Peresmian Kantor BTN KCP UNNES dan BTN Zone

Kamis, 19 September 2019 | 14:34 WIB


Peresmian Kantor BTN KCP UNNES dan BTN Zone

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama Dasuki Amsir selaku Direktur Distribution and Network Bank BTN meresmikan Kantor BTN Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNNES dan BTN Zone, Kamis (19/9) di Gedung Kewirausahaan (KWU) Sekaran Gunungpati. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita.

Hadir Sukowardoyo (Kepala Kantor Perwakilan BI Prof Jateng), Aman Santosa (Kepala OJK Regional 3 Jateng & DIY), Wakil Rektor, Dekan, Dosen, Kapolsek Gunungpati, Mitra Bank BTN, dan Pejabat terkain.

Dasuki Amsir saat memberi sambutan menyampaikan, pertama kali kantor BTN di buka 2014 dengan nama Kantor Kas, kemudian seiring dengan berjalannya waktu, 2019 ini kita tingkatkan statusnya menjadi KCP.

Dengan meningkatnya status ini diharapkan Bank BTN terus berkembang sehingga bisa meningkatkan aset dan pelayanan kepada masyarakat.

Dasuki berpesan kepada pimpinan UNNES untuk meningkatkan profesionalisme membangun bangsa bahwa di UNNES ini banyak Bank sebagai anak-anak UNNES, untuk itu perlu kebijakan kampus untuk meningkatkan layanan terbaik.

“Saya berharap semua bank mendapatkan kegiatan bisnis sehingga akan tumbuh profesionalisme dalam layanan,” pungkas Dasuki.

Hal senada juga disampaikan oleh Prof Dr Fathur Rokhman MHum bahwa UNNES sekarang sudah besar dibuktikan dengan jumlah mahasiswa saat ini ada 35 ribu, ke depan akan ditingkatkan menjadi 45 ribu mahasiswa.

Dengan meningkatnya mahasiswa ini, diharapkan juga meningkatnya di bidang keuangan. Untuk itu jalinan kerja sama yang baik dengan Bank BTN ini kami ucapkan terima kasih yang sudah mendukung  tata kelola keuangan di UNNES.

Di akhir kegiatan Bank BTN juga memberikan sebuah mobil kepada UNNES untuk operasional, dan penghargaan kepada tiga mahasiswa UNNES berupa laptop, sepeda gunung, serta HP.


Penulis: Sihono Dibaca : 72 kali

Menghilangkan Lelah Pasca PPAK, Fungsionaris BEM FIK Mengabdi Untuk Negeri

Kamis, 19 September 2019 | 12:51 WIB


Menghilangkan Lelah Pasca PPAK, Fungsionaris BEM FIK Mengabdi Untuk Negeri

Setelah selesai pelaksanaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2019 yang begitu padat dan melelahkan,  Fungsionaris BEM Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)  ada cara positif  tersendiri untuk menghilangkan rasa capek dan lelah yakni dengan melakukan “Mengabdi Untuk Negeri”.

Ketua pelaksana Rohman Aminulloh menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan di Desa Purwosari, Kecamata Sukorejo, Kabupaten Kendal, tepatnya di wilayah kaki Gunung Prau selama tiga hari mulai Jum’at 30 Agustus sampai Minggu 1 September.

Pengabdian ini berupa kegiatan belajar mengajar di SDN 01 Purwosari kelas 1 sampai kelas 6, bakti sosial sembako yang telah dikumpulkan melalui kegiatan PPAK dari Mahasiswa Baru FIK 2019, dan bersih-bersih Masjid, kata  Rohman.

Rohman menjelaskan, Desa Purwosari merupakan tempat yang begitu luar biasa sejuk dan subur tanahnya, masyarakatnya juga  sangat murah hati menambah cipta rasa kenyamanan Tim dalam melaksanakan kegiatan selama 3 hari 2 malam ini.

Selama tiga jam pernjalanan menuju Desa Purwosari, tim telah disuguhi pemandangan yang memanjakan mata, hutan pinus, petak sawah, hingga perbukitan menjadi kenikmatan tersendiri di dalam perjalanan.

Setelah sampai di Desa Purwosari tim langsung menuju rumah kediaman Kepala desa disambut oleh Pak Miadi selaku Kepala Desa dan masyarakatnya.

Ketika sudah tengah malam, sesuai arahan Kepala Desa tim langsung membagi tempat hunian untuk bertempat tinggal ke rumah warga selama 3 hari 2 malam, 1 rumah terisi oleh 3-4 orang. Dengan membaur kepada warga tim bisa melihat, memahami, dan merasakan hidup bersama masyarakat  berbagai macam latar belakang maupun kondisi yang berbeda.

Desa Purwosari termasuk salah satu desa penghasil tembakau terbesar dan menjadi distributor pemasok ke pabrik-pabrik besar.

Kebetulan pada saat tim datang, masyarakat purwosari sedang panen raya tembakau. Kemudian tim membantu secara langsung proses pemilahan hingga perajangan siap untuk dijual.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan bercocok tanam, memasak, bermain volly dengan pemuda desa sehingga menjadi guyub rukun dan gayeng bersama.


Penulis: Sihono Dibaca : 162 kali

IKA UNNES Ajak Alumni UNNES Ikuti Caring for Nation III Untuk SDM Unggul

Kamis, 19 September 2019 | 7:46 WIB


IKA UNNES Ajak Alumni UNNES Ikuti Caring for Nation III Untuk SDM Unggul

IKA UNNES mengajak Alumni UNNES yang tersebar di Jawa Tengah untuk mengikuti Caring of Nation III, Sabu dan Minggu (21-22 September) di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Dr Wirawan Sumbodo MT menyampaikan, kegiatan ini merupakan kerjasama lima IKA perguruan tinggi (PT) yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Kelima organisasi alumnus perguruan tinggi itu adalah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP), IKA Universitas Negeri Semarang (IKA UNNES), IKA Universitas Sebelas Maret Surakarta IKA UNS), IKA Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto (IKA UNSEOD), dan Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Yogyakarta.

DPP IKA UNNES membagikan 300 tiket dan kaos pada Alumni UNNES yang akan mengikuti kegiatan ini.

Lihat rangkaian kegiatan KLIK INI


Penulis: Sihono Dibaca : 85 kali

Pemkot Semarang dan UNNES akan Bangun Embung

Rabu, 18 September 2019 | 23:26 WIB


Pemkot Semarang dan UNNES akan Bangun Embung

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof  Dr Fathur Rokhman  bersama  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi SE MM menandatangani  nota kesepahaman kerja sama bidang pendidikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Auditorium kampus UNNES, Penandatanganan dilakukan di sela – sela kegiatan upacara Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana, Diploma ke-98 Universitas Negeri Semarang, Rabu (18/9).

Pemerintah Kota Semarang dan UNNES telah melakukan kegiatan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarrakat.  Kerja sama yang akan segera dilakukan yaitu pembangunan embung di kawasan kampus UNNES Gunungpati Semarang.

Wali Kota Semarang mengatakan, pembangunan embung di kawasan UNNES   akan memiliki manfaat bagi masyarakat  sekitar kampus dan wilayah Kota Semarang, antara lain untuk mengatasi kekeringan di musim kemarau, banjir di musim penghujan, dan pembangkit listrik dengan tekhnologi Micro Hydro.

“Pembangunan embung di kampus  UNNES diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat di lngkar kampus di saat  di musim kemarau, untuk menahan air dari agar  tidak terjadi banjir di musim penghujan, serta juga dapat dimanfaatkan untuk penerapan listrik micro hydro untuk penerangan kampus,” jelas Wali Kota Semarang.

Rektor UNNES menyampaikan kegiatan kerja sama Pemkot Semarang dengan UNNES telang terimplementasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. UNNES mendukung program-program yang dicanankan oleh Kota Semarang. Sebagai kampus konservasi UNNES sangat mendukung program Pak Wali Kota yang dalam waktu dekat akan membangun embung di kawasan kampus UNNES.  

“Terus kita tingkatkan kerja sama sinergis antara UNNES dan Pemkot Semarang. Telah banyak kerja sama yang terealisasikan. UNNES memberikan dukungan kepada Pemkot Semarang dalam fasilitasi layanan kepada masyarakat.  Ke depan  akan lebih banyak hal yang dapat diinisiasi bersama antara Pemkot Semarang dan UNNES. Inisiasi Pak Hendi selaku Wali Kota Semarang yang ingin membangun embung di kawasan kampus kita dukung dengan menyiapkan lahannya,”  tutur Prof Fathur Rokhman.

Setelah melakukan  penandantanganan  kerja sama, Wali Kota menyampaikan pidato insipiratif kepada para wisudawan. Hendi mengingatkan para wisudawan,  wisuda bukanlah akhir perjuangan dalam proses menuntut ilmu, melainkan adalah awal dari perjuangan untuk menghadapi tahapan kehidupan yang selanjutnya. Untuk bisa sukses dibutuhkan kepekaan dan kepedulian.

“Kepekaan dan kepedulian menjadi kunci ke depan. Bahkan dalam hal menghadapi revolusi industri 4.0, pekerjaan yang tidak dapat digantikan oleh sistem otomatis adalah pekerjaan yang menggunakan hati,”  kata Hendi.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 154 kali

UNNES Luluskan 1514 Mahasiswa

Rabu, 18 September 2019 | 13:27 WIB


UNNES Luluskan 1514 Mahasiswa

Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai perguruan tinggi yang terus berinovasi dalam pelaksanaan tri dharma pendidikan tinggi, meluluskan 1514 wisudawan yang terdiri atas 12 orang Doktor, 114 orang Magister, 1.371 orang Sarjana, dan 17 orang Diploma, Selasa-Rabu (17-18/9).

Bertempat di Gedung Auditorium Prof Wuryanto, Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana dan Diploma ke-98 ini dibagi dalam dua hari. Hari pertama diikuti oleh Pascasarjana 12 orang Doktor, 114 orang Magister, FIP (410 orang), FIS (114 orang), dan FT (110 orang).

Kemudian, hari kedua  diikuti oleh FBS (209 orang), FMIPA (168 orang), FIK (102 orang), FE (200 orang), dan FH (75 orang).

Lulusan terbaik dari masing-masing program yaitu I Made Sonny Gunawan Prodi Pendidikan Bimbingan dan Konseling (S3) dengan IPK 3,79, Anik Purwati prodi Pendidikan Seni (S2) dengan IPK 3,79, Sri Mulyati prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) dengan IPK 3,91, dan Nunik Febriana Dewi prodi Survei dan Pemetaan Wilayah (D3) dengan IPK 3,80.

Dalam sambutannya Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan tantangan era disrupsi membawa lima megatrend dalam pendidikan tinggi yang menjadi pemicu perubahan, yaitu: kompetensi pasar & pendanaan, mobilitas global, demokratisasi pengetahuan & akses, teknologi digital, integrasi dengan industri.

Sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi, UNNES diharapkan mampu memberikan kontribusinya melalui para lulusannya untuk meningkatkan daya saing bangsa. Para wisudawan tentunya menjadi bagian penting SDM yang berkualitas dan memiliki kemampuan Ipteks untuk berkontribusi dalam peningkatan daya saing bangsa Indonesia menghadapi tantangan nasional, regional serta global.

Sukses yang diraih hendaknya digunakan sebagai pijakan untuk mencapai sukses lanjutan dengan meningkatnya ketekunan, kesungguhan, serta kerja keras dalam berkarya dan mengabdi di masyarakat, sehingga pada akhirnya akan menjadi insan yang paripurna.

Beliau berpesan agar nama almamater UNNES yang telah mencetak lulusan yang unggul dan berkarakter terus melekat dan membawa inspirasi dalam kehidupan para wisudawan.


NidaMR (students staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 163 kali

Ikuti Academic Conference on Psychological Issues, Mahasiswa Psikologi UNNES Raih “Best Paper”

Rabu, 18 September 2019 | 11:08 WIB


Ikuti Academic Conference on Psychological Issues, Mahasiswa Psikologi UNNES Raih “Best Paper”

Jurusan Psikologi bersama Hima Psikologi bekerja sama dengan  UKM Forpio, LSI serta Dynamic telah sukses melaksanakan ACPI (The 2nd Academic Conference an Psychological Issues).  Konferensi nasional yang mengambil tema ”Peluang dan Tantangan Psikologi Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0” ini merupakan kegiatan pertama kali Psikologi UNNES dalam ajang konferensi dan publikasi ilmiah tingkat nasional.

Sebanyak 31 Abstrak dari berbagai jenjang perkuliahan dari berbagai universitas ternama di Indonesia terkumpul dan menghasilkan 14 full paper yang berhasil terseleksi. Ajang ini merupakan ajang yang memang pertamakalinya diadakan dan harapannya akan menjadi agenda tahunan di kemudian hari. 

Keikutsertaan peserta dalam ajang ini merupakan suatu keuntungan yaitu adanya paper terbaik yang akan dipublikasikan dalam Jurnal INTUISI, paper yang dikirim akan masuk dalam prosiding ber- ISBN, sertifikat best paper  serta adanya uang pembinaan yang diberikan kepada peserta, serta adanya best presentation yang dipilih di hari pelaksanaan presentasi dari seluruh peserta yang telah terpilih dari 14 paper yang terkumpul tersebut.

Kegiatan ini dibagi menjadi dua ruangan yang diadakan di ruangan 302 serta 303 dengan masing-masing moderator selaku yang memimpin jalannya acara. Setiap peserta diberi waktu sebanyak 15 menit dengan sesi  tanya jawab  dan peserta lain boleh memberikan saran maupun masukan dalam proses presentasi tersebut. Dalam kegiatan tanya jawab, para peserta secara aktif memberikan saran serta masukan dari masing-masing hasil penelitian dari peserta.

Selanjutnya yang terakhir adalah sesi pengumuman yang dilaksanakan dalam satu ruangan. Ada satu yang menarik dalam kegiatan ACPI (The 2nd Academic Conference an Psychological Issues) kali ini, best paper diraih oleh Laeli Agustia, Fitriana Grace Virginia Tongo, Halfa Fulki Al Ayati dan Siti Dzakiyyatun Nur Khasanah dari  Jurusan Psikologi UNNES. Mereka menulis dengan paper berjudul “Pelatihan Perencanaan Karier untuk Meningkatkan Efikasi Diri dalam Pengampilan Keputusan Karier pada Siswa SMP Kesatrian”.

Hal ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi Jurusan Psikologi Unnes dengan mengalahkan 13 paper lainnya yang terseleksi. Kategori Best Presentation sendiri  berhasil diberikan kepada Aufa Miladya Izzzah dan Zalfa Luqqyana Nabilah dari Universitas Indonesia. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dari masing-masing peserta.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 102 kali

UKM Remo UNNES Raih 3 Penghargaan Festival Hadrah Nasional di IPB Bogor

Selasa, 17 September 2019 | 10:43 WIB


UKM Remo UNNES Raih 3 Penghargaan  Festival Hadrah Nasional di IPB Bogor

Unit Kegiatan Mahasiswa  Rebana Modern (UKM Remo)  Universitas Negeri Semarang (UNNES) membali menorehkan prestasi sebagai   Vokal Terbaik,   Juara  2,  dan Juara 3  dalam Gebyar Agria Religi tingkat Nasional 2019 di Institut Pertanian Bogor, Minggu (15/9).

Terdapat 26 grup dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia pada kompetisi tersebut, seperti dari  Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Unida Bogor, UPN Yogyakarta, UIN Jakarta, IPB dan lain sebagainya .

UKM Remo UKM Remo UNNES  mengirimkan dua grup rebana, grup Shollu Alan Nabi dan Nurul Aini.  Masing-masing beranggotakan sepuluh mahasiswa.  Grup Shollu Alan Nabi mendapatkan nomor peserta ke 1 dan Nurul Aini mendapatkan nomor peserta ke 2. Dalam penampilannya grup Shollu Alan Nabi membawakan lagu Hasbi Robbi dan Ghonnat Bil Farhi, sedangkan grup Nurul Aini membawakan lagu Ashlul Jamal dan Nurul Mushtofa.

Pada penutupan acara dan pengumuman pemenang, Shollu Alan Nabi mendapatkan Juara 3 dan Nurul Aini mendapatkan Juara 2 dan Vokal Terbaik dalam perlombaan tersebut.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 235 kali

Isi Kuliah Umum di UNNES, Syekh Fadil Al-Jaelani Sarankan Tiga Hal

Senin, 16 September 2019 | 16:58 WIB


Isi Kuliah Umum di UNNES, Syekh Fadil Al-Jaelani Sarankan Tiga Hal

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kuliah umum dan doa bersama Syekh Syekh Muhammad Fadil Al-Jaelani, , Senin (16/9). Ulama  berkebangsaan Turki yang merupakan cicit ke-25 S Syekh Abdul Qodir Al-Jailani itu menyampaikan tiga pesan utama kepada mahasiswa yang hadir.

Pertama, Syekh Fadil menyarankan agar mengatasi kebodohan dengan ilmu. Belajar adalah kewajiban yang melekat pada setiap individu. Oleh karena itu, Tuhan selalu mencintai makhluknya yang giat belajar.

Kedua, Syekh Fadil berpesan agar mahasiswa UNNES bersama bangsa Indonesia lainnya selalu menjaga persatuan dan kesatuan untuk membangun negara yang damai.

Selain itu, ia juga berpesan agar mahasiswa dapat berperan mengatasi kefakiran dengan meratakan kesejahteraan.

Setelah menyampaikan kuliah umum, Pendiri dan Penasehat Utama Markaz Al-Jailani Internasional itu memimpin doa untuk kemuliaan UNNES dan Indonesia.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan bahwa kehadirkan Syekh Fadil adalah berkah bagi keluarga besar UNNES. Kehadiran Syekh Fadil adalah salah satu usaha UNNES untuk mendekatkan mahasiswa dengan tokoh-tokoh besar yang menginspirasi di berbagai bidang.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 202 kali

Besok, Selasa dan Rabu UNNES Wisuda 1514 Mahasiswa

Senin, 16 September 2019 | 14:08 WIB


Besok, Selasa dan Rabu UNNES Wisuda 1514 Mahasiswa

Besok, selama dua hari, Selasa dan Rabu (17-18/9) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Upacara Wisuda ke-98 Tahun 2019 di Auditorium Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Mereka yang di wisuda sebanyak 1514 terdiri atas 12 orang Doktor, 114 orang Magister, 1.371 orang Sarjana, dan 17 orang Diploma.

Hari pertama Selasa (17/9) Pancasarjana 12 orang Doktor, 114 orang Magister, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 410 orang, FIS (114 orang), FT (110 orang).

Hari kedua Rabu (18/9), FBS (209 orang), FMIPA (168 orang), FIK (102 orang), FE (200 orang), dan FH (75 orang).


Penulis: Sihono Dibaca : 222 kali

Dukung Visi Universitas, DWP UNNES Anjangsana ke DWP KBRI Singapura

Senin, 16 September 2019 | 11:57 WIB


Dukung Visi Universitas, DWP UNNES Anjangsana ke DWP KBRI Singapura

Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Semarang (DWP UNNES) melakukan anjangsana ke Dharma Wanita Persatuan Kedutaan Besar Republik Indonesia (DWP KBRI) Singapura, Jumat (13/9).

Rombongan DWP UNNES diterima hangat oleh Wakil dari DWP KBRI Singapura yang merupakan isteri dari Deputy Cheif of Mission (DCM), ibu Didik Eko Pujianto bersama para ketua sub bidang.

Ketua Dharma Wanita Persatuan UNNES Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman MPd menyampaikan bahwa kunjungan ini untuk meneguhkan peran DWP UNNES dan mendukung visi UNNES menjadi universitas berwawasan konservasi dan berputasi internasional.

Semantara itu, ibu Didik Eko Pujianto mewakili ibu Duta Besar yang sedang menjalankan tugas mendampingi Bapak Dubes Singapura, menyampaikan beberapa program kerja DWP yang secara langsung mendukung program yang dilaksanakan KBRI Singapura.

“Dalam menjalankan program kerjanya, DWP di KBRI memiliki keterbatasan kewenangan terkait peraturan di negara setempat. Kami membantu menyukseskan kegiatan dan program KBRI” tuturnya.

Sama halnya DWP UNNES, program kerja DWP KBRI Singapura juga mengikuti program kerja DWP Pusat yakni memiliki bidang Pendidikan, sosial budaya, dan ekonomi, jelasnya

Para ketua sub unit DWP KBRI Singapura juga menjalankan peran sebagai narasumber di Sekolah Indonesia Singapura sesuai dengan keahlian masing-masing.

Barokah berharap dengan silaturahmi ini kami termotivasi dan menambah percaya diri sehingga dapat menjadikan wanita yang berbudaya nasional dan berwawasan internasional.


Penulis: Sihono Dibaca : 324 kali

Makrab Mahasiswa Jurusan IKOR FIK UNNES

Senin, 16 September 2019 | 11:14 WIB


Makrab Mahasiswa Jurusan IKOR FIK UNNES

Sebanyak 122 mahasiswa baru Jurusan Ilmu Keolahragaan (Ikor) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2019 telah mengikuti Malam Keakraban dan Tradisi Penerimaan Mahasiswa Jurusan (Makrab dan TPMJ), Jumat sampai Minggu (13-15/9/2019) di  Camping Hill Efrata, Dusun Suruhan, Desa Keji, Ungaran Barat.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari  Himpunan Mahasiswa IKOR dengan bimbingan dosen Fajar Awang Irawan SSi MPd PhD dengan jargon #IKOR SEDULUR.

Fajar Awang Irawan menyampaikan, kegiatan diisi dengan berbagai materi dan motivasi dari beberapa dosen serta alumni HIMA IKOR  angkatan sebelumnya. Selain itu, juga diisi dengan pentas seni, menampilkan berbagai macam kreativitas seperti akustik, drama komedi, iklan parado, dan campursari.

Kegiatan ini bertujuan agar para mahasiswa baru termotivasi untuk selalu semangat dan saling membantu antar sesama sesuai dengan jargon IKOR.

Pada akhir kegiatan diadakan prosesi penyiraman kepada seluruh mahasiswa baru, panitia MAKRAB dan TPMJ 2019 oleh dosen.

Hal tersebut memiliki arti bahwa, seluruh mahasiswa baru sudah sah menjadi mahsiswa IKOR UNNES dan membuang hal-hal negatif, serta muncul semangat-semangat yang mengantarkan mereka lulus nanti.


Penulis: Sihono Dibaca : 188 kali

Pembinaan Prestasi dan Karakter Mahasiswa Bidikmisi

Jumat, 13 September 2019 | 15:25 WIB


Pembinaan Prestasi dan Karakter Mahasiswa Bidikmisi

Sebanyak 1406 mahasiswa bidikmisi mengikui kegiatan pembinaan dalam rangka peningkatan prestasi dan karakter, Jumat (13/9) di Auditorium (gedung Prof Wuryanto) Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kegiatan yang di isi pemateri Wakil Rektor Bidang Akademik Prof  Dr Zaenuri SE MSi Akt dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman  MPd dimoderatori oleh ketua panitia Rudi Salam SPd MPd diikuti oleh mahasiswa dengan antusias.           

Prof Zaenuri memberikan arahan bahwa konsep konservasi dapat membentuk jati diri dan menjadi sarana mencapai kesuksesan dalam kuliah. Hal senada juga disampaikan oleh Dr Abdurrahman bahwa mahasiswa adalah tugasnya belajar dan mengembangkan diri agar dapat berguna bagi bangsa dan negara.


Penulis: Sihono Dibaca : 154 kali

Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Terbaik III Sinta Awards 2019

Kamis, 12 September 2019 | 15:18 WIB


Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Terbaik  III Sinta Awards 2019

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan Anugerah Insan Publikasi Nasional Sinta Awards 2019  dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

Kali ini Jurnal Pendidikan IPA Indonesia (JPII) yang diterbitkan UNNES berhasil mendapat penghargaan sebagai Jurnal Terbaik III. JPII yang terindeks Scopus sejak 2017 memiliki kekuatan di Sitasi Scopus karena jumlah sitasi pertahun melebihi jumlah artikel yang diterbitkan. Rata-rata sitasi 2 tahun terakhir di Google Scholar lebih dari 700 per tahun. Kekuatan yang dimiliki menempatkan jurnal ini terbaik ketiga dari 2.700 jurnal terakreditasi di Sinta.

Dr Parmin  MPd  sebagai Chief  Editor JPII menyampaikan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas artikel dan integritas pengelolaan yang professional.

Rektor UNNES menyampaikan bahwa perolehan penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari pengelola jurnal JPII. Kedepan semua jurnal di UNNES didorong untuk terus meningkatkan kualitasnya melalui akreditasi.  

Sinta Awards adalah penghargaan bergengsi yang diadakan  oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti menyelenggaralan Anugerah Insan Publikasi Nasional tahun 2019. Ada 5 kategori kali ini, penulis terbaik, jurnal terbaik, PT dengan Paten terbanyak, Inventor dan penulis paling produktif.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 224 kali

UNNES Tuan Rumah ACPES 2019

Kamis, 12 September 2019 | 15:10 WIB


UNNES Tuan Rumah ACPES 2019

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah penyelenggara 5th ASEAN Council of Physical Education and Sport  (ACPES) , Rabu (11/9).

Konferensi yang bertempat di UTC UNNES Semarang ini berada di bawah naungan International Council of Sport Science and Physical Education (ICSSPE). Selama tiga hari, para pakar dan praktisi akademik dari Asia dan Eropa berbagi pengetahuan, gagasan, dan pengalaman baru terkait pendidikan jasmani dan olahraga.

Dekan FIK Prof Tandiyo Rahayu melaporkan kegiatan ini diikuti oleh 185 pemakalah dan 363 peserta dari 11 negara yaitu Malaysia, Thailand, Filipina, Kamboja, Myanmar, Singapura, Denmark, Jerman, Taiwan, Tiongkok, dan Indonesia.

Hadir sebagai nara sumber Nyonya Katrin Koenen dari Berlin Jerman (Direktur Ilmiah Profesor ICSSPE),  Profesor Supranee Kwanboonchan (Presiden ACPESSWU Thailand), Harry Warganegara Harun (Ketua Eksekutif Pengembangan Olahraga, Komite Olimpiade Nasional Indonesia, salah satu orang di balik keberhasilan Asian Games 2018 di Indonesia).

Kemudian, Profesor Li Hongjuan (Universitas Olahraga Beijing, Cina), Profesor Frank Jing-Horng Lu (Universitas Kebudayaan Cina Taiwan), Ryan Rusli Gozali (Liga Mahasiswa Jakarta Indonesia), Profesor Erik Juul (VIA University College, Aarhus Denmark), dan Mr Sondra Valery Heitmann (Asosiasi Senam Norwegia).

Beberapa topik dalam konferensi ini, yakni pendidikan jasmani termasuk pengajaran, penilaian, kurikulum, administrasi dan manajemen, ilmu olahraga termasuk pedagogi olahraga, psikologi olahraga, biomekanik olahraga, pelatihan olahraga, dan manajemen olahraga.

Kemudian, kesehatan diantaranya pendidikan kesehatan, kesehatan masyarakat , dan nutrisi olahraga.

Kegiatan ACPES ini memiliki jaringan bersama dengan Universitas Srinakharinwirot Thailand,  ‘Universiti Putra Malaysia, Universitas Negeri Mahasarakham Malaysia, PESS – NIE, Singapore, Mindanao State University – llT, liligan Filipina, ITE kampus timur Singapore, Kasetsart  University Thailand, Universiti Teknologi Mara UiTM Malaysia, dan delegasi khusus dari Kamboja dan Myanmar.

Konferensi tahunan ini diharapkan dapat menambah jaringan pertemanan dan sarana bertukar pikiran antar akademisi khususnya di kawasan Asia Tenggara. Dengan berdiskusi, kualitas pengetahuan antar institusi dapat terus berkembang.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum  berharap kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat dan solusi atas berbagai persoalan saat ini, khususnya di bidang keolahragaan dan pendidikan jasmani.

Prof Fathur menjelaskan, konferensi ini menggabungkan berbagai program seperti sesi keynote, presentasi, lokakarya, pelatihan, dan presentasi poster menghadirkan pembicara yang berkualifikasi internasional. Sehingga dari kegiatan ini diharapkan menghasilkan keilmuan yang bisa dimanfaatkan dalam perkembangan ilmu keolahragaan.

Luaran konferensi internasional ini adalah terpublikasinya sejumlah artikel hasil penelitian pada jurnal-jurnal bereputasi internasional terindeks.


Penulis: Sihono Dibaca : 191 kali

Teliti Guru Honorer, Ngabiyanto Raih Doktor Studi Pembangunan

Kamis, 12 September 2019 | 15:08 WIB


Teliti Guru Honorer, Ngabiyanto Raih Doktor Studi Pembangunan

Melalui disertasi berjudul Guru Honorer Antara Pengabdian, Tuntutan Ekonomi dan Kebijakan Publik, Ngabiyanto raih gelar Doktor (S3) Studi Pembangunan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Rabu (11/9/2019).

Dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES itu meraih nilai A atau sangat memuaskan. Adapun indeks prestasi komulatif (IPK) yang diperoleh adalah 3,92.

Dia merupakan Doktor ke 34 Fakultas Ilmu Sosial. Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial yang juga menitipkan pesan kelembagaan dan persahabatan. “Kami berharap, Pak Ngabi akan tetap menjadi Pak Ngabi yang biasanya. Yaitu selalu menjadi orang yang santun dan terkenal dengan kesantunannya,” Tutur beliau dalam sambutannya.

Format promosi Doktor di UKSW dilakukan dengan melakukan pidato disertasi. Dalam pidato disertasinya, Ngabiyanto memaparkan tiga hal utama, yaitu peran dan kontribusi guru honorer, strategi guru honorer dalam memperjuangkan status dan kesejahteraan, serta reaksi pemerintah terhadap tuntutan guru honorer melalui kebijakan tentang guru honorer.

Pembantu Rektor 5 UKSW juga menuturkan kebanggaan dan kebahagiaannya karena ujian disertasi terasa spesial. “Kami merasa berbunga-bunga karena Bapak Ngabiyanto bukan hanya membawa keluarga saja, tetapi keluarga besar UNNES”, tuturnya dalam penutupan. Harapannya akan terus ada kerja sama yang bisa dilakukan antara UNNES dan UKSW.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 237 kali

Wakil Rektor III: UNNES Fair Wadah Mahasiswa Menyumbang Prestasi

Kamis, 12 September 2019 | 13:12 WIB


Wakil Rektor III: UNNES Fair Wadah Mahasiswa Menyumbang Prestasi

UNNES Fair ini untuk mengenalkan tentang 59 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)  yang ada di Universitas Negeri Semarang (UNNES) kepada mahasiswa baru.

Selain itu,  juga untuk mempromosikan prestasi yang diperolehnya supaya mahasiswa baru bisa menyalurkan bakat dan minatnya.

Dengan menyalurkan bakat dan minat di UKM itu, diharapkan para mahasiswa dapat mengukir prestasi dan memamerkan hasil karyanya.

Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) UNNES Dr Abdurrahman MPd saat membuka kegiatan, Selasa (10/9) di halaman parkir belakang Auditorium UNNES Sekaran Gunungpati.

UNNES Fair ini diselenggarakan oleh Forum UKM UNNES  diikuti 59 UKM berlangsung dua hari Selasa-Rabu (10-11/9) diantaranya UKM English Debating Society, UKM Penelitian, UKM Tari Klasik, UKM Tari Kreasi, UKM Rebana Modern, UKM Kewirausahaan.

Kemudian, UKM Atletik, UKM Menwa, Pramuka, Mahapala, Woodball, Senam,  REM FM, Riptek, Kesenian Jawa, Clic, UKKI, UKKK, Panahan, Teknologi Quran,  Wushu, Marching Band, dan Usaha Busana.

Kegiatan bertemakan “Conservation For A Better Life” ini dimeriahkan dengan dua panggung hiburan, stand makanan, photobooth, dan tampilan dari tiap-tiap UKM.

Atina Nur Kamilah Intan Bahtiar, salah satu Mahasiswa semester 5 jurusan PKLO anggota UKM Atletik Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) menuturkan berbagai prestasi lempar lembing yang diperoleh diantaranya juara I nasional sekaligus pemecah rekor di Cibinong Agustus 2019 lalu dengan jarak lemparan 50,46 meter.

Kemudian, juara I Asean School di Thailand, dan akhir November nanti akan mengikuti sea game di Filipina, terangnya.

Atina berharap UNNES bisa memfasilitasi peralatan, sehingga prestasi bisa lebih baik lagi dan mengharumkan UNNES di tingkat internasional.


Penulis: Sihono Dibaca : 134 kali

Serahkan SK Koorprodi Pascasarjana, Rektor Tekankan Amanah Menjadi Spirit Membangun Lembaga

Rabu, 11 September 2019 | 23:15 WIB


Serahkan SK Koorprodi Pascasarjana, Rektor Tekankan Amanah Menjadi Spirit Membangun Lembaga

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Koordinator Program Studi (Koorprodi) S2/S3 Pascasarjana UNNES Periode 2019/2023 di Kampus Kelud Semarang, Rabu (11/9).

Dalam sambutannya Prof Fathur menekankan pentingnya amanah sebagai spirit membangun lembaga menjadi lebih baik. Melalui spirit membangun lembaga, proses dan output akademik yang dihasilkan dapat meningkat. Selain itu Prof Fathur juga menghimbau Koorprodi memperbanyak literasi dan selalu memotivasi mahasiswa supaya lulus tepat waktu.

“Direktur dan Koorprodi Pascasarjana harus berfikir jauh ke depan. Apa capaian yang dapat diraih sampai tahun 2023. Selain itu Kooprodi harus terus menerus memotivasi mahasiswa agar menyelesaikan kuliah tepat waktu,” jelasnya.

Berikut ini  merupakan daftar nama Koorprodi Pascasarjana UNNES periode 2019/2023.

Koordinator  program Doktor (S3) terdiri atas Prof Dr Tri Joko Raharjo MPd sebagai Koordinator Prodi Manajemen Pendidikan S3, Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Koordinator Prodi Bimbingan dan Konseling S3, Prof Dr Januarius Mujiyanto MHum Koordinator Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa S3, Dr Hari Bakti Mardikantoro MHum Sekretaris Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa S3, Prof Dr Soegiyanto KS MS Koordinator Prodi Pendidikan Olahraga S3, Prof YL Sukestiarno MS PhD Koordinator Prodi Pendidikan Matematika S3, Prof Dr Dewi Liesnoor Setiyowati  MSi Koordinator Prodi Pendidikan IPS S3, Prof Dr Edy Cahyono MPd Koordinator Prodi Pendidikan IPA S3, Prof Dr Totok Sumaryanto F MPd Koordinator Prodi Pendidikan Seni S3.

Koordinator yang diangkat pada program Magister (S2) terdiri atas  Dr
Arief Yulianto, SE MM Koordinator Prodi Manajemen Pendidikan S2, Dr Awalya MPd Koordinator Prodi Bimbingan dan Konseling S2, Dr Setya Rahayu MS Koordinator Prodi Pendidikan Olahraga S2,  Prof Dr Kartono MSi Koordinator Prodi Pendidikan Matematika S2,  Dr Hamdan Tri Atmaja MPd Koordinator Prodi Pendidikan IPS S2,  Dr Sigit Saptono MPd Koordinator Prodi Pendidikan IPA S2, Dr Tommi Yuniawan MHum Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia S2, Sri Wuli Fitriati MPd PhD Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Inggris S2, Dr Yeri Sutopo MPd MT Koordinator Prodi Pendidikan Kejuruan S2, Prof Dr Supriyadi MSi Koordinator Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2, Dr Sulhadi MSi Koordinator Prodi Pendidikan Fisika S2, dr RR Sri Ratna Rahayu MKes PhD coordinator Prodi Kesehatan Masyarakat S2,  Prof Dr Rusdarti MSi Koordinator Prodi Pendidikan Ekonomi S2, Dr Muhammad Khafid MSi Koordinator Prodi Ilmu Ekonomi S2, Farid Ahmadi SKom MKom PhD Koordinator Prodi Pendidikan Luar Sekolah dan Pengembangan Kurikulum S2, Dr Sri Wardani MSi Koordinator Prodi Pendidikan Dasar S2, Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto SPsi MA PhD Koordinator Prodi PAUD S2, Prof Dr Sudarmin MSi Koordinator Prodi Pendidikan Kimia S2, Dr Erni Suharini MSi Koordinator Prodi Pendidikan Geografi S2, dan Dr Indah Sri Utari SH MHum Koordinator Prodi Ilmu Hukum S2.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 667 kali

FE Tingkatkan Literasi Perbankan Syariah Bagi Guru SMK Jateng dan DIY

Rabu, 11 September 2019 | 15:46 WIB


FE  Tingkatkan Literasi Perbankan Syariah Bagi Guru SMK  Jateng dan DIY

Pusat Kajian Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan (3EC) Jurusan Pendidikan Ekonomi  Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Seamrang (UNNES) dengan bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan MGMP Perbankan Syariah Jateng dan DIY menyelenggarakan Workshop Perbankan Syariah bagi Guru, Selasa-Rabu (10-11/9).

Kegiatan yang dihadiri oleh 52 Sekolah SMK Perbankan Syariah di Jawa Tengah dan DIY ini mengusung tema “Peningkatan Literasi keuangan Syariah bagi Guru Sebagai Upaya Percepatan Pertumbuhan Industri keuangan Syariah di Indonesia”. Selama dua hari, para peserta mendapatkan 7 materi yang disampaikan oleh Catur Surya Perwira (OJK), Prof Dr Abdul Gofur  MAg (UIN Walisongo), Slamet Sulistiono (Bank Jateng Syariah), Nyata Nugraha  SE MSi  Akt (Politeknik Negeri Semarang), dan Ririn Winarni (OJK).

Kegiatan ini sekaligus menjadi awalan kerjasama antara Jurusan Pendidikan Ekonomi dengan SMK Perbankan Syariah di Jawa Tengah dan DIY. Kerjasama tersebut berupa pembinaan, penyelenggaraan ujian keahlian, pendampingan penulisan karya ilmiah bagi guru, dll. Di sela-sela kegiatan tersebut, dilakukan penandatangan MoA antara Dekan FE dengan ketua MGMP Perbankan Syariah Jateng-DIY.

Direktur 3EC Khasan Setiaji menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya penjajakan kerjasama antara 3EC dengan berbagai lembaga yang berfokus di bidang pendidikan ekonomi, kewirausahaan dan keuangan syariah. Selain itu kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi nyata pusat kajian terhadap masyarakat. 

“Harapannya akan ada berbagai kegiatan berikutnya sebagai bentuk dedikasi FE UNNES untuk memajukan dunia pendidikan termasuk pembelajaran perbankan syariah di Indonesia”, tuturnya.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 127 kali

Mahasiswa UNNES Belajar Menetapkan Tujuan Melalui Soft Skill RWAP

Rabu, 11 September 2019 | 15:24 WIB


Mahasiswa UNNES Belajar Menetapkan Tujuan Melalui Soft Skill RWAP

Keterampilan berkomunikasi dan merencenakan masa depan adalah keterampilan mutlak yang perlu dimiliki generasi muda di setiap zaman. Melalui Pelatihan softskill RWAP pada batch 3 dan 4 yang dilaksanakan di LP3 UNNES, Kepala Pusat Karier UNNES Dr Eko Supraptono mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan softskill siap kerja (RWAP). Kegiatan ini, merupakan kegiatan kerja sama yang diselenggarakan oleh UNNES dan USAID.

“Setelah pelatihan batch 1 dan batch 2, animo mahasiswa UNNES mengikuti training ini meningkat. Bahkan, mahasiswa regular, nonbidik misi banyak yang mendaftar ingin ikut serta kegiatan pelatihan ini.” Kata Dr Eko Supraptono ketika ditemui di Pusat Karier LP3.

Faizal, salah satu mahasiswa yang mendaftar pelatihan softskill mengatakan, dirinya tertarik mengikuti pelatihan karena mendengar dari teman lainnya bahwa pelatihan RWAP akan berguna terutama setelah lulus. senada dengan Faizal, Riskia ditengah tengah mengikuti pelatihan mengaku senang mengikuti kegiatan yang seru, bermanfaat, dan membuat dirinya lebih percaya diri terhadap masa depan.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 109 kali

Profesor Go To School: Giatkan Profesi Konselor

Selasa, 10 September 2019 | 15:47 WIB


Profesor Go To School: Giatkan Profesi Konselor

Universitas Negeri Semarang (UNNES) selalu berkomitmen mengaplikasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai landasan dasar berdirinya sebuah universitas. Oleh karena itu program Profesor Go to School hadir sebagai sarana berbagi ilmu pada masyarakat luas.

Melalui serangkaian Professors Go To School, kegiatan bertajuk “Pengembangan Kompetensi Konselor Profesional Abad 21” berupaya mengedukasi 75 guru bimbingan konseling Madrasah Ibtidaiah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Semarang, Senin (9/9).

Bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang Drs H Muhdi MAg  yang didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H Muhammad Solichin SAg MSi. Hadir sebagai narasumber Prof Dr H Mungin Eddy Wibowo MPd Kons.

Profesor Bimbingan dan Konseling UNNES itu menjabarkan tugas konselor di era disruptive semakin berat. Bagaimanakah konselor dapat melayani sepenuhnya populasi, seberapa besar konselor dipercaya masyarakat, apakah konselor mampu menggerakan suatu perubahan. Jika konselor sanggup dan siap melayani banyak kebutuhan masyarakat, maka profesi konselor akan tetap eksis di masa mendatang.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 106 kali

Dosen IKM UNNES Dampingi Peningkatan Pengetahuan Guru di Daerah Rawan Bencana

Selasa, 10 September 2019 | 15:07 WIB


Dosen IKM UNNES Dampingi Peningkatan Pengetahuan Guru di Daerah Rawan Bencana

Ketua tim pengabdian dosen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Evi Widowati SKM MKes bersama tim melakukan pendampingan pendidikan keselamatan bagi anak melalui peningkatan pengetahuan guru di salah satu SD di Kabupaten Bantul DIY.

Kabupaten Bantul dipilih karena merupakan salah satu daerah rawan bencana di Indonesia. Program ini merupakan salah satu program pengabdian dosen yang didanai oleh Universitas Negeri Semarang bagi negeri, yakni program yang dapat menjangkau seluruh provinsi di Indonesia.

“Pada pengabdian ini, yang dimaksud anak ialah seseorang yang berusia 0 hingga 18 tahun termasuk dalam kandungan. Pada usia 5 hingga 15 tahun anak sangat membutuhkan pengawasan dari orang dewasa, sebab masih berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan sehingga masuk dalam katagori kelompok rentan. Mereka selalu ingin bergerak akibat lebihnya jumlah energi yang mereka miliki sehingga tak jarang mereka menyalurkan energinya melalui aktivitas bergerak,” jelas Eva.

Selain itu, imbuhnya, energi anak di usia tersebut juga memiliki rasa keinginantahuan yang tinggi terkait hal-hal baru yang ada disekitar mereka. Maka sangat sering dijumpai dalam aktivitasnya seperti saat: bermain, berolahraga dalam pendidikan jasmani, menyebrang dan berjalan saat berangkat ataupun pulang sekolah terjadi suatu kecelakaan baik besar maupun kecil bahkan terkadang menimbulkan kepanikan bagi pihak sekolah.

Berdasarkan hasil temuan yang dilakukan oleh Evi dan timnya dapat diketahui bahwa muatan pendidikan keselamatan belum optimal dan belum merata yang diberikan pada tingkat pendidikan SD.

Hal ini akan memberikan risiko pada output perilaku keselamatan siswa pada jenjang pendidikan selanjutnya jika tidak dilakukan upaya-upaya lain untuk melengkapi ketimpangan tersebut. Dari kondisi tersebut maka dibutuhkan upaya-upaya tindak lanjut berupa peningkatan pendidikan keselamatan bagi anak yang bersifat komprehensif, baik melalui peran sekolah, guru, orang tua, pengasuh, masyarakat dan stakeholders lainnya yang terkait.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 280 kali

VOC UNNES Raih Medali Emas dan Perak

Selasa, 10 September 2019 | 14:49 WIB


VOC UNNES Raih Medali Emas dan Perak

Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Voice of Conservation (VOC) membawa pulang medali emas dalam dua kompetisi berbeda, yaitu 8th Bali Internasional Choir Festival (BICF) 2019 dan Satya Dharma Gita Choir Festival 2019.

BICF 2019 merupakan kompetisi berskala Internasional yang digelar di Bali pada 23-27 Juli lalu. Kabar bahagia pun dipersembahkan PSM VOC UNNES dengan memboyong dua medali emas tingkat Competitions kategori music of religion dan folklore. Sedangkan di tingkat Championship satu medali emas dan perak berhasil dibawa pulang dari kategori folklore dan music of religion.

Tak berhenti disitu VOC UNNES juga memperoleh meraih Medali Emas (Gold B/Level II) kategori folklore pada kompetisi Nasional 7th Satya Dharma Gita Choir Festival 2019 yang diadakan Universitas Diponegoro. Kondakter Cessna Kurniawan sangat bersyukur atas capaian VOC UNNES dalam berbagai kompetisi tahun ini. Alumni UNNES tersebut berharap Tim VOC UNNES dapat mengikuti kompetisi-kompetisi lain baik di ranah nasional maupun internasional, supaya prestasi dan reputasi yang telah diraih tetap terjaga.

Pelatih sekaligus Arranger Eko Agus Kandung merasa bangga dan bersyukur atas prestasi-prestasi tersebut.

 “Kedepannya, beban VOC UNNES akan semakin berat karena harus mempertahankan prestasi dan klaster yang sudah dicapai agar jangan sampai turun”, tukasnya.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 121 kali

SMA Unggulan PMS Kendal Sabet Juara Umum YRCC 2019 KSR PMI Unit UNNES

Selasa, 10 September 2019 | 14:36 WIB


SMA Unggulan PMS Kendal Sabet Juara Umum YRCC 2019 KSR PMI Unit UNNES

Sebanyak 36 kontingen dari 29 unit Palang Merah Remaja (PMR) se-Indonesia berkompetisi selama tiga hari sejak Jumat hingga Minggu (30/8-1/9) bertempat di Universitas Negeri Semarang (UNNES) kampus Sekaran. Mereka mengikuti sejumlah lomba, antara lain cerdas tangkas, pertolongan pertama, perawatan kedaruratan, pendidikan remaja sebaya, sekolah siaga bencana, hingga arak-arak budaya.

Tak hanya peserta didik, dalam kegiatan bertema “Mempererat Persaudaraan Palang Merah Remaja Melalui Kreasi dan Inspirasi dengan Menjunjung Tinggi Sportivitas” tersebut, Pembina PMR dari tiap sekolah juga mengikuti sarasehan pendamping serta acara Happy fun.

Kompetisi ini berhasil meneguhkan SMA Unggulan Pondok Modern Selamat sebagai juara umum YRCC se-Indonesia.

“Saya bangga dengan mereka karena semua tak lain adalah berasal dari kerja keras dari mereka sendiri, saya hanya memberi masukan dan arahan, puji syukur alhamdulillah mendapat Juara Umum tahun ini dengan membawa predikat juara 1 PK, juara harapan 2 PRS, dan juara harapan 3 LCT,” ujar Pembina PMR dari SMA Unggulan PMS Kendal.

Berada diurutan kedua, SMAN 1 Singaraja yang berhasil menyabet juara harapan 2 LCT, juara harapan 1 PRS, juara 1 SSB, dan juara 2 PK. Sementara juara umum 3 berhasil dimenangkan oleh SMAN 5 Semarang Team A dengan perolehan juara harapan 2 SSB dan juara 3 LCT.

Menurut ketua panitia, Rina Sulistiana, PMR Wira berperan sebagai peer educator dalam hal peningkatan pengetahuan, sikap dan ketrampilan yang diharapkan mampu mendorong perilaku positif pada remaja.

“Maka melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan bagi para remaja untuk mendorong tercapainya prestasi dan penumbuhan karakter yang unggul,” jelas Rina.

Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES), perwakilan dari PMI Kota Semarang, dan rekan-rekan Unit Kegiatan Mahasiswa.

“Kegiatan yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit UNNES ini juga bertujuan untuk lebih menjalin persahabatan antar-PMR se-Indonesia yang memiliki berbagai latar belakang kebudayaan yang berbeda. Hal ini sesuai dengan visi UNNES untuk menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” jelas Koordinator Dosen Pembina UKM Bidang Minat dan Kegemaran Drs Kusmuriyanto MSi, saat memberikan sambutan.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 270 kali

Tim KKN Kerjasama UNNES, UNY, dan UNJ, Inovasikan Tas Cantik dari Kantong Kresek

Selasa, 10 September 2019 | 14:16 WIB


Tim KKN Kerjasama UNNES, UNY, dan UNJ, Inovasikan Tas Cantik dari Kantong Kresek

Mekanisme pengelolaan sampah di Desa Damarguna menjadi permasalahan yang cukup pelik. Guna mengurangi sampah plastik yang menjadi masalah utama dan meningkatkan kreativitas warga di Desa Damarguna, tim KKN Kerjasama UNNES, UNY, dan UNJ mengadakan pelatihan pembuatan tas cantik dari kantong kresek bagi masyarakat Desa Damarguna pada Senin (2/9).

Dalam kegiatan yang bertempat di Aula Balai Desa Damarguna, hadir sebagai peserta pelatihan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan ini merupakan agenda pendukung dari sejumlah program kerja yang fokus pada upaya kreatif pengelolaan sampah di Damarguna.

Hadir dalam kegiatan, Pembina Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Damarguna, Zaenal yang menyampaikan urgensi pengelolaan sampah bagi masyarakat Desa Damarguna.

“Pengolahan sampah sangat diperlukan di tengah banyaknya berita tentang masalah lingkungan yang mengancam,” tegasnya.

Selain Zaenal, turut hadir Diding Miftahudin selaku Kaur Perencanaan Desa Damarguna, ia menjelaskan, Desa Damarguna memang masih memiliki masalah berkaitan dengan pengolahan sampah khususnya sampah plastik.

Ia berharap, pelatihan pembuatan tas dengan bahan baku kantong kresek akan berdampak  signifikan dalam upaya mengurangi sampah dan membantu memberikan kegiatan yang positif bagi warga Desa Damarguna khususnya para ibu rumah tangga.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi tentang pemanfaatan sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis serta pentingnya kesadaran dan upaya kreatif pengelolaan sampah oleh anggota tim KKN, Hanan.

“Tas dibuat dengan menyeterika kantong plastik menjadi lembaran- lembaran plastik berbentuk kotak yang selanjutnya akan bentuk dan di jahit menjadi tas-tas cantik. Kemudian ditambah dengan berbagai hiasan yang menjadikan tas tersebut lebih menarik,” jelas Hanan.

Melalui kegiatan ini, imbuhnya, masyarakat dapat dengan bijak dalam mengolah sampah dan dapat memanfaatkan sampah menjadi barang yang layak jual sehingga menambah pemasukan.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 247 kali

KKN Keilmuan UNNES Sosialisasikan Sadar Hukum Lingkungan di Tegal

Selasa, 10 September 2019 | 12:58 WIB


KKN Keilmuan UNNES Sosialisasikan Sadar Hukum Lingkungan di Tegal

Persoalan Lingkungan Hidup, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, merupakan persoalan strategi pembangunan nasional dan menjadi isu global yang ditanggapi secara serius oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Permasalahan lingkungan hidup melibatkan seluruh komponen Negara, semua elemen masyarakat bahkan menjadi hak-hak dan kewajiban-kewajiban. Sebagai universitas berwawasan konservasi, Universitas Negeri Semarang (UNNES) ikut andil dalam menjaga lingkungan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Keilmuan.

Beberapa waktu lalu, Tim KKN Keilmuan UNNES 2019 melakukan kegiatan Sosialisasi Sadar Hukum Lingkungan di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. Kegiatan dari program pemberdayaan masyarakat di bidang hukum ini berisi sosialisasi untuk remaja agar menyadari pentingnya kesadaraan lingkungan sejak dini. Acara dilanjutkan dengan kegiatan Door to Door untuk mengetahui permasalahan lingkungan dan mempermudah akses komunikasi dengan warga.

Kepala Desa Kedungkelor Adi Warnoto menuturkan, setelah diadakan sosialisasi warga desa diharapkan sadar hukum lingkungan dan saling membantu menjaga kebersihan lingkungan, terutama di Desa Kedungkelor.

“Harapan kami kegiatan Sosialisasi Lingkungan Hidup ini dapat membuka wawasan masyarakat akan pentingnya menjaga Lingkungan dan mengetahui bahwa permasalahan lingkungan hidup adalah permasalahan nasional yang menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan merawatnya seperti yang telah diatur dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup” Jelas Koordinator Tim KKN Desa Kedungkelor, Bagus Edi Prayogo.


Penulis: Sihono Dibaca : 48 kali

Kelas Internasional PGPAUD Kunjungi Suan Sunandha Rajabhat University Bangkok

Senin, 9 September 2019 | 16:22 WIB


Kelas Internasional PGPAUD Kunjungi Suan Sunandha Rajabhat University Bangkok

Kamis (4/9) lalu, sebanyak 27 mahasiswa kelas Internasional jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD ) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES)  berkesempatan untuk melaksanakan studi banding ke Suan Sunandha Rajabhat University (SSRU), Bangkok, Thailand.  Dalam kesempatan ini, rombongan mahasiswa dan dosen disambut oleh Dekan Faculty of Education, Director of Centre for Educational Profession Development (CEPD), beberapa staf pengajar, mahasiswa, dan guru dari sekolah laboratorium SSRU.

Kunjungan diawali dengan presentasi dari pihak SSRU dilanjutkan dengan penandatanganan nota kerja sama yang dituangkan dalam wujud MoM dan MoA. Harapannya, akan ada keberlanjutan kerja sama antara UNNES dan SSRU yang tertuang dalam MoU.

Tidak sekedar melakukan kunjungan, rombongan mahasiswa UNNES turut serta dalam Konferensi Internasional yang diselenggarakan oleh SSRU dengan tajuk “Early Childhood Teacher Perspective in South East Asia”. Konferensi ini dimaksudkan untuk menelaah pengembangan dan implementasi pembelajaran di sekolah oleh guru Taman Kanak-kanak (TK) baik di Thailand maupun di Indonesia. Konferensi ini juga mengangkat isu peran budaya yang mempengaruhi pendidikan anak usia dini di Thailand. Dalam kegiatan ini pula mahasiswa berkesempatan untuk menyajikan poster yang merepresentasikan hasil karya tulis ilmiah mereka. Antusiasme mahasiswa SSRU dan juga staf terkait hasil penelitian mahasiswa PGPAUD kelas internasional ini nampak dari banyaknya pengunjung di booth mereka.

Di akhir kegiatan, mahasiswa diajak mengunjungi preschool yang dikelola oleh universitas serta berkeliling kampus. Uniknya, kampus ini memiliki museum yang berisi kisah budaya Thailand. Adanya kegiatan ini diharapkan mampu menjadi kegiatan awal untuk menguatkan jaringan kerja sama internasional FIP UNNES.

Annisa Azizatul I. (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 164 kali

40 Grup Rebana Terbaik di Pulau Jawa Ikuti CICS Fest. 2019

Senin, 9 September 2019 | 15:30 WIB


40 Grup Rebana Terbaik di Pulau Jawa Ikuti CICS Fest. 2019

Sabtu (07/10), UKM Rebana Modern Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali selenggarakan perlombaan rebana se-Pulau Jawa yang bertajuk “Cinta Indonesia Cinta Sholawat Festival 2019 (CICS Fest. 2019)” di Auditorium Prof. Wuryanto. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan hari lahir (harlah) ke-8 UKM Rebana Modern UNNES.

Acara yang mengusung tema “Indahnya Silaturrahmi dalam Bingkai Seni dan Budaya Indonesia yang Islami” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurahman MPd dengan penabuhan terbang sebanyak 8 kali melambangkan keragaman seni islam Indonesia sekaligus harlah UKM Rebana Modern. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi peranan serta prestasi yang diraih UKM Rebana Modern. Turut hadir Koordinator Dosen Pendamping UKM Bidang Seni Drs Eko Raharjo MHum dan Dosen Pendamping UKM Rebana Modern UNNES Mohammad Yasir Alimi PhD.

Juri dalam perlombaan ini ialah Ustadz Muhammad Nur Hidayatullah dari Malang, Jawa Timur; Ustadz M. Fadhli Munir dari Jombang, Jawa Timur; dan Ustadz Abdul Wahib dari Rembang, Jawa Tengah. Sebanyak 40 grup rebana dari 60 pendaftar yang dapat tampil diatas panggung megah CICS Fest. 2019. 40 grup tersebut terdiri dari 2 genre yaitu genre banjari dan genre habsy.

Berikut adalah pemenang perlombaan dari kategori Al Banjari, Juara 1 Himssas dari Rembang, Jawa Tengah; Juara 2 Al Hidayah dari Tuban, Jawa Timur; Juara 3 Al Ghifari dari Pati, Jawa Tengah; Juara Harapan 1 Yadal Fataa dari Sleman, Yogyakarta; dan Juara Harapan 2 Assyauqi dari Boyolali, Jawa Tengah. Sedangkan pemenang perlombaan dari kategori Al Habsy ialah Juara 1 El Lathif Junior dari Grobogan, Jawa Tengah; Juara 2 Syifaul Qalbi dari Kediri, Jawa Timur; Juara 3 Ar Rasyidiyah dari Jepara, Jawa Tengah; Juara Harapan 1 An Nafa dari Blitar, Jawa Timur dan Juara Harapan 2 At Ta’lim Mushtafa dari Batang, Jawa Tengah.

Annisa Azizatul I. (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 279 kali

LPPM UNNES Luncurkan Rintisan PUI

Kamis, 5 September 2019 | 11:31 WIB


LPPM UNNES Luncurkan Rintisan PUI

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) meluncurkan tiga rintisan Pusat Unggulan Iptek (PUI) yakni PUI Pangan Fungsional, PUI Ramah Anak, dan PUI Energi Hibrid, Rabu (4/9/2019) di Gedung LPPM Kampus Sekaran Gunungpati.

Kepala LPPM UNNES Dr Suwito Eko Pramono MPd menyampaikan, kegiatan riset-riset unggulan di lingkungan UNNES ini perlu diwadahi dalam bentuk pusat-pusat riset sehingga para peneliti multidisiplin keilmuan, bisa fokus untuk menghasilan luaran-luaran penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan keilmuan serta produk teknologi yang bisa langsung dihilirisasikan.

Suwito juga mengemukakan, dengan diluncurkannya PUI ini, diharapkan penelitian yang dilakukan  bisa lebih fokus dan terarah, sesuai dengan sub tema yang ditawarkan.

