi daerah tempat tinggal mereka. Pengetahuan tentang budaya harus diberikan sejak dini.

Pengetahuan tentang budaya Wonosobo dapat diberikan kepada siswa di Wonosobo melalui pembelajaran di sekolah tidak hanya melalui pelajaran seni budaya. Sebagai contoh, guru dapat menggunakan sampur yang biasa digunakan oleh penari Lengger untuk mengajar luas daerah persegi panjang. 

Dengan memasukkan budaya Wonosobo dalam pembelajaran matematika, siswa tidak hanya belajar budaya melalui mata pelajaran tertentu. Mereka dapat memiliki pengetahuan tentang budaya Wonosobo melalui pembelajaran matematika, di mana materi ini dianggap sulit dan membosankan bagi mereka. 

Pengetahuan tentang budaya Wonosobo sejak dini, siswa akan lebih akrab dengan budaya Wonosobo. Mereka yang sebelumnya tidak tahu tentang budaya Wonosobo menjadi tahu. Mereka yang sudah tahu tentang budaya Wonosobo akan lebih apresiatif, dan mereka yang sudah menghargai budaya Wonosobo akan melestarikannya. Pengetahuan tentang budaya siswa Wonosobo diharapkan membuat mereka mencintai dan melestarikan budaya, karena budaya adalah daya tarik dominan wisata budaya di Wonosobo.

Selama kuliah Desinta pernah mengikuti sit in di Universiti Teknologi Malaysia pada tahun 2016 dengan mempelajari relasi matematika dan budaya di Malaysia, lolos dalam 3 besar Duta FMIPA UNNES 2016 dan Putri Kartini FMIPA UNNES 2016.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 279 kali

Petronas dan UNNES Sosialisasi TJS di Semarang

Kamis, 9 Agustus 2018 | 8:44 WIB


Petronas dan UNNES Sosialisasi TJS di Semarang

PETRONAS melalui salah satu entitasnya yaitu PC Muriah Ltd bersama dengan SKK Migas menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Tanggung Jawab Sosial (TJS) di kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang, Jawa tengah Rabu (8/8). Untuk terus memberdayakan masyarakat di Wilayah beroperasi, PETRONAS berkeyakinan bahwa dengan initisiatif yang kuat akan mendapat dampak positif bagi perkembangan masyarakat.

TJS yang dilakukan di Wilayah Kerja PC Muriah Ltd sejak tahun 2013 hingga 2018 tersebut yang mencakup wilayah Kota Semarang (Semarang Utara, Semarang Timur, Gayamsari) hingga wilayah Rembang (Sarang dan Lasem) menghabiskan investasi sebanyak lebih kurang USD 250,000 atau sekitar 3 Milyar.

Program-Program TJS yang sedang dilaksanakan adalah Program Pendidikan: Rumah pintar untuk pengembangan bakat dan talenta, Alat Permainan Edukatif (APE) serta Festival kreativitas pendidikan, Program Pelatihan Keterampilan dan  Kewirausahaan: Menciptakan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Menyediakan Gerai Pamer Pengolahan Ikan, dan Cindera Mata dari Hasil Sumber Daya Lokal yaitu cangkang ikan. Pengolahan Garam dan Pengolahan Hasil Laut serta pelatihan sablon, Program Kesehatan dan Lingkungan: Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Desa Sehat dan Posyandu.

Kesuksesan TJS tersebut tidak lepas oleh dukungan dari berbagai pihak antara lain SKK Migas,  Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai mitra kerja.  PETRONAS juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang, Tokoh Masyarakat, Organisasi Non Pemerintah serta Pembinaan Kesejahteraan Masyarakat (PKK).

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh Mohd Nazlee Rasol, sebagai Presiden PC Muriah Ltd, Andiono Setiawan. Sr Manager Corporate Affairs & Administration dan Juli Indira Wardhana, Stakeholders Relations Manager juga dihadiri oleh SKK Migas Pusat dan SKK Migas Jabanusa, Wali Kota Semarang, dan Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES serta masyarakat.

PETRONAS berharap Program TJS ini dapat terus meningkatkan hubungan baik dengan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan terkait dan dapat memberi manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 204 kali

Professor Goes to School LP3 Gandeng MGMP Bahasa Inggris Kota Semarang

Rabu, 8 Agustus 2018 | 22:18 WIB


Professor Goes to School LP3 Gandeng MGMP Bahasa Inggris Kota Semarang

Dengan kesuksesan Program Unggulan Professor Goes to School, pada bulan Agustus ini LP3 kembali melaksanakan Program Professor Goes to School (07/08). Bertempat di SMAN 2 Semarang, Professor Goes to School pada kesempatan ini bekerjasama dengan MGMP Bahasa Inggris SMA Kota Semarang dengan narasumber Prof. Dr. Januarius Mujiyanto, M.Hum.

Tema yang dibahas adalah Model Asesmen High Order Thinking Skills untuk diaplikasikan pada pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menegah Atas. Selain menyampaikan materi, Narasumber juga berkesempatan untuk membedah buku berjudul How to Assess High-Order Thinking Skills in Your Classroom karangan Susan M. Brookhart bersama para guru peserta kegiatan.

Terjadi diskusi dan tanya jawab yang menarik selama pelaksanaan. Mat Ibnu, M.Pd. selaku ketua MGMP Bahasa Inggris SMA Kota Semarang menyampaikan bahwa kegiatan Professor Goes to School sangat diapresiasi oleh guru-guru karena sangat membantu pengembangan keilmuan para guru, selain juga membantu menemukan problem solving atas permasalahan yang dimiliki oleh para guru dalam praktik mengajar di kelas masing-masing.

Disampaikan juga oleh Mat Ibnu, M.Pd. bahwa kegiatan Professor Goes to School dari LP3 UNNES tidak hanya dilaksanakan pada kesempatan ini, melainkan bertahap sebanyak 3 pertemuan hingga Oktober mendatang. Harapannya, akan ada luaran yang dapat diaplikasikan di kelas sehingga memperbaiki dan meningkatkan mutu pelajaran Bahasa Inggris di SMA.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 184 kali

BAAK Serahkan Arsip ke UPT Kearsipan UNNES

Rabu, 8 Agustus 2018 | 22:13 WIB


BAAK Serahkan Arsip ke UPT Kearsipan UNNES

Dalam rangka melaksanakan Undang-Undang Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan, BAKK menyerahkan arsip inaktifnya ke UPT Kearsipan UNNES. Acara dilakukan pada Selasa (7/8) di Ruang Rapat UPT Kearsipan UNNES.

Adapun arsip yang diserahkan adalah arsip mengenai SK Rektor, SK BAN PT, Ijin penyelenggaraan prodi, dan Akreditasi Prodi.

Koordinator sitem dan layanan Agung Kuswantoro MPd mengatakan, perlu diketahui bahwa dalam memindahkan arsip ada beberapa tahapan, diantaranya pendataan arsip, penataan Arsip, koordinasi dan penilaian, serta pelaksanaan akuisisi (penyerahan atau pemindahan arsip).

Agung menambahkan, saat penyerahan harus ada berita acara penyerahan arsip dan daftarnya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 164 kali

16 Mahasiswa UNNES KKN-PPL di Malaysia

Rabu, 8 Agustus 2018 | 21:09 WIB


16 Mahasiswa UNNES KKN-PPL di Malaysia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melepas 16 mahasiswa KKN-PPL Antar Bangsa di Kinabalu Malaysia. Acara pelepasan mahasiswa tersebut dilaksanakan di Rekorat Kampus Sekaran pada hari Selasa (7/8) 

Kegiatan KKN-PPL Antar Bangsa ini akan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2018 dan akan berakhir pada 8 September 2018.

Kegiatan KKN-PPL AB diikuti oleh 16 mahasiswa yang terdiri dari beberapa fakultas yakni: FIP, FE, FT, dan FIK. Perwakilan 16 mahasiswa UNNES ini akan melakukan pengabdian kepada masyarakat Indonesia di Kota Kinabalu dan mengajar di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK). 

Saat melepas peserta KKN Prof Dr Rustono MHum mengingatkan, bahwasannya pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu nilai dari tiga tri darma perguruan tinggi. Pada kesempatan ini Prof Rustono juga berpesan agar para mahasiswa dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mengabdi dan menyapa masyarakat Indonesia di Kinabalu.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 236 kali

3 Calon Lolos dalam Penjaringan Bakal Calon Rektor UNNES

Rabu, 8 Agustus 2018 | 6:51 WIB


3 Calon Lolos dalam Penjaringan Bakal Calon Rektor UNNES

Sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan Rektor periode 2014-2018, Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan memilih rektor periode 2018-2022.

Pemilihan rektor dilaksanakan sesuai Peraturan senat universitas negeri semarang nomor 1 tahun 2018 dan peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia nomor 19 tahun 2017.

Tahapan pendaftaran bakal calon Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah dimulai 16 – 20 Juli 2018 diruang 206 gedung rektorat. Verifikasi administrasi 23 – 24 Juli 2018 dan pelaksanaan penyampaian visi, misi dan penjaringan pada 7 Agustus 2018.

Hadir utusan Menteri dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada acara penyampaian visi, misi dan penjaringan calon Rektor UNNES periode 2018-2022, Prof Dr Intan Ahmad PhD, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Penyampaian visi misi dan penjaringan calon Rektor UNNES diikuti oleh lima calon yaitu Dr Achmad Rifai RC MPd, Dr Eko Handoyo MSi, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Dr Martitah MHum, dan Dr Wirawan Sumbodo MT, Selasa (7/8) diruang Senat, Rektorat UNNES kampus Sekaran.

Ketua Senat UNNES Prof Soesanto menjelaskan, Semua proses pemilihan rektor harus sesuai dengan aturan pemristekdikti nomor 19. Senat UNNES telah merancang proses ini sesuai dengan aturan menteri.

Ia juga menyampaikan, verifikasi untuk membuktikan bahwa kelima calon Rektor UNNES benar-benar bersih, akuntabel, dan memenuhi berbagai persyaratan sudah dilaksanakan sebelum dilaksanakan penjaringan.

Dan, dari kelima bakal calon rektor UNNES ini terpilih menjadi tiga nama, Dr Achmad Rifai RC MPd,  Prof Dr Fathur Rokhman MHum , dan Dr Martitah MHum, yang kemudian dari ketiga bakal calon rektor ini akan diusulkan kepada Menristekdikti untuk dilaksanakan pemilihan Rektor.

Setelah diadakan perhitungan suara, diperoleh hasil sebagai berikut,

Dr Achmad Rifai RC MPd memperoleh 2 suara

Dr Eko Handoyo MSi memperoleh 0 suara

Prof Dr Fathur Rokhman MHum 62 suara

Dr Martitah MHum memperoleh 1 suara

Dr Wirawan Sumbodo MT memperoleh 0 suara


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 596 kali

Wakil Ketua DPR RI : Raih Prestasi Tertinggi Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 6 Agustus 2018 | 15:00 WIB


Wakil Ketua DPR RI : Raih Prestasi Tertinggi Menuju Indonesia Emas 2045

“Anda harus berbangga menjadi mahasiswa UNNES, rasa bangga tersebut diwujudkan dengan bekerja dan belajar sekuat tenaga untuk memperoleh prestasi terbaik”

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr Ir Agus Hermanto MM di depan 8768 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) saat pembukaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK), Senin (6/8).

Pria kelahiran Semarang ini menyampaikan bahwa mahasiswa baru mesti berbangga menjadi bagian dari UNNES, kampus berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Sebagaimana diketahui bahwa konservasi tengah menjadi salah satu hal yang disoroti dunia.

Mahasiswa harus mensyukuri apa yang telah diperoleh dan diiringi upaya untuk maju sehingga mampu meraih prestasi tertinggi. Prestasi tersebutlah yang akan membanggakan diri, keluarga, serta bangsa dan negara sehingga kelak mampu mencapai Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Atletik Fakultas Ilmu Keolahagaan (FIK) tersebut diikuti oleh mahasiswa baru dari 8 fakultas yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Hukum (FH).

Annisa AI & Abd Aziz (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 375 kali

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo: Generasi Milenial yang Berprestasi dan Berkarakter

Senin, 6 Agustus 2018 | 13:31 WIB


Gubernur Jateng Ganjar Pranowo: Generasi Milenial yang Berprestasi dan Berkarakter

Sebanyak 8768 Mahasiswa Baru tahun 2018 Universitas Negeri Semarang  mengikuti kegiatan pembukaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) di Lapangan Profesor Dumadi Fakultas Ilmu Keolahagaan (FIK).

Tahun ini, panitia PPAK UNNES mengusung tema “Membangun Generasi Milenial yang Berprestasi dan Berkarakter”  serta menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif yakni Wakil Ketua DPR RI Dr Ir Agus Hermanto MM dan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP.

Dalam sesi motivasi dan inspirasi yang disampaikan Ganjar Pranowo, beliau menyampaikan bahwa kegiatan PPAK UNNES pada Senin (6/8) merupakan langkah pertama dalam menghadapi suatu perjalanan panjang dari kawah candradimuka sekaligus awal penentu nasib masing-masing diri mahasiswa.

Gubernur Jawa Tengah tersebut menyoroti beberapa hal, diantaranya pemanfaatan media sosial oleh  generasi milenial, pengembangan inovasi di era revolusi industri 4.0 serta menekankan pentingnya membangun karakter diri yang berintergritas dan jujur.

Annisa AI & Abd. Aziz (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 508 kali

UNNES Resmi Terima 8768 Mahasiswa Baru

Senin, 6 Agustus 2018 | 13:10 WIB


UNNES Resmi Terima 8768 Mahasiswa Baru

Universitas Negeri Semarang (UNNES) tahun 2018 ini resmi menerima sebanyak 8768 mahasiswa baru.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono pada acara pembukaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) Senin (6/8) di lapangan Prof Dirham Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES melaporkan, UNNES tahun 2018 ini menerima mahasiswa baru sebanyak 8768 mahasiswa.

Mereka terdiri atas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) berjumlah 939 mahasiswa, FBS (1106 mahasiswa), FIS (760 mahasiswa), FMIPA (1018 mahasiswa), FT (863 mahasiswa), FIK (830 mahasiswa), FE (1022 mahasiswa), FH (424 mahasiswa),Pascasarjana S2 (820 mahasiswa), S3 (84 mahasiswa, dan Pendidikan Profesi Guru (451 mahasisiwa).

Hadir sebagai motivator Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIp dan Wakil Ketua DPR RI Dr Ir Agus Hermanto MM.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, UNNES 2018 ini secara resmi menerima 8768 mahasiswa baru baik D3, S1, S2, dan S3.

Dari jumlah tersebut terdapat 25 mahasiswa Asing dari berbagai negara yakni Thailand, Brunei Darussalam, Lybia, Turkmenistan, Turki, China, dan Italy.

Anda sekalian termasuk orang-orang pilihan dan terpilih, untuk itu atas nama pribadi, rektor, dan pimpinan UNNES mengucapkan selamat datang di kampus UNNES, Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Spirit atau semangat UNNES terpatri dalam kredo:Rumah Ilmu Pengembang Peradaban.

Perlu diketahui bahwa UNNES merupakan perguruan tinggi negeri (PTN) unggul. Dari 4.500 perguruan tinggi di Indonesia, hanya 68 perguruan tinggi yang meraih Akreditasi Unggul (A) dan UNNES adalah salah satunya. Untuk itu, tidak ada kata lain kecuali kita harus terus memupuk rasa bangga pada UNNES dengan cara ikut serta meningkatkan prestasi dan reputasi UNNES di tingkat nasional maupun internasional dengan berbagai cara masing-masing.

Anda tidak boleh ragu bahwa UNNES adalah kampus yang hebat dengan segudang prestasi. Diantaranya, pada tataran Character Building (pendidikan karakter) UNNES termasuk No. 1 di Indonesia dan Nomor 13 Dunia.

Pada UI Grean Metric, Konservasi UNNES berada pada urutan nomor 4 Indonesia dan nomor 84 dunia. Pada tataran tata kelola keuangan, UNNES masuk pada PTN BLU terbaik II se-Indonesia dan UNNES menjadi rujukan lebih dari 37 instansi.
Pada Ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) tahun 2017, UNNES berada pada urutan nomor 7 Perguruan Tinggi di Indonesia.

Dengan demikian, kita tidak boleh minder atau pesimis dengan nama besar perguruan tinggi lain. UNNES telah terbukti menjadi kampus dengan deretan prestasi yang nyaman, aman,kondusif, dan bagus untuk belajar dan mengembangkan diri menjadi insan cendikian pilihan.

Sebagai generasi muda, nasib bangsa dan negara ada di pundak dan tangan kalian. Karena itu, Saudara harus memiliki komitmen dan semangat yang membara untuk berprestasi dan berkarakter sesuai bidang yang ditekuni masing-masing.

Sebagai genarasi milenial, saya perlu mengingatkan juga bahwa di tengah kehidupan era digital Anda harus memiliki kecerdasan dalam bersosial media. Jadikan media sosial untuk mengabarkan prestasi dan reputasi lembaga dan diri sendiri pada dunia. Jangan Anda jadikan media sosial sebagai alat untuk menebar benih kebencian, adu domba, dan bahkan radikalisme. Semailah prestasi dan karakter pada diri Anda untuk meraih sukses. Buatlah bangsa, negara, agama, lembaga, dan orang tua Anda bangga terhadap prestasi dan karakter Saudara.


Penulis: Sihono Dibaca : 435 kali

Penelitian Kolaborasi UNNES dan UPM Malaysia Berlanjut

Senin, 6 Agustus 2018 | 12:10 WIB


<strong>Penelitian Kolaborasi UNNES dan UPM </strong><strong>Malaysia </strong><strong>Berlanjut</strong>

Selangor, Malaysia (4/8/2018) Dua dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti dan Sri Utami SS MA MPd melakukan kunjungan ke Universiti Putra Malaysia (UPM) sebagai Visiting Professor dalam rangka mengkaji instrumen penelitian kolaborasi antara UNNES dan UPM 2018.

Penelitian dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif ini fokus dalam pengembangan kelembagaan penyuluh pertanian di Indonesia dan Malaysia.

Tujuan penelitian ini adalah melihat bagaimana perencanaan, implementasi, dan evaluasi proses penyuluhan pertanian yang ada di Indonesia dan Malaysia.

Diharapkan, luaran dari penelitian ini adalah selain temuan yang bisa dipublikasikan di jurnal berindex internasional,  juga dapat menemukan model yang tepat dalam pengembangan penyuluhan pertanian yang bisa diterapkan di negara-negara yang membutuhkan.

Untuk itu Prof Dr Rahim Md Sail- Emeritus Professor dari UPM Malaysia mengawali diskusi dengan mengkaji kembali asas penelitian yang harus dilakukan bersama antara UNNES dan UPM.

Asas tersebut bahwa penelitian ini akan berfokus pada Planning, Implementation, dan Evaluation penyuluhan pertanian di Indonesia dan Malaysia. Asas tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pembuatan instrumen baik digunakan untuk pendekatan kualitatif dan kuantitatif.

Selanjutnya, bersama dengan Prof Madya Dr Hanina H Hamsan, Ketua Kewarganegaraan dan Kepemimpinan Belia, Institut Pengajian Sains Sosial, putra Infoport UPM- serta tim UNNES bersama-sama mengkaji instrumen penelitian yang akan digunakan saat wawancara dengan responden penelitian.

Pertemuan ketiga dengan UPM kali ini diharapkan dapat menghasilkan instrumen penelitian bersama yang matang dikarenakan perbedaan bahasa dan budaya antara Indonesia dan Malaysia.

“Persamaan persepsi isi instrument antara kedua belah pihak ini akan sangat membantu peneliti saat terjun kelapangan karena akan lebih menjiwai maksud setiap pertanyaan yang akan ditanyakan” ungkap Prof Rahim.

Pertemuan yang bertempat di kantor Institut Pengajian Sains Sosial (IPSAS) tersebut, selain berdiskusi terkait penelitian, juga membahas kemungkinan kerjasama dalam penerbitan buku terkait pengembangan penyuluhan pertanian.

Buku yang sedang diolah oleh Tim UPM, kemudian akan dialihbahasakan ke Bahasa Indonesia oleh tim UNNES. Sehingga, buku tersebut akan menambah referensi bagi peneliti penyuluhan pertanian baik di Indonesia maupun Malaysia.


Penulis: Sihono Dibaca : 229 kali

Harmoni Indonesia Rekatkan NKRI

Minggu, 5 Agustus 2018 | 10:56 WIB


Harmoni Indonesia Rekatkan NKRI
  1. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke 73 dan Asian Games 2018, pemerintah melalui Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengadakan acara Harmoni Indonesia. Secara simultan, beberapa perguruan tinggi akan terhubung dengan Gelora Bung Karno melalui video-conference.

 

Universitas Negeri Semarang (UNNES) terpilih menjadi titik temu untuk daerah Jawa Tengah dan dihadiri oleh beberapa perguruan tinggi di Semarang seperti Akademi Militer, Akademi Pelayaran, Universitas Diponegoro, Universitas Islam Negeri Walisongo, Universitas PGRI, Universitas Telkom, Minggu (5/8).

Dalam sambutan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat datang kepada para peserta yang hadir.

“Semangatnya dengan harmoni Indonesia 2018 kita bersama-sama merekat NKRI semakin kokoh”, jelasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah memberi wejangan agar para mahasiswa tidak loyo dan selalu bersemangat.

“Di era revolusi mental ini, adek-adek harus tegakan integritas. Kita wujudkan harmoni Indonesia, kita jaga dan rawat NKRI,” ujarnya.

Di Plaza Timur Stadion Utama GBK, Senayan Jakarta, Presiden Joko Widodo berpesan dengan Harmoni Indonesia 2018 kita kobarkan semangat peraturan dan kerukunan kita. Karena itu aset terbesar bangsa yang bisa diberikan, kita semangati semuanya agar kita paham peraturan, kerukunan, nasionalisme adalah aset terbesar bangsa kita.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 245 kali

Tiga Mahasiswa FIS UNNES Jadi Panelis Termuda di Konferensi Internasional

Sabtu, 4 Agustus 2018 | 15:21 WIB


Tiga Mahasiswa FIS UNNES Jadi Panelis Termuda di Konferensi Internasional

 Tiga Mahasiswa FIS UNNES diundang sebagai panelis pada International Conference on Islam and Muslim Societies (ICONIS) yang diselenggarakan oleh Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, bertempat di Ballroom Merapi Hotel Laras Asri Salatiga pada tanggal (1-2/8). Konferensi tersebut diikuti baik oleh sejumlah perguruan tinggi negeri/swasta di Indonesia maupun perwakilan dari luar negeri.

