Sesdirjen Kelembagaan, Iptek dan Dikti Dorong UNNES Hilirisasi Riset

Minggu, 16 Desember 2018 | 9:27 WIB


Sesdirjen Kelembagaan, Iptek dan Dikti Dorong UNNES Hilirisasi Riset

Untuk mendorong Universitas Negeri Semarang (UNNES) menuju universitas otonomi pimpinan UNNES disemester 2 tahun 2018 menguatkan koordinasi melalui rapat pimpinan di Bandung Sabtu-Minggu (15-16/12).

Hadir dalam acara ini perwakilan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Sesdirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Dr Ir Agus Indarjo MPil.

Dalam kesempatan ini Dr Agus menyampaikan, capaian UNNES di tahun 2018 sudah mengalami peningkatan yang cukup siknifikan.

Ia menambahkan, di era industri 4.0 UNNES paling tidak harus meningkatkan hasil penelitian hendaknya jangan sekadar dalam bentuk laporan, tetapi dalam hilirisasi riset sehingga dapat meningkatkan pendapan perguruan tinggi.

Dr Agus Indarjo menyebutkan, penguatan kelembagaan iptek diarahkan dalam bentuk kemampuan memberikan sumbangan nyata bagi daya saing sektor produksi, keberlanjutan dan pemanfaatan sumber daya alam, penyiapan masyarakat Indonesia dalam menyongsong kegiatan global yang maju dan modern, serta ketersediaan faktor yang diperlukan seperti SDM, sarana prasarana, dan kelembagaan iptek.

Dalam kegiatan ini seluruh pimpinan Fakultas, unit, dan bidang yang ada di UNNES termasuk Wakil Rektor dan Dekan menyampaikan presentasi untuk mempertanggungjawabkan capaian kinerja di tahun 2018 dan menyampaikan rencana kerja tahun 2019.

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, pada sambutan pembukaan rapat menyampaikan bahwa saat ini pejabat harus mampu merealisasikan kinerja. Tidak boleh ada kegiatan unit yang tidak ada korelasinya dengan target yang telah ditentukan. Ini berlaku untuk semua unit di UNNES.

Rektor menekankan pentingnya peningkatan peringkat UNNES melalui peningkatan kinerja diberbagai bidang. Pemeringkatan semester 2 ini dapat digunakan untuk merefleksi diri.

Lebih lanjut, peningkatan prestasi mahasiswa dan dosen di dalam peningkatan keunggulan perguruan tinggi yang otonom dan mempunyai reputasi internasional.

Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES mendapatkan penilaian sebagai fakultas dengan peringkat capaian kegiatan semester 2 yang terbaik menurut  penilaian Badan Penjaminan Mutu (BPM).

Secara berurutan, peringkat penilaian kinerja fakultas adalah sebagai berikut:

Penilaian Bidang Akadfemik

1. FMIPA

2. FT

3. FE

Penilaian Bidang Kemahasiswaan

1. FE

2. FIS

3. FT

Penilaian Bidang Sumber Daya Manusia

1. FMIPA

2. FBS

3. FIP

Penilaian Bidang Kerjasama

1. FIK

2. FIS

3. FH

Penilaian Bidang Umum

1. FMIPA

2. FT

3. FE

Penilaian Kinerja Non Fakultas

1. LP3

2. LP2

3. Badan Pengembang Bisnis


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 29 kali

Dosen UNNES Kenalkan Budaya Semarang Di New Zealand

Sabtu, 15 Desember 2018 | 20:05 WIB


Dosen UNNES Kenalkan Budaya Semarang Di New Zealand

Satu lagi dosen UNNES mengangkat budaya khas Semarang di mancanegara. Zaenal Abidin, dosen Jurusan Ilmu Komputer membawakan tari Semarangan dalam kegiatan Christmas Greetings yang diselenggarakan oleh the Institute of Natural and Mathematical Sciences (INMS) dan New Zealand Institute of Advanced Study (NZIAS).

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan kampus ini, selain untuk perayaan menyambut natal, kegiatan ini digunakan untuk memberikan apresiasi kepada staf akademik yang berprestasi dan memperkenalkan staf baru yang bergabung dalam institusi tersebut.

Kegiatan ini digunakan oleh Zaenal untuk mempromosikan budaya Semarang melalui tari Semarangan dan Promosi UNNES yang saat itu mendapatkan sambutan baik dari Prof Dianne Brunton selaku Head of Institute.

Ketiga Zaenal mengucapkan, “We are hoping of having collaborative works in the future between INMS, Massey University and the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang”, langsung mendapatkan sambutan baik dari Prof Dianne dan seluruh staff.

Hal itu bisa terjadi karena peran UNNES yang diwakili Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat melepas saya untuk studi di New Zealand, beliau mengungkapkan setiap staf yang tugas belajar ke luar negeri diharapkan bisa membuka peluang kerjasama untuk memperkuat lembaga”.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 126 kali

Pengelola Bidikmisi UNNES Dapatkan Penghargaan Dari Kemristekdikti

Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:08 WIB


Pengelola Bidikmisi UNNES Dapatkan Penghargaan Dari Kemristekdikti

Sebagai tradisi dalam bentuk apresiasi dan motivasi segala bentuk kegiatan Bidang Kemahasiswaan di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk terus berkarya dalam penalaran, kreativitas, minat, bakat, serta mental spiritual mahasiswa, Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan “Malam Anugerah Kemahasiswaan Tahun 2018”, bertempat di Hotel Atlet Century, Jakarta, Jumat (14/12/18).

Kegiatan ini untuk memicu mahasiswa dalam beinovasi, sains, dan teknologi untuk memenangkan persaingan di era milenial ini. Mahasiswa harus terus terlatih dan melakukan kolaborasi dengan kegiatan kemahasiswaan.

Ditahun 2018 ini Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan penganugerahan terbaik ke-3 dalam pengelolaan Bidikmisi.

Sebagai Ketua Pengelola Bidikmisi UNNES, Dr Parmin MPd menyampaikan, tahun ini kita berhasil kembali melaporkan pelaksanaan pengelola Bidikmisi tepat waktu dan sesuai panduan pengelola yang diterbitkan Kemristekdikti.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Dr Abdurrahman MPd bangga dapat memperoleh penghargaan ini. Ia menyampaikan, penghargaan ini merupakan kerja bersama antara pimpinan, pengelola dan mahasiswa. Semoga ini dapat menjadi pemicu mahasiswa UNNES untuk lebih berprestasi dan berinovasi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 106 kali

Mahasiswa UNNES Boyong Medali Emas Kejuaraan Nasional Panahan

Jumat, 14 Desember 2018 | 10:00 WIB


Mahasiswa UNNES Boyong Medali Emas Kejuaraan Nasional Panahan

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menorehkan prestasi. Kabar membanggakan ini datang dari tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) dalam Kejuaraan Nasional Panahan 2018 yang diselenggarakan selama tujuh hari (1-7/12).

Kejuaran yang bertempat di Lapangan Panahan Senayan Gelora Bung Karno Jakarta Pusat ini, mengantarkan Hendika Pratama dan Aqidatul Izzah meraih medali emas pada nomor eliminasi mixed team divisi compound dan beregu recurve putri. Sedangkan medali perunggu berhasil dipinang Panji Hardi P dengan total jarak 30 m divisi nasional putra.

Aqidatul Izzah saat ini juga sedang mengikuti Asian University Games (AUG) di Myanmar selama enam hari (11-17/12). Mahasiswi Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi ini menjadi satu-satunya mahasiswa UNNES dari Jawa Tengah yang bergabung dalam Tim Indonesia.

Pengurus Perpani Provinsi Jawa Tengah dan Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Panahan UNNES Martin Sudarmono SPd MPd mengatakan prestasi para atlet sungguh membanggakan almamater dan Jawa Tengah. Dosen FIK ini berharap prestasi para atlet dapat terus berlanjut pada kejuaraan-kejuaraan lainnya.

“Target terdekat capaian prestasi pada ajang POMNAS tahun 2019 Jakarta, namun tidak menutup kemungkinan akan membela tim Jawa Tengah pada ajang Pra PON tahun 2019. Perolehan prestasi juga diharapkn pada PON 2020 di Papua”, jelasnya.

Para atlet yang berstatus mahasiswa UNNES ini dianjurkan giat berlatih supaya mendulang banyak prestasi dan membawa nama baik UNNES di tingkat nasional maupun internasional. Apalagi dengan berdirinya UKM Panahan setidaknya dapat memfasilitasi para atlet panahan untuk terus berlatih tanpa  meninggalkan aktivitas akademik. 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 100 kali

UNNES Adakan Worshop Percepat Publikasi Jurnal Internasional

Jumat, 14 Desember 2018 | 5:45 WIB


UNNES Adakan Worshop Percepat Publikasi Jurnal Internasional

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan workshop percepatan publikasi internasional bereputasi di Gedung Rektorat(13/12) . 

Acara ini dibukaoleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Zaenuri MSi Akt. Saat memberikan sambutan menyampaikan, agar semua dosen di lingkungan UNNES memiliki ID Scopus agar dapat bersanding dan bersaing di kancah Internasional.

Ia berharap, agar publikasi UNNES meningkat menjadi dari 746 yang terindeks Scopus di akhir tahun 2018 akan meningkat 1000 artikel Internasional yang bereputasi pada tahun 2019. 

Hal ini dapat dicapai dengan adanya kebersamaan bertumbuh dalam semangat berpacu dalam prestasi. Narasumber dalam Workshop percepatan publikasi ini adalah Dr Ade Gafar Abdullah MSi dari Universitas Pendidikan Indonesia didampingi oleh DrNiken Subekti MSi sebagai Moderator. 

Acara dihadirioleh seluruh Dekan, Wakil Dekan bidang Akademik, dan Ketua penyelenggara Internasional Conference di masing masing Fakultas di lingkungan UNNES.

Strategi yang akan digunakan UNNES kedepan adalah dengan menegakkan aturan Wajib Publikasi Internasional sebagai syarat lulus S2 dan S3, membuat layanan pelatihan untuk klinik artikel dan membuat pelatihan menulis secara berjenjang khususnya untuk dosen pascasarjana UNNES.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 129 kali

Talkshow bersama RRI: Sukseskan Pemilu yang Berdaulat

Kamis, 13 Desember 2018 | 13:05 WIB


Talkshow bersama RRI: Sukseskan Pemilu yang Berdaulat

Radio Republik Indonesia (RRI) berkolaborasi dengan Univeritas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan talkshow bertema “Memilih itu Juara: Pemilih Berdaulat Negara Kuat” di Auditorium Gedung Prof Wuryanto, Kamis (13//12).

Silvi Purwani yang bertindak sebagai moderator mengawalperbincangan hangat bersama empat narasumber yaitu Putnawati Spdi MSiperwakilan dari Komisioner KPU Jawa Tengah, Marsma TNI AU Latif Ainul Yaqin SE MM dari Kepala Perwakilan Pertahanan Indonesia Jawa Tengah, TantriRahmawati selaku Dewan Pengawas RRI dan Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan UNNESDr. Abdurrahman MPd.

Acara yang dihadiri oleh mahasiswa UNNES, Politeknik Maritim Semarang, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Semarang, Universitas Katolik Soegijapranata, dan Universitas PGRI Semarang ini terbagi dalam dia sesi. Pada sesi pertama moderator membidik para narasumber dengan sejumlah pertanyaan sesuai bidangnya masing-masing. Sesi kedua diperuntukan bagi audience baik yang hadir di auditorium maupun lewat radio.

Pembicaraan dibuka dengan tata cara menjadi pemilih yang berdaulat. Pertama pastikan diri sudah terdafatar menjadi pemilih dengan melihat laman kpu.go.id, setelah itu kenali dan cermati visi misi tiap calon yang terdaftar barulah memilih calon yang sesuai kebutuhan masyarakat pada tanggal 17 April 2019.

“Buang jauh-jauh pikiran untuk golput, karena satu suara menentukan masa depan Indonesia. Tanpa kita sadari, sebenarnya kita sedang menyiapkan pemimpin yang akan membuat masa depan yang lebih baik. Tunjukan eksistensi kalian para kaum milenial,” tukas Latif.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 115 kali

UNNES Inisiasi FGD Penyusunan Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa PTN BLU

Senin, 10 Desember 2018 | 22:33 WIB


UNNES Inisiasi FGD Penyusunan Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa PTN BLU

Sejak 2008 lalu, Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia diberi kesempatan untuk menjadi satuan  kerja Badan Layanan Umum (BLU). Namun dalam perjalanannya, pengelolaan BLU pada PTN masih ditemui kekurangsesuaian apabila dibandingkan dengan aturan yang ada. 

Disela-sela Forum Diskusi Penyusunan Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa Bagi Satuan Kerja PTN BLU se-Indonesia yang diadakan UNNES di Hotel Grand Arkenso Simpanglima, Semarang, Senin (10/12) yang diikuti para wakil rektor dari 34 PTN BLU se-Indonesia, Wakil Rektor Bidang II, Dr S Martono menyampaikan, banyak ditemui pengelolaan keuangan BLU yang kurang optimal dalam implementasinya. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya kekurangluwesan dalam melakukan pengelolaan keuangan, khususnya terkait dengan  pengadaan barang dan jasa.

Diakui Wakil Rektor II, hal itu terjadi dikarenakan rata-rata perguruan tinggi masih mengikuti pola aturan pengelolaan secara umum. Padahal sebenarnya pola pengelolaan keuangan BLU merupakan model pengelolaan pegelolaan satuan kerja (Satket) yang relatif ideal. 

Ia juga berpesan, pengelolaan keuangan BLU memberi kelonggaran dalam pengelolaan keuangan secara langsung atas pendapatan yang diperolehnya. Hal ini bisa dituangkan dalam Peraturan Rektor.

Selain itu, satker BLU diberi keleluasaan melakukan pengadaan di luar aturan umum. Kemudian juga dapat memanfaatkan dana idle untuk meningkatkan produktivitasnya.

Juga ditambahkan, dengan kata lain satker BLU merupakan satuan kerja yang diberi kewenangan mengelola langsung pendapatannya, namun bersifat nirlaba dan  diharapkan meningkatkan produktivtas dan kinerja layanannya. Untuk itu, satker BLU merupakan salah satu alternatif model yang cukup ideal dalam pengelolaan pendidikan.

Terkait dengan pengadaan barang dan jasa, ia menjelaskan sebenarnya telah ditegaskan baik dalam PP No 74 Tahun 2012 tentang Perubahan atas PP No 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Badan Layanan Umum dan pada Peraturan Presiden No 16 Tahun 2018, bahwa PTN BLU dapat mengatur sendiri pengadaan barang dan jasa. 

“Maka dari itu perlu dimanfaatkan dengan baik peluang yang telah diberikan tersebut,” terangnya.

Meski demikian, karakteristik PTN yang berbeda-beda akan memberikan corak yang berbeda pula dalam mengatur aturan pengadaan. Misalnya saja PTN yang memiliki Fakultas Kedokteran tentu berbeda dengan kebutuhan yang ada di Fakultas Seni dan Budaya.

Kembali sitegaskan, Hasil diskusi inilah nanti akan ditindaklanjuti dengan memberikan rekomendasi kepada seluruh PTN BLU bagaimana langkah yang terbaik untuk pengadaan barang dan jasa.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman Mhum saat membuka acara menjelaskan, kegiatan ini merupakan lanjutan pertemuan sebelumnya yang digelar di Bali, beberapa waktu lalu. Dia berharap agar diskusi  yang diinisiasi oleh UNNES into dapat membantu setiap satuan kerja dalam menerapkan aturan tentang pengadan barang dan jasa di PTN BLU.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 219 kali

UNNES Tanda Tangani MoU Penjaminan Mutu dan Terima Penghargaan dari Kemenristekdikti

Jumat, 7 Desember 2018 | 18:46 WIB


UNNES Tanda Tangani MoU Penjaminan Mutu dan Terima Penghargaan dari Kemenristekdikti

Badan Penjamin Mutu (BPM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan melakukan penandatanganan MoU dan MoA implementasi penjaminan mutu antara UNNES dengan Universitas Nahdathul Ulama (UNU) Kalimantan Barat, Universitas PGRI (UPGRI) Palembang, dan Universitas Pandanaran (UNPAND) Semarang pada Jumat (7/12).

Bertempat di Ruang Senat Kampus UNNES, FGD kali ini mengangkat tema ‘Analisis Pemeringkatan Perguruan Tinggi Kemenristekdikti’ dengan menghadirkan Prof Dr Ir Ambariyanto MSc sebagai narasumber.

Prof Ambariyanto menjelaskan, dalam pemeringkatan klasterisasi universitas terdapat beberapa indikator, seperti Sumber Daya Manusia (25%), kelembagaan (28%), kemahasiswaan (12%), penelitian dan pngabdian (30%), dan inovasi (5%).

“Setiap katagori memiliki bobot tersendiri dan saat upload data haruslah selengkap mungkin dan submit dengan benar sehingga dapat membuat indikator naik,” ungkap Prof Ambariyanto.

 

Penandatanganan MoU dan Penerimaan Penghargaan dari Kemenristekdikti

Selain penyelenggaraan FGD, dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU dan MoA implementasi penjaminan mutu antara UNNES dengan UNU Kalimantan Barat, UPGRI Palembang, dan UNPAND Semarang.

Rektor UPGRI Palembang Dr H Bukman Lian MM MSi menjelaskan, banyak yang diperoleh dari UNNES.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UNNES atas kerja sama ini, kami berharap ini akan membawa angin segar bagi kami. Kami juga berharap kerja sama ini dapat dibawa lebih jauh lagi,” jelas Dr Bukman Lian.

Kami berharap, imbuhnya, ilmu yang ada di UNNES dapat dibagikan kepada kami. Kami haus akan informasi dan perubahan, maka dari itu kami bertiga datang kemari.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UNNES untuk meningkatkan laju visi UNNES yakni menjadi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

“Bentuk kerjasama ini melingkupi pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yaitu di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, juga meliputi peningkatan kualitas SDM, penyedia ahli, seminar, lokakarya, dan diskusi,” ungkap Prof Fathur.

Dalam kesempatan ini, UNNES juga mendapatkan sertifikat apresiasi dari Kemenristekdikti atas kinerjanya dalam melaksanakan Program Asuh Perguruan Tinggi (PT) Unggul dalam mengembangkan budaya mutu.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 578 kali

Gelar Seminar Anti Korupsi, FH UNNES Hadirkan Antasari Azhar

Jumat, 7 Desember 2018 | 18:20 WIB


Gelar Seminar Anti Korupsi, FH UNNES Hadirkan Antasari Azhar

Korupsi merupakan permasalahan laten yang seolah menjadi hal biasa di negeri ini. Tindakan tercela ini merupakan permasalah mendesak yang menuntut penyelesaian secepatnya.

Berbagai catatan tentang korupsi yang setiap hari diberitakan oleh media massa, menjelaskan adanya peningkatan dan pengembangan model-model korupsi. Retorika anti korupsi tidak cukup ampuh untuk memberhentikan praktik tercela ini.

Sehingga perlu adanya forum yang secara khusus mengedukasi masyarakat, berkaitan dengan beragam model korupsi dan upaya pencegahannya.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan Seminar Anti Korupsi oleh Pusat Kajian Anti Korupsi Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Jumat (7/12).

Seminar yang bertempat di Gedung Dekanat Fakultas Hukum ini, mengangkat tema ‘Risalah Sakti Kebenaran Hakiki, Potret Pejuang Anti Korupsi’.

Hadir sebagai narasumber, Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.

Dalam pemaparannya, Antasari mengajak peserta seminar untuk menghindari perilaku dan sikap permisif yang berujung pada tindakan korupsi.

“Karakter permisif  akan membuka peluang seseorang atau kelompok untuk melakukan korupsi, perilaku ini adalah bagian dari embrio korupsi. Perlu adanya sebuah model pendidikan guna mencegah tindakan semacam ini ,” jelas Antasari didepan ratusan peserta seminar.

 

Pendidikan Anti Korupsi dan Menjauhi Karakter Permisif

Menurutnya, pendidikan anti korupsi merupakan salah satu langkah awal menangkal karakter permisif. Pendidikan ini dapat dimulai sedari dini, seperti dengan tidak memberikan upah kepada anak kecil saat disuruh membelikan sesuatu di warung.

Tindakan tercela ini, imbuhnya, timbul lantaran adanya sikap permisif yang tumbuh secara sosial maupun struktural, mulai dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa, serta bernegara.

“Ada contoh paling mudah dari karakter permisif, yakni seorang pimpinan proyek. Ketika pimpinan proyek memiliki kelebihan anggaran, kemudian pimpinan itu piawai serta pandai dalam mengelola anggaran, sehingga anggaran menjadi berlebih,” jelasnya.

Dengan perkembangan teknologi dan informasi yang ada saat ini, Antasari Azhar berharap masyarakat dapat dengan mudah mengetahui beragam modus kasus korupsi.

Antasari Azhar mengimbau agar para pelajar, mahasiswa, hingga beragam elemen masyarakat dapat menjauhi karakter permisif  guna memberantas bahaya laten korupsi.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 204 kali

22 Profesor dan Doktor UNNES, Hilirisasi Model Pembelajaran Inovatif ke Sekolah

Kamis, 6 Desember 2018 | 7:49 WIB


22 Profesor dan Doktor UNNES, Hilirisasi Model Pembelajaran Inovatif ke Sekolah

Sebanyak 22 Profesor dan Doktor UNNES, melakukan hilirisasi model pembelajaran inovatif ke sekolah melalui program Penugasan Dosen di Sekolah (PDS). Dalam program tersebut, UNNES menggandeng lima sekolah mitra.

“PDS merupakan program unggulan dari Belmawa Dikti, dalam rangka revitalisasi peran dan fungsi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Pada 2018 ini, Dikti menggandeng 89 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk didalamnya Universitas Negeri Semarang (UNNES),”papar Ketua PDS Unnes Prof Rustono,disela Diseminasi Hasil PDS di Rektorat, Kampus Sekaran Gunungpati, Senin (3/12).

Dipaparkan, program tersebut telah berjalan sejak bulan Juli 2018 hingga Oktober 2018. Sebanyak 22 Dosen dari 7 Fakultas yaitu FIP, FBS, FIS, FMIPA, FT, FIK dan FE bermitra dengan guru sesuai dengan bidang studinya, berkolaborasi untuk melaksanakan empat kegiatan kolaboratif.

“Kerjasama kolaboratif tersebut dilakukan dalam menyusun perangkat pembelajaran inovatif, implementasi model pembelajaran inovatif di kelas, melaksanakan penelitian tindakan kelas dan publikasi ilmiah.  Keseluruhan kegiatan ini, dilaksankan kolaborasi antara dosen dengan guru,” tandasnya. 

Prof Rustono berharap, program kemitraan yang selama ini sudah terjalin tidak berhenti, artinya dosen dan guru dapat terus bekerjasama dalam berbagai kegiatan seperti penelitian, publikasi maupun pengabdian. “Dosen pelaksana juga diharapkan mampu menjadi model, bagi mahasiswa calon guru serta bagi rekan dosen dalam prodinya. Para kepala sekolah dan gur pun mengaku Program PDS dari UNNES , memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kompetensi pembelajaran di sekolah,” tandasnya.

Dalam seminar hasil kali ini, para dosen pelaksana PDS dari 11 Program Studi Kependidikan UNNES, turut seta memaparkan hasil serta lesson learn selama mereka berada di sekolah. Mereka mengaku bahwa PDS telah memberikan pengalaman bagi dosen Progam Sarjana Pendidikan dan Program Profesi Guru, dalam memahami lingkungan persekolahan dan peserta didik. 

Begitupun dengan Guru Mitra juga memperoleh manfaat dalam kegiatan PDS ini. Guru memperoleh update ilmu, terkait dengan materi pelajaran maupun model-model pembelajaran inovatif. Hal tersebut terbukti mampu meningkatkan antusiasme siswa, dalam mengikuti proses pembelajaran serta mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Atas capaian tersebuut,  para guru berharap akan ada program lanjutan dari PDS ini.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 357 kali

Semangat Baru Menjadikan UNNES Bereputasi Internasional

Senin, 3 Desember 2018 | 15:58 WIB


Semangat Baru Menjadikan UNNES Bereputasi Internasional

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik sejumlah pimpinan baru di lingkungan UNNES. Pejabat baru yang dilantik terdiri atas dua Wakil Dekan, dan satu Sekretaris Lembaga.

Dalam pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan pada Senin (3/12) tersebut, turut hadir jajaran pimpinan di lingkungan UNNES.

Sejatinya, pergantian kepemimpinan dalam suatu organisasi merupakan sebuah kebiasaan. Namun demikian, kebiasaan ini perlu dikuatkan dengan semangat baru untuk melanjutkan tradisi prestasi.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Fathur berharap, warga UNNES mampu terus berpacu dengan akselerasi dan lompatan inovasi.

Rektor berharap, meski memiliki kemapanan organisasidan berbagai prestasi UNNES masih memiliki sejumlah tantangan. Tantangan besar ini antara lain berkaitan dengan visi menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Rektor menegaskan, selain itu UNNES memiliki tantangan di era inovasi dan distruptif. Oleh karena itu, UNNES harus mengembangkan diri sehingga peran sosial dan kebangsaan semakin relevan.

Dalam pelantikan yang diselenggarakan di Gedung Prof Wuryanto Auditorium UNNES ini, dilantiklah Dr Hendi Pratama MA sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr Parmin MPd sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA, dan Drs Ngabiyanto MSi sebagai Sekretaris LP3.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 686 kali

Akselerasi Publikasi Ilmiah, Fakultas Hukum Luncurkan 3 Jurnal Baru

Jumat, 30 November 2018 | 14:17 WIB


Akselerasi Publikasi Ilmiah, Fakultas Hukum Luncurkan 3 Jurnal Baru

Fakultas Hukum (FH) sebagai fakultas termuda di Universitas Negeri Semarang (UNNES) genap berumur sebelas tahun pada Jumat (30/11). Puncak perayaan Dies Natalis FH berlangsung di Gedung Dekanat FH Lantai 3 Kampus UNNES Sekaran. Dicanangkannya tahun 2018 sebagai tahun Internasionalisasi lembaga berimplikasi pada semangat besar FH dalam proses akselerasi publikasi ilmiah dikancah Nasional maupun Internasional dengan meluncurkan tiga jurnal baru.

Ketiga jurnal tersebut yakni Jurnal Indonesian Journal of Indonesian State Law Review dari Bagian Hukum Tata Negara (HTN) – Hukum Administrasi Negara (HAN), Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (JPHI) dari Gugus Peneitian dan Pengabdian kepada Masyarakat FH UNNES, dan Jurnal Lex Scientia Law Review yang dikelola langsung oleh Mahasiswa FH UNNES di bawah Unit Kegiatan Lex Scientia.

Peluncuran tersebut guna mewadahi peningkatan publikasi FH UNNES, selaras dengan komitmen FH untuk meningkatkan kualitas publikasi salah satunya melalui pengelolaan jurnal yang baik dan berkesinambungan. Hal tersebut disampaikan oleh Dekan FH UNNES Dr Rodiyah SPd SH MSi dalam laporan tahunannya.

Dr Rodiyah juga mengajak segenap civitas akademika Fakultas Hukum untuk menyongsong era globalisasi dengan meraih berbagai prestasi sehingga mampu bersanding dengan perguruan tinggi lain.

Sebelumnya, FH UNNES telah menerbitkan beberapa jurnal meliputi Jurnal Pandecta Law Research Journal, Indonesian Journal of Criminal Law Studies, Journal of Indonesian Legal Studies, Journal of Private and Commercial Law, Seminar Nasional Hukum (SNH) dan UNNES Law Jurnal.

Kegiatan diakhiri orasi Ilmiah dengan judul Dialektika Hukum Investasi Nasional oleh Dr Duhita Driyah Suprapti SH MHum.

Abd Aziz & Annisa Azizatul (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 252 kali

Prodi Pendidikan Ilmu Sejarah S1 Divisitasi Tim Asesor BAN PT

Jumat, 30 November 2018 | 10:33 WIB


Prodi Pendidikan Ilmu Sejarah S1 Divisitasi Tim Asesor BAN PT

Program Studi (Prodi) Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Dua Asesor BAN PT itu yakni Prof Herwandi dari Universitas Andalas (Unand) dan Dr Agus Mulyana dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Kedua asesor diterima Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt didampingi Dekan FIS Dr Moh Solehatul Mustofa MA, Ketua Jurusan Ilmu Sejarah Dr Hamdan Tri Atmaja MPd.

Kemudian, Dra Ufi Saraswati MHum, Dra Putri Agus Wijayati MHum, Drs R Sutarso MPd, Nanda Julian Utama MHum, dan Lutfi Fathan dari Badan Penjaminan Mutu, Jumat (30/11/2018) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Zaenuri menyampaikan, akreditasi itu salah satu pilar pada penguatan kapasitas berbasis prodi. Untuk itu, semua prodi yang ada di UNNES ini kita dorong supaya meningkat akreditasinya yakni ‘Unggul’ termasuk prodi Ilmu Sejarah di FIS ini. Prodi Ilmu Sejarah sudah terakreditas Unggul (A) diharapkan setelah divisitasi nanti juga tetap Unggul.


Penulis: Sihono Dibaca : 183 kali

Narasumber Malaysia Berbagi Ilmu Terapi Kognitif Kepada Mahasiswa BK UNNES

Jumat, 30 November 2018 | 9:47 WIB


Narasumber Malaysia Berbagi Ilmu Terapi Kognitif Kepada Mahasiswa BK UNNES

Dr Amin Al Haadi Shafie, dosen dari University Sains Islam Malaysia (USIM) memberikan berbagi kepada mahasiswa UNNES tentang penerapan terapi kognitif-perilaku di era digital, Kamis (29/11/2018) di Aula Dekanat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Dr Amin mengatakan bahwa pendekatan kognitif-perilaku sangat mudah dan efektif diterapkan bagi pengajar di sekolah. Dalam pemaparannya Amin banyak memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada peserta yang dijawab antusias oleh peserta, sehingga materi mudah diserap dan suasana menjadi hidup.

Ketua panitia Afriyadi Sofyan MPd Kons melaporkan, Stadium General ini disenggarakan oleh Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) dengan teman “Penerapan Pendekatan Konseling Berbasis Kognitif-Perilaku di Era Digital” diikuti 150 mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling mahasiswa S1, S2, S3, dan mahasiswa pendidikan profesi konselor.

Hadir pula guru besar BK UNNES Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons, Dra Sinta Saraswati MPd Kons (Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan), Drs Eko Nusantoro MPd Kons  (Ketua Jurusan BK).


Penulis: Sihono Dibaca : 576 kali

Tepat Hari Ulang Tahun Korpri, Dua Warga UNNES Purna Tugas

Kamis, 29 November 2018 | 12:19 WIB


Tepat Hari Ulang Tahun Korpri, Dua Warga UNNES Purna Tugas

Hari ini, Kamis 29 November 2018 merupakan hari peringatan Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) jatuh pada 29 November. Tahun ini merupakan peringatan Hari Korpri ke-47. Bersamaan dengan peringatan Hari Korpri, dua warga Universitas Negeri Semarng (UNNES) memasuki purna tugas.

Mereka, Drs Suhito MPd dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Hendarni Widowati SPd tenaga kependidikan Biro Umum Hukum dan Kepegawaian (BUHK)

Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Dr S Martono MSi, di rektorat Sekaran Gunungpati.

Pak Suhito telah mengabdi lebih dari 42 tahun dan Bu Wido mengabdi selama 31 tahun lebih, masa pengabdian yang panjang ini membawa banyak prestasi untuk UNNES. Untuk itu kami atas nama lembaga dan pribadi mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya dan mohon maaf masih saat melayani masih banyak kekurangannya, kata Fathur.

Prof Fathur juga mengemukakan, memasuki purna tugas masih dalam keadaan sehat dan segar bugar ini merupakan berkah, maka kesehatan ini perlu disyukuri kepada Allah.

Ketua Korpri UNNES Dr Rochmad menyampaikan, bahwa Korpri telah menjadi satu pengikat dalam memperkokoh persaudaraan dan persatuan nasional dalam keberagaman.

Rochmad juga mengatakan, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan menjadi motor penting dalam pembangunan nasional.

Ketua Paguyuban Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedhyhartono mengucapkan selamat memasuki purna tugas dan selamat bergabung di Paguyuban Wredatama para pensiunan UNNES. Sampai hari ini anggota Paguyuban Wredatama berjumlah 719 orang.

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 560 kali

Tim Pengabdian Masyarakat UNNES Hibahkan Alat Presto Bandeng

Rabu, 28 November 2018 | 22:05 WIB


Tim Pengabdian Masyarakat UNNES Hibahkan Alat Presto Bandeng

Telah banyak produk teknologi yang dihasilkan para dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang diterapkan dimasyarakat namun masih dalam lingkup terbatas. Salah satu karya teknologi tersebut adalah pembuat bandeng duri lunak (bandeng presto) yang telah sukses diterapkan di Kendal, Semarang, dan Demak yang mempunyai banyak Unit Kegiatan Masyarakat (UKM) pengolahan bandeng presto.

Dalam kesempatan ini tim pengabdian masyarakat UNNES memberikan bantuan tiga alat presto bandeng yang diberi nama Low Temperature High Presure Cooker (LTHPC) di Desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal, Rabu (28/11) di Balai Desa setempat.

Alat diserahkan secara simbolis oleh anggota DPR RI Komisi X Dr H A Mujid Rohmat MH. Saat memberikan sambutan Mujib berpesan kepada masyarakat, gunakan alat ini sebaik mungkin, dan kami berharap dengan alat ini warga desa Kartika Jaya taraf hidupnya dapat meningkat.

Ia melanjutkan, knapa bisa meningkat, karena alat ini dapat membuat bandeng presto secara efisien dan dalam waktu hanya 1,5 jam, artinya apa?, dalam sehari masyarakat pengolah bandeng presto dapat memproduksi bandeng presto sampai dengan 5 kwintal lebih.

Hal senada diungkapkan salah satu peneliti UNNES Prof Dr Sukestiarno PhD, alat ini mempunyai kapasitas satu kali produksi 35-45 kg bandeng sekali masak. Dan yang lebih menarik dari alat ini adalah mesti waktu prestonya hanya 1,5 jam akan tetapi rasanya tidak berubah.

Salah satu mitra UKM “Gembul Bandeng” Agustin Setiawati merasa senang mendapat bantuan ini, saya mewakili warga Desa Kartika Jaya mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Sebelum mendapat bantuan alat ini kami sekali masak membutuhkan waktu 3-5 jam dengan menggunakan LPG. Jadi dengan alat ini kami bisa menghemat biaya produksi dan waktu.

Tetapi kami juga berharap, tidak hanya bantuan alat yang kami terima tetapi juga penjualan kami mohon dibantu, Karena kalua hanya produksi yang banyak tanpa diimbangi penjualan hasilnya tidak akan maksimal.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 282 kali

Sambut HUT Ke-47, KORPRI UNNES Gelar Aksi Donor Darah

Rabu, 28 November 2018 | 14:25 WIB


Sambut HUT Ke-47, KORPRI UNNES Gelar Aksi Donor Darah

Dalam rangka memperingati HUT ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tahun 2018, Pengurus KORPRI Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Unit Tranfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menggelar kegiatan donor darah, Rabu (28/11/2018) di Perpustakaan kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ketua pengurus KORPRI UNNES Dr Rochmad MSi menyampaikan, kegiatan donor darah ini merupakan wujud kepedulian akan keberlangsungan hidup sesama manusia yang membutuhkan.

Sebab Setetes darah yang kita sumbangkan ini akan sangat berarti bagi keselamatan jiwa seseorang, semoga hasil dari donor darah ini dapat membantu mengatasi kekurangan persediaan darah di Rumah Sakit maupun PMI, kata Rochmad.

Rochmad juga mengemukakan, manfaat donor darah ini sangat luas, selain bernilai ibadah juga dapat menyehatkan tubuh pendonor itu sendiri, sehingga tetap segar dan bugar. Selain itu juga mempunyai nilai sosial berdampak positif bagi kesehatan, karena darah yang didonorkan setiap tiga bulan akan membarui sel-sel darah.

Rochmad menjelaskan, saat mendonorkan darah kita harus ikhlas karena bisa mendapat dua keuntungan yakni di dunia dan di akhirat, jadi tak perlu ragu dan takut bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya secara rutin.

Disela sela kegiatan, Zikkri SPd anggota Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Unit UNNES menyampaikan, UNNES bekerjasama dengan UTD PMI Kota Semarang juga menyelenggarakan donor  darah secara rutin setiap bulan minggu ke-4 untuk dosen, mahasiswa, karyawan, dan masyarakat sekitar kampus.


Penulis: Sihono Dibaca : 229 kali

Fakultas Teknik UNNES Tandatangani MoA dengan PPSDM Migas

Rabu, 28 November 2018 | 13:45 WIB


Fakultas Teknik UNNES Tandatangani MoA dengan PPSDM Migas

Dalam upaya peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia, Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang menjalin kerjasama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya (PPSDM) Manusia Minyak dan Gas, BPSDM ESDM, Kementerian ESDM.

Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan potensi untuk memunculkan kegiatan dan sejumlah program strategis yang berkesinambungan dalam ruang lingkup Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pertemuan dan penandatanganan MoA dilaksanakan di Swiss Belhotel Mangga Besar, Jakarta pada 28 November 2018. Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Menteri ESDM, Kepala pusat PPSDM Migas ESDM dan Sejumlah pejabat di lingkungan ESDM.

Selain itu, UNNES mendelegasikan Dekan FT Unnes Dr Nur Qudus MT beserta Ketua Gugus Kerjasama FT Ir Agus Nugroho SPd MT IPP untuk mengikuti penandatanganan yang diselenggarakan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD).

Dr Nur Qudus MT selaku Dekan menyampaikan pentingnya kerjasama ini sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia dalam sektor migas. Selain itu, kerjasama ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh civitas akademika FT untuk meningkatkan kompetensi dalam bidang keteknikan.


Penulis: Sihono Dibaca : 205 kali

UPT Kearsipan UNNES Lakukan Bimtek Sistem Informasi Arsip Dinamis

Rabu, 28 November 2018 | 13:19 WIB


UPT Kearsipan UNNES Lakukan Bimtek Sistem Informasi Arsip Dinamis

Sistem Informasi Surat Dinas (Siradi) adalah sebuah sistemin formasi manajemen berbasis website yang membantu dalam pengelolaan tata naskah dinas di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Siradi ini memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pengelolaan surat dinas yaitu pengelolaan manajemen administrasi surat masuk, manajemen disposisi surat masuk, dan manajemen administrasi surat keluar dalam satu sistem dokumentasi dan perekaman data surat dinas secara elektronik.

Hingga saat ini, surat yang ada di Siradi belum ada perlakuan untuk disimpan atau disusutkan/musnah. Oleh karenanya perlu, ada sistem yang menangani hal itu. Arsip Nasional Republik Indonesia (Anri) membuat rancangan sistem tersebut yang diberi nama Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD).  Aplikasi ini adalah webbased application dan bersifat multi user.

Menurut ketua kegiatan, Agung Kuswantoro mengatakan bahwa peserta kegiatan ini berjumlah 55 orang yang terdiri atas kasubbag umum dan operator dari masing-masing unit kerja di lingkungan UNNES.

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para petugas kearsipan mengenai pengelolaan arsip, memahami, melaksanakan pengaturan, dan penyimpanan arsip sehingga mempermudah penemuan arsip kembali serta mengetahui implementasi kebijakan atau regulasi bidang kearsipan melalui sistem informasi kearsipan dinamis.

Kepala UPT Kearsipan UNNES Dr H Muhsin MSi saat membuka kegiatan mengatakan, melalui kegiatan bimbingan teknis ini tiap unit kerja dalam mengelola kearsipannya bisa lebih baik. Untuk itu petunjuk kearsipan harus diperhatikan, seperti pemberkasan hingga penyusutan arsip.

Hadir dalam bimtek, pengembang sistem kearsipan UNNES Mas’ul Fauzi. Ia memaparkan fungsi-fungsi dalam sistem kearsipan tersebut. Aplikasi SIKD memiliki fungsi-fungsi seperti pengaturan struktur organisasi dan pengguna, pengaturan klasifikasi keamanan dan akses, pengaturan klasifikasi arsip, penetapan jadwal retensi arsip, pengaturan berkas, registrasi (pemberkasan) arsip, dan fungsi lainnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini, tiap-tiap unit kearsipan dalam mengelola kearsipan bisa lebih baik lagi. daur hidup arsip harus dilakukan, agar arsip dinamis mudah ditemukan saat dibutuhkan.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 209 kali

Mahasiswa UNNES Ikuti Konferensi Internasional Tingkat Mahasiswa se-ASEAN

Rabu, 28 November 2018 | 10:00 WIB


Mahasiswa UNNES Ikuti Konferensi Internasional Tingkat Mahasiswa se-ASEAN

Tiga mahasiswa UNNES mengikuti International Student Conference in ASEAN Region: The 7th UI Youth Enviromental Action 2018 pada Rabu hingga Sabtu (14-17/11).

UI Youth Enviromental Action (UI YEA) adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Departemen Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang bertujuan untuk menciptakan inovasi yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan, yang melibatkan pemuda sebagai fokus utamanya.

Tahun ini, UI YEA yang diadakan sejak tanggal 14-17 November 2018 hadir untuk ketujuh kalinya dengan tema besar “Bagaimana Pemuda Memecahkan Masalah Limbah untuk Membangun Kota yang Berkelanjutan di ASEAN 2030”.

Delegasi UNNES yang terdiri dari Arfan Habibi (Sejarah, 2016), Nur ‘Izzatul Hikmah (Geografi, 2016), dan Eka Yuniati (Sosiologi dan Antropologi, 2016) berhasil masuk dalam 17 Besar untuk mempresentasikan penelitiannya di Kampus UI Depok yang telah bersaing dengan 63 Tim dari Perguruan Tinggi se-ASEAN.

Konferensi yang diadakan terbagai menjadi tiga sub topik dengan masing-masing delegasi terpilih yaitu Health Cluster dari tim (UI, UNILA, UPN Veteran Jatim, POLSRI, dan Royal University of Phnom Penh dari Kamboja).

Kemudian dari Science and Technology Cluster (UI, UNPAD, UB, UNS, POLBAN). Tim Arfan masuk dalam Social and Humanity Cluster dengan delegasi terpilih (UNNES, UGM, UI, UNS, UNDIP, UNPAD, dan FEU Diliman delegasi dari Filipina).

Arfan dan tim membawakan penelitian berjudul: “Fertilizer of Coffee Skin Compost: Strategy for Reducing Coffee Production Waste to Improve Community Economic Capacity of Medono Village Kendal Regency”.

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil observasi mengenai potensi limbah kulit kopi yang dapat diolah kembali menjadi pupuk kompos yang berpengaruh positif pada kesejahteraan masyarakat dan kepedulian lingkungan di Desa Medono.

Arfan menambahkan, selain mempresentasikan penelitiannya juga mengikuti pameran Poster dan mengikuti Forum Group Discussion (FGD) yang membahas permasalahan dan pengelolaan sampah di kawasan ASEAN. Adapun hasil dari penelitian yang telah di presentasikan paper terpilih akan dipublikasikan di ASEAN Journal Community & Engangement (AJCE) dan semua paper delegasi akan di proceeding dan dicetak yang bekerjasama dengan UI Press.

Delegasi terpilih juga mengikuti serangkaian kegiatan diantaranya; International Seminar UI YEA 2018 dengan pembicara dan para tokoh dibidang lingkungan. Kemudian juga mengikuti kegiatan terhadap peduli lingkungan melalui pengelolaan daur ulang sampah di salah satu Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) di Bogor.

Tidak hanya itu, para delegasi juga mengikuti outbound di Kebun Raya Bogor untuk memahami pentingnya (Aksi Pemuda) terhadap lingkungan untuk pembangunan ASEAN 2030.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 495 kali

Tawarkan Alat Peraga Matematika, ISTI Corner Resmi Dibuka

Selasa, 27 November 2018 | 15:36 WIB


Tawarkan Alat Peraga Matematika, ISTI Corner Resmi Dibuka

Isti Hidayah MPd, Dosen Jurusan Matematika Universitas Negeri Semarang (UNNES) meluncurkan toko alat peraga manipulatif untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama ISTI Corner, Selasa (27/11).

Toko yang terletak di lantai 3 Gedung Kewirausahaan UNNES ini resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Prof Dr Sudarmin MSi didampingi Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Dr Suwito Eko Pramono MPd, Direktur ISTI Corner Sugiarto dan pejabat Jurusan Matematika.

Dalam sambutannya Prof Sudarmin berterimakasih kepada Ibu Isti yang telah melahirkan suatu produk dari hasil penelitian. Hal ini dapat menjadi model dan inspirasi bagi semua dosen sehingga perlu dikembangkan.

“Mudah-mudahan ISTI Corner lancar dan berkah”, tandas dosen kimia itu saat pemotongan pita.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dr Suwito. Menurutnya rekam jejak atau track record penelitian sangat penting untuk didokumentasikan sehingga dapat menjadi bahan evaluasi di penelitian selanjutnya, seperti yang dilakukan Ibu Isti.

Menurut testimoni dari Direktur ISTI Corner Sugiarto, Alat Peraga Manipulatif (APM) Individual ini akan membantu para siswa dan guru dalam memahami matematika, sehingga mereka paham dan mengerti darimana jawaban tersebut berasal. Jika tidak ada APM siswa tidak akan bertanya, lalu tidak timbul proses menganalisa dan akhirnya pikiran siswa hanya sebatas menghafal jawaban.

ISTI Corner merupakan singkatan dari Innovation Scientific Tools for Instruction, yang berkembang dari penelitian Isti Hidayah tentang ketersediaan alat di daerah Banjarnegara. Hasil penelitian menunjukan hanya 23% alat yang tersedia di sekolah tersebut. Berkembang dari hal ini terus dilakukan penelitian hingga pada tahun 2000 Isti Hidayah mengembangkan prototypenya. Topik ini selanjutnya dibawa dalam disertasi miliknya dan terus berlanjut hingga tahun 2015-2017 dikembangkan alat yang lebih kecil dan murah sehingga tiap siswa dapat memilikinya.

Opening Ceremony yang dihadiri para kepala sekolah, guru dan pengawas sekolah ini diakhiri dengan pemotongan pita sebagai simbol telah diresmikannya ISTI Corner.

(Abd. Aziz & Nida MR – Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 381 kali

Lantik Wakil Rektor Baru, Rektor Tekankan Inovasi dan Harmonisasi UNNES

Senin, 26 November 2018 | 13:49 WIB


Lantik Wakil Rektor Baru, Rektor Tekankan Inovasi dan Harmonisasi UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik sejumlah pimpinan baru di lingkungan UNNES. Pejabat baru yang dilantik terdiri atas empat Wakil Rektor, dua Dekan, dan satu Kepala Lembaga.

Dalam pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan pada Senin (26/11) tersebut, turut hadir jajaran pimpinan di lingkungan UNNES.

Sejatinya, pergantian kepemimpinan dalam suatu organisasi merupakan sebuah kebiasaan. Namun demikian, kebiasaan ini perlu dikuatkan dengan semangat baru untuk terus menuai kemajuan.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Fathur berharap, warga UNNES mampu terus berpacu dengan akselerasi dan lompatan inovasi.

“Sesuai dengan arahan Menristekdikti Prof H Mohamad Nasir PhD Ak, perguruan tinggi harus meningkatkan inovasi dalam tantangan era disrupsi. Selain itu, perlu juga menjaga kampus dari bahaya radikalisme, terorisme, hoaks, dan ujaran kebencian. Dua arahan ini kiranya dapat memacu semangat kita untuk berprestasi dan bereputasi di tingkat nasional dan internasional secara berkelanjutan,” jelas Rektor.

Rektor berharap, rekatan harmoni akan menjadi modal sosial yang amat berharga untuk akselerasi kemajuan UNNES kedepan.

Rektor menegaskan, atmosfer akademik UNNES dibangun atas dasar keilmuan dan inovasi. Sehingga jelas, inovasi akan terhambat jika harmonisasi tidak terbangun dengan baik.

Dalam pelantikan yang diselenggarakan di Gedung Prof Wuryanto Auditorium UNNES ini, dilantiklah Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr S Martono MSi sebagai Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr Abdurrahman MPd sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, dan Prof Dr Agus Nuryatin MHum sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama.

Selain itu, Rektor juga melantik Prof Dr Muhammad Jazuli MHum sebagai Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Prof Dr Sudarmin MSi sebagai Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Dr Sugianto MSi sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3).

Dwi Hermawan (Students Staff)

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 1.156 kali

Dekan FH UNNES Jadi Nara Sumber Forum Komunikasi Penyusunan Prolegnas

Senin, 26 November 2018 | 9:33 WIB


Dekan FH UNNES Jadi Nara Sumber Forum Komunikasi Penyusunan Prolegnas

Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Rodiyah SPd SH MSi menjadi salah satu Nara Sumber Forum Komunikasi Penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah 2019- 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan Hak Asasai Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia, Jumat-Sabtu (23-24/11) di Jakarta.

Dr Rodiyah mengulas tentang “Model Integrative RegMapRegulatory Impact Assesment (IRR) dalam Pembentukan Perundang undangan dalam Prolegnas 2019-2024”. Kegiatan diikuti seluruh Dekan FH Perguruan Tinggi Negeri Se Indonesia.

Rodiyah menyampaikan bahwa dalam Pembentukan Prolegnas harus menggunakan integrasi Regulatory Mapping dengan Regulator impact Assessment sehingga kedudukan Prolegnas penting dan strategis dalam menentukan hukum Indonesia bisa terwujud.

MoU
Kegiatan kemudian, dilanjutkan penandatanganan MoU antara Plt Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Prof Dr HR Benny Riyanto SH CN MHum CN dengan Dekan FH UNNES Dr Rodiyah SPd SH MSi.
Pada materi MoU meliputi diantaranya kerjasama FGD, seminar, konferensi. penelitian kerjasama, pengiriman mahasiswa magang, dan nara sumber.

Kegiatan, dilanjutkan dengan rapat Badan Kerja Sama (BKS) Dekan FH PTN Se Indonesia dengan Agenda membahas struktur Fakultas hukum dan Kurikulum Nasional FH serta Kerjasama luar negeri dan dalam negeri.


Penulis: Sihono Dibaca : 791 kali

Rumah Amal Lazis UNNES Berbagi Bantuan Pembangunan Masjid

Sabtu, 24 November 2018 | 10:11 WIB


Rumah Amal Lazis UNNES Berbagi Bantuan Pembangunan Masjid

Dalam rangka terus membangun kepedulian dan memberdayakan masyarakat sekitar melalui pembangunan tempat ibadah, Rumah Amal Lazis UNNES memberikan bantuan pembangunan kepada sejumlah masjid di sekitar UNNES.

Bantuan pembangunan dan renovasi masjid ini diberikan kepada empat masjid disekitar UNNES pada Senin (19/11) dan kamis (22/11).

Diantaranya Masjid Baitu at-taaibiin (Sekar Gading) yang diterima oleh Sohib Anshori selaku Ketua Takmir Masjid, Masjid Nafsa Zakiyah (Kalisegoro) yang diterima oleh Mujiyono selaku ketua panitia pembangunan, Masjid Roudhotul Muslimin (Sekaran) diterima oleh H Isman selaku Ketua DKM, dan Masjid  Ar Riyadh (Patemon) yang diterima oleh Akhmad Syakir selaku ketua pembangunan masjid.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Rumah Amal Lazis UNNES Dr Edy Purwanto MSi. Edy berharap, pemberian bantuan tersebut mampu menjadi salah satu sarana untuk mewujudkan islam yang rahmatan lil ‘alamin bagi warga sekitar UNNES, sehingga selanjutnya dapat menjadi masjid yang makmur dan kiprahnya dalam amar makruf nahi munkar agar mendapat keberkahan dari Allah Ta’ala.

“Terdapat beberapa persyaratan bagi masjid yang akan mendapat bantuan pembangunan. Syarat-syarat tersebut diantara, pertama, salah satu dari panitia pembangunan/renovasi masjid merupakan dosen atau tenaga kependidikan UNNES. Kedua, mengajukan proposal dan laporan perkembangan pembangunan. Terakhir, sesuai dengan kriteria yg mendapat bantuan dari Rumah Amal Lazis UNNES,” tegas Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 832 kali

Pilihan Dekan FIP UNNES, Achmad Rifai Unggul

Jumat, 23 November 2018 | 11:25 WIB


Pilihan Dekan FIP UNNES, Achmad Rifai Unggul

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, siapapun nanti yang unggul pada pemilihan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) harus melanjutkan budaya prestasi.

Untuk itu sumber daya manusia (SDM) perlu ditingkatkan dan saling mendukung, sebab kecemerlangan pendidikan salah satunya lahir dari FIP sehingga dibutuhkan pemimpin yang handal.

Dekan FIP yang juga Ketua Senat Fakultas Prof Dr  Fakhruddin MPd saat memimpin pemilihan Dekan FIP Periode 2019-2023 menyampaikan, pada tahap pemilihan dekan kali ini ada tiga calon yakni Dr Achmad Rifai RC MPd, Dr Sungkowo Edy Mulyono SPd MSi, dan Dr Drs Edy Purwanto MSi.

Mereka yang berhak memilih adalah anggota senat fakultas berjumlah 16 orang dan Rektor UNNES 35% dari jumlah hak suara total pemilih, jadi mempunya 9 suara. Total ada 25 suara.

Setelah dilakukan pemilihan dengan cara mencontreng kotak disebelah gambar calon,  Dr Achmad Rifai RC MPd memperoleh 17 suara, Dr Drs Edy Purwanto MSi (4 suara), dan Dr Sungkowo Edy Mulyono SPd MSi (2 suara), serta suara rusak ada 2 suara.


Penulis: Sihono Dibaca : 610 kali

Galeri Investasi FE UNNES, Raih Penghargaan Bergengsi Bursa Efek Indonesia Jakarta

Kamis, 22 November 2018 | 19:32 WIB


Galeri Investasi FE UNNES, Raih Penghargaan Bergengsi Bursa Efek Indonesia Jakarta

Galeri Investasi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES) Kamis (22/11), berhasil memperoleh penghargaan sebagai Galeri Investasi terbaik kategori Penambahan Jumlah Rekening Efek pada acara Penghargaan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI BEI) di Jakarta.

Setelah berhasil menyisihkan kurang lebih 400 Galeri Investasi dari seluruh Indonesia, Galeri Investasi (GI) FE UNNES, sebagai perwakilan GI di wilayah Jawa Tengah, akhirnya berhasil menyabet penghargaan bergengsi tersebut.

Penghargaan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia Jakarta (GI BEI), merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2011. Salah satu tujuan acara tersebut adalah untuk memberikan apresiasi kepada mitra GI BEI yang tersebar di seluruh Indonesia yang menunjukkan kinerja yang sangat baik.

Pada tahun ini BEI menyediakan lima kategori pemenang yaitu: galeri investasi terbaik kategori nilai transaksi, galeri investasi terbaik kategori pengembangan inovasi, galeri investasi terbaik kategori galeri syariah, galeri terbaik kategori pemerataan informasi dan edukasi dan terakhir galeri terbaik kategori penambahan jumlah rekening efek. 

Seleksi dan penilaian kelima kategori tersebut diikuti oleh kurang lebih dari 400 galeri yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari sekitar 400 galeri terpilih 16 galeri terbaik, yang kemudian diundang ke BEI pusat di Jakarta untuk menerima penghargaan dari Bursa Efek Indonesia.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 368 kali

Mahasiswa FIS UNNES Tanam 700 Bibit Pohon

Kamis, 22 November 2018 | 13:29 WIB


Mahasiswa FIS UNNES Tanam 700 Bibit Pohon

Sesuai dengan Visi Universitas Negeri Semarang (UNNES) yakni Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional, Jumat (16/11) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) melakukan penanaman bibit pohon.

Dekan FIS Dr Moh Solehatul Mustofa MA menyampaikan, penanaman bibit pohon buah sebanyak 700 bibit ini ditanam oleh mahasiswa angkatan 2018, dipusatkan di Kelurahan Patemon, Gunungpati, Semarang.

Turut hadir pada kegiatan menanam diantaranya Wakil Dekan, dosen, tenaga kependidikan, lurah dan masyarakat Patemon.

Manfaat kegiatan penanaman pohon ini sangat luas diantaranya jika pohon ini nanti sudah berbuah bisa menambah pendapatan secara ekonomis, untuk menahan banjir dan longsor, menjadikan lingkungan lebih asri, menyerap gas karbon dioksida (CO2), serta menghasilkan oksigen (O2).

 


Penulis: Sihono Dibaca : 268 kali

750 Mahasiswa Baru UNNES Ikuti Toefl Exhibition

Kamis, 22 November 2018 | 12:01 WIB


750 Mahasiswa Baru UNNES Ikuti Toefl Exhibition

Untuk meningkatkan kemahiran berbahasa inggris kepada mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES), Pusat Pengembangan Bahasa dan Pelatihan Pendidikan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES menyelenggarakan Toefl Exhibition 2018 dengan tema “Strengthening Internationalization, Empowering Conservation”.

Kepala Pusat Pengembangan Bahasa dan Pelatihan Pendidikan Drs Amir Sisbiyanto MHum menyampaikan, kegiatan ini diikuti 750 mahasiswa baru semester 1 perwakilan dari semua fakultas (S1), dan Pascasarjana (S2, dan S3), Kamis (22/11/2018) di LP3 UNNES Sekaran Gunungpati.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan, uji coba, dan pemetaan kemampuan kemahiran berbahasa inggris mahasiswa baru sebagai syarat wajib kelulusan.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum saat membuka kegiatan menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya peningkatan secara signifikan pemerolehan kemampuhan berbahasa inggris melalui toefl, dan peningkatan skor minimal bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 sesuai dengan arah kebijakan skala internasional.

Prof Rustono menjelaskan, UNNES sudah beberapa tahun lalu menerapkan Kebijakan Rektor bahwa semua mahasiswa UNNES wajib mengikuti uji kemahiran berbahasa inggris dengan skor tertentu untuk syarat kelulusan.


Penulis: Sihono Dibaca : 242 kali

Maulana Syekh Sayyid Prof Dr Muhammad Fadhil Beri Kuliah UMUM di UNNES

Rabu, 21 November 2018 | 14:37 WIB


Maulana Syekh Sayyid Prof Dr Muhammad Fadhil Beri Kuliah UMUM di UNNES

Pendiri dan Penasehat Utama Markaz Al-Jailani Internasional Turki sekaligus Pentahkik kitab Tafsir Al-Jailani Syekh Prof Dr Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Hasani Al Husaini yang merupakan cicit ke 25 Sulthonul auliya’ Syekh Abdul Qodir Al Jailani memberi kuliah umum di auditorium Universitas Negeri Semarang (UNNES) Sekaran Gunungpati, Rabu (21/11/201).

Pada kuliah umum bertema “Membangun Insan Akademik yang Cendekia dan Berperan Bagi Peradaban” yang dihadiri 600 an mahasiswa, dosen dan pejabat UNNES. Hadir pula KH Lukman Hakim (Gus Lukman) pengasuh Pondok Pesantren Azzuhri Ketileng Semarang.

Mengawali pembicaraan pada kuliah umum, Syekh Fadhil Al Jailani menyampaikan, saya mengikuti sunah nabi Muhammaad SAW yaitu semua orang adalah saudara, untuk itu Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum merupakan saudara saya juga.

Syekh Fadhil Al Jailani membahas berbagai hal tentang pemikiran dan karya fenomenal Syekh Abdul Qodir Al Jailani termasuk kitab tafsir Al Jailani yang ditahkiknya.

Beliau telah berkunjung ke 50 perpustakaan resmi dan puluhan perpustakaan lainnya di lebih dari 20 negara, dan terus berkunjung ke negara-negara tesebut lebih dari 20 kali.

Syekh Fadhil Al-Jailani Al-Hasani Al-Husaini juga mengajak kepada peserta kuliah umum dan umat Islam untuk memperbanyak membaca atau melantumkan salawat Nabi.

Mengingat salawat Nabi Muhammadi SAW merupakan cara yang paling mujarab untuk mendatangkan berbagai keberuntungan dari Allah SWT.

Minimal dalam satu hari 131 salawat, maka Allah akan menurunkan karohmah dan berbagai kebaikan dan kenikmatan, kata Syekh Fadhil Al-Jailani Al-Hasani Al-Husaini.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka kuliah umum menyampaiakan bahwa, kehadiran Syekh Prof Dr Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Hasani Al-Husaini ke UNNES ini sudah ke-2 kalinya, karena UNNES termasuk yang dicintai beliau. Ini merupakan suatu kehormatan tersendiri didatangi Beliau yang jauh Turki ke Indonesia dan memberi pencerahan kepada mahasiswa UNNES.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 357 kali

Bantu Optimalkan Potensi Lokal, Tim KKN Alternatif Kelurahan Gunungpati Luncurkan SiAle dan SiSole

Sabtu, 17 November 2018 | 9:37 WIB


Bantu Optimalkan Potensi Lokal, Tim KKN Alternatif Kelurahan Gunungpati Luncurkan SiAle dan SiSole

Disaksikan oleh warga RW 09 Kelurahan Gunungpati, Tim KKN Alternatif Tahap IIB Kelurahan Gunungpati meluncurkan brand Produksi Abon Lele (SiAle) dan Produksi Sosis Lele (SiSole), Senin (22/10).

Setiap daerah memiliki potensi dan kekayaan sumber daya yang beragam. Tentunya, sumber daya yang beragam harus dikelola secara optimal agar dapat dirasakan oleh setiap individu disuatu lingkungan tersebut.

Akan tetapi, saat ini masih banyak sumber daya alam yang belum mampu didayagunakan secara optimal karena terbatasnya aksesbilitas ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kompetensi sumber daya manusia yang belum mampu mengelola sumber daya alam yang tersedia secara maksimal.

Kekurangmampuan masyarakat untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam sejauh ini dirasa masih menjadi problematika di berbagai pelosok daerah.

Hal tersebut rupanya juga dialami oleh penduduk warga Kelurahan Gunungpati, khususnya di RW 09 dimana mayoritas penduduk menggantungkan perekonomiannya dengan bekerja serabutan maupun menjadi buruh di pabrik.

Hal tersebut mengakibatkan perekonomian warga Kelurahan Gunungpati di RW 09 masih tergolong sedang, bahkan cenderung rendah. Dalam upaya membantu meningkatkan perekonomian warga dan mengoptimalkan sumber daya alam yang tersedia, Tim KKN Alternatif IIB Kelurahan Gunungpati mengusung program sosialisasi pembuatan produk-produk awetan dengan bahan dasar ikan lele berupa abon dan sosis lele. Melirik dengan tersedianya sumber daya ikan lele yang cukup melimpah di Kampung Nglarang, Kelurahan Gunungpati, Semarang.

Budidaya lele di Kampung Nglarang saat ini hanya diperjual-belikan ke luar desa saja. Adanya potensi yang dapat dikembangkan dari bisnis lele tersebut, menggugah tim KKN Alternatif IIB untuk menciptakan produk-produk awetan lele berupa abon dan sosis yang dapat memberikan keuntungan yang jauh lebih menggiurkan.

Menuju Desa Mandiri dengan Berwirausaha

Dengan target ibu-ibu rumah tangga, tim KKN berupaya memotivasi warga untuk berwirausaha dengan meluncurkan produk khas daerah mereka sendiri yaitu SiAle (Produksi Abon Lele) dan SiSole (Produksi Sosis Lele).

Program ini mendapat dukungan penuh dari Lurah Gunungpati Mulyono SH, Ketua RW 09 Daiman serta mendapat respon positif dari warga yang nampak

antusias saat tim KKN melakukan sosialisasi dan demonstrasi cara mengolah lele menjadi abon dan sosis.

Tak cukup hanya mengolah ikan lele menjadi abon dan sosis khas Gunungpati, SiAle dan SiSole yang dikemas secara apik dan sesuai standar itu pun juga dipasarkan dengan teknik pemasaran kekinian, yaitu dengan menggunakan media sosial yang sedang digandrungi oleh masyarakat. Pada tahap sosialisasi ini tata cara dan sistem pemasaran produk tim KKN berkolaborasi dengan mengundang narasumber dari CV Ardata Media, yaitu Rendi Pradipta.

“Tiga setengah jam penduduk Indonesia menghabiskan waktunya untuk aktif di media sosial. Daripada update status gak jelas, lebih baik dimanfaatkan untuk berniaga lewat media” jelas Rendi saat memberikan materi pemasaran produk secara online.

Koordinator tim KKN, Riki Edo Saputro, menjelaskan, peyelenggaran program SiAle dan SiSole merupakan salah satu program kerja unggulan tim KKN Kelurahan Gunungpati.

“Sosialisasi pembuatan abon dan sosis yang berbahan dasar lele atau biasa disebut SiAle dan SiSole merupakan salah satu program unggulan yang kami usungkan di RW 09 Kelurahan Gunungpati, setelah melihat potensi yang ada di RW 09” jelas mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi itu.

Selain Riki Edo, mahasiswa KKN yang dibimbing oleh Dr Eko Purwanti MPd, beranggotakan 14 mahasiswa kependidikan diantaranya, Alifah Haibatil & Desy Wulandari (Pend. Bahasa Inggris), Aditia Permana, Ma’unatul Khusna, Rechika Ardhia, Akhmad Abidin & Nailul Fuad (Pend. Matematika). Selanjutnya, juga ada Nawang Puspitasari & Indah Waning (PKK), Alpha Bagas (Teknik Mesin), Rozaq Azizi (Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi), Malik Kayis (Pendidikan Kepelatihan Olahraga), Ana Nailu & Evi Dwi (Pendidikan Ekonomi).

Selepas penarikan tim KKN di Kelurahan Gunungpati, diharapkan Program SiAle dan SiSole dapat terus berkembang dan dapat membantu meningkatkan perekonomian warga RW 09 Gunungpati.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 441 kali

Mahasiswa KKN UNNES Persembahkan Tari Lembu Tanon sebagai Ikon Desa Wisata Menari

Kamis, 15 November 2018 | 12:40 WIB


Mahasiswa KKN UNNES Persembahkan Tari Lembu Tanon sebagai Ikon Desa Wisata Menari

Acara penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang di Tanon, Ngrawan, Kabupaten Semarang, Rabu, 15 November 2018, dihadiri dosen pendamping, Sekretaris Kecamatan Getasan, Kepala Kelurahan Ngrawan, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan para pejabat desa. Kegiatan penarikan sekaligus menjadi peresmian Tari Lembu Tanon sebagai ikon desa tersebut.

Berdasar rilis yang diterima unnes.ac.id, Burhan Rubai Wijaya, Dosen Pembimbing Lapangan, menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi mahasiswa UNNES yang telah menyelesaikan dengan baik serangkaian kegiatan KKN di Desa Menari.

KKN UNNES Desa Menari terdiri atas 13 mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Sendratasik, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Teknik Informatika, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Ekonomi Akuntansi, Pendidikan Ekonomi Koperasi dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga.

Tari Lembu Tanon terinspirasi oleh aktivitas keseharian masyarakat Tanon dimana mayoritas penduduknya bekerja sebagai peternak sapi. Lembu berasal dari bahasa Jawa yang artinya sapi, sedangkan tanon adalah nama dusun di Desa Ngrawan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Tari Lembu Tanon diisi oleh beberapatokoh, antara lain tokoh yang berperan sebagai sapi, penggembala,dan pemerah susu. “Gerakan penari sapi dan penggembala lincah, kuat,dan energik, sedangkan penari putri anggun dan lincah adalah ekspresi  kesungguhan dan kebersamaan masyarakat Tanon dalam bekerja,”tutur Solikhun,Ketua KKN UNNES Dusun Tanon.

Tari Lembu Tanon merupakan produk lanjutan dari Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Lesa Paranti, dosen Sendratasik FBS bersama dengan tim mahasiswa KKN dari jurusan yang sama. “Semoga tarian ini dapat menjadi media ekspresi estetis masyarakat Desa Menari,”ungkap Lesa.

Acara latihan tari dan gamelan berlangsung secara rutin dan guyub dengan melibatkan semua elemen masyarakat dari mulai anak-anak, remaja,hingga dewasa. “Tari Lembu Tanon akan menjadi sesuatu yang indah dan dapat dikenang,” tutur Parno, Ketua Dusun Tanon.

Kang Tris, Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Menari menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN UNNES yang telah berkontribusi nyata selama 45 hari. Ia menuturkan bahwa Tari Lembu Tanon akan dijadikan sebagai Ikon untuk Desa Wisata Menari dan akan dibuatkan paket wisata khusus dengan sebutan “Paket Wisata Bulan Purnama” untuk menarik lebih banyak wisatawan.

Istiqomah, Sekretaris Kecamatan Getasan,mengharapkan agar nantinya LP2M (Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat) UNNES dapat mengirimkan lebih banyak mahasiswa KKN. Iamenyadari bahwa masih banyak potensi yang dapat dikembangkan di desa-desa Kecamatan Getasan.(*)


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 406 kali

Maksimalkan Desa Wisata, Mahasiswa KKN UNNES Dirikan Penerangan Tenaga Surya

Kamis, 15 November 2018 | 10:59 WIB


Maksimalkan Desa Wisata, Mahasiswa KKN UNNES Dirikan Penerangan Tenaga Surya

Untuk memaksimalkan potensi unggulan Desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Dusun Cemanggal, Desa Munding, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang mendirikan Penerangan Tenaga Surya.

Koordinator Mahasiswa KKN Desa Munding Ardi Nur Rokhman melaporkan, di Dusun Cemanggal, Desa Munding ini mempunyai potensi unggulan yang bagus yakni “Wisata Pertanian atau Curug Tirtowening”.

Namun, penerangan jalan utama yang sudah ada menuju wisata Curug Tirtowening belum memadai, untuk memaksimalkan potensi unggulan desa tersebut mahasiswa KKN dengan warga setempat mendirikan   penerangan tenaga surya, Rabu, 14 November 2018.

Kepala Desa Munding Romdoniyatun menyampaikan, saya merasa bangga mahasiswa KKN UNNES bekerjasama dengan warga mendirikan penerangan tenaga surya untuk penerangan jalan utama di Desa Munding. Memang selama ini sudah ada penerangan jalannya namun belum maksimal.

Romdoniyatun berharap, dengan didirikannya penerangan tenaga surya ini diharapkan bisa memberikan kenyamanan warga maupun wisatawan yang melintas untuk berkunjung ke wisata Curug Tirtowening terutama pada malam hari yang menghubungkan Desa Munding dengan Dusun Cemanggal.

Burhan Rubai Wijaya, Dosen Pendamping Lapangan KKN menyampaikan, penerangan tenaga surya ini dibuat bertujuan untuk memperbaiki infra struktur menuju cita-cita Desa Munding sebagai desa wisata.

Mahasiswa KKN bekerja sama dengan warga mendirikan panel surya dan komponen penerangan jalan ini dilakukan selama dua minggu. Panel surya ini mampu menyuplai delapan lampu penerangan jalan,  terdiri atas enam penerangan di jalan utama dan dua penerangan di jalan masuk ke arah Curug Tirtowening.

Saru Wadi, salah satu warga Cemanggal mengapresiasi karya mahasiswa KKN itu dan merasa sangat bangga dapat bekerja sama dengan mahasiswa KKN dari UNNES untuk memajukan desanya.


Penulis: Sihono Dibaca : 446 kali

Inisiasi Tinjomoyo Bersalawat 2018, Tim KKN Alt IIB UNNES Hadirkan Habib Umar

Kamis, 15 November 2018 | 10:08 WIB


Inisiasi Tinjomoyo Bersalawat 2018, Tim KKN Alt IIB UNNES Hadirkan Habib Umar

Dusun Tinjomoyo Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah mengadakan Tinjomoyo Bersalawat pada Jumat malam, (9/11) malam.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif IIB UNNES 2018 ini, menarik antusiasme dari warga sekitar.

Meskipun hujan deras jamaah tetap antusias mengikuti acara ini terlihat dari penuhnya tempat yang telah disediakan.

Acara ini menghadirkan dua penceramah, yakni Habib Umar Al Muthohar dan Habib Nauval Bin Idrus.

Selain dua penceramah kondang tersebut, kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja KKN ini, juga dihadiri oleh Drs Anwar Haryono, MPd yang bertindak mewakili Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman M Hum serta Sekda Kota Semarang Ir Agus Riyanto yang mewakili Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Acara ini dimeriahkan oleh Jam’iyyah Maulidur Rosul Ar-Rahman yang merupakan Grup Rebana Fakultas Teknik UNNES.

Tinjomoyo Bersalawat merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi dan doa untuk negeri.

Acara ini dilatarbelakangi oleh rasa keprihatinan masyarakat Indonesia yang sedang banyak mengalami berbagai bencana. Hal tersebut disampaikan oleh ketua dari KKN UNNES di Tinjomoyo M. Akyas Khan.

“Tinjomoyo Bersalawat merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka maulid nabi dan doa untuk negeri untuk saling mendoakan dan mengingatkan kepada masyarakat akan berbagai bencana yang melanda di Indonesia. selain itu, kegiatan ini juga menjadi closing KKN yang sudah berlangsung di Dusun Tinjomoyo,” jelas Aksan.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 537 kali

Libatkan Warga dan Karang Taruna, Mahasiswa KKN UNNES Bentuk Tim Pengelolaan Sampah

Rabu, 14 November 2018 | 15:11 WIB


Libatkan Warga dan Karang Taruna, Mahasiswa KKN UNNES Bentuk Tim Pengelolaan Sampah

Bersama warga dan karang taruna, Tim KKN UNNES mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dengan menggunakan komposter rakitan sendiri, Minggu (28/10).
Isu sampah merupakan permasalahan bersama yang dihadapi oleh seluruh masyarakat dunia. Dalam sehari, produksi sampah setiap orang mencapai 800 gram setiap harinya. Tidak heran banyak tempat sampah yang meluap. Sekalipun sampah dibuang ke tempatnya, suatu saat tempat penampungan sampah akhir pun akan penuh. Produksi sampah yang sangat cepat ini menunjukkan pentingnya pengelolaan sampah sebelum kemu ian dibuang ke tempat
pembuangan akhir (TPA).

Dengan demikian, sampah yang masuk ke TPA akan semakin berkurang dan membuat masa berlakunya menjadi lebih lama. Kasus ini juga dialami oleh warga di Kampung Jetis RW IX Kelurahan Gunungpati Kota Semarang. Hal ini menginspirasi Tim KKN Alternatif IIB di Kelurahan Gunungpati untuk mengangkat isu sampah sebagai program utama.

Terobosan yang diusung oleh Tim KKN UNNES adalah dengan menggugah kesadaran warga untuk memilah sampah organik dan anorganik dari rumah untuk disalurkan ke tim pengelolaan sampah. Kemudian, sampah anorganik akan diolah di bank sampah, sedangkan sampah organik akan dijadikan pupuk cair.

Proses ini tentunya tetap akan menghasilkan sampah residu, yaitu sampah yang sudah tidak bisa diolah kembali, sehingga harus dibuang ke TPA. Dengan begitu, sampah yang dikumpulkan di TPA tidak akan sebanyak sebelumnya.

Tahapan yang dilaksanakan oleh Tim KKN UNNES diawali dengan mengumpulkan stakeholder dari seluruh wilayah RW 9. Melalui forum perkumpulan ini, mahasiswa KKN bersama perwakilan warga merumuskan permasalahan sampah dan membentuk Tim Pengelolaan Sampah yang kemudian
dinamai “Jetis Asri”.

Tahap selanjutnya yang dilaksanakan adalah mengedukasi seluruh anggota “Jetis Asri” dengan mengadakan Workshop dan Pelatihan Pengelolaan Sampah. Dalam forum ini, mahasiswa memaparkan teknis bank sampah beserta teknik pengomposan yang disarankan untuk dilaksanakan oleh anggota “Jetis Asri”. Selain memaparkan teknik pelaksanaan, Tim KKN mengedukasi Tim “Jetis Asri” untuk dapat melaksanakan sosialisasi dan menarik minat seluruh elemen
masyarakat untuk berpartisipasi dalam memilah sampah dari rumah.

Riki Edo Saputro selaku koordinator mahasiswa KKN Alternatif IIB menyampaikan, dengan adanya program pengelolaan sampah ini diharapkan seluruh warga berkenan untuk berpartisipasi aktif, sehingga tercapai Kampung Jetis nan bersih dan memiliki penghasilan yang berasal dari pengelolaan sampah mereka sendiri.

Selain itu kampung jetis juga diharapkan mampu menjadi kampong percontohan bagi 2 kampung lainnya di RW 9.

Dengan terbentuknya Tim Pengelolaan Sampah “Jetis Asri” ini, Tim KKN UNNES berharap, pengelolaan sampah di Kampung Jetis dapat dilaksanakan secara berkesinambungan, khususnya ketika mahasiswa KKN tidak lagi bisa mendampingi rakat. Tujuan utama diadakannya program ini adalah supaya masyarakat di Kampung Jetis mampu menjadi masyarakat yang mandiri dalam pengelolaan sampah, serta mampu menjadi kampung percontohan yang bersih dan asri lingkungannya.

Dwi Hermawan (Student Staff)

 

 

 

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 514 kali

Expo KKN Langensari, Pamerkan Produk-Produk Unik Bernilai Ekonomis

Rabu, 14 November 2018 | 14:08 WIB


Expo KKN Langensari, Pamerkan Produk-Produk Unik Bernilai Ekonomis

Hal yang lumrah dilakukan oleh tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) di masa-masa penarikan adalah menyelenggarakan gelar karya (Expo). Kegiatan Expo ditujukan untuk menunjukkan hasil program kerja selama 45 hari, sama halnya yang dilakukan oleh tim KKN UNNES yang bertempat di Kelurahan Langensari.

Suasana pagi yang cukup panas tidak menyurutkan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif II B UNNES di Kelurahan Langensari untuk menggelar Expo. Beberapa mahasiswa sudah mulai berjaga dan menata stand untuk memamerkan produk. Kegiatan yang dilaksanakan pada minggu (11/11) itu juga sekaligus sebagai seremonial perpisahan tim KKN dengan masyarakat.

Acara dilaksanakan di lapangan serbaguna RW V Kelurahan Langensari. Dimulai dengan kegiatan senam bersama, kemudian dilanjutkan dengan serangkaian acara perpisahan tim KKN. Masyarakat pun sudah terlihat memadati lokasi sejak pukul 07.00. Selain kegiatan seremonial, masyarakat yang berkunjung disuguhi dengan pameran produk KKN yang telah terpajang di stand-stand disekitar panggung.

Produk yang dipamerkan diantaranya, Lampu Bobok Lucu (Lambocu), Tas Talikur, dan Produk skincare. Produk produk tersebut merupakan hasil kreativitas ibu-ibu PKK dari masing-masing RW di Langensari Barat yaitu RW 4, RW 5, dan RW 6. Produk yang dipamerkan terbuat dari bahan-bahan yang bisa ditemui di kehidupan sehari-hari misal sendok plastik, lem kayu, kunyit, dan beras.

Produk Lambocu, Tas Talikur, dan Skincare pun berpotensi untuk dijual untuk kemudian mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Misalnya dalam kegiatan Expo tersebut produk skincare dibandrol dengan harga Rp 3.500,00 per cup nya. Produk lainnya yang bukan berupa fisik pun turut ditampilkan, dari program-program kerja bidang pendidikan menampilkan kesenian tari, membaca puisi, dan fashion show.

“Selain untuk memamerkan produk, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat. Sebenarnya kegiatan ini juga merupakan kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh warga RW V untuk pembangunan Gedung Serba Guna (GSG),” ungkap Agitha Pramesti, mahasiswa sie acara kegiatan. Agitha berharap produk-produk yang dipamerkan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat sehingga dapat memberi manfaat.

Acara yang terselenggara melalui kerja sama dengan perangkat RW ini pun dimeriahkan oleh kesenian reog dari Kridho Utomo. Acara Perpisahan KKN ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan untuk masing-masing RW dan kelurahan Langensari serta foto bersama.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 275 kali

“Wong UNNES” harus Menjadi The New Rising Star

Selasa, 13 November 2018 | 14:52 WIB


“Wong UNNES” harus Menjadi The New Rising Star

Sukses berbisnis tak membuat Purnama seorang mahasiswa dengan beasiswa Bidikmisi, Universitas Negeri Semarang (UNNES) tak abai pada kuliahnya dibuktikan dengan ia memperoleh indeks prestasi di atas tiga. Berkat usahanya, ia dapat menghidupi dirinya dan keluarganya.

Saat wisuda periode 4 tahun 2018, Selasa (13/11) di auditorium UNNES ia menyampaikan, keinginan saya masuk perguruan tinggi juga ada kekhawatiran biaya karena orang tua tidak mampu. Tetapi saya meyakinkan diri bahwa saya pasti akan mampu berkuliah. Bersyukur mendapat kesempatan kuliah di Universitas Negeri Semarang dengan beasiswa Bidikmisi.

Ia melanjutkan, komitmen awal kuliah sambil ingin punya bisnis. Setelah melakukan survei di beberapa kampus yang ada di Semarang, akhirnya saya memutuskan usaha donat, yang saya namakan Bigbong Donat.

Saat ini Bigbong Donat berkembang di Salatiga, Solo dan Jogja. Berdiri tahun 2012 yang berawal dari modal 600.000 dari Beasiswa Bidikmisi menjadi memiliki omzet 5-6 juta per hari tentu perlu inovasi dalam beberapa bidang agar produk dikenal masyarakat.

Sebagai ungkapan rasa syukur pada semester 5 Purnama menyerahkan beasiswa Bidikmisi kepada pengelola Bidikmisi UNNES untuk diberikan kepada mahasiswa lain yang membutuhkan.

Rektor UNNES

Dalam kesempatan ini Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, pada hari ini dengan penuh bangga, UNNES mempersembahkan kepada Indonesia sebanyak 2.588 wisudawan yang telah siap menatap masa depan dengan penuh kenyakinan. Pada kesempatan yang penuh berkah dan bahagia, atas nama seluruh civitas academica UNNES, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan Saudara menyelesaikan serangkai proses penggemblengan dan pengembangan diri menjadi insan berilmu dan berkarakter yang berujung manis pada kegiatan wisuda ini.

Berbagai capaian UNNES saat ini terus memacu kami untuk melompat agar lebih baik. Ke depan, kami terus berkomitmen untuk menjadi PTN Unggul dengan semangat, lulus tepat waktu, IPK  tinggi, bela negara, berjiwa kewirausahaan, dan berkarakter konservasi untuk mencapai visinya sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Motivasi Rektor Undip

Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum, berkesempatan hadir pada upacara wisuda periode 4 tahun 2018.

Dalam motivasinya ia menjelaskan, mahasiswa UNNES patut yang berbangga sebagai alumni UNNES. Mengapa?, karena UNNES adalah perguruan tinggi yang mempunyai prestasi luar biasa. Itu dibuktikan dengan rangking 16 dari 4.626 perguruan tinggi di Indonesia. Bahkan jika dikerucutkan universitas eks IKIP, UNNES menempati rangking 3 nasional.

Oleh karena itu, berbanggalah menjadi alumni UNNES,”katakan dengan keras SAYA UNNES dan Saya Bangga karena UNNES The New Rising Star“.

Prof Yos menegaskan, tapi bukanlah “Wong UNNES” jika tidak tangguh, tatag, tanggon, tahan batingan, dibanting bangun lagi dan meradang serbu terjang pada saat menghadapi dunia kerja diera disrupsi pada industri 4.0.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 453 kali

Alumni IKIP-UNNES Gelar Pameran Seni Rupa

Selasa, 13 November 2018 | 7:30 WIB


Alumni IKIP-UNNES Gelar Pameran Seni Rupa

Sebanyak 61 orang alumni IKIP-UNNES menggelar pameran Seni Rupa selama sepekan mulai Senin sampai Minggu (12-18/11) di Galeri Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES). Pameran di oleh Prof Dr Tjetjep Rohendi Rohidi.

Ketua panitia Supatmo SPd  MHum menyampaikan, peserta pameran ini merupakan alumni jurusan Seni Rupa  mulai dari IKIP Semarang sampai UNNES Sekaran ini dengan tema “Memoria” total peserta 61 orang dan karya yang dipamerkan sebanyak 76 karya 2 dimensi dengan beragam ukuran.

Karya yang dipamerkan didominasi oleh karya tulis, gambar (ilustrasi, karikatur), desain grafis dengan bahan cat minyak dan cat akrilik pada kanvas menjadi pilihan walaupun ada variasi bahan lain seperti cat air pada kertas dan beberapa kolase.

Mereka berasal dari berbagai daerah dan kota diantaranya Jakarta, Sumatra, Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

Prof Tjetjep Rohendi Rohidi saat membuka pameran menyampaikan, pameran ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan. Banyak peserta yang sudah menjadi pegawai negeri sipil (PNS) bahkan ada yang sudah purna tugas.

Karya yang dipamerkan itu diantaranya Penari Koesnadi karya Aryo Sunaryo, Lengger Banyumasan (Noehoni Harsono), Rasa yang Dalam (Husni Mubarok), Sang Juara (Abdul Mufid), Syahdu (Suci Indryaswati), Cantik (Paulina Soesri Handajani), Reok (Suharyanto), Jati Diri (Hartono PR, dan Border (Briyan Farid Abdillah Arif).


Penulis: Sihono Dibaca : 446 kali

UNNES dan MK Gelar Seminar Nasional dan Debat Hukum

Senin, 12 November 2018 | 22:28 WIB


UNNES dan MK Gelar Seminar Nasional dan Debat Hukum

Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggandeng Mahkamah Konstitusi (MK) menyelenggarakan Seminar Nasional di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (12/11). Kegiatan ini mengangkat tema Dinamika Demokrasi salam Pemilu Serentak dan Keutuhan Bangsa.

Hadir sebagai pembicara, Hakim Konstitusi Republik Indonesia Prof Dr Arief Hidayat SH MS, Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM RI Prof Dr Widodo Ekatjahjana SH MHum, Ketua Badan Pengawas Pemilu RI Abhan SH, dan Dosen Fakultas Hukum UNNES Dr Indah Sri Utari SH MHum.

Prof Arief Hidayat mengatakan Demokrasi perwakilan, kekuasaan rakyat itu diwakilkan dan direpresentasikan kepada individu-individu yang dipilih oleh rakyat. “Pada titik ini, ketika perwakilan dari rakyat diberikan kepada individu, kerapkali bahkan selalu menimbulkan masalah paling pelik di semua negara penganut demokrasi yakni tercipta sebuah ‘jarak’ antara rakyat dan individu-individu yang mewakili rakyat itu,” katanya.

Selain seminar, didalam kegiatan tersebut juga dipaparkan call paper, dengan sub topik diantaranya, Sengketa Pemilihan Umum di Indonesia, Tindak Pidana Pemilihan Umum di Indonesia, Demokrasi dalam Pemilihan Umum, kemudian Gender, Politik, dan Pemilihan Umum, Media, Pemilu, dan Komunikasi Politik, Penegakan Hukum atas Korupsi Politik, Politik Uang dalam Demokrasi di Indonesia, Dampak Sosial Pemilihan Umum serta Pemilihan Umum dan Keutuhan Bangsa. Kesemuanya dipublikasikan melalui Prosiding/Jurnal Seminar Nasional Hukum UNNES.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 1.896 kali

UNNES Laksanakan Upacara Hari Pahlawan

Senin, 12 November 2018 | 12:48 WIB


UNNES Laksanakan Upacara Hari Pahlawan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) Senin, (12/11) di halaman Fakultas Hukum melaksanakan Upacara Bendera memperingati Hari Pahlawan.

Sebagai inspektur upacara Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono. Hadir dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Prof Rustono saat membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan prosesi peringatan Hari Pahlawan khususnya Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih serta mengheningkan Cipta Secara Serantak Selama 60 Detik seperti yang saat ini kita lakukan, juga dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air, bahkan di Perwakilan Negara Republik Indonesia di luar negeri.

Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air, dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan Negara di hati sanubari bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun substansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Tema Hari Pahlawan Tahun 2018 yakni “Semangat Pahlawan Di Dadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapa pun dapat menjadi pahlawan, setiap warga Negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan Negara.

Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi diri. Sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Oleh karenanya peringatan Hari Pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan. Mentransformasikan keberanian melawan penjajah menjadi inspirasi mengusir musuh bersama bangsa saat ini antara lain kemiskinan. Selanjutnya transformasi kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi, menjadikan inspirasi rakyat Indonesia untuk melakukan inovasi cerdas memperkuat daya saing bangsa dalam pergaulan dunia.


Penulis: Sihono Dibaca : 258 kali

UICRIC 2018, Dirjen Risbang : Kita Mesti Bersiap Menuju Revolusi Industri 4.0

Senin, 12 November 2018 | 8:34 WIB


UICRIC 2018, Dirjen Risbang : Kita Mesti Bersiap Menuju Revolusi Industri 4.0

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan UNNES International Conference on Research Innovation and Commercialization (UICRIC), Sabtu (10/11).

Konferensi yang bertempat di The Wujil Resort and Conventions Semarang ini, menghadirkan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristkedikti RI Dr Muhammad Dimyati.

Hadir sebagai Keynote Speaker, Dr Dimyati menjelaskan pentingnya civitas academika bersiap menghadapi revolusi industri 4.0.

“Dengan maraknya ekspansi dunia digital dan internet ke kehidupan masyarakat, terutama dalam lima tahun terakhir ini menandakan bahwa Revolusi Industri 4.0 sebenarnya sudah masuk dan dipraktikkan di Indonesia terutama di bidang perindustrian atau manufaktur,” jelas Dr Dimyati.

Pada penerapan awal Revolusi Industri 4.0, lanjutnya, Indonesia berfokus pada Iima sektor manufaktur, yaitu industri makanan dan minuman, industri tekstil dan pakaian, industri otomotif, industri kimia, serta industri elektonik. Tentunya revolusi industri ke-4 ini memiliki dampak positif maupun negatif. Revolusi Industri 4.0 memiliki potensi untuk meningkatkan tingkat pendapatan global, meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat dunia, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Sehingga topik mengenai Revolusi Industri 4.0 sangat relevan untuk dijadikan pembahasan pada berbagai kesempatan, termasuk international conference pagi ini, dengan harapan dapat mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang mampu berkompetisi dengan menciptakan inovasi-inovasi baru yang kreatif.

Dalam sambutan pembukanya, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum berharap kegiatan mampu menjadi terobosan untuk bertukar gagasan, terutama antar presenter.

“Luaran kegiatan diharapkan dapat bermanfaat bagi keberlangsungan hidup masyarakat. Perlunya penelitian disusun dengan pengetahuan, paradigma, pendekatan dan cara berpikir yang komperehensif sehingga mampu membantu memetakan masalah-masalah yang dapat menghambat efektivitas pembangunan,” ungkap Prof Rustono.

Ketua kegiatan Evi Widowati SKM MKes melaporkan, kegiatan diikuti oleh peserta dari berbagai negara dengan dihadiri oleh lebih dari 100 presenter yang akan mempresentasikan hasil penelitian dan pengadian masyarakatnya.

Selain Dr Dimyati, kegiatan yang kali kedua terselenggara ini, juga turut menghadirkan keynote speaker seperti Bunsho Ohtani (Hokkaido University), Jakprong Kaewkhao (Nakhon Panthom Rajabhat University), Mohamed Nor Azhari Azman (Sultan Idris Education University), Karolin Rak (Jagiellonian University), dan Simon Musgrave (Monash University).

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 230 kali

Rektor UNNES: Mari Menjadi Pahlawan untuk Sesama

Sabtu, 10 November 2018 | 11:40 WIB


Rektor UNNES: Mari Menjadi Pahlawan untuk Sesama

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., melalui unggahan instagramnya mengucapkan selamat hari Pahlawan tanggal 10 November 2018. Beliau menekankan bahwa kita dapat menikmati pembangunan dan pendidikan saat ini, karena kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pahlawan di masa lampau. Mereka mengorbankan harta, keluarga bahkan nyawa untuk meraih kemerdekaan. Kita harus bersyukur bahwa Indonesia tidak dalam konflik dan penguasaan bangsa asing karena jasa para pahlawan. Di luar sana, masih ada negara yang tidak bisa makmur dan sejahtera karena terbelit perang saudara maupun perang dengan bangsa lain.

Rektor berpesan bahwa setiap orang dapat menjadi pahlawan di era modern. Pahlawan di era modern tidak perlu lagi berjuang menggunakan fisik dan darah. Pahlawan modern dituntut untuk memberikan solusi bagi sesama. Kita semua dapat menjadi pahlawan bagi sesama dengan cara meningkatkan kepedulian. Selalu berusaha memberi pada setiap kesempatan adalah ciri seorang pahlawan. Memberi bantuan finansial kepada yang membutuhkan tidak perlu menunggu kaya. Memberi bantuan ilmu kepada orang lain tidak perlu menunggu menjadi guru besar. Memberi bantuan perhatian dan kasih sayang kepada sesama tidak perlu menunggu menjadi psikolog profesional. Kita semua bisa jadi pahlawan hanya saja kita terlalu sering menunggu waktu dan modal yang ideal.

Oleh karena itu, Rektor UNNES mengingatkan bahwa mari kita jadi pahlawan bagi sesama dengan memberikan yang kita bisa tanpa harus menunggu waktu yang ideal. Waktu yang ideal untuk membantu orang lain adalah SEKARANG.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 214 kali

FGD UNNES-NCNU, Perkuat Kerjasama Perolehan Gelar Ganda

Jumat, 9 November 2018 | 14:10 WIB


FGD UNNES-NCNU, Perkuat Kerjasama Perolehan Gelar Ganda

Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai pembahasan draf naskah akademik dan draf MoA program gelar ganda ilmu hukum dengan Public Policy and Administration National Chi Nan University (NCNU) Taiwan, Jumat (9/11).

Kegiatan yang bertempat di Gedung Rektorat Kampus Sekaran ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan & Kerjasama Prof YL Sukestiyarno MS PhD dan Staff Ahli Bidang Kerjasama Luar Negeri Fahrur Rozi SPd MPd PhD.