Suwito menjelaskan, walaupun hanya tiga rintisan yang diluncurkan namun sub-subnya banyak, dari PUI  Pangan Fungsional, PUI Ramah Anak, dan PUI Energi Hibrid.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka menyampaikan saat ini Unnes, berada diirisan sebagai teaching university dan riset university. Untuk itu, titik keilmuan menjadi pijakan yang kuat bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan sayapnya.

Perguruan tinggi bisa maju takala sumber daya manusia (SDM) bertumpu pada titik pijak keilmuan. Tidak hanya dipelajari, namun juga harus diamalkan agar bermanfaat bagi khalayak.

Prof Fathur berpesan kepada dosen UNNES untuk selalu meningkatkan inovasi, produktifitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sehingga, lanjut Prof Fathur, melalui PUI ini, meski baru rintisan, namun sudah menjadi langkah maju dalam meningkatkan hasil penelitian yang dihasilkan. Tidak hanya berhenti pada paten atau hak cipta saja, namun juga bisa dihilirisasi sehingga mampu bermanfaat bagi masyarakat luas.


Penulis: Sihono Dibaca : 431 kali

Evaluasi Visitasi AUN-QA Jabarkan Empat Poin Penilaian

Rabu, 4 September 2019 | 16:12 WIB


Evaluasi Visitasi AUN-QA Jabarkan Empat Poin Penilaian

Setelah Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA) beberapa waktu lalu, kini Rektor dan jajaran pimpinan UNNES mengadakan Evaluasi Internal Pelaksanaan Visitasi AUN-QA 2019 di Gedung Rektorat lantai 1, Rabu (4/9).

Dalam sambutannya Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum memaparkan UNNES terus mengembangkan qompact quality control sebagai kampus berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Visitasi AUN-QA ini menjadi pendorong agar UNNES mampu mencetak SDM yang unggul dan memiliki kualifikasi internasional, sehingga alumni UNNES mampu bersaing baik di kancah lokal ASEAN bahkan ditingkat internasional.

Menurut laporan Ketua Badan Penjamin Mutu Agung Yulianto SPd MSi, penilaian dari Asesor AUN-QA menghasilkan empat poin penting. Pertama, seluruh program studi telah dikelola dengan baik dengan mengimplementasikan sistem manajemen kualitas. Kedua, komitmen dari pimpinan fakultas sangat tinggi dalam mengawal mutu. Ketiga, para dosen dan tendik yang terlibat telah di training secara rutin, sehingga siap untuk divisitasi. Keempat, infrastruktur dan sistem pendukung untuk kepentingan civitas akademika sudah memadai.

Pada Selasa sampai Kamis (27-30/8), sepuluh orang tim asesor AUN-QA dari berbagai negara di kawasan ASEAN melakukan kunjungan peninjauan (visitasi) dan penilaian berkaitan dengan pengajuan empat program studi dari empat fakultas di UNNES untuk akreditasi AUN-QA. Keempat program studi yang diakreditasi ialah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (FBS), Biologi (FMIPA), Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (FIK), dan Ekonomi Pembangunan (FE).

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 263 kali

Hadirkan Keceriaan Di Sarasehan Bersama Pimpinan UNNES Dan Mahasiswa

Rabu, 4 September 2019 | 14:56 WIB


Hadirkan Keceriaan Di Sarasehan Bersama Pimpinan UNNES Dan Mahasiswa

Canda tawa keceriaan terlihat dari raut para peserta ‘Sarasehan Bersama Pimpinan UNNES’ yang  bertujuan untuk bisa berkolaborasi dan bekerjasama dalam menimba  ilmu di Universitas Negeri Semarang (UNNES)  kampus konservasi.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka kegiatan menyampaikan,  tentu kita semua sepaham, bahwa generasi muda merupakan “Asset” bangsa yang harus dijaga dan dirawat untuk tumbuh dan berkembang. Dengan senyuman dunia diharapkan mahasiswa UNNES ini bisa melanjutkan estavet kepemimpinan, Rabu (4/9/2019) di pendopo auditorium Sekaran Gunungpati.

Keceriaan itu dibuktikan setelah Prof  Fathur membuka kegiatan dilanjutkan dengan menyanyi bersama antara mahasiswa papua, mahasiswa 3T (tertinggal, terluar, dan terdepan), serta mahasiswa asing.

Mereka tampak ceria dalam melantunkan beberapa lagu diantaranya lagu Akhirnya Ku Menemukanmu, Gebyar-gebyar, Indonesia Pusaka, dan Merah Putih.

Hadir, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kepala Biro, Kepala UPT, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES, serta sekitar 50 lebih mahasiswa.


Penulis: Sihono Dibaca : 223 kali

Percepat Internasionalisasi, FH UNNES selenggarakan ICILS

Rabu, 4 September 2019 | 13:49 WIB


Percepat Internasionalisasi, FH UNNES selenggarakan ICILS

Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang Mengadakan seminar internasional ICILS (International Conference Indonesial Legal Study) yang diselenggarakan di hall rama sinta patrajasa hotel rabu 4/9.

Setelah sukses menyelenggarakan Konferensi tingkat Internasional sebelumnya, Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang dalam upaya mencapai peringkat World Class University melalui visi internasionalisasi, melaksanakan International Conference on Indonesian Legal Studies (ICILS), dengan mengambil tema “UTILIZING LOCAL WISDOM FOR STRONGER DEMOCRACY AND SUSTAINABLE DEVELOPMENT”,

ICILS kembali mengundang para pakar ilmu hukum dan ilmu sosial dari berbagai belahan dunia. Adapun yang akan menjadi pembicara diantaranya, Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo MSi (Unnes), Dr Onanong Thippimol (Thamasat University Thailand), Dr Jeremy Patrick (University of Southern Queensland Australia)  Prof Dr Henk Addink (Utrecht University Belanda), dan Dr  Haji Ahmad Zaharuddin Sani Ahmad Sabri (Universiti Utara Malaysia). dan Acara yang di buka oleh wakil rektor bidang akademik Prof Dr Zaenuri  SE MSi Akt dan dekan fakultas hukum Dr  Rodiyah SPd SH MSi

Disamping mengundang berbagai pakar ilmu hukum dan ilmu sosial dari berbagai negara, Fakultas Hukum Unnes juga mengundang baik kalangan akademisi, praktisi dan mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini melalui pengiriman paper yang akan di publish oleh Penerbit Atlantis.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pula dapat menjadi wadah bagi para akademisi, praktisi maupun mahasiswa untuk menuangkan gagasannya mengenai demokrasi dan perkembangan yang berkelanjutan untuk Indonesia yang lebih baik lagi.(h7)


Penulis: Sihono Dibaca : 178 kali

Pacu Publikasi, FT Adakan Workshop Research Innovation and International Publications

Rabu, 4 September 2019 | 9:59 WIB


Pacu Publikasi,  FT Adakan Workshop Research Innovation and International Publications

Untuk mendorong publikasi hasil penelitian Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Workshop Research Innovation and International Publications di Ruang Prof Soedartono Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang, pagi ini (Selasa, 3 September 2019)

Hadir sebagai narasumber Dr Ing Hutomo Suryo Wasisto  selaku Head of Optoelectromechanical Integrated Nanosystems for Sensing (OptoSense) Group Laboratory for Emerging Nanometrology (LENA), Technische Universität Braunschweig, Jerman. Dr Hutomo  juga salah satu tim Diaspora Kemenristekdikti 2019. 

Kegiatan diawali dengan penandatangan Minutes of Meeting (MoM) antara Dekan Fakultas Teknik Dr Nur Qudus MT IPM  dengan  Dr Ing Hutomo Suryo Wasisto  selaku Head of Optoelectromechanical Integrated Nanosystems for Sensing.  

Dekan Fakultas Teknik, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya publikasi ke jurnal internatioanal. Penandatangan MoM akan diimplementasikan dalam bentuk kolaborasi riset maupun publikasi ilmiah antara Fakultas Teknik UNNES dengan dengan LENA Technische Universität Braunschweig.

“Peluang kolaborasi Fakultas Teknik bersama salah satu grup riset ternama di Technische Universität Braunschweig Jerman akan memberikan banyak manfaat. Hal ini menjadi bagian Fakultas Teknik dalam  mendukung visi, misi, dan tujuan Universitas Negeri Semarang untuk menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” kata Dr Nur Qudus.

Pak Ito (sapaan akrab Dr.-Ing. Hutomo Suryo Wasisto) memaparkan materi “Scientific writing: steps to organizing your journal papers editors will take seriously“, dengan moderator oleh Feddy Setio Pribadi, S.Pd., M.T.

“Saat ini, jumlah publikasi ilmiah Indonesia telah menempati peringkat pertama di ASEAN. Kedepannya, Kemenristekdikti akan fokus pada peningkatan kualitas publikasinya, tidak hanya pada kuantitas saja. Salah satunya dilihat dari berapa banyak setiap artikel disitasi. Kemudian jurnal-jurnal terindeks Scopus yang baru Q4 atau Q3, akan didorong untuk bisa menjadi Q1.”, ungkap Pak Ito.

Pemilik H-Index Scopus 13 ini mengatakan bahwa kebiasaannya dalam melakukan penelitian, diawali dengan sebuah ide, lalu mulai menulis artikel, dan tentunya sembari melakukan penelitian. Hal tersebut dilakukan karena penelitian tidak akan berhenti, sehingga untuk menghasilkan suatu artikel jangan menunggu riset atau penelitian tersebut selesai.

Selepas paparan yang dilakukan Pak Ito, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Antusias yang tinggi ditunjukan oleh para peserta. Sebagai informasi, dalam acara workshop ini diikuti oleh seluruh dosen dilingkungan Fakultas Teknik. Selain itu, hadir juga dosen dari FMIPA UNNES serta beberapa dosen serta peneliti dari Universitas Diponegoro, dan Universitas Ivet, dan UIN Walisongo. Total peserta yang mengikuti acara ini kurang lebih sebanyak 238 orang.

Selesainya acara Workshop Research Innovation and International Publications, Pak Ito mengisi Focus Group Discussion (FGD) dengan peserta para dosen muda di lingkungan Fakultas Teknik. FGD tersebut membahas tentang riset kolaborasi dan peluang studi lanjut di Jerman. Pak Ito memberikan penjelasan kepada para peserta mengenai tahapan agar bisa melanjutkan studi S3 di Jerman dan mendapatkan beasiswa.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 185 kali

UNNES Terima 4 Mahasiswa Darmasiswa dan 13 Permata Sakti

Selasa, 3 September 2019 | 13:55 WIB


UNNES Terima 4 Mahasiswa Darmasiswa dan 13 Permata Sakti

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin menerima empat mahasiswa Program Darmasiswa dan 13 mahasiswa Program Permata Sakti, Selasa (3/9/2019) di rektorat Sekaran Gunungpati.

Keempat mahasiswa Program Darmasiswa yakni Ms Mariia Beloborodova dari Russia, Rukhshona Khidirova (Tajikistan), dan Tetiana Lytvynenko serta Anastasiia Kachan keduanya dari Ukraine.

Sedangkan ke-13 mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Sistem Alih Kredit Teknologi Informasi (Permata-SAKTI) yakni Wahyu Nurvita dan Nurul Izzah S dari Universita Malang,  (Muhamad Refi, Wilinda A Datau Universitas Negeri Gorontalo), ( Tobi Enduanta Sebayang , Cut Fadhira Univeritas Negeri Medan).  

Kemudian,  M Yusdin Syarifuddin, dan Muhammad Rifqie dari Universitas Negeri Makassar, (Zea Zisman Usman, Yulia Maulina dari Universitas Negeri Padang), serta (Ari Yusuf, Frismayanti Fitrianingrum, Hendra Adi Universitas Pendidikan Indonesia). Mereka akan melakukan perkuliahan di UNNES selama tiga bulan.

Rektor Prof Fathur Rokhman menyampaikan, mahasiswa program Darmasiswa ini akan melakukan perkuliahan di UNNES selama satu semester, sedangkan untuk mahasiswa program Permata-SAKTI selama tiga bulan.

Prof Fathur juga mengemukakan, program Permata ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk mengikuti kegiatan akademik dalam bentuk pemerolehan angka kredit, pengalihan kredit dan kegiatan non-akademik berupa kegiatan ekstra-kurikuler, termasuk kegiatan pemahaman lintas budaya di perguruan tinggi lainnya di seluruh wilayah nusantara.

Prof Fathur  sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan seperti ini, karena banyak manfaatnya dari program ini.


Penulis: Sihono Dibaca : 306 kali

UNNES Raih 1 Emas dan 2 Perak dalam PIMNAS ke-32 Bali

Selasa, 3 September 2019 | 0:34 WIB


UNNES Raih 1 Emas dan 2 Perak dalam PIMNAS ke-32 Bali

Tim yang terdiri atas  Tarindra Puspa Wijayani, Wiwi Afila, dan Greshas Wilantanti berhasil memperoleh emas katagori poster dengan judul “Pengaruh Sekolah Inklusi terhadap Kepekaan Sosial Anak SD Slerok 2 Kota Tegal”  pada kegiatan Pekan Ilmiah  Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-32 di Udayana Bali, 30/8.

Tri Astuti MPd selaku pembimbing Tarindra Puspa dan kawan-kawan, bersyukur dan  bangga atas perolehan emas tim yang dibimbingnya.

Tim UNNES juga berhasil meraih perak kategori presentasi PKM- M  dengan judul “Pengenalan Aksara Jawa Untuk Tuna Netra Miib Budi Asih Menggunakan Model Grambyangan”. PKM tersebut ditulis oleh Ayunda Dea Sanandita, Umi Kuniasih, Aisyiayah Kusumastuti, Viqri Khaikal Hidayattulloh, dan Fairus Daffa.

Dosen pembimbing tim Ayunda Dea Sanandita dkk, Didik Supriyadi MPd menyatakan bahwa ia bersyukur atas pencapaian tersebut, kendati perlu terus diupayakan inovasi untuk kebermanfaatan yang lebih besar.

Selain itu, “Sintetis Smartcarbon Eceng Gondok Dengan Radiasi Microwave Sebagai Solusi” karya  Ririn Hanifah, dkk. menyabet penghargaan setara perak kategori poster. PKM-PE tersebut dibimbing oleh Dr Widi Astuti ST MT.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr Abdurrahman mengapresiasi penghargaan yang telah diraih dalam PIMNAS ke-32.

“Kerja keras dan komitmen semua elemen, terutama dosen pembimbing PKM dan mahasiswa, telah mampu mereputasikan UNNES di kancah nasional. Ke depan dengan dukungan semua pihak dan terus berinovasi, UNNES akan mampu bereputasi internasional, sesuai visi UNNES,” kata Dr Abdurrahman.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 323 kali

Dosen FIK UNNES Berikan Edusport Pada Instruktur Senam Aerobic

Selasa, 3 September 2019 | 0:06 WIB


Dosen FIK UNNES Berikan Edusport Pada Instruktur Senam Aerobic

Fakultas Ilmu Keolahragaan bekerja sama dengan LKP St.Anna mengadakan pelatihan “Edusport Instruktur Senam Aerobic Bereputasi Internasional” pada Sabtu,31 Agustus 2019.

Para instruktur senam aerobic dari berbagai wilayah di Kota Semarang berkumpul untuk belajar bersama mengenai Effective Communication and How to Lead a Class in English yang disampaikan oleh Fatona Suraya MA MPd, selaku dosen mata kuliah komunikasi olahraga, FIK UNNES.

Menurut Fatona Suraya,  masih banyak instruktur yang masih kurang menyadari pentingnya kemampuan Bahasa Inggris sebagai bekal dalam menghadapi Era disrupsi.

“Kemampuan berkomunikasi secara verbal dalam memimpin kelas (aerobic dance) masih belum menjadi perhatian para instruktur,” kata Suraya.

Menurut Ketty Mayer, instruktur aerobic profesional asal Minessota (USA), kemampuan verbal instruktur merupakan salah satu kunci utama sukses. Utamanya dalam memimpin kelasnya. Seorang instruktur hendaknya selalu mengawali dengan a great introduction.

Lebih lanjut Fatona Suraya mengajak para instruktur untuk dapat leading their class in English and practice memberi short introduction. Adanya edukasi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran instruktur untuk mulai menginklusikan Bahasa Inggris dalam kelas (baik saat introduction,cueing, menjelaskan program latihan maupun saat memberikan motivasi kepada member).

Ketua Pengabdian Prof Soegiyanto KS memberikan materi terkait “Instruktur dan Capaian Member”. Seluruh instruktur nampak sangat antusias mengikuti pelatihan dan sangat aktif dalam menanyakan pertanyaan sesuai dengan pengalaman mereka saat melatih.

Materi ketiga mengenai penyusunan program pengemasan latihan dengan apik yang disampaikan  oleh Dr Setya Rahayu Wakil Dekan  Bidang Akademik FIK. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatnya kesadaran instruktur dalam menginklusikan bahasa Inggris saat memimpin kelas dan meningkatnya pemahaman instruktur mengenai penyusunan program latihan.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 165 kali

Ikuti Kejuaraan Nasional, Symphony FIS Choir Raih Medali Perak

Senin, 2 September 2019 | 18:44 WIB


Ikuti Kejuaraan Nasional, Symphony FIS Choir Raih Medali Perak

Upaya meneguhkan Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai universitas bereputasi tidaklah hanya menjadi tanggung jawab bagi pimpinan, dosen, dan tenaga pendidik UNNES semata. Hal ini nampak dari capaian dan kontribusi mahasiswa UNNES yang berupaya mewujudkan UNNES yang bereputasi dan mendunia.

Setelah sebelumnya tim PKM UNNES berhasil memboyong satu medali emas dan dua medali perak pada ajang bergengsi di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke- 32 di Universitas Udayana, Bali (30/8), kini giliran Symphony FIS Choir yang menyumbangkan satu Medali Perak A pada Katagori Folksong.

Grup paduan suara yang terdiri atas 34 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini berhasil tampil unggul bersama Perguruan Tinggi lainnya seperti Undip, Udinus, Unissula, Universitas Brawijaya, ITB, Telkom, UNS, UKSW, dan Unisba dalam ajang bergengsi lomba Satya Darma Gita Choir Festival (SDGCF) tahun 2019, pada Jumat (30/8).

Pada kegiatan yang bertempat di Radjawali Semarang Cultural Center ini, grup paduan suara Symphony FIS Choir berkesempatan membawakan tiga buah lagu. Lagu tersebut ialah Jaranan (aransemen V. Mangunsongs), Ketawang Ibu Pertiwi (Ki Narto Sabdo), dan Pasigin (Eudinice Palaruan).

Dalam arahan pelatih Tendian Febri Agazi dan Ali Muhtar, ini bukanlah kali pertama bagi Symphony FIS Choir untuk menyumbangkan prestasi.

Pada tahun 2018, grup paduan suara yang tergabung dalam Komunitas Ilmu Sosial untuk Seni (KISS) ini, juga berhasil menyabet kejuaraan nasional berupa medali perak dalam Lomba Paduan Suara Sapta Gita Jaya yang diselenggarakan di Auditorium IR. Widjatmoko, Universitas Semarang.

“Tentunya, sangat berkesan ya, ini ajang nasional yang begitu menyedot atensi para pekerja seni terutama di bidang musik. Ini juga ketiga kalinya, Symphony FIS Choir (SCF) berpartisipasi dalam event SDGCF. Event lomba SDGCF ini selalu kami nantikan, dimana dalam mengikuti lomba ini, SCF dapat bertemu dan bersaing dengan tim paduan suara dari berbagai penjuru Indonesia,” ungkap salah seorang personil Alfan Ariwibowo.

Kami, imbuh Alfan, telah berlatih vokal selama enam bulan, dimulai pada pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB setiap harinya.

“Semoga ini menjadi salah satu langkah nyata bagi SCF untuk turut serta berkontribusi dan mengharumkan nama FIS dan UNNES melalui capaian prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” harap mahasiswa Jurusan Sosiologi dan Antropologi tersebut.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Dr Moh. Solehatul Mustofa MA menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Symphony FIS Choir.

“Bagaimanapun hasilnya, saya yakin Symphony FIS Choir telah berupaya memberikan yang terbaik. Dengan membawa pulang medali perak A, ini merupakan kebanggaan bagi UNNES” jelas Dr Mustofa.

Dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi (Sosant) tersebut berharap, capaian tersebut menjadi langkah bagi SFC untuk terus konsisten dalam meraih prestasi.

“Tetap optimis, semangat, dan selalu memberikan yang terbaik,” pungkas Dr Mustofa.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 460 kali

S Martono: Memasuki Purna Tugas Hubungan Silaturahmi dan Komunikasi Tetap Terjalin

Senin, 2 September 2019 | 13:05 WIB


S Martono: Memasuki Purna Tugas Hubungan Silaturahmi dan Komunikasi Tetap Terjalin

Walaupun sudah purna tugas, tetapi hubungan silaturahmi dan komunikasi tetap terjalin untuk memberi sumbang saran dan masukan yang baik kepada Universitas Negeri Semarang (UNNES) tercinta ini.

Hal itulah yang diharapkan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono saat mepelas dua warga UNNES memasuki purna tugas, Senin (2/9/2019) di Rektorat Sekaran Gunungpati.

Meraka Dr Djoko Sutopo MSi dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan Drs Jaino MPd dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Hadir Dekan FBS Dr Sri Rejeki Urip MHum, Dekan FIP Dr Achmad Rifai RC MPd, Dr Rochmad MSi (Ketua KORPRI), Drs Zoedindarto Boedihartono (Ketua paguyuban Wredatama UNNES), Kepala Biro, dan Pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Paling tidak ada dua agenda penting dalam setahun untuk berkumpul bersama-sama dengan purna tugas lainnya, yakni pada acara Halal Bihalal dan Temu Kangan kepada Pimpinan UNNES, kata Martono.

Untuk itu, atas nama lembaga dan pribadi kami mengucapkan banyak terima kasih atas pengabdiannya selama hampir 40 tahun sehingga UNNES menjadi besar seperti ini. Dan kami juga mohon maaf lahir dan batin karena masih banyak kekurangannya dalam melayaninya.

“Ini menunjukkan Bapak-bapak bekerja dengan keras dan loyalitas kepada universitas sampai memasuki masa purna tugas pun masih tetap segar, bugar dan sehat,” kata Martono.


Penulis: Sihono Dibaca : 241 kali

Bangun SDM Unggul, LPPM UNNES Hilirisasi Diseminasi Teknologi Steam Boiler

Minggu, 1 September 2019 | 17:13 WIB


Bangun SDM Unggul, LPPM UNNES Hilirisasi Diseminasi Teknologi Steam Boiler

Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul, kreatif dan inovatif dalam menyongsong era Revolusi Industri 4.0 menjadi tanggung jawab bagi segenap elemen bangsa.

Demi mencapai tujuan tersebut, pemerintah telah menggulirkan berbagai program kerja, baik program yang secara langsung berada dibawah naungan kementerian atau unit kerja terkait, maupun program yang diturunkan kepada lembaga pendidikan perguruan tinggi, seperti melalui program Diseminasi Teknologi Kemenristekdikti yang diselenggarakan oleh UNNES.

Turut serta dalam program tersebut, LPPM Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang melakukan hilirisasi teknologi tepat guna berupa Ketel Uap (Steam Boiler) beserta perlengkapannya kepada dua Rumah Produksi (RP) di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, pada Minggu (1/9).

Ketua LPPM UNNES sekaligus ketua tim pengabdian Dr Suwito Eko Pramono MPd menjelaskan, perguruan tinggi tidak hanya berbicara mengenai kajian keilmuan, tetapi juga bagaimana mengembangkan hasil kajian tersebut melalui hilirisasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Pemerintah memiliki banyak program yang diarahkan untuk membangun SDM unggul dan berdaya saing. Sama halnya dengan pemerintah, UNNES melalui LPPM nya juga memiliki program pemberdayaan bagi masyarakat. Baik pemerintah maupun UNNES memiliki harapan yang sama, yakni terbentuknya kesadaran masyarakat agar merasa memiliki program-program tersebut,” jelas Dr Suwito.

Prinsipnya sangatlah sederhana, imbuh dosen Jurusan Sejarah tersebut, ilmu amaliah dan amal ilmiah. Saat kita memiliki ilmu maka haruslah diamalkan dengan baik dan segala bentuk amal kita, hendaknya didasarkan pada ilmu.

Pada kesempatan tersebut, dua buah katel uap diberikan kepada dua pemilik olahan tahu disekitar Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Keduanya ialah Widari (Pemilik IKM Tahu “ASLI”) asal Desa Banyukuning dan Turni Lestari (Pemilik IKM Tahu “LESTARI”) asal Desa Kenteng.

Kepada keduanya, Dr Suwito berpesan agar peralatan Ketel Uap (Steam Boiler) beserta perlengkapannya dapat digunakan dengan baik secara optimal.

“Harap dapat dijaga dan dipelihara dengan baik. Melalui program ini, kami harap dapat mendorong masyarakat agar tidak bersikap apriori, selalu optimis dalam memandang kehidupan, dan mampu memanfaatkan high tech dengan baik sehingga mampu menjadikan terjadinya gayung bersambut antara pemerintah, UNNES, dan masyarakat,” pungkas Dr Suwito.

Apresiasi Pemerintah Desa

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Desa Banyukuning Setiyo Utomo yang menjadi saksi penyerahan barang produksi.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UNNES yang telah konsisten dalam memberdayakan masyarakat melalui berbagai program pengabdian.

“Saya berharap, Desa Banyukuning bisa menjadi desa binaan UNNES. Tentu program kemitraannyapun diperluas, karena sebenarnya Banyukuning memiliki banyak sekali UMKM yang belum terakomodasi dan terekspos,” harap Setiyo.

Kemitraan dengan UNNES, imbuhnya, semakin membuat masyarakat lebih mandiri dalam hal perekonomian, yang kemudian diharapkan mampu mendorong pengembangan sektor pariwisata dan potensi desa.

Sepaham dengan yang diutarakan oleh Setiyo, salah seorang penerima program hilirisasi Turni Lestari mengaku sangat terbantu dengan adanya program diseminasi teknologi ini.

“Dengan adanya ketel uap tersebut, proses produksi kami menjadi lebih efektif dan efisien. Biasanya pekerjaan produksi kami akan selesai pada pukul 15.00 WIB setiap harinya, namun sejak kami menggunakan katel uap buatan UNNES, produksi dilakukan dengan waktu yang lebih singkat dari biasanya. Hal ini menjadikan kegiatan produksi bisa selesai pada pukul 11.00 WIB. Dulunya kapasitas produksi hanya 20 kg setiap 90 menit, sekarang menjadi efisien karena bisa memproduksi 40 kg setiap 15 menit” jelas pemilik IKM Tahu “LESTARI” yang telah memiliki 10 karyawan itu.

Inovasi Teknologi dan Aspek Keamanan

Bagi Turni dan Widari, ketel uap betul-betul sangat membantu usahanya. Proses pemasakan menjadi lebih cepat, kualitas tahu lebih baik dan tidak lagi berbau sangit. Hal ini karena ketel uap letaknya berada di luar ruang produksi, dapur produksi lebih bersih, tidak berasap, dan lebih higienis.

Dalam pengadian yang dianggotai oleh Drs Sunyoto MSi dan Danang Dwi Saputro ST MT ini, inovasi teknologi dikembangkan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan.

“Saat ini kan banyak yang membuat katel uap dari drum bekas, sehingga aspek keamanannya cukup terabaikan. Sehingga kami menginovasinya dengan bahan stainless steel, yang lebih tahan lama dan anti karat. Selain itu, kalau ketel uap biasa hanya memiliki termometer untuk mengukur suhu dan manometer untuk mengukur tekanan udara, maka kami menginisiasi adanya katup pengaman,” ungkap Drs Sunyoto MSi.

Katup pengaman ini, tambahnya, berfungsi menjadi ventilasi keluaran, jika terjadi kelebihan tekanan. Jika tekanan berada diatas 3 ATM, maka akan dibuang melalui katup pengaman tersebut.

Hilirisasi Program Diseminasi Teknologi Kemenristekdikti yang diselenggarakan oleh UNNES ini menjadi bukti nyata, bahwa UNNES selalu konsisten dalam memenuhi tanggung jawab sebagai lembaga pendidikan tinggi yang menjadikan tri darma perguruan tinggi sebagai dasar pengabdiannya.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 626 kali

8 Tim UNNES Presentasikan PKM Di Pimnas Ke-32 Bali

Jumat, 30 Agustus 2019 | 11:53 WIB


8 Tim UNNES Presentasikan PKM Di Pimnas Ke-32 Bali

Delapan Tim mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mempresentasikan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM)  di ajang bergengsi tingkat nasional yakni di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-32 di Universitas Udayana (Unud) Bali, Selasa sampai Sabtu (27-31/8/2019).

Ke-8 Tim PKM itu terdiri atas, 4 tim PKM Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH) dengan judul Pengaruh Sekolah Inklusi Terhadap Kepekaan Sosial Anak SD Slerok 2 Kota Tegal (Tarindra Puspa Wijayanti, Wiwi Afila, Greshas Wilantanti).

-Life Survival Strategy pada Homeless Family di Kota Semarang (Nusaiba Luthfiana, Sofi Dwi Oktafiana, Nurhida Rakhma)

-Mvr Abbas: Multimedia Virtual Reality Game Berbicara Bahasa Arab Berbasis Pendidikan Antar (Aziz Fajar Nurizki, Novita Kusumadewi, Andri Bekti Pratama)

-Offline To Online Marketing: Rahasia Dibalik Kesuksesan Manajemen Kampung Marketer (Puji Novita Sari, Susmy Lianingsih, Yulia Sandra Sari).

2 tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M):

-Pengenalan Aksara Jawa Untuk Tuna Netra Miib Budi Asih Menggunakan Model Grambyangan (Ayunda Dea Sanandita, Umi Kuniasih, Aisyiayah Kusumastuti, Viqri Khaikal Hidayattulloh, Fairus Daffa)

-Kreasi Dokar Sebagai Solusi Pemanfaatan Limbah Ampas Tahu Desa Dadirejo Pati (Mike Meida Diningrum, Lukman Ibnu Haqiqi, Febrian Yudha Tama, Fitri Handayani).

1 tim PKM Kewirausahaan (PKM-K) Cymbo Gel:Gel Freshener Penolak Kecoa Ramah Lingkungan Dari Minyak Serai (Feri Mukhayani, Feby Kristianti, Nanda Ayu Lestari).

Kemudian,  1 tim PKM Penelitian Eksakta (PKM-PE) yakni Sintetis Smartcarbon Eceng Gondok Dengan Radiasi Microwave Sebagai Solusi (Ririn Hanifah, Iffat Ganjar Fadhila Prakasita, dan Ahmad Rosadi).

Turut hadir di Pimnas Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahan, dosen Koordinator, dosen pembimbing, dan pejabat terkait.

Selain 8 Tim PKM, UNNES juga mengirimkan mahasiswa untuk lomba non PKM untuk berlaga di Unud Bali.


Penulis: Sihono Dibaca : 345 kali

Menristekdikti Mohamad Nasir Buka Pimnas ke-32 Di Bali

Jumat, 30 Agustus 2019 | 10:14 WIB


Menristekdikti Mohamad Nasir Buka Pimnas ke-32 Di Bali

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-32 Tahun 2019 resmi dibuka Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali, Selasa (27/8/2019) petang.

Turut dihadiri Rektor Universitas Udayana Prof AA Raka Sudewi, para pejabat Kemristekdikti, rektor perguruan tinggi (PT) , dan seluruh peserta.

Peserta Pimnas ke-32 tahun ini sebanyak 1.614 mahasiswa dan 460 dosen pendamping terdiri atas 70 PTN dan 56 PTS seluruh Indonesia. Mereka terbagi dalam 460 tim terpilih dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) lima bidang, termasuk Universitas Negeri Semarang (UNNES) 8 Tim PKM.

Pembukaan dimeriahkan oleh atraksi kebudayaan Nusantara, yaitu tari pendet, sendratari Gadjah Mada yang dibawakan oleh 350 mahasiswa Universitas Udayana, dan 50 mahasiswa Institut Seni Indonesia Denpasar.


Penulis: Sihono Dibaca : 167 kali

Teguhkan Reputasi Internasional, UNNES Terima Visitasi AUN-QA

Rabu, 28 Agustus 2019 | 18:08 WIB


Teguhkan Reputasi Internasional, UNNES Terima Visitasi AUN-QA

Konsistensi Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam meneguhkan diri sebagai universitas bereputasi internasional tidaklah perlu diragukan lagi. Upaya ini nampak dari berbagai program UNNES yang telah berhasil mencapai beragam prestasi dan pengakuan dari dunia internasional.

Salah satu bentuk pengakuan dunia internasional terhadap kualitas dan layanan UNNES ialah divisitasinya kampus UNNES oleh AUN-QA.

ASEAN University Network Quality Assurance atau AUN-QA merupakan salah satu kegiatan AUN yang bertujuan untuk melakukan penjaminan mutu program studi bagi anggota-anggotanya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemantauan kualitas dari AUN yang berusaha melakukan pengukuran secara sistematis, terstruktur, transparan, dan berkesinambungan terhadap universitas-universitas anggotanya.

Pada Selasa (27/8), sepuluh orang tim asesor AUN-QA dari berbagai negara di kawasan ASEAN melakukan kunjungan peninjauan (visitasi) dan penilaian (asesmen) di UNNES berkaitan dengan pengajuan empat program studi dari empat fakultas di UNNES untuk akreditasi AUN-QA.

Sepuluh asesor tersebut ialah Assoc. Prof. Dr. Amalina M. Afifi (Malaysia), Assoc. Prof. Dr. Brian Canlas Gozun (Philipina), Mr. Johnson Ong Chee Bin (Singapura), Asst. Prof. Dr. Streerut Thadakant (Thailand), Assoc. Prof. Dr. Gerardo Largoza (Philipina), Assoc. Prof. Dr. Nuanthip Kamolvarin (Thailand), Prof. Dr.  Allan B. de Guzman (Philipina), Prof. PhD Wan Ahmad Kamil Mahmood (Malaysia), Asst. Prof. Dr. Thanongsack Duangdala (Laos), dan Ms. Wilasinee Sittisomboon (AUN Sekretariat).

Sementara keempat program studi yang akan diakreditasi ialah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (FBS), Biologi (FMIPA), Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (FIK), dan Ekonomi Pembangunan (FE).

“UNNES sudah menyiapkan dokumen untuk akreditasi dengan segala persyaratan akreditasi diantaranya dokumen kurikulum internasional, sarana prasarana, dan lainnya. Selama 3 hari ini, kita akan divisitasi dan asessment, dicocokan antara dokumen yang telah dikirim UNNES dengan kenyataan di lapangan sampai wawancara dengan dosen, mahasiswa, alumni dan stake holder,” jelas Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat memberikan sambutan.

Dalam kegiatan yang berpusat di Rektorat UNNES ini, Prof Fathur berharap, empat Program Studi yang UNNES ajukan bisa terakreditasi sehingga bisa memotivasi Program Studi serta Perguruan Tinggi lain terutama universitas mantan IKIP atau LPTK. Hal ini penting, karena tidak semua perguruan tinggi berani divisitasi oleh AUN.

Terakreditasinya UNNES oleh AUN-QA akan semakin meneguhkan langkah UNNES sebagai universitas bereputasi internasional. Hal ini akan menjadi upaya strategis bagi UNNES dalam mendapatkan international recognition, memperluas jaringan internasional baik dalam kerjasama akademik, riset, publikasi, dan berbagai skema program lainnya.

Tak hanya itu, visitasi ini juga menjadi dorongan dan motivasi UNNES untuk mencetak SDM yang unggul dan memiliki kualifikasi internasional, sehingga nantinya, alumni UNNES mampu bersaing baik di kancah lokal ASEAN bahkan ditingkat internasional.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 375 kali

Profesor Go to School, Langkah Nyata UNNES Menuju Pendidikan yang Berbudi Pekerti, Ilmiah, dan Religius

Rabu, 28 Agustus 2019 | 15:55 WIB


Profesor Go to School, Langkah Nyata UNNES Menuju Pendidikan yang Berbudi Pekerti, Ilmiah, dan Religius

Komitmen UNNES dalam pembangunan bidang pendidikan telah diejawantahkan dalam pelbagai kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan sasaran masyarakat atau komunitas sesuai dengan butir ke 3 Tri Dharma digelar suatu program yang disebut dengan program Profesor Go to School (PGtS) yang dapat dimaknai sebagai manifestasi kepakaran yang disumbangkan kepada kelompok sasaran agar terjadi sharing knowledge.

Hampir sebagian besar dari jumlah profesor tetap yang masih aktif dan didukung oleh para doktor terjun ke tengah-tengah komunitas para guru sekolah dasar dan menengah di beberapa kota di Jawa Tengah.

Kegiatan kali ini merupakan hasil kerjasama antara LP3 UNNES dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak yang cukup antausias diikuti oleh kalangan guru mata pelajaran Matematika MTs dan MA se-Kabupaten Demak bertempat di komplek kampus MAN Demak.

Dalam kegiaatn yang diselenggarakan pada Kamis (22/8), hadir sebagai narsumber dua guru besar UNNES, Prof Hardi Suyitno dan Prof YL Suksetiyarno yang menyajikan materi tentang pembelajaran dan aplikasi matematika di Era Industri 4.0 dan Society 5.0.

Prof Sukestiyarno menjelaskan, bahwa pembelajaran matematika perlu diajarkan dengan suasana yang menyenangkan dan aplikatif dengan contoh-contoh nyata keseharian. Konsep pembelajaran matematika yang hanya cenderung teoritis akan membuat para siswa bosan dan kurang termotivasi menyelesaikan soal-soal  yang sesungguhnya menarik dan bermanfaat sebagai alat bantu untuk mengasah logika berfikir. 

“Matematika harus bisa menggelitik para siswa untuk menggali, mencari solusi dan terus menerus ingin tahu menyelesikan permasalahan. Konsep pembelajaran matematika diharapkan mampu mendorong pula para siswa  untuk terus menjelajah materi-materi baru yang update dan dirasakan sebagai isue yang menarik kekinian,” jelas Prof Sukes.

Pada akhir penyajiannya, Prof Sukestiyarno memberikan kesempatan pada peserta untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan maupun sharing pengalaman tantangan dan kendala berkaitan dengan implementasi proses pembelajaran matematika modern secara nyata di sekolah.

Sementara itu, Prof Hardi menjelaskan mengenai “Sosial dan Kebudayaan” yang ditawarkan sebagai  sumber belajar pembelajaran matematika yang menarik dan sejalan dengan dinamika yang berkembang.

Sebagai pakar pendidikan matematika,  Prof Hardi mengajak kepada para guru agar bisa meyakinan para siswa bahwa menguasai matematika bisa mengantarkan manusia masuk ke surga selama konsep logika matematika dikaitkan dengan ilmu agama secara komprehensif. Konsep matematika harus dapat menjadi nurturen effect dalam pembentukan budi pekerti, iman dan taqwa. Ia bahkan menegaskan bahwa belajar matematika bisa dikategorikan sebagai fardu ‘ain sebab dengan ilmu matematika maka sains dan teknologi berkembang dengan pesat sebagai instrumen mengolah seisi bumi dan langit.  

Mewakili pihak LP3, Eko Supraptono menyampaikan kepada para peserta tentang pelbagai tawaran pelatihan “Diklat Fungsional” yang bisa diikuti sebagai upaya meningkatkan profesionalitas tugas-tugas sebagai pendidik.

“Polanya bisa dengan kerjasama antar lembaga (sekolah dan LP3), maupun secara personal para guru untuk mendaftar langsung ke kantor LP3 UNNES,” jelas Eko.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi yang sangat dinamis dan ditutup oleh pejabat Kemenag Demak Drs H Shofyan MPd.

“Saya sangat percaya, kerjasama dan agenda-agenda semacam ini akan meningkatkan kualitas guru, sehingga perlu terus digulirkan oleh UNNES,” pungkas Shofyan.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 197 kali

KKN Kemitraan UNNES Dorong Potensi Desa Agrowisata Edukatif Bergas Kidul

Rabu, 28 Agustus 2019 | 15:44 WIB


KKN Kemitraan UNNES Dorong Potensi Desa Agrowisata Edukatif Bergas Kidul

Jawa Tengah mempunyai beragam potensi pariwisata daerah yang masih belum dikenali dan dikembangkan dengan baik. Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menyadari bahwa diperlukan adanya sinergi antara pemerintah dengan pihak universitas dalam upaya pengembangan potensi pariwisata daerah. Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui program KKN Kemitraan telah berhasil menggali dan mendorong potensi pariwisata Desa Bergas Kidul.

Dikemas menjadi konsep Desa Agrowisata Edukatif, lokasi wisata baru ini pun diluncurkan pada Minggu (25/8). Peluncuran secara simbolis ditandai dengan penyerahan helm flying-fox dari perwakilan UNNES kepada perwakilan Pemerintah Desa Bergas Kidul. Pada  acara tersebut, Koordinator Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) UNNES Cahyo Yuwono, MPd menyampaikan,“Desa Bergaskidul memiliki potensi wisata yang baik seperti TPS 3R, Embung Sileboh, dan lapangan bola yang representatif. Kehadiran KKN Kemitraan UNNES di sini tentunya telah memberikan perubahan yang positif dengan mempercantik tempat-tempat tersebut.”

Wahana outbond yang tersedia di Desa Agrowisata Edukatif Bergas Kidul meliputi flying-fox, tangkap ikan, lukisan kertas daur ulang, batik celup, dan permainan tradisional. Selain itu, disediakan pula lapak cendramata berupa sablon baju dan pin langsung cetak. Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades) KKN Kemitraan UNNES, Adi Pratama mengungkap harapannya akan keberlanjutan pengelolaan serta kebermanfaatan lokasi wisata yang dapat dirasakan oleh calon pengunjung dan pengelola wisata.

Dwi Hermawan & Annisa Azizatul I. (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 201 kali

Kurangi Sampah Plastik di Bulan, Mahasiswa KKN Ajak Siswa Ubah Botol

Rabu, 28 Agustus 2019 | 15:35 WIB


Kurangi Sampah Plastik di Bulan, Mahasiswa KKN  Ajak Siswa Ubah Botol

Pengetahuan tentang sampah selayaknya diajarkan sejak belia. Terutama mengenai pengelolaan sampah plastik yang semakin tahun jumlahnya semakin menumpuk. Sampah plastik seperti botol bekas masih jarang untuk diolah kembali menjadi barang bernilai guna. Hal itu menumbuhkan ide kreatif  bagi mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Bulan  Wonosari Klaten. Mahasiswa mengajak  siswa-siswi SDN 2 Bulan melakukan  pengelolaan botol plastik bekas diubah menjadi pot tanaman dengan diberi lukisan unik.  

Kegiatan melukis dan menanam di botol bekas ini diadakan pertama kalinya di SDN 2 Bulan, selain sebagai pembelajaran tentang pengelolaan sampah, kegiatan ini juga bertujuan sebagai wadah untuk mengekspresikan diri, mengembangkan serta menyalurkan bakat dan minat anak dalam hal kreativitas. Kegiatan ini disambut antusias oleh siswa-siswi SDN 2 Bulan.

Media yang digunakan dalam melukis dan menanam di botol bekas yaitu kuas dan botol bekas sebagai alat untuk melukis. Setelah dilukis, botol ditanami tanaman hias, kemudian digantung di dinding sekolah.

Kegiatan sosialisasi dan praktik pengelolaan sampah ini dimulai pukul 09.00. Kegiatan berlangsung selama 4 jam. Setelah kegiatan sudah selesai, siswa-siswi masih antusias untuk menanam di botol bekas yang lainnya.

“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini di SDN 2 Bulan. Kegiatan ini dapat meningkatkan kreativitas siswa sekaligus pengetahuan siswa untuk senantiasa menjaga lingkungan dan bumi kita” tutur bu Winarni, salah satu guru di SDN 2 Bulan.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 175 kali

Ilustrator dari 24 Negara Merespon Persoalan Lingkungan dalam SIIF 2019

Selasa, 27 Agustus 2019 | 19:13 WIB


Ilustrator dari 24 Negara Merespon Persoalan Lingkungan dalam SIIF 2019

Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Semarang kembali menggelar Semarang International Illutration Festival (SIIF), sebuah pameran karya seni ilustrasi dua tahunan berskala Internasional. Mengangkat tema “Earthvironement”, pada penyelenggaraan pameran yang kedua ini SIIF mengundang ilustrator dari berbagai negara untuk merespons persoalan lingkungan. Pameran Ilustrasi Internasional ini akan dilangsungkan pada tanggal 27 Agustus – 4 September 2019 di Galeri Seni Rupa FBS-UNNES.

Rahina Nugrahani, selaku ketua panitia SIIF 2019 menyampaikan bahwa 108 ilustrator dari 24 negara berpartisipasi dalam SIIF 2019. “Sejumlah 150 karya ilustrasi terpilih yag telah melalui proses kurasi dipamerkan. Semua karya ilustrasi menampilkan pesan, gagasan dan harapan dalam rangka merespon persoalan lingkungan dengan menggunakan teknik dan media yang beragam, membawa karateristik yang unik dari setiap negara” tambahnya. Katalog pameran ilustrasi internasional ini dapat diunduh secara online melalui website www.siif2019.com.

Ketua Jurusan Seni Rupa, Dr. Syakir, M.Sn berharap kegiatan ini dapat menjadi trademark yang positif bagi Jurusan Seni Rupa. Keberlangsungan kegiatan SIIF selama ini terbukti membawa manfaat bagi terjalinnya kerjasama Jurusan Seni Rupa dengan para pofesional, stakeholder dan instansi penyelengara pendidikan tinggi di dalam maupun luar negeri.

Bersamaan dengan pembukaan SIIF 2019 yang dilaksanakan tadi pagi, juga digelar “Doodle Duel” – kegiatan untuk menggambar doodle bersama di atas media sepanjang 50 meter dengan jumlah peserta 300 orang. Selain itu, pada tanggal 2 September 2019 mendatang juga akan dilaksanakan Lomba Doodle tingkat nasional bagi siswa SMA/SMK sederajat.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 242 kali

Tim KKN UNNES Inisiasi Pembentukkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Wonosobo

Selasa, 27 Agustus 2019 | 11:12 WIB


Tim KKN UNNES Inisiasi Pembentukkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Wonosobo

Perkembangan era teknologi selalu menuntut pembaharuan dalam berbagai sektor, termasuk dalam sektor komunikasi dan informasi. Bagi sebagian masyarakat digital, kebutuhan informasi yang up to date  merupakan kebutuhan dasar yang menopang berbagai lini kehidupan.

Menyadari pentingnya kebutuhan akses terhadap informasi terbaru, menjadi penggerak bagi Tim KKN Lokasi IIA UNNES tahun 2019 untuk menginisiasi pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelurahan Kalibeber.

Dalam kegiatan yang bertempat di ruang PKG Korwil Pendidikan Kecamatan Mojotengah ini, hadir sebagai narasumber, Kepala Seksi Pemberdayaan Komunikasi Sosial Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo Drs Ganeswara Wibawa MM.

“KIM di tingkat kelurahan/desa sangat diperlukan untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi dan informasi saat ini, bahwa memang sudah zamannya untuk masyarakat sadar akan pentingnya informasi,” jelas pembina KIM Kabupaten Wonosobo tersebut.

Senada dengan yang diutarakan oleh Ganes, Lurah Kalibeber Kabupaten Wonosobo Hartono menyampaikan pentingnya menjadikan informasi sebagai bagian dari masyarakat untuk mengenalkan potensi daerah.

“Kalibeber ini sebenarnya sangat maju, memiliki banyak potensi, serta SDM yang mandiri namun belum dikenal oleh dunia luar. Maka dari itu mari kita kenalkan pada dunia. Saya sangat berharap, melalui KIM ini dapat menjadikan potensi -potensi yang ada di Kalibeber ini bisa terangkat,” harap Hartono.

Kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah pembentukan struktur KIM yang akhirnya meneguhkan Fatahillah sebagai ketua KIM Kelurahan Kalibeber tahun 2019.

“Tak hanya itu, selain pembentukan KIM, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan manejemen website Kelurahan Kalibeber yang dipimpin oleh tim KKN UNNES. Kami mengundang seluruh elemen dari lembaga kelurahan diantaranya Aparatur Kelurahan Kalibeber, FKK, LPM, dan Karang Taruna,” jelas salah seorang Tim KKN UNNES Ade Tri Widyanti.

Mahasiswa Ilmu Politik itu berharap, dengan adanya KIM dapat menjadikan Kelurahan Kalibeber bersinergi untuk semakin maju dan menjadi salah satu ikonik potensi daerah di Wonosobo.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 502 kali

LP3 UNNES dan Mata Garuda Jateng Selenggarakan Wish Festival Jateng 2019

Senin, 26 Agustus 2019 | 14:33 WIB


LP3 UNNES dan Mata Garuda Jateng Selenggarakan Wish Festival Jateng 2019

Lembaga Pengembangan Pendidikan Profesi (LP3) UNNES menyelenggarakan kegiatan Wish Festival Jateng di Gedung Prof Satmoko dan Aula Borobudur LP2M Universitas Negeri Semarang yang merupakan rangkaian roadshow di 21 provinsi di Indonesia. Sabtu (24/8)

Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat akademik mengenai berbagai macam jenis beasiswa dan universitas baik dalam dan luar negeri, sekaligus mempertemukan para scholarship hunter dengan berbagai lembaga pendidikan dan lembaga beasiswa. Di acara yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Negeri Semarang Prof. Dr. Agus Nuryatin, M. Hum, hadir pula Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah Dr. Prasetyo Aribowo, SH, Msoc.sc. sebagai Keynote Speaker.

Acara kolaborasi antara Mata Garuda LPDP Jawa Tengah, Sahabat Beasiswa Chapter Jawa Tengah, Indonesia Scholarship Network dan LP3 UNNES ini mampu menghadirkan kurang lebih 1000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui serangkaian kegiatan seperti inspiring talk, scholarship supermentor, scholarship forum, ekspo pendidikan, hingga pre test IELTS dan TOEFL, para peserta diharapkan mendapatkan informasi mengenai lembaga pendidikan dan beasiswa yang tersedia.

Acara ini didukung oleh berbagai lembaga pemberi beasiswa baik dalam maupun luar negeri seperti JASSO, TETO dan France Embassy. Agency Pendidika seperti IDP, Schoters, CLT Unika, Mini Academy, Rotary Club, dll. Kampus luar negeri yang berpartisipasi dalam kegiatan ini diantaranya Universitas Waseda (Jepang), Glasgow University (Skotlandia), University of Queensland (Australia), UNSW (Australia), Sheffield University (UK), Griffith University (Australia). Para alumni dan awardee berbagai macam beasiswa baik dalam maupun luar negeri juga turut serta dalam acara ini seperti LPDP (Maulana Rizki Aditama, M.Sc), PMSDU (Dita Ariyanti) dan BU (Dikti) (Martinda Intan Permatahati) , MEXT (Bita Puspitasari MEcon), dan AAS (I Made Andi Arsana, PhD).h7


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 204 kali

Kaderisasi Pelaku Ekonomi Kreatif, Tim KKN UNNES Kreasikan Kriya Tulang Daun Bersama Remaja Kalisidi

Senin, 26 Agustus 2019 | 13:30 WIB


Kaderisasi Pelaku Ekonomi Kreatif, Tim KKN UNNES Kreasikan Kriya Tulang Daun Bersama Remaja Kalisidi

Sebagai generasi muda, tantangan dan peluang ekonomi masa depan akan terus menghampiri. Dengan mengenal istilah ekonomi kreatif, dewasa ini ekonomi tak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar semata, namun juga upaya pemenuhan nilai seni dan estetika.

Latar belakang tersebutlah yang menjadi dorongan bagi Abdul Madjid, Huseien Annahar, dan rekan-rekan tim KKN UNNES tahap IIA tahun 2019 Desa Kalisidi untuk memfasilitasi penyelenggaraan pelatihan pembuatan kriya tulang daun dan sosialisasi kewirausahaan.

Pelatihan dan sosialisasi yang diselenggarakan pada Rabu (21/08) tersebut, dihadiri oleh pengurus dan anggota Karang Taruna Dusun Gebug, Desa Kalisidi.

Hadir sebagai narasumber, mahasiswa Jurusan Biologi UNNES Sarah dan mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan UNNES Jihan Aqilah.

Dalam paparannya, Sarah menjelaskan, kriya tulang daun merupakan kerajinan yang berbahan dasar daun dengan bahan baku murah namun memiliki nilai jual yang tinggi.

“Bahan dasar dari kriya tulang daun adalah daun bertulang keras yang sudah tua seperti daun kopi atau daun sirsak. Pembuatannya cukup mudah, yaitu hanya dengan merebus daun pada air yang sudah dicampur dengan Kalium Hidroksida (KOH). Selanjutnya daun yang sudah direbus, dihilangkan klorofil nya dengan cara disikat secara perlahan. Untuk menghasilkan tulang daun berwarna putih bisa direndam dalam larutan kaporit, lalu diberi warna sesuai yang diinginkan menggunakan pewarna tekstil,” ungkap Sarah.

Tahap terakhir, imbuhnya, ialah dengan mengeringkan dan mengkreasikan sesuai keinginan. Untuk membuat sebuah kriya tulang daun memerlukan kesabaran dan ketelitian. Hasil dari pembuatan kriya tulang daun ini bermacam-macam, ada yang berbentuk gantungan kunci, souvenir seserahan, bunga hias, dll.

Peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan. Meski ini merupakan hal baru bagi mereka, namun dengan cepat peserta pelatihan mampu menyesuaikan diri untuk mengkreasikan beragam desain kriya.

“Kegiatannya asyik dan cara pembuatan kriya tulang daunnya pun cukup mudah, sehingga kami semua bisa dengan cepat memahami proses yang dijelaskan,” ungkap Haris, salah seorang peserta pelatihan yang juga merupakan Ketua Karang Taruna setempat.

Menurut Haris, bahan baku pembuatan kriya tulang daun sangat mudah dicari dan sesuai dengan potensi yang ada di Desa Kalisidi.

Setelah kegiatan berakhir, peserta diperbolehkan membawa pulang hasil kreasi mereka sebagai souvenir kegiatan.

“Harapan kami, kegiatan dapat mendorong remaja Desa Kalisidi untuk berkreasi, berwirausaha, dan mengembangkan potensi yang ada di Desa Kalisidi ini. Selain belajar mengenai upaya produksi, peserta pelatihan juga akan dibekali dengan pembelajaran mengenai pemasaran produk dan pengetahuan mendasar tentang berwirausaha. Sehingga, peserta pelatihan diharapkan dapat memasarkan produk yang telah dihasilkan baik secara Online maupun Offline,” jelas Koordinator Tim KKN Desa Kalisidi, Abdul Madjid.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 209 kali

Lima Dosen UNNES Ikuti Program Professor and Doctor Go to International School

Senin, 26 Agustus 2019 | 12:41 WIB


Lima Dosen UNNES Ikuti Program Professor and Doctor Go to International School

Universitas Negeri Semarang (UNNES) selalu konsisten dalam upaya penyelenggaraan Tri Darma Perguruan Tinggi (PT), termasuk dibidang pendidikan atau pengajaran. Dorongan ini terlihat dari berbagai program yang telah sukses dilaksanakan oleh UNNES.

Setelah sebelumnya sukses dengen penyelenggaraan Professor Goes to School, kini untuk kesekian kalinya UNNES mendukung pelaksanaan program Professor and Doctor Go to International School.

Kegiatan yang akan di selenggarakan dibeberapa sekolah internasional di Malaysia ini, melibatkan lima dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES.

Kelima dosen tersebut ialah Prof Dr Susilo, Prof Dr Supriyadi, Dr Sulhadi, Dr Masturi, dan Dr Mahardika Prasetya Aji.

Rombongan akan berangkat pada Selasa pagi (27/8) dan mengikuti program selama dua hari di Kuala Lumpur, Malaysia.

Saat menerima pamitan pada Senin (26/8), Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan apresiasi kepada rombongan karena turut serta dalam upaya mengharumkan nama UNNES dikancah internasional.

“Anda semua tentu membawakepercayaan dan nama baik terhadap UNNES di kancah internasional. Tetap jaga kepercayaan itu. Kita punya banyak program unggulan yang sukses dan saat ini mulai diikuti oleh beberapa instansi pemerintah lainnya, salah satunya adalah program  Professor Goes to School,” jelas Rektor.

Profesor Bidang Sosiolinguistik tersebut berharap, saat mengunjungi sekolah internasional, dosen UNNES dapat menebarkan inspirasi kebaiakn dan memberikan harapan mengenai kemajuan pendidikan di masa depan.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 384 kali

Atasi Permasalahan Sampah Plastik, Mahasiswa KKN Alternatif IIA UNNES Membuat Pelatihan Bantal Plastik

Senin, 26 Agustus 2019 | 12:39 WIB


Atasi Permasalahan Sampah Plastik, Mahasiswa KKN Alternatif IIA UNNES Membuat Pelatihan Bantal Plastik

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif IIA Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengatasi permasalahan sampah plastik di Kelurahan Plalangan Gunungpati dengan mengolah limbah plastik menjadi bantal.

Pelatihan yang menjadi bagian program pemberdayaan perempuan ini dilaksanakan selama tiga minggu, mulai dari pertengan bulan Juli sampai awal bulan Agustus 2019. Peserta pelatihan mayoritas merupakan ibu rumah tangga sejumlah 20-50 orang di setiap RW Kelurahan Plalangan.

Pelatihan pembuatan bantal plastik ini dibuka langsung oleh Lurah Plalangan M Arifin SE. Beliau sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini karena dapat mengatasi permasalahan sampah plastik di Kelurahan Plalangan.

“Harapan kami kedepannya masing-masing RT atau dasa wisma ada semacam kelompok sehingga plastik itu akan tetap dimanfaatkan sebagai bantal dan produk lainnya”, tuturnya.

Koordinator KKN Alternatif IIA Plalangan Doni menuturkan, selain mengurangi sampah plastik, bantal plastik ini juga berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, karena proses pembuatannya relatif mudah dan dapat dikreasikan dengan hiasan menarik.


Penulis: Sihono Dibaca : 159 kali

Menwa UNNES Selenggarakan Lomba Lintas Medan Menwa Se-Indonesia

Senin, 26 Agustus 2019 | 11:22 WIB


Menwa UNNES Selenggarakan Lomba Lintas Medan Menwa Se-Indonesia

Sebanyak 35 Tim peserta dari berbagai Daerah saling adu kekuatan pada kompetisi Lomba Lintas Medan Menwa Se-Indonesia.