Ketiga mahasiswa tersebut yakni Muhammad Rais (Jurusan Geografi), Arfan Habibi (Jurusan Sejarah) dan Nuzulul Fika Aulia (Jurusan Sosiologi dan Antropologi). Mereka berhasil menjadi salah satu panelis dari 55 paper yang dipresentasikan sekaligus menjadi satu-satunya panelis yang masih berstatus mahasiswa S1 setelah melalui proses seleksi dari lebih 300 tim yang mengirimkan penelitiannya pada konferensi tersebut.

Delegasi dari UNNES tersebut membawakan 2 penelitian. Penelitian pertama berjudul “Moslem Friendly Route : GIS analysis for halal tourism development in Semarang”diangkat oleh Muhammad Rais dan Arfan Habibi sebagai studi interdisiplin. Penelitian kedua oleh Nuzulul fika yang berjudul “Clove broker women in Linggapura village : a learning model of moslem work ethic in the millennial era.”

Kegiatan tersebut merupakan ajang pertemuan para akademisi dan praktisi di bidang ilmu sosial dan humaniora yang sama-sama peduli terhadap kajian-kajian keislaman. Dari penelitian yang telah dipresentasikan akan dipilih 12 artikel untuk dipublikasikan dalam Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS), jurnal yang telah terindeks Scopus sejak (12/8) 2017.

ICONIS 2018 mengusung tema “Being Muslim in a Disrupted Millenial Age” dengan menghadirkan mantan Ketua PP Muhammadiyah Prof. Din Syamsuddin, DR. Azhar Ibrahim Alwee dari National University of Singapore (NUS), dan Prof Shaya’a Othman dari Insaniah University College (KUIN) Malaysia.

 

Annisa AI & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 529 kali

EDS UNNES Torehkan Serangkaian Prestasi di Ajang Bergengsi

Sabtu, 4 Agustus 2018 | 14:04 WIB


EDS UNNES Torehkan Serangkaian Prestasi di Ajang Bergengsi

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Debating Society (EDS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah torehkan serangkaian prestasi pada beragam ajang bergengsi baik di kancah regional maupun nasional sepanjang bulan Juli 2018.

Pada ajang National University Debating Championship (NUDC) tingkat Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) VI yang diselenggarakan di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) pada (5-7/7) lalu, delegasi EDS yakni Zarin Attaul Qudus (Arsitektur 2017) dan Nanda Putra Kanoko (Sastra Inggris 2014) berhasil menyabet gelar Second Runner Up NUDC Kopertis VI 2018. Keduanya sekaligus menduduki jajaran Top Ten Best Speakers.

Selain itu, Dwiky Juniarta (Sastra Inggris 2015), delegasi EDS di ajang yang sama juga berhasil menjadi First Breaking N1 Adjudicator. Delegasi EDS tersebut nantinya akan kembali bersaing di ajang NUDC tingkat Nasional mewakili UNNES dan Kopertis VI pada akhir Bulan Agustus ini.

Kemudian dalam ajang Java Overland Varsity English Debate (JOVED) 2018, UNNES yang diwakili oleh Nadya Damayanti (Pendidikan Fisika 2015), Aulia Rahma Putri (Pendidikan Bahasa Inggris 2016) dan Ervina Juli Aryani (Pendidikan Bahasa Inggris 2016) berhasil menjadi Novice Semifinalist. Perwakilan UNNES lainnya, Zarin Attaul Qudus (Arsitektur 2017) juga berhasil menjadi Breaking N1 Adjudicator pada ajang yang digelar di UGM Jogjakarta pada (13-17/7) lalu.

Terakhir, pada ajang Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2018 tingkat Kopertis VI yang digelar pada (30-31/7) di Universitas PGRI Semarang (Upgris), UNNES diwakili oleh tim debat beranggotakan Ulfa Lailatul Farhati (Kesehatan Masyarakat 2017), Lisdiana Safitri (Akuntansi 2017), Riski Norita (Pendidikan Bahasa Inggris 2016). Pada ajang tersebut, Virgiawan Adi Kristianto SPd, MEd dari Fakultas Teknik turut menjadi delegasi UNNES sebagai juri N1.

Tim debat UNNES berhasil menyabet gelar Juara 2. Salah satu anggota tim debat, Ulfa Laila Farhati pun berhasil gelar Best Speaker. Mereka akan melaju ke KDMI tingkat Nasional mewakili UNNES dan Kopertis VI pada akhir Agustus ini.

Dwi Hermawan & Annisa AI (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 259 kali

15 Tim PKM UNNES Siap Bersaing di Ajang Pimnas ke-31

Jumat, 3 Agustus 2018 | 10:39 WIB


15 Tim PKM UNNES Siap Bersaing di Ajang Pimnas ke-31

Sebanyak lima belas tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Semarang (UNNES)  melaju dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 28 Agustus-2 September 2018.

Dalam pengumuman yang dirilis oleh Direktorat Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi, Kamis (2/8), UNNES menduduki peringkat enam nasional dengan 15 Tim PKM. Tim yang lolos terdiri dari, 1 tim PKM Kewirausahaan (PKM-K), 4 tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), 1 tim PKM Karsa Cipta (PKM-KC), 1 tim PKM Penelitian Eksakta (PKM-PE) dan 5 tim PKM Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH).

Staf Ahli Rektor bidang Prestasi Dr Tommi Yuniawan MHum bersyukur dan mengapresiasi kerja keras Tim PKM UNNES. “Satukan niat dan rapatkan barisan. Kita targetkan tahun ini UNNES  juara umum”, ujarnya.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo mengucapkan selamat atas capaian yang diraih Tim PKM UNNES. Semoga di Pimnas tahun ini UNNES dapat meraih hasil yang maksimal.

Ditemui di Gedung Rektorat, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan bahwa Tim PKM UNNES telah berjuang dengan maksimal. Hal ini merupakan sebuah kemajuan dibandingkan tahun 2017 yaitu tiga belas tim yang lolos dan menduduki peringkat tujuh nasional.

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 361 kali

UNNES Terjunkan 1943 Mahasiswa KKN

Kamis, 2 Agustus 2018 | 20:52 WIB


UNNES Terjunkan 1943 Mahasiswa KKN

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerjunkan 1943 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahap 1 Tahun 2018. Upacara penerjunan dilakukan di Lapangan Rektorat Kampus Sekaran, Kamis (2/8).

KKN UNNES 2018 teridiri dari KKN Alternatif Tahap 1, Alternatif, PPM, Kebangsaan, yang akan diterjunkan di kabupaten Brebes, Cirebon, Kab. Semarang, Kota Semarang, Demak, Pati, Wonosobo, Temanggung, dan Klaten.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, KKN merupakan kewajiban setiap mahasiswa, karena KKN merupakan bagian dari Tri Dhama Perguruan Tinggi yakni Pengabdian kepada masyarakat.

Rektor berharap, mahasiswa dapat menjaga nama baik perguruan tinggi, mengabarkan ke seluruh dunia prestasi UNNES, membantu memperdayakan masyarakat dengan serius agar masyarakat merasakan nilai manfaat dari KKN UNNES dan mereka dapat belajar banyak dengan masyarakat.

Selain itu, KKN UNNES 2018 juga akan menerjukan KKN Antarbangsa yakni ke malaysia sejumlah 17 orang.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 266 kali

Prof Fathur: Jadilah Guru Profesional pada Era Disrupsi

Kamis, 2 Agustus 2018 | 14:54 WIB


Prof Fathur: Jadilah Guru Profesional pada Era Disrupsi

Guru profesional era disrupsi yakni guru yang akan lebih cakap mengubah pelajaran yang membosankan dan tidak inovatif menjadi pembelajaran multi-stimulan sehingga menjadi lebih me­nyenangkan dan menarik. Untuk itu dalam melaksanakan literasi digital sekaligus mewu­judkan guru disrupsi, guru harus memulai mengubah cara me­reka mengajar, meninggalkan cara-cara lamanya serta fleksibel dalam memahami hal-hal baru dengan lebih cepat.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat memberi kuliah umum pada Orientasi Akademik Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan, Kamis (2/8/2018) di kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menuturkan, teknologi digital dapat mem­bantu guru belajar lebih cepat dan lebih efektif untuk beru­bah dan berkembang maka jadilah para guru sebagai guru disrupsi.

“Melalui literasi digital kita mampu berpikir kritis, kreatif, ino­vatif, memecahkan masalah, berkomunikasi dengan lebih lancar, dan berkolaborasi dengan lebih banyak orang,” kata Prof Fathur.

Namun, kata Prof Fathur,  tantangan pendidikan pada era disrupsi juga berat diantaranya Globalization, 4Th Industrial Revolution, Global Competitiveness, The Economic Growth of a Nation, dan Millennial.

Untuk itu perkayalah dengan literasi baru diantaranya literasi data yaitu kemampuan untuk membaca, menganalisis, dan menggunakan informasi (big data) di dunia digitatal, literasi teknologi, dan literasi manusia.

Sebelumnya, Ketua LP3 Dr Abdurrahman MPd melaporkan, pelaksanaan orientasi ini diikuti 147 peserta diantaranya berasal dari  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Makassar, UPGRIS, UNS, UKSW, Trunojoyo, UIN Jakarta, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.

Kegiatan dilakukan selama 3 hari, Kamis sampai Sabtu (2-4/8/2018) di kampus UNNES Sekaran Gunungpati. Ke-147 peserta terbagi dalam 6 program studi (Prodi) yakni prodi Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Matematika, Pendidikan IPA, Pendidikan Teknik Mesin, dan Pendidikan Teknik Otomotif.

Setelah orientasi, mereka akan melakukan perkuliahan selama 1 tahun (2 semsester) dengan rincian 60% Lokakarya disertai penguatan materi, peerteaching, evaluasi, dan penyusunan rancangan penelitian tindakan kelas. Kemudian 40% Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), dan diakhiri dengan ujian kompetensi.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 260 kali

Mahasiswa UNNES Ciptakan Inovasi Produk Body Lotion dari Ubi Jalar

Kamis, 2 Agustus 2018 | 8:38 WIB


Mahasiswa UNNES Ciptakan Inovasi Produk Body Lotion dari Ubi Jalar

Lima mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menciptakan Body Lotion berbahan dasar ekstrak ubi jalar dengan merek dagang “Ayu Body Lotion”.

sebagai alternatif wirausaha melalui inovasi pengolahan ubi jalar di Indonesia.

Kelima mahasiswa itu Susmy Lianingsih dari Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE), Yulia Sandra Sari  Jurusan Manajemen (FE), Wiranto Jurusan Ilmu Gizi (FIK), Hamidah Lismiana  Jurusan Kesehatan Masyarakat (FIK), dan Anisa Dyah Utami Jurusan Pendidikan Biologi (FMIPA) dengan dosen pembimbing Ratieh Widhiastuti SPd MPd.

Susmy Lianingsih menjelaskan, inovasi produk multifungsi di bidang kosmetik ini merupakan usaha yang berawal dari pemikiran tentang melimpahnya kuantitas panen dan produktivitas ubi jalar di Indonesia. Namun masih kurang maksimal dalam pengolahannya.

Padahal kandungan senyawa dalam ubi jalar itu juga sangat baik untuk kesehatan salah satunya  senyawa beta karoten dan total antioksidan yang tinggi, sehingga memiliki banyak manfaat untuk kulit.

Hal ini yang menjadi sumber munculnya ide untuk melakukan diversifikasi Ubi Jalar menjadi Ayu Body Lotion yang mengandung beta karoten dan antioksidan untuk mencegah penuaan dini (anti aging) serta kerusakan kulit.

Produk ini juga telah teruji oleh laboratorium Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan hasil pengujian nomor 298/UN.37.1.4.5/KM/2018.

Usaha ini disambut dengan baik oleh para mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Ide pengembangan dalam pengolahan ubi jalar ini diharapkan akan dapat meningkatkan daya jual ubi jalar, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Usaha ini dapat menjadi sebuah terobosan baru di bidang kosmetik karena keunikan produk dan manfaatnya bagi kesehatan kulit,” kata Ratieh Widhiastuti SPd MPd dosen pembimbing.


Penulis: Sihono Dibaca : 275 kali

Pesona Batik Sambut International Workshop on Batik Heritage

Rabu, 1 Agustus 2018 | 7:26 WIB


Pesona Batik Sambut International Workshop on Batik Heritage

Batik adalah salah satu program unggulan di Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang (UNNES). Seiring dengan visi Universitas, Fakultas Teknik menyelenggarakan lokakarya internasional tahunan tentang warisan batik. Sebagai rangkaian perayaan HUT ke-53 UNNES, workshop kedua akan diadakan pada bulan Juli dengan tema “Batik Simbut”.

Batik Simbut berasal dari Banten. Batik Simbut menggunakan tepung beras ketan untuk bahan dasar yang berbeda dari Batik biasa. Workshop ini bermaksud memberikan informasi kepada masyarakat tentang keberadaan Batik Simbut di Indonesia.

Workshop digelar di ruang Prof Soedartono gedung dekanat Fakultas Teknik. Acara ini dihadiri oleh 100 peserta dari dalam dan luar negeri. Prof YL Sukestiyarno MS PhD selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya atas upaya FT UNNES beserta panitia IBWFT dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Beliau berharap seluruh peserta dapat memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut.

Pemateri pada acara workshop tersebut ialah Doddie K Permana. Ia merupakan desainer tekstil yang sudah berkecimpung lebih dari 40 tahun di bidang desain tekstil. Ia tinggal di Bandung Indonesia, dan sekarang berumur 68 tahun, berpengalaman bekerja di pabrik percetakan tekstil di Jakarta dan Bandung. Sekarang ia memiliki Textile Design Studio sejak 1998 dengan nama Desain dan Produksi Tekstil “DoddieCrafts”.

 

HUMAS FT


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 233 kali

44 Tahun Mengabdi, Prof Maman Purna Tugas

Selasa, 31 Juli 2018 | 11:34 WIB


44 Tahun Mengabdi, Prof Maman Purna Tugas

Setelah mengabdi lebih dari 44 tahun, dosen mata kuliah ajar Penelitian PKn dan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Maman Rachman MSc,  mengakhiri masa kerjanya sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Dr S Martono, mewakili Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat melepas berharap, saat menjalani masa pensiun Prof Maman tetap menjaga silaturahmi dengan lembaga. Meskipun hubungan kedinasan berakhir, hubungan kekeluargaan dengan UNNES akan terus terjalin, Selasa (31/7/2018) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Selain Prof Maman, WR II juga melepas lima purna tugas lain yakni Dra Uchiyah Achmad MPd dan M Fatchurrochman SST (FT), Pudjiati Srining Wismi BSc dan  Dwi Darwanto (UPT Perpustakaan), serta Ny Utari (UPT Kearsipan).

Dr Martono berpesan, setelah dilepas ini jangan lama-lama menderita Post power syndrome, karena banyak dialami oleh mereka yang baru saja menjalani masa pensiun.

Para pensiunan itu terbagi menjadi dua kelompok, ada yang bahagia karena dapat menyelesaikan tugas dan pengabdiannya dengan lancar, dan ada juga yang mengalami ketidakpuasan atau kekecewaan akan kehidupannya.

Post power syndrome merupakan tanda kurang berhasilnya seseorang menyesuaikan diri menghadapi masa pensiun. Untuk itu jangan lama-lama menderita Post power syndrome, kata Dr Martono.


Penulis: Sihono Dibaca : 659 kali

Dua Dosen UNNES Ikuti IYLE di Denmark

Senin, 30 Juli 2018 | 16:17 WIB


Dua Dosen UNNES Ikuti IYLE di Denmark

Dua dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) ikuti Program International Youth Leader Education (IYLE). Mereka ialah Mohammad Arif Ali MSc dosen jurusan Ilmu Keolahragaan (IKOR) dan Rivan Saghita Pratama MOr dosen jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga.

Dalam kegiatan yang diikuti 15 negara ini, mereka adalah perwakilan pertama dari Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 15 Agustus 2018 – 31 Desember 2018 di the Academy of Physical Education di Ollrup Denmark.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyampaikan, kegiatan ini sangat luar biasa, apalagi mereka berdua adalah perwakilan dari Indonesia. Rektor juga berharap, mereka mendapatkan prestasi di sana dan selalu menjaga nama baik UNNES.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 497 kali

Rektor UNNES Lantik Wakil Dekan FE

Senin, 30 Juli 2018 | 10:53 WIB


Rektor UNNES Lantik Wakil Dekan FE

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik Wakil Dekan (WD) Fakultas Ekonomi Periode 2018-2022, Senin (30/7/2018) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati Semarang.

Mereka Dr Kardoyo MPd dilantik sebagai WD Bidang Akademik, Dr Amin Pujiati SE MSi (WD Bidang Umum dan Keuangan), dan Drs Kusmuriyanto MSi (WD Bidang Kemahasiswaan).

Selain menlantik WD FE, Rektor juga mengangkat Amir Mahmud SPd MSi sebagai Staf Ahli Bidang Evaluasi Kinerja Pegawai UNNES.

Prof Fathur Rokhman saat memberi sambutan menyampaikan, pelantikan ini bagian penting untuk lebih menyehatkan organisasi, karena organisasi kita sudah sehat. Untuk itu terus dijaga salah satunya adalah dijaga dari sumber daya manusia (SDM).

Mudah mudahan WD FE yang baru ini bisa bekerja dengan lebih baik.  Kata lebih baik itu ada beberapa indikator. Pertama terintegritas, ketika integritas itu dicoreng maka menjadi tidak baik. Oleh karena itu integritas itu dijaga oleh ‘Pakta Integritas’ yang ditandatangani di atas meterai. Sehingga ketika ada pelanggaran maka integritas ini maka akan dilakukan suatu proses kepegawaian.

Kedua, kinerja baik itu dengan sungguh sungguh dalam menjalankan tugasnya setia dan taat. Kata setia itu biasanya mudah diucapkan, mudah dijanjikan tapi sering kita lupa. Untuk itu mari kita saling mengingatkan diantara kita.

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 487 kali

Anjangsana Ke FIK, Rektor Disuguhi Prestasi Internasional

Senin, 30 Juli 2018 | 9:27 WIB


Anjangsana Ke FIK, Rektor Disuguhi Prestasi Internasional

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) pagi ini melakukan angjagsana ke Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Dekanat FIK ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan pemberian arahan terkait beberapa kebijakan.

Dalam sambutannya Dekan FIK, Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, menyampaikan beberapa capaian kinerja FIK dalam satu semester terakhir. Peningkatan kinerja ini perlu dukungan dari semua lini baik pengelola, dosen, tendik dan mahasiswa.

Dalam arahannya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan beberapa pokok paparan yaitu berkaitan dengan arahan Menristekdikti tentang penangkalan paham radikalisme di Perguruan Tinggi. Beberapa hal yang harus dilakukan yaitu mendeteksi dini pola dan tahapan penyebaran radikalisme di kampus, meningkatkan berpikir kritis sehingga tidak mudah terpengaruh paham radikal, hoax, hatespeech melalui medsos, melakukan pembinaan dan peningkatan wawasan kebangsaan dan bela negara serta menciptakan atmosfer akademik yang kondusif di kampus.

Dalam kesempatan ini, tim woodball UNNES menyerahkan piala dari kejuaraan World University Woodball Championship di Malaysia kepada Rektor UNNES.

Prestasi yang diperoleh antara lain, dua Emas diraih pada cabang Stroke Competition Putra atas nama Wulan Slamet Susilo program studi Managemen Fakultas Ekonomi (FE), Ahmad Faqih, Rifqi Najmuddin Najib (PJKR FIK), Ahmad Yopi Solpianda (IKOR-FIK), dan Bagas Ardian (PKLO FIK). Kemudian Single Stroke Man oleh Wulan Slamet Susilo (Indonesia- FE UNNES).

Dua Perak diraih pada cabang Single Man Fairway Competition atas nama Ahmad Yopi (IKOR-FIK). Kemudian Ahmad Faqih (Indonesia – FIK UNNES).

Sedangkan, dua Perunggu diraih pada cabang Single Woman Fairway Comp atas nama Nur Rani Utami (PJKR FIK). Kemudian Ahmad Yopi solpianda (Indonesia – FIK UNNES).


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 258 kali

FBS UNNES Kirim Mahasiswa PPL ke Perancis, Belgia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia

Senin, 30 Juli 2018 | 8:44 WIB


FBS UNNES Kirim Mahasiswa PPL ke Perancis, Belgia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia

Sebanyak 9 mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PLL) Antarbangsa di lima negara berbeda.

Fitri Hayati dan Resty Fauzi (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) serta Nurul Khusnaini dan Nadya Zulfa (Bahasa dan Sastra Inggris) akan praktik mengajar di Malaysia.

Ajeng Putri Pratiwi dan Kadria Lupitasari (Bahasa Perancis) akan praktik mengajar di Perancis. Shabrina Badzlin (juga dari Bahasa Perancis) akan mengajar di Belgia.

Nindya Novita Suryaningsih (Bahasa Perancis) akan mengajar di Vietnam. Adapun Zulfa Febriani (Sendratasik) akan mengajar di Thailand.

PPL Antarbangsa yang diselenggarakan UNNES dirancang agar mahasiswa memiliki pengalaman mengajar internasional. Selain memperdalam keilmuan, mereka diarahkan agar mempelajari metode pembelajaran dan kultur masyarakat setempat.

Dekan FBS Prof Dr Agus Nuryatin MHum berharap mahasiswa juga bisa menjadi duta Indonesia untuk menunjukkan karakter dan kebudayaan unggul bangsa Indonesia.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 287 kali

Dosen UNNES Latih Guru Menulis Buku

Sabtu, 28 Juli 2018 | 9:20 WIB


Dosen UNNES Latih Guru Menulis Buku

Lebih dari 60 guru dari berbagai sekolah di Kota Semarang mengikuti pelatihan menulis guru yang diselenggarakan dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jumat (27/7). Bagi guru, buku merupakan instrumen penting untuk melaksanakan tugas pembelajaran sekaligus mengembangkan diri.