Bertindak sebagai narasumber Prof Mahfud Sholihin menjelaskan pengalaman Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Gajahmada (UGM) ketika menyusun naskah akademik gelar ganda. Wakil Dekan Kemahasiswaan itu menuturkan isi naskah akademik harus mencakup executive summary, pendahuluan, profil program studi, legalitas, dan rencana pelaksanaan pembelajaran.

Sementara itu Adriani Refaddin dari Kasi Kerjasama Luar Negeri Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti mengkritisi tentang strategi untuk maju di dunia internasional. Tujuan utamanya untuk mengembangkan pendidikan tinggi menjadi skala global. Ia juga menjelaskan prosedur ijin belajar bagi mahasiswa asing. Tantangan terbesar untuk merekrut mahasiswa asing terletak pada waktu pengadministrasian yang dikelola oleh pusat.

(Nida MR & Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 298 kali

Empat Perguruan Tinggi Kerjasama dengan DLHK Prov Jateng dan BPDAS

Jumat, 9 November 2018 | 13:24 WIB


Empat Perguruan Tinggi Kerjasama dengan DLHK Prov Jateng dan BPDAS

Empat perguruan tinggi UNNES, UNS, UNDIP, dan UNSOED melakukan penandatanganan addendum kerjasama antara Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Balai Penanggulangan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) tentang Pengembangan Hutan Pendidikan untuk periode 2018 – 2023,  Selasa 6 November 2018 di Aula fakultas Pertanian UNS.

Kegiatan diawali dengan pungut sampah plastik oleh mahasiswa dan tamu undangan. Kemudian setelah penandatanganan dilanjutkan kuliah umum oleh Kepala DLHK  Provinsi Jawa Tengah Ir Sugeng Riyanto MSc.

Kepala UPT Konservasi UNNES Prof Dr Ir Amin Retnoningsih MSi menyampaikan ini berawal dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang berkomitmen melakukan dan mengembangkan kegiatan konservasi antara lain melalui penanaman pohon. Kerjasama periode 2018-2023 ini merupakan kelanjutan dari kerjasama sebelumnya dengan beberapa perubahan berkaitan dengan aspek dan wilayah penanaman pohon.

Kerjasama tetap difokuskan pada pengembangan hutan pendidikan yang dapat dilakukan UNNES  baik didalam kampus maupun diluar kampus.

Syarat yang harus dipenuhi dalam setiap rencana penanaman adalah informasi titik koordinat dan luas area lahan yang akan ditanami. Informasi tersebut sekaligus juga menjadi syarat pengambilan bibit pohon oleh perguruan tinggi di instansi yang ditunjuk DLHK.

Oleh karena itu, setiap unit di lingkungan UNNES yang mengusulkan penanaman pohon bagi mahasiswa wajib memberikan informasi terkait, lokasi (ordinat) dan luasan lahan yang akan ditanami.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 270 kali

Fakultas Ilmu Sosial selenggarakan Great International Moslem Festival

Kamis, 8 November 2018 | 22:29 WIB


Fakultas Ilmu Sosial selenggarakan Great International Moslem Festival

Fakultas Ilmu Sosial kembali mengelar Lomba Tilawatil Qur’an tingkat Mahasiswa dalam rangkaian kegiatan Great International Moslem Festival 2018. Sebanyak 15 finalis Mahasiswa dari berbagai Universitas, memperebutkan gelar juara untuk cabang lomba International Qur’an competition for Moslem Student, yang berlangsung pada Minggu (04/11) di UTC Hotel Semarang.

Tahun ini merupakan pertama kalinya cabang lomba Tilawatil Qur’an tersebut diperuntukkan untuk mahasiswa aktif S1 tingkat region ASEAN. Pada penyelenggaraan sebelumnya event yang diorganisir oleh panitia dari Kerohanian Islam Fakultas Ilmu Sosial (KIFS) ini telah sukses menggelar lomba Tilawatil Qur’an tingkat Mahasiswa dalam rangkaian Great National Moslem Festival (GNMF) sebanyak 6 kali.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil dekan bidang administrasi umum dan keuangan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Drs Apik Budi santoso MSi yang dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa “Kegiatan ini sejalan dengan nawa target internasiolisasi UNNES di tahun 2018 yang dicanangkan oleh rektor dengan peningkatan kualitas dan prestasi universitas” tambahnya, bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu kontribusi dari FIS dalam mewujudkan nawa target tersebut.

Pembina KIFS, Satya Budi Nugraha, ST MT MSc yang juga penanggung jawab kegiatan ini, dalam sambutannya  menyampaikan bahwa “Selain sebagai ajang kompetisi, penyelenggaraan GIMF juga menjadi agenda syiar Islam khususnya dalam menambah kecintaan terhadap Al-Qur’an melalui lomba Tilawatil Qur’an yang menjadi salah satu rangkaian dalam kegiatan GIMF ini.”

Dengan mengangkat  tema  “Smart Millenial : The New Generation of Moslem Change Maker” kegiatan ini berakhir dengan diraihnya juara 1 oleh Muhammad Fandholi dari Universitas Negeri Semarang, disusul oleh Andi Habib Subhan (Universitas Mulawarman) dan  Fahmi Fauzi (Universitas Padjajaran) serta untuk  juara harapan I, II, dan III secara beurutan diraih oleh Medi (Universitas Sriwijaya) Elmah Try Wardani (Universitas Negeri Makassar) dan Siti Hidayatul Awaliyah (Universitas Negeri Semarang).

Selain lomba Tilawatil Qur’an, cabang lomba lainnya adalah Cipta Cerita Pendek dan Fotografi tingkat Nasional yang saat ini sedang berlangsung pada tahap penjurian dan akan diumumkan pada tanggal 16 November mendatang.

Dwi Hermawan (Students Staff)

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 365 kali

SMAN 1 Demak Dapatkan Sosialisasi Pola Penerimaan Mahasiswa Baru 2019

Kamis, 8 November 2018 | 18:26 WIB


SMAN 1 Demak Dapatkan Sosialisasi Pola Penerimaan Mahasiswa Baru 2019

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum, melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tahun 2019 di SMAN 1 Demak, Kamis (8/11).

Saat memberikan sosialisasi Pof Rustono menyampaikan, ada yang beda dengan penerimaan mahasiswa baru dari tahun sebelumnya, ditahun Tahun 2019 mendatang Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri diselenggarakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), dan sistem pelaksanaannya pun berbeda.

Ia menjelaskan, kalau tahun sebelumnya peserta daftar dulu baru tes, maka ketentuan di tahun 2019 adalah tes dulu kemudian dapat nilai. Hasil dari tes dapat digunakan untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri.

Selanjutnya disampaikan, pada pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan dua materi tes, yakni Tes Potensi Skolastik dan Tes Kompetensi Akademik. Mulai tahun mendatang metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan.

Lebih mendalam ia memaparkan, pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri, dengan masing-masing daya tampung SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.

Untuk jadwal SNMPTN adalah diresmikan dan diumumkan 04 Januari, Pengisian dan Verifikasi PDSS 04 – 25 Januari, Pendaftaran SNMPTN 04 – 14 Februari, Pengumuman Hasil SNMPTN 23 Maret.

Sedangkan SBMPTN, pendaftaran UTBK 12 Jan – 27 Maret, Pelaksanaan UTBK (12 kali- 24 Sesi) 30 Maret – 26 Mei, Pengumuman Hasil UTBK 10 April – 2 Juni, Pendaftaran SBMPTN 10 – 24 Juni, Pengumuman Hasil SBMPTN 9 Juli. Sedangkan Pengumuman seleksi mandiri paling lambat diumumkan 30 Juli.

Kepala SMAN 1 Demak, Sunyoto, SPd MPd menyambut gembira dengan kegiatan ini, kami sangat senang dapat kesempatan untuk memperoleh informasi pola penerimaan mahasiswa baru 2019. Dengan sosialisasi ini siswa kami selaku pengelola sekolah dan murid SMAN 1 Demak dapat menyiapkan diri untuk menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi ditahun yang akan datang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 280 kali

Indonesian Marketing Assosiation (IMA) UNNES  Adakan Seminar Strategy Digital Marketing 

Kamis, 8 November 2018 | 13:56 WIB


Indonesian Marketing Assosiation (IMA) UNNES  Adakan Seminar Strategy Digital Marketing 

Indonesian Marketing Assosoation (IMA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali mengadakan Seminar Nasional. Seminar dengan tema Digital Marketing Branding Strategy to Create a Successful Startup ini merupakan salah satu serangkaian event Indonesian Marketing Zoom (IMZ) 2.0 yang menjadi event rutin tahunan yang terdiri dari beberapa kegiatan dan salah satunya adalah berupa Seminar dan Training.

Seminar yang diadakan di gedung Prof Satmoko  Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES pada Sabtu 3 November 2018 ini, merupakan salah satu bentuk wujud peningkatan pengetahuan di bidang digital marketing, serta dengan tujuan untuk melatih mahasiswa untuk membangun startup yang kuat dengan strategi digital marketing.

CO Founder Digital Marketing Agency SharkMind id dan software TheFunnel id Ferddy Ferdinand sebagai salah satu pembicara ahli dalam seminar mengatakan bahwa harga iklan akan semakin mahal setiap tahun karena banyaknya pengiklan yang berebut lapak, sehingga perlu adanya perluasan market secara online. Dalam penyampaian materinya Ferddy juga memberikan pengetahuan mengenai cara efektif memperluas market secara online serta rahasia memperbanyak calon customer dan membuatnya menjadi loyal customer. 

Acara ini juga dihadiri oleh pakar marketing lainnya yaitu Marketing Head of Cicil co id Yuppie Wietanto yang memberikan materi mengenai bisnis Startup dan Marketing Activators Markplus inc Reza Rahardian yang memberikan materi terkait Branding Strategy yang membahas mengenai 9 core elements of marketing, positioning product, strategi mempertahankan brand yang terdiri dari Creativity, inovation dan entrepreneur serta pentingnya customer path yang terdiri dari 5A (Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate). Dalam penyampaian materinya Reza mengatakan bahwa loyalitas konsumen adalah yang terpenting. “Yang penting adalah loyal bukan beli,” ujarnya di seminar tersebut.

Kontributor (Alians.muhammad)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 279 kali

Pesawat Robotika UNNES Siap Mengudara di Lampung

Kamis, 8 November 2018 | 11:33 WIB


Pesawat Robotika UNNES Siap Mengudara di Lampung

Robotika UNNES mengirimkan dua tim untuk berlaga dalam KRTI (Kontes Robot Terbang Indonesia) 2018 di Kota Baru, Lampung. Dua tim yang berlaga dalam KRTI 2018 adalah ‘Mohinder’ untuk divisi Fixed Wing yang beranggotakan Septiandi Budi Triantino, Nur Rohim, dan Ahmad Ridho, serta ‘Sayakabrata’ untuk divisi Racing Plane yang beranggotakan Rifki Lukman Satria, Muchammad Rofiq Fajar Setiawan, Panji Bagas Prakoso.

‘Mohinder’ didesain khusus untuk melakukan pemantauan dan pemetaan area melalui udara. Fungsi utama dari robot terbang ini adalah untuk mengambil gambar dan video (live & record). Robot harus mampu terbang secara autonomous sesuai dengan area & track yang telah ditentukan. 

Setelah menampilkan data realtime yang dapat di-monitoring dari ground segment, hasil pengambilan gambar selanjutnya akan digunakan sebagai bahan untuk membuat  mapping area yang telah dilalui robot tersebut. 

Pada kompetisi ini setiap tim dari divisi fixed wing diberi kesempatan sekitar 60 menit untuk menyelesaikan suatu misi di lapangan

Sedangkan ‘Sayakabrata’ robot yang didesain untuk terbang autonomous secara cepat dalam jalur yang telah ditentukan (Fast and On Track). 

Sayakabrata yang berarti ‘panah petir’ yang diharapkan dapat menyelesaikan misi, meluncur, dan melesat layaknya petir.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 231 kali

Sarasehan Bela Negara, Tumbuhkan Kesadaran Pancasila Perkokoh Indonesia

Rabu, 7 November 2018 | 19:07 WIB


Sarasehan Bela Negara, Tumbuhkan Kesadaran Pancasila Perkokoh Indonesia

Nilai-nilai bela negara sangat penting untuk ditanamkan sebagai landasan sikap dan perilaku bangsa Indonesia. Nilai-nilai bela negara meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin pada pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara.

Oleh karena itu, Korps Mahasiswa Bela Negara Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan saraseha bela negara dengan tema “Perhebat Sinergi dan Komunikasi dalam Bela Negara Agar Terjaganya Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, Rabu (7/10).

Dalam kegiatan yang bertempat di Gedung Dekanat FIS lantai 3, hadir pembina Korps Mahasiswa Bela Negara FIS Rudi Salam SPd MPd. Ia menjelaskan kewajiban bela negara yang diatur dalam UUD 1945 pasal 27 hadir untuk memberikan kesadaran berpancasila dan setia pada tanah air.

“Kita semua harus bangga telah ditakdirkan sebagai bangsa Indonesia karena bangsa kita adalah bangsa yang besar dengan kekayaan alam yang melimpah dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote”, tukas dosen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial tersebut.

Senada dengan hal itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIS Drs Ngabiyanto MSi berharap potensi bangsa Indonesia untuk membangun diri menjadi bangsa yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian dapat terwujud dengan kesadaran bela negara.

“Melalui Bela Negara diharapkan terwujud sikap disiplin beretika oleh karena kesadaran, sangat penting dalam wujud revolusi mental guna ketahanan yang tangguh, kita wajib mengantisipasi jati diri terhadap pengaruh ideologi ekonomi yang dapat berdampak pada hukum, budaya”, tuturnya.

(Nida MR & Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 190 kali

UNNES Kirim Tiga Tim Mahasiswa Ikuti Expo KMI IX di IPB

Rabu, 7 November 2018 | 12:57 WIB


UNNES Kirim Tiga Tim Mahasiswa Ikuti Expo KMI IX di IPB

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengirimkan  tiga tim mahasiswa mengikuti lomba bergensi skala nasional yakni Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) IX yang berlangsung di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada  9 – 12  November 2018.

Tiga tim mahasiswa sebanyak 7 orang didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo dan Staf Ahli Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Parmin berpamitan kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Rabu (7/11) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Dr Bambang Budi Raharjo melaporkan, tiga tim ini sebelumnya telah dinyatakan lolos proposal oleh  Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, nantinya akan mengikuti lomba bersaing dengan 150 perguruan tinggi negeri dan swasta dengan tema “Penguatan Wirausaha Mahasiswa Indonesia melalui Techno-Sociopreneurship menghadapi Revolusi Industri 4.0”.

Mahasiswa UNNES ini menciptakan 3 wirausaha pertama “Geokonsulindo” beranggotakan Muhamad Aripin dan Ayu Murya bergerak dibidang jasa pemetaan dengan drone yang memiliki keunggulan akurat dan detail.

Kedua “Adrofa.com” (Ali Muhammad Rokhim dan Farida Nur Istiqomah) yaitu lembaga bergerak pemesanan bimbingan belajar secara online, dapat di pesan oleh orang tua maupun siswa, yang memiliki keuntungan harga lebih terjangkau, grup privat yang lebih kompeten, dan peningkatan berbagai karakter.

ketiga “Green Souvenir” (tanduran cilik), bergerak di bidang industri kreatif green souvenir untuk membangun konservasi yakni menyediakan barang bahan ramah lingkungan dan memiliki keunggulan untuk mengurangi radiasi, memfilter udara, dan baik untuk kesehatan.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman mengatakan sangat bangga atas prestasi yang dimiliki mahasiswa untuk mengharumkan nama baik kampus UNNES baik diajang nasional maupun internasional.

“Saya sangat bangga atas berbagai prestasi mahasiswa UNNES, kali ini tiga tim mengikuti ajang bergengsi program Kemenristek Dikti yang berlangsung di IPB” kata Prof Fathur.

Prof Fathur berharap ketiga tim ini bisa menampilkan kreativitas wirausaha mahasiswa Indonesia, bisa  membangun jejaring dan kerjasama wirausaha muda perguruan tinggi di seluruh Indonesia, dan membawa nama harum Universitas.


Penulis: Sihono Dibaca : 241 kali

Tingkatkan Kualitas, Dosen MKU Bersinergi dengan Kementerian Agama

Rabu, 7 November 2018 | 11:32 WIB


Tingkatkan Kualitas, Dosen MKU Bersinergi dengan Kementerian Agama

Pusat Pengembangan Karier dan Bimbingan Konseling, MKU-MKDK UNNES mengadakan Forum Group Disscusion (FGD) Penyamaan Persepsi Dosen MKU/MKDK dengan tajuk Tantangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Era Disrupsi dan Implikasinya Bagi Agenda Riset, Selasa (6/11) di Ruang A Gedung Prof. Satmoko LP3 lantai 2, Kampus Sekaran Gunungpati.

Kegiatan tersebut bentuk upaya untuk medukung UNNES sebagai rumah ilmu melalui penguatan pada bidang pendidikan. Kegiatan ini iikuti oleh para dosen pengampu Mata Kuliah Umum (MKU) Pendidikan Agama Islam.

Dalam laporannya Dr. Eko Supraptono selaku Kepala Pusat Karier, Bimbingan Konseling, MKU dan MKDK mengemukakan bahwa acara ini diselenggarakan untuk peningkatan kualitas pembelajaran MKU Pendidikan Agama Islam. Selain itu, pada FGD mendatang dosen pengampu Mata Kuliah Umum lainnya juga akan diundang guna menyamakan persepsi dan meningkatkan inovasi dalam perkuliahan.

FGD dibuka oleh Dr. Abdurrahman selaku kepala LP3 UNNES dengan narasumber Aji Sofanudin, peneliti pada Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang.

Dalam pengembangan riset Aji menuturkan ada perbedaan karakteristik riset di kampus dengan kementerian. Isu penelitian di kampus cenderung pada pure research sedang pada kementerian didominasi policy research.

Harapannya ke depan ada  sinergi dan kerja sama dalam melakukan penelitian antara kampus dengan kemeterian. Selain itu untuk hal pendidikan perlu adanya inovasi sesuai dengan generasi saat ini yang saat erat dengan dunia teknologi.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 243 kali

Prodi BKPI IAIN Madura kunjungi Jurusan BK FIP UNNES

Rabu, 7 November 2018 | 9:25 WIB


Prodi BKPI IAIN Madura kunjungi Jurusan BK FIP UNNES

Sebanyak 125 mahasiswa dan beberapa dosen Program studi (Prodi) Bimbingan dan konseling Pendidikan Islam (BKPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura studi banding ke Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Dekanat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Senin (5/11/2018).

Rombongan didampingi Kepala prodi H Muhammad Jamaludin MPd diterima oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FIP UNNES Dra Sinta Saraswati MPd Kons didampingi Sekretaris Jurusan BK Kusnarto Kurniawan MPd Kons, Kepala Laboratorium BK Mulawarman PhD dan beberapa dosen jurusan BK, serta fungsionaris himpunan mahasiswa BK.

Ketua rombongan Muhammad Jamaludin menyampaikan, kunjungan kali ini hendak belajar banyak hal dari Jurusan BK FIP UNNES utamanya dalam bidang kurikulum akademik, pengelolaan laboratorium, dan pengembangan kemahasiswaan.

Sinta Saraswati dalam sambutannya menjelaskan, bahwa jurusan BK FIP siap mendukung dan berkolaborasi dalam hal pengembangan prodi. “Alhamdulillah kami dipercaya sebagai salah satu rujukan studi banding, harapannya kedepan tetap terjalin komunikasi dan kerjasama dalam pengembangan tri dharma perguruan tinggi”.

Kemudian, kegiatan diteruskan dengan pemaparan profil jurusan, kurikulum dan akademik serta pengembangan kemahasiswaan oleh Kusnarto Kurniawan MPd Kons, sedangkan Mulawarman menjelaskan tentang pengembangan laboratorium jurusan.

Pada akhir kegiatan rombongan BKPI IAIN Madura diberi cinderamata 5 buah buku karangan Dr Anwar Sutoyo MPd salah satu dosen jurusan BK FIP UNNES yang menekuni dan mendalami Konseling Islami. dan ditutup dengan safari melihat sarana dan prasarana jurusan BK FIP UNNES.

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 221 kali

Selama Sepekan, UKM English Debate Society Raih Dua Kejuaraan

Rabu, 7 November 2018 | 2:42 WIB


Selama Sepekan, UKM English Debate Society Raih Dua Kejuaraan

Tiada henti henti berita prestasi yang ditorehkan oleh mahasiswa UNNES. Kali ini, Unit Kegiatan Mahasiswa English Debate Society (EDS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meraih dua kejuaraan sekaligus dalam sepekan terakhir di Bulan Oktober 2018.

Dengan mendelegasikan Nadya Damayanti (Pendidikan Fisika, 2015), Ulfa Laela Farhati (Kesehatan Masyarakat, 2017), dan Ervina Juli Aryani (Pendidikan Bahasa Inggris, 2016), UKM EDS berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Debat Nasional “Public Action” 2018 yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa MKP Fisipol UGM, Rabu s.d. Sabtu (24-27/10).

Selain lomba debat tingkat nasional, dalam kompetisi yang diselenggarakan selama empat hari ini, juga ikuti kegiatan hearing, city tour, dan Konferensi nasional.

Tak lama setelah menerima piala yang pertama, UKM EDS kembali mendapatkan kabar menggembirakan dari delegasi EDS.

Delegasi yang terdiri atas Natasya Ayu Salsabila (Pendidikan Bahasa Inggris 2018), Angelica Christiane F (Sastra Inggris 2018), dan Wella Sebastia (Sastra Inggris 2018) ini berhasil menjadi Juara 1 English Debate Competition (EDC).

EDC merupakan kegiatan lomba debat keilmiahan menggunakan bahasa inggris yang diselenggarakan oleh English Research Community (ERC) Fakultas Ilmu Sosial UNNES pada Jumat (26/10).

 

Dwi Hermawan (Student Staff)

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 295 kali

UNNES dan Universitas Bangka Belitung Perkuat Kerja Sama

Selasa, 6 November 2018 | 15:15 WIB


UNNES dan Universitas Bangka Belitung Perkuat Kerja Sama

Mengingat pentingnya peningkatan kerja sama, Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Universitas Bangka Belitung (UBB) tanda tangani Memorandum of Understanding (MoU) dalam hal penguatan kerja sama. Prosesi tanda tangan MoU tersebut berlangsung di gedung Rektorat UNNES, Selasa (6/11).

Rektor UBB Dr Muh Yusuf MSi mengatakan bahwa UBB terinspirasi dengan UNNES dan ingin belajar dari UNNES. Kami berharap dapat meningkatkan kerja sama antara UNNES dan UBB ini dibidang penelitian, Kuliah Kerja Nyata (KKN), Riset terkait lingkungan, IT, tata kelola keuangan.

Sementara itu Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, kerja sama dan persaudaraan antara civitas akademika UNNES dan UBB sudah cukup erat. Sudah banyak kegiatan yang dijalin, tapi belum di-MoU-kan. “Penandatanganan MoU ini ibarat ijab qobulnya, sehingga dapat bersama-sama mengembangkan institusi dalam rangka pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi sehingga kualitas dan pelayanan universitas semakin meningkat,” ungkap Prof Fathur.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 239 kali

Dosen dan Mahasiswa FMIPA UNNES Pamit Rektor ke Malaysia

Selasa, 6 November 2018 | 11:20 WIB


Dosen dan Mahasiswa FMIPA UNNES Pamit Rektor ke Malaysia

Empat belas dosen dan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berpamitan kepada Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum ke Malaysia, Selasa (6/11) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Dekan FMIPA Prof Zaenuri melaporkan,  ada tiga agenda kegiatan yang diikuti saat dimalaysia yakni 8 dosen akan mengikuti kegiatan oral presentation di University of Malaya – Indonesian Universities Symposium (UMInd 2018) yang akan dilaksakanan pada 7-10 November 2018.

Kemudian, 6 dosen lagi akan melakukan visiting professor/lecturer), dan 10 mahasiswa akan melakukan sit in di Fakulti Sains Universiti Teknologi Malaysia pada 8-13 November 2018.

Prof Zaenuri menambahkan, kegiatan ini dalam rangka untuk mencapai nawa target di tahun internasionalisasi.

Sementara itu, Prof Fathur Rokhman mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama UNNES dengan Universitas di luar negeri. Rektor berharap, semua dosen dan mahasiswa untuk selalu menjaga nama baik UNNES.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 224 kali

KKN UNNES Tingkatkan Pariwisata Desa Munding

Selasa, 6 November 2018 | 10:52 WIB


KKN UNNES Tingkatkan Pariwisata Desa Munding

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang membantu perekonomian warga Desa Munding, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang melalui sektor pariwisata. Mahasiswa KKN UNNES bekerja sama dengan Kelompok sadar wisata Desa Munding menawarkan Paket wisata kepada wisatawan.

Paket wisata tersebut  dibuat karena tim KKN UNNES sadar akan potensi yang dimiliki Desa Munding, seperti kearifan lokal yang dijunjung tinggi, adat, tadisi dan budaya yang masih sangat kental, didukung dengan keindahan alam yang menawan, serta dikemas dengan keramahan penduduk setempat, merupakan sajian paket lengkap Desa Munding.

Selain kesenian dan budaya, Desa Munding juga memilki wisata pertanian yang merupakan  destinasi utama dari Desa Munding. Jika dilihat secara geografis, Desa Munding dikelilingi dengan area persawahan yang ditanami berbagai macam sayur-sayuran dengan komoditas utama yaitu daun bawang (unclang). Daun bawang (unclang) dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, seperti keripik, pangsit, wedang uceng-uceng, jamu. Olahan daun bawang (unclang) tersebut  merupakan  buah tangan khas Desa Munding.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 224 kali

UNNES, SKK Migas dan Petronas Berdayakan Warga Tanjung Mas

Selasa, 6 November 2018 | 10:06 WIB


UNNES, SKK Migas dan Petronas Berdayakan Warga Tanjung Mas

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Petroliam Nasional Berhad (Petronas), dan Pemerintah Kota Semarang meresmikan Rumah Pintar “Tunas Bahagia” dan Gerai UMKM “Tanjung Bahari” di Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Selasa (30/10).

Senior Manager Corporate Affairs & Administration Petronas Carigali Indonesia Andiono Setiawan mengatakan pembangunan rumah pintar bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat masyarakat sekitar, sedangkan Gerai UMKM Tanjung Bahari digunakan untuk menampung dan memasarkan produk-produk UMKM berbahan baku potensi lokal seperti  ikan, udang dan kerang. Program CSR Petronas bersama UNNES ini diharapkan mampu mendorong perekonomian dan menambah penghasilan masyarakat Tanjung Mas.

Ali Mashar selaku Kepala SKK Migas Jabanusa turut menyampaikan bahwa CSR merupakan bentuk tanggung jawab lingkungan perusahaan dan diharapkan dapat terus dimanfaatkan. Hal senada juga diungkapkan Dr Bunyamin MPd selaku Kepala Bappeda mewakili Walikota Semarang. Pemkot Semarang optimis bahwa keberadaan “Rumah Pintar” dan Gerai UMKM sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya para UMKM sehingga terfasilitasi dalam kegiatan pemasaran.

Ketua Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) UNNES Dr Suwito MPd menjelaskan program ini sesungguhnya sangat sesuai dengan visi misi UNNES terutama dalam mempertahankan nilai-nilai sosial budaya sekaligus melakukan suatu perubahan untuk memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 172 kali

Mahasiswa KKN UNNES Mengajar Matematika Dengan Inovasi

Selasa, 6 November 2018 | 9:32 WIB


Mahasiswa KKN UNNES Mengajar Matematika Dengan Inovasi

Banyak anggapan bahwa matematika pada umumnya menjadi mata pelajaran yang sulit, sehingga menyebabkan banyak anak tidak suka dengan matematika.

Hal inilah yang melatarbelakangi Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lokasi Tahap 2B Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Desa Mejasem Timur, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal menyelenggarakan Inovasi Festival Matematika.

Rif’an Kristiawan penanggungjawab kegiatan menyampaikan, kegiatan ini dipusatkan di Taman Baca RT 05 RW 06 Desa Mejasem Timur diikuti 46 anak-anak siswa kelas 3, 4, dan 5 Sekolah Dasar, Minggu 4 November 2018.

Festival ini untuk menanamkan karakter positif bagi anak dengan konsep yang menarik diantaranya pentas Wayang Bangun Ruang Kardus (Wayang Bungkus ) oleh tim KKN, pentas Wayang Bungkus oleh anak, pembelajaran matematika menggunakan Wayang Bungkus, bernyanyi materi matematika, dan permainan ranking 1 materi matematika.

Rif’an menjelaskan, melalui kegiatan tersebut anak-anak menjadi lebih mengenal matematika, bahwa matematika erat dengan kehidupan sehari-hari dan dapat digunakan untuk bermain, bernyanyi, serta bercerita dengan menyenangkan.

Anak-anak mengaku belum pernah dilaksanakan pembelajaran matematika seperti ini, sehingga mereka sangat antusias belajar matematika sambil bermain bersama seperti ini, kata Rif’an.

Koordinator Mahasiswa KKN Ferri Aryanto mengungkapkan, kegiatan ini merupakan program unggulan untuk mendukung pogram Pemerintah Kecamatan Kramat mewujudkan Desa Layak Anak.

Selain itu, juga dilakukan kegiatan jalan sehat, outbond, pelatihan tari, fashion show, senam, bercerita, lomba mewarnai, menanam pohon bersama anak-anak bimbingan belajar, serta sosialisasi makanan sehat.

Melalui serangkaian kegiatan tersebut diharapkan anak anak Desa Mejasem Timur memiliki lingkungan untuk belajar, mengembangkan diri secara nyaman, dan Desa Mejasem Timur bisa menjadi salah satu pelopor desa layak anak di kabupaten Tegal.


Penulis: Sihono Dibaca : 237 kali

Tim Baksos UNNES Peduli Gempa Sulawesi Tengah, Ratusan Warga Berbondong-bondong Periksakan Diri

Senin, 5 November 2018 | 10:39 WIB


Tim Baksos UNNES Peduli Gempa Sulawesi Tengah, Ratusan Warga Berbondong-bondong Periksakan Diri

 
Tim bakti sosial (Baksos) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan baksos korban gempa dan tsunami Palu, Donggala, dan Sigi Sulawesi Tengah ratusan warga berdondong-bondong memeriksakan diri, Jumat (2/11/2018).

Koordinator Baksos dr Mahalul Azam kepada reporter unnes.ac.id dari Sulawesi Tengah melaporkan,  hari pertama, diawali senam massal bersama dengan Rektor Universitas Tadulako Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS dan jajarannya, dosen, mahasiswa, pegawai, dan relawan Kemenristekdikti dengan tema “Gedung Boleh Hancur Berkeping, Namun Hati Harus Tetap Utuh”.

Setelah senam, kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi serta pelayanan lapangan di Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, ratusan warga berantusias memeriksakan diri dan berobat kepada tim relawan medis UNNES & mendapatkan pemeriksaan kesehatan, cek gula darah, kolesterol, dan asam urat serta obat2an dan vitamin. Kasus terbanyak adalah diare, ispa, dan kelainan kulit.

Hari berikutnya, Tim Baksos UNNES melakukan baksos di Desa Lolu, kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi dengan pelayanan kesehatan dan trauma healing. Kembali mendapat sambutan antusias dari warga pengungsian di Desa Lolu

dr Azam juga menjelaskan, kami sempat mampir di Petobo dan Jono Oge dua daerah yang terdampak paling parah akibat bencana Liquefaksi. Daerah terkubur oleh pergeseran tanah yang bergerak lebih dari 3 Km.

Di daerah ini masih ada gempa susulan, namun berskala kecil yakni 3 koma, daerah ini yang riskan longsor lagi dengan gempa sedikit sehingga tidak boleh ditempati.

 

Tetap Bersemangat

Di tengah suasana hujan, di Posko Tenda Tim Baksos UNNES tetap bersemangat memberikan layanan kesehatan dan memberikan trauma healing pada anak2 pengungsian di desa Toaya Funta, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala Sulteng.

Seperti hari-hari sebelumnya, antusias warga begitu menggembirakan, dan di tengah-tengah layanan selalu saja ada yang memberikan sajian kudapan berupa kelapa muda, jambu air, pisang merah, dan apapun yang bisa dipetik di sekitaran daerah pengungsian.

Hari keempat kembali membuka Posko Kesehatan di desa Langaleso dan Watubula, kecamatan Dolo, kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Selain layanan kesehatan, Tim Baksos UNNES juga menyalurkan bantuan tunai dari dana yang digalang dari BEM-KM dan civitas akademika UNNES untuk alokasi kebutuhan dapur umum pengungsian dan seragam untuk anak sekolah.


Penulis: Sihono Dibaca : 284 kali

Mahasiswa FBS Maju ke Final Bintang Radio Nasional

Senin, 5 November 2018 | 9:44 WIB


Mahasiswa FBS Maju ke Final Bintang Radio Nasional

Mahasiswa Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, Alvina Oktinita Putri, mewakili RRI Semarang dalam Final Bintang Radio Nasional yang diselenggarakan di New Auditorium RRI Jakarta, Senin-Sabtu, 5—10 November 2018.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FBS UNNES, Dr Syahrul Syah Sinaga, mengatakan Alvina menjadi duta RRI Semarang setelah sebelumnya menjuarai lomba pada tingkat Semarang, 1 November 2018.

Acara tahunan yang diselenggakan RRI itu rutin digelar sejak 1951. Pada masanya, Bintang Radio menjadi pelopor lomba menyanyi di Tahan Air. Bintang Radio dimaksudkan sebagai wadah untuk penyaluran bakat bernyanyi anak muda Indonesia. Tidak sedikit artis senior yang dulu mengawali kariernya dari lomba tersebut.

Audisi di Semarang diikuti oleh 151 peserta dari umur 16 sampai 30 tahun. Seleksi dilakukan berjenjang, diawali dari tingkat RRI daerah seluruh Indonesia. Setiap juara satu masing-masing daerah akan bertanding lagi di tingkat nasional.

“Kami memohon doa kepada civitas akademika UNNES, semoga Alvina dapat tampil dengan maksimal dan mengharumkan kampus tercinta di kancah nasional,” ujar Syahrul.(*)


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 274 kali

Rektor UNNES Terpilih Kembali Menjadi Ketua BKS Jateng-DIY

Minggu, 4 November 2018 | 7:30 WIB


Rektor UNNES Terpilih Kembali Menjadi Ketua BKS Jateng-DIY

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., terpilih kembali sebagai ketua Badan Kerja Sama (BKS) PTN se Jawa Tengah dan DIY. Keputusan tersebut merupakan hasil sidang pleno para Rektor PTN anggota BKS. Sebelumnya Prof. Fathur Rokhman telah menjadi Ketua BKS pada periode 2016-2018 dan kali ini beliau terpilih sebagai Ketua BKS periode 2019-2021. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, rapat kerja BKS diselenggarakan oleh UGM di Yogyakarta pada tanggal 2-3 November 2018.

Prof. Fathur menyatakan siap menjalankan amanah ini dan beliau merasa sangat tersentuh atas kepercayaan rekan-rekan BKS untuk memilih beliau kembali sebagai anggota. Program ke depan BKS akan berfokus pada penguatan kemampuan PTN anggota BKS dalam menghadapi era disrupsi.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 403 kali

Rapat Kerja BKS PTN Wilayah Jateng-DIY

Jumat, 2 November 2018 | 20:40 WIB


Rapat Kerja BKS PTN Wilayah Jateng-DIY

Rapat kerja Badan Kerja Sama (BKS) PTN wilayah Jateng DIY tahun 2018 diadakan pada tanggal 2 dan 3 November di Yogyakarta. Tuan rumah Raker BKS kali ini adalah Universitas Gadjah Mada. Anggota BKS Jateng-DIY adalah seluruh perguruan tinggi yang berada di wilayah dua provinsi tersebut. Ketua BKS PTN Jateng-DIY adalah Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.

Ketua BKS menyatakan bahwa acara ini begitu penting sebagai wahana komunikasi yang efektif bagi PTN di wilayah Jateng DIY. Ketua BKS juga menyampaikan pesan Bapak Menteri kepada seluruh PTN di Indonesia untuk merespon tantangan di era revolusi industri 4.0. Setiap tahun rapat kerja BKS dilakasanakan untuk mengevaluasi kemajuan anggota pada tahun sebelumnya dan merencanakan inovasi pada tahun selanjutnya.

Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng, selaku tuan rumah merasa bangga mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah. UGM berharap dapat menjadi bagian dari kontribusi BKS dalam mengakselerasi inovasi perguruan tinggi anggotanya.

Perwakilan dari Kemenristekdikti, Prof. Drs. John Hendri, M.Si.,Ph.D, menyatakan bahwa anggota BKS harus sadar bahwa era disrupsi hadir dengan berbagai tantangan. Paling tidak, PTN saat ini harus sudah bersiap untuk menyediakan online learning yang berkualitas.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 236 kali

Perjuangkan Pembinaan Tonnis melalui FGD

Jumat, 2 November 2018 | 13:13 WIB


Perjuangkan Pembinaan Tonnis melalui FGD

Cabang olahraga asal UNNES yaitu Tonnis yang sedang booming di masyarakat dan kalangan pendidikan, didukung untuk masuk tiga wilayah pembinaan, yaitu di dunia pendidikan, rekreasi dan prestasi.Gagasan itu mencuat dalam Focus Group Discussion (FGD), yang berlangsung di Ruang Vicon Gedung Rektorat UNNES, Selasa (30/10) lalu.  FGD sendiri bertajuk, “Pembudayaan Karakter melalui Olahraga Permainan”.

“Tonnis dibedah untuk dibawa kemana olahraga ini? Jika mengacu pada Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional No 3/2005 tentang pembinaan olahraga pendidikan, rekreasi, dan prestasi tonnis didorong untuk masuk keranah pembinaan ini,” kata Tri Nurharsono, Dosen FIK UNNES, yang ikut membidani lahirnya tonnis.

Hadir pada FGD Wakil Rektor IV UNNES Prof Sukestiyarno, Dekan FIK Prof Tandiyo Rahayu, perwakilan Disporapar Jateng, Dinas Pendidikan Jateng, Dinsospora Kota Semarang, Disdik Kota Semarang, Dinkes Jateng, FORMI Jateng dan Komunitas Tonnis Semarang UNNES.

Menurut Tri Harsono tonnis ini harus diperjuangkan, disosialisasikan level SKPD, Sekolah, dan Masyarakat. jika perlu intens diadakan kejuaraan antar siswa dan masyarakat.

Tri Harsono menjelaskan, tonnis ini sudah mendapatkan hak paten dari Kemenkum HAM dan sudah dikenalkan di sejumlah perguruan tinggi internasional itu, memang sudah disosialisasikan di berbagai even. Selain kejuaraan Nasional, juga masuk dalam mata cabang Fornas.


Penulis: Sihono Dibaca : 154 kali

Paduan Suara UNNES Pamit ke Malaysia

Jumat, 2 November 2018 | 11:54 WIB


Paduan Suara UNNES Pamit ke Malaysia

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara “Voice of Conservation” (VOC) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berpamitan pada Rektor UNNES untuk mengikuti lomba Malaysia Choral Eisteddfod pada tanggal 7-12 November 2018 di Kuala Lumpur Malaysia, Rabu (31/10).

Dalam acara pelepasan yang bertempat di Gedung Rektorat UNNES lantai 2, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum memberi banyak nasihat. Dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) itu berpesan untuk menampilkan yang terbaik serta menjaga kesehatan. Kekompakan 32 mahasiwa ini harus dijaga, saling membantu dan jaga nama baik UNNES.

“Mudah-mudahan bisa mendapatkan juara, karena prestasi itu bisa membuat reputasi,” ujar Profesor sosiolinguistik itu.

Malaysia Choral Eisteddfod 2018 merupakan kompetisi paduan suara yang digelar oleh Youngchoral Academy dan didukung Kementrian Pendidikan Malaysia. Ajang tahunan ini terbuka untuk umum dan terdiri dari berbagai tingkatan mulai dari TK sampai dewasa.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 225 kali

Negara Darurat Narkoba, ARTIPENA Sosialisasi P4GN Di UNNES

Jumat, 2 November 2018 | 11:09 WIB


Negara Darurat Narkoba, ARTIPENA Sosialisasi P4GN Di UNNES

Dalam rangka Penguatan, Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (ARTIPENA) bekerjasama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) memberikan sosialisi kepada 125 mahasiswa UNNES.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi saat membuka kegiatan yang bertempat di Gedung Prof Satmoko Lembaga Penbembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) menyampaikan, UNNES sudah berkomitmen bahwa setiap mahasiswa baru harus mengikuti tes narkoba. Apabila ketahuan positif mengkonsumsi narkoba maka UNNES tak segan-segan mengeluarkan mahasiswa tersebut.

“Alhamdulillah sudah beberapa tahun ini semua mahasiswa baru UNNES setelah di tes hasinya negatif. Selain tes narkoba, semua mahasiswa baru UNNES juga dididik bela negara di Rindam IV Diponegoro Magelang,” ujarnya.

Ketua DPP ARTIPENA Suyanto menyampaikan, beberapa fakta permasalahan narkoba di Indonesia. Selama ini hukuman mati tidak dilaksanakan secara konsisten sehingga belum memberi efek jera pada para pelaku. Parahnya lagi para tahanan masih bisa mengendalikan jaringan peredaran gelap narkotika. Selain itu modus operandi yang digunakan selalu berubah-ubah sehingga menyulitkan untuk dilacak. Akibatnya Indonesia merugi sejumlah 63 triliun rupiah baik secara ekonomi maupun sosial akibat permasalahan narkoba.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 203 kali

Pameran Inovasi, Airqu 8+ Karya UNNES Jadi Stan Terbaik

Jumat, 2 November 2018 | 7:45 WIB


Pameran Inovasi, Airqu 8+ Karya UNNES Jadi Stan Terbaik

Saat ini, pemerintah berupaya melakukan transformasi perekonomian negara dari ekonomi berbasis sumber daya alam (resource based economy) menjadi ekonomi berbasis ilmu pengetahuan (knowledge based economy).

Untuk itu, Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi mengembangkan program pengembangan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT). Program itu terkonsentrasi pada penumbuhan startup berbasis teknologi sudah dilaksanakan sejak tahun 2015.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dalam acara Pembukaan Pameran Inovasi Inovator Indonesia Expo (i3E) menyebutkan, hingga 2018, pendanaan dan pembinaan telah diberikan oleh Kemenristekdikti kepada 923 startup dan calon startup yang berasal dari mahasiswa, masyarakat umum, dan juga peneliti/dosen.

“Sebanyak 923 startup tersebut harus terus mendapatkan pendampingan dan pembinaan dari pemerintah, untuk itu salah satu langkah yang kami lakukan melalui Ditjen Penguatan Inovasi adalah dengan menyelenggarakan kegiatan Pameran Inovasi Inovator Indonesia ini,” terangnya.

Nasir menjelaskan perhelatan ini bertujuan agar tumbuhnya budaya Iptek yang menggerakan generasi muda untuk berinovasi, dengan melihat produk yang dipamerkan. Serta untuk menarik minat investor untuk berinvestasi sebagai angle investor atau seed funding terhadap produk-produk hasil inovasi menjadi industri.

Stan Terbaik

Pada ajang pameran tersebut UNNES menampilkan lima produk PPBT, seperti produk Bioflame Gel (gel bioetanol gel berbasis singkong), Hygine 6+(sabun cair serba guna), Smart Solar Home System (panel solar sel), Wood Dry Kiln (Oven pengering kayu), Sampah Muda (aplikasi jual beli sampah) dan dua produk  CPPBT yakni Oxyfla (fitofarmaka jahe hitam yang berfungsi sebagai viagra alami), dan airQu 8+ (air sehat ber ph lebih dari 8 yang diolah dengan Reverse Osmosis Alkaline system).

Pada acara upacara penutupan pameran I3E, airQu8+  berhasil memperoleh penghargaan sebagai stan terbaik pertama kategori benda pamer dan informatif . Hasil kegiatan CPPBT yang dilaksanakan oleh Eka Yuli Astuti, MA, Prof. Dr. Dewi Liesnoor, dan Evi Widowati, M.Kes tersebut mematahkan anggapan bahwa air minum dalam kemasan selalu bersumber dari mata air pegunungan.

AirQu 8+ bersumber dari sumur dalam (deep weel) di kawasan Tembalang, Kota Semarang, yang digali dengan bantuan alat pendeteksi gamma ray well logging dan air diolah dengan sistem Reverse Osmosis Alkaline. Eka Yuli mengatakan pada pameran i3E lebih dari 1000 unit airQu 8+ dibagikan kepada pengunjung stand airQu 8+ untuk uji pasar. “Respons pengunjung luar biasa terhadap produk baik mengenai desain kemasana maupun rasa airQu 8+. Tahun 2019 nanti airQu 8+ siap diproduksi massal setelah perizinan lengkap,” ujarnya.


Penulis: Sihono Dibaca : 297 kali

Setjen dan BK DPR RI Luncurkan DPR NOW

Kamis, 1 November 2018 | 14:54 WIB


Setjen dan BK DPR RI Luncurkan DPR NOW

Dalam memudahkan masyarakat memperoleh informasi tentang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah meluncurkan aplikasi “DPR dalam Genggaman Rakyat” atau DPR NOW.

Aplikasi ini  yang didalamnya berisikan informasi, agenda kegiatan, proses pembahasan RUU, hasil yang dicapai di setiap fungsi baik legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Menu aplikasi DPR NOW antara lain Pengaduan dan Aspirasi masyarakat kepada DPR. Aplikasi ini dibangun untuk mempermudah masyarakat maupun Lembaga Pemerintah memonitor informasi tentang DPR RI terutama pengaduan-pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan Lembaga-lembaga Pemerintah.

Untuk mendapatkan aplikasi DPR NOW ini, masyarakat dapat mengunduh di App Store dan Play Store.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 231 kali

Peduli Gempa dan Tsunami Palu, UNNES Kirim Tenaga Medis dan Relawan

Kamis, 1 November 2018 | 13:07 WIB


Peduli Gempa dan Tsunami Palu, UNNES Kirim Tenaga Medis dan Relawan

Sebanyak 14 orang warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) berpamitan kepada Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Rabu (31/10/2018) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

dr Mahalul Azam MKes Koordinator lapanngan saat berpamitan melaporkan, tim kami yang berangkat ke Sulawesi berjumlah 14 orang terdiri atas ketua, 4 tenaga medis, 4 tenaga paramedis, 3 relawan, dan 2 pskologi. Tim akan melakukan kegiatan selama seminggu mulai 1 sampai 6 Novermber

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, UNNES sangat apresiasi kepada saudara kita yang tertimpa musibah gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi Sulawesi.

Kepedulian bantuan medis UNNES ini sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita untuk meringankan beban penderitaan.

Selain bantuan medis, UNNES juga melakukan penggalangan dana dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan dari Lazis UNNES untuk korban gempa dan tsunami di Selawesi.

UNNES juga memberi bantuan kepada mahasiswa dari Palu yang rumahnya hancur dan kehilangan mata pencaharian dibebaskan dari segala bentuk biaya administrasi selama menempuh pendidikan di UNNES.

Untuk itu, pesan Prof Fathur kepada tim yang berangkat ke Palu, nikmati saja apa yang dikerjakan setelah menginjakkan kaki di Selawesi sampai akhir pengabdian.


Penulis: Sihono Dibaca : 254 kali

Kurangi Sampah Plastik dan Buka Lahan Hijau, Mahasiswa KKN UNNES Beri Pelatihan Ecobrick dan Hidroponik

Kamis, 1 November 2018 | 11:42 WIB


Kurangi Sampah Plastik dan Buka Lahan Hijau, Mahasiswa KKN UNNES Beri Pelatihan Ecobrick dan Hidroponik

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kegiatan Konservasi Hebat pelatihan pembuatan Ecobrick dan Hidroponik kepada warga Kelurahan Tandang Kecamatan Tembalang menghadirkan pembicara  Dra Eka Gustini WP, Minggu (28/10) di Balai RW 02 Tandang.

Kegiatan dibimbing oleh Ketua Program Kampung Iklim (ProKlim)  Purwoyoso, Ngaliyan, Eko Gustini Wardani Pramukawati, diawali dengan penjelasan penggunaan plastik oleh masyarakat, yang meningkat 20 kali lipat dalam 50 tahun terakhir.

Untuk itu warga Tandang  diberi pelatihan Ecobrick yaitu membuat bata daur ulang yang berasal dari sampah plastik. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir sampah plastik yang berlebih di wilayahnya.

Selain itu, warga juga diberi pelatihan hidroponik bertujuan untuk menunjang program konservasi di wilayah kelurahan Tandang. Hal tersebut dilakukan karena kurangnya lahan terbuka hijau di wilayah RW 02 Kelurahan Tandang.

Harapannya dengan diadakan pelatihan ini bisa menunjang Kelurahan Tandang sebagai Kampung Tematik Lingkungan Hijau.

Hartini Mudjiono Ketua PKK RW 2 Tandang mengatakan bahwa dengan adanya  pelatihan pembuatan Ecobrick dan Hidroponik ini diharapkan warga RW 2 Kelurahan Tandang dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungannya sendiri serta mampu memanfaatkan dan menyebarkan ilmu yang didapatnya kepada warga yang lain.

Alif Aulia Rahman selakukoordinator mahasiswa desa (kormades) dalam sambutannya menyampaikan stelah dilaksanakan pelatihan Hidroponik diharapkan dapat meningkatkan konservasi di wilayah Tandang  walaupun ruang terbuka hijau yang ada di wilayah tandang sempit.

Selain itu, juga dengan adanya pelatihan Ecobrick dapat mengurangi penggunaan plastik yang berlebihan.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 232 kali

FMIPA Siap Gencarkan Inovasi Penelitian

Kamis, 1 November 2018 | 11:38 WIB


FMIPA Siap Gencarkan Inovasi Penelitian

Selasa 30 Oktober 2018, Rektor Universitas Negeri Semarang beranjangsana ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Acara tersebut diadakan di ruang rapat Senat Fakultas MIPA di gedung Dekanat FMIPA. Pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat struktural FMIPA, senat universitas perwakilan MIPA dan senat FMIPA.

Rektor menyampaikan bahwa FMIPA merupakan fakultas yang sangat produktif dalam bidang riset dan publikasi. Rektor berharap proses demokrasi kampus yang telah berlalu tidak berpengaruh pada produktifitas MIPA. Pada kesempatan yang sama, peserta anjangsana berharap UNNES mengawal peneliti untuk mengurus paten secara intensif. Pengurusan paten memang selama ini dikenal lama dan mahal. Peserta juga mengusulkan kerja sama internasional UNNES harus mulai digiatkan untuk modal komersialisasi riset. Riset tidak boleh hanya berhenti di publikasi namun juga harus lanjut pada kebermanfaatan, salah satunya dalam bentuk komersialisasi.

Dekan FMIPA, Prof. Zaenuri Mastur, menyatakan apresiasi yang besar pada kehadiran Rektor di FMIPA. Kesempatan tersebut menajadi ajang silaturahmi antara pimpinan, anggota senat dan tendik di lingkungan MIPA.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 246 kali

UNNES Dapatkan Award Pada National Procurement Award 2018

Kamis, 1 November 2018 | 5:51 WIB


UNNES Dapatkan Award Pada National Procurement Award 2018

Layanan Pengadaan Secara Elektronik Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima National Procurement Award 2018 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia, digedung Sabuga ITB Bandung (30-31/10).

Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) CA merupakan layananan pengadaan dengan sertifikat pengadaan yang bekerjasama dengan Badan Sertifikasi Elektronik Sandi Negara.

Untoro Nugroho ST MT kepala Unit Layanan Pengadaan UNNES setelah menerima penganugerahan ini menjelaskan, UNNES membangun sistem pengadaan yang memiliki prosedur dan tata cara pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan secara cepat dan transparan, dengan menerapkan prinsip tata kelola institusi yang baik tanpa adanya benturan kepentingan dalam prosesnya.

Ia juga menerangkan, semoga dengan mendapatkan anugerah ini, kedepan kami akan bekerja lebih baik dengan menyempurnakan sistem dan mekanisme yang ada selama ini.

Rakornas PBJ 2018 tersebut diikuti kurang lebih 3000 peserta, terdiri atas Sekretaris Jenderal/Sekretaris Utama Kementerian/Lembaga, Sekretaris Daerah Per Provinsi/Kabupaten/Kota, Pimpinan dan Personel Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) K/L/Pemda, Pimpinan dan Personel Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) K/L/Pemda, Perwakilan Ikatan Fungsional Pengadaan Barang/Jasa (IFPI), dan Perwakilan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI).

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 230 kali

UNNES Bersinergi Dengan Akpol dan KONI dalam PORSIMAPTAR XVIII

Rabu, 31 Oktober 2018 | 14:00 WIB


UNNES Bersinergi Dengan Akpol dan KONI dalam PORSIMAPTAR XVIII

Ketua Koni Jawa Tengah Brigjend (Purn) Subroto SPd MM beserta Taruna AKPOL bersilaturahim ke Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Rombongan diterima Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR, Rabu (31/10/2018) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Brigjend (Purn) Subroto menyampaikan bahwa UNNES merupakan gudangnya dibidang olahraga dan seni, untuk itu AKPOL akan menyelenggarakan Pekan Olah Raga dan Seni Mahasiswa, Pelajar, dan Taruna Akademi Kepolisian Ke XVIII (PORSIMAPTAR) mohon kiranya UNNES bisa bekerjasama dengan AKPOL.

Kegiatan akan dibuka 11 November di AKPOL dengan cabang yang dipertandingkan Futsal, Sepak bola, basket, voli, bulutangkis, karate, english debate, tari daerah, PBB variasi, dan Band.

Prof Fathur Rokhman menyambut dengan tangan terbuka KONI dan AKPOL bisa bersinergi dengan UNNES, sebab UNNES dengan AKPOL sudah melakukan MoU, ini tinggal implementasinya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 297 kali

Lima Warga UNNES Purna Tugas

Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:09 WIB


Lima Warga UNNES Purna Tugas

Sebanyak lima putra terbaik Universitas Negeri Semarang (UNNES) memasuki purna tugas terhitung mulai tanggal 1 November 2018.

Mereka yaitu Drs Adang Syamsudin Suhala MPd dosen Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Drs Untung Waluyo MPd (FMIPA), Drs Mulyadi MM (BAKK), Tri Hatmono (FT), dan N Khozin (FMIPA).

Pelepasan oleh rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Rabu (31/10) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Dr S Martono menyampaikan, melakukan pengabdian di UNNES selama puluhan tahun lebih ini merupakan waktu yang luar biasa, jasa yang baik ini merupakan kekuatan kami untuk pelayanan.

Untuk itu atas nama lembaga dan pribadi kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf atas keterbatas kami dalam melakukan pelayanan. UNNES selalu terbuka menerima kritik dan saran untuk kemajuan reputasi.

Setelah memasuki purna tugas ini hubungan tali silaturahmi dengan UNNES masih berjalan terus jangan sampai putus, sebab UNNES sudah mempunyai perkumpulan para pensiunan yakni pada paguyuban Wredatama.


Penulis: Sihono Dibaca : 335 kali

Dosen FE UNNES Jadi Penulis Artikel dan Presenter Terbaik

Rabu, 31 Oktober 2018 | 8:43 WIB


Dosen FE UNNES Jadi Penulis Artikel dan Presenter Terbaik

Universitas Negeri Semarang (UNNES) selalu meningkatkan budaya berprestasi pada civitas akademiknya. Beberapa prestasi sudah dicapai oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa ditingkat Nasional dan Internasional.

Kali ini, Agung Kuswantoro dosen Fakultas Ekononi (FE) menjadi penulis artikel dan presenter terbaik pada tema Manajemen Perkantoran dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Ajang tingkat “Nasional” ini diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan mengangkat tema “Kesiapan Administrasi Perkantoran Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”,  Sabtu (27/10/2018).

Peserta dan pemakalah diantaranya berasal dari Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Politeknik Negeri Madiun, Universitas Islam Riau, Universitas Kriten Satya Wacana Salatiga, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Metro, dan Universitas Sebelas Maret.

Ada 3 pembicara utama dalam kegiatan ini yaitu Prof Dr Tjuju Yuniarsih, Dr Indra C Uno, dan Dr Hery Sawiji MPd.

Agung Kuswantoro mempresentasikan makalah bertema “Peningkatan Profesionalisme Guru melalui Menulis Modul/Bahan Ajar pada MGMP Perkantoran Kabupaten Kudus”.

Menurut Agung, latar belakang makalah tersebut yaitu banyak modul yang digunakan guru, namun bersumber dari internet dengan alamat website tidak jelas. Sehingga, kreativitas guru dalam menyalurkan ilmunya kurang sesuai dengan teori/materi yang seharusnya. Kebenaran akan isi yang bersumber dari alamat website yang tidak jelas perlu dicek.

Oleh karenanya, guru perlu ditingkatkan kompetensi profesionalismenya melalui menulis modul. Model yang digunakan adalah “free writing”. Guru menulis “bebas” dari materi yang diajarkan.

Paper yang dipresentasikan oleh Agung menjadikan Prof Dr Wiedy Murtini MPd selaku reviewer memutuskan untuk terpilih menjadi artikel dan presenter terbaik pada tema Manajemen Perkantoran dan SDM.

 

 

 

 

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 353 kali

Adi Wahyu Arzanto, Anak Seorang Loper Koran Pimpin Kegiatan Pengabdian Di Malaysia

Rabu, 31 Oktober 2018 | 6:03 WIB


Adi Wahyu Arzanto, Anak Seorang Loper Koran Pimpin Kegiatan Pengabdian Di Malaysia

Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi salah satu peserta yang lolos dari ratusan mahasiswa dalam seleksi program Saudara Satu Negara di Malaysia. Adalah Adi Wahyu Arzanto, anak dari seorang loper koran bernama Bapak Arjo dan Ibu Zaenab. Sebelumnya mahasiswa jurusan Kimia tersebut harus mengikuti beberapa tahap penyisihan. Pertama seleksi pemberkasan CV dan Motivation Letter, dilanjutkan wawancara melalui telepon untuk 25 peserta terbaik. Terakhir terpilihlah Adi Wahyu Arzanto (UNNES), Muhammad Gibral (UGM), Ahmad Abdullah Zawawi (UNESA), Marita Wulandari (ITB), dan Farhah (UIN Ar-Raniry) sebagai lima peserta yang diberangkatkan secara gratis ke Sabah, Malaysia.

Adi dipilih sebagai koordinator bersama keempat rekannya dalam menjalankan beberapa kegiatan dalam program Saudara Satu Negara diantaranya; 1).Youth Inspiration, yaitu memberikan motivasi kepada anak-anak TKI di Sabah dan menuliskan mimpi-mimpinya dalam sebuah kertas. 2).Indonesian Camp,  mengenalkan sejarah Indonesia dan bermacam-macam budaya dari berbagai tempat. 3).Pembuatan pohon inspirasi merupakan keberlanjutan dari mimpi-mimpi para anak TKI yang ditempelkan pada dinding sekolah. 4).Kegiatan penyuluhan untuk memberikan kesadaran kepada orangtua dan anak TKI terkait pentingnya pendidikan dan gerakan cinta menabung.

Dengan adanya program ini, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) tersebut  berharap anak-anak TKI di daerah Sabah dapat meraih mimpi-mimpi mereka dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi supaya berguan bagi orang tua, agama, dan bangsa Indonesia.

Program Saudara Satu Negara merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan selama tiga hari (25-27/10) di Sabah Malaysia, tepatnya di sebuah sekolah bernama Community Learning Center (CLC) Lumadang dan para pekerja kelapa sawit di daerah tersebut. Program ini bertujuan untuk membimbing dan menginspirasi tunas bangsa di negeri tetangga, memberikan kesadaran untuk Cinta Tanah Air dan Pancasila, serta memberikan penyuluhan terkait pendidikan dan cinta menabung agar mereka semangat kembali ke tanah air.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 347 kali

Tim KKN Alternatif Desa Mlilir Selenggarakan Pelatihan Parenting bagi Ibu-ibu PKK

Rabu, 31 Oktober 2018 | 0:47 WIB


Tim KKN Alternatif Desa Mlilir Selenggarakan Pelatihan Parenting bagi Ibu-ibu PKK

Menciptakan generasi penggerak perubahan tidak semudah membalikan telapak tangan. Memerlukan proses yang panjang dan campur tangan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah orang tua, terkhususnya peran seorang ibu.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang bagi Tim KKN Alternatif  UNNES  menyelenggarakan kegiatan pelatihan parenting bagi Ibu-ibu PKK Desa Mlilir yang diselenggarakan di Balai Desa Mlilir (28/10).

Kegiatan yang menghadirkan Dosen Jurusan PKn UNNES Eta Yuni Lestari SPd MH sebagai narasumber ini, mampu menarik antusiasme warga setempat untuk ikut terlibat dan berpartisipasi aktif sebagai peserta.

Dengan mengangkat tema ‘Belajar Mendidik, Membangun Generasi Gemilang untuk Anak Bangsa’ , kegiatan diharapkan mampu mengedukasi orang tua khususnya para ibu untuk menerapkan pola asuh yang tepat dan sesuai dengan perkembangan sang buah hati. Sehingga segala potensi dan kemampuan anak dapat berkembang secara optimal.

Melalui arahan dan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr Eko Purwanti MPd dan Kepala Desa Mlilir Jamhari, Tim KKN mengundang 25 Ibu-ibu kader PKK aktif dari lima dusun yang ada di Desa Mlilir.

Bertindak sebagai moderator, Nur Fitri Sriyanti sukses memandu jalannya diskusi antara narasumber dengan peserta parenting. Para peserta antusias memberikan pertanyaan seputar pola asuh yang tepat bagi sang buah hati.

Eta menjelaskan, saat ini, Indonesia tengah mengalami degradasi moral dan nilai karakter. Hal tersebut bukan hanya terjadi di lingkungan rumah saja, namun juga terjadi di lingkungan sekolah, bahkan masyarakat luas. Perilaku tak berkarakter seperti halnya bullying bahkan kekerasan kerap terjadi dan menjadi momok menyeramkan dalam sebuah pertemanan antar anak-anak di Indonesia.

“Apabila hal tersebut terus dilakukan, maka tidak mustahil jika perilaku tersebut dapat ditemukan pada generasi-generasi berikutnya. Pekerjaan yang besar tentunya bagi kita semua untuk merubah pola pikir anak bangsa saat ini dengan menerapkan pola asuh yang tepat baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat. Maka penting bagi orang tua untuk menanamkan nilai pendidikan karakter kepada anak, terlebih lagi berlandaskan pada budaya bangsa,” jelas Dosen yang menaruh perhatian pada pendidikan karakter anak tersebut.

Dwi Hermawan (Students Staff)

 

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 457 kali

22 Perguruan Tinggi di Jateng Ikuti Pelatihan Pembelajaran Berorientasi KKNI

Selasa, 30 Oktober 2018 | 13:29 WIB


22 Perguruan Tinggi di Jateng Ikuti Pelatihan Pembelajaran Berorientasi KKNI

Sebanyak 205 dosen dari 22 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Jawa Tengah (Jateng) mengikuti Pelatihan Pembelajaran Berorientasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Sosialisasi Reformasi Kurikulum pada Revolusi Industri 4.0.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan bekerjasama dengan Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dibuka oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono didampingi Pak Feri, Ketua LP3 UNNES, dan Kepala Biro, Selasa (30/10/2018) di Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Hadir sebagai nara sumber Kasubdit Pendidikan Akademik Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Sirin Wahyu N Edi Mulyono, Edi Cahyono (rasionalisasi pengembangan KKNI dan inovasi pembelajaran di perguruan tinggi), Samsul Arifin (penyusunan RPS berbasis KKNI dan capaian pembelajaran), Eko Handoyo dan Sugianto (pengembangan/penyempurnaan dalam penyusunan RPS dan Review RPS berbasis KKNI)


Penulis: Sihono Dibaca : 216 kali

Empat Dosen FH UNNES Lakukan Kolaborasi Penelitian dengan Universitas di China

Selasa, 30 Oktober 2018 | 12:33 WIB


Empat Dosen FH UNNES Lakukan Kolaborasi Penelitian dengan Universitas di China

Pekerja usia anak atau dibawah 18 tahun saat ini menjadi fenomena yang cukup mengkhawatirkan di Indonesia. Meski telah diatur dan dilarang dalam pelaksanaannya, namun pekerja usia anak masih banyak ditemukan.

Di daerah-daerah terpencil utamanya yang memiliki akses pendidikan terbatas dengan penghasilan minimum daerah yang juga kecil, menyebabkan banyak orang tua memilih untuk mendorong anaknya bekerja dari pada bersekolah.

Mengetahui China memiliki permasalahan yang sama dan telah berhasil melakukan penanganan dengan baik, Tim peneliti dari UNNES yang terdiri atas Tri Sulistiyono, Benny Sumardiana, Diandra Ramada, dan Ridwan Arifin melakukan penelitian di dua kota di China yaitu Beijing dan Wuhan.

Penelitian tersebut merupakan penelitian kolaborasi antara Fakultas Hukum UNNES dengan School of Law Wuhan University. Kolaborasi tersebut menyertakan peneliti dari Wuhan University yaitu Professor Shu Hong Yu dan Associate Professor Xiaohui Ban.

Pengambilan data penelitian dilakukan di dua negara yaitu Indonesia dan China kemudian hasil tersebut dikomparasikan dalam diskusi yang dilakukan di Wuhan University.

Diskusi tersebut menghasilkan thesis baru yang nantinya akan menjadi masukan bagi pemerintah untuk menangani penyalahgunaan tenaga kerja usia anak di Indonesia.

Tiap-tiap negara besar dengan jumlah penduduk melimpah pastilah menghadapi permasalahan tenaga kerja anak yang sama, dan kami peduli dengan penyelesaian masalah-masalah tersebut, kata Prof Shu Hong Yu yang juga Director Center of Labour and Social Security Law di Wuhan University.

Tidak hanya diskusi, dalam pertemuan kedua kampus tersebut pun disisipi dengan pembahasan kerjasama strategis dimasa yang akan datang. Keduanya saling menawarkan program yang dapat dikerjakan bersama antara lain student exchange, research collaboration, guest lecture, scholarship, double degree, dan visiting lecture.

Kedua belah pihak berjanji akan menindaklanjuti pertemuan ini dengan pembahasan MoU hingga tercapai kesepakatan nantinya.

Tri Sulistiyono selaku koordinator tim berharap apabila kerjasama ini berhasil terlaksana akan menjadi tambahan jejaring yang sangat bermanfaat bagi UNNES.

Disampaikan secara

Terpisah, Dekan Fakultas Hukum UNNES Dr Rodiyah terus mendorong dosen dan seluruh mahasiswa untuk melakukan interaksi akademik sebesar-besarnya dengan seluruh akademisi di berbagai negara. Baik melalui penelitian PKL, KKL, Seminar, atau penelitian.

Dr Rodiyah juga mengemukakan, dengan pengetahuan yang luas dan jejaring yang kokoh akan menambah eksistensi akademik yang mendorong akselerasi kemajuan institusi ini.

Saat ini tim peneliti akan berpindah dari Wuhan menuju Beijing, rencananya akan mengunjungi Renmin University di Beijing yang juga menjadi bagian dari target rencana kerjasama FH UNNES kedepannya.


Penulis: Sihono Dibaca : 216 kali

Dosen Malaysia Motivasi 152 Mahasiswa FIP UNNES

Selasa, 30 Oktober 2018 | 11:45 WIB


Dosen Malaysia Motivasi 152 Mahasiswa FIP UNNES

Jurusan bimbingan dan konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (FIP UNNES) pada Selasa 30 Oktober 2018 menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema “improving emotional and social intelegency: key skill for managing your emotion and improving your relationship” kepada mahasiswa angkatan 2018 Progran studiS1 dan Program Pendidikan Profesi Konselor.

Hadir sebagai pembicara Laila Wati Marlan PhD salah satu tenaga pengajar di University Sabah Malaysia. Dia merupakan salah satu Alumni jurusan BK FIP UNNES.

Kuliah Umum dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Edy Purwanto MSi, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya Emotional Quotien (EQ).  EQ sebagai satu variabel penting penentu kesuksesan seseorang, bahkan lebih tinggi dari pada intelegency quotien (IQ), katanya.

Acara dimoderatori oleh Eem Munawaroh MPd dimulai pukul 09.0 WIB dan disambut pula oleh Drs Eko Nusantoro MPd Kons (ketua jurusan BK FIP UNNES).

Materi yang disampaikan oleh Laila mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta. Topik materi dan cara Laila menjelaskan yang sesekali juga menceritakan masa nostalgia ketika ia menjalani studi di kampus UNNES dapat menarik minat 152 mahasiswa yang memenuhi Aula Dekanat FIP UNNES.

Setelah paparan materi selesai, kemudian para peserta dipandu untuk sekilas mempraktikkan tentang emotional dan social intelegency dan dilanjutkan sesi tanya jawab.


Penulis: Sihono Dibaca : 199 kali

Di Tangan Dosen UNNES, Jahe Hitam Jadi Berdaya Guna

Senin, 29 Oktober 2018 | 23:02 WIB


Di Tangan Dosen UNNES, Jahe Hitam Jadi Berdaya Guna

Profesor dari Universitas Negeri Semarang, Prof Dr Etty Soesilowati MSi, Eka Yuli Astuti, SPd MA dan Talitha Widiatningrum MSi PhD meneliti khasiat dari jahe hitam sebagai obat tradisional antara lain untuk memberikan efek aprodisiak atau menambah stamina dan vitalitas, anti oksidan, anti inflamasi, anti obesitas, dan anti diabetes.

Ia menyampaikan, jahe hitam ini juga mempunyai fungsi aprodisiak, ekstrak jahe hitam sering digunakan layaknya viagra alami. Jahe hitam atau dalam bahasa latinnya kaempferia parviflora merupakan tanaman yang berasal dari genus zingiberanceae yang umumnya tumbuh di daerah tropis Asia.

Namun, keberadaan jahe hitam ini belum banyak dikembangkan oleh para petani di Indonesia, padahal manfaat dari jahe hitam ini sangat banyak untuk kesehatan. Karena manfaatnya cukup banyak untuk kesehatan dan saat ini belum banyak dibudidayakan, hal ini menjadi peluang bisnis bagi petani untuk mengembangkan jahe hitam.

Menurut dia, ekstrak jahe hitam menstimulus keluarnya enzim phosphodiesterase-5 (PDE5) pada penderita erictile dysfuction (ED). Kandungan delapan flavonoid dalam ekstra jahe hitam membantu mempertahankan ereksi yang terjadi dan menghambat atau menghancurkan enzim PDE-5 yang merusak cGMP yakni dengan meningkatkan aliran darah ke organ vital untuk memperlama ereksi.

Eka Yuli Astuti menambahkan, keunggulan produk ekstrak jahe hitam di antaranya dihasilkan dari pertanian organik sehingga kadar toksisitasnya rendah, harga relatif murah dibandingkan dengan sejenis impor, pengolahan dari padat dan cair tanpa alkohol.

Lebih lanjut diterangkan, fitofarmake jahe hitam disajikan dalam bentuk ekstrak serbuk merupakan solusi bagi yang membutuhkan jahe hitam dalam bentuk siap konsumsi yang praktik dan higienis.

“Serbu jahe hitam diperoleh dengan cara ekstraksi menggunakan perkolator dan diproses menjadi serbuk dengan alat kristalisator,” ujarnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 390 kali

Rektor UNNES Serahkan 12 SK Pejabat di Lingkungan FE

Senin, 29 Oktober 2018 | 12:27 WIB


Rektor UNNES Serahkan 12 SK Pejabat di Lingkungan FE

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wail Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Heri Yanto PhD menyarahkan 12 Surat Keputusan Rektor untuk pejabat Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, dan Kepala Laboratorium di lingkungan FE UNNES, Senin (29/10/2018) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ke-12 pejabat tersebut Ahmad Nurkhin SPd MSi diangkat menjadi Ketua Jurusan (Kejur) Pendidikan Ekonomi, Kiswanto SE MSi (Kejur Akuntansi), Dorojatun Prihandono SE MM PhD (Kejur Manajemen), Fafurida SE MSc (Kejur Jurusan Ekonomi Pembangunan).

Kemudian, Rediana SetiyaniSPd MSi Sekretaris Jurusan (Sekjur) Pendidikan Ekonomi, Indah Fajarini Sri Wahyuningrum SE MSi Akt (Sekjur Akuntansi), Andhi Wijayanto SE MM (Sekjur Manajemen), Karsinah SE MSi (Sekjur Ekonomi Pembangunan).

Serta, Hengky Pramusinto SPd MPd Kepala Laboratorium Pendidikan Ekonomi, Drs Asrori MS Kepala Laboratorium Akuntansi, Dr Arief Yulianto SE MM (Kepala Laboratorium Manajemen), dan Prasetyo Ari Bowo SE MSi (Kepala Laboratorium Ekonomi Pembangunan).

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, sebelum SK ini saya serahkan silakan membaca dan menyimak isi pakta integritas ini apabila sanggup dan tidak keberatan silakan ditandatangani untuk melakukan sebagai Kejur, Sekjur, dan Kepala laboratorium.

Tugas pejabat di fakultas yakni untuk menaikan akreditasi program studi, dan budaya prestasi mahasiswa diantaranya studi tepat waktu, serta Students Exchange.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 518 kali

10 Mahasiswa Kelas Internasional FH UNNES Presentasi di Wuhan University China

Senin, 29 Oktober 2018 | 11:26 WIB


10 Mahasiswa Kelas Internasional FH UNNES Presentasi di Wuhan University China

Dalam rangka pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Kelas Internasional Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) memberangkatkan 10 mahasiswa presentasi di Wuhan University China.

Mereka terdiri atas 5 mahasiswa angkatan 2016 dan 5 mahasiswa angkatan 2017 serta didampingi Benny Sumardiana sebagai koordinator pengelola kelas Internasional.

Seusai dilepas resmi oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Dekan FH Dr Rodiyah, rombongan melakukan PKL dan KKL selama dua minggu ke China melakukan KKL di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk China, Berinteraksi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di China, serta presentasi di Wuhan University.

Yang menarik dari PKL dan KKL luar negeri kali ini yakni mahasiswa berkesempatan melakukan presentasi dihadapan professor dan beberapa mahasiswa baik master maupun PhD di Wuhan University.

Mahasiswa mempresentasikan tentang perbandingan ilmu hukum yang mereka pelajari di Indonesia khususnya tentang Hukum Ketenagakerjaan. Moment tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Diharapkan nantinya sepulang dari China mereka telah mendapatkan ide untuk penelitian skripsi mereka.

Prof Fathur Rokhman saat menerjunkan rombongan mahasiswa berpesan bahwa mahasiswa harus bisa memanfaatkan secara maksimal, kesempatan ini untuk mendapatkan ilmu sebesar-besarnya. Sebab tidak semua mahasiswa UNNES berkesempatan untuk bergabung dalam kegiatan ini.

Ada pepatah mengatakan bahwa “Belajarlah hingga ke negeri China”. Untuk itu belajarlah dengan sungguh sungguh dan setelah kembali ke UNNES tularkan ilmu yang telah didapat disana” tegasnya.

Dekan FH Rodiyah menyampaikan bahwa PKL ke China ini merupakan PKL Luar Negeri untuk kesekian kalinya. Selain ke China mahasiswa juga melaksanakan PKL diberbagai negara diantaranya Jepang, Hongkong, Taiwan, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei, dan Perth Australia.

Setelah PKL, KKL, dan presentasi di China, mahasiswa rencananya juga akan memaparkan hasil laporan pelaksanaan PKL dan KKL dalam bentuk seminar yang akan diadakan oleh Fakultas Hukum UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 355 kali

Tetenger Baru FBS UNNES Diresmikan

Senin, 29 Oktober 2018 | 9:37 WIB


Tetenger Baru FBS UNNES Diresmikan

Tetenger atau penanda baru bagi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) diresmikan oleh Rektor Fathur Rokhman dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 yang dilaksanakan Senin (29 Oktober 2018), di lapangan dekanat fakultas tersebut.

Penanda baru fakultas yang memiliki simbol khas tersebut merupakan abstraksi dari perahu dengan ornamen ombak. Perahu, menurut Dekan FBS UNNES Agus Nuryatin, adalah simbolisasi kebudayaan pesisir. Selama ini, Agus mengatakan, FBS Unnes memfokuskan diri pada kajian budaya pesisir.

“Selain karena posisi strategis UNNES yang berada di Kota Semarang, juga untuk mendukung visi UNNES sebagai kampus yang berwawasan konservasi budaya,” ujarnya. Sedangkan pada bagian atas tulisan fakultas, terdapat tulisan “sugeng rawuh” dalam aksara Jawa yang berarti “selamat datang”.

Selain dihadiri segenap civitas akademika FBS UNNES, upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 juga diikuti oleh unsur pimpinan kampus.

Penanda baru juga menyimbolkan kebudayaan pesisir yang dinamis dan siap menghadapi tantangan zaman. Itu tersimbolkan dalam ornamen ombak. Hal itu, menurut Agus, menyimbolkan spirit FBS yang akan menempa mahasiswanya untuk siap menghadapi era disrupsi dan Revolusi Industri 4.0.

“Namun, kami menekankan aspek humanis. Jadi, meski zaman terus maju, tapi kita harus selalu bersikap sebagai manusia yang saling memuliakan,” ujarnya. Di hadapan peserta upacara, Agus mengucapkan selamat kepada Fathur Rokhman yang dilantik oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir sebagai Rektor UNNES periode 2018—2022, Jumat (26 Oktober) lalu, di Jakarta.

Rektor Fathur Rokhman dalam amanatnya menekankan pentingnya peran generasi muda pada era persaingan global. Menurutnya, pemuda memiliki tantangan yang semakin kompleks. Perguruan tinggi punya kewajiban untuk membekali mahasiswa agar mampu menjadi bagian dari gerak laju kemajuan bangsa. Semangat itu telah dicontohkan oleh para pendiri bangsa yang ketika itu masih berusia muda.

Dalam kepemimpinannya pada periode kedua ini, Fathur mengatakan siap membawa gerbong kampus menuju arah yang lebih baik. Ia berpesan agar FBS terus meningkatkan atmosfer akademik kampus dengan dialog keilmuan agar mampu bersanding dan bersaing dengan perguruan tinggi kelas dunia. Sebab, menjadi bagian dari masyarakat akademik dunia adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 388 kali

Pascasarjana UNNES Siapkan Mahasiswa Hadapi Revolusi Industri 4.0

Minggu, 28 Oktober 2018 | 6:56 WIB


Pascasarjana UNNES Siapkan Mahasiswa Hadapi Revolusi Industri 4.0

Pascasarjana Univeritas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Seminar nasional “Akselerasi Peningkatan Mutu Pendidikan pada era Disrupstif” di Aula Pascasarjana Univesitas Negeri Semarang (UNNES), Sabtu (27/10).

Salah satu tujuan seminar ini adalah menyiapkan mahasiswa untuk menhadapi perubahan teknologi secara ekstensif dan cepat ditengah begitu dinamisnya masyarakat di era disrupsi digital harus dipersiapkan masyarakat dengan kemampuan literasi baru. Oleh karena itu membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis saja. Pendidikan di Indonesia  sedang mengalami tantangan era revolusi industri 4.0. Ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah dunia sebagaimana revolusi merupakan perubahan yang revolusioner dari penggunaan sistem manual ke otomastis.

Saat menyampaikan paparan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, bagaimana mempersiapkan dosen era revolusi industri 4.0. Ciri dosen yang siap menghadapi era ini adalah dosen yang mempunyai kompetensi inti keilmuan (Core Competencies) yang kuat.

Dosen sebagai profesi semakin kompetitif yang harus mempunyai peran. Peran itu antara lain penebar passion dan menginspirasi mahasiswa, bisa menjadi teman bagi mahasiswa, mempunyai teladan karakter.

Senada dengan Rektor UNNES, Direktur Pascasarjana UNNES Prof Dr Achmad Slamet MSi mengungkapkan, Pascasarjana UNNES harus mampu menyiapkan lulusan pascasarjana guna menghadapi revolusi industri 4.0.

Tantangan di era ini cukup besar salah satunya adalah masuknya perguruan tinggi luar negeri, Saya berharap dengan seminar dengan pembicara direktur Pascasarjana UNIMED, UNP, UNDIKSA, UNM, UNNES, UNESA ini mampu memberikan pencerahan mahasiswa Pascasarjana guna menghadapi tantang kedepan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 355 kali

Alumni Lemhanas Beri Kuliah Umum di Depan Mahasiswa UNNES

Sabtu, 27 Oktober 2018 | 17:40 WIB


Alumni Lemhanas Beri Kuliah Umum di Depan Mahasiswa UNNES

Bidikmisi Scholarsip Community (BSC) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kuliah umum bersama alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) bagi mahasiswa bidikmisi angkatan 2017 dan 2018 di Gedung Auditorium Prof Wuryanto, Jumat (26/10).

Kegiatan yang bertema “Membangun Generasi Muda Tangguh, Berdaya Saing Dunia” ini mengundang beberapa pembicara, diantaranya Laksamana TNI Agus Suhartono SE, Dr Ukus Kuswara selaku Sekjen Kementrian Pariwista dan Neddy Rafinaldy sebagai Sekjen Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

Laksamana Agus Suhartono memaparkan materi generasi tangguh dalam penguasaan sumber daya alam. Menurutnya generasi tangguh harus menguasai dan mengembangkan teknologi yang lebih efisien, memiliki komitmen untuk mengehentikan dan mengurangi hasil ekspor yang belum diolah dan selalu menciptakan inovasi produk.

Sedangkan Neddy Rafinaldy menuturkan bonus demografi Indonesia harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia menekankan peran pemuda koperasi yang mencakup tiga aspek, yaitu agen perubahan, peran aktif kekuatan moral dan kontrol sosial dalam memperkuat wawasan dan nasionalisme berkoperasi.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 100 kali

Fathur Rokhman Dilantik sebagai Rektor UNNES Periode 2018-2022

Jumat, 26 Oktober 2018 | 16:22 WIB


Fathur Rokhman Dilantik sebagai Rektor UNNES Periode 2018-2022

Hari ini Jumat tanggal 26 Oktober 2018, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi melantik Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. sebagai Rektor Universitas Negeri Semarang periode 2018-2022 di Gedung Kemenristekdikti Senayan Jakarta. Segenap warga UNNES mengucapkan selamat kepada Rektor terpilih. Semoga senantiasa amanah dalam melaksanakan tugas mulia ini.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 825 kali

Sosialisasi Peraturan Rektor Tentang ULT UNNES

Kamis, 25 Oktober 2018 | 12:59 WIB


Sosialisasi Peraturan Rektor Tentang ULT UNNES

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Diseminasi Peraturan Rektor Nomor 39 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu pada Unit Layanan Terpadu (ULT), Rabu (24/10).

Acara yang diselenggarakan di Gedung Prof Retno Sriningsih Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat (LP2M) dihadiri 58 peserta yang terdiri dari kasubag, kabiro, kabag dll. Hadir pula Ka Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja sama (BAAKK) Deddy Rustiono SE MSi dan Koordinator ULT Rochsid Tri H SPd.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, saat membuka kegiatan menyampaikan pentingya meningkatkan kualitas layanan di UNNES serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dan warga UNNES dalam memperoleh prosedur layanan teknis, layanan data dan informasi serta pengaduan dan aspirasi.

“Walaupun ULT belum diresmikan, tetapi sejak dibuka sudah melayani berbagai bidang seperti akademik, kemahasiswaan, kerjasama, keuangan, informasi dan teknologi. Dengan adanya ULT diharapkan informasi publik dapat dijawab secepatnya,” tutur Kepala BAKK UNNES Deddy Rustiono SE MSi.

Koordinator ULT Rochsid Tri H SPd menyampaikan Unit Layanan Terpadu merupakan sistem layanan pertama satu pintu yang beroperasi setiap hari senin-kamis pukul 08.00-15.00 WIB dan hari jumat pukul 08.00-14.00. Terletak di Sayap Kanan Gedung Rektorat UNNES lantai 1, ULT yang beroperasi sejak Senin (1/10) ini melayani helpdesk tentang layanan teknis, layanan data & informasi serta pengaduan & aspirasi.

(NidaMR – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 426 kali

Pelatihan Pelayanan Prima Tumbuhkan Keramahan Para Staff

Rabu, 24 Oktober 2018 | 16:18 WIB


Pelatihan Pelayanan Prima Tumbuhkan Keramahan Para Staff

Pelayanan prima sangat penting dilakukan oleh berbagai instansi. Dengan pelayanan yang baik  tumbuh rasa kepercayaan dan kepuasan di hati para customer. Oleh karena itu, Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Pelatihan Budaya Pelayanan Prima bagi Tenaga Kependidikan di Ruang Borobudur Gedung Prof Sri Ningsih Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Jumat (19/8).

Dalam pelatihan yang diinisiasi oleh Biro Umum Hukum dan Kepegawaian (BUHK) ini, menghadirkan Yus Ibnu Yasin selaku Founder CNC Consulting sebagai pembicara. Peserta yang terdiri dari staff kependidikan, satpam dan cleaning service UNNES sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut.

Yus Ibnu Yasin mengemas pelatihan ini secara utuh dan menarik, terutama bagian bermain peran. Dalam hal ini para peserta berpasangan dan melakukan beberapa hal yang membuat customer tidak nyaman seperti tidak tersenyum, cuek, tidak mendengarkan dll. Selanjutnya pasangannya akan mengevaluasi cara bersikap yang baik di depan customer. Di akhir pelatihan kembali ditekankan pelayanan prima yang tulus menolong dari hati dan melakukan respon yang tepat atas harapan customer.

Beberapa hari setelah pelatihan berakhir, tampak para tenaga kependidikan sudah mulai mengimplementasikan hasil pelatihan. Seperti bagian Unit Layanan Terpadu (ULT) yang terletak di Gedung Rektorat lantai 1. Para staff siap membantu para customer untuk mendapatkan informasi dengan tulus dan ramah. Dengan senyuman hangat mereka menyambut customer dan membantu sekuat tenaga.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 315 kali

Sekretaris Ditjen Kelembagaan: Utamakan Brotherhood dan Achievement Oriented

Rabu, 24 Oktober 2018 | 12:17 WIB


Sekretaris Ditjen Kelembagaan: Utamakan Brotherhood dan Achievement Oriented

Sekretaris Ditjen Kelembagaan Kemenristekdikti, Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Phil, selaku Kuasa Menteri berpesan kepada anggota senat UNNES untuk senantiasa menjaga brotherhood dan selalu berada pada jalur achievement oriented. Brotherhood atau tali persaudaraan mengacu pada kerukunan dan harmoni di lingkungan internal maupun eksternal UNNES. Dua hal tersebut beliau sampaikan di Ruang Senat UNNES tanggal 24 Oktober 2018.

Analogi yang berlaku adalah Kementerian sebagai sebuah gedung besar apartemen sedangkan PTN adalah salah satu apartemen di gedung tersebut. Dengan demikian, Menristekdikti adalah orang tua dari seluruh PTN di Indonesia. Salah satu cara untuk menjaga amanah dari menteri adalah meracik harmoni di dalam universitas. Meracik harmoni menjadi salah satu tugas utama manajemen universitas.

Harmoni ini yang akan menjadi modal loncatan sosial dan prestasi. Indikator sosial dan indikator prestasi harus jelas. Inilah yang disebut dengan achievement oriented. UNNES harus mencari partner universitas yang memiliki budaya excellence. Setiap rupiah yang dianggarkan oleh pemerintah harus menjadi kegiatan yang berguna secara akademis dan berguna bagi masyarakat. Ujung dari inovasi adalah komersialisasi hasil penelitian yang bermanfaat untuk masyarakat. Kerja sama dengan industri adalah suatu keharusan untuk membantu produksi dan marketing produk inovasi secara efisien.

Setelah pidato tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pemungutan suara sebagai bagian dari proses pemilihan Rektor UNNES periode 2018-2022. Dr. Agus Indarjo berpesan bahwa pemilihan Rektor adalah proses natural dan tidak perlu menimbulkan perpecahan.

Hasil peemungutan suara sesuai dengan urutan perolehan suara adalah sebagai berikut: Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum (89 Suara), Dr. Achmad Rifai RC (3 Suara), dan Dr. Martitah (3 Suara) dengan total suara 95 suara.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 870 kali

77 Dosen UNNES Ucapkan Sumpah Janji PNS

Rabu, 24 Oktober 2018 | 11:13 WIB


77 Dosen UNNES Ucapkan Sumpah Janji PNS

Sebanyak 77 dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengucapkan ‘Supah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS)’, Rabu (24/10/2018) di Auditorium kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Pengucapan Sumpah/Jani PNS dipimpin oleh Rektor UNNES Prof Dr Fatgur Rokhman MHum. Hadir Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Kepala Biro, Kepala UPT, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Ke-77 yang disumpah ini merupakan PNS UNNES tahun 2018 dan PNS tahun sebelumnya yang belum mengambil sumpah.

Pengambilan sumpah/ janji PNS ini bertujuan sebagai bagian dari upaya pembinaan PNS sebagai aparatur Negara dan abdi masyarakat, agar para pejabat PNS mempunyai kesetiaan, ketaatan terhadap Pancasila, UUD 1945, Negara dan pemerintah, serta memiliki mental yang baik, jujur, bersih, berdaya guna dan penuh tanggung jawab terhadap tugasnya.

Rektor Prof Fathur Rokhman berbesan kepada ke-77 dosen yang mengucapkan sumpah PNS untuk menjaga UNNES tetap sehat dengan cara Anda sehat, jaga UNNES berprestasi dengan Anda berpretasi, dan jaga Anda bereputasi dengan Anda bereputasi.


Penulis: Sihono Dibaca : 490 kali

Rektor UNNES Lepas 10 Mahasiswa Students Exchange Ke China

Selasa, 23 Oktober 2018 | 9:27 WIB


Rektor UNNES Lepas 10 Mahasiswa Students Exchange Ke China

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr FathurRokhman MHum melepas 10 mahasiswa UNNES untuk Students Exchange ke Fuqing Branch of Fujian Normal University, China, Senin (22/10/2018) di Rektorat Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Students Exchange ini akan dilaksanakan mulai tanggal 29 Oktober sampai 11 November 2018.

Kesepuluh mahasiswa tersebut lima dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) yakni Cintia Nugraha, Desca Ratu L, Dimas Pramata S, Nadia Bella Oktavia, Ashanti Dayani A, empat mahasiswa dari FIK (Aribah Tuffahati, Dyah Ayu P, Ettania Agustina, MirantiNur A), dan PungkiAndini dari FE.

Mereka akan didampingi oleh Wati Istanti MPd Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia selaku koordinator program Chinese Culture Experience Camp Entitled Love Bonded by Maritim Silk Road.

Selama di sana mereka akan melakukan serangkaian program kegiatan diantanya belajar Budaya China dan pertukaran budaya Indonesia.

Selain itu, Mahasiswa UNNES juga akan menampilkan tari Semarang, musikalisasi puisi dengan alat musik tradisional, tutorial dengan teman sejawat melalui Program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), dan pelatihan membatik.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman berpesan kepada kesepuluh mahasiswa tersebut untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan menjadi pemacu motivasi serta semangat mahasiswa lainnya.

“Kalian merupakan mahasiswa yang beruntung karena dapat mengalahkan 36.000 mahasiswa lainnya untuk mengikuti program unggulanini”, kata Prof Fathur.

Prof berharap kegiatan seperti ini menjadi sebuah program yang potensial dan kontinu untuk lebih mempererat kerjasama antara UNNES dengan Fuqing Branch of Fujian Normal University.


Penulis: Sihono Dibaca : 513 kali

Inilah Skema Baru Masuk PTN 2019

Senin, 22 Oktober 2018 | 22:25 WIB


Inilah Skema Baru Masuk PTN 2019

Setelah dilakukannya perubahan skema Seleksi Masuk PTN Tahun 2019. Berikut ini adalah metode tes yang akan digunakan terhadap seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2019.

Pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan dua materi tes, yakni Tes Potensi Skolastik dan Tes Kompetensi Akademik.

Mulai tahun mendatang metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan dan UTBK berbasis Android sementara belum diterapkan karena masih tahap pengembangan lebih lanjut.

Pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, SNMPTN, SBMPTN, dan Ujian Mandiri.

Tiga jalur tesebut masing-masing memiliki daya tampung yakni, SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap Program Studi (Prodi) di PTN.

Peserta Tes Seleksi Masuk PTN Tahun 2019 dapat mengikuti UTBK maksimal sebanyak dua kali, dengan membayar uang pendaftaran UTBK sebanyak Rp. 200.000 pada setiap tes.

Peserta dapat menggunakan nilai tertingginya dalam mendaftar Program Studi (Prodi) yang diinginkan pada dua kali UTBK dengan jenis soal yang akan sama, namun pertanyaannya akan berbeda. Ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang berkualitas dan kompeten.

Untuk berita lengkap silakan mengases di https://ristekdikti.go.id/kabar/skema-baru-seleksi-masuk-ptn-2019/

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 1.343 kali

Tim KKN UNNES Tanam 2230 Bibit Pohon di Desa Mluweh

Senin, 22 Oktober 2018 | 15:48 WIB


Tim KKN UNNES Tanam 2230 Bibit Pohon di Desa Mluweh

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2018 Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang menginisiasi kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan bersama warga setempat, Sabtu (20/10). Sebanyak 2230 bibit pohon yang ditanam terdiri dari 1100 Sengon, 130 Trembesi, 50 Alpukat, 600 Sirsak, 130 Jambu Biji, 50 Pete dan 170 Rambutan.

“Kegiatan ini merupakan program Gerakan Aksi Untuk Lingkungan (GAUL) Konservasi dalam bentuk penanaman pohon sebagai wujud nyata mahasiswa KKN UNNES 2018 khususnya Desa Mluweh dalam mengamalkan nilai-nilai konservasi” papar Izza (Pendidikan Teknik Mesin 2015), ketua pelaksanaan kegiatan penanaman.

Acara serah terima bibit dilakukan di kebun milik warga dihadiri Kepala Dusun I, II, III, dan Ketua Karang Taruna serta warga Desa Mluweh.