Kegiatan yang di selegarakan oleh Resimen Mahasiswa (Menwa) Batalyon 902 Universitas Negeri Semarang (UNNES) dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd, Minggu (25/8) di kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Dr Abdurrahman menyampaikan, Menwa merupakan UKM yang dikenal dengan disiplinnya kuat. Selain itu juga salah satu UKM berkontribusi dalam membantu berbagai kegiatan Universitas.

Kegiatan lomba lintas medan ke-7  ini untuk saling silaturahmi antar Menwa perguruan tinggi se-Indonesia. Selain itu, juga untuk mempromosikan Menwa agar memiliki generasi Menwa yang lebih banyak.

Komandan Menwa UNNES Alfian Nur Rohman menjelaskan, Lomba Lintas Medan ini merupakan kompetisi Trail Running, dimana setiap Tim beranggotakan tiga orang, yang pada saat lomba berlangsung setiap anggota tim harus sampai pada pos dan finish secara bersamaan.

Medan ekstrim dan panjang serta lintasan yang menantang, membutuhkan kerjasama tim untuk mampu melaluinya. Semua peserta lari sejauh 10 kilometer dengan medan sangat menantang untuk menguji kekompakan dan keutuhan dari setiap tim sampai finish.

Selain lari 10 Km, kata Alfian juga diadakan berbagai macam kegiatan diantaranya lomba menembak, berkuda, Seminar Nasional, dan kunjungan ke Polrestabes Semarang, Brimob Simongan, Museum Mandala Bakti,  serta Lawang Sewu.

Kategori putra Juara I, II, dan harapan I, II diraih oleh Tim Sekolah Vokasi Sugar Group Company dari Lampung dan Juara III diraih Universitas  Ahmad Dahlan.

Kategori putri Juara 1 Universitas Sebelas Maret, juara II Universitas PGRI Semarang, dan Juara 3  Universitas Gadjah Mada. Sedangkan juara harapan I diraih IAIN Salatiga dan Harapan II IAIN Surakarta.


Penulis: Sihono Dibaca : 294 kali

Gandeng Pokdarwis, Mahasiswa KKN PPM dan Alternatif 2A UNNES Lakukan Pelatihan Kader Pariwisata di Desa Wisata Munding

Senin, 26 Agustus 2019 | 9:44 WIB


Gandeng Pokdarwis, Mahasiswa KKN PPM  dan Alternatif 2A UNNES  Lakukan Pelatihan Kader Pariwisata di Desa Wisata Munding

Upaya penguatan sebagai Desa Wisata di Desa Munding, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang telah dilakukan berbagai macam kegiatan,diantaranya Pelatihan Kader Pariwisata, Minggu (25/8/2019).

Kegiatan dibuka Kapusbang KKN Dr M Burhan R Wijaya MPd bertujuan untuk mencetak generasi-generasi yang semakin sadar akan pariwisata. Selain itu, juga untuk menumbuhkembangkan dan mempertajam titel Desa Munding sebagai desa wisata.

Kegiatan ini diikuti oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa Munding, perangkat desa, karang taruna, linmas dan banser.

Seperti diketahui bahwa Desa Munding menyimpan berbagai destinasi wisata alam yang sungguh menarik, dengan sumber daya yang mumpuni sehingga perlu pengelolaan dengan baik pula.

Kegiatan dengan tema “Manajemen dan Pengelolaan Desa Wisata” hadir pemateri Drs Syahri MKes dosen olahraga rekreasi Fakuktas Ilmu Keolahragaan UNNES menyampaikan bahwa manajemen merupakan hal yang begitu krusial untuk titel sebagai Desa Wisata, tanpa adanya manajemen yang bagus tentu desa wisata tidak akan berjalan.

Selain itu, ‘Sapta Pesona’  yakni 7 pilar pun harus dilaksanakan sebagai upaya menjadi desa wisata. Lebih penting lagi, sumber daya manusia menjadi poin tersendiri dalam pengelolaan desa wisata yang unggul, katanya.

Ketua Pokdarwis Nukhan menyampaikan, kegiatan seperti ini sangatlah menarik karena untuk mengembangkan desa Munding menjadi desa wisata  perlu adanya penyegaran pikiran tentang

Pujiono, selaku sekretaris Desa Munding sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa KKN PPM  dan Alternatif 2A UNNES  seperti ini.

Desa Munding memang membutuhkan kegiatan untuk mencetak kader yang lebih unggul lagi,  dengan kegiatan seperti ini tentu dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Munding. Dengan pelatihan ini diharapan Desa Munding sebagai Desa Wisata menjadi semakin maju lagi, tutur Pujiono.


Penulis: Sihono Dibaca : 122 kali

OKPT UNNES Peroleh Penghargaan LEPRID Ring of Scout

Minggu, 25 Agustus 2019 | 1:45 WIB


OKPT UNNES Peroleh Penghargaan LEPRID Ring of Scout

Lembaga Prestasi Dunia Indonesia (Leprid)  memberikan penghargaan rekor atas aksi Ring of Scout dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan perjuangan yang digelar 7.071 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang dalam kegiatan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi  (OKPT) dengan mahasiswa berseragam pramuka terbanyak, Sabtu 24/8.

Ketua Umum dan Pendiri Leprid, Paulus Pangka.mengatakan semangat gerakan moral kebangsaan melalui kegiatan kepramukaan dengan Ring of Scout atau berjalan mengelilingi kampus sejauh 4 Km x 2 putaran sangat layak untuk diapresiasi. Apalagi mereka melakukannya dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan sambil melambaikan bendera Merah Putih.

“Kami mengapresiasi sekali kegiatan seperti ini, karena menjadi inspirasi bagi kita semua baik di kampus maupun masyarakat secara umum. Kegiatan hari ini menjadi rekor yang ke-16 bagi Unnes. Sebelumnya Unnes telah menciptakan maupun memecahkan sebanyak 15 rekor Leprid,” ujar Paulus Pangka.

Ketua Harian Pramuka UNNES Semarang, Nurohmat Isdaryanto mengatakan, gerakan Ring of Scout merupakan kegiatan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT) dalam memupuk persatuan dan kesatuan bangsa. Ring of Scout sebagai gambaran untuk terus menjaga persatuan Indonesia yang tahun ini dicipta melalui orientasi kepramukaan perguruan tinggi dimana OKPT merupakan program satu-satunya di dunia yakni pengenalan pramuka di Perguruan Tinggi dengan jumlah mahasiswa yang terbanyak.

Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) juga memberikan penghargaan kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman (sebagai Pemrakarsa) dan Racana Wijaya UNNES ( sebagai Penyelenggara).  


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 326 kali

Cegah Narkoba, Mahasiswa Baru UNNES Jalani Tes Urine

Minggu, 25 Agustus 2019 | 1:43 WIB


Cegah Narkoba, Mahasiswa Baru UNNES Jalani Tes Urine

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggandeng   Badan Nasional Narkotika, Ditres Narkoba Polda Jawa Tengah, Ditres Narkoba Polrestabes Semarang serta Pusat Layanan Kesehatan UNNES untuk melakukan tes urine terhadap 7.071  mahasiswa baru, Jumat 23/8.

Dr Abdurahman Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan mengecek secara langsung pelaksanaan tes narkoba bagi seluruh mahasiswa baru. Menurutnya  Jika ada yang positif, dengan tegas mahasiswa tersebut langsung dikeluarkan.

Tes urine dilakukan serentak di delapan fakultas.  Petugas melakukan pengetesan di setiap fakultas bagi  mahasiswa baru Unnes angkatan 2019.  

Rektor UNNES Prof  Fathur Rokhman mengatakan, tes urine bagi mahasiswa baru UNNES sifatnya wajib. Kegiatan tersebut sebagai bentuk antisipasi penggunaan dan peredaran narkoba di kalangan mahasiswa UNNES.

“Kegiatan tes urine yang rutin dilakukan UNNES sebagi  bentuk peran kampus  mengantisipasi peredaran narkoba. UNNES menerapkan kebijakan tegas bagi civitas akademika yang terlibat dalam peredaran atau mengkonsumsi narkoba akan dikeluarkan dari UNNES,” ujar Prof Fathur Rokhman.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 201 kali

Mahasiswa UNNES Ajak Ibu-Ibu PKK Membuat Inovasi Teh Dari Bunga Mawar

Minggu, 25 Agustus 2019 | 0:34 WIB


Mahasiswa UNNES Ajak Ibu-Ibu  PKK Membuat Inovasi Teh Dari Bunga Mawar

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) memberikan pelatihan dan pembuatan Teh Bunga Mawar (TBM) kepada ibu-ibu kelompok PKK Desa Kenteng Bandungan. Kegiatan dilakukan di rumah Ibu Sri Ngestiwati salah seorang wirausahawan dari Semarang yang terkenal dengan produk Tomat Rasa Kurma (Torakur), 21/8.

Menurut ketua Tim KKN Khoirul Anam, desa Kenteng merupakan salah satu pusat penghasil bunga mawar yang besar.

“Umumnya masyarakat disini ketika panen bunga mawar mereka langsung menjualnya ke pasar. Ketika harga sedang anjlok, otomatis penghasilan yang mereka dapat juga ikut berkurang. Kegiatan ini bertujuan agar ibu-ibu mampu mengetahui dan dapat mempraktikannya langsung di lingkungan keluarga. Bunga mawar tidak hanya dijual langsung, melainkan dapat dimanfaatkan sebagai minuman teh yang dapat dinikmati sendiri maupun dikemas kemudian dijual dalam kemasan,” kata Khoirul Anam

Lebih lanjut Anam menjelaskan,  khasiat dari teh bunga mawar  untuk membuang racun, melawan inflamasi, mengurangi nafsu makan yang berlebihan, meningkatkan sistem imun dalam tubuh, dan khasiat yang lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Semoga dari kegiatan ini dapat bermanfaat bagi ibu-ibu dan dapat menciptakan ekonomi kreatif baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Desa Kenteng.  

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Desa, Ana Ghosiyatul.  Ana menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas upaya mahasiswa KKN memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu.

“Sebelum adanya kegiatan ini, kebanyakan masyarakat hanya menjual langsung bunga mawar sebagai sarana untuk nyekar di pemakaman, belum ada inovasi produk yang diolah dari bunga mawar.’ Kata Ana.

Ada 15 mahasiswa yang terlibat dalam KKN di Desa Kenteng Bandungan. Selain Khoirul Anam, mereka adalah Afra Fauziah L. Putri (Biologi), Khoirun Najah (Biologi), Reny Rahayu (Biologi), Riecky Muwahid (Sistem Informasi), Nuril Ashrofiyyah (Sistem Informasi), Nur Firdayanti (Akuntansi), Heni Pebrianti (Teknik kima), Alfiyah Trisyani (Teknik Kimia), Kristianty Dahoklory (Teknik Kimia), Vigi (Psikologi), Eko Purwanto (Teknik Mesin), Doni Setyoaji (Teknik Mesin), Tegar Setiawan (Manajemen), Sri Rohtrianah (Manajemen),  


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 227 kali

Mahasiswa KKN UNNES Ajak Pelajar Desa Jengkol Berwirausaha Sejak Dini

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 23:57 WIB


Mahasiswa KKN UNNES Ajak Pelajar Desa Jengkol Berwirausaha Sejak Dini

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang mengajak generasi muda desa Jengkol Garung Wonosobo untuk berwirausaha sejak dini. Hal tersebut disampaikan pengenalan projek  ekonomi kreatif sejak usia dini. Kegiatan  dilakukan  di Madin Sholehah dan Madin Al Waly dengan melibatkan 40 siswa,  Selasa (20/8)

Rohmartullah selaku ketua penggagas kegiatan tersebut mengatakan, tujuan pelaksanaan program ini  untuk mengajak siswa menumbuhkan kreativitas dan inovasi.  Menurutnya  berwirausaha sejak dini menjadi penting di era modern, karena persaingan perekonomian semakin luas.  

“Inovasi dan kreativitas dalam ekonomi yang dibutuhkan untuk  memajukan perekonomian.  Melalui kreasi penciptaan dan pemanfaatan sumber daya alam sekitar oleh generasi muda akan mampu membuka lapangan pekerjaan. Program ini melatih pelajar desa jengkol agar dapat memanfaatkan bahan-bahan yang ada di lingkungan mereka menjadi karya yang memiliki nilai  ekonomi,” kata Rohmatullah.

Lebih lanjut Rohmartullah menegaskan, penanaman jiwa ekonomi kreatif harus dilakukan sejak dini agar anak-anak tahu bahwa bisnis tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa tetapi anak-anak juga mampu melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Setelah penyamapaian materi oleh Tim KKN, peserta diajak  praktek membuat bross dan jepit rambut dengan menggunakan kain flannel, lem tembak dan pernak pernik. Bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan yang mudah didapatkan oleh anak-anak.

Sukono selaku pengurus Madrasah Diniyah desa Jengkol mengapresiasi kegiatan kreatif dari Tim KKN UNNES.  

“Ilmu ekonomi kreatif yang diajarakan Tim KKN UNNES kepada anak-anak diharapkan mampu mmberika inspirasi dan motivasi bagi warga desa Jengkol untuk  berani berwirausaha sejak dini,” ujar Sukono.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 179 kali

Cantik dan Sehat itu Penting, Berbagi Dalam Make Up Class dan Sport Massage

Jumat, 23 Agustus 2019 | 23:58 WIB


Cantik dan Sehat itu Penting, Berbagi Dalam Make Up Class dan Sport Massage

Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) diterjunkan di Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara selama 45 hari guna mengabdi dalam bentuk penuntasan kuliah kerja nyata (KKN).

Berbeda dengan program kerja di Desa lainnya, kelompok yang beranggotakan 12 orang dengan jargon “KKN Rock ‘n Loss” ini memberikan pelatihan berupa make up class dan sport massage kepada Ibu-Ibu PKK Desa Pancur.

Rock” itu sendiri diibaratkan keinginan dan tekat besar untuk diwujudkan. Kemudian “Loss” bukan berarti kalah tetapi “Los” dalam bahasa jawa yang berarti santai. Dalam arti lengkapnya “Rock and Loss” bukan hanya keingan dan harapan tapi tekat yang terus menerus bahkan diluar aktifitas seremonial untuk membanggakan UNNES dimanapun.

Muhammad Ravi selaku Kordinator Mahasiswa Desa menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk penyampaian untuk meningkatkan daya tarik dalam diri seseorang terutama bagi perempuan.  Serta mampu menambah kemampuan berias para Ibu PKK yang nantinya memungkinkan mereka membuka jasa rias. Adapun dapat mengajarkan para Ibu PKK di Desa lain ketika diadu dalam program antar desa.

“Melalui hal tersebut, semoga para Ibu PKK mampu menjadi lebih menarik penampilannya dan mampu menunjukkan bahwa hidup di desa bukan berarti tertinggal dari peradaban. Selain itu, sebagai narasi akan pentingnya merawat dan menjaga diri agar selalu tampil menarik dan lebih percaya diri di depan umum”, ujarnya.

Selain ada make up class, mereka adakan pelatihan tentang sport massage atau Pijat kebugaran dengan dicontohkan caranya di depan masyarakat, sembari memberi pengarahan dengan materi. Adanya pemberian pijat dari tim KKN kepada beberapa masyarakat sebagai bentuk penghargaan mereka yang berkenan hadir dalam pelatihan. Pelatihan ini mereka pilih karena pijat kebugaran adalah pijat yang dapat melibatkan objeknya yaitu semua orang, berbeda dengan pijat cidera yang membutuhkan orang cidera sebagai objeknya dahulu. Dengan mereka mengikuti pelatihan ini diharapkan mampu menangani rasa lelah di tubuh dengan baik.

Diharapkan dari adanya dua pelatihan ini, para peserta mampu menyebarkan ilmunya ke orang lain dan mampu menjaga serta merawat diri baik secara kesehatan dan kecantikan agar lebih sehat, bugar, dan tampil lebih menarik serta percaya diri. Juga diharapkan masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik akan teknik dan perlatan rias wajah dan pijat kebugaran yang baik sesuai kebutuhan.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 263 kali

OKPT UNNES 2019, Majulah Pandunya Pramuka menuju Generasi Emas

Jumat, 23 Agustus 2019 | 15:18 WIB


OKPT UNNES 2019, Majulah Pandunya Pramuka menuju Generasi Emas
Dalam rangka menyambut mahasiswa baru, Pramuka Ambalan dan Racana Wijaya Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatatan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT) di Gedung Auditorium Prof Wuryanto (23/8). Kegiatan tahunan ini dibuka dengan pemukulan gong oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn) Dr Bachtiar SIP MAP. Dalam sambutannya, Prof Fathur menyampaikan pramuka harus berperan aktif dalam mendukung visi misi UNNES sesuai dengan nilai nilai tri satya dan dasa darma pramuka. Karakter tersebut tidak jauh dari delapan nilai-nilai konservasi seperti imspiratif, humanis, peduli, inovatif, kreatif, sportif, kejujuran dan keadilan. Acara dilanjutkan dengan penjabaran materi oleh Mayjen TNI (Purn) Dr Bachtiar SIP MAP. Dalam penjelasannya para pramuka UNNES harus bisa menjadi generasi emas yang berguna bagi bangsa disertai dengan penguatan sumber daya dan selalu meneladani tokoh-tokoh pendahulu. Kegiatan ini juga dihdiri oleh Kak Ahmad Istajib Sekretaris Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah dan Kak Rohmi dari Setda Jateng. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata berupa bingkisan beras bulog berbagai kemasan oleh Taufan Akib selaku pimpinan wilayah Perum Bulog Jawa Tengah. NidaMR (Student Staff)

Penulis: Sihono Dibaca : 197 kali

8 Tim PKM UNNES Maju Ke Pimnas Bali

Jumat, 23 Agustus 2019 | 14:16 WIB


8 Tim PKM UNNES Maju Ke Pimnas Bali

Sebanyak 8 Tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) dilepas Rektor  Prof Dr Fathur Rokhman MHum ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-32 di Universitas Udayana (Unud) Bali, Selasa sampai Sabtu (27-31/8/2019).

Pelepasan kontingen Pimnas “Garuda Emas” UNNES, Jumat (23/8) di Ruang Kantil Auditorium kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Koordinator PKM Dr Tommi Yuniawan SPd MHum melaporkan, UNNES mengirimkan sebanyak 8 tim PKM beranggotakan 27 mahasiswa dan 20 dosen pembimbing.

Ke-8 Tim PKM itu terdiri atas, 4 tim PKM Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH), 2 tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), 1 tim PKM Kewirausahaan (PKM-K), dan 1 tim PKM Penelitian Eksakta (PKM-PE).

Prof Fathur Rokhman mengatakan, ke 8 tim PKM ini ketika presentasi dihadapan juri tampillah semaksimal mungkin dan yakinkan kepada juri, sehingga juri bisa tertarik isi artikel yang kalian presentasikan. Dengan ketertarikan isi artikel itu diharapkan pertanyaan-pertanyaan  juri bisa dijawab dengan lancar.

Selain itu, juga selalu percaya diri, dan fokus. Target kami adalah masuk 10 besar dan bisa pulang membawa medali emas  sehingga mengharumkan nama UNNES diajang Pimnas ke-32 ini, kata Prof Fathur.


Penulis: Sihono Dibaca : 715 kali

Lepas Mahasiswa Program Transfer Kredit Luar Negeri, Rektor: Kalian Duta UNNES dan Indonesia

Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:27 WIB


Lepas Mahasiswa Program Transfer Kredit Luar Negeri, Rektor: Kalian Duta UNNES dan Indonesia

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum secara resmi melepas keberangkatan sembilan mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengikuti program Transfer Kredit Luar Negeri Dirjen Belmawa Kemenristekdikti, Kamis (22/8) bertempat di Gedung Rektorat UNNES.

Para mahasiswa ini akan mengikuti proses perkuliahan di universitas mitra UNNES yang berada di Malaysia dan Thailand selama satu semester kedepan.

Dialah Ivan Handayani, Habibah Rahma Ningtyas, dan Muhammad Izza Assyaefi dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) yang akan mengikuti transfer kredit di Universiti Malaysia Sabah (UMS) Malaysia. Sementara, Chaetsunnajah, Amalia Rahma Laila Z., Hanis Aulia, dan Niken ALBJ dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) akan mengikuti kegiatan transfer kredit di Kasetsart University (KU) Thailand.

Tak hanya ketujuh mahasiswa tersebut, UNNES juga mengirimkan dua mahasiswa dari FMIPA untuk mengikuti program rutin ini di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia. Dua mahasiswa tersebut ialah Shabrina Ghina Alifa dan Tohonan Yacob Sibarani.

Dalam laporannya, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt menjelaskan kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kualitas lulusan, agar menjadi lebih siap dan mampu beradaptasi dengan budaya global.

“Kita ada dua jenis pembiayaan, yang pertama bantuan dana dari Belmawa Kemenristekdikti dan kedua berupa dana pribadi mahasiswa. Dari sembilan mahasiswa tersebut, ada tiga mahasiswa yang mendapatkan bantuan pendanaan dari Belmawa Kemenristekdikti, sementara enam lainnya menggunakan dana pribadi,” ungkap Prof Zaenuri.

Saat menerima pamitan, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengapresiasi upaya mahasiswa UNNES untuk terus mereputasikan UNNES dikancah internasional.

“Reputasi itu perlu ikhtiar dan saat ini UNNES tengah menuju Perguruan Tinggi yang sehat atau bisa disebut telah menerapkan Good Governance. Kalau tidak sehat, maka tidak bisa bereputasi dengan baik,” ungkap Rektor.

UNNES, imbuhnya, telah mewujudkan kinerja transparansi publik dengan baik. Keuangan UNNES diperiksa secara berkala oleh Akuntan Publik, BPK, KPK, dan Irjen.

“Diterimanya mahasiswa kita untuk menempuh pendidikan di universitas mitra UNNES baik di Malaysia maupun Thailand menunjukkan bahwa kurikulum kita diakui secara luas, bahkan oleh Perguruan Tinggi di luar negeri. Hal ini juga berarti saudara tidak hanya menjadi representasi atau duta UNNES saja, namun juga duta Indonesia di negara lain. Mari jaga kepercayaan ini dengan baik, kabar kebaikan jangan kegalauan.” ajak Profesor Bidang Sosiolinguistik tersebut.

Salah satu peserta program Iva Handayani menyampaikan rasa bangganya bisa mengikuti program transfer kredit tersebut.

“Kami sangat excited dengan adanya program ini. Dari sini, kami yakin akan banyak mendapatkan pengalaman akademik yang berharga,” ungkap mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 553 kali

Tim KKN Kemitraan UNNES Dampingi Pembentukan Peraturan Desa

Kamis, 22 Agustus 2019 | 8:52 WIB


Tim KKN Kemitraan UNNES Dampingi Pembentukan Peraturan Desa

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemitraan UNNES bersama Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) membahas tentang Rancangan Peraturan Desa (Raperdes) di Aula Kantor Desa Kalikayen Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang, Senin (19/8).

Rancangan Peraturan Desa ini berkenaan dengan lima hal penting dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, yakni kewenangan desa, hibah dan bantuan sosial, lingkungan hidup, retribusi, dan BUMDes.

Selain itu, Rancangan Peraturan Desa (Perdes) yang disusun oleh Tim KKN Kemitraan UNNES 2019 bersama dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bayangsari Wedhatami SH MH juga mencakup satu Rancangan Peraturan Kepala Desa dengan tema Tata Tertib.

Perdes tersebut muncul dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan di Desa Kalikayen yang belum terakomodasi melalui sebuah payung hukum yang tepat.

Peraturan ini disusun sesuai dengan pasal 8 ayat (1) Peraturan Mentri Dalam Negeri (PERMENDAGRI) Nomor 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa, bahwa BPD mengundang Kepala Desa untuk membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa.

Setelah mencapai kesepakatan bersama, maka Peraturan Desa akan ditetapkan di desa dengan dibubuhi tanda tangan Kepala Desa, lalu akan disampaikan kepada Sekretaris Desa untuk diundangkan supaya dapat disosialisasikan kepada masyarakat.

“Rancangan Peraturan Desa ini yang dibuat oleh Tim KKN Kemitraan UNNES 2019 dimusyawarakan dulu dengan BPD dan Kepala Desa. Kedepan, draft ini akan sangat bermanfaat sebagai salah satu pegangan dan referensi bagi BPD,” ungkap Sigit selaku Ketua BPD Desa Kalikayen.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 504 kali

Tingkatkan Produktivitas Riset dan Inovasi, LPPM Launching SIMPPLE-Mas

Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:52 WIB


Tingkatkan Produktivitas Riset dan Inovasi, LPPM Launching SIMPPLE-Mas

Untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi, LPPM Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Focus Grup Discussion (FGD) Cendikia Kelas Dunia dengan Tema “Peningkatan Produktivitas Riset dan Inovasi”  menghadirkan Dr Firman Mangasa Simanjuntak, Ph.D Research Associate World Premier Research Center Initiative-Advanced Institute for Materials Research, Tohoku University-Japan Rabu (21/8) di ruang Borobudur Gedung Prof Dr Retno Sriningsih Satmoko.

Kegiatan ini bertujuan mempertemukan akademisi luar negeri dengan akademisi dalam negeri untuk berkolaborasi menghasilkan karya bagi peningkatan mutu sumber daya manusia serta daya saing bangsa.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyambut baik kegiatan ini karena sejalan dengan upaya UNNES menuju cluster satu. Rektor menyampaikan , UNNES terus berkomitmen mengembangkan SDM dalam penelitian, sebagaimana tri dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. “Kita tingkatkan penelitian di Unnes dengan setiap dosen wajib meneliti, dan kemudian wajib melakukan publikasi internasional,” ungkapnya.

Pada kegiatan yang diikuti dosen dan mahasiswa ini, Ketua LPPM UNNES Dr Suwito Eko Pramonono MPd turut melaunching SIMPPEL-MAS. SIMPPEL-MAS adalah sistem informasi pencairan dana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sistem ini dikembangkan dalam rangka untuk meningkatkan layanan pencairan dana penelitian dan pengabdian.  Sistem yang berbasis kebutuhan ini menuntut peneliti dan pengabdi untuk aktif mengajukan pencairan dana penelitian dan pengabdiannya secara mandiri.  Diharapkan melalui SIMPPEL-MAS dapat meningkatkan kinerja LPPM pada Umumnya. (Nining Wahyuningsih)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 304 kali

Prof Mungin: Kepala Madrasah Harus Perkuat Kompetensi

Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:35 WIB


Prof Mungin: Kepala Madrasah Harus Perkuat Kompetensi

Kepala skolah atau madrasah, hadir di sekolah dan tidak ubahnya seperti selebriti. Perilakunya senantiasa menjadi perhatian dan diharapkan oleh orang tua dan masyarakat. Mereka ini, juga memikul  tanggung jawab utama di sekolah.

Untuk itu, diperlukan kompetensi dan skill yang mumpuni di setiap aspek. Untuk mewujudkan tujuan pendidikan di sekolah itu harus dibangun ekosistem sekolah atau madrasah yang humanis dengan cara kolaborasi antar komponen  dalam sistem sekolah secara baik dan harmonis.

Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons menyampaikan itu dalam kegiatan Profesor Go To School yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa (20/8/2019) yang digelar di MAN 1 kota Semarang.

Hadir Kepala Kementerian Kota Semarang Drs H Moh Habib MM, Kepala MAN 1 Kota Semarang Drs H Kasnawi MAg, dan Kabid Dikmad Kementerian Kota Semarang Dr Fatkhuronji MPd.

Profesor Go To School bekerjasama dengan Kementerian Agama Kota Semarang mengusung materi Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah/Madrasah Abad 21. Dikitui sekitas 100 Kepala sekolah Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah dan Madrasah Ibtidaiyah se-kota Semarang.

Prof Mungin menjelaskan, sesuai dengan Permendikbud No 13/2007, setidaknya ada lima kompetensi yang harus dimiliki kepala sekolah/madrasah yakni kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial, yang masing-masing memiliki sub kompetensi jika dijumlah ada 33.

Seiring dengan perubahan zaman, terlebih di era digital seperti sekarang ini tantangan dan tuntutan pun semakin meningkat Kepala sekolah dan madrasah dalam menjalankan kepemimpinan harus melakukan disruptive mindset untuk mengubah pola pikir menjadi kreatif dan inovatif.

Prof Mungin menuturkan, kegiatan Profesor Go To School ini merupakan upaya UNNES untuk berbagi keilmuan dan wawasan dalam meningkatkan kompetensi guru hingga lembaga sekolah.

Prof Mungin juga mengemukakan, program Profesor Go To School ini sejak 2014 lalu, awalnya berupa pendampingan Kurikulum 2013, seiring waktu karena sudah kita nilai berkompeten, sasaran berubah dengan tujuan penguatan sekolah.

Awalnya UNNES menggandeng dengan Kemendikbud, saat ini dilanjutkan bekerjasama dengan Kementerian Agama dengan sasaran melakukan penguatan kepala sekolah, agar mereka benar-benar kompeten, dalam menghadapi berbagai tantangan di era abad 21, kata Prof Mungin.

Harapannya, dengan peningkatan kompetensi tersebut maka madrasah secara kelembagaan juga semakin kuat, imbuhnya.


Penulis: Sihono Dibaca : 168 kali

Mahasiswa KKN UNNES Desa Kalikayen Dampingi Pembentukan Peraturan Desa

Rabu, 21 Agustus 2019 | 11:04 WIB


Mahasiswa KKN UNNES Desa Kalikayen Dampingi Pembentukan Peraturan Desa

Kepala Desa didampingi Sekretaris Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) didampingi Tim KKN Kemitraan UNNES 2019, dan dosen pembimbing  lapangan (Bayangsari Wedhatami SH MH) Desa Kalikayen Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang berkumpul membahas tentang Rancangan Peraturan Desa (Raperdes),  Senin (19/8/2019) di Aula Kantor Desa.

Fitriani Abdi Tim KKN Kemitraan menyampaikan,  agenda Rancangan Peraturan Desa ini berjumlah 5 yakni Kewenangan Desa, Hibah dan Bantuan Sosial, Lingkungan Hidup, Retribusi, BUMDes dan Tata Tertib. Ranacangan Peraturan Desa ini disusun oleh Tim KKN Kemitraan UNNES 2019.

Rancangan Peraturan Desa ini dibuat dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan yang terjadi di Desa Kalikayen dan belum ada peraturan yang mengatur masyarakat agar lebih tertib.

Sesuai dengan pasal 8 ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa, Bahwa BPD mengundang Kepala Desa untuk membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa. Dan ketika Rancangan ini telah disepakati bersama maka Peraturan Desa akan ditetapkan di desa dengan dibubuhi tanda tangan Kepala Desa, lalu akan disampaikan Kepada Sekretaris Desa untuk diundangkan supaya dapat disosialisasikan kepada masyarakat.

“Rancangan Peraturan Desa yang dibuat oleh Tim KKN Kemitraan UNNES ini, kemudian  dimusyawarahkan dengan BPD dan Kepala Desa akan sangat bermanfaat untuk menjadi pegangan BPD,” ucap pak sigit Ketua BPD Desa Kalikayen.


Penulis: Sihono Dibaca : 181 kali

Dua Mahasiswa UNNES Terpilih Ikuti Intercultural Leaders Program di Hanoi, Vietnam

Rabu, 21 Agustus 2019 | 9:50 WIB


Dua Mahasiswa UNNES Terpilih  Ikuti Intercultural Leaders Program di Hanoi, Vietnam

Dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) Arfan Habibi Program studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) dan Sarjuki (Akutansi, FE) keduanya Angkatan 2016 terpilih dalam rangkaian kegiatan Intercultural Leader Program yang diadakan oleh Indonesian Young Leader Expedition 2019 di Hanoi, Vietnam.

Kegiatan mengusung tema “Generating Qualified Young Leaders Through Exploring and Cultural Exchange Activities” berlangsung  tiga hari, sejak Rabu hingga Jumat (7-10/8).

Para delegasi terpilih berasal dari beberapa kampus yang telah bersaing dari ratusan pendaftar  dan terpilih 11 delegasi Indonesia dan 5 Volunteer terbaik terpilih dari Vietnam.

Ke-11 delegasi terpilih dari Indonesia yakni Arfan dan Sarjuki (UNNES), Ardhita (UI), Kristanti dan I Komang Adi (UGM), Gabriel (PKN STAN), Fatimah (UNJ), Alfira (UNAIR), Datu (UB), Hesti (UMS) dan Geta (Kementerian Keuangan RI). 

Kemudian, Volunteer dari Vietnam yakni Nong Ngoc Tram dan Phung Chi Kien (Hanoi University), Nguyen Ha Vy (The Vietnam National Intitute of Educational Sciences), Ly Pham (HAN University of Applied Sciences), dan Trinh Minh Ngoc (Academy of Finance, Hanoi). 

Kegiatan hari pertama yakni kunjungan ke Blind Link Organization, tepatnya di Omamori Spa di Kota Hanoi yang mewadahi para tuna netra yang menginspirasi untuk tetap mendapatkan hak yang sama dalam bekerja.  Kemudian dilanjutkan Kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi.

Setelah itu, melaksanakan kegiatan Social Volunterring di Tran Quoc Pagoda, salah satu sekolah berbasis religius Budha di Hanoi. Para delegasi di bagi beberapa kelas untuk memberikan edukasi pembelajaran berbahasa inggris kepada para siswa-siswi. Selain itu juga, para delegasi ikut belajar berbahasa Vietnam dengan para siswa di sekolah. 

Hari kedua, diawali kegiatan Hanoi Survival Challenge, yakni untuk melatih kepemimpinan, berbahasa inggris maupun vietnam, serta berkomunikasi dengan warga Vietnam untuk mencari lokasi-lokasi yang telah di tentukan.

Dalam hal ini, terbagi tiga tim survival baik delegasi dari Indonesia maupun Volunteer dari Vietnam.  Adapun lokasi-lokasi yang harus dicari diantaranya: Hoan Kiem Lake, Ciang Cafe, Hong Bien Bridge, Hoan Kiem Temple, Opera House of Hanoi, St Josep Cathedral, Bubamboo dan beberapa lokasi lainnya di Kota Hanoi.

Kemudian, dilanjutkan Gala Dinner dan Awarding Ceremony yang berlokasi di Batavia Cafe, Hanoi dengan diawali pertukaran Budaya antar Mahasiswa Indonesia-Vietnam. Perwakilan delegasi Indonesia menampilkan tarian adat dari Indonesia dan Volunteer dari Vietnam menampilkan tarian dan musik dari Vietnam.


Penulis: Sihono Dibaca : 183 kali

20 Warga UNNES Jelang Purna Tugas Dilatih Buat Bakso

Rabu, 21 Agustus 2019 | 8:55 WIB


20 Warga UNNES Jelang Purna Tugas Dilatih Buat Bakso

Tidak dipungkiri lagi bahwa saat menjelang masa persiapan purna tugas merupakan masa yang sangat ditakuti oleh banyak orang yang sebelumnya berstatus sebagai  pegawai negeri sipil (PNS).

Sebab semasa menjadi PNS mempunyai penghasilan tetap berupa Gaji yang jumlahnya relative besar sesuai pangkat  atau jabatannya. Namun, setelah purna tugas hanya menerima uang purna tugas yang jumlahnya relative kecil.

Kondisi seperti ini kalau tidak ada persiapan sebelumnya akan mengakibatkan power syndrome dan stress yang berkelanjutan karena tidak adanya pengganti kesibukan dan juga pengganti sumber pendapatan untuk menutup kekurangan dana anggaran rumah tangga setelah PNS menjalani masa purna tugas.

Untuk itu pengurus KORPRI UNNES bekerjasama dengan Koperasi Pegawi Republik Indonesia (KPRI) Handayani Universisitas Negeri Semarang (UNNES) memberi pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Bakso Sapi kepada 20 warga UNNES yang akan memasuki purna tugas 2019 dan 2020, Selasa (20/8/2019 di Gedung LP2M kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ketua KORPRI UNNES Dr Rochmad MSi saat membuka pelatihan menyampaikan, kegiatan pengabdian KORPRI ini merupakan kegiatan pengabdian tahun kedua yang sebelumnya dilaksanakan pertama kali di tahun 2018. Tahun 2019, kali ini terlealisasi untuk memberikan pembinaan dan bekal bagi para pegawai UNNES yang akan purna tugas.

Pelatihan ini berupa pembuatan Bakso Sapi dengan nara sumber Danang Dwi Saputra ST MT dosen Fakultas Teknik UNNES sekaligus praktisi. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para peserta bisa semangat untuk mengembangkan kewirausahaan pembuatan bakso sapi.

Ketua KPRI Handayani Dr. Sutikno, MSi menyampaikan bahwa pentingnya pelatihan seperti ini sehingga akan terus dilaksanakan kegiatan serupa setiap tahun. KPRI Handayani hanya bisa memberikan fasilitas bagi pegawai yang menjadi anggota KPRI Handayani untuk mengikuti kegiatan seperti ini.

Sutikno berharap, pelatihan ini dapat membarikan manfaat dan bekal bagi anggota KPRI Handayani yang akan purna tugas sehingga setelah purna tugas nanti bisa mengurangi power syndrome dan stress.


Penulis: Sihono Dibaca : 224 kali

Dua Dosen UNNES Terima Beasiswa dari Negeri Tirai Bambu

Rabu, 21 Agustus 2019 | 8:44 WIB


Dua Dosen UNNES Terima Beasiswa dari Negeri Tirai Bambu

Dosen Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Moch Fahmi Abdulaziz SPd MPd dan Fery Darmanto SPd MPd serta Muhammad Aditya Prihantara SPd dan Muhammad Arif Rakhman SPd yang merupakan alumni Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKLO) UNNES berkesempatan melanjutkan studi S3 dan S2 di salah satu kampus olahraga terbaik di Asia yaitu Shanghai University of Sports, mulai tahun akademik 2019 hingga 2023 dengan beasiswa penuh dari pemerintah China.

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd yang mendampingi saat berpamitan pada Rektor Unnes pada Senin (19/8), menyatakan dukungan bagi dosen dan mahasiswa FIK untuk mengembangkan diri dengan melanjutkan study di luar negeri. Hal ini sebagai penyeimbang, bahwa dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan tidak hanya berprestasi dalam bidang olahraga saja namun juga mampu berprestasi dalam bidang akademik. Selain itu, ini juga sebagai dukungan dalam mewujudkan visi UNNES menjadi universitas yang bereputasi internasional dan meneguhkan UNNES mendunia untuk Indonesia dengan semakin bertambahnya dosen lulusan luar negeri di Fakultas Ilmu Keolahragaan. Dekan FIK juga akan tetap mendorong dosen lainnya untuk melanjutkan study S3 di universitas luar negeri di berbagai negara.

Rektor Univeritas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih.

Keunggulan UNNES menjadi universitas berkelas dunia, dapat dibangun dengan pilar-pilar keilmuan yang melahirkan prestasi dan inovasi. Kuncinya adalah kesadaran untuk membaca dan belajar kapan saja dan dimana saja termasuk melanjutkan studi di luar negeri. Melanjutkan studi di luar negeri merupakan suatu pilihan. Pilihan untuk memperdalam keilmuan sebelumnya dan membentuk karakter yang lebih matang,jelas rektor.

Civitas akademika dan lulusan UNNES, imbuh rektor, yang melanjutkan studi di luar negeri telah berkontribusi mewujudkan visi UNNES, mereka adalah putra terbaik bangsa. Merekalah yang nantinya akan membawa kebanggaan dan keharuman nama bagi Indonesia dengan terus mengembangkan potensi diri” pungkas Profesor Bidang Sosiolinguistik tersebut.h7


Penulis: Sihono Dibaca : 519 kali

Bentuk Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan dan Perdamaian, Rektor UNNES Tanamkan Kepemimpinan Bertumbuh

Selasa, 20 Agustus 2019 | 12:18 WIB


Bentuk Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan dan Perdamaian, Rektor UNNES Tanamkan Kepemimpinan Bertumbuh

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum secara langsung menyampaikan materi Kepemimpinan Bertumbuh  pada mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di Auditorium UNNES, Selasa  (29/8).

Kepemimpinan Bertumbuh menjadi materi utama dalam Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) bagi mahasiswa baru UNNES  tahun 2019. Rektor, Wakil Rektor, dan Ketua Lembaga menjadi Pemateri Kepemimpinan Bertumbuh bagi mahasiswa di delapan fakultas.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, Kepemimpinan Bertumbuh merupakan  satu set prinsip kepemimpinan yang berpusat pada pengembangan kualitas diri pemimpin dan orang-orang disekitarnya. Mahasiswa UNNES harus mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang hadir setiap saat dan mampu menggunakan perubahan sebagai energi positif untuk membangun peradahban dan perdamaian bangsa.

“Mahasiswa UNNES merupakan calon-calon pemimpin cemerlang bangsa. kepemimpinan bagaikan pohon yang terus bertumbuh. Benih merupakan bibit utama dalam menentukan seberapa kuat pohon tersebut berdiri. Terpaan badai merupakan cobaan ketika pohon berdiri. Terakhir menumbuhkan benih, berarti tugas pemimpin harus menyiapkan pemimpin berikutnya. Kita sedang menghadapi tantangan-tantangan baru di era distrupsi. Jika tantangan itu menjadikan kita takut, maka mahasiswa tidak akan maju. Jadikan tantangan ini sebagai peluang untuk menjadi mahasiswa bersinar di era distrupsi,”

Lebih lanjut Prof Fathur Rokhman mengajak agar mahasiswa mampu menjaga perdamaian bangsa, jangan menyebarkan berita bohong, dan jangan mengikuti gerakan radikalisme. “Saat ini salah paham dan perpecahan dapat terjadi.  Awal perpecahan dapat disebabkan adanya berita bohong atau hoak, untuk itu mahasiswa UNNES selain sebagai agen perubahan juga harus mampu menjadi agen perdamaian,” ujar Prof Fathur Rokhman


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 316 kali

Presdir dan CEO BorSya Cipta Communica Dorong Mahasiswa UNNES Produktif di Era Milenial

Selasa, 20 Agustus 2019 | 12:09 WIB


Presdir dan CEO BorSya Cipta Communica Dorong Mahasiswa UNNES Produktif di Era Milenial

Panitia PPAK menghadirkan tiga pembicara tingkat nasional, Ketua MPR Dr Zulkifi Hasan, Boris Syaifullah Presdir dan CEO Borsya Cipta Communica, dan Arie Gumilar Presiden Serikat Pekerja Pertamina bersatu untuk menyampaikan orasi di hadapan mahasiswa baru UNNES.

Presiden direktur dan CEO BorSya Cipta Communica (BCC) Boris Syaifullah menjadi pembicara motivator dalam acara Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) Universitas Negeri Semarang di Lapangan Atletik Prof Dirham Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES, Senin (19/8).

Dihadapan tujuh ribuan mahasiswa baru, Boris Syaifullah memberikan semangat bahwa para mahasiswa perlu mengoptimalkan waktunya untuk belajar berwirausaha, sebab dengan menjadi wirausaha kita bisa membuka lapangan kerja.

Selain itu, Boris Syaifullah yang juga selaku Ketua Komite Korea Kadin Kota Bandung menyampaikan bahwa kini eranya kolaborasi. mahasiswa bisa belajar berkolaborasi ketika aktif di organisasi. Penguasaan bahasa asing juga sangat penting khususnya bahasa Inggris dan bahasa Korea, terlebih tantangan kehidupan di era industri 4.0 semakin ketat yang menuntut generasi milenial lebih inovatif.

Diakhir sesi, Boris yang baru saja terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel) Jawa Barat mengajak para mahasiswa untuk tekun dan rajin belajar agar menjadi generasi unggul Indonesia, seperti dalam pantun  yang Boris bacakan.

Lumpia Semarang enak rasanya/ Lumpia dimakan saat senja// Bila ingin meraih cita cita/ Teruslah belajar  bahagiakan orang tua//

Buah kelengkeng dari Bandungan/ Buah apel dari kota Malang// Kuliah di UNNES untuk masa depan/ Raih prestasi untuk  Indonesia gemilang//


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 192 kali

Tanamkan Nilai Karakter, UNNES Awali PPAK Tahun 2019 Melalui Salat Subuh Bersama

Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:01 WIB


Tanamkan Nilai Karakter,  UNNES Awali PPAK Tahun 2019 Melalui Salat Subuh Bersama

Mengawali  Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) tahun 2019  Universitas Negeri Semarang (UNNES), mahasiswa baru mengikuti  ibadah bersama. Bagi mahasiswa Muslim mengikuti  Salat Subuh berjamaah di Masjid Ulul Albab dilanjutkan dzikir, dan mendengarkan tausyiah KH Dr Nasrulloh Afandi Lc MA dari Pesantren Balekambang Jepara. Mahasiswa non muslim pada jam yang sama melakukan aktivitas ibadah sesuai kepercayaan masing-masing yang dipusatkan di Fakultas Ilmu Pendidikan, Senin (19/8).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman M Hum mengajak  mahasiswa baru lakukanlah kebiasan-kebiasan positif  setiap saat untuk menumbuhkan karakter dan prestasi masa depan . anda gerakan ibadah bersama untuk meningkatkan nilai religiusitas dan nilai karakter.

“Mahasiswa UNNES harus  bangun sebelum waktu Salat Subuh. Aktivitas pagi hari dan rajin beribadah akan menumbuhkan kebiasaan positif. Mahasiswa UNNES harus cinta damai, taat beribadah dan menghormati segala perbedaan dalam kebhinekaan. UNNES melarang mahasiswa menggunakan narkoba, melakukan gerakan radikalisme, dan melakukan perbuatan yang tidak terpuji. Mahasiswa UNNES harus religius, berprestasi dan berkarakter,”  ajak Prof Fathur Rokhman.

KH Dr Nasrulloh Afandi Lc MA pengasuh Pesantren Balekambang Jepara dalam ceramahnya menyampaikan empat kunci sukses yang meliputi niat yang benar, akhlakul karimah, ilmu yang bermanfaat, dan mendahulukan akhlak sebelum ilmu.

“Niatkan mencari ilmu  untuk mencari keridhaan Allah dan menghilankan kebodohon.  Sehingga sudah dicatat sebagai  ibadah. Awal yang paling utama adalah Niat mencari Ilmu.  Manusia ada 2 macam, orang yang hidup seperti mati, ada yang jasatnya sudah mati namun jasanya masih bermanfaat bagi manusia yang hidup. Mahasiswa UNNES harus menjadi  innovator, sehingga ilmunya bermanfaat bagi umat. Mencari ilmu juga memerlukan akhlakul karimah untuk membangun bangsa  Indonesia.  Agar menjadi manusia sukses, akhlak perlu didahulukan sebelum Ilmu.  Orang berilmu yang berakhlak akan menciptakan manfaat bagi masyarakat, orang ilmu tanpa berakhal maka dapat merusak bangsa. Salat Subuh di UNNES  sebagai penanaman akhalakul karimah,” KH Nasrulloh Afandi.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 146 kali

Mahasiswa Inisiasi Pasar Mruput Guna Percepat Akses Perdagangan Desa

Senin, 19 Agustus 2019 | 19:33 WIB


Mahasiswa Inisiasi Pasar Mruput Guna Percepat Akses Perdagangan Desa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Lokasi Tahap 1 Universitas Negeri Semarang (KKN lokasi tahap 1 UNNES) bersama karang taruna Desa Gunting, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten mengadakan acara pasar pagi bertajuk “Pasar Mruput”. Acara ini dilaksanakan pertama kali (18/8/2019), sebagai ajang promosi potensi masyarakat setiap dukuh di Desa Gunting.

Kata Mruput berasal dari bahasa jawa yang berarti terburu-buru untuk melaksanakan suatu aktivitas di pagi hari, sehingga terpilihlah nama Pasar Mruput sebagai brand pasar pagi kedepannya. Acara ini mengusung konsep konservasi lingkungan yang sejalan dengan visi misi UNNES. Panitia memilih tempat di pinggiran sawah, sungai dan dikelilingi oleh pohon jati. Tempat tersebut awalnya merupakan tempat pembuangan sampah masyarakat sekitar dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola dan selalu membuang sampah di sembarang tempat.

Seiring berjalannya acara pasar Mruput, masyarakat diedukasi dalam pengelolaan sampah, mulai memisahkan sampah berdasarkan kategori. Wadah yang digunakan adalah daun pisang atau membawa tempat sendiri untuk membeli makanan. Harapan kedepannya pengunjung pasar semakin sadar sehingga terciptanya pasar yang menerapkan zero plastic.

“Saya sebagai penjual sangat mengapresiasi acara ini, karena bisa memajukan perekonomian masyarakat Desa Gunting. Begitupun saya bisa berpartisipasi untuk berjualan dikala waktu luang. Dagangan saya pun laku dan kurang dari 1 jam langsung habis diserbu sejak jam 6 pagi” turur Dewi Murni Ningsih (40) selaku partisipan.

Pasar Mruput Desa Gunting merupakan puncak serangkaian program kerja tim KKN Lokasi Tahap 1 UNNES yang dimulai sejak 17 Juli 2019. Pengunjung mulai berdatangan dari pukul 5.30, 1 jam sebelum acara dimulai. Acara dibuka dengan senam pagi. Seluruh lapisan warga langsung antusias mengikuti senam pagi, karena kegiatan seperti ini belum pernah diadakan sebelumnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Gunting, Pak Triyanto menuturkan “Melalui acara ini, masyarakat Desa Gunting bisa berkumpul dan bersilaturahmi antar dukuh. Kini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk belanja di pasar karena pasar Mruput akan selalu ada setiap hari minggu. Kegiatan yang telah diusung ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, baik UMKM ataupun masyarakat belum punya pekerjaan atau usaha untuk maju”.

Pak Triyanto berharap kedepannya pemuda karang taruna bisa langsung terjun ke setiap rumah untuk menggali potensi setiap keluarga agar dapat berpartisipasi untuk berjualan di pasar. Selain itu, acara ini dapat menjadi hiburan masyarakat setiap minggu. Masyarakat bisa ikut senam agar sehat, lalu di masa depan masyarakat desa Gunting diharapkan menjadi kompak. Puncak acara ditutup dengan beberapa penampilan hiburan sesama warga.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 360 kali

Ketua MPR RI Dorong Mahasiswa UNNES Mandiri dan Berprestasi

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:46 WIB


Ketua MPR RI Dorong Mahasiswa UNNES Mandiri dan Berprestasi

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dihadapan ribuan mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendorong untuk berprestasi dan mandiri.

Hidup itu pilihan. Anak-anak usia 18 tahun itu harus bisa mandiri, sebab kalau tidak terlambat. Jika nunggu kuliah S1 dulu, S2 dulu, kemudian nunggu S3 selesai baru belajar,  ya terlambat.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menegaskan itu saat memberi motivasi kepada mahasiswa baru program Sarjana dan Diploma, Senin (19/8/2019) di lapangan Prof Dirham Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES.

Zulkifli Hasan menjelaskan sekarang banyak orang umur 25-30 tahun sudah mandiri, berprestasi, dan sukses. Untuk itu mahasiswa baru UNNES ini mulai semester pertama harus mulai belajar mandiri dengan cara mengikuti seminar, dan bergaul dengan orang-orang sukses supaya bisa mandiri serta berprestasi.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka kegiatan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) 2019 yang diikuti 7.071 mahasiswa baru mengucapkan selamat datang di Rumah Ilmu, di Kampus Konservasi, UNNES.

Saudara adalah generasi milenial, dalam berbagai literatur disebutkan, generasi milenial seperti Saudara memiliki sejumlah keunggulan salah satunya yakni mampu berfikir dan beradaptasi dengan cepat, memiliki kreativitas tinggi, dan selalu tertantang untuk berinovasi. UNNES juga mendorong Saudara agar tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter unggul.

Hadir motivator Boris Syaifullah (Presiden Direktur & CEO PT BorSyaCipta Communica) menyampaikan, orang yang sukses harus berani memanage waktu, waktu adalah sangat berharga. Untuk menjadi orang yang sukses diantaranya ada tiga hal yakni niat, kerja keras, dan campur tangan Tuhan (berdoa).

Hal senada juga disampaikan oleh Arie Gumilar (Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu) bahwa menjadi mahasiswa itu pantang menyerah, dan harus bekerja keras.


Penulis: Sihono Dibaca : 193 kali

Kuliah Seputar Keju Di Desa Susu Perah

Senin, 19 Agustus 2019 | 1:01 WIB


Kuliah Seputar Keju Di Desa Susu Perah

Jumat (9/8/2019) masyarakat Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang yang terdiri dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pemuda Desa Lerep mengikuti acara “Pelatihan Pembuatan Keju Mozarella”. Kegiatan ini dipandu langsung oleh ibu Tri Wuriyandari S Pd dan Neneng Vanny ST yang tergabung dalam Ninery Dairy House Salatiga. Adapun pelatihan ini memilih jenis keju mozarella karena dalam pembuatannya, jenis tersebut lebih mudah dalam pembuatannya dan tidak menghabiskan banyak waktu. 

Keju mozzarella merupakan jenis keju yang berasal dari Italia. Keju yang berbahan dasar susu murni ini memiliki tekstur lembut dan berkadar air tinggi, banyak digunakan untuk pelengkap pizza, pasta maupun stik.

Ide untuk mengolah susu menjadi keju mozzarella ini tercetus dari program Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Alternatif II A Universitas Negeri Semarang tahun 2019.  Desa yang secara geografis terletak di kaki gunung Ungaran ini merupakan desa penghasil susu sapi perah di Kabupaten Semarang.

Selama ini sebagian besar susu sapi hanya diolah menjadi minuman, kripik, sabun, dan permen oleh masyarakat setempat, bahkan hanya di jual dalam bentuk susu murni dengan harga jual yang cenderung sangat murah. Akan tetapi susu sapi murni sejatinya dapat menjadi olahan produk yang bernilai ekonomi tinggi.

 “Saya senang sekali ada pelatihan pembuatan keju di desa Lerep ini, harapannya masyarakat Lerep bisa memanfaatkan susu menjadi olahan yang bernilai ekonomi tinggi dan mengisi waktu luang ibu-ibu yang biasanya hanya berladang dan mengurus rumah” tutur Sriyatun ketua KWT Dusun Lerep.

Desa yang berhasil menyapu bersih tropi juara 1 untuk tiga katagori perlombaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwi) Jawa Tengah pada akhir bulan Juli lalu. Desa ini memang salah satu desa wisata yang diunggulkan di Kabupaten Semarang. Tidak hanya sumber daya alam dan budaya saja yang perlu di pertahankan, tetapi potensi sumber daya manusianya juga perlu ditingkatkan. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka hadirnya program Pelatihan Pembuatan Keju Mozarella ini, besar harapannya untuk menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta bisa menjadi destinasi wisata baru yang bisa ditawarkan kepada wisatawan.   

Aditya Prasetyo W. selaku Koordinator Mahasiswa Desa KKN Alternatif A UNNES 2019 berharap dengan adanya pelatihan keju mozzarella di Desa Lerep nantinya dapat menjadi tambahan paket destinasi wisata Desa Lerep dan meningkatkan perekonomian warga.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 222 kali

2019, UNNES Terima 7.790 Mahasiswa Baru, 15 mahasiswa Asing

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 11:04 WIB


2019, UNNES Terima 7.790 Mahasiswa Baru, 15 mahasiswa Asing

Universitas Negeri Semarang (UNNES) tahun 2019 resmi menerima sebanyak 7.790 mahasiswa baru. Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt melaporkan hal itu saat upacara penerimaan mahasiswa baru atau Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaa  (PPAK), Sabtu (17/8).

Bertempat di lapangan Prof Dumadi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)UNNES mahasiswa baru terdiri atas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) berjumlah 912 mahasiswa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 1.140 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) 796 mahasiswa, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 1.100 mahasiswa, Fakultas Teknik (FT) 965 mahasiswa, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) 798 mahasiswa, Fakultas Ekonomi (FE) 978 mahasiswa, Fakultas Hukum (FH) 407 mahasiswa S1 dan 21 mahasiswa S2,Pascasarjana S2 (588 mahasiswa), S3 (110 mahasiswa). Diantara mahasiswa baru tersebut terdapat 15 mahasiswa asing baik program Sarjana maupun program magister yang berasal dari Turkmenistan, Thailand, Malaysia, Yaman, dan Libya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, Anda sekalian termasuk orang-orang pilihan dan terpilih, untuk itu atas nama pribadi, rektor, dan pimpinan UNNES mengucapkan selamat datang di kampus UNNES, Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Spirit atau semangat UNNES terpatri dalam kredo:Rumah Ilmu Pengembang Peradaban.

Perlu diketahui bahwa UNNES merupakan salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) unggul di Jawa Tengah. Maka dari itu mahasiswa UNNES dituntut memiliki karakter yang baik serta berbudi pekerti luhur, sehingga berguna bagi lingkungan terutama Jawa Tengah, Indonesia serta dunia.

Penguatan karakter ini diimbangi dengan pemberian materi tentang ideologi pancasila, bela negara dan konservasi pada Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK), dengan harapan mahasiswa baru dapat mengimplementasikannya selama menjalani perkuliahan.


Penulis: Sihono Dibaca : 90 kali

Ribuan Mahasiswa, Dosen dan Tendik UNNES Peringati HUT Ke-74 RI 2019

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 9:44 WIB


Ribuan Mahasiswa, Dosen dan Tendik UNNES Peringati HUT Ke-74 RI 2019

Sebanyak ribuan dari mahasiswa, tenaga pendidik (dosen), dan tenaga kependidikan (Tendik Universitas Negeri Semarang memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia di Lapangan Prof Dumadi Fakultas Ilmu Keolahragaan, Sabtu (17/8).

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjadi Inspektur Upacara, saat membacakan sambutan Menristek Dikti Prof Mohamad Nasir menyampaikan, hari ini, 74 tahun sudah bangsa ini merdeka. Peringatan HUT Ke-74 RI Tahun 2019 saat ini tidak hanya dimaknai sebagai lepasnya bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan.

Merdeka yang kita rebut 74 tahun lalu bukan pula bermakna akhir dari perjuangan. Namun lebih dari itu, HUT ke-74 RI Tahun 2019 harus dimaknai sebagai momen pemersatu bangsa, dan kita memiliki kewajiban untuk mempertahankan serta mengembangkan hasil kemerdekaan tersebut. Kemerdekaan harusnya membuat kita berbuat lebih untuk bangsa dan negara Indonesia.

Tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia tahun 2019 ini adalah “SDM Unggul, Indonesia Maju”. 3 Tema ini mengandung makna bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia yang unggul akan sangat mendukung kemajuan Indonesia.

Artinya Pembangunan Sumber Daya Manusia menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan Indonesia di masa depan. Sumber Daya Manusia Indonesia harus unggul dalam segala bidang sehingga dapat bersaing secara global, terlebih ketika memasuki era industri 4.0.