Dalam pelatihan yang diselenggarakan di Ruang 106 FBS Unnes itu, guru dibimbing oleh dua dosen yaitu Dr Mukh Doyin dan Dr Wagiran Suwito.

Keduanya membimbing para guru menulis, mulai dari mengenali tipe-tipe buku, mengembangkan ide, hingga membuat kalimat yang bernas dan enak dibaca.

Dr Mukh Doyin mengungkapkan, tipe-tipe buku telah diatur antara lain dalam Permendiknas Nomor 2 Tahun 2008. Dari aturan tersebut terdapat berbagai jenis buku yang bisa ditulis agar diakui untuk pengembangan profesi.

“Inilah yang sering disebut buku pendidikan. Antara lain ada buku ajar, buku teks, buku referensi, buku penelitian, dan sebagainya,” kata doctor bidang pendidikan sastra itu.

Pengetahuan tentang jenis dan karakter buku menjadi penting karena sistematika dan teknik penulisannya berbeda.

Sementara itu, Dr Wagiran menjelaskan bahwa buku bisa dikembangkan dari hasil penelitian.

Menurutnya, guru biasanya telah memiliki penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian itu bisa dikemas menjadi buku antara lain dengan mengubah sistematika dan memopulerkan bahasanya.

“Bahasa karya ilmiah biasanya cenderung kaku dan panjang. Itu membuat pembaca kurang tertarik. Kalau diubah menjadi lebih pendek dan luwes, pembaca akan lebih muda memahaminya,” kata pria yang juga Kepala Divisi Penerbitan Unnes Press tersebut.

Selain dibimbing oleh dua dosen tersebut, dalam pelatihan itu juga hadir dua guru yang juga penulis, yaitu Dr Panca Dewi Purwati dan Irawan Haryo Gunadi.

Sebagai guru, baik Dr Panca Dewi maupun Irawan dikenal luas di komunitas guru Semarang berkat produktivitasnya menulis.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 234 kali

Angjangsana ke FT, Rektor Arahkan Peningkatan Pada Orientasi Akademik

Jumat, 27 Juli 2018 | 12:53 WIB


Angjangsana ke FT, Rektor Arahkan Peningkatan Pada Orientasi Akademik

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) pagi ini melakukan angjagsana ke Fakultas Teknik (FT). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Prof Soedhartono Gedung Dekanat FT ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan pemberian arahan terkait beberapa kebijakan. Seluruh Pengelola Fakultas, Pengelola Jurusan, Dosen dan Tendik hadir dalam pertemuan ini.

Dalam sambutannya Dekan FT, Dr Nur Qudus MT, menyampaikan beberapa capaian kinerja Fakultas Teknik dalam satu semester terakhir. Peningkatan kinerja ini perlu dukungan dari semua lini baik pengelola, dosen, tendik dan mahasiswa.

Dalam arahannya, Rektor menyampaikan beberapa pokok paparan yaitu berkaitan dengan arahan Menristekdikti tentang penangkalan paham radikalisme di Perguruan Tinggi. Beberapa hal yang harus dilakukan yaitu mendeteksi dini pola dan tahapan penyebaran radikalisme di kampus, meningkatkan berpikir kritis sehingga tidak mudah terpengaruh paham radikal, hoax, hatespeech melalui medsos, melakukan pembinaan dan peningkatan wawasan kebangsaan dan bela negara serta menciptakan atmosfer akademik yang kondusif di kampus.

Beberapa prestasi mutakhir yang disampaikan salah satunya yaitu sebagai peringkat 1 nasional institusi dengan jurnal terbanyak yang terindex di SINTA dan raport realisasi anggaran Triwulan 2 yang baik dari Kemenristekdikti.

Selain itu, Rektor juga menyampaikan kebijakan peningkatan mutu dan layanan prima yang harus tetap dijaga. Zona integritas menjadi hal yang baik sebagai bukti keterbukaan informasi publik. Pengembangan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menjadi cerminan UNNES sebagai kampus yang mempunyai integritas.

Diakhir sambutannya, Rektor meminta seluruh civitas akademika untuk bertabayyun dengan media sosial. Mastikan sumber informasi yang meliputi pribadi, reputasi, kelayakan, dan keterpercayaan serta meminta klarifikasi kepada pihak yang memiliki otoritas dan kompetensi.

Humas FT


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 220 kali

Perkembangan Hukum Kian Dinamis, Tujuh Pakar Hukum dari Tiga Benua Hadir di Konferensi Internasional FH UNNES

Jumat, 27 Juli 2018 | 11:49 WIB


Perkembangan Hukum Kian Dinamis, Tujuh Pakar Hukum dari Tiga Benua Hadir di Konferensi Internasional FH UNNES

Semarang (25/7), Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) membaca berbagai dinamika perkembangan hukum saat ini dengan menyelenggarakan Konferensi Internasional Kajian Hukum Indonesia (International Conference on Indonesian Legal Studies).

Kegiatan yang mengusung tema Isu-Isu Terkini Kajian Hukum Indonesia dalam Konteks Global menghadirkan pembicara dari berbagai negara.

Prof Reid Mortensen, Guru Besar Hukum dari Fakltas Hukum Universitas Southern Queensland Australia, mengungkapkan bahwa perkembangan hukum saat ini menuntut para ahli dan praktisi hukum untuk tetap memegang etika dan moral. Menurutnya,  etika dan moral bagi profesi hukum menjadi sangat penting ditengah arus global seperti saat ini.

Berbeda dengan Reid, Prof Abdul Samat Musa, Guru Besar Fakultas Hukum dan Syariah Universitas Sains Islam Malaysia, dan Dr Mas Nooraini binti Haji Mohiddin, pakar hukum Universitas Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam, keduanya melihat prospek hukum ekonomi Islam dalam konteks global.

Keduanya menegaskan bahwa salah satu tantangan dalam hukum perdata dan ekonomi Islam adalah bagaimana bisa bersaing dan menjawab tantangan dalam dunia usaha internasional.

Prof Yoshiki Kurumisawa, Guru Besar Hukum dari Universitas Waseda, Jepang melihat lebih spesifik dari aspek hukum dalam kepemilikan tanah. Menurutnya,  persoalan tanah dan lahan saat ini menjadi penting sebab banyak kasus terjadi berkaitan dengan hal ini. “Bagaimana kedudukan pemerintah dalam kepemilikan tanah bagi individu, atau pembangunan yang mengatasnamakan kepentingan umum, selalu menjadi perdebata”, ujar Prof Yoskihi yang juga merupakan Dekan Fakultas Hukum Universitas Waseda Jepang.

Prof Sumanto Al Qurtubi, Guru Besar bidang Antropologi Budaya dar iUniversitas King Fahd, Saudi Arabi, Dr Vanitha Sundra Karean dari Universitas Southern Queensland Australian, dan Dani Muhtada MPA PhD dari Universitas Negeri Semarang menghadirkan wacana perkembangan hak asasimanusia dan perlindungan hukum, terutama bagi kaum minoritas.

Prof Sumanto yang juga merupakan pendiri Nusantara Institute mengungkapkan bahwa pemenuhan hak asasi manusia baik di Indonesia maupun internasional masih menemukan banyak kendala, salahsatunya sistem hukum yang berbeda. Senada dengan Prof Sumanto, Dr Vanitha mengatakan bahwa permasalahan sistem hukum yang berbeda antarnegara, terutama di kawasan Asia Pasifik, menjaditan tangan yang hingga saat ini masih terus dicari jalan tengahnya.

Dekan FH UNNES, Dr RodiyahSPd SH MSi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa permasalahan dan perkembangan hukum haruslah dilihat secara cermat dan tepat, sehingga mampu memberikan solusi bukan hanya bagi Indonesia tetapi masyarakat internasional secara luas. “Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa memberikan forum bagi para pakar untuk saling bertukar dan memberikan solusi atas permasalahan hukum yang ada,” ungkap Rodiyah.

Kegiatan konferensi internasional ini juga diikuti oleh peserta mahasiswa dari beberapa negara, seperti Jepang, Malaysia, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Libya.


Penulis: Sihono Dibaca : 243 kali

Mahapala UNNES Lakukan Pengabdian di SDN 2 Baderan Jawa Timur

Jumat, 27 Juli 2018 | 11:01 WIB


Mahapala UNNES Lakukan Pengabdian di SDN 2 Baderan Jawa Timur

Sepuluh orang Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) dari Mahasiswa Pecinta Alam (MAHAPALA) selama lima hari Senin-Minggu (16-22 Juli 2018) melakukan Pengabdian di SDN 2 Baderan Situbondo dan Pendakian di Gunung Argopuro Jawa Timur untuk Pengambilan Kaos Lapangan Angkatan XXXIII.

Ke-10 mahasiswa tersebut terdiri atas empat orang Angkatan XXXVIII dan enam orang pendamping lapangan.

Ketua Operasional Kegiatan Umi Rodliyah menjelaskan, pengabdian di SDN 2 Baderan ini berupa edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat disertai dengan permainan atau Outbond pada siswa SD.

Sasarannya kepada anak-anak kelas 3 sampai kelas 5 diajak untuk menjaga kebersihan dimulai dari dirinya sendiri, lingkungan rumah, dan lingkungan sekolah. Pemberian materi diselingi dengan permainan agar anak lebih mudah memahami materi yang disampaikan, dan juga menarik perhatian kepada anak.

Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain pendidikan dan pengabdian tim juga melakukan penelitian kecil dengan observasi melalui wawancara kepada Seksi Konservasi Wilayah VI Probolinggo.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 163 kali

Sekjen dan Badan Keahlian DPR RI Kunjungi UPT Kearsipan UNNES

Jumat, 27 Juli 2018 | 10:27 WIB


Sekjen dan Badan Keahlian DPR RI Kunjungi UPT Kearsipan UNNES

 

Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kompetensi bidang kearsipan, Sekretariat Jenderal (Sekjen) dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat  Republik Indonesia (DPR RI) mengadakan kunjungan kerja ke UPT Kearsipan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Rombongan dipimpin oleh Sukma Winata SAP beranggotakan Yulya Nengsih SAP, Marsino, Noviyanti, Anung Nurwulan, dan Aprilia NuraeniSIIP diterima Koordinator UPT Layanan dan Sistem Kearsipan UNNES Agung Kuswantoro SPd MPd, Rabu (25/7) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Tujuan kunjungannya  untuk mengetahui pengelolaan arsip dinamis, mulai dari penciptaan hingga pemusnahan.

Kunjungan diawali dengan berdiskusi mengenai Sistem Persuratan Dinas (Siradi). Menurut Sukma Winata SAP bahwa UNNES sangat bagus sekali sudah memiliki layanan berupa persuratan  yang online. Sistem persuratan seperti ini bisa untuk ‘model’ sebagai bahan percontohan dalam menerapkan sistem informasi persuratan.

Setelah berdiskusi, rombongan diajak berkeliling untuk mengamati dan melihat secara langsung di depo kearsipan UNNES tentang pengolahan arsip inaktif mulai dari pemberkasan hingga pemusnahan bagi arsip yang  tidak memiliki guna informasi.

Agung mengatakan bahwa kunjungan ini sangat berguna bagi kedua pihak antara UNNES dengan Sekjen dan DPR RI, kita bisa saling belajar kearsipan dari segi sarana dan prasarana, serta sumber daya kearsipan.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 202 kali

Empat Dosen PGSD UNNES Presentasi di University of the Philippines Diliman

Kamis, 26 Juli 2018 | 20:43 WIB


Empat Dosen PGSD UNNES Presentasi di University of the Philippines Diliman

Empat Dosen Jurusan PGSD FIP UNNES yaitu Farid Ahmadi PhD, Dr Eko Purwanti MPd, Trimurtini MPd dan Atip Nurharini MPd menjadi pemakalah  dalam “5th International Conference on Community Development in ASEAN 2018”  di University of the Philippines Diliman, Manila, Filipina.

International Conference ini diselenggarakan selama 3 hari, (19-21 Juli 2018) yang diikuti oleh negara-negara ASEAN dengan jumlah peserta kurang lebih 350 orang.

Sebanyak 197 makalah dipresentasikan secara oral. International Conference dimulai dengan pembukaan, presentasi dari speaker 1 sampai 6, dilanjutkan presentasi session parallel dari session 1 sampai 10.

Dalam International Conference tersebut, Farid Ahmadi PhD mempresentasikan artikel tentang Pengaruh Pembelajaran Flipped Classroom, Trimurtini MPd tentang Pengembangan Media Matematika SD, sedangkan Atip Nurharini MPd dan Dr Eko Purwanti MPd memaparkan tentang Model Pembelajaran Tari Berbasis Konservasi.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 267 kali

FMIPA Gelar Diskusi dengan Rektor

Kamis, 26 Juli 2018 | 15:44 WIB


FMIPA Gelar Diskusi dengan Rektor

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum kembali menggelar diskusi untuk dengan warga kampus. Bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof YL Sukestiyarno Rektor menggelar diskusi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kamis, (26/7).

Rektor mengajak seluruh warga FMIPA untuk selalu menjaga nama baik Universitas dengan meningkatkan prestasi, menambah publikasi jurnal ilmiah. Selain itu, Rektor juga menghimbau kepada semua warga UNNES untuk menjaga sopan santun dalam komunikasi di media sosial.

Sementara itu Dekan FMIPA UNNES Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt mengatakan, selama ini prestasi FMIPA meningkat tajam, kerja sama dengan mitra telah ditingkatkan, publikasi jurnal ilmiah juga telah meningkat, dan kami akan meningkatkan lagi.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 224 kali

Rektor UNNES Lepas 11 Calon Jamaah Haji

Kamis, 26 Juli 2018 | 13:13 WIB


Rektor UNNES Lepas 11 Calon Jamaah Haji

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melepas  11 warga UNNES dan keluarga yang akan memunaikan ibadah haji tahun 2018, Kamis (26/7) di rektorat Kampus Sekaran Gunungpati.

Ketua Paguyuban Haji UNNES Prof Dr Abdurrachman Faridi MPd melaporkan, calon jamaah haji UNNES yang berangkat 2018 ini berjumlah 11 orang dari berbagai unit.

Mereka terdiri atas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 1 orang Rulita Hendriyani SPsi MSi, FBS 1 orang Dr WagiranMHum, FIS 1 orang Prof Dr Wasino MHum, FMIPA 5 orang (Dr Siti Harnina Bintari MS, Dr Ning Setiati MSi, Dr Budi Naini Mindyarto MAppSc, Dra Endah Peniati MSi, dan Drs Eling Purwantoyo MSi).

Kemudian, Dr dr Yuni Wijayanti MKes (FIK),  Drs Adhi Setyanto MPd (BAKK), dan Arif Yuniawan (BUHK).

Prof Dr Wasino MHum mewakili calon jamaah meminta izin kepada pimpinan untuk melaksanakan ibadah haji sekitar 40 hari.

“Kami serombongan mohon doa restu agar kami serombongan mampu menjalankan ibadah haji dengan baik,” kata Wasino.

Prof Fathur Rokhman saat memberi sambutan menyampaikan selamat kepada jamaah yang dimampukan datang ke Tanah Suci dan sangat bahagia atas dipanggilnya 11 warga UNNES dan keluarga baik dosen maupun tenaga kependidikan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

“Setiap muslim mendambakan mampu melaksanakan ibadah haji, sebab haji merupakan rukun Islam, Semoga Allah memberikan kemudahan, kesehatan, dan keselamatan, dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji sampai pulang kembali dan menjadi haji yang mabrur, ” kata Prof Fathur.

Prof Fathur juga berpesan kepada para  calon jamaah haji supaya meninggalkan tugas-tugasnya sejenak selama ibadah haji, sehingga calon jamaah haji bisa fokus beribadah, berdzikir, dan berdoa.

Sementara itu, KH Drs Muhammad Zaidun MAg dalam tausiyahnya berpesan kepada seluruh  jamaah calon haji supaya meluruskan niat, manfaatkan kesempatan sebaik-baiknya selagi berada di tanah suci, dan mengamalkan amalan (ilmu) yang diajarkan oleh Rosulullah SAW dalam ibadah haji dan benar-benar memanfaatkan ibadah haji untuk berdoa dan beribadah.


Penulis: Sihono Dibaca : 579 kali

Ikuti PPL Internasional, UNNES Berangkatkan 56 Mahasiswa ke Sembilan Negara

Kamis, 26 Juli 2018 | 12:20 WIB


Ikuti PPL Internasional, UNNES Berangkatkan 56 Mahasiswa ke Sembilan Negara

Sebanyak 3.990 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) dilepas untuk mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sejumlah sekolah mitra yang tersebar diberbagai daerah dan negara.

Pelepasan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum pada Kamis (26/7), bertempat di halaman Rektorat UNNES Kampus Sekaran.

Prof Rustono melepas 3.990 mahasiswa yang terdiri dari 3.527 mahasiswa Program Sarjana Kependidikan S1, dan 463 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG).

Dari Program Sarjana Kependidikan S1, terdapat 56 mahasiswa yang akan melaksanakan PPL Internasional di Sembilan Negara.

Kesembilan negara tersebut meliputi Perancis, Belgia, Nepal, Thailand, Taiwan, Vietnam, Filipina, Singapura, dan Malaysia.

PPL Internasional diikuti oleh mahasiswa yang tersebar di 19 Program Studi, dengan peserta terbanyak merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Sementara, PPL dalam negeri melibatkan 329 sekolah mitra yang tersebar di sepuluh Kabupaten/Kota di tiga provinsi yakni Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Bali.

Dalam arahannya, Prof Rustono berharap, mahasiswa mampu menunjukkan kepribadian yang baik dan menjadi teladan sebagai calon pendidik nantinya.

“Kegiatan PPL merupakan salah satu rangkaian proses yang harus diikuti untuk menjadi seorang guru yang profesional. Tunjukkan Saudara adalah calon guru yang berkualitas, calon guru profesional yang lahir dari UNNES,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya peserta PPL Internasional ini, merupakan langkah maju bagi UNNES yang sesuai dengan visi UNNES yakni Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

“Anda semua merupakan duta dari Indonesia, lebih khusus dari UNNES, untuk itu jagalah pergaulan di negera tempat anda PPL dan jangan ikut-ikutan berpolitik, fokuslah pada pembelajaran,” pesannya.

Menurut Kepala Pusat Pengembangan PPL dan Inovasi Pembelajaran Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES Dr Isnarto MSi, mahasiswa Program Sarjana Kependidikan S1 akan melaksanakan PPL sejak 30 Juli hingga 14 September 2018, sementara kegiatan PPL bagi mahasiswa PPG akan dimulai sejak 30 Juli dan berakhir pada 9 November 2018.

“Tema PPL tahun ini adalah PPL UNNES Berkarakter. Melalui tema ini, diharapkan mampu menjadi pengikat dan pengingat bagi mahasiswa peserta PPL untuk senantiasa menjunjung tinggi karakter konservasi yang telah dicanangkan oleh UNNES,” jelasnya.

Selain pejabat dilingkungan Universitas Negeri Semarang, PPL juga dihadiri oleh seluruh koordinator Dosen Pembimbing yang akan mendampingi pelaksanaan PPL di tiap sekolah mitra.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 1.012 kali

Prof Dr Supartono MS Tutup Usia

Kamis, 26 Juli 2018 | 9:50 WIB


Prof Dr Supartono MS Tutup Usia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali berduka. Guru besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Prof Dr Supartono MS  berpulang ke rahmatan Ilahi, Rabu 25 Juli 2018, Pukul 19.50 di RSUD Adyatma Tugurejo Semarang.

Prof  Supartono meninggal dalam usia 63 tahun. Almarhum, yang lahir di Demak 28 Desember 1954, meninggalkan istri Sugimurni SPd dan tiga anak Wiwit Agustina Fitriyanti, Oktanto Adi Murtono, dan Risqi Ganis Ashari.

Semasa hidupnya, Prof Supartono pernah menjadi Sekretaris Program Studi S2/S3 Pascasarjana UNNES.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, Kami atas nama keluarga besar UNNES menyampaikan dukacita yang sangat mendalam atas berpulangnya almarhum Prof Supartono. Semoga seluruh ilmu yang telah beliau berikan menjadi amal ibadah yang tiada henti bagi almarhum dan semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan tabah atas kepergiannya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 378 kali

UNNES Promosi di Ho Chi Minh City

Rabu, 25 Juli 2018 | 11:27 WIB


UNNES Promosi di Ho Chi Minh City

Guna mendukung visi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional, diperlukan terobosan yang jitu dalam mempercepat program internasionalisasi UNNES. Salah satu indikator ketercapaiannya adalah dengan semakin banyaknya mahasiswa asing yang menuntut ilmu di UNNES baik sebagai mahasiswa full time maupun sebagai peserta short course maupun summer course program atau kegiatan lain yang diselenggarakan oleh UNNES.

Untuk itu, UNNES melalui International Office  dan Subbagian Kerja Sama Luar Negeri melakukan terobosan dengan berpartisipasi pada College Counseling Day 2018 di Ho Chi Minh City pada tanggal 14 Juli 2018 untuk melakukan kegiatan promosi kelas internasional dan short courses UNNES. Acara yang difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia HCMC Vietnam ini, dilakukan untuk memberikan informasi yang menjadi wadah pengenalan UNNES kepada calon mahasiswa asing di Ho Chi Minh City sehingga mereka tertarik untuk belajar di UNNES.

Promosi yang diwakili oleh Kepala International Office UNNES, Intan Permata Hapsari, dan Kasubbag Kerjasama Luar Negeri UNNES, Ledi Diana, dilakukan dengan cara membagikan brosur kepada pengunjung yang lalu lalang di sepanjang jalan di area kegiatan, serta menjelaskan 13 kelas internasional Strata-1, program beasiswa, dan jenis-jenis short courses yang dimiliki UNNES kepada pengunjung yang berkunjung ke booth.

College Counseling Day 2018 ini diikuti 80 institusi pendidikan di HCMC dan provinsi sekitarnya, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta, serta agen pendidikan yang memasarkan pendidikan di luar negeri seperti di UK dan USA.