Dalam sambutannya, Bapak Santo Kepala Dusun II mewakili Kepala Desa Mluweh menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim KKN UNNES 2018. Beliau juga menyampaikan ini adalah kali pertama terselenggara kegiatan penanaman sebanyak 2230 bibit pohon.

Koordinator mahasiswa desa Arif M. turut menyampaikan harapannya supaya bibit pohon yang telah ditanam warga akan dirawat sebaik-baiknya sehingga bisa dimanfaatkan hasilnya secara optimal dimasa yang akan datang.

Kegiatan terlaksana melalui kerjasama tim KKN UNNES dengan Dinas pertanian, perikanan dan pangan Kab. Semarang dan Balai Pembenihan Tanaman Hutan Provinsi Jawa Tengah.

Dwi Hermawan & Annisa Azizatul Imani (Students staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 373 kali

UNNES Sosialisasikan Tiga Peraturan Rektor

Senin, 22 Oktober 2018 | 14:13 WIB


UNNES Sosialisasikan Tiga Peraturan Rektor

Universitas Negri Semarang (UNNES) menyosialisasikan tiga peraturan rektor UNNES kepada 206 orang pimpinan dan tenaga kependidikan di lingkungan UNNES.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, Jumat (19/10) di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Sosialisasi menghadirkan nara sumber Drs Sukirman MSi CRMP QIA dari Satuan Pengawas Internal (SPI) UNNES menyampaikan maksud, tujuan, dan asas Peraturan Rektor UNNES Nomor 30 Tahun 2017 tentang Sistem Pelaporan Pelanggaran UNNES.

Kemudian, Dr Ali Masyhar SH MH dari Fakultas Hukum UNNES mengulas Peraturan Rektor UNNES Nomor 31 Tahun 2017 tentang Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan di lingkungan UNNES.

Sedangkan Dhini Suryadari MSi Ak CA QIA (SPI UNNES) mengulas Peraturan Rektor UNNES Nomor 32 Tahun 2017 tentang Pengendalian Gratifikasi di lingkungan UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 380 kali

Rektor UNNES Serahkan SK Koordinator Prodi dan Ketua Jurusan

Senin, 22 Oktober 2018 | 14:08 WIB


Rektor UNNES Serahkan SK Koordinator Prodi dan Ketua Jurusan

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan Surat Keputusan Rektor (SK) kepada Dr Triyanto MA menjadi Koordinator Program Studi (Prodi) Pendidikan Seni S2/S3 Pascasarjana Antarwaktu UNNES.

Pada waktu yang bersamaan Prof Fathur juga mengangkat Prof Dr Teguh Supriyanto MHum menjadi Koordinator Prodi S1 Sastra Jawa Antarwaktu Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan mengangkat Aris Widodo SPd MT menjadi Ketua Jurusan Teknik Sipil Antarwaktu FT, Senin (22/10/2018) di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Direktur Pascasarjana UNNES Prof Dr H Achmad Slamet MSi, Dekan FBS Prof Agus Nuryatin, Dekan FT Dr Nur Qudus, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Prof Fathur menyampaikan, sebelum penyerahan SK ini diawali dengan pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas.

“Tugas utama Koordinator Prodi yakni meningkatkan akreditasi, dari B ke A, jika sudah A harus dipertahankan” tegas Prof Fathur.

Selain itu, juga percepatan studi (studi tepat waktu), dan meningkatkan budaya prestasi mahasiswa.

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 505 kali

1421 Calon TKI ke Korea Selatan Ikuti Tes Tahap II

Senin, 22 Oktober 2018 | 13:35 WIB


1421 Calon TKI ke Korea Selatan Ikuti Tes Tahap II

Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH-UNNES) kembali mendapat kepercayaan dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia  (BNP2TKI)  dan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI)  untuk menyelenggarakan Ujian tahap II (Skill & Competency Test) dalam sector Manufaktur dengan system poin di tahun 2018 ini. Program (goverment to government) G to G penempatan Korea Selatan. 

Kegiatan ini juga sangat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga tepat bahwa FH Unnes yang mempunyai delapan klinik hukum, salah satunya klinik hukum ketenagakerjaan mengambil peranan penting.  Klinik Hukum Ketenagakerjaan – FH UNNES  berupaya memberi pendampingan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dalam program (G  to G) di Kampus Sekaran Gunungpati, Semarang, Sabtu (20-23 Oktober 2018).

Peserta yang lolos dalam seleksi awal, berlanjut mengikuti ujian tahap II (Skill & Competency Test) Sektor manufaktur dengan system poin program G to G Korea tahun 2018.  Ujian tahap II ini diikuti 1421 dari hasil penyaringan di tahap I sebanyak 13.543orang. Adapun serangkaian tes yang mereka ikuti bidang Pengukuran, Perakitan dan Penyambungan.

Dalam pelaksanaan persiapan dan gladi resik ujian disampaikan oleh Mr. Choi Jhong Yun selaku Direktur EPS Center Indonesia, bahwa pengiriman para TKI Indonesia ini tidak saja hanya menguntungkan negara Indonesia tetapi juga bisa menguntungkan negara korea. Saling membutuhkan dan menguntung antar kedua negara.

Dr. Rodiyah SPd., SH., MSi, Dekan FH berharap dalam pelaksanaan ujian tahap II dapat  berjalan dengan baik dan lancar. Beliu meminta para mahasiswa agar bekerja secara optimal, dan apa yang harus dilakukan berbasis pada solusi. Bersinegis dengan Tim HRD Korea-BNP2TKI dan BP3TKI dalam pelaksanaan semua proses Skill & Competence Test.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 283 kali

42 Calon Pegawai BLU UNNES Ikuti Diklat Prajabatan

Senin, 22 Oktober 2018 | 12:42 WIB


42 Calon Pegawai BLU UNNES Ikuti Diklat Prajabatan

Sebanyak 42 orang Calon Pegawai Tetap Non Pegawai Negeri Sipil atau Calon Pegawai Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Pola 50 jam pelajaran.

Ketua panitia Dr Sugianto MSi melaporkan, pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari mulai Senin sampai Jumat (22-26/10/2018). Diikuti 42 orang terdiri atas Golongan III ada 18 orang (17 dosen, 1 tenaga kependidikan) dan  Golongan II berjumlah 24 orang, serta 1 orang izin karena sakit. Melibatkan 11 orang nara sumber.

Pelatihan dibuka oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, Senin (22/10) di Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Dr S Martono MSi menyampaikan, pelatihan pembentukan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan melalui Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan yang diselenggarakan dengan mengacu Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 21 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon PNS.

Oleh karena tugas dan fungsi Pegawai BLU di UNNES tidak berbeda dengan PNS, maka penyelenggaraan Diklat Prajabatan Calon Pegawai Tetap BLU UNNES dilaksanakan dengan mengacu pada peraturan Kepala LAN Nomor 21 Tahun 2016 dan disesuaikan dengan karakteristik UNNES sebagai PTN Satker BLU.

Rambu-rambu penyelenggaraan Diklat ini juga, telah diatur dalam Peraturan Rektor UNNES Nomor 19 Tahun 2017.

Tujuan Diklat ini yaitu untuk membentuk pegawai BLU profesional yang berkarakter sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat.


Penulis: Sihono Dibaca : 413 kali

Dukung Program BNN, Tim KKN Alternatif Desa Mlilir Selenggarakan Penyuluhan dan Deklarasi Anti Narkoba

Minggu, 21 Oktober 2018 | 16:20 WIB


Dukung Program BNN, Tim KKN Alternatif Desa Mlilir Selenggarakan Penyuluhan dan Deklarasi Anti Narkoba

Dengan menggandeng Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerhana Universitas Negeri Semarang (UNNES), Tim  KKN Alternatif Tahap II B Desa Mlilir selenggarakan penyuluhan dan deklarasi anti narkoba, Minggu (20/10).

Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat kerawanan tinggi berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika dan obat – obatan terlarang (Narkoba). Bahkan status Indonesia kini masuk dalam level darurat narkoba.

Dewasa ini, narkoba menjadi bahaya tersendiri bagi keberlangsungan hidup bangsa dan negara. Tak hanya menargetkan orang dewasa, narkoba juga berusaha membidik anak-anak dan generasi muda sebagai sasaran penggunanya.

Padahal, saat ini generasi muda dinilai akan menempati posisi strategis dalam menentukan arah perubahan 5 hingga 10 tahun mendatang. Merujuk pada data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), tercatata dari 87 juta populasi anak di Indonesia, sebanyak 5,9 juta di antaranya menjadi pecandu narkoba. Mereka jadi pecandu narkotika karena terpengaruh dari orang-orang terdekat.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan kegiatan penyuluhan dan deklarasi anti narkoba yang mendukung program gerakan anti narkonba milik BNN. Kegiatan diinisiasi oleh Tim KKN Alternatif Tahap II B Desa Mlilir.

 

Indonesia Darurat Narkoba

Dengan masuknya Indonesia kedalam level darurat narkoba, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak dan warga sekitar agar menghindari penyalahgunaan narkoba.

Tim KKN yang dikomandoi oleh Wahyu Yanuar Rizky ini, menghadirkan narasumber UKM Gerhana UNNES untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan.

“Narkoba itu banyak bentuknya, oleh karean itu kita harus berhati-hati. Jangan membiasakan diri untuk menerima makanan dari orang yang tidak kita kenal,” jelas Iksan Nurfiasih saat memberikan materi penyuluhan.

Perlu, imbuh mahasiswa Pendidikan Akuntansi tersebut, pengawasan yang komprehensif kepada anak. Hal ini berkaitan dengan bagaimana anak berinteraksi dengan lingkungan dan orang-orang terdekatnya.

 

Kebijakan Kampus Bebas Narkoba

Sebagai universitas berwawasan konservasi, termasuk konservasi nilai karakter, UNNES menerapkan kebijakan kampus bebas narkoba. Salah satu bentuk implementasi regulasi ini melalui tes urine bagi mahasiswa baru tiap tahunnya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, tes urines dilakukan sebagai upaya UNNES dalam memberantas narkoba di lingkungan kampus.

“Ini juga sesuai dengan instruksi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, untuk mencegah peredaran narkoba di dalam kampus,” papar Profesor Bidang Sosiolinguitik tersebut.

Koordinator Tim KKN Wahyu Yanuar Rizki menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja tim KKN Desa mlilir.

“Kami mengusung tema, Menuju Mlilir yang Sehat dan Ramah Anak. Sesuai dengan proposal KKN yang kami ajukan, kegiatan menargetkan anak-anak dan warga sekitar Desa Mlilir,” jelas mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro itu.

Selain Wahyu, KKN yang diperuntukkan bagi mahasiswa kependidikan ini, juga beranggotakan Hilda Meliana (Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia), Nur Fitrisriyanti, Dela Adiesthyana & Ayu Nur Adilla (Pend. Seni Tari), dan Ardi Kurniawan & Dwi Hermawan (PPKn).

Selanjutnya, juga ada Riska Monika & Mukhshonah (Pend. IPA Terpadu), Siti Nurzulifa (Pend. Matematika), Gerhana Ratri (PTM), Abdul Basit & Nur Arifin (PTO), dan Nidyo Atzy MG. (Pend. Tata Boga).

Dengan mengusung grand theme Desa Ramah Anak, Wahyu dan 13 anggota lainnya berfokus pada pembetukan role model pedesaan yang dapat menjadi rujukan bagi desa lain untuk menerapkan kebijakan desa ramah anak

“Sebagai tidak lanjut dari program kerja penyuluhan ini, kami juga telah menyiapkan program parenting bagi orang tua. Melalui parenting, nantinya peserta akan belajar tentang pola pembinaan yang tepat bagi anak,” pungkas Wahyu.

 

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 471 kali

UNNES Perkuat Koordinasi dengan Ombudsman RI

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 1:13 WIB


UNNES Perkuat Koordinasi dengan Ombudsman RI

Jumat tanggal 19 Oktober 2018, delegasi UNNES melakukan audiensi dengan Ketua Ombudsman Republik Indonesia (RI). Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Ketua Ombudsman RI di lantai 7 Gedung Ombudsman RI di Jakarta. Delegasi UNNES diwakili oleh Rektor, Ketua Senat, Sekretaris Senat dan Staf Ahli Rektor Bidang Data Akademik.

Delegasi UNNES mendapatkan kehormatan untuk ditemui langsung oleh Ketua Ombudsman RI Prof. Amzulian Rifai, S.H., LL.M., Ph.D. Pada kesempatan tersebut, Ketua Ombudsman mengapresiasi tata kelola UNNES yang selalu mengedepankan prinsip taat azas dan taat administrasi. Pada beberapa pengalaman sebelumnya, UNNES terbukti selalu merespon dengan cepat permintaan informasi yang berasal dari Ombudsman. Ketua Ombudsman siap untuk mendampingi UNNES untuk memperkuat usaha yang berkesinambungan dalam hal layanan kepada masyarakat. Untuk itu, Ketua Ombudsman menyatakan siap jika sewaktu-waktu diundang untuk mengisi kuliah umum di UNNES.

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., menyatakan bahwa pertemuan ini sangat penting untuk dilaksanakan guna memperkuat koordinasi antara UNNES dan Ombudsman. Ombudsman RI merupakan benteng terdepan untuk memerangi maladministrasi layanan publik. Rektor menyatakan UNNES selalu siap untuk memberikan layanan prima kepada para pemangku kepentingan. Edukasi tentang layanan dan pengelolaan pengaduan perlu dilakukan secara konsisten bagi warga UNNES maupun masyarakat luas pada umumnya.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 378 kali

Dharma Wanita Persatuan UNNES Berikan Bantuan Dana Belajar

Jumat, 19 Oktober 2018 | 23:17 WIB


Dharma Wanita Persatuan UNNES Berikan Bantuan Dana Belajar

Ketua Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Barokah Isdaryanti SPd MPd menyerahkan bantuan dana belajar kepada 91 anak tenaga kependidikan UNNES, Jumat (18/10).

Pemberian bantuan secara simbolis oleh Ketua Dhawa Wanita Persatuan UNNES Barokah Isdaryanti SPd MPd kepada orang tua anak masing-masing fakultas.

Barokah Isdaryanti SPd MPd menyampaikan, penyerahan bantuan dana belajar kepada putra putri anak tenaga kependidikan pegawai negeri sipil (PNS) maksimal golongan II/a, tenaga kontrak, dan pramubakti itu sudah menjadi agenda rutin tahunan.

Selain itu juga disampaikan, Pemberian ini jangan dilihat nilainya, tapi ini komitmen Dharma Wanita Persatuan tentang pendidikan kepada anak warga UNNES.

Barokah Isdaryanti menambahkan, pendidikan bagi anak merupakan kewajiban yang harus dilalui untuk bekal pengetahuan kelak nanti setelah dewasa.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 224 kali

SMA Insan Cendekia Al Kausar Sukabumi Kunjungi UNNES

Jumat, 19 Oktober 2018 | 13:53 WIB


SMA Insan Cendekia Al Kausar Sukabumi Kunjungi UNNES

Sebanyak 53 siswa dan guru pendamping SMA Insan Cendekia Al Kausar Sukabumi mengunjungi Universitas Negeri Seamrang (UNNES) terkait Goes to Campus.

Rombongan diterima oleh Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama Drs Heri Kismaryono MM,  Jumat (19/10/2018) di rektorat kampus Unnes Sekaran Gungungpati.

Heri Kismaryono MM menyampaikan selamat datang di UNNES kampus berwawasan konservasi dan bereputasi internasional yang penuh dengan prestasi.

“Budaya prestasi di UNNES memang terus digalakkan baik itu dibidang akademik maupun nonakademik,” kata Heri Kismaryono.

Nara Sumber Setyo Yuono menyampaikan, prestasi UNNES memang terus mengalir salah satunya yang baru diraih yakni mahasiswa UNNES meraih juara pertama Berpidato di Jepang, pasti dengan berbahasa jepang dong! katanya dengan bangga.

Setyo menjelaskan, di UNNES banyak menyedian beasiswa untuk mahasiswa diantaranya Bidik misi, PPA, Super Semar, dan beasiswa dari Bank.

Ada 3 Jalur masuk menjadi mahasiswa UNNES yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri.

Untuk itu persiapkan belajar dari sekarang supaya bisa masuk di perguruan tinggi negeri, pungkas Setyo.


Penulis: Sihono Dibaca : 186 kali

Membangun Generasi Milenial yang Kreatif Tanpa Zat Adiktif Ala UKM Gerhana UNNES

Jumat, 19 Oktober 2018 | 13:23 WIB


Membangun Generasi Milenial yang Kreatif Tanpa Zat Adiktif Ala UKM Gerhana UNNES

Unit Kegiatan Mahasiswa Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba atau yang sering disingkat UKM Gerhana, kembali menyelenggarakan Penerimaan Anggota Baru (PAB) sejak Sabtu hingga Minggu (13-14/10) bertempat di Lapangan Tembak Universitas Diponegoro.

Penerimaan Anggota Baru (PAB) kali ini bertujuan untuk melantik dan mengukuhkan anggota baru UKM Gerhana UNNES tahun 2018 yang pada tahun ini telah memasuki angkatan ke XIII.

Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan pada pagi hari bertempat di lapangan samping PKM Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang diikuti oleh seluruh peserta PAB dan fungsionaris UKM Gerhana tahun 2017.

 

Milenial yang Kreatif Tanpa Zat Adiktif

Pada penerimaan keanggotaan tersebut, UKM yang bergerak di bidang pengabdian kepada masyarakat ini, mengusung tema “Membangun Generasi Milenial Yang Kreatif Tanpa Zat Adiktif”.

Sejak berdiri pada 14 Maret 2007, UKM Gerhana UNNES telah berkomitmen untuk melakukan pencegahan terhadap segala bentuk penyalahgunaan zat adiktif.
Melalui lima divisi yang di miliki, UKM Gerhana bertujuan untuk melahirkan generasi milenial yang siap berkontribusi membangun bangsa dan menjadikan indonesia sehat tanpa narkoba.

Secara komprehensif, peserta PAB akan belajar mengenai hal-hal berkaitan dengan narkoba dan upaya pencegahannya. Mereka juga akan belajar tentang struktur keorganisasian dan program kerja yang dimliki oleh setiap divisi.

Rangkaian proses pembelajaran tersebut, diharapkan mampu menjadi modal awal bagi para calon anggota untuk lebih mengetahui dan peduli tentang penyalahgunaan dan bahaya narkoba.

Selain itu, dengan bekal tersebut, mereka diharapkan siap untuk mengabdi menjadi anggota UKM Gerhana yang memilki pemahaman dan gambaran mengenai program kerja di setiap divisi. Sehingga hal tersebut dapat menjadi acuan pengembangan keorganisasian UKM kedepan.

Kegiatan ditutup dengan upacara pelantikan, pengukuhan, dan ikrar janji anggota untuk berkomitmen dan bertanggung jawab menjadi bagian dari UKM Gerhana UNNES.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 533 kali

Prodi Pendidikan Bahasa Arab UNNES Gelar Dhikro

Jumat, 19 Oktober 2018 | 13:10 WIB


Prodi Pendidikan Bahasa Arab UNNES Gelar Dhikro

Program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab Jurusan Bahasa Asing Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah menyelenggarakan pergelaran Bahasa Arab (Dhikro) dalam rangka memperingati Ulang Tahun ke-13 dengan tema ” Harmonisasi Budaya Arab-Indonesia Melalui Pendidikan dan Seni.

Nisa Bella Nurussalam Ketua panitia melaporkan, pergelaran Dhikro ini berlangsung selama tiga hari mulai Kamis sampai Sabtu (11-13/10/2018) di FBS kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Pergelaran ini dilakukan setiap tahun dengan berbagai acara antara lain perlombaan Pop Arab dan Kaligrafi untuk mahasiswa UNNES, PBA Expo, dan perlombaan tingkat SMA/MA sederajat se-Jawa Tengah.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Asing FBS Dra Rina Supriatnaningsih MPd saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa memasuki tehun ke-13 ini Pendidikan Bahasa Arab UNNES telah merorehkan berbagai prestasi.

Melalui kegiatan Dzikro ini diharapkan capaian-capaian prestasi Pendidikan Bahasa Arab bisa lebih meningkat lagi.


Penulis: Sihono Dibaca : 223 kali

Dua Dosen UNNES Short Course Biology Moleculer di Jepang

Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:28 WIB


Dua Dosen UNNES Short Course Biology Moleculer di Jepang

Dua dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meraih hibah Short Course Luar Negeri yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK dan Pendidikan Tinggi, Kemenristekdikti.

Mereka yakni Fidia Fibriana SSi MSc dari Jurusan Pendidikan IPA dan Talitha Widiatningrum SSi MSi PhD dari Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Mereka berdua berkesempatan mengikuti program tersebut selama 2 bulan di Kanazawa University dan Kagawa University, Jepang berangkat Sabtu 20 Oktober mendatang.

Kamis (18/10) mereka berdua berpamitan dengan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum di rektorat kampus UNNES Sekaran.

Prof Fathur menyampaikan pesan kepada kedua dosen tersebut untuk bisa menjadi duta UNNES dalam rangka pengembangan jejaring kerja sama internasional dan juga meningkatkan kemampuan di bidang akademik maupun nonakademik.


Penulis: Sihono Dibaca : 332 kali

Lomba di Tokyo, Mahasiswa Unnes Juara Pidato Bahasa Jepang Tingkat ASEAN

Jumat, 19 Oktober 2018 | 6:29 WIB


Lomba di Tokyo, Mahasiswa Unnes Juara Pidato Bahasa Jepang Tingkat ASEAN

Mahasiswa Program Studi Bahasa Jepang Universitas Negeri Semarang (UNNES) Seli Inayanti berhasil menjadi peserta terbaik dalam lomba pidato tingkat ASEAN yang diselenggarakan di Tokyo, Kamis (18/10).

Dalam lomba yang disponsori oleh Japan Foundation, Keduataan Besar, dan Japan Airlines ini Seli tampil dengan sangat baik.

Alhamdulillah Seli berhasil mengharumkan nama Indonesia dan UNNES di tingkat internasional. Semoga menjadi pendorong semangat bagi pembelajar bahasa Jepang lainnya untuk meraih prestasi,” kata dosen Prodi Bahasa Jepang Heni Hernawati.

Event itu dianggap memiliki prestise karena para peserta telah melalui seleksi daerah dan nasional. Para peserta yang telah lolo seleksi di negara masing-masing kemudian diundang ke Tokyo. Lomba disaksikan oleh duta besar masing-masing negara peserta.

 

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 857 kali

FT Kembali Menggelar EIC ke-7

Kamis, 18 Oktober 2018 | 13:49 WIB


FT Kembali Menggelar EIC ke-7

Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Engineering  International Conference di Oak Tree Emerald Hotel Semarang, Kamis (18/10). Diikuti 160 peserta se-Indonesia, kegiatan ini mengangkat tema Education, Concept, an Application of Green Technology. 

Ketua EIC 2018 Dr Dewi Silvia Fardhyanti MT mengatakan, ini merupakan konferensi tahunan yang diselenggarakan Fakultas Teknik. Sebagai konferensi tahunan di bidang pendidikan teknik dan teknik, EIC menyediakan forum yang sangat kompetitif untuk menginformasikan dan melaporkan perkembangan terbaru dari pendidikan, konsep, dan penerapan teknologi hijau.

Ia menambahkan, dalam seminar EIC ke-7 ini menghadirkan empat pembicara yakni Prof Dr Kongkiti Phusavat  dari Kasetart University Thailand, Prof Aaron Raymond See PhD dari Southern Taiwan University, Dr Anwaruddin Hisyam dari Pahang University Malaysia, dan Dr Ratna Dewi Kusumaningtyas dari UNNES.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof YL Sukestiyarno PhD mengapresiasi kepada Fakultas Teknik yang telah menyelenggarakan EIC yang ke tujuh kalinya.

Konferensi Teknik Internasional ke 7 juga bersinergi dengan visi dan misi Universitas Negeri Semarang sebagai universitas konservasi dan bereputasi internasional dan dapat menjadi wadah kerja sama ilmiah bagi para pemangku kepentingan baik di pemerintah maupun industri, dosen di tingkat universitas atau sekolah menengah , dan peneliti untuk berbagi pengetahuan yang terkait dengan bidang teknik.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 231 kali

UNNES MOU dengan University of Technology Krungthep, Thailand

Kamis, 18 Oktober 2018 | 12:41 WIB


UNNES MOU dengan University of Technology Krungthep, Thailand

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan University of Technology Krungthep (UTK) Thailand, Selasa (16/10/2018).

Penandatanganan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Direktur Pascasarjana UNNES Prof Dr Totok Sumaryanto MPd dan Presiden UTK Mr Dr Sukit Nitinai.

Kemudian, dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) antara Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES dengan International College of Rajamangala University of Technology Krungthep (ICUTK).
Menurut Prof Totok Sumaryanto, isi MOU meliputi joint research activities and academic programs, exchange of faculty members for the development of both parties, exchange of undergraduate and postgraduate students for short courses program and share learning program, joint collaboration in organizing symposium or conferences and joint collaboration in publication, other international cooperative and exchange programs, dan joint collaboration in visiting professor.

Prof Totok juga menyampaikan, MOU ini akan bermanfaat bagi kedua belah pihak seperti dalam butir-butir MOU yang saling menguntungkan.

Ketua Jurusan Sendratasik Dr Udi Utomo MSi FBS menyampaikan, isi MOA yang disepakati untuk kegiatan kerjasama diantaranya Shared Learning, Visiting Proffessor, dan Guest Lecture, diharapkan MoA ini segera dilaksanakan mulai tahun depan.


Penulis: Sihono Dibaca : 208 kali

Tiga orang Anggota Mahapala UNNES Lulus Sertifikasi Selam A1

Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:30 WIB


Tiga orang Anggota Mahapala UNNES Lulus Sertifikasi Selam A1

Tiga orang anggota mahasiswa pencinta alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (UNNES) lulus sertifikasi selam jenjang A1 dari Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Tengah.

Mereka yakni Hardiyanto (FMIPA), Mohammad Sekar (FIK), dan Muftian Adi Pratomo (FT).

Instruktur POSSI Jawa Tengah Budi Haryono menyampaikan, setelah lulus sertifikasi selam jenjang A1 ini mereka diperbolehkan menyelam dengan kondisi perairan baik, jernih, dan kedalaman maksimal 18 meter serta diawasi oleh instruktur selam yang berpengalaman.

“Untuk memperoleh sertifikat selam A1 harus melalui pelatihan selama 6 hari yaitu Pengetahuan Akademis Penyelaman (PAP), Latihan Keterampilan Kolam (LKK) dan Latihan Perairan Terbuka (LPT) yang masing-masing terdiri dari 2 hari,” kata Budi Haryono

Hardiyanto selaku koordinator kegiatan menyampaikan, kegiatan dilaksanakan selama enam hari (8-13/10) di Kolam Renang Jati diri dan FIK, dan untuk penyelaman di pulau Karimunjawa.


Penulis: Sihono Dibaca : 302 kali

Prof Jamal Wiwoho: UNNES Harus Masuk Jajaran Klaster Satu dan PTN-BH

Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:10 WIB


Prof Jamal Wiwoho: UNNES Harus Masuk Jajaran Klaster Satu dan PTN-BH

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Evaluasi Kinerja Program Studi dan Diskusi Terfokus di Gedung H, Kampus Sekaran, Rabu (17/10). Kegiatan ini mengangkat tema “Strategi Pengembangan Kapasitas UNNES sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang Sehat dan Bereputasi”.

Inspektur Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Prof Dr H Jamal Wiwoho SH MHum menjadi narasumber dalam diskusi yang diikuti oleh Dekan, Ketua Jurusan, dan Ketua Prodi di UNNES.

Prof Jamal mengatakan, Perguruan tinggi perlu melakukan penataan institusional, di samping dalam rangka peningkatan mutu penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, juga dalam rangka tertib administrasi, tatakelola (governance), manajemen dan leadership. “Untuk mendukung upaya penataan tersebut, perguruan tinggi perlu membangun basis data, sistem informasi/sistem pendukung keputusan yang memadai,” kata Prof Jamal.

Prof Jamal menambahkan, sistem basis data yang dibangun paling tidak memenuhi sistem pendataan untuk menjalankan standar nasional pendidikan tinggi. “Integritas akademik harus menjadi platform penataan institusional”, imbuhnya. beliau menambahkan bahwa tidak lama lagi, dengan komitmen semua warga, UNNES akan masuk ke jajaran klaster 1 dan PTN-BH.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyampaikan, UNNES terus mendorong kepada semua civitas akademika untuk mewujudkan visi dan misi UNNES, selain itu juga harus menjaga nama baik UNNES dan tidak menyebarkan berita hoaks.

 

 

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 427 kali

Manfaatkan Gadget sebagai Sarana Kreasi, INews TV Gelar Kuliah Umum

Selasa, 16 Oktober 2018 | 22:07 WIB


Manfaatkan Gadget sebagai Sarana Kreasi, INews TV Gelar Kuliah Umum

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi tuan rumah dalam Kuliah Umum bersama INews TV dari MNC Group di Gedung Auditorium Prof.Wuryanto, Selasa (16/10).

Kegiatan yang bertema “Literasi Zaman Now untuk Generasi Milenial” itu menghadirkan tiga pembicara utama. Mereka yaitu Yudi Sumarwan selaku Branch Manager MNC Bank, Firman Affandi Branch selaku Operation & Service Manager MNC Bank, dan Fanny Rifqi El Fuad selaku Kepala Kantor BEI Semarang. Acara ini diikuti berbagai mahasiswa UNNES dan mayoritas peserta berasal dari Fakultas Ekonomi.

Para narasumber menitikberatkan pada gadget (gawai) dan kemajuan teknologi dalam kunjungan ini. Sebagai generasi muda yang tumbuh di era digital harus pintar dan jeli memanfaatkan peluang yang ada. Banyak hal-hal baik yang bisa didapatkan menggunakan gadget jika kita mulai berkarya dan berkreasi secara positif. Banyak kisah sukses dari orang-orang yang mampu menggunakan  peluang dari gadget.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 276 kali

Pembelajaran dengan Bahasa Kedua Bebani Kognitif Siswa

Selasa, 16 Oktober 2018 | 19:09 WIB


Pembelajaran dengan Bahasa Kedua Bebani Kognitif Siswa

Penggunaan bahasa kedua dalam pembelajaran anak-anak usia awal dinilai tidak tepat. Penggunaan bahasa kedua membuat anak terbebani secara kognitif. Akibatnya, pembelajaran tidak berjalan optimal.

Peneliti bahasa dari University of Leeds, Hywel Coleman, mengungkapkan bahwa ketika diajari menggunakan bahasa kedua anak-anak harus berpikir beberapa kali. Kondisi inilah yang membuat anak-anak terbebani dan hasil belajar tidak optimal.

Berdasarkan penelitian di Afganistan, Coleman menuturkan, ada selisih cukup besar antara hasil pembelajaran yang dilakukan dengan bahasa pertama dengan bahasa kedua.

Jika pembelajaran disampaikan dengan bahasa kedua, penguasaan materi hanya 52 persen. Jika dilakukan dengan bahasa pertama, hasilnya mencapai 87 persen.

“Oleh karena itu, saya berharap Bapak dan Ibu tidak terburu-buru memaksakan penggunaan bahasa kedua. Matangkan dulu bahasa pertama,” katanya dalam Konferensi Bahasa dan Sastra Indonesia III yang diselenggarakan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa (16/10).

Lebih lanjut, Coleman menyampaikan, ada peralihan yang tidak lancar dalam penggunaan bahasa pertama di rumah ke bahasa kedua di sekolah.

Anak-anak yang di rumah belajar dengan bahasa pertama tiba-tiba harus belajar dengan bahasa kedua. Akibatnya, pada awal masa sekolah siswa mengalami beban kognitif yang terlalu berat.

Ia mencontohkan, kegagapan itu dialami oleh anak-anak yang diajari mengeja nama-nama binatang dalam bahasa Indonesia.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial tampak anak yang diajari ibunya mengeja nama-nama binatang. Ketika ibunya menuntun anak mengeja “Ka E Er A”, anak tersebut melafalkannya menjadi “kethek”. Ketika ibu membimbing mengeja “A Ye A Em”, anak justru menyebut “Pithik”.

“Kita boleh tertawa melihat video itu. Tapi sesungguhnya ada persoalan karena kita sedang memaksakan penggunaan bahasa kedua kepada anak-anak yang belum siap,” katanya.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 224 kali

Dekan FMIPA Ikuti Workshop PPG di Singapura

Selasa, 16 Oktober 2018 | 15:44 WIB


Dekan FMIPA Ikuti Workshop PPG di Singapura

Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt mengikuti workshop imersi Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diinisiasi oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), Senin- Jumat (15-19/10).

Kegiatan yang bertempat di The Head Foundation Singapura ini menghadirkan dua pembicara pada hari pertama. Prof S Gopinathan selaku The Academic Advisor of The Head Foundation menyampaikan materi “Building a High Performing Education System in Singapore: The Contribution of Teacher Education and Teachers”. Sementara Prof Muchlas Samani sebagai narasumber kedua menjelaskan materi “Indonesia’s Education System”.

Pada sesi presentation by participants, Prof Zaenuri menyampaikan materi pelaksanaan PPG di UNNES. Jenis-jenis PPG yang dilakukan mencakup PPG Prajabatan, PPG Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan Terluar Tertinggal (SM3T), PPG Dalam Jabatan Daring 1 dan 2, serta Gurdasus/PGDK dengan total 1.859 peserta.

Diakhir pemaparan dikemukakan dua problem penyelenggarakan PPG. Pertama beberapa peserta kurang lancar menggunakan teknologi, khususnya PPG daring serta PPG dari PAUD dan SD, sehingga berdampak pada hasil ujian pengetahuan online. Kedua beberapa peserta PPG memiliki kemampuan akademik dibawah standar akibat sistem kuota.

Workshop yang bertema “Professional Learning Programme: Enhancing Indonesian Teacher Education” ini, difasilitasi oleh The World Bank dan didukung Australian Government Department of Foreign Affairs and Trade serta National Institute of Education, an Institute of Nanyang Technological University Singapura. 

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 331 kali

UNNES-UNDIP Selenggarakan Seminar Kolaborasi

Selasa, 16 Oktober 2018 | 14:01 WIB


UNNES-UNDIP Selenggarakan Seminar Kolaborasi

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama dengan Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan Seminar Nasional Kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat (SNK-PPM UNNES UNDIP) dengan mengangkat tema Akselerasi Pembangunan Manusia melalui Sinkronisasi Program Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi di Hotel Grasia, Selasa (16/10).

Kegiatan ini menghadirkan 3 pembicara yakni Prof Tri Winarni A MSc dari UNDIP, Dr Suparni Setyowati R MSi dari Politeknik Negeri Semarang, dan Tri Yuni Atmojo ST MSi dari BAPPEDA Jawa Tengah.

Prof Tri Winarni mengatakan, Standar kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dapat dikaitkan dengan luaran adalah standar hasil dengan kriteria minimal hasil berupa penyelesaian masalah di masyarakat, pemanfaatan TTG bahan ajar, dan bahan pengembangan iptek. “Pengabdian dapat menghasilkan luaran yang begitu banyak, seperti publikasi dan buku, iptek, produk dan unit usaha, HKI produk, mitra, revenue generating,” katanya.

Sedangkan Dr Suparni mengatakan, Gerakan Pemberdayaan Masyarakat yaitu sekumpulan tindakan yang dikembangkan oleh suatu masyarakat agar warga masyarakat dapat mengatasi masalah sosialnya atau semua bentuk investasi sosial yang tujuan utamanya meningkatkan kesejahteraan perorangan dan masyarakat secara keseluruhan. “Peningkatan daya saing daerah dapat dicapai dengan mengelola sumber daya lokal yang ada dan memiliki daya saing sekaligus dapat memberdayakan masyarakat sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Tri Yuni Atmojo mengatakan kegiatan penelitian dan pengabdian dapat mengurangi kemiskinan dan pengangguran dengan memperkuat basis ekonomi rakyat dan membuka ruang usaha baru. “Selain itu juga dapat menjadikan rakyat Jawa tengah lebih sehat, lebih pintar, lebih berbudaya dan mencintai lingkungan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof YL Sukestiyarno PhD mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan seminar ini. Ia berharap, hasil riset tidak hanya dipresentasikan saja, tapi dapat mengalir dan sampai kepada masyarakat.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 319 kali

Peter Carey: Lupakan Sastra, Kita Terputus dengan Leluhur

Selasa, 16 Oktober 2018 | 13:42 WIB


Peter Carey: Lupakan Sastra, Kita Terputus dengan Leluhur

Bangsa Indonesia terancam terputus dengan leluhurnya jika melupakan sastra, terutam sastra lisan. Dalam sastra lisan terdapat berbagai nilai dan pengetahuan tentang lingkungan. Jika sastra terlupakan, pengetahuan dan nilai juga akan terlupakan.

Sejarawan Trinity Collage Oxford University Peter Carey mengatakan itu ketika menjadi pembicara dan Konferensi Bahasa dan Sastra (KBS) III di Hotel Santika Premiere, Selasa (16/10).

Menurut penulis biografi Pangeran Diponegoro ini, orang Indonesia memiliki sistem pengetahuan lokal yang dikemas melalui cerita.

Pengetahuan itu, antara lain, mencakup gejala alam dan bencana. Ia mencontohkan, salah satu karya tersebut adalah La Galigo.

“Jika kita mewarisi cerita-cerita itu, kita mungkin akan lebih arif menyikapi bencana,” katanya.

Ia menambahkan, parahnya dampak bencana alam di Indonesia juga disebabkan pengetahuan yang minim tentang kondisi lingkungan. Padahal, pengetahuan tentang lingkungan sudah dimiliki oleh leluhur bangsa Indonesia.

Carey menyayangkan rendahnya perhatian terhadap cerita dan naskah-naskah lama yang dimiliki Indonesia.

Sikap itu harus diubah karena beberapa lama lagi Indonesia akan menerima pengembalian ribuan naskah dari Inggris dan Belanda. Naskah-nakah kuna itu patut diperlakukan sebagai pusaka pengetahuan yang berharga.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 180 kali

Ikuti Konferensi, 157 Peneliti Bahasa dan Sastra Paparkan Temuan dan Gagasan

Selasa, 16 Oktober 2018 | 8:59 WIB


Ikuti Konferensi, 157 Peneliti Bahasa dan Sastra Paparkan Temuan dan Gagasan

Sebanyak 157 peneliti bahasa dan sastra dari berbagai lembaga di Indonesia mengikuti Konferensi Bahasa dan Sastra III di Hotel Santika Premiere Semarang, Selasa (16/10). Selama konferensi mereka akan mempresentasikan gagasan dan temuan masing-masing.

Sebelum diskusi panel, konferensi dibuka dengan presentasi dari tiga pembicara utama yaitu Peter Carey (Trinity College Oxford University), Hywel Coleman (University of Leeds), dan Prof Djoko Saryono (Universitas Negeri Malang).

Ketua Panitia KBS III Suseno SPd MA mengungkapkan, konferensi ini dirancang untuk mempertemukan ahli, peneliti, dan praktisi bidang bahasa, sastra, dan pendidikan bahasa dan sastra untuk bertukar gagasan.

Melalui pertemuan ilmiah ini ia berharap gagasan dan temuan terbaru dapat dipublikasikan kepada masyarakat.

“Pada era disrupsi seperti saat ini, ilmu pengetahuan bidang bahasa dan sastra mengalami perkembangan yang sangat pesat. Para peneliti akan mempresentasikan temuan-temuan terbaru mereka,” lanjutnya.

Konferensi Bahasa dan Sastra merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang.

Pada tahun ketiga ini, KBS diselenggarakan dengan tema “Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya pada Era Disrupsi”. Tema ini dipilih untuk merespon perubahan disruptif di berbagai bidang, termasuk dalam bidang bahasa, sastra, dan pembelajaran.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 161 kali

Kursus Bahasa Indonesia Kian Diminati di Arab Saudi

Selasa, 16 Oktober 2018 | 8:25 WIB


Kursus Bahasa Indonesia Kian Diminati di Arab Saudi

Jeddah—Program kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang diselenggarakan oleh Konsulat Jederal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah kian diminati warga Saudi dan ekspatriat yang tinggal di Jeddah dan kota-kota sekitarnya.

Terbukti jumlah pendaftar yang berminat menginguti program BIPA dari tahun ke tahun kian meningkat. Program ini sebelumnya diadakan sekali dalam setahun. Peserta beralasan belajar bahasa Indonesia karena bekerja pada muassasah yang melayani jemaah haji dan umrah. Sebagian mengaku perlu menguasai bahasa Indonesia karena melayani peziarah asal Indonesia di konter-konter imigrasi dan keamanan di bandara. Sebagian lagi mengaku mereka bekerja di sejumlah perusahan importir dan perusahaan yang memasarkan produk Indonesia di Arab Saudi.

“Biasanya BIPA hanya diselenggarakan sekali dalam setahun selama tiga bulan. Tapi tahun ini kami tambah menjadi dua kali karena banyaknya permintaan masyarakat di sini yang ingin belajar bahasa Indonesia,” ujar Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin.

Untuk menjawab animo masyarakat, imbuh Konjen, KJRI Jeddah kembali mengadakan Program Kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) gelombang II  untuk 2018 yang dibuka secara resmi oleh Konjen RI Senin (15/10).

Pembukaan Program Kursus BIPA gelombang II yang diikuti sebanyak 62 peserta berlangsung Senin malam (15/10) waktu setempat di Lobi Utama KJRI Jeddah. Peserta terdiri dari 50 orang warga Saudi, 8 warga negara (WN) Yaman, 1 WN Yordania, 1 WN Amerika Serikat, dan dua peserta masing-masing berwarga negara Mauritania dan Pakistan.

Menurut panitia, dalam tempo dua pekan, sebanyak 107 orang mengajukan berkas pendaftaran meliputi formulir yang telah diisi, fotokopi paspor, kartu identitas, pas foto, keterangan tertulis seputar tujuan belajar bahasa Indonesia dan surat izin dari sponsor bagi warga non-Saudi.

Pengajar BIPA gelombang II ini adalah Hasan Busri MSI dari Prodi PENDIDIKAN BAHASA ARAB Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai hasil upaya kerja sama yang dirintis KJRI Jeddah dengan perguruan tinggi di Ibu Kota Jawa Tengah tersebut.

Di hadapan peserta yang hadir pada saat pembukaan, Konjen menyampaikan, program kursus BIPA merupakan wujud dukung Pemerintah Indonesia terhadap visi 2030 Pemerintah Arab Saudi, yang salah satunya adalah pengembangan sektor pariwisata sebagai bagian dari kebijakan diversifikasi ekonomi.

Hal ini juga sejalan dengan penetapan Madinah sebagai “Ibu Kota Wisata Islam 2017″ dalam pertemuan menteri parisiwata negara-negara OKI  pada 2015 silam di Niamey, Ibu Kota Nigeria.

Konjen menambahkan, jumlah jemaah haji dan umrah Indonesia mencapai lebih dari 1,2 juta orang dengan konsentrasi pergerakan mereka di tiga kota: Jeddah, Mekkah dan Madinah.

“Apalagi Pemerintah Saudi mencanangkan destinasi wisata baru di kota-kota lain yang terbuka untuk pengunjung umum, tentu ini akan membawa dampak ekonomi,” pungkas Konjen.

Program kursus BIPA gelombang II diagendakan akan berlangsung hingga bulan Desember.


Penulis: Sihono Dibaca : 237 kali

UNNES dan UPSI Adakan Konferensi ICEES 2018 di Malaysia

Senin, 15 Oktober 2018 | 16:34 WIB


UNNES dan UPSI Adakan Konferensi ICEES 2018 di Malaysia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) bekerja sama untuk mengadakan International Conference on Emerging Engineering and Environmental Sciences (ICEES2018) di Selangor Malaysia. Konferensi internasional ini diikuti oleh para  peserta dari Indonesia dan Malaysia. Kerja sama antara dua universitas ini merupakan hasil kemitraan yang telah lama dijalin. Tahun lalu UNNES dan UPSI juga mengadakan konferensi serupa dengan judul International Conference on Engineering Technology, Vocational Education and Social Science (ICETVESS). Luaran dari konferensi ini akan menghasilkan artikel pada jurnal yang terindeks Scopus.

Drs. Heri Yanto MBA., PhD., Dekan Fakultas Ekonomi UNNES, menyampaikan sambutan mewakili Rektor UNNES pada kegiatan tersebut. Heri Yanto menyatakan bahwa UNNES bangga dapat bersanding dengan UPSI dalam pengadaan konferensi ini. Kegiatan ini membuktikan bahwa kerja sama universitas dapat direalisasikan untuk mencapai keuntungan akademis bagi kedua universitas.

Dr. Niken Subekti, koordinator delegasi UNNES menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan penting dari nawa target internasionalisasi UNNES. Dari segi kegiatan maupun outputnya, konferensi ini sudah memenuhi syarat sebagai kegiatan yang mendukung visi internasionalisasi UNNES. Niken sedang memperjuangkan konferensi internasional ini untuk diadakan di UNNES  tahun depan.

Melalui sambungan telpon, Rektor UNNES, Prof. Fathur Rokhman, M.Hum, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada panitia konferensi baik yang berasal dari UPSI maupun UNNES. Rektor berharap kegiatan sejenis dapat menjadi teladan bagi unit-unit di UNNES untuk merealisasikan MoU, MoA maupun MoM yang telah ditandatangani dengan universitas mitra. Konferensi internasional adalah target minimal dari kerja sama luar negeri. Target lainnya dapat berupa program credit transfer, kolaborasi riset dan staff/faculty exchange.

 


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 236 kali

Enam Mahasiswa Ikuti Peksiminas

Senin, 15 Oktober 2018 | 14:23 WIB


Enam Mahasiswa Ikuti Peksiminas

Enam mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berpamitan dengan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum untuk mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) ke XIV di Yogyakarta.

Keenam mahasiswa tersebut ialah Nanda Aziz Rahmawan (Tangkai Penulisan Puisi), Umi Rahayu (Tangkai Penulisan Cerpen, Angga Aditya (Tangkai Lukis), Ma’mur Prayogi (Tangkai Komik Strip), Diana Elvira Octaviani (Tangkai Dangdut), dan Nur Asriyani (Make Over).

Peksiminas akan berlangsung pada hari Senin-Minggu, 15-21 Oktober di Institut Seni Indonesia (ISI), Universitas Gajahmada (UGM), Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Sanata Darma, Universitas Kristen Duta Wacana.

Rektor mengatakan, ini merupakan prestasi bagi kalian karena mewakili Universitas di lomba bergengsi antar Universitas. Saya berharap kalian memberikan yang terbaik bagi UNNES dan selalu menjaga nama baik almamater.

 

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 192 kali

Jurusan Ilkom Selenggarakan Seminar Nasional tentang Computer Vision

Senin, 15 Oktober 2018 | 7:01 WIB


Jurusan Ilkom Selenggarakan Seminar Nasional tentang Computer Vision

Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Ilmu Komputer (SNIK) tahun 2018 pada hari Sabtu, 13 Oktober 2018 dengan tema “The Future of Computer Vision”. Kegiatan seminar terlaksana di Hotel Horison NJ, Semarang, dengan peserta sebanyak 151 orang yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Sesuai dengan tema yang diusung, SNIK 2018 mendatangkan dua narasumber handal di bidangnya. Narasumber pertama adalah Dr. Sunu Wibirama dari Universitas Gadjah Mada, yang merupakan pakar eye-gaze tracking, peneliti muda yang baru saja (tahun 2017) meraih penghargaan sebagai runner up of Indonesian Young Researcher in Information Technology. Sinergi dengan pembicara pertama, narasumber kedua adalah dr. Rizki Edmi Edison, Ph.D dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA). Beliau dr. Edmi adalah Kepala Pusat Neuroscience di UHAMKA. Kedua narasumber berkolaborasi dalam menyampaikan berbagai riset yang telah dan sedang mereka kerjakan berkaitan dengan computer vision dari sudut pandang ilmu komputer, dan juga dari sudut pandang ilmu kedokteran (syaraf, otak manusia).

Kegiatan SNIK 2018 dibuka oleh Prof. Dr. Sudarmin, M.Si, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA UNNES. Dalam sambutannya, Prof. Sudarmin menyampaikan apresiasi yang baik atas jerih payah jurusan Ilkom dalam menyelenggarakan SNIK 2018. Kolaborasi dua bidang keilmuan (Ilmu Komputer dan Kedokteran) sangatlah penting demi kemajuan bangsa. Beliau berharap seminar ini dapat tetap terselenggara rutin setiap tahunnya.


Penulis: Rochsid Tri HP Dibaca : 253 kali

Diksusi Nasionalisme, Jurusan PKn Selenggarakan Kuliah Umum Bersama Profesor dari Universitas Malaysia Sabah

Jumat, 12 Oktober 2018 | 12:00 WIB


Diksusi Nasionalisme, Jurusan PKn Selenggarakan Kuliah Umum Bersama Profesor dari Universitas Malaysia Sabah

Jurusan Politik dan Kewarganegaraan pada hari Kamis (11/10), menyelenggarakan kuliah umum bersama Prof A Rahman Tang Bin Abdullah PhD dari Universitas Malaysia Sabah. Kuliah umum dengan tema “Nasionalisme Indonesia dan Malaysia dalam Prespektif Sejarah” ini dimaksudkan untuk memberikan ilmu pengetahuan serta wawasan kepada mahasiswa jurusan Politik dan Kewarganegaraan untuk lebih mendalami rasa nasionalisme. Dalam hal ini terkhusus membahas nasionalisme di Indonesia dan Malaysia.

Kuliah umum yang diselenggarakan di Gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial ini dibuka oleh Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial Drs Ngabiyanto MSi. Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa prodi Ilmu Politik angkatan 2017 dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan angkatan 2016. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh pdosen jurusan Politik dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial. Berlangsungnya kuliah umum ini disertai pula dengan diskusi yang moderatori oleh dosen jurusan PKn Giri Harto Wiratomo SPd MHum.

Prof Rahman menyatakan, bahwa nasionalisme itu bersifat abstrak artinya terdapat banyak pendapat yang mendefinisikan arti nasionalisme itu sendiri. Salah satu rukun nasionalisme dalam suatu negara yakni haruslah memperhatikan kepentingan umum. Selain itu ia pun memaparkan bahwa nasionalisme berkaitan erat dengan nation good, oleh karenanya nasionalisme memegang peranan penting dalam kenegaraan.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 289 kali

UNNES Delegation Attending CRISU-CUPT Conference in Bangkok

Jumat, 12 Oktober 2018 | 11:45 WIB


UNNES Delegation Attending CRISU-CUPT Conference in Bangkok

Universitas Negeri Semarang (UNNES) sends its delegation to the 13th CRISU-CUPT International Conference held in Bangkok, 10-12 October 2018. The CRISU/CUPT international conference is an annual regularly event as a body of university presidents, deans, executives, and students from Thailand and Indonesia to share visions, knowledge’s and experiences influencing the higher education in both countries. The theme of the 13th CRISU-CUPT international conference is “Strategies for Disruptive Innovation of Indonesia and Thai Universities”. This event is combined with the KMITL Engineering Expo 2018 in BITEC – Bangna, Bangkok, Thailand.

Rector of UNNES, Prof. Fathur Rokhman states that he is very proud that our institution is invited to this international forum. Not all universities in Indonesia are invited to this event. The Rector also says that it is important to send our Deans to this event because they need to compare their achievements with other Deans in South East Asia. Fathur highlights that the competition at UNNES is no longer based in local level but it has expanded to Asian level. Deans and all lecturers should realize this by now.

Tandiyo Rahayu, Dean of Faculty of Sports Science, thinks that this conference is an issue of importance. She is able to expand her networks at this event especially with the interconnection of sports faculty members in Indonesia and Thailand. She states that disruption can only be achieved by collaboration.

The conference is attended by Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, former Indonesian Director General for Higher Education and Prof. Udom Kachintorn, Deputy Minister, Thailand Ministry of Education. The UNNES delegation will be back to Indonesia on the 13th of October to follow up the results of the meeting. The full agenda of this event can be downloaded here.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 555 kali

Lomba Esai Konservasi UNNES, Melejitkan Literasi Konservasi Bagi Mahasiswa

Jumat, 12 Oktober 2018 | 9:01 WIB


Lomba Esai Konservasi UNNES, Melejitkan Literasi Konservasi Bagi Mahasiswa

Gagasan-gagasan kritis para mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata untuk mencari jalan keluar bagi permasalahan bangsa terkait konservasi di berbagai bidang. Baik konservasi nilai, karakter, seni, budaya, dan sumber daya alam serta lingkungan.

Untuk itu UPT Pengembangan Konservasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Lomba Penulisan Esai Konservasi Bagi Mahasiswa Tingkat Nasional dengan tema  ”Akselerasi Literasi Kemanusiaan Melalui Implemnetasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pelestarian Lingkungan”.

Ketua UPT Pengembangan Konservasi UNNES Prof Dr Ir Amin Retnoningsih MSi menyampaikan hal itu disela-sela lomba, Jumat (12/10) di kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Amin menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Ketua Panitia lomba Dr Tommi Yuniawan MHum menyampaikan, lomba esai ini diselenggarakan setiap tahun sejak 2011. Pendaftaran dan pengiriman naskah dilakukan secara online di http//konservasi.unnes.ac.id  mulai 30 Agustus dan berakhir 30 September.

Sampai batas penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 553 orang pendaftar dari 23 perguruan tinggi negeri maupun swasta diantaranya berasal dari UGM, UNDIP,UPI, UNPAD, UNS, UNIBRAW, UNCEN, UNSIL, UNIKAL, IKIP PGRI PONTIANAK, UNSOED, UNY, UNJ, dan UNNES.

Proses penjurian dilakukan selama 15 hari dan pemenangnya akan diumumkan 31 Oktober. Pemenang peringkat 1, 2, dan 3 akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dan piagam penghargaan.

Selain itu, 20 naskah terbaik akan dipublikasikan dalam Buku Esai Pelangi Konservasi yang diterbitkan oleh UPT Pengembangan Konservasi UNNES.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 362 kali

Seminar Internasional FIS UNNES Soroti Permasalahan Desa

Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:20 WIB


Seminar Internasional FIS UNNES Soroti Permasalahan Desa

Sebagai upaya untuk ikut memberikan pemikiran maupun konsep terkait ketahanan dan pemberdayaan masyarakat desa  khusunya di kawasan Asia, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Seminar Internasional 2nd International Conference on Rural Studies In Asia (ICoRSiA) 2018,Rabu-Kamis (10-11/10).

Kegiatan yang bertema “Recognizing Resilience in Rural Asia” ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES Prof Dr Rustono MHum. Dia menuturkan walupun pembangunan telah dilakukan di desa, namun belum bisa menjawab permasalahan yang ada. Pada hakikatnya pembangunan adalah usaha untuk mengembangkan masyarakat di berbagai negara Asia.

Seminar yang diselenggarakan di Hotel Graha Santika Semarang ini mengundang berbagai praktisi dari dalam dan luar negeri. Mereka yaitu Jonathan Rigg dari National University Singapore, A Rahman Tony bin Abdullah dari University Malaysia Sabah, , Hans Antlov dari Knowledge Sektor Initiative RTI Internasional dan Dewi Liesnoor Setyowati dari UNNES.

Jonathan Riggs sebagai pembicara pertama menyoroti tentang ketahanan petani kecil di Asia yang masih rendah. Hans Antlov selaku pembicara kedua membahas tentang ketahanan dan pengetahuan pedesaan di Indonesia. Dirinya menyoroti aset lokal seperti pengetahuan, komoditi lokal dan SDM sebagai kunci untuk pembangunan desa. Sedangkan Dewi Liesnoor Setyowati membandingkan penanganan banjir di Thailand dan Indonesia.

Sejumlah 156 artikel peserta dari Indonesia, Filipina, Malaysia dan India yang mengikuti ICoRSiA 2018 terindeks Thomson Reuters. Hasil diskusi ini diharapkan menjadi rekomendasi untuk menentukan arah kebijakan pembangunan desa di Asia.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 378 kali

Gubernur Jawa Tengah Berharap Tim KKN UNNES Dapat Temukan Sumber Air Bersih

Kamis, 11 Oktober 2018 | 6:54 WIB


Gubernur Jawa Tengah Berharap Tim KKN UNNES Dapat Temukan Sumber Air Bersih

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Kecamatan Grabag, , Kabupaten Magelang mendapat tantangan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Saat berkunjung di Magelang Ganjar Pranowo menyampaikan, ketika di kampus mahasiswa mendapatkan ilmu secara teori maupun praktik, saat dilapangan atau di masyarakat para mahasiswa dituntut untuk menerapkan ilmu yang diperoleh agar dapat dimanfaatkan masyarakat.

Ia melanjutkan, di Desa Sugihmas saat ini sedang kekurangan air, kalian disini sebaiknya dapat menolong warga untuk dapat menemukan sumber air bersih.

Mendapat imbauan dari orang nomor satu di Jawa Tengah ini mahasiswa KKN UNNES di desa Sugihmas langsung berkoordinasi dengan Dekan Fakultas Teknik (FT) Nur Qudus untuk meminta bantuan peralatan geolistrik yang dapat mendeteksi air.

Dekan FT pun mendukung penuh, dan beliau menugaskan salah satu dosen untuk mendampingi mahasiswa KKN agar dapat menemukan sumber air bersih yang ada di sekitar desa Sugihmas.

Nur Qudus berharap, dengan peralatan dan sumberdaya yang ada di UNNES dapat menemukan sumber air bersih yang nantinya dapat mengatasi masalah kekeringan di Kecamatan Grabag.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 522 kali

Teliti Pemikiran Mantan Kepala BKKBN, Begini Temuan Mahasiswa Ilmu Politik UNNES

Rabu, 10 Oktober 2018 | 10:41 WIB


Teliti Pemikiran Mantan Kepala BKKBN, Begini Temuan Mahasiswa Ilmu Politik UNNES

Riski Ashari mahasiswa Ilmu Politik UNNES angkatan 2014 meneliti pemikiran tokoh Keluarga Berencana Nasional Prof Haryono Suyono PhD. Prof Haryono merupakan praktisi (Kepala BKKBN, 1983-1997), (Menteri Kependudukan, 1993), Menko Kesra dan Taksin (1998-1999) sekaligus akademisi yang sukses memimpin kebijakan di sektor Pembangunan Keluarga masa Orde Baru.

Dalam skripsi ini telah di sidangkan pada Senin (27/8) itu, Riski mengusung judul “Studi Pemikiran Tokoh Haryono Suyono: Strategi Pengelolaan Keluarga Berencana di Indonesia”, Riski merangkum profil Haryono Suyono dengan hermeneutik historis wilhem dilthey yang selanjutnya diungkap bahwa, pemikiran Haryono Suyono terbagi atas dua masa, yaitu periode 1980an-1990an awal dimana Keluarga Berencana memiliki pendekatan yang melibatkan masyarakat dan mengubah pardigma untuk bersama-sama masyarakat membangun KB secara partisipatif.

Kedua adalah periode 1990an-sekarang, pemikiran Haryono tentang Keluarga Berencana menekankan pada keluarga sejahtera yang implikasinya mampu mengurangi beban pemerintah untuk memberikan bantuan secara langsung dan membuat keluarga berdaya atas dirinya.

Pengubahan atau perluasan paradigma Keluarga Berencana dari aspek kuantitas menuju kualitas keluarga mulai diupayakan Prof Haryono. Secara formal paradigma ini termuat dalam UU No. 10 Tahun 1992 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera.

Salah satu yang disoroti dalam penelitian tersebut adalah tagline yang melekat pada BKKBN, yaitu “Dua Anak Cukup”, tagline tidak termuat dalam produk hukum atau secara formal tertulis pada aturan perundang-undangan atau lainnya.

Haryono Suyono menilai, hal tersebut sebagai semangat bagi pemerintah untuk menurunkan jumlah kelahiran, namun disisi lain, interpretasi yang berkembang di masyarkat secara tidak langsung maupun langsung telah menjadikan suatu nilai dan norma baru berkenaan dengan perencanaan keluarga, bahwa dua anak adalah jumlah ideal bagi keluarga.

“Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemikiran Haryono Suyono, dan juga secara umum tokoh Indonesia penting diteliti untuk menghargai perjuangan mereka karena kecenderungannya studi seperti ini ditujukan untuk tokoh islam atau barat. Program KB Indonesia merupakan yang terbaik dalam transisi demografi negara berkembang masa Orde Baru, untuk itu perlu mengulas sumbangsih dari salah satu tokoh utama dan sekaligus meneliti pandangan-pandangan beliau tentang agenda kebijakan masa depan KB,” ungkap mahasiswa yang berulang kali menjuarai lomba keilmiahan itu.

Dwi Hermawan (Student Staff)

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 411 kali

Kunjungi UNNES, Siswa SMAN 1 Petarukan Semakin Termotivasi

Selasa, 9 Oktober 2018 | 14:03 WIB


Kunjungi UNNES, Siswa SMAN 1 Petarukan Semakin Termotivasi

Sebanyak 94 siswa SMA Negeri 1 Petarukan mengunjungi kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama 13 guru untuk mengenali profil dan prestasi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional ini, Selasa (9/10/2018) di gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Wakil Kepala Sekolah Drs Supriyanto menyampaikan, kunjungan ini merupakan Studi Orientasi dan Informasi Perguruan Tinggi siswa kelas XII IPA dan IPS untuk mengenal profil dan prestasi UNNES secara langsung di kampus, sehingga siswa SMAN 1 Petarukan memperoleh wawasan secara langsung tentang UNNES.

Supriyanto berharap, dengan penjelasan yang rinci dari tim UNNES ini sehingga siswa SMAN 1 Petarukan bisa termotivasi untuk meningkatkan prestasinya untuk mempersiapkan diri melanjutkan studinya di UNNES nanti.

Tim UNNES terdiri atas Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama (BPK) Drs Heri Kismaryono MM, Kepala Bagian Akademik Drs Mulyadi MM, dan Kepala Bagian Kemahasiswaan Dra Sri Redjeki Prasetyowati menyampaikan tentang profil UNNES diantaranya jalur penerimaan mahasiswa baru, prestasi, dan beasiswa.


Penulis: Sihono Dibaca : 304 kali

Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNNES Divisitasi BAN PT

Selasa, 9 Oktober 2018 | 10:47 WIB


Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNNES Divisitasi BAN PT

Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Tim asesmen lapangan beranggotakan Drs Hery Purnobasuki MSi PhD dari Universitas Airlangga dan Dr Insih Wilujeng MPd dari Universitas Negeri Yogyakarta. Mereka diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum, Selasa (9/10/2018) di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Turut hadir Dekan FMIPA Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Sudarmin MSi, Kaprodi Pendidikan IPA Novi Ratna Dewi SSi MPd, dan dosen terkait di lingkungan FMIPA.

Prof Rustono menyampaikan, UNNES memang mempunyai budaya siapa saja yang akan asesmen lapangan akreditasi prodi diajak silaturahim kepada pimpinan UNNES. Tradisi baik seperti ini sudah dilakukan oleh para pimpinan terdahulu sampai sekarang.

Prof Rustono menambahkan sebelumnya Prodi Pendidikan IPA ini terakreditasi B, diharapkan pelaksanaan asesmen lapangan prodi Pendidikan IPA ini berjalan lancar dan hasil akhir akreditasinya meningkat dari B menjadi ‘Unggul’.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 309 kali

UNNES Kirim Dosen Mengajar di Jeddah dan Madinah

Senin, 8 Oktober 2018 | 8:58 WIB


UNNES Kirim Dosen Mengajar di Jeddah dan Madinah

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono melepas dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Hasan Busri SPDI MSI mengajar di Jeddah, Senin (8/10/2018) di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Rustono menyampaikan, Hasan Busri ini akan mengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk warga Indonesia yang berada di Jeddah dan Madinah yang kurang fasih berbahasa Indonesia selama tiga bulan mulai 10 Oktober sampai 10 Desember.

Prof Rustono menjelaskan, kegiatan ini merupakan  Implementasi kerja sama antara UNNES dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah melalui program Guest Lecture Mobility 2017 lalu. Dalam perjanjian kerja sama itu diantaranya menyebutkan bahwa KJRI memerlukan tenaga dosen untuk mengajar BIPA untuk warga Indonesia yang berada di Jeddah dan Madinah yang kurang fasih berbahasa Indonesia.

Prof Rustono berharap, dengan terselenggaranya program BIPA ini warga Indonesia yang berada di Jeddah dan Madinah bisa meningkatkan kefasihan berbahasa Indonesia.


Penulis: Sihono Dibaca : 1.309 kali

FMIPA UNNES Adakan Konferensi Internasional di Bali

Senin, 8 Oktober 2018 | 8:58 WIB


FMIPA UNNES Adakan Konferensi Internasional di Bali

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan bangga mengadakan The 5th International Conference on Mathematics, Science, and Education di Denpasar Bali tanggal 8 sampai 9 Oktober 2018. Berbeda dari kesemoatan-kesempatan sebelumnya, konferensi internasional tahunan yang dulunya biasa diadakan di Semarang, saat ini dilaksanakan di Bali. Keputusan ini diambil untuk meningkatkan daya tarik konferensi ini bagi para pembicara dari luar negeri. Hal ini terbukti efektif karena konferensi ini berhasil menarik 313 peserta yang terdiri atas 292 peserta dalam negeri dan 20 peserta dari luar negeri. Peserta dari luar negeri berasal dari Malaysia, Jepang, Australia, United Kingdom (UK), Singapura dan Selandia Baru.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan bahwa konferensi internasional FMIPA kali ini sangat spesial karena menjadi bagian dari Dies Natalis UNNES yang ke-53. Selain itu, tema konferensi Collaborative Research on Science, Mathematics, and Education: Its Application As The Development of Sustainable Resources sangat sesuai dengan visi UNNES untuk menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Tema yang bertumpu pada sumber daya yang berkelanjutan merupakan bagian dari perwujudan usaha UNNES dalam mewujudkan wawasan konservasi yang sesungguhnya.

Kegiatan ini dibuka oleh Dr Agus Puji Prasetyono Staf Ahli Menteri Bidang Relevansi dan Produktivitas. Dr Agus menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya konferensi internasional ini. Dr Agus menyampaikan bahwa banyak bidang yang menjadi prioritas Kemenristekdikti dapat dibagi dan disempurnakan pada konferensi kali ini. Kecerdasan buatan dan big data adalah salah satu bidang yang sangat menarik bagi perkembangan bangsa di ere disrupsi.

Dekan FMIPA Prof Dr Zaenuri Mastur menyatakan bahwa panitia dengan sengaja mengundang pembicara-pembicara terbaik di bidangnya. Prof Dong Fengming dari Singapura dan Prof Dominic Reeve dari Inggris adalah pembicara utama dari luar negeri, sedangkan Prof Dr I Nengah Suparta dan Prof Dr Sutikno adalah pembicara utama dari dalam negeri.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 365 kali

Berawal dari Mata Kuliah, Tiga Mahasiswa PPKn UNNES Juarai LKTI Nasional Hingga Raih Insentif PKM

Minggu, 7 Oktober 2018 | 10:53 WIB


Berawal dari Mata Kuliah, Tiga Mahasiswa PPKn UNNES Juarai LKTI Nasional Hingga Raih Insentif PKM

Berdasarkan pada surat putusan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) nomor 3073/B3.1/KM/2018 tentang Mahasiswa Peraih Insentif Program Kreativitas Mahasiswa Karya Tulis (PKM-KT) : Penulisan Artikel Ilmiah (AI) dan Gagasan Tertulis (GT) Tahun 2018, tiga kelompok mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menerima insentif pendanaan, Rabu (5/10).

Tiga kelompok tersebut terdiri atas dua kelompok PKM-AI dan satu kelompok PKM-GT yang telah melalui proses evaluasi secara ketat.

Dari tiga kelompok yang berhasil meraih insentif pendanaan tersebut, terdapat satu kelompok yang mengaku terkejut dapat melewati proses evaluasi Kemenristekdikti.

Kelompok yang dinahkodai oleh Daniar Solekha (PPKn 2015) dan beranggotakan Dwi Hermawan (PPKn 2015) serta Fajar Sujudi (PPKn 2016) ini, mengaku tak menyangka dapat memperoleh insentif dari Kemenristekdikti.

Daniar mengaku, ide tulisannya merupakan rangkuman dan hasil mengikuti salah satu perkuliahan.

“Ide tersebut kami dapat setelah menempuh perkuliahan Pendidikan Generasi Muda dan Kepramukaan (PGMK). Singkatnya, substansi dari karya tulis kami tersebut bahwa, generasi muda merupakan generasi perubahan yang perlu diarahkan ke dalam tatanan yang mapan secara sosial dan memberikan bekal untuk terjun ke tengah tengah masyarakat. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, salah satunya pendidikan,” jelas Daniar.

Pendidikan, imbuhnya, yang diperlukan oleh generasi muda saat ini adalah pendidikan yang mampu mengajari tentang pengelolaan dan pengembangan diri sesuai dengan era yang ada. PGMK dinilai memiliki basis kependidikan dibidang generasi muda dan kepramukaan yang merupakan langkah strategis dalam upaya pembinaan generasi muda saat ini.

“Capaian ini untuk semua. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak, mulai dari Pak Ngabiyanto selaku WD III FIS, Pak Tijan selaku Kajur PKn, Pak Margi yang selalu membimbing penulisan ilmiah ini, dan Pak Giri yang menjadi dosen pengampu mata kuliah PGMK,” pungkasnya.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 298 kali

UNNES Hadir di Edu Expo Tarakanita Serpong Tangerang

Sabtu, 6 Oktober 2018 | 11:50 WIB


UNNES Hadir di Edu Expo Tarakanita Serpong Tangerang

Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada hari jumat dan sabtu (5-6/10) menjadi salah satu peserta di Edu Expo yang diadakan oleh SMA Tarakanita Serpong, Banten. Kesempatan ini pun digunakan untuk memperkenalkan lebih detil mengenai UNNES.

Dalam Expo kali ini, UNNES lebih menekankan untuk lebih mengenalkan prodi beserta daya tamping, kesempatan masuk pada prodi, dan beasiswa yang nantinya akan dipilih oleh siswa.

Tidak hanya siswa SMA Tarakanika Serpong yang hadir dalam Edu Expo kali ini. Banyak sekali siswa baik dari SMA Negeri maupun Swasta dari Kota Tangerang dan sekitarnya antara lain SMA 22, SMA 17, SMA 14, SMA 23, Kota Tanggeran. Selain dari kota Tanggeran juga hadir siswa dari Kabupaten Tangerang antara lain SMAN 28, SMAN 7, SMA KABTA dan masih banyak lagi.

Beberapa siswa yang datang di stand UNNES merasa terbantu dengan informasi yang dapat diperoleh dari sumbernya. Kegiatan ini  sangat membantu memberikan gambaran bagi siswa yang akan lulus dan mencari perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikan lebih lanjut.

Edu Expo ini diikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri dari seluruh Indonesia antara lain, Udayana, ITB, ITS, Undip, UGM, Unsoed, UB, UI, Unair, dan juga perguruan tinggi swasta.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 238 kali

Tingkatkan Publikasi, Prodi Pendidikan IPS Selenggarakan Workshop Penerbitan Jurnal Online Mahasiswa

Sabtu, 6 Oktober 2018 | 11:50 WIB


Tingkatkan Publikasi, Prodi Pendidikan IPS Selenggarakan Workshop Penerbitan Jurnal Online Mahasiswa
Peningkatan kompetensi civitas akademika merupakan agenda penting yang perlu dijalankan untuk mencapai target Universitas Negeri Semarang (UNNES) bereputasi internasional. Dosen bukan satu-satunya pelaku penting dalam meniti tangga reputasi institusi tersebut, tetapi juga harus melibatkan mahasiswa. Mahasiswa juga merupakan subjek penting yang harus perlu diberdayakan.
Hal itulah yang mendorong Dosen dan mahasiswa Pendidikan IPS mengikuti workshop penerbitan jurnal online Mahasiswa. Workshop yang didampingi oleh Widiyanto dari pengembang jurnal UNNES diselenggarakan selama tiga hari sejak Rabu hingga Jumat (3-5/10) bertempat di Gedung C2 Fakultas Ilmu Sosial (FIS).
Widiyanto menjelaskan, nantinya peserta workshop diarahkan pada cara menyusun tata letak sebuah artikel, yang selanjutnya peserta akan diajarkan tentang bagaimana cara mengunggahnya.
Koordinator Program Studi Pendidikan IPS Arif Purnomo MPd menjelaskan, workhsop bertujuan untuk membekali pengetahuan dan pemahaman kepada peserta tentang tahap-tahap publikasi dijurnal online mahasiswa.
Selaras dengan ungkapan tersebut, Pembina Hima Prodi Pendidikan IPS Rudi Salam MPd menyampaikan, setelah mengikuti workshop ini, peserta harus lebih memahami dan dapat mengelola jurnal online mahasiswa.

Lebih lanjut, imbuhnya, pengelolaan dan penerbitan publikasi yang ditangani dengan baik akan mendukung untuk peningkatan akreditasi unggul Prodi Pendidikan IPS kedepan.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 258 kali

Chung Ang University Kunjungi FT UNNES

Jumat, 5 Oktober 2018 | 13:20 WIB


Chung Ang University Kunjungi FT UNNES

Beberapa dosen Chung Ang University Korea Selatan mengunjungi Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES). Rombongan diterima langsung oleh Dekan FT Dr Nur Qudus MT didampingi pejabat dan dosen terkait dilingkungan FT, Kamis (4/10/2018) di Dekanat FT kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Changsu Shim PhD mewakili rombongan menyampaikan profil universitasnya diantaranya Chung Ang University (CAU) memiliki dua kampus yang berlokasi di Seoul dan Anseong, Korea Selatan.

CAU telah terakreditasi oleh Kementerian Pendidikan Korea. Tersedia berbagai program pendidikan mulai dari sarjana, master, dan program doktor. CAU juga sudah dikenal sebagai universitas terbaik se-nasional di bidang farmasi, budaya, dan art education.

Tersedia banyak jurusan yang bisa dipilih untuk program S1 dan S2, tidak hanya diajarkan dalam bahasa Korea saja, namun di CAU juga menyediakan jurusan kuliah yang diajarkan dalam Bahasa Inggris.

Dr Nur Qudus MT menyampaikan selamat datang di UNNES khususnya di FT, kampus konservasi. FT mempunyai 14 program studi pendidikan dan nonpendidikan Sarjana (S1) yakni Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Pendidikan Tata Boga, Pendidikan Teknik Otomotif, Pendidikan Tata Kecantikan.

Kemudian, Pendidikan Tata Busana, Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Pendidikan Teknik Elektro, Pendidikan Teknik Mesin, Teknik Elektro, Pendidikan Teknik Bangunan, Teknik Mesin,  Teknik Sipil, Teknik Kimia, dan Teknik Arsitektur.

Dr Nur Qudus berharap kunjungan ini merupakan awal dari pertemuan kedepan dapat bermitra baik untuk peningkatan beberapa kerjasama akademik dengan FT UNNES.

Dr Nur Qudus menambahkan, setiap tahun FT melaksanakan kegiatan Engineering International Conference, saya berharap kedepan bisa menjadi Keynote Speaker dalam acara tersebut.

Pada akhir pertemuan rombongan diberi cidera mata ‘Batik’ hasil karya mahasiswa FT. Changsu Shim PhD mengaku terkesan dengan batik karya mahasiswa yang menjadi ikon bangsa Indonesia.

Rombongan kemudian diajak berkeliling melihat langsung proses pembuatan batik dan hasil batik karya mahasiswa.

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 242 kali

UNNES Lakukan Exchange Students dengan Universitas di China dan Thailand

Jumat, 5 Oktober 2018 | 7:54 WIB


UNNES Lakukan Exchange Students  dengan Universitas di China dan Thailand

Sebanyak 28 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) didampingi Dekan Prof Tandiyo Rahayu berpamitan kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengikuti Program Exchange Students (pertukaran pelajar) ke Thailand dan China.

Prof Tandiyo Rahayu melaporkan, ke-28 mahasiswa ini akan melakukan pertukaran pelajar di Thailand dan China selama satu bulan, dibagi menjadi empat angkatan.

Untuk ke Fujian Normal University akan diberangkatkan mulai 29 Oktober sampai dengan 29 November 2018 terdiri atas Aribah Tuffahati, Dyah Ayu Pramusanti, Ettania Agustina, dan Miranti Nur Angrahini.

Sedangkan untuk Mahasarakham University Thailand akan diberangkatkan 9 Oktober 2018 terdiri atas Afton Agata, Ebenezer Zilaban, Faiq Alfarobi, Doni Khairul Taradipa, Aprilia Dhara Chalista, Zusroton Ni’mah, Lidya Nathalia Patadung, dan R Alma Dwi Mayasari.
Kemudian yang ke Kasetsart University Thailand akan berangkat 8 November 2018 terdiri dari Dika Setya Pranama, Anaj Musa Athariq, Rizki Novenbri, Anisa Wahyu Hardini, Advina Mega Yohana Simamora, dan Almira Dianti.

Yang ke Srinakharinwirot University Thailand akan berangkat 1 November 2018 terdiri dari Nisavinea Dintuqatih, Siti Nadia Sarfah, Monita Mawar Saputri, Haida Nur Pratiwi, Irana Mery Alviana, Wahyu Padang Sari, Wiwi Widyastuti, Anggun Putri Indah Sari, Nurul Anggraeni, dan Dewi Rahma Putri.

Prof Fathur Rokhman saat melepas mahasiswa di FIK UNNES menyampaikan, program UNNES lakukan Exchange Students dengan Universitas di China dan Thailand seperti ini sangat bagus, karena antara UNNES dengan perguruan terkemuka di luar negeri dapat saling bertukar informasi dan pengalaman antar mahasiswa di kedua negara.

Ketika di Thailand maupun China akan mendapat pengalaman tersendiri yang tidak di dapat di Indonesia. Untuk itu perbedaan budaya, cuaca tidak menjadi soal karena dari perbedaan itulah yang menambah pengetahuan para mahasiswa yang selanjutnya dapat bertukar pengalaman dengan mahasiswa lain yang tidak mendapatkan kesempatan dalam program ini.

Rektor berpesan kepada mahasiswa peserta pertukaran pelajar bahwa kegiatan ini harus dimanfaat dengan baik, karena mahasiswa UNNES menjadi duta UNNES dan duta Indonesia di China maupun Thailand.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 370 kali

Siswa MAN Temanggung Ingin Kuliah di UNNES, Siapkan Diri Mulai Sekarang

Kamis, 4 Oktober 2018 | 11:30 WIB


Siswa MAN Temanggung Ingin Kuliah di UNNES, Siapkan Diri Mulai Sekarang

Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah menorehkan beberapa prestasi yang luar biasa baik di tingkat nasional maupun Internasional.

Prestasi itu diantaranya kemarin bulan September lalu mahasiswa dan dosen baru pulang mengikuti kompetisi ChemCar Wettbewerb di Aachen, Jerman bersaing dengan berbagai negara.

Selain itu, juga Tim Pandawa FT membuat ‘Mobil Listrik Pandawa’ menjadi terfavorit di Shell Eco Maraton (SEM) di Okinawa, Jepang.

Hal itu disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik FT Dr I Made Sudana MPd IPM saat menerima kunjungan 200 siswa dan 7 guru dari MAN Temanggung, Senin (3/10/2018) di Dekanat FT kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kemudian, kata I Made Sudana, juga membuat lagi ‘Mobil Hemat Energi Pandawa’ Tim Pandawa kembali menjadi salah satu perwakilan Indonesia untuk kelas Urban Consept berkompetisi ditingkat Asia (Shell Eco Marathon Asia 2018) Maret lalu di Changi, Singapura.

Tidak hanya itu, capaian prestasi sejumlah Program Studi yang ada di Lingkungan FT UNNES juga terakreditasi ‘Unggul’ (A).

I Made Sudana berharap, siswa MAN Temanggung nanti setelah lulus bisa menlanjutkan studinya ke UNNES, khususnya di FT, banyak mahasiswa UNNES yang diterima melalui prestasi hafidz Qur’an. Untuk itu persiapkan diri mulai sekarang supaya bisa masuk dan kuliah di UNNES.

Pada akhir kunjungan para siswa dan guru diajak berkeliling mengunjungi jurusan PKK dan Teknik Mesin sesuai permintaan masing-masing siswa didampingi oleh Ketua Jurusan.


Penulis: Sihono Dibaca : 257 kali

Besok, Dosen dan Karyawan Diwajibkan Mengenakan Busana Batik Nusantara

Senin, 1 Oktober 2018 | 20:24 WIB


Besok, Dosen dan Karyawan Diwajibkan Mengenakan Busana Batik Nusantara

Tanggal 2 Oktober yang ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional berawal dari penetapan batik oleh UNESCO, sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Untuk memperingati hari Batik, Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum, mengimbau dan mewajibkan Dosen dan Karyawan pada Selasa 2 Oktober 2018, untuk mengenakan busana Batik Nusantara.

Hal ini dimaksudkan, sebagai rasa syukur dan meletarikan warisan leluhur, bahwa batik telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan yaitu UNESCO. 

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 278 kali

UNNES MoA dengan Saudi Electronic University tentang Pembelajaran Bahasa Arab Online

Senin, 1 Oktober 2018 | 14:21 WIB


UNNES MoA dengan Saudi Electronic University tentang Pembelajaran Bahasa Arab Online

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Kepala Sub Bagian Kerjasama Bidang Luar Negeri melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Rektor Saudi Electronic University (SEU) Prof Dr Abdullah bin Abdul Aziz Al Mosa  bersama 45 perguruan tinggi dan lembaga lain di Indonesia tentang Program Pembelajaran Bahasa Arab Online dan Tes Standar Bahasa Arab, Jum’at (28/9/2018) di Universitas Negeri Malang (UM).

Rektor Universitas Elektronik Saudi Prof Dr Abdullah bin Abdulaziz Al-Mosa menyampaikan, penandatanganan naskah perjanjian kegiatan ini diinisiasi dan dikoordinasikan oIeh Pengurus Pusat Harian Ikatan Pengajar Bahasa Arab di Indonesia (IMLA) bekerjasama dengan UM sebagai tuan rumah.

Kami mencoba memberikan kemudahan belajar bahasa Arab Online didukung teknologi tinggi, dan tes standar bahasa Arab (TOAFL). Dengan pengembangan TOAFL, maka Bahasa Arab dapat memiliki alat ukur standar kemampuan berbahasa. Pembelajaran bahasa arab ini yang dirancang secara elektronik agar memberikan manfaat. Program ini telah diterapkan di beberapa negara antara lain di Eropa, Amerika, dan Asia.

Dipilihnya 45 Perguruan Tinggi yang kompeten ini, dikarenakan memiliki program studi/jurusan (pendidikan) bahasa Arab dan berminat menerapkan pembelajaran online.

Usai penandatanganan MoA, dilanjutkan pelatihan teknis akses dan pemanfaatan program dalam pembelajaran.


Penulis: Sihono Dibaca : 407 kali

UNNES Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Senin, 1 Oktober 2018 | 9:11 WIB


UNNES Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila digelar di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES), Senin (1/10) bertempat di lapangan Fakultas Ilmu Sosial (FIS). Bertindak sebagai inspektur upacara, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Sejatinya, upacara peringatan ini menjadi momentum khusus dalam memaknai Pancasila sebagai ideologi negara. Selain sebagai ideologi negara, Pancasila juga diyakini memiliki nilai-nilai dasar yang sakti sebagai pemersatu bangsa dan negara.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dari berbagai fakultas ini, juga memamerkan foto 10 pahlawan revolusi. Mereka adalah Jenderal Ahmad Yani, Letjen Suprapto, Letjen Haryono, Letjen Siswondo Parman, dan Mayjen Pandjaitan.

Selanjutnya, dalam deretan nama pahlawan tersebut, terdapat pula Mayjen Sutoyo Siswomiharjo, Kapten Pierre Tendean, AIP Karel Satsuit Tubun, Brigjen Katamso Darmokusumo, serta Kolonel Sugiono.

Dengan dikomandoi oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gugus Latih Ilmu Sosial (GL-3) Pramuka Wijaya, penyelenggaraan upacara berlangsung dengan khidmat, sederhana, dan tertib.

Sebagai wujud nyata dan dukungan penuh terhadap Pancasila sebagai ideologi negara, UNNES akan terus mempertahankan Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah untuk mendukung pembangunan karakter mahasiswa. Di UNNES, Pendidikan Pancasila menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa di seluruh fakultas dan program studi yang ada.

Berdasarkan pedoman penyelenggaraan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2018 yang disusun oleh Kementerian Sekretariat Negara RI, upacara peringatan kali ini mengusung tema Pancasila sebagai Landasan Kerja Mencapai Prestasi Bangsa.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini menjadi momentum yang tepat untuk terus meningkatkan semangat kerja bersama yang berlandaskan Pancasila guna mewujudkan UNNES yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 267 kali

PKMM-TP PIPS, Sarana Pelatihan Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan yang Kritis, Aktif, dan Berprestasi

Minggu, 30 September 2018 | 9:58 WIB


PKMM-TP PIPS, Sarana Pelatihan Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan yang Kritis, Aktif, dan Berprestasi

Kepemimpinan adalah seni memengaruhi orang lain untuk ikut serta dan terlibat sesuai dengan pemikiran kita. Hal tersebut sesuai dengan konsep tentang kepemimpinan bertumbuh yang diinisiasi oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Demikianlah kata pembuka yang disampaikan oleh keynote speaker, Ajudan Rektor UNNES Rudi Salam MPd kepada mahasiswa baru PIPS 2018 yang sekaligus merupakan peserta Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa Tingkat Prodi (PKMM-TP) Pendidikan IPS, Sabtu (29/9).

“Sesuai buku kepemimpinan bertumbuh karya Rektor UNNES, kepemimpinan bertumbuh itu bagaikan sebuah pohon yang menumbuhkan bibit kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan, dan merangkai jejaring kepemimpinan. Kedepan, pohon yang kuat menghadapi badai akan menyemai tunas kepemimpinan baru untuk kemajuan bangsa dan negara,” jelas Rudi dalam kegiatan yang bertempat di Gedung Dekanat Fakultas Teknik (FT) tersebut.

Saat ini, imbuh Dosen PIPS tersebut, kita tengah mengalami krisis kepemimpinan, maka melalui pelatihan seperti inilah peserta diharapkan mampu menjadi figur pemimpin dengan tauladan yang baik dan mampu memberi solusi bagi setiap permasalahan yang ada di masyarakat.

 

Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan 

Selain Rudi Salam MPd, PKMM-TP kali ini juga dihadiri oleh dosen program studi PIPS dan tiga narasumber lainnya. Mereka adalah Ilham Fatahilah (Ketua Hima Pendidikan IPS 2017), Elvan Ardi (Ketua DPM KM 2018) dan Dwi Hermawan (Mahasiswa Berprestasi I FIS 2018).

Wakil ketua Himpunan Mahasiswa (Hima) PIPS Syarifah Niken menjelaskan, pelatihan bertujuan untuk memberikan gambaran mahasiswa yang ideal kepada mahasiswa baru PIPS 2018.

“Kami mengusung tema Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa Pendidikan IPS yang Kritis, Aktif, dan Berprestasi dalam PKMM-TP kali ini. Tentunya, setelah mengikuti pelatihan, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah disampaikan, baik oleh keynote speaker maupun pemateri,” harap mahasiswa PIPS angkatan tahun 2016 tersebut.

Kegiatan berjalan dengan sukses yang diikuti oleh antusiasme peserta pelatihan. Sebagai informasi, PKMM-TP tahun ini merupakan kegiatan kali kedua yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa (Hima) PIPS.

 

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 469 kali

Duta Besar Kamboja Apresiasi Capaian UNNES

Jumat, 28 September 2018 | 13:55 WIB


Duta Besar Kamboja Apresiasi Capaian UNNES

Dalam era internasionalisasi penting bagi sebuah universitas mempersiapkan diri utamanya untuk bersaing dengan kampus-kampus lain di dunia. Universitas Negeri Semarang (UNNES) sendiri telah meletakan pondasi besar dalam menyambut persaingan internasional tersebut. Salah satu yang UNNES persiapkan adalah dengan membentuk kelas Internasional. Telah ada lebih dari sepuluh kelas Internasional yang menyebar di delapan fakultas dan Pascasarjana.

Selain itu, berbagai prestasi juga ditorehkan UNNES baik di level nasional maupun internasional, dan capaian tersebut perlu diketahui oleh khalayak lebih luas terutama negara-negara sahabat. 

Bertepatan dengan itu, UNNES mengirimkan Tim dalam Education Expo yang dilaksanakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kamboja di Koh Pich Exebishion centre. Pameran tersebut merupakan program regular tahunan yang diselenggarakan KBRI. 

Duta besar RI untuk Kamboja Sudirman Haseng didampingi oleh Chhuon Dara, Secretary of State Ministry of Commerce of the Kingdom of Cambodia, Chhuon Dara saat mengunjungi both UNNES menyampaikan, “Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi kampus-kampus Indonesia, agar dapat lebih dikenal oleh dunia, utamanya masyarakat di Kamboja”, katanya.

Ia juga mengapresiasi capaian UNNES dan berharap akan banyak mahasiswa Kamboja yang akan berkuliah di UNNES nantinya.

Benny Sumardiana selaku pimpinan rombongan menyampaikan, ini merupakan kesempatan besar bagi UNNES untuk mengepakan sayapnya, dan menerima sebanyak-banyaknya mahasiswa asing dari seluruh dunia, dan kamboja diharapkan menjadi salah satu bagiannya. 

Ditambahkan, “Kamboja merupakan salah satu negara target kita yang potensial di Asia Tenggara” katanya disela-sela Expo.

Dalam kesempatan ini, rombongan UNNES ke Kamboja beranggotakan lima orang, selain Benny Sumardiana dari Fakultas Hukum, bergabung pula Sonny ketua Pusat Studi Asean UNNES dan tiga mahasiswa kelas Internasional.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 345 kali

Rektor UNNES Prof Fathur: Secara Administrasi Putus, Silaturahim Tanpa Putus

Jumat, 28 September 2018 | 13:17 WIB


Rektor UNNES Prof Fathur: Secara Administrasi Putus, Silaturahim Tanpa Putus

Pensiun itu secara kedinasan administrasi memang sudah putus karena batas usia, namun hubungan kekeluargaan silaturahim dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) tidak ada putusnya.

Karena setelah pensiun secara otomatis menjadi anggota paguyuban pensiunan yang terwadahi di Paguyuban Wredatama UNNES yang dipimpin oleh Drs Zoedindarto Boedyhartono.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono menyampaikan itu saat melepas empat warga UNNES pensiun terhitung mulai 1 Oktober 2018, Jumat (28/9/2018) di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni Prof Dr Tjetjep Rohendi Rohidi MA dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Sarkun SPd (FIS), Bambang Marsanto (FIS), dan MurningsihSpd (FE).

Prof Fathur menjelaskan rata-rata Bapak/Ibu para pensiun ini sudah mengabdi selama 37 tahun lebih, bahkan ada yang 39 tahun lebih dalam keadan sehat dan bugar. Ini menunjukkan pengabdian yang luar biasa kepada UNNES dan negara.

Untuk itu, saya atas nama lembaga dan pribadi mengucapkan banyak terima kasih atas pengabdiannya yang telah membesarkan UNNES ini dan mohon maaf atas segala kekurangannya dalam melayani Bapak/Ibu semua, kata Prof Fathur.

Ketua paguyuban Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedyhartono mengucapkan selamat bergabung dipaguyuban Wredatama UNNES, sampai saat ini anggota paguyuban Wredatama sekitar 800 orang. Paling tidak ada dua pertemuan besar dengan lembaga yaitu dalam rangka Dies Natalis dan halal bihalal  bersama unsur pimpinan UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 494 kali

Tracer Study Indikator Penting Pemetaan Track Karir Alumni

Jumat, 28 September 2018 | 9:24 WIB


Tracer Study Indikator Penting Pemetaan Track Karir Alumni

Diskusi antara tim Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA) Kemenristek Dikti bersama Pusat Karir dan Konseling MKU/MKDK LP3 mengangkat isue-isue mutahir berkenaan dengan relevansi atau kebermanfaatan luusan di Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDI) serta masyarakat, pemantauan masa tunggu para alumni memasuki jenjang karir pasca kelulusan setelah lulus 2 tahun dari saat mereka diwisuda. 

Mereka menyoroti persoalan keberkerjaan merupakan hal yang cukup krusial di tengah-tengah minimnya ketersediaan lapangan kerja bagi lulusan pendidikan tinggi, gap kebergayutan antara bidang study (kompetensi) dengan dunia kerja, serta tantangan  para lulusan perguruan tinggi nasional berkomepitisi dengan lulusan negara-negara lain. Demikian benang merah dari diskusi terfokus yang berlangsung pada hari Kamis, 27 September 2018 di Ruang Pusat Karir Gedung Prof. Satmoko Kampus UNNES Semarang.

Tim dari Ditjen Belmawa yang diwakili oleh Karnadi dan Ade Irmanto menegaskan perlunya penguatan Pusat Karir dan Bidang Kemahasiswaan menyiapkan sedini mengkin perencanaan karir para mahasiswa sehingga pada ahirnya ketika mereka lulus peluang kerja lebih mudah diraih. Melalui study cohort dari suatu tracer study tidak dapat dipungkiri bahwa kesuksesan lulusan perguruan tinggi terbukti lebih bisa terbuka pada lulusan yang sejak awal telah mempersiapkan dan merencanakan karir secara matang dan terukur.

Ia beharap bahwa perguruan tinggi dalam skala nasional lebih mencermati dinamika tuntutan dunia kerja di era industri 4.0 yang semakin kuat dengan upaya  penyiapan lulusan yang lebih berkualitas.

Sementara Kepala Pusat Karir dan Konseling MKU/MKDK LP3 UNNES, Dr Eko Supraptono MPd memaparkan sejumlah program layanan pusatnya yang berorientasi pada keterampilan Soft Skill dan karakter yang pada ahir-ahir ini menjadi perhatian para pelaku Dunia Usaha dan Indurti dalam merekrut calon karyawan. Para pelaku usaha lebih cenderung mengunggulkan calon karyawan dengan soft skill dan karakter yang baik. 