Dalam menciptakan SDM yang unggul Perguruan Tinggi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan kompetitif di masa datang. Satu hal yang harus ditempuh adalah selalu meningkatkan kualitas SDM perguruan tinggi, serta menyiapkan diri agar mampu beradaptasi untuk mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa.

Keunggulan SDM di era ini dapat dilihat dari tingkat inovasi dan kreativitas yang dihasilkan. Perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan LPNK harus saling bahu membahu, bekerja sama, menjadi lokomotif inovasi dan kreativitas bangsa, menjadi penggerak pembinaan dan pembudayaan inovasi dan kreativitas.

Hal ini telah didukung dengan terbitnya undang-undang Sistem Nasional Iptek, sebagai pengganti atas undang-undang Nomor 18 Tahun 2002 yang menjadi momentum emas dalam peningkatan pembangunan kapasitas SDM iptek dan peningkatan karya-karya besar invensi dan inovasi.


Penulis: Sihono Dibaca : 310 kali

8 Dosen UNNES Jadi Guest Lecture di Mahasarakham University

Jumat, 16 Agustus 2019 | 14:26 WIB


8 Dosen UNNES Jadi Guest Lecture di Mahasarakham University

Sebanyak delapan dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi Guest Lecture di Mahasarakham University Thailand selama tiga hari mulai 14-16 Agustus.

Mereka Ms Intan Permata Hapsari, Expertise: English Education, Ms Dr Eva Banowati ( Social Geography)  Mr Drs Arief Agoestanto MSi (Mathematics), Ms Inaya Sari Melati SPd MPd (Microeconomics), Ms Rina Windiarti MEd (Early Childhood Education).

Kemudian, Mr Edi Waluyo (Early Childhood Education), Mr Rudatin Windraswara  MSc (public health), and Mr Yusro Edy Nugroho (humanities, language, and art).

Kepala International Office dan Pengelola International Class (IC) Intan Permata Hapsari menyampaikan, kedelapan dosen UNNES ini mendapatkan undangan menjadi Guest Lecture di Mahasarakham University dan mempromosikan IC dalam Education Fair.

Selain itu juga, memberikan kuliah pada mahasiswa, delegasi UNNES dan perguruan tinggi Asean melakukan intensive meeting. Dalam kesempatan ini Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan (IKM FIK) UNNES mendapatkan tawaran untuk melakukan joint kurikulum dan joint degree dengan g pola 2+2 atau 3+1.


Penulis: Sihono Dibaca : 331 kali

Meriahkan Hari Kemerdekaan, Tendik Gedung Rektorat Gelar Berbagai Lomba

Jumat, 16 Agustus 2019 | 12:17 WIB


Meriahkan Hari Kemerdekaan, Tendik Gedung Rektorat Gelar Berbagai Lomba

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta segenap tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan rektorat menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 74 dengan menggelar lomba, Jumat (16/8).

Bertempat di depan Auditorium Prof Wuryanto ada enam jenis lomba yang digelar, yakni kertas keliling, pindah tepung, estafet kelereng, estafet kaos, estafet giring ban, dan makan kerupuk untuk para pimpinan.

Pada lomba menggiring ban misalnya, salah satu peserta dengan semangatnya sampai jatuh bangun untuk meraih juara. Lomba makan kerupuk pun tak kalah meriah, peserta menghabiskan kerupuk dengan lahap. Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang yakni kerupuk diikat dengan rafia dan ujung satunya diikatkan pada ibu jari kaki alhasil ketika kakinya turun ke bawah otomatis kerupuknya tertarik ke atas sehingga lepas dari mulut membuat geeer para penonton.

Untuk lomba kertas keliling juara 1 diraih oleh tim BAKK sedangkantim BUHK menempati juara kedua. Lomba makan kerupuk antar pimpinan dimenangkan oleh Untoro Nugroho ST MT selaku Kepala UKPBJ dan Dr Sutikno Kepala BUHK juara 2.

Sedangkan lomba makan kerupuk antar Kabag, juara 1 Eko Febrianto SPd Kabag Umum dan Fransisca Novi K SE MSi Kabag Perencanaan juara 2.

Estafet kelereng juara 1 diraih tim BAKK dan juara 2 tim UPT. Tim BAKK juga menjadi juara 1 pada lomba memindahkan tepung, disusul Bagian Perencanaan/UKPBJ dan Bagian Umum.

Sedangkan estafet kaos menghasilkan tiga pemenang berturut-turut yakni tim dari Perencanaan, tim UPT, dan tim Bagian Umum.

Untuk lomba estafet menggiring ban kategori putri tim Bagian Umum menempati juara pertama, tim BAKK juara dua, dan tim Bagian Akuntansi juara tiga.

Sedangkan kategori putra juara 1 tim Perencanaan/UKPBJ, juara 2 diraih tim Bagian Umum, dan juara 3 tim dari Kepegawaian.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 221 kali

Tahun Ajaran Baru, UNNES Ajarkan Mata Kuliah Literasi Digital

Jumat, 16 Agustus 2019 | 11:42 WIB


Tahun Ajaran Baru, UNNES Ajarkan Mata Kuliah Literasi Digital

Mulai tahun ajaran 2019/2010 Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan mengajarkan mata kuliah baru bernama Literasi Digital dan Kemanusiaan. Mata kuliah tersebut dirancang agar mahasiwa memiliki kecakapan sekaligus kearifan hidup di masyarakat digital seperti sekarang dan masa depan.

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengungkapkan, pada era digital ada perubahan yang mendasar dalam masyarakat. Selain bekaitan dengan perkembangan perangkat keras dan lunak, perubahan juga mencakup tata nilai, perilaku, dan struktur masyarakat.

Dengan mata kuliah tersebut mahasiswa dibekali pengetahuan agar bisa memanfaatkan teknologi digital secara produktif sesuai nilai-nilai luhur masyarakat. Beberapa topik yang dipelajari adalah mahadata (big data), data mining, kecerdasan buata (artificial intelligence), e-commerce, dan media sosial.

“Anak-anak muda sekarang adalah digital native. Kecakapan digital mereka sangat baik. Agar mereka dapat menggunakan kecakapan secara arif sesuai nilai-nilai kemanusiaan, mata kuliah ini diajarkan,” katanya dalam Rapat Pimpinan di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Jumat (16/8).

Mata kuliah Literasi Digital menjadi salah satu langkah Unnes membekali mahasiswa sesuai dengan tuntutan Revolusi Industri4.0. Selain itu UNNES juga melakukan restrukturisasi kurikulum sesuai Kerangka Kompetensi Nasional Indonesia, Standar Nasional Pendidikan Tinggi, dan nilai-nilai konservasi.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 206 kali

International Symposium FMIPA Diikuti Delapan Negara

Rabu, 14 Agustus 2019 | 13:58 WIB


International Symposium FMIPA Diikuti Delapan Negara

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerja sama dengan Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) menyelenggarakan International Symposium berjudul The Application of Nuclear Technology as a Key Element to Promote Competitive National Industrial Products: Energy, Health, Agriculture, Industry and Environment, Rabu sampai Kamis (14-15/8).

Bertempat di Gedung Dekanat FMIPA lantai 3, kegiatan ini dihadiri beberapa keynote speaker yaitu, Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia bidang Politik dan Hukum Mayjend (Pol) Purn Drs Sidarto Danusubroto SH, Penasehat Senior Relevansi dan Produktivitas untuk Kemristekdikti Dr Ir Agus Puji Prasetyono MEng, Kepala Batan Prof Dr Ir Anhar Riza Antariksawan, Direktur International Centre for English Excellence (ICEE) Prof L Elisabeth Redick, Penasihat Direktur General of Rosatom Rusia Prof Vladmir Artisyuk, Direktur JICC Jepang Dr Akio Toba, Direktur Regional Zhongyuan Engineering Corporation China Lin Haomiao, dan Komisioner Sweden to Area Southern Asia Dr Emil Akander.

Dalam penjelasannya, Mayjend (Pol) Purn Sidarto Danusubroto SH memaparkan beberapa program pemerintah Indonesia dalam bidang kesehatan, pertanian, sumber energi, lingkungan, dan industri.

Sementara Dr Agus Puji berterima kasih yang sebesar-besarnya pada pihak yang telah mensukseskan gelaran seminar internasional ini. Kegiatan ini merupakan contoh bagaimana komponen bangsa saling mendukung untuk kemajuan teknologi.

Prof Dr Anhar menyampaikan, proyek PLTN di Jepara  bisa dilanjutkan lagi, karena Indonesia membutuhkan enegri nuklir dan enegeri  lainnya.

PLTN itu ramah lingkungan dan aman lewat teknologi modern sekarang. Bahkan sistem PLTN bisa mati sendiri secara otomatis kalau terjadi sesuatu yang mungkin bisa membahayakan PLTN tersebut.

Landasan hukum yang memayunginya sudah ada dan BATAN bisa menjadi technical support PLTN di Indonedia, kata Prof  Anhar.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt menuturkan UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi merupakan rumah ilmu pembangun karakter bangsa yang berkualitas, turut andil dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul untuk menyelesaikan permasalahan energi dan lingkungan di Indonesia.

Seminar internasional ini harus dimanfaatkan untuk menghasilkan ide-ide yang kreatif, inovatif, serta berguna bagi para pakar dan peneliti bidang energi, kesehatan, pertanian, industri dan lingkungan.

International Symposium berlangsung dua hari dengan 220 pemakalah dari delapan negara, yakni Amerika Serikat, Swedia, Austria, Jepang, Rusia, Cina, Singapura, dan Indonesia.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 241 kali

ICEE dan UNNES Tandatangani MOU

Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:31 WIB


ICEE dan UNNES Tandatangani MOU

Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Global Collaboration for Community Empowerment DBA International Centre for English Excellence (ICEE) menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) di Gedung Dekanat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Rabu (14/8).

Dalam MOU antara direktur ICEE Prof L Elisabeth Redick BSc MS MBA PhD dan Wakil Rektor bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, disepakati bahwa ICEE membantu civitas akademika UNNES mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris. Fasilitas ini mencakup mendatangkan pengajar dari luar, program pertukaran budaya dan praktek berbicara.

ICEE merupakan sebuah perusahaan nirlaba yang bertempat di Singapura dan Amerika Serikat. Organisasi ini sering mengadakan kegiatan di berbagai universitas di Indonesia dengan harapan anak-anak Indonesia dapat teredukasi terutama dalam bidang bahasa Inggris.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 212 kali

Kurangi Sampah Plastik, Labschool UNNES Bagikan Daging Kurban dengan Besek Bambu

Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:57 WIB


Kurangi Sampah Plastik,  Labschool UNNES Bagikan Daging Kurban dengan Besek Bambu

Hari Raya Idul Adha tahun 2019, Dzulhijah 1440 H, SD Labschool UNNES kembali menyelenggarakan pemotongan hewan qurban. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 13/8

Kegiatan Hari Raya Idul Adha ini merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan tiap tahun di SD Labschool Unnes. Salah satu tujuannya adalah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan ibadah kurban itu sendiri. Selain itu, untuk mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihissalam.

Sekilas tidak ada yang berbeda dengan kegiatan pada tahun-tahun sebelumnya. Seperti biasa, kegiatan diawali pemotongan hewan kurban. Anak-anak melihat pemotongan sambil mengumandangkan takbir. 
Selanjutnya, siswa kelas 1-4 melaksanakan salat dhuha dan mendengar tausiyah hikmah kegiatan kurban.

Sementara siswa kelas lima membantu bapak dan ibu guru memotong daging, untuk selanjutnya daging itu dibagikan kepada warga sekitar sekolah.

Namun, ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya daing kurban dibungkus plastik, kali ini daging yang telah dipotong dan ditimbang tersebut selanjutnya dimasukkan ke dalam wadah besek bambu.  Besek tersebut dinamakan besek konservasi.

Hal tersebut sesuai dengan visi dan misi labschool UNNES menjadi sekolah konservasi.

“Hal tersebut untuk mengurangi sampah plastik yanh membuat bumi menjadi tercemar. Oleh sebab itu, melalui kegiatan ini, kita berusaha semampu kita mengurangi jumlah sampah plastik,” ujar Muhammad Mukhlas, Kepala SD Labschool Unnes.

“Pengalihan dari wadah plastik menjadi besek bambu konservasi memang membuat kita mengeluarkan biaya lebih mahal. Besek tentu lebih mahal dari plastik. Tapi mudah-mudahan dengan niat kita yang baik, semua menjadi berkah bagi kita semua,” kata Pak Teguh selaku guru agama Islam sekaligus ketua panitia menambahkan.

Pada tahun ini, SD Labschool UNNES menyembelih 11 ekor kambing. Enam kambing aibadah dari siswa-siswi SD Labschool UNNES yang mengamanahkan kurbannya kepada sekolah untuk disalurkan kepada warga sekitar. Lima ekor kambing hasil dari iuran segenap warga SD Labschool UNNES Semarang, sebagai latihan berkurban,” lanjut Pak Teguh.

Sebelum zuhur, daging kurban sudah selesai didistribusikan ke warga sekitar.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 220 kali

Pusat Karier UNNES Bersama USAID RWAP Bentuk Pribadi Mahasisa Melalui Pelatihan Soft Skill

Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:12 WIB


Pusat Karier UNNES  Bersama USAID RWAP Bentuk Pribadi Mahasisa Melalui Pelatihan Soft Skill

Pengembangan kepribadian mahasiswa menjadi prioritas untuk menciptakan insan unggul yang beradab. Bersama USAID RWAP, Pusat Karier UNNES menyelenggarakan pelatihan soft skill untuk mahasiswa bidikmisi.
Dr Eko Supraptono selaku Kepala Pusat Bagian Pengembangan Karier, LP3 UNNES mengatakan, pelatihan ini diselenggarakan oleh Pusat Karier UNNES mulai dari tanggal 13 Agustus 2019 hingga November 2019.

“Rencananya kami akan membuka tujuh kelas pelatihan untuk mahasiswa bidikmisi. Kami berharap, dengan pelatihan ini mahasiswa dapat membekali dirinya di masa yang akan datang dan lebih siap untuk memasuki dunia kerja,” kata Dr Eko

Pelatihan ini tergolong pelatihan keterampilan esensial dilihat dari materinya yang terdiri atas gaya dan strategi belajar, komunikasi interpersonal, kepemimpinan, kerja sama tim, pembuatan CV dan teknik wawancara, hingga keuangan yang sehat.

Selain itu, Pelatihan tersebut, dilatihkan oleh fasilitator yang telah bersertifikasi USAID.

Thoriq Aziz sebagai mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi merasa beruntung mengikuti pelatihan ini karena merasa dibekali dengan persiapan sebelum bekerja.

Senada dengan Aziz, Putri Bali mengungkapkan, Pelatihan ini mampu meningkatkan percaya diri, lebih dapat memahami orang lain karena diajari menebak dan merasakan ekspresi.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bahkan sebelum masuk ke dunia kerja, dalam keidupan sehari-hari saya dapat mulai menerapkan apa yang diajarkan,” kata Putri.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, lulusan UNNES makin bereputasi dan memiliki banyak keunggulan baik hardskill maupun softskill.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 371 kali

Prodi Teknik Elektro S1 UNNES Divisitasi Tim Asesor BAN PT

Selasa, 13 Agustus 2019 | 12:25 WIB


Prodi Teknik Elektro S1 UNNES Divisitasi Tim Asesor BAN PT

Program Studi (Prodi) Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) divisitasi asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Dua Asesor BAN PT itu yakni Prof Dr Ir Andani MT dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Prof Dr Fitri Yuli Zulkifli ST MSc IPM dari Universitas Indonesia (UI).

Kedua Asesor tersebut diterima oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Dekan FT Dr Nur Qudus MT, Wakil Dekan Bidang Akademik (WD I) Dr Ing Dhidik Prastiyanto ST MT (FT).

Hadir pula, Dr Ir I Made Sudana MPd IPM, Drs Agus Suryanto MT (Sekretaris Jurusan Teknik Elektro), Dr Ir Subiyanto ST MT, Ir Ulfah Mediaty Arief MT IPM,  Anggraini Mulwinda ST  MEng, Senin (12/8) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, UNNES ini sudah terakreditasi ‘Unggul’ (A), untuk itu Prodi yang divisitasi ini sebaiknya juga ‘Unggul’ sehingga antara prodi universitas dengan Prodi Teknik Elektro sejajar.

Prof Fathur juga mengemukakan, akreditasi itu salah satu pilar pada penguatan kapasitas berbasis prodi, untuk itu semua Prodi yang ada di UNNES ini kita dorong supaya meningkat akreditasinya yakni ‘Unggul’.


Penulis: Sihono Dibaca : 239 kali

Rektor UNNES Lantik Wakil Dekan dan Wakil Direktur Pascasarjana

Senin, 12 Agustus 2019 | 14:43 WIB


Rektor UNNES Lantik Wakil Dekan dan Wakil Direktur Pascasarjana

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik Wakil Dekan dan Wakil Direktur Pascasarjana UNNES Periode 2019-2023.

Pelantikan dan Pengambilan sumpah jabatan, Senin (12/8/2019) di Auditorium kampus  UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Mereka yang dilaktik yakni Dr Hendi Pratama SPd MA Wakil Dekan Bidang Akademik (WD I) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Ahmad Syaifudin SS MPd Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan (WD II) FBS, Drs Eko Raharjo MHum Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (WD III) FBS.

Prof Dr Wasino MHum (WD I FIS), Drs Apik Budi Santoso MSi (WD II FIS), Arif Purnomo SPd SS MPd (WD III FIS).  Dr Masrukan MSi (WD I FMIPA), Dra Dwi Yulianti MSi (WD II FMIPA), Dr Parmin SPd MPd (WD III FMIPA).

Dr Ing Dhidik Prastiyanto ST MT (WD I FT),  Dra Sri Handayani MPd (WD II FT),  Dr Wirawan Sumbodo MT (WD III FT). Dr dr Mahalul Azam  MKes (WD I FIK),  Dr Taufiq Hidayah MKes  (WD II FIK),  Andry Akhiruyanto SPd MPd (WD III FIK).

Dr Martitah MHum (WD I FH), Dr Ali Masyhar SH MH (WD II FH), dan Tri Sulistiyono SH MH (WD III FH).

Kemudiian, Prof Dr Ida Zulaeha MHum Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dan Dr Eko Handoyo MSi Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Pascasarjana.

Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat memberi sambutan menyampaikan, tantangan UNNES ke depan semakin berat, untuk itu supaya menjadi ringan kita bersatu, saling membantu, jujur, iklas yang dijaga integritas, guyup rukun “Gayeng”. Keiklasan untuk Gayeng karena Allah untuk UNNES.

Kinerja yang baik adalah bekerja profesional, untuk itu kembangkan setiap langkah supaya UNNES bereputasi dengan cara konsistensi, akurasi, kembangkan terus kapasitas, dan pelajari pesaing-pesaing perguruan tinggi yang besar  untuk kita adopsi.


Penulis: Sihono Dibaca : 1.139 kali

Gelar FGD, LPPM UNNES Hadirkan Prof Ocky Karna Radjasa

Senin, 12 Agustus 2019 | 14:41 WIB


Gelar FGD, LPPM UNNES Hadirkan Prof Ocky Karna Radjasa

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Focus Group Discussion ‘Pengembangan Penelitian, Publikasi dan Inovasi dalam rangka Meningkatkan Pemeringkatan UNNES’ di Ruang Borobudur Gedung LPPM UNNES kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Senin, (12/8).

Focus Group Discussion ini menghadirkan pembicara Prof Ocky Karna Radjasa (Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemenristekdikti). Dalam paparnnya beliau menyampaikan telah terjadi masalah produktifitas dosen, sebagai contoh dari 5.500 Guru Besar/Profesor hanya 254 yang menghasilkan Buku Ajar yang di sitasi selain itu beliau menghimbau untuk para peneliti agar dapat mengoptimalkan output dari penelitian yang di buat apabila masih dalam bentuk prosiding terindex dapat bergeser pada jurnal Q4 lalu Q3, Q2 lalu meningkat menjadi Q1. Acara ini diikuti 260 peneliti yang berasal dari berbagai Fakultas di UNNES. 

Acara ini di buka secara langsung oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa UNNES perlu melakukan pergeseran kepemimpinan (Leadership Shifting), bergeser relatif berat apalagi melompat maka untuk itu diperlukan dosen yang hebat, tidak sekadar mengajar yang baik namun juga melalukan riset dengan baik. Perguruan Tinggi agar punya daya saing, maka dosen harus berani bersaing dalam hal riset dan publikasi untuk dapat meningkatkan pemeringkatan.

(Nining Wahyuningsih) 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 373 kali

Setelah Salat Idul Adha, UNNES Nyembelih 23 Hewan Kurban

Minggu, 11 Agustus 2019 | 9:56 WIB


Setelah Salat Idul Adha, UNNES Nyembelih 23 Hewan Kurban

Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Idul Adha 1440 H/2019 menyembelih 23 ekor hewan.

Menurut Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UNNES Drs H Anwar Haryono MPd, ke 23 hewan kurbantersebut  terdiri atas 11 ekor sapi dan 12 ekor kambing, Kamis (11/8) di Masjid Ulul Albab kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

H Anwar Haryono menjelaskan, daging kurban ini didistribusikan kepada masyarakat sekitar kampus, klining servis, satpam, sopir, pondok pesantren, panti asuhan, dan masjid di sekitar masjid Ulul Albab.

Sebelumnya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, para pimpinan, warga UNNES, dan masyarakat sekitar kampus telah dilaksanakan salat Idul Adha, bertindak sebagai imam dan khotib Drs Khairul Saleh MSi (Ketua Asosiasi Masjid Kampus Indonesia Jawa Tengah).

hadir menyaksikan penyembelihan hewan kurban Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, WR I Prof Zaenuri, WR III Dr Abdurrahman, Dekan, Wakil Dekan, dan pimpinan lain di lingkungan UNNES.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, penyembelihan hewan kurban ini rutin dilaksanakan tiap tahun oleh UNNES. Alhamdulillah tahun ini menyembelih 23 ekor hewan kurban.

“Ini merupakan melaksanakan sunah Nabi Ibrahim sebagai wujud ketaqwaan kepada Allah SWT,” kata Prof Fathur.

Prof Fathur menambahkan, kegiatan seperti ini merupakan kebersamaan antara dosen, mahasiswa, karyawan, dan warga masyarakat sekitar kampus sehingga bisa harmoni.


Penulis: Sihono Dibaca : 473 kali

Berita Daring Sebagai Sumber Belajar Biologi Untuk Tingkatkan Literasi Lingkungan

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 20:58 WIB


Berita Daring Sebagai Sumber Belajar Biologi Untuk  Tingkatkan Literasi Lingkungan

Sejak tahun 2016, kerja sama FMIPA UNNES dengan Faculty of Education and Development Sciences telah menghasilkan beberapa luaran kerja sama secara resiprokal. Jalinan kerja sama akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan Kasetsart University Thailand semakin kuat.  Terbukti adanya kepercayaan Kasetsart University yang semakin meningkat kepada UNNES dengan melibatkan Dr Andreas MEd Priyono Budi Prasetyo dari FMIPA sebagai salah satu Keynote Speaker dalam kegiatan The 7th International Conference for Science Educators and Teachers (ISET) 2019 Thailand di Garden Cliff Resort & Spa Pattaya, Thailand. Konferensi tersebut mengusung tema Education for Global Sustainability,  Kamis-Jumat (8-9/8).

Dr Andreas MEd menyampaikan tentang penggunaan berita daring sebagai sumber belajar Biologi untuk meningkatkan literasi lingkungan dan saintifik peserta didik (Using online news as biology learning resources for promoting students’ environmental and scientific literacies) di hadapan ratusan peserta dari asosiasi pengajar IPA di Thailand meliputi guru dan dosen serta mahasiswa calon guru.

Sambutan hangat datang dari para audiens yang melontarkan beberapa pertanyaan. “Saya sangat senang dapat membawa nama UNNES di dalam forum internasional dan sangat bangga dengan antusiasme para peserta yang menyambut hangat materi saya,” terang Andreas. Dr Andreas MEd berharap pada agenda ISET 2020 akan ada banyak dosen FMIPA UNNES yang terlibat dalam konferensi ilmiah tersebut.

Sementara Dekan FMIPA berharap agenda joint seminar/conference antara FMIPA UNNES dengan Faculty of Education and Development Sciences Kasetsart University akan dapat dilaksanakan untuk memperkuat jalinan kerja sama antar institusi kedepannya.

Terpisah Prof Edy Cahyono sebagai Wakil Dekan Bidang 1 FMIPA UNNES mengungkapkan, FMIPA saat ini lebih menitiktekankan pada program intensifikasi dan optimalisasi kerjasama yang telah dilakukan sebelumnya. Karena dari segi kerja sama dengan perguruan tinggi mancanegara, diakui Edy sudah banyak menjalin kerja sama.

”Kedepan FMIPA akan terus memperkuat jalinan kerjasama yang sudah dibangun sebelumnya, khususnya di kawasan Asia Tenggara dengan memperbanyak implementasi serta luaran kerja sama bersama universitas-universitas di ASEAN. Di era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) saat ini kerjasama dengan universitas di ASEAN lebih diutamakan,” pungkasnya. 


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 390 kali

Minggu, Mari Shalat Idul Adha Di Masjid Ulul Albab UNNES

Jumat, 9 Agustus 2019 | 17:01 WIB


Minggu, Mari Shalat Idul Adha Di Masjid Ulul Albab UNNES

Hari raya Idul Adha telah ditetapkan jatuh pada Minggu, 11 Agustus 2019. Di hari yang mulia tersebut, umat Islam akan melaksanakan shalat Idul Adha dengan niat beribadah kepada Allah SWT.

Begitu juga di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Ketua Badan Amalan Islam (BAI) Drs H Anwar Haryono MPd mengajak warga UNNES dan masyarakat sekitar kampus untuk melaksanakan shalat Idul Adha pukul 06.00 di Masjid Ulul Albab Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Anwar Haryono menambahkan , setelah melaksanakan shalat, akan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.


Penulis: Sihono Dibaca : 407 kali

Dewan Pengawas Kritisi Kinerja Keuangan UNNES

Jumat, 9 Agustus 2019 | 16:59 WIB


Dewan Pengawas Kritisi Kinerja Keuangan UNNES

Satuan Pengawas Internal (SPI) dan Badan Penjamin Mutu (BPM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) memaparkan kinerjanya selama satu semester dihadapan Rektor, Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan, Dewan Pengawas serta para Dekan di Ruang Rapat Rektor Gedung H lantai 2, Jumat (9/8).

Kegiatan diawali dengan pemaparan kinerja keuangan oleh Kepala SPI Drs Sukirman MSi CRMP QIA yang terdiri dari analisis komparasi, analisis rasio keuangan, simpulan dan rekomendasi. Dilanjutkan pemaparan prestasi dan reputasi UNNES oleh Kepala BPM Agung Yulianto SPd MSi. Kegiatan dilanjutkan dengan pengkritisan dan tanya jawab oleh Dewan Pengawas kepada masing-masing instansi.

Ketua Dewan Pengawas Dr Ir Agus Puji Prasetyono MEng menyarankan agar UNNES melakukan branding terhadap hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan. Ketika inovasi dan marketing meningkat, upaya UNNES menjadi PTN-BH pun dapat teralisasikan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berterima kasih atas masukan dan dukungan dari Dewan Pengawas untuk kemajuan UNNES. Kedepannya UNNES diharapkan mampu meningkatkan tata kelola keuangan yang sehat dan daya serap, sehingga rencana-rencana pembangunan ke depan tidak mengalami hambatan.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 426 kali

Gandeng Polines dan PNJ, UNNES Gelar IPBL

Kamis, 8 Agustus 2019 | 7:53 WIB


Gandeng Polines dan PNJ, UNNES Gelar IPBL

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan hibah konsorsium dari Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk mengadakan summer camp dalam kegiatan International Project Based Learning (IPBL). Kegiatan yang dikemas dalam KKN ini merupakan kerjasama antar UNNES, Politeknik Negeri Semarang (Polines), dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

UNNES menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan selama sepuluh hari (7-12/8) bergantian dengan Polines dan PNJ. Program ini diikuti oleh 21 mahasiswa internasional dari Universiti Teknologi Malaysia Shah Alam, Universiti Teknologi Mara, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Tunku Abdul Rahman University College Malaysia, King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Kasetsart University Thailand, dan Mahasiswa Internasional dari Afghanistan & Tarjikistan.

Dalam sambutannya Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Agus Nuryatin MHum, menjelaskan UNNES sudah sejak lama menjalin kerjasama dengan universitas-universitas luar negeri.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, semangat keilmuan dan inovasi para civitas akademika dapat terus meningkat dan membawa UNNES pada kelas internasional”, tuturnya.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 283 kali

Bahasa Arab diusulkan Jadi Mata Pelajaran Wajib

Selasa, 6 Agustus 2019 | 14:03 WIB


Bahasa Arab diusulkan Jadi Mata Pelajaran Wajib

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang NNES bekerja sama dwngan Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab regional Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Provinsi Jawa Tengah disertai dan diskusi terbuka antar sesama guru bahasa Arab dengan tema “Meneguhkan Eksistensi Bahasa Arab dalam Kurikulum Pendidikan Nasional”. Kegiatan ini dilaksanakan di gedung Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, Sabtu, 3/8.

Ketua F-MGMP Bahasa Arab, Rizal Nur Rochman SPd menyampaikan pelaksanaan olimpiade bahasa Arab diselenggarakan serempak se-Indonesia oleh F-MGMP Bahasa Arab di tingkat regional provinsi.

Dr Sri Rejeki Urip MHum selaku Dekan Bahasa dan Seni UNNES, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan F-MGMP menjadikan tuan rumah bagi penyelenggaraan olimpiade. Dekan FBS juga mendoakan kesuksesan bagi F-MGMP Bahasa Arab khususnya di tingkat provinsi Jateng.

Kegiatan ini turut mengundang Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen yang dalam hal ini diwakilkan oleh Drs Bambang Supriyono, MPd selaku Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Melalui sambutannya, Bambang Supriyono menyampaikan beberapa langkah kongkrit untuk mengeksiskan bahasa Arab tingkat Provinsi, (1) Menguatkan organisasi MGMP Bahasa Arab tingkat Provinsi dan bangun kerjasama dengan IMLA’ sebagai organisasi expert di bidang mapel bahasa Arab, (2) Membuat kegiatan-kegiatan yang dapat membangun keyakinan dan kepercayaan masyarakat, sekolah, orangtua murid, bahkan pemerintah setempat bahwa bahasa Arab adalah mapel yang sangat dibutuhkan, diminati, digandrungi bahkan disenangi, sehingga hadirnya sangat penting di setiap jenjang pendidikan sekolah khususnya Provinsi Jawa Tengah, (3) Memperbaiki metode dan teknik pembelajaran bahasa Arab hingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Adapun ketua IMLA (Ittihad Mudarrisiy Al Lughah Al ‘Arabiyyah bi Indonesia) regional Provinsi Jawa Tengah, Dr Sujai MA yang juga turut hadir pada kesempatan ini, menyetujui dan mendukung penuh tentang wacana bahasa Arab menjadi Mata Pelajaran Bahasa Asing Wajib di tingkat Provinsi Jawa Tengah khususnya.

Lebih lanjut, Bambang memberikan solusi untuk langkah kongkrit pengajuan bahasa Arab menjadi Mata Pelajaran Bahasa Asing Wajib di tingkat Provinsi Jawa Tengah, “Setelah ini, bapak dan ibu silahkan mengajukan surat audiensi kepada bapak Gubernur atau Wakil Gubernur, lalu tunjuk salah satu tokoh atau jubir untuk mendiskusikan bersama, hasil diskusi hari ini bisa disertakan, nanti jika disetujui kami (Dinas Pendidikan Jateng -red) juga akan dipanggil”.

Tidak hanya diskusi, agenda dilanjut dengan pelatihan K-13 yang dipimpin oleh Ust. Nur Hadi, MPd selaku tim pengembangan kurikulum KEMENAG RI dan merupakan ketua Forum Pengembang Kurikulum Kanwil KEMENAG Jateng. Dalam pelatihannya, beliau memberikan motivasi.

“Al mudarris an naajich huwa al ladzi yunajjichu al jaahila ila al maahiri, guru sukses adalah yang berhasil membawa siswa yang tidak mampu menjadi mampu/mahir dengan pelajaran yang diajar,” tutur Ust Nur Hadi.

Pengumuman pemenang lomba olimpiade bahasa Arab dari tiga kategori menjadi hal yang dinantikan peserta.

Pemenang kategori SMA/SMK, Juara 1 Dzurriyyata Qurrata A’yunin (SMA Imam Syuhodo Sukorejo), Juara 2 Nisrina Shafa Amira (SMA IT Nur Hidayah), dan Juara 3 Lathifah Zhafir Nugroho (SMA Al Islam 1 Surakarta).

Kategori MA, Juara 1 Muhammad Nabil Mardhatillah (MA Al Irsyad Tengaran Salatiga), Juara 2 Ahmad Falah Mutaqi (MA Al Irsyad Tengaran Salatiga), dan Juara 3 Tengku Muhammad Ghifari (MA Al Irsyad Tengaran Salatiga).

Kategori SMP/MTS, Juara 1 Isnayni Dinda Alifvia (MTs N 1 Pati), Juara 2 Diajeng Rizq Salsabila (MTs N 1 Pati), dan Juara 3 Shifa Maulin Ni’mah (MTs N 1 Pati). Semua para juara lomba akan mengikuti Grandfinal Olimpiade Bahasa Arab di Jakarta Selatan pada 1-3 November 2019.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 823 kali

Rektor UNNES Menjadi Dosen Tamu di International University Vietnam

Selasa, 6 Agustus 2019 | 8:42 WIB


Rektor UNNES Menjadi Dosen Tamu di International University Vietnam

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum setelah menandatangani MoU kerja sama dengan Rektor International University Vietnam kemudian menjadi dosen tamu di International University Ho Chi Minh City Vietnam, Senin, 5/8.

Strengthening Multicultural Society through Growing Leadership menjadi materi yang disampaikan Prof Fathur Rokhman bersama Dr Hendi Pratama di hadapan mahasiswa dan dosen  di International University Vietnam.

“Kepemimpinan bertumbuh direspon positif oleh para dosen dan mahasiswa di International University Vietnam. Mereka sangat antusias mengikuti kuliah untuk mengetahuhi lebih dalam tentang paradigma kepemimpinan bertumbuh,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Seusai memberi kuliah Rektor UNNES didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Bahasa dan Seni  melakukan kunjungan ke perpustakaan International University Viet Nam. Kunjungan keperputakaan tersebut untuk  megetahui pola layanan dan fasilitas perpustakaan di International University Viet Nam yang nantinya sebagai rujukan dalam memberikan layanan prima di Rumah Ilmu UNNES.

Kerja sama UNNES dengan International University Vietnam akan dilanjutkan dalam program penelitian dan akreditasi international.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 295 kali

Kurangi Penggunaan Plastik, FE Sosialisasikan Larangan Minum Air Kemasan

Selasa, 6 Agustus 2019 | 8:05 WIB


Kurangi Penggunaan Plastik, FE Sosialisasikan Larangan Minum Air Kemasan

Fakultas Ekonomi melakukan sosialisasi larangan penggunaan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai dan atau kantong plastic kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan, Senin 5/8.

Dekan FE Drs Heriyanto MBA PhD saat memberikan sambutan menyampaikan aturan mengenai larangan penggunaan air minum dalam kemasan dilandasi oleh Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018. Melalui PP tersebut Presiden memerintahkan adanya pengurangan sampah plastik.

Senada dengan Dekan FE, Kepala UPT Bangvasi UNNES  Prof  Dr Ir Amin Retnoningsih MSi menegaskan dukungan UNNES terhadap  Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 dengan cara tidak mengkonsumsi air mineral plastik dan kantong plastik dalam rapat.

“Saat ini proses daur ulang plastik di Indonesia belum optimal. Sekitar 70% tumpukan plastik masih menjadi masalah di Indonesia. Gerakan tidak mengkonsumsi air mineral plastik dan kantong plastik dalam rapat menjadi ikhtiyar awal turut merawat bumi.  Saya mengapresiasi Kinerja Gugus Konservasi FE yang mendapatkan Terbaik 2 di Tingkat Universitas.  Semoga FE dapat menjadi pelopor H-BAT UNNES,” Ujar Prof Amin.

Acara diakhiri dengan pemberian tumbler kepada seluruh warga FE dengan harapan mengurangi penggunaan air kemasan satu kali pakai.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 303 kali

Kafilah UNNES Raih Juara 1 MTQ Mahasiswa Nasional XVI

Senin, 5 Agustus 2019 | 15:12 WIB


Kafilah UNNES Raih Juara 1 MTQ Mahasiswa Nasional XVI

Kafilah Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa (MTQM) Nasional XVI Cabang Pembacaan Kitab Maulid Nabi Muhammad SAW.

Minggu (28/7), kafilah UNNES bertolak ke Aceh untuk melaksanakan rangkaian seleksi lomba yang diikuti seluruh universitas di Indonesia.

Lomba yang diselenggarakan oleh Belmawa Kemenristekdikti setiap dua tahun ini dipusatkan di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Kafilah UNNES terpilih menjadi juara 1, Minggu (28/7),  setelah mengalahkan 6 finalis setelah diumumkan mengalahkan rebana dari Universitas Padjajaran, Universitas Airlangga, Universitas Jambi, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Negeri Padang.

Mereka yang gabung pada kafilah UNNES yakni Muhammad Kana Taqiyya, mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis angkatan 2016, Muhammad Bahaudin, mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro angkatan 2014, Ahmad Naefiroja, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab angkatan 2017, Mohammad Itmamul Wafa, mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2017, dan Syahida Mu’aliman, mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro angkatan 2017.


Penulis: Sihono Dibaca : 490 kali

Tingkatkan Capacity Building , SA UNNES lakukan Diskusi dengan SA ITB dan UPI

Sabtu, 3 Agustus 2019 | 12:11 WIB


Tingkatkan Capacity Building , SA  UNNES lakukan Diskusi dengan SA ITB dan UPI

Senat Akademik (SA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan kunjungan kerja dan diskusi dengan Senat Akademik Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam upaya mengoptimalkan perannya dalam mendukung UNNES menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum dan masuk klaster 1 pemeringkatan Kemenristekdikti. Kegiatan dilakukan di kampus ITB Bandung, Kamis 1/8.

Menurut Ketua Senat UNNES Prof Dr Soesanto, diskusi akademik dengan Senat Akademik ITB dan UI dimaksudkan untuk meningkatkan fungsi dan peran Senat Akademik  UNNES dalam rangka peningkatan capacity building UNNES menuju klaster I dan PTN-BH.

“Senat Akademik UNNES melakukan kunjungan ke ITB dan UPI dikarenakan kedua perguruan tinggi tersebut telah lebih dahulu  menjadi PTN BH dan masuk  klaster I pemeringkatan Kemenristekdikti. ITB, bahkan menduduki peringkat I dalam pemeringkatan Kemenristekdikti,” Ujar Prof Soesanto.

Senat Akademik UNNES yang turut dalam kunjungan kerja meliputi Pimpinan Senat, Wakir Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Perencanan dan Kerjasama, Kepalaa LP2M, Ketua Majelis Profesor dan perwakilan  setiap Komisi Senat Akademik.

Rombongan disambut oleh  Ketua Senat Aakademik  ITB, Prof Hermawan Kresno Dipojono PhD beserta empat pimpinan komisi Senat Akademik ITB.

Pada Kegiatan diskusi dengan Senat Akademik UPI, hadir ketua Senat  Prof Dr Didi Suryadi, yang didamping oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan  empat pimpinan komisi Senat Akademik UPI.

Sebelumnya, pada tanggal 22 Juli 2019, Senat Akademik  UNNES telah melakukan kegiatan serupa di Uiversitas Negeri Yogyakarta yang  dihadiri oleh ketua Senat Akademik UNY Prof Dr Zamzani MPd yang didampingi oleh empat pimpinan komisi Senat Akademik UNY.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 329 kali

UNNES Luncurkan Si-Bidik, Manajemen Digital Beasiswa

Jumat, 2 Agustus 2019 | 13:26 WIB


UNNES Luncurkan Si-Bidik, Manajemen Digital Beasiswa

Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama (BAKK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan workshop dan sosialisasi sistem informasi bantuan pendidikan (Si-Bidik). Kegiatan yang dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kepala Bagian, dan Kepala Sub Bagian di lingkungan UNNES ini digelar di ruang 405 Rektorat Kampus Sekaran, Kamis (2/8). 

Kepala Bagian BAAK Dra Sri Redjeki Prasetyowati menyampaikan, Si-Bidik merupakan sistem manajemen beasiswa pendidikan. Sistem ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mencapai good governance dengan cara melakukan sistem penyelenggaraan pemerintah yang bersih, pelayanan cepat, tepat dan mengikuti norma-norma dan regulasi yang berlaku. 

“Dengan adanya Si-Bidik, manajemen beasiswa bidikmisi dapat lebih mudah dipantau, lebih transparan, dan lebih tepat sasaran kepada yang membutuhkan. “Saat ini sistem si-bidik sedang kami kembangkan agar dapat berfungsi dengan beasiswa yang lain,” kata Sri Redjeki.

Sementara itu, Kepala Biro BAKK Deddy Rustiono SE MSi mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari program BAAK yang sedang melakukan perubahan pelayanan yang terpadu. “Kita kemarin baru saja melaunching Unit Layanan Terpadu (ULT) dimana semua layanan menjadi satu. “Kita memiliki sistem kerja yang bernama front office back office dimana semua layanan bisa lebih transparan dan pelayanan yang cepat,” ungkapnya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 438 kali

Mohamad Ikhwan Rosyidi Jabat Kepala Pusat Layanan Bahasa UNNES

Jumat, 2 Agustus 2019 | 11:35 WIB


Mohamad Ikhwan Rosyidi  Jabat  Kepala Pusat Layanan Bahasa UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang  Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan Surat Keputusan Kepala Pusat Layanan Bahasa kepada Mohamad Ikhwan Rosyidi SS MA di Ruang Pertemuan Rektor Gedung H UNNES Sekaran, Minggu, 2/8.

Mohamad Ikhwan Rosyidi  diangkat sebagai Kepala Pusat Layanan  dan Pelatihan Pendidikan antar waktu pada Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES menggantikan Drs Amir Sisbiyanto MHum  yang akan memasuki masa pensiun.

Prof  Fathur Rokhman mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada  Drs Amir Sisbiyanto MHum  atas ide-ide kreatif untuk meningkatkan reputasi UNNES.

“kami sampaikan ucapan terima kasih atas ide-ide kreatif  Pak Amir seperti adanya ujian toefel untuk peningkatan kompetensi calon wisudawan, melakukan berbagai pelatihan di dalam maupun di luar kampus  membawa UNNES makin bereputasi,” kata Prof Fathur Rokhman.

Rektor juga memberikan arahan  kepada Mohamad Ikhwan Rosyidi selaku Kepala Pusat Layanan Bahasa UNNES yang baru agar melanjutkan program yang baik dan terus melakukan berbagai inovasi.

Mohamad Ikhwan Rosyidi selaku Kepala Pusat Layanan Bahasa UNNES menyampaikan akan berkomitmen meneruskan prestasi dan kemajuan yang telah dirintis oleh Kepala Pusat Layanan Bahasa sebelumnya.

“Kami akan memprogramkan tes bahasa Inggris berbasis komputer dan pengembangan tes terstandar yang diakui secara nasional dan international. Pusat bahasa akan berupaya memasyarakatkan pelatihan dasar dan lanjut, pembelajaran ditingkat perguruan tinggi, pelatihan pengampu kelas international,  dan pelatihan-pelatihan terstandar untuk peningkatan dan pengembangan mutu pendidikan,” kata Mohamad Ikhwan Rosyidi.

Hadir dalam  acara tersebut oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Wakol Rektor Bidang Perencanaan dan K erjasama Prof Dr Agus Nuryatin,  Sekretaris LP3, para kepala pusat dan kepala bagian di lingkungan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 434 kali

FE Selenggarakan ICEBEES 2019 dan Hadirkan Pembicara dari Empat Negara

Kamis, 1 Agustus 2019 | 13:00 WIB


FE Selenggarakan ICEBEES 2019  dan Hadirkan Pembicara dari Empat Negara

Semarang, 30-31/7 Fakultas Ekonomi UNNES sukses menyelengarakan International Conference on Economics, Business and Economic Education Science  (ICE-BEES) 2019 dengan Tema “Embracing Economics, Education and Environment Through Sustainable Innovation in the Industrial Revolution 4.0″. Kegiatan tersebut merupakan salah satu strategi untuk mendukung visi Unnes sebagai Universitas Berwawasan Konservasi Bereputasi International. Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Zaenuri, S.E, M.Si, Akt membuka secara langsung ICE-BEES 2019 didampingi Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Heri Yanto, M.BA, Ph.D serta ketua panitia Indah Fajarini, Ph.D. 

Pembicara dalam kegiatan tersebut Prof. Dr. Rosidah Musa (UiTM Mara Malaysia), Associate Professor Hadrian Geri Djajadikerta (Edith Cowan University, Australia), Dr. Anubha Srivastava (Amity University, India), dan Andryan Setyadharma, Ph.D (Faculty of Economics, Indonesia). 

Prof. Dr. Rosidah Musa memaparkan materi penggunaan Eyes Tracking untuk menentukan consumers behavior. Dia menyampaikan bahwa penjual dalam melakukan  promosi harus fokus pada produk yang dipromosikan, jangan pada barang-barang lain yg bukan produk utama yang akan dijual. 

Sedangkan Hadrian Geri Djajadikerta menyampaikan setiap manuasia harus siap menghadapi Era Disrupsi. Sehingga bisa beradaptasi dengan lingkungan. Begitu juga dengan perguruan tinggi harus bisa beradaptasi seminal dengan mengembangkan pembelajaran blended learning. Selanjutnya Dr. Anubha menjelaskan tentang penerapan IFRS di India mendatangkan keuntungan. Andryan melengkapi paparan dari sisi pendidikan di Indonesia dengan fokus bantuan siswa miskin yang ternyata dapat mengurangi tingkat drop out siswa SD.

Acara dilanjutnya dengan presentasi dari lebih 160 artikel dari peserta conference yang berasal dari mahasiswa dan dosen pada perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia dari Aceh, Makassar, Ujungpandang, Bandung, Jakarta, Malang dan sebagainya. Sedangkan peserta dari luar negeri meliputi peserta dari India, Australia dan Malaysia.

Dalam sambutannya, Dekan FE, Heri Yanto, Ph.D menyatakan mengapresiasi penyelenggaraan ICEBEES dan partisipasi dari segenap pembicara dan peserta konferensi. Harapannyakonferensi ini menjadi wadah dalam bertukar ilmu, pengalaman dan penelitian. 

Kontributor/Agung Kuswantoro


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 269 kali

WR 2 UNNES: Mengabdi Selama 38 Tahun Itu Luar Biasa

Kamis, 1 Agustus 2019 | 10:48 WIB


WR 2 UNNES: Mengabdi Selama 38 Tahun Itu Luar Biasa

Mengabdi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama 38 tahun dan bisa sampai pensiun dalam keadaan sehat segar bugar seperti ini merupakan hal yang luar biasa.

Pengabdian selama  itu  banyak menyumbangkan karyanya untuk UNNES sehingga menjadi besar seperti ini. Selain itu juga komitmen bersama. Komitmen ini tentu dapat terwujud dengan kebersamaan, integritas, dan kerja nyata seluruh warga UNNES.

Hal itu disampaikan  Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (WR2) Dr S Martono saat melepas Juneri Fakultas Ilmu Sosial memasuki masa pensiun mewakili Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Kamis (1/8) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Untuk itu, kami ucapkan selamat menjalani pensiun, dan kami mewakili lembaga mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya, dan juga mohon maaf masih banyak kekurangannya dalam melayani selama pengabdian di UNNES.

Hadir Dr Rochmad MSi Ketua KORPRI, Dekan FIS Dr Moh Solehatul Mustofa MA, Dr Sutikno MSi (Kepala Biro Umum Hukum & Kepegawaian), Junjung Sugiyat SIp (Kepala Biro Perencanaan & Keuangan), Ketua paguyuban Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedihartono, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 382 kali

Rektor UNNES Lantik Kepala Biro, Kabag, dan Kasubbag

Rabu, 31 Juli 2019 | 12:19 WIB


Rektor UNNES Lantik Kepala Biro, Kabag, dan Kasubbag

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik Kepala Biro, Kepala Bagian (Kabag), dan Kepala Sub Bagian (Kasubbag), Rabu (31/7/2019) di rektorat Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni Junjung Sugiyat SIp (Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan), Fransiska Novi Kurniasih SE MSi (Kabag Perencanaan BPK), Ratih Widyastuti SPsi (Kabag Kemahasiswaan BAKK).

Kemudian, Julius Pungky Wasono Widagdo SKom (Kasubbag Kerjasama Dalam Negeri BAKK), dan Indra Rudi Setiawan SH MH (Kasubbag Perencanaan Program dan Anggaran BPK).

Selain itu, Rektor juga meroling Kabag Dra Sri Redjeki Prasetyowati menjadi Kabag Tata Usaha Fakultas Hukum, dan Eko Setiyono SKom menjabat Kasubbag Tata Usaha UPT Hubungan Masyarakat.

Prof Fathur Rokhman saat memberi sambutan menyampaikan, pelantikan dan roling pejabat itu untuk membentuk suatu organisasi yang sehat, alhamdulillah organisasi UNNES ini sudah sehat.

Prof Fathur berpesan kepada Pejabat yang dilantik agar selalu meningkatkan kepercayaan, dan kapasitas. Kapasitas dalam hal kesadaran dan kompetensi yang lebih baik lagi karena kita adalah melayani publik.


Penulis: Sihono Dibaca : 690 kali

Rektor UNNES Lepas Mahasiswa Jadi Tim Gita Bahana Nusantara 2019

Selasa, 30 Juli 2019 | 12:48 WIB


Rektor UNNES Lepas Mahasiswa Jadi Tim Gita Bahana Nusantara 2019

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melepas tiga mahasiswa menjadi tim “Gita Bahana Nusantara 2019” ke Jakarta.

Mereka yakni Muhammad Bintang Alfaridzie sebagai pemain Piano, Silvana Nada Widyaswara sebagai pemain Biola, dan David Kristyawan Wibosono sebagai tim Paduan Suara (jenis suara Bass), Selasa (30/7) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menyampaikan, kalian nanti akan bergabung dengan generasi muda Indonesia sebagai peserta Paduan Suara dan Orkestra “Gita Bahana Nusantara 2019” dalam rangka Peringatan Proklamasi Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia.

Prof Fathur juga mengemukakan, pergeran pertama nanti akan tampil tanggal 16 Agustus pada Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Sidang DPR-DPD RI di Gedung DPR/MPR RI, dan puncaknya pada peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka Jakarta tanggal 17 Agustus 2019.

Untuk itu, gunakanlah sebaik mungkin saat mengikuti Pemusatan Latihan mulai 1-19 Agustus nanti di Wisma Kinasih, Cimanggis, Depak. Selain itu juga bawalah nama harum UNNES dan saling silaturahmi dengan teman-teman kalian, kata Prof Fathur.

Semantara itu dosen pengampu Irfando Rizki Harmono Sejati SSn MA menjelaskan, peserta Paduan Suara dan Orkestra “Gita Bahana Nusantara 2019” ini sebelumnya sudah lolos seleksi di daerah masing-masing. Ketiga mahasiswa UNNES ini mewakili Provinsi Jawa Tengah akan bergabung dengan 210 orang putra-putri terbaik dari 34 provinsi di Indonesia.


Penulis: Sihono Dibaca : 367 kali

UNNES Terjunkan 17 Mahasiswa KKN Antarbangsa

Selasa, 30 Juli 2019 | 11:32 WIB


UNNES Terjunkan 17 Mahasiswa KKN Antarbangsa

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menerjunkan 17 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Antar Bangsa. Mereka dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Matematika dan IPA, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Keolahragaan

Kegiatan KKN ini akan berlangsung selama 1 bulan, terhitung mulai 1 -27 Agustus 2019 di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Rektor UNNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, mahasiswa harus meningkatkan prestasi dan karakter. Keduanya seperti dua sisi uang logam, yang selalu bersama dan harus ada keduanya.

Selain itu, rektor juga menghimbau kepada mahasiswa untuk selalu menjaga nama baik Universitas. “Tidak semua mahasiswa dapat mengikuti kegiatan KKN Antar Bangsa, maka dari itu bersyukurlah, karena kalian adalah mahasiswa terpilih, untuk itu jaga nama baik UNNES,” kata Prof Fathur.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 310 kali

Sahabat Pena Kita Meluncurkan Buku di UNNES

Selasa, 30 Juli 2019 | 11:10 WIB


Sahabat Pena Kita Meluncurkan Buku di UNNES

Sahabat Pena Kita (SPK) menyelenggarakan seminar dengan tema “Profesionalisme Penulis Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Karya” dengan dihadiri para dosen, guru, praktisi, dan penulis. Acara dibuka oleh Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Agus Nuryatin, M.Hum.

UNNES sangat mengapresiasi akan kegiatan literasi ini, mengingat UNNES merupakan rumah ilmu pengembang peradaban. Menulis adalah salah satu cara untuk ‘mengikat’ ilmu. Tulislah apa yang Anda kuasai dan alami, agar orang lain menjadi mengetahui. Itulah cara sederhana dalam menulis, ujar, Prof. Dr. Agus Nuryatin, M.Hum.

Ada empat pembicara yaitu Dr. Ngainun Na’im, M.Ag (Ketua LP2M IAIN Tulungagung), Prof. Dr. Muhammad Chirzin, M.Ag (Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Drs. Much. Khoiri, MA (Kepala Humas Universitas Negeri Surabaya/UNESA), dan Haidar Musyafa (Penulis Buku Biografi “Hamka”).

Dr. Ngainun Na’im, M.Ag memaparkan tentang menggugah dan merawat spirit literasi, Prof. Dr. Muhammad Chirzin, M. Ag memaparkan tentang meningkatkan kualitas tulisan dengan membaca, Drs. Much. Khoiri, MA memaparkan tentang mengasah dan meningkatkan kreativitas menulis. Haidar Musyafa memaparkan tentang produktivitas menulis.

Ketua kegiatan, Agung Kuswantoro, S. Pd, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan kepenulisan yang diselenggarakan oleh SPK dan UNNES. UNNES adalah tempat ketiga dalam Kopdar ke-3 SPK. Peserta yang hadir dari Tulungagung, Yogyakarta, Malaysia, Brebes, Malang, Bondowoso, Surabaya, dan Pekalongan.

Senada dengan itu, Dr. M. Arfan Mu’ammar, M. Pd.I-ketua SPK-munuturkan pertemuan di UNNES ini sebagai ajang silaturahmi para penulis dengan tujuan untuk sharing mengenai literasi. Tidak hanya itu, dalam masalah penerbitan juga menjadi pembahasan diantara penulis tersebut.

Dalam kegiatan tersebut diluncurkan buku karya SPK berjudul “Literasi Di Era Disrupsi”. Buku sebagai gambaran dari penulis dalam menghadapi dan strategi dunia literasi di era sekarang. Selain, me-lunching buku, anggota SPK juga memberikan karya-karya ke UNNES.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 214 kali

Dampingi PTN Baru, UNNES kirim Pakar Blended Learning ke UNSAM Aceh

Selasa, 30 Juli 2019 | 6:54 WIB


Dampingi PTN Baru, UNNES kirim Pakar Blended Learning ke UNSAM Aceh

Salah satu permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan tinggi Indonesia adalah masih sangat tingginya disparitas kualitas antar perguruan tinggi. Disparitas kualitas terjadi, baik antara PTN dengan PTS, antar sesama PTN itu sendiri, ataupun antar PT dengan lokasi yang berbeda. Disparitas ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kualitas sumberdaya manusia, kurikulum, proses belajar-mengajar, sumberdaya pendukung, sampai ke bidang manajemen perguruan tingginya.
Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, melalui Direktorat Karirer dan Kompetensi SDM, menyelenggarakan Program Mobilisasi Dosen Pakar/Ahli dari Perguruan Tinggi Sumber (Pertisum) ke Perguruan Tinggi Sasaran (Pertisas) untuk membantu peningkatan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi dan pengembangan kelembagaan (capacity building).

UNNES mengambil peran dalam program tersebut dengan mengirimkan Dosen Pakar/Ahli ke salah satu PTN Baru yaitu Universitas Samudera (UNSAM) Langsa Aceh melalui Program Mobilisasi Dosen Pakar/Ahli (PMDP-A). UNNES menugaskan Dr rer nat Adi Nur Cahyono MPd untuk melaksanakan mobilisasi dosen pakar/ahli dari UNNES ke UNSAM pada bidang pembelajaran. Selama 24 hari, Dosen Pendidikan Matematika UNNES tersebut memberikan pelatihan tentang blended learning kepada 50 dosen yang merupakan perwakilan tiap program studi di UNSAM.

Danang Aulia Rahman S Hum MA, koordinator program mobilisasi dosen pakar UNSAM, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pelatihan keterampilan dosen dalam pelaksaan pembelajaran dengan strategi blended learning, mulai dari persiapan, pelaksanaan, dan evaluasinya. Program ini berlangsung sejak 24 Juli 2019 hingga 16 Agustus 2019 tiap hari dimulai pukul 09:00 hingga pukul 16:30. Pembelajaran daring merupakan bagian dari inovasi pembelajaran di perguruan tinggi yang sesuai dengan Era Revolusi Industri 4.0 dan merupakan rekomendasi rakernas Kemenristekdikti 2019.

Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari konsep blended learning dan berlatih melaksanakan analisis pendahuluan, pendesainan rencana pembelajaran semester dengan menerapkan strategi blended learning, mengembangkan media dan modul daring, melakukan simulasi implementasi pembelajaran serta melakukan evaluasi. Selain pembahasan teori dan pelatihan secara teknis dengan memanfaatkan Learning Management Sytem yang dipunyai UNSAM, dosen pakar juga membuka klinik untuk konsultasi dan diskusi diluar pertemuan rutin.

Peluang program kerjasama sebagai tindak lanjut dari program ini diantaranya adalah pelaksanaan penelitian pengembangan dan pelaksanaan blended learning melalui skema penelitian kerjasama perguraun tinggi dan pembelajaran daring nasional antar perguruan tinggi dengan skema alih kredit.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 1.052 kali

UNNES Juarai Liga Mahasiswa Piala Menpora, Siap Mewakili Jateng Ke Tingkat Nasional

Senin, 29 Juli 2019 | 11:07 WIB


UNNES Juarai Liga Mahasiswa Piala Menpora, Siap Mewakili Jateng Ke Tingkat Nasional

Tim Sepakbola Universitas Negeri Semarang (UNNES) akhirnya berhasil menjadi juara Liga Mahasiswa Piala Menpora U-21 tahun 2019 tingkat Jawa Tengah setelah berhasil mengalahkan Tim Sepakbola Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto pada pertandingan babak final di Stadion Pandanaran Wujil Kabupaten Semarang, Minggu (28/7).