College Counseling Day merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh media massa Tuoi Tre bekerja sama dengan Polytechnic University, VNU-HCM. Penyelenggaraan tahun 2018 ini merupakan yang ke-16 kalinya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 215 kali

Kembali, Tim Basket UNNES Menang Lawan USM

Rabu, 25 Juli 2018 | 9:30 WIB


Kembali, Tim Basket UNNES Menang Lawan USM

Kembali, Tim Basket Universitas Negeri Semarang (UNNES) membuka peluang ke semifinal usai mengalahkan Tim Basket Universitas Semarang (USM) dengan hasil ketat 49-40 usai tertinggal di kuarter pertama dalam lanjutan Liga Mahasiswa (LIMA) Basketball: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) 2018.

Tekanan USM di kuarter pertama meredam perlawanan UNNES. USM unggul dengan selisih empat bola di kuarter awal, 13-5, Senin (23/7), di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

UNNES memanas di kuarter berikutnya, pada tiga kuarter, tim asuhan Alkindi Caesar itu tampil apik membalas perlawanan USM. Tim UNNES berkostum putih itu unggul 25-23, 41-36 dan membungkus kemenangan dengan skor 49-40.

“Saya terus tak henti-hentinya memberi motivasi kepada tim karena mereka merupakan pemain baru agar lebih percaya diri saat main,” kata Alkindi.

Alkindi menjelaskan, dengan bekal dua kali kemenangan tak menutup kemungkinan bahwa tim UNNES yang dikomandani David Simeon (nomor punggung 7) ini masuk ke empat besar. Namun, kepastian itu akan didapat UNNES setelah menunggu hasil dua laga setelahnya.

Peluangnya masih tergantung pertandingan tim lain yaitu Undip melawan UNS dan Udinus dengan UII. Jadi, masih belum bisa dilihat dari sekarang, lanjut Alkindi.


Penulis: Sihono Dibaca : 214 kali

Perkuat Internasionalisasi, UNNES Lakukan MoU Dengan JSU Filipina

Selasa, 24 Juli 2018 | 23:43 WIB


Perkuat Internasionalisasi, UNNES Lakukan MoU  Dengan JSU Filipina

Memantapkan diri sebagai universitas bereputasi internasional, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Jose Rizal University (JSU) Filipina, Kamis (17/7/2018) di Mandaluyong, Filipina. 

Penandatanganan MoU tersebut sebagai bentuk dimulainya kerja sama antara UNNES dengan JSU di bidang Tri Darma perguruan tinggi. Rektor JSU, Vincente Fabella, secara langsung menandatangani dokumen MoU yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum. 

Penandantangan MoU tersebut disaksikan oleh oleh Farid Ahmadi yang merupakan gugus kerja sama internasional UNNES sebagai wakil dari pihak UNNES. 

Diharapkan dengan adanya kerja sama tersebut, kedua universitas dapat meningkatkan kerja sama lebih lanjut di bidang yang lain.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 197 kali

Lima Bakal Calon Rektor Kembali Ditetapkan

Selasa, 24 Juli 2018 | 14:13 WIB


Lima Bakal Calon Rektor Kembali Ditetapkan

Setelah dibuka kembali tanggal 16 Juli 2018, pendaftaran bakal calon rektor UNNES tahun 2018-2022 resmi ditutup Jumat 20 Juli 2018. Total pendaftar bakal calon rektor UNNES 2018-2022 yang bersedia dicalonkan menjadi rektor berjumlah dan lolos verifikasi berjumlah lima orang. Kelima orang tersebut sesuai dengan abjad adalah

  1. Dr. Achmad Rifai RC., M.Pd.,
  2. Dr. Eko Handoyo, M.Si.
  3. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.,
  4. Dr. Martitah, M.Hum.
  5. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T.

Pada tanggal 22 Juli 2018, panitia pemilihan Rektor mengadakan rapat verifikasi berkas pendaftaran dan menyatakan bahwa kelima pendaftar tersebut telah memenuhi syarat menjadi bakal calon rektor UNNES periode 2018-2022.

Pada tanggal 23 Juli 2018, Senat UNNES telah menetapkan kelima nama tersebut menjadi bakal calon Rektor UNNES 2018-2022.

Pemaparan visi dan misi bakal calon akan diadakan tanggal 31 Juli 2018 dengan dihadiri perwakilan Kemenristekdikti. Setelah pemaparan, tiga orang calon Rektor akan ditentukan melalui metode pemungutan suara anggota Senat UNNES.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 586 kali

Tim Woodball UNNES Menambah Reputasi Tingkat Internasional

Selasa, 24 Juli 2018 | 10:55 WIB


Tim Woodball UNNES Menambah Reputasi Tingkat Internasional

 

Tim Woodball Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih prestasi gemilang pada pertandingan bergengsi World University Woodball Championship di Malaysia.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Dr Taufik Hidayah MKes kepada unnes.ac.id dari Malaysia mengabarkan bahwa Tim Woodball UNNES berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Malaysia dengan meraih 2 Emas 2 Perak dan 2 Perunggu.

Dua Emas diraih pada cabang Stroke Competition Putra atas nama Wulan Slamet Susilo program studi  Managemen Fakultas Ekonomi (FE), Ahmad Faqih, Rifqi Najmuddin Najib (PJKR FIK), Ahmad Yopi Solpianda (IKOR-FIK), dan Bagas Ardian (PKLO FIK). Kemudian Single Stroke Man oleh Wulan Slamet Susilo (Indonesia- FE UNNES).

Dua Perak diraih pada cabang Single Man Fairway Competition atas nama Ahmad Yopi  (IKOR-FIK). Kemudian Ahmad Faqih (Indonesia – FIK UNNES).

Sedangkan, dua Perunggu diraih pada cabang  Single Woman Fairway Comp atas nama Nur Rani Utami (PJKR FIK). Kemudian Ahmad Yopi solpianda (Indonesia – FIK UNNES).

Taufik menjelaskan, kejuaraan Dunia Woodball Mahasiswa Ke-6 ini dilaksanakan di Kuala Lumpur Malaysia berlangsung 19-24 Juli, Tim UNNES mewakili Indonesia. Kejuaraan ini diikuti tim perguruan tinggi dari Malaysia, Singapore, Thailand, China Taipe, Hongkong China, China, India, dan Korea.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat atas prestasi yang gemilang di tingkat dunia ini.

“Peraihan prestasi ini menambah reputasi UNNES di tingkat internasional,” tegas Prof Fathur.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 303 kali

Kalahkan UNS, UNNES Petik Kemenangan Perdana

Selasa, 24 Juli 2018 | 8:37 WIB


Kalahkan UNS, UNNES Petik Kemenangan Perdana

Kemenangan pertama putra Universitas Negeri Semarang (UNNES) diraih usai laga ketat babak penyisihan Pul B melawan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) pada hari ketiga pada ajang Liga Mahasiswa (Lima) Basketball: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) 2018, Jumat (20/7). UNNES menyudahi perlawanan UNS dengan skor ketat, 35-31.

UNNES mengepung UNS di kuarter pertama dengan skor empat poin tanpa balas. Namun, dominasi tim berkostum putih itu tak berlanjut di kuarter kedua. UNNES justru harus mengalah dalam dua kuarter selanjutnya.

Di kuarter kedua, UNS melejit dengan mencetak 18 poin secara langsung. Sang Kapten, Lestyan Fathurrohman (nomor punggung 18), menyumbang delapan poin di antaranya. Sementara itu, UNNES yang telah unggul di kuarter pertama, kini tertinggal dengan selisih enam poin. UNS merebut keunggulan UNNES dengan skor 18-12 di akhir kuarter kedua.

UNNES semakin tertinggal jauh di kuarter ketiga. Tim asuhan Alkindi Cesar Muhamad itu belum mampu lepas dari kendali permainan UNS. UNNES harus kembali tertinggal di kuarter ketiga dengan selisih delapan poin. UNS masih unggul dengan skor 27-19.

UNNES comeback di kuarter pamungkas. Tim asal Semarang itu baru memanas usai tertinggal dalam dua kuarter. UNNES langsung menambah 16 poin di kuarter keempat, yang membawanya unggul atas lawannya. UNS, yang hanya mampu menambah dua bola, harus menyaksikan kemenangan UNNES di akhir laga. UNNES akhirnya memenangi laga dengan skor 35-31.

“Saya tidak menyangka bisa menang, karena kami juga bermain di sini dengan pemain-pemain baru. Namun, tadi anak-anak bermain ngotot, memang saya menekankan agar mereka bermain ngotot,” kata Alkindi.

Di persaingan Pul B, UNNES baru mengoleksi satu kemenangan dari dua laga yang telah dimainkan. Tim asal Semarang itu akan menjalani laga terakhirnya melawan tim satu kota, Universitas Semarang (USM).

“Peluangnya sama, pokoknya mereka bermain lepas saja. Karena mereka rata-rata baru pertama kali bermain di luar kota yang penting mereka pasang hati yang lapang saja,” pungkas Alkindi.


Penulis: Sihono Dibaca : 255 kali

Unggahlah Prestasi dan Reputasi di Medsos

Senin, 23 Juli 2018 | 14:08 WIB


Unggahlah Prestasi dan Reputasi di Medsos

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr  Fathur Rokhman MHum, beserta jajaran pimpinan menghadiri anjangsana ke Fakultas Ekonomi (FE) di Gedung L2 Lantai 3, Senin (23/7).

Dalam kesempatan tersebut, Prof Fathur menyampaikan kepada segenap civitas akademik UNNES agar melakukan deteksi pola dan tahapan penyebaran radikalisme di kampus, juga meningkatkan pikiran kritis sehingga tidak mudah terpengaruh paham radikal, hoax, dan hate speech.

Untuk itu Prof Fathur mengajak semua pihak untuk bertabayyun (melakukan klarifikasi) dengan media sosial dengan cara memastikan sumber informasi, kebenaran konten, serta konteks informasi yang disampaikan. Dalam setiap unggahan di medsos unggahlah konten kreatif, inspiratif, dan damai.

Dalam acara tersebut, Rektor mengapresiasi berbagai prestasi yang dicapai Fakultas Ekonomi, salah satunya menjadi Juara 1 dalam Progress Economic Sharia Competition 2018 di STIE Tazkia Bogor, Juara III dalam ajang Extraordinary Capital Market Competiton di UMY.

Selain itu Rektor melepas 54 mahasiswa Pendidikan Ekonomi, dalam program Internaional Poject 2018 FE UNNES yang akan berangkat ke Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia, pada 24 Juli 2018 mendatang.

Bayu Bagas Hapsoro (Humas FE)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 375 kali

UNNES Kirim 2 Altet Wushu ke Makao

Senin, 23 Juli 2018 | 13:58 WIB


UNNES Kirim 2 Altet Wushu ke Makao

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Prof Tandiyo Rahayu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR, Dr Heny Setyawati (dosen pelatih) melepas Wushu untuk mengikuti kejuaraan tingkat internasional di Makao, Senin (23/7) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Dekan FIK UNNES menyampaikan, tim UNNES ini akan mengikuti pertandingan The Internasional University Federation (FISU).
Kejuaraan Dunia World University Wushu Champioanship (WUWC) yang disenggarakan di Makao China berlangsung 2-5 Agustus yang diwakili Bayu Raka Putra dan Ratih Eryana Larasati ini mewakili Indonesia.

Rektor berharap, para pejuang olahraga ini untuk terus semangat pantang menyerah mengharumkan nama bangsa. Lakukanlah yang terbaik, masyarakat Indonesia akan selalu mendukung. Semoga kita mendapatkan hasil yang maksimal.

Prof Fathur mengingatkan, ikuti capaian prestasi tim Woodball UNNES yang menjadi juara pada World Cup Woodball Championship kemarin, itu dapat dijadikan modal untuk terus maju bersama berprestasi dan bereputasi di tingkat dunia di tahun 2018.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 205 kali

UNNES Lestarikan Potensi Biodiversitas Gunung Ungaran melalui Focus Group Discussion

Sabtu, 21 Juli 2018 | 0:07 WIB


UNNES Lestarikan Potensi Biodiversitas Gunung Ungaran melalui Focus Group Discussion

Sebagai universitas berwawasan konservasi, Universitas Negeri Semarang (UNNES) turut andil dalam upaya pelestarian sumber daya alam yang ada di sekitarnya. Salah satunya melalui pelestarian keanekaragaman hayati di Gunung Ungaran. Namun dalam implementasinya, masih ada berbagai permasalahan yang belum mampu teratasi. Diperlukan adanya komitmen dan dukungan dari stakeholder terkait yakni pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan perguruan tinggi.
Untuk menjembatani komunikasi antar stakeholder tersebut, Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) UNNES menginisiasi Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penelitian “Kajian Etnobiologi dalam Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Gunung Ungaran Jawa Tengah”, Jumat (20/7).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Noormans Semarang, hadir Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan (LHK), dan Kepala Dinas Perum Perhutani Provinsi Jawa Tengah, serta tokoh masyarakat Pegunungan Ungaran. Turut hadir Dr Suwiito Eko Pramono MPd, Kepala LP2M UNNES dan Prof Dr Edy Cahyono Msi, Wakil Dekan Bidang Akademik FMIPA UNNES.
Ketua tim peneliti Dr Margareta Rahayuningsih MSi mengungkapkan, konservasi tidak hanya dari segi fisik tetapi juga dari segi culture budaya. Penelitian ini merupakan langkah awal dari pelestarian bersama Gunung Ungaran yang memiliki beragam keanekaragaman hayati yang belum terekspos.
Hal tersebut sejalan dengan penuturan Kabid Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Konservasi SDA Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Ir Raharjo MP bahwa permasalahan yang ada didominasi masalah sosial.
“Tekanan yang ada dalam proses pelestarian kawasan hutan Gunung Ungaran yaitu perburuan, daya dukung habitat menurun akibat adanya kerusakan hutan dan rehabilitasi yang belum optimal,” ujarnya.
Guna mengatasi permasalahan yang ada, perwakilan tokoh masyarakat Widi Heryanto mengusulkan adanya fasilitasi & dukungan terhadap kelompok masyarakat pro-konservasi, penguatan sikap peduli masyarakat melalui pranata hukum yang jelas, melakukan revitalisasi budaya sehinga nilai potensi kearifan lokal tidak hilang serta membangun kepastian zonasi kawasan hutan Gunung Ungaran.
Supaya masukan dan informasi mampu terhimpun dengan baik, hasil kegiatan penelitian ini rencananya akan dipublikasikan dalam buku tentang Anggrek dan Burung di Gunung Ungaran.

Annisa Azizatul I & Tomi Hendra (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 757 kali

Lima Mahasiswa UNNES Ikuti KKN Kebangsaan di Lampung

Jumat, 20 Juli 2018 | 12:59 WIB


Lima Mahasiswa UNNES Ikuti KKN Kebangsaan di Lampung

Sebanyak lima mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) didampingi Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) Dr Suwito Eko Pramono MPd, Kepala Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dr M Burhan R Wijaya MPd, dan dosen pendamping lapangan Karsinah SE MSi berpamitan kepada Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rutono untuk melakukan KKN Kebangsaan di Lampung,Jumat (20/7).

Dr Suwito Eko Pramono melaporkan, KKN Kebangsaan ini merupakan program dari Dikti.

“Kelima mahasiswa UNNES akan melakukan KKN di Lampung bersama dengan perguruan tinggi lain,”jelasnya di gedung Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kelima mahasiswa itu anatara lain Ikhsanti Mukaromah program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) KKN di Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Slebah, Aziz Darmanto prodi Ilmu Politik (FH) KKN di Desa Adi Rejo Kecamatan Jabung, Lydia Sagita Septiana prodi Pendidikan Matematika (FMIPA) KKN di Desa Negara Batin Kecamatan Jabung, Luthfil Hakim prodi Akutansi (FE) KKN di Desa Muara Gading Mas Kecamatan Jabung, Fitri Putri Rizkywati prodi Ilmu Hukum KKN di Desa Jabubg Kecamatan Jabung. Semuanya di Kabupaten Lampung Timur.

Program KKN Kebangsaan akan dilaksanakan selama 30 hari, mulai 26 Juli sampai 26 Agustus 2018. Sebelumnya pada tanggal 22 sampai 25 Juli diadakan penyambutan selamat datang, pembekalan, dan pembukaan KKN Kebangsaan oleh Menristekdikti Prof Mohamad Nasir PhD Ak, dan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Dr (HC) Zulkifli Hasan SE MM.

Prof Rustono saat dipamiti berpesan agar para mahasiswa UNNES menjaga kesehatan, nama baik UNNES, dan segera pulang jika sudah selesai melaksanakan KKN untuk menyelesaikan studi.

“Hanya ada dua ilmu di dunia ini yaitu ‘Bahasa dan Matematika’ untuk itu pergunakan bahasa yang benar saat melakukan pergaulan, lebih lebih di tempat menjalankan KKN Kebangsaan yang baru kalian kenal nanti”.

“Sekali lagi jagalah nama baik harum UNNES ini, syukur bisa menjadi contoh oleh perguruan tinggi lain,” ujar Prof Rustono.


Penulis: Sihono Dibaca : 364 kali

Rektor Lepas Tim Woodball UNNES Ikuti Kejuaraan Internasional di Malaysia dan Thailand

Kamis, 19 Juli 2018 | 12:08 WIB


Rektor  Lepas Tim Woodball UNNES Ikuti Kejuaraan Internasional di Malaysia dan Thailand

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Prof Tandiyo Rahayu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr Taufik Hidayah MKes, Moch Senoadji K MPd dan Drs Kriswantoro MPd (dosen pelatih) melepas Tim Woodball untuk mengikuti kejuaraan tingkat internasional di Malaysia dan Thailand, Rabu (18/7) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Moch Senoadji K MPd dosen pelatih melaporkan, tim UNNES ini akan mengikuti pertandingan cabang single stroke kompetition, tim stroke kompetition, dan singgle Vaerway, kejuaraan dunia woodball di Malaysia dan Thailand.

Kejuaraan Dunia Woodball Mahasiswa Ke-6 (6th IWbF World University Woodball Championship 2018) yang disenggarakan di Kuala Lumpur Malaysia berlangsung 19-24 Juli ini Tim UNNES mewakili Indonesia.

Sedangkan untuk kejuaraan 8th World Cup Woodball Championship dilaksanakan 24-30 Juli di Chiang May – Thailand Tim UNNES (Ahris Sumariyanto, Wisnu Wicaksono, Ika Yulianingsih, Dwi Tiga Putri, dan Ahmad Faqih) juga mewakili Indonesia.

Prof Fathur Rokhman sangat mengapresiasi mahasiswa dan dosen UNNES go internasional. Ini semakin menguatkan posisi UNNES 2018 sebagai tahun internasionalisasi.

“Bertandinglah dengan semangat, jujur, sportif, jaga kesehatan, dan kibarkanlah Sang Merah Putih di Internasional, sebab tim Woodball UNNES ini ditunjuk untuk mewakili Indonesia,” pesan Prof Fathur.

Prof Fathur mengingatkan, capaian prestasi Woodball 2017 dan tahun-tahun sebelumnya dapat dijadikan modal untuk terus maju bersama berprestasi dan bereputasi di tingkat dunia di tahun 2018 dan tahun-tahun mendatang.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 374 kali

Yuswo Supadmo Ketua Dewan Pimpinan IARMI Komisariat Batalyon 902 UNNES

Kamis, 19 Juli 2018 | 9:37 WIB


Yuswo Supadmo Ketua Dewan Pimpinan IARMI Komisariat Batalyon 902 UNNES

Dr Yuswo Supadmo MKes kembali menjadi Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARMI) Komisariat Batalyon 902 Universitas Negeri Semarang (UNNES) periode 2018-2021.

Upacara pelantikan dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan IARMI Kota Semarang, Dr Nur Rochaeti SH MHum sebagai inspektur upacara, Sabtu (14/7) di Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Kampus Sekaran Gunung Pati.

Dr Nur Rochaeti menyampaikan, kegiatan alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) tentu tidak terlepas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Pada bidang pendidikan, IARMI siap melakukan publik education dalam upaya pemberdayaan masyarakat maupun meningkatkan kemampuan anggotanya untuk kualitas yang lebih baik.

Kemudian pada bidang penelitian, IARMI siap memberikan konstribusi bagi masyarakat berkaitan dengan ide-ide yang bisa dipertanggungjawabkan berdasarkan pengalaman, penelitian yang telah dilakukan dalam bidangnya.

Sedangkan pada bidang pengabdian, IARMI sebagai warga masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya, tanggungjawab sebagai warga negara yang siap mendharmabaktikan kemampuan akademik serta keterampilan yang dimiliki masyarakat.

Nur Rochaeti berpesan agar alumni Menwa dapat berkontribusi dan siap berpartisipasi aktif dan berkoordinasi dalam gerak langkah Program Pembangunan, berdasarkan Rencana Strategis Pemerintah Kota Semarang.

Hadir Koordinator UKM Minat dan Kegemaran, Drs Kusmuriyanto MSi, dan beberapa alumni Menwa diantaranya Ridwan, Sjafrudin Djoko HN, dan Ngudiana.

Kegiatan dilanjutkan ceramah oleh Ustad Choirul Amin menyampaikan tentang pentingnya menjalin silaturahmi kepada Allah SWT maupun sesama manusia, dan diakhiri Halal Bihalal dan foto bersama antar Alumni Menwa UNNES, tamu undangan, dan seluruh anggota aktif.

Ketua Panitia kegiatan Rudi Salam SPd MPd menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka pelantikan dan halal bihalal untuk merekatkan silaturahmi alumni Menwa dan anggota aktif.

 

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 286 kali

PKM-M Drama Live Communication untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Kamis, 19 Juli 2018 | 9:00 WIB


PKM-M Drama Live Communication untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Pengenalan Purwacarita (khususnya wayang Pandhawa) untuk anak-anak berkebutuhan khusus di MILB YKTM Budi Asih Semarang telah dilakukan oleh TIM PKM bidang Pengabdian Masyarakat yang diketuai oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa UNNES. Kegiatan yang dimulai sejak Mei 2018 ini mampu memikat siswa untuk menonton wayang di luar sekolah.

Mahasiswa PKM-M ini memulai kegiatan dalam wujud sosialisasi tokoh wayang Pandhawa yang diindikasi lebih dikenal secara umum oleh peserta didik dan guru. Asumsinya, penguatan karakter cinta wayang akan lebih cepat dibangun, jika lingkungan sekitar siswa ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) ini memiliki respons positif yang sama terhadap wayang. Tentu saja, kegiatan ini telah diberi keleluasaan berkegiatan oleh Kepala Sekolah MILB YKTM Budi Asih Semarang. Berbantuan berbagai media –misalnya boneka wayang dan film animasi, sosialisasi berupa pengenalan wayang dan ceritanya dilakukan secara bertahap dan terevaluasi.