Dengan dukungan program RWAP USAID, ia menggarisbawahi bahwa program yang digelar memberi nilai tambah bagi mahasiswa UNNES, lebih siap memasuki jenjang karir masa depannya, khususnya bagi mahasiswa BIDIKMISI. Kapus Karir menambahkan bahwa dengan kolaborasi pelbagai kalangan  dari lingkungan regional maupun internasional, ia bertekad  pusat karir dibawah kepemimpinannya  menjadi center of excellent  di Indonesia.

Staf Ahli Wakil Rektor Bidang 3, Dr Parmin menambahkan, bahwa UNNES sedang membangun System Teknologi Informasi dan komunikasi yang diarahkan untuk menjaring data lulusan selama periode tertentu yang terkait dengan masa tunggu kerja, linieritas kebekerjaan dan sebaran kebekerjaan lulusan pada pelbagai bidang, baik di instansi negeri maupun swasta serta dunia enterprener. 

Parmin berharap bahwa Direktorat Belmawa dapat memberikan dukungan anggaran yang lebih memadai dalam mendukung program tracer study maupun penguatan pusat karir, sehingga program penguatan alumni menjadi best practice yang menjadi rujukan. Turut hadir dalam kesempatan diskusi terbatas tersebut antara lain Kabag Kemahasiswaan, Kasubag bidang 3, serta para Tim Akademik Pusat Karir LP3, tim IT, dan para tutor sebaya/ peer counselor.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 302 kali

Tak Terlaksana di KKN, Program Kerja Teknologi Tepat Guna Bisa Didanai LP2M

Kamis, 27 September 2018 | 17:46 WIB


Tak Terlaksana di KKN, Program Kerja Teknologi Tepat Guna Bisa Didanai LP2M

Jika ada program kerja yang tidak dapat terlaksana karena terkendala pembiayaan, silahkan dikomunikasikan dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Selanjutnya akan disampaikan kepada Pusat Pengembangan KKN LP2M.

Hal tersebutlah, yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi saat memberikan arahan kepada 3.353 Mahasiswa KKN Tahap II pada Kamis (27/9), bertempat di Lapangan Rektorat Kampus Sekaran Universitas Negeri Semarang (UNNES).

“Program kerja yang sekiranya tidak dapat dilaksanakan karena terbentur pembiayaan, coba disampaikan kepada DPL dan LP2M. Nantinya akan diakomodasi oleh universitas melalui sebuah program pengabdian,” jelas Dr Martono.

Terlebih, imbuhnya, jika program kerja tersebut berkaitan dengan teknologi tepat guna. UNNES siap membantu pembiayaan hingga pelaksanaan program. Tentunya, program kerja haruslah yang mengakomodasi kepentingan dan kebutuhan masyarakat luas.

Selain itu, Ia juga mengimbau, saat pelaksanaan KKN, mahasiswa dapat menjaga nama baik UNNES dan membantu memperdayakan masyarakat dengan serius agar masyarakat merasakan nilai dan manfaat dari KKN.

Dalam laporannya, Kepala Pusat Pengembangan KKN UNNES Dr M Burhan Rubai Wijaya MPd menjelaskan, KKN tahap II tahun 2018 ini terbagi atas KKN Lokasi, KKN Alternatif, dan KKN Mandiri yang bertempat di Pulau Komodo dan Gunungkidul.

“Mahasiswa KKN Lokasi diterjunkan di lima kabupaten yakni Kabupaten Demak, Kabupaten Magelang, Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Tegal. Sementara KKN Alternatif akan diterjunkan di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Kendal,” jelas Burhan.

Dengan didampingi oleh 172 DPL, KKN UNNES kali ini mengusung tema “Pengembangan dan Penguatan Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Mandiri”.

“Dari total 6.818 mahasiswa UNNES angkatan tahun 2015, baru 5.496 mahasiswa yang mengikuti KKN. Sehingga terdapat 415 mahasiswa yang belum mengambil mata kuliah KKN hingga semester tujuh ini,” papar Dosen Fakultas Teknik tersebut.

Kami, imbuhnya, akan memfasilitasi 415 mahasiswa tersebut untuk mengikuti KKN di semester genap atau awal tahun 2019 nantinya. Sehingga diharapkan tidak ada mahasiswa yang tidak mengambil mata kuliah wajib tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 397 kali

754 Guru Ikuti PPG dalam Jabatan

Kamis, 27 September 2018 | 14:09 WIB


754 Guru Ikuti PPG dalam Jabatan

Pusat PPG UNNES menggelar orientasi perkuliahan PPG dalam Jabatan Bidang Daring tahap 2 tahun 2018 di Gedung Prof Wuryanto Kampus Sekaran, Kamis (27/9).

Rektor mengatakan, Guru merupakan jabatan atau profesi yang membutuhkan keahlian khusus. Pekerjaan sebagai guru ini tidak bisa dilakukan oleh seseorang tanpa mempunyai keahlian sebagai guru. Untuk itu menjadi seorang guru profesional harus memiliki empat kompetensi.

“Keempat kompetensi itu yakni kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional,” tambah Rektor.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan, Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES Dr Abdurahman mengatakan, Kegiatan ini diikuti sebanyak 754 peserta yang terbagi dalam beberapa bidang studi yakni Agribisnis Tanaman, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, BK, Pendidikan Ekonomi, PGSD, Kimia, Tata Boga, Matematika, PJKR, Sejarah Indonesia, Seni Budaya, Tata Busana, Teknik Energi Terbarukan. Para peseta juga berasal dari 9 Provinsi, Jateng, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Riau, Sulesawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan NTT.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 328 kali

UNNES Kirim 13 Mahasiswa Internship di Malaysia

Rabu, 26 September 2018 | 15:12 WIB


UNNES Kirim 13 Mahasiswa Internship di Malaysia

Sebanyak tiga belas mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (FE UNNES) yang akan melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Internasional di Malaysia dilepas oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof  Sukestiyarno, Dekan FE Drs Heri Yanto MBA PhD, dan Ketua Gugus PKL Dr Muhammad Khafid SPd MSi, Rabu (26/9).

Dalam acara yang berlangsung di Gedung Rektorat UNNES Sekaran Gunungpati ini dijelaskan mahasiswa akan melakukan PKL mulai 1 Oktober sampai 30 November dan dibagi menjadi dua lokasi, yakni di  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Malaysia dan Institute Business of Excellence Universiti Teknologi Mara Selangor Malaysia.

Prof Fathur Rokhman berpesan kepada para mahasiswa untuk selalu menjaga nama baik UNNES dan Indonesia. Promosikan hal-hal yang baik sehingga reputasi UNNES semakin dikenal di tingkat internasional. Ceritakanlah pengalaman yang kamu peroleh sehingga bisa menginspirasi mahasiswa UNNES yang lain.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 446 kali

Rektor UNNES Prof Fathur: Minimal Satu Kali Sehari Kabarkan Prestasi UNNES

Rabu, 26 September 2018 | 12:47 WIB


Rektor UNNES Prof Fathur: Minimal Satu Kali Sehari Kabarkan Prestasi UNNES

Prestasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) dari tahun ke tahun terus meningkat, untuk itu setiap warga UNNES minimal satu kali sehari mengabarkan prestasi yang diraih oleh UNNES maupun Fakultas baik itu lewat media sosial, WA grup, maupun secara langsung kepada sesama teman ketika bertemu.

Jika tidak bisa mengabarkan tentang prestasi UNNES, bisa juga mengabarkan satu kata misalnya alhamdulillah artikel ilmiahnya saya dimuat di index scopus, ikut seminar internasional, ikut tim kerjasama luar negeri, dan menjadi ketua inovasi terbarukan.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat melakukan silaturahim di Fakultas Teknik (FT), Rabu (26/9/2018) di Dekanat FT kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Sebelumnya, hal yang sama juga disampaikan Prof Fathur  di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Hadir puluhan dosen, senat Fakultas, senat universitas perwalilan fakultas FT, dan pejabat terkait di lingkungan FT.

Prestasi FT juga sudah melanglang ditingkat nasional maupun internasional, diantaranya mobil serba guna untuk pedesaan,  mobil listrik Pandawa hemat energi, jumlah paten, dan artikel serta jurnal ilmiah terindex scopus.

Dengan cara mengabarkan prestasi seperti itu diharapkan bisa menginspirasi kepada warga UNNES yang lain. Selain itu UNNES juga semakin dikenal oleh masyarakat luas, apalagi sekarang ini informasi dan teknologi sudah canggih, dunia itu ada digenggaman kita hanya sentuhan satu jari bisa melihat berbagai negara.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 323 kali

Peduli Permasalahan Hukum Yang Dihadapi Warga, PKBH UNNES Gelar Expo

Rabu, 26 September 2018 | 11:35 WIB


Peduli Permasalahan Hukum Yang Dihadapi Warga, PKBH UNNES Gelar Expo

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Pusat Kajian Bantuan Hukum  (PKBH) Fakultas Hukum mengadakan Expo Pemberian Bantuan Hukum di kelurahan Pakintelan Kecamatan Gunungpati Semarang.

Cahya Wulandari SH MHum sebagai ketua tim PKBH menyampaikan, kegiatan ini berkonsep sosialisasi dan penanganan hukum secara langsung. Pada kegiatan tersebut  PKBH membuat stand-stand untuk tiap perkara seperti pidana, perdata, ketenagakerjaan, pajak, tata usaha negra, dan pertanahan bagi masyarakat sekitar kecamatan Gunungpati, Jumat (21/9/2018).

Cahya Wulandari menjelaskan, kami  membawa sejumlah 8 pakar hukum di masing-masing perkara dan 20 mahasiswa yang bertugas untuk menjaring masyarakat yang kadang tidak begitu terbuka terhadap permasalahan hukum yang dihadapi.

Hadir  sejumlah masyarakat dari beberapa kelurahan di lingkungan kecamatan Gunungpati tampak antusia dengan segala permasalahan hukum yang mereka hadapi.

Beberapa diantaranya terdapat masalah yang dapat langsung diselesaikan, namun ada permasalahan juga yang akan dilakukan pendampingan langsung karena dimungkinkan akan berlanjut pada tahapan persidangan. Pendampingan akan langsung dikawal juga oleh beberapa alumni Fakultas Hukum yang telah berprofesi sebagai Advokat.

Kegiatan seperti ini rencananya akan dilakukan secara periodik dengan lokasi pelaksanaan yang terus berpindah. Expo Bantuan Hukum ini terselenggara sebagai bentuk kepedulian serta tanggung jawab UNNES terhadap masyarakat terutama masyarakat Gunungpati, dimana kampus UNNES berada.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, di era internasionalisasi yang digaungkan UNNES ini, kita harus tetap tidak boleh melupakan tempat dimana kita berpijak. UNNES tidak boleh menjadi menara gading, namun menjadi menara air yang manfaatnya harus secara langsung dirasakan oleh masyarakat.

Sementara itu Dekan Fakultas Hukum Dr Rodiyah menyampaikan, permasalahan hukum yang terdapat dalam masyarakat begitu banyak dan cukup komplek, kehadiran PKBH diantara masyarakat diharapkan menjadi solusi.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 260 kali

Jurusan PKn UNNES Gelar Kuliah Umum Bersama Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah

Rabu, 26 September 2018 | 11:29 WIB


Jurusan PKn UNNES Gelar Kuliah Umum Bersama Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah

Harold Lasswell mengartikan politik sebagai who gets what, when, and how. Sedangkan Aristoteles berpandangan bahwa politik merupakan best possible system that could be reached.

Pengertian kedua filsuf tersebut memang benar adanya dalam setiap urusan politik, bagaimana setiap pihak yang berusaha mendapatkan kepentingannya dalam berpolitik.

Namun demikian, hal tersebut seringkali dilakukan dengan cara-cara yang kurang arif. Contohnya, praktik-praktik menjatuhkan lawan politik dengan cara-cara kotor pun telah menjadi populer dalam tahun politik 2014 lalu.

Menjelang tahun politik 2019, fenomena kebebasan yang kebablasan terlihat jelas ketika bagaimana dalam konteks pertarungan politik terlihat adanya upaya pembunuhan karakter diantara calon pasangan yang ada.

Bahkan muncul istilah “politisasi gosip”. Seperti halnya selebritis, para calon terpilih pun banyak digosipkan dalam infotainment maupun berita TV dengan isu- isu yang simpang siur dan tidak jelas kebenarannya.

Tentunya hal tersebut menimbulkan efek negatif khususnya berkenaan dengan kepercayaan publik terhadap praktik politik di negeri ini.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang bagi Jurusan Politik dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk menyelenggarakan kuliah umum bertema Mewujudkan Politik Santun dan Cerdas di Tahun Politik 2018 dan 2019 pada Rabu (26/9) bertempat di Gedung C7 Dekanat Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Ketua panitia pelaksana Erisandi Arditama SIP MA melaporkan, kegiatan diikuti oleh  mahasiswa baru Jurusan PKn UNNES.

“Acara ini merupakan acara tahunan untuk mahasiswa baru, dengan mengusung tema mewujudkan politik santun dan cerdas di tahun politik 2018 dan 2019,” jelas Sandi.

Melalui acara ini, lanjut Sandi, kita sebagai warga negara yang baik diharapkan mampu mewujudkan politik yang santun, cerdas, dan beretika pada pemilu serentak tahun 2019.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Dr Moh Solehatul Mustofa MA mengapresiasi dan menyambut baik penyelenggaran kegiatan ini.

“Tema yan dipilih sangat bagus. Semoga mampu memberikan pendidikan politik bagi peserta kuliah umum kali ini. Semoga mahasiswa mampu menjadi bagian dari masyarakat untuk mewujudkan politik yang santun dan cerdas serta memiliki etika poltik yang baik,” harap Dekan sekaligus Dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi tersebut.

Kuliah umum yang diikuti oleh lebih dari 150 peserta ini, menghadirkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah Drs Joko Purnomo.

“Kekuasaan itu memang luar biasa, kursi penyelenggara itu memang luar biasa. Pemilu sebagai metode mengkonversikan suara menjadi kursi. Kekuatan kursi tersebut luar biasa, oleh karena itu nilai-nilai yang harus ditetapkan di Indonesia adalah mengutamakan kepentingan umum, kesejahteraan rakyat, dan kedamaian negara,“ Jelas Joko kepada peserta kuliah.

Sejatinya, upaya mewujudkan politik santun dan cerdas di tahun politik 2018 dan 2019 menjadi tanggung jawab bersama.

Sekadar informasi, pada Pemilu Tahun 2019, KPU sebagai penyelenggara berharap angka partisipasi masyarakat mencapai 77,5 persen.

Untuk terpenuhinya angka tersebut, KPU sebagai leading sector pemilu, partai politik sebagai peserta, pemerintah dan stakeholder (termasuk perguruan tinggi) pun mendapat amanah untuk memberikan pendidikan politik santun dan cerdas kepada masyarakat.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 239 kali

Empat Guru asal Australia Belajar di UNNES

Selasa, 25 September 2018 | 11:57 WIB


Empat Guru asal Australia Belajar di UNNES

Universitas Negeri Semarang menerima kunjungan empat orang guru asal Queensland Australia pada Senin (24/9). Kunjungan tersebut merupakan realisasi dari program  pertukaran guru antara Indonesia dan Australia yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Bertempat di Gedung H Rektorat UNNES, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof TL Sukestiyarno MS PhD menyambut hangat kedatangan empat guru tersebut yang didampingi oleh staf kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

“Sebagai univeritas yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional, UNNES siap mengemban amanah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah untuk menjadi mitra dalam program pertukaran guru kali ini,” ungkap Prof Sukes.

Empat guru tersebut ialah Samanta Preston (Laims School of Distamce Education), Lisa Mc Mahon (Rollingstone State School), Teresa Sewll – Kasim (Brsibane Central State School), dan Warren Ruhle (Harniston State High School).

Mereka diagendakan akan mengikuti perkuliahan di UNNES selama 10 hari. Kepala urusan kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Ernest Septiyani menjelaskan keempat guru asal Queensland tersebut, akan mempelajari bahasa Indonesia dan kebudayaan setempat (Cross Cultural Understanding).

“Sebelum kembali ke negara asalnya, diagendakan, mereka akan diajak untuk mengunjungi Candi Prambanan dan Candi Borobudur,” ungkap Ernest.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 557 kali

54 Calon Menwa Ikuti Pradiksar

Selasa, 25 September 2018 | 11:49 WIB


54 Calon Menwa Ikuti Pradiksar

Sebanyak 54 calon Resimen Mahasiswa (Menwa) mengikuti Upacara Pembukaan Pra Pendidikan Dasar (Pradiksar) Keprajuritan Yudha XLII, Minggu (23/9/2018) di Dekanat Fakults Ilmu Sosial (FIS) kampus UNNES  Sekaran Gunungpati.

Komandan Batalyon Suto Wijoyo Wisnu Teguh Purnomo  menyampaikan, calon resimen tersebut terdiri atas 40 orang dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan 14 orang dari Univesitas Ngudi Waluyo.

Koordinator UKM Minat dan Bakat Drs Kusmuriyanto MSi saat menjadi Inspektur Upacara berpesan kepada seluruh peserta upacara untuk selalu mengingat 4 Pilar Kebangsaan dan menerapkannnya di kehidupan sehari-hari sebagai bentuk bela negara dengan sepenuh hati.

Hadir pejabat UNNES, Muspika Muspida Jawa Tengah,  Alumni Menwa 902,  Menwa dari Universitas lain di Semarang, dan seluruh anggota Aktif Menwa 902 UNNES.

Selesai pembukaan kegiatan dilanjutkan penyampaian materi Kemenwaan oleh Aristyanto SSi (alumni Menwa UNNES), materi Bela Negara, dan Kepemimpinan oleh Peltu Mulyadi dari Koramil Gunungpati.


Penulis: Sihono Dibaca : 177 kali

Fakultas Teknik Gelar Servis Jimat Mobil Kerjasama Nasmoco

Selasa, 25 September 2018 | 10:51 WIB


Fakultas Teknik Gelar Servis Jimat Mobil Kerjasama Nasmoco

Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Mesin (Himpro) Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) menyelenggarakan Servis Jimat (Jitu dan Hemat) Mobil AutoCare With Nasmoco selama dua hari Selasa sampai Rabu (25-26/9/2018 di sebelah gedung Kewirausahaan (KWU) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ketua Panita Feny Putri Mardianata menyampaikan, servis ‘Jimat’ mobil ini bekerjasama dengan Nasmoko Semarang dengan jumlah teknisi 20 orang terdiri atas 10 orang dari Teknik Mesin UNNES dan 10 orang dari Nasmoco. Sebelumnya teknisi ini telah ditraining di Nasmoco selama 1 minggu.

Feny menjelaskan service ‘Jimat’ mobil ini untuk semua jenis mobil walaupun bekerjasama dengan Nasmoko. Dan kegiatan ini memasuki tahun ke-4 yang dilaksanakan setiap tahun.

Pada pelaksanaan servis jimat mobil tahun pertama ada 40 mobil yang diservis, tahun kedua 50 mobil, tahun ketiga 39 mobil, dan tahun keempat ini (2018) yang mendaftar sudah 60 mobil, diharapkan bisa memenuhi target yakni 100 mobil, kata Feny.

Feny menambahkan, ada enam paket yang ditawarkan kepada pendaftar servis yakni cek 24 item, cek rem, cek rem+oli, engine tune up, engine tune up+oli, dan engine tune up+cek rem+oli.

Dekan FT UNNES Dr Nur Qudus MT saat membuka kegiatan menyampaikan, kegiatan servis jimat mobil ini merupakan pengabdian kepada masyarakat untuk mempraktekkan ilmu yang diperoleh selama kuliah. Selian itu, juga untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa.


Penulis: Sihono Dibaca : 186 kali

50 Karya Seni Dosen Seni Rupa FBS UNNES Dipamerkan

Senin, 24 September 2018 | 14:27 WIB


50 Karya Seni Dosen Seni Rupa FBS UNNES Dipamerkan

Sebanyak 50 karya seni dari 20 dosen Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) dipamerkan di Galeri Seni Rupa gedung B9 FBS kampus Sekaran Gunungpati selama sepekan, Senin sampai Jumat (24-29/8).

Jenis karyanya meliputi Seni Lukis, Seni Gambar, Kriya, Desain, dan Fotografi. Diantaranya Arif Fiyanto SSn MSn dengan karya Teror Kehidupan Kaum Urban, Mujiono SPd MSn (Gejolak Asa), Nadia Sigi Prameswari SSn MSn (Macul Ben Ora Ucul Rejekine), Drs Purwanto MPd (Ritual Tradisi Sedekah Gunung Merapi), Dr Syakir Muharar MSn (Yang Super Jadi Monster), Dr TriyantoMA (Quran, Surat Al-Hujurat: 13), dan Rahina Nugrahani SSn MSn Playing With The Dino.

Ketua Jurusan Dr Syakir MSn melaporkan, melalui pameran Kanoman 2018 yang bertajuk “Image dan Imaji’ ini diharapkan mahasiswa mampu memiliki role model ideal melalui para pengajarnya. Dosen Jurusan Seni Rupa juga memiliki semangat dalam berkarya karena terwadahi, memiliki tanggungjawab selain tri dharma perguruan tinggi, dan memberikan dampak yang luas pada khalayak.

Drs Purwanto MPd mewakili Kurator lainya menyampaikan, tema yang diusung dalam pameran ini adalah Image dan Imaji. Image adalah citra tentang pribadi kami para dosen, dan Imaji dimaksud sebagai ungkapan citra bagaimana kami memanage potensi kreatif yang kami miliki dalam mengambil peran aktif membentuk dan membangun medan seni rupa melalui berkarya seni, menulis tentang seni, mendidik seni, dan berwawasan seni.

Harapannya dapat menjadi konstribusi bagi pengembangan kehidupan seni dan peradaban yang lebih tinggi.

Image dan Imaji menyuguhkan karya nyata sebagai bukti bahwa dosen seni rupa berkompetensi tak sekadar dapat bersifat kata tetapi menunjukkan bawa kami bisa. Saya, kami, dan kita yang hadir di sini semua berharap bahwa profil para dosen yang dibutuhkan saat ini adalah dosen yang tak sekadar bisa JARKONO (bisa ngajar ning ora bisa nglakoni).

Bukan itu yang dibutuhkan adalah dosen yang berintegritas mampu berdiri tegak karena dia berkualitas, mampu menjadi role model bagi mahasiswanya, mampu menginspirasi, mampu menjadi referensi, mampu mengedukasi, dan mampu mendorong bagi pencapaian kreativitas mahasiswa yang lebih tinggi.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka pameran menyampaikan, karya seni ini merupakan kreativitas para dosen seni rupa, diforum manapun kreativitas itu menduduki posisi yang tinggi, posisi yang terhormat. Orang kreatif itu dia sadar akan keberadaannya sebagai manusia yang ada dalam diolog kepada manusia lain, kepada alam semesta, dan kepada Tuhan sehingga kreativitas itu akan menganggkat derajat kemanusiaan, mengangkat derajat seni rupa, dan menganggat derajat FBS.

Untuk itu kami sangat meengapresiasi pameran ini sehingga bisa menjadi inspirasi kepada dosen yang lain dan mahasiswa.

“Dosen-dosen muda seni rupa luar biasa berani berkarya dan dipamerkan, sebab tidak semua dosen berani berkarya dan dipamerkan pada bidangnya masing-masing,” kata Prof Fathur.


Penulis: Sihono Dibaca : 381 kali

Ratna Purnasari Menjuarai Professional Sampoerna University Stock Competition

Senin, 24 September 2018 | 12:16 WIB


Ratna Purnasari Menjuarai Professional Sampoerna University Stock Competition

Ratna Purnasari Mahasiswa Akuntansi angkatan 2016 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (FE UNNES) meraih juara pertama pada ajang bergengsi ‘Professional Sampoerna University Stock Competition 2018’ yang diselenggarakan oleh Universitas Sampoerna Jakarta.

Juara II Benedictus Cuncung dari Universitas Bunda Mulia, dan juara III dan Muhammad Anshari dari Universitas Widyatama, Minggu 9 September 2018 lalu.

Ratna menjelaskan, Professional Sampoerna University Stock Competition merupakan serangkaian kompetisi pasar modal tingkat nasional. Kompetisi ini bersifat individu yang mana terdiri atas beberapa babak.

Babak pertama yakni online trading competition yang dilaksanakan selama 4 minggu, dimulai 2 Juli sampai sampai 30 Juli 2018. Pada babak ini terpilih 10 finalis dengan gain tertinggi untuk mengikuti tahapan final di Universitas Sampoerna Jakarta.

Pada babak Online Trading  ini delegasi Ratna Purnasari peringkat 3. Kemudian, diundang menghadiri serangkaian final di Universitas Sampoerna 8 September 2018,  Seminar dan Winner Announcement (9 September) di Bursa Efek Indonesia.

Adapun penilaian pada babak final ini adalah 70%  dari nilai Online Trading  Competition, 15% nilai Paper analisis saham, dan 15% presentasi.

“Saya bersyukur meraih juara pertama”, pungkasnya.


Penulis: Sihono Dibaca : 300 kali

FE UNNES Upayakan Pengolahan Limbah Kertas Jadi Produk Kerajinan Tangan

Minggu, 23 September 2018 | 16:30 WIB


FE UNNES Upayakan Pengolahan Limbah Kertas Jadi Produk Kerajinan Tangan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai Universitas konservasi memiliki tiga pilar utama dalam tata kelola kampus berbasis konservasi, salah satunya konservasi sumber daya alam (SDA) dan lingkungan.

Untuk mendukung hal tersebut Gugus konservasi Fakultas Ekonomi (FE) UNNES menyelenggarakan Workshop Pengolahan Limbah Kertas untuk Produk Kerajinan Tangan di kampus FE Sekaran, Sabtu (22/9).

Kegiatan yang diikuti 150 peserta ini menghadirkan Sri Ismiyati dari komunitas pengelolaan bank sampah masyarakat Kota Semarang. Pengelolaan limbah kertas bertujuan untuk mengurangi dan mengawasi produksi sampah dan limbah serta memperbaiki kondisi lingkungan di UNNES.

Pada pengelolaan limbah modern biasa disebut dengan 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Manajemen pengelolaan limbah dalam workshop ini diutamakan pada Reuse (Pemanfaatan) dan Recycle (Daur Ulang). Daur ulang merupakan penggunaan kembali material atau barang yang sudah tidak digunakan menjadi produk lain. Dengan pemanfaatan dan daur  ulang limbah diharapkan dapat mengurangi jumlah limbah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Worksop yang berlansung selama tiga jam ini diharapkan mencetak generasi yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus kader konservasi dimasa datang.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 172 kali

Menristekdikti Resmikan Prototipe Produk Pengolahan Air Bersih CPPBT-PT 2018

Minggu, 23 September 2018 | 12:29 WIB


Menristekdikti Resmikan Prototipe Produk Pengolahan Air Bersih CPPBT-PT 2018

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Mohamad Nasir didampingi Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Fathur Rokhman meresmikan Prototipe produk Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) Pengelolaan Air Bersih instalasi sumur dalam (deep well) berbasis teknologi sensor gamma ray well logging dan pengolahan air layak konsumsi reverse osmosis alkaline (ROA) di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Semarang, Sabtu (22/9).

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNNES dipercaya untuk melaksanakan tugas tersebut melalui program CPPBT.

Prof Nasir mengatakan, air dari tanah akan langsung diolah dengan teknologi Reverse Osmosis Alkaline (ROA). Air yang dihasilkan nantinya memiliki kandungan pH lebih tinggi dari air mineral biasa, yakni mendekati pH 9. Kadar pH merupakan ukuran untuk menentukan asam atau basa-nya suatu larutan. Pada air kemasan biasa tingkat pH-nya antara 4 hingga 6, sedangkan air alkali produk CPPBT ini memiliki pH 8,3 sehingga akan lebih mudah diserap oleh tubuh.

“Air ini tidak hanya bisa digunakan untuk direbus atau mandi saja, tapi juga bisa diminum langsung karena sudah sesuai SNI dan Permenkes”, tambah Prof Nasir.

Sementara itu, Ketua Pelaksana program CPPBT LPPM UNNES Dr Suwito Eko Pramono MPd juga mengatakan bahwa teknologi jika tidak ada yang mengelola maka tidak akan berjalan dengan baik. Ini merupakan idenya Pak Menteri, kemudian dipercayakan ke LP2M, jadi kedepannya perlu kita kelola bersama agar tetap bermanfaat.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 351 kali

HIMA Pendidikan IPS Peduli Taman Pendidikan Al Qur’an

Minggu, 23 September 2018 | 10:30 WIB


HIMA Pendidikan IPS Peduli Taman Pendidikan Al Qur’an

Himpunan Mahasiswa (Hima) Program Studi (Prodi) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan salah satu program kerja dari Departemen Advokasi Relasi dan Pengabdian Masyarakat yaitu Hima Pendidikan IPS Mengajar di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) AL-HIDAYAH Kota Semarang, Sabtu (22/9).

Kegiatan dibuka oleh Pembina Hima P. IPS Rudi Salam MPd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan khususnya pendidikan agama.

Kegiatan diikuti 100 peserta didik yang terdiri dari tingkatan jilid 1 hingga Al-Qur’an. Mereka sangat antusias dalam pembelajaran karena terdapat permainan, dongeng dan pembacaan do’a harian yang dikemas secara edukatif sehingga mampu menambah semangat anak-anak dalam belajar mengaji. Dalam acara itu pula diserahkan bantuan berupa alat tulis dari Hima P. IPS dan santunan dari Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum kepada para santri.

Pengasuh TPQ KH Umar mengungkapkan rasa bangga atas perhatian mahasiswa kepada para santri serta mengucapkan terima kasih diiringi doa semoga Universitas Negeri Semarang semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Dwi Hermawan & Annisa Azizatul Imani (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 214 kali

Korps Bela Negara UNNES Ikuti Seminar Nasional di Akmil

Sabtu, 22 September 2018 | 9:22 WIB


Korps Bela Negara UNNES Ikuti Seminar Nasional di Akmil

Dua puluh dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam Korps Bela Negara mengikuti Seminar Nasional Bela Negara di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Kamis (20/9).

Acara yang bertema “Mempersiapkan Generasi Muda dalam Membangun Peradaban Modern Guna Mendukung Pertahanan Negara” tersebut, diikuti para Taruna dari Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, Akademi Kepolisian dan berbagai mahasiswa se-Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Hadir sebagai keynote speaker Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman SSos MSi. Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) itu menuturkan kunci kesuksesan generasi muda salah satunya dengan pendidikan karakter yang menghasilkan pengetahuan, keterampilan, dan karakteristik bangsa Indonesia.

Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Republik Indonesia (Dirjen Belmawa) Prof Intan Ahmad PhD menambahkan, pengembangan teknologi pertahanan dan keamanan merupakan upaya Menristekdikti mendukung pertahanan negara. Oleh karena itu penting untuk meningkatkan akses, relevansi, dan mutu pendidikan tinggi agar dihasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Didampingi Pembina Himpunan Mahasiswa P.IPS Rudi Salam MPd berharap seminar nasional ini bisa menjadi motivasi untuk ditularkan kepada mahasiswa lain agar mengamalkan nilai-nilai dari kegiatan bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

Seminar Nasional ini turut dihadiri Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa, Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada (UGM) Prof Dr P.M Laksono MA, serta Ketua Program Studi S2/S3 Geografi UGM Dr Sri Rum Giarsih MSc.

(Nida MR & Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 269 kali

UNNES Tambah Lapangan Bulu Tangkis Baru di Kampus Pegandan

Jumat, 21 September 2018 | 13:59 WIB


UNNES Tambah Lapangan Bulu Tangkis Baru di Kampus Pegandan

Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Rustono meresmikan lapangan olah raga bulu tangkis ditandai dengan pemotongan tumpeng di kampus UNNES Pegandan Jalan Menoreh Kelurahan, Jumat (21/9/2018).

Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Prof Rustono, kemudian diserahkan kepada Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Prof Tandiyo Rahayu.

Hadir Direktur Pascasarjana Prof Akhmad Slamet, Senat FIK, Dosen, Karyawan, dan Mahasiswa.

Prof Tandiyo Rahayu menyampaikan, lapangan pegandan ini merupakan situs bagi FIK UNNES karena sebelum menempati kampus UNNES Sekaran  FIK menggunakan lapangan pegandan. Dengan adanya lapangan bulu tangkis ini, maka akan memotivasi semangat dosen, mahasiswa, dan karyawan UNNES untuk memelihara kesehatannya melalui olah raga bulu tangkis.

Semantara itu, WR 2 Dr Martono menyampaikan, lapangan bulutangkis ini dibangun untuk dapat digunakan sebagai laboratorium bulutangkis bagi FIK UNNES karena berstandar nasional. Dengan dibangunnya lapangan baru ini diharapkan bisa menambah prestasi dan memunculkan bibit-bibit atlit bulutangkis baru. Ke depan UNNES juga akan membangun laboratorium olahraga yang lain, pungkas Dr Martono.


Penulis: Sihono Dibaca : 319 kali

Ini Pesan Ganjar Pranowo Ketua Dewan Penyantun kepada UNNES

Kamis, 20 September 2018 | 21:00 WIB


Ini Pesan Ganjar Pranowo Ketua Dewan Penyantun kepada UNNES

Beberapa pesan penting disampaikan oleh Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jateng sekaligus Ketua Dewan Penyantun Universitas Negeri Semarang (UNNES) kepada Pengelola UNNES. Pesan penting tersebut disampaikan beliau pada audiensi pimpinan UNNES dengan Gubernur Jawa Tengah pada tanggal 20 September 2018 di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah Puri Gedeh Semarang.

Pesan yang pertama adalah pentingnya menjaga kondusivitas kampus pada masa-masa pesta demokrasi. Pesta demokrasi di berbagai level baik di tingkat nasional, regional maupun kampus tidak boleh menjadi alasan untuk bermusuhan. Sesama saudara sebangsa setanah air, UNNES harus mengajarkan kepada mahasiswa dan mengajak kepada para dosen untuk belajar melihat kebaikan dan kelebihan dari orang lain.

Saat ini demokrasi bangsa kita masih belum matang sehingga banyak pihak yang sibuk mengedepankan hal negatif lawan politik ketimbang mempromosikan kelebihan sendiri. UNNEs jangan sampai terjebak pada pola tersebut.

Pesan yang kedua terkait dengan prestasi bangsa utamanya di bidang olahraga. UNNES harus mampu menjadi produsen atlet terbanyak dan terbaik di Jawa Tengah dan bahkan di Indonesia. Dengan fasilitas dan sumber daya yang dimiliki UNNES, maka harus ada revolusi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan prestasi atlet Jawa tengah.

UNNES juga diminta untuk berkontribusi untuk mewujudkan sistem informasi olah raga jawa tengah sehingga semua kompone keolahragaan dapat dimasukkan dalam sebuah Decision Support System (DSS).

Pak Ganjar berpesan “Olahraga membuat orang-orang yang berseberangan dapat berpelukan dalam kebanggaan dan patriotisme”
Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHuk, menyambut baik pesan-pesan yang disampaikan oleh Pak Ganjar selaku ketua dewan penyantun UNNES.

Rektor menyatakan siap untuk mengawal atlet-atlet Jawa Tengah untuk berprestasi di tingkat internasional. Pada kesempatan audiensi ini Rektor juga menghadap bersama tiga mahasiswa UNNES yang mendapatkan medali di kejuaraan Asian Games 2018.

Mereka adalah Nining Purwaningsih (Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi) memperoleh Medali Perunggu cabang Sepeda Gunung Putri (Donwhill), Puja Riyaya (Mahasiswa Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi) memperoleh Medali Perunggu cabang Wushu Sanda Putra 70 Kg, dan Yusuf Widiyanto (Mahasiswa Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi) memperoleh Medali Perunggu cabang Wushu Sanda Putra 56 Kg.

Mahasiswa berprestasi lain juga turut menghadap Bapak Gubernur yaitu: Muhammad Rokhil (Ketua BEM UNNES) dan Rizky Ajie Aprilianto (Penemu Dompet untuk Tuna Netra). Rektor UNNES juga menyatakan siap untuk menindaklanjuti kemungkinan didirikannya SMK Keolahragaan jika ditugasi oleh Bapak Gubernur.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 423 kali

Angkat Penelitian Kota Lama Semarang, Mahasiswa UNNES Juarai LKTI Nasional di Malang

Kamis, 20 September 2018 | 15:57 WIB


Angkat Penelitian Kota Lama Semarang, Mahasiswa UNNES Juarai LKTI Nasional di Malang

Penelitian yang dilakukan oleh tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) yakni Arfan Habibi program studi Ilmu Sejarah, Ratna Aprilia Pendidikan Sejarah, dan Zuhrotul Putri Mutfiana juga dari Pendidikan Sejarah meraih Juara III pada ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional 2018 Tingkat Mahasiswa SI PTN/PTS Se-Indonesia yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sejarah, FIS, Universitas Negeri Malang (UM) pada hari minggu (16/9).

Juara I dimenangkan oleh Universitas Negeri Malang (UM), Juara II diraih oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Juara III diraih oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Sementara untuk Juara Harapan I diraih oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Harapan II diraih oleh Universitas Padjajaran (UNPAD).

Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional ini diikuti lebih dari 50 Tim PTN/PTS yang mengikuti. Pada babak ahir diundang 5 besar tim terbaik untuk mempresentasikan karyanya di Universitas Negeri Malang. 

Arfan Habibi dan Tim mempresentasikan penelitiannya dihadapan para dewan juri dengan judul LASERLOK (Lawatan Sejarah Lokal): Penerapan Konsep Konservasi Kesejarahan Berbasis Civil Society Sebagai Upaya Reinternalisasi Nilai-Nilai Lokal dan World Heritage di Kawasan Kota Lama Semarang.

Arfan Habibi menjelaskan, pembuatan karya ilmiah ini dilatarbelakangi hasil observasi penelitian di Kawasan Kota Lama Semarang mengenai kurangnya pemahaman pengunjung tentang arti penting Kota Lama Semarang.

Kawasan Kota Lama Semarang (Little Netherland) merupakan salah satu kawasan bersejarah yang menjadi bukti telah terjadinya kolonialisme di Indonesia. Namun, tidak sedikit bangunan yang mulai lapuk termakan usia. Padahal keberadaannya mengandung nilai penting bagi masyarakat.

Sehingga, melalui solusi alternatif yang digagas oleh Arfan Habibi dan timnya serta dibimbing oleh Tsabit Azinar Ahmad SPd MPd dari Jurusan Sejarah FIS UNNES melalui Lawatan Sejarah Lokal (LASERLOK) diharapkan mampu meningkatkan pemahaman nilai-nilai lokal dan mendukung Kawasan Kota Lama Semarang sebagai Warisan Dunia (Word Heritage).

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 594 kali

SMK PL Tarcisius 1 Semarang Juarai Kompetisi Perkantoran

Kamis, 20 September 2018 | 10:22 WIB


SMK PL Tarcisius 1 Semarang Juarai Kompetisi Perkantoran

Administrasi adalah sekelompok orang yang saling bekerjasama dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Administrasi itu bermakna luas, bukan bermakna kecil tidak hanya sekadar mengecap atau mengetik surat saja. Tapi, ada juga peran memimpin, mengolah, mengetik, agendaris, pengarah, arsiparis, dan ekspeditur.

Atas dasar inilah, Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan ‘Kompetisi Perkantoran SMK Tingkat Nasional’ kata ketua panita Agung Kuswantoro SPd MPd, Rabu (19/9/2018) di Labolatorium Praktik Perkantoran FE kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Dekan FE Drs Heri Yanto MBA PhD saat membuka kompetisi mengatakan perkembangan administrasi perkantoran begitu pesat. Surat menyurat sudah dilakukan secara online. Kearsipan pun, saat ini membutuhkan penyimpanan secara elektronik. Sehingga, perlu ditangkap oleh pelaku administrasi.

Dewan juri dalam kompetensi ini Purwanto (Dosen UNY), Sularso Mulyono (pakar perkantoran), dan Ismiyati (dosen UNNES).

Kompetisi diikuti 12 peserta yaitu SMK Negeri 1 Demak, SMK Negeri 9 Semarang, SMK Negeri 1 Salatiga, SMK Negeri 2 Magelang, SMK YPE Sampang Cilacap, SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang, SMK Negeri 1 Kendal (2 tim), SMK Hidayah Semarang, SMK Negeri 1 Bawang Banjarnegara, SMK PL Tarcisius 1 Semarang, dan SMK Negeri 1 Purwodadi.

Juara 1 dimenangkan oleh SMK PL Tarcisius 1 Semarang, Juara 2 SMK N 1 Salatiga, dan Juara 3 SMK Hidayah Semarang.
Sedangkan Juara Harapan 1 SMK N 2 Magelang, Juara Harapan 2 SMK N 1 Kendal (tim B), dan Juara Harapan 3 SMK N 1 Kendal (tim A).


Penulis: Sihono Dibaca : 293 kali

Tingkatkan Reputasi Internasional, UNNES Terima kunjungan dari The University of Auckland

Kamis, 20 September 2018 | 8:26 WIB


Tingkatkan Reputasi Internasional, UNNES Terima kunjungan dari The University of Auckland

Dalam rangka meraih predikat sebagai universitas bereputasi Internasional, seluruh elemen dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) harus menambah jaringan dengan institusi Internasional. Mulai dari tingkat universitas, jurusan, hingga program studi yang ada.

Program kerja sama dilakukan oleh Bagian Kerjasama dengan mengadakan pertemuan serta penandatanganan Minutes of Meeting dengan University of Auckland yang ditandatangani oleh Dr Marek Tesar selaku Associate Dean International The University of Auckland dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof YL Sukestiyarno, Senin (17/09) di Rektorat Kampus UNNES Sekaran Gunungpati, Semarang.

Hadir Intan Permata Hapsari SPd MPd selaku Ketua Internasional Office UNNES, dan beberapa orang perwakilan dari delapan fakultas yang ada di UNNES.

Dr Marek Tesar menyampaikan, The University of Auckland merupakan universitas terbesar di Selandia Baru ingin melakukan kerjasama kepada UNNES.

Bidang kerjasama itu diantaranya joint-master program, master degree, undergraduate double degree, student mobility program (program pertukaran), visiting lecturer (kunjungan dosen), dan kolaborasi penelitian.


Penulis: Sihono Dibaca : 274 kali

TOMADEN Sentuhan Teknologi Informasi Toga di Patemon

Rabu, 19 September 2018 | 14:43 WIB


TOMADEN Sentuhan Teknologi Informasi Toga di Patemon

Kelurahan Patemon di kecamatan Gunungpati kota Semarang menetapkan diri sebagai kampung tematik wisata embung.

Dalam rangka mendukung program tersebut Tim LP2M UNNES terdiri dari  Dr Aditya Marianti MSi, Muhammad Abdullah MSc dan Octavianti Paramita MSc melaksanakan hibah KKN PPM dengan dana DRPM Kemenristekdikti yang melibatkan 27 orang mahasiswa dari berbagai program studi di UNNES.

Salah satu atraksi wisata yang dikembangkan mahasiswa KKN PPM UNNES di kelurahan Patemon adalah eduwisata  Taman Obat Keluarga (TOGA) yang terdapat di area kantor kelurahan Patemon.

Taman Toga ini menyajikan kurang lebih 25 jenis koleksi tanaman obat dari berbagai species. Antara lain Kumis kucing, cakar ayam, kelor, sirsak, sambung nyawa, jahe merah, jinten, kencur, kunyit, adas dan sebagainya.  
Untuk memberikan efek edukasi bagi pengunjung pada setiap tanaman obat diberikan papan nama tanaman obat yang memuat nama daerah tanaman obat.

Untuk mengetahui nama ilmiah dan manfaat tanaman obat tersebut dapat dilihat dengan memindai QR code yang terdapat di papan nama dengan menggunakan smartphone. Adapun aplikasi yang harus diunduh sebelum bisa memindai barkot bernama TOMADEN (TOGA Smart Garden).

Aplikasi dapat diunduh melalui http://bit.ly/tomaden kemudian di instal di smartphone. Aplikasi ini dikembangkan oleh mahasiswa KKN PPM UNNES prodi Ilmu Komputer. Aplikasi berbasis mobile ini diciptakan dengan menerapkan QR Code dalam mengidentifikasi informasi tanaman.  

Aplikasi TOMADEN ini merupakan inovasi baru sebagai pendukung desa wisata embung patemon. Aplikasi ini, dapat digunakan oleh wisatawan untuk memperoleh informasi lebih jauh tentang tanaman obat.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 325 kali

Sri Handayani Dipromosikan Wakil Dekan FT UNNES

Rabu, 19 September 2018 | 12:04 WIB


Sri Handayani Dipromosikan Wakil Dekan FT UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik Dra Sri Handayani MPd menjadi Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan (WD II) Fakultas Teknik (FT) Antarwaktu, Rabu (19/9/2018) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Pada waktu yang bersamaan, Rektor juga melakukan mutasi Kepala Sub Bagian (Kasubbag) di lingkungan UNNES. Mereka yaitu Yuli Dewi Lestari SPd MM menjadi Kasubbag Umum dan Kepegawaian FIK, Nasikun SPd menjadi Kasubbag Umum dan KepegawaianFIS, dan Yohana Endang Trirahayu SPd menjadi Kasubbag Umum dan Kepegawaian Pascasarjana.

Prof Fathur  Rokhman saat memberi sambutan menyampaikan, pelantikan ini merupakan bagian penting untuk lebih menyehatkan organisasi, sebab organisasi UNNES sudah sehat. Organisasi yang sehat itu tentu mendapat kepercayaan baik dari masyarakat.

Prof Fathur juga menyampaikan ada beberapa aspek organisasi yang sehat  diantaranya sehat secara kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Jabatan itu amanah untuk surga Allah. Oleh karena itu pejabat yang dilantik hari ini diharapkan bisa bekerja dengan lebih baik lagi.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 571 kali

Diskusi Terfokus, Tim Pusat Bimbingan dan Konseling Unimal Aceh Kunjungi  UNNES

Rabu, 19 September 2018 | 8:26 WIB


Diskusi Terfokus, Tim Pusat Bimbingan dan Konseling Unimal Aceh Kunjungi  UNNES

Tim Pengelola Pusat   Bimbingan dan Konseling  Universitas Malikussaleh Aceh (Unimal),  mengadakan kunjungan ke Pusat Pengembangan Karir dan BK, MKU/MKDK LP3 UNNES, Senin (17/9/2018) di kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Mereka terdiri atas 3 orang dipimpin Dr Ir Jamidi diterima oleh  Sekertaris LP3 UNNES Dr Sugiyanto MSi.  Dalam sambutan penerimaan, disampaikan ucapan selamat datang dan  penghargaan serta mendukung  keinginan dan harapan tim  yang berniat saling bertukar pengalaman mengelola pusat layanan konseling. Sugiyanto juga mendukung rencana mereka  mengadakan workshop dengan mengundang fasilitator dari UNNES.

Rangkaian acara  kunjungan itu, selanjutnya saling tukar pengalaman berkenaan dengan pengelolaan Program Bimbingan Konseling. Dalam kesempatan itu,

Kepala Pusbang Karir dan BK, MKU/MKDK,  Eko Supraptono  didampingi oleh Staf Akademik dan para Tutor Sebaya menjelaskan bahwa pengelolaan program unggulannya diarahkan  pada pelayanan untuk pencapaian  Catur Sukses Mahasiswa, dan layanan pengentasan masalah non akademik mahasiswa.

Ia juga menambahkan, bahwa pusat layanan konseling memiliki  posisi yang strategis  dalam mendukung kebijakan lembaga dalam meningkatkan reputasi dan kepercayaan publik.

Anggauta tim, Nursan Junita, MA dan Nasruddin, SP lebih jauh meminta penjelasan strategi membangun komitmen seluruh elemen kampus, terutama para Dosen Wali sebagai garda terdepan dalam memberikan konseling awal terhadap klien mahasiswanya.

Diskusipun mengerucut pada upaya mendasar untuk mengeliminasi kendala dan kelemahan dalam membangun jaringan yang kokoh antara para pengelola ditingkat dosen wali, pengelola prodi dengan layanan program yang digelar oleh pusat konseling.

Ia berkeinginan belajar lebih jauh  dalam memanajemen pusatnya agar persoalan yang terkait dengan studi mahasiswa dapat tercapai tepat waktu, kompeten, berinegritas, dan berkarakter.

Ia berharap Pusat Karir dan Konseling UNNES bersedia menjadi mitra kerjasama yang saling menguatkan.

Pertemuan juga dilajutkan dengan menelaah perbagai instrumen yang selama ini digunakan oleh Pusat Konseling UNNES dalam melayani para mahasiswa dalam mengembangkan minat, bakat dan potensinya serta dalam mengeliminir adanya problem non akademik dan akademik yang diperkirakan akan mengganggu prestasi mahasiswa.

Pada penghujung acara, tim  memperoleh penjelasan dengan runtut dari para Tutor Sebaya yang selama ini telah bekerja keras mendukung suksesnya serangkaian program di pusat tersebut. Pada sesi ini, mereka terkesan akan komitmen, keihlasan dan kinerja para Tutor Sebaya yang sangat kompak mewujudkan tercapainya program secara optimal tanpa mengenal lelah dan selalu berdedikasi.


Penulis: Sihono Dibaca : 421 kali

Dosen dan Tendik Terima SK Kenaikan Pangkat

Selasa, 18 September 2018 | 16:23 WIB


Dosen dan Tendik Terima SK Kenaikan Pangkat

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono MSi menyerahkan Surat Keputusan kenaikan pangkat dan SK Pangkat pegawai di lingkungan UNNES, Selasa (18/9), di ruang Senat Gedung H Kampus Sekaran Gunungpati.

Biro Umum Hukum dan Kepegawaian (BUHK) UNNES menyerahkan 39 SK Jabatan dan SK Pangkat kepada dosen dan 42 SK Kenaikan Pangkat kepada tendik.

Rektor mengatakan ini merupakan sebuah kepercayaan dari pemerintah melalui UNNES kepada bapak ibu dalam mengemban pekerjaan, ini merupakan sebuah prestasi yang harus dipertahankan dan ditingkatkan.

Secara simbolis Rektor menyerahkan SK kepada Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Prof Tandiyo Rahayu dan Direktur Pascasarjana Prof Achmad Slamet MSi yang naik pangkat.

 

 

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 491 kali

Kepala BNPT Berikan Kuliah Umum untuk Mahasiswa PTN dan PTS Di Jawa Tengah

Selasa, 18 September 2018 | 15:21 WIB


Kepala BNPT Berikan Kuliah Umum untuk Mahasiswa PTN dan PTS Di Jawa Tengah

Kepala Badan Nasional Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Drs Suhardi Alius MH selalu konsen dalam membentengi para mahasiswa agar terhindar dari penyebaran paham-paham radikal negatif tersebut.

Dihadapan 8000 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan PTN, PTS lain di Jawa Tengah dengan tema “Pengembangan Karakter Bela Negara Mahasiswa Melalui Panangkalan Paham Radikalisme Di Kampus”, Sekaran (18/9).

Suhardi Alius menjelaskan bahwa kuliah umum ini sebagai upaya untuk mempersiapkan generasi muda dalam memimpin bangsa ini kedepan.

“Kita membantu semua Universitas, termasuk salah satunya UNNES, disinilah calon guru ditempa, bahkan para pemimpin-pemimpin nasional  juga lahir dari UNNES, untuk itu saya berikan pencerahan mahasiswa ini mengenai bagaimana mengidentifikasi, bagaimana menghindari hal-hal yang sifatnya negatif,” katanya.

Mantan Kapolda Jabar  itu meminta kepada para mahasiswa harus belajar untuk mencapai cita-cita untuk menjadi generasi penerus yang cemerlang dalam upaya  mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Saat membuka acara Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, UNNES sebagai universitas yang unggul selalu membentengi mahasiswanya dari paham-paham radikalisme salah satunya adalah dengan mengirim mahasiswa untuk melakukan latihan Bela Negara di Dodik Bela Negara Kodam IV Diponegoro Magelang.

Diharapkan, dengan Bela Negara yang ditanamkan kepada seluruh mahasiswa, sebagai bentuk revolusi mental, sekaligus membangun daya tangkal terhadap paham radikalisme dalam menghadapi kompleksitas berbagai ancaman.

Hadir dalam acara ini pimpinan PTN PTS Se-Jawa Tengah (UNDIP, Politeknik Negeri Semarang, Poltekes Semarang, Polimarin Semarang, Untidar, IAIN Surakarta, Politeknik Negeri Cilacap, ISI Surakarta, UNSOED, Poltekes Surakarta).


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 269 kali

Masa Pendaftaran Konferensi Bahasa dan Sastra III Diperpanjang

Selasa, 18 September 2018 | 14:37 WIB


Masa Pendaftaran Konferensi Bahasa dan Sastra III Diperpanjang

Panitia Konferensi Bahasa dan Sastra III mengumumkan untuk memperpanjang masa pendaftaran bagi peserta dan pemakalah. Pendaftaran yang sedianya akan ditutup pada 17 September 2018 akan diperpanjang menjadi 27 September 2018.

“Kami masih membuka kesempatan bagi anggota masyarakat untuk berpartisipasi dalam acara ini,” kata Ketua Konferensi Bahasa dan Sastra III, Suseno WS.

Konferensi Bahasa dan Sastra (KBS) adalah acara tahunan yang diadakan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang (Unnes).  Pada konferensi tersebut, para peneliti dan akademisi dari berbagai lembaga penelitian dan perguruan tinggi bertemu untuk membahas penelitian dan pemikiran aktual pada bidang bahasa dan sastra.

KBS tahun 2018 yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 16 Oktober 2018 menjadi spesial karena dihadiri oleh sejumlah narasumber istimewa.

Panitia memastikan, Peter Carey dari Trinity College, Inggris, akan hadir menjadi pembicara utama pada konferensi tersebut. Demikian juga profesor dari University of Leed, Inggris, Hywel Coleman, yang telah dipastikan akan hadir dalam acara tersebut.

Selain dua akademisi dari Inggris tersebut, pembicara utama lain dalam konferensi ini adalah profesor dari Universitas Negeri Malang (UM) Prof Dr Djoko Saryono dan Profesor sosiolinguistik Universitas Negeri Semarang, Prof. Dr. Fathur Rokhman.

Pendaftaran sebagai peserta dan pemakalah dapat dilakukan melalui Uki Hares Yulianti (0813 9294 4940) atau Zuliyanti (085 740 115 112). Adapun makalah dapat dikirim ke surel kbs@mail.unnes.ac.id.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 270 kali

32 Dosen FIK Ikuti 4th ACPES

Senin, 17 September 2018 | 12:44 WIB


32 Dosen FIK Ikuti 4th ACPES

Sebanyak 32 dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES)  mengikuti 4th Asean Conference on Physical Education & Sport (ACPES) 2018 pada tanggal 24-27 September 2018 di Hotel Tenera Bandar Baru Bangi Selangor Malaysia. Dalam kegiatan tersebut, dosen UNNES akan mengikuti oral presentation.

Saat berpamitan, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, ini merupakan semangat dari pengembangan keilmuan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES. Selama ini FIK UNNES terus menorehkan prestasi nasional dan Internasional, dan terus mengembangkan kerjasama, saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi dosen yang lain.

Sementara itu, Dekan FIK Prof Tandiyo Rahayu mengatakan ACPES merupakan Konferensi untuk menyatukan akademisi, pendidik, dan praktisi untuk bertemu dan berdiskusi tentang isu-isu yang berkaitan dengan bidang ilmu olahraga dan untuk bertukar temuan penelitian dan minat penelitian dalam Ilmu Olahraga dan Pendidikan Jasmani. Fokus konferensi adalah pada penggunaan teknologi saat ini di bidang Ilmu Olahraga dan Pendidikan Jasmani.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 324 kali

UNNES Peroleh Peringkat Pertama Satker Bidang Keuangan dari KPPN I Semarang

Senin, 17 September 2018 | 12:29 WIB


UNNES Peroleh Peringkat Pertama Satker Bidang Keuangan dari KPPN I Semarang

Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih Peringkat Pertama Kategori Satuan Kerja Terbaik Atas Ketepatan Waktu dan Keakuratan Data Laporan Saldo Rekening Semester I Tahun 2018.

Penghargaan diberikan langsung oleh Kepala KPPN 1 Semarang Widhia Arie Prajoga Wijata didampingi Kasi SMKI Dwi Supriyatno kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Senin (17/9/2018) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semaran.

Widhia Arie Prajoga Wijata mengatakan, UNNES secara umum bagus dan memang lura biasa dalam laporan tepat waktu. Hal ini terbukti bahwa UNNES meraih peringkat pertama dari 144 satuan kerja (Satker).

Prof Fathur Rokhman mengucapkan terima kasih kepada pihak KPPN I Semarang, UNNES memperoleh peringkat Pertama pada tata kelola keuangan dari 144 satker.

Peraihan ini merupakan komitmen UNNES menjaga kampus Good Governance. Dalam tata kelola juga melibatkan audit internal, manajemen, dan ekternal. Komitmen UNNES yakni melayani pelayanan prima untuk semua.

Untuk itu mohon bimbingan dan arahan terus kepada KPPN I Semarang sehingga UNNES bisa mengelola keuangan dengan lebih baik lagi.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 295 kali

Lima Mahasiswa UNNES Siap Berlaga di Malaysia

Jumat, 14 September 2018 | 15:28 WIB


Lima Mahasiswa UNNES Siap Berlaga di Malaysia

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melepas lima mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES membela Indonesia pada ajang Sukan Malaysia-Indonesia (Sukmalindo) ke-11 tahun 2018 di Penang Malaysia, Jumat (14/9).

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIK Dr Taufiq Hidayah MKes melaporkan, kelima mahasiswa UNNES yang mengikuti cabang olahraga “Petanque” Sukmalindo yakni Feiv Hidayat, Akhsanul Arfan Rahardianto, Ahmad Teguh Ramadhan, Soimah, dan Dias Ayu Asmarani SN akan bertanding mulai Senin – Kamis (24 – 27/9) mendatang.

Mereka akan bergabung dengan perguruan tinggi lain diantaranya Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Airlangga (UNAIR) dan Universitas Negeri Makassar untuk memperkuat Indonesia.

Rektor UNNES mengapresiasi dan mendukung para atlet UNNES dalam ajang yang digelar di Universiti Sains Malaysia. Prof Sosiolinguistik tersebut berharap para mahasiswa UNNES dapat meraih prestasi yang gemilang seperti pada Asian Games.

“Momentum seperti ini hendaknya dimanfaatkan dengan baik, tidak hanya berkompetisi tapi juga bersilaturahmi dengan sesama mahasiswa. Dengan begitu, UNNES akan memiliki tali persaudaraan yang kuat dengan perguruan tinggi lain,”tuturnya.

Olahraga Petanque merupakan olahraga tradisinal dari Perancis yang bertujuan melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu. Di Indonesia sendiri, olahraga ini termasuk baru dan sedang dikembangkan.

Iwang Noor S (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 333 kali

Pererat Kerja Sama, UNNES Terima Kunjungan Dosen Slovakia

Jumat, 14 September 2018 | 14:19 WIB


Pererat Kerja Sama, UNNES Terima Kunjungan Dosen Slovakia

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman MHum menerima kunjungan Prof Branislav Pupala PhD dari Slovakia didampingi Kepala Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) di Ruang Rektor Gedung Rektorat, Jumat (14/9).

Prof Pupala mengemban misi untuk mengajar di Jurusan Pendidikan Non-formal dan PGPAUD Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) untuk kelas internasional. Selain itu beliau juga menawarkan program European Region Action Scheme for the Mobility of University Students (Erasmus Plus) yaitu program pertukaran mahasiswa di Uni Eropa.

Sebelumnya Prof Pupala kerap kali datang ke UNNES untuk mengisi seminar dan mengajar. Tahun lalu beliau mengajar sekitar tiga bulan, samapai akhirnya memutuskan kembali ke UNNES sejak bulan Agustus sampai Desember.

Prof Fathur menjelaskan UNNES senang dan bangga dengan kedatangan Prof Pupala. Program yang dibawakan juga menguntungkan, hal ini tentu menjadi salah satu langkah menuju tahun internasionalisasi UNNES. Kerjasama internasional semacam ini harus terus ditingkatkan agar UNNES semakin unggul.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 419 kali

Dosen Asing FH Berpamitan Setelah Menjalankan Tugas

Jumat, 14 September 2018 | 11:19 WIB


Dosen Asing FH Berpamitan Setelah Menjalankan Tugas

Jhong-Huang LL M dari Schol of Law, Cornel University, Amerika Serikat berpamitan kepada Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) setelah menghabiskan satu bulan mengajar di kelas internasional Fakultas Hukum (FH), Rabu (12/9).

Selain mengajar di FH UNNES, pria asal Kota New York tersebut juga melakukan penyuluhan dan pengabdian bersama Klinik Hukum Ketenagakerjaan sektor perikanan di Brebes, Tegal dan Pemalang. Dirinya pun ikut andil dalam seminar tentang Isu Hukum dan HAM bagi buruh migrant di Taiwan mendampingi Klinik Hukum dan Advokasi HAM.

Lulusan hukum tersebut mengaku, dirinya senang mendalami dan mempelajari budaya hukum Indonesia yang tidak ditemukan di negara lain. Ia berharap penegakan hukum di Indonesia semakin ideal dan masyarakat lebih memahami mengenai hukum yang berlaku.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan ini merupakan langkah awal yang membanggakan bagi UNNES menuju tahun internasionalisasi. Kedepan diharapkan para mahasiswa maupun dosen UNNES dapat diberangkatkan ke luar negeri sebagai bagian inovasi pembelajaran dan kerjasama.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 405 kali

Seminar Nasional Jurusan PKn UNNES, Hadirkan Pancasila Sebagai Pedoman di Era Disrupsi

Jumat, 14 September 2018 | 7:49 WIB


Seminar Nasional Jurusan PKn UNNES, Hadirkan Pancasila Sebagai Pedoman di Era Disrupsi

Pancasila sebagai dasar negara sebenarnya bisa dijadikan sebagai acuan dalam membentuk karakter warga negara Indonesia. Karena pengaruh globalisasi, karakter bangsa Indonesia semakin terkikis hingga budaya lokal terancam punah. Maka dibutuhkan kajian untuk menumbuhkan karakter dan kesadaran berbangsa dan bernegara demi menjaga keutuhan NKRI.

Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) Universitas Negeri Semarang (UNNES) turut andil bagian dalam menjada keutuhan NKRI dengan menggelar Seminar Nasional dan Call for Papper bertema “Penguatan Integrasi Nasional di Era Disrupsi dalam Perspektif Pancasila”, Kamis (13/9).

Acara yang bertempat di Gedung C7 lantai 3 ini mengundang tiga pembicara utama. Mereka yaitu Yudi Latif PhD (akademisi dan penulis buku), Dr Arqom Kuswanjono MHum (Dosen Fakultas Filsafat Universitas Gajah Mada) dan Dr Eko Handoyo MSi (Dosen PKn UNNES). Setelah itu acara dilanjut seminar pararel yang diikuti 30 pemakalah dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia dan satu dari Malaysia.

Dalam seminar nasional tersebut disampaikan bahwa dalam penguatan integrasi nasional di era disrupsi terdapat banyak faktor penghambat contohnya, berkurangnya rasa menghargai kemajemukan dan meningkatnya intoleran antar umat beragama, sehingga hal ini menjadi tantangan untuk menghadirkan kembali Pancasila sebagai sumber kepribadian bangsa Indonesia. Untuk menjaga integrasi nasional di era disrupsi  dibutuhkan kehadiran Pancasila sebagai  titik temu, titik tumpu dan titik tuju untuk menjaga keutuhan NKRI.

 

Dwi Hermawan & NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 683 kali

Rektor UNNES Prof Fathur: Wisudawan Harus Bisa Manfaatkan Perubahan di Era Disrupsi

Kamis, 13 September 2018 | 11:13 WIB


Rektor UNNES Prof Fathur: Wisudawan Harus Bisa Manfaatkan Perubahan di Era Disrupsi

Dalam era disrupsi, perubahan tidak terjadi secara bertahap seperti orang meniti tangga. Perubahan pada era itu lebih menyerupai ledakan gunung berapi yang meluluhlantakkan ekosistem lama dan menggantinya dengan eksosistem baru yang sama sekali berbeda.

Institusi bisnis adalah “korban” yang terdampak paling cepat. Puluhan perusahaan besar yang mapan tumbang dalam waktu singkat akibat muncul pesaing baru yang tak terramalkan sebelumnya. Inovasi berkesinambungan tak cukup membuatnya selamat dari ledakan perubahan yang massif dan di luar dugaan itu.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyampaikan itu saat memberi sambutan pada 1.518 wisudawan UNNES Periode III program sarjana sampai doktor, Rabu (12/9/2018) di Auditorium kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Hadir memberikan motivasi kepada wisudawan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Ir Kadarsyah Suryadi DEA tentang revolusi industri 4.0.

Prof Fathur juga mengatakan, lembaga pemerintah seperti perguruan tinggi memang belum terkena dampak secara besar-besaran. Namun pelan tapi pasti, disrupsi juga mengancam eksistensi lembaga pemerintah. Bahkan dalam bentuk yang paling ekstrim, disrupsi juga akan mengancam eksistensi negara. Karena itulah, pepatah lama “berubah atau punah” benar-benar menemukan tajinya.

Dorongan agar perguruan tinggi berubah secara radikal sebenarnya telah muncul dari berbagai kalangan. Hampir setiap datang ke perguruan tinggi, Presiden Joko Widodo menyarankan agar perguruan tinggi membuka program studi baru yang spesifik.

Ia pernah mengusulkan program studi medsos, toko online, bahkan meme. Meski kerap disampaikan dengan gaya guyon, gagasan Presiden sebenarnya berangkat dari refleksi akademik yang mendalam. Dengan cara itu ia sedang mendorong perguruan tinggi lebih adaptif merespons perubahan. Bagi Presiden, perubahan dunia tak cukup lagi dihadapi dengan inovasi yang bertahap, tetapi harus dengan perubahan yang lebih radikal. Secara praktis, gagasan Presiden sangat relevan dengan kondisi masyarakat dunia saat ini.

Lembaga riset internasional Pricewaterhouse Coopers (PwC) pada Maret 2017 lalu sudah memprediksi disrupsi akan membuat 30 persen pekerjaan di Inggris hilang, sementara di AS mencapai 38 persen, di Jerman 35 persen, dan di Jepang 21 persen.

Meski belum diteliti secara khusus, Indonesia juga mengalami kekhawatiran yang sama. Berbagai profesi akan kehilangan relevansinya karena perubahan masyarakat yang begitu cepat.

Ketua Eksekutif Forum Ekonomi Dunia Klauss Schwab memberi gambaran lebih konkret. Perubahan yang muncul pada Revolusi Industri 4.0. ditandai dengan berkembangnya kecerdasan buatan, penerapan teknologi nano di berbagai bidang, dan rekayasa genetis.

Ketika tiga teknologi itu berhasil diaplikasikan, jutaan orang akan kehilangan pekerjaan. Adapun ilmu pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi tidak lagi berguna karena kehilangan relevansinya.

Setiap perubahan pasti akan memberi peluang sekaligus tantangan bagi siapa saja. Ketika kita bisa menempatkan diri secara intensif ikut dalam pusaran dinamika perubahan itu, kita berpeluang besar berkontribusi dan memberikan peran dan sumbangan pemikiran yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia. Setidaknya kita dapat berpikir, meneliti, menganalisis dampak positif dan negatif bagi kehidupan manusia dengan menggunakan pisau analisis keilmuan kita.

UNNES dengan komitmen konservasi merancang lembaga ini untuk melakukan evolusi dengan integritas seluruh komponen menjadikan UNNES memberikan peran bukan hanya pada aras keilmuan melainkan juga nilai, kebudayaan, dan peradaban.

Anda semua adalah bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar UNNES di dalam naungan Rumah Ilmu Pengembang Peradaban Unggul. Kami berkomitmen untuk mendidik dan melayani mahasiswa UNNES di atas standar nasional pendidikan tinggi dan bahkan kami kembangkan terus hingga mencapai standar internasional. Harapannya, ke depan UNNES menjadi perguruan tinggi top di dunia. Cita-cita besar UNNES tersebut dapat segera dicapai berkat dukungan dari seluruh warga UNNES yang terkristalisasi dalam semangat kebersamaan, integritas, dan kerja nyata oleh keluarga besar UNNES.

Prof Fathur berpesan kepada wisudawan dengan berbekal Ipteks yang telah diperoleh selama kuliah di UNNES, Anda harus menampilkan diri sebagai pribadi yang berprestasi dan berkarakter. Dengan cara seperti itu, Saudara akan menempatkan diri Anda sebagai calon pemimpin bangsa pada masa mendatang yang makin cemerlang.

Sebab, makin cemerlang prestasi dan reputasi Saudara, prestasi dan reputasi UNNES-pun akan jaya. UNNES dan masyarakat menunggu kiprah Saudara semua. Kesuksesan Saudara adalah kesuksesan UNNES, dan sekaligus kesuksesan bangsa Indonesia.

Sebelumnya, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono melaporkan upacara wisuda UNNES Periode III diikuti 1.518 orang terdiri atas 8 orang Doktor, 108 orang Magister, dan 1.402 orang Sarjana.

Predikat lulusan terbaik Asri Purwanti program studi (Prodi) Akuntansi, Sarjana (S1) dengan Index Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95, Maya Chintia Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Magister (S2) IPK 4,00 dan Muhammad Iqbal Birsyada Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Doktor (S3) IPK 4,00.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 315 kali

Dengan Berkursi Roda, Ibu Taridah Antar Anaknya Wisuda

Rabu, 12 September 2018 | 15:51 WIB


Dengan Berkursi Roda, Ibu Taridah Antar Anaknya Wisuda

Taridah  (60) berkaca-kaca begitu Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyapa anaknya saat acara wisuda periode 3 tahun 2018. Ia teringat suaminya sudah meninggal yang tidak dapat melihat anaknya memakai toga.

Betapa tidak, Rabu (12/9) putra kesayangannya diwisuda, sedangkan ia hanya bisa melihat dikursi roda karena stroke yang sudah dideritanya semenjak 7 tahun yang lalu.

“Kulo mboten nyongko, Ajie anak kulo saget lulus kuliah, padahal kulo mboten gadah ragat. (Saya tidak menyangka Ajie dapat lulus kuliah, padahal saya tidak punya biaya),” katanya sambil meneteskan air mata menahan haru.

Namun di balik keharuan itu, Ibu Taridah pantas berbangga. Ajie, anak keenamnya, tidak hanya menyandang predikat mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro UNNES. Ajie juga satu dari ribuan mahasiswa UNNES yang memperoleh Beasiswa Bidikmisi.

Prestasi

Kreativitas dan inovasi tak pernah hilang dari diri Ajie. Ia dari tiga mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang terdiri dari Rizky Ajie Aprilianto, Oky Putra Pamungkas, dan Nur Anita, telah berhasil menciptakan sebuah dompet pendeteksi uang yang diperuntukkan bagi penyadang difabel tunanetra.

Sebuah alat yang dinamai Idopu, atau Inovasi Dompet Pendeteksi Uang tersebut dilatarbelakangi oleh kepedulian mereka terhadap teman-teman tunanetra yang saat ini hanya menggunakan blind code pada uang untuk mengetahui nominal dan keasliannya.

Idopu mengantarkan Ajie mendapat medali perak pada Pimnas ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta.

Meski dari keluarga kurang mampu, Ajie berkali-kali membuktikan keunggulan dan prestasi dari dalam maupun luar negeri. Salah satunya ia berhasil meraih dua penghargaan PELTAC 2017, di Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Ia bercita-cita dapat melanjutkan belajar S2 dalam bidang energi masa depan dan setelah selesai akan mengabdikan diri di UNNES.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, saya bangga sebagai rektor mempunyai mahasiswa seperti Ajie, terkait dengan cita-cita Ajie saya akan memberikan rekomendasi dan mendukung usahanya untuk mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan belajar di S2 nanti.

 

Rektor ITB

Rektor Institute Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Ir Kadarsyah Suryadi DEA hadir untuk memberikan pidato inspiratif pada wisuda kali ini.

Ia menyampaikan, UNNES adalah kampus yang berprestasi, mahasiswanya juga harus mempunyai prestasi tinggi. Prestasi dapat dilakukan dengan belajar, tidak hanya berhenti di S1 lanjutkan terus sampai dengan S3.

“Karena dengan belajar kita mampu menghadapi revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 akan membuka kesempatan kerja yang lebih luas serta membangun pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dan mudah”, katanya.

Rektor ITB melanjutkan, era revolusi industri 4.0 memberikan peluang dan tantangan baru bagi setiap negara agar bisa bertahan dalam persaingan global yang kompetitif. Indonesia termasuk menjadi negara yang siap hadapi revolusi industri 4.0.

Dalam kesempatan ini rector ITB mampu memukau para wisudawan dengan memainkan harmonika dengan judul You Raisee me Up.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 409 kali

8 Mahasiswa UNNES Berangkat ke Malaysia

Senin, 10 September 2018 | 22:03 WIB


8 Mahasiswa UNNES Berangkat ke Malaysia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali mengirim mahasiswanya ke luar negeri. Kali ini delapan mahasiswa Fakultas Teknik (FT) mengikuti program credit transfer di Universiti Malaysia Pahang (UMP) selama empat bulan tujuh belas hari, Senin (10/9).

Dalam acara yang bertempat di ruang 217 Gedung Rektorat itu, disampaikan bahwa mereka akan belajar sekaligus melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Untuk sistem sks disesuaikan dengan sks UNNES, maksimal mengambil 18 sks.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof YL Sukestiyarno MS PhD berpesan untuk menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Banyak-banyak bergaul serta belajar agar pulang membawa informasi dan pengetahuan untuk dibagi kepada mahasiswa lainnya.

“Tolong jaga nama baik UNNES, jangan berbuat yang aneh-aneh. Ceritakanlah tentang pelayanan prima dari UNNES sekaligus sebagai ajang promosi. Semangat, jangan takut,”ujarnya.

Untuk ikut mencicipi program credit transfer ini, para mahasiswa diseleksi lebih dulu di Jurusan Teknik Mesin. Setelah tersisa dua belas mahasiswa, disaring lagi sampai terpilihlah Bagas Wijaya, Dwi Prabowo, Zia Putra M, Reza Rizkiana, Elang Wahyu S, Moh Khairul Anam, Sandy Triyanto, dan Ryan Septiawan.

Mereka dijadwalkan terbang pada Rabu (12/9/18) dan kembali ke Indonesia pada Kamis (17/1/19) didampingi oleh Ketua Jurusan Teknik Mesin Rusiyanto SPd MT dan Ketua Gugus Kerja Sama FT Ir Agus Nugroho SPd MT IPP.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 484 kali

Peduli Pendidikan Anak Usia Dini, Luluk Elyana Dapat Gelar Doktor

Senin, 10 September 2018 | 15:50 WIB


Peduli Pendidikan Anak Usia Dini, Luluk Elyana Dapat Gelar Doktor

Data dari Biro Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Pendidikan Kota Semarang menunjukan kesadaran orang tua dalam memberkan stimulasi pendidikan pada usia pra Taman Kanak-Kanak (TK) sangat rendah. Mereka beranggapan hal itu hanya membuang biaya dan menghabiskan tenaga antarjemput. Kemelut permasalahan Pendidikan untuk Anak Usia Dini (PAUD) yang kompleks itulah, mengantarkan Luluk Elyana meraih gelar doktor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Senin (11/9).

Riset untuk disertasi doktoral yang berjudul Model Good School Governance dalam Memediasi Kepemimpinan, Kemitraan Orang Tua, Kemitraan Pemilik terhadap Kinerja Pos PAUD ini telah dibedah pada sidang ujian promosi UNNES kampus Kelud.

Permasalahan utamanya terletak pada pelayanan penyelenggaraan pendidikan usia dini yang tidak merata. Sebagian besar jenjang usia 2-4 tahun belum mendapat layanan pendidikan usia dini yang bermutu dan merata. Padahal dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 menjamin warga negara mendapatkan pendidikan yang layak.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebut UNNES sebagai perguruan tinggi yang baik di Jawa Tengah. Artinya UNNES harus mampu menhasilkan lulusan yang kritis dan peduli terhadap masalah-masalah sosial disekitarnya terutama di Jawa Tengah. Kedepan diharapkan lebih banyak lulusan-lulusan UNNES yang mengabdi di Jawa Tengah, sehingga pembangunan dan kualitas hidup masyarakat Jawa Tengah meningkat.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, Luluk Elyana adalah mahasiswa sangat peka dengan lingkungan, karena pendidikan anak usia dini sangat penting. Ia serius memperhatikan setiap komponen pendidikan anak usia dini, termasuk para pendidiknya agar mereka lebih bersemangat menyiapkan generasi masa depan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 425 kali

Jurusan Bahasa dan Sastra Asing FBS UNNES Selenggarakan Seminar Nasional Pembelajaran Bahasa Asing di Era Digital

Senin, 10 September 2018 | 13:50 WIB


Jurusan Bahasa dan Sastra Asing FBS UNNES Selenggarakan Seminar Nasional Pembelajaran Bahasa Asing di Era Digital

Pengembangan pembelajaran bahasa asing menuntut pengajar untuk lebih kreatif dan inovatif terlebih di era digital saat ini. Untuk merealisasikan hal tersebut Jurusan Bahasa dan Satra Asing FBS UNNES menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Pembelajaran Bahasa Asing di Era Digital”.

Seminar diselenggarakan pada 6 September 2018 dengan mendatangkan 5 pakar di bidang pendidikan bahasa asing:  Dr. Joesana Tjahjani Tjhoa, M. Hum., Okamoto Taku, M.A., Dr. Nasaruddin, M.A., Yudil Chatim, SKM, M.Ed., dan Dr. Dedi Sutedi, M.A., M.Ed.

Seminar dengan diikuti 200 peserta, terdiri atas dosen, guru, dan mahasiswa dari berbagai universitas dan sekolah di Jawa. Seminar dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FBS UNNES.

Kegiatan Seminar Nasional merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Asing FBS UNNES, dengan tujuan mengembangkan kreativitas dan inovasi pengajar dalam pembelajaran bahasa asing.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 361 kali

Muhammad Rokhan Rashif Mahasiswa FH UNNES raih 2 Gelar pada Pemilihan Duta GenRe

Senin, 10 September 2018 | 13:16 WIB


Muhammad Rokhan Rashif Mahasiswa FH UNNES raih 2 Gelar pada Pemilihan Duta GenRe

Mahasiswa FH UNNES kelahiran Jepara Muhammad Rokhan Rashif meraih 2 gelar Juara dalam Pemilihan Duta GenRe Jawa Tengah Tahun 2018. 2 (dua) gelar yang didapat sekaligus sebagai Juara 2 Duta GenRe dan Juara Duta GenRe Tervaforit Jawa Tengah kategori Jalur Masyarakat.

Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Kamis (6/9) di Hotel MG Suites Semarang diikuti sebanyak 35 peserta kabupaten/ kota se-Jawa Tengah dimana Per-kab/kota mengirimkan 4 delegasi terbaiknya.

Mengenai Duta GenRe sendiri, Duta Generasi Berencana (GenRe) adalah salah satu program BKKBN Provinsi Jawa Tengah yang menitikberatkan pada promosi pendewasaan usia perkawinan, penyediaan informasi kesehatan reproduksi seluar-luasnya melalui PIK remaja/mahasiswa, serta promosi perencanaan kehidupan berkeluarga yang dikemas dalam bentuk sosialisasi program remaja, dari, oleh dan untuk remaja.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Tri Sulistiyono SH MH mengucapkan selamat dan sukses atas 2 penghargaan yang diberikan kepada Muhammad Rokhan Rashif dalam Pemilihan Duta GenRe. Sulistiyono berharap semoga keberhasilan ini bisa membangkitkan mahasiswa FH yang lain untuk berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

“ Selamat dan sukses kepada Mas Muhammad Rokhan Rashif atas 2 penghargaan yang diberikan oleh BKKBN Provinsi Jawa Tengah dalam Pemilihan Duta GenRe, kabar baik ini tentunya memberikan reputasi yang baik bagi lembaga. Harapan saya, semoga keberhasilan ini bisa membangkitan mahasiswa FH yang lain untuk berprestasi baik ditingkat nasional maupaun internasional”, ujarnya.

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 276 kali

Kritisi Pemilu di Indonesia, FH UNNES Gelar Seminar Nasional

Jumat, 7 September 2018 | 17:10 WIB


Kritisi Pemilu di Indonesia, FH UNNES Gelar Seminar Nasional

Menjelang perhelatan pesta demokrasi 2019, Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan seminar nasional bertajuk “Diskursus Tindak Pidana Pemilu di Indonesia”, Kamis (6/9).

Dalam acara yang bertempat di Hotel Grasia Semarang menekankan tentang proses-proses pemilihan umum hingga lembaga-lembaga yang berperan didalamnya. Oleh karena itu didatangkan empat panelis untuk membahas permasalahan yang sering terjadi dalam pemilu.

Dosen sekaligus ahli hukum Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Topo Santoso SH MH menyatakan hukum pidana dapat melindungi pemilu dari berbagai penyimpangan namun penerapan sanksi pidana harus dilakukan dengan hati-hati. Oleh karena itu, peranan para ahli pidana untuk para pembuat kebijakan dan penegak hukum sangat penting.

Sedangkan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Hasyim Asy’ari SH MSi PhD menjelaskan tentang kerangka hukum pemilu 2019 termasuk aspek-aspek dan tahapannya. Dosen FH Universitas Diponegoro ini menyoroti penanganan pelanggaran pemilu jika terbukti melakukan kecurangan dan tidak sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Senada dengan itu, anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah Fajar Saka mengatakan jika masyarakat yang mempunyai hak pilih menemukan dugaan pelanggaran pemilu dapat melaporkannya ke Bawaslu. Sebab hal ini merupakan tugas serta wewenang Bawaslu sesuai dengan Undang-Undang No.15 Tahun 2011 dan Undang-undang No.7 Tahun 2017. Dirinya juga menjelaskan tentang larangan-larangan kampanye dan politik uang disertai ancaman pidananya.

Sementara itu Dekan FH UNNES Dr Rodiyah Tangwun SPd SH MSi lebih mendebatkan UU No.7 Tahun 2017 dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.20 Tahun 2018 tentang mantan napi yang tidak diperbolehkan mencalonkan diri menjadi anggota legislatif dalam pemilu 2019. Dosen FH UNNES tersebut memberi solusi untuk pembuat kebiajakan harus meninjau dan segera membuat kebijakan serta meningkatkan pendidikan politik pada masyarakat.

Terakhir semua berharap pada Tuhan Yang Maha Esa agar semua warga negara Indonesia turut andil menyukseskan proses pemilu 2019 nanti.

(NidaMR & Abd Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 276 kali

Dukung Pengembangan Penelitian, UNNES Gelar FGD

Jumat, 7 September 2018 | 17:06 WIB


Dukung Pengembangan Penelitian, UNNES Gelar FGD

Untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi, Universitas Negeri Semarang  (UNNES) menyelenggarakan Focus Grup Discussion (FGD) “Pengembangan Penelitian: Strategi dan Inovasi Dalam Rangka Peningkatan Pemeringkatan”  bersama Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Prof Dr Ocky Karna Radjasa MSc, Jumat (7/9).

Dalam acara yang bertempat di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Prof Ocky menyatakan ada beberapa masalah riset nasional, seperti sumber daya manusia, manajemen riset, kelembagaan riset dan anggaran riset. Dirinya menegaskan perlunya peningkatan jumlah penelitian agar peringkat perguruan tinggi Indonesia semakin meningkat, padahal Indonesia kaya akan laboratorium alam.

Sedangkan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan dari tahun 2016 nilai pemeringkatan UNNES selalu mengalami peningkatan. Selain itu UNNES memiliki banyak prestasi kinerja, diantaranya menjadi institusi dengan jurnal terbanyak terindeks di Sinta, Perguruan Tinggi Nasional Unggul dengan Akreditasi A, peringkat 4 kampus hijau dalam UI Greenmetric, serta 53% prodi UNNES Terakreditasi Unggul(A).

Kegiatan yang diikuti 300 dosen UNNES ini ditutup oleh Dr Suwito Eko Pramono MPd selaku Ketua LP2M UNNES.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 276 kali

Tingkatkan Tata Kelola Penataan Kampus, Universitas Udayana Kunjungi UNNES

Jumat, 7 September 2018 | 13:55 WIB


Tingkatkan Tata Kelola Penataan Kampus, Universitas Udayana Kunjungi UNNES

Dalam rangka peningkatan tata kelola penataan perwajahan ruang kampus dan peningkatan kerjasama Universitas Udayana Bali mengunjungi Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jumat (7/9/2018) di kampus UNNES Sekaran Gunumngpati Semarang.

Rombongan terdiri atas 8 orang dipimpin oleh Wakil Rektor IV Prof Dr Ida Bagus Wyasa Putra SH MHum beranggotakan Ir Ida Gde Primayatna MErg (dosen Teknik), Ir Anak Agung Gde Djaja Bharuna S MT (dosen Teknik), IMade Agus Dharmadiatmika SP MT (dosen Pertanian).

Kemudian, I Wayan Sudiatmika, Ni Putu Sri Mahayani, Elysabeth Novia Rande (ketiganya staf kerjasama dan Humas), serta Made Nunik Sayani (Skretaris WR IV).

Mereka diterima oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Prof Fathur menyampaikan selamat datang di kampus UNNES, kampus berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Prof Fathur juga mengatakan, Universitas Udayana sudah melakukan kerjasama dengan UNNES, untuk itu kunjungan ini merupakan implementasinya.

Setelah acara penerimaan, kemudian dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNNES Prof YL Sukestiyarno.


Penulis: Sihono Dibaca : 317 kali

Tim Tennis IKA UNNES Siap Bertanding Di Kejuaraan Tennis Antar Alumni

Jumat, 7 September 2018 | 13:15 WIB


Tim Tennis IKA UNNES Siap Bertanding Di Kejuaraan Tennis Antar Alumni

Tim IKA UNNES hari ini, Jumat (7/9/2018) bertolak ke Yogyakarta untuk mengikuti kejuaraan Tennis Antar Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia 8-9 September 2018.

Saat berpamitan, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan, pertandingan tennis antar alumni ini merupakan ajang menjaga hubungan baik dengan alumni perguruan tinggi lain dan juga membangun jaringan baru.

Selanjutnya Rektor berpesan, melalui ajang olahraga seperti ini jaga sportifitas dan diharapkan memunculkan gagasan untuk berbagai kerjasama antar pengurus alumni perguruan tinggi.

Ketua Umum DPP IKA UNNES Dr Drs Budiyanto SH MHum menjelaskan, tim tenis IKA UNNES ini bisa membawa nama harum IKA UNNES khususnya dan UNNES pada umumnya. Budiyanto juga memaparkan, kegiatan Kejuaraan Nasional Tenis antar Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia di UNY ini sebagai ajang silaturahmi, namun diharapkan kontingen Tenis IKA UNNES dapat meraih kemenangan paling tidak bisa bersanding dan bersaing dengan kontingen IKA yang lain.

Diharapkan acara ini bisa mengenalkan IKA UNNES ke tingkat Nasional dalam bidang Olah raga, setelah sebelumnya IKA UNNES aktif di Himpuni (perhimpunan IKA PTN Se Indonesia) sebagai anggota yang ke 32.


Penulis: Sihono Dibaca : 289 kali

UNNES Lepas Dua Dosen ke Arab Open University

Jumat, 7 September 2018 | 10:34 WIB


UNNES Lepas Dua Dosen ke Arab Open University

Dua dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) berangkat ke Kerajaan Saudi Arabia (KSA) dalam Visiting Professor Program di Arab Open University Jeddah selama satu semester untuk tahun akademik 2018/2019, Kamis (6/9).

Mereka yaitu, Prof Dr Abdurrachman Faridi MPd dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) akan mengajar Bahasa Inggris dan Farid Ahmadi SKom MKom PhD dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) akan mengajar Teknologi Informasi Komunikasi (TIK).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat proses pelepasan berpesan untuk selalu menjaga nama baik UNNES maupun Indonesia. Saat berada di KSA ambillah ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin, sehingga dapat diterapkan di UNNES.

Kegiatan ini merupakan hasil implementasi kerjasama Pascasarjana UNNES dengan Arab Open University yg hanya memiliki program Master dan Doktor.

Arab Open University merupakan perguruan tinggi yang diinisiasi oleh Pangeran Talal bin Abdulaziz Al Saud dan menerima mahasiswa dari semua ras, suku dan agama. Didirikan pada tahun 2002, universitas ini menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantar pembelajaran. Kegiatan ini sendiri merupakan hasil implementasi kerjasana Pascasarjana UNNES dengan Arab Open University.

(NidaMR & Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 678 kali

Direktur Kemahasiswaan, Motivasi Mahasiswa UNNES Untuk Terus Berinovasi

Jumat, 7 September 2018 | 0:57 WIB


Direktur Kemahasiswaan, Motivasi Mahasiswa UNNES Untuk Terus Berinovasi

Perguruan tinggi harus siap menghadapi era disrupsi seperti saat ini dan harus berani melakukan terobosan dan menciptakan inovasi baru yang berbasis riset.

Hal itu disampaikan oleh Dr Didin Wahidin, Direktur Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi, Kamis (6/9) di Auditorium UNNES.

Dihadapan 1000 mahasiswa bidikmisi Direktur Kemahasiswaan memotifasi agar terus berprestasi, baik bidang akademik maupun non akademik.

“Negara yang besar harus mempunyai inovasi yang dihasilkan. Ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing suatu bangsa di segala bidang”,katanya.

Ia meneruskan, kendala ekonomi bukan masalah untuk berprestasi, bidikmisi hadir untuk memutus rantai kemiskinan. Gunakan waktu sebaik mungkin dan teruslah berkarya.

Hal itu senada dengan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr Bambang BR, kalian patriot sejati penerus untuk masa depan bangsa.

“Saya mempunyai harapan besar terhadap mahasiswa UNNES untuk dapat mensejahterakan rakyat Indonesia melalui peran dan kontribusi di berbagai bidang, khususnya dibidang pendidikan”, pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 235 kali

Pusat Pengenbangan Karir UNNES Gelar Career Coach

Kamis, 6 September 2018 | 21:21 WIB


Pusat Pengenbangan Karir UNNES Gelar Career Coach

Pusat Pengembangan Karir dan Bimbingan Konseling, MKU dan MKDK Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Career Coach di Gedung Laboratorium Prof Satmoko (LP3) Kampus Sekaran, Kamis (6/9).

Diikuti mahasiswa Universitas Negeri Semarang, kegiatan training ini sendiri menggandeng Drs Edy Darmoyo Master Trainer TPC Corporation Semarang.

Edy mengatakan, Karir merupakan rentang perjalanan yang menggambarkan peluang dan tahap-tahap peningkatan kualitas hidup manusia. “Coaching ialah Proses komunikasi antara coach dan coache yang bertujuan membantu, mengarahkan, membimbing dan memandu coache agar mampu menemukan dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam menjawab sebuah tantangan, misal saat wawancara kerja”, katanya.

Edy menambahkan, sedangkan Career Coaching ialah Proses membantu, mengarahkan, membimbing dan memandu coache agar mampu menemukan dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam menjawab sebuah tantangan dan peluang karir.

Sementara itu, kepala Pusat Pengembangan Karir dan Bimbingan Konseling, MKU dan MKDK Dr H Eko Supraptono MPd mengatakan kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas calon lulusan UNNES agar siap dalam menghadapi tantangan di dunia kerja. Ia berharap, mahasiswa lulusan UNNES mendapatkan bekal ilmu dalam pelatihan ini.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 284 kali

UNNES dan Indonesia Power Berdayakan Warga Tambakrejo

Kamis, 6 September 2018 | 14:41 WIB


UNNES dan Indonesia Power Berdayakan Warga Tambakrejo

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama perusahaan Indonesia Power menyerahkan bantuan berupa oven dan alat presto kepada pengusaha bandeng presto di Kelurahan Tambakrejo, Gayamsari Semarang, Kamis (6/9).

Awalnya wilayah RT05/03 merupakan daerah langganan banjir rob. Setelah diadakan penyaluran bantuan oleh UNNES, wilayah ini berkembang menjadi kampung tematik bandeng. Suhartono selaku pemilik usaha “Putri Laut” mengatakan produktivitas perusahaan meningkat sehingga memperluas lapangan pekerjaan, imbasnya jumlah konsumen semakin membludak.

Bantuan senilai 25 juta diserahkan oleh Darmawan HS selaku SPS Keamanan & Humas Indonesia Power unit  Semarang. Dirinya berharap bantuan tersebut dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga pendapatan warga terus meningkat, karena inilah bukti kepedulian Indonesia Power kepada masyarakat.

Lurah Tambakrejo Zairin mengaku gembira daerahnya mendapat perhatian dari UNNES dan Indonesian Power.

“Saya senang kampung Tambakrejo dikembangkan dan warga bisa mempunyai pendapatan. Semoga UKM-UKM lain di Kelurahan Tambakrejo juga dapat bantuan,”tuturnya.

Pendamping Kampung Tematik UNNES Drs Sunyoto MSi menyampaikan UNNES akan selalu memberikan pendampingan teknis yang berkelanjutan.

“Kedepannya selain mendampingi kami juga mengembangkan alat-alat yang sudah ada, sehingga kebutuhan pasar tercukupi dengan sarana prasarana yang ada, serta berkualitas tinggi,”ujarnya.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 203 kali

Perdalam Keilmuan, 27 Mahasiswa PGPAUD UNNES KKL ke Creative O Pre-school Singapura

Kamis, 6 September 2018 | 7:40 WIB


Perdalam Keilmuan, 27 Mahasiswa PGPAUD UNNES KKL ke Creative O Pre-school Singapura

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memberikan pengalaman secara langsung kepada mahasiswa tentang bidang yang didalaminya di lingkup Universitas.

Sebanyak 27 mahasiswa Kelas Internasional Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan KKL di Creative O Pre-school, Singapura dari tanggal 27 – 31 Agustus 2018.