Dalam laga tersebut, UNNES meraih kemenangan 2-0 melalui gol yang dicetak Ikram Rovin (20’) dan Cipto Ferianto (45’).

“ini merupakan kerja keras pemain yang pantang menyerah di lapangan, dan hasil ini layak bagi tim ini” kata M. Irfan Legenda PSIS Semarang yang menjadi juru racik tim UNNES.

Pada laga sebelumnya UNNES berhasil menundukkan STMIK AMIKOM Purwokerto (3-0), kemudian bermain imbang (0-0) dengan UPGRIS Semarang di babak penyisihan grup B.

Dengan hasil ini UNNES menjadi juara grup B dan bertemu dengan UDINUS di babak semifinal. Hasil (3-0) menjadi skor akhir babak semifinal UNNES menundukan tim UDINUS.

Khoiril Anam selaku pendamping UKM Sepakbola dan Futsal UNNES menyampaikan, perolehan ini merupakan pencapaian terbaik setelah sebelumnya ditahun 2018 hanya meraih runner-up di ajang yang sama.

“Kami telah melakukan evaluasi dari tahun 2018 dan siap untuk gelaran Liga Mahasiswa Piala Menpora tahun 2019 ini, Alhamdulillah memperoleh hasil yang terbaik,” kata Khoiril Anam.

Khoiril Anam menjelaskan, dengan kemenangan ini, UNNES berhak mewakili Jawa Tengah dalam Liga Mahasiswa Piala Menpora ke tingkat nasional yang akan digelar di Yogyakarta September 2019 mendatang.

Di putaran nasional, tim sepakbola UNNES akan menghadapi tim-tim terbaik perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia.


Penulis: Sihono Dibaca : 517 kali

Pacu target Kinerja, Rektor lakukan Evaluasi Kinerja Semester 1 Tahun 2019

Minggu, 28 Juli 2019 | 17:46 WIB


Pacu target Kinerja, Rektor lakukan Evaluasi Kinerja Semester 1 Tahun 2019

Untuk meningkatkan target kinerja di semester II tahun 2019, Rektor UNNES melakukan monitoring dan evaluasi program, kegiatan dan serapan anggaran semester 1 tahun 2019. Rektor Juga memberikan berbagai tips untuk merealisasikan target kinerja tahun 2019 agar tercapai semua. Monitoring dilakukan di Yogyakarta, Minggu 28/7.

Rektor melakukan evaluasi pada tiap-tiap unit untuk mengetahui sejauh mana capain yang telah terealisasikan, mengetahui kendala yang ada, dan mencari solusi untuk merealisasikan target tahun 2019.

Pada awal sambutannya Prof Fathur Rokhman menyampaikan arahan dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi agar UNNES terus meningkatkan produktivitas, publikasi international, dan hilirisasi inovasi terus meningkatkan daya saing, dan melakukan efisiensi.

“Menristekdikti menyampaikan arahan agar produktivitas dosen dan hilirisasai inovasi terus ditingkatkan hingga dapat berdampak secara nasional. Menristekdikti juga menyampaikan pentingnya antisipasi gerakan radikalisme dan terorisme. UNNES telah meninjaklanjuti melalui pendidikan bela negara dan membekali nilai karakter pada mahasiswa baru dalam PPAK dan OKPT,” kata Prof Fathur.

Untuk meningkatkan target kinerja, Rektor UNNES menyampaikan beberapa strategi percepatan. Menurutnya pimpinan unit harus terus melakukan pemantauan dan melakukan evaluasi terus menerus agar target terealisasi 100%.

“Semua komponen yang ada di UNNES harus menjaga prinsip-prinsip good governance. Setiap dosen perlu peningkatan inovasi dan hilirisasi riset. Perlu pengembangan SDM yang adaptif dan responsive. Tantangan perguruan tinggi untuk meraih reputasi dunia kini makin berat. Saya pikir tidaklah bijak untuk berharap tantangan itu menjadi ringan, lebih tepat melakukan penguatan kapasitas diri untuk mampu mengubah tantangan menjadi keunggulan. Tingkatkan kualifikasi, tingkatkan kompetensi. Kompetensi di era disrupsi dan kopetensi kepakaran menjadi modal utama pengembangan UNNES bereputasi International,” kata Prof Fathur.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor, semua Wakil Rektor, Dekan, Kepala Biro, Kepala Lembaga, Kepala Badan, Kepala UPT, dan Staff Ahli Rektor UNNES.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 329 kali

UNNES Jalin Kerjasama dengan Badan Standardisasi Nasional

Jumat, 26 Juli 2019 | 12:05 WIB


UNNES Jalin Kerjasama dengan Badan Standardisasi Nasional

Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mendukung misinya sebagai Universitas World Class University terus berupaya meluaskan jaringan mitra.

Hari ini, Jumat (26/7/2019) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Standardisasi Nasional tentang Pembinaan dan Pengembangan Standardisasi serta Penilaian Kesesuaian melalui Tridarma Perguruan Tinggi.

Penandatangan MoU oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Kepala Badan Standardisasi Nasional Prof Dr Ir Bambang Prasetyo MSc.

Ruang lingkup MoU ini meliputi pelaksanaan fungsi Tridarma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengbdian kepada masyarakat diantaranya peningkatan sumber daya manusia, penyediaan tenaga ahli, lokakarya, training for trainers, pengembangan dan pembinaan penerapan SNI, riset dan diseminasi hasil riset di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian.

Kemudian, pertukaran data  dan informasi di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian, serta kegiatan lain yang disepakati bersama.Setelah penandatangan MoU dilanjutkan FGD Standardisasi & Penguatan Laboratorium dalam rangka Peningkatan Mutu & Income Generating.

Akreditasi KAN

Dalam Kesempatan ini, Prof Bambang juga menyerahkan Sertifikat Akreditasi untuk Laboratorium Kalibrasi Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES kepada Rektor UNNES, Prof Fathur Rokhman. “Ini merupakan awal yang sangat baik, karena terbukti UNNES sudah siap mengawal Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian di Semarang,” ujar Prof Bambang.

Sementara itu, Prof Fathur menyatakan bahwa UNNES berkomitmen untuk mengoptimalkan laboratorium yang dimiliki agar dapat bernilai tambah. Ia pun berharap laboratorium pengujian di fakultas lain juga terakreditasi KAN. “Laboratorium merupakan media yang dapat mendukung aktualisasi diri kami dalam masyarakat. Kami harap, laboratorium uji di fakultas kimia dan biologi juga memperoleh akreditasi KAN, sehingga dapat mendukung riset-riset yang kami lakukan serta bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Prof Fathur. 


Penulis: Sihono Dibaca : 231 kali

Hilirisasi Hasil Riset, Jurusan PKK Membuka Sekar Ayu Boga

Jumat, 26 Juli 2019 | 11:50 WIB


Hilirisasi Hasil Riset, Jurusan PKK Membuka Sekar Ayu Boga

Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melaunching Sekar Ayu Boga, Rabu 24 Juli 2019 bertempat di Gedung E7 Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang. Sekar Ayu Boga yang diketuai oleh Ir Siti Fathonah, M.Kes ini merupakan hasil dari  Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Dalam peresmian Sekar Ayu Boga ini, dihadiri juga oleh Sekretaris LP2M UNNES, Prof. Dr. Rer. Nat. Wahyu Hardyanto, M.Si, Ketua Pusat Inovasi dan Komersialisasi UNNES, Prof. Dr. Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti, M.Si, Pimpinan Fakultas Teknik dan Segenap Pengelola Jurusan, Dosen Purnatugas Jurusan PKK, serta mitra kerjasama dari Hotel Gracia Semarang.

Dalam sambutannya, Ir Siti Fathonah, M.Kes menjelaskan bahwa Sekar Ayu Boga merupakan hasil hilirisasi riset yang difokuskan pada pemanfaatan tepung kacang hijau dan ubi ungu. Selanjutnya, Dekan Fakultas Teknik, Dr. Nur Qudus, M.T., IPM secara simbolik meresmikan Sekar Ayu Boga dan bersama-sama dengan tamu undangan meninjau langsung dapur produksi yang berada didalam Sekar Ayu Boga.

Selain Sekar Ayu Boga, pada saat yang bersamaan Jurusan PKK juga melaunching unit produksi Sekar Ayu Busana. Pada tahun sebelumnya, Galeri Sekar Ayu Busana sudah diresmikan yang bertempat di lantai 1 Gedung Kewirausahaan (KWU) UNNES. Unit produksi yang baru diresmikan tahun 2019 ini bertujuan untuk mendukung galeri yang telah ada sebelumnya.

Harapannya, melalui peresmian ini maka dapat menjadi semangat untuk terus menuangkan hasil dari penelitian-penelitian yang telah ada sebelumnya ke dalam bentuk unit usaha maupun produk yang bermanfaat untuk banyak khalayak. Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang berkomitmen untuk terus mendorong munculnya inovasi-inovasi baru kedepannya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 212 kali

Penglepasan mahasiswa PPL Internasional 2019

Jumat, 26 Juli 2019 | 8:48 WIB


Penglepasan mahasiswa PPL Internasional 2019

Serangkaian dengan Penerjunan PPL yang dilaksanakan pada hari Kamis (25/7), dilaksanakan pula Pelepasan PPL Internasional di Ruang Senat Gedung H, Universitas Negeri Semarang. Sebanyak 59 mahasiswa PPL Internasional dari berbagai Program Studi di Universitas Negeri Semarang dilepas oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt.

Tujuan PPL Internasional tahun 2019 sebanyak 7 negara, yakni Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Jepang, Taiwan, dan Perancis. Kegiatan ini dilaksanakan pada kurun waktu Agustus-Desember 2019 secara bertahap.

Pada kesempatan ini, Prof Dr Zaenuri menyampaikan bahwa mahasiswa PPL Internasional adalah Duta Universitas sehingga hendaknya membawa nama baik kampus. Selain itu, mahasiswa diharapkan aktif dalam berkegiatan PPL yang terintegrasi KKN ini.

Selain praktik mengajar dikelas, mahasiswa diharapkan juga aktif mengikuti kegiatan luar sekolah. Untuk mendukung kegiatan akademik mahasiswa, mahasiswa juga diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan PPL ini untuk melakukan penelitian di sekolah mitra di luar negeri. Harapannya, mahasiswa dapat menyelesaikan skripsi pada semester 7 sehingga tepat waktu. Kegiatan ditutup dengan pamitan dan foto bersama


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 323 kali

Rektor UNNES Lepas Peserta MTQMN XVI 2019

Kamis, 25 Juli 2019 | 16:12 WIB


Rektor UNNES Lepas Peserta MTQMN XVI 2019


Sebanyak 29 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) ikuti Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional  (MTQMN) XVI di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Aceh. Rektor Prof Fathur Rokhman MHum melepas peserta MTQMN UNNES kampus UNNES Sekaran, Kamis (25/7).

Prof Fathur mengatakan, tidak semua mahasiswa dapat mengikuti kegiatan ini, kalian adalah mahasiswa terpilih. Jaga nama baik UNNES, dan semangat untuk mengukir prestasi. 

Pada kegiatan ini, Unsyiah menjadi tuan rumah MTQMNl XVI tahun 2019 dengan mengangkat tema MTQMN sebagai penguat ukhuwah islamiyah dalam membentuk generasi muda qurani menuju indonesia Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur

Mereka akan mengikuti beberapa cabang lomba seperti Tilawatil Qur’an, Tartilil Qur’an, Hifdzil Qur’an, Kaligrafi Dekoratif, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Karya Tulis ilmuah kandungan Al-Qur’an, debat bahasa inggris, debat bahasa arab, desain aplikasi komputer Al-Qur’an, pembacaan kitab maulid, dan rebana.

Kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 28 Juli – 4 Agustus 2019. Melalui musabaqah ini diharapkan akan terjalin Ukhuwah Islamiyah yang lebih kuat, sehingga dapat menjadi sarana dalam membentuk mahasiswa sebagai generasi muda yang selalu berpedoman kepada tuntunan yang ada dalam Al-Qur’an


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 229 kali

UNNES Terjunkan 3.513 Mahasiswa PPL, 59 PPL Internasional

Kamis, 25 Juli 2019 | 10:03 WIB


UNNES Terjunkan 3.513 Mahasiswa PPL, 59 PPL Internasional

Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2019 ini menerjunkan Mahasiswa Program Sarjanan (S1) Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di dalam negeri dan luar negeri.

Pelepasan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada Prada Alifa Fegasanti (PPL di SMKN 3 Magelang, Argian Guca Prawira (PPL di SMPN 21 Semarang, dan Laut Padi Sih Sesami (PPL di UPSI Malaysia), Kamis (25/7/2019) di halaman rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kepala Pusat Pengembangan PPL Dr Isnarto MSi melaporkan, UNNES menerjunkan 3.513 Mahasiswa PPL ke sekolah dan instansi mitra selama 7 Minggu, mulai 29 Juli sampai 13 September 2019.

Ke 3.513, sebanyak 59 mahasiswa PPL internasional di 7 negara (Jepang, Perancis, Taiwan, Vietnam, Filipina, Singapura, dan Malaysia).

Kemudian, 3.454 mahasiswa PPL di dalam negeri di 10 wilayah (DKI Jakarta, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Demak, Kabupaten Jepara, Kota Tegal, Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur)

Prof Zaenuri saat memberi sambutan menyampaikan, PPL 2019 ini bertema “PPL UNNES Berkarakter” yakni sebagai pengikat dan pengingat bagi mahasiswa untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai karakter konservasi UNNES (inspiratif, humanis, peduli, inovasi, kreatif, sportif, jujur, dan adil).

Prof Zaenuri juga mengemukakan, prestasi dan karakter ibarat dua sisi mata uang, yang pertama UNNES mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi tetapi di sisi lain prestasi itu tidak boleh lepas dari karakter.

“Saat inilah waktunya mahasiswa untuk belajar diluar kampus dengan membawa bekal prestasi dan karakter,” kata Prof Zaenuri.

Prof Zaenuri menjelaskan, penguasaan metodolgi mengajar itu memang penting, akan tetapi penguasaan materi yang benar itu juga penting.

Tidak ada artinya bila anda menguasai metodologi mengajar tapi penguasaan materi anda penuh dengan miskonsepsi. Tapi menguasai materi pun jangan meninggalkan penguasaan metode mengajar karena penguasaan kelas anda pun tidak dapat optimal, katanya.


Penulis: Sihono Dibaca : 422 kali

UNNES Kukuhkan Dr Agus Hermanto MM Sebagai Guru Besar, Sejumlah Tokoh Hadir

Rabu, 24 Juli 2019 | 15:10 WIB


UNNES Kukuhkan Dr Agus Hermanto MM Sebagai Guru Besar, Sejumlah Tokoh Hadir

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengukuhkan Wakil Ketua DPR RI Korinbang Dr Ir Agus Hermanto MM sebagai Profesor/Guru besar kehormatan (tidak tetap) dalam Bidang Ilmu Administrasi Publik pada Fakultas Ekonomi (FE) UNNES, Rabu (24/7/2019) di Auditorium Sekaran Gunungpati.

Dr Agus Hermanto menyampaikan pidato ilmiah pengukuhan berjudul “Manajemen Kebijakan Energi Panas Bumi di Indonesia”.

Hadir Ketua DPR RI H Bambang Soesatyo SE MBA, Wakil Ketua DPD RI Drs H Akhmad Muqowam, Gubernur Akademi Kepolisian Semarang, Gubernur Akademi Militer Magelang, Ir Indra Iskandar MSi (Sekretaris Jenderal DPR), Dra Damayanti MSi (Deputi Bidang Persidangan DPR), Yohannes O.I. Tahapari SH MSi (Kepala Biro Pemberitaan Parlemen), Dr Inosentius Samsul SH MH (Kapus PUU), Dr Indra Pahlevi SIP MSi (Kapus Lit), Helmizar Drs (Kapus Kajian AKN), Dr Ir H E Herman Khaeron MSi (Wakil Ketua II FPD), Rinto Subekti SE MM (Wakil Bendahara I FPD).

Kemudian, Prof dr Ali Ghufrom Mukti MSc PhD (Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (SDID), Dr Totok Prasetyo BEng MT (Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi), Ismail Zulkarnain MSc (Presiden Komisaris Amestis Institue), para Rektor, dan Bank mitra UNNES.

Dr Agus Hermanto menyampaikan permasalahan persoalan krisis energi yang bisa melanda Indonesia serta solusinya ke depan.

Dr Agus Hermanto mendorong pemangku kebijakan untuk mewujudkan kedaulatan energi di masa depan yakni Indonesia harus lebih bayak beralih dari energi fosil menuju energi terbarukan yang berkelanjutan di antaranya energi dari panas bumi yang banyak terdapat di Indonesia.

Menristrkdikti Prof Mohamad Nasir saat memberi sambutan menyampaikan, Indonesia memiliki potensi sumber daya geotermal sebesar 11.073 Megawatt listrik (MWe) dan cadangannya sekitar 17.506 MWe. Untuk itu kita memerlukan inovasi-inovasi cemerlang dalan memenfaatkan potensi panas bumi ini.

Manajemen yang akuntabel, transparan, dan terencana dengan matang akan menjadikan potensi panas bumi kita menjadi sumber kemajuan bangsa dan kesejahteraan.

Sementara itu Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhgman MHum menyampaikan, UNNES sebagai Rumah Ilmu Pengembang Peradaban bertambah satu Profesor lagi yakni Dr Ir Agus Hermanto MM merupakan  Profesor ke-109 UNNES.

Semoga dengan capaian jabatan akademik tertinggi ini semakin memantapkan tekad beliau yang akan mewakafkan waktu, pikiran, dan tenaganya, untuk memajukan UNNES, bangsa, dan negara tercinta ini.

Penambahan Profesor ini merupakan salah satu komitmen UNNES untuk menggeser kultur perguruan tinggi dari teaching university menjadi riset university.

Sebagai PTN Unggul, UNNES senantiasa memanggil para profesor untuk terus berkarya inovatif dalam bidang keilmuannya untuk meneguhkan marwah UNNES bereputasi internasional.

UNNES sebagai Rumah Ilmu terus mengakselerasi untuk bersanding dan bersaing dengan perguruan tinggi lain dalam laju world class university. Untuk itulah, peran para profesor menjadi sangatlah penting sebagai pelopor dan pemrakarsa inovasi yang unggul melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang akan menambah khazanah etalase Rumah Ilmu sebagai Pengembang Peradaban.


Penulis: Sihono Dibaca : 594 kali

3.513 Mahasiswa UNNES Ikuti Pembekalan PPL

Rabu, 24 Juli 2019 | 14:35 WIB


3.513 Mahasiswa UNNES Ikuti Pembekalan PPL

Sebanyak 3.513 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) program studi  (prodi) Kependidikan mengikuti pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Selasa (23/7) di Auditorium kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kepala Pusat Pengembangan PPL Dr Isnarto MSi saat membuka kegiatan menyampaikan, pembekalan ini untuk persiapan melakukan PPL di sekolah/instansi mitra baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Isnarto menjelaskan,  ada 3.513 mahasiswa yang mengikuti pelaksanaan PPL tahun 2019. Mereka terdiri atas 59 peserta PPL Antar Bangsa dan 3.454 peserta Reguler.

Ke-59 peserta PPL Antar Bangsa ini nantinya akan tersebar di 7 negara 11 sekolah praktikan mitra UNNES yakni di Filipina, Jepang, Perancis, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Taiwan.  

Sedangkan 3.454 peserta PPL Reguler akan tersebar di 238 sekolah/instansi praktikan, terdiri atas 184 di Kota Semarang, dan 54 di luar Kota Semarang.

Kegiatan pembekalan PPL ini diharapkan dapat memberikan bekal yang cukup bagi mahasiswa praktikan PPL terkait hal teknis, norma yang harus dianut, dan inspirasi untuk selalu berprestasi di masa yag akan datang.

Hadir sebagai nara sumber Dr Isnarto MSi (Kepala Pusat Pengembangan PPL UNNES) menyampaikan tentang pelaksanaan PPL, Ilham Hernowo S SPd (UPT TIK UNNES) memberikan informasi tentang penggunaan SIMPPL.

Kemudian,  Miftahudin SPd MSi (Guru Berprestasi Tingkat Nasional) alumni UNNES menyampaikan motivasi untuk selalu menjadi guru yang berprestasi. 

Miftahudin mengajak para calon praktikan untuk selalu menerapkan 8 prinsip dalam menjalankan tugas sebagai guru yakni motivasi diri yang kuat, ikhlas, fokus, andal, doa, integritas, keseimbangan, dan usaha optimal.

Miftahudin, menceritakan apa yang telah lakukan selama ini hingga akhirnya berbagai prestasi gemilang diraihnya. Dia berpesan agar mahasiwa selalu disiplin dan selalu mengajar dengan hati. Dengan mengikuti prinsip ini, mahasiswa akan dapat menjalankan kehidupan sebagai guru dengan baik dan berimbas positif kepada siswa yang diajarnya.


Penulis: Sihono Dibaca : 258 kali

UNNES Terbaik Pertama UAPPA-W Prov Jateng

Selasa, 23 Juli 2019 | 15:25 WIB


UNNES Terbaik Pertama UAPPA-W Prov Jateng

Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperoleh penghargaan “Terbaik Pertama” dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawah Tengah (Prov Jateng).

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah DJPb Jateng Sulaimansyah, Selasa (23/7) di Kanwil DJPb Jalan Pemuda Semarang.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan sangat mengapresiasi prestasi UNNES yang telah memperoleh Terbaik Pertama.

Alhamdulillah UNNES memperoleh penghargaan “Terbaik Pertama” sebagai Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) Kategori Kecil Penyusunan, Penyajian dan Penyampaian Laporan Keuangan Tahun 2018 di Wilayah Prov Jateng, kata Prof Fathur.

Prof Fathur menjelaskan, UNNES merupakan koordinator dari 10 perguruan tinggi di wilayah Prof Jateng. Ke-10 Perguruan tinggi itu yakni UNNES, Undip, UNS, Unsoed, Polines, ISI Surakarta, Politeknik Negeri Cilacap, Untidar, Polimarin, dan LLDikti.

Penghargaan Terbaik Pertama UNNES, Terbaik kedua RRI, dan Terbaik ketiga Poltekes.


Penulis: Sihono Dibaca : 420 kali

Dorong Inovasi Pendidikan, UNNES dan Kemenristekdikti Hilirisasi Hibah PDS

Selasa, 23 Juli 2019 | 14:03 WIB


Dorong Inovasi Pendidikan, UNNES dan Kemenristekdikti Hilirisasi Hibah PDS

Untuk mewujudkan negara Indonesia yang maju, modern, demokratis, dan berkeadilan diperlukan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Sumber daya yang unggul hanya dapat dihasilkan dari pendidikan yang unggul dengan guru-guru yang unggul, dan guru-guru yang unggul hanya dihasilkan melalui pendidikan guru yang unggul di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang unggul.

Hal inilah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Inovatif dan Strategi Implementasi PDS” antara Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Kemeristekdikti pada Senin (22/7).

Implementasi penugasan dosen di sekolah (PDS) ini diperlukan mengingat unsur utama dalam pendidikan guru adalah dosen. Dosen, di samping harus memiliki kompetensi yang unggul juga harus menjadi model bagi mahasiswa calon guru. Oleh karenanya, dosen harus mampu memberikan contoh baik bagi mahasiswa calon guru dalam melaksanakan tugas keprofesiannya, termasuk bagaimana melaksanakan pembelajaran di kelas.

Agar dosen LPTK termasuk UNNES, pada saat melaksanakan tugas pembelajaran mampu menghadirkan pengalaman nyata bagaimana melaksanakan pembelajaran yang baik, yang relevan dengan tuntutan mutu proses pembelajaran di sekolah, maka dosen harus mengalami langsung bagaimana menjadi “guru” melalui suatu program di ployment atau penugasan dosen di sekolah.

Dalam sambutannya, Sekretaris LP3 UNNES Drs Ngabiyanto MSi menjelaskan, kegiatan bertujuan untuk memberikan penyamaan persepsi mengenai apa dan bagaimana pembelajaran di kelas berlangsung.

“Kita punya tiga instruktur andal yang akan memberikan materi dalam FDG kali, ada Pak Isnarto, Pak Adi, dan Bu Betty. Sederhananya, kegiatan ini bertujuan untuk menjawab rumusan bagaimana pembelajaran itu berjalan dengan inovatif dan strategi implementasinya,” ungkap Drs Ngabiyanto MSi.

Bagi sebagian sekolah, imbuhnya, PDS 2019 merupakan keberlanjutan dari program PDS sebelumnya. Ada sebagian sekolah yang baru mengikuti, ada juga yang sudah menjadi mitra PDS dari tahun sebelumnya. PDS ini juga berkaitan dengan PPG yang programnya ada di LP3.

Perbaikan Kualitas Pembelajaran LPTK

Dalam kegiatan yang diketuai langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt ini, PDS diharapkan mampu menjadi wadah pembentukkan dosen LPTK dengan model ideal bagi mahasiswa calon guru. Selain itu, dosen juga dapat menghadirkan pengalaman nyata dunia sekolah saat mengajar.

Dengan menghadirkan tiga instruktur yakni Dr Isnarto MSi, Dr Adi Nurcahyono SPd MPd, dan Badingatus Solikhah SE MSi Akt CA CMA CPA, kegiatan melibatkan 4 sekolah mitra UNNES, 7 dosen, dan 7 guru.

Keempat sekolah tersebut yakni SD Negeri Sekaran 01, SMP Negeri 10 Semarang, SMA Negeri 12 Semarang, dan SMK Negeri 2 Semarang.

Program PDS di sekolah diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi dosen untuk memperbaiki kualitas pembelajaran di LPTK sehingga hasilnya pun dapat dirasakan oleh mahasiswa.

Nantinya, dosen yang telah mengikuti program PDS perlu mengevaluasi perkuliahan yang sudah berlangsung, melakukan inovasi pembelajaran yang menggambarkan suasana nyata pembelajaran di sekolah. Dengan demikian program ini dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa UNNES menempuh Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 298 kali

KSR PMI Unit UNNES Selenggarakan YRCC se-Indonesia 2019

Selasa, 23 Juli 2019 | 11:24 WIB


KSR PMI Unit UNNES Selenggarakan YRCC se-Indonesia 2019

Palang Merah Remaja (PMR) merupakan wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI. Anggota PMR ini salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan di bidang kesehatan, siaga bencana, mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.

Proses Pembinaan PMR dilaksanakan salah satunya di sekolah, PMI Kabupaten/Kota bersama-sama dengan PMI Propinsi dan instansi terkait. Pembinaan ini dengan mengacu pada manajemen Pembinaan PMR untuk menciptakan remaja yang memiliki karakter “Bersih, Sehat, Kepemimpinan, Peduli, Kreatif, Kerjasama, Bersahabat dan Ceria”.

Dengan peningkatan pengetahuan, sikap dan ketrampilan itu diharapkan bisa mendorong perilaku positif pada remaja.

Untuk itu, KSR PMI UNIT Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kompetisi kepalangmerahan tingkat nasional dengan nama ”Youth Red Cross Competition (YRCC) se-Indonesia 2019” dengan tema Mempererat Persaudaraan Palang Merah Remaja Melalui Kreasi dan Inspirasi dengan Menjunjung Tinggi Sportivitas.

Kegiatan akan dilaksanakan, Jumat sampai Minggu (30 Agustus-1 September 2019) di Lingkungan Kampus UNNES Semarang, Sekaran, Gunungpati.

Bentuk kegiatan lomba diantaranya Videografi Sekolah Siaga Bencana, Cerdas Tangkas,  Pendidikan Remaja Sebaya, Pertolongan Pertama, Perawatan Keluarga, Arak-Arak Budaya, Sarasehan Pendamping, dan Happy Fun. dan KLIK INI


Penulis: Sihono Dibaca : 382 kali

Sebanyak 12.322 Peserta Ikuti Tes Seleksi Mandiri UNNES

Minggu, 21 Juli 2019 | 12:34 WIB


Sebanyak 12.322 Peserta Ikuti Tes Seleksi Mandiri UNNES

Hari ini, Minggu  21 Juli 2019 sebanyak 12.322 peserta mengikuti ujian Seleksi Mandiri (SM) masuk Universitas Negeri Semarang (UNNES). 

SM-UNNES Regulerini merupakan  seleksi penerimaan mahasiswa baru program S-1 dan D-3 yang diselenggarakan secara mandiri oleh UNNES dalam bentuk Ujian berbasis Komputer (UBK) atau Ujian berbasis Cetak (UBC) dan ujian keterampilan untuk calon mahasiswa yang mengambil seni atau olahraga.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, dan Ketua Panitia SM-UNNES Dr Eko Handoyo MSi menyampaikan, 12.322 peserta ujian ini memperebutkan kuota yang  disediakan UNNES sebanyak 2.156 orang tersebar di 71 Program Studi (Prodi).

Prof Fathur menjelaskan, sebelumnya, UNNES telah menerima mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN sebanyak 3.132 orang dan SNMPTN sebanyak 2.115 orang. Pada tahun ini UNNES akan menerima sebanyak 7.205 dari tiga jalur penerimaan. Estimasi kuota 30% SNMPTN, 40% SBMPTN, dan 30% SM.

Tahun ini (2019) jumlah pendaftar SM-UNNES meningkat sekitar 50% dari tahun sebelumnya yakni  21.658, setelah diseleksi administrasi yang lolos sebanyak 12.322.  Hari ini mereka harus mengikuti tahapan tes Seleksi Mandiri

12.322 peserta tes itu terbagi menjadi 2 kelompok yakni 1.000 peserta mengikuti Tes Berbasis Komputer (UBK) di kampus UNNES Sekaran  dan 11.322 mengikuti Tes berbasis Cetak (UBC) bertempat di kampus UNNES Sekaran dan Pascasarjana sebanyak 7.189.

Selebihnya 4.133 peserta mengikuti ujian di kampus dan sekolah yang berdekatan dengan  UNNES diantaranya di Universitas Ngudi Waluyo Ungaran, Universitas IKIP Semarang, STIE Semarang, SMA 5 Semarang, SMA 12 Semarang, SMP 5 Semarang, dan SMP 13 Semarang.

Hasil SM-UNNES ini diumumkan tanggal 30 Juli 2019 secara online melalui laman http://unnes.ac.id.

Prof Fathur menambahkan, pada SBMPTN, UNNES  menempati peringkat 5 terfavorit dengan jumlah pendaftar 44.937.Pada SNMPTN UNNES  menempati peringkat 6 terfavorit dengan jumlah pendaftar 23.886. UNNES juga menempati rengking pertama (1) dengan tingkat keketatan tentinggi untuk Saintek pada SBMPTN. Sementara Prodi Farmasi menduduki peringkat pertama (1) program studi terketat SBMPTN dengan tingkat keketatan 1:77.


Penulis: Sihono Dibaca : 4.760 kali

FMIPA UNNES Pererat Kerja Sama Dengan Faculty Of Computer Systems And Software Engineering Universiti Malaysia

Minggu, 21 Juli 2019 | 12:23 WIB


FMIPA UNNES Pererat Kerja Sama Dengan Faculty Of Computer Systems And Software Engineering Universiti Malaysia

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) sangat mendukung upaya internasionalisasi sekaligus perwujudan UNNES menuju klaster 1 dengan mengimplementasikan perjanjian kerja sama yang telah dijalin UNNES dengan mitra luar negeri.

Salah satu bentuk dukungan tersebut yakni FMIPA menjalin kerja sama dengan Faculty of Computer Systems and Software Engineering (FSKKP) Universiti Malaysia Pahang (UMP) yang dituangkan dalam Letter of Intent (LoI) kerja sama bidang akademik (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) dan transfer kredit, Senin (8/7/2019) di Kampus Gambang UMP, Kuala Kuantan, Malaysia.

Setelah penandatangan LoI, kegiatan dilanjutkan FGD kerja sama akademik dan pembahasan MoA Kredit Transfer. Hadir Dekan Prof Dr Sudarmin MSi, Wakil Dekan I Prof Dr Edy Cahyono MSi, Wakil Dekan II Dra Dwi Yulianti MSi, Koordinator Gugus Kerja Sama Fidia Fibriana MSc.

Kemudian, Endang Sugiharti SSi MKom (Ketua Jurusan  Ilmu Komputer), Muh Aziz Muslim MKom (Sekretaris Jurusan), dan Zaenal Abidin PhD.

Pihak UNNES disambut oleh Deputy Dean of Academic and Student Development Affairs Assoc Prof Ts Dr Rohani Abu Bakar, Deputy Dean of Research and Postgraduate Study Assoc Prof Ts Dr Mohd Nizam Mohmad Kahar serta para Head of Program dan staf di lingkungan FSKKP UMP.

Pada kegiatan FGD pihak UNNES mempresentasikan dan mempromosikan Jurusan Ilmu Komputer FMIPA  untuk menarik calon mahasiswa dan dosen FSKKP UMP untuk melakukan kegiatan akademik di FMIPA UNNES.

Selain itu, pada FGD ini juga telah disepakatinya kerja sama bidang akademik dan program kredit transfer dalam kurun waktu 3 tahun ke depan.

Rincian kerja sama bidang akademik tersebut dituangkan dalam naskah Letter of Intent in academic cooperation, Letter of Intent between UNNES-UMP, dan Letter of Intent in credit transfer program yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Dekan FMIPA Prof Sudarmin MSi berharap LoI yang disetujui bersama ini dapat menjadi landasan legal untuk implementasi kegiatan ke depan sehingga mampu meningkatkan kontribusi FMIPA untuk program mobilitas dosen dan mahasiswa.

Rangkaian kegiatan di UMP ditutup dengan diselenggarakannya Colloquium dengan pembicara utama Zaenal Abidin PhD yang menyampaikan materi Embracing Education 4.0: Promoting Technology dan Technical Skills Through Online Learning Community di hadapan mahasiswa S2/S3 dan dosen FSKKP UMP.


Penulis: Sihono Dibaca : 188 kali

Imam Udin Mahasiswa FMIPA Juara 1 Cyber Competition

Jumat, 19 Juli 2019 | 21:21 WIB


Imam Udin Mahasiswa FMIPA Juara 1 Cyber Competition

Imam Udin Abdisalam, Mahasiswa Ilkom FMIPA UNNES berhasil menjadi Juara 1 Kejuaraan Indosecurity Cyber Competition yang di selenggarakan Markas Besar  Polisi Republik Indonesia di Jakarta Convention Center, Kamis,  18/1.

Imam Udin menjelaskan, Indosecurity merupakan kompetisi keamanan cyber nasional dengan metode online dan offline.

“Kompetisi Indosecurity yang saya ikuti ini  memainkan  Computer Network Defence, Penetration Test, Capture The Flag dan Forensic Analysis,” kata Imam Udin.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA Dr Parmin mengatakan, tim terdiri 3 pemain, dan masing-masing babak berfungsi sebagai babak penyisihan hingga hanya tim yang menang yang tersisa. Tim pemenang dari babak onlie  diundang untung bermain secara langsung di tahap final.

“Tujuan Indosecurity  untuk meningkatkan kesadaran terhadap peningkatan pendidikan dan etika dalam keamanan informasi. Melalui serangkaian kompetisi Indosecurity yang mencakup forensik, peretasan etis, dan pertahanan diharapkan peran generasi muda dalam menjaga keamanan cyber,” ujar Dr Parmin.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 471 kali

Selenggarakan ICESI, Fakultas Ilmu Sosial Hadirkan Pembicara dari 3 Negara

Jumat, 19 Juli 2019 | 13:10 WIB


Selenggarakan ICESI, Fakultas Ilmu Sosial Hadirkan Pembicara dari 3 Negara

Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES) sukses menyelenggarakan International Conference on Environment and Sustainability Issues (ICESI) 2019, Kamis hingga Jumat (18-19/7).

Dalam kegiatan yang bertempat di Noormans Hotel Semarang ini, kegiatan yang di ketuai oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Prof Dr Wasino MHum menghadirkan pembicara dari 3 negara.

Ialah peneliti masalah sosial dan lingkungan sekaligus dosen dari University of Western Australia (UWA) Australia Prof Greg Acciaioli PhD, peneliti dari Social Research Institute di Chulalongkorn University Thailand Kittisak Jermsittiparsert PhD, dan Profesor Sejarah Bidang Ekonomi dan Lingkungan dari Universitas Jember Indonesia Prof Drs Nawiyanto MA PhD.

Dalam laporannya, Prof Dr Wasino MHum menjelaskan, ICESI 2019 merupakan konferensi internasional yang berfokus mengangkat isu dan permasalahan lingkungan dan pembangunan keberlanjutan untuk berbagi ide dan temuan baru.

“ICESI akan concern mengenai permasalahan lingkungan dan pembangunan keberlanjutan. Nantinya, permasalahan tersebut akan dikaji dari perspektif ilmiah dan sosial, seperti dari sudut pandang geografi, sejarah, dan teori sosial”, ungkap Prof Wasino.

Guru Besar Jurusan Sejarah tersebut, menambahkan, artikel dari semua peserta akan dipublikasikan secara online dalam prosiding internasional, dan bagi artikel terpilih, nantinya akan dibantu untuk submit di jurnal bereputasi internasional yang terindeks Scopus.

Bertindak mewakili Rektor UNNES, Hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt membuka kegiatan secara resmi dan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan.

“Saya sangat mendukung penyelenggaraan forum-forum ilmiah semacam ini. ICESI 2019 ini merupakan bukti nyata, bahwa, FIS berkomitmen mengembangkan keilmuan dan menyebarluaskan ide, gagasan, dan temuan penelitian di masyarakat,” jelas Prof Zaenuri.

Bagi akademisi UNNES, imbuhnya, menyebarluaskan gagasan merupakan perannya untuk turut serta meningkatkan reputasi UNNES di kancah internasional agar tetap sejajar dengan Perguruan Tinggi terbaik lainnya.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 389 kali

Konservasi Lingkungan dan Budaya Menjadi Isu Utama CECLACE 2019

Jumat, 19 Juli 2019 | 11:47 WIB


Konservasi Lingkungan dan Budaya Menjadi Isu Utama CECLACE 2019

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Semarang  (UNNES)  menyelenggarakan Conference on The Environmental Conservation Through Language, Arts, Culture and Education (CECLACE 2019). Kegiatan konferensi internasional ini diselenggarakan di Balroom Hotel Grand Wahid-Semarang, Jumat, 19/7.

Wakil Dekan Bidang Akademik FBS Dr Hendi Pratama MA mengatakan, kegiatan CECLACE 2019 diikuti oleh 70 paper presenter  dari berbagai universitas dalam maupun luar negeri.  Para peserta membahas berbagai isu mengenai lingkungan, sosial dan budaya dibahas dari berbagai sudut pandang keilmuan bahasa maupun seni budaya. Hal ini sejalan dengan misi Universitas Negeri Semarang sebagai univesitas berwawasan konservasi yang mendukung segala bentuk pengembangan dan pelestarian dengan mengedepankan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Hadir sebagai pembicara utama dari Taiwan yaitu Assoc Prof Liao Yi-Yao dari Chung Yuan Christian University, dan Prof Dr Sudharto P Hadi dari Universitas Diponegoro.

Pada kesempatan tersebut Prof Sudarto memaparkan mengenai upaya yang bisa dimaksimalkan oleh akademisi di bidang bahasa, seni dan budaya dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.

Prof Liao Yi-Yao  memaparkan pentingnya  kolaborasi menyeluruh  dalam bentuk aksi konkrit menciptakan lingkungan yang berkelanjutan, seperti perubahan gaya hidup dan kebijakan ramah lingkungan yang perlu diwujudkan oleh berbagai pihak. 


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 255 kali

Membangun Banjarharjo Brebes Melalui KKN Terpadu

Kamis, 18 Juli 2019 | 15:57 WIB


Membangun Banjarharjo Brebes Melalui KKN Terpadu

Sinergi yang terbangun kokoh dengan perguruan tinggi ikut berperan penting dalam keberhasilan pembangunan. Hal ini disadari sepenuhnya oleh pemerintah Kabupaten Brebes, khususnya Kecamatan Banjarharo yang menggandeng 4 perguruan tinggi UNNES, UPI, UNY dan UNJ melalui program KKN Terpadu. Bertempat di aula Kabupaten Brebes, Senin tanggal 15 Juli 2019, 341 mahasiswa resmi diterjunkan dari 4 PT tersebut di atas dengan rincian 240 mahasiswa UNNES, 51 mahasiswa UPI, 30 mahasiswa UNY, dan 20 mahasiswa UNJ. 

Hadir dalam acara tersebut adalah Camat Banjarharjo, Warsito Eko Putro, S.Sos, M.Si, Kepala LP2M UNNES Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd beserta dosen pembimbing lapangan (DPL) UNNES, perwakilan LPPM UPI dan DPL, Perwakilan LPPM UNY beserta DPL, perwakilan UNJ beserta DPL, Babinsa dan 25 kepala desa di Banjarharjo. 

Dalam sambutannya selaku koordinator KKN Terpadu, Ketua LP2M UNNES, Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd, menyampaikan bahwa KKN kali ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat yang menggarap 4 bidang yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan guna membantu mengatasi permasalahan ataupun menggali potensi desa. Bidang pendidikan dipusatkan pada Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) mengingat angka putus sekolah di Banjarharjo cukup tinggi. Bidang kesehatan difokuskan untuk menangani masalah stunting, sedangkan lingkungan diharapkan bisa membantu mengatasi masalah sampah. Di akhir sambutannya Suwito menegaskan bahwa program kerja mahasiswa hendaknya berkelanjutan dan tidak berhenti saat KKN selesai. 

Sementara itu, Camat selaku perwakilan Baperlitbangda menambahkan bahwa gerakan kembali sekolah tujuannya tidak semata mengembalikan anak putus sekolah ke bangku sekolah, namun juga mengajak anak yang belum mengenyam pendidikan untuk mau bersekolah. Adapun ketua FMPP (Forum Masyarakat Peduli Pendidikan) menegaskan perlunya mahasiswa KKN untuk mengenal dan bekerjasama dengan FMPP. 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 294 kali

Delegasi UNNES Rawat Budaya Nusantara Melalui Parum Param Udayana Bali 2019

Rabu, 17 Juli 2019 | 22:10 WIB


Delegasi UNNES Rawat Budaya Nusantara Melalui Parum Param Udayana Bali 2019

Mahasiswa memegang peranan penting dalam upaya konservasi nilai budaya yang melekat dalam tatanan masyarakat. Urgensi konservasi nilai budaya menguat kala eksistensi nilai tersebut kian terkikis diterpa derasnya arus globalisasi. Menghadapi tantangan globalisasi tersebut, 3 mahasiswa UNNES yakni Malik Akbar Mulki Rahman, Arfan Habibi dan Mariyatul Kibtiyah ambil bagian dalam “Parum Param Udayana 2019”, suatu ajang diskusi budaya nusantara yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Pemerintahan Mahasiswa (BEM PM) Universitas Udayana Bali.

Mengusung tema “Citiram Buddhayah Tunggal Ikanang Rat, harapannyasemangat pemuda dalam menjaga budaya nusantara tidak terkikis oleh zaman. Dalam ajang tahunan itu, peserta berkesempatan untuk mengikuti serangkaian kegiatan meliputi Konferensi Budaya, Renungan Budaya, Pengenalan Budaya Bali, Sarasehan Budaya, Cultural Awards, dan Field Trip. Pada malam penganugerahan Cultural Award, Akbar Mulki Rahman dan Mariyatul Kibtiyah dianugerahi penghargaan sebagai putra-putri berbudaya atas capaian nilai akumulasi essay, idea and project, talent, speaking dan personality tertinggi diantara peserta lain.

Diskusi tersebut menghadirkan sederet narasumber yaitu Prof Dr Ir I Made Sudarma MS (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unud), Edi Gunayasa (Dosen Antropologi Unud), Prof Dr Ir I Wayan Windia SU (Kepala Pusat Penelitian Subak Unud), Bli Putu Ardiansyah (Dosen Seni Unud) serta diikuti oleh delegasi mahasiswa dari berbagai universitas tanah air seperti Universitas Udayana Bali (Unud), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta, dan Universitas Mataram (Unram).

Dwi Hermawan & Annisa Azizatul I. (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 259 kali

Lepas Delegasi VoC, Rektor: Kalian Miliki Imajinasi yang Luar Biasa

Rabu, 17 Juli 2019 | 17:48 WIB


Lepas Delegasi VoC, Rektor: Kalian Miliki Imajinasi yang Luar Biasa

Sederet capaian penghargaan dan prestasi tak pernah henti ditorehkan oleh civitas akademika Universitas Negeri Semarang (UNNES). Capaian prestasi dan reputasi tersebut, tak hanya ditorehkan oleh dosen maupun tenaga kependidikan, namun juga mahasiswa.

Ialah sekelompok mahasiswa dengan suara emas yang tergabung dalam Voice of Conservation (VoC).

Pada Rabu Siang (17/7), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tersebut berpamitan kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum untuk mengikuti beberapa kompetisi paduan suara dan memenuhi undangan menjadi pengisi dalam paduan suara di Istana Negara.

“Setidaknya ada 3 kegiatan yang akan VoC ikuti dalam waktu dekat ini. Pertama, kompetisi Bali International Choir Festival  (BICF) ke-8 di Bali yang diselenggarakan oleh Bandung Choral Society. Kedua, yakni lomba seni mahasiswa AP2Seni di Makasar. Untuk kegiatan ini, UNNES akan mengirimkan Alvina Oktinita Putri dalam cabang lomba vocal, sementara untuk cabang tari akan diikuti oleh Dika Dwi Nurfadila dan Monica Silvina Saputri,” jelas Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FBS Dr Syahrul Syah Sinaga MHum yang bertindak mewakili rombongan pamitan.

Sementara yang ketiga, imbuhnya, anggota VoC juga mendapatkan kesempatan untuk menjadi salah satu pengisi dalam paduan suara di Istana Negara beberapa waktu mendatang. Untuk BICF akan dilaksanaakn pada 23 – 27 Juli mendatang, sementara AP2Seni akan diselenggarakan pada 18 – 21 Juli.

Saat menerima rombongan, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap, delegasi UNNES mampu menorehkan prestasi setinggi angkasa dan semakin mendorong capaian reputasi UNNES.

“Terima kasih telah membuat UNNES bangga. Kalian adalah bagian penting dari komitmen UNNES untuk terus berprestasi. Kalian memiliki imajinasi yang tinggi dan itu luar biasa, karena belum tentu hal tersebut dimiliki oleh maahsiswa lainnya. Seni itu butuh imajinasi, tidak bisa hanya sekadar teori dan terpaku pada satu hal saja,” ungkap Rektor.

Profesor Bidang Sosiolinguistik tersebut menambahkan, berkompetisi akan mampu meningkatkan kapasitas diri.

“Sebagai akademisi UNNES, kapasitas kita harus selalu bertumbuh. Pertama, kapasitas keilmuan yang didukung dengan kegiatan akademik dan perkuliahan. Kedua adalah kapasitas sosial yang didukung oleh komunikasi dan jaringan. Ketiga, kapasitas emosional yang membentuk kepribadian sabar dan mental tangguh,” jelas Prof Fathur.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 603 kali

Rektor Serahkan SK Staf Ahli

Rabu, 17 Juli 2019 | 16:21 WIB


Rektor Serahkan SK Staf Ahli

Rektor Universitas Negeri Semarang UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan Surat Keputusan (SK) Staf Ahli di Lingkungan UNNES pada hari ini Rabu (17/7).

Rektor menyerahkan SK kepada Dr Niken Subekti MSi sebagai Staf Ahli Bidang Jurnal Internasional, Lulu April Farida MPd sebagai Staf Ahli Bidang Kerjasama Luar Negeri, dan Eka Yuli Astuti SPd MA sebagai Staf Ahli Bidang Kerjasama, Komersialisasi dan Income Generating.

Selain penyerahan SK tersebut, Rektor juga menyerahkan SK kepada Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi sebagai Ketua LP3 Antar Waktu.

Rektor mengatakan, dengan penyerahan SK Ahli ini saya berharap masing-masing bidang mampuyai meningkatkan target kinerja. Para Staf Ahli akan menambah penguatan dalam pencapaian visi misi UNNES.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 504 kali

Lantik Dekan dan Direktur Pascasarjana, Rektor: Prestasi Kita untuk Bangsa dan Negara

Rabu, 17 Juli 2019 | 12:58 WIB


Lantik Dekan dan Direktur Pascasarjana, Rektor:  Prestasi Kita untuk Bangsa dan Negara

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik enam dekan dan direktur pascasarjana periode 2019-2023, Rabu (17/7/2019 di Auditorium Prof Wuryanto, Sekaran, Gunungpati.

Dalam pelantikan itu ada dua dekan baru yang dilantik, yaitu Dr Sri Rejeki Urip MHum dilantik menjadi Dekan FBS dan Dr Sugianto MSi dilantik menjadi Dekan FMIPA.

Sementara itu, empat dekan lainnya dilantik untuk periode kedua, yaitu Dr Moh Solehatul Mustofa MA (FIS), Dr Nur Qudus MT (FT), Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd (FIK), dan Dr Rodiyah SPd SH MSi (FH).

Prof Dr H Achmad Slamet MSi juga dilantik untuk memasuki periode kedua kepemimpinannya.

Kepada para pejabat yang dilantik Prof Fathur Rokhman mengajak untuk selalu berinovasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Menurutnya, amanah sebagai Dekan dan Direktur Pascasarjana adalah harus dimanfaatkan sebagai sarana mengabdi dan berprestasi.

“Prestasi yang kita raih dalam memajukan UNNES bukan hanya untuk kita, tapi juga untuk bangsa dan negara,” kata profesor bidang sosiolinguistik tersebut.

Sebagai PTN, UNNES telah memiliki  fondasi yang kukuh untuk bertumbuh menjadi universitas yang hebat. Secara kelembagaan fondasi itu tergambar dalam bentuk organisasi dan tata kelola yang sehat dan handal.

Secara akademik, fondasi telah dibangun dengan iklim akademik yang kondusif sebagai rumah ilmu pengembang peradaban. Adapan secara sosial, fondasi itu telah terbangun melalui reputasi yang mantap sehingga kepercayaan masyarakat  terhadap kita semakin besar.

“Di atas fondasi itulah kita akan membangun berbagai prestasi, untuk kemajuan UNNES, bangsa, dan negara,” katanya.


Penulis: Sihono Dibaca : 614 kali

Fasilitasi Peneliti, Gugus Penerbitan LP2M Selenggarakan Workshop Kepenulisan

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:56 WIB


Fasilitasi Peneliti, Gugus Penerbitan LP2M Selenggarakan Workshop Kepenulisan Fasilitasi Peneliti, Gugus Penerbitan LP2M Selenggarakan Workshop Kepenulisan

Sudah berapa banyakkah  dosen di perguruan tinggi yang sudah menulis buku? Bukan rahasia lagi, publikasi ilmiah dalam bentuk buku sangat jarang ditekuni oleh para peneliti ataupun dosen di Indonesia. Artinya, buku-buku ilmiah karya penulis Indonesia juga sangat sedikit diterbitkan.

Banyak dosen atau peneliti lebih memilih karya tulis ilmiah (KTI) dalam bentuk lebih pendek atau lebih sederhana, seperti artikel ilmiah, makalah, dan laporan penelitian.

Sayangnya, karya-karya tersebut tidak lagi ‘berbunyi’ setelah diterbitkan dan terkubur begitu saja di rak-rak lembaga/institusi sebagai dokumen ‘mati’, apalagi yang namanya skripsi, tesis, dan disertasi.

Hal itulah yang disampaikan oleh pendiri PT Inkubator Penulis Indonesia sekaligus desainer dari nulix.id Bambang Trimansyah pada Workshop Penulisan Buku Nonfiksi Hasil Penelitian Berbasis E-Book dan Sosialisasi Sertifikasi Penulis Buku Nonfiksi pada Senin (15/7)bertempat di Rektorat UNNES.

Menurut Bambang, menulis buku memang sebuah lompatan bagi seorang dosen atau peneliti yang sebelumnya hanya  mampu menulis KTI berformat pendek.  Disebut sebuah lompatan karena karya buku memang memerlukan energi besar dan napas panjang untuk menyelesaikannya.

Di satu sisi, sang dosen atau peneliti sebenarnya sudah memiliki bahan baku yang tinggal diubah ke dalam format buku.

“Hanya satu langkah lagi menjadi buku yakni dengan konversi atau dalam bahasa lain disebut ‘menyadur’”, jelas Bambang.

Selain Bambang Trimansyah, kegiatan yang diselenggarakan oleh Gugus Penerbitan LP2M UNNES ini juga menghadirkan dua narasumber lain yakni Milky Wahyu Widjaja dan Dr Ir Elang Ilik Martawijaya.


Penulis: Sihono Dibaca : 85 kali

Satpam UNNES Ikuti Pelatihan Gada Pratama

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:54 WIB


Satpam UNNES Ikuti Pelatihan Gada Pratama

Sebanyak tujuh personil Satuan Pengamanan (Satpam) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar gada pratama  di pusat pendidikan satuan pengamanan  produktif citra sukses Polda Jawa Tengah.

Kegiatan berlangsung selama dua minggu mulai Senin 15 Juli sampai dengan Sabtu 27 Juli 2019.  

Ke-7 personil tersebut yakni Dwi Chandra, Yudik Ravianto, Ahmad Qoirul, Fidni Falah, Muhammad Saifudin, Khoiri, dan Slamet Riyadi.

Pelatihan itu untuk memenuhi standar dasar kelayakan Satpam menggunakan pola 232 jam pelajaran diantaranya pelatihan  baris berbaris, samapta, turlantas, pemadaman kebakaran, dan materi dasar kesatpaman.


Dwi Chandra mewakili anggota satpam lainnya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan UNNES yang telah memfasilitasi untuk mengikuti pendidikan satpam dan siap menjadi bagian dalam menyukseskan visi misi UNNES.


Dwi Chandra berharap ke depan UNNES juga memberi perhatian lebih kepada anggota satpam  dalam meningkatkan kualitas personal melalui pendidikan lanjutan gada madya. (h7)


Penulis: Sihono Dibaca : 293 kali

93 Tim PKM dari 13 PT Di Movev Tim Kemenristek Dikti

Selasa, 16 Juli 2019 | 13:28 WIB


93 Tim PKM dari 13 PT Di Movev  Tim Kemenristek Dikti

Sebanyak 93 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 bidang  perguruan tinggi (PT) di monitoring dan evalusi oleh tim Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Kegiatan selama 2 hari Selasa-Rabu (16-17/7/2019) dipusatkan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) Sekaran Gunungpati.

Ke 93 Tim PKM dari atas 13 PT yakni UNNES 43 tim, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) 20 tim, Universitas Semarang (USM) 3 tim, Universitas Wahid Hasim (Unwahas) Semarang 6 tim, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga 5 tim, Universitas Katolik Soegiapranata (Unika) Semarang 1 tim, Universitas Pekalongan (Unikal) 2 tim.

Kemudian, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (Stifar) Semarang 2 tim, Universitas Panca Sakti (UPS)  Tegal 4 tim, Untag Semarang (2 tim), Universitas Ngudi Waluyo Semarang (2 tim), Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman (Undaris) Semarang (2 tim), dan IKIP Veteran Semarang (2 tim).

Hadir sebagai reviewer Dikti Drs Soewardi MSn, Dr Ahmad Sauqi, Dr Hermanto, dan Dr Nur Fajar Arief.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) UNNES Dr Abdurrahman MPd saat membuka kegiatan menyampaikan, sekarang merupakan era disrupsi maka kreativitas itu akan tampil menjadi pemenang, untuk itu kreativitas mahasiswa perlu dilatih.

Drs Soewardi mewakili MSn

Drs Soewardi MSn mewakili reviewer menyampaikan, tim reviewer ini ditugasi untuk mencari tahu sudah sejauh mana program kegiatan PKM di 13 PT ini dilaksanakan yakni dengan cara tiap-tiap tim PKM mempresentasikan hasil karyanya sebagai laporan akhir dan kemajuan pelaksanaan program.

Soewardi MSn juga mengemukakan, hasil monitoring dan evaluasi PKM ini turut menentukan ke  Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNas).

Untuk itu, siapa saja nanti yang program kreativitasnya bagus bisa lolos menuju ke PIMNas ke 32 di Universitas Udayana (Unud) Bali, kata Soewardi.


Penulis: Sihono Dibaca : 193 kali

Kerjasama UNNES dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar RI Singapura

Selasa, 16 Juli 2019 | 11:33 WIB


Kerjasama UNNES dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar RI Singapura

Atase pendidikan dan kebudaayaan kedutaan besar republik indonesia di singapura Dra Enda Wulandari MSc menjadi pembicara pada kegiatan forum grup diskusi (FGD)  dan  seminar umum yang diselenggarakan di Rektorat UNNES, selasa (16/7). Kegiatan FGD yang dihadiri wakil dekan bidang akademik se universitas,kepala lembaga,kepala pusat dan gugus tugas mendiskusikan tentang potensi kerjasama unnes dan kbri singapura dalam mewujudkan internasionalisasi unnes kedepan.

Wakil rektor bidang perencanaan dan kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin M Hum mengatakan dengan hadirnya atase pendidikan dan kebudayaan Kedutaan Besar RI (KBRI) Singapura bisa memberikan arahan tentang potensi kerjasama yang dapat di jalin oleh unnes dengan KBRI, dalam kesempatan yang sama  di tandatangani Memorandum of Agrrement ( MoA) antara Dra Enda dan Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Dr. Sugianto, M.Si. berisi perjanjian kerjasama Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di sekolah Indonesia (Singapura) LTD. kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Kegiatan dilanjutkan dengan  acara  kuliah umum bersama para mahasiswa dengan tema pelatihan soft skill menilik kesempatan di luar negeri. Kegiatan ini dihadiri wakil rektor bidang kemahasiswaan Dr. Abdurrahman, M.Pd. dan  kepala biro akademik,kemahasiswaan dan kerjasama. (h7)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 212 kali

FE Gelar IUP Camp 2019

Senin, 15 Juli 2019 | 14:57 WIB


FE Gelar IUP Camp 2019

Experiencing The Friendship, Stepping Out and Breaking The Limit, itulah tema kegiatan IUP Camp 2019 yang diselenggarakan pada Sabtu, 13 Juli 2019. Kegiatan ini diikuti oleh 55 mahasiswa Program Sarjana Internasional atau International Undergraduate Program (IUP) yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Administrasi Perkantoran, dan Pendidikan Koperasi. IUP Camp merupakan kegiatan tahunan yang ditujukan untuk mahasiswa IUP Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang semester 2. Sementara itu, panitia kegiatan ini melibatkan mahasiswa IUP semester 6 dengan 13 dosen pendamping. Tahun ini kegiatan IUP Camp diselenggarakan di Hutan Wisata Tinjomoyo, Kota Semarang. Kegiatan kali ini diselenggarapan pada area outdoor untuk lebih meningkatkan semangat belajar dan bermain sehingga bermanfaat juga sebagai sarana refreshing setelah melaksanakan pembelajaran satu semester yang diakhiri dengan ujian akhir semester pekan lalu.