Kegiatan pentas wayang kontemporer yang dilakukan pada bulan Ramadan juga memberikan nuansa berbeda pada psikologi siswa. Ujar Indra Ari Wibowo, “pengenalan wayang kulit menurut saya adalah kegiatan positif bagi anak-anak untuk lebih mampu mempelajari nilai-nilai positif yang ada di dalamnya.” Tentu saja, dalam setiap kegiatan, Indra selaku kepala sekolah selalu hadir dan mengikuti proses pengabdian yang dilakukan para mahasiswa. Bahkan, guru pada sekolah ini pun berantusias mengikuti kegiatan pentas wayang live yang diselenggarakan di aula sekolah. Acara yang ditutup dengan berbuka dan shalat magrib bersama ini menjadi kegiatan yang meriah. Kemeriahan tersebut ditandai antusiasme siswa dan wali siswa yang menikmati pentas wayang kontemporer dengan tajuk ‘Kenal Wayang Pandhawa’ itu.

Penguatan akhir terhadap seni Pewayangan, para siswa diajak untuk melihat pentas wayang secara langsung pada tempat yang kondusif untuk anak-anak. Pada Laboratorium Teater Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, pergelaran wayang kulit yang diselenggarakan oleh mahasiswa mata kuliah Sastra Pewayangan dimanfaatkan oleh mahasiswa PKM-M untuk memberi penguatan lebih lanjut untuk mereka. Siswa yang hadir pun menikmati kegiatan ini sampai dengan selesai acara, pukul 22.00 WIB. Rencana, kegiatan penguatan kemampuan mandiri siswa dalam mengapresiasi khasanah budaya wayang kulit akan terus dilakukan, walaupun kegiatan ini telah selesai. Wujud habituasi ini diharapkan mampu menghasilkan prestasi dan memberi bekal kemandirian siswa ABK untuk dapat menggunakan budaya sebagai sarana komunikasi lebih luas.


Penulis: Sihono Dibaca : 183 kali

Rektor Luncurkan Pusat Kajian Budaya Pesisir

Rabu, 18 Juli 2018 | 14:01 WIB


Rektor Luncurkan Pusat Kajian Budaya Pesisir

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Fathur Rokhman MHum meluncurkan Pusat Kajian Budaya Pesisir Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dalam acara Seminar Akademik Konservasi Budaya Pesisir yang digelar di Dekanat FBS, Rabu (18/7). Kegiatan diikuti oleh dosen dan mahasiswa dari UNNES dan kampus lainnya.

Seminar tersebut menghadirkan pembicara budayawan D Zawawi Imron, dalang muda asal Rembang Ki Sigid Ariyanto SSn, antropolog yang juga dosen UNNES Moh Yasir Alimi PhD, dan peneliti seni pesisir yang juga dosen UNNES Dr Agus Cahyono. Seminar dimoderatori oleh dosen FBS Dr Zaim Elmubarok.

Ketua Pusat Kajian Budaya Pesisir FBS Dr Triyanto MA mengatakan belakangan ini muncul banyak sikap intoleran di tengah masyarakat, ingin menang sendiri, bahkan saling menghasut dan memfitnah. “Oleh karena itu kami ingin  berusaha untuk mengungkapkan kearifan lokal kembali. Bahwa banyak hal yang bisa kita teladani dari nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal, termasuk dari budaya pesisir,” ujarnya.

Untuk itu, Triyanto berharap  seminar ini dapat mengungkap nilai-nilai budaya pesisir yang relevan sesuai konteks zaman. UNNES memiliki perhatian terhadap budaya pesisir karena secara strategis berada di wilayah pesisir. Selain itu, penelitian atas budaya yang berpusat pada negarigung, yaitu keraton sebagai pusat kebudayaan, sudah banyak dilakukan.

Dekan FBS Prof Agus Nuryatin mengatakan, kegiatan ini juga untuk menyongsong Bulan Bahasa pada bulan Oktober nanti. Gagasan untuk membuat Pusat Kajian Budaya sudah muncul dua tahun yang lalu melalui seminar dan penelitian. Dekan meminta agar pusat kajian ini memberi kontribusi positif terhadap ilmu pengetahuan.

Menurut Rektor, sebuah perguruan tinggi akan dikenal luas karena kontribusi keilmuan para dosen di dalamnya. Ia terus mendorong agar dosen mengasah dan memberi kontribusi itu dalam berbagai forum ilmiah.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 272 kali

FE UNNES Selenggarakan International Conference on Economics, Business, and Economic Education Science

Rabu, 18 Juli 2018 | 13:19 WIB


FE UNNES Selenggarakan International Conference on Economics, Business, and Economic Education Science

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (FE UNNES) menyelenggarakan International Conference on Economics, Business, and Economic Education Science (ICE-BEES) 2018, selama dua hari Selasa dan Rabu (17-18/7/2018) di Hotel Grasia Semarang.

Ketua Panitia Andryan Setyadharma PhD melaporkan, peserta International Conference ini tercatat ada sekitar 130 peserta dengan 112 pemakalah, yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Termasuk diantaranya tujuh pemakalah dari Malaysia.

Kegiatan ini hasil kerjasama dengan Universiti Teknologi MARA, Malaysia mengangkat tema tentang “Deliberations on Business and Education Practices toward Internationalisation” dengan 4 subtema di bidang Akuntansi, Manajemen, Ilmu Ekonomi, dan Pendidikan Ekonomi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para peneliti baru atau muda untuk membangun hubungan yang kuat dengan para peneliti yang berpengalaman sehingga artikelnya dapat dimuat di jurnal nasional maupun internasional.

Saat ini FE UNNES sudah memiliki  8 jurnal ilmiah (Jurnal Dinamika Manajemen, Management Analysis, Journal, Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, Economics Development Analysis Journal, Jurnal Dinamika Akuntansi, Accounting Analysis Journal, Dinamika Pendidikan, dan Economic Education Analysis Journal). Dari 8 jurnal itu, 5 diantaranya sudah terakreditiasi nasional.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka kegiatan menyampaikan, saat ini animo dosen di Indonesia untuk melakukan publikasi ilmiah mengalami peningkatan. Sebab publikasi ilmiah sudah menjadi keharusan bagi dosen untuk bisa naik ke jenjang karir yang lebih tinggi. Untuk mencapai jenjang Guru Besar misalnya, disyaratkan seorang dosen selain memiliki pendidikan S3, juga memiliki publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi.

Alhamdulillah, dari tahun ke tahun jumlah jurnal internasional bereputasi yang terpublikasikan mengalami peningkatan cukup signifikan. 2016 silam hanya ada sekitar 260 jurnal, meningkat menjadi 380 jurnal di 2017, dan tahun ini setidaknya bisa tercapai sekitar 450 jurnal.

Pada 2019 mendatang, kami targetkan sudah ada 500 jurnal internasional bereputasi yang terpublikasikan. Kami optimis bisa mencapainya dan memang telah menjadi komitmen bersama di civitas akademika UNNES.

Hadir sejumlah pembicara diantaranya Associate Prof Dr Shafinar Ismail dari Universiti Teknologi MARA Melaka Malaysia, Nadine Sulkowski (University of Gloucestershire Inggris), Prof Neil Towers (University of Gloucestershire Inggris), Prof Tai Wan-Ping (Cheng Shiu University, Taiwan), dan Indah Fajarini SW PhD (UNNES). Turut hadir pula Dekan FE Drs Heri Yanto MBA PhD, Wakil Dekan, Dosen, beserta jajaran di lingkungan UNNES.

 

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 281 kali

Lelagon Dolanan Mulai Ditinggalkan, Mahasiswa UNNES Kembali Melatihkan

Rabu, 18 Juli 2018 | 8:33 WIB


Lelagon Dolanan Mulai Ditinggalkan, Mahasiswa UNNES Kembali Melatihkan

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni yang tergabung dalam Tim PKM bidang Pengabdian Masyarakat memberi pelatihan lelagon dolanan anak banyumasan untuk anak-anak di di Desa Somakaton, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, belum lama ini.

Berdasar keterangan yang diterima unnes.ac.id, selama tiga bulan, mahasiswa telah berlatih bersama sanggar di Desa Somakaton. Kegiatan pelatihan tembang dolanan ini dimulai pada 28 Mei 2018. Kegiatan tersebut diakhiri dengan pentas apresiasi drama musikal Si Bang Domas. Pemilihan pelatihan tembang dolanan dilakukan karena seni tembang dolanan yang diperuntukkan untuk kehidupan anak-anak sudah mulai ditinggalkan. Harapannya, warisan leluhur yang mengandung nilai dan kearifan ini mampu digemari lagi.

Sosialisasi kegiatan ini dilakukan di balai kampung. Lelagon dolanan yang disosialisasikan adalah Ricik-Ricik Banyumasan, Lepetan,Jonjang Lithong, Enggal Tangi, Lambang Sari Kenyol, dan lainnya. Harapan atas kegiatan ini adalah penguatan daya pikir dan karakter anak mulai terbentuk melalui apresiasi terhadap budaya leluhur. Selain itu, melalui kegiatan ini, pewarisan budaya dalam bentuk lelagon dolanan khas Banyumas dapat direalisasikan, yang dimulai dari dalam wujud pengenalan.

Puncak kegiatan pengabdian pengenalan lelagon dolanan banyumasan adalah pengajaran drama untuk pentas bertajuk  Si Bang Domas. Kegiatan ini dilakukan 30 Juni 2018 di SD N 1 Mengangkang. Para penonton yang hadir meliputi orang tua dan warga sekitar. Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak Desa Somakaton lebih mencintai budaya Jawa.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 255 kali

Mahasiswa UNNES Telusuri Kebhinekaan dalam Keberagaman di Pulau Karimunjawa

Selasa, 17 Juli 2018 | 18:09 WIB


Mahasiswa UNNES Telusuri Kebhinekaan dalam Keberagaman di Pulau Karimunjawa

Karimunjawa merupakan sebuah kepulauan yang terletak di sebelah utara Pulau Jawa. Kepulauan ini dihuni oleh kurang lebih 100.000 jiwa yang tersebar di lima pulau. Penduduknya terdiri dari beragam suku, yakni Suku Jawa, Suku Madura, Suku Bugis, Suku Banjar dan Suku Bajau.

Uniknya, meskipun terdapat beragam perbedaan antara suku-suku tersebut tidak lantas tercipta konflik. Ternyata, selain memiliki keindahan alam yang menyejukkan mata, kepulauan ini juga memiliki suatu bentuk keindahan lain yang terwujud sebagai kebhinekaan dalam keberagaman.

Latar belakang tersebut menjadi alasan bagi tim Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) beranggotakan Nailul (ketua), Rena dan Dhika, untuk melakukan penelitian di Kepulauan Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, kabupaten Jepara.

Penelitian ini berfokus pada lima kebudayaan di Pulau Karimunjawa yang hidup berdampingan dalam harmonisasi kesukuan tanpa ada konflik satu sama lain. Tim yang didampingi oleh Andi Irwan Benardi ini pun telah membuktikan bahwa keberagaman bukan sebatas jargon yang hanya di gaung-gaungkan oleh para leluhur kita.

“Disini walaupun sukunya macam-macam ya dek, kami tidak memiliki berbagai macam masalah. Jawa, Madura, Bugis semua itu sama. Kami semua rukun, saling gotong royong dan sadar kalau kami itu merupakan saudara sebangsa dan setanah air,” tutur bapak Lurah Desa Karimunjawa.

Dengan adanya Program ini, diharapkan Pulau Karimunjawa dapat menjadi salah satu ikon keberagaman dan kerukunan suku di Indonesia yang kelak menjadi daerah percontohan bagi daerah-daerah atau bahkan negara-negara lain di dunia.

Selanjutnya, hasil penelitian  yang berlangsung pada (28/5) ini akan dimuat dalam bentuk artikel ilmiah dan video dokumenter. Video dokumenter dapat diakses melalui tautan berikut https://www.youtube.com/watch?v=Yw1HQk40xHs .

Dwi H. & Annisa A.Z. (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 219 kali

Gelar Student Conference, Psikologi UNNES Tingkatkan Publikasi Ilmiah

Selasa, 17 Juli 2018 | 13:47 WIB


Gelar Student Conference, Psikologi UNNES Tingkatkan Publikasi Ilmiah

Pada hari Rabu, 26 Juli 2018, berlangsung student conference di Jurusan Psikologi Universitas Negeri Semarang (Unnes). Mengusung nama The 1st Academic Conference of Psychological Issues (ACPI 2018), konferensi tersebut difokuskan pada tema besar “On Social Psychology of Education” dengan ekstensi sub-topik pada psikologi media, psikologi politik, psikologi indigenous, psikologi lintas budaya, psikologi forensik, hingga psikologi lingkungan.

Tampil dalam konferensi tersebut adalah para mahasiswa yang mempresentasikan hasil riset masing-masing. Di antaranya adalah Atikah. Mahasiswa psikologi Unnes angkatan 2015 tersebut mempresentasikan artikel tentang “Social comparison pada Instagram users di kalangan mahasiswa”. Riset lain yang juga menarik misalnya “Faktor-faktor yang mempengaruhi kebahagiaan mahasiswa yang” di investigasi oleh Anis Tiharoh. Dan masih banyak lagi topik lainnya.

Nuke Martiarini, S.Psi., M.A., dosen mata kuliah Isu-isu psikologi sosial menjelaskan, student conference tersebut adalah format ujian akhir semester (UAS) bagi mata kuliah Isu-isu psikologi sosial.

Dalam mata kuliah tersebut, mahasiswa ditugaskan untuk membuat riset dengan mengeksplorasi berbagai tema Psikologi sosial dalam bidang pendidikan. Selain sebagai kewajiban akademik siswa, pelaksanaan student conference juga diharapkan turut meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian bagi civitas psikologi Unnes.

Sedangkan Abdul Haris Fitri Anto, S.Psi., M.Si., tim pengampu mata kuliah Isu-isu psikologi sosial menambahkan, output mata kuliah ini tidak hanya praktik riset dan presentasi hasil saja. Lebih jauh, artikel-artikel terpilih akan diterbitkan dalam jurnal ilmiah INTUISI, sedangkan artikel-artikel riset seluruhnya dipublikasikan dalam conference proceeding 1st ACPI 2018.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 243 kali

Seli Inayati Mahasiswa UNNES Juara 1 Tingkat Nasional Pidato Bahasa Jepang

Selasa, 17 Juli 2018 | 10:02 WIB


Seli Inayati Mahasiswa UNNES Juara 1 Tingkat Nasional Pidato Bahasa Jepang

Seli Inayati mahasiswa semester 4 program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi juara 1 tingkat nasional pada ajang lomba bergengsi Pidato Bahasa Jepang, Sabtu, 14 Juli 2018 di Auditorium Kemristekdikti, Gedung D Lantai 2, Senayan, Jakarta

Seli, kepada reporter unnes.ac.id menyampaikan, lomba Pidato Bahasa Jepang bagi mahasiswa dan umum Tingkat Nasional yang ke-47  ini diselenggarakan oleh The Japan Foundation Jakarta bekerja sama dengan Perhimpunan Alumni Jepang (Persada), Kementerian Riset Teknologi, Jakarta Japan Club, dan Japan Overseas Enterprises Association.

Pemenang pertama dan kedua pada lomba kali ini selain mendapat piala dan hadiah dari pendukung acara, akan dicalonkan untuk program kunjungan ke Jepang antara lain mewakili Indonesia dalam acara “Asean Speech Contest” di Tokyo.

Lomba pidato ini merupakan rangkaian acara peringatan 60 tahun hubungan diplomasi Jepang-Indonesia. Lomba diikuti 14 orang mahasiswa bahasa Jepang dan umum yang merupakan pemenang lomba pidato Bahasa Jepang Tingkat Daerah dari wilayah Sumatra Utara & Aceh, Sumatra Barat & Riau, Jabodetabek, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi (Sulawesi Utara & Sulawesi Selatan).

Acara lomba pidato ini disponsori oleh Japan Airlines, Jakarta Japan Club (JJC), PT. Panasonic Manufacturing Indonesia, Beautylabo (PT Hoyu Indonesia), Penerbit Kesaint Blanc, serta didukung oleh Kedutaan Besar Jepang di Jakarta & Japan Overseas Enterprises Association (JOEA), Jepang.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 421 kali

Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pertahankan Akreditasi A

Selasa, 17 Juli 2018 | 8:00 WIB


Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pertahankan Akreditasi A

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Negeri Semarang (Unnes) mempertahankan akreditasi unggul (A).

Hasil akreditasi ini tertuang dalam SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) Nomor 1757/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2018.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Dr Haryadi MPd menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung Prodi PBSI sehingga dapat mempertahankan akreditasi unggul tersebut.

Sebagaimana diketahui, pada 2013 Prodi PBSI juga telah mendapatkan akreditasi A. Akreditasi yang sama juga diperoleh Prodi PBSI pada periode sebelumnya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat. Akreditasi A menunjukkan bahwa program studi berkomitmen menjaga kualitas mutu.

Akreditasi A yang diraih Prodi PBSI menjadi bagian dari komitmen universitas untuk memberikan  pelayanan akademik dan nonakademik yang prima kepada masyarakat.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 239 kali

164 Tim PKM dari 13 Perguruan Tinggi di Monitoring dan Evaluasi Tim Kemenristek Dikti

Senin, 16 Juli 2018 | 14:22 WIB


164 Tim PKM dari 13 Perguruan Tinggi di Monitoring dan Evaluasi Tim Kemenristek Dikti

 

Sebanyak 164 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 bidang  perguruan tinggi di monitoring dan evalusi oleh tim Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Kegiatan selama 2 hari Senin-Selasa (16-17/7) dipusatkan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) kampus Sekaran Gunungpati.

Ke 164 Tim PKM dari 13 perguruan tinggi yakni UNNES 108 tim, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) 23 tim, Universitas Semarang (USM) 6 tim, Universitas Wahid Hasim (Unwahas) Semarang 5 tim, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga 5 tim, Universitas Katolik Soegiapranata (Unika) Semarang 5 tim, Universitas Pekalongan (Unikal) 4 tim.

Kemudian, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (Stifar) Semarang 4 tim, Universitas Panca Sakti (UPS)  Tegal 3 tim, Untag Semarang (1 tim), Politeknik Harapan Bersama Tegal (1 tim), Universitas Ngudi Waluyo Semarang (1 tim), dan Universitas Darul Ulum Center Sudirman Semarang (1 tim).

Hadir reviewer Dr Made Pramono SS MHum, Sopingi SSos MPd, Dr Hermanto SPd MPd, Uke Prayogo, dan Ika Sari.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo saat membuka kegiatan menyampaikan, sekarang merupakan era disrupsi maka kreativitas itu akan tampil menjadi pemenang.

“Disuasana manapun kreativitas itu akan menjadi pemenang, dan itu perlu dilatih,” tegas Prof Fathur.

Prof Fathur juga mengemukakan, hasil monitoring dan evaluasi PKM ini turut menentukan ke  Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Untuk itu, siapa saja nanti yang program kreativitasnya bagus bisa lolos menuju ke PIMNas ke 31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 2018 ini, pungkas Prof Fathur.

Dr Hermanto mewakili tim reviewer menyampaikan, tim reviewer ini ditugasi untuk mencari tahu sudah sejauh mana program kegiatan PKM di 13 perguruan tinggi ini dilaksanakan yakni dengan cara tiap-tiap kelompok PKM mempresentasikan hasil karyanya sebagai laporan akhir dan kemajuan pelaksanaan program.

Jika ada salah satu peserta ini tidak melaporkan (mengunggah) ke Dikti sebagai pertanggungjawaban, maka ini sebagai catatan khusus untuk perguruan tinggi yang bersangkutan. Untuk itu mari saling mengingatkan untuk kelancaran pelaksanaan program ini.

 

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 270 kali

Peduli Disabilitas, Mahasiswa UNNES Ciptakan Dompet Pendeteksi Uang bagi Tunanetra

Senin, 16 Juli 2018 | 8:17 WIB


Peduli Disabilitas, Mahasiswa UNNES Ciptakan Dompet Pendeteksi Uang bagi Tunanetra
  1. Kreativitas dan inovasi tak pernah hilang dari diri mahasiswa. Ialah tiga mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang terdiri dari Rizky Ajie Aprilianto, Oky Putra Pamungkas, dan Nur Anita, telah berhasil menciptakan sebuah dompet pendeteksi uang yang diperuntukkan bagi penyadang disabilitas tunanetra.

Sebuah alat yang dinamai IDOPU, atau Inovasi Dompet Pendeteksi Uang tersebut dilatarbelakangi oleh kepedulian mereka terhadap teman-teman tunanetra yang saat ini hanya menggunakan blind code pada uang untuk mengetahui nominalnya.

Ketua Tim Ajie menjelaskan, alat tersebut diciptakan menggunakan sebuah microcontroler, dua sensor warna, mini mp3 modul player dan kombinasi antara mini LED UV dengan sensor cahaya serta LED RGB.

“Berbeda dengan alat bantu deteksi uang yang telah banyak diciptakan sebelumnya. Selain nominal uang, IDOPU juga mampu mendeteksi keaslian uang menggunakan kombinasi mini LED UV” ungkap Mahasiswa Berprestasi  Utama (Mawapres) Fakultas Teknik tersebut.

Alat ini, tambahnya, dibagi menjadi dua bagian, bagian pertama untuk meletakan uang seperti dompet pada umumnya, dan bagian kedua untuk proses scanning uang. Agar mempermudah penggunaanya, uang dapat diletakan di bagian scanning dengan empat posisi. Jika proses scanning telah selesai, IDOPU akan berbunyi sesuai dengan nominal uang tersebut. Namun jika uang terdeteksi palsu, maka langsung ada nada peringatan.

Inovasi dompet pendeteksi uang ini merupakan hasil Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC) yang berhasil memperoleh hibah pendanaan tahun 2018 dari Kemenristekdikti.

Keunggulan lain yang ditawarkan IDOPU adalah fasilitas pengisian daya baterai smartphone. Ajie dan tim menyadari, di era revolusi industri 4.0 saat ini smartphone telah menjadi bagian dari kehidupan, tak terkecuali bagi sebagian teman-teman tunanetra di Indonesia.