Di lembaga tersebut mahasiswa melakukan observasi dan mencatat berbagai macam hal baru bagi mereka diantaranya suasana yang sangat mendukung pembelajaran baik itu dikelas ataupun di luar kelas.

Dipandu oleh kepala sekolah dan beberapa guru di sekolah tersebut, mahasiswa dijelaskan tentang proses, teknis, dan pelaksanaan pembelajaran yang biasa dilakukan di lembaga tersebut.

Dengan menggunakan pendekatan yang berbeda, mahasiswa memiliki pemahaman baru mengenai pentingnya menggunakan pendekatan-pendekatan yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan anak.

Secara tidak langsung, mahasiswa menganalisa perbedaan antara pembelajaran yang biasa dilakukan di Indonesia dan di Singapura.Hal ini membuka pikiran serta wacana mereka untuk dapat mengambil pembelajaran dari sekolah tersebut dalam kegiatan KKL ini.

selanjutnya, agar mahasiswa dapat menyerap dengan baik mengenai pembelajaran yang ada di Creative O Preschool, maka mahasiswa diminta untuk membuat laporan tentang kegiatan yang telah dilaksanakan secara berkelompok.

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 288 kali

Rektor Sambut Atlet Asian Games 2018 Dan Tim Pimnas

Rabu, 5 September 2018 | 17:09 WIB


Rektor Sambut Atlet Asian Games 2018 Dan Tim Pimnas

Usai berjuang di Asian Games Jakarta-Palembang 2018, atlet dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) disambut oleh rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Selasa (5/9) di Kampus Sekaran.

Mereka adalah, Nining Porwoningsih (Mahasiswa PJKR UNNES) memperoleh Medali Perunggu cabang Sepeda Gunung Putri (Donwhill). Puja Riyaya (Mahasiswa PJKR UNNES) memperoleh Medali Perunggu cabang Wushu Sanda Putra 70 Kg. Yusuf Widiyanto  (Mahasiswa PJKR UNNES) memperoleh Medali Perunggu cabang Wushu Sanda Putra 56 Kg, Dini Mita Sari (Mahsiswa PJKR) memperoleh Medali Perunggu cabang Takraw.

Saat memberikan sambutan Rektor UNNES menyampaikan, keikutsertaan mahasiswa UNNES dalam Asian Games tentu saja melalui proses panjang dan pembinaan yang terprogram. Prestasi tim Asean Games UNNES ini makin melengkapi prestasi yang didapat sebelumnya.

Ia menjelaskan, di berbagai event nasional maupun internasional, atlet-atlet UNNES selalu bisa menunjukkan prestasi terbaiknya. Dan ini menunjukan UNNES semakin bereputasi dan mempunyai daya saing dikancah internasional.

Mewakili teman atlet yang lain Yusuf Widiyanto menyampaikan, apa yang saya capai pada Asian Games ini dapat menjadi motivasi kepada mahasiswa yang lain untuk berprestasi dan mempertahankan tradisi juara.

“Kami bersyukur telah mempersembahkan medali sekaligus mengharumkan nama UNNES yang melakukan pembinaan, pelatihan, hingga memfasilitasi kami selama ini”, katanya.

Dalam kesempatan ini tim Pimnas ke-31 UNNES juga hadir dalam kesempatan ini. Tim Pimnas UNNES menempati peringkat 10 dari 136 perguruan tinggi dengan memperoleh 3 medali emas dan 4 medali perunggu.

Melihat prestasi mahasiswa yang semakin menjulang wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Dr Bambang BR menyambut dengan bangga.

“Kami dari bidang kemahasiswaan akan terus melakukan pembinaan dan berharap semoga prestasi ini terus meningkat, selain itu kita juga harus menyiapkan pengganti apabila mereka sudah lulus”, pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 410 kali

Wartawan “Kedaulatan Rakyat” Itu Lulus Doktor

Rabu, 5 September 2018 | 8:10 WIB


Wartawan “Kedaulatan Rakyat” Itu Lulus Doktor

Wartawan Kedaulatan Rakyat Group Sugeng Irianto meraih gelar doktor Ilmu Pendidikan Bahasa (Inggris) dari Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) Jumat sore (31/08).

Dalam sidang ujian promosi doktor yang diketuai Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Sekretaris Prof Dr Achmad Slamet MSi (Direktur Pascasarjana) dan Prof Dr Januarius Mujiyanto MHum (Kaprodi S3 Pendidikan Bahasa/penguji), penguji eksternal Prof Dr Suwandi MPd dan penguji internal Prof Dr Dwi Rukmini MPd promovendus berhasil mempertahankan disertasi berjudul “the Adoption of Fairclough and White Rose’s Concept of Critical Discourse Analysis in Appraising Articles on Negara Islam Indonesia in the Jakarta Post Headlines and Editorial”.

Saat menyampaikan paparan disertasinya Sugeng Irianto menjelaskan,  perlunya tindakan analisis kritis bagi seseorang saat membaca sebuah teks agar bisa mengetahui persis apa yang ada di balik teks tersebut. Termasuk tujuan teks dibuat, fitur fitur bahasa apa saja yang dipakai, ideologi yang diselipkan oleh penulis  lewat teks tersebut dan kecenderungan ke arah mana penulis/pembicara dan lain sebagainya.

Ia juga memaparkan, dengan ilmu critical discourse analisis atau kajian wacana kritis, pembaca/pendengar bisa memahami teks lebih mendalam, tidak hanya luarannya saja. Bagi guru atau dosen, lewat pengetahuan CDA pula mereka bisa memilih teks bahan ajar relatif lebih baik, lebih pas dan lebih cocok bagi para siswa atau mahasiswanya. Dan bagi siswa/mahasiswa atau masyarakat, lewat CDA mereka akan lebih berhati hati dalam membaca/mendengar sebuah teks serta tidak menerima begitu saja sebuah teks tanpa mengetahui dulu apa kira kira semua yang ada “di balik teks” tersebut”.

Promovendus dengan Promotor Prof Dr Sukarno MSi, co promotor Dr Djoko Sutopo MSi dan anggota promotor Prof Dr Mursid Saleh MA PhD dinyatakan lulus dengan IPK 3,97 dan tercatat sebagai doktor ke 398 yang dihasilkan UNNES serta doktor ke 75 lulusan S3 Pendidikan Bahasa Pasacasarjana UNNES.

Sugeng Irianto pernah tercatat sebagai penerima Hibah Disertasi Doktor dan mengiktui Sandwich Like Program di Ohio State University (OSU) Amerika.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 313 kali

2018, UNNES Terima 9 Mahasiswa Program Darmasiswa

Selasa, 4 September 2018 | 12:12 WIB


2018, UNNES Terima 9 Mahasiswa Program Darmasiswa

Jalinan kerjasama yang baik antara Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kementerian Pendidikan danKebudayaan RI terwujud dalam terlaksananya Program Darmasiswa setiap tahun. Tahun 2018 ini, UNNES menerima 9 (sembilan) mahasiswa dari berbagai negara.

Mereka adalah Guo SiYuan (Cina), Valeria Grajales Ramirez (Colombia), Alok Ranjan Swain (India), Syimyk Zhyrgalbekov dan Shaiyrgul Manapova (Kirgistan), Rahajason Fanaja Niriana dan Rakotovao Mamitiana Mariah (Madagaskar), Nima Sulong (Thailan), dan Vo Thi Thanh Thao (Vietnam).

Rambongan diterima oleh Rektor Prof Fathur Rokhman MHum, yang diwakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan kerjasama Prof YL Sukestiyarno, Senin (3/9) di rektorat UNNES kampus Sekaran.

Koordinator Program Darmasiswa UNNES Intan Permata Hapsari MPd melaporkan 2018 ini UNNES menerima 9 mahasiswa tidak hanya secara khusus belajar Bahasa Indonesia, tetapi juga budaya khususnya budaya Jawa Tengah. Pada tahun ini, BPKLN memberikan target pembelajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) untuk memenuhi minimal level BIPA 5.

Program Darmasiswa UNNES dikelola oleh Intan Permata Hapsari MPd, Wati Istanti MPd, Agestia Putri Nusantari MPd, dan Anas Fauzi dibawah naungan bidang Perencanaan dan Kerjasama UNNES dan dibantu beberapa mahasiswa yang berperan sebagai pendamping.

Diakhirsambutannya, Prof YL Sukestiyarno menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa Darmasiswa diharapkan dapat memperkuat internasionalisasi UNNES.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 491 kali

Bekerja Sama dengan PDAM, Pusat Karier UNNES Latih Communication Skill

Senin, 3 September 2018 | 15:48 WIB


Bekerja Sama dengan PDAM, Pusat Karier UNNES Latih Communication Skill

Majunya sebuah perusahaan bergantung pada keseimbangan komunikasi pihak intern maupun ekstern. Oleh karena itu, kesadaran untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi terus digalakkan. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Semarang bekerja sama dengan Pusat Karier Universitas Negeri Semarang (UNNES), mengadakan “Pelatihan Communication Skillbagi Kabag dan seluruh staff. Ketua Kapusbang MKU-MKDK dan Pusat Karier Eko Supraptono, mengapresiasi penuh kerja sama tersebut dengan mengirimkan fasilitator bersertifikasi USAID.

Acara yang bertempat di Kantor Pusat PDAM Ungaran ini diselenggarakan sejak Sabtu-Minggu (1-2/9) . Selama dua hari para dosen muda UNNES menyajikan materi effective communication skill, building great team work dan leadership development, performance goal setting, excellent supervisor skill, praktik simulasi pelayanan pelanggan dan profitable selling skill.

Direktur Teknik PDAM Kabupaten Semarang Eko Budi Santoso berharap, akan ada pelatihan sejenis dari UNNES yang khusus melatih keterampilan sesuai bidang-bidang yang ada di PDAM, contohnya pelatihan keterampilan pada bidang akuntasi dan teknik.

“Pelatihan keterampilan berkomunikasi sangat diperlukan mengingat PDAM merupakan salah satu perusahan yang berhubungan langsung terhadap masyarakat,”tuturnya.

Dyah Prabaningrum


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 289 kali

UNNES Terima Mahasiswa SSE dan CT

Senin, 3 September 2018 | 14:31 WIB


UNNES Terima Mahasiswa SSE dan CT

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menerima 22 Mahasiswa Sport Student Exchange (SSE) dan  1 mahasiswa Credit Transfer (CT). Rombongan diterima Rektor di kampus Sekaran, Senin (3/8).

Mereka terdiri dari 5 mahasiswa Mindanao State University-Iligan Institute of Technology Filipina, 10 mahasiswa Srinkharinwirot University Thailand, 6 mahasiswa VIA University College Denmark, dan 1 mahasiswa Credit Transfer dari Fuqing Branch of Fujian Normal University, Tiongkok.

Prof Fathur menyambut kedatangan para mahasiswa asing di kampus terhijau ke-4 di Indonesia.  “Di UNNES kalian akan belajar olahraga dan juga budaya Indonesia, saya berharap kalian bisa belajar baik di UNNES,”ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES Prof Tandiyo Rahayu mengatakan, Mahasiswa Student Exchange akan belajar di UNNES selama 2 bulan sedangkan mahasiswa Credit Transfer akan belajar di UNNES selama 1 tahun.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 261 kali

UNNES Masuk 10 Besar Pada Pimnas 31

Senin, 3 September 2018 | 8:17 WIB


UNNES Masuk 10 Besar Pada Pimnas 31

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum apresiasi kepada mahasiswa peraih medali dalam Pimnas ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Koordinator PKM dan Pimnas UNNES Tommi Yuniawan SPd MHum melaporkan terdapat 17 tim peserta Pimnas tahun ini. Hal tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya terdapat 13 tim.

Pembina Tim Pimnas UNNES Dr Tommi Yuniawan menyampaikan, setelah melewati beberapa tahapan seperti konsolidasi, pemantapan tahap 1, tahap 2, dan tahap 3, serta proses karantina, tim Pimnas UNNES berhasil meraih tujuh medali dalam Pimnas ke-31.

Dalam Acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ristekdikti ini, UNNES berhasil meraih 3 medali emas, 4 medali perak.

Pada Pimnas 2018 kali ini, UNNES berpartisipasi dihampir semua bidang PKM yang meliputi PKM-GT, PKM-K, PKM-KC, PKM-M, PKM-PE dan PKM-PSH.

Atas Prestasi Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum ini, sangat membanggakan ini hingga UNNES masuk dalam 10 besar dari 136 Perguruan Tinggi yang mengikuti kegiatan ini.

Ia menyampaikan, tingkatkan terus prestasi, target capaian di tahun 2019 adalah masuk di 5 besar. Ini akan meneguhkan UNNES sebagai Perguruan Tinggi yang bereputasi internasional dan memiliki mahasiswa yang berkualitas unggul yang mampu bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 442 kali

Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air, Mahasiswa Baru UNNES Ikuti Kegiatan Bela Negara

Minggu, 2 September 2018 | 17:39 WIB


Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air, Mahasiswa Baru UNNES Ikuti Kegiatan Bela Negara

Sebanyak 488 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Bela Negara tahap I 2018 di Dodik Bela Negara Kodam IV Diponegoro, Magelang  31 Agustus-2 September 2018.

Selaku Pendamping dalam kegiatan ini staff ahli rektor bidang kemahasiswaan Dr Parmin MPd menjelaskan, upaya mencegah radikalisme dan memupuk rasa cinta tanah air dapat ditanamkan dengan banyak cara salah satunya adalah membuat pelatihan di Dodik Bela Negara ini.

Selanjutnya Parmin menjelaskan, banyak contoh upaya Bela Negara yang dapat dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia. Tidak harus yang muluk-muluk karena banyak sekali contoh sederhana yang dapat Anda lakukan dalam upaya Bela Negara. Antara lain Mencintai orang tua, memakai produk dalam negeri, menjaga nama baik universitas, dan masih banyak lagi.

Selama mengikuti pendidikan, peserta sangat menikmati, walaupun terbiasa tidur di rumah atau kos-kosan dengan kasur dan bantal yang serba empuk, tidur di barak tentara dengan fasilitas sederhana mereka tetap kompak dan semangat.

Salah satu kegiatan yang menarik adalah tepat pukul 23.00 WIB diadakan upacara Kebulatan tekad, 488 maba angkatan 1 th 2018, berikrar siap berkarakter, siap berprestasi, siap berjuang untuk NKRI.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 522 kali

Mengabdi 36 Tahun lebih, Dekan Senior FH Purna Tugas

Jumat, 31 Agustus 2018 | 11:29 WIB


Mengabdi 36 Tahun lebih, Dekan Senior FH Purna Tugas

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Dr S Martono didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof YL Sukestiyarno melepas Dekan Senior Drs Sartono Sahlan MH periode 2011-2015 Fakultas Hukum (FH) purna tugas, Jumat (31/8) di  rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Pada waktu yang sama Dr S Martono juga melepas Dr Bambang Endroyo SE MPd MT dosen Fakultas Teknik (FT), Drs Hadi Susanto MSi FMIPA,  Kasdi FIP, Sulyati FBS, Kuswati FIS, dan Achmad Sugiyono BUHK.

Kalau di rata rata masa pengabdiannya para purna tugas ini mencapai 36 tahun, sebab ada yang mengabdi 42 tahun, 38 tahun, 37 tahun, dan 29 tahun. Ini menrupakan pengabdian yang luar biasa, kata Dr Martono.

Untuk itu atas nama lembaga dan pribadi kami ucapan banyak terima kasih dan mohon maaf apabila dalam melakukan pelayanan kurang maksimal.

Martono menyampaikan, setelah pelepasan ini secara administrasi memang putus, tapi secara kekeluargaan masih terikat dengan bergabung di paguyuban Wredatama UNNES yang di ketua oleh   Drs Zoedindarto Boedyhartono,  yang sekarang ini diwakili Pak Sunardi.

Martono berpesan kepada para purna tugas untuk memberi masukan dan kritik membangun untuk kemajuan UNNES tercinta ini, pungkasnya.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 548 kali

UNNES Kirim Delapan Mahasiswa Program Transfer Kredit Dalam Negeri

Kamis, 30 Agustus 2018 | 13:12 WIB


UNNES Kirim Delapan Mahasiswa Program Transfer Kredit Dalam Negeri

Sebanyak delapan mahasiswa Universitas Ngeri Semarang (UNNES) mengikuti program Transfer Kredit Dalam Negeri selama satu semester, pelepasan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum, Kamis (30/8) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Hadir Staf Ahli Bidang Kerjasama dan Alumni Edi Kurniawan SPd MPd, Wakil Dekan I FT Dr Ir I Made Sudana MPd IPM, Kajur Pskologi FIP Drs Sugeng Hariyadi SPsi MS, Kaprodi Teknik Kimia FT Dr Megawati ST MT, dan Didi Pramono SPd MPd Dosen Sosiologi dan Antropologi.

Kedelapan mahasiswa tersebut tiga mahasiswa jurusan Teknik Kimia di Universitas Sriwijaya (Unisri) Palembang dan lima mahasiswa jurusan Psikologi di Universitas Negri Makasar (UNM).

Pada waktu yang sama, UNNES juga menerima sembilan mahasiswa dengan program yang sama yakni lima mahasiswa jurusan Psikologi dari UNM, dua mahasiswa jurusan IKM dari Unisri, dan dua mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Prof Rustono saat melepas mahasiswa menyampaikan, transfer kredit ini berlaku untuk satu semester. Setelah kedelapan mahasiswa UNNES yang dikirim selesai mengikuti pembelajaran di Unisri dan UNM, angka kredit yang diperoleh di dua Universitas tersebut dihargai (diterima dan diakui) di UNNES.

Sebaliknya, mahasiswa dari UNY, Unisri, dan UNM yang belajar di UNNES perolehan angka kreditnya juga bisa berlaku di Universitas asalnya, jelas Prof Rustono.

Untuk itu, Prof Rustono berpesan kepada mahasiswa utuk menjaga nama baik universitas, kota asal, Provinsi, dan orang tua.


Penulis: Sihono Dibaca : 360 kali

Guest Lecture Hasil Kerjasama FH UNNES dan Cornel law School USA

Kamis, 30 Agustus 2018 | 12:01 WIB


Guest Lecture Hasil Kerjasama FH UNNES dan Cornel law School USA

Klinik Hukum dan Advokasi HAM FakultasHukum UNNES bekerja sama dengan Clinic of Farm Worker Rights, Cornel Law School, New York-USA melaksanakan kegiatan Guest Lecture dengan bahasan diskusi mengenai “Krisis HAM Buruh Migrant Sektor Perikanan di Taiwan”, Senin (27/8) di Dekanat Fakultas Hukum Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Guest Lecture dengan nara sumber Wallace Jhong Huang LLM dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Hukum (FH) Dr Martitah MHum dan dipandu Riska Alkadri SH LLM selaku moderator membahas mengenai hak asasi tenaga buruh migrant yang berada di Taiwan diikuti dengan antusias oleh 150 mahasiswa dan dosen fakultas hukum.

Wallace Jhong Huang menceritakan mengenai mirisnya nasib buruh migrant di Taiwan. Mulai dari ketiadaan perlindungan hukum, asuransi kerja, upah yang rendah, dan minimnya pengetahuan penegak hukum di Taiwan mengenai hak-hak kaum buruh yang seharusnya dilindungi.

Selain itu, Wallace juga menceritakan rawannya tenaga kerja imigrant ini menjadi objek dalam tindak pidana perdagangan orang (human trafficking).

“Bisa saja orang Taiwan memperkerjakan orang Indonesia tetapi orang Indonesia tersebut dibawa ke negara lain seperti Korea, Jepang, Cina. Tidak ada yang tahu. Siapa yang akan melindungi mereka?” katanya.

Sebelum mengakhiri kuliahnya, Wallace tak lupa memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus mengikuti perkembangan isu-isu internasional, memperdalam ilmu hukum melalui penelitian-penelitian ilmiah, serta membagikan informasi yang ia berikan diperkuliahan kepada keluarga atau kerabat yang diketahui sedang atau akan bekerja di Taiwan serta masyarakat pada umumnya.

Selain kegiatan Guest Lecture, Klinik Hukum dan Advokasi bekerjasama dengan Klinik Ketenagakerjaan juga dijadwalkan untuk melakukan riset bersama Wallace Jhong Huang mengunjungi keluarga dari WNI yang bekerja di Taiwan yang berada di Tegal dan Pemalang.


Penulis: Sihono Dibaca : 254 kali

Dukung Internasionalisasi FMIPA Lakukan Riset di USQ Australia

Rabu, 29 Agustus 2018 | 10:10 WIB


Dukung Internasionalisasi FMIPA Lakukan Riset di  USQ Australia

Dekan Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt melakukan riset kelembagaan di University Southern Queensland (USQ) Australia.

Kegiatan riset dimulai dengan penandatanganan MoM antara FMIPA UNNES dengan pihak USQ yang berlangsung di kampus USQ, Toowoomba, Senin (27/8).

Riset difokuskan pada kerja sama kelembagaan antara FMIPA UNNES dan USQ mencakup aktivitas student mobility, lecturer and staff mobility, joint research, joint publication, dan other partnership programs.

Bersama Dekan, tim peneliti hibah pengambangan keilmuan yang dipimpin Prof Dr rer nat YL Sukistiyarno MS melakukan riset di USQ dengan judul, ”Integration of Character Education into Subject in Teaching Learning Process: A Case Study of Schools in Indonesia and Australia”.

Kedua belah pihak sepakat akan ada kegiatan lanjutan yang melibatkan kedua lembaga. Pada akhir kegiatan, USQ mendampingi tim peneliti yang beranggotakan Dr rer nat Adi Nur Cahyono MPd, Dr Nurkaromah Dwidayati MSi, dan Irene Nindita Pradnya MSc ini  mengunjungi Harristown State High di Kota Toowoomba Queensland.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 393 kali

UNNES Fair 2018, Wadah Mahasiswa Baru Menyumbang Prestasi

Selasa, 28 Agustus 2018 | 13:57 WIB


UNNES Fair 2018, Wadah Mahasiswa Baru Menyumbang Prestasi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menggelar UNNES Fair 2018 di Kawasan Hutan Mini UNNES Sekaran Gunungpati untuk mengenalkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), komunitas serta prestasi yang diraih kepada mahasiswa baru sejak Selasa-Rabu (28-29/8).

Ketua Panitia Sigit Arif Hidayat melaporkan, UNNES Fair ini diselenggarakan oleh Forum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UNNES dan diikuti oleh 57 UKM serta komunitas seluruh UNNES.

Ke 57 UKM dan komunitas tersebut diantaranya UKM Menwa, Pramuka, Mahapala, SAR, Tarung Derajat, Woodball, Senam, Teater SS, REM FM, Riptek, Kesenian Jawa, Clic, UKKI, UKKK, Panahan, Teknologi Quran, Reptil, Wushu, Penelitian, Catur, Marching Band, dan Usaha Busana. Pada acara yang bertemakan “Unity in Diversity” ini dimeriahkan dengan adanya panggung hiburan, stand makanan dan photobooth.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR saat membuka UNNES Fair menyampaikan, jadilah mahasiswa yang kreatif dengan mengikuti UKM. Selain itu, dengan menyalurkan bakat dan minat di UKM, para mahasiswa diharapkan dapat mengukir prestasi dan memamerkan hasil karyanya.

Salah satu Mahasiswa baru Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Farah Yumna Faqiha masuk menjadi anggota UKM Panahan untuk meningkatkan bakat dan minatnyakarena sudah beberapa kali mendulang prestasi bidang olahraga diantaranya Juara 1 & 3 Pakualam Cup 2018 tingkat nasional, Juara 3 Kejurnas PPLP 2017 tingkat nasional dan Juara 3 Popnas 2017 tingkat nasional.

Alumni SMA N 1 Semarang ini berharap dapat mengikuti dan meraih medali emas di POMNAS 2019 mewakili UNNES. Dirinya mengaku senang karena mendapat fasilitas dan dukungan penuh dari UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 543 kali

Kepala BNPT Apresiasi UNNES Tangkal Radikalisme dan Hoaks

Selasa, 28 Agustus 2018 | 12:04 WIB


Kepala BNPT Apresiasi UNNES Tangkal Radikalisme dan Hoaks

Kepala Badan Nasional Penganggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Suhardi Alius menyampaikan apresiasinya atas usaha UNNES menangkal radikalisme dan hoaks. Hal tersebut disampaikan pada audiensi Rektor UNNES dengan Kepala BNPT di Gedung BUMN Jakarta Selasa 28 Agustus 2018. Usaha UNNES untuk menangkal radikalisme dan hoaks meliputi: pengelenggaraan deklarasi dari Semarang untuk Indonesia, penyelenggaraan program bela negara, tes anti narkoba massal dan pendataan media sosial mahasiswa dan dosen.

Jenderal Suhardi Alius berharap langkah ini dapat diikuti perguruan tinggi lain di Indonesia. Menurut beliau, jika ada hoaks atau ujaran kebencian yang mengancam kesatuan bangsa dan ketertiban umum, pilihan untuk mengambil jalur hukum juga tersedia. Kepala BNPT dijadwalkan untuk memberikan kuliah umum kepada seluruh mahasiswa baru UNNES dan perwakilan PTN se Jawa Tengah di Auditorium UNNES tanggal 18 September 2018 pukul 09.00.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 362 kali

UNNES Mendukung Dewan Pers

Selasa, 28 Agustus 2018 | 10:25 WIB


UNNES Mendukung Dewan Pers

Usaha UNNES untuk melakukan pelaporan hukum terhadap ZA yang pernah menulis artikel pada sebuah blog mengenai tuduhan plagiarisme Rektor UNNES adalah usaha untuk membela kepentingan Dewan Pers. Melalui surat edaran 371/DP/K/VII/2018, Dewan Pers menekankan betapa pentingnya mengidentifikasi media yang legit dan tidak dengan menegakkan hasil keputusan Hari Pers Nasional 2010 di Palembang. Melalui surat edaran tersebut, Dewan Pers mengedukasi bagaimana cara menghindari pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan dan berasal dari media tertentu padahal belum tentu memiliki legitimasi. Dewan Pers telah menyediakan instrumen untuk memverifikasi media sekaligus wartawan. Media dicek menggunakan verifikasi faktual dan wartawan dicek menggunakan uji kompetensi wartawan.

Hal tersebut yang dijadikan panduan oleh UNNES. Oleh karena itu terdapat perbedaan yang jelas pada saat UNNES diwawancarai oleh tirto.id dan serat.id.

Pada saat tirto.id yang meliput mengenai plagiarisme dan UNNES merasa keberatan dengan pemberitaan tersebut maka UNNES menggunakan hak jawab. Karena tirto.id berbadan hukum dan lolos verifikasi faktual Dewan Pers, UNNES menghormati hak tirto.id sebagai bagian dari pers nasional.

Lain halnya dengan artikel yang ditulis pada serat.id. Sulit menemukan bukti bahwa serat.id memiliki status badan hukum dan juga serat.id belum terverifikasi oleh Dewan Pers. Terlebih lagi pada saat artikel tersebut muncul tanggal 30 Juni 2018, ZA belum mengantongi sertifikat UKW. Oleh karena itu, UNNES tidak menggunakan hak jawab karena tulisan ZA secara yuridis formil sulit dibuktikan sebagai produk jurnalistik.

Klarifikasi ini menolak anggapan bahwa UNNES tidak menghormati UU Pers dan Dewan Pers. Malah sebaliknya. UNNES turut mendukung usaha Dewan Pers untuk mengedukasi masyarakat untuk turut mengembangkan iklim jurnalistik yang sehat di Indonesia.

UNNES berharap Dewan Pers tidak tebang pilih saat menegakkan aturan verifikasi. Jangan sampai verifikasi Dewan Pers hanya digunakan sebagai formalitas belaka. Masyarakat yang menggunakan verifikasi tersebut sebagai panduan tentu tidak boleh disalahkan. UNNES menggunakan verifikasi Dewan Pers dengan niat luhur menjunjung profesionalisme Pers di Indonesia.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 412 kali

GITA UNNES Menyelenggarakan Kegiatan Bersama Erasmus+

Senin, 27 Agustus 2018 | 15:52 WIB


GITA UNNES Menyelenggarakan Kegiatan Bersama Erasmus+

Tim GITA (Growing Indonesia Triangular Approach) Project Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Erasmus+ menyelenggarakan kegiatan HEInnovate Self-Assessment Workshop, Soft Skill Training dan Empowering Students to be Creative Entrepreneurs di Hotel Normans, Sabtu (25/8).

Rangkaian kegiatan ini merupakan dari institution action plan yang telah didiskusikan oleh Konsorsium yang melibatkan 11 Universitas di Eropa dan Indonesia pada tanggal 19 – 20 Juli di Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang essential karena menjadi pondasi untuk kegiatan selanjutnya agar bisa mengimplementasikan triangular approach.

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi (FE) Kardoyo, MPd menyampaikan, Erasmus+ adalah skema hibah yg diberikan oleh Komisi Uni Eropa kepada negara berkembang melalui University of Gloucestershire, UK sebagai project leader. 4 universitas dari Eropa dan 7 PTN dan PTS terpilih di Indonesia termasuk UNNES akan  mewujudkan secara fisik growth hub di tiap institusi pendidikan tinggi yang tergabung dalam konsorsium tersebut.

“Kegiatan ini akan memberikan gambaran yang komprehensif dan spesifik tentang hal yg harus dilakukan mahasiswa untuk meningkatkan capacity building sehingga ketika mereka lulus, mereka bisa berpikir inovatif dan kreatif untuk penciptaan lapangan kerja baru,” katanya.

GITA Project UNNES yang diketuai oleh Dorojatun Prihandono, PhD telah bekerja sejak di tahun bergulirnya Hibah Erasmus+ yaitu Oktober 2017 sampai tiga tahun kedepan yaitu Oktober 2020. Rangkaian kegiatan selama 3 tahun ini akan menumbuhkan jiwa, mind-set dan mental entrepreneurial bagi mahasiswa, staff dan dosen di UNNES.

Terdapat 6 fasilitator dan 2 pembicara yang mendampingi tiga rangkaian kegiatan tersebut. Pembicara pertama dalam rangkaian kegiatan ini adalah Wahyu Pamungkas, pengusaha bengkel modifikasi mobil VW dan pembuatan replica di Semarang yang berhasil menembus pasar international.

Wahyu menyampaikan tentang usahanya yang berawal dari ide kreatif dan out of the box. Ia juga mendorong mahasiswa untuk berpikir hal yang jarang dipikirkan orang lain sehingga hal itu menarik konsumen karena keistimewaan produk atau jasa yang diberikan.

Sementara itu, Direktur Utama dari PT Delta Guna Utama, Puguh Prasetyo Nugroho menyampaikan tentang profil perusahaannya dalam mengelola berbagai tantangan usaha.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 297 kali

Hima Geografi UNNES Menyelenggarakan Geochamp dan Geocompas

Senin, 27 Agustus 2018 | 13:09 WIB


Hima Geografi UNNES Menyelenggarakan Geochamp dan Geocompas

Himpunan mahasiswa Geografi Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan Geography Championship VII Tahun 2018 (GEOCHAMP). Kegiatan ini akan mengangkat tema “Kontribusi Geografi dalam Menyongsong Era Bonus Demografi di Indonesia Melalui Optimalisasi Informasi Geospasial”. Pendaftaran dibuka pada tanggal 1 Juli – 6 Oktober 2018. Waktu kegiatan pada tanggal 13 Oktober 2018 pukul 07.00 di Gedung C7 Lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES.

Selain itu, Himpunan mahasiswa  Geografi  UNNES juga akan menyelenggarakan Geography on Essay Competition for Southeast Asian Student (GEOCOMPAS) dengan tema “”Role of Society in Millenial Era and Global Competition”.

Informasi lebih lanjut:

Website : www.geochamp.id
Instagram : geochamp
Email : geochampionship@gmail.com

Telp Geochamp

  • 082233406407 (Raul)
  • 085726806355 (Chalissa)
  • 085643508444 (Dini)

Telp Geocompas

  • +6283194577073 (Rois Saida Sanjaya)
  • +628970360486 (Khoirunisa Kurnia Lestari)

E-Mail : geocompascompetition@gmail.com

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 573 kali

UNNES Selenggarakan Rakor Penyusunan LK dan BMN Smt I Tahun 2018 Wilayah Jawa Tengah

Senin, 27 Agustus 2018 | 8:51 WIB


UNNES Selenggarakan Rakor Penyusunan LK dan BMN Smt  I Tahun 2018 Wilayah Jawa Tengah

Dalam upaya mendukung opini Wajar Tanpa Pengecualian Laporan Keuangan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran/Pengguna Barang Wilayah Jawa Tengah (UAKPA/PB-W Jateng) menyelenggakan Rapat Koodinasi Laporan Keuangan dan Barang Milik Negara (Rakor LK/BMN).

Penanggung Jawab Kegiatan Sutikno yang juga Kepala BUHK UNNES, melaporkan bahwa UNNES selaku Korwil UAKPA/PB-W) selalu menyelenggarakan rakor setiap semester secara bergilir, sebagai penyelenggara pada rakor kali ini Politeknik Negeri Cilacap, diikuti oleh pengelola keuangan dan BMN perwakilan dari 8 perguruan tinggi negeri dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah Jawa Tengah.

Kegiatan berlangsung 23-25 Agustus 2018 di Cilacap diikuti 64 peserta dengan nara sumber dari Biro Keuangan dan Umum Kemenristekdikti, dan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Jawa Tengah.

Pelaksana Harian Direktur yang juga Wakil Direktur II Politeknik Negeri Cilacap Dadang Hermawan SE MSi dalam sambutan pembukaan menyampaikan, rakor penyusunan LK/BMN ini sangat penting untuk melakukan rekonsiliasi data pada semua satuan kerja di wilayah Jawa Tengah. Melalui rekonsiliasi akan terjadi sinkronisasi data yang akan mendukung laporan yang valid.

“Sinkronisasi data keuangan, asset dan persediaan harus terus dilakukan untuk mendapatkan laporan yang valid”, tegasnya.

Jadwal rakorwil, selain penyampaian materi oleh para narasumber, juga dilakukan rekonsiliasi Keuangan dan BMN, dan penyusunan Laporan Keuangan dan BMN Semester I Wilayah Jawa Tengah.


Penulis: Sihono Dibaca : 358 kali

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UNNES Selenggarakan  DZIKRO 2018

Senin, 27 Agustus 2018 | 8:03 WIB


Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UNNES Selenggarakan  DZIKRO 2018

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) akan menyelenggarakan DZIKRO 2018 dengan tema “Harmonisasi Budaya Arab – Indonesia Melalui Pendidikan dan Seni”.

Acara tahunan ini akan di selenggarakan dua hari Kamis 11 dan Sabtu 13 oktober 2018. Pada Kamis, (11/9) terdapat serangkaian acara antara lain pembukaan, expo, pentas seni, dan lomba mahasiswa UNNES yang bertempat di Lapangan B7.

Sedangkan Sabtu, (13/9) akan dilaksanakan lomba SMA/ MA sederajat se-Jateng bertempat di Gedung Kampoeng Boedaya UNNES.

Mari  segera daftarkan dirimu, jangan sampai ketinggalan.

Untuk informasi lebih lanjut KLIK INI


Penulis: Sihono Dibaca : 532 kali

FMIPA Menjadi Yang Terbaik Pada Capai Kinerja Semester 1

Minggu, 26 Agustus 2018 | 19:01 WIB


FMIPA Menjadi Yang Terbaik Pada Capai Kinerja Semester 1

Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES mendapatkan penilaian sebagai fakultas dengan peringkat capaian kegiatan semester 1 yang terbaik menurut  penilaian Badan Penjaminan Mutu (BPM).

Ketua BPM Agung Yulianto SPd Msi mengatakan, penilaian dilakukan BPM menggunakan indikator pemeringkatan standar versi Dikti dan berdasarkan Kinerja Renstra Bisnis UNNES. Indikator pemeringkatan meliputi penilaian kualitas dosen, kecukupan dosen, kualitas manajemen, kualitas kegiatan kemahasiswaan, dan kualitas kegiatan penelitian.

Ditambahkan pula, adapun indikator pemeringkatan berdasarkan Kinerja Renstra Bisnis UNNES meliputi penilaian bidang akademik, bidang administrasi dan umum, bidang kemahasiswaan, dan kerja sama,” katanya dalam acara Refleksi Kinerja di Hotel Eastparc  Yogyakarta, Sabtu, (26/8).

Secara berurutan, peringkat penilaian kinerja fakultas adalah sebagai berikut:

1. Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam

2. Fakultas Teknik

3. Fakultas Ekonomi

4. Fakultas Ilmu Keolahragaan

5. Fakultas Ilmu Sosial

6. Fakultas Hukum

7. Fakultas Bahasa dan Seni

8. Fakultas Ilmu Pendidikan

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menekankan pentingnya peningkatan peringkat UNNES melalui peningkatan kinerja diberbagai bidang. Pemeringkatan semester 1 ini dapat digunakan untuk merefleksi diri.

Lebih lanjut, Prof Fathur menekankan pentingnya peningkatan prestasi mahasiswa dan dosen di dalam peningkatan keunggulan perguruan tinggi menuju UNNES yang bereputasi internasional.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 491 kali

UNNES Lepas dan Terima mahasiswa CT dari UPSI dan Kasetsart

Jumat, 24 Agustus 2018 | 15:10 WIB


UNNES Lepas dan Terima mahasiswa CT dari UPSI dan Kasetsart

Universitas Negeri Semarang melepas mahasiswa program Credit Transfer (CT) ke UPSI Malaysia sebanyak 5 orang dan Kasetsart University Thailand sebanyak 3 orang. Pelepasan oleh Wakil Rektor bidang Akademik Prof Rustono MHum dan Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof YL Sukestiyarno PhD di Kampus Sekaran, Jumat (25/8).

Prof Rustono menyampaikan kepada mahasiswa untuk selalu menjaga nama baik UNNES. Selain itu, Prof Rustono juga berharap mahasiswa dapat menimba ilmu sebaik-baiknya karena tidak semua mahasiswa dapat menikmati program ini.

Sementara itu, Prof YL Sukestiyarno mengatakan, kegiatan ini akan berlangsung mulai bulan September hingga bulan Desember. Mereka dari UNNES berasal dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan IPA akan ke Kasetsart Thailand, sedangkan Prodi Teknik Sipil dan Prodi Teknik Bangunan akan ke UPSI Malaysia.

Selain melepas mahasiswa, UNNES juga menerima mahasiswa dari UPSI Malaysia sebanyak 5 orang. Mereka dari Prodi Teknik Sipil dan Prodi Teknik Bangunan.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 319 kali

Terduga Pencemaran Nama Baik Dilaporkan ke Kepolisian

Jumat, 24 Agustus 2018 | 9:02 WIB


Terduga Pencemaran Nama Baik Dilaporkan ke Kepolisian

Sebagai bagian dari kepatuhan Universitas Negeri Semarang (UNNES) terhadap peraturan perundang-undangan dan usaha UNNES untuk memberantas berita palsu atau hoaks, perwakilan UNNES telah melaporkan penulis blog berinisal ZA kepada pihak yang berwajib. Pada tanggal 21 Juli 2018, Kepala UPT Pusat Hubungan Masayarakat UNNES, Hendi Pratama, sebagai kuasa dari Rektor UNNES melaporkan dugaan pencemaran nama baik Rektor kepada Kepolisian Komando Daerah Jawa Tengah.

Laporan tersebut terkait dengan penulisan empat artikel blog yang ditulis ZA pada tanggal 30 Juni 2018 menuduh bahwa Rektor UNNES melakukan plagiasi terhadap salah satu artikel mahasiswa bimbingannya yang berinisial AR pada tahun 2003. Tuduhan ini tidak berdasar karena pemeriksaan yang dilakukan oleh tim investigasi UNNES yang dipimpin oleh Prof. Dr. Eddy Mungin Wibowo telah menerbitkan hasil bahwa tidak ada unsur plagiasi Rektor terhadap artikel AR tahun 2003. Bukti ini diperkuat dengan surat pernyataan AR tanggal 9 April 2018 yang menyatakan bahwa dirinya meminjam draft artikel penelitian Fathur Rokhman dan menyatakan AR memohon maaf apabila hal tersebut telah menjadi permasalahan.

Laporan kepolisian ini dilakukan karena ZA telah memproduksi artikel yang disebarkan melalui Facebook, Twitter dan Youtube yang menyebabkan kerugian bagi Rektor UNNES secara pribadi maupun kelembagaan. Secara pribadi, Rektor UNNES namanya telah tercemar sebagai seorang pribadi, kepala rumah tangga dan akademisi. Secara kelembagaan, kabar yang dihembuskan ZA diduga menjadi salah satu faktor turunnya jumlah pendaftar Seleksi Mandiri UNNES tahun 2018. ZA dilaporkan karena diduga telah melanggar pasal 27 ayat 3 di Undang-undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang berbunyi “Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi dan /atau dokumen elektronik yang dimiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”

ZA telah dianggap menulis artikel yang menggunakan informasi sepihak dari Saratri Wilonoyudho yang juga menuduh Rektor UNNES plagiat tanpa bukti yang memadai. Saratri akan segera dimintai keterangan oleh Kepolisian dalam waktu dekat. Bukti-bukti bahwa Rektor UNNES tidak plagiat telah diserahkan kepada Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tanggal 6 Juli 2018. Di kesempatan lain, dihadapan para awak media tanggal 11 Juli 2018 Menristekdikti menyampaikan bahwa tidak ditemukan adanya bukti plagiasi Rektor UNNES. Keputusan tim investigasi UNNES telah sesuai dengan mekanisme penanganan plagiasi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi pada Pasal 11.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 2.040 kali

Mahasiswa UNNES Juarai Mas Duta Wisata Kabupaten Tegal 2018

Jumat, 24 Agustus 2018 | 7:16 WIB


Mahasiswa UNNES Juarai Mas Duta Wisata Kabupaten Tegal 2018

Bagja Riyanto dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) diumumkan mendapat penghargaan Wakil II Pemilihan Mas Duta Wisata Kabupaten Tegal 2018 di Gedung Korpri Slawi, Sabtu Malam (18/8).

Mahasiswa program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (P.IPS) tersebut bersyukur dirinya menjadi juara 3 dalam ajang tahunan ini. Ketua prodi P.IPS Arif Purnomo MPd dan Pembina Himpunan Mahasiswa P.IPS Rudi Salam MPd berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi untuk ditularkan kepada mahasiswa lain agar berprestasi dan berkarakter.

Untuk menjadi finalis pada acara yang bertemakan “Back to Nature, Love The Culture” ini, para peserta harus melewati beberapa seleksi. Sebelum malam grand final, para finalis dikarantina selama lima hari dan melakukan kunjungan ke beberapa tempat.

Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Tegal diharapkan dapat menjadi sosok terdepan dalam menggali, memperkenalkan dan mengembangkan pariwisata khususnya di Kabupaten Tegal.

(NidaMR & Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 343 kali

15 Tim PKM UNNES Berlaga di Pimnas Yogyakarta

Kamis, 23 Agustus 2018 | 14:01 WIB


15 Tim PKM UNNES Berlaga di Pimnas Yogyakarta

Sebanyak 15 tim program kreatifitas mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) dilepas Rektor  Prof Dr Fathur Rokhman MHum ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke 31 di Universitas Negeri Yugyakarta (UNY) berlangsung 28 Agustus-2 Septerber 2018 mendatang.

Pelepasan kontingen Pimnas “Merah Putih” UNNES ini ditandai dengan penyerahan bendera UNNES dari Rektor kepada Ketua Kontingen Pimnas, Kamis (23/8/2018) di Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo melaporkan, UNNES mengirimkan sebanyak 15 tim PKM beranggotakan 51 mahasiswa dan 13 dosen pembimbing. Pada Pimnas 2017 kemarin UNNES menduduki urutan 7, diharapkan pimnas 2018 ini bisa naik menjadi 5 besar.

Ke-15 Tim PKM itu terdiri atas, 4 tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), 5 tim PKM Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH), 4 tim PKM Penelitian Eksakta (PKM-PE), 1 tim PKM Karsa Cipta (PKM-KC), dan 1 tim PKM Kewirausahaan (PKM-K).

Rektor Prof Fathur Rokhman mengatakan ke 15 tim PKM ini ketika presentasi dihadapan juri tampillah semaksimal mungkin dan yakinkan kepada juri, sehingga juri bisa tertarik akan isi artikel yang kalian presentasikan. Dengan ketertarikan isi artikel itu diharapkan pertanyaan juri bisa dijawab dengan lancar.

“Ke 15 tim yang turun pada Pimnas ke 31 di UNY ini tampillah yang optimal, selalu percaya diri, dan fokus, sehingga bisa membawa kebanggaan bagi UNNES di tingkat nasional, sebab kalian akan bertanding dengan 440 tim dari 136 perguruan tinggi negeri maupun swasta seIndonesia,” tegas Prof Fathur.

Prof Fathur berharap dengan semangat dan niat yang baik ini ke 15 tim UNNES nanti bisa membawa nama harum lembaga dan ditingkat nasional seperti yang ditargetkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan tadi yakni masuk 5 besar, pungkasnya.

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 394 kali

Trnava University Slovakia Gandeng PGPAUD FIP UNNES dalam Program Erasmus +

Kamis, 23 Agustus 2018 | 13:02 WIB


Trnava University Slovakia Gandeng PGPAUD FIP UNNES dalam Program Erasmus +

Erasmus merupakan program untuk peningkatan kualitas pendidikan tinggi Eropa yang dirancang untuk mendorong dan mendukung masyarakat melalui kerjasama antara institusi Eropa dan Non Eropa.

Prof Branislav Pupala dari Trnava University menyampaikan paparan program Erasmus+ untuk jangka waktu satu tahun di ruang Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) dengan didampingi pihak International Office UNNES dan dihadiri oleh dosen PGPAUD.

Program ini dikhususkan untuk mahasiswa dan dosen Program Studi PGPAUD sesuai dengan permintaan dari pihak Tranava University. Bentuk program yang akan dilaksanakan seperti Exchange students (pertukaran pelajar): program ini merupakan kompetisi untuk menjaring 4 orang mahasiswa dari jurusan PGPAUD yang akan berkesempatan untuk belajar mengenai ke-PAUD-an selama 3 bulan di jurusan Early Childhood Studies, Trnava University, Slovakia.  

Exchange scholars from UNNES to Trnava (pertukaran dosen): sebanyak 4 orang dosen PGPAUD akan mengikuti program mengajar di Trnava University, Slovakia selama kurang lebih dua bulan. Kebutuhan para dosen akan di-cover sepenuhnya dari pihak Erasmus+.

Selain itu ada juga Exchange scholars from Trnava to UNNES (pertukaran dosen): 2 orang dosen Trnava University akan datang untuk mengajar dan melakukan riset di UNNES selama kurang lebih 2 bulan.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 373 kali

Mahasiswa UNNES Ukir Prestasi Di Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Kamis, 23 Agustus 2018 | 8:02 WIB


Mahasiswa UNNES Ukir Prestasi Di Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali meneguhkan reputasi dengan menunjukan Prestasi. Tiga mahasiswa UNNES telah mengharumkan bangsa Indonesia dengan memperoleh medali  digelaran Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

Mereka adalah, Nining Porwoningsih (Mahasiswa PJKR UNNES) memperoleh Medali Perunggu cabang Sepeda Gunung Putri (Donwhill). Puja Riyaya (Mahasiswa PJKR UNNES) memperoleh Medali Perunggu cabang Wushu Sanda Putra 70 Kg. Yusuf Widiyanto  (Mahasiswa PJKR UNNES) memperoleh Medali Perunggu cabang Wushu Sanda Putra 56 Kg.

Mendapat laporan mahasiswanya berprestasi Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, keikutsertaan mahasiswa UNNES dalam event bergengsi ini tentu saja melalui proses panjang pembinaan yang terprogram, intensif, berlanjut dan berkesinambungan.

“Saya bangga dengan prestasi mereka yang dapat mengharumkan nama bangsa negara dan UNNES tentunya, kita akan pacu mereka untuk terus berprestasi. Dengan prestasi dunia membuat UNNES mampu besanding dan bersaing dikancah internasional”, pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 655 kali

Prof Fathur Serahkan Hewan Kurban

Rabu, 22 Agustus 2018 | 9:54 WIB


Prof Fathur Serahkan Hewan Kurban

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum setelah selesai mengikuti shalat Idul Adha di Masjid Ulul Albab UNNES terus menyerahkan hewan kurban berupa sapi kepada Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UNNES Drs Anwar Haryono MPd, Rabu (22/8/2018) di Masjid Ulul Albab kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Anwar Haryono menyampaikan, sampai saat ini hewan kurban yang diterima oleh BAI UNNES berjumlah 10 ekor sapi dan 7 ekor kambing.

Setelah disembelih nanti dagingnya akan didistribusikan kepada pantiasuhan, warga UNNES, dan warga disekitar kampus.


Penulis: Sihono Dibaca : 387 kali

Rektor UNNES Shalat Idul Adha di Masjid Ulul Albab UNNES

Rabu, 22 Agustus 2018 | 9:40 WIB


Rektor UNNES Shalat Idul Adha di Masjid Ulul Albab UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menunaikan ibadah shalat Idul Adha 1439 Hijriah di Masjid Ulul Albab Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarng, Rabu (22/8/2018).

Hadir pula Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR, Wakil Direktur II Pascasarjana UNNES Prof Tri Joko Raharjo, Staf Ahli Dr Tomi Yuniawan, Wakil Dekan FIK Taufik Hidayah, Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UNNES Drs Anwar Haryono MPd, dan pejabat UNNES lain.

Jamaah shalat Idul Adha sudah mulai berdatangan, Masjid Ulul Albab sudah penuh sesak baik lantai satu maupun lantai dua. Pihak panitia pun menambah tikar digelar di halaman masjid.

Shalat Idul Adha dimulai pukul 06.30 WIB bertindak sebagai imam adalah Dr Sulaiman MPd dan kotib Dr Rudi Hartono SS MPd.

Rudi Hartono menyampaikan sejarah Idul Kurban keteguhan  Nabi Ibrahim, keihlasan Nabi Ismail, serta kesabaran Hajar, senantiasa dapat kita teladani dengan tulus dalam setiap langkah kita menapaki kehidupan ini.

Rudi Hartono mengatakan bahwa manusia tidak dibenarkan mengorbankan manusia lainnya untuk sesuatu kepentingan, sekalipun adalah kepentingan Tuhan. Seseorang dituntut berkorban, baik harta jabatan dan kedudukan, bahkan jiwa sekalipun, tetapi jangan sekali kali membawa efek yang merugikan orang lain.

Prinsipnya lebih baik berkorban dari pada mengorbankan atau jadi korban orang lain. Nilai pengorbanan tidak dilihat dari kuantitas, tetapi dari niat dan kualitas ketulusan dan keiklasan.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 320 kali

Rabu 22 Agustus, UNNES Selenggarakan Shalat Idul Adha di Masjid Ulul Albab

Selasa, 21 Agustus 2018 | 11:57 WIB


Rabu 22 Agustus, UNNES Selenggarakan Shalat Idul Adha di Masjid Ulul Albab

 

Uiversitas Negeri Semarang (UNNES) Rabu 22 Agustus 2018 akan menyenggarakan shalat Idul Adha di Masjid Ulul Albab kampus Sekaran Gunungpati.

Shalat Idul Adha  akan dimulai pukul 06.30 WIB, bertindak sebagai imam dan khotib Dr Rudi Hartono MPd dosen Fakultas Bahasa dan Seni UNNES.

Untuk itu mari warga muslim UNNES dan sekitarnya shalat Idul Adha bersama Rektor Prof Dr Fathur Rokhman. Setelah shalat Id dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban oleh Rektor kepada Ketua  pengurus Badan Amalan Islam (BAI) UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 309 kali

KAN Visitasi Laboratorium FIK UNNES

Senin, 20 Agustus 2018 | 11:49 WIB


KAN Visitasi Laboratorium FIK UNNES

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh asesor Komite Akreditasi Nasional (KAN), Senin (20/8/2018).

Tim Asesor terdiri atas Dede Erawan, Endang Sumirat dan Muhammad Eqbal akan melakukan visitasi untuk field assesment di laboratorium FIK UNNES.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono menyambut kehadiran para asesor di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Rektor menyampaikan bahwa ini merupakan tahun internasionalisasi bagi UNNES dan UNNES sudah terakreditasi A. Oleh karena itu, UNNES terus mendorong kepada semua fakultas untuk memperbaiki fasilitas yang dimiliki fakultas, seperti akreditasi laboratorium. Rektor juga berharap, laboratorium di UNNES dapat sertifikasi dan dapat menjadi percontohan. 

Sementara itu, Dekan FIK Prof Tandiyo Rahayu menyampaikan, ini merupakan yang pertama KAN melakukan akreditasi laboratorium kalibrasi bagi UNNES. Tim asesor ini akan mengkalibrasi instrumen analitik dan kelistrikan, kaibrasi Massa, panjang dan volume.

Laboratorium Kalibrasi FIK UNNES ini memiliki kemampuan untuk mengkalibrasi timbangan, PH meter, Conductivity, Gelas ukur, labu ukur, pipet measuring, buret, stopwacth, dan timer.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 255 kali

Mahasiswa PPL KKN Antarbangsa UNNES Peragakan Silat di KJRI

Senin, 20 Agustus 2018 | 11:47 WIB


Mahasiswa PPL KKN Antarbangsa  UNNES Peragakan Silat di KJRI

Mahasiswa PPL KKN Antarbangsa Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Kinabalu Sabah Malaysia diundang oleh pihak Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) untuk menghadiri Upcara bendera memperingati HUT RI Ke-73 dikantor KJRI.

Dipimpin oleh Konjen Krishna Djelani sebagai inspektur upacara, sebanyak 17 mahasiswa itu ikut khitmad dalam upacara yang dihadiri oleh para pegawai dan staff KJRI, Dewan Kehormatan, pegawai militer, Guru SIKK, Guru CLC, Siswa-siswi, TKI dan warga Indonesia yang tinggal di Kota Kinabalu.

Selain itu, Ricka Ulfatul Faza memperagakan Pencak Silat kolaborasi dari ua perguruan Pencak Silat Indonesia yaitu Pencak Silat Pagar Nusa dan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai.

Penampilan yang dipentaskan antara lain yaitu salam pembuka PSHT, salam pembuka Pagar Nusa, Jurus Tunggal tangan kosong, jurus tunggal golok, teknik kuncian dan bantingan, teknik serangan golok-toya, jurus toya dan ditutup dengan atraksi pemecahan balok es batu dan batako.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 238 kali

Semangat Kerjasama Menjadikan Anak Labschool Genius

Senin, 20 Agustus 2018 | 11:21 WIB


Semangat Kerjasama Menjadikan Anak Labschool Genius

Lima lomba yang menuntut kerjasama tim yang padu hari ini dipertandingkan di SD Labschool Unnes (Kamis 16 Agustus 2018). Lomba tersebut adalah bakiak, balap karung, tarik tambang, memasukkan pensil dalam botol, dan estafet karet.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun 2018, sekaligus juga memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada bulan Juli lalu.

Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Semangat Kerjasama Menjadikan Anak Labschool GENIUS”. Genius sendiri merupakan akronim dari gesit, empati, berani,  unggul,dan  sehat.

Dika Prestama selaku ketua panitia kegiatan menuturkan, bahwa kegiatan ini memang bertujuan untuk memupuk semangat kerjasama para siswa. Dengan bentuk kegiatan yang dikemas dalam permainan yang dilombakan, diharapkan muncul juga rasa keberanian siswa, empati, melatih siswa menjadi gesit dan tangkas.

“Sesuai prinsip pembelajaran k13 (Kurikulum 2013) sekarang eranya adalah kolaborasi bukan lagi kompetisi. Kita terjemahkan dalam konteks permainan kerjasama agar karakter-karakter tersebut muncul. Di situ ada empati juga sportivitas. Jika menang, dia akan tetap menghargai yang kalah, tidak juga merendahkan. Sebaliknya bila kalah, dia tidak akan telalu bersedih dan bisa berlapang dada menerima kekalahan,” jelasnya.

Selain kegiatan lomba-lomba, dalam rangkaian kegiatan tersebut ada juga lomba menghias taman untuk masing-masing kelas, dan Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai puncak acara.

Dia berharap, setiap siswa dapat menangkap dan menerapkan makna dan semangat kerjasama di dalam aktivitas sehari-hari.

“Manusia sebagai makhluk sosial tentu tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Di dalam permainan pun, kita perlu kerjasama. Dulu pejuang dan pahlawan kemerdekaan Indonesia juga bersatu dan bekerjasama mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia Merdeka. Kerjasama inilah yang kita pegang erat sebagai semangat kolaborasi,” pungkasnya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 188 kali

Menwa UNNES Juara II Lomba Futsal Se-Jateng dan DIY

Senin, 20 Agustus 2018 | 8:25 WIB


Menwa UNNES Juara II Lomba Futsal Se-Jateng dan DIY

Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih juara II pada turnamen futsal tingkat Jawa Tengah & DIY di Universitas Muhamadiyah Semarang (Unimus) dengan jumlah peserta 15 Tim dari berbagai Universitas di Jawa Tengah dan DIY, Sabtu-Minggu (11-12/8) lalu.

Komandan Batalyon, Suto Wijoyo Wisnu Teguh Purnomo  menyampaikan, orang yang berhasil bukanlah orang yang menjadi juara namun orang yang mampu bangkit dari kekalahan. Itulah pepatah yang sangat tepat untuk kemenangan Menwa UNNES.

Suto menuturkan, Tim Menwa UNNES pada babak penyisian berhasil mengalahkan Universitas PGRI Semarang dengan skor (5-1), Menwa Sub-B (4-2) sehingga berhasil maju di babak semi final. Selanjutnya di semifinal Menwa UNNES melawan Menwa IKIP Veteran dengan skor (1-1, penalty 2-1). Kemudian, pada babak final Menwa UNNES melawan Menwa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta kalah tipis dengan skor 1-2.

Akhirnya juara 1 diraih Universitas Sanata Dharma, Juara 2 diraih oleh UNNES, dan juara 3 diarih IKIP Veteran.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 208 kali

Peduli Lombok, UNNES Kirim Bantuan dan Relawan

Minggu, 19 Agustus 2018 | 8:55 WIB


Peduli Lombok, UNNES Kirim Bantuan dan Relawan

Sebagai wujud kepedulian dengan sesama Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengirimkan dokter dan relawan ke lokasi gempa Lombok, Sabtu (17/8).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman, mengatakan tim Medis dan Relawan dari UNNES ini semoga dapat membantu korban bencana di Lombok.

“Selain bantuan diatas UNNES juga menggalang dana dari semua civitas akademika di UNNES yang terkumpul sebesar 140 juta yang secepatnya akan disalurkan”, jelas Rektor.

Selaku ketua koordinator tim relawan dr Mahalul Azam MKes menjelaskan, timnya akan bertahan selama dibutuhkan. Dia memperkirakan situasi Lombok akan membaik antara satu hingga tiga pekan ke depan.

Oleh karena itu tim mohon doa kepada teman-teman di UNNES agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik mungkin.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 318 kali

Rektor UNNES Motivasi Mahasiswa Bidikmisi Melalui Kepemimpinan Bertumbuh

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 6:07 WIB


Rektor UNNES Motivasi Mahasiswa Bidikmisi Melalui Kepemimpinan Bertumbuh

Berprestasi apapun baik secara akademik maupun non-akademik merupakan harapan dan impian bagi sebagian besar orang. Masa muda adalah waktu yang paling tepat untuk mengukir prestasi setinggi-tingginya dan sebanyak-banyaknya. Hal itu disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat memberikan kuliah umum “Kepemimpinan Bertumbuh” untuk mahasiswa bidikmisi di auditorium UNNES, Jumat (17/8).

Ia melanjutkan, Saya selalu mengharapkan kalian akan menggantikan orang-orang tua di depan. Saya ingin lihat, lima tahun kedepan ada mahasiswa UNNES yang dikenal dunia. Mudah-mudahan anda semua menjadi orang yang sukses.

Rektor berpesan, diumpamakan pohon kalian merupakan bibit yang unggul yang akan menentukan seberapa kuat pohon tersebut berdiri. Terpaan badai merupakan cobaan ketika pohon berdiri. Terakhir menumbuhkan benih, berarti tugas pemimpin harus menyiapkan pemimpin berikutnya.

Saat membuka acara ini Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR menyampaikan, setelah diterima menjadi mahasiswa yang memperoleh batuan Pendidikan bidikmisi perjuangan selanjutnya adalah lulus tepat waktu.

Soalnya kalian harus dapat menyelesaikan studi selama 8 semester, tapi kalian juga harus berprestasi selama kuliah di UNNES. Karena prestasi adalah bentuk tanggung jawabmu sebagai penerima bantuan dana pendidikan bidikmisi kepada masyarakat.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 269 kali

Upacara Peringati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Puluhan Warga UNNES Peroleh Penghargaan dan Prestasi

Jumat, 17 Agustus 2018 | 9:51 WIB


Upacara Peringati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Puluhan Warga UNNES Peroleh Penghargaan dan Prestasi

Puluhan ribu warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan Upacara Bendera memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (17/8) di lapangan Prof Dumadi Fakultas Ilmu Keolahragaan Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Seamarang.

Sebanyak puluhan warga UNNES memperoleh penghargaan dan prestasi diantaranra  penerima tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Tahun 2018 yakni untuk masa kerja 30 tahun berjumlah 13 orang, 20 tahun (10 orang), dan 10 tahun (24 orang).

Selain itu juga, Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum juga menyerahkan penghargaan kepada 29 dosen yang artikelnya dimuat di jurnal nasional maupun internasional dan 24 dosen serta tenaga kependidikan berprestasi dibidang akademik, sains teknologi, sosial humaniora, kearsipan, laboran, pengelola keuangan, pustakawan, dan tenaga administrasi akademik.

Prof Fathur Rokhman saat membacakan sambutan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menyampaikan, hari ini adalah hari yang istimewa bagi bangsa Indonesia. Kita memperingati hari ulang tahun ke-73 kemerdekaan RI. Kita bersyukur kepada Alah SWT yang telah meridhoi cita-cita kita menjadi bangsa yang merdeka, bangsa yang besar, bangsa yang bersatu di tengah keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika.

Atas dasar kebhinekaan inilah kita menjadi besar dan kuat, dan di hari yang khidmat ini kami mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk memahami kembali secara utuh Pancasila dan kebhinekaan bangsa, melihat kebhinekaan sebagaisebuah anugerah.

Saat ini, Indonesia banyak dipuji karena stabilitas politiknya, perkembangan ekonominya yang sehat serta prestasi-prestasi yang dicapainya untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Kita semua juga merasa bangga akan prestasi cemerlang pemuda-pemudi Indonesia di berbagai ajang kompetisi internasional di pelbagai bidang.

Bulan Juli 2018, putra terbaik kita mampu meraih emas pada lari 100 meter Kejuaraan Dunia U-20. Minggu lalu pun, tim U-16 kita mampu mencapai juara pertama piala AFF U-16. Di bidang sains, gagasan mahasiswa kita yaitu mobil sampah plastik menjadi juara di ajang inovasi teknologi Shell Ideas 360, inovasi mahasiswa kita menjadi juara dunia pada ajang adu cepat mobil hemat energi Drivers’ World Championship, dan masih banyak karya inovasi lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

Hal ini sungguh mengagumkan dan memperkuat keyakinan kita akan kekuatan intelektual dan kreativitas putra-putri Indonesia. Inilah “KERJA KITA, PRESTASI BANGSA”, yang akan memperkuat rasa bangga dan keyakinan kita pada Indonesia.


Penulis: Sihono Dibaca : 344 kali

Mahasiswa Filipina PPL di UNNES

Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:44 WIB


Mahasiswa Filipina PPL di UNNES

Dua mahasiswa Ateneo De Naga University Filipina mengikuti Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di Universitas Negeri Semarang (UNNES) selama dua puluh tujuh hari (3-30/8). Kedua mahasiswa tesebut yaitu Krystel Casipit mengajar di PAUD Labschool UNNES dan Ralph Robles mengajar Matematika di SMP Negeri 13 Semarang.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, program seperti ini sangat bagus karena antara UNNES dengan Ateneo De Naga University Filipina  dapat saling bertukar informasi dan pengalaman bagi mahasiswa di kedua belah pihak yang merupakan calon guru.

Dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) itu berpesan kepada mahasiswa peserta PPL Antarbangsa bahwa kegiatan ini harus dimanfaat dengan baik, sebagai bentuk upaya untuk mempersiapkan calon guru yang profesional dan berkualitas.

Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) menginisiasi sebuah program SEA-Teacher Project atau juga biasa disebut dengan Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari universitas yang ada di Asia Tenggara merasakan pengalaman praktikum mengajar di sekolah-sekolah negara Asia Tenggara.

(Nida MR  & Abd Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 397 kali

Jumat 17 Agustus, UNNES Selenggarakan Upacara Bendera Memperingati HUT RI

Kamis, 16 Agustus 2018 | 7:01 WIB


Jumat 17 Agustus, UNNES Selenggarakan Upacara Bendera Memperingati HUT RI

Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan upacara bendera memperingati HUT Ke-73 Kemerdekaan RI besok pada:

Hari, tanggal : Jumat 17 Agustus 2018

Pukul              : 07.00 WIB

Tempat          : Lapangan Olahraga Prof Dumadi FIK UNNES

Pakaian         : 1. Anggota Senat Universitas PSL dan berpecis

2. Dosen dan Tenaga Kependidikan PSH

3. Penerima Satyalencana/penghargaan PSL dan berpeci

4. Mahasiswa atas putih bawah hitam berjaket almamater dan (berdasi hitam bagi mahasiswa baru)

 


Penulis: Sihono Dibaca : 786 kali

Mahapala UNNES Terbaik II se Jawa Tengah

Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:19 WIB


Mahapala UNNES Terbaik II se Jawa Tengah

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih peringkat II pada lomba Wana Lestari 2018 tingkat Provinsi Jawa Tengah, Rabu (15/8).

Ketua Mahapala UNNES Mochamad Sekar Susmita merasa bersyukur dan bangga atas kemenangan pada lomba yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini.

“Alhamdulillah Tahun 2018 Mahapala UNNES berhasil memperoleh Juara II tingkat Provinsi Jawa Tengah, kategori Kelompok Pecinta Alam. Saya merasa senang bisa mengenalkan UNNES sebagai kampus konservasi dalam ajang yang berkaitan dengan konservasi”, tuturnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi turut mengapresiasi capaian yang diraih Mahapala UNNES. Prestasi ini diharapkan menjadi pelecut prestasi mahasiswa lain dan memotivasi warga UNNES turut andil dalam merawat alam.

Lomba Wana Lestari merupakan penghargaan yang diberikan Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan kepada masyarakat atas peranannya dalam pembangunan lingkungan di Indonesia.

Tahapan lomba diawali dari seleksi berkas administrasi selama tiga tahun, kemudian tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan meninjau secara langsung. Setelah melewati masa penilaian, penyerahan dan pengumuman juara lomba dilaksanakan setelah Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke 68 di Simpang Lima Semarang.

Adapun juara I diraih oleh Sakpala dari Desa Sidomukti Bandungan dan Malimpa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta didapuk sebagai juara III.

(Nida M R & Abd Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 304 kali

Upaya Bela Negara, 20 Mahasiswa UNNES Ikuti JOBN

Selasa, 14 Agustus 2018 | 22:58 WIB


Upaya Bela Negara, 20 Mahasiswa UNNES Ikuti JOBN

“Bela negara tidak hanya terkait dengan angkat senjata, namun dapat dilakukan dari hal yang terkecil seperti membantu sesama dan tidak mencontek”.

Direktur Jendral Pothan Kementerian Pertahanan Bondan Tiara Sofyan menyampaikan hal itu saat upacara pembukaan Jambore dan Olimpiade Nasional Bela Negara (JONBN) di Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Yogyakarta, Jumat (3/8).

Kegiatan yang bertemakan “Bela Negara dalam Pengelolaan Sumber Daya untuk Ketahanan dan Kemakmuran Bangsa” ini dilaksanakan selama tiga hari sejak Jumat-Minggu (3-5/8) dan diikuti oleh 300 peserta dari 25 perguruan tinggi di Indonesia. Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengirimkan 20 mahasiswa dan 2 pendamping sebagai bentuk partisipasi terhadap upaya bela negara.

Setelah upacara pembukaan diadakan Gala Dinner pada malam hari untuk menampilkan bakat dari peserta dengan menggunakan pakaian adat masing-masing daerahnya. Esoknya apel pagi dilaksanakan oleh perwakilan pendamping UNNES Rudi Salam. Kegiatan dilanjutkan dengan lomba Olimpiade mengenai wawasan nusantara, lalu belajar membatik pada sore hari. Hari terakhir diawali dengan membersihkan lingkungan Malioboro, selanjutnya digelar upacara penutupan di Monumen Serangan 11 Maret.

Abd.Aziz & NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 393 kali

Mahasiswa UNNES Mengajar di Thailand

Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:52 WIB


Mahasiswa UNNES Mengajar di Thailand

Lolita Noor Amalia dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi satu ari empat puluh mahasiswa dari seluruh Indonesia yang terpilih mengikuti program pertukaran guru muda di Thailand Selatan selama dua puluh lima hari (16/7-9/8).

Mahasiswa jurusan Sosiologi dan Antropologi tersebut mengajar beberapa mata pelajaran, seperti bahasa indonesia, bahasa inggris dasar, nasyid dan budaya Indonesia di Romklao School provinsi Narathiwat Thailand Selatan.

Language Lover Community dan Abroad Alumni Association of Southern Border Province Thailand bekerjasama mengadakan Indonesian Youth Teacher Exchange Program (IYTEP) 2018. IYTEP merupakan program mengajar di sekolah-sekolah Islam yang ada di Thailand Selatan dengan tujuan memperkenalkan budaya Indonesia di Thailand. Untuk mengikuti program ini diadakan seleksi nasional dari berbagai daerah seluruh Indonesia.

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 379 kali

Maksimalkan Prestasi, 15 Tim PIMNAS UNNES Dikarantina

Selasa, 14 Agustus 2018 | 12:51 WIB


Maksimalkan Prestasi, 15 Tim PIMNAS UNNES Dikarantina

Dalam rangka meningkatkan prestasi dibibang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2018 dosen pembimbing dan pendamping Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengkarantina 15 Tim PIMNAS selama tiga hari mulai Selasa sampai Kamis (14-16/8) di kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR saat membuka kegiatan menyampaikan, kegiatan karantina ini merupakan pembekalan khusus bagi tim PIMNAS supaya lebih fokus dan menjadi yang terbaik.

Saat karantina kontingen PIMNAS UNNES digodok diberikan materi tentang banyak hal diantaranya bagaimana cara menjadi juara, bagaimana membuat media presentasi, membuat poster yang baik, praktik presentasi, kemudian dievaluasi, kata Bambang BR.

Bambang BR menjelaskan, dengan pembekalan secara karantina ini tim PIMNAS bisa maksimal untuk mendalami artikelnya dan siap menjawab pertanyaan apa yang ditanyakan oleh dewan juri di PIMNAS ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 28 Agustus-2 September 2018 mendatang. Untuk situ Satukan niat dan rapatkan barisan, tegasnya.

Sebelumnya, Staf Ahli Rektor Bidang Prestasi Dr Tommi Yuniawan MHum melaporkan UNNES menduduki peringkat enam nasional dengan 15 Tim PKM yakni urutan pertama berturut-turut Universitas Brawijaya lolos PIMNAS 25, Universitas Indonesia (18), Universitas Diponegoro (17), Unhas (16), Unand (16), UNNES (15), UNY (15), ITS (15), UHO (15), IPB (15), Unri (14), UGM (13), dan PENS (12).

Ke-15 Tim UNNES yang lolos terdiri atas, 1 tim PKM Kewirausahaan (PKM-K), 4 tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), 1 tim PKM Karsa Cipta (PKM-KC), 1 tim PKM Penelitian Eksakta (PKM-PE) dan 5 tim PKM Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH).


Penulis: Sihono Dibaca : 411 kali

Kuliah Perdana, Wakil Rektor Bidang Akademik Beri Motivasi

Selasa, 14 Agustus 2018 | 11:55 WIB


Kuliah Perdana, Wakil Rektor Bidang Akademik Beri Motivasi

Setelah beberapa hari mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan 2018/1019 mengikuti Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) serta Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT),  Senin (13/8) mulai kegiatan kuliah perdana.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono saat monitoring didampingi Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Prof Dr Fakhruddin MPd, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Drs Edy Purwanto MSi, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr Sungkowo Edy Mulyono SPd MSi, dan Ketua Badan Penjaminan Mutu Agung Yulianto SPd MSi memberikan motivasi kepada mahasiswa.

Prof Rustono menyampaikan, sebagai mahasiswa baru buatlah target yang kuat, tanpa target maka proses perkuliahan hanyalah sebatas pertemuan biasa yang tidak ada arti. Bulatkan tekat bahwa menjadi mahasiswa harus menghasilkan penemuan-penemuan terbaru.

Sikap seperti itu bila tertanam kuat kelak menghasilkan buah yang manis,untuk itu aturlah  waktumu dengan membuat jadwal.  Tanpa target yang jelas maka sia-sialah kuliah perdana itu. Target itu diantaranya berprestasi, berkarakter, lulus tepat waktu yakni tujuh setengah semester, dan menghasilkan karya buku sebanyak 10 buku, sanggup? kata Prof Rustono.

Untuk itu jangan segan segan berteman dan berkomunikasi dengan kakak kelasmu untuk bertanya sebenarnya tidak akan menolak kamu tanya-tanya. Sekarang waktunya kamu mengubahnya kamu perlu memperluas lingkaran pertemanan, hal  ini akan memudahkan kalian dalam banyak hal diantaranya  tugas kuliah, dan urusan organisasi misalnya untuk mengembangkat bakat dan minat di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

 


Penulis: Sihono Dibaca : 297 kali

16 Mahasiswa UNNES PPL Antarbangsa di Singapore

Senin, 13 Agustus 2018 | 13:48 WIB


16 Mahasiswa UNNES PPL Antarbangsa di Singapore

Sebanyak 16 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK UNNES) didampingi Dekan Prof Tandiyo Rahayu berpamitan kepada Kektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengikuti Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Antarbangsa di ITE College East Singapore.

Prof  Tandiyo Rahayu melaporkan, ke-16 mahasiswa ini akan melakukan PPL Antarbangsa di Singapore selama satu bulan, dibagi menjadi dua angkatan.

Angkatan pertama mulai 13 Agustus sampai dengan 13 Septerber 2018 terdiri atas Syaherdillah Wijianto, Sidqi Fatkhureza, Amri Ikhsanul Amal, Wahyu Abaskoro, Anisa Trihidayati, Juwita Nur Istiqomah, Dwi Mustika Sari, dan Putri Fajar Nur Fatimah ZA.

Sedangkan untuk angkatan kedua mulai 15 Oktober sampai dengan 15 Novermber 2018 terdiri atas Ardian Rio Sulastriyo, Matinu Ramadhan, Iqbal Syarifuddin Mahbubi, Muhammad Farid Aljazal, Galang Ramadhan Anata Putra, Rahardian Bayuaji Pamungkas, Rian Kurniawan, dan Ahmad Miftahuz Zamani.

Prof Fathur Rokhman saat melepas mahasiswa menyampaikan, program seperti ini sangat bagus karena antara UNNES dengan ITE College East Singapore dapat saling bertukar informasi dan pengalaman bagi mahasiswa di kedua belah pihak yang merupakan calon guru.

Ketika PPL di Singapore akan memberikan pengalaman tersendiri yang tidak di dapat di Indonesia. Untuk itu perbedaan budaya, cuaca tidak menjadi soal karena dari perbedaan itulah yang menambah pengetahuan para mahasiswa dibandingkan dengan mahasiswa yang PPL di dalam negeri.

PPL Antarbangsa ini merupakan upaya untuk mempersiapkan calon guru yang profesional dan berkualitas, kata Prof Fathur.

Prof Fathur berpesan kepada mahasiswa peserta PPL Antarbangsa bahwa kegiatan ini harus dimanfaat dengan baik, karena  mahasiswa UNNES menjadi duta UNNES dan duta Indonesia di Singapore.


Penulis: Sihono Dibaca : 378 kali

Tangkai Tulis Cerpen dan Puisi, Mahasiswa UNNES Wakili Jateng ke Peksiminas

Senin, 13 Agustus 2018 | 7:20 WIB


Tangkai Tulis Cerpen dan Puisi, Mahasiswa UNNES Wakili Jateng ke Peksiminas

Dua mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menjadi juara I pada dua tangkai Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah di Universitas Pancasakti Tegal, Sabtu-Minggu (11-12/8).

Umi Rahayu berhasil menjadi juara 1 pada tangkai tulis cerpen. Adapun Nanda Aziz Rahmawan berhasil menjadi juara 1 pada tangkai tulis puisi.

Kemenangan ini membuat kedua mahasiswa tersebut berhak mewakili Jawa Tengah pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2018 di Yogyakarta.

Selain dua mahasiswa tersebut, mahasiswa Bahasa Indonesia lainnya yaitu Arum Yulia Lestari berhasil menjadi runner up pada tangkai baca puisi putri. Adapun Said berhasil meraih juara harapan 3 pada tangkai baca puisi putra.

Peksiminas adalah kompetisi bergengsi tingkat nasional. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia akan berpartisipasi dalam acara ini.

UNNES memiliki catatan bagus karena menjadi kontributor yang dominan untuk kontingen Jawa Tengah. Kontingen Jawa Tengah juga kemiliki rekam jejak bagus karena hampir selalu masuk tiga besar.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 355 kali

Wujudkan Kampus Bebas Narkoba, 7800 Mahasiswa Baru UNNES Ikuti Tes Urine

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 13:14 WIB


Wujudkan Kampus Bebas Narkoba, 7800 Mahasiswa Baru UNNES Ikuti Tes Urine

Universitas Negeri Semarang (UNNES) setiap tahun terus melakukan tes urine bagi mahasiswa baru dalam rangka mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, hari ini Sabtu (11/8) sebanyak 7800 mahasiswa baru angkatan 2018 juga melakukannya.

Mengingat banyaknya jumlah peserta, UNNES bekerja sama dengan kepolisidan Badan Narkotika Nasional. Dalam tes itu, melibatkan 18 personel dari Kepolisian Daerah  (Polda) Jawa Tengah (Jateng), 25 personel dari Badan Narkotika Nasional Jateng (BNNP), 70 personel dari Kepolisian Resor Besar Semarang (Polrestabes) dan 18 personel dari Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) UNNES.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR menyampaikan, tes urine Ini merupakan peran UNNES dalam mengantisipasi peredaran narkoba di dalam kampus. UNNES akan menerapkan kebijakan tegas bagi  mahasiswa yang terlibat dalam perederan atau mengonsumsi narkoba, sebab mahasiswa telah menjadi sasaran pengedar narkoba.

Bambang BR menjelaskan, mereka adalah aset bangsa yang kelak akan meneruskan estavet kepemimpinan. Oleh karena itu dengan tegas UNNES konsisten akan memberantas peredaran narkoba di kampus konservasi ini. katanya.

Bambang BR menegaskan, kedepan tes narkoba akan dilakukan secara rutin bagi setiap mahasiswa  UNNES. Hal tersebut dilakukan sebagai edukasi  dan antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan civitas akademika kampus UNNES.

Selain tes narkoba, semua mahasiswa baru UNNES juga akan dilatih bela negra bekerjasama dengan Rindam IV Diponegoro di Magelang, kata Bambang BR.


Penulis: Sihono Dibaca : 468 kali

Sekda Jateng : Jadilah Pramuka yang Unggul

Jumat, 10 Agustus 2018 | 11:47 WIB


Sekda Jateng : Jadilah Pramuka yang Unggul

“Beruntunglah anak-anak yang masuk UNNES karena soft skillnya masih dikedepankan. Sarjana UNNES berbeda dari universitas lain. Anak unnes lebih tekun, lebih rajin, dan disiplin.  Anda harus memahami dan mengamalkan apa yang didapat dari UNNES ini, insyaallah anda akan menjadi manusia pramuka yang unggul.”

Hal itu yang dikatakan Dr Ir Sri Puryono Karto Soedarmo MP ketika memberi materi pada kegiatan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi 2018 (OKPT 2018) Ambalan dan Racana Wijaya Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Gedung Auditorium Prof Wuryanto kampus UNNES Sekaran, Jumat (10/8).

Sekretaris Daerah Jawa Tengah itu berpesan kepada peserta OKPT 2018 agar menjadi mahasiswa yang berintegritas, apa yang diucapkan sama dengan yang dilakukan. Seperti pada semboyan pramuka Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan yang berarti jangan hanya diucapkan tapi juga diamalkan dan diaplikasikan.

Menurut pria kelahiran Sragen itu, menjadi pemimpin itu harus ada aksi dan perbuatan jika tidak organisasi bisa hancur. Kepemimpinan dimulai dengan memimpin diri sendiri, sebelum memimpin orang lain. Oleh karena itu seorang pemimpin harus paham dan mengerti sekaligus bisa mengendalikan dirinya sendiri.

Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi merupakan orientasi kepramukaan bagi mahasiswa baru UNNES yang dilaksanakan sejak tahun 2001. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari mulai Jumat-Sabtu (10-11/8). Untuk hari kedua kegiatan OKPT dipusatkan di fakultas masing-masing.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 399 kali

KORPRI dan KPRI Handayani UNNES Latih Kewirausahaan 19 Warga UNNES Jelang Purna Tugas

Jumat, 10 Agustus 2018 | 8:48 WIB


KORPRI dan KPRI Handayani UNNES Latih Kewirausahaan 19 Warga UNNES Jelang Purna Tugas

Tidak dipungkiri lagi bahwa saat menjelang masa persiapan purna tugas merupakan masa yang sangat ditakuti oleh banyak orang yang sebelumnya berstatus sebagai  pegawai negeri sipil (PNS).

Sebab semasa menjadi PNS mempunyai penghasilan tetap berupa Gaji yang jumlahnya relative besar sesuai pangkat  atau jabatannya. Namun, setelah purna tugas hanya menerima uang purna tugas yang jumlahnya relative kecil.

Kondisi seperti ini kalau tidak ada persiapan sebelumnya akan mengakibatkan power syndrome dan stress yang berkelanjutan karena tidak adanya pengganti kesibukan dan juga pengganti sumber pendapatan untuk menutup kekurangan dana anggaran rumah tangga setelah PNS menjalani masa purna tugas.

Untuk itu pengurus KORPRI UNNES bekerjasama dengan Koperasi Pegawi Republik Indonesia (KPRI) Handayani Universisitas Negeri Semarang (UNNES) memberi pelatihan Kewirausahaan Life Skill  kepada 19 warga UNNES yang akan memasuki purna tugas 2018 dan 2019, Kamis (9/8/2018 di Gedung LP2M kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ketua KORPRI UNNES Dr Rochmad MSi saat membuka pelatihan menyampaikan, kegiatan pengabdian KORPRI ini telah lama direncanakan, baru kali ini terlealisasi untuk memberikan pembinaan dan bekal bagi para pegawai UNNES yang akan purna tugas.

Pelatihan ini berupa pembuatan Bandeng Presto dan Telur Asin dengan nara sumber Danang Dwi Saputra ST MT dosen Fakultas Teknik UNNES sekaligus praktisi. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para pserta bisa semangat untuk mengembangkan kewirausahaan bandeng presto maupun telur asin.

Ketua KPRI Handayani Drs Sutikno MSi menyampaikan bahwa pentingnya pelatihan seperti ini sehingga bisa dilaksanakan kegiatan serupa untuk selanjutnya. KPRI Handayani hanya bisa memberikan fasilitas bagi pegawai yang menjadi anggota KPRI Handayani untuk mengikuti kegiatan seperti ini.

Sutikno berharap, pelatihan ini dapat membarikan manfaat dan bekal bagi anggota KPRI Handayani yang akan purna tugas sehingga setelah purna tugas nanti bisa mengurangi power syndrome dan stress.


Penulis: Sihono Dibaca : 393 kali

Empat Pakar dari Tiga Negara Bahas Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital

Kamis, 9 Agustus 2018 | 12:03 WIB


Empat Pakar dari Tiga Negara Bahas Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital

 

Perkembangan dunia digital tak hanya memberi kemudahan, malah kadang membuat gap antara orangtua dan anak. Tak jarang berakhir dengan anak yang membangkang atau masalah lainnya.

Membesarkan anak di zaman millenial butuh usaha ekstra dibanding puluhan tahun yang lalu. Teknologi pada anak usia dini dapat menjadi prospek dan tantangan, peluang dan ancaman terhadap dunia baru yaitu dunia era digital. Perlu kiranya kita sebagai orang tua, guru, aktivis, pengambil kebijakan, masyarakat untuk turut serta memperhatikan kondisi anak di era digital.

Untuk itu Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas NegeriSemarang (FIP UNNES) mendatangkan empat pakar dari tiga negara menyelenggarakan International Conference dengan tema Growing Up Digitally: Early Childhood Education and the Digitized World selama dua hari Rabu-Kamis (8-9 Agustus) di Hotel Santika Semarang.

Empat pembicara utama yakni Professor Sue Greishaber dari La Trobe University Australia, Professor Nicola Yelland (Flinders University Australia), Wendy Rich-Orloff (UNICEF) dan Ali Formen (PGPAUD UNNES).

Semarang Early Childhood Research and Education Talks (SECRET) ini untuk keempat kalinya, diselenggarakan oleh jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) FIP UNNES.

Konferensi internasional  yang digelar tiap dua tahun ini,  untuk membahas isu-isu tebaru serta riset di berbagai bidang serta pendekatan tentang dunia anak usia dini, kata ketua panitia Akaat Hasjiandito disela-sela konferensi. Kegiatan di buka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono.

“Tahun ini, kita mengangkat tema ‘Growing Up Digitally, Early Childhood Education and The Digitized World’, atau pendidikan anak usia dini ditengah perkembangan dunia digital. Sebab saat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa rata-rata anak sudah mengenal internet, gadget sejak dini,” tuturnya.

Akaat menjelaskan, tema tersebut dipilih karena teknologi yang saat ini berkembang pesat sudah tidak asing bagi anak usia dini. “Teknologi pada anak usia dini, dapat menjadi prospek dan tantangan, peluang dan ancaman terhadap dunia baru yaitu dunia era digital. untuk itu sangat diperlukan kiranya kita sebagai orang tua, guru, aktivis, pengambil kebijakan, masyarakat untuk turut serta memperhatikan kondisi anak di era digital.

Akaat menegaskan, SECRET 2018 ini, merupakan wadah untuk berbagi informasi, berdiskusi dan berpikir tentang kebutuhan anak di era digital.

Dalam kegiatan ini lanjut Akaat, diikuti 250 peserta, termasuk didalamnya sebagai pemakalah sebanyak 94 orang. “Selain konferensi, juga digelar paparan makalah dari pemakalah. Nantinya materi yang terpilih, akan kita publikasi ke jurnal internasional atau prosiding terindeks Thomson. Sementara, yang lainnya, akan kita terbitkan melalui jurnal nasional milik prodi PGPAUD UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 380 kali

PPAK FMIPA 2018, Laskar Cendekia Generasi Terpelajar

Kamis, 9 Agustus 2018 | 11:18 WIB


PPAK FMIPA 2018, Laskar Cendekia Generasi Terpelajar

“Saya menyaksikan ada inovasi dan semangat luar biasa yang dilakukan oleh Panitia FMIPA untuk membuat aksi yang inovatif yaitu menuangkan idenya dengan membuat kebersamaan membuat sebuah formasi ‘Paper-Mob’ menggunakan kertas membentuk empat bacaan yaitu PPAK FMIPA 2018,  LASKAR CENDEKIA, HUT RI 73, dan FMIPA RE-UBER”

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan hal itu saat monitoring Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK)  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kamis (9/8) di halaman rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Profesor linguistik itu berpesan agar para mahasiswa tidak berhenti belajar. Jika berhenti belajar berarti berhenti menjadi kaum cendekia. Kaum cendekia adalah orang-orang yang memiliki semangat untuk belajar, tiada hari tanpa belajar, tiada hari untuk berbagi dan menambah ilmu.

FMIPA hari ini menunjukan keunggulan, bersama fakultas-fakultas lain yang membuat UNNES semakin unggul diantara universitas-universitas lain di Indonesia. Teruslah menjadi RE-UBER (Religius, Unggul, Bermakna). Apapun yang kita lakukan dalam kegiatan tri darma perguruan tinggi harus bermakna, diantaranya tidak menyebarkan fitnah, menghindari ujaran kebencian di media sosial dan tidak menyebarkan hoaks.

PPAK FMIPA 2018 berlangsung selama tiga hari mulai Selasa-Kamis (7-9/8) di lingkungan Kampus MIPA UNNES, Sekaran. PPAK FMIPA diikuti para mahasiswa baru dari jurusan Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ilmu Pengetahuan Alam Terpadu dan Ilmu Komputer.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 459 kali

Duta Wisata Wonosobo itu Lulus Tepat Waktu

Kamis, 9 Agustus 2018 | 9:03 WIB


Duta Wisata Wonosobo itu Lulus Tepat Waktu

Desinta Yosopranata mahasiswi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Semarang (UNNES) merupakan salah satu potret mahasiswa yang berprestasi dan berkarakter. Peraih penghargaan Best Performance Duta Wisata Wonosobo 2018 ini berhasil mempertahankan skripsinya dihadapan penguji dengan penguji utama Dr. Nuriana RDN, M.Pd pada hari Kamis, 2 Agustus 2018 sehingga dia dapat lulus tepat waktu. 

Desinta menulis skripsi tentang etnomatematika di bawah bimbingan Prof. Dr Zaenuri SE MSi dan Drs Mashuri MSi. 

Tema skripsi yang dikerjakan menginspirasinya di dalam membuat essay bertema kepariwisataan yaitu Ethnomathematics for Students in Wonosobo to Preserve Cultural Tourism. 

Pengetahuan tentang budaya Wonosobo bagi warga adalah penting untuk melestarikan wisata budaya di Wonosobo, karena pada dasarnya everybody is tourism ambassador. Setiap orang yang memiliki pengetahuan tersebut dapat mempromosikan potensi daerah tempat tinggal mereka. Pengetahuan tentang budaya harus diberikan sejak dini.

Pengetahuan tentang budaya Wonosobo dapat diberikan kepada siswa di Wonosobo melalui pembelajaran di sekolah tidak hanya melalui pelajaran seni budaya. Sebagai contoh, guru dapat menggunakan sampur yang biasa digunakan oleh penari Lengger untuk mengajar luas daerah persegi panjang. 

Dengan memasukkan budaya Wonosobo dalam pembelajaran matematika, siswa tidak hanya belajar budaya melalui mata pelajaran tertentu. Mereka dapat memiliki pengetahuan tentang budaya Wonosobo melalui pembelajaran matematika, di mana materi ini dianggap sulit dan membosankan bagi mereka. 

Pengetahuan tentang budaya Wonosobo sejak dini, siswa akan lebih akrab dengan budaya Wonosobo. Mereka yang sebelumnya tidak tahu tentang budaya Wonosobo menjadi tahu. Mereka yang sudah tahu tentang budaya Wonosobo akan lebih apresiatif, dan mereka yang sudah menghargai budaya Wonosobo akan melestarikannya. Pengetahuan tentang budaya siswa Wonosobo diharapkan membuat mereka mencintai dan melestarikan budaya, karena budaya adalah daya tarik dominan wisata budaya di Wonosobo.

Selama kuliah Desinta pernah mengikuti sit in di Universiti Teknologi Malaysia pada tahun 2016 dengan mempelajari relasi matematika dan budaya di Malaysia, lolos dalam 3 besar Duta FMIPA UNNES 2016 dan Putri Kartini FMIPA UNNES 2016.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 385 kali

Petronas dan UNNES Sosialisasi TJS di Semarang

Kamis, 9 Agustus 2018 | 8:44 WIB


Petronas dan UNNES Sosialisasi TJS di Semarang

PETRONAS melalui salah satu entitasnya yaitu PC Muriah Ltd bersama dengan SKK Migas menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Tanggung Jawab Sosial (TJS) di kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang, Jawa tengah Rabu (8/8). Untuk terus memberdayakan masyarakat di Wilayah beroperasi, PETRONAS berkeyakinan bahwa dengan initisiatif yang kuat akan mendapat dampak positif bagi perkembangan masyarakat.

TJS yang dilakukan di Wilayah Kerja PC Muriah Ltd sejak tahun 2013 hingga 2018 tersebut yang mencakup wilayah Kota Semarang (Semarang Utara, Semarang Timur, Gayamsari) hingga wilayah Rembang (Sarang dan Lasem) menghabiskan investasi sebanyak lebih kurang USD 250,000 atau sekitar 3 Milyar.

Program-Program TJS yang sedang dilaksanakan adalah Program Pendidikan: Rumah pintar untuk pengembangan bakat dan talenta, Alat Permainan Edukatif (APE) serta Festival kreativitas pendidikan, Program Pelatihan Keterampilan dan  Kewirausahaan: Menciptakan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Menyediakan Gerai Pamer Pengolahan Ikan, dan Cindera Mata dari Hasil Sumber Daya Lokal yaitu cangkang ikan. Pengolahan Garam dan Pengolahan Hasil Laut serta pelatihan sablon, Program Kesehatan dan Lingkungan: Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Desa Sehat dan Posyandu.

Kesuksesan TJS tersebut tidak lepas oleh dukungan dari berbagai pihak antara lain SKK Migas,  Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai mitra kerja.  PETRONAS juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang, Tokoh Masyarakat, Organisasi Non Pemerintah serta Pembinaan Kesejahteraan Masyarakat (PKK).

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh Mohd Nazlee Rasol, sebagai Presiden PC Muriah Ltd, Andiono Setiawan. Sr Manager Corporate Affairs & Administration dan Juli Indira Wardhana, Stakeholders Relations Manager juga dihadiri oleh SKK Migas Pusat dan SKK Migas Jabanusa, Wali Kota Semarang, dan Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES serta masyarakat.