Kegiatan IUP Camp 2019 dibuka oleh Inaya Sari Melati, S.Pd., M.Pd. selaku Koordinator Kelas Internasional. Ahmad Nurkhin, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi juga mendukung penuh kegiatan positif ini karena menunjang visi misi Jurusan yang berorientasi pada peningkatan pendidikan yang bermutu di bidang ekonomi yang bertaraf nasional dan internasional. Kegiatan ini diselenggarakan guna meningkatkan kemampuan dalam berbahasa inggris. Dibukanya kegiatan ini menandakan bahwa selama proses kegiatan berlangsung sampai dengan akhir kegiatan maka semua peserta kegiatan diwajibkan berinteraksi menggunakan bahasa inggris. “IUP Camp ini menyiapkan calon guru ekonomi berkelas internasional sehingga mampu bersaing pada sekolah satara nasional maupun internasional. UNNES sendiri membekali mahasiswa para calon guru sejak dini mulai dari mempersiapkan materi dalam kurikulum internasional sampai dengan pembelajaran internasional,” kata Inaya Sari Melati, S.Pd., M.Pd. di sela-sela kegiatan.

IUP Camp 2019 memadukan materi bahasa inggris dengan berbagai kegiatan yang dikemas dalam sebuah game menarik sehingga mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan bahasa inggris dengan lebih percaya diri. Layaknya camp pada umumnya, kegiatan ini memuat 5 pos dimana masing-masing pos menawarkan sebuah game yang berbeda mulai dari story telling, speaking, reading, gramer, game train to busan, PUBG, dll. Menariknya, selama kegiatan berlangsung semua peserta wajib menggunakan bahasa inggris dan apabila secara tidak sengaja berucap menggunakan bahasa “selain bahasa inggris” maka mendapatkan sanksi berupa coretan muka. 

Semua peserta sangat antusias selama mengikuti kegiatan IUP Camp 2019 ini dengan bersaing mendapatkan poin tertinggi dalam setiap permainan di masing-masing pos. Akhir kegiatan, panitia mengumumkan 3 peringkat teratas yang mampu mengumpulkan poin tinggi dengan hadiah yang menarik. Penutupan kegiatan IUP Camp 2019 diiringi dengan acara colour run. Mengingat kebermanfaatan kegiatan IUP Camp 2019 yang luar biasa dalam mengasah kemampuan bahasa inggris maka harapannya kegiatan semacam ini dapat diselenggarakan lagi tahun depan dan bisa diaplikasikan ke kegiatan sehari-hari karena belajar bahasa itu tidak mengenal waktu maupun tempat. 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 167 kali

UNNES Lepas Empat Mahasiswa Program Kredit Transfer dari Universiti Malaysia Sabah

Sabtu, 13 Juli 2019 | 23:52 WIB


UNNES Lepas Empat Mahasiswa Program Kredit Transfer dari Universiti Malaysia Sabah

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melepas empat mahasiswa asing dari Universiti Malaysia Sabah (UMS) yang telah menyelesaikan program kredit transfer selama satu semester di Program Studi (prodi) Pendidikan Bahasa Inggris, Jumat (12/7).

Keempat mahasiwa yang dilepas di Gedung Rektorat itu terdiri dari Yuzamrah bin Awang Noh, Najwa binti Ramaidi, Hamzafina Ain binti Hamdan, dan Nazihah Aqilah binti Ramli. Turut hadir Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Dr Syahrul Syah Sinaga MHum, Kepala Internasional Office Intan Permata Hapsari SPd MPd, beserta perwakilan dari Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris.

Dalam sambutannya Prof Fathur mengapresiasi keikutsertaan para mahasiswa UMS dalam program kredit transfer sebagai salah satu usaha meningkatkan internasionalisasi UNNES sekaligus mempererat kerjasama antara UNNES dan UMS dalam bidang pendidikan. Harapannya setelah keempat mahasiwa tersebut pulang, semakin banyak mahasiswa UMS yang berlomba-lomba mengikuti program transfer ke UNNES.

Kredit transfer merupakan program kerja sama antara UNNES dan UMS. Mahasiswa dari UMS melakukan perkuliahan di UNNES selama enam bulan mulai tanggal 1 Maret hingga 21 Juni 2019. Pada semester berikutnya UNNES akan menerima kembali tiga mahasiswa UMS dari program yang sama di Prodi Pedidikan Bahasa Inggris.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 277 kali

Tingkatkan Kapabilitas Mahasiswa, LP3 Gelar Pelatihan Persiapan Karir 3

Sabtu, 13 Juli 2019 | 21:42 WIB


Tingkatkan Kapabilitas Mahasiswa, LP3 Gelar Pelatihan Persiapan Karir 3

Pusat Pengembangan Karir dan Bimbingan Konseling Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Pelatihan Persiapan Karir Tahap 3 dengan tema Enhancing Your Capacity di Graha Cendekia Fakultas Teknik (FT), Kamis (11/7).

Kegiatan yang dihadiri 200 peserta ini dibuka oleh Ketua Pusbang Karir dan BK Dr. Eko Supraptono. Dalam sambutannya pelatihan yang diadakan sebagai bentuk pelayanan kepada mahasiswa ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan bermanfaat bagi para peserta, khususnya mahasiswa semester 8 dan alumni UNNES.

Pelatihan persiapan karir ketiga ini diisi oleh Human Resource Department PT Teleperformance Ferison Roemengan SE. Beliau menjabarkan mengenai aspek-aspek yang dibutuhkan ketika mempersiapakan kerja. Para peserta juga mendapatkan pelatihan tahap wawancara, tes psikotes serta mempraktekannya, etika melamar pekerjaan, dan kiat kiat sukses mendapat pekerjaan di perusahaan.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 188 kali

Siap Berikan Kontribusi Nyata, 2.049 Mahasiswa KKN UNNES Diterjunkan

Sabtu, 13 Juli 2019 | 0:20 WIB


Siap Berikan Kontribusi Nyata, 2.049 Mahasiswa KKN UNNES Diterjunkan

Sebagai akademisi, disana saudara diminta untuk memberikan kontribusi nyata pada masyarakat. Saudara dapat membantu masyarakat melalui ilmu yang telah saudara pelajari selama menempuh studi di kampus. Jadi, jika tidak ada hal yang genting dan penting, jangan terlalu sering meninggalkan desa KKN saudara.

Pesan tersebutlah yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd saat memberikan arahan kepada 2.049 Mahasiswa KKN Tahap I pada Jumat (12/7), bertempat di Lapangan Rektorat Universitas Negeri Semarang (UNNES).

“KKN kali ini memang diperuntukkan bagi mahasiswa ilmu murni atau non kependidikan, tapi bukan berarti saudara tidak dapat mengajar dan membuat program bertema kependidikan,” jelas Dr Abdurrahman.

Oleh masyarakat, imbuhnya, saudara dianggap sebagai mahasiswa yang luar biasa. Dapat melakukan banyak hal, termasuk memberikan pengajaran bagi anak-anak disana. Perlu diingat, bidang garapan KKN itu beragam, ada yang bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang konservasi dan lingkungan, serta bidang pendidikan.

Kepada peserta KKN, Ia mengimbau untuk dapat menjaga nama baik UNNES dan membantu memberdayakan masyarakat dengan serius agar masyarakat merasakan nilai dan manfaat dari KKN.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan KKN Dr M Burhan Rubai Wijaya MPd melaporkan, KKN Tahap I tahun 2019 ini terbagi atas KKN Lokasi tahap I, KKN Alternatif Tahap IIA, KKN Keilmuan, KKN Kemitraan Penelitian dan Pengabdian, dan KKN Kemitraan Antar Perguruan Tinggi (UNNES, UPI, UNY dan UNJ) Tahun 2019.

“Nantinya, Mahasiswa KKN Lokasi akan diterjunkan di lima kabupaten yakni Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Jepara, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Cirebon. Sementara KKN Alternatif, KKN Kemitraan dan KKN Keilmuan akan diterjunkan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang,” jelas Dr Burhan.

Dengan didampingi oleh 54 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), KKN UNNES kali ini mengusung tema “Pengembangan dan Penguatan Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat”.

“Selain 2.049 peserta KKN yang diterjunkan saat ini, UNNES juga telah mengirimkan 5 mahasiswa untuk menjadi delegasi UNNES dalam KKN Kebangsaan di Ternate dan Tidore. Jadi, apapun skema dan jenis KKN nya, diharapkan mahasiswa UNNES mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” papar Dosen Fakultas Teknik tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 807 kali

Hilirisasi Hasil Karya, FE Gelar Grand Opening FE Merchandise Centre

Jumat, 12 Juli 2019 | 11:32 WIB


Hilirisasi Hasil Karya, FE Gelar Grand Opening FE Merchandise Centre

Fakultas Ekonomi menggelar grand opening FE Merchandise Centre pada Jumat (12/7). Program ini memfasilitasi mahasiswa dan dosen serta publik akan kebutuhan merchandise seperti mug, pin, gantungan kunci, kaos, celana, buku, dan produk makanan olahan mahasiswa dan dosen.

Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Drs Heri Yanto MBA PhD dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan FE Merchandise Center.

“Ini merupakan sebuah terobosan baru untuk terus meningkatkan kecakapan kewirausahaan di UNNES, khususnya Fakultas Ekonomi. Untuk itu, mari seluruh civitas akademika FE ikut berkontribusi dalam keberlangsungan FE Merchandise Center,” ujar Heri Yanto PhD.

Dalam kegiatan yang bertempat di lapangan FE UNNES ini, turut hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum yang terkesima dengan kreativitas civitas akademika FE. Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) tersebut mendukung penuh penyelenggaraan FE Merchandise Center.

Ketua Gugus Inovasi dan Komersialisasi FE sekaligus penanggungjawab program Prof Dr Etty Susilowati MSi menyampaikan, program bertujuan untuk menghilirkan hasil hasil karya civitas akademika FE yang dapat berupa produk makanan, buku, baju, pot bunga, dll.

“FE Merchandise Center dikelola oleh Gugus Inovasi dan Komersialisasi serta Gugus Kerjasama dan Kewirausahaan FE. Target yang diharapkan adalah menciptakan wirausaha-wirausaha baru dan menciptakan income generating FE. Selain itu, program diharapkan dapat menjadi sarana untuk membumikan ilmu-ilmu ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. Nantinya, FE Merchandise Centre akan menyiapkan konsep perjanjian bagi mahasiswa dan dosen yang akan bergabung menjual hasil karyanya,” pungkas Prof Etty.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 672 kali

Dr Sugianto Dekan FMIPA 2019-2023

Kamis, 11 Juli 2019 | 23:07 WIB


Dr Sugianto Dekan FMIPA 2019-2023

Dr Sugianto MSi berhasil mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan dekan FMIPA UNNES Periode 2019-2023 yang dilaksanakan pada hari Kamis (11/7) di Gedung D12 lantai 2 FMIPA UNNES. Dr Sugianto, berhasil mengungguli dua calon dekan lainnya yakni Prof Dr Sudarmin MSi yang memperoleh 4 suara, dan Dr Woro Sumarni, yang meraih hanya 1 suara. 

Rapat senat dengan agenda tunggal pemilihan dekan FMIPA UNNES periode 2019-2023 tersebut dihadiri oleh 16 belas anggota senat FMIPA dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan yang mendapatkan surat kuasa dari Rektor UNNES untuk mewakilinya.

Dr S Martono MSi selaku wakil dari Rektor UNNES diakhir proses pemilihan dekan FMIPA, memberikan sambutannya dengan memberikan pesan moral yang bijak agar calon dekan yang terpilih untuk periode 2019-2023 nanti dapat melanjutkan estafet kepemimpinan di FMIPA dan mampu untuk terus menjaga harmonisasi yang telah terjalin dengan kerja nyata. 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 847 kali

Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat, Rektor: Jaga dengan Integritas

Kamis, 11 Juli 2019 | 20:50 WIB


Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat, Rektor: Jaga dengan Integritas

Kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus meningkat. Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pendaftar calon mahasiswa baru.

Dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019, UNNES menjadi salah satu PTN paling diminati dengan jumlah pendaftar mencapai 44. 937. Hal yang sama juga tampak dari banyaknya jumlah pendaftar dalam SNMPTN dengan 23.886 pendaftar.

Menurut Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum kepercyaan itu harus dijaga dengan penuh integritas. Pimpinan dan seluruh staf harus bekerja optimal menjaga kepercayaan tersebut.

Mengutip penulis kondang Amerika, Stephen R Covey, Rektor menyampaikan ada empat cara yang harus dilakukan UNNES untuk menjaga kepercayaan tersebut.

Hal itu disampaikan saat Rektor memberi arahan dalam rapat pimpinan pada Kamis (11/7) di Surakarta.

Cara pertama adalah menjaga integrtas. Dalam arti sederhana, integritas adalah kemampuan melaksanakan hal yang dikatakan dan dijanjikan.

Cara kedua adalah menjaga niat baik. Dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa, UNNES perlu menjaga niat sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan Tuhan Yang Maha Esa.

Cara ketiga adalah meningkatkan kapasitas. Dalam hal ini, kapasitas berkaitan dengan kemampuan melaksanakan tugas sesuai target atau bahkan melampauinya. Karena itulah, sumber daya manusia UNNES harus senantiasa bertumbuh kapasitasnya.

Cara keempat adalah hasil. Bukti paling otentik dari hasil pendidikan yang baik adalah lahirnya mahasiswa dan alumnus yang berkarakter dan berprestasi.

Jika empat hal itu dilakukan secara konsisten, Rektor optimis UNNES akan terus bertumbuh semakin besar.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 248 kali

UNNES dan Yayasan Nawa Cita Kaji Pembangunan Strategis Indonesia

Kamis, 11 Juli 2019 | 12:23 WIB


UNNES dan Yayasan Nawa Cita Kaji Pembangunan Strategis Indonesia

Kebijakan pemerintah di berbagai bidang memerlukan peran serta perguruan tinggi, baik dalam kajian maupun pelaksanaan. Sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam kajian sumber daya manusia, Universitas Negeri Semarang (UNNES) ditantang melakukan kajian bidang SDM.

Upaya itu diawali melalui dengan pertemuan tingkat pimpinan antara UNNES dengan Yayasan Nawacita, Kamis (11/7).

Salah satu gagasan dalam pertemuan ini adalah kajian sumber daya manusia dalam rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan.

Selain itu, rencana pembuatan 100 titik pusat unggulan baru juga akan disikapi UNNES sesuai keunggulannya. Salah satunya, pengembangan jahe merah agar menjadi salah satu komoditas yang dapat memenuhi kebutuhan pasar nasional dan internasional.

Perwakilan Yayasan Nawa Cita FX Sunarto menyebutkan, perguruan tinggi harus melakukan terobosan agar rencana pembangunan nasional dapat segera dilaksanakan.

Kerja sama serupa telah dirintis dengan perguruan tinggi lain, sesuai kunggulan masing-masing. Kerja sama tersebut antara lain dilakukan dengan UGM, UI, dan IPB.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyatakan, UNNES memiliki keunggulan yang siap dikontribusikan untuk menyukseskan program pemerintah. Menurutnya, kesuksesan Nawa Cita akan memberi dampak signifikan terhadap kesejahteraan Indonesia.


Penulis: Sihono Dibaca : 267 kali

Tidak Lolos SBMPTN, Masih Ada SM UNNES

Rabu, 10 Juli 2019 | 11:35 WIB


Tidak Lolos SBMPTN, Masih Ada SM UNNES

Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah diumumkan dan dapat diakses mulai Selasa (9/5/2019), pukul 15.00 WIB, melalui laman https://pengumuman-sbmptn-1.ltmpt.ac.id/ dan miror dari berbagai universitas.

Bagi yang tidak lolos kesempatan masih terbuka, karena masih ada Seleksi Mandiri UNNES (SM UNNES).

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt mengungkapkan, SM-UNNES adalah seleksi yang diselenggarakan secara mandiri oleh UNNES dalam bentuk ujian berbasis cetak dan ujian berbasis komputer dan/atau ujian keterampilan seni/olahraga. Pendaftaran dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jalur penerimaan.

Ia juga menyampaikan, yang bisa mengikuti seleksi ini lulusan SMA/MA/SMK atau yang sederajat tahun 2017, 2018, dan 2019.

Dikemukakan, pendaftaran secara online sudah dimulai  20 Mei s.d. 16 Juli 2019 melalui laman http://penerimaan.unnes.ac.id.

Biaya seleksi peserta SM-UNNES Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). “Adapun peserta yang memilih program studi yang mensyaratkan ujian keterampilan seni/olahraga, membayar biaya uji keterampilan sebesar Rp 150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah) dan informasi lengkap dapat diperoleh di http://penerimaan.unnes.ac.id.” katanya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 1.316 kali

13 Calon Jamaah Haji UNNES Di lepas Rektor

Rabu, 10 Juli 2019 | 11:15 WIB


13 Calon Jamaah Haji UNNES Di lepas Rektor

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melepas 13 calon jamaah haji dari dosen dan tenaga kependidikan (Tendik), Rabu (10/7) di Rektorat Sekaran Gunungpati.

Ketua Ikatan Persaudaraan haji UNNES Prof Dr  Abdurrohman Faridi MPd melaporkan 2019 ini ada 13 calon jamaah haji yang berangkat ke tanah suci.

Ke-13 calon jamaah itu yakni dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 4 orang yaitu Dr Ali Sunarso MPd, Drs Yuli Witanto MPd, Dr Kustiono MPd, Drs,Ilyas Mag.

Kemudian, Drs Tijan Msi, Dr Suprayogi MPd, Suharyati Skom (FIS), Dr Sri Wardani Msi, Dr Sri Haryani Msi, Dr Tri Sri Noor Asih Msi, Dr Agus Yulianto Msi (FMIPA), dan Drs M Nasution Mkes, Rohmadi SKom (FIK).

Drs H Muhammad Zaedun dari KBIH Fatimah Azzahra saat memberi tausiah menyampaikan haji adalah dambaan milyaran muslim maka para jamaah UNNES yang  diberi kesempatan tahun ini berangkat gunakan ilmu aji “mumpung”, artinya gunakan semaksimal mungkin untuk beribadah dan berdoa di tempat mustajab.

Untuk itu, siapkan niat dan ikhtiar yang kuat sesuai ilmu yang diberikan pembimbing haji kalian.

Prof Fathur menyarankan kepada calon jamaah haji yang akan berangkat untuk selalu menyiapkan mental dan fisik agar tetap  sehat dan lancar waktu menjalankan ibadah wajib dan sunah.

Prof Fathur berpesan, titip doa untuk UNNES sebagai rumah kita agar bertambah jaya, cemerlang, sejahtera, dan diberi kelancaran dalam ikhtiar UNNES untuk menjadi PTN BH serta dalam waktu dekat membuka program studi Kedokteran.

Hadir Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES. Acara di tutup dengan doa.  (h7)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 320 kali

UNNES Urutan 5 PTN Paling Diminati di Jalur SBMPTN 2019

Rabu, 10 Juli 2019 | 10:46 WIB


UNNES Urutan 5 PTN Paling Diminati di Jalur SBMPTN 2019

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt menyampaikan, bahwa UNNES menduduki urutan ke-5 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diminati pada jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.

Hal itu disampaikan setelah pengumuman hasil SBMPTN 2019 resmi dirilis, Selasa (9/7/2019) pukul 15.00 WIB melalui konferensi pers yang digelar di Gedung Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019).

Prof Zaenuri menjelaskan, menurut Menristekdikti Mohamad Nasir didampingi Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi bahwa dari sekitar 85 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia jumlah pendaftar SBMPTN 2019 sebanyak 714.652 peserta, dan yang dinyatakan lulus sebanyak 168.742 peserta.

Dari 85 PTN tersebut 10 PTN dengan peminat terbanyak yakni:

1. Universitas Brawijaya (55.871 peserta)

2. Universitas Sebelas Maret (48.735 peserta)

3. Universitas Diponegoro (48.440 peserta)

4. Universitas Pendidikan Indonesia (48.231 peserta)

5. Universitas Negeri Semarang (44.937 peserta)

6. Universitas Padjadjaran (41.970 peserta)

7. Universitas Hasanuddin (41.846 peserta)

8. Universitas Jember (40.173 peserta)

9. Universitas Negeri Yogyakarta (38.007 peserta)

10. Universitas Sumatera Utara (36.585 peserta)


Penulis: Sihono Dibaca : 417 kali

UNNES Tandatangani MoU dengan Hotel Ramada Plaza Melaka

Selasa, 9 Juli 2019 | 15:34 WIB


UNNES Tandatangani MoU dengan Hotel Ramada Plaza Melaka

Universitas Negeri Semarang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Hotel Ramada Plaza Melaka Malaysia di Kampus Sekaran, Selasa (9/7).

Dalam penandatanganan kerjasama tersebut, kedua belah pihak bersepakat menandatangani MoU terkait kerjasama di bidang pendidikan, yakni tentang program magang PKL (Praktik Kerja lapangan) mahasiswa UNNES. Mahasiswa UNNES dapat PKL di hotel Ramada Plaza Melaka dengan kurun waktu 1 bulan, 3 bulan, atau 6 bulan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyambut positif kerja sama ini. Profesor Bidang Sosiolinguistik tersebut mengatakan,  UNNES sebagai universitas negeri selalu mengembangkan kapasitas keilmuannya seperti kerjasama, pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, riset, dll.

Senada dengan pernyataan Rektor, Jason Limmyros Bak Hock Chye Resident Manager Hotel Ramada Plaza Melaka berharap, kerja sama dapat berlanjut dan diperluas di lain bidang.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 312 kali

Prof Tandiyo Rahayu Menangi Pilihan Dekan FIK

Senin, 8 Juli 2019 | 14:19 WIB


Prof Tandiyo Rahayu Menangi Pilihan Dekan FIK

Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd berhasil meraih suara terbanyak dan memenangi pemilihan dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES). Prof Tandiyo, yang merupakan petahana, meraup 15 suara. Dia unggul dari dua calon lainnya.

Dalam pemilihan yang berlangsung di Dekanat FIK lantai 2, Senin (8/7/2019), Dr Mugiyo Hartono MPd meraih 2 suara, dan Dr Setya Rahayu MS mendapatkan 1 suara.

Dalam sidang pemilihan yang dipimpin oleh Dr Taufiq Hidayah MKes dan ketua panitia Sofwan Indarjo SKM MKes, Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum memberikan 35% total suara. Adapun 65% suara lainnya merupakan suara anggota senat. Dengan kemenangan itu, Prof Tandiyo Rahayu akan kembali memimpin FIK untuk periode 2019-2023.

Sebelum pemilihan, Rektor Prof Fathur Rokhman saat memberi sambutan menyampaikan, siapapun nanti yang menjadi Dekan FIK terpilih harus mampu membangun kebersamaan dan menciptakan harmoni.

“Tantangan UNNES ke depan sangat besar yakni menjadi universitas klaster 1 dan Perguruan Tinggi Berbadan Hukum, untuk itu kebersamaan dan kerja sama merupakan kunci sukses untuk meningkatkan budaya prestasi dan bereputasi dunia,” kata Prof Fathur.


Penulis: Sihono Dibaca : 641 kali

Evaluasi Program Kerja, Fakultas Ilmu Sosial Gelar Rapat Pimpinan

Sabtu, 6 Juli 2019 | 20:10 WIB


Evaluasi Program Kerja, Fakultas Ilmu Sosial Gelar Rapat Pimpinan

Evaluasi  program  kerja hadir  untuk  memberikan  masukan,  kajian dan pertimbangan dalam menentukan apakah program layak untuk diteruskan  atau  dihentikan.

Dengan  kondisi  demikian maka  istilah evaluasi  program kerja menjadi sesuatu  yang  lumrah  dalam sebuah lembaga pendidikan.

Memahami pentingnya prosesi tersebut, pada Jumat hingga Sabtu (5-6/7), Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES) menyelenggarakan rapat pimpinan dalam rangka Evaluasi Program Kerja Semester 1 dan Pemantapan Program Kerja Semester 2 Tahun 2019.

Dalam kegiatan yang bertempat di Hotel Pesona Pekalongan ini, turut hadir jajaran pimpinan di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Selain Dekan, Wakil Dekan, dan Pimpinan Jurusan, rapat juga diikuti oleh Gugus, Kabag, Kasubbag dan Tenaga Kependidikan yang terkait.

Hadir membuka kegiatan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Dr Abdurrahman MPd.

Dalam arahannya, Dr Abdurrahman menyampaikan, urgensi dan pentingnya melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan anggaran.

“Sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi, segala program kerja yang ada di UNNES tentu perlu di evaluasi setiap saat. Evaluasi ini meliputi tingkat serapan anggaran, tingkat capaian output, dan identifikasi permasalahan serta solusinya dalam bidang akademik, keuangan, kemahasiswaan dan kerjasama,” ungkap dosen Fakultas Teknik tersebut.

Evaluasi ini, imbuhnya, merupakan upaya UNNES untuk meneguhkan diri masuk kedalam jajaran PTN klaster 1 dan menuju PTN-BH. Disamping itu, juga sebagai persiapan dalam mengahadapi Revolusi Industri 4.0 dimana UNNES harus memiliki legal standing agar bisa sejajar dengan perguruan tinggi ternama di dunia.

Miliki Inovasi dan Terobosan Baru

Menanggapi pernyataan tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Sosial Dr Moh. Sholehatul Mustofa MA menyatakan FIS tengah bersiap untuk menjadi Fakultas yang terdepan di antara fakultas-fakultas yang ada di UNNES.

“Jurusan dan gugus yang ada Fakultas Ilmu Sosial harus memiliki inovasi dan terobosan baru agar perkembangan fakultas kita lebih progresif. Harus ada insiatif dari bawah dan tidak harus menunggu instruksi dari atasan,” ujar Dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi tersebut.

Menurutnya, saat ini,  FIS patut bersyukur karena telah menjadi fakultas dengan peringkat terbaik pertama dalam hal serapan anggaran. Hal ini merupakan prestasi yang diharapkan akan semakin mendorong semangat dalam mengembangkan lembaga.

Tak hanya evaluasi program kerja, kegiatan yang dikuti oleh 48 peserta rapat tersebut juga menyuguhkan paparan capaian dari bidang akademik, bidang umum dan keuangan, serta bidang kemahasiswaan, evaluasi rencana kegiatan dan anggaran semester I tahun 2019, sidang pleno laporan capaian jurusan dan prodi, dan juga rencana tindakan semester II.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 538 kali

Selamat Jalan Prof Abu Su’ud

Jumat, 5 Juli 2019 | 13:35 WIB


Selamat Jalan Prof Abu Su’ud

Civitas academika Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali berduka setelah sebelumnya kehilangan putra terbaiknya, Prof Dr Rasdi Ekosiswoyo MSc. Kini giliran Guru Besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Abu Su’ud harus berpulang ke Rahmatullah, pada Kamis sore (4/7) di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUP) dr Kariadi Semarang.

Purna karya dosen Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES tersebut dimakamkan pada Jumat pagi (5/7), bertempat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Chusnul Khotimah, Patemon, Gunungpati, Semarang.

Sebelum dimakamkan, sebagai bentuk penghormatan terakhir terhadap Sang Guru Besar Emiritus Sejarah UNNES dan mantan Rektor Unimus tersebut, UNNES menyelenggarakan upacara pelepasan jenazah.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum.

“Bagi keluarga besar UNNES, beliau termasuk guru besar yang sangat produktif menulis dan mudah bergaul dengan berbagai kalangan sehingga ia dikenal banyak orang. Semangat menulis beliau tidak pernah berhenti hingga nyawa beliau berpisah dari raganya. Sebab, beliau masih tetap aktif menjadi kolumnis di Suara Merdeka pada rubrik Gayeng Semarang,“ tutur Profesor Bidang Sosiolinguistik tersebut.

Seperti yang diketahui, dari tangan almarhum lahir sejumlah buku diantaranya Memahami Sejarah Bangsa-bangsa di Asial Selatan (1988), Sejarah Asia Selatan (Sebelum Zaman Islam) (1992), Format Metodologi Pengajaran Sejarah Dalam Transformasi Nilai dan Pengetahuan (1994), Prosedur Penulisan Hadits (2000), Ritus-ritus Kebatinan (2001), Islamologi (Sejarah, Ajaran & Peranannya dalamPeradaban Umat Manusia) (2003), Haji, Antara Syara dan Mitos (2003), Sepanjang Hari Bersama Rasulullah SAW (2003), dan Semangat Orang-orang Tegal (2003).

Saya berharap, Imbuh Rektor, semangat yang ditunjukkan Prof Abu Su’ud  dalam mengembangkan keilmuan harus dilanjutkan oleh generasi penerus di FIS khususnya, dan UNNES pada umumnya. Almarhum akan sangat bangga jika ke depan seluruh kolega dan muridnya dapat memberikan pengabdian, komitmen, dan dedikasi, bukan hanya bagi perguruan tinggi tetapi juga bagi bangsa, melebihi apa yang pernah beliau lakukan.

Tak hanya berkecimpung di dunia pendidikan sebagai akademisi dan penulis, Prof Abu Suud juga dikenal berkat kiprahnya di kegiatan sosial kemasyarakatan di Jawa Tengah. Guru besar yang lahir di Tegal pada 27 Juli 1938 tapi besar di Comal, Pemalang, itu aktif di Muhammadiyah. Bahkan pernah menjabat Ketua PW Muhammadiyah Jateng periode 1995-2000.

Kepergian Guru Besar yang purna tugas pada tahun 2008 ini, meninggalkan seorang istri Hj Futikha SH dan tiga orang anak yakni Nahwa Arkhaesi, Wildan Sani, dan Triski Salawati.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 791 kali

Dua Alumni UNNES Terima Beasiswa S2 di Chulalongkorn University Thailand

Jumat, 5 Juli 2019 | 13:11 WIB


Dua Alumni UNNES Terima Beasiswa S2 di Chulalongkorn University Thailand

Ialah Suyatman dan Risha Intan Rachmawati, alumni Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang berkesempatan melanjutkan studi S2 di Chulalongkorn University Thailand.

Saat berpamitan pada Rektor UNNES pada Kamis (5/7), lulusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) tersebut didampingi oleh Dekan FIK Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd.

Dalam skema Beasiswa Graduate School of Sport Management (S2) Faculty of Sports Science Chulalangkorn University Thailand tersebut, Yatman dan Intan akan memulai studinya pada tahun akademik 2019/2020.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan kebanggaannya terhadap dua alumni UNNES tersebut.

“Melanjutkan studi S2 merupakan suatu pilihan. Pilihan untuk memperdalam keilmuan sebelumnya dan membentuk karakter yang lebih matang,” jelas Rektor.

Lulusan UNNES, imbuh Rektor, yang berhasil melanjutkan studi S2 telah berkontribusi mewujudkan visi UNNES untuk menjadi universitas yang bereputasi internasional dan meneguhkan UNNES mendunia untuk Indonesia.

“Mereka adalah putra putri terbaik bangsa. Merekalah yang nantinya akan membawa kebanggaan dan keharuman nama bagi Indonesia,” pungkas Profesor Bidang Sosiolinguistik tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 922 kali

Dr Nur Qudus Terpilih Kembali Menjadi Dekan Fakultas Teknik

Kamis, 4 Juli 2019 | 22:55 WIB


Dr Nur Qudus Terpilih Kembali Menjadi Dekan Fakultas Teknik

Pemilihan Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang Periode 2019-2023 berlangsung di Ruang Rapat lantai 2 Dekanat Fakultas Teknik, 4/5.

Terdapat 3 (tiga) nama yang menjadi calon dalam Pemilihan Dekan Fakultas Teknik Periode 2019-2023 sesuai dengan hasil penetapan yang dilakukan pada tanggal 26 Juni 2019. Ketiga nama tersebut yaitu Dr Noor Hudallah MT,  Dr Nur Qudus MT  IPM, dan Dr Sri Endah Wahyuningsih MPd.

Menurut panitia terdapat 22 suara yang terdiri dari 16 suara senat dan 8 dari suara Rektor UNNES. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan 65% suara Senat dan 35 suara Rektor.

Berdasarkan hasil pemungutan dan perhitungan suara yang telah dilakukan, Dr Noor Hudallah MT peroleh 2 suara,  Dr Nur Qudus MT  IPM peroleh 18 suara, dan Dr Sri Endah Wahyuningsih MPd peroleh 2 suara.

Berdasarkan hasil ini, maka panitia Pemilihan Dekan Fakultas Teknik Periode 2019-2023 menyatakan bahwa acara pemilihan telah selesai mulai dari penjaringan, seleksi administrasi, penyaringan dan penetapan calon dekan, hingga pemungutan dan perhitungan suara.

Rektor UNNES dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas penyelenggaraan pemilihan ini. Harapannya, kepemimpinan Fakultas Teknik di periode 2019-2023 akan memberikan harmoni dan inovasi yang lebih melekat dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga senantiasa mendukung visi, misi, dan tujuan Universitas Negeri Semarang bereputasi internasional.

“Dekan terpilih harus mampu membangun kebersamaan untuk menciptakan Fakultas Teknik ke depan. Melalui  kerja sama terus tingkatkan prestasi, kerja sama, publikasi, inovasi sebagi tradisi keilmuan. Diperlukan kesadaran bersama bahwa kita berada di rumah ilmu, maka perlu membudayakan tindakan  yang benar sesuai orientasi tri dharma perguruan tinggi. Semua orang punya kehebatan tertentu maka diperlukan saling belajar dan saling menginpirasi. Selamat untuk Pak Dr Nur Qudus menjadi Dekan Fakultas Teknik periode 2019 -2023,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Segenap civitas akademika UNNES mengucapkan selamat atas suksesnya acara dan terpilihnya Dr. Nur Qudus, M.T., IPM sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang Periode 2019-2023.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 499 kali

Dr Rodiyah Terpilih Menjadi Dekan Fakultas Hukum Periode 2019-2023

Kamis, 4 Juli 2019 | 22:52 WIB


Dr Rodiyah Terpilih Menjadi Dekan Fakultas Hukum  Periode 2019-2023

Dr Rodiyah SPd SH MSi dipastikan kembali memimpin Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk satu periode mendatang. Dr Rodiyah  unggul dalam Pemilihan Dekan FH yang berlangsung di Ruang Senat Gedung K3 Lantai 2  Fakultas Hukum, Kamis,4/5.

Dr. Rodiyah meraih 10 suara, mengungguli dua calon lainnya, Dr Martitah yang mendapatkan 3 suara dan Dr Ali Masyhar dengan 0 suara. Dr Rodiyah merupakan petahana (incumbent), sedangkan Martitah hingga kini menjadi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Ali Masyhar merupakan Staf Ahli Rektor.

Ketua Panitia Pemilihan Dekan FH Baidhowi  Sag MAg menyampaikan tata cara pemilihan Dekan FH. Berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 47 tahun 2018 dan Peraturan Rektor Nomor 17 Tahun 2019. Rektor memiliki 35% hak suara atau sebanyak 5 suara, sedangkan anggota Senat Fakultas Hukum sebanyak 10 orang.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi yang hadir mewakili Rektor dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Dr Rodiyah yang telah memperoleh suara tertinggi, demikian juga ucapan selamat disampaikan kepada kepada Dr Martitah dan Dr Ali Masyhar, yang sudah berkontribusi mewarnai demokrasi dalam proses pemilihan Dekan FH.

“Jaga harmoni, kritikan adalah pelajaran bagi kita, sehingga jangan merasa bangga dengan sanjungan. Jaga harmoni dalam kepatuhan dalam mewujudkan kejayaan dan reputasi lembaga. Jaga integritas, karena baiknya UNNES adalah baiknya kita. Dekan terpilih harus mampu merangkul semua pihak untuk meningkatkan prestasi,” pinta Dr S Martono.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 702 kali

8 Warga UNNES Raih Hadiah Dari BNI

Kamis, 4 Juli 2019 | 13:59 WIB


8 Warga UNNES Raih Hadiah Dari BNI

Sebanyak delapan orang warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperoleh Hadiah program Loyalty Payroll dari BNI. Hadiah diserahkan langsung oleh HCR Wilayah Semarang I Gusti Nyoman Dharma Putra, Kamis (4/7) di Rektorat Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni Prof Dr Wiyanto MSi Pascasarjana/FMIPA memperoleh Sepeda Motor, Dr Hari Bakti Mardikantoro MHum FBS (Laptop), Drs Adhi Setyanto MPd Rektorat (HP), Prof Dr Rustono FBS (Sepeda), Ir Ulfah Mediaty Arief MT IPM FT (Sepeda).

Kemudian, Dr Niken Subekti SSi MSi (FMIPA), Intan Permata Hapsari SPd MPd (FBS), dan Pujiono SH MH (FH) ketiganya memperoleh Majigcom.

I Gusti Nyoman Dharma Putra saat memberi sambutan menyampaikan, kegiatan seperti ini sudah dilakukan oleh BNI beberapa tahun yang lalu, dan di UNNES ini merupakan yang ke 14.

Di era digital seperti sekarang ini para nasabah ingin memperoleh pelayanan yang termudah, cepat, dan tidak perlu datang ke kantor langsung. Untuk itu Bank BNI menyelenggarakan Program Loyalty Payroll sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas UNNES yang menyalurkan penghasilan pegawai melalui BNI.

Para pemenang mendapat hadiah berdasarkan jumlah poin tertinggi. Jumlah point yang diperhitungkan yakni dari  penggunaan e chanel (BNI SMS Banking, BNI Internet Banking, dan Mobile Banking), top up saldo, dan pengajuan KTA/KPR BNI. Di lingkungan UNNES ada delapan orang beruntung, dengan hadiah utama satu unit sepeda motor, kata I Gusti Nyoman Dharma Putra.

I Gusti Nyoman Dharma berharap kepada semua warga UNNES untuk selalu meningkatkan saldo rekening Payroll dan transaksi BNI e-Banking serta menangkan hadiah menarik dalam program Loyalty Payroll berikutnya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, UNNES bekerjasama dengan Bank BNI itu saling menguntungkan yakni tata kelola keuangan UNNES menjadi sehat.

Alhamdulillah tata kelola keuangan Badan Layanan Umum (BLU) UNNES juga baik, ini dibuktikan UNNES menjadi rujukan dari perguruan tinggi lain, kata Prof Fathur.

Prof Fathur berharap kerjasama antara UNNES dan Bank BNI ke depan bisa bertambah maju dan berkah.

Hadir, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Dekan, Hendra Nuryawan (Pemimpin BNI Cabang Semarang), Eko Wianindyo (Pemimpin Bidang  Pemasaran), dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 490 kali

Mahasiswa Asing Turut Rekatkan Hubungan Antarnegara

Senin, 1 Juli 2019 | 14:40 WIB


Mahasiswa Asing Turut Rekatkan Hubungan Antarnegara

Mahasiswa asing yang melakukan pelbagai program di negara lain menjadi duta bagi negaranya. Untuk itu, mereka mesti mengusung nilai karakter dan budaya unggul agar mampu menjadi representasi dari bangsanya.

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman mengatakan, mahasiswa asing turut merekatkan hubungan antarnegara. Dengan demikian, menurut Prof Fathur, hubungan yang terjalin tidak hanya dalam wilayah akademik maupun antarperguruan tinggi. Namun lebih dari itu, hubungan antarnegara akan terjalin semakin erat.

“Mahasiswa yang menempuh program di kampus lain di luar negeri secara tidak langsung juga mempunyai misi untuk merekatkan hubungan negaranya dengan tempat belajar,” ujarnya ketika menerima mahasiswa asing yang menempuh program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dari India dan praktik kerja lapangan (PKL) dari University Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, Senin, 1 Juli 2019, di Rektorat kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Hadir dalam penyambutan mahasiswa, antara lain, Wakil Dekan I Bidang Akademik FBS UNNES Dr Hendi Pratama, pembimbing PKL UPSI Bambang Indiatmoko, dan penanggung jawab program BIPA Wati Istanti.

Prof Fathur menegaskan, hubungan bilateral antarnegara bisa saja berlangsung dinamis dan pada suatu masa muncul gesekan. Akan tetapi, pelbagai hal terkait masa lalu itu tidak boleh menjadi halangan untuk belajar di negara tujuan. Di sisi lain, Prof Fathur berharap mahasiswa asing dapat turut mengabarkan kebaikan dan mempromosikan UNNES di kancah internasional.

Dr Hendi Pratama menuturkan, mahasiswa yang menempuh program BIPA sebanyak delapan orang, sedangkan mahasiswa PKL UPSI sebanyak empat orang. Ia mengatakan, mahasiswa BIPA akan belajar bahasa dan budaya Indonesia selama seminggu. Adapun mahasiswa PKL UPSI akan melakukan praktik di FBS UNNES hingga 25 Agustus 2019.(*)


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 360 kali

UNNES Menandatangani MoM dengan KBRI Jepang dan SRIT Tokyo

Senin, 1 Juli 2019 | 13:05 WIB


UNNES Menandatangani MoM dengan KBRI Jepang dan SRIT Tokyo

Delegasi UNNES yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Zaenuri SE MSI Akt beranggotakan Prof Dr Hardi Suyitno MPd, Dr Amin Suyitno MPd,   Endang Sugiharti SSi MKom dan Arif Widiyatmoko SSi MPd melakukan kunjungan ke KBRI Jepang dan SRiT (Sekolah Republik Indonesia Tokyo).  Delegasi diterima oleh staf Atdikbud dan Kepala SRIT pada hari Jumat, 28 /6.

Prof Dr Zaenuri mengatakan, pertemuan berlangsung sangat produktif, membahas peluang kerja sama akademik, seperti professor goes to school, Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Antar Bangsa, fasilitasi promosi UNNES, dan kegiatan akademik lainnya. Berbagai inisiasi kerja sama dituangkan dalam MoM.

“Kepala SRIT, Saidan, merupakan alumni UNNES, dan sangat berharap ada mahasiswa UNNES yang melaksanakan PPL Antar Bangsa di SRIT. Para mahasiswa akan difasilitasi utk melakukan observasi di sekolah-sekolah di Tokyo, di sekitar SriT,” kata Prof Zaenuri.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 358 kali

44 Tahun Mengabdi, Prof Sri Mulyani Purna Tugas

Senin, 1 Juli 2019 | 11:07 WIB


44 Tahun Mengabdi, Prof  Sri Mulyani Purna Tugas

Prof Dr Sri Mulyani Endang Susilowati MPd dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) telah mengabdi selama 44 tahun, 4 bulan di Universitas Negeri Semarang (UNNES), kini mengakhiri masa kerjanya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau purna tugas.

Pelepasan oleh Rektor  Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt (WR1), Dr S Martono (WR II), dan Prof Agus Nuryatin (WR IV), Senin (1/7/2019) di Rektorat Sekaran Gunungpati. 

Selain Prof Sri Mulyani, dilepas pula Dra Sri Djuwarni Ningsih MPd (FIP), Drs Suprapto MHum (FBS), Drs Tukidi MPd (FIS), dan Moh Yamin SPd (FH).

Prof Fathur Rokhman saat melepas menyampaikan, melakukan pengabdian di UNNES selama 44 tahun 4 bulan ini merupakan waktu yang luar biasa, jasa ini merupakan jasa baik mungkin mahasiswanya yang dididik sudah menjadi Profesor, Doktor, dan bahkan sudah ada yang menjadi Rektor serta Dekan.

Untuk itu atas nama lembaga dan pribadi kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian luar biasa ini dan mohon maaf atas keterbatas kami dalam melakukan pelayanan. UNNES selalu terbuka menerima kritik dan saran untuk kemajuan ke depan.

Meskipun hubungan kedinasan berakhir (purna tugas), tapi hubungan kekeluargaan dengan UNNES tetap “Eksis” tidak putus, sebab setelah purna tugas langsung menjadi anggota perkumpulan Wredatama yang dipimpin oleh Drs Zoedindarto Boedihartono. Untuk itu UNNES berharap masukan dari Bapak/Ibu supaya lebih maju dan lebih baik lagi.

KetuaWredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedihartono menyampaikan, bahwa jumlah anggota Wredatama sampai saat ini hampi 800 orang lebih.

Ada berbagai forum besar yang dapat digunakan anggota wredatama untuk saling sapa, dan silaturahmi yakni Halal bihalal dan temu kangen dengan pimpinan.

Hadir, Ketua KORPRI Dr Rochmad MSi, Dr Sutikno (BUHK), Dr Achmad Rifai RC MPd (Dekan FIP), Prof Dr Muhammad Jazuli MHum (Dekan FBS), Dr Moh Solehatul Mustofa MA (FIS), Prof Dr Sudarmin MSi (Dekan FMIPA),  Dr Rodiyah SPd SH MSi (Dekan FH), Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti MSi    (Sekretaris Majelis Profesor),  Mulyo Widodo SPd MM (Kabag Hukum dan Kepegawaian), dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 489 kali

UNNES Career Expo Percepat Proses Link and Match

Minggu, 30 Juni 2019 | 19:13 WIB


UNNES Career Expo Percepat Proses Link and Match

Pada Jumat dan Sabtu (28-29/6) Pusat Pengembangan Karir dan Bimbingan Konseling Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi Universitas Negeri Semarang (Pusat Karir dan BK LP3 UNNES) selenggarakan UNNES Career Expo 2019 (UCE 2019) di gedung LP3.

Hadir dalam pembukaan Ketua LP3, Ketua BP2M, Ketua DPP IKA UNNES, para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, dan segenap pengelola LP3.

Expo karir ini memberikan layanan kepada para mahasiswa yg masih berada pada masa studi, maupun menjelang lulus, para alumni lebih dekat dengan dunia kerja dan dunia industri. Khusus bagi para alumni UNNES, agenda UCE semoga bisa menjadi ajang mencari, memilah dan memutuskan untuk meraih pekerjaan yang diharapkan.

Berdasarkan rekaman pendaftaran secara daring terdaftar 4408 pengunjung yang terdiri dari alumni UNNES dan masyarakat luas.

Kegiatan ini menghadirkan 19 perusahaan yang bergerak yang terkategori dalam bidang Perbankan, Tekstil, Manufaktur, IT, Jasa Pendidikan, dan Konsultan. Total empat perusahaan mengadakan penerimaan selepas expo seperti PT Mega Central Finance, PT Arista Group, PT Karyamas, dan PT Best Agro Internasional. Dari seluruh perusahaan terhitung hampir 50 kualifkasi lowongan kerja yang bisa diikuti oleh lulusan kependidikan dan non-kependidikan.

 “Harapannya UNNES Career Expo dapat memberikan layanan informasi pekerjaan yang tepat bagi para wisudawan, disisi lain mahasiswa memahami seluk beluk dunia kerja. Serta perguruan tinggi mendapat balikan dari pelaku usaha dan industri untuk menciptakan lulusan yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan mereka sehingga terwujud link and match” ujar kepala Pusat Karir Dr Eko Supraptono MPd

“Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kerjasama antara pusat karir dengan pelaku usaha dan industry, stakeholder, asosiasi HRD dan masyarakat secara luas” tambahnya.

Selama dua hari, selain ada expo perusahaan, ada pula conseling career dan konsultasi magang atau beasiswa dan lanjut studi ke luar negeri yang dipandu oleh para konselor handal dari FIP yaitu para dosen Bimbingan Konseling dan Psikologi.

Dr Drs Budiyanto SH MHum selaku Ketua DPP IKA UNNES menyampaikan “Alumni perlu mengembangkan diri sebaik-baiknya menjadi sarjana yg mumpuni, menguasai bidangnya. Sarjana yg baik perlu berkontribusi dalam dinamika dunia usaha dan industri sehingga keberadaanya benar-benar diperlukan oleh praktisi yang bergerak dalam bidang bisnis atau lainnya”

“IKA menyambut dan mendukung kegitan LP3 menggandeng pelaku usaha dalam mempertemukan dengan para lulusan. Upaya ini danggap sebagai langkah strategis membantu lulusan memeroleh pekerjaan dengan lebih konkrit dan efektif” imbuhnya.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 293 kali

Growth Hub UNNES: Percepat Kewirausahaan Bertumbuh

Minggu, 30 Juni 2019 | 13:52 WIB


Growth Hub UNNES: Percepat Kewirausahaan Bertumbuh

Prof Neil Towers dan Nadine Sulkowski dari University of Gloucestershire United Kingdom melakukan pertemuan  dengan Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum dan jajarannya.  Pertemuan membahas peningkatan peluang mahasiswa menciptakan lapangan kerja melalui Growing Indonesia Triangular Approach (GITA) for Higher Education, Jumat, 28/1.

Pertemuan berlangsung hangat. Acara diawali dengan penjelasan terkait progres kegiatan Erasmus Plus di UNNES. UNNES merupakan salah satu dari tujuh kampus  yang mendapatkan hibah program GITA untuk menumbuhkan program kewirausahaan di kalangan mahasiswa UNNES.

Prof Fathur Rokhman mengatakan bahwa kegiatan GITA Erasmus plus sejalan dengan salah satu target UNNES yaitu menciptakan wirausaha baru yang dapat bersaing di era global.

“GITA Erasmus merupakan salah satu model pendekatan yang bisa diterapkan di perguruan tinggi untuk  mempercepat tumbuhnya start-up baru,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Dorongan Rektor UNNES untuk menciptakan jiwa kewirausahaan  pada mahasiswa selaras dengan harapan Prof Neil Towers sebagai pencetus program GITA Erasmus tersebut. Neil berharap Program tiga tahun ini bertujuan untuk mendorong universitas-universitas di Indonesia dalam memfasilitasi start up yang handal.

Lebih lanjut Prof Fathur Rokhman juga menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) di UNNES, tidak hanya mahasiswanya, tetapi juga semua pengajar di semua mata kuliah dengan memasukkan unsur kewirausahaan di dalamnya.

Ketua Project Erasmus UNNES, Dorojatun Prihandono PhD mengatakan di UNNES, Growth Hub bertempat di Gedung LP3 Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) lantai 1. Fasilitas tersebut sudah bisa dimanfaatkan oleh  mahasiswa, dosen, dan stakeholder terkait.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Wakil Rektor Bidang Perencanana dan Kerja sama Prof Dr Agus Nuryatin, dan Dekan Fakultas Ekonomi Drs Heri Yanto MBA PhD.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 185 kali

PPS UNNES Gelar Konferensi Inovasi dan Teknologi

Minggu, 30 Juni 2019 | 6:42 WIB


PPS UNNES Gelar Konferensi Inovasi dan Teknologi

Mengimbanginya inovasi teknologi saat ini, pendidikan kemanusiaan perlu terus dikembangkan guna menghadapi revolusi industri 4.0.

Untuk itu digelar konferensi internasional bertajuk The 5th International Conference on Science, Education and Technology (ISET 2019) oleh Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES), Sabtu (29/6) di hotel UTC, Semarang.

Konferensi itu didedikasikan untuk mempromosikan percepatan ilmiah, inovasi teknologi dan pemanfaatan teknologi dalam membantu proses pedagogis. 

Prof Ahmad Slamet MSi  Direktur PPS UNNES  memaparkan, konferensi ini merupakan kelanjutan dari empat konferensi sebelumnya. 

Ia menyampaikan, nama awalnya seminar internasional tentang  teknologi pendidikan. Konferensi ini difokuskan ke sains dan teknologi yang muncul dan inovasi  teknologi dalam membantu proses pedagogis. 

Menurut Direktur PPS UNNES konferensi ini untuk meningkatkan kolaborasi internasional, akselerasi literasi digital mengimbangi era revolusi industri 4.0 dalam terutama dalam pendidikan kemanusiaan. 

Dijelaskan pula, pada Iset tahun ini kami undang, organisasi, profesor, peneliti, guru, siswa, mempresentasikan dan mendiskusikan temuan terbaru mereka.

Temuan itu termasuk inovasi, tren, kekhawatiran, tantangan praktis dan solusi yang diadopsi dalam sains, pendidikan yang sedang berkembang dan teknologi.

Hingga saat ini menurutnya ada 231 pemakalah dalam konferensi internasional ISET 2019. Makalah yang dipilih diterbitkan dalam Humanities & Social Sciences Reviews Journal yang terindeks oleh Scopus dan Prosiding diindeks oleh Web of Science. 

Hadir sebagai pembicara Dr Howard Manns PhD Monash University Australia Assoc, Prof Dr Arasinah binti Kamis Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia, Dr Mohammed Azhar Bin Yusof, Nanyang Technological University Singapore, Dr Threerasak Soyeeree Kasetsart University Thailand, dan Dr Hendi Pratama  MA Universitas Negeri Semarang, Indonesia.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 251 kali

“DKV UNNES Ujung Tombak Desain Grafis Jawa Tengah”

Sabtu, 29 Juni 2019 | 20:13 WIB


“DKV UNNES Ujung Tombak Desain Grafis Jawa Tengah”

Mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Semarang (DKV UNNES) selenggarakan Pasar Branding edisi ke-5 selama tiga hari sejak tanggal 28 sampai 30 Juni. Kegiatan bertempat di komplek Kampung Budaya UNNES dan diperuntukan untuk umum

Hadir dalam kegiatan Camat Gunungpati Ronny Tjahjo Nugroho SSos MM selaku Perwakilan Walikota Semarang, Perwakilan jurusan Seni Rupa Supatmo MPd MHum, serta dosen pembimbing kegiatan Dr Kamsidjo Budi Utomo MPd dan Muhammad Rahman Athian MPd MSn.

Saat pembukaan hari pertama, pengunjung disuguhi hiburan nyanyian oleh mahasiswa Seni Musik, tarian oleh mahasiswa Seni Rupa dalam UNNES Dancetination, hingga fashion show Batik oleh Duta FBS yang seluruhnya bertajuk perpaduan budaya lokal.

Pemilihan hiburan bukan tanpa alasan, itu bagian dari tema Echo Tradisstasion. Hafidz selaku koordinator kegiatan menjelaskan “Tema berarti wadah untuk menggaungkan tradisi, dimaksudkan agar masyarakat Indonesia kembali tertarik dan bangga pada budaya sendiri dibanding terus membanggakan budaya mancanegara melalui desain grafis branding”

“Dengan Pasar Branding diharapkan DKV UNNES menjadi ujung tombak desain grafis se-Jawa Tengah”, ujar Dosen Pengampu Kegiatan Muhammad Rahman Athian MPd MSn.

Camat Gunungpati menyambut hangat kegiatan ini sekaligus membuka acara.

Gallery berisi karya Ilustrasi, multimedia interaktif, videografi, animasi, design identitas visual, dan desain karakter ciptaan mahasiswa DKV UNNES.

Hari ini, Sabtu (29/6) open gallery dimulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB. Selama galeri dibuka, ada dua forum diskusi interaktif. Pertama berjudul “3D Art in Other Prespective” oleh Wandah Kurniawan (Tioxic). Dilanjutkan workshop “Increasing Awesomeness as an Artist” oleh Leo Avero.

Besok tepatnya tanggal 30, akan ada workshop “Seni Rupa dengan Memanfaatkan Era Digital Kekayaan Budaya Indonesia” oleh Bondan Bondowoso. Pasar Branding selanjutnya akan ditutup dengan sajian DKV award. Award berupa penghargaan pada mahasiswa DKV yang berprestasi dan memiliki karya terbaik.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff) 


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 447 kali

Wisuda UNNES, Rektor: Multi-Kecakapan Abad 21

Jumat, 28 Juni 2019 | 14:31 WIB


Wisuda UNNES, Rektor: Multi-Kecakapan Abad 21

Alhamdulillah, pada hari ini dengan penuh bangga, UNNES mempersembahkan kepada Indonesia sebanyak 1.380 wisudawan yang siap menatap masa depan lebih baik. Atas nama seluruh civitas academica UNNES, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan Saudara menyelesaikan serangkai proses penggemblengan dan pengembangan diri menjadi insan berilmu dan berkarakter yang berujung manis pada wisuda ini.

Ucapan selamat dan sukses juga kami sampaikan kepada para orang tua/wali, penyedia beasiswa, dan keluarga wisudawan atas keberhasilan Bapak/Ibu/Saudara mendorong, membimbing, dan memberikan semangat kepada Ananda tercinta untuk menyelesaikan studi dengan prestasi yang membanggakan.

Kami pun menghaturkan terima kasih atas kepercayaan para orang tua, wali, dan masyarakat yang diberikan kepada UNNES menjadi tempat studi program diploma, sarjana, pendidikan profesi, magister, dan doktor bagi putra-putri dan handai taulan Bapak/Ibu dan Saudara sekalian. Anda semua adalah bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar UNNES dalam naungan Rumah Ilmu Pengembang Peradaban.

Kami memiliki komitmen untuk mendidik dan melayani mahasiswa UNNES di atas standar nasional pendidikan tinggi dan bahkan kami terus mengembangkan hingga mencapai standar internasional.

Harapannya, UNNES mampu bersanding dan syukur bisa bersaing dengan perguruan tinggi di dunia. Cita-cita besar UNNES tersebut dapat segera dicapai manakala pada era disrupsi ini seluruh warga UNNES termasuk alumni (yang diwisuda hari ini) menghias diri dengan multi kecakapan abad 21.

Bangsa-bangsa di dunia menyambut masa depan dengan antusias sekaligus cemas. Perubahan yang sangat cepat melahirkan berbagai kebaruan yang mencengangkan. Teknologi berkembang demikian cepat, menawarkan berbagai kemudahan hidup. Di sisi lain, perubahan tersebut menciptakan ketidakpastian sehingga masa depan justru makin sulit diramalkan.

Bonus demografi menjadi salah satu modal yang membuat bangsa Indonesia optimis menghadapi masa depan. Prediksi sejumlah lembaga internasional menunjukkan bahwa bangsa Indonesia akan semakin mapan dan kuat. Oberman et.al dalam McKinsey Global Institute (2012) meramalkan Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar ke-7 dunia pada 2030. Adapun Pricewaterhouse Coopers (2017) meramalkan Indonesia menjadi kekuatan ekonomi terbesar ke-4 dunia pada 2050.