IDOPU mendapat sambutan baik saat diujikan di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Semarang. “Pembuatan inovasi dompet ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa untuk kami (teman-teman tunanetra)” papar Basuki selaku pimpinan di yayasan tersebut. Basuki berharap, inovasi-inovasi yang ditujukan bagi tunanetra terus dilakukan dan mendapat perhatian pemerintah sehingga kedepannya dapat bermanfaat secara luas.

Dwi Hermawan (student staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 295 kali

Emtek Goes To Campus (EGTC) Kembali Hadir di UNNES

Senin, 16 Juli 2018 | 8:08 WIB


Emtek Goes To Campus (EGTC) Kembali Hadir di UNNES

Sebuah kegiatan yang memadukan edukasi dan entertainment ini digagas EMTEK media group yang diantaranya menaungi stasiun televisi SCTV dan Indosiar, serta KKM online tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Negeri Semarang, mulai Selasa – Kamis (17-19/07/2018).

Emtek Goes To Campus Jadi Sarana Mahasiswa Mengenal Dunia Media Semarang sendiri dipilih menjadi kota ke-1 dari rangkaian roadshow EGTC 2018.

EGTC ini bertujuan memperkenalkan dan mendekatkan EMTEK media group kepada generasi milenia. Tetapi juga memberikan edukasi dan berbagi pengetahuan antar praktisi khususnya para mahasiswa.

Hari Pertama, Selasa 17 Juli 2018 akan diisi dengan Graduate Mentorship Program yang diisi langsung oleh HR Emtek Group. Kamu juga bisa mengikuti Journalism Workshop yang akan diisi oleh para pembicara berpengalaman dari KapanLagi Youniverse.

Nah, yang serunya lagi, kamu bisa mengikuti News Presenter Competition yang diadakan oleh Fokus Indosiar dan Liputan 6 SCTV dengan hadiah jutaan.

Hari Kedua dan Ketiga, Rabu dan Kamis 18-19 Juli 2018 ada banyak pembicara yang siap membagikan pengalaman dan rahasia sukses mereka. Mereka adalah Dirut Indosat Ooredoo Joy Wahjudi, CO-Founder & President Bukapalak Muhammad Fajrin Rasyid, Motivator Tung Desem Waringin, Direktur Programming SCM Harsiwi Achmad, Panji Pragiwaksono, serta Aktor/Enterpreneur Dude Herlino.

Tak hanya itu, EGTC 2018 juga akan kedatangan para pemeran “Buffalo Boys” seperti Pevita Pearce dan Yoshi Sudarso. Tak lupa, akan ada hiburan dari Virgoun dan para komika, serta Campus Market yang pastinya bakalan rame banget.

Untuk pendaftran secara online dapat dilakukan di https://emtekgoestocampus.com/participant/create?


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 795 kali

Mahasiswa Jurusan Biologi UNNES Bantu Tuna Rungu Dalam Bermusik

Senin, 16 Juli 2018 | 5:23 WIB


Mahasiswa Jurusan Biologi UNNES Bantu Tuna Rungu Dalam Bermusik

Beberapa waktu yang lalu Mahasiswa jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Universitas Negeri Semarang (UNNES) didorong untuk terus menunjukkan kepedulian sosial. 

Hal nyata yang telah ditunjukkan adalah dengan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut telah berhasil dilaksanakan dengan baik oleh tim penerima hibah Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tahun 2018 yang terdiri dari Erlinda Afra Maulana, Novita Ayu Lestari, Muhammad Azka Fikri, dan Wahyu Yabuar Rizky.

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SLB – B Swadaya Semarang. Pemilihan sekolah dilakukan dengan landasan bahwa siswa SLB – B merupakan siswa tuna rungu yang memiliki kesulitan dalam belajar musik. Padahal musik memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan fisik dan emosional anak didik. Perlu dibuat suatu skema pembelajaran atau bantuan alat agar siswa tuna rungu dapat belajar alat musik. Selama ini, hal yang umum dilakukan oleh guru adalah dengan menggunakan alat bantu dengar atau dengan berusaha menceritakan bagaimana musik itu.

Erlinda dan kawan – kawan telah membuat pelatihan penggunaan alat pianika yang dihubungkan dengan lampu berwarna menjadi suatu bentuk pembelajaran musik yang menyenangkan bagi siswa tuna rungu di SLB – B Swadaya Semarang.  Dengan pianika yang selanjutnya disebut sebagai “Lampu Warna Bernada”, siswa tuna rungu dapat menikmati musik secara visual. Setiap warna yang keluar pada saat siswa membunyikan pianika menjadi representatif satu nada tertentu.

Imajinasi musik siswa lebih terbantu dengan adanya warna. Perbedaan warna untuk setiap nada memberikan informasi baru bagi siswa bahwa irama itu disusun oleh berbagai nada, bukan hanya satu nada. Siswa jadi lebih memahami bahwa musik itu beragam dan indah.

Pelatihan berlangsung secara interaktif. Dengan bantuan guru, siswa bertanya banyak hal kepada para pengabdi, terutama bagaimana warna itu mewakili nada tertentu. Siswa juga tampak tidak sabar untuk menanti giliran praktik penggunaan alat yang dibuat. Pada awalnya, siswa canggung karena tidak tahu musik, tapi lama kelamaan, siswa dapat memainkannya dengan halus seolah – olah mereka mendengarkan nada.

Suatu poin penting dari pelatihan ini adalah bahwa siswa kesulitan pada saat harus meniup pianika, karena mungkin ini pertama kalinya bagi mereka untuk memainkan pianika. Secara tidak langsung, siswa juga melatih indera penglihatan dan organ yang berkaitan dengan kemampuan bicara yang jarang mereka gunakan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pengabdian kepada masyarakat dengan pelatihan “Lampu Warna Bernada” merupakan kegiatan yang tidak hanya menarik dan inovatif tetapi juga bermanfaat bagi perkembangan anak didik siswa SLB -B.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 141 kali

Mahasiswa UNNES Temukan Kearifan Lokal Dapat Mengurangi Laju Erosi

Minggu, 15 Juli 2018 | 22:00 WIB


Mahasiswa UNNES Temukan Kearifan Lokal Dapat Mengurangi Laju Erosi

Laju erosi yang semakin tinggi apabila dibiarkan dapat menyebabkan longsor yang mengancam jiwa dan mengakibatkan bencana alam yang lebih parah. Salah satu pengaruh laju erosi yaitu kearifan lokal yang dilakukan petani dalam mengelola lahan pertanian, apalagi wilayah Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati memiliki lahan yang miring.

Hal itulah yang mendorong mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Program Kreativitas Mahasiswa Sosial Humaniora (PKM-PSH) 2018 beranggotakan Nur ‘Izzatul Hikmah, Lu’lu’il Munawaroh dan Tegar Nugraha Satya Wibawa meneliti kearifan lokal para petani di Kelurahan Sekaran yang dapat mengurangi laju erosi.

Pertama para petani menginjak-injak tanah untuk memadatkan tanah, kemudian menaruh sisa-sisa dedaunan dan rerumputan pada lahan pertanian sekaligus menabur abu bekas kayu bakar di sawah. Setelah itu batu-batu disusun pada lahan pertanian yang miring.

Tim yang dibimbing oleh Ariyani Indrayati SSi MSc ini berhasil membuat alat pengukur laju erosi yang diberi nama cynometer beserta modul pembuatannya. Tak hanya itu, peta tingkat bahaya erosi juga mereka buat. Peta ini dapat dijadikan sebagai bahan kebijakan dalam mengolah tanah untuk mengurangi laju erosi, terutama di Kelurahan Sekaran.

Tidak mengherankan jika penelitian ini mendapatkan review yang bagus di Seminar Nasional Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta 2018. Reviewer yang berasal dari Universitas Gajah Mada menilai, temuan terkait kearifan lokal terhadap pelestarian sungai dalam suatu ekosistem, layak menjadi rujukan daerah aliran sungai yang lain.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 215 kali

Pastikan SM UNNES Berjalan Lancar, Rektor UNNES Lakukan Monitoring

Minggu, 15 Juli 2018 | 18:15 WIB


Pastikan SM UNNES Berjalan Lancar, Rektor UNNES Lakukan Monitoring

Rektor Uniuversitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum memantau pelaksanaan seleksi mandiri (SM) UNNES, Minggu (15/7). Sejumlah 9.291 peserta mengikuti tes tertulis di beberapa lokasi, yaitu di SMAN 3 Semarang, UPGRIS, SMAN 12 Semarang, SMPN 5 Semarang, dan SMAN 6 Semarang.

Selain itu, SMA/SMK Teuku Umar, Universitas Wahid Hasyim, UNNES Kampus Sekaran, dan Pascasarjana UNNES.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman meninjau pelaksanaan Seleksi Mandiri di Fakultas Bahasa dan Seni. Kepada para peserta ia menghimbau agar mengerjakan soal ujian dengan teliti dan optimis.

Prof Fathur berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan baik dan lancar sehingga bisa lolos sesuai targetnya masing-masing.

Pada saat yang sama, pimpinan universitas lain juga meninjau tes di lokasi tes lain. Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono meninjau di Fakultas Ilmu Pendidikan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR meninjau tes di Fakultas Teknik . Adapun Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof YL Sukestiyarno meninjau tes di Fakultas Hukum.

Tes akan dilanjutkan pada Senin (16/7) dengan tes keterampilan bagi peserta yang memilih program studi olahraga dan seni.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 223 kali

Mawapres Utama UNNES Raih Predikat Penyaji Terbaik di Pilmapres Nasional 2018

Minggu, 15 Juli 2018 | 13:22 WIB


Mawapres Utama UNNES Raih Predikat Penyaji Terbaik di Pilmapres Nasional 2018

Faoziah Arumi, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan 2015  berhasil meraih predikat sebagai penyaji terbaik atau best presenter dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2018. ‎

Arumi menyabet predikat tersebut dengan karya tulisan ilmiahnya yang bertajuk Indonesia Bersastra.

Pilmapres Nasional 2018 diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti. Pengumuman juara dilaksanakan di Surakarta pada Rabu (11/7).

Tahun ini, Pilmapres mengusung tema sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi serta berkarakter yang siap memasuki era revolusi industri 4.0 dengan agenda acara berlangsung sejak Senin hingga Kamis (9-12/7).

Para peserta Pilmapres berjuang dalam mempresentasikan dan mempertahankan karya ilmiahnya yang dititikberatkan pada pemanfaatan teknologi informasi maupun pengembangan hasil inovasi yang dapat didiseminasikan secara luas.

Pada tahap awal, Pilmapres Nasional 2018 diikuti oleh 252 peserta yang berasal dari Perguruan Tinggi se-Indonesia. Selanjutnya, terpilihlah 26 finalis yang terdiri atas 17 mahasiswa dari program Sarjana dan 9 mahasiswa dari Diploma.

Pada ajang Pilmapres Nasional 2018, Arumi mengajukan pemikirannya dalam bentuk karya Ilmiah berjudul Indonesia Bersastra sebagai Wahana Preventif Disintegrasi Bangsa Indonesia di Sekolah Daerah Perbatasan.

Dia menilai perlunya upaya menanggulangi disintegrasi bangsa melalui pengembangan nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal, salah satunya melalui sastra.

Dalam karyanya Arumi juga menggambarkan pola interaksi dan korelasi antara sastra dan upaya  integrasi nasional.

Ia menambahkan, capaian predikat tersebut tak lepas dari dukungan keluarga, dosen pembimbing, sahabat, dan pihak universitas.

“Ada banyak pihak yang membantu saya hingga bisa sampai disini. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Terima kasih kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi, Staf Ahli Rektor bidang Prestasi Dr Tommi Yuniawan MHum, dan Dosen Pembimbing Meina Febriani SPd MPd,” jelasnya.

Kedepan, imbuhnya, semoga wakil UNNES di tahun 2019, mampu memberikan tampilan yang lebih baik dan lebih prestatif.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi capaian prestasi yang telah diraih oleh Arumi tersebut.

“Saya ucapkan selamat kepada ananda Faoziah Arumi. Semoga capaian bersama ini, semakin meneguhkan UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” ungkap Profesor bidang Sosiolinguistik itu.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 215 kali

Mahasiswa UNNES Gunakan Wayang Sebagai Media Penanaman Nilai Pancasila

Minggu, 15 Juli 2018 | 12:29 WIB


Mahasiswa UNNES Gunakan Wayang Sebagai Media Penanaman Nilai Pancasila

Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dinyatakan lolos pendanaan PKM Dikti dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) tahun 2018.

Tim yang diketuai oleh Fajar Sujudi dan beranggotakan Eva Nur Hidayah, Vina Ma’rifatul Asna, Muhammad Insanul Mahfud dan Aleq Khotamul Imam  ini, mengangkat judul “BMW 1000 K (Budaya Media Wayang 1000 Karakter) Peran Pancasila dalam Pemberdayaan Karakter Anak-anak Desa Deliksari Semarang”.

Tujuan yang ingin dicapai diantaranya, mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila serta meningkatan keterampilan dalam memahami Pancasila melalui media wayang.

Rencananya program ini dilakukan selama lima bulan. Tim yang dibimbing oleh Drs Ngabiyanto MSi ini, awalnya bercerita mengenai nilai-nilai Pancasila menggunakan media wayang karakter kepada anak-anak.

Setelah itu mereka belajar bersama  membuat wayang. Terakhir, anak-anak diajak praktik mendalang bersama.

Rina Chomawati & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 197 kali

Tim PKM UNNES Latih Siswa Difabel Netra dan Low Vision Operasikan Komputer

Minggu, 15 Juli 2018 | 12:19 WIB


Tim PKM UNNES Latih Siswa Difabel Netra dan Low Vision Operasikan Komputer

Pada era modern saat ini, pengoperasian komputer menjadi hal yang penting untuk dipelajari oleh siswa. Namun, hal ini masih masih menjadi hal yang sulit dipelajari oleh siswa difabel netra.

Latar belakang tersebutlah, yang menginisiasi tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan pelatihan pengoperasian komputer bagi siswa difabel netra dan low vision.

Tim yang diketuai oleh Anang, mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan ini melatih beberapa siswa difabel netra dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Bakti Ungaran.

Pelatihan tersebut diawali dengan pengenalan letak huruf pada keyboard sampai belajar menuliskan kata demi kata. Sepanjang pelatihan, teramati perkembangan pesat salah satu siswa yang dilatih.

“Sherly anaknya cerdas, mudah ingat. Saya saja masih lupa huruf braille seperti apa tetapi Sherly mengingat betul jumlah titik timbulnya ada berapa lalu letak huruf di keyboard sebelah mana. Saya benar-benar salut!,” ungkap Rofiqoh, anggota tim PKM.

Pelatihan ini pun mendapat respon positif dari orangtua siswa, mereka merasa sangat senang mengetahui anaknya bisa belajar komputer khususnya mengetik.

Selama kegiatan pelatihan berlangsung sejak Mei sampai dengan Juli, tidak ditemukan kendala berarti. Seusai rangkaian kegiatan ini, diharapkan pelatihan tetap berlanjut dan menjadi kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tempat tim PKM UNNES mengabdi.

Dwi H. & Annisa AI. (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 141 kali

UKM Gerhana UNNES Terima Penghargaan dari Gubernur Jateng

Minggu, 15 Juli 2018 | 9:12 WIB


UKM Gerhana UNNES Terima Penghargaan dari Gubernur Jateng

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerhana (Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapat Penghargaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Kamis (12/7).

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi dari partisipasi aktif UKM Gerhana yang mendukung program P4GN di lingkungan kampus. BNN juga memberikan penghargaan P4GN kepada UKM Peduli Napza Universitas Diponegoro (Undip) dan UKM Rumah Sahabat Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

Sebagai peringatan Hari Narkotika Internasional kegiatan yang berpusat di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah ini dihadiri oleh pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Semarang, perwakilan BNN Provinsi Jawa Tengah, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan Mahasiswa.

“Dengan adanya penghargaan ini, semoga dapat meningkatkan semangat dan dukungan aktif mahasiswa dalam program P4GN, “ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo SH MIP.

(Maulida Fitra Z – Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 162 kali

DPRD Jateng dan UNNES Bersinergi

Jumat, 13 Juli 2018 | 10:01 WIB


DPRD Jateng dan UNNES Bersinergi

Pimpinan beserta jajaran staf Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah mengikuti senam konservasi di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Jumat (13/7).

Setelah mengikuti senam konservasi, pimpinan beserta jajaran staf DPRD bersama Rektor dan pejabat di lingkungan UNNES melakukan penanaman Pohon Damar bertempat di depan auditorium UNNES gedung Prof Wuryanto.

Saat memberikan arahan, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Drs Rukma Setyabudi MM berharap, UNNES mampu secara konsisten menerapkan semangat nilai konservasi yang dimiliki dan tumbuh menjadi perguruan tinggi yang luar biasa.

“Saya percaya, bersama-sama, UNNES dan DPRD mampu mewujudkan Jawa Tengah yang lebih maju dan lebih hebat, terutama di sektor pendidikan,” jelas Rukma yang telah menjabat sebagai Ketua DPRD selama dua periode tersebut.

Menanggapi pernyataan tersebut, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengaku senang atas kunjungan tersebut.

“Pagi ini merupakan pagi yang luar biasa. UNNES bersama DPRD Provinsi Jawa Tengah akan menanam Pohon Damar yang merupakan simbolisasi nilai inovatif,” jelas Rektor.

UNNES, imbuhnya, selalu berupaya memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat. Salah satu cara yang UNNES tempuh adalah menggandeng berbagai institusi guna meningkatkan kualitas pendidikan bagi negeri.

 

Dwi Hermawan (Student Staff)

 


Penulis: Sihono Dibaca : 194 kali

Nusantara Mengaji di Kampus Konservasi

Kamis, 12 Juli 2018 | 23:46 WIB


Nusantara Mengaji di Kampus Konservasi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali melaksanakan kegiatan rutin Nusantara Mengaji di Gedung H Rektorat UNNES, Kamis (12/7).

Pada kesempatan ini hadir Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor dan para dekan. Para peserta berasal dari Unit Kegiatan Mahasiswa Teknologi Quran dan mahasiswa umum.

Kegiatan diawali dengan khataman Al-Quran serentak, dilanjutkan Sholat Maghrib. Setelah itu para peserta dipersilahkan makan malam bersama, dilanjut Sholat Isya. Terakhir peserta akan meyapa perguruan tinggi lain melalui jaringan teleconference.

Dalam sambutannya, Prof Fathur mengapresiasi para peserta yang datang untuk mensukseskan dan melaksanakan khataman Al-Quran.

“Kita bersama-sama sudah melaksanakan Khotmil Quran, kemudian disambung mengaji dengan seluruh warga dari berbagai kampus di Indonesia dalam Nusantara Mengaji,”tutur dosen Fakultas Bahasa dan Seni itu.

Nusantara Mengaji kali ini dipusatkan di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi, seperti UNNES, Universitas Riau, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Syah Kuala, Universitas Sriwijaya, Universitas Borneo dan Universitas Lampung.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 179 kali

FMIPA Mantapkan Kerjasama dengan KJRI Osaka Jepang

Kamis, 12 Juli 2018 | 12:38 WIB


FMIPA Mantapkan Kerjasama dengan KJRI Osaka Jepang

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan audiensi dengan Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Osaka disela-sela riset kolaboratif dengan Hiroshima University, Kamis (28/6).

Delegasi FMIPA yang dipimpin Dekan Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt beranggotakan Prof Dr Hardi Suyitno MPd, Dr Amin Suyitno MPd dan Endang Sugiharti SSi MKom diterima dengan hangat oleh Ibu Konsul Jendral.

Dalam pertemuan tersebut dibahas program yang melibatkan FMIPA UNNES, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Kyoto University yaitu konsorsium BNCT (Boron Neutron Capture Therapy). FMIPA UNNES juga terlibat proyek kerjasama dengan Hiroshima University seperti, riset kolaboratif, student /lecture mobily, visiting professor, dan joint publication.

Saat ini tiga orang yang terdiri dari staf dan alumni FMIPA UNNES sedang menempuh pendidikan di IDEC Hiroshima University. Mereka yaitu, Arif Widiyatmoko SSi MPd dan Wiharto yang mengambil program PhD serta Resti Andriani menempuh program master.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 190 kali

Tim PKM UNNES Teliti dan Edukasi Tindak Main Hakim Sendiri

Rabu, 11 Juli 2018 | 16:06 WIB


Tim PKM UNNES Teliti dan Edukasi Tindak Main Hakim Sendiri

Tim Program Kreativitas Mahasiswa– Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penelitian terhadap tindakan main hakim sendiri di Desa Mlilir Bandungan Kabupaten Semarang, Jumat (29/6).

Tim ini diketuai oleh Dede Mardiansyah yang beranggotakan Wisnu Pratama Iryanto dan Septhian Eka Adiyatma melakukan penelitian karena adanya praktik main hakim sendiri yang pernah terjadi di Desa Mlillir tahun 2017 lalu.

Tim PKM yang didanai tersebut melakukan penelitian berupa wawancara dan kuisioner, serta mengadakan penyuluhan mengenai tindak main hakim sendiri. Berbagai elemen masyarakat seperti perangkat desa, tokoh pemuda karang taruna, kepala dusun, dan masyarakat umum hadir dalam penyuluhan.

Hasil yang didapatkan, faktor utama terjadinya main hakim sendiri dikarenakan emosi dan keinginan masyarakat untuk memberikan rasa jera kepada pelaku tindak pidana, khususnya pencurian. Prosedur yang dapat ditempuh dalam penanganan tindak main hakim sendiri berupa mediasi oleh perangkat desa dan pengamanan pelaku tindak pidana supaya tidak diamuk warga.

Sekretaris Desa Mlilir Imron, mengucapkan terimakasih atas kesediaan tim PKM UNNES dalam penelitian dan penyuluhan terkait tindak main hakim sendiri.

“Kegiatan semacam ini memang diperlukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terkait praktik-praktik main hakim sendiri,” ujarnya.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 263 kali

Kembali, UNNES Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Laksanakan Program Magang Hibah Asuh Menuju Prodi Unggul

Selasa, 10 Juli 2018 | 15:22 WIB


Kembali, UNNES Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Laksanakan Program Magang Hibah Asuh Menuju Prodi Unggul

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali dipercaya oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa)  Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melakukan pendampingan kepada tiga perguruan tinggi dalam Program Magang Hibah Asuh Menuju Program studi  Unggul.