PETRONAS berharap Program TJS ini dapat terus meningkatkan hubungan baik dengan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan terkait dan dapat memberi manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 314 kali

Professor Goes to School LP3 Gandeng MGMP Bahasa Inggris Kota Semarang

Rabu, 8 Agustus 2018 | 22:18 WIB


Professor Goes to School LP3 Gandeng MGMP Bahasa Inggris Kota Semarang

Dengan kesuksesan Program Unggulan Professor Goes to School, pada bulan Agustus ini LP3 kembali melaksanakan Program Professor Goes to School (07/08). Bertempat di SMAN 2 Semarang, Professor Goes to School pada kesempatan ini bekerjasama dengan MGMP Bahasa Inggris SMA Kota Semarang dengan narasumber Prof. Dr. Januarius Mujiyanto, M.Hum.

Tema yang dibahas adalah Model Asesmen High Order Thinking Skills untuk diaplikasikan pada pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menegah Atas. Selain menyampaikan materi, Narasumber juga berkesempatan untuk membedah buku berjudul How to Assess High-Order Thinking Skills in Your Classroom karangan Susan M. Brookhart bersama para guru peserta kegiatan.

Terjadi diskusi dan tanya jawab yang menarik selama pelaksanaan. Mat Ibnu, M.Pd. selaku ketua MGMP Bahasa Inggris SMA Kota Semarang menyampaikan bahwa kegiatan Professor Goes to School sangat diapresiasi oleh guru-guru karena sangat membantu pengembangan keilmuan para guru, selain juga membantu menemukan problem solving atas permasalahan yang dimiliki oleh para guru dalam praktik mengajar di kelas masing-masing.

Disampaikan juga oleh Mat Ibnu, M.Pd. bahwa kegiatan Professor Goes to School dari LP3 UNNES tidak hanya dilaksanakan pada kesempatan ini, melainkan bertahap sebanyak 3 pertemuan hingga Oktober mendatang. Harapannya, akan ada luaran yang dapat diaplikasikan di kelas sehingga memperbaiki dan meningkatkan mutu pelajaran Bahasa Inggris di SMA.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 277 kali

BAAK Serahkan Arsip ke UPT Kearsipan UNNES

Rabu, 8 Agustus 2018 | 22:13 WIB


BAAK Serahkan Arsip ke UPT Kearsipan UNNES

Dalam rangka melaksanakan Undang-Undang Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan, BAKK menyerahkan arsip inaktifnya ke UPT Kearsipan UNNES. Acara dilakukan pada Selasa (7/8) di Ruang Rapat UPT Kearsipan UNNES.

Adapun arsip yang diserahkan adalah arsip mengenai SK Rektor, SK BAN PT, Ijin penyelenggaraan prodi, dan Akreditasi Prodi.

Koordinator sitem dan layanan Agung Kuswantoro MPd mengatakan, perlu diketahui bahwa dalam memindahkan arsip ada beberapa tahapan, diantaranya pendataan arsip, penataan Arsip, koordinasi dan penilaian, serta pelaksanaan akuisisi (penyerahan atau pemindahan arsip).

Agung menambahkan, saat penyerahan harus ada berita acara penyerahan arsip dan daftarnya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 258 kali

16 Mahasiswa UNNES KKN-PPL di Malaysia

Rabu, 8 Agustus 2018 | 21:09 WIB


16 Mahasiswa UNNES KKN-PPL di Malaysia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melepas 16 mahasiswa KKN-PPL Antar Bangsa di Kinabalu Malaysia. Acara pelepasan mahasiswa tersebut dilaksanakan di Rekorat Kampus Sekaran pada hari Selasa (7/8) 

Kegiatan KKN-PPL Antar Bangsa ini akan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2018 dan akan berakhir pada 8 September 2018.

Kegiatan KKN-PPL AB diikuti oleh 16 mahasiswa yang terdiri dari beberapa fakultas yakni: FIP, FE, FT, dan FIK. Perwakilan 16 mahasiswa UNNES ini akan melakukan pengabdian kepada masyarakat Indonesia di Kota Kinabalu dan mengajar di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK). 

Saat melepas peserta KKN Prof Dr Rustono MHum mengingatkan, bahwasannya pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu nilai dari tiga tri darma perguruan tinggi. Pada kesempatan ini Prof Rustono juga berpesan agar para mahasiswa dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mengabdi dan menyapa masyarakat Indonesia di Kinabalu.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 367 kali

3 Calon Lolos dalam Penjaringan Bakal Calon Rektor UNNES

Rabu, 8 Agustus 2018 | 6:51 WIB


3 Calon Lolos dalam Penjaringan Bakal Calon Rektor UNNES

Sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan Rektor periode 2014-2018, Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan memilih rektor periode 2018-2022.

Pemilihan rektor dilaksanakan sesuai Peraturan senat universitas negeri semarang nomor 1 tahun 2018 dan peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia nomor 19 tahun 2017.

Tahapan pendaftaran bakal calon Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah dimulai 16 – 20 Juli 2018 diruang 206 gedung rektorat. Verifikasi administrasi 23 – 24 Juli 2018 dan pelaksanaan penyampaian visi, misi dan penjaringan pada 7 Agustus 2018.

Hadir utusan Menteri dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada acara penyampaian visi, misi dan penjaringan calon Rektor UNNES periode 2018-2022, Prof Dr Intan Ahmad PhD, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Penyampaian visi misi dan penjaringan calon Rektor UNNES diikuti oleh lima calon yaitu Dr Achmad Rifai RC MPd, Dr Eko Handoyo MSi, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Dr Martitah MHum, dan Dr Wirawan Sumbodo MT, Selasa (7/8) diruang Senat, Rektorat UNNES kampus Sekaran.

Ketua Senat UNNES Prof Soesanto menjelaskan, Semua proses pemilihan rektor harus sesuai dengan aturan pemristekdikti nomor 19. Senat UNNES telah merancang proses ini sesuai dengan aturan menteri.

Ia juga menyampaikan, verifikasi untuk membuktikan bahwa kelima calon Rektor UNNES benar-benar bersih, akuntabel, dan memenuhi berbagai persyaratan sudah dilaksanakan sebelum dilaksanakan penjaringan.

Dan, dari kelima bakal calon rektor UNNES ini terpilih menjadi tiga nama, Dr Achmad Rifai RC MPd,  Prof Dr Fathur Rokhman MHum , dan Dr Martitah MHum, yang kemudian dari ketiga bakal calon rektor ini akan diusulkan kepada Menristekdikti untuk dilaksanakan pemilihan Rektor.

Setelah diadakan perhitungan suara, diperoleh hasil sebagai berikut,

Dr Achmad Rifai RC MPd memperoleh 2 suara

Dr Eko Handoyo MSi memperoleh 0 suara

Prof Dr Fathur Rokhman MHum 62 suara

Dr Martitah MHum memperoleh 1 suara

Dr Wirawan Sumbodo MT memperoleh 0 suara


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 785 kali

Wakil Ketua DPR RI : Raih Prestasi Tertinggi Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 6 Agustus 2018 | 15:00 WIB


Wakil Ketua DPR RI : Raih Prestasi Tertinggi Menuju Indonesia Emas 2045

“Anda harus berbangga menjadi mahasiswa UNNES, rasa bangga tersebut diwujudkan dengan bekerja dan belajar sekuat tenaga untuk memperoleh prestasi terbaik”

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr Ir Agus Hermanto MM di depan 8768 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) saat pembukaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK), Senin (6/8).

Pria kelahiran Semarang ini menyampaikan bahwa mahasiswa baru mesti berbangga menjadi bagian dari UNNES, kampus berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Sebagaimana diketahui bahwa konservasi tengah menjadi salah satu hal yang disoroti dunia.

Mahasiswa harus mensyukuri apa yang telah diperoleh dan diiringi upaya untuk maju sehingga mampu meraih prestasi tertinggi. Prestasi tersebutlah yang akan membanggakan diri, keluarga, serta bangsa dan negara sehingga kelak mampu mencapai Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Atletik Fakultas Ilmu Keolahagaan (FIK) tersebut diikuti oleh mahasiswa baru dari 8 fakultas yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Hukum (FH).

Annisa AI & Abd Aziz (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 473 kali

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo: Generasi Milenial yang Berprestasi dan Berkarakter

Senin, 6 Agustus 2018 | 13:31 WIB


Gubernur Jateng Ganjar Pranowo: Generasi Milenial yang Berprestasi dan Berkarakter

Sebanyak 8768 Mahasiswa Baru tahun 2018 Universitas Negeri Semarang  mengikuti kegiatan pembukaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) di Lapangan Profesor Dumadi Fakultas Ilmu Keolahagaan (FIK).

Tahun ini, panitia PPAK UNNES mengusung tema “Membangun Generasi Milenial yang Berprestasi dan Berkarakter”  serta menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif yakni Wakil Ketua DPR RI Dr Ir Agus Hermanto MM dan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP.

Dalam sesi motivasi dan inspirasi yang disampaikan Ganjar Pranowo, beliau menyampaikan bahwa kegiatan PPAK UNNES pada Senin (6/8) merupakan langkah pertama dalam menghadapi suatu perjalanan panjang dari kawah candradimuka sekaligus awal penentu nasib masing-masing diri mahasiswa.

Gubernur Jawa Tengah tersebut menyoroti beberapa hal, diantaranya pemanfaatan media sosial oleh  generasi milenial, pengembangan inovasi di era revolusi industri 4.0 serta menekankan pentingnya membangun karakter diri yang berintergritas dan jujur.

Annisa AI & Abd. Aziz (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 628 kali

UNNES Resmi Terima 8768 Mahasiswa Baru

Senin, 6 Agustus 2018 | 13:10 WIB


UNNES Resmi Terima 8768 Mahasiswa Baru

Universitas Negeri Semarang (UNNES) tahun 2018 ini resmi menerima sebanyak 8768 mahasiswa baru.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono pada acara pembukaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) Senin (6/8) di lapangan Prof Dirham Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES melaporkan, UNNES tahun 2018 ini menerima mahasiswa baru sebanyak 8768 mahasiswa.

Mereka terdiri atas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) berjumlah 939 mahasiswa, FBS (1106 mahasiswa), FIS (760 mahasiswa), FMIPA (1018 mahasiswa), FT (863 mahasiswa), FIK (830 mahasiswa), FE (1022 mahasiswa), FH (424 mahasiswa),Pascasarjana S2 (820 mahasiswa), S3 (84 mahasiswa, dan Pendidikan Profesi Guru (451 mahasisiwa).

Hadir sebagai motivator Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIp dan Wakil Ketua DPR RI Dr Ir Agus Hermanto MM.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, UNNES 2018 ini secara resmi menerima 8768 mahasiswa baru baik D3, S1, S2, dan S3.

Dari jumlah tersebut terdapat 25 mahasiswa Asing dari berbagai negara yakni Thailand, Brunei Darussalam, Lybia, Turkmenistan, Turki, China, dan Italy.

Anda sekalian termasuk orang-orang pilihan dan terpilih, untuk itu atas nama pribadi, rektor, dan pimpinan UNNES mengucapkan selamat datang di kampus UNNES, Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Spirit atau semangat UNNES terpatri dalam kredo:Rumah Ilmu Pengembang Peradaban.

Perlu diketahui bahwa UNNES merupakan perguruan tinggi negeri (PTN) unggul. Dari 4.500 perguruan tinggi di Indonesia, hanya 68 perguruan tinggi yang meraih Akreditasi Unggul (A) dan UNNES adalah salah satunya. Untuk itu, tidak ada kata lain kecuali kita harus terus memupuk rasa bangga pada UNNES dengan cara ikut serta meningkatkan prestasi dan reputasi UNNES di tingkat nasional maupun internasional dengan berbagai cara masing-masing.

Anda tidak boleh ragu bahwa UNNES adalah kampus yang hebat dengan segudang prestasi. Diantaranya, pada tataran Character Building (pendidikan karakter) UNNES termasuk No. 1 di Indonesia dan Nomor 13 Dunia.

Pada UI Grean Metric, Konservasi UNNES berada pada urutan nomor 4 Indonesia dan nomor 84 dunia. Pada tataran tata kelola keuangan, UNNES masuk pada PTN BLU terbaik II se-Indonesia dan UNNES menjadi rujukan lebih dari 37 instansi.
Pada Ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) tahun 2017, UNNES berada pada urutan nomor 7 Perguruan Tinggi di Indonesia.

Dengan demikian, kita tidak boleh minder atau pesimis dengan nama besar perguruan tinggi lain. UNNES telah terbukti menjadi kampus dengan deretan prestasi yang nyaman, aman,kondusif, dan bagus untuk belajar dan mengembangkan diri menjadi insan cendikian pilihan.

Sebagai generasi muda, nasib bangsa dan negara ada di pundak dan tangan kalian. Karena itu, Saudara harus memiliki komitmen dan semangat yang membara untuk berprestasi dan berkarakter sesuai bidang yang ditekuni masing-masing.

Sebagai genarasi milenial, saya perlu mengingatkan juga bahwa di tengah kehidupan era digital Anda harus memiliki kecerdasan dalam bersosial media. Jadikan media sosial untuk mengabarkan prestasi dan reputasi lembaga dan diri sendiri pada dunia. Jangan Anda jadikan media sosial sebagai alat untuk menebar benih kebencian, adu domba, dan bahkan radikalisme. Semailah prestasi dan karakter pada diri Anda untuk meraih sukses. Buatlah bangsa, negara, agama, lembaga, dan orang tua Anda bangga terhadap prestasi dan karakter Saudara.


Penulis: Sihono Dibaca : 545 kali

Penelitian Kolaborasi UNNES dan UPM Malaysia Berlanjut

Senin, 6 Agustus 2018 | 12:10 WIB


<strong>Penelitian Kolaborasi UNNES dan UPM </strong><strong>Malaysia </strong><strong>Berlanjut</strong>

Selangor, Malaysia (4/8/2018) Dua dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti dan Sri Utami SS MA MPd melakukan kunjungan ke Universiti Putra Malaysia (UPM) sebagai Visiting Professor dalam rangka mengkaji instrumen penelitian kolaborasi antara UNNES dan UPM 2018.

Penelitian dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif ini fokus dalam pengembangan kelembagaan penyuluh pertanian di Indonesia dan Malaysia.

Tujuan penelitian ini adalah melihat bagaimana perencanaan, implementasi, dan evaluasi proses penyuluhan pertanian yang ada di Indonesia dan Malaysia.

Diharapkan, luaran dari penelitian ini adalah selain temuan yang bisa dipublikasikan di jurnal berindex internasional,  juga dapat menemukan model yang tepat dalam pengembangan penyuluhan pertanian yang bisa diterapkan di negara-negara yang membutuhkan.

Untuk itu Prof Dr Rahim Md Sail- Emeritus Professor dari UPM Malaysia mengawali diskusi dengan mengkaji kembali asas penelitian yang harus dilakukan bersama antara UNNES dan UPM.

Asas tersebut bahwa penelitian ini akan berfokus pada Planning, Implementation, dan Evaluation penyuluhan pertanian di Indonesia dan Malaysia. Asas tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pembuatan instrumen baik digunakan untuk pendekatan kualitatif dan kuantitatif.

Selanjutnya, bersama dengan Prof Madya Dr Hanina H Hamsan, Ketua Kewarganegaraan dan Kepemimpinan Belia, Institut Pengajian Sains Sosial, putra Infoport UPM- serta tim UNNES bersama-sama mengkaji instrumen penelitian yang akan digunakan saat wawancara dengan responden penelitian.

Pertemuan ketiga dengan UPM kali ini diharapkan dapat menghasilkan instrumen penelitian bersama yang matang dikarenakan perbedaan bahasa dan budaya antara Indonesia dan Malaysia.

“Persamaan persepsi isi instrument antara kedua belah pihak ini akan sangat membantu peneliti saat terjun kelapangan karena akan lebih menjiwai maksud setiap pertanyaan yang akan ditanyakan” ungkap Prof Rahim.

Pertemuan yang bertempat di kantor Institut Pengajian Sains Sosial (IPSAS) tersebut, selain berdiskusi terkait penelitian, juga membahas kemungkinan kerjasama dalam penerbitan buku terkait pengembangan penyuluhan pertanian.

Buku yang sedang diolah oleh Tim UPM, kemudian akan dialihbahasakan ke Bahasa Indonesia oleh tim UNNES. Sehingga, buku tersebut akan menambah referensi bagi peneliti penyuluhan pertanian baik di Indonesia maupun Malaysia.


Penulis: Sihono Dibaca : 322 kali

Harmoni Indonesia Rekatkan NKRI

Minggu, 5 Agustus 2018 | 10:56 WIB


Harmoni Indonesia Rekatkan NKRI
  1. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke 73 dan Asian Games 2018, pemerintah melalui Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengadakan acara Harmoni Indonesia. Secara simultan, beberapa perguruan tinggi akan terhubung dengan Gelora Bung Karno melalui video-conference.

 

Universitas Negeri Semarang (UNNES) terpilih menjadi titik temu untuk daerah Jawa Tengah dan dihadiri oleh beberapa perguruan tinggi di Semarang seperti Akademi Militer, Akademi Pelayaran, Universitas Diponegoro, Universitas Islam Negeri Walisongo, Universitas PGRI, Universitas Telkom, Minggu (5/8).

Dalam sambutan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat datang kepada para peserta yang hadir.

“Semangatnya dengan harmoni Indonesia 2018 kita bersama-sama merekat NKRI semakin kokoh”, jelasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah memberi wejangan agar para mahasiswa tidak loyo dan selalu bersemangat.

“Di era revolusi mental ini, adek-adek harus tegakan integritas. Kita wujudkan harmoni Indonesia, kita jaga dan rawat NKRI,” ujarnya.

Di Plaza Timur Stadion Utama GBK, Senayan Jakarta, Presiden Joko Widodo berpesan dengan Harmoni Indonesia 2018 kita kobarkan semangat peraturan dan kerukunan kita. Karena itu aset terbesar bangsa yang bisa diberikan, kita semangati semuanya agar kita paham peraturan, kerukunan, nasionalisme adalah aset terbesar bangsa kita.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 330 kali

Tiga Mahasiswa FIS UNNES Jadi Panelis Termuda di Konferensi Internasional

Sabtu, 4 Agustus 2018 | 15:21 WIB


Tiga Mahasiswa FIS UNNES Jadi Panelis Termuda di Konferensi Internasional

 Tiga Mahasiswa FIS UNNES diundang sebagai panelis pada International Conference on Islam and Muslim Societies (ICONIS) yang diselenggarakan oleh Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, bertempat di Ballroom Merapi Hotel Laras Asri Salatiga pada tanggal (1-2/8). Konferensi tersebut diikuti baik oleh sejumlah perguruan tinggi negeri/swasta di Indonesia maupun perwakilan dari luar negeri.

Ketiga mahasiswa tersebut yakni Muhammad Rais (Jurusan Geografi), Arfan Habibi (Jurusan Sejarah) dan Nuzulul Fika Aulia (Jurusan Sosiologi dan Antropologi). Mereka berhasil menjadi salah satu panelis dari 55 paper yang dipresentasikan sekaligus menjadi satu-satunya panelis yang masih berstatus mahasiswa S1 setelah melalui proses seleksi dari lebih 300 tim yang mengirimkan penelitiannya pada konferensi tersebut.

Delegasi dari UNNES tersebut membawakan 2 penelitian. Penelitian pertama berjudul “Moslem Friendly Route : GIS analysis for halal tourism development in Semarang”diangkat oleh Muhammad Rais dan Arfan Habibi sebagai studi interdisiplin. Penelitian kedua oleh Nuzulul fika yang berjudul “Clove broker women in Linggapura village : a learning model of moslem work ethic in the millennial era.”

Kegiatan tersebut merupakan ajang pertemuan para akademisi dan praktisi di bidang ilmu sosial dan humaniora yang sama-sama peduli terhadap kajian-kajian keislaman. Dari penelitian yang telah dipresentasikan akan dipilih 12 artikel untuk dipublikasikan dalam Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS), jurnal yang telah terindeks Scopus sejak (12/8) 2017.

ICONIS 2018 mengusung tema “Being Muslim in a Disrupted Millenial Age” dengan menghadirkan mantan Ketua PP Muhammadiyah Prof. Din Syamsuddin, DR. Azhar Ibrahim Alwee dari National University of Singapore (NUS), dan Prof Shaya’a Othman dari Insaniah University College (KUIN) Malaysia.

 

Annisa AI & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 672 kali

EDS UNNES Torehkan Serangkaian Prestasi di Ajang Bergengsi

Sabtu, 4 Agustus 2018 | 14:04 WIB


EDS UNNES Torehkan Serangkaian Prestasi di Ajang Bergengsi

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Debating Society (EDS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah torehkan serangkaian prestasi pada beragam ajang bergengsi baik di kancah regional maupun nasional sepanjang bulan Juli 2018.

Pada ajang National University Debating Championship (NUDC) tingkat Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) VI yang diselenggarakan di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) pada (5-7/7) lalu, delegasi EDS yakni Zarin Attaul Qudus (Arsitektur 2017) dan Nanda Putra Kanoko (Sastra Inggris 2014) berhasil menyabet gelar Second Runner Up NUDC Kopertis VI 2018. Keduanya sekaligus menduduki jajaran Top Ten Best Speakers.

Selain itu, Dwiky Juniarta (Sastra Inggris 2015), delegasi EDS di ajang yang sama juga berhasil menjadi First Breaking N1 Adjudicator. Delegasi EDS tersebut nantinya akan kembali bersaing di ajang NUDC tingkat Nasional mewakili UNNES dan Kopertis VI pada akhir Bulan Agustus ini.

Kemudian dalam ajang Java Overland Varsity English Debate (JOVED) 2018, UNNES yang diwakili oleh Nadya Damayanti (Pendidikan Fisika 2015), Aulia Rahma Putri (Pendidikan Bahasa Inggris 2016) dan Ervina Juli Aryani (Pendidikan Bahasa Inggris 2016) berhasil menjadi Novice Semifinalist. Perwakilan UNNES lainnya, Zarin Attaul Qudus (Arsitektur 2017) juga berhasil menjadi Breaking N1 Adjudicator pada ajang yang digelar di UGM Jogjakarta pada (13-17/7) lalu.

Terakhir, pada ajang Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2018 tingkat Kopertis VI yang digelar pada (30-31/7) di Universitas PGRI Semarang (Upgris), UNNES diwakili oleh tim debat beranggotakan Ulfa Lailatul Farhati (Kesehatan Masyarakat 2017), Lisdiana Safitri (Akuntansi 2017), Riski Norita (Pendidikan Bahasa Inggris 2016). Pada ajang tersebut, Virgiawan Adi Kristianto SPd, MEd dari Fakultas Teknik turut menjadi delegasi UNNES sebagai juri N1.

Tim debat UNNES berhasil menyabet gelar Juara 2. Salah satu anggota tim debat, Ulfa Laila Farhati pun berhasil gelar Best Speaker. Mereka akan melaju ke KDMI tingkat Nasional mewakili UNNES dan Kopertis VI pada akhir Agustus ini.

Dwi Hermawan & Annisa AI (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 412 kali

15 Tim PKM UNNES Siap Bersaing di Ajang Pimnas ke-31

Jumat, 3 Agustus 2018 | 10:39 WIB


15 Tim PKM UNNES Siap Bersaing di Ajang Pimnas ke-31

Sebanyak lima belas tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Semarang (UNNES)  melaju dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 28 Agustus-2 September 2018.

Dalam pengumuman yang dirilis oleh Direktorat Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi, Kamis (2/8), UNNES menduduki peringkat enam nasional dengan 15 Tim PKM. Tim yang lolos terdiri dari, 1 tim PKM Kewirausahaan (PKM-K), 4 tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), 1 tim PKM Karsa Cipta (PKM-KC), 1 tim PKM Penelitian Eksakta (PKM-PE) dan 5 tim PKM Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH).

Staf Ahli Rektor bidang Prestasi Dr Tommi Yuniawan MHum bersyukur dan mengapresiasi kerja keras Tim PKM UNNES. “Satukan niat dan rapatkan barisan. Kita targetkan tahun ini UNNES  juara umum”, ujarnya.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo mengucapkan selamat atas capaian yang diraih Tim PKM UNNES. Semoga di Pimnas tahun ini UNNES dapat meraih hasil yang maksimal.

Ditemui di Gedung Rektorat, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan bahwa Tim PKM UNNES telah berjuang dengan maksimal. Hal ini merupakan sebuah kemajuan dibandingkan tahun 2017 yaitu tiga belas tim yang lolos dan menduduki peringkat tujuh nasional.

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 610 kali

UNNES Terjunkan 1943 Mahasiswa KKN

Kamis, 2 Agustus 2018 | 20:52 WIB


UNNES Terjunkan 1943 Mahasiswa KKN

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerjunkan 1943 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahap 1 Tahun 2018. Upacara penerjunan dilakukan di Lapangan Rektorat Kampus Sekaran, Kamis (2/8).

KKN UNNES 2018 teridiri dari KKN Alternatif Tahap 1, Alternatif, PPM, Kebangsaan, yang akan diterjunkan di kabupaten Brebes, Cirebon, Kab. Semarang, Kota Semarang, Demak, Pati, Wonosobo, Temanggung, dan Klaten.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, KKN merupakan kewajiban setiap mahasiswa, karena KKN merupakan bagian dari Tri Dhama Perguruan Tinggi yakni Pengabdian kepada masyarakat.

Rektor berharap, mahasiswa dapat menjaga nama baik perguruan tinggi, mengabarkan ke seluruh dunia prestasi UNNES, membantu memperdayakan masyarakat dengan serius agar masyarakat merasakan nilai manfaat dari KKN UNNES dan mereka dapat belajar banyak dengan masyarakat.

Selain itu, KKN UNNES 2018 juga akan menerjukan KKN Antarbangsa yakni ke malaysia sejumlah 17 orang.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 414 kali

Prof Fathur: Jadilah Guru Profesional pada Era Disrupsi

Kamis, 2 Agustus 2018 | 14:54 WIB


Prof Fathur: Jadilah Guru Profesional pada Era Disrupsi

Guru profesional era disrupsi yakni guru yang akan lebih cakap mengubah pelajaran yang membosankan dan tidak inovatif menjadi pembelajaran multi-stimulan sehingga menjadi lebih me­nyenangkan dan menarik. Untuk itu dalam melaksanakan literasi digital sekaligus mewu­judkan guru disrupsi, guru harus memulai mengubah cara me­reka mengajar, meninggalkan cara-cara lamanya serta fleksibel dalam memahami hal-hal baru dengan lebih cepat.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat memberi kuliah umum pada Orientasi Akademik Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan, Kamis (2/8/2018) di kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menuturkan, teknologi digital dapat mem­bantu guru belajar lebih cepat dan lebih efektif untuk beru­bah dan berkembang maka jadilah para guru sebagai guru disrupsi.

“Melalui literasi digital kita mampu berpikir kritis, kreatif, ino­vatif, memecahkan masalah, berkomunikasi dengan lebih lancar, dan berkolaborasi dengan lebih banyak orang,” kata Prof Fathur.

Namun, kata Prof Fathur,  tantangan pendidikan pada era disrupsi juga berat diantaranya Globalization, 4Th Industrial Revolution, Global Competitiveness, The Economic Growth of a Nation, dan Millennial.

Untuk itu perkayalah dengan literasi baru diantaranya literasi data yaitu kemampuan untuk membaca, menganalisis, dan menggunakan informasi (big data) di dunia digitatal, literasi teknologi, dan literasi manusia.

Sebelumnya, Ketua LP3 Dr Abdurrahman MPd melaporkan, pelaksanaan orientasi ini diikuti 147 peserta diantaranya berasal dari  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Makassar, UPGRIS, UNS, UKSW, Trunojoyo, UIN Jakarta, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.

Kegiatan dilakukan selama 3 hari, Kamis sampai Sabtu (2-4/8/2018) di kampus UNNES Sekaran Gunungpati. Ke-147 peserta terbagi dalam 6 program studi (Prodi) yakni prodi Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Matematika, Pendidikan IPA, Pendidikan Teknik Mesin, dan Pendidikan Teknik Otomotif.

Setelah orientasi, mereka akan melakukan perkuliahan selama 1 tahun (2 semsester) dengan rincian 60% Lokakarya disertai penguatan materi, peerteaching, evaluasi, dan penyusunan rancangan penelitian tindakan kelas. Kemudian 40% Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), dan diakhiri dengan ujian kompetensi.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 365 kali

Mahasiswa UNNES Ciptakan Inovasi Produk Body Lotion dari Ubi Jalar

Kamis, 2 Agustus 2018 | 8:38 WIB


Mahasiswa UNNES Ciptakan Inovasi Produk Body Lotion dari Ubi Jalar

Lima mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menciptakan Body Lotion berbahan dasar ekstrak ubi jalar dengan merek dagang “Ayu Body Lotion”.

sebagai alternatif wirausaha melalui inovasi pengolahan ubi jalar di Indonesia.

Kelima mahasiswa itu Susmy Lianingsih dari Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE), Yulia Sandra Sari  Jurusan Manajemen (FE), Wiranto Jurusan Ilmu Gizi (FIK), Hamidah Lismiana  Jurusan Kesehatan Masyarakat (FIK), dan Anisa Dyah Utami Jurusan Pendidikan Biologi (FMIPA) dengan dosen pembimbing Ratieh Widhiastuti SPd MPd.

Susmy Lianingsih menjelaskan, inovasi produk multifungsi di bidang kosmetik ini merupakan usaha yang berawal dari pemikiran tentang melimpahnya kuantitas panen dan produktivitas ubi jalar di Indonesia. Namun masih kurang maksimal dalam pengolahannya.

Padahal kandungan senyawa dalam ubi jalar itu juga sangat baik untuk kesehatan salah satunya  senyawa beta karoten dan total antioksidan yang tinggi, sehingga memiliki banyak manfaat untuk kulit.

Hal ini yang menjadi sumber munculnya ide untuk melakukan diversifikasi Ubi Jalar menjadi Ayu Body Lotion yang mengandung beta karoten dan antioksidan untuk mencegah penuaan dini (anti aging) serta kerusakan kulit.

Produk ini juga telah teruji oleh laboratorium Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan hasil pengujian nomor 298/UN.37.1.4.5/KM/2018.

Usaha ini disambut dengan baik oleh para mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Ide pengembangan dalam pengolahan ubi jalar ini diharapkan akan dapat meningkatkan daya jual ubi jalar, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Usaha ini dapat menjadi sebuah terobosan baru di bidang kosmetik karena keunikan produk dan manfaatnya bagi kesehatan kulit,” kata Ratieh Widhiastuti SPd MPd dosen pembimbing.


Penulis: Sihono Dibaca : 382 kali

Pesona Batik Sambut International Workshop on Batik Heritage

Rabu, 1 Agustus 2018 | 7:26 WIB


Pesona Batik Sambut International Workshop on Batik Heritage

Batik adalah salah satu program unggulan di Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang (UNNES). Seiring dengan visi Universitas, Fakultas Teknik menyelenggarakan lokakarya internasional tahunan tentang warisan batik. Sebagai rangkaian perayaan HUT ke-53 UNNES, workshop kedua akan diadakan pada bulan Juli dengan tema “Batik Simbut”.

Batik Simbut berasal dari Banten. Batik Simbut menggunakan tepung beras ketan untuk bahan dasar yang berbeda dari Batik biasa. Workshop ini bermaksud memberikan informasi kepada masyarakat tentang keberadaan Batik Simbut di Indonesia.

Workshop digelar di ruang Prof Soedartono gedung dekanat Fakultas Teknik. Acara ini dihadiri oleh 100 peserta dari dalam dan luar negeri. Prof YL Sukestiyarno MS PhD selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya atas upaya FT UNNES beserta panitia IBWFT dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Beliau berharap seluruh peserta dapat memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut.

Pemateri pada acara workshop tersebut ialah Doddie K Permana. Ia merupakan desainer tekstil yang sudah berkecimpung lebih dari 40 tahun di bidang desain tekstil. Ia tinggal di Bandung Indonesia, dan sekarang berumur 68 tahun, berpengalaman bekerja di pabrik percetakan tekstil di Jakarta dan Bandung. Sekarang ia memiliki Textile Design Studio sejak 1998 dengan nama Desain dan Produksi Tekstil “DoddieCrafts”.

 

HUMAS FT


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 318 kali

44 Tahun Mengabdi, Prof Maman Purna Tugas

Selasa, 31 Juli 2018 | 11:34 WIB


44 Tahun Mengabdi, Prof Maman Purna Tugas

Setelah mengabdi lebih dari 44 tahun, dosen mata kuliah ajar Penelitian PKn dan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Maman Rachman MSc,  mengakhiri masa kerjanya sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Dr S Martono, mewakili Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat melepas berharap, saat menjalani masa pensiun Prof Maman tetap menjaga silaturahmi dengan lembaga. Meskipun hubungan kedinasan berakhir, hubungan kekeluargaan dengan UNNES akan terus terjalin, Selasa (31/7/2018) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Selain Prof Maman, WR II juga melepas lima purna tugas lain yakni Dra Uchiyah Achmad MPd dan M Fatchurrochman SST (FT), Pudjiati Srining Wismi BSc dan  Dwi Darwanto (UPT Perpustakaan), serta Ny Utari (UPT Kearsipan).

Dr Martono berpesan, setelah dilepas ini jangan lama-lama menderita Post power syndrome, karena banyak dialami oleh mereka yang baru saja menjalani masa pensiun.

Para pensiunan itu terbagi menjadi dua kelompok, ada yang bahagia karena dapat menyelesaikan tugas dan pengabdiannya dengan lancar, dan ada juga yang mengalami ketidakpuasan atau kekecewaan akan kehidupannya.

Post power syndrome merupakan tanda kurang berhasilnya seseorang menyesuaikan diri menghadapi masa pensiun. Untuk itu jangan lama-lama menderita Post power syndrome, kata Dr Martono.


Penulis: Sihono Dibaca : 783 kali

Dua Dosen UNNES Ikuti IYLE di Denmark

Senin, 30 Juli 2018 | 16:17 WIB


Dua Dosen UNNES Ikuti IYLE di Denmark

Dua dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) ikuti Program International Youth Leader Education (IYLE). Mereka ialah Mohammad Arif Ali MSc dosen jurusan Ilmu Keolahragaan (IKOR) dan Rivan Saghita Pratama MOr dosen jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga.

Dalam kegiatan yang diikuti 15 negara ini, mereka adalah perwakilan pertama dari Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 15 Agustus 2018 – 31 Desember 2018 di the Academy of Physical Education di Ollrup Denmark.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyampaikan, kegiatan ini sangat luar biasa, apalagi mereka berdua adalah perwakilan dari Indonesia. Rektor juga berharap, mereka mendapatkan prestasi di sana dan selalu menjaga nama baik UNNES.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 592 kali

Rektor UNNES Lantik Wakil Dekan FE

Senin, 30 Juli 2018 | 10:53 WIB


Rektor UNNES Lantik Wakil Dekan FE

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik Wakil Dekan (WD) Fakultas Ekonomi Periode 2018-2022, Senin (30/7/2018) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati Semarang.

Mereka Dr Kardoyo MPd dilantik sebagai WD Bidang Akademik, Dr Amin Pujiati SE MSi (WD Bidang Umum dan Keuangan), dan Drs Kusmuriyanto MSi (WD Bidang Kemahasiswaan).

Selain menlantik WD FE, Rektor juga mengangkat Amir Mahmud SPd MSi sebagai Staf Ahli Bidang Evaluasi Kinerja Pegawai UNNES.

Prof Fathur Rokhman saat memberi sambutan menyampaikan, pelantikan ini bagian penting untuk lebih menyehatkan organisasi, karena organisasi kita sudah sehat. Untuk itu terus dijaga salah satunya adalah dijaga dari sumber daya manusia (SDM).

Mudah mudahan WD FE yang baru ini bisa bekerja dengan lebih baik.  Kata lebih baik itu ada beberapa indikator. Pertama terintegritas, ketika integritas itu dicoreng maka menjadi tidak baik. Oleh karena itu integritas itu dijaga oleh ‘Pakta Integritas’ yang ditandatangani di atas meterai. Sehingga ketika ada pelanggaran maka integritas ini maka akan dilakukan suatu proses kepegawaian.

Kedua, kinerja baik itu dengan sungguh sungguh dalam menjalankan tugasnya setia dan taat. Kata setia itu biasanya mudah diucapkan, mudah dijanjikan tapi sering kita lupa. Untuk itu mari kita saling mengingatkan diantara kita.

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 628 kali

Anjangsana Ke FIK, Rektor Disuguhi Prestasi Internasional

Senin, 30 Juli 2018 | 9:27 WIB


Anjangsana Ke FIK, Rektor Disuguhi Prestasi Internasional

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) pagi ini melakukan angjagsana ke Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Dekanat FIK ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan pemberian arahan terkait beberapa kebijakan.

Dalam sambutannya Dekan FIK, Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, menyampaikan beberapa capaian kinerja FIK dalam satu semester terakhir. Peningkatan kinerja ini perlu dukungan dari semua lini baik pengelola, dosen, tendik dan mahasiswa.

Dalam arahannya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan beberapa pokok paparan yaitu berkaitan dengan arahan Menristekdikti tentang penangkalan paham radikalisme di Perguruan Tinggi. Beberapa hal yang harus dilakukan yaitu mendeteksi dini pola dan tahapan penyebaran radikalisme di kampus, meningkatkan berpikir kritis sehingga tidak mudah terpengaruh paham radikal, hoax, hatespeech melalui medsos, melakukan pembinaan dan peningkatan wawasan kebangsaan dan bela negara serta menciptakan atmosfer akademik yang kondusif di kampus.

Dalam kesempatan ini, tim woodball UNNES menyerahkan piala dari kejuaraan World University Woodball Championship di Malaysia kepada Rektor UNNES.

Prestasi yang diperoleh antara lain, dua Emas diraih pada cabang Stroke Competition Putra atas nama Wulan Slamet Susilo program studi Managemen Fakultas Ekonomi (FE), Ahmad Faqih, Rifqi Najmuddin Najib (PJKR FIK), Ahmad Yopi Solpianda (IKOR-FIK), dan Bagas Ardian (PKLO FIK). Kemudian Single Stroke Man oleh Wulan Slamet Susilo (Indonesia- FE UNNES).

Dua Perak diraih pada cabang Single Man Fairway Competition atas nama Ahmad Yopi (IKOR-FIK). Kemudian Ahmad Faqih (Indonesia – FIK UNNES).

Sedangkan, dua Perunggu diraih pada cabang Single Woman Fairway Comp atas nama Nur Rani Utami (PJKR FIK). Kemudian Ahmad Yopi solpianda (Indonesia – FIK UNNES).


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 352 kali

FBS UNNES Kirim Mahasiswa PPL ke Perancis, Belgia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia

Senin, 30 Juli 2018 | 8:44 WIB


FBS UNNES Kirim Mahasiswa PPL ke Perancis, Belgia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia

Sebanyak 9 mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PLL) Antarbangsa di lima negara berbeda.

Fitri Hayati dan Resty Fauzi (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) serta Nurul Khusnaini dan Nadya Zulfa (Bahasa dan Sastra Inggris) akan praktik mengajar di Malaysia.

Ajeng Putri Pratiwi dan Kadria Lupitasari (Bahasa Perancis) akan praktik mengajar di Perancis. Shabrina Badzlin (juga dari Bahasa Perancis) akan mengajar di Belgia.

Nindya Novita Suryaningsih (Bahasa Perancis) akan mengajar di Vietnam. Adapun Zulfa Febriani (Sendratasik) akan mengajar di Thailand.

PPL Antarbangsa yang diselenggarakan UNNES dirancang agar mahasiswa memiliki pengalaman mengajar internasional. Selain memperdalam keilmuan, mereka diarahkan agar mempelajari metode pembelajaran dan kultur masyarakat setempat.

Dekan FBS Prof Dr Agus Nuryatin MHum berharap mahasiswa juga bisa menjadi duta Indonesia untuk menunjukkan karakter dan kebudayaan unggul bangsa Indonesia.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 377 kali

Dosen UNNES Latih Guru Menulis Buku

Sabtu, 28 Juli 2018 | 9:20 WIB


Dosen UNNES Latih Guru Menulis Buku

Lebih dari 60 guru dari berbagai sekolah di Kota Semarang mengikuti pelatihan menulis guru yang diselenggarakan dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jumat (27/7). Bagi guru, buku merupakan instrumen penting untuk melaksanakan tugas pembelajaran sekaligus mengembangkan diri.

Dalam pelatihan yang diselenggarakan di Ruang 106 FBS Unnes itu, guru dibimbing oleh dua dosen yaitu Dr Mukh Doyin dan Dr Wagiran Suwito.

Keduanya membimbing para guru menulis, mulai dari mengenali tipe-tipe buku, mengembangkan ide, hingga membuat kalimat yang bernas dan enak dibaca.

Dr Mukh Doyin mengungkapkan, tipe-tipe buku telah diatur antara lain dalam Permendiknas Nomor 2 Tahun 2008. Dari aturan tersebut terdapat berbagai jenis buku yang bisa ditulis agar diakui untuk pengembangan profesi.

“Inilah yang sering disebut buku pendidikan. Antara lain ada buku ajar, buku teks, buku referensi, buku penelitian, dan sebagainya,” kata doctor bidang pendidikan sastra itu.

Pengetahuan tentang jenis dan karakter buku menjadi penting karena sistematika dan teknik penulisannya berbeda.

Sementara itu, Dr Wagiran menjelaskan bahwa buku bisa dikembangkan dari hasil penelitian.

Menurutnya, guru biasanya telah memiliki penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian itu bisa dikemas menjadi buku antara lain dengan mengubah sistematika dan memopulerkan bahasanya.

“Bahasa karya ilmiah biasanya cenderung kaku dan panjang. Itu membuat pembaca kurang tertarik. Kalau diubah menjadi lebih pendek dan luwes, pembaca akan lebih muda memahaminya,” kata pria yang juga Kepala Divisi Penerbitan Unnes Press tersebut.

Selain dibimbing oleh dua dosen tersebut, dalam pelatihan itu juga hadir dua guru yang juga penulis, yaitu Dr Panca Dewi Purwati dan Irawan Haryo Gunadi.

Sebagai guru, baik Dr Panca Dewi maupun Irawan dikenal luas di komunitas guru Semarang berkat produktivitasnya menulis.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 331 kali

Angjangsana ke FT, Rektor Arahkan Peningkatan Pada Orientasi Akademik

Jumat, 27 Juli 2018 | 12:53 WIB


Angjangsana ke FT, Rektor Arahkan Peningkatan Pada Orientasi Akademik

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) pagi ini melakukan angjagsana ke Fakultas Teknik (FT). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Prof Soedhartono Gedung Dekanat FT ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan pemberian arahan terkait beberapa kebijakan. Seluruh Pengelola Fakultas, Pengelola Jurusan, Dosen dan Tendik hadir dalam pertemuan ini.

Dalam sambutannya Dekan FT, Dr Nur Qudus MT, menyampaikan beberapa capaian kinerja Fakultas Teknik dalam satu semester terakhir. Peningkatan kinerja ini perlu dukungan dari semua lini baik pengelola, dosen, tendik dan mahasiswa.

Dalam arahannya, Rektor menyampaikan beberapa pokok paparan yaitu berkaitan dengan arahan Menristekdikti tentang penangkalan paham radikalisme di Perguruan Tinggi. Beberapa hal yang harus dilakukan yaitu mendeteksi dini pola dan tahapan penyebaran radikalisme di kampus, meningkatkan berpikir kritis sehingga tidak mudah terpengaruh paham radikal, hoax, hatespeech melalui medsos, melakukan pembinaan dan peningkatan wawasan kebangsaan dan bela negara serta menciptakan atmosfer akademik yang kondusif di kampus.

Beberapa prestasi mutakhir yang disampaikan salah satunya yaitu sebagai peringkat 1 nasional institusi dengan jurnal terbanyak yang terindex di SINTA dan raport realisasi anggaran Triwulan 2 yang baik dari Kemenristekdikti.

Selain itu, Rektor juga menyampaikan kebijakan peningkatan mutu dan layanan prima yang harus tetap dijaga. Zona integritas menjadi hal yang baik sebagai bukti keterbukaan informasi publik. Pengembangan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menjadi cerminan UNNES sebagai kampus yang mempunyai integritas.

Diakhir sambutannya, Rektor meminta seluruh civitas akademika untuk bertabayyun dengan media sosial. Mastikan sumber informasi yang meliputi pribadi, reputasi, kelayakan, dan keterpercayaan serta meminta klarifikasi kepada pihak yang memiliki otoritas dan kompetensi.

Humas FT


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 299 kali

Perkembangan Hukum Kian Dinamis, Tujuh Pakar Hukum dari Tiga Benua Hadir di Konferensi Internasional FH UNNES

Jumat, 27 Juli 2018 | 11:49 WIB


Perkembangan Hukum Kian Dinamis, Tujuh Pakar Hukum dari Tiga Benua Hadir di Konferensi Internasional FH UNNES

Semarang (25/7), Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) membaca berbagai dinamika perkembangan hukum saat ini dengan menyelenggarakan Konferensi Internasional Kajian Hukum Indonesia (International Conference on Indonesian Legal Studies).

Kegiatan yang mengusung tema Isu-Isu Terkini Kajian Hukum Indonesia dalam Konteks Global menghadirkan pembicara dari berbagai negara.

Prof Reid Mortensen, Guru Besar Hukum dari Fakltas Hukum Universitas Southern Queensland Australia, mengungkapkan bahwa perkembangan hukum saat ini menuntut para ahli dan praktisi hukum untuk tetap memegang etika dan moral. Menurutnya,  etika dan moral bagi profesi hukum menjadi sangat penting ditengah arus global seperti saat ini.

Berbeda dengan Reid, Prof Abdul Samat Musa, Guru Besar Fakultas Hukum dan Syariah Universitas Sains Islam Malaysia, dan Dr Mas Nooraini binti Haji Mohiddin, pakar hukum Universitas Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam, keduanya melihat prospek hukum ekonomi Islam dalam konteks global.

Keduanya menegaskan bahwa salah satu tantangan dalam hukum perdata dan ekonomi Islam adalah bagaimana bisa bersaing dan menjawab tantangan dalam dunia usaha internasional.

Prof Yoshiki Kurumisawa, Guru Besar Hukum dari Universitas Waseda, Jepang melihat lebih spesifik dari aspek hukum dalam kepemilikan tanah. Menurutnya,  persoalan tanah dan lahan saat ini menjadi penting sebab banyak kasus terjadi berkaitan dengan hal ini. “Bagaimana kedudukan pemerintah dalam kepemilikan tanah bagi individu, atau pembangunan yang mengatasnamakan kepentingan umum, selalu menjadi perdebata”, ujar Prof Yoskihi yang juga merupakan Dekan Fakultas Hukum Universitas Waseda Jepang.

Prof Sumanto Al Qurtubi, Guru Besar bidang Antropologi Budaya dar iUniversitas King Fahd, Saudi Arabi, Dr Vanitha Sundra Karean dari Universitas Southern Queensland Australian, dan Dani Muhtada MPA PhD dari Universitas Negeri Semarang menghadirkan wacana perkembangan hak asasimanusia dan perlindungan hukum, terutama bagi kaum minoritas.

Prof Sumanto yang juga merupakan pendiri Nusantara Institute mengungkapkan bahwa pemenuhan hak asasi manusia baik di Indonesia maupun internasional masih menemukan banyak kendala, salahsatunya sistem hukum yang berbeda. Senada dengan Prof Sumanto, Dr Vanitha mengatakan bahwa permasalahan sistem hukum yang berbeda antarnegara, terutama di kawasan Asia Pasifik, menjaditan tangan yang hingga saat ini masih terus dicari jalan tengahnya.

Dekan FH UNNES, Dr RodiyahSPd SH MSi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa permasalahan dan perkembangan hukum haruslah dilihat secara cermat dan tepat, sehingga mampu memberikan solusi bukan hanya bagi Indonesia tetapi masyarakat internasional secara luas. “Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa memberikan forum bagi para pakar untuk saling bertukar dan memberikan solusi atas permasalahan hukum yang ada,” ungkap Rodiyah.

Kegiatan konferensi internasional ini juga diikuti oleh peserta mahasiswa dari beberapa negara, seperti Jepang, Malaysia, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Libya.


Penulis: Sihono Dibaca : 315 kali

Mahapala UNNES Lakukan Pengabdian di SDN 2 Baderan Jawa Timur

Jumat, 27 Juli 2018 | 11:01 WIB


Mahapala UNNES Lakukan Pengabdian di SDN 2 Baderan Jawa Timur

Sepuluh orang Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) dari Mahasiswa Pecinta Alam (MAHAPALA) selama lima hari Senin-Minggu (16-22 Juli 2018) melakukan Pengabdian di SDN 2 Baderan Situbondo dan Pendakian di Gunung Argopuro Jawa Timur untuk Pengambilan Kaos Lapangan Angkatan XXXIII.

Ke-10 mahasiswa tersebut terdiri atas empat orang Angkatan XXXVIII dan enam orang pendamping lapangan.

Ketua Operasional Kegiatan Umi Rodliyah menjelaskan, pengabdian di SDN 2 Baderan ini berupa edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat disertai dengan permainan atau Outbond pada siswa SD.

Sasarannya kepada anak-anak kelas 3 sampai kelas 5 diajak untuk menjaga kebersihan dimulai dari dirinya sendiri, lingkungan rumah, dan lingkungan sekolah. Pemberian materi diselingi dengan permainan agar anak lebih mudah memahami materi yang disampaikan, dan juga menarik perhatian kepada anak.

Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain pendidikan dan pengabdian tim juga melakukan penelitian kecil dengan observasi melalui wawancara kepada Seksi Konservasi Wilayah VI Probolinggo.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 240 kali

Sekjen dan Badan Keahlian DPR RI Kunjungi UPT Kearsipan UNNES

Jumat, 27 Juli 2018 | 10:27 WIB


Sekjen dan Badan Keahlian DPR RI Kunjungi UPT Kearsipan UNNES

 

Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kompetensi bidang kearsipan, Sekretariat Jenderal (Sekjen) dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat  Republik Indonesia (DPR RI) mengadakan kunjungan kerja ke UPT Kearsipan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Rombongan dipimpin oleh Sukma Winata SAP beranggotakan Yulya Nengsih SAP, Marsino, Noviyanti, Anung Nurwulan, dan Aprilia NuraeniSIIP diterima Koordinator UPT Layanan dan Sistem Kearsipan UNNES Agung Kuswantoro SPd MPd, Rabu (25/7) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Tujuan kunjungannya  untuk mengetahui pengelolaan arsip dinamis, mulai dari penciptaan hingga pemusnahan.

Kunjungan diawali dengan berdiskusi mengenai Sistem Persuratan Dinas (Siradi). Menurut Sukma Winata SAP bahwa UNNES sangat bagus sekali sudah memiliki layanan berupa persuratan  yang online. Sistem persuratan seperti ini bisa untuk ‘model’ sebagai bahan percontohan dalam menerapkan sistem informasi persuratan.

Setelah berdiskusi, rombongan diajak berkeliling untuk mengamati dan melihat secara langsung di depo kearsipan UNNES tentang pengolahan arsip inaktif mulai dari pemberkasan hingga pemusnahan bagi arsip yang  tidak memiliki guna informasi.

Agung mengatakan bahwa kunjungan ini sangat berguna bagi kedua pihak antara UNNES dengan Sekjen dan DPR RI, kita bisa saling belajar kearsipan dari segi sarana dan prasarana, serta sumber daya kearsipan.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 275 kali

Empat Dosen PGSD UNNES Presentasi di University of the Philippines Diliman

Kamis, 26 Juli 2018 | 20:43 WIB


Empat Dosen PGSD UNNES Presentasi di University of the Philippines Diliman

Empat Dosen Jurusan PGSD FIP UNNES yaitu Farid Ahmadi PhD, Dr Eko Purwanti MPd, Trimurtini MPd dan Atip Nurharini MPd menjadi pemakalah  dalam “5th International Conference on Community Development in ASEAN 2018”  di University of the Philippines Diliman, Manila, Filipina.

International Conference ini diselenggarakan selama 3 hari, (19-21 Juli 2018) yang diikuti oleh negara-negara ASEAN dengan jumlah peserta kurang lebih 350 orang.

Sebanyak 197 makalah dipresentasikan secara oral. International Conference dimulai dengan pembukaan, presentasi dari speaker 1 sampai 6, dilanjutkan presentasi session parallel dari session 1 sampai 10.

Dalam International Conference tersebut, Farid Ahmadi PhD mempresentasikan artikel tentang Pengaruh Pembelajaran Flipped Classroom, Trimurtini MPd tentang Pengembangan Media Matematika SD, sedangkan Atip Nurharini MPd dan Dr Eko Purwanti MPd memaparkan tentang Model Pembelajaran Tari Berbasis Konservasi.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 394 kali

FMIPA Gelar Diskusi dengan Rektor

Kamis, 26 Juli 2018 | 15:44 WIB


FMIPA Gelar Diskusi dengan Rektor

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum kembali menggelar diskusi untuk dengan warga kampus. Bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof YL Sukestiyarno Rektor menggelar diskusi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kamis, (26/7).

Rektor mengajak seluruh warga FMIPA untuk selalu menjaga nama baik Universitas dengan meningkatkan prestasi, menambah publikasi jurnal ilmiah. Selain itu, Rektor juga menghimbau kepada semua warga UNNES untuk menjaga sopan santun dalam komunikasi di media sosial.

Sementara itu Dekan FMIPA UNNES Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt mengatakan, selama ini prestasi FMIPA meningkat tajam, kerja sama dengan mitra telah ditingkatkan, publikasi jurnal ilmiah juga telah meningkat, dan kami akan meningkatkan lagi.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 313 kali

Rektor UNNES Lepas 11 Calon Jamaah Haji

Kamis, 26 Juli 2018 | 13:13 WIB


Rektor UNNES Lepas 11 Calon Jamaah Haji

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melepas  11 warga UNNES dan keluarga yang akan memunaikan ibadah haji tahun 2018, Kamis (26/7) di rektorat Kampus Sekaran Gunungpati.

Ketua Paguyuban Haji UNNES Prof Dr Abdurrachman Faridi MPd melaporkan, calon jamaah haji UNNES yang berangkat 2018 ini berjumlah 11 orang dari berbagai unit.

Mereka terdiri atas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 1 orang Rulita Hendriyani SPsi MSi, FBS 1 orang Dr WagiranMHum, FIS 1 orang Prof Dr Wasino MHum, FMIPA 5 orang (Dr Siti Harnina Bintari MS, Dr Ning Setiati MSi, Dr Budi Naini Mindyarto MAppSc, Dra Endah Peniati MSi, dan Drs Eling Purwantoyo MSi).

Kemudian, Dr dr Yuni Wijayanti MKes (FIK),  Drs Adhi Setyanto MPd (BAKK), dan Arif Yuniawan (BUHK).

Prof Dr Wasino MHum mewakili calon jamaah meminta izin kepada pimpinan untuk melaksanakan ibadah haji sekitar 40 hari.

“Kami serombongan mohon doa restu agar kami serombongan mampu menjalankan ibadah haji dengan baik,” kata Wasino.

Prof Fathur Rokhman saat memberi sambutan menyampaikan selamat kepada jamaah yang dimampukan datang ke Tanah Suci dan sangat bahagia atas dipanggilnya 11 warga UNNES dan keluarga baik dosen maupun tenaga kependidikan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

“Setiap muslim mendambakan mampu melaksanakan ibadah haji, sebab haji merupakan rukun Islam, Semoga Allah memberikan kemudahan, kesehatan, dan keselamatan, dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji sampai pulang kembali dan menjadi haji yang mabrur, ” kata Prof Fathur.

Prof Fathur juga berpesan kepada para  calon jamaah haji supaya meninggalkan tugas-tugasnya sejenak selama ibadah haji, sehingga calon jamaah haji bisa fokus beribadah, berdzikir, dan berdoa.

Sementara itu, KH Drs Muhammad Zaidun MAg dalam tausiyahnya berpesan kepada seluruh  jamaah calon haji supaya meluruskan niat, manfaatkan kesempatan sebaik-baiknya selagi berada di tanah suci, dan mengamalkan amalan (ilmu) yang diajarkan oleh Rosulullah SAW dalam ibadah haji dan benar-benar memanfaatkan ibadah haji untuk berdoa dan beribadah.


Penulis: Sihono Dibaca : 665 kali

Ikuti PPL Internasional, UNNES Berangkatkan 56 Mahasiswa ke Sembilan Negara

Kamis, 26 Juli 2018 | 12:20 WIB


Ikuti PPL Internasional, UNNES Berangkatkan 56 Mahasiswa ke Sembilan Negara

Sebanyak 3.990 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) dilepas untuk mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sejumlah sekolah mitra yang tersebar diberbagai daerah dan negara.

Pelepasan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum pada Kamis (26/7), bertempat di halaman Rektorat UNNES Kampus Sekaran.

Prof Rustono melepas 3.990 mahasiswa yang terdiri dari 3.527 mahasiswa Program Sarjana Kependidikan S1, dan 463 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG).

Dari Program Sarjana Kependidikan S1, terdapat 56 mahasiswa yang akan melaksanakan PPL Internasional di Sembilan Negara.

Kesembilan negara tersebut meliputi Perancis, Belgia, Nepal, Thailand, Taiwan, Vietnam, Filipina, Singapura, dan Malaysia.

PPL Internasional diikuti oleh mahasiswa yang tersebar di 19 Program Studi, dengan peserta terbanyak merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Sementara, PPL dalam negeri melibatkan 329 sekolah mitra yang tersebar di sepuluh Kabupaten/Kota di tiga provinsi yakni Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Bali.

Dalam arahannya, Prof Rustono berharap, mahasiswa mampu menunjukkan kepribadian yang baik dan menjadi teladan sebagai calon pendidik nantinya.

“Kegiatan PPL merupakan salah satu rangkaian proses yang harus diikuti untuk menjadi seorang guru yang profesional. Tunjukkan Saudara adalah calon guru yang berkualitas, calon guru profesional yang lahir dari UNNES,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya peserta PPL Internasional ini, merupakan langkah maju bagi UNNES yang sesuai dengan visi UNNES yakni Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

“Anda semua merupakan duta dari Indonesia, lebih khusus dari UNNES, untuk itu jagalah pergaulan di negera tempat anda PPL dan jangan ikut-ikutan berpolitik, fokuslah pada pembelajaran,” pesannya.

Menurut Kepala Pusat Pengembangan PPL dan Inovasi Pembelajaran Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES Dr Isnarto MSi, mahasiswa Program Sarjana Kependidikan S1 akan melaksanakan PPL sejak 30 Juli hingga 14 September 2018, sementara kegiatan PPL bagi mahasiswa PPG akan dimulai sejak 30 Juli dan berakhir pada 9 November 2018.

“Tema PPL tahun ini adalah PPL UNNES Berkarakter. Melalui tema ini, diharapkan mampu menjadi pengikat dan pengingat bagi mahasiswa peserta PPL untuk senantiasa menjunjung tinggi karakter konservasi yang telah dicanangkan oleh UNNES,” jelasnya.

Selain pejabat dilingkungan Universitas Negeri Semarang, PPL juga dihadiri oleh seluruh koordinator Dosen Pembimbing yang akan mendampingi pelaksanaan PPL di tiap sekolah mitra.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 1.187 kali

Prof Dr Supartono MS Tutup Usia

Kamis, 26 Juli 2018 | 9:50 WIB


Prof Dr Supartono MS Tutup Usia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali berduka. Guru besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Prof Dr Supartono MS  berpulang ke rahmatan Ilahi, Rabu 25 Juli 2018, Pukul 19.50 di RSUD Adyatma Tugurejo Semarang.

Prof  Supartono meninggal dalam usia 63 tahun. Almarhum, yang lahir di Demak 28 Desember 1954, meninggalkan istri Sugimurni SPd dan tiga anak Wiwit Agustina Fitriyanti, Oktanto Adi Murtono, dan Risqi Ganis Ashari.

Semasa hidupnya, Prof Supartono pernah menjadi Sekretaris Program Studi S2/S3 Pascasarjana UNNES.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, Kami atas nama keluarga besar UNNES menyampaikan dukacita yang sangat mendalam atas berpulangnya almarhum Prof Supartono. Semoga seluruh ilmu yang telah beliau berikan menjadi amal ibadah yang tiada henti bagi almarhum dan semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan tabah atas kepergiannya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 537 kali

UNNES Promosi di Ho Chi Minh City

Rabu, 25 Juli 2018 | 11:27 WIB


UNNES Promosi di Ho Chi Minh City

Guna mendukung visi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional, diperlukan terobosan yang jitu dalam mempercepat program internasionalisasi UNNES. Salah satu indikator ketercapaiannya adalah dengan semakin banyaknya mahasiswa asing yang menuntut ilmu di UNNES baik sebagai mahasiswa full time maupun sebagai peserta short course maupun summer course program atau kegiatan lain yang diselenggarakan oleh UNNES.

Untuk itu, UNNES melalui International Office  dan Subbagian Kerja Sama Luar Negeri melakukan terobosan dengan berpartisipasi pada College Counseling Day 2018 di Ho Chi Minh City pada tanggal 14 Juli 2018 untuk melakukan kegiatan promosi kelas internasional dan short courses UNNES. Acara yang difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia HCMC Vietnam ini, dilakukan untuk memberikan informasi yang menjadi wadah pengenalan UNNES kepada calon mahasiswa asing di Ho Chi Minh City sehingga mereka tertarik untuk belajar di UNNES.

Promosi yang diwakili oleh Kepala International Office UNNES, Intan Permata Hapsari, dan Kasubbag Kerjasama Luar Negeri UNNES, Ledi Diana, dilakukan dengan cara membagikan brosur kepada pengunjung yang lalu lalang di sepanjang jalan di area kegiatan, serta menjelaskan 13 kelas internasional Strata-1, program beasiswa, dan jenis-jenis short courses yang dimiliki UNNES kepada pengunjung yang berkunjung ke booth.

College Counseling Day 2018 ini diikuti 80 institusi pendidikan di HCMC dan provinsi sekitarnya, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta, serta agen pendidikan yang memasarkan pendidikan di luar negeri seperti di UK dan USA.

College Counseling Day merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh media massa Tuoi Tre bekerja sama dengan Polytechnic University, VNU-HCM. Penyelenggaraan tahun 2018 ini merupakan yang ke-16 kalinya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 290 kali

Kembali, Tim Basket UNNES Menang Lawan USM

Rabu, 25 Juli 2018 | 9:30 WIB


Kembali, Tim Basket UNNES Menang Lawan USM

Kembali, Tim Basket Universitas Negeri Semarang (UNNES) membuka peluang ke semifinal usai mengalahkan Tim Basket Universitas Semarang (USM) dengan hasil ketat 49-40 usai tertinggal di kuarter pertama dalam lanjutan Liga Mahasiswa (LIMA) Basketball: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) 2018.

Tekanan USM di kuarter pertama meredam perlawanan UNNES. USM unggul dengan selisih empat bola di kuarter awal, 13-5, Senin (23/7), di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

UNNES memanas di kuarter berikutnya, pada tiga kuarter, tim asuhan Alkindi Caesar itu tampil apik membalas perlawanan USM. Tim UNNES berkostum putih itu unggul 25-23, 41-36 dan membungkus kemenangan dengan skor 49-40.

“Saya terus tak henti-hentinya memberi motivasi kepada tim karena mereka merupakan pemain baru agar lebih percaya diri saat main,” kata Alkindi.

Alkindi menjelaskan, dengan bekal dua kali kemenangan tak menutup kemungkinan bahwa tim UNNES yang dikomandani David Simeon (nomor punggung 7) ini masuk ke empat besar. Namun, kepastian itu akan didapat UNNES setelah menunggu hasil dua laga setelahnya.

Peluangnya masih tergantung pertandingan tim lain yaitu Undip melawan UNS dan Udinus dengan UII. Jadi, masih belum bisa dilihat dari sekarang, lanjut Alkindi.


Penulis: Sihono Dibaca : 321 kali

Perkuat Internasionalisasi, UNNES Lakukan MoU Dengan JSU Filipina

Selasa, 24 Juli 2018 | 23:43 WIB


Perkuat Internasionalisasi, UNNES Lakukan MoU  Dengan JSU Filipina

Memantapkan diri sebagai universitas bereputasi internasional, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Jose Rizal University (JSU) Filipina, Kamis (17/7/2018) di Mandaluyong, Filipina. 

Penandatanganan MoU tersebut sebagai bentuk dimulainya kerja sama antara UNNES dengan JSU di bidang Tri Darma perguruan tinggi. Rektor JSU, Vincente Fabella, secara langsung menandatangani dokumen MoU yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum. 

Penandantangan MoU tersebut disaksikan oleh oleh Farid Ahmadi yang merupakan gugus kerja sama internasional UNNES sebagai wakil dari pihak UNNES. 

Diharapkan dengan adanya kerja sama tersebut, kedua universitas dapat meningkatkan kerja sama lebih lanjut di bidang yang lain.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 277 kali

Lima Bakal Calon Rektor Kembali Ditetapkan

Selasa, 24 Juli 2018 | 14:13 WIB


Lima Bakal Calon Rektor Kembali Ditetapkan

Setelah dibuka kembali tanggal 16 Juli 2018, pendaftaran bakal calon rektor UNNES tahun 2018-2022 resmi ditutup Jumat 20 Juli 2018. Total pendaftar bakal calon rektor UNNES 2018-2022 yang bersedia dicalonkan menjadi rektor berjumlah dan lolos verifikasi berjumlah lima orang. Kelima orang tersebut sesuai dengan abjad adalah

  1. Dr. Achmad Rifai RC., M.Pd.,
  2. Dr. Eko Handoyo, M.Si.
  3. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.,
  4. Dr. Martitah, M.Hum.
  5. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T.

Pada tanggal 22 Juli 2018, panitia pemilihan Rektor mengadakan rapat verifikasi berkas pendaftaran dan menyatakan bahwa kelima pendaftar tersebut telah memenuhi syarat menjadi bakal calon rektor UNNES periode 2018-2022.

Pada tanggal 23 Juli 2018, Senat UNNES telah menetapkan kelima nama tersebut menjadi bakal calon Rektor UNNES 2018-2022.

Pemaparan visi dan misi bakal calon akan diadakan tanggal 31 Juli 2018 dengan dihadiri perwakilan Kemenristekdikti. Setelah pemaparan, tiga orang calon Rektor akan ditentukan melalui metode pemungutan suara anggota Senat UNNES.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 705 kali

Tim Woodball UNNES Menambah Reputasi Tingkat Internasional

Selasa, 24 Juli 2018 | 10:55 WIB


Tim Woodball UNNES Menambah Reputasi Tingkat Internasional

 

Tim Woodball Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih prestasi gemilang pada pertandingan bergengsi World University Woodball Championship di Malaysia.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Dr Taufik Hidayah MKes kepada unnes.ac.id dari Malaysia mengabarkan bahwa Tim Woodball UNNES berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Malaysia dengan meraih 2 Emas 2 Perak dan 2 Perunggu.

Dua Emas diraih pada cabang Stroke Competition Putra atas nama Wulan Slamet Susilo program studi  Managemen Fakultas Ekonomi (FE), Ahmad Faqih, Rifqi Najmuddin Najib (PJKR FIK), Ahmad Yopi Solpianda (IKOR-FIK), dan Bagas Ardian (PKLO FIK). Kemudian Single Stroke Man oleh Wulan Slamet Susilo (Indonesia- FE UNNES).

Dua Perak diraih pada cabang Single Man Fairway Competition atas nama Ahmad Yopi  (IKOR-FIK). Kemudian Ahmad Faqih (Indonesia – FIK UNNES).

Sedangkan, dua Perunggu diraih pada cabang  Single Woman Fairway Comp atas nama Nur Rani Utami (PJKR FIK). Kemudian Ahmad Yopi solpianda (Indonesia – FIK UNNES).

Taufik menjelaskan, kejuaraan Dunia Woodball Mahasiswa Ke-6 ini dilaksanakan di Kuala Lumpur Malaysia berlangsung 19-24 Juli, Tim UNNES mewakili Indonesia. Kejuaraan ini diikuti tim perguruan tinggi dari Malaysia, Singapore, Thailand, China Taipe, Hongkong China, China, India, dan Korea.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat atas prestasi yang gemilang di tingkat dunia ini.

“Peraihan prestasi ini menambah reputasi UNNES di tingkat internasional,” tegas Prof Fathur.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 401 kali

Kalahkan UNS, UNNES Petik Kemenangan Perdana

Selasa, 24 Juli 2018 | 8:37 WIB


Kalahkan UNS, UNNES Petik Kemenangan Perdana

Kemenangan pertama putra Universitas Negeri Semarang (UNNES) diraih usai laga ketat babak penyisihan Pul B melawan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) pada hari ketiga pada ajang Liga Mahasiswa (Lima) Basketball: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) 2018, Jumat (20/7). UNNES menyudahi perlawanan UNS dengan skor ketat, 35-31.

UNNES mengepung UNS di kuarter pertama dengan skor empat poin tanpa balas. Namun, dominasi tim berkostum putih itu tak berlanjut di kuarter kedua. UNNES justru harus mengalah dalam dua kuarter selanjutnya.

Di kuarter kedua, UNS melejit dengan mencetak 18 poin secara langsung. Sang Kapten, Lestyan Fathurrohman (nomor punggung 18), menyumbang delapan poin di antaranya. Sementara itu, UNNES yang telah unggul di kuarter pertama, kini tertinggal dengan selisih enam poin. UNS merebut keunggulan UNNES dengan skor 18-12 di akhir kuarter kedua.

UNNES semakin tertinggal jauh di kuarter ketiga. Tim asuhan Alkindi Cesar Muhamad itu belum mampu lepas dari kendali permainan UNS. UNNES harus kembali tertinggal di kuarter ketiga dengan selisih delapan poin. UNS masih unggul dengan skor 27-19.

UNNES comeback di kuarter pamungkas. Tim asal Semarang itu baru memanas usai tertinggal dalam dua kuarter. UNNES langsung menambah 16 poin di kuarter keempat, yang membawanya unggul atas lawannya. UNS, yang hanya mampu menambah dua bola, harus menyaksikan kemenangan UNNES di akhir laga. UNNES akhirnya memenangi laga dengan skor 35-31.

“Saya tidak menyangka bisa menang, karena kami juga bermain di sini dengan pemain-pemain baru. Namun, tadi anak-anak bermain ngotot, memang saya menekankan agar mereka bermain ngotot,” kata Alkindi.

Di persaingan Pul B, UNNES baru mengoleksi satu kemenangan dari dua laga yang telah dimainkan. Tim asal Semarang itu akan menjalani laga terakhirnya melawan tim satu kota, Universitas Semarang (USM).

“Peluangnya sama, pokoknya mereka bermain lepas saja. Karena mereka rata-rata baru pertama kali bermain di luar kota yang penting mereka pasang hati yang lapang saja,” pungkas Alkindi.


Penulis: Sihono Dibaca : 337 kali

Unggahlah Prestasi dan Reputasi di Medsos

Senin, 23 Juli 2018 | 14:08 WIB


Unggahlah Prestasi dan Reputasi di Medsos

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr  Fathur Rokhman MHum, beserta jajaran pimpinan menghadiri anjangsana ke Fakultas Ekonomi (FE) di Gedung L2 Lantai 3, Senin (23/7).

Dalam kesempatan tersebut, Prof Fathur menyampaikan kepada segenap civitas akademik UNNES agar melakukan deteksi pola dan tahapan penyebaran radikalisme di kampus, juga meningkatkan pikiran kritis sehingga tidak mudah terpengaruh paham radikal, hoax, dan hate speech.

Untuk itu Prof Fathur mengajak semua pihak untuk bertabayyun (melakukan klarifikasi) dengan media sosial dengan cara memastikan sumber informasi, kebenaran konten, serta konteks informasi yang disampaikan. Dalam setiap unggahan di medsos unggahlah konten kreatif, inspiratif, dan damai.

Dalam acara tersebut, Rektor mengapresiasi berbagai prestasi yang dicapai Fakultas Ekonomi, salah satunya menjadi Juara 1 dalam Progress Economic Sharia Competition 2018 di STIE Tazkia Bogor, Juara III dalam ajang Extraordinary Capital Market Competiton di UMY.

Selain itu Rektor melepas 54 mahasiswa Pendidikan Ekonomi, dalam program Internaional Poject 2018 FE UNNES yang akan berangkat ke Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia, pada 24 Juli 2018 mendatang.

Bayu Bagas Hapsoro (Humas FE)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 450 kali

UNNES Kirim 2 Altet Wushu ke Makao

Senin, 23 Juli 2018 | 13:58 WIB


UNNES Kirim 2 Altet Wushu ke Makao

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Prof Tandiyo Rahayu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR, Dr Heny Setyawati (dosen pelatih) melepas Wushu untuk mengikuti kejuaraan tingkat internasional di Makao, Senin (23/7) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Dekan FIK UNNES menyampaikan, tim UNNES ini akan mengikuti pertandingan The Internasional University Federation (FISU).
Kejuaraan Dunia World University Wushu Champioanship (WUWC) yang disenggarakan di Makao China berlangsung 2-5 Agustus yang diwakili Bayu Raka Putra dan Ratih Eryana Larasati ini mewakili Indonesia.

Rektor berharap, para pejuang olahraga ini untuk terus semangat pantang menyerah mengharumkan nama bangsa. Lakukanlah yang terbaik, masyarakat Indonesia akan selalu mendukung. Semoga kita mendapatkan hasil yang maksimal.

Prof Fathur mengingatkan, ikuti capaian prestasi tim Woodball UNNES yang menjadi juara pada World Cup Woodball Championship kemarin, itu dapat dijadikan modal untuk terus maju bersama berprestasi dan bereputasi di tingkat dunia di tahun 2018.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 274 kali

UNNES Lestarikan Potensi Biodiversitas Gunung Ungaran melalui Focus Group Discussion

Sabtu, 21 Juli 2018 | 0:07 WIB


UNNES Lestarikan Potensi Biodiversitas Gunung Ungaran melalui Focus Group Discussion

Sebagai universitas berwawasan konservasi, Universitas Negeri Semarang (UNNES) turut andil dalam upaya pelestarian sumber daya alam yang ada di sekitarnya. Salah satunya melalui pelestarian keanekaragaman hayati di Gunung Ungaran. Namun dalam implementasinya, masih ada berbagai permasalahan yang belum mampu teratasi. Diperlukan adanya komitmen dan dukungan dari stakeholder terkait yakni pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan perguruan tinggi.
Untuk menjembatani komunikasi antar stakeholder tersebut, Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) UNNES menginisiasi Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penelitian “Kajian Etnobiologi dalam Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Gunung Ungaran Jawa Tengah”, Jumat (20/7).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Noormans Semarang, hadir Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan (LHK), dan Kepala Dinas Perum Perhutani Provinsi Jawa Tengah, serta tokoh masyarakat Pegunungan Ungaran. Turut hadir Dr Suwiito Eko Pramono MPd, Kepala LP2M UNNES dan Prof Dr Edy Cahyono Msi, Wakil Dekan Bidang Akademik FMIPA UNNES.
Ketua tim peneliti Dr Margareta Rahayuningsih MSi mengungkapkan, konservasi tidak hanya dari segi fisik tetapi juga dari segi culture budaya. Penelitian ini merupakan langkah awal dari pelestarian bersama Gunung Ungaran yang memiliki beragam keanekaragaman hayati yang belum terekspos.
Hal tersebut sejalan dengan penuturan Kabid Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Konservasi SDA Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Ir Raharjo MP bahwa permasalahan yang ada didominasi masalah sosial.
“Tekanan yang ada dalam proses pelestarian kawasan hutan Gunung Ungaran yaitu perburuan, daya dukung habitat menurun akibat adanya kerusakan hutan dan rehabilitasi yang belum optimal,” ujarnya.
Guna mengatasi permasalahan yang ada, perwakilan tokoh masyarakat Widi Heryanto mengusulkan adanya fasilitasi & dukungan terhadap kelompok masyarakat pro-konservasi, penguatan sikap peduli masyarakat melalui pranata hukum yang jelas, melakukan revitalisasi budaya sehinga nilai potensi kearifan lokal tidak hilang serta membangun kepastian zonasi kawasan hutan Gunung Ungaran.
Supaya masukan dan informasi mampu terhimpun dengan baik, hasil kegiatan penelitian ini rencananya akan dipublikasikan dalam buku tentang Anggrek dan Burung di Gunung Ungaran.

Annisa Azizatul I & Tomi Hendra (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 936 kali

Lima Mahasiswa UNNES Ikuti KKN Kebangsaan di Lampung

Jumat, 20 Juli 2018 | 12:59 WIB


Lima Mahasiswa UNNES Ikuti KKN Kebangsaan di Lampung

Sebanyak lima mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) didampingi Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) Dr Suwito Eko Pramono MPd, Kepala Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dr M Burhan R Wijaya MPd, dan dosen pendamping lapangan Karsinah SE MSi berpamitan kepada Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rutono untuk melakukan KKN Kebangsaan di Lampung,Jumat (20/7).

Dr Suwito Eko Pramono melaporkan, KKN Kebangsaan ini merupakan program dari Dikti.

“Kelima mahasiswa UNNES akan melakukan KKN di Lampung bersama dengan perguruan tinggi lain,”jelasnya di gedung Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kelima mahasiswa itu anatara lain Ikhsanti Mukaromah program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) KKN di Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Slebah, Aziz Darmanto prodi Ilmu Politik (FH) KKN di Desa Adi Rejo Kecamatan Jabung, Lydia Sagita Septiana prodi Pendidikan Matematika (FMIPA) KKN di Desa Negara Batin Kecamatan Jabung, Luthfil Hakim prodi Akutansi (FE) KKN di Desa Muara Gading Mas Kecamatan Jabung, Fitri Putri Rizkywati prodi Ilmu Hukum KKN di Desa Jabubg Kecamatan Jabung. Semuanya di Kabupaten Lampung Timur.

Program KKN Kebangsaan akan dilaksanakan selama 30 hari, mulai 26 Juli sampai 26 Agustus 2018. Sebelumnya pada tanggal 22 sampai 25 Juli diadakan penyambutan selamat datang, pembekalan, dan pembukaan KKN Kebangsaan oleh Menristekdikti Prof Mohamad Nasir PhD Ak, dan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Dr (HC) Zulkifli Hasan SE MM.

Prof Rustono saat dipamiti berpesan agar para mahasiswa UNNES menjaga kesehatan, nama baik UNNES, dan segera pulang jika sudah selesai melaksanakan KKN untuk menyelesaikan studi.

“Hanya ada dua ilmu di dunia ini yaitu ‘Bahasa dan Matematika’ untuk itu pergunakan bahasa yang benar saat melakukan pergaulan, lebih lebih di tempat menjalankan KKN Kebangsaan yang baru kalian kenal nanti”.

“Sekali lagi jagalah nama baik harum UNNES ini, syukur bisa menjadi contoh oleh perguruan tinggi lain,” ujar Prof Rustono.


Penulis: Sihono Dibaca : 464 kali

Rektor Lepas Tim Woodball UNNES Ikuti Kejuaraan Internasional di Malaysia dan Thailand

Kamis, 19 Juli 2018 | 12:08 WIB


Rektor  Lepas Tim Woodball UNNES Ikuti Kejuaraan Internasional di Malaysia dan Thailand

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Prof Tandiyo Rahayu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr Taufik Hidayah MKes, Moch Senoadji K MPd dan Drs Kriswantoro MPd (dosen pelatih) melepas Tim Woodball untuk mengikuti kejuaraan tingkat internasional di Malaysia dan Thailand, Rabu (18/7) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Moch Senoadji K MPd dosen pelatih melaporkan, tim UNNES ini akan mengikuti pertandingan cabang single stroke kompetition, tim stroke kompetition, dan singgle Vaerway, kejuaraan dunia woodball di Malaysia dan Thailand.

Kejuaraan Dunia Woodball Mahasiswa Ke-6 (6th IWbF World University Woodball Championship 2018) yang disenggarakan di Kuala Lumpur Malaysia berlangsung 19-24 Juli ini Tim UNNES mewakili Indonesia.

Sedangkan untuk kejuaraan 8th World Cup Woodball Championship dilaksanakan 24-30 Juli di Chiang May – Thailand Tim UNNES (Ahris Sumariyanto, Wisnu Wicaksono, Ika Yulianingsih, Dwi Tiga Putri, dan Ahmad Faqih) juga mewakili Indonesia.

Prof Fathur Rokhman sangat mengapresiasi mahasiswa dan dosen UNNES go internasional. Ini semakin menguatkan posisi UNNES 2018 sebagai tahun internasionalisasi.

“Bertandinglah dengan semangat, jujur, sportif, jaga kesehatan, dan kibarkanlah Sang Merah Putih di Internasional, sebab tim Woodball UNNES ini ditunjuk untuk mewakili Indonesia,” pesan Prof Fathur.

Prof Fathur mengingatkan, capaian prestasi Woodball 2017 dan tahun-tahun sebelumnya dapat dijadikan modal untuk terus maju bersama berprestasi dan bereputasi di tingkat dunia di tahun 2018 dan tahun-tahun mendatang.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 459 kali

Yuswo Supadmo Ketua Dewan Pimpinan IARMI Komisariat Batalyon 902 UNNES

Kamis, 19 Juli 2018 | 9:37 WIB


Yuswo Supadmo Ketua Dewan Pimpinan IARMI Komisariat Batalyon 902 UNNES

Dr Yuswo Supadmo MKes kembali menjadi Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARMI) Komisariat Batalyon 902 Universitas Negeri Semarang (UNNES) periode 2018-2021.

Upacara pelantikan dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan IARMI Kota Semarang, Dr Nur Rochaeti SH MHum sebagai inspektur upacara, Sabtu (14/7) di Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Kampus Sekaran Gunung Pati.

Dr Nur Rochaeti menyampaikan, kegiatan alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) tentu tidak terlepas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Pada bidang pendidikan, IARMI siap melakukan publik education dalam upaya pemberdayaan masyarakat maupun meningkatkan kemampuan anggotanya untuk kualitas yang lebih baik.

Kemudian pada bidang penelitian, IARMI siap memberikan konstribusi bagi masyarakat berkaitan dengan ide-ide yang bisa dipertanggungjawabkan berdasarkan pengalaman, penelitian yang telah dilakukan dalam bidangnya.

Sedangkan pada bidang pengabdian, IARMI sebagai warga masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya, tanggungjawab sebagai warga negara yang siap mendharmabaktikan kemampuan akademik serta keterampilan yang dimiliki masyarakat.

Nur Rochaeti berpesan agar alumni Menwa dapat berkontribusi dan siap berpartisipasi aktif dan berkoordinasi dalam gerak langkah Program Pembangunan, berdasarkan Rencana Strategis Pemerintah Kota Semarang.

Hadir Koordinator UKM Minat dan Kegemaran, Drs Kusmuriyanto MSi, dan beberapa alumni Menwa diantaranya Ridwan, Sjafrudin Djoko HN, dan Ngudiana.

Kegiatan dilanjutkan ceramah oleh Ustad Choirul Amin menyampaikan tentang pentingnya menjalin silaturahmi kepada Allah SWT maupun sesama manusia, dan diakhiri Halal Bihalal dan foto bersama antar Alumni Menwa UNNES, tamu undangan, dan seluruh anggota aktif.

Ketua Panitia kegiatan Rudi Salam SPd MPd menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka pelantikan dan halal bihalal untuk merekatkan silaturahmi alumni Menwa dan anggota aktif.

 

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 362 kali

PKM-M Drama Live Communication untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Kamis, 19 Juli 2018 | 9:00 WIB


PKM-M Drama Live Communication untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Pengenalan Purwacarita (khususnya wayang Pandhawa) untuk anak-anak berkebutuhan khusus di MILB YKTM Budi Asih Semarang telah dilakukan oleh TIM PKM bidang Pengabdian Masyarakat yang diketuai oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa UNNES. Kegiatan yang dimulai sejak Mei 2018 ini mampu memikat siswa untuk menonton wayang di luar sekolah.

Mahasiswa PKM-M ini memulai kegiatan dalam wujud sosialisasi tokoh wayang Pandhawa yang diindikasi lebih dikenal secara umum oleh peserta didik dan guru. Asumsinya, penguatan karakter cinta wayang akan lebih cepat dibangun, jika lingkungan sekitar siswa ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) ini memiliki respons positif yang sama terhadap wayang. Tentu saja, kegiatan ini telah diberi keleluasaan berkegiatan oleh Kepala Sekolah MILB YKTM Budi Asih Semarang. Berbantuan berbagai media –misalnya boneka wayang dan film animasi, sosialisasi berupa pengenalan wayang dan ceritanya dilakukan secara bertahap dan terevaluasi.

Kegiatan pentas wayang kontemporer yang dilakukan pada bulan Ramadan juga memberikan nuansa berbeda pada psikologi siswa. Ujar Indra Ari Wibowo, “pengenalan wayang kulit menurut saya adalah kegiatan positif bagi anak-anak untuk lebih mampu mempelajari nilai-nilai positif yang ada di dalamnya.” Tentu saja, dalam setiap kegiatan, Indra selaku kepala sekolah selalu hadir dan mengikuti proses pengabdian yang dilakukan para mahasiswa. Bahkan, guru pada sekolah ini pun berantusias mengikuti kegiatan pentas wayang live yang diselenggarakan di aula sekolah. Acara yang ditutup dengan berbuka dan shalat magrib bersama ini menjadi kegiatan yang meriah. Kemeriahan tersebut ditandai antusiasme siswa dan wali siswa yang menikmati pentas wayang kontemporer dengan tajuk ‘Kenal Wayang Pandhawa’ itu.

Penguatan akhir terhadap seni Pewayangan, para siswa diajak untuk melihat pentas wayang secara langsung pada tempat yang kondusif untuk anak-anak. Pada Laboratorium Teater Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, pergelaran wayang kulit yang diselenggarakan oleh mahasiswa mata kuliah Sastra Pewayangan dimanfaatkan oleh mahasiswa PKM-M untuk memberi penguatan lebih lanjut untuk mereka. Siswa yang hadir pun menikmati kegiatan ini sampai dengan selesai acara, pukul 22.00 WIB. Rencana, kegiatan penguatan kemampuan mandiri siswa dalam mengapresiasi khasanah budaya wayang kulit akan terus dilakukan, walaupun kegiatan ini telah selesai. Wujud habituasi ini diharapkan mampu menghasilkan prestasi dan memberi bekal kemandirian siswa ABK untuk dapat menggunakan budaya sebagai sarana komunikasi lebih luas.


Penulis: Sihono Dibaca : 323 kali

Rektor Luncurkan Pusat Kajian Budaya Pesisir

Rabu, 18 Juli 2018 | 14:01 WIB


Rektor Luncurkan Pusat Kajian Budaya Pesisir

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Fathur Rokhman MHum meluncurkan Pusat Kajian Budaya Pesisir Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dalam acara Seminar Akademik Konservasi Budaya Pesisir yang digelar di Dekanat FBS, Rabu (18/7). Kegiatan diikuti oleh dosen dan mahasiswa dari UNNES dan kampus lainnya.

Seminar tersebut menghadirkan pembicara budayawan D Zawawi Imron, dalang muda asal Rembang Ki Sigid Ariyanto SSn, antropolog yang juga dosen UNNES Moh Yasir Alimi PhD, dan peneliti seni pesisir yang juga dosen UNNES Dr Agus Cahyono. Seminar dimoderatori oleh dosen FBS Dr Zaim Elmubarok.

Ketua Pusat Kajian Budaya Pesisir FBS Dr Triyanto MA mengatakan belakangan ini muncul banyak sikap intoleran di tengah masyarakat, ingin menang sendiri, bahkan saling menghasut dan memfitnah. “Oleh karena itu kami ingin  berusaha untuk mengungkapkan kearifan lokal kembali. Bahwa banyak hal yang bisa kita teladani dari nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal, termasuk dari budaya pesisir,” ujarnya.

Untuk itu, Triyanto berharap  seminar ini dapat mengungkap nilai-nilai budaya pesisir yang relevan sesuai konteks zaman. UNNES memiliki perhatian terhadap budaya pesisir karena secara strategis berada di wilayah pesisir. Selain itu, penelitian atas budaya yang berpusat pada negarigung, yaitu keraton sebagai pusat kebudayaan, sudah banyak dilakukan.

Dekan FBS Prof Agus Nuryatin mengatakan, kegiatan ini juga untuk menyongsong Bulan Bahasa pada bulan Oktober nanti. Gagasan untuk membuat Pusat Kajian Budaya sudah muncul dua tahun yang lalu melalui seminar dan penelitian. Dekan meminta agar pusat kajian ini memberi kontribusi positif terhadap ilmu pengetahuan.

Menurut Rektor, sebuah perguruan tinggi akan dikenal luas karena kontribusi keilmuan para dosen di dalamnya. Ia terus mendorong agar dosen mengasah dan memberi kontribusi itu dalam berbagai forum ilmiah.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 371 kali

FE UNNES Selenggarakan International Conference on Economics, Business, and Economic Education Science

Rabu, 18 Juli 2018 | 13:19 WIB


FE UNNES Selenggarakan International Conference on Economics, Business, and Economic Education Science

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (FE UNNES) menyelenggarakan International Conference on Economics, Business, and Economic Education Science (ICE-BEES) 2018, selama dua hari Selasa dan Rabu (17-18/7/2018) di Hotel Grasia Semarang.

Ketua Panitia Andryan Setyadharma PhD melaporkan, peserta International Conference ini tercatat ada sekitar 130 peserta dengan 112 pemakalah, yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Termasuk diantaranya tujuh pemakalah dari Malaysia.

Kegiatan ini hasil kerjasama dengan Universiti Teknologi MARA, Malaysia mengangkat tema tentang “Deliberations on Business and Education Practices toward Internationalisation” dengan 4 subtema di bidang Akuntansi, Manajemen, Ilmu Ekonomi, dan Pendidikan Ekonomi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para peneliti baru atau muda untuk membangun hubungan yang kuat dengan para peneliti yang berpengalaman sehingga artikelnya dapat dimuat di jurnal nasional maupun internasional.

Saat ini FE UNNES sudah memiliki  8 jurnal ilmiah (Jurnal Dinamika Manajemen, Management Analysis, Journal, Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, Economics Development Analysis Journal, Jurnal Dinamika Akuntansi, Accounting Analysis Journal, Dinamika Pendidikan, dan Economic Education Analysis Journal). Dari 8 jurnal itu, 5 diantaranya sudah terakreditiasi nasional.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka kegiatan menyampaikan, saat ini animo dosen di Indonesia untuk melakukan publikasi ilmiah mengalami peningkatan. Sebab publikasi ilmiah sudah menjadi keharusan bagi dosen untuk bisa naik ke jenjang karir yang lebih tinggi. Untuk mencapai jenjang Guru Besar misalnya, disyaratkan seorang dosen selain memiliki pendidikan S3, juga memiliki publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi.

Alhamdulillah, dari tahun ke tahun jumlah jurnal internasional bereputasi yang terpublikasikan mengalami peningkatan cukup signifikan. 2016 silam hanya ada sekitar 260 jurnal, meningkat menjadi 380 jurnal di 2017, dan tahun ini setidaknya bisa tercapai sekitar 450 jurnal.

Pada 2019 mendatang, kami targetkan sudah ada 500 jurnal internasional bereputasi yang terpublikasikan. Kami optimis bisa mencapainya dan memang telah menjadi komitmen bersama di civitas akademika UNNES.

Hadir sejumlah pembicara diantaranya Associate Prof Dr Shafinar Ismail dari Universiti Teknologi MARA Melaka Malaysia, Nadine Sulkowski (University of Gloucestershire Inggris), Prof Neil Towers (University of Gloucestershire Inggris), Prof Tai Wan-Ping (Cheng Shiu University, Taiwan), dan Indah Fajarini SW PhD (UNNES). Turut hadir pula Dekan FE Drs Heri Yanto MBA PhD, Wakil Dekan, Dosen, beserta jajaran di lingkungan UNNES.

 

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 377 kali

Lelagon Dolanan Mulai Ditinggalkan, Mahasiswa UNNES Kembali Melatihkan

Rabu, 18 Juli 2018 | 8:33 WIB


Lelagon Dolanan Mulai Ditinggalkan, Mahasiswa UNNES Kembali Melatihkan

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni yang tergabung dalam Tim PKM bidang Pengabdian Masyarakat memberi pelatihan lelagon dolanan anak banyumasan untuk anak-anak di di Desa Somakaton, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, belum lama ini.

Berdasar keterangan yang diterima unnes.ac.id, selama tiga bulan, mahasiswa telah berlatih bersama sanggar di Desa Somakaton. Kegiatan pelatihan tembang dolanan ini dimulai pada 28 Mei 2018. Kegiatan tersebut diakhiri dengan pentas apresiasi drama musikal Si Bang Domas. Pemilihan pelatihan tembang dolanan dilakukan karena seni tembang dolanan yang diperuntukkan untuk kehidupan anak-anak sudah mulai ditinggalkan. Harapannya, warisan leluhur yang mengandung nilai dan kearifan ini mampu digemari lagi.

Sosialisasi kegiatan ini dilakukan di balai kampung. Lelagon dolanan yang disosialisasikan adalah Ricik-Ricik Banyumasan, Lepetan,Jonjang Lithong, Enggal Tangi, Lambang Sari Kenyol, dan lainnya. Harapan atas kegiatan ini adalah penguatan daya pikir dan karakter anak mulai terbentuk melalui apresiasi terhadap budaya leluhur. Selain itu, melalui kegiatan ini, pewarisan budaya dalam bentuk lelagon dolanan khas Banyumas dapat direalisasikan, yang dimulai dari dalam wujud pengenalan.

Puncak kegiatan pengabdian pengenalan lelagon dolanan banyumasan adalah pengajaran drama untuk pentas bertajuk  Si Bang Domas. Kegiatan ini dilakukan 30 Juni 2018 di SD N 1 Mengangkang. Para penonton yang hadir meliputi orang tua dan warga sekitar. Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak Desa Somakaton lebih mencintai budaya Jawa.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 327 kali

Mahasiswa UNNES Telusuri Kebhinekaan dalam Keberagaman di Pulau Karimunjawa

Selasa, 17 Juli 2018 | 18:09 WIB


Mahasiswa UNNES Telusuri Kebhinekaan dalam Keberagaman di Pulau Karimunjawa

Karimunjawa merupakan sebuah kepulauan yang terletak di sebelah utara Pulau Jawa. Kepulauan ini dihuni oleh kurang lebih 100.000 jiwa yang tersebar di lima pulau. Penduduknya terdiri dari beragam suku, yakni Suku Jawa, Suku Madura, Suku Bugis, Suku Banjar dan Suku Bajau.