Meskipun mendapatkan prediksi yang optimistis, ada berbagai kondisi yang menunjukkan keunggulan kompetitif Indonesia masih relatif rendah dibandingkan negara lain. Data World Economic Forum (WEF) menunjukkan daya saing Indonesia masih berada di peringkat 36 dari 137 negara. Sementara World Intellectual Property Organization (WIPO) menunjukkan daya saing inovasi Indonesia masih di peringkat 87 dari 127 negara. WIPO juga menunjukkan bahwa Knowledge& Technology Outputs Indonesia berada di peringkat 70 dari 127.

Dalam kondisi demikian, pendidikan diidamkan menjadi piranti yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal itu sangat mendesak karena bangsa Indonesia juga menghadapi era kehidupan baru yang disebut era disrupsi.

Era tersebut membawa perubahan yang signifikan karena mampu mengubah cara manusia hidup, beraktivitas, dan terhubung. Dalam penyediaan lapangan kerja, misalnya, McKinsey (2017) menyebutkan bahwa 75–375 juta tenaga kerja di seluruh dunia beralih profesi akibat era disrupsi.

Untuk menyambut sekaligus menjadi bagian dari kemajuan pada era Revolusi Industri 4.0, seseorang harus memiliki multi kecakapan sebagai bekal untuk menghadapi berbagai tantangan. Dengan demikian, sumber daya manusia yang memiliki karakter unggul, kemampuan berpikir tingkat tinggi, kecerdasan majemuk, softskills, dan pembelajar seumur hidup akan lahir berkat multi-kecakapan yang terus ditumbuhkan.

Kecakapan esesial yang ditumbuhkan secara esensial mencakup kritis dalam berpikir, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Alhasil, kriteria sumber daya manusia demikianlah yang diperlukan dalam persaingan dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Dalam rangka mengantarkan lulusan UNNES memiliki kompetensi dan multi kecakapan abad 21, UNNES berkomitmen kuat menghadirkan berbagai lompatan-lompatan inovasi yang dapat menghasilkan SDM yang mampu berkiprah dan berkontribusi pada era disrupsi.

Melalui kebersamaan, integritas, dan kerja nyata, seluruh elemen UNNES melaksanakan tridarma perguruan tinggi di atas standar nasional pendidikan tinggi. Komitmen UNNES itu telah ditanamkan dalam benak para civitas academica UNNES, sehingga lulusan UNNES mampu memberikan pemecahan masalah yang asing dan belum diketahui solusinya.

Oleh karena itu, sudah saatnya para wisudawan terpanggil untuk melaksanakan tugas mulia dengan mengambil berbagai peran strategis ini.

Berbekal Ipteks yang telah diperoleh selama kuliah di UNNES, Anda harus mampu merespons perkembangan peradaban di masa depan sehingga Saudara memberikan kesejahteraan bagi umat manusia.

Tampilkan diri Anda dengan pola pikir dan paradigma esok hari untuk menyelesaikan persoalan hari ini. Dengan cara seperti itu, Saudara menempatkan diri Anda sebagai calon pemimpin dunia yang akan membawa reputasi diri makin cemerlang. Makin cemerlang reputasi Saudara, reputasi UNNES-pun akan jaya. UNNES dan masyarakat menunggu kiprah Saudara semua. Kesuksesan Saudara adalah kesuksesan UNNES, dan sekaligus kesuksesan bangsa Indonesia.

Jayalah UNNES, Jayalah Pendidikan Indonesia. Semoga Allah meridai ikhtiar Saudara.


Penulis: Sihono Dibaca : 306 kali

UNNES Luluskan 1.380 Wisudawan

Kamis, 27 Juni 2019 | 15:50 WIB


UNNES Luluskan 1.380 Wisudawan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar wisuda priode II tahun 2019. Kegiatan tersebut berlangsung dua hari, Rabu dan Kamis (27 dan 28 Juni 2019) di Auditorium Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Hari pertama Kamis (27/6) diikuti Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 173 orang, FBS (215 orang), FMIPA (141 orang), dan Pancasarjana 28 orang Doktor, 141 orang Magister.

Sedangkan untuk hari kedua Jumat (28/6) besok, diikuti FIS (116 orang), FT (147 orang), FIK (172 orang), FE (149 orang), dan FH (98 orang).

Lulusan terbaik peringkat I yakni Ramllah Prodi Pendidikan Ekonomi (S1) dengan IPK 3,94,  Peringkat II Kusjuriansah Prodi Pendidikan Fisika (S1) IPK 3,93, dan peringkat III Septian Cipto Nugroho Prodi Pendidikan Sendratasik (Pendidikan Seni  Musik) S1 IPK 3,92.

Kemudian, Ni Putu Era Marsakawati Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa (Bahasa Inggris) S3 IPK 4,00, Ayon Diniyanto Prodi Ilmu Hukum (S2) IPK 4,00, dan Wahyu Edy Setiansyah Prodi Surve dan Pemetaan Wilayah (D3) IPK 3,57.

Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat memberi sambutan menyampaikan, sebentar lagi Saudara akan meninggalkan kampus untuk berpetualang di dunia yang lebih luas peluang dan tantangannya. untuk itu, saya berharap rasa bangga terus Saudara pupuk dan gelorakan kepada dunia, sehingga UNNES mampu mendunia.

Prof Fathur menjelaskan, tradisi prestasi dan reputasi UNNES yang perlu Saudara kabarkan kepada dunia diantaraya UNNES sebagai PTN unggul yang dikukuhkan dengan pencapaian akreditasi perguruan tinggi (APT) A. Dari 4.674 PT di Indonesia, hanya 85 PT yang terakreditasi A (unggul), UNNES termasuk di dalamnya.

UNNES peringkat kampus terhijau berada urutan 5 nasional dan 85 dunia. Untuk kategori pendidikan karakter UNNES berada peringkat 1 di Indonesia dan 13 dunia dan jumlah prodi terakreditasi unggul sebanyak 64%.

Pada ajang bergensi Sinta Award tahun 2019 UNNES dinyatakan sebagai institusi dengan jurnal terbanyak terindeks di Sinta (96 Jurnal).

Tata kelola UNNES dinyatakan sebagai PTN BLU terbaik II se-Indonesia dan tata kelola keuangan berpredikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 8 tahun berturut-turut. Reformasibirokasi UNNES masuk pada 10 terbaik nasional.

Prestasi terbaru, UNNES ditempatkan sebagai PTN Terfavorit No. 6 SNMPTN dan No. 5 SBMPTN tahun 2019.

Berbagai capaian UNNES saat ini terus memacu kami untuk berlari dan bahkan melompat agar lebih baik, kata Prof Fathur.

Ke depan, kami terus berkomitmen untuk menjadi PTN Unggul dengan semangat mendorong mahasiswa untuk  Lulus Tepat Waktu,  IPK  tinggi, Bela Negara, Berjiwa Kewirausahaan, dan Berkarakter Konservasi. Kami pun selalu mohon dukungan dan doa restu dari Bapak/Ibu/ Saudara sekalian agar UNNES tetap istiqomah untuk mencapai visi sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional, pungkasnya.

Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB, Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS juga (Mantan Menteri Perikanan & Kelautan Republik Indonesia) saat orasi ilmiah dengan judul Meningkatkan Kompetensi, Integritas, Dan Keberhasilan Lulusan UNNES Di Era Revolusi Industri 4.0.

Prof  Rokhmin menyampaikan, bila saudara ingin hidup sukses dan bahagia di dunia dan akhirat  maka saudara harus beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME,  memiliki kompetensi IPTEK sesuai dengan bidang ilmu, harus sehat, cakap, terampil, kreatif, dan mandiri. Kemudian harus berakhlak mulia dan berbudaya luhur.

Di era Industri 4.0 hampir semua aspek kehidupan di dunia ini sangat tidak menentu dan tidak bisa diperkirakan sebelumnya. Era Industri 4.0 yang bercirikan perubahan yang super cepat di semua aspek kehidupan manusia yang disebabkan oleh kemampuan teknologi, untuk itulah harus melakukan inovasi secara berkelanjutan.  Yakni mulai sekarang kita harus membekali diri dengan kemampuan untuk melakukan ”disruptive innovations”.  Yakni, kemampuan untuk dapat mengantisipasi setiap perubahan yang bakal terjadi secara super cepat, kemudian bagaimana memanfaatkan dan mengelola perubahan itu bagi keberhasilan hidup kita, kemaslahatan bersama, kemajuan dan kesejahteraan bangsa kita, dan untuk dunia yang lebih baik (for a better world).


Penulis: Sihono Dibaca : 387 kali

Besok, UNNES Wisuda 1.380 Mahasiswa Periode II

Rabu, 26 Juni 2019 | 15:03 WIB


Besok, UNNES Wisuda  1.380  Mahasiswa Periode II

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Upacara Wisuda Periode II Tahun 2019 selama dua hari Kamis dan Jumat (27-28/6) di Auditorium Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Mereka yang di wisuda sebanyak 1.380 orang terdiri atas 28 orang Doktor, 141 orang Magister, 1.208 orang Sarjana, dan 3 orang Diploma.

Hari pertama  Kamis (27/6) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 173 orang, FBS (215 orang), FMIPA (141 orang), dan Pancasarjana 28 orang Doktor, 141 orang Magister.

Hari kedua Jumat (28/6) FIS (116 orang), FT (147 orang), FIK (172 orang), FE (149 orang), dan FH (98 orang).

Untuk kelancaran acara wisuda Periode II Universitas Negeri Semarang panitia telah menyiapkan berbagai hal, diantaranya susunan acara. Sesuai susunan acara yang dirancang, pukul 07.00 (hari pertama/Kamis, 27 Juni 2019) dan pukul 06.30 (hari kedua/Jum’at, 28 Juni 2019) diharapkan wisudawan sudah berbaris sesuai urutan di depan audit. Pukul 08.00 (hari pertama/Kamis, 27 Juni 2019) dan pukul 07.00 (hari kedua/Jum’at, 28 Juni 2019) wisudawan program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma memasuki ruang upacara. Setelah wisudawan berada di ruangan, Rektor UNNES beserta ketua dan anggota senat memasuki ruang upacara. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta.
Dijadwalkan Rektor membuka upacara wisuda kemudian pembacaan laporan kelulusan oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan. Setelah itu, acara selanjutnya adalah penyerahan ijazah dan piagam penghargaan serta pemberian ucapan selamat kepada lulusan terbaik. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan ijazah oleh Dekan didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Direktur didampingi Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan kepada Wisudawan Fakultas dan Pascasarjana. Usai penyerahan ijazah dilanjutkan Pidato Wisuda oleh Rektor dan Pidato Inspiratif.
Setelah pembacaan Janji Wisudawan dilanjutkan sambutan oleh Wisudawan. Acara selanjutnya pembacaan Doa. Setelah pembacaan Doa Upacara Wisuda ditutup oleh Rektor.

Supaya upacara wisuda berjalan dengan khidmat dan lancar, diharapkan wisudawan untuk memperhatikan tata tertib pelaksanaan prosesi wisuda.

  1. Wisudawan mengenakan pakaian wisuda lengkap dan memakai emblem dari Panitia dan dipasang pada dada sebelah kiri;
  2. Wisudawan beserta Pendamping 2 orang (orang tua/wali) hadir tepat waktu pukul 07.00 (hari pertama/Kamis, 27 Juni 2019) dan pukul 06.30 (hari kedua/Jum’at, 28 Juni 2019);
  3. Wisudawan berbaris sesuai urutan kursi/nomor dada di halaman depan Auditorium dan memperhatikan instruksi dari Petugas Pengatur Barisan;
  4. Pendamping (orang tua/wali) dapat memasuki ruang wisuda setelah mengambil konsumsi di tenda sebelah barat Auditorium
  5. Barisan wisudawan memasuki ruang upacara pada pukul 08.00 (hari pertama/Kamis, 27 Juni 2019) dan pukul 07.00 (hari kedua/Jum’at, 28 Juni 2019);
  6. Wisudawan yang terlambat untuk sementara akan transit di Ruang Kenanga dan akan masuk ke ruang upacara setelah dikoordinasi oleh Petugas;
  7. Bagi wisudawan yang terlambat apabila prosesi wisuda sedang/telah berjalan maka diperkenankan masuk dan duduk sesuai nomor kursi tetapi tidak akan mengikuti prosesi wisuda maju ke depan;
  8. Posisi kuncir berada disebelah kiri, setelah ada prosesi pemindahan kuncir perwakilan wisudawan oleh Rektor, secara bersama-sama kuncir dipindah ke posisi sebelah kanan;
  9. Tidak melakukan aktifitas berfoto di ruang upacara pada saat proses sedang berlangsung;
  10. Dilarang merokok di ruang upacara dan di area Auditorium pada saat proses sedang berlangsung;
  11. Tidak meninggalkan tempat, tanpa seizin petugas;
  12. Menjaga ketertiban dan ketenangan;
  13. Menonaktifkan telepon genggam/hp (getar).
  14. Tidak boleh tukar menukar tempat duduk (bila ijazah tertukar dengan yang lain mohon diterima terlebih dahulu jangan protes kepada Dekan – Direktur  petugas akan segera menghubungi Sdr setelahnya).
  15. Yang tidak bersedia bersalaman (khusus putri), dapat memberi tanda/isyarat
  16. Duduk sesuai kelompok Program/Fakultas;
  17. Pastikan nomor kursi sesuai dengan nomor dada;
  18. Khusus bagi Pendamping (orang tua/wali) WAJIB membawa undangan untuk ditukar dengan tiket masuk ruang wisuda (maksimal 2 orang);
  19. Tempat duduk untuk Pendamping (orang tua/wali) ditata tidak berdasarkan fakultas, sehingga yang hadir terlebih dahulu berhak menempati tempat duduk paling depan;
  20. Pendamping (orang tua/wali) mengenakan Pakaian Bebas, Rapi dan Bersepatu;
  21. Konsumsi bagi Pendamping (orang tua/wali) dapat diambil sebelum masuk ke ruang wisuda yang letaknya berada di tenda sebelah Barat Auditorium.
  22. Anak usia di bawah 12 tahun dilarang masuk ke ruang wisuda;
  23. Sampah dalam bentuk apapun agar disimpan dalam tas, untuk dibuang pada tempatnya setelah acara wisuda selesai.
  24. Apabila terdapat kesalahan/ kekeliruan/ kekurangan pada ijazah, silakan melapor ke Subbag Registrasi Dan Statistic Bagian Akademik BAKK, Gedung Rektorat Lantai 1.
  25. Keluar ruangan dengan tertib di akses keluar yang telah disediakan.
  26. Antisipasi kemacetan: Jalan alternatif, menginap di sekitar kampus, datang lebih awal.
  27. Tracer study kepada alumni akan dilaksanakan 2 tahun setelah lulus.
  28. Informasi tentang pengisian tracer study akan di informasikan melalui sms gateway dan laman http://tracerstudy.unnes.ac.id
  29. Alumni mohon melakukan update nomor handphone jika ada perubahan.

Demikian upaya Panitia Wisuda agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan khidmat


Penulis: Sihono Dibaca : 418 kali

Rektor UNNES Serahkan 107 SK CPNS

Rabu, 26 Juni 2019 | 13:27 WIB


Rektor UNNES Serahkan 107 SK CPNS

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi menyerahkan 107 Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dosen, Rabu (26/6) di rektorat Sekaran Gunungpati.

Hadir Kepala Biro Umum Hukum dan Kepegawaian (BUHK) Dr Sutikno, Kabag Hukum dan Kepegawaian Mulyo Widodo SPd MM, serta Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan.

Ke-107 CPNS itu menyebar di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 13 orang, FBS 28 orang, FMIPA 10 orang, FT 25 orang, FIK 6 orang, FE 22 orang, dan FH 3 orang.

Prof Fathur Rokhman saat memberi sambutan menyampaikan, setelah resmi menjadi CPNS mulai saat ini harus bekerja dengan sungguh-sungguh dan mempunyai kesadaran global yakni mempunyai wawasan yang luas.

“Seorang dosen dengan kesadaran global jika diketik namanya di google pasti muncul,” kata Prof Fathur.

UNNES merupakan Rumah Ilmu, rumah pengembang peradaban. Untuk itu apakah anda sanggup melakukan? apakah anda sanggup mengembangkan keilmuan? tanya Prof Fathur.  Sangguuup jawab serempak oleh penerima CPNS.

Hal senada juga diamini oleh Ibnu Amar Muchsin SPd MA salah satu CPNS dari FBS “Barakallah, Bapak Rektor, Bapak WR, Bapak Dekan, dan Ibunda WD2 FBS  akhirnya saya mendapatkan SK CPNS, haru biru rasanya. Selanjutnya kami mohon arahan dan bimbingannya agar turut serta membawa kampus UNNES tercinta menuju klaster 1, dan PTN-BH,” kata Ibnu Amar.


Penulis: Sihono Dibaca : 632 kali

Laboratorium Kalibrasi UNNES Ikuti Peringatan Hari Akreditasi Internasional

Rabu, 26 Juni 2019 | 13:22 WIB


Laboratorium Kalibrasi UNNES Ikuti Peringatan Hari Akreditasi Internasional

Perwakilan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Laboratorium Kalibrasi (Lab Kal) FIK UNNES mengikuti  Temu Nasional Pemangku Kepentingan Bidang Akreditasi sekaligus Peringatan Hari Akreditasi Dunia (WAD) 2019 .

Peringatan itu berfokus pada tema “Accreditation: Adding Value to Supply Chains”. 

Lab Kal FIK UNNES juga menjadi salah satu dari 43 Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) penerima sertifikat yang diserahkan langsung oleh Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang juga Ketua Komite Akreditasi Nasional (KAN) Prof. Dr. Ir. Bambang. Prasetya, M.Sc.

Sementara itu, Deputi Bidang Akreditasi BSN sekaligus Sekretaris Jenderal KAN, Kukuh S. Ahmad mengatakan, sampai dengan April 2019, KAN telah mengakreditasi 2.057 LPK yang terdiri dari 1.675 laboratorium (1315 laboratorium penguji, 278 laboratorium kalibrasi, 64 laboratorium medik, 18 penyelenggara uji profisiensi / uji banding antara laboratorium), 96 lembaga inspeksi dan 286 lembaga sertifikasi untuk berbagai skema.

Skema tersebut di antaranya skema akreditasi untuk sistem manajemen mutu SNI ISO 9001, sertifikasi produk, sertifikasi person, dan lain-lain.

Menristekdikti  Prof. Mohamad Nasir, Ph.D., Akt menyinggung tema WAD 2019 yaitu dengan akreditasi memungkinkan pelaku bisnis untuk berintegrasi ke dalam rantai pasok global, dengan membuktikan mutu produk melalui “bahasa teknis” yang dibutuhkan untuk membangun kepercayaan antar mitra bisnis.

Dunia pendidikan tinggi khususnya berperan penting dalam salah satu rantai pasok dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten dan siap untuk berkontribusi memberikan nilai tambah. Salah satu kelebihan perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) adalah keleluasaannya untuk menyiapkan program studi yang dibutuhkan masyarakat dengan bekerja sama dengan sektor industri.

Kepada Humas UNNES, Manjer Teknik Lab Kal FIK UNNES Rudatin Windraswara juga menyampaikan   bahwa Lab Kalibrasi FIK UNNES sebagai laboratorium UNNES pertama yang mendapatkan sertifikat akreditasi laboratorium kalibrasi 17025 dari KAN, menawarkan kalibrasi alat milik fakultas atau jurusan di lingkungan UNNES secara GRATIS selama Juni-Agustus 2019.

Info lebih lanjut terkait hal ini bisa menghubungi Sdr Wijil/ Sdr Zakwan melalui nomor telepon 081328222278.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 257 kali

GLPY 2019, Hilirisasi Kepemimpinan Bertumbuh Bagi Generasi Muda

Rabu, 26 Juni 2019 | 7:36 WIB


GLPY 2019, Hilirisasi Kepemimpinan Bertumbuh Bagi Generasi Muda

Pemuda adalah kunci penting dalam kemajuan sebuah negara. Dengan kualitas dan kuantitas yang beragam di tiap negara anggota ASEAN, kemajuan negara-negara di ASEAN sangat bergantung pada pemuda-pemudanya. Dengan demikian, sudah sewajarnya negara-negara yang menjadi anggota ASEAN saling mendukung dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan kegiatan The Growth Leadership Program for Youth (GLPY) 2019.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES) ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan dengan bertempat di gedung C7 Dekanat Fakultas Ilmu Sosial UNNES sejak Senin hingga Selasa (24-25/6).

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial Arif Purnomo SPd SS MPd menjelaskan, GLPY merupakan serangkaian kegiatan yang memberikan pelatihan kepemimpinan bagi mahasiswa sebagai upaya menjawab tantangan dan permasalahan dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

“Kegiatan diikuti lebih kurang 15 delegasi terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kita seleksi delegasi tersebut berdasarkan ide dan gagasan yang diajukan,” ungkap Arif Purnomo MPd.

Mewakili Rektor UNNES dan bertindak sebagai instruktur pelatihan, Dr Hendi Pratama SPd MA menjelaskan mengenai tantangan pada era revolusi Industri 4.0.

“Di Era revolusi Industri saat ini, seorang pemimpin tidak cukup dibangun dengan kekuatan semata, namun untuk menjadi seorang pemimpin yang arif harus diawali dengan visi yang besar,” jelas lulusan dari The University of Queensland tersebut.

Konsep kepemimpinan bertumbuh, imbuhnya, berusaha untuk menumbuhkan suatu benih kapemimpinan yang dilandasi dengan kemanusiaan dan mengkonsepsikan pemahaman kepemimpinan tersebut sebagai suatu kebaikan.

Dalam kegiatan yang diketuai oleh Dr Atika Wijaya SAP MSi dan koordinator mahasiswa Syarifah Niken Purnani ini, GLPY 2019 tidak hanya memberikan pemahaman mengenai konsepsi kepemimpinan bertumbuh semata. Delegasi juga dibekali dengan materi mengenai peran generasi milenial dalam menjawab tantangan revolusi industri oleh Nur Fhatullah SPd dan materi tentang budaya prestasi oleh Abdurrohman Hizbulloh.

Setelah melewati tahapan presentasi ide dan gagasan finalis, ajang bergengsi ini berhasil meneguhkan Wisnu Pratama Iryanto (Universitas Negara Semarang) sebagai Juara I, disusul oleh Anggi Fitriani (Universitas Gadjah Mada) dan I Putu Permana Putra (Universitas Warmadewa) sebagai Juara II dan III. Sementara untuk Juara Harapan I, II, dan III secara berurutan berhasil diraih oleh Cavin Dannis Tito Seragar (Universitas Padjadjaran), Nur’Izatul Hikmah (Universitas Negeri semarang), dan Waradzi Mustakim (Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat).

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 739 kali

Warisi Budaya Nusantara, Mahasiswa PPKn UNNES Gelar Simulasi Pernikahan Adat

Selasa, 25 Juni 2019 | 19:28 WIB


Warisi Budaya Nusantara, Mahasiswa PPKn UNNES Gelar Simulasi Pernikahan Adat

Melestarikan budaya nusantara merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya mencintai Indonesia. Upaya ini menunjukkan sikap tegas, bagaimana sebuah rasa nasionalisme dibangun diatas dasar-dasar kearifan lokal.

Ialah mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) angkatan tahun 2018. Mereka menggelar simulasi pernikahan adat Jawa Banyumas dalam rangka pemenuhan tugas akhir mata kuliah Hukum Adat, Kamis (20/6).

Dalam arahan Dosen Pengampu Natal Kristiono SPd MH, kegiatan yang bertempat di gedung PKMU lantai 2 ini berjalan dengan khidmat.

Acara diawali dengan laporan kepanitiaan oleh Rizky Ocktaviana dan dilanjutkan dengan sambutan dosen pengampu.

Dalam laporannya, Ockta menyampaikan pernikahan adat Jawa Banyumas dipilih karena memiliki corak dan nilai kultural yang khas dan kental.

“Jadi ada ciri khasnya, seperti bahasa yang digunakan yakni bahasa ngapak dan adat pernikahan daerah yang khas atau sering disebut dengan istilah Begalan. Acara dimulai dengan pasrah tampi antara pihak keluarga mempelai wanita dan pihak mempelai pria, dengan diwakilkan sesepuh atau seseorang yang sudah ditunjuk,” jelas Ockta.

Setelah akad nikah selesai, imbuhnya, pengantin pria dan pengantin wanita di antar domas kembali ke pihak keluarga masing-masing untuk melakukan tradisi begalan.

Saat memberikan sambutan, Natal mengapresiasi totalitas mahasiswanya dalam menggelar simulasi pernikahan adat tersebut.

“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun, semakin berkembang dan beragam. Jika tahun lalu mengangkat tema pernikahan adat Betawi, maka tahun ini kami mengusung adat Jawa Banyumas,” jelas Natal.

Sejatinya upaya pelestarian budaya semacam ini merupakan tugas dan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Jika dikaitkan dengan UNNES, upaya ini sesuai dengan nilai dasar konservasi UNNES, utamanya di bidang pelestarian konservasi nilai dan budaya.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 469 kali

Pelantikan, Rektor UNNES: Tingkatkan Tiga Hal Bisa Membawa UNNES Mendunia Untuk Indonesia

Selasa, 25 Juni 2019 | 14:43 WIB


Pelantikan, Rektor UNNES: Tingkatkan Tiga Hal Bisa Membawa UNNES Mendunia Untuk Indonesia

Ada tiga hal yang harus ditingkatkan oleh warga Universitas Negeri Semarang (UNNES), ketiga hal itu yakni kebersamaan, sinergi, dan kerja nyata.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat memberi sambutan pada Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Kepala Bagian Tata Usaha dan Kepala Sub Bagian di lingkungan UNNES, Selasa (25/6) di rektorat Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur  menjelaskan, pelantikan ini merupakan bagian penting untuk lebih menyehatkan organisasi, sebab organisasi UNNES sudah sehat. Organisasi yang sehat itu tentu mendapat kepercayaan baik dari masyarakat.

Untuk itu mari bersama sama bepikir positif dan melaksanakan tugas yang terbaik untuk kemajuan UNNES. Jika ketiga hal tersebut dilaksanakan dengan sungguh-sungguh Insya Allah bisa membawa UNNES mendunia untuk Indonesia, ajak Prof Fathur.

Mereka yang dipromosikan yakni Suminar SPd menjadi Kepala Sub Bagian Umum Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) dan Setyo Yuwono SST Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Biro Umum Hukum dan Kepegawaian(BUHK

Kemudian, yang dirotasi yakni Marino SPd Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Purwanto SE MM Kepala Sub Bagian Tata Usaha BUHK.


Penulis: Sihono Dibaca : 576 kali

Riset Kolabotatif UNNES dan Hiroshima University

Selasa, 25 Juni 2019 | 7:27 WIB


Riset Kolabotatif UNNES dan Hiroshima University

Tim Riset Kolaboratif yg diketuai Prof Hardi Suyitno MPd dengan anggota Prof Zaenuri SE MSi, Akt, Endang Sugiharti SSi MKom, dan Dr Amin Suyitno MPd pada hari Senin 24 Juni 2019 sudah berada di IDEC (Internasional Development and Cooperation) Hiroshima University Jepang untuk melakukan kegiatan pengumpulan data. Tim diterima direktur IDEC, yg menjadi mitra riset, Prof Takuya Baba, PhD.

Kegiatan dimulai dengan FGD yang melibatkan mahasiswa IDEC yang berasal dari berbagai negara. Ketua tim menyampaikan presentasi dengan tema: Strategy of Integration the Character Values through Mathematics Teaching-Learning Process. FGD dipimpin langsung oleh direktur IDEC dgn moderator Dr Amin Suyitno, MPd.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Zaenuri, SE MSi Akt pada akhir FGD menegaskan, UNNES memiliki visi menjadi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Ada 8 nilai karakter yg dikembangkan yakni inovatif (FIP), humanis (FBS), peduli (FIS), inovatif (FMIPA), kreatif (FT), sportif (FIK), kejujuran (FE), dan keadilan (FH).

Setelah FGD, tim peneliti memperoleh kehormatan sbg penguji laporan kemajuan 2 orang kandidat doktor, yakni Nur Ribuan Nofikusumawati Peni dan Mulia Putra dgn tema Ethnomathematics.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 360 kali

265 Siswa SMAN 4 Tangerang Kunjungi UNNES

Senin, 24 Juni 2019 | 15:45 WIB


265 Siswa SMAN 4 Tangerang Kunjungi UNNES

Sebanyak 265 siswa dan guru pendamping SMA Negeri 4 Kota Tangerang mengunjungi Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kunjungan akademik ini diterima Kasubbag Registrasi dan Statistik Januharto Partono SPd di Gedung Auditorium Prof Wuryanto, Senin (24/6).  

Lestari Budi Rahayu selaku guru pendamping menyampaikan bahwa kunjungan para siswa kelas XI dan guru pendamping untuk menjalin silaturahmi, serta menggali informasi tentang UNNES baik itu fakultas, program studi, beasiswa, dan sistem penerimaan di UNNES. Informasi yang didapatkan dari UNNES diharapkan dapat menjadi bekal siswa untuk melanjutkan studi ke tingkat  lebih tinggi.

Setyo Yuwono sebagai narasumber menerangkan bahwa UNNES menduduki urutan ke-6 pada pendaftaran Sistem Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) se-Indonesia.

Peringkat pertama diduduki oleh Universitas Brawijaya sejumlah 32.495 pendaftar, kemudian peringkat kedua berturut-turut Universitas Padjadjaran (29.531), Universitas Diponegoro (27.633), Universitas Sebelas Maret (24.976), Universitas Gadjah Mada (24.877), Universitas Negeri Semarang (23.886), Universitas Sumatera Utara (22.496), Universitas Pendidikan Indonesia (21.704), dan Universitas Negeri Yogyakarta (20.888).

UNNES memiliki delapan fakultas yakni Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP),Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ekonomi (FE), dan Fakultas Hukum (FH).

Selain itu UNNES merupakan universitas bertaraf internasional yang mempunyai rombongan belajar Internasional. Manajemen UNNES terpadu dijalankan dengan dukungan sistem teknologi informasi canggih. Dengan sistem ini, mahasiswa dapat mengakses informasi akademik dan kemahasiswaan secara online kapan saja dan dimana saja.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 198 kali

LP2M UNNES Tingkatkan Jumlah dan Level Akreditasi Jurnal

Senin, 24 Juni 2019 | 14:43 WIB


LP2M UNNES Tingkatkan Jumlah dan Level Akreditasi Jurnal

Pusat  Pengembangan Jurnal dan Publikasi yang bernaung pada Unit Kerja LPPM UNNES kembali menyelenggarakan kegiatan workshop Penyuntingan Artikel bagi Pengelola Jurnal UNNES untuk Persiapan Akreditasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk menambah jumlah akreditasi Jurnal dan meningkatkan level Akreditsi Jurnal pada level  yang lebih baik.

Ketua panitia Moh. Yasir Alimi,S.Ag., MA., Ph.D. menyampaikan bahwa UNNES saat ini memiliki jumlahjurnal terakreditasi terbanyak se-Indonesia yaitu sebanyak 96 jurnal.

Dari jumlah tersebut, rinciannya adalah sebagai berikut: jurnal berada pada level satu sebanyak 2 jurnal, level dua sebanyak 16 jurnal, level tiga sebanyak 22 jurnal, level empat sebanyak 25 jurnal, level lima sebanyak 26 jurnal dan pada level enam sebanyak 9 jurnal.

Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan jurnal yang terakreditasi di lingkungan UNNES meningkat, baik jumlah maupun levelnya.

Kegiatan yang berlangsung pada hari ini (24/6) dibuka oleh Sekretaris LPPM Prof. Dr. Rer.nat Wahyu Hardyanto, M.Si.

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para pengelola Jurnal UNNES telah bekerja keras selama ini untuk memajukan Jurnal
UNNES . Tuntutan UNNES terkait Internasionalisasi dan reputasi tentu tidak lepas dari peran para pengelola jurnal. Harapan beliau kedepan para dosen dalam penulisan artikelnya dapat meningkat dari yang semula menggunakan MS Word  bisa menggunakan LaTex yang lebih baik yang umum di gunakan di luar negeri.

Kegiatan ini diikutii oleh Pengelola Jurnal UNNES sebanyak 89 peserta dengan Narasumber Bapak Widiyanto, S.Pd., M. Kom dan Bapak Yoris Adi Maretta, M.Pd dari Pusbang Jurnal dan Publikasi UNNES.

Selain kegiatan ini tiga hari kedepan juga akan dilaksanakan kegiatan Workshop Management Online Jurnal(25/6), Workshop Pengembangan Website Jurnal (26/6) dan Workshop Review Akreditasi Jurnal Sesuai Standar Dikti bagi pengelola Jurnal (27/6).


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 281 kali

Mahasiswa Jepang Sabet Mayoritas Juara Nihongo Benron Taikai ke-9 Jateng

Senin, 24 Juni 2019 | 13:25 WIB


Mahasiswa Jepang Sabet Mayoritas Juara Nihongo Benron Taikai ke-9 Jateng

Seleksi Jawa Tengah Pidato Nasional Bahasa Jepang Nihongo Benron Taikai ke-9 dilangsungkan di LP2M UNNES, Sabtu (22/6). Universitas Negeri Semarang berkolaborasi dengan Japan Foundation untuk menyelenggarakan lomba bergengsi ini.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FBS Dr Syahrul Syah Sinaga MHum. Turut hadir kaprodi Pendidikan Bahasa Jepang sekaligus Kepala Jurusan Bahasa dan Sastra Asing Dra Rina Supriatnaningsih MPd.

Sebelum lomba dimulai ada pengenalan juri dan penjabaran peraturan. Juri pertama adalah ketua Nihonjinkai Semarang sekaligus Presiden Direktur PT AST Indonesia Hiroyuki Miyazaki, juri kedua Tatang Hariri PhD dosen Universitas Gajah Mada, dan Dedi Suryadi PhD dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Seleksi ini diikuti oleh 12 peserta dari umum, LPK, hingga mahasiswa dari berbagai universitas se-Jawa Tengah. Lomba ini memperebutkan 3 posisi juara dan 2 posisi juara harapan. Setelah mempersembahkan kemampuan terbaik berbahasa Jepang didalam pidato, diperolehlah para jawara.

Mahasiswa Bahasa Jepang UNNES menyabet 3 dari 5 posisi juara. Aditya Rafif Ardana (Juara 1), Zahra Ul Hasanah (Juara 2), dan Ade Falach Abianto (Juara harapan 1). Sisanya Wisma Annisya Caesara dari umum mengisi juara 3 dan Fikri Ramadhan dari UNSOED.

Para jawara mendapat trofi, buku-buku, dan berbagai barang lainnya. Juara 1 akan mewakili Jawa Tengah pada Nihongo Benron Taikai tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta, 21 Juli 2019.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 198 kali

Hari Ini Pendaftaran SBMPTN Ditutup

Senin, 24 Juni 2019 | 9:57 WIB


Hari Ini Pendaftaran SBMPTN Ditutup

Pendaftaran SBMPTN akan ditutup tanggal 24 Juni 2019 dan akan diumumkan pada 9 Juli 2019 pukul 19.00. Bagi yang tidak lolos SNMPTN dan sudah mempunyai nilai UTBK dapat mengikuti SBMPTN. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman https://pendaftaran-sbmptn-1.ltmpt.ac.id/

Sebagaimana telah diatur oleh Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 60 Tahun 2018 bahwa kuota setiap Program Studi yang disediakan untuk calon mahasiswa baru yang mengikuti SBMPTN ditetapkan paling sedikit 40% dari Daya Tampung Program Studi di PTN. Sebagai pertimbangan, program studi, daya tampung per PTN tahun 2019, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2018 dapat dilihat di laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan, manfaatkan waktu yang tersisa ini sebaik mungkin untuk mendaftar SBMPTN 2019 dan jangan lupa jadikan UNNES sebagai kampus pilihan terbaikmu.

Untuk Seleksi Mandiri UNNES (SM UNNES) pendaftran dimulai 20 Mei – 16 Juli 2019, Ujian Berbasis Komputer dan Ujian Berbasis Cetak akan dilaksanakan 21 Juli 2019.

Informasi lengkap dapat diperoleh di http://penerimaan.unnes.ac.id


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 204 kali

Dua Prodi Magister Pendidikan UNNES Divisitasi BAN PT

Senin, 24 Juni 2019 | 8:14 WIB


Dua Prodi Magister Pendidikan UNNES Divisitasi BAN PT

Sebanyak dua Program studi (Prodi) Magister Pendidikan Geografi dan Magister Pendidikan Kimia Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Sebelum terjun ke lapangan, para asesor diterima oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Direktur Pascasarjana Prof Dr H Achmad Slamet MSi, Ketua Prodi Magister (S2) Pendidikan Geografi Dr  Erni Suharini MSi, dan Ketua Prodi S2 Pendidikan Kimia Dr Sri Wardani MSi, Senin (24/6/2019) di rektorat Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni  Prof Dr Anna Permanasari MSi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Dr Syukri Arief (Unversitas Andalas), Prof Dr Sumarmi MPd (Unversitas Negeri Malang), dan Prof Dr Ign Loyola Setyawan Purnama (Universitas Gajah Mada).

Prof Fathur Rokhman menyampaikan bahwa, setelah UNNES meraih akreditasi institusi A, Prof Fathur terus mendorong pengelola program studi yang ada di UNNES agar terus memperbaiki akreditasi program studinya. Prodi yang terakreditasi B didorong dan difasilitasi agar menjadi A. Adapun prodi yang sudah terakreditasi A harus dapat  mempertahankannya.

Prof Fathur mengatakan, UNNES berkomitmen menjadikan semua prodi memiliki akreditasi unggul, sebab hal itu bakal menjadi tolok ukur menuju langkah-langkah besar UNNES selanjutnya.

Prof Fathur Berharap Prodi Magister Pendidikan Geografi dan Magister Pendidikan Kimia Pascasarjana UNNES ini nanti setelah divisitasi oleh Tim BAN PT menjadi lebih baik lagi.


Penulis: Sihono Dibaca : 210 kali

Dosen FIK UNNES Menjadi Pembicara Seminar Akademik dan Guest Lecture di Ton Duc Thang University

Minggu, 23 Juni 2019 | 21:32 WIB


Dosen FIK UNNES Menjadi Pembicara Seminar Akademik  dan  Guest Lecture di  Ton Duc Thang University

Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang melakukan kegiatan kerja sama sinergis dengan Faculty of Sports Science Ton Duc Thang University, Ho Chi Minh City, Vietnam.  Berbagai kegiatan bersama dilakukan dari tanggal 17 hingga 20 Juni 2019.

Kegiatan diawali dengan diskusi dan penandatanganan nota kesepakatan kerja sama oleh Dekan FIK UNNES  Prof  Dr Tandiyo Rahayu MPd dan Dekan Faculty of Sports Science Ton Duc Thang University Oliver Pham Thanh Anh Khoa.  

Prof Tandiyo mengatakan, setelah penandatanganan kesepakatan kerja sama langsung ditindaklanjuti dengan  dilaksanakannya berbagai kegiatan, diantaranya program guest lecture dan seminar akademik.

“Lima Dosen FIK UNNES yang mengikuti guest lectur,e mengajar sebagai  dosen tamu terdiri atas  Anggit Wicaksono MPd (Bola Basket),  Donny Wira Yudha  PhD  (Bulutangkis),   Sungkowo MPd (Renang),  Muhammad Arif Ali MSc  (Kebugaran Jasmani ) dan Purwono Sidik Permono MPd  (Sepakbola).  5 orang dosen tersebut akan mengajar selama  3 hari,” kata Prof Tandiyo.

Lebih lanjut Prof Tandiyo Rahayu menuturkan, selain lima dosen yang menjadi guest lecture, empat dosen FIK menjadi invited speaker dalam seminar akademik yang diselenggarakan  Faculty of Sports Science Ton Duc Thang University  pada tanggal 18 Juni 2019.

“Empat Dosen FIK UNNES tampil sebagai pembicara yang diundang pada seminar akademik terdiri atas Prof Dr Oktia Woro, Mardiana MSi, Dr Rumini dan Gustiana Mega Anggita, MPd. Mereka memaparkan kajian akademik  dihadapan  350 peserta seminar dari berbagai perguruan tinggi di Vietnam,” kata Prof Tandiyo.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 241 kali

Minat Siswa Thailand Masuk Kelas International UNNES Meningkat

Minggu, 23 Juni 2019 | 20:25 WIB


Minat Siswa Thailand Masuk Kelas International UNNES Meningkat

Sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional, UNNES memberi peluang bagi calon mahasiswa asing yang akan menuntut ilmu di kampus sejuk  yang berlokasi di Sekaran Gunungpati Semarang.

UNNES mendapat kepercayaan dari Konsulat Republik Indonesia di Songkhla Thailand Selatan untuk menjaring dan menyeleksi siswa dari Songkhla yang memiliki keinginan  menempuh studi S1 pada program studi kelas internasional yang ada di UNNES. Kegiatan penjaringan  difasilitasi oleh Konsulat Republik Indonesia di Songkhla  Thailand. Penjaringan berlangsung di Songkhla Central Mosque  Hat Yai Thailand,  18-21 Juni 2019.

Kepala International Office UNNES, Intan Permata Hapsari mengatakan  pada tahun 2019 para pelajar Thailand Selatan yang memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan di UNNES meningkat dibanding tahun lalu.

“Tahun lalu terdapat tujuh mahasiswa yang berminat kuliah di UNNES, saat ini ada 16 siswa yang berkeinginan besar dapat kuliah di UNNES.  16 siswa mengikuti  penjaringan dan  wawancara di Songkhla Thailand,” kata Intan Permata

Wawancara terhadap para calon mahasiswa internasional dilakukan oleh Kepala International Office UNNES  Intan Permata Hapsari dan Staf Ahli Rektor Bidang Kerja Sama Luar Negeri UNNES, Dr Niken Subekti, yang bertempat di Songkhla Central Mosque, Hat Yai.

Dr Niken Subekti mengatakan selain untuk melakukan penjaringan, kegiatan ini juga untuk memberikan informasi lebih rinci tentang 13 prodi internasional di UNNES serta beasiswa yang ditawarkan bagi mahasiswa dari luar negeri.

Konsulat Republik Indonesia untuk Songkhla Thailand, Fachry Sulaiman didampaingi Samsu Rizal dan Adul Meatam, mengatakan bahwa dengan diterimanya para mahasiswa dari Thailand Selatan untuk menempuh studi di UNNES ini, diharapkan akan turut membantu dalam upaya mengembangkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand ke depan.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 206 kali

Rectoverso: Pameran Kumpulan Karya Rupa Terbaik Nasional

Minggu, 23 Juni 2019 | 19:03 WIB


Rectoverso: Pameran Kumpulan Karya Rupa Terbaik Nasional

Gedung Soesmans Kantoor Kota Lama Semarang disulap menjadi Art gallery oleh para mahasiswa Seni Rupa FBS UNNES. Kegiatan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 21 hingga 23 Juni 2019.

Kegiatan ini dibuka oleh seniman ternama Chris Damawan sekaligus pemilik Semarang Contemporary Art Gallery. Turut hadir ketua jurusan Seni Rupa Dr Syakir MSn serta dua dosen pembimbing pameran Dr Kamsidjo Budi Utomo MPd dan Muhammad Rahman Athian MPd MSn

Pameran ini dibuka untuk umum sedari pukul 10 pagi hingga 22 malam. Disini disajikan karya-karya pilihan dari 16 seniman undangan se-Jawa Tengah, seleksi luar kota serta kiriman dari mahasiswa ITB, UNESA, dan UNS.

Hari pertama, open gallery terhitung sejak pukul 19 sampai pukul 21 malam. Walau sebentar tetapi ada sajian menarik berupa artist talk atau bedah karya dari 16 seniman undangan langsung dari perupa.

Hari selanjutnya ada diskusi seni oleh Kokoh Nugroho dan Hartono selaku seniman lukis sekaligus alumni seni rupa UNNES.

Pengilhaman tema kegiatan Rectoverso adalah kata untuk menyebut bolak balik selembar kertas. “Manusia memiliki 2 sisi kehidupan (jati diri). Tema ini diharapkan mampu menyadarkan manusia akan jatidiri yang selama ini dicari. Sesungguhnya tanpa dicari sudah ada dalam diri” ujar koordinator kegiatan Adhytia RizkyHimawan.  

Hari ini atau 23 Juni akan disajikan workshop batik Jumputan dan sajian musik oleh Hana Kristin dan grup musik Pena Kayu.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 273 kali

UNNES Persembahkan 3 Penghargaan Bagi Seniman Musik Berdedikasi Semarang

Sabtu, 22 Juni 2019 | 16:10 WIB


UNNES Persembahkan 3 Penghargaan Bagi Seniman Musik Berdedikasi Semarang

Jurusan Seni, Drama, Tari dan Musik Universitas Negeri Semarang (PSDTM UNNES) menyelenggarakan rangkaian Hari Musik Dunia pada 20-22 Juni 2019. Tadi malam, Jumat (21/6) diadakan Konser Musik Hari Musik Dunia di gedung pertunjukan B6 Fakultas Bahasa Seni.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum, Wakil Dekan FBS Dr Syahrul Syah Sinaga MHum, Kepala Laboratorium Abdulrachman MPd dan segenap Bapak Ibu dosen jurusan PSDTM.

Setelah hari sebelumnya B6 menjadi perhelatan kompetisi musik nasional dengan segenap bintang tamu, tadi malam kemeriahan tercipta akan sajian musik dalam balutan konser musik HMD.

Acara dimulai dengan lantunan Indonesia Raya dengan iringan orchestra mahasiswa dan alumni. Kemudian sambutan-sambutan dari ketua pelaksana Ibnu Amar Muchsin MA, sambutan ketua jurusan yang diwakilkan kepala laboratorium, dan Rektor yang diwakilkan oleh Wakil Rektor IV sekaligus membuka acara.

Diiringi orchestra penyanyi mahasiswa dan dosen PSDTM sililh berganti membawakan lagu apik bahkan ikut menjadi pengiring lagu. Dari lagu pop, keroncong, hingga dangdut diakhir acara tidak ada habisnya sajian ciamik musik jurusan ini.

Dua penyanyi mahasiswa dari PSDTM Vina Oktavina dan Septian cukup fenomenal. Vina sudah pernah bernyanyi untuk salahsatu acara TV Nasional, Menjadi juara 2 Peksimida, dan finalis Bintang Radio Televisi tahun lalu. Septian juga merupakan juara 2 tangkai seriosa Peksimida Jateng tahun lalu. Bahkan keduanya sudah memiliki lagu single ciptaan mereka. Masih banyak lagi prestasi mahasiswa jurusan ini di tingkat nasional bahkan internasional lainnya.

Ditengah-tengah acara hadir pula tiga seniman musik berdedikasi di Semarang. Jasa-jasa mereka membuat rektor UNNES memberikan penghargaan. Bapak Jujuk Eksa memberikan dedikasi pada musik dangdut, Bapak Handono Nayaka pada dedikasi musik pop hiburan, dan Bapak Sumarsono atau Kecuk sapaan akrabnya akan dianugrahi dedikasi musik keroncong.

“UNNES selalu memperhatikan seniman, semoga dimasa mendatang hal ini bisa dipertahankan. Saya ucapkan selamat karena anda telah memertahankan seni khususnya seni musik. Semoga generasi selanjutnya bisa meneruskan perjuangan kalian” ujar Prof Dr Agus Nuryatin MHum.

Penyerahan penghargaan diberikan oleh rektor UNNES diwakilkan oleh Wakil Rektor bidang IV. Kemudian kegiatan ini disudahkan dengan lantunan musik dangdut oleh alumni PSDTM Ndarboy Genk. Grup musik ini adalah salahsatu dari banyak grup music alumni PSDTM yang sudah mencipta banyak karya dan melalangbuana. “Kadung Jeru” dan “Tibo Mburi” oleh Ndarboy Genk bahkan sudah di-cover oleh penyanyi kenamaan Via Vallen dan Nella Kharisma.

Malam ini akan ada acara puncak rangkaian hari musik dunia yaitu Drama Musikal di Rajawali SCC Semarang.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)  


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 268 kali

FBS Gelar Lomba Solo Vokal Nasional

Jumat, 21 Juni 2019 | 23:09 WIB


FBS Gelar Lomba Solo Vokal Nasional

Kamis, (20/6) bertempat di B6 Fakultas Bahasa dan Seni UNNES, Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni mengadakan lomba solo vokal kategori pop, dan dangdut untuk pertama kalinya dalam skala nasional.

Acara “Gita Svara Harmonia National Singing Festival 2019” bertajuk lomba solo vocal berhasil menjangkau finalis dari berbagai universitas di Indonesia dengan kualitas baik walaupun kali pertama diselenggarakan.

Ada 4 kategori yang diperlombakan, Pop putra, Pop Putri, Dangdut Putra, dan Dangdut putri. Semangat kompetisi yang ditawarkan juga menghasilkan juara yang beragam tersebar ditiap kategori. Lomba ini dimenangkan oleh perwakilan UNNES selaku tuan rumah, ISI Yogyakarta, USM, UM Cirebon, UNY, UNDIP, dan STTA

“Semua finalis tampil dengan sangat baik, sehingga nilai yang terendah-pun termasuk baik”. Ujar Bapak Jujuk Eksa selaku juri kategori Dangdut.

Untuk penutupan diakhiri dengan penampilan 2 dewan juri yang luar biasa dari kategori Pop dan Dangdut yaitu Brian Prasetyoaji yang merupakan vokalis dari band Jikustik dan Fani Vanilla KDI 2015.

“Kegiatan ini dapat diselenggarakan dengan baik, diharapkan dapat dilaksanakan kembali pada tahun-tahun mendatang” ujar Dekan FBS Prof Dr Muhammad Jazuli MHum

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 237 kali

UNNES Sambut Kunjungan Akademik dari Tangerang

Jumat, 21 Juni 2019 | 21:22 WIB


UNNES Sambut Kunjungan Akademik dari Tangerang

Universitas Negeri Semarang menyambut baik kunjungan akademik dari SMA Negeri 9 Tangerang Selatan, Jumat (21/6). Pada kegiatan yang bertempat di Auditorium UNNES ini,turut hadir 235 siswa kelas XI bersama dengan 9 guru pendamping.

Kegiatan diawali dengan sambutan antara dua institusi tersebut. Bertindak mewakili UNNES, Kepala Bagian Akademik BAKK Prini Hapsari SPd MM dan Kasubbag Registrasi dan Statistik BAKK Januharto Partono SPd memberikan sambutannya mengenai PMB 2019.

Sementara dari SMA Negeri 9 Tangerang Selatan, sambutan disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah (Waka) Kesiswaan Muh Hidayat dan Humas Tarsin Tarmizi MPd.

Pertukaran cinderamata dilakukan sebelum masuk ke sesi utama. Sesi pengenalan tentang UNNES merupakan hal yang dinanti peserta dalam rangkaian kunjungan akademik tersebut.

Hadir memaparkan materi Kepala UPT Humas UNNES Muhamad Burhanudin SS MA.

“UNNES Kampus yang nyaman dan rindang untuk belajar. Juga semua sistem di UNNES sudah berbasis daring. Selanjutnya UNNES menjadi universitas LPTK paling diminati pada SNMPTN tahun 2018, atau nomor 6 di seluruh Indonesia,” ungkap Burhan.

Setelah sesi pengenalan UNNES dilanjutkan ke sesi tanya jawab dan foto bersama.

Dwi Hermawan & Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 190 kali

Visitasi Akreditasi, Asesor: Tunjukkan Keunggulan Prodi

Jumat, 21 Juni 2019 | 10:49 WIB


Visitasi Akreditasi, Asesor: Tunjukkan Keunggulan Prodi

Program Studi Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang divisitasi oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Jumat (21 Juni 2019), di kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Dosen Universitas Negeri Yogyakarta, Dr Mulyana MHum yang menjadi salah satu asesor mengatakan, visitasi akreditasi bertujuan untuk mengonfirmasi borang yang sudah dikirimkan oleh prodi ke BAN-PT dengan kondisi riil di lapangan. Mulyana mengatakan prodi perlu menunjukkan pelbagai keunggulan yang selama ini menjadi ciri khas maupun daya tarik bagi masyarakat.

Dalam praktiknya, menurut Mulyana, data yang tertulis di dalam borang acap kurang lengkap. Hal itu dikarenakan beban kerja dosen yang mesti menjalankan kewajiban tri dharma perguruan tinggi dan keterbatasan waktu. Untuk itu, dalam visitasi, Mulyana meminta pelbagai hal yang belum terlaporkan dalam borang agar dapat ditampilkan. “Tentu saja masih banyak capaian yang belum tertulis. Karena itu laporkan yang sudah dicapai,” ujarnya.

Hadir dalam pembukaan visitasi di Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni, antara lain, Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Zaenuri, Kepala Badan Penjaminan Mutu Agung Yulianto, Dekan FBS Prof M Jazuli, dan Koordinator Prodi Sastra Jawa Prof Teguh Supriyanto.

Dosen Universitas Gadjah Mada, Dr Pujiharto MHum yang juga menjadi asesor, menyatakan dosen mesti memastikan bahwa prodinya terus memiliki peminat. Sebab, itu merupakan hal mendasar untuk memastikan pengelolaan selanjutnya. Ia juga menjelaskan sejumlah hal teknis terkait sistem terbaru dalam akreditasi BAN-PT, di antaranya terkait unggah hasil visitasi dan hasil akreditasi yang dikeluarkan lebih cepat dari sebelumnya.

Prof Zaenuri mengatakan, UNNES berkomitmen menjadikan semua prodi memiliki akreditasi unggul. Sebab, hal itu bakal menjadi tolok ukur menuju langkah-langkah besar selanjutnya. Saat ini, UNNES mengantongi akreditasi institusi A. “Namun demikian, kami selalu meminta masukan kepada asesor yang melakukan visitasi supaya prodi menjadi lebih baik dalam pengelolaan dan keunggulan,” ujarnya.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 222 kali

Tingkatkan Prestasi, Pengurus dan Dosen Pendamping UKM Bela Diri UNNES Audiensi Dengan Rektor

Kamis, 20 Juni 2019 | 15:26 WIB


Tingkatkan Prestasi, Pengurus dan Dosen Pendamping UKM Bela Diri UNNES Audiensi Dengan Rektor

Tiga belas mahasiswa pengurus dan empat dosen pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) beladiri beraudiensi dengan Rektor untuk meningkatkan prestasi, Kamis (20/6/2019) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni pengurus UKM silat, Tae Kwon Do, Karate, Wushu, Kempo, dan Tarung Derajat. Dosen pembina Drs Endro Puji Purwono MKes, Ipang Setiawan SPd MPd, Hadi SPd MPd, dan Dhias Fajar Widya Permana SSi, MOr.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyambut gembira pengurus dan dosen pembina melakukan koordinasi semacam ini untuk meningkatkan prestasi.

Prof Fathur menyampaikan, pengurus dan anggota UKM UNNES sudah ada beberapa prestasi ditingkat nasional maupun internasional. Prestasi itu menjadi kebanggaan UNNES. Untuk itu prestasi di masing-masing UKM perlu ditingkatkan lebih baik lagi.

“Saya senang kegiatan UKM karena arah dan tujuannya terarah serta menghargai prestasi,” kata Prof Fathur.

Prestasi itu, kata Prof Fathur, meliputi prestasi akademik dibuktikan dengan IPK tinggi dan lulus tepat waktu, prestasi nonakademik (soft skills), kemudian prestasi dengan bakat dan minat.

Mahasiswa bergabung menjadi anggota UKM itu banyak manfaatnya diantaranya untuk meningkatkan bakat dan minat, berdisiplin, membangun mentalitas, dan bisa sukses karena berkarakter.


Penulis: Sihono Dibaca : 209 kali

Rektor UNNES: Prestasi Membawa Nama Harum UNNES Di Tingkat Dunia

Kamis, 20 Juni 2019 | 15:21 WIB


Rektor UNNES: Prestasi Membawa Nama Harum UNNES Di Tingkat Dunia

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang boyong tiga medali emas dan satu medali perak di empat kategori pada ajang tingkat internasional, 10th Asian Woodball University Championship 2019 di Beoun-Gun Korea Selatan yang berlangsung pada 13-19 Juni 2019.

“Saya bangga atas perolehan tiga medali emas dan 1 medali perak di ajang bergengsi ini. Perolehan prestasi ini akan menginspirasi mahasiswa lain untuk berprestasi. Tingkatkatan terus prestasi yang gemilang ini kedepannya. Kapasitas mahasiswa UNNES memang mahasiswa yang mampu raih prestasi tingkat nasional dan Internasional. Prestasi membawa nama harum UNNES di tingkat dunia,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Johan Fauji berhasil memeroleh Emas katagori Single Fairway Competition Putra. Febriyanti memperoleh Emas Single Fairway Competition Putri.

Pada katagori Team Stroke Competition Putra Bagas Ardian, Johan Fauji, Aulia Riefky Nurafian, Muhammad Hanif, dan Wulan Slamet Susilo berhasil mempersembahkan medali emas

Mix Double Fairway Competition dilibas pasangan Wulan Slamet Susilo dan Wahyu Pandang Sari dengan medali Perak.

Dari hasil itu tim Woodball UNNES yang didampingi pelatih Dr Kriswantoro MPd dan Moch Senoadji Karjadi SPd MPd memboyong 4 medali.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 268 kali

Sajikan Gagasan Bertajuk Kearifan Lokal, Bagja Riyanto Juarai LEN di UKI Jakarta

Kamis, 20 Juni 2019 | 11:53 WIB


Sajikan Gagasan Bertajuk Kearifan Lokal, Bagja Riyanto Juarai LEN di UKI Jakarta

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Bagja Riyanto berhasil menyabet juara 1 pada Lomba Esai Nasional (LEN) yang diselenggarakan oleh Departemen Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat (14/6), Bagja berhasil meneguhkan diri dan unggul dari finalis lainnya.

“Indonesia sebagai negara kepulauan telah diakui dunia internasional melalui konvensi hukum laut PBB ke tiga, United Nation Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS 1982), keberadaan laut menjadi penopang ekonomi masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sekitar 7,87 juta jiwa atau 25,14 persen dari total penduduk miskin nasional menggantungkan hidupnya dari laut,” papar Bagja saat ditanya mengenai latar belakang gagasan yang disajikannya.

Mereka, tambahnya, tersebar di 10.666 desa pesisir yang berada di 300 dari total 524 kabupaten dan kota se-Indonesia. Dilihat dari faktor kelautan Indonesia sangat berpeluang menjadi negara yang maju dan besar.

“Latar tersebutlah yang membuat saya mengusung judul ‘The Development of Nautical Tourism (Dev-Natur): Pemanfaatan Sebuah “Larangan” Berbasis Socialculturetoursim Guna Memberantas Kemiskinan Kabupaten Tegal di Era Industri 4.0’ sebagai karya tulis untuk menjelaskan gagasan saya,” jelas Bagja.