Ketua Badang Penjaminan Mutu (BPM) UNNES Agung Yulianto SPd MSi saat membuka kegiatan menyampaikan, pelaksanaan program magang hibah asuh menuju prodi unggul perguruan tinggi ini merupakan yang kedua kalinya 2017 lalu, dan 2018 ini selama tiga hari mulai Selasa-Kamis (10-12/7) di Ruang Rapat BPM Gedung Prof Dr Retno Sriningsih (LP2M) kampus Sekaran Gunungpati Semarang.

Kali ini tiga perguruan tinggi yang diasuh yakni Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (4 orang), Universitas PGRI Palembang (6 orang), dan Universitas Pandanaran Semarang (4 orang).

Agung Yulianto menjelaskan, program magang hibah asuh merupakan program Kemenristekdikti untuk menumbuhkan budaya mutu serta meningkatkan mutu prodi melalui penguatan sistem penjaminan mutu internal pada perguruan tinggi yang dilaksanakan dengan program pengasuhan oleh perguruan tinggi unggulan.

“Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait penjaminan mutu oganisasi & praktik, serta melakukan proses observasi dengan melihat secara langsung praktik penjaminan mutu di UNNES”ujar Dosen Fakultas Ekonomi tersebut.

Kegiatan hari pertama diawali dengan materi sistem penjaminan mutu di UNNES oleh Agung Yulianto SPd Msi, dilanjutkan materi sistem penjaminan mutu internal oleh Kepala Pusat Penjamin Mutu Internal (PPMI) Badingatus Solikhah SE MSi Akt CA dan Noorochmat Isdaryanto SS MSi. Materi ketiga terkait sistem penjaminan mutu eksternal diisi oleh Dra Diah Vitri Widayanti DEA dan Rahayu Fery Anitasari SH MKn, materi keempat penataan PD-Dikti diisi oleh Dony Hidayat Al-Janan ST MT PhD, Eram Tunggul Pawenang SKM MKes.

Pada hari kedua materi Sistem Informasi Pendukung Penjaminan Mutu  oleh Mona Subagja SPd dari UPT TIK,  Audit Mutu Internal (Materi dan Praktek) oleh Badingatus Solikhah SE MSi Akt CA, Dra Diah Vitri Widayanti DEA, Dony Hidayat Al-Janan ST MT PhD,  Noorochmat Isdaryanto SS MSi, Rahayu Fery Anitasari SH MKn, dan Eram Tunggul Pawenang SKM MKes.

Hari ketiga materi pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di UNNES oleh Ketua LP2M Dr Suwito Eko Pramono MPd, Review Borang Akreditasi Prodi (Universitas PGRI Palembang dan Universitas NU Kalimantan Barat).

Setelah mengikuti program ini, diharapkan para peserta mendapatkan gambaran yang jelas terkait penjaminan mutu, sehingga dapat diterapkan ke dalam penjaminan mutu di perguruan tinggi masing-masing.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 376 kali

BAKK Kelola Arsip UNNES Melalui Akuisisi Arsip

Senin, 9 Juli 2018 | 19:34 WIB


BAKK Kelola Arsip UNNES Melalui Akuisisi Arsip

Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (BAKK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan akuisisi (pemindahan) arsip setelah melaksanakan pendampingan arsip. Langkah ini dilakukan sebagai wujud pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 tentang Kearsipan, Senin (9/7).

Kegiatan yang dimulai dari Senin hingga Jumat (9-13/7) di UPT Kearsipan ini dihadiri oleh pimpinan dan staf dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kearsipan dan BAKK.

Selama UPT Kearsipan mendampingi BAKK diketahui bahwa arsipnya terdiri dari arsip dinamis dan arsip statis. Menurut aturan tersebut arsip statis ini harus diselamatkan oleh UNNES melalui UPT Kearsipan.

Menurut penjelasan Koordinator Sistem dan Layanan Arsip UPT Kearsipan Agung Kuswantoro SPd MPd,  saat mengakuisisi arsip statis terdapat DPA (Daftar Pertelaan Arsip) dan berita acara serah terima menandakan sudah ada pengalihan pertanggungjawaban.

“Melalui kegiatan ini unit-unit lain di lingkungan UNNES diharapkan untuk selalu mendata dan menata arsip-arsipnya, sehingga mengetahui mana yang termasuk arsip yang harus diselamatkan, dan mana arsip yang harus dimusnahkan/dihapus,”ujarnya.

 

(Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 399 kali

Wakili UNNES di Tingkat Nasional, Arumi Siap Bersaing

Jumat, 6 Juli 2018 | 13:42 WIB


Wakili UNNES di Tingkat Nasional, Arumi Siap Bersaing

Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Utama Universitas Negeri Semarang (UNNES) Faoziah Arumi berpamitan untuk mengikuti Pemilihan Mawapres (Pilmapres) di Solo, Jumat (6/7).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berpesan, UNNES selalu mendukung mahasiswanya untuk berprestasi agar dapat bersaing dengan perguruan tinggi lain baik di tingkat nasional maupun internasional.

Saat melepas mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) Dr Bambang Budi Raharjo MSi berharap Arumi dapat mengerjakan tugas-tugas yang diamanahkan kepadanya dengan hati agar tidak terasa berat.

Arumi akan unjuk kebolehan bersama 16 finalis Mawapres program sarjana lainnya mulai Senin hingga Kamis (9-12/7) di Hotel Ayana Solo. UNNES akan bersanding dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjajaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Brawijaya (Unibraw) dan Universitas Diponegoro (Undip). Para peserta akan melakukan presentasi menggunakan bahasa inggris dan memaparkan 10 prestasi unggulan yang dimiliki.

Dengan didampingi oleh dosen pembimbing Meina Febriani SPd MPd, Arumi terus melakukan berbagai persiapan mulai dari pembekalan, karantina, dan simulasi presentasi. Mahasiswa semester enam itu, akan mempresentasikan karya ilmiahnya yang berjudul “Program Indonesia Bersastra di wilayah perbatasan sebagai perekat NKRI” dengan enam program yang meliputi:

  1. Sastrawan masuk sekolah
  2. Pojok baca
  3. Bincang sastra
  4. Cipta sastra
  5. Panggung sastra
  6. Jambore sastra

“Saya akan menampilkan yang terbaik bagi semua orang, bagi UNNES dan teman-teman saya,” jelas Arumi.

Nida MR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 493 kali

Sambangi UNNES, 22 Anggota DPRD Gowes ke Kampung Batik

Jumat, 6 Juli 2018 | 11:46 WIB


Sambangi UNNES, 22 Anggota DPRD Gowes ke Kampung Batik

Sebanyak 22 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) beserta pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jumat (6/7).

Mewakili Rektor UNNES, Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Dr Abdurrahman MPd menerima rombongan dengan didampingi Sekretaris Dr Sugianto MSi dan jajaran pimpinan dilingkungan UNNES.

Tim ahli DPRD Provinsi Jawa Tengah Drs Jayanto Arus Adi MM menjelaskanberkaitan dengan tujuan kunjungan ke UNNES kali ini.

“Sebagai universitas konservasi, UNNES menjadi salah satu kampus hijau terbaik di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi. Kunjungan dan kegiatan kali ini menjadi bukti kebersamaan dan sinergisitas antara DPRD, BUMD, dan UNNES,” jelasnya

Ia dan rombongan akan mengendarai sepeda dengan menempuh rute UNNES menuju Kampung Batik Malon, Gunungpati.

“Ya, nanti rutenya, keliling UNNES dulu baru menuju ke Kampung Batik Malon untuk meresmikan kadang ayam disana,” pungkasnya.


Penulis: Sihono Dibaca : 345 kali

Lagi, Dua Mahasiswa Kasertsart University Thailand Selesai Kuliah di UNNES

Kamis, 5 Juli 2018 | 17:07 WIB


Lagi, Dua Mahasiswa Kasertsart University Thailand Selesai Kuliah di UNNES

Dua Mahasiswa Kasertsart University Thailand telah myelesaikan masa kuliah di Universitas Negeri Semarang (UNNES), mereka yakni Nantawut Akkratsamiyo dari program studi (prodi) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (Pend.IPA) dan Pischa Nawinchoktam dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Kamis (7/5).

Kepala Internasional Office Intan Permata Hapsari SPd MPd saat melepas kedua mahasiswa tersebut menyampaikan, kegitan ini adalah implementasi kerjasama UNNES dan Kasertsart University. Pada tahun 2017 UNNES sudah mengirim tiga mahasiswa transfer kredit ke Kasertsart University.

“Bagian Kerjasama dan Akademik terutama program studi saling bersinergi, untuk memberikan layanan prima bagi para mahasiswa asing yang belajar di UNNES,”ujarnya.

Dalam kesempatan ini, hadir Kepala Biro Akademik  Kemahasiswaan dan Kerjasama Deddy Rustiono SE MSi, Staff Ahli Bidang Kerjasama Fahrur Rozi SPd MPd PhD, Ketua Jurusan Sastra Inggris Dr Rudi Hartono SS MPd, Ketua Jurusan Pendidikan IPA Novi Ratna Dewi SSi MPd, dan Kasubbag Kerjasama Luar Negeri Ledi Diyanasari SKom MKom.

Bagi Nantawut dan Pischa mereka merasakan teman-teman di Indonesia khususnya di UNNES sangat menyenangkan, ramah dan tidak segan untuk membantu. Terutama saat Ramdan dan Idul fitri, mereka menjadi lebih banyak mengetahui tentang budaya Indonesia.

(Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 445 kali

Debat Terbuka Uang Pangkal, Rektor dan Mahasiswa Beradu Argumentasi

Kamis, 5 Juli 2018 | 16:08 WIB


Debat Terbuka Uang Pangkal, Rektor dan Mahasiswa Beradu Argumentasi

Polemik uang pangkal yang berjalan beberapa bulan mencapai puncaknya dengan digelarnya Debat Terbuka Polemik Uang Pangkal di Auditorium Prof Wuryanto Universitas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (5/7)

Tampil mewakili mahasiswa, hadir Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UNNES Rokhil Novayana didampingi oleh wakilnya, Siti Kholifah, Presiden BEM Fakultas Hukum (FH) Syafrudin Jamal, dan Presiden BEM Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Agung Setyo Nugroho.

Adapun di sisi lainnya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Dr S Martono, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Sukirman MSi, dan Staf Ahli Bidang Keuangan Indah Anisykurlillah mewakili pimpinan universitas.

Dalam debat yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut, kedua pihak menyampaikan argumentasinya.

Rektor bersama tim menyampaikan argumentasi yuridis, sosial, dan ekonomi yang melatarbelakangi kebijakan uang pangkal. Pada prinsipnya, pemberlakuan uang pangkal dilakukan dengan mempertimbangkan aspek hukum dan sosial. Pihaknya menjamin mahasiswa dapat menerima kebijakan tersebut karena dirancang untuk mendukung kemajuan UNNES.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa berargumentasi uang pangkal tidak sesuai sejarah pemberlakuan uang kuliah tunggal. Menurutnya, uang kuliah tunggal diciptakan agar perguruan tinggi tidak lagi memungut uang pangkal. Rokhil berharap agar kegiatan ini ada keberlanjutannya dan usulan-usulan yang telah disampaikan dapat direalisasikan.

Meski secara formal tidak disepakati keputusan akhir, Rektor menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap memberlakukan kebijakan tersebut. Untuk menjamin kebijakan tersebut dilaksanakan secara berkeadilan, pihaknya akan melibatkan mahasiswa dalam survei calon mahasiswa baru, proses banding uang pangkal dan  uang kuliah tunggal.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 986 kali

UNNES Raih Penghargaan Bergengsi Sinta Award

Kamis, 5 Juli 2018 | 7:26 WIB


UNNES Raih Penghargaan Bergengsi Sinta Award

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan penghargaan tingkat nasional Sinta Awards 2018  dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

Universitas Berwawasan Konservasi meraih penghargaan bergengsi itu karena berada pada peringkat pertama perguruan tinggi dengan jumlah jurnal ilmiah terindeks Sinta (Science And Technology Index) terbanyak.

Sinta Awards adalah penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Kemenristekdikti kepada institusi, pengelola jurnal dan peneliti yang paling produktif terindeks pada sistem pengindeks jurnal nasional bernama Sinta.

Dengan prestasi ini, Rektor UNNES berada di panggung yang sama dengan para penerima anugerah lain seperti Universitas Indonesia (kategori universitas dengan jumlah publikasi terbanyak) dan ITB (kategori universitas dengan jumlah publikasi bereputasi internasional terbanyak)

Rektor UNNES menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh warga UNNES utamanya unit pengembang jurnal UNNES dan para pengelola jurnal di fakultas, pascasarjana, jurusan dan prodi.

Kemenristekdikti juga telah memberikan pendampingan yang luar biasa kepada UNNES untuk mencapai tahap ini.

Sinta Award 2018 dihadiri oleh seluruh pejabat Kemenristekdikti termasuk Menristekdikti, Prof Mohamad Nasir. Selain universitas, penerima penghargaan juga berasal dari lembaga nonperguruan tinggi seperti LIPI dan BPPT.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 562 kali

Mahasiswa UNNES, Dukung Gerakan Literasi Sekolah

Kamis, 5 Juli 2018 | 7:25 WIB


Mahasiswa UNNES, Dukung Gerakan Literasi Sekolah

Lima mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) berinisiatif menggelar pelatihan instagram book – review (Booktagram) sebagai salah satu wujud pendukung gerakan literasi sekolah (GLS) di SMA Negeri 1 Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. 

Mereka adalah Nurlaili Irias Putri (FBS), Rahmatika Rizqi Utami (FBS), Rahman Saleh Alfarisi (FBS), Fahrudin Bustomi (FBS), dan Ardian Yogi Tri Prasetyo (FMIPA) di bawah bimbingan Santi Pratiwi Tri Utami SPd MPd.

Inisiatif itu mereka ambil untuk menumbuhkan minat peserta didik dalam melaksaakan GLS dan Booktagram sebagai inovasi implementatif pendukung GLS. Latihan dilaksanakan selama dua bulan, yaitu pada April hingga Mei 2018. Setelah proses latihan dijalankan mereka menyiapkan sayembara penulisan book-review like terbanyak pada akun @pkmmbooktagram.

Ketua tim, Nurlaili, menuturkan bahwa pelaksanaan pelatihan ini diinisiasi karena Gerakan Literasi Sekolah yang dilakukan di SMA Negeri 1 Ambarawa belum ada tindak lanjut. Selain itu, belum ada pula pemanfaatan instagram padahal begitu dekat dengan keseharian peserta didik. Pelatihan yang telah diselenggarakan diharapkan membuat peserta didik mendukung GLS secara maksimal dan  memanfaatkan media sosial terutama instagram dengan bijak.

“Peserta didik SMA Negeri 1 Ambarawa Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang menjadi mitra tim PKM-M ini. Kegiatan dilakukan pada setiap hari Senin dan Selasa pagi,” kata Putri.

Inisiatif ini diapresiasi oleh para guru bahasa Indonesia, termasuk Kepala SMA Negeri 1 Ambarawa, Drs Hendro Saptanto. Menurutnya, pelatihan ini akan berdampak positif karena dapat mengarahkan peserta didik untuk lebih berminat melaksanakan GLS dengan memanfaatkan media sosial instagram.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 259 kali

Tidak Lolos SBMPTN, Masih Ada SM UNNES

Kamis, 5 Juli 2018 | 6:27 WIB


Tidak Lolos SBMPTN, Masih Ada SM UNNES

Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah diumumkan dan dapat diakses mulai Selasa (2/4/2018), pukul 15.00 WIB, melalui laman sbmptn.ac.id dan miror dari berbagai universitas.

Bagi yang tidak lolos kesempatan masih terbuka, karena masih ada Seleksi Mandiri UNNES (SM UNNES).

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Rustono MHum mengungkapkan, SM-UNNES adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru jenjang D3, S1, S2, S3, dan Profesi yang diselenggarakan secara mandiri oleh UNNES  dalam bentuk ujian tertulis dan/atau ujian keterampilan seni/olahraga. Pendaftaran dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jalur penerimaan.

Ia juga menyampaikan, yang bisa mengikuti seleksi ini lulusan SMA/MA/SMK atau yang sederajat tahun 2016, 2017, dan 2018.

Dikemukakan, pendaftaran secara online sudah dimulai 10 Mei sampai dengan 8 Juli melalui laman http://daftar.unnes.ac.id. Calon peserta dapat memilih salah satu kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), atau Campuran (Saintek dan Soshum).

”Peserta berhak memilih maksimum dua program studi untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum, dan maksimum tiga program studi (Saintek dan Soshum) untuk kelompok ujian Campuran,” paparnya.

Biaya seleksi peserta SM-UNNES Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum, dan Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) untuk kelompok ujian Campuran.

“Adapun peserta yang memilih program studi yang mensyaratkan ujian keterampilan seni/olahraga, membayar biaya uji keterampilan sebesar Rp 150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah) dan informasi lengkap dapat diperoleh di http://penerimaan.unnes.ac.id.” katanya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 2.957 kali

Wujud Konservasi Budaya, TIM PKM-M UNNES Angkat Tari Janggrung Sukowati

Kamis, 5 Juli 2018 | 6:07 WIB


Wujud Konservasi Budaya, TIM PKM-M UNNES Angkat Tari Janggrung Sukowati

Sebagai universitas berwawasan konservasi, Universitas Negeri Semarang (UNNES) turut andil dalam upaya melestarikan nilai budaya masyarakat. Komitmen tersebut  diwujudkan salah satunya melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Wujud konservasi nilai budaya tercermin dalam Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES yang mengangkat budaya Tari Janggrung Sukowati. Tari Janggrung Sukowati merupakan salah satu tari kreasi baru yang ada di Kabupaten Sragen yang diciptakan oleh Ibu Yanti, salah satu seniman di daerah tersebut. Tari Janggrung Sukowati merepresentasikan pergaulan anak muda di Sragen, yang digambarakan melalui gerakan-gerakan yang lincah.

Tim ini diketuai Harist Harjanti beranggotakan Intan Septi Ashari dan Ervina Handayani, berupaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya lokal di Dusun Mbandil Desa Slendro Kecamatan Gesi Kabupaten Sragen.

Kegiatan tim yang dibimbing oleh Ibu Usrek Tani Utina S.Pd,M.A ini dimulai sejak bulan Mei 2018 dan berlangsung setiap hari Sabtu dan Minggu hingga mencapai 8 kali pertemuan. Pelatihan Tari Janggrung Sukowati tersebut dipusatkan di Balai Desa Slendro dengan materi pelatihan. Sejumlah 30 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa dari tiga SD/MI yang ada di Desa Slendro yaitu SD  Slendro 1, SD Slendro 3 dan Mi Ma’Arif berpartisipasi dalam pelatihan tersebut. Puncaknya diadakan pentas tari yang berlangsung pada Kamis (24/5) di Balai Desa Slendro dengan mengundang masyarakat luas di sekitar Desa Slendro.

Melalui serangkaian kegiatan pengabdian sekaligus pelestarian Tari Janggrung Sukowati, ditargetkan terbentuk generasi muda pertama yang memiliki pengetahuan  mengenai Tari Janggrung Sukowati, sehingga mampu melestarikan salah satu tari khas Kabupaten Sragen tersebut.

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 238 kali

FMIPA UNNES Kerja Sama dengan Dua Universitas di Jerman

Rabu, 4 Juli 2018 | 17:11 WIB


FMIPA UNNES Kerja Sama dengan Dua Universitas di Jerman

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus mengembangkan jaringan kerja sama. Kerja sama dilakukan untuk meningkatkan kualitas tri dharma perguruan tinggi dan mengukuhkan reputasi internasional.

Salah satu kerja sama yang baru saja dijalin adalah kerja sama dengan IDMI Johann Wolfgang von Goethe-Universität, Jerman.

Kedua institusi pendidikan itu sepakat menjalankan riset bersama,  publikasi, menggelar perkuliahan tamu, dan kegiatan lain baik akademik maupun nonakademik.

Salah satu realisasi kerja sama kedua pihak adalah menjalankan proyek Math City Map yang telah berjalan sebelumnya. Namun selain itu, ada sejumlah bentuk kerja sama lain.

Misalnya, kesempatan mengikuti Intensive Program Erasmus untuk mahasiswa UNNES dan menyiapkan program pertkaran dosen dan mahasiswa dengan sponsor DAAD.

Salah satu implementasi kerja sama ini juga terlaksana dengan pemberian perkuliahan di Goethe-Universität oleh Dr.rer.nat. Adi Nur Cahyono dengan topik ‘Digital technology in Mathematics Education’.

Selain di Frankfurt, dosen Pendidikan Matematika FMIPA yang masih berusia 36 tahun ini juga memberi kuliah di Julius-Maximilian-Universität Würzburg dalam Lecture Series dengan topik ‘Mathematical Modelling’.

Rencana kerja sama antara FMIPA UNNES dengan Institut Matematika Julius-Maximilian-Universität Würzburg juga telah dirancang, di antaranya kesepakatan untuk menjalankan join riset dan publikasi dalam empat topik kajian, tawaran postdoktoral, pengiriman mahasiswa dan dosen UNNES dalam program Autumn School 2018 dengan dukungan VW Stiftung, pengiriman dosen Uni-Würzburg ke UNNES untuk kegiatana kademik.

“Persetujuan ini memungkinkan untuk ditingkatkan menjadi perjanjian kesepahaman kerja sama antara dua universitas,” kata Adi yang juga merupakan anggota Tim Percepatan Internasionalisasi UNNES.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 452 kali

Subbag TU UNNES Gelar Pelatihan Keprotokolan

Rabu, 4 Juli 2018 | 15:37 WIB


Subbag TU UNNES Gelar Pelatihan Keprotokolan

Sub Bagian Tata Usaha (TU) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan pelatihan keprotokolan di gedung Rektorat Kampus Sekaran, Rabu (7/4).

Kegiatan yang diikuti staf unit kerja dilingkungan UNNES. Kepala Subbagian Protokol dan Tata Usaha Pimpinan Biro Keuangan dan Umum Yayat Hendayana MSi menjadi narasumber dalam kegiatan ini.