Uniknya, meskipun terdapat beragam perbedaan antara suku-suku tersebut tidak lantas tercipta konflik. Ternyata, selain memiliki keindahan alam yang menyejukkan mata, kepulauan ini juga memiliki suatu bentuk keindahan lain yang terwujud sebagai kebhinekaan dalam keberagaman.

Latar belakang tersebut menjadi alasan bagi tim Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) beranggotakan Nailul (ketua), Rena dan Dhika, untuk melakukan penelitian di Kepulauan Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, kabupaten Jepara.

Penelitian ini berfokus pada lima kebudayaan di Pulau Karimunjawa yang hidup berdampingan dalam harmonisasi kesukuan tanpa ada konflik satu sama lain. Tim yang didampingi oleh Andi Irwan Benardi ini pun telah membuktikan bahwa keberagaman bukan sebatas jargon yang hanya di gaung-gaungkan oleh para leluhur kita.

“Disini walaupun sukunya macam-macam ya dek, kami tidak memiliki berbagai macam masalah. Jawa, Madura, Bugis semua itu sama. Kami semua rukun, saling gotong royong dan sadar kalau kami itu merupakan saudara sebangsa dan setanah air,” tutur bapak Lurah Desa Karimunjawa.

Dengan adanya Program ini, diharapkan Pulau Karimunjawa dapat menjadi salah satu ikon keberagaman dan kerukunan suku di Indonesia yang kelak menjadi daerah percontohan bagi daerah-daerah atau bahkan negara-negara lain di dunia.

Selanjutnya, hasil penelitian  yang berlangsung pada (28/5) ini akan dimuat dalam bentuk artikel ilmiah dan video dokumenter. Video dokumenter dapat diakses melalui tautan berikut https://www.youtube.com/watch?v=Yw1HQk40xHs .

Dwi H. & Annisa A.Z. (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 351 kali

Gelar Student Conference, Psikologi UNNES Tingkatkan Publikasi Ilmiah

Selasa, 17 Juli 2018 | 13:47 WIB


Gelar Student Conference, Psikologi UNNES Tingkatkan Publikasi Ilmiah

Pada hari Rabu, 26 Juli 2018, berlangsung student conference di Jurusan Psikologi Universitas Negeri Semarang (Unnes). Mengusung nama The 1st Academic Conference of Psychological Issues (ACPI 2018), konferensi tersebut difokuskan pada tema besar “On Social Psychology of Education” dengan ekstensi sub-topik pada psikologi media, psikologi politik, psikologi indigenous, psikologi lintas budaya, psikologi forensik, hingga psikologi lingkungan.

Tampil dalam konferensi tersebut adalah para mahasiswa yang mempresentasikan hasil riset masing-masing. Di antaranya adalah Atikah. Mahasiswa psikologi Unnes angkatan 2015 tersebut mempresentasikan artikel tentang “Social comparison pada Instagram users di kalangan mahasiswa”. Riset lain yang juga menarik misalnya “Faktor-faktor yang mempengaruhi kebahagiaan mahasiswa yang” di investigasi oleh Anis Tiharoh. Dan masih banyak lagi topik lainnya.

Nuke Martiarini, S.Psi., M.A., dosen mata kuliah Isu-isu psikologi sosial menjelaskan, student conference tersebut adalah format ujian akhir semester (UAS) bagi mata kuliah Isu-isu psikologi sosial.

Dalam mata kuliah tersebut, mahasiswa ditugaskan untuk membuat riset dengan mengeksplorasi berbagai tema Psikologi sosial dalam bidang pendidikan. Selain sebagai kewajiban akademik siswa, pelaksanaan student conference juga diharapkan turut meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian bagi civitas psikologi Unnes.

Sedangkan Abdul Haris Fitri Anto, S.Psi., M.Si., tim pengampu mata kuliah Isu-isu psikologi sosial menambahkan, output mata kuliah ini tidak hanya praktik riset dan presentasi hasil saja. Lebih jauh, artikel-artikel terpilih akan diterbitkan dalam jurnal ilmiah INTUISI, sedangkan artikel-artikel riset seluruhnya dipublikasikan dalam conference proceeding 1st ACPI 2018.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 314 kali

Seli Inayati Mahasiswa UNNES Juara 1 Tingkat Nasional Pidato Bahasa Jepang

Selasa, 17 Juli 2018 | 10:02 WIB


Seli Inayati Mahasiswa UNNES Juara 1 Tingkat Nasional Pidato Bahasa Jepang

Seli Inayati mahasiswa semester 4 program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi juara 1 tingkat nasional pada ajang lomba bergengsi Pidato Bahasa Jepang, Sabtu, 14 Juli 2018 di Auditorium Kemristekdikti, Gedung D Lantai 2, Senayan, Jakarta

Seli, kepada reporter unnes.ac.id menyampaikan, lomba Pidato Bahasa Jepang bagi mahasiswa dan umum Tingkat Nasional yang ke-47  ini diselenggarakan oleh The Japan Foundation Jakarta bekerja sama dengan Perhimpunan Alumni Jepang (Persada), Kementerian Riset Teknologi, Jakarta Japan Club, dan Japan Overseas Enterprises Association.

Pemenang pertama dan kedua pada lomba kali ini selain mendapat piala dan hadiah dari pendukung acara, akan dicalonkan untuk program kunjungan ke Jepang antara lain mewakili Indonesia dalam acara “Asean Speech Contest” di Tokyo.

Lomba pidato ini merupakan rangkaian acara peringatan 60 tahun hubungan diplomasi Jepang-Indonesia. Lomba diikuti 14 orang mahasiswa bahasa Jepang dan umum yang merupakan pemenang lomba pidato Bahasa Jepang Tingkat Daerah dari wilayah Sumatra Utara & Aceh, Sumatra Barat & Riau, Jabodetabek, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi (Sulawesi Utara & Sulawesi Selatan).

Acara lomba pidato ini disponsori oleh Japan Airlines, Jakarta Japan Club (JJC), PT. Panasonic Manufacturing Indonesia, Beautylabo (PT Hoyu Indonesia), Penerbit Kesaint Blanc, serta didukung oleh Kedutaan Besar Jepang di Jakarta & Japan Overseas Enterprises Association (JOEA), Jepang.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 563 kali

Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pertahankan Akreditasi A

Selasa, 17 Juli 2018 | 8:00 WIB


Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pertahankan Akreditasi A

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Negeri Semarang (Unnes) mempertahankan akreditasi unggul (A).

Hasil akreditasi ini tertuang dalam SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) Nomor 1757/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2018.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Dr Haryadi MPd menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung Prodi PBSI sehingga dapat mempertahankan akreditasi unggul tersebut.

Sebagaimana diketahui, pada 2013 Prodi PBSI juga telah mendapatkan akreditasi A. Akreditasi yang sama juga diperoleh Prodi PBSI pada periode sebelumnya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat. Akreditasi A menunjukkan bahwa program studi berkomitmen menjaga kualitas mutu.

Akreditasi A yang diraih Prodi PBSI menjadi bagian dari komitmen universitas untuk memberikan  pelayanan akademik dan nonakademik yang prima kepada masyarakat.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 477 kali

164 Tim PKM dari 13 Perguruan Tinggi di Monitoring dan Evaluasi Tim Kemenristek Dikti

Senin, 16 Juli 2018 | 14:22 WIB


164 Tim PKM dari 13 Perguruan Tinggi di Monitoring dan Evaluasi Tim Kemenristek Dikti

 

Sebanyak 164 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 bidang  perguruan tinggi di monitoring dan evalusi oleh tim Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Kegiatan selama 2 hari Senin-Selasa (16-17/7) dipusatkan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) kampus Sekaran Gunungpati.

Ke 164 Tim PKM dari 13 perguruan tinggi yakni UNNES 108 tim, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) 23 tim, Universitas Semarang (USM) 6 tim, Universitas Wahid Hasim (Unwahas) Semarang 5 tim, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga 5 tim, Universitas Katolik Soegiapranata (Unika) Semarang 5 tim, Universitas Pekalongan (Unikal) 4 tim.

Kemudian, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (Stifar) Semarang 4 tim, Universitas Panca Sakti (UPS)  Tegal 3 tim, Untag Semarang (1 tim), Politeknik Harapan Bersama Tegal (1 tim), Universitas Ngudi Waluyo Semarang (1 tim), dan Universitas Darul Ulum Center Sudirman Semarang (1 tim).

Hadir reviewer Dr Made Pramono SS MHum, Sopingi SSos MPd, Dr Hermanto SPd MPd, Uke Prayogo, dan Ika Sari.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo saat membuka kegiatan menyampaikan, sekarang merupakan era disrupsi maka kreativitas itu akan tampil menjadi pemenang.

“Disuasana manapun kreativitas itu akan menjadi pemenang, dan itu perlu dilatih,” tegas Prof Fathur.

Prof Fathur juga mengemukakan, hasil monitoring dan evaluasi PKM ini turut menentukan ke  Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Untuk itu, siapa saja nanti yang program kreativitasnya bagus bisa lolos menuju ke PIMNas ke 31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 2018 ini, pungkas Prof Fathur.

Dr Hermanto mewakili tim reviewer menyampaikan, tim reviewer ini ditugasi untuk mencari tahu sudah sejauh mana program kegiatan PKM di 13 perguruan tinggi ini dilaksanakan yakni dengan cara tiap-tiap kelompok PKM mempresentasikan hasil karyanya sebagai laporan akhir dan kemajuan pelaksanaan program.

Jika ada salah satu peserta ini tidak melaporkan (mengunggah) ke Dikti sebagai pertanggungjawaban, maka ini sebagai catatan khusus untuk perguruan tinggi yang bersangkutan. Untuk itu mari saling mengingatkan untuk kelancaran pelaksanaan program ini.

 

 

 


Penulis: Sihono Dibaca : 388 kali

Peduli Disabilitas, Mahasiswa UNNES Ciptakan Dompet Pendeteksi Uang bagi Tunanetra

Senin, 16 Juli 2018 | 8:17 WIB


Peduli Disabilitas, Mahasiswa UNNES Ciptakan Dompet Pendeteksi Uang bagi Tunanetra

Kreativitas dan inovasi tak pernah hilang dari diri mahasiswa. Ialah tiga mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang terdiri dari Rizky Ajie Aprilianto, Oky Putra Pamungkas, dan Nur Anita, telah berhasil menciptakan sebuah dompet pendeteksi uang yang diperuntukkan bagi penyadang disabilitas tunanetra.

Sebuah alat yang dinamai IDOPU, atau Inovasi Dompet Pendeteksi Uang tersebut dilatarbelakangi oleh kepedulian mereka terhadap teman-teman tunanetra yang saat ini hanya menggunakan blind code pada uang untuk mengetahui nominalnya.

Ketua Tim Ajie menjelaskan, alat tersebut diciptakan menggunakan sebuah microcontroler, dua sensor warna, mini mp3 modul player dan kombinasi antara mini LED UV dengan sensor cahaya serta LED RGB.

“Berbeda dengan alat bantu deteksi uang yang telah banyak diciptakan sebelumnya. Selain nominal uang, IDOPU juga mampu mendeteksi keaslian uang menggunakan kombinasi mini LED UV” ungkap Mahasiswa Berprestasi  Utama (Mawapres) Fakultas Teknik tersebut.

Alat ini, tambahnya, dibagi menjadi dua bagian, bagian pertama untuk meletakan uang seperti dompet pada umumnya, dan bagian kedua untuk proses scanning uang. Agar mempermudah penggunaanya, uang dapat diletakan di bagian scanning dengan empat posisi. Jika proses scanning telah selesai, IDOPU akan berbunyi sesuai dengan nominal uang tersebut. Namun jika uang terdeteksi palsu, maka langsung ada nada peringatan.

Inovasi dompet pendeteksi uang ini merupakan hasil Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC) yang berhasil memperoleh hibah pendanaan tahun 2018 dari Kemenristekdikti.

Keunggulan lain yang ditawarkan IDOPU adalah fasilitas pengisian daya baterai smartphone. Ajie dan tim menyadari, di era revolusi industri 4.0 saat ini smartphone telah menjadi bagian dari kehidupan, tak terkecuali bagi sebagian teman-teman tunanetra di Indonesia.

IDOPU mendapat sambutan baik saat diujikan di Yayasan Komunitas Sahabat Mata Semarang. “Pembuatan inovasi dompet ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa untuk kami (teman-teman tunanetra)” papar Basuki selaku pimpinan di yayasan tersebut. Basuki berharap, inovasi-inovasi yang ditujukan bagi tunanetra terus dilakukan dan mendapat perhatian pemerintah sehingga kedepannya dapat bermanfaat secara luas.

Dwi Hermawan (student staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 523 kali

Emtek Goes To Campus (EGTC) Kembali Hadir di UNNES

Senin, 16 Juli 2018 | 8:08 WIB


Emtek Goes To Campus (EGTC) Kembali Hadir di UNNES

Sebuah kegiatan yang memadukan edukasi dan entertainment ini digagas EMTEK media group yang diantaranya menaungi stasiun televisi SCTV dan Indosiar, serta KKM online tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Negeri Semarang, mulai Selasa – Kamis (17-19/07/2018).

Emtek Goes To Campus Jadi Sarana Mahasiswa Mengenal Dunia Media Semarang sendiri dipilih menjadi kota ke-1 dari rangkaian roadshow EGTC 2018.

EGTC ini bertujuan memperkenalkan dan mendekatkan EMTEK media group kepada generasi milenia. Tetapi juga memberikan edukasi dan berbagi pengetahuan antar praktisi khususnya para mahasiswa.

Hari Pertama, Selasa 17 Juli 2018 akan diisi dengan Graduate Mentorship Program yang diisi langsung oleh HR Emtek Group. Kamu juga bisa mengikuti Journalism Workshop yang akan diisi oleh para pembicara berpengalaman dari KapanLagi Youniverse.

Nah, yang serunya lagi, kamu bisa mengikuti News Presenter Competition yang diadakan oleh Fokus Indosiar dan Liputan 6 SCTV dengan hadiah jutaan.

Hari Kedua dan Ketiga, Rabu dan Kamis 18-19 Juli 2018 ada banyak pembicara yang siap membagikan pengalaman dan rahasia sukses mereka. Mereka adalah Dirut Indosat Ooredoo Joy Wahjudi, CO-Founder & President Bukapalak Muhammad Fajrin Rasyid, Motivator Tung Desem Waringin, Direktur Programming SCM Harsiwi Achmad, Panji Pragiwaksono, serta Aktor/Enterpreneur Dude Herlino.

Tak hanya itu, EGTC 2018 juga akan kedatangan para pemeran “Buffalo Boys” seperti Pevita Pearce dan Yoshi Sudarso. Tak lupa, akan ada hiburan dari Virgoun dan para komika, serta Campus Market yang pastinya bakalan rame banget.

Untuk pendaftran secara online dapat dilakukan di https://emtekgoestocampus.com/participant/create?


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 1.035 kali

Mahasiswa Jurusan Biologi UNNES Bantu Tuna Rungu Dalam Bermusik

Senin, 16 Juli 2018 | 5:23 WIB


Mahasiswa Jurusan Biologi UNNES Bantu Tuna Rungu Dalam Bermusik

Beberapa waktu yang lalu Mahasiswa jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Universitas Negeri Semarang (UNNES) didorong untuk terus menunjukkan kepedulian sosial. 

Hal nyata yang telah ditunjukkan adalah dengan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut telah berhasil dilaksanakan dengan baik oleh tim penerima hibah Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tahun 2018 yang terdiri dari Erlinda Afra Maulana, Novita Ayu Lestari, Muhammad Azka Fikri, dan Wahyu Yabuar Rizky.

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SLB – B Swadaya Semarang. Pemilihan sekolah dilakukan dengan landasan bahwa siswa SLB – B merupakan siswa tuna rungu yang memiliki kesulitan dalam belajar musik. Padahal musik memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan fisik dan emosional anak didik. Perlu dibuat suatu skema pembelajaran atau bantuan alat agar siswa tuna rungu dapat belajar alat musik. Selama ini, hal yang umum dilakukan oleh guru adalah dengan menggunakan alat bantu dengar atau dengan berusaha menceritakan bagaimana musik itu.

Erlinda dan kawan – kawan telah membuat pelatihan penggunaan alat pianika yang dihubungkan dengan lampu berwarna menjadi suatu bentuk pembelajaran musik yang menyenangkan bagi siswa tuna rungu di SLB – B Swadaya Semarang.  Dengan pianika yang selanjutnya disebut sebagai “Lampu Warna Bernada”, siswa tuna rungu dapat menikmati musik secara visual. Setiap warna yang keluar pada saat siswa membunyikan pianika menjadi representatif satu nada tertentu.

Imajinasi musik siswa lebih terbantu dengan adanya warna. Perbedaan warna untuk setiap nada memberikan informasi baru bagi siswa bahwa irama itu disusun oleh berbagai nada, bukan hanya satu nada. Siswa jadi lebih memahami bahwa musik itu beragam dan indah.

Pelatihan berlangsung secara interaktif. Dengan bantuan guru, siswa bertanya banyak hal kepada para pengabdi, terutama bagaimana warna itu mewakili nada tertentu. Siswa juga tampak tidak sabar untuk menanti giliran praktik penggunaan alat yang dibuat. Pada awalnya, siswa canggung karena tidak tahu musik, tapi lama kelamaan, siswa dapat memainkannya dengan halus seolah – olah mereka mendengarkan nada.

Suatu poin penting dari pelatihan ini adalah bahwa siswa kesulitan pada saat harus meniup pianika, karena mungkin ini pertama kalinya bagi mereka untuk memainkan pianika. Secara tidak langsung, siswa juga melatih indera penglihatan dan organ yang berkaitan dengan kemampuan bicara yang jarang mereka gunakan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pengabdian kepada masyarakat dengan pelatihan “Lampu Warna Bernada” merupakan kegiatan yang tidak hanya menarik dan inovatif tetapi juga bermanfaat bagi perkembangan anak didik siswa SLB -B.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 213 kali

Mahasiswa UNNES Temukan Kearifan Lokal Dapat Mengurangi Laju Erosi

Minggu, 15 Juli 2018 | 22:00 WIB


Mahasiswa UNNES Temukan Kearifan Lokal Dapat Mengurangi Laju Erosi

Laju erosi yang semakin tinggi apabila dibiarkan dapat menyebabkan longsor yang mengancam jiwa dan mengakibatkan bencana alam yang lebih parah. Salah satu pengaruh laju erosi yaitu kearifan lokal yang dilakukan petani dalam mengelola lahan pertanian, apalagi wilayah Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati memiliki lahan yang miring.

Hal itulah yang mendorong mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Program Kreativitas Mahasiswa Sosial Humaniora (PKM-PSH) 2018 beranggotakan Nur ‘Izzatul Hikmah, Lu’lu’il Munawaroh dan Tegar Nugraha Satya Wibawa meneliti kearifan lokal para petani di Kelurahan Sekaran yang dapat mengurangi laju erosi.

Pertama para petani menginjak-injak tanah untuk memadatkan tanah, kemudian menaruh sisa-sisa dedaunan dan rerumputan pada lahan pertanian sekaligus menabur abu bekas kayu bakar di sawah. Setelah itu batu-batu disusun pada lahan pertanian yang miring.

Tim yang dibimbing oleh Ariyani Indrayati SSi MSc ini berhasil membuat alat pengukur laju erosi yang diberi nama cynometer beserta modul pembuatannya. Tak hanya itu, peta tingkat bahaya erosi juga mereka buat. Peta ini dapat dijadikan sebagai bahan kebijakan dalam mengolah tanah untuk mengurangi laju erosi, terutama di Kelurahan Sekaran.

Tidak mengherankan jika penelitian ini mendapatkan review yang bagus di Seminar Nasional Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta 2018. Reviewer yang berasal dari Universitas Gajah Mada menilai, temuan terkait kearifan lokal terhadap pelestarian sungai dalam suatu ekosistem, layak menjadi rujukan daerah aliran sungai yang lain.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 296 kali

Pastikan SM UNNES Berjalan Lancar, Rektor UNNES Lakukan Monitoring

Minggu, 15 Juli 2018 | 18:15 WIB


Pastikan SM UNNES Berjalan Lancar, Rektor UNNES Lakukan Monitoring

Rektor Uniuversitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum memantau pelaksanaan seleksi mandiri (SM) UNNES, Minggu (15/7). Sejumlah 9.291 peserta mengikuti tes tertulis di beberapa lokasi, yaitu di SMAN 3 Semarang, UPGRIS, SMAN 12 Semarang, SMPN 5 Semarang, dan SMAN 6 Semarang.

Selain itu, SMA/SMK Teuku Umar, Universitas Wahid Hasyim, UNNES Kampus Sekaran, dan Pascasarjana UNNES.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman meninjau pelaksanaan Seleksi Mandiri di Fakultas Bahasa dan Seni. Kepada para peserta ia menghimbau agar mengerjakan soal ujian dengan teliti dan optimis.

Prof Fathur berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan baik dan lancar sehingga bisa lolos sesuai targetnya masing-masing.

Pada saat yang sama, pimpinan universitas lain juga meninjau tes di lokasi tes lain. Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono meninjau di Fakultas Ilmu Pendidikan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR meninjau tes di Fakultas Teknik . Adapun Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof YL Sukestiyarno meninjau tes di Fakultas Hukum.

Tes akan dilanjutkan pada Senin (16/7) dengan tes keterampilan bagi peserta yang memilih program studi olahraga dan seni.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 314 kali

Mawapres Utama UNNES Raih Predikat Penyaji Terbaik di Pilmapres Nasional 2018

Minggu, 15 Juli 2018 | 13:22 WIB


Mawapres Utama UNNES Raih Predikat Penyaji Terbaik di Pilmapres Nasional 2018

Faoziah Arumi, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan 2015  berhasil meraih predikat sebagai penyaji terbaik atau best presenter dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2018. ‎

Arumi menyabet predikat tersebut dengan karya tulisan ilmiahnya yang bertajuk Indonesia Bersastra.

Pilmapres Nasional 2018 diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti. Pengumuman juara dilaksanakan di Surakarta pada Rabu (11/7).

Tahun ini, Pilmapres mengusung tema sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi serta berkarakter yang siap memasuki era revolusi industri 4.0 dengan agenda acara berlangsung sejak Senin hingga Kamis (9-12/7).

Para peserta Pilmapres berjuang dalam mempresentasikan dan mempertahankan karya ilmiahnya yang dititikberatkan pada pemanfaatan teknologi informasi maupun pengembangan hasil inovasi yang dapat didiseminasikan secara luas.

Pada tahap awal, Pilmapres Nasional 2018 diikuti oleh 252 peserta yang berasal dari Perguruan Tinggi se-Indonesia. Selanjutnya, terpilihlah 26 finalis yang terdiri atas 17 mahasiswa dari program Sarjana dan 9 mahasiswa dari Diploma.

Pada ajang Pilmapres Nasional 2018, Arumi mengajukan pemikirannya dalam bentuk karya Ilmiah berjudul Indonesia Bersastra sebagai Wahana Preventif Disintegrasi Bangsa Indonesia di Sekolah Daerah Perbatasan.

Dia menilai perlunya upaya menanggulangi disintegrasi bangsa melalui pengembangan nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal, salah satunya melalui sastra.

Dalam karyanya Arumi juga menggambarkan pola interaksi dan korelasi antara sastra dan upaya  integrasi nasional.

Ia menambahkan, capaian predikat tersebut tak lepas dari dukungan keluarga, dosen pembimbing, sahabat, dan pihak universitas.

“Ada banyak pihak yang membantu saya hingga bisa sampai disini. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Terima kasih kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi, Staf Ahli Rektor bidang Prestasi Dr Tommi Yuniawan MHum, dan Dosen Pembimbing Meina Febriani SPd MPd,” jelasnya.

Kedepan, imbuhnya, semoga wakil UNNES di tahun 2019, mampu memberikan tampilan yang lebih baik dan lebih prestatif.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi capaian prestasi yang telah diraih oleh Arumi tersebut.

“Saya ucapkan selamat kepada ananda Faoziah Arumi. Semoga capaian bersama ini, semakin meneguhkan UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” ungkap Profesor bidang Sosiolinguistik itu.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 301 kali

Mahasiswa UNNES Gunakan Wayang Sebagai Media Penanaman Nilai Pancasila

Minggu, 15 Juli 2018 | 12:29 WIB


Mahasiswa UNNES Gunakan Wayang Sebagai Media Penanaman Nilai Pancasila

Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dinyatakan lolos pendanaan PKM Dikti dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) tahun 2018.

Tim yang diketuai oleh Fajar Sujudi dan beranggotakan Eva Nur Hidayah, Vina Ma’rifatul Asna, Muhammad Insanul Mahfud dan Aleq Khotamul Imam  ini, mengangkat judul “BMW 1000 K (Budaya Media Wayang 1000 Karakter) Peran Pancasila dalam Pemberdayaan Karakter Anak-anak Desa Deliksari Semarang”.

Tujuan yang ingin dicapai diantaranya, mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila serta meningkatan keterampilan dalam memahami Pancasila melalui media wayang.

Rencananya program ini dilakukan selama lima bulan. Tim yang dibimbing oleh Drs Ngabiyanto MSi ini, awalnya bercerita mengenai nilai-nilai Pancasila menggunakan media wayang karakter kepada anak-anak.

Setelah itu mereka belajar bersama  membuat wayang. Terakhir, anak-anak diajak praktik mendalang bersama.

Rina Chomawati & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 284 kali

Tim PKM UNNES Latih Siswa Difabel Netra dan Low Vision Operasikan Komputer

Minggu, 15 Juli 2018 | 12:19 WIB


Tim PKM UNNES Latih Siswa Difabel Netra dan Low Vision Operasikan Komputer

Pada era modern saat ini, pengoperasian komputer menjadi hal yang penting untuk dipelajari oleh siswa. Namun, hal ini masih masih menjadi hal yang sulit dipelajari oleh siswa difabel netra.

Latar belakang tersebutlah, yang menginisiasi tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan pelatihan pengoperasian komputer bagi siswa difabel netra dan low vision.

Tim yang diketuai oleh Anang, mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan ini melatih beberapa siswa difabel netra dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Bakti Ungaran.

Pelatihan tersebut diawali dengan pengenalan letak huruf pada keyboard sampai belajar menuliskan kata demi kata. Sepanjang pelatihan, teramati perkembangan pesat salah satu siswa yang dilatih.

“Sherly anaknya cerdas, mudah ingat. Saya saja masih lupa huruf braille seperti apa tetapi Sherly mengingat betul jumlah titik timbulnya ada berapa lalu letak huruf di keyboard sebelah mana. Saya benar-benar salut!,” ungkap Rofiqoh, anggota tim PKM.

Pelatihan ini pun mendapat respon positif dari orangtua siswa, mereka merasa sangat senang mengetahui anaknya bisa belajar komputer khususnya mengetik.

Selama kegiatan pelatihan berlangsung sejak Mei sampai dengan Juli, tidak ditemukan kendala berarti. Seusai rangkaian kegiatan ini, diharapkan pelatihan tetap berlanjut dan menjadi kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tempat tim PKM UNNES mengabdi.

Dwi H. & Annisa AI. (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 257 kali

UKM Gerhana UNNES Terima Penghargaan dari Gubernur Jateng

Minggu, 15 Juli 2018 | 9:12 WIB


UKM Gerhana UNNES Terima Penghargaan dari Gubernur Jateng

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerhana (Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapat Penghargaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Kamis (12/7).

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi dari partisipasi aktif UKM Gerhana yang mendukung program P4GN di lingkungan kampus. BNN juga memberikan penghargaan P4GN kepada UKM Peduli Napza Universitas Diponegoro (Undip) dan UKM Rumah Sahabat Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

Sebagai peringatan Hari Narkotika Internasional kegiatan yang berpusat di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah ini dihadiri oleh pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Semarang, perwakilan BNN Provinsi Jawa Tengah, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan Mahasiswa.

“Dengan adanya penghargaan ini, semoga dapat meningkatkan semangat dan dukungan aktif mahasiswa dalam program P4GN, “ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo SH MIP.

(Maulida Fitra Z – Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 251 kali

DPRD Jateng dan UNNES Bersinergi

Jumat, 13 Juli 2018 | 10:01 WIB


DPRD Jateng dan UNNES Bersinergi

Pimpinan beserta jajaran staf Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah mengikuti senam konservasi di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Jumat (13/7).

Setelah mengikuti senam konservasi, pimpinan beserta jajaran staf DPRD bersama Rektor dan pejabat di lingkungan UNNES melakukan penanaman Pohon Damar bertempat di depan auditorium UNNES gedung Prof Wuryanto.

Saat memberikan arahan, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Drs Rukma Setyabudi MM berharap, UNNES mampu secara konsisten menerapkan semangat nilai konservasi yang dimiliki dan tumbuh menjadi perguruan tinggi yang luar biasa.

“Saya percaya, bersama-sama, UNNES dan DPRD mampu mewujudkan Jawa Tengah yang lebih maju dan lebih hebat, terutama di sektor pendidikan,” jelas Rukma yang telah menjabat sebagai Ketua DPRD selama dua periode tersebut.

Menanggapi pernyataan tersebut, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengaku senang atas kunjungan tersebut.

“Pagi ini merupakan pagi yang luar biasa. UNNES bersama DPRD Provinsi Jawa Tengah akan menanam Pohon Damar yang merupakan simbolisasi nilai inovatif,” jelas Rektor.

UNNES, imbuhnya, selalu berupaya memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat. Salah satu cara yang UNNES tempuh adalah menggandeng berbagai institusi guna meningkatkan kualitas pendidikan bagi negeri.

 

Dwi Hermawan (Student Staff)

 


Penulis: Sihono Dibaca : 274 kali

Nusantara Mengaji di Kampus Konservasi

Kamis, 12 Juli 2018 | 23:46 WIB


Nusantara Mengaji di Kampus Konservasi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali melaksanakan kegiatan rutin Nusantara Mengaji di Gedung H Rektorat UNNES, Kamis (12/7).

Pada kesempatan ini hadir Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor dan para dekan. Para peserta berasal dari Unit Kegiatan Mahasiswa Teknologi Quran dan mahasiswa umum.

Kegiatan diawali dengan khataman Al-Quran serentak, dilanjutkan Sholat Maghrib. Setelah itu para peserta dipersilahkan makan malam bersama, dilanjut Sholat Isya. Terakhir peserta akan meyapa perguruan tinggi lain melalui jaringan teleconference.

Dalam sambutannya, Prof Fathur mengapresiasi para peserta yang datang untuk mensukseskan dan melaksanakan khataman Al-Quran.

“Kita bersama-sama sudah melaksanakan Khotmil Quran, kemudian disambung mengaji dengan seluruh warga dari berbagai kampus di Indonesia dalam Nusantara Mengaji,”tutur dosen Fakultas Bahasa dan Seni itu.

Nusantara Mengaji kali ini dipusatkan di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi, seperti UNNES, Universitas Riau, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Syah Kuala, Universitas Sriwijaya, Universitas Borneo dan Universitas Lampung.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 240 kali

FMIPA Mantapkan Kerjasama dengan KJRI Osaka Jepang

Kamis, 12 Juli 2018 | 12:38 WIB


FMIPA Mantapkan Kerjasama dengan KJRI Osaka Jepang

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan audiensi dengan Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Osaka disela-sela riset kolaboratif dengan Hiroshima University, Kamis (28/6).

Delegasi FMIPA yang dipimpin Dekan Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt beranggotakan Prof Dr Hardi Suyitno MPd, Dr Amin Suyitno MPd dan Endang Sugiharti SSi MKom diterima dengan hangat oleh Ibu Konsul Jendral.

Dalam pertemuan tersebut dibahas program yang melibatkan FMIPA UNNES, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Kyoto University yaitu konsorsium BNCT (Boron Neutron Capture Therapy). FMIPA UNNES juga terlibat proyek kerjasama dengan Hiroshima University seperti, riset kolaboratif, student /lecture mobily, visiting professor, dan joint publication.

Saat ini tiga orang yang terdiri dari staf dan alumni FMIPA UNNES sedang menempuh pendidikan di IDEC Hiroshima University. Mereka yaitu, Arif Widiyatmoko SSi MPd dan Wiharto yang mengambil program PhD serta Resti Andriani menempuh program master.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 271 kali

Tim PKM UNNES Teliti dan Edukasi Tindak Main Hakim Sendiri

Rabu, 11 Juli 2018 | 16:06 WIB


Tim PKM UNNES Teliti dan Edukasi Tindak Main Hakim Sendiri

Tim Program Kreativitas Mahasiswa– Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penelitian terhadap tindakan main hakim sendiri di Desa Mlilir Bandungan Kabupaten Semarang, Jumat (29/6).

Tim ini diketuai oleh Dede Mardiansyah yang beranggotakan Wisnu Pratama Iryanto dan Septhian Eka Adiyatma melakukan penelitian karena adanya praktik main hakim sendiri yang pernah terjadi di Desa Mlillir tahun 2017 lalu.

Tim PKM yang didanai tersebut melakukan penelitian berupa wawancara dan kuisioner, serta mengadakan penyuluhan mengenai tindak main hakim sendiri. Berbagai elemen masyarakat seperti perangkat desa, tokoh pemuda karang taruna, kepala dusun, dan masyarakat umum hadir dalam penyuluhan.

Hasil yang didapatkan, faktor utama terjadinya main hakim sendiri dikarenakan emosi dan keinginan masyarakat untuk memberikan rasa jera kepada pelaku tindak pidana, khususnya pencurian. Prosedur yang dapat ditempuh dalam penanganan tindak main hakim sendiri berupa mediasi oleh perangkat desa dan pengamanan pelaku tindak pidana supaya tidak diamuk warga.

Sekretaris Desa Mlilir Imron, mengucapkan terimakasih atas kesediaan tim PKM UNNES dalam penelitian dan penyuluhan terkait tindak main hakim sendiri.

“Kegiatan semacam ini memang diperlukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terkait praktik-praktik main hakim sendiri,” ujarnya.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 453 kali

Kembali, UNNES Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Laksanakan Program Magang Hibah Asuh Menuju Prodi Unggul

Selasa, 10 Juli 2018 | 15:22 WIB


Kembali, UNNES Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Laksanakan Program Magang Hibah Asuh Menuju Prodi Unggul

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali dipercaya oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa)  Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melakukan pendampingan kepada tiga perguruan tinggi dalam Program Magang Hibah Asuh Menuju Program studi  Unggul.

Ketua Badang Penjaminan Mutu (BPM) UNNES Agung Yulianto SPd MSi saat membuka kegiatan menyampaikan, pelaksanaan program magang hibah asuh menuju prodi unggul perguruan tinggi ini merupakan yang kedua kalinya 2017 lalu, dan 2018 ini selama tiga hari mulai Selasa-Kamis (10-12/7) di Ruang Rapat BPM Gedung Prof Dr Retno Sriningsih (LP2M) kampus Sekaran Gunungpati Semarang.

Kali ini tiga perguruan tinggi yang diasuh yakni Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (4 orang), Universitas PGRI Palembang (6 orang), dan Universitas Pandanaran Semarang (4 orang).

Agung Yulianto menjelaskan, program magang hibah asuh merupakan program Kemenristekdikti untuk menumbuhkan budaya mutu serta meningkatkan mutu prodi melalui penguatan sistem penjaminan mutu internal pada perguruan tinggi yang dilaksanakan dengan program pengasuhan oleh perguruan tinggi unggulan.

“Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait penjaminan mutu oganisasi & praktik, serta melakukan proses observasi dengan melihat secara langsung praktik penjaminan mutu di UNNES”ujar Dosen Fakultas Ekonomi tersebut.

Kegiatan hari pertama diawali dengan materi sistem penjaminan mutu di UNNES oleh Agung Yulianto SPd Msi, dilanjutkan materi sistem penjaminan mutu internal oleh Kepala Pusat Penjamin Mutu Internal (PPMI) Badingatus Solikhah SE MSi Akt CA dan Noorochmat Isdaryanto SS MSi. Materi ketiga terkait sistem penjaminan mutu eksternal diisi oleh Dra Diah Vitri Widayanti DEA dan Rahayu Fery Anitasari SH MKn, materi keempat penataan PD-Dikti diisi oleh Dony Hidayat Al-Janan ST MT PhD, Eram Tunggul Pawenang SKM MKes.

Pada hari kedua materi Sistem Informasi Pendukung Penjaminan Mutu  oleh Mona Subagja SPd dari UPT TIK,  Audit Mutu Internal (Materi dan Praktek) oleh Badingatus Solikhah SE MSi Akt CA, Dra Diah Vitri Widayanti DEA, Dony Hidayat Al-Janan ST MT PhD,  Noorochmat Isdaryanto SS MSi, Rahayu Fery Anitasari SH MKn, dan Eram Tunggul Pawenang SKM MKes.

Hari ketiga materi pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di UNNES oleh Ketua LP2M Dr Suwito Eko Pramono MPd, Review Borang Akreditasi Prodi (Universitas PGRI Palembang dan Universitas NU Kalimantan Barat).

Setelah mengikuti program ini, diharapkan para peserta mendapatkan gambaran yang jelas terkait penjaminan mutu, sehingga dapat diterapkan ke dalam penjaminan mutu di perguruan tinggi masing-masing.

 

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 472 kali

BAKK Kelola Arsip UNNES Melalui Akuisisi Arsip

Senin, 9 Juli 2018 | 19:34 WIB


BAKK Kelola Arsip UNNES Melalui Akuisisi Arsip

Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (BAKK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan akuisisi (pemindahan) arsip setelah melaksanakan pendampingan arsip. Langkah ini dilakukan sebagai wujud pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 tahun 2009 pasal 59 ayat 2 tentang Kearsipan, Senin (9/7).

Kegiatan yang dimulai dari Senin hingga Jumat (9-13/7) di UPT Kearsipan ini dihadiri oleh pimpinan dan staf dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kearsipan dan BAKK.

Selama UPT Kearsipan mendampingi BAKK diketahui bahwa arsipnya terdiri dari arsip dinamis dan arsip statis. Menurut aturan tersebut arsip statis ini harus diselamatkan oleh UNNES melalui UPT Kearsipan.

Menurut penjelasan Koordinator Sistem dan Layanan Arsip UPT Kearsipan Agung Kuswantoro SPd MPd,  saat mengakuisisi arsip statis terdapat DPA (Daftar Pertelaan Arsip) dan berita acara serah terima menandakan sudah ada pengalihan pertanggungjawaban.

“Melalui kegiatan ini unit-unit lain di lingkungan UNNES diharapkan untuk selalu mendata dan menata arsip-arsipnya, sehingga mengetahui mana yang termasuk arsip yang harus diselamatkan, dan mana arsip yang harus dimusnahkan/dihapus,”ujarnya.

 

(Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 717 kali

Wakili UNNES di Tingkat Nasional, Arumi Siap Bersaing

Jumat, 6 Juli 2018 | 13:42 WIB


Wakili UNNES di Tingkat Nasional, Arumi Siap Bersaing

Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Utama Universitas Negeri Semarang (UNNES) Faoziah Arumi berpamitan untuk mengikuti Pemilihan Mawapres (Pilmapres) di Solo, Jumat (6/7).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berpesan, UNNES selalu mendukung mahasiswanya untuk berprestasi agar dapat bersaing dengan perguruan tinggi lain baik di tingkat nasional maupun internasional.

Saat melepas mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) Dr Bambang Budi Raharjo MSi berharap Arumi dapat mengerjakan tugas-tugas yang diamanahkan kepadanya dengan hati agar tidak terasa berat.

Arumi akan unjuk kebolehan bersama 16 finalis Mawapres program sarjana lainnya mulai Senin hingga Kamis (9-12/7) di Hotel Ayana Solo. UNNES akan bersanding dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjajaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Brawijaya (Unibraw) dan Universitas Diponegoro (Undip). Para peserta akan melakukan presentasi menggunakan bahasa inggris dan memaparkan 10 prestasi unggulan yang dimiliki.

Dengan didampingi oleh dosen pembimbing Meina Febriani SPd MPd, Arumi terus melakukan berbagai persiapan mulai dari pembekalan, karantina, dan simulasi presentasi. Mahasiswa semester enam itu, akan mempresentasikan karya ilmiahnya yang berjudul “Program Indonesia Bersastra di wilayah perbatasan sebagai perekat NKRI” dengan enam program yang meliputi:

  1. Sastrawan masuk sekolah
  2. Pojok baca
  3. Bincang sastra
  4. Cipta sastra
  5. Panggung sastra
  6. Jambore sastra

“Saya akan menampilkan yang terbaik bagi semua orang, bagi UNNES dan teman-teman saya,” jelas Arumi.

Nida MR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 650 kali

Sambangi UNNES, 22 Anggota DPRD Gowes ke Kampung Batik

Jumat, 6 Juli 2018 | 11:46 WIB


Sambangi UNNES, 22 Anggota DPRD Gowes ke Kampung Batik

Sebanyak 22 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) beserta pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jumat (6/7).

Mewakili Rektor UNNES, Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Dr Abdurrahman MPd menerima rombongan dengan didampingi Sekretaris Dr Sugianto MSi dan jajaran pimpinan dilingkungan UNNES.

Tim ahli DPRD Provinsi Jawa Tengah Drs Jayanto Arus Adi MM menjelaskanberkaitan dengan tujuan kunjungan ke UNNES kali ini.

“Sebagai universitas konservasi, UNNES menjadi salah satu kampus hijau terbaik di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi. Kunjungan dan kegiatan kali ini menjadi bukti kebersamaan dan sinergisitas antara DPRD, BUMD, dan UNNES,” jelasnya

Ia dan rombongan akan mengendarai sepeda dengan menempuh rute UNNES menuju Kampung Batik Malon, Gunungpati.

“Ya, nanti rutenya, keliling UNNES dulu baru menuju ke Kampung Batik Malon untuk meresmikan kadang ayam disana,” pungkasnya.


Penulis: Sihono Dibaca : 412 kali

Lagi, Dua Mahasiswa Kasertsart University Thailand Selesai Kuliah di UNNES

Kamis, 5 Juli 2018 | 17:07 WIB


Lagi, Dua Mahasiswa Kasertsart University Thailand Selesai Kuliah di UNNES

Dua Mahasiswa Kasertsart University Thailand telah myelesaikan masa kuliah di Universitas Negeri Semarang (UNNES), mereka yakni Nantawut Akkratsamiyo dari program studi (prodi) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (Pend.IPA) dan Pischa Nawinchoktam dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Kamis (7/5).

Kepala Internasional Office Intan Permata Hapsari SPd MPd saat melepas kedua mahasiswa tersebut menyampaikan, kegitan ini adalah implementasi kerjasama UNNES dan Kasertsart University. Pada tahun 2017 UNNES sudah mengirim tiga mahasiswa transfer kredit ke Kasertsart University.

“Bagian Kerjasama dan Akademik terutama program studi saling bersinergi, untuk memberikan layanan prima bagi para mahasiswa asing yang belajar di UNNES,”ujarnya.

Dalam kesempatan ini, hadir Kepala Biro Akademik  Kemahasiswaan dan Kerjasama Deddy Rustiono SE MSi, Staff Ahli Bidang Kerjasama Fahrur Rozi SPd MPd PhD, Ketua Jurusan Sastra Inggris Dr Rudi Hartono SS MPd, Ketua Jurusan Pendidikan IPA Novi Ratna Dewi SSi MPd, dan Kasubbag Kerjasama Luar Negeri Ledi Diyanasari SKom MKom.

Bagi Nantawut dan Pischa mereka merasakan teman-teman di Indonesia khususnya di UNNES sangat menyenangkan, ramah dan tidak segan untuk membantu. Terutama saat Ramdan dan Idul fitri, mereka menjadi lebih banyak mengetahui tentang budaya Indonesia.

(Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 525 kali

Debat Terbuka Uang Pangkal, Rektor dan Mahasiswa Beradu Argumentasi

Kamis, 5 Juli 2018 | 16:08 WIB


Debat Terbuka Uang Pangkal, Rektor dan Mahasiswa Beradu Argumentasi

Polemik uang pangkal yang berjalan beberapa bulan mencapai puncaknya dengan digelarnya Debat Terbuka Polemik Uang Pangkal di Auditorium Prof Wuryanto Universitas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (5/7)

Tampil mewakili mahasiswa, hadir Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UNNES Rokhil Novayana didampingi oleh wakilnya, Siti Kholifah, Presiden BEM Fakultas Hukum (FH) Syafrudin Jamal, dan Presiden BEM Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Agung Setyo Nugroho.

Adapun di sisi lainnya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR II) Dr S Martono, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Sukirman MSi, dan Staf Ahli Bidang Keuangan Indah Anisykurlillah mewakili pimpinan universitas.

Dalam debat yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut, kedua pihak menyampaikan argumentasinya.

Rektor bersama tim menyampaikan argumentasi yuridis, sosial, dan ekonomi yang melatarbelakangi kebijakan uang pangkal. Pada prinsipnya, pemberlakuan uang pangkal dilakukan dengan mempertimbangkan aspek hukum dan sosial. Pihaknya menjamin mahasiswa dapat menerima kebijakan tersebut karena dirancang untuk mendukung kemajuan UNNES.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa berargumentasi uang pangkal tidak sesuai sejarah pemberlakuan uang kuliah tunggal. Menurutnya, uang kuliah tunggal diciptakan agar perguruan tinggi tidak lagi memungut uang pangkal. Rokhil berharap agar kegiatan ini ada keberlanjutannya dan usulan-usulan yang telah disampaikan dapat direalisasikan.

Meski secara formal tidak disepakati keputusan akhir, Rektor menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap memberlakukan kebijakan tersebut. Untuk menjamin kebijakan tersebut dilaksanakan secara berkeadilan, pihaknya akan melibatkan mahasiswa dalam survei calon mahasiswa baru, proses banding uang pangkal dan  uang kuliah tunggal.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 1.203 kali

UNNES Raih Penghargaan Bergengsi Sinta Award

Kamis, 5 Juli 2018 | 7:26 WIB


UNNES Raih Penghargaan Bergengsi Sinta Award

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan penghargaan tingkat nasional Sinta Awards 2018  dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

Universitas Berwawasan Konservasi meraih penghargaan bergengsi itu karena berada pada peringkat pertama perguruan tinggi dengan jumlah jurnal ilmiah terindeks Sinta (Science And Technology Index) terbanyak.

Sinta Awards adalah penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Kemenristekdikti kepada institusi, pengelola jurnal dan peneliti yang paling produktif terindeks pada sistem pengindeks jurnal nasional bernama Sinta.

Dengan prestasi ini, Rektor UNNES berada di panggung yang sama dengan para penerima anugerah lain seperti Universitas Indonesia (kategori universitas dengan jumlah publikasi terbanyak) dan ITB (kategori universitas dengan jumlah publikasi bereputasi internasional terbanyak)

Rektor UNNES menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh warga UNNES utamanya unit pengembang jurnal UNNES dan para pengelola jurnal di fakultas, pascasarjana, jurusan dan prodi.

Kemenristekdikti juga telah memberikan pendampingan yang luar biasa kepada UNNES untuk mencapai tahap ini.

Sinta Award 2018 dihadiri oleh seluruh pejabat Kemenristekdikti termasuk Menristekdikti, Prof Mohamad Nasir. Selain universitas, penerima penghargaan juga berasal dari lembaga nonperguruan tinggi seperti LIPI dan BPPT.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 741 kali

Mahasiswa UNNES, Dukung Gerakan Literasi Sekolah

Kamis, 5 Juli 2018 | 7:25 WIB


Mahasiswa UNNES, Dukung Gerakan Literasi Sekolah

Lima mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) berinisiatif menggelar pelatihan instagram book – review (Booktagram) sebagai salah satu wujud pendukung gerakan literasi sekolah (GLS) di SMA Negeri 1 Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. 

Mereka adalah Nurlaili Irias Putri (FBS), Rahmatika Rizqi Utami (FBS), Rahman Saleh Alfarisi (FBS), Fahrudin Bustomi (FBS), dan Ardian Yogi Tri Prasetyo (FMIPA) di bawah bimbingan Santi Pratiwi Tri Utami SPd MPd.

Inisiatif itu mereka ambil untuk menumbuhkan minat peserta didik dalam melaksaakan GLS dan Booktagram sebagai inovasi implementatif pendukung GLS. Latihan dilaksanakan selama dua bulan, yaitu pada April hingga Mei 2018. Setelah proses latihan dijalankan mereka menyiapkan sayembara penulisan book-review like terbanyak pada akun @pkmmbooktagram.

Ketua tim, Nurlaili, menuturkan bahwa pelaksanaan pelatihan ini diinisiasi karena Gerakan Literasi Sekolah yang dilakukan di SMA Negeri 1 Ambarawa belum ada tindak lanjut. Selain itu, belum ada pula pemanfaatan instagram padahal begitu dekat dengan keseharian peserta didik. Pelatihan yang telah diselenggarakan diharapkan membuat peserta didik mendukung GLS secara maksimal dan  memanfaatkan media sosial terutama instagram dengan bijak.

“Peserta didik SMA Negeri 1 Ambarawa Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang menjadi mitra tim PKM-M ini. Kegiatan dilakukan pada setiap hari Senin dan Selasa pagi,” kata Putri.

Inisiatif ini diapresiasi oleh para guru bahasa Indonesia, termasuk Kepala SMA Negeri 1 Ambarawa, Drs Hendro Saptanto. Menurutnya, pelatihan ini akan berdampak positif karena dapat mengarahkan peserta didik untuk lebih berminat melaksanakan GLS dengan memanfaatkan media sosial instagram.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 349 kali

Tidak Lolos SBMPTN, Masih Ada SM UNNES

Kamis, 5 Juli 2018 | 6:27 WIB


Tidak Lolos SBMPTN, Masih Ada SM UNNES

Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah diumumkan dan dapat diakses mulai Selasa (2/4/2018), pukul 15.00 WIB, melalui laman sbmptn.ac.id dan miror dari berbagai universitas.

Bagi yang tidak lolos kesempatan masih terbuka, karena masih ada Seleksi Mandiri UNNES (SM UNNES).

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Rustono MHum mengungkapkan, SM-UNNES adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru jenjang D3, S1, S2, S3, dan Profesi yang diselenggarakan secara mandiri oleh UNNES  dalam bentuk ujian tertulis dan/atau ujian keterampilan seni/olahraga. Pendaftaran dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jalur penerimaan.

Ia juga menyampaikan, yang bisa mengikuti seleksi ini lulusan SMA/MA/SMK atau yang sederajat tahun 2016, 2017, dan 2018.

Dikemukakan, pendaftaran secara online sudah dimulai 10 Mei sampai dengan 8 Juli melalui laman http://daftar.unnes.ac.id. Calon peserta dapat memilih salah satu kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), atau Campuran (Saintek dan Soshum).

”Peserta berhak memilih maksimum dua program studi untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum, dan maksimum tiga program studi (Saintek dan Soshum) untuk kelompok ujian Campuran,” paparnya.

Biaya seleksi peserta SM-UNNES Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum, dan Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) untuk kelompok ujian Campuran.

“Adapun peserta yang memilih program studi yang mensyaratkan ujian keterampilan seni/olahraga, membayar biaya uji keterampilan sebesar Rp 150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah) dan informasi lengkap dapat diperoleh di http://penerimaan.unnes.ac.id.” katanya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 3.054 kali

Wujud Konservasi Budaya, TIM PKM-M UNNES Angkat Tari Janggrung Sukowati

Kamis, 5 Juli 2018 | 6:07 WIB


Wujud Konservasi Budaya, TIM PKM-M UNNES Angkat Tari Janggrung Sukowati

Sebagai universitas berwawasan konservasi, Universitas Negeri Semarang (UNNES) turut andil dalam upaya melestarikan nilai budaya masyarakat. Komitmen tersebut  diwujudkan salah satunya melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Wujud konservasi nilai budaya tercermin dalam Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES yang mengangkat budaya Tari Janggrung Sukowati. Tari Janggrung Sukowati merupakan salah satu tari kreasi baru yang ada di Kabupaten Sragen yang diciptakan oleh Ibu Yanti, salah satu seniman di daerah tersebut. Tari Janggrung Sukowati merepresentasikan pergaulan anak muda di Sragen, yang digambarakan melalui gerakan-gerakan yang lincah.

Tim ini diketuai Harist Harjanti beranggotakan Intan Septi Ashari dan Ervina Handayani, berupaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya lokal di Dusun Mbandil Desa Slendro Kecamatan Gesi Kabupaten Sragen.

Kegiatan tim yang dibimbing oleh Ibu Usrek Tani Utina S.Pd,M.A ini dimulai sejak bulan Mei 2018 dan berlangsung setiap hari Sabtu dan Minggu hingga mencapai 8 kali pertemuan. Pelatihan Tari Janggrung Sukowati tersebut dipusatkan di Balai Desa Slendro dengan materi pelatihan. Sejumlah 30 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa dari tiga SD/MI yang ada di Desa Slendro yaitu SD  Slendro 1, SD Slendro 3 dan Mi Ma’Arif berpartisipasi dalam pelatihan tersebut. Puncaknya diadakan pentas tari yang berlangsung pada Kamis (24/5) di Balai Desa Slendro dengan mengundang masyarakat luas di sekitar Desa Slendro.

Melalui serangkaian kegiatan pengabdian sekaligus pelestarian Tari Janggrung Sukowati, ditargetkan terbentuk generasi muda pertama yang memiliki pengetahuan  mengenai Tari Janggrung Sukowati, sehingga mampu melestarikan salah satu tari khas Kabupaten Sragen tersebut.

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 347 kali

FMIPA UNNES Kerja Sama dengan Dua Universitas di Jerman

Rabu, 4 Juli 2018 | 17:11 WIB


FMIPA UNNES Kerja Sama dengan Dua Universitas di Jerman

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus mengembangkan jaringan kerja sama. Kerja sama dilakukan untuk meningkatkan kualitas tri dharma perguruan tinggi dan mengukuhkan reputasi internasional.

Salah satu kerja sama yang baru saja dijalin adalah kerja sama dengan IDMI Johann Wolfgang von Goethe-Universität, Jerman.

Kedua institusi pendidikan itu sepakat menjalankan riset bersama,  publikasi, menggelar perkuliahan tamu, dan kegiatan lain baik akademik maupun nonakademik.

Salah satu realisasi kerja sama kedua pihak adalah menjalankan proyek Math City Map yang telah berjalan sebelumnya. Namun selain itu, ada sejumlah bentuk kerja sama lain.

Misalnya, kesempatan mengikuti Intensive Program Erasmus untuk mahasiswa UNNES dan menyiapkan program pertkaran dosen dan mahasiswa dengan sponsor DAAD.

Salah satu implementasi kerja sama ini juga terlaksana dengan pemberian perkuliahan di Goethe-Universität oleh Dr.rer.nat. Adi Nur Cahyono dengan topik ‘Digital technology in Mathematics Education’.

Selain di Frankfurt, dosen Pendidikan Matematika FMIPA yang masih berusia 36 tahun ini juga memberi kuliah di Julius-Maximilian-Universität Würzburg dalam Lecture Series dengan topik ‘Mathematical Modelling’.

Rencana kerja sama antara FMIPA UNNES dengan Institut Matematika Julius-Maximilian-Universität Würzburg juga telah dirancang, di antaranya kesepakatan untuk menjalankan join riset dan publikasi dalam empat topik kajian, tawaran postdoktoral, pengiriman mahasiswa dan dosen UNNES dalam program Autumn School 2018 dengan dukungan VW Stiftung, pengiriman dosen Uni-Würzburg ke UNNES untuk kegiatana kademik.

“Persetujuan ini memungkinkan untuk ditingkatkan menjadi perjanjian kesepahaman kerja sama antara dua universitas,” kata Adi yang juga merupakan anggota Tim Percepatan Internasionalisasi UNNES.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 522 kali

Subbag TU UNNES Gelar Pelatihan Keprotokolan

Rabu, 4 Juli 2018 | 15:37 WIB


Subbag TU UNNES Gelar Pelatihan Keprotokolan

Sub Bagian Tata Usaha (TU) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan pelatihan keprotokolan di gedung Rektorat Kampus Sekaran, Rabu (7/4).

Kegiatan yang diikuti staf unit kerja dilingkungan UNNES. Kepala Subbagian Protokol dan Tata Usaha Pimpinan Biro Keuangan dan Umum Yayat Hendayana MSi menjadi narasumber dalam kegiatan ini.

Yayat Hendayana mengatakan, Keprotokolan merupakan serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara kenegraan atau acara resmi yang mel;iputi Tata Tempatr, Tata Upacara, dan Tata Penghormatan kepada seseorang sesuaio dengan jabatan dan/atau kedudukannya bdalam negra, pemerintah, atau Masyarakat. ”

Ia menambahkan Aturan yang harus ditetapkan terlebih dahulu adalah tempat bagi seseorang yang tertinggi (pangkat,jabatan, serta kedudukan), kemudian berikutnya diatur berdasarkan ketentuan, bahwa sebelah kanan dari orang tertinggi,” kata Yayat.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 280 kali

Sehat dan Kuat Di Usia Lanjut

Rabu, 4 Juli 2018 | 14:34 WIB


Sehat dan Kuat Di Usia Lanjut

Siapa sih yang tidak kepingin sehat? apa lagi di usia lanjut ini. Semua orang pasti inginnya sehat walau usianya sudah lanjut.

Itulah kata pembuka dr Haffidz Wahyu Aji dari Klinik Satmoko saat memberi pengarahan pada Halal Bihalal Wredatama dengan unsur pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rabu (4/7/2018) di gedung Prof Wuryanto (Auditorium) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

dr Haffidz menjelaskan, pada usia lanjut kebanyakan orang terserang penyakit jantung koroner. Pada penderita penyakit jantung, serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat. Tanpa darah dan oksigen yang dibawanya, bagian dari jantung mulai mati.

Namun, sebuah serangan jantung tidak selalu mematikan, dengan pengobatan yang cepat dapat mengembalikan aliran darah ke jantung dan menyelamatkan si penderita.

Untuk itu kenalilah gejalanya diantaranya rasa sakit dan tekanan yang meremas-remas di dada. Rasa sakit dari serangan jantung dapat menyebar ke bahu kiri dan lengan dan ke daerah lain, seperti punggung, leher rahang, atau lengan kanan.

Penyebab dari penyakit jantung koroner kata Haffidz, yaitu kondisi kala terjadi penyumbatan pada pembuluh arteri oleh lemak dan plak kalsifikasi. Berdasarkan penelitian, penyebab dari hampir semua serangan jantung bukanlah karena plak itu sendiri, tetapi karena pembentukan gumpalan darah di atas plak yang memotong aliran darah dalam pembuluh darah yang sudah menyempit.

Gaya hidup pun turut andil atas kasus-kasus serangan jantung. Tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas, merokok, dan stres diyakini meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung.

Sedangkan faktor risiko diantaranya umur (pria berusia 45 atau lebih tua dan wanita usia 55 atau lebih tua), tembakau (merokok dan jangka panjang), tekanan darah tinggi, kolesterol darah tinggi atau kadar trigliserida, diabetes, riwayat keluarga serangan jantung, dan gaya hidup.

Pencegahannya melakukan kontrol rekam jantung secara rutin dapat meminimalisir kondisi yang tidak diinginkan, pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Paguyuban Wredatama Zudindartto Budhyhartono melaporkan bahwa jumlah anggota Wredatama sampai Juli 2018 ini yaitu 694 orang, yang hadir pada acara ini lebih dari 500 orang. Ini sangat luar biasa keguyubannya walau sudah berusia lanjut.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono menyampaikan maaf bahwa Pak Rektor rencananya akan datang namun ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan yaitu menerima penghargaan Sinta Awards di Kemenristekdikti tentang Jurnal terbanyak terindeks di Sinta.


Penulis: Sihono Dibaca : 270 kali

Inilah 3 Calon Rektor yang Lolos Penjaringan

Selasa, 3 Juli 2018 | 17:56 WIB


Inilah 3 Calon Rektor yang Lolos Penjaringan

Sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan Rektor periode 2014-2018, Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan memilih rektor periode 2018-2022.

Pemilihan rektor dilaksanakan sesuai Peraturan senat universitas negeri semarang nomor 1 tahun 2018 dan peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia nomor 19 tahun 2017.

Penyampaian visi misi dan penjaringan calon Rektor UNNES diikuti oleh lima calon yaitu Dr Achmad Rifai RC MPd, Dr Eko Handoyo MSi, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Dr Martitah MHum, dan Dr Wirawan Sumbodo MT, Selasa (2/7) diruang Senat, Rektorat UNNES kampus Sekaran.

Ketua Senat UNNES Prof Soesanto menjelaskan, Semua proses pemilihan rektor harus sesuai dengan aturan pemristekdikti nomor 19. Senat UNNES telah merancang proses ini sesuai dengan aturan menteri.

Ia juga menyampaikan, verifikasi untuk membuktikan bahwa kelima calon Rektor UNNES benar-benar bersih, akuntabel, dan memenuhi berbagai persyaratan sudah dilaksanakan sebelum dilaksanakan penjaringan.

Dan, dari kelima bakal calon rektor UNNES ini terpilih menjadi tiga nama, Dr Achmad Rifai RC MPd,  Prof Dr Fathur Rokhman MHum , dan Dr Martitah MHum, yang kemudian dari ketiga bakal calon rektor ini akan diusulkan kepada Menristekdikti untuk dilaksanakan pemilihan Rektor.

Setelah diadakan perhitungan suara, diperoleh hasil sebagai berikut,

  1. Dr Achmad Rifai RC MPd memperoleh 2 suara
  2. Dr Eko Handoyo MSi memperoleh 0 suara
  3. Prof Dr Fathur Rokhman MHum 61 suara
  4. Dr Martitah MHum memperoleh 2 suara
  5. Dr Wirawan Sumbodo MT memperoleh 0 suara

Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 1.406 kali

Doa Bersama Mengawali Pesta Demokrasi UNNES

Senin, 2 Juli 2018 | 21:47 WIB


Doa Bersama Mengawali Pesta Demokrasi UNNES

Mengawali kegiatan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Semarang (UNNES) masa bakti 2018-2022, panitia pilrek menggelar doa bersama di Gedung H Rektorat UNNES, Senin malam (2/7).

Dalam sambutannya Ketua Panitia Pilrek Dr. S Martono M.Si menjelaskan, doa bersama malam ini bertujuan agar Pilrek besok berjalan lancar dan damai.  Siapapun yang terpilih nanti semua warga UNNES diharapkan dapat mendukung dan menerima dengan ikhlas.

Tausiyah pada kesempatan kali ini diisi oleh Kyai Chodir. Beliau berpesan agar para calon rektor tidak berambisi mengejar jabatan, apalagi menghalalkan segala cara. Karena menjadi pemimpin merupakan amanah yang akan diminta pertanggungjawabannya kelak.

Merupakan hal yang wajar jika setiap mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu pilihlah yang tidak berambisi dan mempunyai banyak kelebihan sedangkan kekurangan yang ada dibantu bersama.

“Semoga UNNES menjadi perguruan tinggi teladan di Jawa Tengah serta dapat mencetak mahasiswa yang berkualitas,”tutur kyai asal Rembang itu.

Seperti yang diagendakan, besok (3/7) merupakan pemaparan visi dan misi para calon Rektor UNNES masa bakti 2018-2022, dilanjutkan pemilihan umum oleh para anggota senat UNNES.

Nida MR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 527 kali

Gelar Khataman Alquran dan Doa Bersama, UNNES Berharap Pilrek Berjalan Lancar

Senin, 2 Juli 2018 | 18:20 WIB


Gelar Khataman Alquran dan Doa Bersama, UNNES Berharap Pilrek Berjalan Lancar

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar khataman Alquran dan doa bersama beberapa anak yatim piatu dan santri dari berbagai panti asuhan di sekitar Kota Semarang, Senin (2/6).

“Semoga pemilihan Rektor tahun ini berjalan dengan lancar sesuai ketentuan dari Kemenristekdikti. Harapannya, Rektor terpilih, nantinya akan amanah dan menjalankan tugasnya dengan baik”, jelas Anwar Haryono saat memberikan sambutannya bertempat di Gedung H Rektorat UNNES.

Pada kesempatan tersebut, Anwar juga berharap, melalui lantunan doa anak-anak yatim tersebut, menjadikan mahasiswa UNNES semakin berprestasi dan berkarakter.

“Lulus tepat waktu dan mendapatkan pekerjaan yang layak,” pungkas Ketua Badan Amalan Islam tersebut.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 392 kali

Dr Martono: Purna Tugas Masih Sehat Itu Luar Biasa

Senin, 2 Juli 2018 | 13:49 WIB


Dr Martono: Purna Tugas Masih Sehat Itu Luar Biasa

Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) saat  memasuki purna tugas masih dalam keadaan sehat, itu sangat luar biasa. Sebab ada orang yang belum sampai purna tugas sudah dipanggil oleh Allah.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono menyampaikan itu saat melepas tiga warga UNNES purna tugas, Senin (2/7/2018) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Dr Martono menjelaskan, ketiga warga UNNES itu yaitu Drs Mujiyono MPd dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) telah mengabdi selama 37 tahun 4 bulan, Dr Achmad Sopyan MPd mengabdi 34 tahun 4 bulan (Pensiun dini FMIPA  diwakili oleh Dr Suharto Linuwih MSi Kajur Fisika), dan Supanut dari LP3 telah mengabdi selama 37 tahun 4 bulan.

Purna tugas itu hanya putus secara kedinasan, namun hubungan silaturahim kepada UNNES masih berlanjut terus dengan diwadahi pada paguyuban Wredatama yang diketuai oleh  Drs Zoedindarto Boedyhartono.

Untuk itu UNNES sangat terbuka menerima saran, kritik, dan masukan untuk membangun UNNES lebih maju lagi, kata Dr Martono.


Penulis: Sihono Dibaca : 480 kali

Akreditasi, Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNNES Divisitasi BAN PT

Senin, 2 Juli 2018 | 11:58 WIB


Akreditasi, Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNNES Divisitasi BAN PT

 

Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Senin (2/7/2018).

Tim Asesor terdiri atas Dr Pujiharto MHum dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Dr Maman Suryaman MPd dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR, Dekan FBS Prof Agus Nuryatin, dan Korprodi Dr Haryadi MPd menyambut kehadiran para asesor di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Rektor menyampaikan bahwa tahun 2018 merupakan tahun Internasionalisasi bagi UNNES dan UNNES sudah terakreditasi A, UNNES terus mendorong pengelola Prodi agar terus memperbaiki akreditasi prodinya.

Prodi yang terakreditasi B didorong dan difasilitasi agar menjadi A (Unggul). Adapun prodi yang sudah terakreditasi A harus dapat mempertahankannya.

Prof Fathur Berharap Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1 ini nanti setelah di visitasi oleh Tim BAN PT bisa mempertahankan akreditasinya yakni akreditasi ‘Unggul, lagi.

 


Penulis: Sihono Dibaca : 549 kali

Perkuat Tali Silaturahmi, Dharma Wanita UNNES Adakan Halalbihalal

Jumat, 29 Juni 2018 | 17:52 WIB


Perkuat Tali Silaturahmi, Dharma Wanita UNNES Adakan Halalbihalal

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar halalbihalal bertajuk “Harmoni Silaturahmi Anggota DWP Merekat NKRI”, Jumat (29/6).

Bertempat di Lantai 4 Gedung H Rektorat UNNES, acara tahunan ini menghadirkan Dr Arikha MAg dari Universitas Islam Negeri Walisongo sebagai pembicara .

Mengutip Q.S Al-Ashar Ayat 1-3, beliau menegaskan  pentingnya memanfaatkan waktu, karena orang-orang saleh tidak akan terlindas waktu. Rasanya Ramadan baru berakhir, sekarang sudah memasuki bulan Syawal.

Mengawali Bulan Syawal mari perbaiki visi dan niat kita. Apabila tidak ada niat beribadah, akan timbul dosa. Sesungguhnya apa yang disenangi Tuhan untuk kebaikan manusia sendiri. Jika visi keilahian hilang akan timbul rasa hampa, hati menjadi tidak tenang dan selalu dikuasai nafsu duniawi.

Jika orang hidup di dunia senantiasa mencari pahala, hatinya akan terasa sejuk.Karena apapun perbuatan yang dilakukannya selalu mengingat Allah dan tidak perlu pengakuan manusia. Orang yang melakukan sesuatu karena Allah serta menjalankan sesuai syariat akan menghasilkan amal saleh.

“Semangat untuk saling memaafkan , menasehati dan bersilaturahmi  hendaknya jangan hanya saat Bulan Syawal. Tapi harus terus dilestarikan dan dihidupkan hingga akhir hayat. Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang saleh”, terang dosen Jurusan Tasawuf dan Psikoteraphy.

Dalam sambutannya Ketua DWP UNNES Ny Hj Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman SPd MPd menekankan bermaaf-maafan saat Idul Fitri terutama untuk mendapat ridho Allah, merelakan serta mengikhlaskan kesalahan teman agar diri kita menjadi fitri.

“Berjabat tangan merupakan suatu bukti bahwa kita sudah merekatkan hati kita dengan teman,”tuturnya.

Nida MR & Iwang Noor Saputra (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 364 kali

CLIC UNNES Pamerkan 99 Karya Fotografi

Jumat, 29 Juni 2018 | 10:58 WIB


CLIC UNNES Pamerkan 99 Karya Fotografi

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi CLIC Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar pameran fotografi selama dua hari Juma-Sabtu (29-30/6/2018) di Kampung Budaya UNNES dengan mengangkat tema ‘CLIC Comeback’.

Ketua panitia Wahyu Prasojo mengatakan ‘CLIC Comeback’ adalah sebuah realita yng dialami oleh anggota di mana beberapa tahun belakangan ini belum dapat mengekspresikan karyanya ke ruang publik.

Wahyu menjelaskan, pameran ini menampilkan 99 karya fotografi dari 35 pameris angkatan 10 dan 11.

Ketua Koordinator UKM UNNES Dr Wirawan Sumbodo MT mengatakan ini merupakan bentuk prestasi UKM CLIC. Beberapa bulan yang lulu CLIC mengikuti lomba fotografi dan hasilnya memuaskan. Saya berharap pameran ini bisa menjadi agenda rutin dan budaya berprestasi.

Sementara itu kurator fotografi Lintang Hakim mengatakan, para fotografer muda dari UKM CLIC mencoba mendokumentasikan keadaan lingkungan sekitar dari berbagai genre fotografi seperti landscape, potrait, aktivitas manusia, dan lainnya. Mereka mengambil gambar sesuai dengan ekspresi mereka, dan dengan kamera apapun.


Penulis: Sihono Dibaca : 336 kali

Heri Yanto Dekan Fakultas Ekonomi UNNES

Kamis, 28 Juni 2018 | 11:52 WIB


Heri Yanto Dekan Fakultas Ekonomi UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik Drs Heri Yanto MBA PhD sebagai Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Periode 2018-2022, Kamis (28/6/2018) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati Semarang.

Pada waktu yang sama, Rektor juga merolling pejabat dan Kasubbag di lingkungan UNNES. Prof Dr Totok Sumaryanto Florentinus MPd diangkat sebagai Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana Antar Waktu., Dr Suwito Eko Pramono MPd dilantik menjadi Ketua LP2M Antar Waktu. Adapun  Prof Dr rernat Wahyu Hardyanto MSi yang sebelumnya menjadi Wakil Direktur Akademik Pascasarjana dilantik sebagai Sekretaris LP2M Antar Waktu.

Selain itu, Rektor juga mempromosikan Unang Setiawati SE menjadi Kepala Bagian (Kabag) Akuntansi dan Pelaporan Biro Perencanaan dan Keuangan (BPK), serta Riza Firmansyah SE menjadi Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Keuangan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3).

Kemudian, Ponco Prayitno SPd dipindahkan menjadi Kasubbag Akuntansi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Parmono Hadi SPd menjadi Kasubbag Umum dan Kepegawaian FT, Nur Cahyo Nugroho SE menjadi Kasubbag Akuntansi FT, dan Mardiyantoro SE menjadi Kasubbag Umum dan Kepegawaian FIP.

Saat memberikan sambutan, Prof Fathur Rokhman berpesan, menjadi pejabat adalah amanah. Amanah, lanjutnya, merupakan sesuatu yang sangat penting sehingga hars dijalankan dengan benar, baik, dan memberi kebermanfaatan secara berkelanjutan.

“Tadi Bapak/Ibu sudah mengucapkan sumpah jabatan memohon kekuatan kepada Allah untuk melaksanakan amanah sesuai dengan jabatan baru, mari kita bersama sama melaksanakan amanah yang baik dan benar,” ajak Prof Fathur.


Penulis: Sihono Dibaca : 1.364 kali

Mohamad Nasir : Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Selasa, 26 Juni 2018 | 16:52 WIB


Mohamad Nasir : Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Masih dalam nuansa Idulfitri 1439 H, Menristekdikti Prof Mohamad Nasir PhD menghadiri kegiatan halalbihalal keluarga besar Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa (26/6).

Halalbihalal yang diadakan di gedung Prof Wuryanto tersebut mengangkat tema “Harmoni Silaturahmi Merekat NKRI”.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, halalbihalal kali ini dilaksanakan untuk merekatkan silaturahmi satu sama lain dan menjadi ajang untuk sama-sama kembali ke fitrah sebagai mahluk Sang Pencipta.

“Kita banyak belajar tentang keikhlasan dan kepedulian. Saatnya kita saling membangun kembali kefitrahan UNNES menjadi kampus yang harmoni. Apalagi kita secara tidak sadar juga mungkin di media sosial, ada yang menimbulkan kericuhan. Saatnya saling berjabat tangan,” jelasnya di hadapan sekitar 750 civitas UNNES.

Nasir yang didapuk sebagai pemberi tausiah mengatakan, halalbihalal adalah budaya asli dari bangsa Indonesia, bukan hanya menjadi milik muslim, tetapi milik  seluruh bangsa Indonesia.

“Budaya halalbihalal merupakan bentuk silaturahim, didalam silaturahim pasti ada simbol cinta dan kasih untuk seluruh alam. Dengan adanya cinta kasih tersebut, pasti menjadi harmoni, jauh dari kata saling memusuhi,” terangnya.

Sejak dahulu, sudah dikatakan bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari iman. Dengan demikian, setiap warga negara wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya yakin keluarga besar UNNES pasti cinta tanah air. Tumbuhkan rasa toleran, cinta alam, harmoni akan muncul, cinta tanah air akan tumbuh. Ini rangkaian paling penting. Jadilah pemimpin yang baik. Jadilah pemimpin yang dapat dicontoh orang lain dengan baik,” pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 375 kali

Rektor Imbau Warga UNNES Gunakan Hak Suara Pada Pilkada Serentak

Selasa, 26 Juni 2018 | 16:14 WIB


Rektor Imbau Warga UNNES Gunakan Hak Suara Pada Pilkada  Serentak

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak segenap warga UNNES yang memenuhi syarat untuk menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Kepala Daerah 2018 yang dilaksanakan serentak 27 Juni 2018.

Menurut Rektor, dengan partisipasi keluarga besar UNNES yang menggunakan hak pilih akan menciptakan sebuah demokrasi yang berkualitas. “Menggunakan hak suara adalah upaya untuk berpartisipasi untuk membangun Indonesia yang lebih baik” katanya.

Sesuai dengan edaran resmi, Pemerintah menetapkan hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2018 sebagai libur nasional. Penetapan itu disahkan lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 14 Tahun 2018.

“Menetapkan hari Rabu, tanggal 27 Juni 2018, sebagai hari libur nasional dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak,” demikian bunyi penggalan keppres tersebut.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 360 kali

Tingkatkan Minat Anak Mengaji, Mahasiswa UNNES Buat Aplikasi Belajar Alquran berbasis Augmented Reality

Selasa, 26 Juni 2018 | 14:58 WIB


Tingkatkan Minat Anak Mengaji, Mahasiswa UNNES Buat Aplikasi Belajar Alquran berbasis Augmented Reality

Dalam ajaran agama Islam, membaca Alquran merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi tiap kaum muslimin.

Pembelajaran Alquran sendiri perlu ditanamkan sedari dini agar mampu menjadi pondasi dalam menjalani kehidupan.

Namun saat ini, serangan gadget pada anak-anak mengakibatkan minat anak untuk belajar Alquran semakin berkurang.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian Masyarakat UNNES menggagas sebuah aplikasi pembelajaran Al-Quran yang interaktif dan menyenangkan pada Minggu (24/6).

Pengabdian yang diketuai oleh Diah Novianti ini, menggagas sebuah aplikasi yang diberi nama E-Qra sebagai media pembelajaran berbasis Augmented Reality yang dapat menarik minat siswa untuk belajar Alquran dengan memanfaatkan kecanggihan gadget.

“Aplikasi E-Qra berisi materi huruf hijaiyah, tajwid, waqaf, makhraj dan tanda baca Alquran berbasis Augmented Reality. Teknologi Augemented Reality (AR) memiliki kelebihan dalam representasi objek 3D yang menarik dan terlihat nyata secara real time dengan melibatkan interaksi pengguna serta penggunaan audio yang semakin memudahkan pengguna dalam memahami materi,” jelas Diah.

Aplikasi ini, tambah Diah, juga menyajikan permainan yang mengasah kemampuan anak dalam pembelajaran Alquran yakni soal multipechoice atau pilihan ganda beserta puzzle game.

Pengabdian yang dilaksanakan di Tempat Pembelajaran Quran (TPQ) Istiqomah Sekaran Gunungpati Kota Semarang ini, dinilai mampu meningkatkan minat anak dalam belajar Al-Quran serta kemampuan pemahaman materi dengan cara yang menyenangkan.

Pembina TPQ Istiqomah Suyono menyampaikan, aplikasi tersebut sangat membantu dalam proses pembelajaran yang dilakukan di TPQ. Menurutnya, aplikasi tersebut dapat membuat anak bermain gadget secara positif dan memudahkan pemahaman terhadap materi ajar.

“Aplikasi ini juga membantu guru dan orang tua dalam mengalihkan penggunaan gadget oleh anak-anak kearah yang lebih baik,” jelasnya.

Diah dan timnya berharap, dengan terciptanya aplikasi E-Qra yang mendapat dukungan dari masyarakat, dosen, dan pengajar TPQ dapat membantu bukan saja anak-anak dilingkungan TPQ tapi juga seluruh kalangan masyarakat yang membutuhkan media pembelajaran Alquran.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 438 kali

Ciptakan Monolisa, Tim PKM UNNES Latih Siswa Tunarungu SLBN Semarang

Senin, 25 Juni 2018 | 10:47 WIB


Ciptakan Monolisa, Tim PKM UNNES Latih Siswa Tunarungu SLBN Semarang

Monolisa (Monopoli Bahasa) merupakan media pembelajaran berbasis permainan yang diciptakan oleh Tim Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNNES yang terdiri atas Ayu Putri Febrianti, Faridah Eriyaningsih, Slamet Sukri dan Abdul Maskur dibawah bimbingan M. Badrus Siroj, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan PKMM yang dilaksanakan mulai bulan April hingga Juni di SLB Negeri Semarang ini meliputi pelatihan desain, pelatihan membuat Monolisa, dan pelatihan menggunakan Monolisa dalam pembelajaran.

Ide pembuatan media Monolisa ini berawal dari pemikiran bahwa selama kegiatan pembelajaran di kelas guru masih aktif menjadi penceramah sedangkan di kurikulum 2013 yang seharusnya lebih aktif yaitu siswa. Selain itu dalam membelajarkan materi pelajaran, guru tunarungu kebanyakan masih menggunakan bahasa komtal dan belum memanfaatkan media pembelajaran sebagai penunjang kegiatan pembelajaran secara optimal.

Ayu sebagai ketua tim mengungkapkan bahwa sejatinya siswa tunarungu memiliki kemampuan berpikir yang sama dengan siswa normal lainnya, hanya saja terdapat gangguan pada bagian indera pedengarnya yang menganggu dalam kegiatan berbicara sehingga dengan adanya media Monolisa ini diharapkan siswa tunarungu lebih aktif dan mampu berpikir kreatif dalam kegiatan pembelajaran, utamanya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

“Pelatihan membuat media semacam ini sangat kami apresiasi sekali, anak-anak sangat menyukai media visual berbasis permainan. Sebenarnya sudah ada beberapa media permainan yang kami pergunakan dalam kegiatan pembelajaran, namun sejauh ini media seperti monolisa (monopoli bahasa) belum ada di sekolah kami” ujar bu Iin, selaku koordinator guru tunarungu di sekolah tersebut.

“Semoga dengan adanya media Monolisa ini, guru semakin terampil dalam membuat media pembelajaran dalam setiap mata pelajaran dan siswa juga dapat semakin aktif dalam kegiatan pembelajaran melalui media yang dipergunakan guru” ujar mahasiswa semester VI tersebut.

Untuk menjaga keberlangsungan program, tim PKM-M Monolisa akan membentuk tim pengembang Monolisa yang bekerja sama dengan SLB Negeri Semarang.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 499 kali

UNNES MoU dengan Korea National Sports University

Jumat, 22 Juni 2018 | 12:45 WIB


UNNES MoU dengan Korea National Sports University

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menambah jaringan kerjasama internasionalnya. Hari ini Jumat (22/6/2018) dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Korea National Sports University.

Penandatanganan oleh kedua belah pihak, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof YL Sukestiyarno dan Prof Bong-an Kwon PhD di Rektorat Kampus UNNES Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Setelah penandatangan MoU, dilanjutkan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES yang ditandatangangi oleh Dekan FIK Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd dan Dean of Graduate School Prof Bong-an Kwon PhD.

MoA ini diantaranya visiting professor antar kedua universitas bidang keolahragaan, students exchange, dan pengembangan fungsi tri dharma pergruan tinggi lain antar kedua universitas.

Prof Sukestiyarno menyampaikan, kerjasama ini merupakan awal yang baik untuk menjalin hubungan antara UNNES dengan Korea National Sports University. Dengan telah ditandatanganinya MoU dan MoA ini diharapkan dalam waktu dekat kedua belah pihak bisa mengimplementasikan kerjasama ini.


Penulis: Sihono Dibaca : 536 kali

Memaknai Idul Fitri 1439 H, Rektor UNNES Gelar Open House

Jumat, 22 Juni 2018 | 11:34 WIB


Memaknai Idul Fitri 1439 H, Rektor UNNES Gelar Open House

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum, menyelenggarakan Open House di Rumah Dinas Rektor Kelud, Rabu (20/6).

Acara ini dihadiri oleh para pejabat UNNES, segenap mitra UNNES, para staff serta satpam dan cleaning servis. Dimulai pukul 09.00 acara berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para undangan saling bersalam-salaman sebagai tanda permintaan maaf dengan rektor. Pada pukul 15.00 acara resmi ditutup.

“Keluarga besar UNNES harus senantiasa guyub. Kerukunan menjadi modal utama agar dapat memaknai perbedaan sebagai sebuah rahmat. Salah satunya melalui halalbihalal dan mengakrabkan diri,”tutur Prof Fathur.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 398 kali

Rancang Pelatihan Kerja bagi Mahasiswa, Trainer Muda Dilatih

Jumat, 22 Juni 2018 | 9:13 WIB


Rancang Pelatihan Kerja bagi Mahasiswa, Trainer Muda Dilatih

Menghadapi era Revolusi Industri 4.0, Pusat Pengembangan Karier dan Bimbingan Konseling, MKU-MKDK UNNES mengupayakan langkah terbaik untuk pengembangan kepribadian dan soft sklill mahasiswa.

Dua puluh dosen yang terpilih menjadi trainer/fasilitator diberi kesempatan berkontribusi dalam pembuatan modul kesiapan kerja bagi mahasiswa.

“Tak hanya menjadi fasilitator, dosen muda UNNES juga perlu ikut menambil peranan untuk menyempurnakan Modul RWAP agar modul tersebut relevan digunakan oleh semua elemen, khususnya mahasiswa,” ungkap Kepala Pusat Pengembang Karier Dr Eko Supraptono.

Review Modul RWAP ini dilaksanakan di Hotel Grand Wahid, Salatiga selama tiga hari (21-23/6). Dalam mempersiapkan modul yang berterima di semua elemen masyarakat, tim USAID juga memberikan arahan dan menghelat komunikasi interaktif dengan Pengembang Edukasi USAID melalui skype call.

Acara yang berlangsung tiga hari ini, diharapkan dapat menghasilkan modul baru yang mengakomodasi berbagai kepentingan untuk kesiapan peserta trainer memasuki dunia kerja. Rencananya, meskipun di review oleh dosen UNNES, modul ini akan digunakan dalam memandu training pada universitas-universitas maupun lembaga penyalur tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Nina, salah satu trainer USAID berpeendapat “Masukan akademisi sangat dibutuhkan untuk memperkaya khazanah pengetahuan peserta training.”


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 438 kali

Hari Pertama Kerja, Pimpinan UNNES Silaturahmi ke Mantan Rektor

Kamis, 21 Juni 2018 | 15:55 WIB


Hari Pertama Kerja, Pimpinan UNNES Silaturahmi ke Mantan Rektor

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum berserta Pembantu Rektor, Dekan, Direktur PPs, dan Ketua Lembaga silaturahmi ke mantan Rektor UNNES. Mereka yakni, Prof Rasdi Ekosiswoyo, Prof AT Soegito, dan Prof Sudijono Sastroatmodjo.

Silaturahmi semacam ini rutin dilakukan oleh pimpinan Unnes beserta jajarannya dalam Idul Fitri kepada sesepuh UNNES, mohon arahan, bimbingan, dan susur sembur sehingga bisa memimpin UNNES menjadi maju dan lebih baik lagi.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, di hari Idul Fitri ini kami mohon maaf lahir dan batin karena semua orang pasti tidak luput dari kesalahan dan kekilafan.

Rektor menambahkan, saling berkunjung kepada yang sepuh merupakan tradisi baik yang perlu dijaga. Ia juga mengatakan, para sesepuh yang lebih dulu memimpin juga telah membangun UNNES menuju arah kemajuan.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 554 kali

20 Juni 2018, Rektor UNNES adakan “Open House”

Senin, 18 Juni 2018 | 17:10 WIB


20 Juni 2018, Rektor UNNES adakan “Open House”

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum bakal menggelar open house di Rumah Dinas Rektor, Jalan Kelud Raya, Rabu, 20 Juni 2018.

Acara dimulai pukul 09.00 sampai 15.00 terbuka untuk mahasiswa, dosen, karyawan, hingga alumni UNNES.

Menurut Prof Fathur, makna memaafkan lekat dengan konservasi nilai yang menjadi bagian tak terpisahkan dari universitas konservasi.

“Disampaikan pula, keluarga besar UNNES harus senantiasa guyub. Kerukunan menjadi modal utama agar dapat memaknai perbedaan sebagai sebuah rahmat. “Salah satunya melalui halalbihalal dan mengakrabkan diri,” pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 576 kali

Saat Idul Fitri Keluarga Prof Satmoko Kembali Napak Tilas di UNNES

Minggu, 17 Juni 2018 | 7:55 WIB


Saat Idul Fitri Keluarga Prof Satmoko Kembali Napak Tilas di UNNES

Salah satu tradisi yang berjalan sampai saat ini keluarga besar Satmoko. Prof Satmoko dan Prof Retno Sriningsih adalah Guru Besar pendahulu UNNES telah membangun tradisi keilmuan di kampus IKIP Semarang yang saat ini bernama kampus UNNES.

Nama kedua Guru Besar UNNES tersebut dijadikan nama gedung laboratorium di UNNES. Gedung Laboratorium LP3 dengan nama Prof Satmoko dan gedung LP2M dengan nama gedung Prof Retno Sriningsih.

Saat memberi sambutan putra sulung Prof Satmoko mewakili keluarga besar,
Prof Dr dr Agus Purwadianto DFM SH MSi SpF(K) menyampaikan, keluarga Satmoko sangatlah bangga dengan kedua orang tua kami.

“Mereka begitu kerasnya perjuangan demi pendidikan kita, kita juga harus membalasnya dengan belajar lebih giat dan mencapai prestasi terbaik yang kita bisa”, katanya.

Demikian juga Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Prof YL Sukestiarno PhD, saat menyambut menjelaskan, UNNES sangatlah bangga mempunyai guru besar seperti Prof Satmoko dan Prof Retno Sriningsih. Banyak sekali nasehat beliau berdua yang memotivasi kami untuk selalu memberikan yang terbaik untuk lembaga.

“Maka dari itu di kedua gedung ini nasehat beliau berdua kami bingkai agar dapat dibaca oleh dosen, karyawan, dan mahasiswa agar dapat mencontoh kedua guru besar yang bersahaja ini”, pungkasnya.

Beberapa putra dan cucu Prof Satmoko juga mengenyam pendidikan di UNNES, ada yang lulus Doktor dan swdang melanjutkan studi S1 di Fakultas Ilmu Keolahragaan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 663 kali

Rektor dan Jajaran Pimpinan Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H

Kamis, 14 Juni 2018 | 17:23 WIB


Rektor dan Jajaran Pimpinan Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1439 H

Dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1439 H, layanan Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan cuti bersama pada Idul Fitri 1439 H ini pada 11–20 Juni.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan segenap jajaran pimpinan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada keluarga besar UNNES dan masyarakat pada umumnya.

Rektor berharap Idul Fitri menjadi momentum yang sangat baik untuk merekatkan tali persaudaraan di antara keluarga besar UNNES serta UNNES dengan masyarakat. UNNES ada karena masyarakat, dan untuk masyarakat pula UNNES dipersembahkan.

Kepada segenap warga masyarakat, Rektor tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas segala dukungan kepada UNNES selama ini. Mohon doa restu agar UNNES makin berguna bagi masyarakat, negara-bangsa, dan dunia.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 428 kali

Lima Bakal Calon Disahkan Senat

Jumat, 8 Juni 2018 | 21:02 WIB


Lima Bakal Calon Disahkan Senat

Setelah diperpanjang selama 3 x 24 jam untuk kedua kalinya, pendaftaran bakal calon rektor UNNES tahun 2018-2022 resmi ditutup Selasa 5 Juni 2018 pukul 15.00. Selama masa perpanjangan yang kedua, tiga pendaftar mengumpulkan berkas pendaftaran kepada panitia. Dengan demikian, total pendaftar bakal calon rektor UNNES 2018-2022 yang bersedia dicalonkan menjadi rektor berjumlah dan lolos verifikasi berjumlah lima orang. Kelima orang tersebut sesuai dengan abjad adalah

  1. Dr. Achmad Rifai RC., M.Pd.,
  2. Dr. Eko Handoyo, M.Si.
  3. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.,
  4. Dr. Martitah, M.Hum.
  5. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T.

Pada tanggal 5 Juni 2018 pukul 16.00, panitia pemilihan Rektor mengadakan rapat verifikasi berkas pendaftaran dan menyatakan bahwa kelima pendaftar tersebut telah memenuhi syarat menjadi bakal calon rektor UNNES periode 2018-2022. Pada tanggal 6 Juni 2018, Senat UNNES telah menetapkan kelima nama tersebut menjadi bakal calon Rektor UNNES 2018-2022. Pemaparan visi dan misi bakal calon akan diadakan tanggal 3 Juli 2018 dengan dihadiri perwakilan Kemenristekdikti. Setelah pemaparan, tiga orang calon Rektor akan ditentukan melalui metode pemungutan suara anggota Senat UNNES.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 1.251 kali

Rumah Amal, Cara Keluarga Besar UNNES Membantu Sesama

Kamis, 7 Juni 2018 | 14:25 WIB


Rumah Amal, Cara Keluarga Besar UNNES Membantu Sesama

Aktivitas di gedung mungil di seberang bundaran UNNES itu tampak ramai pada Kamis (7/6) siang. Tiga karyawan laki-laki asyik bekerja menghadap layar komputer, dua karyawan perempuan sedang melayani mahasiswa, adapun beberapa mahasiswa duduk di kursi tunggu sambil bercengkrama.

Itulah gambaran aktivitas di Rumah Amal LAZIS UNNES, lembaga yang berkantor di gedung eks-kantor Bank BNI. Kantornya terletak di samping pertigaan menuju kampus timur.

Lembaga ini dibentuk tahun 2013 untuk mengelola potensi zakat dosen dan karyawan di Universitas Berwawasan Konservasi itu. Setelah empat tahun berdiri, lembaga itu berhasil menghimpun dan menyalurkan dana umat yang jumlahnya mencapai bilangan miliar.

Gagasan membentuk Rumah Amal LAZIS muncul karena potensi zakat dari dosen dan karyawan UNNES cukup besar. Di sisi lain, belum ada wadah khusus untuk mewadahinya.

Ketua Rumah Amal LAZIS UNNES Dr Edy Purwanto menjelaskan, gagasan mendirikan LAZIS lahir karena kesadaran bahwa dosen dan karyawan UNNES memperoleh rizki berupa gaji melalui UNNES. Karena itu, dosen dan karyawan merasa perlu menyalurkan zakatnya melalui UNNES agar memberi kebermanfaatan bagi keluarga UNNES dan sekitarnya.

Saat mulai beraktivitas pada 2013, lembaga ini melakukan sosialisasi untuk menjaring muzaki. Namun saat itu jumlah muzaki belum cukup banyak. Tahun 2015, lembaga ini diperkuat melalui aturan Rektor yang menganjurkan dosen dan karyawan UNNES menyalurkan zakatnya sebanyak 2,5 persen dari remunerasi melalui lembaga ini.

Dari kebijakan tersebut, sebanyak 1.382 dosen dan karyawan menyanggupi. Hanya 37 orang yang menolak. Karena itulah, dana yang terkumpul cukup besar. Pada tahun 2017 setidaknya ada 1,5 miliar uang yang dapat dihimpun melalui zakat. Adapun tahun sebelumnya, ada 2 miliar dana yang diterima melalui infaq.

Edy menuturkan, dana yang dikelola LAZIS disalurkan pada 19 kegiatan berbeda. Dari 19 pos kegiatan itu, anggaran terbesar digunakan untuk membantu mahasiswa kurang mampu yang belum terakomodasi melalui beasiswa Bidikmisi.

“Prioritas kami memang untuk mahasiswa, terutama mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Mereka perlu dibantu agar bisa kuliah dengan lancar, menyelesaikan studi, dan meraih cita-cita,” katanya.

Pada tahun 2017 setidaknya ada 462 mahasiswa penerima manfaat dengan skema penyaluran yang berbeda-beda. Untuk seluruh mahasiswa tersebut, total dana yang disalurkan LAZIS mencapai Rp1.7 miliar.

Sebanyak 262 mahasiswa menerima bantuan melalui skema Beasiswa Mahasiswa Reguler. Bantuan ini diberikan kepada mahasiswa dhuafa atau sedang mengalami kesulitan karena kondisi tertentu. Dana yang disalurkan untuk 262 mahasiswa tersebut sejumlah Rp510,8 juta.

Sebanyak 24 mahasiswa menerima bantuan melalui Beasiswa Tahfidz, berupa bantuan biaya studi dan biaya hidup bagi mahasiswa tahfidz. Dana LAZIS yang disalurkan kepada mereka sejumlah Rp200,8 juta.

Sebanyak 60 mahasiswa menerima bantuan dana Infaq Bantuan Orang Tua Asuh (IBOA). Mereka mendapat bantuan setiap bulan selama 8 semester masa studi. Dana yang disalurkan melalui skema ini sejumlah Rp803,8 juta.

Adapun 116 mahasiswa menerima bantuan biaya UKT, diberikan kepada mahasiswa yang mengalami kesulitan membayar UKT. Dana yang didistribusikan untuk 116 mahasiswa tersebut sejumlah Rp280,8 juta.

Selain kepada mahasiswa aktif, dana LAZIS juga digunakan untuk calon mahasiswa melalui Beasiswa Perintis.

Melalui beasiswa ini LAZIS menyelenggarakan program pendampingan kepada siswa SMA/SMK/MA dari keluarga dhuafa yang ingin masuk perguruan tinggi negeri. Selama 30 hari mereka diberikan kursus persiapan. Baik biaya konsumsi, akomodasi, maupun kegiatan bagi mereka ditanggung oleh LAZIS.

Edy melanjutkan, pihaknya akan terus berusaha mengoptimalkan potensi zakat agar manfaat yang dirasakan bagi umat semakin besar.

“Alhamdulillah, kesadaran warga UNNES untuk bergotong royong membantu sesama semakin besar. Trennya semakin hari semakin meningkat,” katanya sambil menambahkan bahwa laporan dana zakat dapat diakses melalui lazisunnes.org.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 501 kali

Novi Ratna Dewi Ketua Jurusan IPA Terpadu UNNES

Kamis, 7 Juni 2018 | 13:46 WIB


Novi Ratna Dewi Ketua Jurusan IPA Terpadu UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengangkat Novi Ratna Dewi SSi MPd sebagai Ketua Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam Terpadu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Kegiatan diawali dengan penandatanganan Pakta Integritas. Penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Dekan FMIPA Prof Zaenuri, dan Kabag Kepegawain Mulyo Widodo, Kamis (7/6/2018) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menyampai pengangkatan ketua jurusan ini sesuai dengan prosedur yakni mengganti ketua jurusan yang sudah selesai masa jabatannya yakni 4 tahun.

Untuk itu tugas ketua jurusan hanya meningkatkan akreditasi program studi (Prodi). Selain itu juga meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa yakni percepatan studi sehingga bisa lulus tepat waktu.


Penulis: Sihono Dibaca : 723 kali

Mahasiswa UNNES Ciptakan Media Pembelajaran Inovatif, Murid dan Guru Sangat Tertarik

Kamis, 7 Juni 2018 | 10:28 WIB


Mahasiswa UNNES Ciptakan Media Pembelajaran Inovatif, Murid dan Guru Sangat Tertarik

Matematika biasanya ditakuti oleh siswa, pembelajaran matematika juga kebanyakan membosankan. Hal itulah yang melatarbelakangi tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdiankepada Masyarakat Jurusan Matematika Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk malaksanakan pengabdian menggunakan media pembelajaran yang menarik.

Tim PKM terdiri atas Rif’an Kristiawan, Alviyatun Ni’mah, Rokhaniyah, Fitriyani Panca Suraya, dan Wahyu Prasojo dengan dibimbing dosen Bambang EkoSusiloSPd MPd.

Mereka menciptakan media ‘Wayang Bungkus’ (Wayang Bangun Ruang Kardus), merupakan media konservatif karena berbahan dasar dari kardus, untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bangun ruang dengan keistimewaan dibuat dalam tiga bentuk menerapkan teori belajar Bruner yaitu dalam bentuk enaktif, ikonik, dan simbolik.

Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan April-Juni di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudlotul Huda Sekaran Gunungpati Kota Semarang. Kegiatan berupa pentas tim pelaksana dan pentas siswa, pembelajaran saintifik menggunakan media Wayang Bungkus, dan pelatihan pembelajaran menggunakan media Wayang Bungkus bagi guru.

Kegiatan tersebut berhasil membuat siswa tertarik dan berperan aktif dalam pembelajaran matematika serta berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bangun ruang.

Puji Astuti SPd salah satu peserta pelatihan mengaku sangat tertarik dengan media yang dibuat dan berencana mengembangkan untuk menerapkan pada materi pelajaran lainnya, yaitu Bahasa Indonesia.

Apresiasi positif juga disampaikan oleh Ketua Jurusan Matematika UNNES Drs Arief Agoestanto MSi dan Kepala MI Roudlotul Huda Nur Hamidah MPd, sehingga dibuatlah MoA kerjasama dan dibentuk tim pelaksana untuk mengembangkan media Wayang Bungkus dan menerapkan pada kegiatan pembelajaran.


Penulis: Sihono Dibaca : 836 kali

Buka Bersama Perkuat Silaturahmi UNNES dan Rekan Media

Kamis, 7 Juni 2018 | 10:13 WIB


Buka Bersama Perkuat Silaturahmi UNNES dan Rekan Media

Media-media cetak maupun digital selalu mengiringi dan meliput langkah-langkah Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam berbagai kegiatan. Oleh karenanya Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengadakan buka bersama rekan-rekan media dan wartawan se-kota Semarang, Rabu (6/6).

Acara yang bertempat di Rumah Makan Padang Sederhana ini berlangsung hangat dan akrab. Tampak para rekan media berbincang dan membaur dengan staff UNNES yang hadir. Para rekan media juga diajak berdiskusi dengan Rektor, terkait UNNES dalam pemberitaan.

Salah satunya aksi mahasiswa terkait penolakan uang pangkal bagi calon mahasiswa UNNES jalur Seleksi Mandiri pada Senin(4/6) lalu. Menurut para mahasiswa, UNNES tidak seharusnya memberlakukan uang pangkal, karena menciderai ketunggalan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Prof Fathur lalu menjelaskan bahwa UNNES setidaknya membantu dua puluh tiga persen mahasiswa miskin berprestasi berkuliah. Dana yang di dapat salah satunya berasal dari gaji para dosen yang dipotong dua setengah persen. Walaupun banyak dosen yang memprotes, diberikan pengertian kurangnya bersedekah bisa menghambat rezeki.

Adil tidak harus sama antara satu dengan lainnya. Orang yang dikaruniai rezeki berlimpah seharusnya membantu orang lain yang kekurangan. Sehingga makin banyak masyarakat miskin yang terbantu. Apalagi tahun ini UNNES sedang membangun era internasionalisasi, jika tidak ada pemasukan yang memadai maka pembangunan akan terhambat dan reputasi UNNES tidak bisa meningkat.

Saat ini sedang ramai diperbicangkan dosen yang terlibat aliran radikalisme. Peristiwa ini tentu mengguncangkan publik, terutama di kalangan pendidik. Namun Prof Fathur memastikan bahwa UNNES bersih dari hal-hal semacam itu. Karena sebelum menjabat, seluruh dosen dan tenaga pendidik UNNES terlebih dulu menandatangani pakta integritas dalam rangka pengkuan cinta Indonesia.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah hadir. Semoga tali silaturahmi kita selalu terjaga dan tidak akan putus,”ujar Dosen Fakultas Bahasa dan Seni itu seraya menutup diskusi.

(Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 433 kali

Nuansa Bulan Suci Ramadan, Mahasiswa Ilmu Politik UNNES Gelar Buka Puasa Bersama di Panti Sosial Anak

Kamis, 7 Juni 2018 | 8:16 WIB


Nuansa Bulan Suci Ramadan, Mahasiswa Ilmu Politik UNNES Gelar Buka Puasa Bersama di Panti Sosial Anak

Bangun kebersamaan dan kepedulian pada sesama di bulan ramadan, mahasiswa Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan yayasan panti sosial anak Al-Hidayah mengadakan kegiatan buka bersama dan donasi, Selasa (5/6).

Acara ini di hadiri oleh mahasiswa Ilmu Politik dari berbagai angkatan dan 100 anak dari panti sosial anak Al-Hidayah. Acara ini di selenggarakan di yayasan panti sosial anak Al-Hidayah desa Desel, Sadeng kecamatan Gunung Pati.

Dalam laporannya, panitia kegiatan Satrio Pinandito menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa Ilmu Politik kepada sesama dan megharap agar mahasiswa seharusnya juga tidak hanya mementingkan nilai IPK saja, namun juga harus peka terhadap lingkungan sekitar, karena disitulah kita berasal dan dari situ juga kita akan kembali mengamalkan ilmu yang sudah di dapat saat berkuliah.

Hal ini selaras dengan sambutan yang disampaikan oleh pengelola panti anti sosial anak Al-hidayah Ustaz Kholik. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas bantuan yang dibantuan berikan dan berharap agar kegiatan serupa bisa di ikuti oleh mahasiswa-mahasiswa lain.

Kegiatan ini juga di meriahkan dengan  siraman rohani oleh Ustaz Kholik, pembagian hadiah, dan pemberian uang santunan dan barang layak pakai yang di kumpulkan oleh mahasiswa Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 665 kali

LP3 Selenggarakan Buka Puasa Bersama Rektor

Selasa, 5 Juni 2018 | 20:58 WIB


LP3 Selenggarakan Buka Puasa Bersama Rektor

Eratkan Silahturahmi, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan buka puasa bersama dengan pimpinan dan pejabat dilingkungan universitas, Selasa (5/6).

Dalam kegiatan yang berlangsung di gedung Prof Satmoko (LP3) ini, turut hadir Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono MSi, dan sejumlah pimpinan lainnya yang disambut hangat oleh Kepala LP3 Dr Abdurrahman MPd. Peserta kegiatan buka bersama kali ini merupakan Tenaga Kerja LP3 dan Guru LabSchool UNNES.

Dalam sambutannya, Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, pentingnya  tetap menjaga silaturahmi demi keberlangsungan dan kemajuan UNNES kedepan.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, terutama saat penyampaian tausiah oleh Dr Isnarto MSi selaku Kepala Pusat Pengembangan Praktik Pengalaman Lapangan dan Inovasi Pembelajaran.

“Tidak ada manusia yang sempurna dalam segala hal. Selalu saja ada kekurangan. Boleh jadi ada yang indah dalam rupa, tapi ada kekurangan dalam gaya bicara. Bagus dalam penguasaan ilmu, tapi tidak mampu menguasai emosi dan mudah tersingung, kuat di satu sisi, tapi lemah di sudut yang lain,” ungkap Dr Isnarto.

Dari situlah, lanjutnya, kita harus cermat mengukur timbangan penilaian terhadap seseorang. Apa kekurangan dan kesalahannya. Terhadap sesama, kita harus saling menolong dan tidak mengumbar aib. Maka, dengan demikian Allah akan selalu menolong hamba-Nya tersebut.

Iwang NS, Dwi H, & Tomihendra S (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 375 kali

Buka Puasa Bersama di PPs, Rektor Imbau Hindari Gesekan Sosial

Senin, 4 Juni 2018 | 19:32 WIB


Buka Puasa Bersama di PPs, Rektor Imbau Hindari Gesekan Sosial

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengimbau kepada peserta Buka Puas Bersama untuk menghindari gesekan sosial yang dewasa ini semakin marak terjadi.

Menurutnya, gesekan sosial dapat menurunkan kualitas suatu lembaga. Ia menjelaskan, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk menghindari gesekan sosial di lingkungan kampus.

“Diantaranya, dengan melakukan pendekatan diri kepada Allah yang kemudian dicerminkan melalui sikap dan tindakan kepada sekitarnya, termasuk dilingkungan kampus UNNES,” jelas Rektor.

Tidak perlu saling cemburu, tambahnya, rezeki sudah ada yang mengaturnya. Selain itu, menepati janji adalah upaya yang dapat dilakukan agar tidak menimbulkan gesekan sosial diantara sesama.

Dalam sambutan pembukanya, Direktur Pascasarjana UNNES Prof Dr H Achmad Slamet MSi berharap, kegiatan ini dapat menjadi upaya untuk menjaga tetap kukuh tegaknya silaturahmi civitas akademika UNNES.

“Pentingnya silaturahmi dalam lembaga akan mempererat hubungan yang harmonis sebagai bentuk hubungan manusia dengan manusia. Maupun hubungan manusia dengan Sang Maha Pencipta,” ungkapnya.

Dwi Hermawan & Iwang NS (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 530 kali

Tim PKM-M UNNES Latih Grafitis Santri Rijalul Quran

Senin, 4 Juni 2018 | 14:28 WIB


Tim PKM-M UNNES Latih Grafitis Santri Rijalul Quran

Grafitis (Kaligrafi Batik Semarangan) merupakan inovasi baru yang diciptakan oleh Tim  Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) UNNES yang terdiri atas Daffa Savero R, M Hasan Muiz, Abdul Basit, Dhiva Ulhusna, dan Wahyu retno N dibawah bimbingan Zukhaira, SS MPd.

Kegiatan pengabdian ini dilakukan semenjak bulan april hingga juni di dukuh Kalirejo Kelurahan Mangunsari Kecamatan Gunungpati Semarang yang meliputi pelatihan kaligrafi, pelatihan batik, pelatihan kaligrafi batik semarangan, pelatihan marketing, dan lain sebagainya.

Daffa selaku ketua tim mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya nyata mahasiswa selaku garda terdepan bangsa dalam mempersiapkan santri yang memiliki kemandirian ekonomi kelak sehingga dapat berperan dalam mencapai sustainable development goal.

Keseharian santri selama ini hanya disibukkan dengan hanya menghafal Alqur’an dan mempelajari ilmu-ilmu keagamaan.

“Pelatihan grafitis sangat kami butuhkan dalam memberikan bekal keterampilan kepada santri kami, sehingga kelak bisa bermanfaat bagi mereka pasca menyelesaikan hafalan Alquran mereka di pondok ini” ujar Jamat Jamil, selaku salah satu ustadz di pondok tersebut.

Untuk menjaga keberlangsungan progam tim PKM-M sudah melakukan beberapa upaya diantaranya pembentukan  Unit Santri Berkerasi (USB), pelatihan batik cap dan printing kepada ustadz, dan sedang berupaya membuat Memorandum of Understanding (MoU) antara pondok pesantren dengan pihak fakultas.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 367 kali

Menghadapi Persaingan di Era Digital,Hima Prodi PIPS Selenggarakan Seminar Nasional Kewirausahaan

Senin, 4 Juni 2018 | 13:37 WIB


Menghadapi Persaingan di Era Digital,Hima Prodi PIPS Selenggarakan Seminar Nasional Kewirausahaan

Himpunan Mahasiswa (Hima) Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelengarakan Seminar Nasional Kewirausahaan, Sabtu (2/6).

Kegiatan yang bertempat di lantai 3 Gedung C7 FIS ini mengangkat tema “Membentuk Jiwa Wirausaha Melalui Pengembangan Creativepreneur di Era Digital”. Peserta merupakan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Seminar ini dilatar belakangi oleh kepedulian Mahasiswa PIPS terhadap pengalaman dan kemampuan wirausaha di era digital sangat diperlukan mahasiswa sebagai agen perubahan dan pelopor terbentuknya perekonomian Indonesia.

Dalam laporannya, Winda Nur Azizah selaku ketua pelaksana menjelaskan tujuan diadakannya Seminar Nasional Kewirausahaan ini untuk berbagi informasi tentang strategi kewirausahaan, baik untuk meningkatkan kemampuan dan kreatifitas dalam berwirausaha di era digital bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Kegiatan ini mengundang tiga narasumber yaitu Dr Ir Mama Kariada Tri Martuti Msi, Setiya Aji SPd dan Wayan Ixora, salah satu Youtuber Indonesia. Bertindak sebagaia moderator Wisnu Pratama Iriyan.

(Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 479 kali

Memaknai Nuzulul Quran, Meraih Kemuliaan di Bulan Suci Ramadan

Senin, 4 Juni 2018 | 9:50 WIB


Memaknai Nuzulul Quran, Meraih Kemuliaan di Bulan Suci Ramadan

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh kemuliaan, pada bulan ini terjadi suatu peristiwa besar dalam sejarah Islam yakni Nuzulul Quran. Untuk memperingati peristiwa tersebut, digelar Pengajian Ahad Pahing di Rumah Dinas Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Jalan Kelud Raya, Minggu malam (3/6).

Hadir para pejabat UNNES beserta Dharma Wanita dan beberapa perwakilan mahasiswa. Kegiatan tersebut diawali dengan Salat Isya, Salat Tarawih dan Salat Witir berjamaah dilanjutkan sambutan Rektor UNNES dan ditutup dengan tausiyah dari KH Drs Shodiqin.

Pada sambutannya, Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucap syukur pada Allah SWT atas capaian prestasi dan reputasi yang berhasil diraih UNNES sejauh ini. Beliau menerangkan bahwa segala capaian itu dapat diraih karena tiga kata kunci utama. Pertama ialah kebersamaan (guyub); kedua, integritas (kesungguhan); dan ketiga, kerja nyata.

“Malam ini mari kita berdoa agar UNNES terus meraih kemuliaan, kecemerlangan, membawa sinar bagi seluruh warga UNNES. Sinar kebahagiaan, sinar kesejahteraan, dan sinar kemuliaan dalam ilmu yang mampu menyinari warga di sekitar UNNES, menyinari Indonesia bahkan menyinari dunia”, ucap Profesor Sosiolinguistik tersebut.

Pada tausiyah kali ini, KH Drs Shodiqin menerangkan keutamaan membaca Al Quran dan menjalankan ibadah puasa serta mengimbau warga UNNES untuk mengamalkannya supaya doa-doa dan harapan dapat terwujud.

Dijelaskan pula peristiwa Nuzulul Quran berkaitan dengan Lailatul Qadar sebagaimana ditilik dari pendapat ahli bahasa mengenai Surat Al Qadr ayat 1, artinya “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam qadar” yang dikaitkan dengan Surat Al Alaq ayat 1 yang artinya “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan”.

Kesimpulannya yakni manusia yang akan mendapat Lailatul Qadar adalah mereka yang menyebut Asma Allah dalam setiap langkahnya. Terakhir, beliau berdoa semoga segala amalan yang sudah kita lakukan diterima oleh Allah SWT.

(Annisa Azizatul I & Moh Iqbal Gunawan – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 355 kali

Menristekdikti Sapa UNNES dalam Tarawih Keliling BAI

Sabtu, 2 Juni 2018 | 0:11 WIB


Menristekdikti Sapa UNNES dalam Tarawih Keliling BAI

Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jawa Tengah kembali mengelar Taraweh Keliling (Tarling) di Universitas Negeri Semarang (UNNES), Jumat malam (1/6).

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Prof Wuryanto UNNES ini menghadirkan Mentri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Mohamad Nasir PhD Ak sebagai penceramah.

Tausiyah Prof Nasir menitikberatkan pada perasaan cinta dan kasih sayang yang harus dimiliki setiap orang muslim. Mengacu pada Al-Quran terutama Surat Al-Fatihah menekankan kata ‘Ar-Rahman’ dan ‘Ar-Rahim’ dari kata dasar ‘Rahiman’ yang berarti cinta dan kasih.

Oleh karena itu, jika ada orang muslim beraliran radikalisme artinya belum bisa membawa Islam yang Rahmatan Lilalamin, apalagi Negara Indonesia yang berideologi Pancasila mempunyai banyak perbedaan. Al-Quran belum tentu ada dalam Pancasila, tetapi isi Pancasila pasti ada dalam Al-Quran.

“Insya Allah kita adalah muslim yang mukhlis. Muslim yang konstruktif, bukan destruktif. Maka dengan itu semoga puasa dan ibadah kita diterima oleh Allah,”tegasnya.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum merasa bersyukur karena BAI kembali memberi kepercayaan pada UNNES sebagai tuan rumah penyelenggaraan teraweh keliling.

“Malam hari ini, Menristekdikti hadir ditengah-tengah kita, bersama menunaikan Shalat Tarawih dan memberikan tausiyah. Ditambah lagi, hari ini merupakan hari lahirnya Pancasila. Mari gunakan momen ini untuk bersama berbagi serta memiliki semangat berprestasi,”ujar Dosen Fakultas Bahasa dan Seni itu.

Acara dimulai dengan Sholat Isya dilanjutkan Sholat Tarawih 8 rakaat dan Sholat Witir 3 rakaat. Sebelum memulai tausiyah, dibacakan tilawatil quran oleh Fadholli. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Menristekdikti.

Dalam kesempatan tersebut juga diadakan donor darah yang dilaksanakan setelah Sholat Tarawih dan pemberian tali asih dari UNNES kepada BAI.

Nida MR & Abdul Majid (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 421 kali

Wakil Rektor III Gelar Forum Grup Discussion dan Buka Bersama

Kamis, 31 Mei 2018 | 23:47 WIB


Wakil Rektor III Gelar Forum Grup Discussion dan Buka Bersama

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Bambang Budi Raharjo MSi menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengenai peraturan rektor tentang organisasi kemahasiswaan (ormawa), Kamis (31/5).

Acara yang diadakan di Lantai 1 Gedung Rektorat UNNES ini diikuti oleh mahasiswa aktivis dari seluruh fakultas dan beberapa Wakil Dekan Kemahasiswaan. Dr Bambang memberikan sambutan serta tausiyah sebagai pembuka acara, dilanjutkan buka puasa bersama selepas adzan maghrib.

Dalam kesempatan kali ini, Dr Bambang mengingatkan mahasiswa harus menciptakan lingkungan yang baik, saling gotong-royong dan bekerja sama dalam hal kebaikan. Mahasiswa jangan sampai menjadi beban, yang seharusnya menjadi solusi malah menambah masalah.

“Pada dasarnya mahasiswa itu hebat. Terus kembangkan potensi-potensi diri, serta kuatkan pengendalian diri. Kelak kalianlah pengganti saya”,terang dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan tersebut.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 3.362 kali

Jumat, 1 Juni UNNES Tuan Rumah Tarawih Keliling BAI Prov Jateng

Kamis, 31 Mei 2018 | 14:53 WIB


Jumat, 1 Juni UNNES Tuan Rumah Tarawih Keliling BAI Prov Jateng

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak semua warga muslim Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan sekitarnya untuk mengikuti Salat Tarawih bersama dalam kegiatan Tarawih keliling bersama Menristekdikti dan Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini akan digelar pada Jumat, 1 Juni 2018 di Gedung Auditorium UNNES Kampus Sekaran. diawali dengan salat Isya kemudian dilanjutkan salat Tarawih dan diakhiri Salat Witir. Bertindak sebagai imam Drs H Muhyiddin, MAg, sedangkan Tausiah diisi oleh Menteri Riset Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi Prof H Moh Nasir PhD Ak.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 391 kali

Purna Tugas, 38 Tahun Lebih Mengabdi Ini Luar Biasa

Kamis, 31 Mei 2018 | 11:39 WIB


Purna Tugas, 38 Tahun Lebih Mengabdi Ini Luar Biasa

Sebanyak tujuh warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) terhitung mulai tanggal 1 Juni 2018 memasuki purna tugas. Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono, Kamis (31/5/2018) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Mereka adalah Dr Khomsun Nurhalim MPd dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Sutrisno SE Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan Biro Perencanaan dan Keuangan (BPK), Sugiyana SPd (FMIPA), Sinta (LP3), Sunarti (UPT Perpustakaan), Suparjo (UPT Perpustakaan), dan Sukam (BUHK).

Hadir Wakil Dekan II FIP Dra Sinta Saraswati MPd Kons, Kepala Biro Perencanaan & Keuangan Drs Heri Kismaryono MM, Ketua KORPRI Dr Rochmad MSi, Ketua paguyuban Wredatama Drs Zoedindarto Boedyhartono, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Dr Martono saat melepas purna tugas menyampaikan, Bapak/Ibu para purna tugas ini rata-rata sudah mengabdi selama 37 tahun lebih, bahkan ada yang 38 tahun lebih dalam keadan sehat dan bugar. Ini menunjukkan pengabdian yang luar biasa kepada UNNES dan negara. Sebab, banyak teman kita yang belum purna tugas, tetapi tidak bisa menerima ‘Surat Purna Tugas’ (meninggal).

Untuk itu, saya atas nama lembaga dan pribadi mengucapkan banyak terima kasih atas pengabdiannya yang telah membesarkan UNNES ini dan mohon maaf atas segala kekurangannya dalam melayani Bapak/Ibu semua.
Secara administratif, memang hubungan kedinasan sudah berakhir namun hubungan kekeluargaan dan komunikasi dengan UNNES tetap masih terjalin. Ini dibuktikan dengan semua warga UNNES yang sudah purna tugas masuk menjadi anggota paguyuban Wredatama UNNES.

Ketua paguyuban Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedyhartono mengucapkan selamat bergabung paguyuban Wredatama UNNES, paling tidak ada dua pertemuan besar dengan lembaga yaitu dalam rangka Dies Natalis serta halal bihalal dan temu kangan dengan unsur pimpinan UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 567 kali

Penulis Buku Harus Berbasis Kepakaran dan Kesadaran

Rabu, 30 Mei 2018 | 14:45 WIB


Penulis Buku Harus Berbasis Kepakaran dan Kesadaran

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., membuka acara workshop penulisan buku MKU dan MKDK tahun 2018 yang diselenggarakan oleh LP3 UNNES pada tanggal 30 Mei 2018 di Hotel Grasia Semarang. Pada kesempatan tersebut, Rektor berpesan pada para penulis buku untuk mendasari penulisan dengan kepakaran dan kesadaran. Kepakaran ditunjukkan dengan luasnya dimensi pembahasan dan kedalaman materi penulis pada buku yang ditulis. Kesadaran diwakili dengan adanya kesadaran bahwa penulisan buku adalah proses kontemplasi hidup dan sekaligus ibadah. Tanpa adanya kesadaran tersebut maka penulis tidak akan merasakan hidup yang sesungguhnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Rustono, M.Hum, juga menyampaikan materi tentang penulisan buku ajar untuk para penulis. Prof. Rustono mengingatkan bahwa akurasi bahasa maupun akurasi logika harus dapat dipertanggungjawabkan. Buku yang mengandung terlalu banyak kesalahan akan mengurangi kenikmatan belajar para mahasiswa. Apabila mahasiswa tidak menikmati belajar maka intisari pembelajaran menjadi nihil.

Kegiatan ini diikuti oleh 38 penulis buku MKU dan MKDU di UNNES. Peserta sangat mengapresiasi pimpinan atas terselenggaranya kegiatan ini.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 414 kali

Verifikasi Ulang Bakal Calon Rektor, Pendaftaran Diperpanjang

Rabu, 30 Mei 2018 | 14:31 WIB


Verifikasi Ulang Bakal Calon Rektor, Pendaftaran Diperpanjang

Terkait dengan berita sebelumnya yang berjudul “Empat Pendaftar Bakal Calon Rektor UNNES Terverifikasi”, Senat Universitas Negeri Semarang (UNNES) meminta panitia pemilihan Rektor UNNES untuk memeriksa kembali berkas keempat pendaftar. Setelah diverifikasi ulang oleh panitia, dua pendaftar dinyatakan memenuhi syarat sebagai bakal calon:

  1. Dr. Achmad Rifai RC., M.Pd.,
  2. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.,

Dua pendaftar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat adalah:

  1. Prof. Dr. Supriyadi, M.Si., dan
  2. Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd.

Karena pendaftar yang lolos kurang dari empat orang maka pendaftaran bakal calon Rektor UNNES 2018-2022 kembali diperpanjang 3 x 24 Jam. Tata cara pendaftaran dapat dibuka pada tautan ini.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 983 kali

Mahasiswa S1 dan S2 UNNES Peduli Sesama

Rabu, 30 Mei 2018 | 8:35 WIB


Mahasiswa S1 dan S2 UNNES Peduli Sesama

Sebagai bentuk rasa syukur atas datangnya bulan Ramadhan 1439 H, mahasiswa S1 dan S2 Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Yayasan Ibnu Sina Semarang menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Musholla Istiqomah Jalan Cempakasari Timur II RT 3/1 Sekaran Gunungpati Semarang, Selasa (29/5/2018).

Kegiatanini merupakan bentuk bakti sosial yang ditujukan kepada fakir miskin wilayah Sekaran, dihadiri oleh 30 masyarakat sekitar, 80 mahasiswa S1 dan S2, Pendiri dan Ketua Yayasan Ibnu Sina Dr H Anwar Sutoyo MPd beserta segenap pengurus Yayasan, serta dosen Konseling Agama Islam BK FIP UNNES Muslikah SPd MPd.

Harapannya dengan kegiatan ini mahasiswa mampu meningkatkan kontribusi pada bidang sosial terutama kepekaan dan kepedulian sosial, sehingga mahasiswa menjadi seimbang antara kemampuan akademik, sosial, kepribadian, dan profesional. Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Ramadhan sekaligus sebagai implementasi mata kuliah Konseling Agama Islam.

Kegiatan diawali laporan ketua panitia, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan-sambutan, pengajian umum oleh Drs Ahmad Yusuf Sujiyanto MPdI, pembagian sembako, dan uang santunan hasil infaq rutin mahasiswa Bimbingan dan Konseling S1 dan S2.


Penulis: Sihono Dibaca : 457 kali

Beri Tausiah di FBS, Rektor : Mari Belajar Keikhlasan dari Imam Al-Ghazali

Selasa, 29 Mei 2018 | 19:30 WIB


Beri Tausiah di FBS, Rektor : Mari Belajar Keikhlasan dari Imam Al-Ghazali

Kebaikan yang dilakukan seseorang tidak selalu diketahui orang lain. Namun, tidak satu pun kebaikan yang luput dari perhatian Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan akan memberikan balasan, baik melalui orang sekitar maupun melalui alam. Yang terpenting adalah keikhlasan dalam menjalankannya.

Demikian pesan yang disampaikan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam acara buka puasa bersama antara keluarga besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dengan pimpinan universitas, Selasa (29/5).

Pada kesempatan tersebut, Rektor mengajak seluruh hadirin untuk meneladani kisah keikhlasan dari seorang ulama sekaligus ahli filsafat islam Imam Al-Ghazali.

“Suatu ketika Imam al-Ghazali menulis kitab. Pada waktu itu orang menulis menggunakan tinta dan sebatang pena. Pena itu harus dicelupkan dulu kedalam tinta baru kemudian dipakai untuk menulis, jika habis di celup lagi dan menulis lagi,” jelasnya.

Ditengah kesibukan menulis itu, lanjut Rektor, tiba-tiba terbanglah seekor lalat dan hinggap di mangkuk tinta Imam Al- Ghazali. Lalat itu tampaknya sedang kehausan. Ia meminum tinta dimangkuk itu. Melihat lalat yang kehausan itu, Imam al-Ghazali membiarkan saja lalat itu meminum tintanya.

“Lalat juga makhluk Allah yang harus diberikan kasih sayang, pikir Al-Ghazali saat itu. Ketika Al-Ghazali wafat, selang beberapa hari kemudian, seorang Ulama yang merupakan sahabat dekat beliau bermimpi. Dalam mimpi itu, Imam Al Ghazali menyampaikan bahwa, Allah telah menempatkannya  di tempat yang paling baik,” terang Rektor.

Allah memberinya tempat yg terbaik, lanjut Rektor, hanya karena pada saat menulis beliau memberikan kesempatan kepada seekor lalat untuk meminum tintanya karena kehausan. Beliau melakukan itu dengan penuh keikhlasan karena beliau sayang pada makhluk Allah.

“Dari kisah sufi tersebut, memberi kita hikmah bahwa tidak ada salahnya jika kita menolong mahluk Allah.  bayangkan hanya sekadar membiarkan lalat yang kehausan untuk minum saja menjadikan sebab seseorang masuk surga, apalagi memberi makan kepada sesama manusia. Bersedekah bagi sesama yang benar-benar membutuhkan. Kuncinya, lakukan hal tersebut dengan penuh keikhlasan dan mengharap rida-Nya,” pungkas Profesor bidang Sosiolinguistik tersebut.

Kegiatan yang bertempat di gedung dekanat FBS ini, juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi oleh dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Ucik Fuadhiyah SPd MPd.

“Saya akan membacakan dua puisi terbaik yang ada di fakultas ini. Yang terbaik kedua adalah karya Bapak Dekan Prof Dr Agus Nuryatin MHum dan terbaik pertama adalah karya dari Bapak Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum,” jelas Ucik sebelum membacakan puisi diiringi tepuk tangan meriah hadirin.

Dalam sambutan pembukanya, Dekan FBS Prof Dr Agus Nuryatin MHum berharap, kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahim antar civitas akademika, terutama dikalangan keluarga besar FBS.

Dwi Hermawan & Iwang NS (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 761 kali

Bernuansa Ramadan, Buka Puasa Bersama di FIK Berlangsung Khidmat

Senin, 28 Mei 2018 | 21:23 WIB


Bernuansa Ramadan, Buka Puasa Bersama di FIK Berlangsung Khidmat

Guna merekatkan hubungan antar civitas akademika, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan buka puasa bersama dengan pimpinan dan pejabat dilingkungan universitas, Senin (28/5).

Dalam kegiatan yang berlangsung di gedung dekanat FIK UNNES ini, turut hadir Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono MSi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi, Kepala UPT Humas Hendi Pratama SPd MA, dan sejumlah pimpinan lainnya yang disambut hangat oleh Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, terutama saat penyampaian tausiah oleh Dr Martono MSi.

“Sesuai dengan firman-Nya, bagi yang mampu diwajibkan untuk memberikan zakat yang dimaksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka yang berbuat demikian itulah orang-orang yang melipat gandakan pahalanya,” jelasnya.

Ia juga berpesan, agar segenap pegawai dan civitas akademika UNNES untuk berhati-hati dalam menghadapi isu-isu yang muncul di tahun politik 2019 mendatang.

Terlihat tamu undangan tampak akrab saling berkomunikasi satu sama lain. Diharapkan dari acara ini, dapat meringankan beban kerja dan memberikan suasana segar di lingkungan kerja segenap civitas akademika.

Dwi Hermawan & Iwang NS (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 419 kali

Melaju ke Tingkat Nasional, Mawapres Utama UNNES Siap Harumkan Nama Institusi

Senin, 28 Mei 2018 | 21:00 WIB


Melaju ke Tingkat Nasional, Mawapres Utama UNNES Siap Harumkan Nama Institusi

Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Utama Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2018 Faoziah Arumi bersiap adu kebolehan dengan 16 finalis Mawapres lainnya di tingkat nasional.

Ia akan mewakili Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional tahap akhir yang akan diselenggarakan pada Senin hingga Kamis (9-12/7) di Solo mendatang, setelah dinyatakan lolos menjadi Finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2018.

Sebelumnya tim juri dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) telah melaksanakan pemilihan tahap awal dan menghasilkan finalis yang terdiri atas 17 mahasiswa program sarjana dan 9 mahasiswa program diploma dari berbagai perguruan tinggi untuk mengikuti penilaian tahap akhir.

Faoziah Arumi merupakan mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES. Dirinya menjadi Mawapres Utama UNNES tahun 2018 dengan nilai 96,53 mengalahkan ke lima belas peserta lain. Seleksi Mawapres UNNES dimulai dari tingkat jurusan, fakultas dan universitas, diakhiri penganugerahan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Budi Raharjo MSi di Gedung Prof Retnoningsih LP2M UNNES, Jumat (6/4) lalu.

Pengumuman Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional ini disambut antusias oleh seluruh warga UNNES. Faoziah Arumi juga bersyukur mendengar pengumuman ini dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Ia berharap dapat menyiapkan segala keperluan guna mengikuti grandfinal mendatang.

Dwi Hermawan & Nida MS (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 750 kali

Guru TK Labschool Raih Peringkat 1 Guru Berprestasi Kota Semarang

Minggu, 27 Mei 2018 | 6:02 WIB


Guru TK Labschool Raih Peringkat 1 Guru Berprestasi Kota Semarang

Guru TK Labschool, Sri Wiji Handayani SPd meraih peringkat 1 sebagai guru berprestasi tingkat Kota Semarang tahun 2018. Lomba ini merupakan agenda rutin dari Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Teknis perlombaan antara lain seleksi portofolio dan tes tertulis tentang kompetensi guru. Selain itu ada juga proses wawancara dan presentasi penelitian tindakan kelas (PTK). PTK yang diangkatnya adalah bagaimana anak usia dini mampu melindungi diri dari percobaan kekerasan seksual.

Guru yang sudah mengajar selama 16 tahun ini merupakan perwakilan dari UPTD Pendidikan Kecamatan Gajahmungkur. Lomba ini diikuti oleh 32 peserta, mewakili 16 kecamatan yang ada di Kota Semarang.

Ibu dari 2 anak ini mengaku bersyukur bahwa keluarga selalu memberi dukungan penuh untuknya. Anak-anaknya juga tidak pernah protes jika dia pulang terlambat. Dia berharap, bisa memberikan yang terbaik saat nanti mengikuti lomba ditingkat provinsi.

“Semoga saya tidak mengecewakan Semarang, dan saya akan berusaha memberikan yang terbaik” tuturnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 511 kali

Utamakan Kebaikan, Lupakan Keburukan Orang Lain

Jumat, 25 Mei 2018 | 13:27 WIB


Utamakan Kebaikan, Lupakan Keburukan Orang Lain

Pada bulan Ramadan yang mulia ini, keluarga besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES mengadakan buka bersama mengundang Pimpinan UNNES pada Kamis tanggal 21 Mei 2018. Hadir pada acara tersebut adalah seluruh Pimpinan FMIPA, Senat FMIPA, Profesor FMIPA, Senat Fakultas MIPA dan Tenaga Kependidikan FMIPA. Pimpinan UNNES yang hadir pada kesempatan tersebut adalah Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kepala UPT Pusat Humas.

Dekan FMIPA, Prof. Dr. Zaenuri, M.Si  dalam sambutannya menyampaikan bahwa atmosfer akademik FMIPA sangat kondusif. Suasana akademik yang kondusif ini berkontribusi pada luaran publikasi ilmah FMIPA yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Sambutan dekan dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit dari Rektor UNNES. Rektor UNNES menegaskan pentingnya bersyukur pada apa yang kita miliki. Insan muslim yang baik adalah yang melupakan kebaikan diri sendiri dan melupakan keburukan orang lain. Jangan lakukan sebaliknya, selalu mengingat keburukan orang dan mengingat kebaikan diri sendiri. Yang demikian akan mengurangi keutamaan iman.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 605 kali

Empat Pendaftar Bakal Calon Rektor UNNES Terverifikasi

Jumat, 25 Mei 2018 | 12:48 WIB


Empat Pendaftar Bakal Calon Rektor UNNES Terverifikasi

Setelah diperpanjang selama 3 x 24 jam, pendaftaran bakal calon rektor UNNES tahun 2018-2022 resmi ditutup Kamis 24 Mei 2018 pukul 15.00. Selama masa perpanjangan, tiga pendaftar mengumpulkan berkas pendaftaran kepada panitia. Dengan demikian, total pendaftar bakal calon rektor UNNES 2018-2022 yang bersedia dicalonkan menjadi rektor berjumlah empat orang. Keempat orang tersebut sesuai dengan abjad adalah

  1. Dr. Achmad Rifai RC., M.Pd.,
  2. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.,
  3. Prof. Dr. Supriyadi, M.Si., dan
  4. Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd.

Pada tanggal 25 Mei 2018 pukul 09.00, panitia pemilihan Rektor mengadakan rapat verifikasi berkas pendaftaran dan menyatakan bahwa keempat pendaftar tersebut telah memenuhi syarat menjadi bakal calon rektor UNNES periode 2018-2022. Selanjutnya panitia mengajukan permohonan ke Senat UNNES untuk menetapkan keempat nama tersebut menjadi bakal calon Rektor UNNES 2018-2022. Pemaparan visi dan misi bakal calon akan diadakan tanggal 3 Juli 2018. Setelah pemaparan, tiga orang calon Rektor akan ditentukan melalui metode pemungutan suara anggota Senat UNNES.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 1.858 kali

Tingkatkan Kompetensi TIK, Pemkab Pacitan Gandeng UNNES

Kamis, 24 Mei 2018 | 13:43 WIB


Tingkatkan Kompetensi TIK, Pemkab Pacitan Gandeng UNNES

Dalam rangka meningkatkan kompetensi teknis bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan mendukung implementasi e-Government di Pacitan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menggandeng Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Pelatihan Pemrograman Web Berbasis Codeigniter dan pengelolaan jaringan komputer infrastruktur TIK.

Saat memberikan sambutan dalam kunjungannya ke kampus Sekaran, Gunungpati, Kamis (24/5), Bupati Pacitan Drs Indartato MM menyampaikan, kerja sama dilakukan guna mewujudkan kabupaten Pacitan menjadi sebuah pemerintahan yang bisa e-Government, e-Budgeting, dan sistem yang terintegrasi.

Menurut dia, sistem kinerja berbasis TIK saat ini adalah keniscayaan bagi lembaga pemerintahan. Hal itu untuk mengoptimalkan kinerja dan efektivitas.
Indartato berharap kerja sama dapat berjalan dengan optimal. Pendampingan dalam bidang TIK sangat dibutuhkan oleh Pacitan dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, UNNES sangat senang apabila ada yang belajar dari UNNES tentang ilmu pengetahuan. Kami mendorong bukan hanya dalam hal teknologi informatika, tetapi bisa dikembangkan dengan hal yang lain.

Guru besar Fakultas hukum UNNES Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo sebagai perintis kerjasama mengemukakan, sebagai putra daerah Pacitan saya berharap UNNES bisa berperan aktif dan membantu kabupaten Pacitan menjadi lebih baik dan dapat mengangkat potensi daerah yang ada.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 557 kali

FIS UNNES Selenggarakan Buka Puasa Bersama Rektor

Rabu, 23 Mei 2018 | 20:58 WIB


FIS UNNES Selenggarakan Buka Puasa Bersama Rektor

Bulan Suci Ramadan merupakan momentum yang penuh dengan keberkahan. Hal tersebut menjadi salah satu motivasi Fakultas Ilmu Sosial dan Pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mempererat silaturahmi dengan mahasiswa yang dikemas dalam kegiatan buka bersama.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (23/5) di Gedung Dekanat C7 Fakultas Ilmu Sosial Kampus Sekaran Gunungpati ini, dihadiri oleh Rektor UNNES beserta jajarannya. Peserta kegiatan buka bersama kali ini merupakan dosen dan perwakilan mahasiswa dari Lembaga Kemahasiswaan (LK) serta Badan Semi Otonom (BSO) dilingkungan Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial Drs Moh Solehatul Mustofa MA menyampaikan, pentingnya warga muslim khususnya di FIS agar dapat menjalankan ibadah puasa secara optimal dengan tetap melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa sebaik-baiknya.

Sementara itu, saat memberikan tausyiah, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, Bulan Ramadan wajib bagi muslim memantapkan hati dan membuktikan keimanan dengan keikhlasan. Selain itu, profesor bidang sosiolinguistik tersebut juga berharap, dosen UNNES dapat meningkatkan kompetensi dan literasi serta menjaga integritas kerja.

“Sebagai warga UNNES, mahasiswa harus memiliki karakter konservasi, menjauhi narkoba, plagiasi, dan radikalisme. Mahasiswa UNNES juga harus selalu meningkatkan prestasi, demi UNNES yang konservasi dan bereputasi internasional,” pungkasnya.

 

Iwang NS & Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 470 kali

Guyub, Keluarga Besar UNNES Tekadkan Capai Prestasi Gemilang

Rabu, 23 Mei 2018 | 9:40 WIB


Guyub, Keluarga Besar UNNES Tekadkan Capai Prestasi Gemilang

Keluarga besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) memantapkan tekad untuk membawa Universitas Berwawasan Konservasi  meraih berbagai prestasi. Berbekal berbagai prestasi gemilang yang diraih selama 5 tahun terakhir, mereka bertekad membawa UNNES menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Tekad itu terbaca dalam acara Silaturahmi dan Sambung Rasa yang melibatkan 190 tokoh pada Selasa (22/5). Mereka yang hadir antara lain para mantan rektor, profesor, anggota senat, pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dan elemen lain.

Menurut Ketua Senat UNNES Prof Dr Soesanto, kemajuan UNNES dalam 4 atau 5 tahun terakhir sangat baik. Selain akreditasi institusi dan program studi yang sangat akseleratif, minat masyarakat untuk mengikuti kuliah di UNNES juga terus meningkat.

“Kepercayaan masyarakat yang meningkat harus kita jaga bersama dengan prestasi yang semakin gemilang. Dengan modal kekompakkan dan kekondisivitas, saya yakin kita bisa menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” katanya.

Himbauan serupa juga disampaikan tokoh senior yang juga mantan Rektor UNNES Prof Rasdi Ekosiswoyo MSc.

Menurutnya, UNNES telah menjadi begitu baik. Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan dengan kerja keras dan kerja cerdas.

Tokoh senior lain, Prof Dr A.T. Soegito menekankan agar UNNES senantias meningkatkan kualitas. Dengan tekad yang kuat, prestasi yang telah diraih harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 460 kali

Mahasiswa FIP UNNES Praktik Profesi di Karimunjawa

Rabu, 23 Mei 2018 | 8:49 WIB


Mahasiswa FIP UNNES Praktik Profesi di Karimunjawa

Sebanyak 21 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Konselor Jurusan Bimbingan dan Konseling Fukultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan konseling lintas budaya di Kecamatan Karimunjawa Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah tanggal 2 – 5 Mei 2018.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Konselor Drs Suharso MPd Kons menyampaikan, konseling lintas budaya ini merupakan kegiatan komprehensif utamanya untuk menguatkan kompetensi profesional serta memantapkan kompetensi pedagogik, sosial, dan kepribadian calon konselor profesional.

Suharso menjelaskan, mahasiswa yang praktik ini sedang menempuh pendidikan profesi konselor untuk menjadi konselor profesional yang setelah lulus mendapat anugrah gelar konselor (Kons) yang siap memberikan layanan konseling pada setting sekolah maupun setting luar sekolah.

Ke-21 mahasiswa Angkatan XI itu didampingi enam dosen pendamping Drs Suharso MPd Kons, Drs Heru Mugiharso MPdKons, Dr Awalya MPd Kons, Kusnarto Kurniawan MPd Kons, dan Afriyadi Sofyan SPdI MPd Kons melakukan kegiatan identifikasi budaya di enam suku (Bajo, Bugis, Jawa, Madura, Mandar, dan Buton) yang berada di Karimunjawa.

Selain konseling lintas budaya, mahasiswa juga melakukan konseling di sekolah yaitu memberikan kegiatan klasikal, bimbingan kelompok, konseling kelompok, serta konseling individu di SMPN 1 Karimunjawa dan di MA NU Kemojan.

Kemudian, para calon konselor juga melakukan berbagai macam layanan bimbingan dan konseling di acara berbagai pengajian ibu-ibu, perkumpulan nelayan ‘Sari Laut’ desa Kemojan, perkumpulan remaja, Puskesmas, PKK, dan para pengantin serta calon pengantin yang dikoordinir oleh Kantor Urusan Agama setempat.

Sebelumnya, rombongan diterima oleh Sekretaris Camat Karimunjawa Nur Sholeh SE di kantor Kecamatan Karimunjawa. Nur Sholeh mengucapkan selamat datang di Karimunjawa dan memaparkan kondisi geografis serta sosiologis masyarakat Karimunjawa.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Program Studi Pendidikan Profesi Konselor Jurusan Bimbingan dan Konseling UNNES dengan Kecamatan Karimunjawa melaksanakan kegiatan dengan masyarakat dan sekolah yang dikemas dalam kegiatan praktik profesi.


Penulis: Sihono Dibaca : 507 kali

UNNES Peringati Harkitnas Ke-110

Rabu, 23 Mei 2018 | 0:47 WIB


UNNES Peringati Harkitnas Ke-110

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 110,Universitas Negeri Semarang (UNNES) gelar upacara di Lapangan Fakultas Ilmu Sosial (FIS). Upacara ini diikuti oleh pengelola, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa FIS. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Dekan FIS, Drs Moh Solehatul Mustofa MA serta para petugas upacara yang merupakan gabungan dari Gugus Latih Ilmu Sosial dan Korps Bela Negara, Senin (21/5).

Pada kesempatan kali ini, inspektur upacara membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara. Hari kebangkitan nasional 110 tahun yang lalu ditandai dengan berdirinya organisasi Budi Utomo bahwa bangsa Indonesia pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan.

Dengan berdirinya Budi Utomo, Indonesia bangkit menggugat dan menyampaikan gagasan mengenai cikal bakal kemerdekaan. Sejarah membuktikan bahwa semangat dan komitmen meraih kemerdekan saja cukup, asalkan satu tujuan yang sama yakni kemerdekaan bangsa.

Menurut informasi dari Ketua Penyelenggara Rudi Salam, tema yang diusung pada peringatan Harkitnas 2018 adalah “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia dalam Era Digital”.

Dalam amanatnya Dekan FIS menyampaikan bahwa mahasiswa harus selalu memelihara, menumbuhkan, dan menguatkan jiwa kebangsaan serta meningkatkan kapasitas diri di era digital. Jangan menjadi pasif, taklukan gelombang digitalisasi dengan cara mencari berkah di dalamnya.

Nida MR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 326 kali

BSC UNNES Selenggarakan Bidikmisi Berbagi

Rabu, 23 Mei 2018 | 0:37 WIB


BSC UNNES Selenggarakan Bidikmisi Berbagi

Bidikmisi Scholarship Community (BSC) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan acara “Bidikmisi Berbagi” di Yayasan Al-Hidayah Desa Sadeng Kecamatan Gunungpati,Minggu (20/5).

Acara dibuka dengan Sholat Ashar berjamaah di Musholla Al-Hidayah, dilanjutkan games atau lomba yang dibuat sesuai jenjang pendidikan. Menjelang waktu berbuka, games diakhiri dan diadakan kultum.

Saat terdengar adzan maghrib, seluruh peserta dan panitia berbuka puasa bersama dilanjutkan Sholat Maghrib berjamaah. Sebelum acara diakhiri, diadakan Sholat Isya & Tarawih berjamaah,serta pemberian kenang-kenangan.

Kegiatan yang terselenggara berkat bantuan dari alumni, mahasiswa, serta pembina bidikmisi ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta untuk meningkatkan jiwa sosial sivitas akademika khusunya mahasiswa bidikmisi.

“Walaupun BSC dari latar belakang ekonomi kurang mampu, tidak menutup kemungkinan untuk berbagi dalam hal kebaikan seperti acara bidikmisi berbagi,”tutur Ketua Panitia Aulia.

Pengasuh Yayasan Al-Hidayah sangat berterimakasih kepada BSC UNNES, serta berharap agar anak-anak yayasan belajar dengan sungguh-sungguh dan dapat masuk kuliah dengan beasiswa.

Students Staff


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 379 kali

Phintraco Sekuritas Cetak Rekor MURI, UNNES Dinobatkan Sebagai Mitra Terbaik

Selasa, 22 Mei 2018 | 12:17 WIB


Phintraco Sekuritas Cetak Rekor MURI, UNNES Dinobatkan Sebagai Mitra Terbaik

PT Phintraco Sekuritas menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas Rekor Perusahaan Sekuritas yang memiliki galeri investasi terbanyak, Jumat 18 Mei 2018 di Main Hall IDX, Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

PT Phintraco Sekuritas memiliki 100 galeri investasi di 43 kota yang tersebar diseluruh Indonesia. Dari 100 galeri investasi itu, 20 diantaranya adalah galeri investasi syariah.

Galeri investasi tersebut sebagian besar dibuka di lingkungan kampus, tapi ada juga yang dibuka di pasar, rumah sakit, dan koperasi. Tujuannya, agar masyarakat di seluruh Indonesia lebih mudah menjangkau pasar modal Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, PT Phintraco Sekuritas juga memberikan penghargaan kepada Galeri Investasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai mitra terbaik. Galeri Investasi UNNES telah bekerja sama dengan Phintraco Sekuritas selama lima tahun dan sangat aktif serta telah mencetak banyak prestasi.

Nisa Nurfaizah mahasiswa Manajemen angkatan 2017 kepada unnes.ac.id menyampaikan, Galeri Investasi UNNES yang berlokasi di gedung L3 Fakultas Ekonomi ini buka setiap hari senin sampai jumat selalu ramai dikunjungi mahasiswa umum untuk aktivitas seperti pembukaan akun rekening saham baru, transaksi jual beli saham (online), dan sebagai sarana diskusi mahasiswa.

Kedepannya, PT Phintraco sekuritas menyatakan akan tetap berkomitmen memasyarakatkan Pasar Modal dalam rangka mengembangkan Pasar Modal Indonesia baik di lingkungan masyarakat perguruan tinggi maupun non perguruan tinggi.


Penulis: Sihono Dibaca : 428 kali

9 Mahasiswa Thailand Ikuti Sports Student Exchange di UNNES

Selasa, 22 Mei 2018 | 4:52 WIB


9 Mahasiswa Thailand Ikuti Sports Student Exchange di UNNES

Sebanyak 5 mahasiswa public health dari Mahasarakham University Thailand dan 4 mahasiswa Physical education dari Kasetsart University Thailand mengikuti program Sports Student Exchange (SSE) Faculty of Public Health and Physical Education Batch XII di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Program ini diadakan selama dua minggu mulai (10/5).

Ke-9 mahasiswa tersebut adalah Teerisara Homecheungi, Kanchana Paenphet, Panisara Pathawong, Phiyada Phaethaisong dan Pitchaphorn Wachirawongsanuwat dari Jurusan Public Health serta Pliypairin Choonnoparat, Amonpak Nitipatikom, Natchaa Raksai dan Supadee Somboon.

Dalam program SSE tersebut, mahasiswa Thailand tersebut akan mengikuti proses pembelajaran di kelas bilingual jurusan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dan Ilmu Keolahragaan (IKOR) UNNES. Selain itu, mereka juga akan mengikuti program BIPA (Indonesian Cultural), Indonesian Socio-Cultural based Traditional Food, Environmental Quality Analysis, Basic of Occupational Safety and Health, Public Health Issues, Health Psychology, Physical Activity Hockey dan Pencak Silat.

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES, Prof Dr Tandiyo Rahayu disambut oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES, Prof YL Sukestiyarno MS PhD di ruang rektor kampus Sekaran Gunungpati, Senin (21/5).

Dalam sambutannya, Prof YL Sukestiyarno berpesan kepada mahasiswa tersebut untuk menikmati setiap program yang mereka jalani, mulai dari awal hingga program selesai.

(Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 773 kali

Masa Pendaftaran Usai, Baru Satu Bakal Calon Bersedia Dicalonkan

Senin, 21 Mei 2018 | 19:17 WIB


Masa Pendaftaran Usai, Baru Satu Bakal Calon Bersedia Dicalonkan

Sesuai dengan jadwal pemilihan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) tahun 2018-2022 yang telah disetujui Senat, tanggal 21 Mei 2018 adalah batas terakhir pendaftaran bakal calon Rektor. Sampai batas masa pendaftaran tersebut, baru ada satu pendaftar yang menyatakan bersedia untuk dicalonkan menjadi Rektor UNNES 2018-2022. Pendaftar tersebut adalah Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum yang tercatat mengembalikan formula kesediaan pada tanggal 18 Mei 2018 Pukul 10.00. Sesuai dengan berita acara rekapitulasi pendaftar, terdapat 1 pendaftar yang bersedia dicalonkan dan 18 dosen tidak bersedia. Ke-18 dosen yang mengembalikan formulir dan menyatakan tidak bersedia dicalonkan adalah: Dr. Martono, Dr. Bambang BR., Prof Sukestiyarno, Dr. Rodiyah, Prof. Tandiyo Rahayu, Prof. Totok Sumaryanto, Prof. Zaenuri, Prof. Agus Nuryatin, Dr. Nur Qudus, Dr. Martitah, Dr. Ali Masyhar, Heru Yanto Ph.D., Prof. Achmad Slamet, Dr. Abdurrahman, Prof. Wasino, Dr. Wirawan Sumbodo, Dr. Tri Rustiadi dan Dr. Sri Rejeki Urip.

Dengan demikian, panitia pemilihan Rektor UNNES 2018-2022 akan mengajukan izin kepada senat untuk memperpanjang masa pendaftaran sampai dengan tanggal 24 Mei 2018. Dibutuhkan minimal empat bakal calon Rektor untuk meneruskan ke tahap berikutnya. Untuk peraturan dan jadwal yang berhubungan dengan pemilihan Rektor UNNES silakan klik di sini.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 873 kali

UNNES Tuan Rumah Gerakan Santri Menulis

Senin, 21 Mei 2018 | 14:27 WIB


UNNES Tuan Rumah Gerakan Santri Menulis

Gerakan Santri Menulis yang diprogramkan Suara Merdeka kembali digelar pada Ramadan 1439 hijriah. Pada tahun ini, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Sebanyak 124 santri dari berbagai pondok pesantren dan perguruan tinggi di Semarang dan sekitarnya berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Hadir dalam kegiatan ini, antara lain, CEO Suara Merdeka Kukrit Suryo Wicaksono dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Gunawan Permadi mengatakan, Gerakan Santri Menulis tahun ini merupakan putaran ke-24. Kegiatan ini telah dilaksanakan Suara Merdeka pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya.

Selama kegiatan peserta dibimbing menulis oleh para jurnalis Suara Merdeka yang telah memiliki pengalaman bertahun-tahun sebagai penulis. Para santri diharapkan dapat mengembangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan untuk berbagai keperluan.

Hendrar Prihadi berharap, Gerakan Santri Menulis juga meningkatkan literasi santri dalam menghadapi era informasi. Pasalnya, pada saat ini banyak sekali kabar bohong (hoaks) yang beredar di masyarakat.

Sementara itu, Rektor UNNES Fathur Rokhman memotivasi, para santri harus terus mengembangkan keilmuannya. Ketika seseorang belajar menulis, menurutnya, dengan sendirinya ia akan terus memperkaya bacaan. Dengan demikian, ilmunya akan terus bertambah.

 


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 369 kali

Kuatkan Internasionalisasi, Tim Penelitian UNNES Adakan Riset di Tiongkok

Senin, 21 Mei 2018 | 12:31 WIB


Kuatkan Internasionalisasi, Tim Penelitian UNNES Adakan Riset di Tiongkok

Sebagai upaya meningkatkan reputasi internasional Universitas Negeri Semarang (UNNES) terutama dalam bidang penelitian, beberapa dosen UNNES yang dimotori oleh Prof Dr Hardi Suyitno MPd, Prof Dr Zaenuri MPd, dan Prof Totok Sumaryanto MPd baru-baru ini, selama 10 hari bertolak kenegeri tirai bambu Tiongkok tepatnya di kota Guilin untuk melakukan riset international dengan topik sesuai keilmuan masing-masing peneliti.

Ada 3 fokus penelitian yang dilakukan dalam program ini, yang pertama adalah studi analisa terkait dengan penerapan nilai-nilai karakter pada proses pembelajaran yang dilakukan di perguruan tinggi di Guangxi Normal University dengan tim peneliti yang terdiri atas Prof Dr Hardi Suyitno, MPd (FMIPA), Dr Rochmad MSi (FMIPA), dan Endang Sugiharti SSi MKom (FMIPA).

Topik penelitian yang kedua adalah penerapan etno matematika di perguruan tinggi di tiongkok dengan tim peneliti yang terdiri atas Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt (FMIPA), Dr Nurkaromah Dwidayati MSi (FMIPA) dan Dr Amin Suyitno (FMIPA).

Fokus yang ketiga adalah studi perbandingan model evaluasi pada proses pembelajaran mahasiswa di tiongkok dengan tim yang terdiri atas Prof Dr Totok Sumaryanto MPd (FSB), Farid Ahmadi MKom PhD (FIP), Prof Dr Priyantini W (FMIPA), dan Dr Lisdiana (FMIPA).

Proses penelitian ini dilakukan dalam beberapa mekanisme, diantaranya dengan melakukan Forum Group Discussion (FGD) dengan mahasiswa lokal dan internasional di Mathematic Faculty Guangxi Normal University China.

Selain itu juga dilakukan interview dan observasi dengan beberapa mahasiswa, guru, dan pengelola pendidikan di Guangxi Normal Univeristy.

Diharapkan dalam penelitian ini akan menghasilkan referensi mutkahir terkait dengan pengembangan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran di Indonesia khususnya di Universitas Negeri Semarang yang akan dituangkan dalam publikasi internasional dan buku referensi oleh masing-masing tim peneliti.

Sebuah harapan besar dalam kegiatan ini adalah terciptanya iklim riset yang berkualitas di lingkungan Universitas Negeri Semarang dengan melakukan penelitian-penelitian skala internasional sebagai referensi dalam mengembangkan kampus UNNES yang bertaraf international.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan kesepakatan kerjasama antara UNNES dan GXNU yang dituangkan dalam nota kesepahaman bersama untuk mendukung peningkatan kualitas bersama.


Penulis: Sihono Dibaca : 440 kali

Eratkan Silaturahmi, Fakultas Teknik Gelar Buka Puasa Bersama Rektor

Jumat, 18 Mei 2018 | 21:29 WIB


Eratkan Silaturahmi, Fakultas Teknik Gelar Buka Puasa Bersama Rektor

Bulan suci Ramadan merupakan momentum yang penuh dengan keberkahan. Bulan tersebut merupakan waktu yang tepat untuk terus menyambung tali silaturahmi.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan buka puasa bersama antara Fakultas Teknik  beserta Rektor dan pimpinan dilingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Dalam sambutan pembukanya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan akan pentingnya tetap menjaga silaturahmi.

“Pentingnya silaturahmi dalam lembaga akan mempererat hubungan yang harmonis sebagai bentuk hubungan manusia dengan manusia. Begitupun hubungan manusia dengan Tuhan yang tetap harus dijaga,” ungkap Profesor bidang Sosiolinguistik tersebut.

Acara yang bertempat di Dekanat Fakultas Teknik pada Jumat (18/5) ini, dihadiri oleh Ketua Senat Universitas Negeri Semarang Prof Dr Soesanto MPd yang sekaligus memberikan tausyiah.

Ia berpesan, untuk mengisi bulan Ramadan kali ini, dengan meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah. Dengan harapan akan mendapatkan Ramadan yang utuh dan barokah.

Dwi Hermawan & Iwang NS (Students Staff)

 

 

 

 

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 571 kali

Tarawih Perdana UNNES, Sambut Ramadan dengan Rasa Syukur

Kamis, 17 Mei 2018 | 13:02 WIB


Tarawih Perdana UNNES, Sambut Ramadan dengan Rasa Syukur

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)

Mengawali bulan Ramadan 1439 H, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan tarawih perdana di Masjid Ulul Albab (MUA). Bertindak sebagai imam yaitu Dr Sulaeman, Rabu malam (16/5).

Acara diawali dengan sholat isya berjamaah dilanjutkan shalat tarawih delapan rakaat dan shalat witir tiga rakaat. Setelah itu, disampaikan sambutan oleh Ketua Badan Amalan Islam UNNES dan diakhiri dengan tausiyah dari Prof Dr A Rofiq MA.

Tausiyah kali ini menekankan tentang hakikat berpuasa. Puasa sejatinya merupakan suatu instrumen untuk mensucikan diri manusia. Niatkan puasa dengan ikhlas kemudian bermukhasabah agar dosa-dosa yang terdahulu diampuni oleh Allah sehingga menjadi hamba-Nya yang bertakwa. Tujuan lainya yaitu supaya manusia merasakan keadaan orang-orang yang kurang beruntung dan mengajari untuk berbagi kepada mereka.

“Jangan sampai kita hanya mendapat lapar dan dahaga saja. Sia-sialah puasa kita jika tetap berkata kotor dan berbuat buruk. Maka barangsiapa yang tidak berbuat baik di bulan ramadan sungguh dia akan merugi,”ujar Prof Rofiq.

Dalam sambutannya Ketua BAI UNNES Drs Anwar Haryono mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah karena masih dipertemukan dengan bulan ramadan tahun ini.Dirinya juga mengajak untuk menjaga puasa dan berbuat baik selama bulan ramadhan.

Unit Kerohanian Keagamaan Islam (UKKI) UNNES bekerjasama dengan BAI UNNES akan menggelar berbagai acara selama bulan ramadan , antara lain sholat tarawih , kajian senja & buka puasa, kajian islam intensif, nuzulul quran, pengumpulan dan pembagian zakat fitrah.

Nida MR & Abdul Majid(Students Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 367 kali

Teliti Desain Ragam Hias Mantingan, Antar Eko Haryanto Raih Doktor

Kamis, 17 Mei 2018 | 9:58 WIB


Teliti Desain Ragam Hias Mantingan, Antar Eko Haryanto Raih Doktor

Disertasi berjudul “Pemanfaatan Ragam Hias Mantingan sebagai Strategi Inovasi Pengembangan Industri Kreatif Kerajinan Kayu Jepara”, mengantarkan Eko Haryanto SPd MDs sebagai doktor ke 358 lulusan UNNES dan doktor ke 19 lulusan Prodi Pendidikan Seni Pascasarjana UNNES dengan masa studi 4 tahun 9 bulan dengan predikat sangat memuaskan.

Saat ujian terbuka ia menyampaikan, para pengrajin ukiran kayu Jepara sering kali terjebak dalam mngadopsi desain ukir yang sedang ramai dipasar yang mengakibatkan harga turun. Persoalan ini terjadi karena minim desain yang unik, khas dan asli yang menggunakan identitas local Jepara.

Hal tersebut mendorongnya untuk melakukan penelitian tentang ukiran Jepara khususnya ragam hias Mantingan

“Selama ini, ragam hias lokal Mantingan kurang dieksplorasi oleh perajin. Penyebabnya adalah  ide, imajinasi, dan  gagasan perajin masih cenderung linear yaitu selalu memproduksi dengan meniru desain yang sudah ada secara berulang-ulang,”lanjutnya.

Penelitian ini mengkaji permasalahan yang ada, di bentuk ragam hias lokalitas Mantingan.Tujuan akhirnya berupa pembuatan desain yang baru, agar memberi manfaat ekonomi untuk perajin Jepara.

“Desain penelitian berupa Research and Development dengan pendekatan Art Practice as Research. Lokasi penelitian di Mulyoharjo Jepara. Subjek penelitian adalah seni ukir Jepara, dengan sasaran penelitian bentuk kerajinan ukir  yang diinginkan pasar, cara perajin ukir dalam strategi penciptaan, bentuk inovasi ukir. Sementara, utnuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Analisis data  menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis data studi literatur dan deskripsi kebutuhan,”katanya.

Sejauh ini, dari hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan beberapa hal.  Pertama, desain seni ukir Jepara sudah beridentitas daerah, namun kurang divisualisasikan dalam   gaya kekinian dan  belum banyak perajin yang  memunculkan  gaya Mantingan.   “Kedua, inovasi yang dikembangkan dalam rangka menghasilkan ukir yang unik, berkualitas, dan kekinian melalui pemanfaatan ragam hias Mantingan  adalah inovasi vertikal, inovasi horizontal, dan inovasi geografis,” tambahnya.

Desain kreativitas kekinian yang ditemukan bertema ragam hias Mantingan, untuk membangun new craft of Indonesia, keberadaannya dapat meningkatkan  kesejahteraan masyarakat. “Untuk keberlanjutan pengembangan industri kreatif yang berbasis ukir Jepara, saya menyarankan agar mengadopsi hasil penelitian ini sebagai model arah pengembangan ekonomi kerakyatan. Caranya melalui pemanfaatan ragam hias Mantingan, sebagai inovasi industri kreatif kerajinan ukir kayu Jepara,”pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 450 kali

Awal Ramadan Rektor Imbau, Keluarga Besar UNNES untuk Saling Menjaga Toleransi

Rabu, 16 Mei 2018 | 15:54 WIB


Awal Ramadan Rektor Imbau, Keluarga Besar UNNES untuk Saling Menjaga Toleransi

Menyambut bulan suci ramadan 1439 H, Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Fathur Rokhman MHum, mengimbau bulan ramadan adalah waktu yang harus dijadikan momentum kebangkitan spiritual bedasarkan iman, ilmu, dan amal saleh.

Hal ini disampaikan Rektor, mewujudkan kesalehan pribadi menuju kesalehan sosial untuk kemaslahatan umat dan bangsa.

Selain itu, Rektor mengimbau agar keluarga besar UNNES saling menjaga sikap toleransi, saling menghargai dan menghormati perbedaan dengan pihak lain pada ramadan ini.

Dalam kesempatan ini Rektor UNNES menyampaikan, “Selamat menjalan ibadah puasa 1439 H”.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 358 kali

Rektor UNNES: Era Disrupsi Dorong Terjadinya Bisnis Baru dan Inovatif

Rabu, 16 Mei 2018 | 10:01 WIB


Rektor UNNES: Era Disrupsi Dorong Terjadinya Bisnis Baru dan Inovatif

Bangsa Indonesia dan dunia pada saat ini sedang menghadapi suatu era disruption (disrupsi), situasi di mana pergerakan dunia industri atau persaingan kerja tidak lagi linear. Perubahannya sangat cepat, fundamental dengan mengacak-acak pola tatanan lama untuk menciptakan tatanan baru, serta sarat lompatan.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan hal itu dihadapan 927 wisudawan Program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode II Tahun 2018, Selasa (15/5) di Auditorium kampus Sekaran Gunungpati, Semarang.

UNNES meluluskan sebanyak 927 orang terdiri atas 30 orang Doktor, 88 orang Magister, 803 orang Sarjana, dan 6 orang Diploma III.

Lulusan terbaik program Sarjana (S1) peringkat I Adhitiya Faradila Program Studi (Prodi) Pendidikan Ekonomi (Pendidikan Akuntansi) Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93, peringkat II Dewi Setyowati Prodi Pendidikan Ekonomi (Pendidikan Administrasi Perkantoran) IPK 3,91, dan peringkat III Meilani Eka Arintaningtyas Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar IPK 3,88.

Sedangkan lulusan terbaik tingkat Doktor (S3) dan Magister (S2) Sri Setyarini Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa (Bahasa Inggris) IPK 3,97 predikat Dengan Pujian dan Budi Utomo Prodi Ilmu Hukum IPK 3,98 predikat Dengan Pujian.

Prof Fathur mengatakan, disrupsi menginisiasi lahirnya model bisnis baru dengan strategi lebih inovatif dan disruptif. Cakupan perubahannya luas mulai dari dunia bisnis, perbankan, transportasi, sosial masyarakat, hingga pendidikan. Tidak diragukan lagi, disrupsi akan mendorong terjadinya digitalisasi sistem pendidikan. Munculnya inovasi aplikasi teknologi seperti Uber atau Gojek akan menginspirasi lahirnya aplikasi sejenis di bidang pendidikan.

Selain itu, era disrupsi dan revolusi Industri 4.0, yang merupakan suatu peradaban baru bagi manusia akan melahirkan tatanan dunia baru yang juga akan memiliki dampak negatif paling strategis bagi Indonesia. Dalam setiap kemajuan selalu memiliki paradoks yang berbentuk ancaman. Beberapa diantaranya yang paling signifikan adalah ancaman siber atau cyber threats, ancaman biologi atau bio-threats dan ancaman kesenjangan atau inequality threats.

Ancaman tersebut dapat memunculkan bentuk perang Asimetris, Proxy War atau Hibrida, yang secara terstruktur dapat mengancam kedaulatan, keutuhan dan keselamatan segenap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan kebhinnekaannya. Ancaman-ancaman tersebut dapat menyasar kepada siapa saja termasuk kita semua, yang dapat menyerang pada aspek mental rohani, psikologis, ideologi dan kejuangan serta berdampak secara fisik maupun intelektual. Kita harus peka dan waspada dengan perkembangan fenomena global saat ini yang telah memengaruhi seluruh aspek kehidupan masyarakat dan ancaman terhadap suatu negara.

Untuk itulah, era disrupsi dan revolusi Industri 4.0 akan memunculkan pertanyaan kritis, bagaimanakah perguruan tinggi, para alumni Universitas Negeri Semarang khususnya menyikapi era disrupsi ini ke depan? Lalu, pada era disrupsi ini akan menuntut kita untuk berubah atau akan punah? Pada era disrupsi, apakah kita ingin melakukan reshape (membentuk kembali) atau create (mencipta). Kita pun juga memiliki pilihan untuk melakukan keduanya. Ketika Kita memutuskan untuk reshape, maka kita bisa melakukan inovasi dari keunggulan atau layanan yang sudah dimiliki. Apabila kita ingin membuat yang baru, kita harus berani memiliki inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Memang terdengar klise, tetapi apabila kita dapat “membaca” situasi dengan baik kemudian melihat peluang yang ada, maka kita pun bisa bertahan pada era disrupsi.

Untuk menjawab dan menghadapi tantangan pada era disrupsi, Universitas Negeri Semarang harus dapat membentuk karakter leadership melalui kepemimpinan bertumbuh. Hal ini dilakukan dengan fase: menumbuhkan benih kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan, merangkai jejaring pohon kepemimpinan, serta menguatkan pohon kepemimpinan dari terpaan badai bagi para sarjana, magister, serta doktor. Sebagai lulusan dari Universitas Negeri Semarang marilah jadilah anutan dan selalu menginspirasi bagi sesiapa pun dan di mana pun berada. Tepatlah kiranya, kita memosisikan almamater kita ini sebagai pusat peradaban bangsa yang berkontribusi bagi masa depan Indonesia.


Penulis: Sihono Dibaca : 406 kali

Bagaimana LPTK Menyongsong Era Disrupsi?

Selasa, 15 Mei 2018 | 20:32 WIB


Bagaimana LPTK Menyongsong Era Disrupsi?

Era disrupsi merupakan era perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sangat cepat hingga mengganggu (disrupt) kenyamanan dan kemapanan banyak pranata sosial lama. Salah satu yang diganggu adalah lembaga pendidikan, termasuk di dalamnya Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Seiring dengan dorongan untuk merevitalisasi LPTK yang diarahkan oleh pemerintah, salah satunya dengan membuka program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan, LPTK juga menghadapi tantangan baru yang belum pernah dihadapi sebelumnya.

Maka, sebagai inisiasi dalam mengkaji tantangan tersebut, Fakultas Ilmu Pendidikan menyelenggarakan Seminar yang bertema “Menatap Masa Depan LPTK di Era Inovasi Disrupsi”. Prof. Dr. Waras Kamdi, M.Pd dari UNM Malang dan Prof. Dr. Fahruddin, M.Pd dari FIP UNNES hadir sebagai pembicara seminar.

Prof. Kamdi sebagai pembicara pertama memaparkan kondisi LPTK di tengah era disrupsi. Beliau mengawali dengan gelombang revolusi industri 4.0 tidak terbendung lagi dan mengakibatkan perubahan-perubahan yang disruptif dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang pendidikan. Digitalisasi pendidikan menciptakan ruang-ruang kelas di internet, menghadirkan “kampus-kampus maya” dengan praktik pembelajaran yang berbeda dengan pendidikan yang konvensional.

Bisa dibayangkan, jika seseorang ingin belajar ilmu pendidikan, perekonomian makro, sastra, ataupun keterampilan-keterampilan spesifik hari ini, ia tidak perlu mendaftar dan menjadi mahasiswa di sebuah kampus. Yang dibutuhkan adalah literasi digital yang cukup untuk mengakses sumber-sumber pengetahuan maupun keterampilan di internet. Dapat dikatakan, Internet menyediakan ruang dan sumber belajar yang hampir tidak terbatas.

Hadirnya “kampus-kampus maya” dengan konten pembelajaran yang spesifik, interaktif dan berkualitas, dengan aksesibilitas yang melampaui batas-batas negara, serta dengan berbagai fleksibilitas yang melekat padanya, mau tidak mau mengharuskan para stakeholder di LPTK merespon dengan menentukan langkah-langkah progresif yang harus diambil. Terlebih, bersamaan dengan gelombang revolusi industri 4.0, Indonesia dihadapkan dengan fenomena bonus demografi yang di dalamnya identik dengan Gen-Z (generasi Z, lahir di zaman internet) dengan berbagai problem karakternya.

Prof. Fakhruddin melihat LPTK di tengah pusaran disrupsi dari sudut pandang yang berbeda. Ia menekankan bahwa era disrupsi, sebagai sejarah yang tak terhindarkan, harus dipandang sebagai peluang besar bagi LPTK untuk melakukan berbagai langkah inovatif. Untuk itu beliau menyerukan kepada setiap civitas akademia di LPTK agar tidak terlena, nyaman, dan puas dengan pencapaiannya sekarang. Namun tidak cukup hanya dengan tidak puas saja.

Dalam gelombang perubahan yang disruptif ini, civitas akademia juga diharapkan untuk memperkuat etos kerja dan bekerja secara konsisten untuk mencari dan menghasilkan temuan-temuan baru yang monumental. Maka, setiap civitas akademia (dan guru) perlu untuk memiliki kualitas untuk menjadi planner, inovator, motivator, personal capability, dan developer.

Respon dalam menghadapi era disrupsi tidak cukup pada ranah personal saja namun juga ranah strategis kelembagaan. Untuk itu LPTK perlu untuk melakukan langkah-langkah berikut: 1) mendefinisikan ulang implementasi arah pendidikan. 2) pembenahan sistem rekrutmen calon guru. 3) Integrasi PPG ke dalam program LPTK. 4) Pendidikan keguruan berbasis riset dan pengalaman mengajar. 5) pembekalan wawasan budaya. 6) Revitalisasi kurikulum. 7) Sinkronisasi LPTK dengan Kemendikbud. 8) Optimalisasi laboratorium pembelajaran. (Abdul Haris Fitri Anto)


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 486 kali

Bekali Mahasiswa untuk Siap Kerja, UNNES dan USAID Adakan Pelatihan Soft Skill

Selasa, 15 Mei 2018 | 20:28 WIB


Bekali Mahasiswa untuk Siap Kerja, UNNES dan USAID Adakan Pelatihan Soft Skill

Komitmen Pusat Pengembangan Karier UNNES untuk membekali mahasiswa siap kerja tercermin dalam kegiatan “Pelatihan Soft Skill Siap Kerja untuk Mahasiswa Bidikmisi UNNES”.

Dalam sambutannya, Eko Supraptono selaku Kepala Pusat Pengembangan Karier dan Bimbingan Konseling, MKU-MKDK UNNES menyatakan bahwa “Pada batch VII-XII mahasiswa nonbidik misi dperbolehkan mengikuti, mengingat pentingnya pelatihan siap kerja.”

Pelatihan ini diselenggarakan  selama tiga minggu berturut-turut (3-15 Mei 2018) di LP3 UNNES. Dalam pelatihan, setiap batch-nya dijadwalkan dua hari dengan penguatan materi pengembangan pribadi, kerja sama, kepemimpinan, komunikasi interpersonal, penyusunan daftar riwayat hidup, dan teknik wawancara pada hari pertama.

Pada hari ke-2 materi dilanjutkan dengan keuangan yang sehat, gaya-gaya kepemimpinan, kerja sama dalam tim, dan review daftar riwayat hidup.

Kegiatan ini disambut dengan hangat oleh Ketua LP3 UNNES dan diapresiasi dengan baik oleh mahasiswa. Abdurrahman selaku Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi UNNES menyambut hangat pelatihan ini, terlebih para fasilitator adalah dosen-dosen muda UNNES yang telah dilatih oleh USAID.

Ia berharap dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa menjadi siap memasuki dunia kerja dan dosen UNNES menjadi dosen-dosen yang andal dalam menerapkan pembelajaran berbasis pendekatan active learning yang menjawab kebutuhan mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa maupun dosennya mampu menguatkan reputasi UNNES di dunia internasional.

Apresiasi mahasiswa terefleksi pada kesan dan pesan mahasiswa agar pelatihan seperti ini terus dikembangkan dan selalu diselenggarakan.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 369 kali

Lulusan UNNES Harus Punya Bekal Menghadapi Era Disrupsi

Selasa, 15 Mei 2018 | 14:55 WIB


Lulusan UNNES Harus Punya Bekal Menghadapi Era Disrupsi

Sebanyak 927 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Upacara Wisuda Periode II 2018, Selasa, 15 Mei 2018. Wisudawan terdiri atas 30 doktor, 88 magister, dan 809 sarjana. Satu di antaranya mahasiswa S1 jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNNES, Ali Nur Fathoni penemu dispenser untuk tunanetra.

Ia berhasil membuat atau memodifikasi dispenser air minum (mineral) yang bisa sangat memudahkan penggunanya, terutama bagi kalangan tunanetra.

Ali menyatakan karya hasil tugas akhir yang dibimbing oleh Dr H Noor Hudallah MT dan Riana Defi Mahaqi Putri ST MT ini bermula dari keprihatinan dirinya saat melihat sebuah tayangan TV di mana seorang tunanetra mengambil air minum pada dispenser dengan cara mencelupkan jarinya ke dalam gelas.

“Kalau gelasnya berisi air dingin barangkali dengan mencelupkan tangan ke air di gelas di bawah kran dispenser tidak masalah, tetapi kalau air panas yang disentuhnya dengan tangan kan bisa kesakitan,” katanya.

Peristiwa tersebut menjadikan dirinya berpikir membuat karya tugas akhir rancang bangun dispenser khusus untuk tun netra dengan menggunakan microcontroller.

Mahasiswa penerima dana pendidikan Bidikmisi ini membuat dispenser dipasangi  microcontroller yang bisa mengeluarkan suara kalau air yang keluar di gelas adalah air dingin atau air panas. Sehingga penyandang tunanetra tidak salah menandai air dingin dengan air panas. Dispenser ini pun sudah diujikan pada komunitas tunanetra dan mereka merasa senang dan terbantu.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyambut senang dengan adanya penemuan tersebut. Ini membuktikan bahwa mahasiswa UNNES mempunyai daya saing. Harapan ke depan dispenser ini didaftarkan menjadi hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dan terus dikembangkan, yang nantinya bisa dipakai untuk industri dan masyarakat.

Motivasi

Dalam Upacara Wisuda ini, hadir Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Arif Satria SP MSi. Pria kelahiran Pekalongan, 17 September 1971 ini terkenal sebagai sosok yang dekat dengan sesama dosen dan mahasiswanya. Banyak mahasiswa yang pernah mendapat kuliahnya kepincut dan menjadikannya sebagai idola lantaran pribadinya yang penuh inspirasi dan motivasi.

Lulusan Sarjana dan Pascasarjana IPB tahun 2010 ini terpilih sebagai Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB sekaligus menyandang Dekan termuda di IPB dan beberapa waktu yang lalu Majelis Wali Amanat (MWA) IPB menetapkan dirinya sebagai Rektor IPB Periode 2017-2022.

Dalam kesempatan ini, Rektor IPB memberikan motivasi kepada wisudawan UNNES dalam menghadapi era disrupsi. Lulusan perguruan tinggi belum banyak yang menjadi entrepreneur. “Saya menyebutnya technopreneurial karena menggunakan hasil-hasil inovasi. Selanjutnya, inovasi yang dihasilkan itu dikembangkan sehingga mereka menjadi technopreneurial,” ujarnya.

Menurutnya, sociopreneur di dalam kehidupan sosial, baik wirausaha dan technopreneur itu harus berkembang. Kampus diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang bisa menopang sociopreneur itu.

“Wisudawan  harus mempunyai kompetensi, soft skill, dan karakter. Tentu dengan leadership, soft skill milenium, dan jiwa kebangsaan yang kuat. Dengan itu semua, para lulusan akan berkarya untuk menelorkan sesuatu yang hasil-hasilnya merupakan solusi atas persoalan-persoalan di masyarakat,” katanya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 448 kali

Yunike, Wisudawan Terbaik FIS UNNES dan Lulusan Perdana Prodi PIPS

Selasa, 15 Mei 2018 | 14:54 WIB


Yunike, Wisudawan Terbaik FIS UNNES dan Lulusan Perdana Prodi PIPS

Sebanyak 927 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Upacara Wisuda Periode II 2018 pada Selasa (15/5). Wisudawan terdiri atas 30 doktor, 88 magister, dan 809 sarjana bertempat di Gedung Prof Wuryanto Auditorium UNNES.

Dalam pelaksanaan wisuda periode II UNNES ini, Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meluluskan dua mahasiswa angkatan pertamanya yakni Yekti Utami dan Yunike Sulistyosari.

Sebelumnya, kedua mahasiswa angkatan tahun 2014 ini berhasil mempertahankan substansi skripsinya didepan penguji. Yekti mengangkat judul ‘’Penanaman Sikap Sosial melalui Pembelajaran IPS Pada Siswa SMP Islam
Sudirman Ambarawa Kabupaten Semarang’’, sementara Yunike  dengan judul ‘’Kreativitas Guru dalam Pengembangan Bahan Ajar IPS pada SMP/MTs se-Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung”.

Kedua mahasiswa tersebut dibimbing oleh dosen yang sama yakni Arif Purnomo SPd SS MPd dan
Rudi Salam SPd MPd.

Bertindak sebagai penguji utama dalam sidang skripsi ini yaitu Drs Tukidi M Pd. Peserta
sidang diminta untuk memaparkan hasil skripsi selama tujuh menit, yang kemudain dilanjutkan
dengan tanya jawab oleh dosen penguji. Sidang skripsi dilakukan guna memenuhi syarat
memperoleh gelar Sarjana.

Prodi yang berakareditasi B ini, berdiri sejak tahun 2014 dan sampai saat ini telah mencapai
angkatan keempat.

Yunike Sulistyosari berhail lulus dan menjadi wisudawati terbaik Fakultas Ilmu Sosial (FIS) dengan raihan nilai IPK 3.79 yg ditempuh selama 3 tahun 7 bulan.

“Semoga menjadi inspirasi bagi teman-teman mahasiswa yang lainnya,” ungkap Yunike.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 933 kali

Gelar Diklat, UKM Gerhana Ingin Ciptakan Generasi Emas Tanpa Narkoba

Selasa, 15 Mei 2018 | 14:53 WIB


Gelar Diklat, UKM Gerhana Ingin Ciptakan Generasi Emas Tanpa Narkoba

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba (Gerhana) UNNES menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) sebagai program kerja dari divisi Pengembangan Sumber Daya Anggota.

Diklat yang dilaksanakan tahun ini, mengusung tema “Melalui Pengabdian Masyarakat Ciptakan Generasi Emas Tanpa Narkoba”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas baik itu dari pengurus maupun dari anggota UKM GERHANA sendiri sehingga mereka menjadi lebih terampil dalam melakukan penyuluhan bahaya dari penyalahgunaan peredaran narkoba terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya.

Diklat diselenggarakan selama dua hari sejak Sabtu (12/5) hingga Minggu (13/5).

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional(BNN) Provinsi Jawa Tengah ini, diawali dengan oleh Ketua Panitia Mila Silkha Aeni dan Ketua Umum UKM Gerhana Tomi Bakhtiar. Kemudian, dilanjutkan arahan sekaligus membuka acara oleh Pembina UKM Gerhana Natal Kristiono SPd MH.

Narasumber pertama Jati Catur Prihatini SPsi menyampaikan materi tentang jenis-jenis dan bahaya narkoba. Selanjutnya, disambung oleh Chandra Eka Sariningsih SSos MA yang menyampaikan materi tentang Kebijakan dan Strategi P4GN.

Saat pergantian materi, kegiatan diisi dengan ice breaking oleh UKM Hipnosa dari Psikologi UNNES. Selanjutnya, pemaparan terakhir diberikan oleh Lolyta Pramdasari ST dan Reza Aditya SPd yang menjelaskan tentang deteksi dini penyalahgunaan narokoba.

Kegiatan berlangsung dengan dengan penuh antusiasme peserta diklat yang banyak menyampaikan pertanyaan kepada pemateri terkait isu-isu kenarkobaan yang sedang banyak dibicarakan.

Pelaksanaan diklat dihari kedua (13/5) dilakukan dengan cara praktik mandiri melakukan penyuluhanbagi  siswa SD, SMP, SMA, Mahasiswa, dan masyarakat umum disekitar UNNES.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 586 kali

UNNES Borong Juara dalam SEA-STAR Competition

Selasa, 15 Mei 2018 | 14:52 WIB


UNNES Borong Juara dalam SEA-STAR Competition

Memeringati Dies Natalis ke-53 Universitas Negeri Semarang (UNNES), Fakultas Ilmu Sosial (FIS) menyelenggarakan South East Asian Students Article Competition (SEA-STAR Competition) 2018, Selasa (15/5).

Kegiatan yang bertempat di Gedung C7 FIS UNNES ini, merupakan kompetisi artikel ilmiah tingkat regional Asia Tenggara yang menggunakan berbagai pendekatan keilmuan serta latar belakang ilmu sosial. Kegiatan ini tidak membatasi karya-karya peserta hanya dari satu lingkup kajian sehingga berbagai macam disiplin ilmu dapat berpartisipasi

Kompetesi ini diakhiri dengan presentasi dari sepuluh besar finalis. Tampil sebagai Juara I Doni Saputra dari Fakultas Teknik (FT) UNNES, Juara II diraih oleh Muhammad Rais dari FIS UNNES dan Zainul Arifin dari Universitas Muhamadiyah Purwokerto sebagai Juara III. Sedangkan untuk katagori Best Presenter berhasil diraih oleh Nur ‘Izzatul Hikmah dari FIS UNNES dan katagori Best Paper dimenangkan oleh Noviyanti Listyaningrum dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa di Asia Tenggara dalam karya tulis ilmiah dan selamat untuk para juara.

Nida MR & Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 499 kali

FIK UNNES Menggelar International Seminar on Public Health Education

Senin, 14 Mei 2018 | 20:12 WIB


FIK UNNES Menggelar International Seminar on Public Health Education

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi tuan rumah International Seminar on Public Health Education (ISPHE) yang ke empat.

Acara ini bekerjasama dengan Jaringan Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK) Indonesia, Asosiasi Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Negeri Manado (UNM) dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu (8-9/5).

ISPHE tahun ini menghadirkan Prof Chia-Hua Kuo, PhD dari Dean for Research and Development University of Taipei sebagai Keynote speaker. Sebagai pembicara utama hadir DR N Paranietharan dari WHO Representative of the Republic of Indonesia, Dr Toru Okuwaki dari Japan Institute of Sports Sciences, Prof Dr Oktia Woro KH, M Kes dari UNNES, Dr Mahenderan Appukutty dari Head of Postgraduate Studies UiTM Malaysia ,dan Hamid Muhammad, PhD dari Direktur Umum Sekolah Dasar dan Menengah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Besarnya antusias pemerhati dunia kesehatan dibuktikan dengan tingginya jumlah pendaftar. Sebanyak 254 pendaftar terdiri dari 69 presenter individu, 13 presenter tim, 9 poster dan sisanya peserta.

Selain itu, FIK UNNES juga menyelenggarakan Workshop Renang dengan narasumber Mr.Ioki Chikawa yang merupakan salah satu anggota Japan Swimming Federation.

Dalam ceramahnya, beliau berpesan bahwa undang-undang pada regulasi perlombaan merupakan hal penting yang harus dipahami atlit sebelum bertanding, sehingga tidak adanya kasus diskualifikasi.

Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan dan pengetahuan olahraga renang sehingga dapat meningkatkan prestasi atlit UNNES untuk Indonesia.

(Maulida Fitra Z & Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 355 kali

UKM Remo UNNES Borong Tiga Piala Dalam Festival Hadrah Nusantara UII

Senin, 14 Mei 2018 | 20:06 WIB


UKM Remo UNNES Borong Tiga Piala Dalam Festival Hadrah Nusantara UII

Setelah menjuarai dua kategori pada Lomba Rebana Klasik se-Jawa Tengah awal Mei lalu, Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern (UKM Remo) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menorehkan prestasi pada Festival Hadrah Ketiga yang diselenggarakan dalam rangkaian milad ke-75 Universitas Islam Indonesia (UII), Minggu (13/5).

Dalam acara yang bertempat di Gedung Auditorium Prof KH Abdul Kahar Muzakkir ini, UKM Remo UNNES mengirimkan 2 grup rebana yakni Shollu’alannabi dan Muhammad Nabina. Dengan mengusung tema Aktualisasi Dakwah Islamiyah Membangun Peradaban Era Milineal, perlombaan ini diikuti sebanyak 20 peserta dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari 8 penghargaan Grup Rebana Shollu’alannabi mendapatkan penghargaan sebagai aransemen terbaik dan dinyatakan sebagai Juara Harapan 1, sementara Grup Rebana Muhammad Nabina meraih Juara Harapan 3.

“Selamat dan sukses untuk UKM Remo atas prestasi yang telah diperoleh. Teruslah berkarya serta memberi inspirasi bagi semua kalangan,”tutur Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

(Nida M R & Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 290 kali

Besok, UNNES Selenggarakan Wisuda Periode II

Senin, 14 Mei 2018 | 13:28 WIB


Besok, UNNES Selenggarakan Wisuda Periode II

Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan wisuda program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode II Tahun 2018 di Auditorium Gedung Prof Wuryanto kampus UNNES Sekaran Gunungpati, Selasa (15/5).

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum menyampaikan, gladi bersih dilaksanakan pada Senin (14/5) pukul 14.30 WIB. Dihimbau bagi semua calon wisudawan untuk hadir.

Dalam Wisuda Periode II ini, UNNES meluluskan sebanyak 927 mahasiswa yang terdiri atas 30 orang Doktor, 88 orang Magister, 803 orang Sarjana, dan 6 orang Diploma III.

(Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 439 kali

Pengukuhan Guru Besar, Ida Zulaeha Profesor Ke-108 UNNES

Senin, 14 Mei 2018 | 13:00 WIB