Yayat Hendayana mengatakan, Keprotokolan merupakan serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara kenegraan atau acara resmi yang mel;iputi Tata Tempatr, Tata Upacara, dan Tata Penghormatan kepada seseorang sesuaio dengan jabatan dan/atau kedudukannya bdalam negra, pemerintah, atau Masyarakat. ”

Ia menambahkan Aturan yang harus ditetapkan terlebih dahulu adalah tempat bagi seseorang yang tertinggi (pangkat,jabatan, serta kedudukan), kemudian berikutnya diatur berdasarkan ketentuan, bahwa sebelah kanan dari orang tertinggi,” kata Yayat.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 203 kali

Sehat dan Kuat Di Usia Lanjut

Rabu, 4 Juli 2018 | 14:34 WIB


Sehat dan Kuat Di Usia Lanjut

Siapa sih yang tidak kepingin sehat? apa lagi di usia lanjut ini. Semua orang pasti inginnya sehat walau usianya sudah lanjut.

Itulah kata pembuka dr Haffidz Wahyu Aji dari Klinik Satmoko saat memberi pengarahan pada Halal Bihalal Wredatama dengan unsur pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rabu (4/7/2018) di gedung Prof Wuryanto (Auditorium) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

dr Haffidz menjelaskan, pada usia lanjut kebanyakan orang terserang penyakit jantung koroner. Pada penderita penyakit jantung, serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat. Tanpa darah dan oksigen yang dibawanya, bagian dari jantung mulai mati.

Namun, sebuah serangan jantung tidak selalu mematikan, dengan pengobatan yang cepat dapat mengembalikan aliran darah ke jantung dan menyelamatkan si penderita.

Untuk itu kenalilah gejalanya diantaranya rasa sakit dan tekanan yang meremas-remas di dada. Rasa sakit dari serangan jantung dapat menyebar ke bahu kiri dan lengan dan ke daerah lain, seperti punggung, leher rahang, atau lengan kanan.

Penyebab dari penyakit jantung koroner kata Haffidz, yaitu kondisi kala terjadi penyumbatan pada pembuluh arteri oleh lemak dan plak kalsifikasi. Berdasarkan penelitian, penyebab dari hampir semua serangan jantung bukanlah karena plak itu sendiri, tetapi karena pembentukan gumpalan darah di atas plak yang memotong aliran darah dalam pembuluh darah yang sudah menyempit.

Gaya hidup pun turut andil atas kasus-kasus serangan jantung. Tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas, merokok, dan stres diyakini meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung.

Sedangkan faktor risiko diantaranya umur (pria berusia 45 atau lebih tua dan wanita usia 55 atau lebih tua), tembakau (merokok dan jangka panjang), tekanan darah tinggi, kolesterol darah tinggi atau kadar trigliserida, diabetes, riwayat keluarga serangan jantung, dan gaya hidup.

Pencegahannya melakukan kontrol rekam jantung secara rutin dapat meminimalisir kondisi yang tidak diinginkan, pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Paguyuban Wredatama Zudindartto Budhyhartono melaporkan bahwa jumlah anggota Wredatama sampai Juli 2018 ini yaitu 694 orang, yang hadir pada acara ini lebih dari 500 orang. Ini sangat luar biasa keguyubannya walau sudah berusia lanjut.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono menyampaikan maaf bahwa Pak Rektor rencananya akan datang namun ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan yaitu menerima penghargaan Sinta Awards di Kemenristekdikti tentang Jurnal terbanyak terindeks di Sinta.


Penulis: Sihono Dibaca : 195 kali

Inilah 3 Calon Rektor yang Lolos Penjaringan

Selasa, 3 Juli 2018 | 17:56 WIB


Inilah 3 Calon Rektor yang Lolos Penjaringan

Sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan Rektor periode 2014-2018, Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan memilih rektor periode 2018-2022.

Pemilihan rektor dilaksanakan sesuai Peraturan senat universitas negeri semarang nomor 1 tahun 2018 dan peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia nomor 19 tahun 2017.

Penyampaian visi misi dan penjaringan calon Rektor UNNES diikuti oleh lima calon yaitu Dr Achmad Rifai RC MPd, Dr Eko Handoyo MSi, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Dr Martitah MHum, dan Dr Wirawan Sumbodo MT, Selasa (2/7) diruang Senat, Rektorat UNNES kampus Sekaran.

Ketua Senat UNNES Prof Soesanto menjelaskan, Semua proses pemilihan rektor harus sesuai dengan aturan pemristekdikti nomor 19. Senat UNNES telah merancang proses ini sesuai dengan aturan menteri.

Ia juga menyampaikan, verifikasi untuk membuktikan bahwa kelima calon Rektor UNNES benar-benar bersih, akuntabel, dan memenuhi berbagai persyaratan sudah dilaksanakan sebelum dilaksanakan penjaringan.

Dan, dari kelima bakal calon rektor UNNES ini terpilih menjadi tiga nama, Dr Achmad Rifai RC MPd,  Prof Dr Fathur Rokhman MHum , dan Dr Martitah MHum, yang kemudian dari ketiga bakal calon rektor ini akan diusulkan kepada Menristekdikti untuk dilaksanakan pemilihan Rektor.

Setelah diadakan perhitungan suara, diperoleh hasil sebagai berikut,

  1. Dr Achmad Rifai RC MPd memperoleh 2 suara
  2. Dr Eko Handoyo MSi memperoleh 0 suara
  3. Prof Dr Fathur Rokhman MHum 61 suara
  4. Dr Martitah MHum memperoleh 2 suara
  5. Dr Wirawan Sumbodo MT memperoleh 0 suara

Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 1.078 kali

Doa Bersama Mengawali Pesta Demokrasi UNNES

Senin, 2 Juli 2018 | 21:47 WIB


Doa Bersama Mengawali Pesta Demokrasi UNNES

Mengawali kegiatan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Semarang (UNNES) masa bakti 2018-2022, panitia pilrek menggelar doa bersama di Gedung H Rektorat UNNES, Senin malam (2/7).

Dalam sambutannya Ketua Panitia Pilrek Dr. S Martono M.Si menjelaskan, doa bersama malam ini bertujuan agar Pilrek besok berjalan lancar dan damai.  Siapapun yang terpilih nanti semua warga UNNES diharapkan dapat mendukung dan menerima dengan ikhlas.

Tausiyah pada kesempatan kali ini diisi oleh Kyai Chodir. Beliau berpesan agar para calon rektor tidak berambisi mengejar jabatan, apalagi menghalalkan segala cara. Karena menjadi pemimpin merupakan amanah yang akan diminta pertanggungjawabannya kelak.

Merupakan hal yang wajar jika setiap mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu pilihlah yang tidak berambisi dan mempunyai banyak kelebihan sedangkan kekurangan yang ada dibantu bersama.

“Semoga UNNES menjadi perguruan tinggi teladan di Jawa Tengah serta dapat mencetak mahasiswa yang berkualitas,”tutur kyai asal Rembang itu.

Seperti yang diagendakan, besok (3/7) merupakan pemaparan visi dan misi para calon Rektor UNNES masa bakti 2018-2022, dilanjutkan pemilihan umum oleh para anggota senat UNNES.

Nida MR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 419 kali

Gelar Khataman Alquran dan Doa Bersama, UNNES Berharap Pilrek Berjalan Lancar

Senin, 2 Juli 2018 | 18:20 WIB


Gelar Khataman Alquran dan Doa Bersama, UNNES Berharap Pilrek Berjalan Lancar

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar khataman Alquran dan doa bersama beberapa anak yatim piatu dan santri dari berbagai panti asuhan di sekitar Kota Semarang, Senin (2/6).

“Semoga pemilihan Rektor tahun ini berjalan dengan lancar sesuai ketentuan dari Kemenristekdikti. Harapannya, Rektor terpilih, nantinya akan amanah dan menjalankan tugasnya dengan baik”, jelas Anwar Haryono saat memberikan sambutannya bertempat di Gedung H Rektorat UNNES.

Pada kesempatan tersebut, Anwar juga berharap, melalui lantunan doa anak-anak yatim tersebut, menjadikan mahasiswa UNNES semakin berprestasi dan berkarakter.

“Lulus tepat waktu dan mendapatkan pekerjaan yang layak,” pungkas Ketua Badan Amalan Islam tersebut.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 310 kali

Dr Martono: Purna Tugas Masih Sehat Itu Luar Biasa

Senin, 2 Juli 2018 | 13:49 WIB


Dr Martono: Purna Tugas Masih Sehat Itu Luar Biasa

Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) saat  memasuki purna tugas masih dalam keadaan sehat, itu sangat luar biasa. Sebab ada orang yang belum sampai purna tugas sudah dipanggil oleh Allah.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono menyampaikan itu saat melepas tiga warga UNNES purna tugas, Senin (2/7/2018) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Dr Martono menjelaskan, ketiga warga UNNES itu yaitu Drs Mujiyono MPd dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) telah mengabdi selama 37 tahun 4 bulan, Dr Achmad Sopyan MPd mengabdi 34 tahun 4 bulan (Pensiun dini FMIPA  diwakili oleh Dr Suharto Linuwih MSi Kajur Fisika), dan Supanut dari LP3 telah mengabdi selama 37 tahun 4 bulan.

Purna tugas itu hanya putus secara kedinasan, namun hubungan silaturahim kepada UNNES masih berlanjut terus dengan diwadahi pada paguyuban Wredatama yang diketuai oleh  Drs Zoedindarto Boedyhartono.

Untuk itu UNNES sangat terbuka menerima saran, kritik, dan masukan untuk membangun UNNES lebih maju lagi, kata Dr Martono.


Penulis: Sihono Dibaca : 375 kali

Akreditasi, Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNNES Divisitasi BAN PT

Senin, 2 Juli 2018 | 11:58 WIB


Akreditasi, Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNNES Divisitasi BAN PT

 

Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Senin (2/7/2018).

Tim Asesor terdiri atas Dr Pujiharto MHum dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Dr Maman Suryaman MPd dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR, Dekan FBS Prof Agus Nuryatin, dan Korprodi Dr Haryadi MPd menyambut kehadiran para asesor di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Rektor menyampaikan bahwa tahun 2018 merupakan tahun Internasionalisasi bagi UNNES dan UNNES sudah terakreditasi A, UNNES terus mendorong pengelola Prodi agar terus memperbaiki akreditasi prodinya.

Prodi yang terakreditasi B didorong dan difasilitasi agar menjadi A (Unggul). Adapun prodi yang sudah terakreditasi A harus dapat mempertahankannya.

Prof Fathur Berharap Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1 ini nanti setelah di visitasi oleh Tim BAN PT bisa mempertahankan akreditasinya yakni akreditasi ‘Unggul, lagi.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 292 kali

Perkuat Tali Silaturahmi, Dharma Wanita UNNES Adakan Halalbihalal

Jumat, 29 Juni 2018 | 17:52 WIB


Perkuat Tali Silaturahmi, Dharma Wanita UNNES Adakan Halalbihalal

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar halalbihalal bertajuk “Harmoni Silaturahmi Anggota DWP Merekat NKRI”, Jumat (29/6).

Bertempat di Lantai 4 Gedung H Rektorat UNNES, acara tahunan ini menghadirkan Dr Arikha MAg dari Universitas Islam Negeri Walisongo sebagai pembicara .

Mengutip Q.S Al-Ashar Ayat 1-3, beliau menegaskan  pentingnya memanfaatkan waktu, karena orang-orang saleh tidak akan terlindas waktu. Rasanya Ramadan baru berakhir, sekarang sudah memasuki bulan Syawal.

Mengawali Bulan Syawal mari perbaiki visi dan niat kita. Apabila tidak ada niat beribadah, akan timbul dosa. Sesungguhnya apa yang disenangi Tuhan untuk kebaikan manusia sendiri. Jika visi keilahian hilang akan timbul rasa hampa, hati menjadi tidak tenang dan selalu dikuasai nafsu duniawi.

Jika orang hidup di dunia senantiasa mencari pahala, hatinya akan terasa sejuk.Karena apapun perbuatan yang dilakukannya selalu mengingat Allah dan tidak perlu pengakuan manusia. Orang yang melakukan sesuatu karena Allah serta menjalankan sesuai syariat akan menghasilkan amal saleh.

“Semangat untuk saling memaafkan , menasehati dan bersilaturahmi  hendaknya jangan hanya saat Bulan Syawal. Tapi harus terus dilestarikan dan dihidupkan hingga akhir hayat. Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang saleh”, terang dosen Jurusan Tasawuf dan Psikoteraphy.

Dalam sambutannya Ketua DWP UNNES Ny Hj Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman SPd MPd menekankan bermaaf-maafan saat Idul Fitri terutama untuk mendapat ridho Allah, merelakan serta mengikhlaskan kesalahan teman agar diri kita menjadi fitri.

“Berjabat tangan merupakan suatu bukti bahwa kita sudah merekatkan hati kita dengan teman,”tuturnya.

Nida MR & Iwang Noor Saputra (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 284 kali

CLIC UNNES Pamerkan 99 Karya Fotografi

Jumat, 29 Juni 2018 | 10:58 WIB


CLIC UNNES Pamerkan 99 Karya Fotografi

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi CLIC Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar pameran fotografi selama dua hari Juma-Sabtu (29-30/6/2018) di Kampung Budaya UNNES dengan mengangkat tema ‘CLIC Comeback’.

Ketua panitia Wahyu Prasojo mengatakan ‘CLIC Comeback’ adalah sebuah realita yng dialami oleh anggota di mana beberapa tahun belakangan ini belum dapat mengekspresikan karyanya ke ruang publik.

Wahyu menjelaskan, pameran ini menampilkan 99 karya fotografi dari 35 pameris angkatan 10 dan 11.

Ketua Koordinator UKM UNNES Dr Wirawan Sumbodo MT mengatakan ini merupakan bentuk prestasi UKM CLIC. Beberapa bulan yang lulu CLIC mengikuti lomba fotografi dan hasilnya memuaskan. Saya berharap pameran ini bisa menjadi agenda rutin dan budaya berprestasi.

Sementara itu kurator fotografi Lintang Hakim mengatakan, para fotografer muda dari UKM CLIC mencoba mendokumentasikan keadaan lingkungan sekitar dari berbagai genre fotografi seperti landscape, potrait, aktivitas manusia, dan lainnya. Mereka mengambil gambar sesuai dengan ekspresi mereka, dan dengan kamera apapun.


Penulis: Sihono Dibaca : 222 kali

Heri Yanto Dekan Fakultas Ekonomi UNNES

Kamis, 28 Juni 2018 | 11:52 WIB


Heri Yanto Dekan Fakultas Ekonomi UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik Drs Heri Yanto MBA PhD sebagai Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Periode 2018-2022, Kamis (28/6/2018) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati Semarang.

Pada waktu yang sama, Rektor juga merolling pejabat dan Kasubbag di lingkungan UNNES. Prof Dr Totok Sumaryanto Florentinus MPd diangkat sebagai Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana Antar Waktu., Dr Suwito Eko Pramono MPd dilantik menjadi Ketua LP2M Antar Waktu. Adapun  Prof Dr rernat Wahyu Hardyanto MSi yang sebelumnya menjadi Wakil Direktur Akademik Pascasarjana dilantik sebagai Sekretaris LP2M Antar Waktu.

Selain itu, Rektor juga mempromosikan Unang Setiawati SE menjadi Kepala Bagian (Kabag) Akuntansi dan Pelaporan Biro Perencanaan dan Keuangan (BPK), serta Riza Firmansyah SE menjadi Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Keuangan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3).

Kemudian, Ponco Prayitno SPd dipindahkan menjadi Kasubbag Akuntansi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Parmono Hadi SPd menjadi Kasubbag Umum dan Kepegawaian FT, Nur Cahyo Nugroho SE menjadi Kasubbag Akuntansi FT, dan Mardiyantoro SE menjadi Kasubbag Umum dan Kepegawaian FIP.

Saat memberikan sambutan, Prof Fathur Rokhman berpesan, menjadi pejabat adalah amanah. Amanah, lanjutnya, merupakan sesuatu yang sangat penting sehingga hars dijalankan dengan benar, baik, dan memberi kebermanfaatan secara berkelanjutan.

“Tadi Bapak/Ibu sudah mengucapkan sumpah jabatan memohon kekuatan kepada Allah untuk melaksanakan amanah sesuai dengan jabatan baru, mari kita bersama sama melaksanakan amanah yang baik dan benar,” ajak Prof Fathur.


Penulis: Sihono Dibaca : 1.007 kali

Mohamad Nasir : Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Selasa, 26 Juni 2018 | 16:52 WIB


Mohamad Nasir : Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Masih dalam nuansa Idulfitri 1439 H, Menristekdikti Prof Mohamad Nasir PhD menghadiri kegiatan halalbihalal keluarga besar Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa (26/6).

Halalbihalal yang diadakan di gedung Prof Wuryanto tersebut mengangkat tema “Harmoni Silaturahmi Merekat NKRI”.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, halalbihalal kali ini dilaksanakan untuk merekatkan silaturahmi satu sama lain dan menjadi ajang untuk sama-sama kembali ke fitrah sebagai mahluk Sang Pencipta.

“Kita banyak belajar tentang keikhlasan dan kepedulian. Saatnya kita saling membangun kembali kefitrahan UNNES menjadi kampus yang harmoni. Apalagi kita secara tidak sadar juga mungkin di media sosial, ada yang menimbulkan kericuhan. Saatnya saling berjabat tangan,” jelasnya di hadapan sekitar 750 civitas UNNES.

Nasir yang didapuk sebagai pemberi tausiah mengatakan, halalbihalal adalah budaya asli dari bangsa Indonesia, bukan hanya menjadi milik muslim, tetapi milik  seluruh bangsa Indonesia.

“Budaya halalbihalal merupakan bentuk silaturahim, didalam silaturahim pasti ada simbol cinta dan kasih untuk seluruh alam. Dengan adanya cinta kasih tersebut, pasti menjadi harmoni, jauh dari kata saling memusuhi,” terangnya.

Sejak dahulu, sudah dikatakan bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari iman. Dengan demikian, setiap warga negara wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya yakin keluarga besar UNNES pasti cinta tanah air. Tumbuhkan rasa toleran, cinta alam, harmoni akan muncul, cinta tanah air akan tumbuh. Ini rangkaian paling penting. Jadilah pemimpin yang baik. Jadilah pemimpin yang dapat dicontoh orang lain dengan baik,” pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 282 kali

Rektor Imbau Warga UNNES Gunakan Hak Suara Pada Pilkada Serentak

Selasa, 26 Juni 2018 | 16:14 WIB


Rektor Imbau Warga UNNES Gunakan Hak Suara Pada Pilkada  Serentak

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak segenap warga UNNES yang memenuhi syarat untuk menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Kepala Daerah 2018 yang dilaksanakan serentak 27 Juni 2018.

Menurut Rektor, dengan partisipasi keluarga besar UNNES yang menggunakan hak pilih akan menciptakan sebuah demokrasi yang berkualitas. “Menggunakan hak suara adalah upaya untuk berpartisipasi untuk membangun Indonesia yang lebih baik” katanya.

Sesuai dengan edaran resmi, Pemerintah menetapkan hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2018 sebagai libur nasional. Penetapan itu disahkan lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 14 Tahun 2018.

“Menetapkan hari Rabu, tanggal 27 Juni 2018, sebagai hari libur nasional dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak,” demikian bunyi penggalan keppres tersebut.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 279 kali

Tingkatkan Minat Anak Mengaji, Mahasiswa UNNES Buat Aplikasi Belajar Alquran berbasis Augmented Reality

Selasa, 26 Juni 2018 | 14:58 WIB


Tingkatkan Minat Anak Mengaji, Mahasiswa UNNES Buat Aplikasi Belajar Alquran berbasis Augmented Reality

Dalam ajaran agama Islam, membaca Alquran merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi tiap kaum muslimin.

Pembelajaran Alquran sendiri perlu ditanamkan sedari dini agar mampu menjadi pondasi dalam menjalani kehidupan.

Namun saat ini, serangan gadget pada anak-anak mengakibatkan minat anak untuk belajar Alquran semakin berkurang.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian Masyarakat UNNES menggagas sebuah aplikasi pembelajaran Al-Quran yang interaktif dan menyenangkan pada Minggu (24/6).

Pengabdian yang diketuai oleh Diah Novianti ini, menggagas sebuah aplikasi yang diberi nama E-Qra sebagai media pembelajaran berbasis Augmented Reality yang dapat menarik minat siswa untuk belajar Alquran dengan memanfaatkan kecanggihan gadget.

“Aplikasi E-Qra berisi materi huruf hijaiyah, tajwid, waqaf, makhraj dan tanda baca Alquran berbasis Augmented Reality. Teknologi Augemented Reality (AR) memiliki kelebihan dalam representasi objek 3D yang menarik dan terlihat nyata secara real time dengan melibatkan interaksi pengguna serta penggunaan audio yang semakin memudahkan pengguna dalam memahami materi,” jelas Diah.

Aplikasi ini, tambah Diah, juga menyajikan permainan yang mengasah kemampuan anak dalam pembelajaran Alquran yakni soal multipechoice atau pilihan ganda beserta puzzle game.

Pengabdian yang dilaksanakan di Tempat Pembelajaran Quran (TPQ) Istiqomah Sekaran Gunungpati Kota Semarang ini, dinilai mampu meningkatkan minat anak dalam belajar Al-Quran serta kemampuan pemahaman materi dengan cara yang menyenangkan.

Pembina TPQ Istiqomah Suyono menyampaikan, aplikasi tersebut sangat membantu dalam proses pembelajaran yang dilakukan di TPQ. Menurutnya, aplikasi tersebut dapat membuat anak bermain gadget secara positif dan memudahkan pemahaman terhadap materi ajar.

“Aplikasi ini juga membantu guru dan orang tua dalam mengalihkan penggunaan gadget oleh anak-anak kearah yang lebih baik,” jelasnya.

Diah dan timnya berharap, dengan terciptanya aplikasi E-Qra yang mendapat dukungan dari masyarakat, dosen, dan pengajar TPQ dapat membantu bukan saja anak-anak dilingkungan TPQ tapi juga seluruh kalangan masyarakat yang membutuhkan media pembelajaran Alquran.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 328 kali
X