Selain Bagja, tercatat Juara 2 berhasil diraih oleh delegasi UNNES (Fakultas Hukum), juara 3 oleh IAIN Metro, juara harapan 1 oleh ITB dan juara harapan 2 oleh Unesa.

Selain berkompetisi, acara tersebut juga dimeriahkan dengan seminar yang bertema Generasi Milineal dan Era Industri 4.0.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 93 kali

CPNS 2019 Segera Dibuka, PGPAUD UNNES Fasilitasi Mahasiswa Melalui Seminar

Kamis, 20 Juni 2019 | 10:50 WIB


CPNS 2019 Segera Dibuka, PGPAUD UNNES Fasilitasi Mahasiswa Melalui Seminar

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 menjadi momentum yang ditunggu oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Perlunya persiapan dalam menghadapi rangkaian tes didalamnya menjadikan meningkatnya kebutuhan akan tips dan trik dalam mengikuti pendaftaran tersebut.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan seminar dengan tema Ada Apa Dengan Peluang CPNS Dan Kesejahteraan Guru PAUD?, Kamis (20/06) di Dekanat FIP UNNES.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) UNNES ini, merupakan upaya untuk memfasilitasi dan memberikan bekal mahasiswa terkait pembukaan CPNS tahun ini.

Wakil Dekan Bidang Akademik FIP Dr Drs Edy Purwanto MSi saat membuka acara menyampaikan,  kegiatan ini merupakan simbol semangat dari mahasiswa PGPAUD dalam mengembangkan wawasan serta menyampaikan aspirasi. Harapannya seminar ini bisa memberikan output yang baik.

Nara sumber Sudarji SH Kasubid Penetapan dan Pengadaan Pegawai BKD Kota Semarang menyampaikan, kuota CPNS bagi disetiap daerah itu berbeda sesuai dengan usulan yang telah disetujui. Tidak hanya di Kota Semarang, namun hampir seluruh daerah di Indonesia mengalami hal demikian.

Kemudian, Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Diah Ratna Harimurti SSos mengatakan, peluang bagi lulusan PGPAUD untuk menjadi PNS itu memang sedikit, tapi masih ada jenjang karir lain yang bisa ditempuh bagi lulusan PGPAUD.

Pemerintah telah mengusahakan kesejahteraan bagi seluruh warganya, termasuk guru PAUD. Meningkatnya kesejahteraan bagi guru PAUD juga harus berbanding lurus dengan kualifikasi akademik serta kompetensi dari individu. Nara sumber lain yakni Drs Suyadi MPd (Praktisi PAUD).

Akbarta L A


Penulis: Sihono Dibaca : 347 kali

Hari Musik Dunia, UNNES Gelar Gita Svara Harmonia National Singing Festival 2019

Rabu, 19 Juni 2019 | 16:02 WIB


Hari Musik Dunia, UNNES Gelar Gita Svara Harmonia National Singing Festival 2019

Memperingati Hari Musik Dunia, Universitas Negeri Semarang melalui  Jurusan Pendidikan Sendratasik Fakultas Bahasa dan seni mengadakan Gita Svara Harmonia National Singing Festival dengan tema Ruang Melodi. Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi Solo Vocal kategori Pop dan Dangdut. Gedung B6 FBS Universitas Negeri Semarang menjadi tempat pelaksanaan Grand Final pada Kamis, 20 Juni 2019 besok.

Antonius Edi Nugroho MPd selaku pendamping kegiatan mengatakan penjaringan awal dilakukan  seleksi online dengan cara mengirimkan video rekaman bernyanyi untuk menuju tahap selanjutnya.

“Total pendaftar yang mengikuti seleksi online berjumlah 77  peserta dari berbagai universitas di Indonesia. Hingga akhirnya pada babak penyisihan online tersebut terjaring dua puluh empat finalis diantaranya dari UNNES, UNY, UNESA, USM, UM Cirebon, ISI Yogya, UNDIP, UKSW, STTA, UNIKA, UT  Purwokerto, dan UGM. Dari finalis-finalis tersebut di ambil tiga orang putra dan putri dari kategori dangdut, tiga orang putra dan putri dari kategori pop,” kata Antonius Edi Nugroho.

Tahap grand final besok, panitia memilih juri yang cukup terkenal diantaranya Eko Agus Kandung (arranger dan instruktur vokal), Agastya Rama (arranger dan komposer internasional), Brian Prasetyoadi (vokalis band Jikustik) dari kategori pop, sedangkan untuk kategori dangdut yaitu, Ating R (instruktur vokal), Jujuk Eksa (composer dan pemilik JX Production) serta Fani Vanilla (KDI 2015).  Menurut panitia, kompetisi ini tingkat nasional ini memberikan penghargaan kepada finalis berupa sertifikat dan uang pembinaan.

Panitia mengundang warga UNNES untuk meramaikan dan menikmati tampilan menarik dari para peserta.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 277 kali

Halal Bihalal Pensiunan, Hidupkan Cel-cel Baru Dan Awet Muda

Rabu, 19 Juni 2019 | 14:42 WIB


Halal Bihalal Pensiunan, Hidupkan Cel-cel Baru Dan Awet Muda

Kegiatan seperti ini merupakan kenangan yang indah, ceria, saling berbagi pengalaman. Keceriaan seperti ini bisa menghidupkan cel-cel baru sehingga awet muda dan ceria. Sebaliknya, kenangan yang  tidak indah harus dihapus saja karena bisa mendatangkan berbagai penyakait. Untuk itu maafkanlah kesalahan pimpinan saat ini dan yang dahulu.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat memberi sambutan pada kegiatan Halal Bihalal Pimpinan Dengan Wredatama UNNES dengan tema Merajut Silaturahmi Meraih Sukses dan Bahagia, Rabu (19/6/2019) di Auditorium Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

“UNNES itu Harmoni sebab perguruang tinggi lain kurang bisa menghadirkan para pensiunan sebanyak ini. Untuk itu bersyukurlah, banyak senyum bahagia, dan berkomunikasi dengan sesama,” kata Prof Fathur.

Kemudian, Rektor memperkenalkan para pemimpin UNNES mulai dari Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga, dan Kepala Biro serta melaporkan perkembangan dan prestasi UNNES sekarang, berkat doa restu Bapak/Ibu semua diantaranya UNNES saat ini sudah  mendunia untuk Indonesia, dalam waktu dekan UNNES juga akan membuka program studi kedokteran, dan mempersiapkan menuju PTN Berbadan Hukum, katanya.

Sebelumnya, Ketua Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedihartono melaporkan, jumlah anggota Wredatama mulai Januari 2019 sampai saat ini sebanyak 739 orang, dan selama Januari 2019 itu ada tambahan anggota baru sebanyak 17 orang. Pada kegiatan hari ini ada 550 orang yang hadir.

Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNNES Dr Achmad Rifai RC MPd saat bertausiah menyampaikan, kunci kebahagiaan itu ada di hati kita masing-masing. Sedangkan inti halal bihalal itu ada tiga yakni minta maaf, memberi maaf, dan silaturahim. Jika kita sudah minta maaf, memberi maaf, dan silaturahim maka kita akan bahagia.


Penulis: Sihono Dibaca : 186 kali

UNNES Career Expo 2019 Bakal Uji Peruntungan Mahasiswa

Rabu, 19 Juni 2019 | 12:37 WIB


UNNES Career Expo 2019 Bakal Uji Peruntungan Mahasiswa

Pusat Pengembangan Karir dan Bimbingan Konseling Universitas Negeri Semarang (Pusbang Karir & BK UNNES) segera selenggarakan UNNES Career Expo (UCE) 2019. Kegiatan edisi ke-6 oleh Pusat Karir ini diselenggarakan 28-29 Juni mendatang. Gedung LPTK Profesor Satmoko (LP3) akan menjadi tempat pelaksanakan dari pukul 7.30 WIB hingga selesai.

Hakikatnya Expo ini bertujuan untuk mempertemukan para pencari pekerjaan dengan perusahaan dan institusi pendidikan yang membutukan sumber daya untuk kepentingan pencapaian tujuan yang dicita-citakan para pemimpin dan manager perusahaan dan institusi terkait.

“Mendulang Potensi Generasi Terdidik sebagai Faktor Pemicu Perekonomian Nasional” menjadi tema yang diusung. Lulusan UNNES pastilah memiliki kualitas untuk memberi pengaruh kedalam dunia pekerjaan, hanya saja mahasiswa perlu dipertemukan langsung untuk mempercepat proses tersebut. Semakin cepatnya pertumbuhan sumber daya manusia pasti mendongkrak perekonomian.

Tutor Sebaya Pusat Pengembangan Karir menjadi pelaksana dalam Karir Expo ini. Expo kali ini dikomandoi Ketua pelaksana Dinda Afianita dari Fakultas Ekonomi.

Dr Eko Supraptono MPd selaku Ketua Pusbang Karir & BK UNNES berharap “Dalam menghadapi perkembangan dunia nyata yang semakin kompetitif yang terangkum dalam persaingan MEA, dimana persaingan antar pekerja tidak lagi dibatasi oleh batas-batas negara yang mengharuskan masyarakat Indonesia mempersiapkan diri dalam kompetensi yang membutuhkan adaptasi dan ketangkasan (personal agility)”.

Informasi selengkapnya akses tautan brosur kegiatan di bit.ly/InfoUCE2019

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 979 kali

UNNES Peroleh Tiga Emas Satu Perak Asian Woodball University Championship Beoun-Gun, Korea Selatan.

Senin, 17 Juni 2019 | 12:56 WIB


UNNES Peroleh Tiga Emas Satu Perak  Asian Woodball University Championship Beoun-Gun, Korea Selatan.

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang boyong tiga medali emas dan satu medali perak pada  ajang tingkat internasional, 10th Asian Woodball University Championship 2019 di Beoun-Gun Korea Selatan yang berlangsung pada  13-19 JUNI 2019.

Drs Kriswantoro MPd selaku pelatih  mengatakan kontingen UNNES memperoleh tiga medali Emas dan 1 medali perak dari 4 katagori yang diikuti.

“Johan Fauji mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolah Ragaan berhasil memeroleh Emas pada katagori Single Fairway Competition Putra.  Febriyanti  mahasiswa (Ilmu Keolahragaan)memperoleh Emas pada cabang Single Fairway Competition Putri.  Perolehan Emas juga  diperoleh Bagas Ardian (Pendidikan Kepelatihan Olahraga) ,  Johan Fauji (Pendidikan Kepelatihan Olahraga), Aulia Riefky Nurafian (Pendidikan Kepelatihan Olahraga ),  Muhammad Hanif (Ilmu Keolahragaan),  dan Wulan Slamet Susilo (Managemen)  pada Katagori Team Stroke Competition Putra.  Pada katagori Mix Double Fairway Competition pasangan Wulan Slamet Susilo (Managemen) dan Wahyu Pandang Sari (Pendidikan Kepelatihan Olahraga) memdapatkan  medali Perak. Dari hasil itu UNNES memboyong 4 Medali,” Ujar Kriswantoro.

Rektor UNNES turut bangga dan mengapresiasi  prestasi  internasional.mahasiswa di ajang Woodball University Championship 2019 di Beoun-Gun Korea Selatan.

“Saya bersyukur dan merasa bangga atas perolehan tiga medali emas dan 1 medali perak di ajang Woodball University Championship 2019 di Beoun-Gun Korea Selatan. Perolehan prestasi ini akan menginspirasi mahasiswa lain untuk berprestasi,” ujar Prof Fathur Rokhman.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 489 kali

Maksimalkan Fungsi UTC, UNJ Silaturahim Ke UNNES

Senin, 17 Juni 2019 | 10:05 WIB


Maksimalkan Fungsi UTC, UNJ Silaturahim Ke UNNES

Wakil Rektor II Dr Komarudin MSi, Ketua Badan Pengembangan Usaha (BPU) Dr Choirul Anwar MAk Universitas Negeri Jakarta (UNJ) beserta rombongan mengunjungi Universitas Negeri Semarang (UNNES) terkait dengan pengelolaan pengembang bisnis.

Rombongan diterima oleh Rektor Prof Dr Fatur Rokhman MHum, Wakil Rektor II Dr S Martono, Ketua Badan Pengembang Bisnis UNNES Amir Mahmud SPd MSi dan pejabat terkait, Jumat (14/6) di rektorat Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, salah satu alasan UNNES memilih model KSO dalam pengelolaan Unit Training Center (UTC) yakni karena praktis dan efisien. Secara income generating juga memadai.

Sebab tujuan KSO itu untuk meningkatkan penyediaan pelayanan umum kepada masyarakat, mengoptimalkan daya guna dan hasil guna aset BLU, dan meningkatkan pendapatan BLU.

Semantara itu, Wakil Rektor II Dr S Martono mengucapkan selamat datang di UNNES kampus konservasi, dan mengharap agar jalinan kerja sama ini terus berlanjut untuk kemajuan kedua perguruan tinggi.

Setelah diterima kemudian dilanjutkan diskusi tentang prosedur KSO UTC, pengelolaan aset tetap, rusunawa, penerbitan dan percetakan, dan pusat layanan kesehatan (puslakes).

Di akhir diskusi Wakil Rektor II UNJ Dr Komarudin mengucapkan terima kasih atas informasi dan sharing yang telah didapat dari UNNES untuk pengembangan pengelolaan dan pengembangan bisnis di UNJ.


Penulis: Sihono Dibaca : 335 kali

Mempunyai Nilai UTBK, Segera Daftar SBMPTN

Senin, 17 Juni 2019 | 7:57 WIB


Mempunyai Nilai UTBK, Segera Daftar SBMPTN

Ujian Test Berbasis Komputer (UTBK) sebagai persyaratan untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019 telah dilaksanakan pada 13 April hingga 26 Mei 2019.

Bagi yang tidak lolos SNMPTN dan sudah mempunyai nilai UTBK dapat mengikuti SBMPTN yang pendaftarannya akan dimulai tanggal 10 Juni hingga 24 Juni 2019. Pendaftran dilakukan secara online melalui laman https://pendaftaran-sbmptn-1.ltmpt.ac.id/

Sebagaimana telah diatur oleh Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 60 Tahun 2018 bahwa kuota setiap Program Studi yang disediakan untuk calon mahasiswa baru yang mengikuti SBMPTN ditetapkan paling sedikit 40% dari Daya Tampung Program Studi di PTN. Sebagai pertimbangan, program studi, daya tampung per PTN tahun 2019, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2018 dapat dilihat di laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan, sebagaimana yang sudah kita ketahui saat ini UNNES merupakan perguruan tinggi yang favorit. Itu dibuktikan dengan prestasi UNNES sebagai Perguruan Tinggi Terfavorit ke-6 di SNMPTN 2019.

“Itu membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap UNNES sangat tinggi. Kepercayaan ini harus kita jaga dengan terus meningkatkan prestasi dengan semangat menjadi universitas kluster I dan perguruan tinggi berbadan hukum”, tegasnya.

Selain itu Rektor UNNES juga menjelaskan, “bagi siswa yang memenuhi syarat segeralah mendaftar SBMPTN 2019. Hal itu dilakukan untuk menghindari trafik tinggi saat jelang akhir pendaftaran, dan jadikan UNNES sebagai kampus pilihanmu”, pungkasnya.

Untuk Seleksi Mandiri UNNES (SM UNNES) pendaftran dimulai 20 Mei – 16 Juli 2019, Ujian Berbasis Komputer dan Ujian Berbasis Cetak akan dilaksanakan 21 Juli 2019.

Seleksi Mandiri Kelas Internasional

Kelas Internasional Dalam Negeri pendaftaran akan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei – 16 Juli 2019. UBK dan UBC akan deselenggarakan pada 21 Juli 2019, dan akan diumumkan pada tanggal 29 Juli 2019. Untuk Kelas Internasional Luar Negeri pendaftaran akan dilaksanakan tanggal 4 Februari 2019 – 1 Juli 2019, Verifikasi Nilai Senior High School dan Wawancara 8 – 9 Juli 2019. Penetapan kelulusan 13 Juli 2019, dan Pengumuman Hasil Seleksi 22 Juli 2019.

Informasi lengkap dapat diperoleh di http://penerimaan.unnes.ac.id


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 3.381 kali

Perkuat Jalinan Silaturahmi Melalui Halal bi Halal DWP UNNES

Jumat, 14 Juni 2019 | 15:15 WIB


Perkuat Jalinan Silaturahmi Melalui Halal bi Halal DWP UNNES

Menyambut hari raya Idul Fitri 1440 H Darma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Halal bi Halal di Gedung Rektorat Ruang 405, Jumat (14/6).

Dalam sambutannya Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menuturkan dengan bersatunya DWP akan membuat UNNES menjadi lebih maju, oleh karena itu diperlukan harmonisasi antar pengurus sehingga tercapainya persatuan DWP UNNES. Halal bi Halal ini diharapkan dapat menguatkan tali silaturahmi antar pengurus, sehingga harmonisasi DWP dapat terwujud.

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua DWP UNNES Dr Barokah Isdaryanti Fathur R MPd, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Abdurahman MPd, Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Agus Nuryatin MHum, serta Pimpinan Fakultas ini dilanjutkan dengan mauidhur hasanah oleh KH Khamami SAg MM.

KH Khamami menjelaskan budaya halal bi halal bertujuan untuk merajut hati agar timbul rasa kasih sayang. Biasanya kegiatan ini sudah dimulai sejak Sya’ban atau sebelum Ramadhan, dengan harapan setelah berpuasa dapat membersihkan penyakit hati. 

(Nida MR & Abd Aziz – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 196 kali

UNNES dan Undiksha Saling Sharing Pengalaman

Jumat, 14 Juni 2019 | 13:58 WIB


UNNES dan Undiksha Saling Sharing Pengalaman

Universitas Negeri Semarang (UNNES) saling berbagi dengan Universitas Pendidikan Ganesha Undiksha), Kamis (13/6) di Bali.

Rombongan dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSI Akt beranggotakan, Agung Yulianto MSi (Ka BPM), Prof Dr dr Oktia Woro KH MKes (Wakil Dekan II FIK), Dr dr Mahalul Azam MKes (KaPuslakes), dr Intan Zainafree MHKes, dan Mardiana SKM MKes (Kaprodi Gizi) diterima langsung oleh Rektor Undiksha Prof Dr I Nyoman Jampel MPd den jajarannya.

Prof Zaenuri menyampaikan bahwa, UNNES menyampaikan untuk akreditasi A, sehingga saat ini Undiksha sudah terakreditasi A.

Untuk itu Unduksha saat ini berbagi pengalaman untuk program studi (prodi) kedokteran, sebab UNNES berencana dakam waktu dekat akan membuka prodi kedokteran.

Prof Zaenuri menjelaskan, dari hasil sharing dengan Undiksha banyak hal yang harus dipenuhi sebagai persyaratan membuka prodi kedokteran sesuai Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) (Perkonsil) No 15 tahun 2013, yaitu dari aspek SDM, sarana/prasarana dan kurilulum.

Persyaratan pembukaan prodi Kedokteran memang lebih membutuhkan upaya ekstra dibandingkan Prodi lain, diantaranya SDM minimal harus memiliki 26 dosen berlatar belakang dokter klinis, pre klinis (biomedik).

Untuk sarana dan prasarana, UNNES bekerja sama dengan RSUD Lukmono Hadi Kudus sebagai RS Pendidikan Utama, sementara FK Pembina dari FK UNSOED.


Penulis: Sihono Dibaca : 302 kali

Tujuh Mahasiswa UNNES Ikuti Kejuaraan Woodball Internasional di Korea Selatan

Rabu, 12 Juni 2019 | 15:54 WIB


Tujuh Mahasiswa UNNES Ikuti Kejuaraan Woodball Internasional di Korea Selatan

Sebanyak tujuh mahasiswa dan dua dosen pelatih Woodball akan berlaga di ajang bergengsi tingkat internasional, 10th Asian University Woodball Championship 2019 di Beoun, Chungbuk, Korea Selatan pada Kamis hingga Rabu (13-19/6)

Mereka yakni Bagas Ardian (FIK), Aulia Riefky Nurafian (FIK), Johan Fauji (FIK), Muhammad Hanif (FIK), Wulan Slamet Susilo (FE), Febriyanti (FIK), dan Wahyu Pandang Sari (FIK). Sedangkan bertindak sebagai pelatih ialah Drs Kriswantoro MPd (FIK) dan Moch Senoadji Karjadi SPd MPd (FIK).

Saat berpamitan kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum pada Senin (10/6), Kriswantoro menyampaikan, mereka mereka akan bertanding dengan negara-negara besar lainnya seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailan, Hongkong, Taiwan, Cina, Korea, Jepang, Mongolia, Uganda, dan India.

Kriswantoro menambahkan, tim UNNES akan mengikuti pertandingan cabang single stroke kompetition, tim stroke kompetition, dan singgle Vaerway.

Rektor UNNES sangat mengapresiasi mahasiswa dan dosen UNNES go internasional. Menurutnya, hal ini semakin menguatkan posisi UNNES di kancah internasional.

“Dengan semangat UNNES mendunia untuk Indonesia, mari kita buat bangga UNNES dan Indonesia. Tetap semangat dan jaga kesehatan, pulang membawa harum nama UNNES dan prestasi di kancah internasional,” pesan Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 495 kali

Teliti Peran Perempuan dalam Rekruitmen Legislatif, Puji Lestari Raih Gelar Doktor

Rabu, 12 Juni 2019 | 14:40 WIB


Teliti Peran Perempuan dalam Rekruitmen Legislatif, Puji Lestari Raih Gelar Doktor

Gelar doktor merupakan sebuah pengakuan bahwa seseorang telah lulus dari level “pendidikan formal” yang paling tinggi. Untuk dapat menyandang gelar tersebut, seorang calon doktor atau yang sering disebut promovendus harus melakukan penelitian yang nantinya akan dipertanggung jawabkan melalui mekanisme sidang terbuka.

Ialah Puji Lestari SPd MSi yang berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan dewan penguji pada Senin (10/6).

Ketertarikannya pada perjuangan perempuan dalam dunia politik terutama berkenaan dengan keterwakilan legislatif, berhasil menghantarkannya meraih gelar doktor Ilmu Sosial dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (Fisip Undip).

Di hadapan dewan penguji yang terdiri dari Prof Dr Sri Suwitri MSi (Promotor), Dr Ari Pradhanawati MS (Co Promotor), Dr Nur Hidayat Sardini MSi (Co Promotor), Yuwanto PhD (penguji internal), dan Prof Dr Tri Marhaeni Pudji Astuti MHum (penguji eksternal), dosen yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Laboratorium (Kalab) Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) ini berhasil mempertahankan buah pemikirannya dalam sebuah disertasi yang berjudul “Perempuan dalam Rekruitmen Legislatif di Jawa Tengah”.

Koordinator Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) UNNES itu berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya hanya dalam 3 tahun 8 bulan dengan perolehan IPK 3,75 yang bepredikat Cumlaude.

“Saya sangat bersyukur atas kelancaran ujian doktor ini. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu kelancaran studi doktoral saya”, ungkap Puji dengan penuh syukur.

Dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan itu berharap, capaian ini akan menghantarkannya untuk lebih berkontribusi bagi lembaga dan memberikan sumbangsih keilmuan pada masyarakat luas.

Capaian Puji ini menjadi bukti, sebagai rumah ilmu pengembang peradaban, secara konsisten UNNES tengah menunjukkan sikapnya untuk memberikan dorongan peningkatan kualitas, kualifikasi, dan kompetensi bagi dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa.

Upaya ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan UNNES yang mendunia untuk Indonesia dan bersiap meraih predikat Perguruan Tinggi Kluster I dan PTN Badan Hukum.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 791 kali

Halal Bihalal, Merawat Harmoni Memacu Prestasi

Rabu, 12 Juni 2019 | 8:52 WIB


Halal Bihalal, Merawat Harmoni Memacu Prestasi

Keluarga besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) Selasa (11/6) menyelenggarakan Halal Bihalal di Auditorium Kampus Sekaran Gunungpati dengan tema “Merawat Harmoni Memacu Prestasi, UNNES Mendunia untuk Indonesia”.

Kegiatan dihadiri pimpinan UNNES, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, mitra Perbankan UNNES (Bank BNI, Bank BTN, Bank BRI, Bank Mandiri), Camat, Koramil, Lurah, dan Ulama sekitar lingkar kampus Gunungpati.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran, kemudian laporan ketua panitia oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Dr Moh Solehatul Mustofa MA menyampaikan, tahun ini FIS berkesempatan menjadi panitia pelaksana kegiatan Halal Bihalal 1440 H.

Kegiatan silturahmi semacam ini menjadi penting untuk diselenggarakan setiap tahun. sebab semakin banyak kita berjabat tangan dan melapangkan dada memohon maupun menerima maaf, semakin dalam pula kita menghayati dan mengamalkan hakikat Idul Fitri dalam selubung kata halal bihalal.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat memberi sambutan menyampaikan, agama Islam menuntun dengan ibadah shoum selama sebulan penuh, agar kita dapat meningkatkan derajat kemanusiaan yang paling mulia di sisi Allah SWT yaitu ketakwaan.

Sesuai dengan hadits Rasulullah SAW,  “man shoma romadhoona imanan wah tisaban, ghufiro lahu ma taqoddama min dzanbihi”, siapa yang berpuasa dengan bersungguh-sungguh maka niscaya ia akan memperoleh ampunan dosa-dosa yang telah diperbuat,” ungkap Rektor.

Di sinilah letak fitri, imbuhnya, sebuah upaya kembali ke fitroh nan suci karena telah terampuni seseorang atas segala dosa-dosa yang pernah dilakukannya.

Hadits tersebut menyiratkan pesan bahwa, untuk mencapai derajat fitrah dan ketakwaan, tentu membutuhkan upaya. Sebuah upaya yang sungguh-sungguh, bahkan kesungguhan yang mengarah pada hal-hal yang amat berat.

Namun, jika mampu melewatinya, kita akan diwisuda oleh Allah dengan gelar “Muttaqien”, manusia yang bertakwa. Manusia yang suci.

Makna “Kembali Fitri” bagi UNNES

Menurut Profesor Bidang Sosiolinguistik tersebut, konsepsi “Kembali Fitri” bagi UNNES di tahun ini dimaknai sebagai upaya dalam meraih kluster 1 yang memang dihuni oleh perguruan-perguruan tinggi yang suci/bersih baik dari segi prestasi, reputasi maupun tata kelola organisasi.

Adapun, “muttaqien”, bagi UNNES dimaknai sebagai upaya meraih derajat PTN Badan Hukum, sebuah institusi Perguruan Tinggi Negeri yang otonom  dengan tingkat kepatuhan terhadap regulasi yang sangat tinggi.

“Ketakwaan sejatinya juga diukur dari tingkat kepatuhan atas perintah dan segala larangan-larangan Allah. Dengan demikian konsepsi “Kembali Fitri” dan “Muttaqien” tahun ini, kita maknai sebagai upaya UNNES dapat meraih Kluster I dan PTN Badan Hukum,” kata Prof Fathur.

Dalam acara yang menjadi momentum bersilaturahmi bagi segenap civitas akademika UNNES ini, turut hadir artis Akademi Sahur Indonesia (AKSI) Indosiar 2019 Meina Tri Kurniasih.

Gadis cantik asal Kendal yang masih berstatus sebagai mahasiswa UNNES ini, menyampaikan pentingnya menyambung silturahmi melalui kegiatan Halal Bihalal.

“Halal Bihalal itu memiliki makna yang sangat mendalam. Halal Bihalal berarti mencairkan yang beku, menguraikan yang kusut, dan menyambung yang putus” papar Meina.

Tak hanya Meina, kegiatan bertajuk “Merawat Harmoni Memacu Prestasi, UNNES Mendunia untuk Indonesia” ini juga menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Inshof Solo KH Abdullah Sa’ad.

Dalam ceramahnya, ia mengimbau kepada hadirin untuk terus memodali diri dengan mengenal Sang Maha Pencipta.

“Mari kita perbaiki diri dengan lebih mengenal siapa Tuhan kita. Caranya bagaimana? Salah satunya adalah dengan membedakan mana yang menjadi hak kita dan mana yang bukan,” ajaknya kepada hadirin.

Bagi UNNES, kegiatan silaturahmi semacam ini merupakan ibadah yang sangat mulia dan membawa keberkahan serta dapat menyempurnakan rasa cinta dan interaksi sosial antarumat manusia.

Untuk itulah, harmoni menjadi kunci yang harus dipupuk dan dikembangkan agar terus berprestasi sehingga mampu mewujudkan UNNES mendunia untuk Indonesia.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 312 kali

Prof Rasdi Berpulang, Wariskan Semangat “Everything is Okay”

Selasa, 11 Juni 2019 | 10:00 WIB


Prof Rasdi Berpulang, Wariskan Semangat “Everything is Okay”

Rektor IKIP Negeri Semarang (Universitas Negeri Semarang) periode 1994-2002 Prof Dr Rasdi Ekosiswoyo MSc meninggal dunia pada Selasa (11/6) pukul 01.10 WIB di RS Elisabeth Semarang.

Selama menjadi dosen, Dekan, dan kemudian Rektor, ia dikenal karena persona dan kepemimpinannya yang cemerlang. “Everything is okay” menjadi sesanti dalam perjalanan panjang pengabdiannya.

Sebagai Rektor, Prof Rasdi telah meletakkan fondasi kemajuan universitas ketika mengawal transformasi IKIP Semarang menjadi Universitas Negeri Semarang. Transformasi itu berdampak besar hingga saat ini karena melahirkan perubahan kelembagaan, mindset, sekaligus budaya akademik.

Sebagai Rektor, ia juga menjadi inspirasi bagi dosen karena dorongan yang tiada henti agar dosen-dosen terus sekolah. Jauh sebelum pemerintah menerbitkan aturan dosen minimal S2, Prof Rasdi telah terus mendorong agar dosen terus kuliah hingga S3. Dorongan itu berpijak pada impian besarnya membawa UNNES menjadi perguruan tinggi berkelas dunia.

Di berbagai kesempatan, Prof Rasdi mengakui bangga melihat kemajuan UNNES. Berbagai kemajuan itu membuatnya lega, karena sebagian besar ekspektasinya telah terwujud.

“Maju terus UNNES. Everything is okay,” katanya di berbagai kesempatan.

Selain membanggakan kemajuan UNNES, Prof Rasdi juga kerap memanjatkan syukur karena pendidikan telah mengubah hidupnya menjadi lebih baik.

Sebagai anak yatim piatu, ia melalui masa anak-anak dalam kehidupan yang sederhana. Sepeninggal orang tuanya, ia hidup bersama kakak perempuan dan kakak iparnya. Kondisi itulah yang melatihnya kerja keras dan kerja cerdas sejak muda.

Kecemerlangan akademik perlahan mengubah kehidupannya. Setelah menyelesaikan pendidikan S1, ia meraih besiswa S2 di Syracuse University New York, Amerika Serikat. Tak puas dengan itu, ia kemudian melanjutkan pendidikan S3 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Sebagai senior dan sahabat, ia dikenal berkat kehangatan dan keakrabannya. Sebagai “bapak” bagi civitas academica, ia dikenal berkat ekspresi kasih sayangnya yang meneduhkan. Berkat kasis sayang itulah, makian “kakeane” yang sering diselorohkan tidak lagi bernilai sebagai makian, melainkan bukti keakraban.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian salah satu putra terbaik UNNES tersebut. Menurutnya, Prof Rasdi mewariskan banyak inspirasi hidup yang sangat berharga.

“Beliau selalu menekankan pentingnya pendidikan. Beliau meyakini bahwa pendidikan adalah salah satu cara terbaik memperbaiki hidup dan pendidikan,” katanya.

Menurut Prof Fathur, Prof Rasdi telah memberikan teladan yang baik. Beliau bukan hanya mengabdi di jalur akademik sebagai dosen, tetapi juga mengabdi melalui organisasi pendidikan, sosial, juga olahraga.

Selepas menjabat, beliau terus aktif memberdayakan masyarakat. Selain menjadi Ketua Dewan Pendidikan, menjadi ketua Yayasan Pendidikan Undaris, juga menjadi Ketua Asosiasi Bridge Jawa Tengah.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 653 kali

Silaturahmi Menumbuhkan Budaya Guyup Dalam Menjalankan Amanah

Senin, 10 Juni 2019 | 21:49 WIB


Silaturahmi Menumbuhkan Budaya Guyup Dalam Menjalankan Amanah

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Setelah melakukan pengecekan kehadiran pegawai di lingkungan UNNES melakukan silaturahmi ke kediaman  Prof Dr Rasdi Ekosiswoyo MS, Prof Dr  AT Soegito SH MM, dan ke  Gubernur Jawa Tengah  H Ganjar Pranowo SH MIP, Senin, 10/6

Rektor UNNES mengatakan silaturahmi akan menambah keberkahan. Semangat UNNES  selalu  minta nasehat  kebaikan dari sesepuh. Kemajuan UNNES tidak bisa dilepaskan dari semangat kebersamaan, untuk itu semua elemen harus bersatu padu menyukseskannya.  

“Silaturahmi, meminta pandangan, dan nasihat dari  Rektor Senior harus terus ditradisikan. Para Rektor senior semua memberikan  nasihat menyejukkan untuk menumbuhkan budaya guyup dalam menjalankan amanah,” ujar Prof Fathur.

Prof Dr  AT Soegito SH MM mengharap agar kegiatan silaturahmi diantara warga UNNES terus dijaga,  jangan sampai memutus silaturahmi. Melalui kebersamaan,  kemajuan dan visi UNNES akan mudah teraih.

“UNNES  saat ini telah memiliki mahasiswa sekitar 36 ribu, dan  sbagian besar program studi terakreditasi unggul,  ini memerlukan kerja  cerdas dan kerja sama.  Silaturahmi diantara kita perlu dijaga sehingga dapat mendatangkan keberkahan dari Allah Swt, jangan sampai memutuskan tali persaudaraan. Mari bersatu padu melalui silaturahmi, jangan ada rasa iri dan dengki. UNNES telah melestarikan tradisi mulia yaitu silaturahmi untuk bersama-sama membangun kualitas dan kebersamaan,” ujar Prof  Dr AT Soegito.

Rektor UNNES mensarikan apa yang disampaikan Prof Dr AT Soegito bahwa untuk sukses UNNES, diperlukan budaya rembug, menjalankan amanah sebaik-baiknya, selalu ingat kepada Allah, dan perlu adaya estafet yang selalu meneruskan visi untuk pencapaian target UNNES.

Hadir dalam silaturahmi tersebut, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Darma Wanita, Kepala Lembaga, Kepala Badan, Kepala UPT,  staff Humas dan protokoler.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 264 kali

Open House Wahana Silaturahmi Merekat Harmoni

Minggu, 9 Juni 2019 | 22:54 WIB


Open House Wahana Silaturahmi Merekat Harmoni

Rektor UNNES  bersama Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Bidang Umum dan Keuangan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, dan  Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama mengadakan  Open House untuk segenap civitas akademika dan mitra UNNES  di Rumah Dinas Rektor UNNES  Jalan Kelud Raya No. 3 Semarang pada Minggu  pagi, 9/6.

Berbagai kalangan dan civitas akademika UNNES, baik itu pimpinan, mitra,  dekan, kepala lembaga, kepala biro, kepala UPT, Kepala badan,  profesor, kajur,  kaprodi , kalab, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan claning servis turut menghadiri acara ini. 

Prof Dr Fathur Rokhman  MHum selaku Rektor UNNES menyampaikan ucapan selamat berhari raya untuk semua mitra dan seluruh civitas akademika UNNES.

“Saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Taqabalallahu Minna wa Minkum. Open House ini sebagai wahana silaturahmi untuk merekat harmoni meraih berkah  di Hari Raya Idul Fitri.” ucap Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut, Prof Fathur  menyampaikan rasa syukurnya dapat bertemu dan berjabat tangan dengan segenap pimpinan, dosen, mahasiswa, mitra, dan claning servis yang hadir pada silaturahmi Open House ini.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 368 kali

Rektor dan Keluarga Besar UNNES Mengucapkan Selamat Idul Fitri

Senin, 3 Juni 2019 | 17:54 WIB


Rektor dan Keluarga Besar UNNES Mengucapkan Selamat Idul Fitri

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan segenap jajaran pimpinan dan keluarga besar UNNES mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H.

Prof Dr Fathur Rokhman MHum di penghujung bulan suci Ramadan mengajak untuk warga UNNES untuk introspeksi diri agar tidak sia-sia dalam menahan lapar dan dahaga dan berdoa memohon kepada Allah Swt agar mendapat rahmat, berkah, dan ampunan. Idul Fitri menjadi energi merajut sinergi kebersamaan untuk memuliakan kebersamaan, mengharumluhurkan UNNES dan meneguhkan persatuan Indonesia.

“Kini kita sudah berada di penghujung bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah berlimpah. Ramadan akan meninggalkan kita. Kita lepas kepergiannya bagai melepas sahabat tercinta dengan rasa haru. Bahkan penghuni langit dan bumi menangisi kepergiannya. Kita lepas kepergiannya dengan introspeksi diri agar tidak sia-sia kita menahan lapar dan dahaga. Semoga kepergiannya diganti Allah Swt dengan rahmat, berkah, dan ampunan pada kita. Lalu kita bersama merayakan Idul Fitri, merekat hati dalam keiklasan untuk saling memaafkan, merajut sinergi memuliakan kebersamaan, mengharumluhurkan UNNES dan meneguhkan persatuan Indonesia,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut kepada warga UNNES dan masyarakat di segala penjuru, Rektor UNNES dengan tulus menyampaikan permohonan maaf lahir batin atas kesalahan dalam bertutur kata, kekhilafan dalam bersikap, bila ada janji yang tidak ditepati dan bila ada prasangka berujung luka.

“Semoga Allah menerima ibadah-ibadah kita. Semoga Allah melingkupi kita dengan rahmat, taufik dan penjagaan keselamatan untuk kita dan keluarga kita. Semoga Allah yang Maha Rahman panjangkan umur kita hingga berjumpa kembali dengan Ramadan tahun depan. Dengan tulus saya menyampaikan mohon maaf lahir batin. Semoga kita termasuk orang-orang yang benar-benar kembali fitri.

Selama Idul Fitri 1440 H, layanan Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan cuti bersama pada 3, 4 dan 7 Juni (Senin, Selasa, dan Jumat). Cuti bersama dilanjutkan libur nasional Idul Fitri pada 5-6 Juni. Layanan akan kembali dibuka pada Senin 10 Juni 2019.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 395 kali

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Rektor UNNES: Mari Rajut Kembali Persatuan Bangsa

Sabtu, 1 Juni 2019 | 10:58 WIB


Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Rektor UNNES: Mari Rajut Kembali Persatuan Bangsa

1 Juni 1945 menjadi momentum yang tak terlupakan bagi Bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebutlah, kali pertama Bung Karno memperkenalkan kata Pancasila. Sebuah fondasi dasar berdirinya rumah besar nan megah bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tak hanya sampai disitu, para “the founding fathers” pun berpikir keras, bagaimana cara agar rumah tersebut bisa menjadi hunian nyaman bagi para rakyat negerinya dan sanggup menaungi kodrat pluralistiknya.

Dengan memperingati Hari Lahirnya Pancasila, bangsa ini hendak mengenang kembali peristiwa yang dihasilkan melalui percakapan yang sedemikian mendalam dan demokratis dari para “the founding fathers” bangsa ini.

Upaya mengenang kembali dan merenungi nilai perjuangan tersebut menjadi bagian penting bagi rakyat Indonesia terutama para civitas academika.

Ialah Keluarga Besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang memperingati Hari Lahir Pancasila melalui upacara bendera pada Sabtu (1/6).

Dalam kegiatan yang bertempat di lapangan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara ialah Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Ia mengucapkan selamat hari lahirnya Pancasila 1 Juni. Pada kesempatan ini Prof Fathur juga menyerukan semboyan “Saya Indonesia Saya Pancasila”.

Seruan ini, menurut Prof Fathur, sebagai komitmen bersama untuk melawan dan menolak paham dan gerakan yang melemahkan sendi-sendi nasionalisme.

Melalui momentum kelahiran Pancasila, Rektor mengajak peran aktif seluruh keluarga besar universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional ini untuk kembali merajut persatuan bangsa, tetap menjaga perdamaian, persatuan, dan persaudaraan dengan saling menghargai, menghormati, dan gotong royong.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 438 kali

Universitas Pattimura Gandeng UNNES Kembangkan Empat Sistem Informasi Teknologi.

Jumat, 31 Mei 2019 | 4:27 WIB


Universitas Pattimura Gandeng UNNES Kembangkan Empat  Sistem Informasi  Teknologi.

Universitas Pattimura dan Universitas Negeri Semarang melakukan Perjanjian Kerja Sama untuk  pembuatan 4 (empat) sistem informasi di Universitas Pattimura. Penandatanganan Perjanjian dilakukan di Gedung H UNNES Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, Rabu, 29/5.

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura Dr  Muspida MSi dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Negeri Semarang Prof  Dr  Agus Nuryatin MHum.

Prof Agus Nuratin mengatakan pembuatan sistem informasi di Universitas Pattimura meliputi Pembuatan Sistem Informasi Surat Dinas (Siradi), Pembuatan Sistem Informasi Skripsi, Thesis, Disertasi (Sitedi), Pembuatan Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SIPP), dan Pembuatan Sistem Informasi Keuangan (Sikeu).

“Melalui kerja sama ini  UNNES melalui UPT TIK akan membantu Universitas Pattimura membuat dan  mengembangkan sistem informasi di sana,” kata Prof Agus Nuryatin.

Dr  Muspida MSi selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura mengatakan, Kerja Sama Manajemen (KSM) dengan UNNES  dalam rangka meningkatkan pelayanan dan monitoring surat dinas, tugas akhir mahasiswa,   penelitian dan pengabdian, dan keuangan,  yang berbasis teknologi informasi di Universitas Pattimura.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNNES Dr S Martono, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Universitas Pattimura Dr janthe Tjiptabudi SH MHum, Kepala UPT TIK Mona Subagja, Kepala Pengembang Bisnis Dr Amir Mahmud, Ketua Satuan Pengawas Internal Dr Sukirman MSi, dan Rombongan dari Universitas Pattimura.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 344 kali

UNNES Berupaya Penuhi Target Untuk Masuk Klaster 1

Kamis, 30 Mei 2019 | 16:37 WIB


UNNES Berupaya Penuhi Target Untuk Masuk Klaster 1

UNNES memiliki komitmen untuk menjadi PTN klaster 1 dan   menjadi PTN BH (Berbadan Hukum). Untuk mendukung hal tersebut UNNES mengadakan Workshop Peningkatan pemeringkatan UNNES dan Penyiapan Menuju PTN Badan Hukum dengan narasumber  Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi  Dr Totok Prasetnyo  di Gedung H Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, Rabu, 29/5.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman mengajak warga UNNES untuk meneguhkan niat dan semangat  menuju Klaster 1 dan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).  Rektor juga mengajak agar warga UNNES selalu kompak dan harmonis untuk mencapai prestasi dan reputasi terbaik.  

“Saat ini UNNES memiliki sumber daya yang dapat dimaksimalkan untuk  mencapai target masuk klaster 1 dan PTN BH. Untuk itu diperlukan perubahan pola pikir berbasis keilmuan dan niat luhur untuk mencapai target tersebut. Akreditasi A (Unggul) Institusi,  64% program studi terakreditasi A, produktifitas publikasi para dosen, dan prestasi mahasiswa menjadi modal untuk masuk klaster 1. Target-target yang masih kurang terus kita upayakan dan kita penuhi bersama,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi  Dr Totok Prasetnyo dalam paparanya mengungkapkan perubahan indikator dan bobot  dalam klasterisasi perguruan tinggi tahun 2019. Menurutnya terdapat empat indikator yang   meliputi Input (15%), proses (25%), output (25%), dan outcome (35%). Indikator input meliputi jumlah prosentase dosen berpendidikan S3, prosentase dosen dalam jabatan Lektor Kepala dan Guru Besar, rasio jumlah mahasiswa terhadap dosen, jumlah mahasiswa asing, dan jumlah dosen asing. Indikator proses memiliki bobot nilai 25%, yang meliputi jumlah program studi terakreditasi internasional, akreditasi institusi BAN-PT, akreditasi program studi BAN-PT, pembelajaran daring, kerjasama perguruan tinggi, kelengkapan laporan PDDIKTI dan laporan keuangan. Indikator output terdiri atas  jumlah artikel ilmiah terindeks per dosen, kinerja penelitian, dan kinerja kemahasiswaan. Indikator  outcome meliputi kinerja inovasi, persentase lulusan yang memperoleh pekerjaan dalam waktu 6 (enam) bulan, jumlah sitasi per dosen, jumlah patent per dosen, dan kinerja pengabdian kepada masyarakat.

“Klasterisasi perguruan tinggi seluruh Indonesia bertujuan untuk memudahkan Kemenristekdikti melakukan pembinaan perguruan tinggi sesuai klasternya, Selain untuk  untuk perbaikan terus menerus dan kesehatan organisasi, klasterisasi juga untuk merumuskan penciri kualitas perguruan tinggi yang telah terdokumentasi di PD Dikti dan bertujuan melakukan telaah klasterisasi dan pemeringkatan berdasarkan penciri untuk kepentingan pembinaan,” kata Dr Totok Prasetyo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Bidang Umum dan Keuangan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama. Ketua Senat UNNES, Ketua Majelis Profesor, Para Profesor, Para Dekan dan Anggota Senat UNNES.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 363 kali

Penghargaan UNNES Untuk Setiap Elemen Pendukung Kampus

Rabu, 29 Mei 2019 | 19:16 WIB


Penghargaan UNNES Untuk Setiap Elemen Pendukung Kampus

Cleaning Service (CS), Satpam, dan Pengemudi pusat berkumpul melaksanakan buka bersama dengan pimpinan Universitas Negeri Semarang, Rabu, (29/5).

Pada acara tersebut hadir Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum, Kepala BUHK dan Kasubbag.

Rektor UNNES berharap kegiatan ini mampu memperkuat harmonisasi antar unit kerja.

“Dedikasi dan integritas yang telah terbangun harus terus dijaga dan ditingkatkan. saya menyampaikan terima kasih atas kebersamaan membangun reputasi UNNES selama ini,” tutur Prof Fathur Rokhman.

Prof Agus Nuryatin menyampaikan pentingnya keikhlasan dalam menjalani tiap pekerjaan agar mendapat keberkahan hidup.

Kegiatan dimulai dengan sambutan pimpinan dan penyerahan parcel secara simbolis. Kegiatan diakhiri dengan doa dan berbuka puasa bersama.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 312 kali

Harmonisasi Sinergi antara UNNES dan Mitra Media

Rabu, 29 Mei 2019 | 17:38 WIB


Harmonisasi Sinergi antara UNNES dan Mitra Media

Media massa telah menjadi bagian integral dari perjalanan Universitas Negeri Semarang (UNNES) semenjak masih bernama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Semarang. Media massa atau yang sering disebut Pers memegang peranan penting dalam menyebarluaskan berita serta mengedukasi publik terkait informasi di lingkup akademik.

Dalam rangka menyambung silaturahmi bersama mitra media, UNNES menggelar buka bersama awak media pada Selasa (28/5) di Rumah Makan (RM) Padang Sederhana Pandanaran.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana untuk mengeratkan sinergi antara UNNES dengan media massa sehingga kemitraan dapat terus terjalin secara harmonis,” ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Hubungan Masyarakat (UPT Humas) Muhammad Burhanudin SS MA dalam sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyatakan pentingnya keterbukaan informasi dan pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan awak media serta menjelaskan beberapa hal mengenai renstra UNNES tahun 2020-2022 mendatang. Profesor bidang Sosiolinguistik tersebut mengajak awak media untuk senantiasa bersinergi bersama UNNES di waktu yang akan datang.

Dalam kegiatan rutin tahunan ini, turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd, Wakil Rektor Bidang Perencanaan & Kerja Sama Prof Dr Agus Nuryatin MHum, Ketua Lembaga Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Dr Suwito Eko Pramono MPd, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Dr Sugianto MSi, dan segenap perwakilan mitra media massa di Jawa Tengah.

Tomihendra S. & Annisa Azizatul Imani (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 242 kali

Lima Warga UNNES Purna Tugas

Rabu, 29 Mei 2019 | 13:58 WIB


Lima Warga UNNES Purna Tugas

Sebanyak lima Warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) memasuki purna tugas. Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, Rabu (29/5) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni Drs Heri Kismaryono MM Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan (BPK), Drs Murdani MPd dosen FT, Drs PC S Ismiyanto MPd dosen FBS, Drs Ersanghono Kusumo MS dosen FMIPA, dan Mochamad Ro’is BSc Kasubbag LP2M.

Dr S Martono atas nama lembaga mengucapkan banyak terimakasih atas pengabdian yang 33 tahun bahkan ada yang 38 lebih sehingga UNNES menjadi besar seperti ini.

“Sampai memasuki masa purna tugas, mereka tetap menjalankan tugas atau bekerja dengan keras ini menunjukan bahwa Bapak-bapak tetap loyalitas pada universitas.

Untuk itu setelah purna tugas ini, komunikasi masih tetap berlanjut untuk memberi sumbang saran dan masukan yang baik kepada UNNES tercinta ini.

Kami pribadi dan atas nama lembaga mohon maaf lahir dan batin karena masih banyak kekurangannya saat melayaninya.

Ketua paguyuban Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedihartono mengucapkan selamat bergabung dengan keluarga besar Wredatama, dan sampai akhir Mei 2019 ini jumlah anggotanya hampir 800 orang.


Penulis: Sihono Dibaca : 332 kali

UNNES Bergerak Menuju Pengembangan Inovasi Berbasis Laboratorium

Selasa, 28 Mei 2019 | 13:56 WIB


UNNES Bergerak Menuju Pengembangan Inovasi Berbasis Laboratorium

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Focus Grup Discussion (FGD) dalam rangka pengembangan laboratorium menuju Science Techno Park (STP) yang diikuti semua kepala laboratorium dan wakil dekan bidang akademik tiap fakultas, Selasa (28/5).

Acara yang bertempat di Gedung Rektorat lantai 4 ruang 405 ini diisi langsung oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Secara khusus beliau mengapresiasi tugas para kepala laboratorium karena standarisasi sebuah laboratorium ditentukan oleh seorang kepala laboratorium.

Namun fungsi laboratorium sebagai sarana meningkatkan jumlah publikasi artikel belum maksmimal. Dari seribu dosen UNNES baru 10% yang benar-benar produktif menghasilkan artikel secara rutin.

Selain itu laboratorium UNNES belum memenuhi standar, sehingga laboratorium harus ditingkatkan fasilitasnya. Nawa target UNNES 2019 salah satunya mencakup 2 akreditasi laboratorium internasional dan 10 laboratorium standar nasional.

“Target UNNES untuk 5 tahun ke depan yaitu Inovasi Riset  tahun 2020, Invensi Riset 2021, Alih Teknologi 2022 dan Hilirisasi & Bisnis Riset 2023. Kita juga harus menyiapkan diri menjadi PTN BH Klaster 1”, pungkas Prof Fathur.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 276 kali

Prof Fathur: Terus jaga kondusifitas dan semangat berprestasi

Selasa, 28 Mei 2019 | 13:26 WIB


Prof Fathur: Terus jaga kondusifitas dan semangat berprestasi

Pada Selasa, (28/5) dosen mata kuliah umum mengikuti “Pengembangan Mata Kuliah Umum” (MKU). Acara ini diikuti oleh 80 dosen selaku peserta di Gedung Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3).

Mata kuliah umum memang sudah diatur dalam amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 35 Ayat 3 menyatakan bahwa kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat mata kuliah Agama, Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia untuk program sarjana dan diploma. Belum lagi UNNES yang memiliki mata kuliah umum konservasi dan beberapa mata kuliah umum kependidikan.

Dalam arahannya, Prof Fathur Rokhman MHum mengacu pada himbauan Mentri Kemenristekdikti Prof M Nasir Ak PhD bahwa UNNES terus menjaga kondusifitas dan semangat berprestasi; turut berperan untuk Indonesia yang damai; waspada terhadap provokasi politik memecah belah komponen bangsa pasca pemilu. Hal tersebut disampakan Bapak mentri secara langsung saat bertemu Rektor UNNES pada 17 Mei lalu.

Dalam acara tersebut diharapkan para dosen dapat menanamkan karakter UNNES pada mahasiswanya dalam pembelajaran. Selain ditanamkan oleh dosen program studi yang notabene-nya sudah paham betul menyisipkan pendidikan karakter, penting pula memelihara dan menanamkan karakter pada mata kuliah umum yang sangat universal.

“Tiga tahun kedepan UNNES menargetkan menjadi universitas klaster satu Pemeringkatan Kemenristekdikti, mendapat izin Prodi Kedokteran, dan menjadi PTN Badan Hukum. Semoga semua itu dapat terwujud di 2022” jelas Rektor UNNES .

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 287 kali

Jalin Keakraban melalui Tasyakuran dan Buka Bersama FIK

Selasa, 28 Mei 2019 | 3:02 WIB


Jalin Keakraban melalui Tasyakuran dan Buka Bersama FIK

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan buka bersama sebagai silaturahmi antara pimpinan fakultas, tendik, dosen, mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus yang diwakili Pondok Pesantren Al-Asror di Gor Indoor Prof Kamiso, Senin (27/5).

Acara yang dihadiri Wakil Rektor bidang Akademik Prof Dr Zaenuri MSi Akt dan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum ini sekaligus menggelar tasyakuran Gor Indoor Prof Kamiso yang saat ini sudah dapat digunakan mahasiswa FIK untuk beraktivitas.

“Harapannya gedung ini bermanfaat bagi mahasiswa untuk belajar dan memulai perkuliahan, serta masyarakat pada umumnya. Sehingga prestasi mahasiswa FIK dapat meningkat hingga kancah internasional”, tutur Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, Dr Taufiq Hidayah MKes.

Dalam sambutannya Prof Zaenuri memberikan selamat atas pengangkatan doktor baru lulusan Chinese Culture University. Kedepan diharapkan jumlah doktor dan profesor FIK bertambah, sesuai target Nawa Cita UNNES 2019.

“Mudah-mudahan keluarga besar FIK makin akrab. Jadikan perbedaan-perbedaan yang ada sebagai kekuatan pemersatu, sehingga FIK menjadi semakin solid”, tuturnya.

Acara dilanjutkan doa bersama untuk keberkahan dan kebermanfaatan gedung baru dipimpin oleh Gus Abdullah.

NidaMR & Iwang Noor Saputra (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 189 kali

Titin Peroleh PhD Bidang Exercise Physiology di Chinese Culture University

Senin, 27 Mei 2019 | 3:42 WIB


Titin Peroleh PhD Bidang  Exercise Physiology di Chinese Culture University

Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang Sri Sumartiningsih SSi MKes berhasil mengikuti ujian (final defense) untuk mendapatkan gelar PhD di bidang Exercise Physiology. Sri Sumartiningsih yang akrab dipanggil Titin mampu mempertahankan karyanya yang  berjudul Comparison Acute Exercise Induced Cardio Respiratory Responses and Exercise Performance Following E-Cigarettes and Tobacco Cigarettesm pada para penguji di Graduate Institute of Sports Coaching Science, Chinese Culture University, Jumat, 24/5.

Sri Sumartiningsih mendapat bimbingan lansung dari promotor Lin Jung Charnge seorang  salah satu pendiri Exercise Physiology di Taiwan. Titin  mampu mempertahankan karnya di hadapan pengujinya yang terdiri atas Professor Hsin Fu Lin dari NTU, Professor Yu Chi Kuo dari National Taiwan Health and Nursing Science, Professor Cheng dari National Taiwan Normal University dan Professor Wu Yu Chien dari Chinese Culture University.

Dari hasil penelitian Sri Sumartiningsih menyimpulkan bahwa perokok yang merokok cigarettes menaikkan denyut jantung dan tekanan darah diastolik secara cepat setelah merokok 3 mg nikotine dibandingkan menggunakan rokok electronic tanpa nicotine.

“Prosentase saturasi oxygen saat merokok tembakau juga lebih rendah serta laju puncak ekspirasinya. Pada saat olahraga setelah merokok tembakau menurunkan exercise performance pada Prediksi VO2 max dan Time To exhaustion dari pada saat merokok menggunakan vapors baik tanpa nicotine maupun dengan 3 mg nicotine. Sebaiknya perokok mulai berusaha menghentikan kebiasaan rokoknya karena tidak baik untuk kesehatan cardiorespiratory system dan exercise performance,” Kata Sri Sumartiningsih.

Menurut Dekan FIK Prof Tandiyo Rahayu yang hadir saat ujian,  sebelumnya Sri Sumartiningsih  yang akrap dipanggil Titin telah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti International Sports Academy NIFISA di Kanoya Kagoshima Jepang bersama 13 peserta lain dari 12 negara Di dunia. Di academy tersebut Titin digembleng pembekalan tentang exercise performance analysis, sports nutrition and sports psychology dari 28 February sampai 9 maret 2019.

“Kesempatan lain pada  tanggal 27-28 maret 2019 Titin juga mendapatkan penghargaan Young educator awards dari FAOPS teaching satellite program di Kobe Jepang. Melalui pengalamannya saya berharap Titin dapat memperkuat keilmuan di FIK UNNES,” imbuh Prof Tandiyo.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 379 kali

FIK UNNES Tandatangani MoM Dengan International Affairs Chinese Culture University

Senin, 27 Mei 2019 | 2:55 WIB


FIK UNNES Tandatangani MoM  Dengan   International Affairs Chinese Culture University

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang, Prof Tandiyo Rahayu dan Prof Dr Kuo-Cheng Kuo selaku Wakil Presiden International Affairs Chinese Culture University melakukan penandatanganan Minutes of Meeting  (MoM.) di Taiwan, Jumat (24/5).

Sebelum kegiatan penndatangan dilakukan diskusi untuk membuka peluang kerjasama anatara Universitas Negeri Semarang dan Chinese Culture University.

“Kami melakukan diskusi yang cukup efektif bersama Assoc Prof  Dr Kuo – Cheng Kuo Wakil Presiden International Affairs Chinese Culture University untuk membangun kerja sama yang bermanfaat bagi kedua universitas .   Di masa depan, kerja sama yang lebih mendalam untuk kelas internasional, double degree, dan program pertukaran mahasiswa,” ungkap Prof Tandiyo.

Turut hadir dalam diskusi dan penandatanganan MoM Wakil Dekan Bidang Akademik FIK  Dr Setya Rahayu,  dari Jurusan Biologi  Prof Priyantini, Dr Nugrahaningsih,  dan Dr Lisdiana.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 345 kali

Pendaftaran Seleksi Mandiri UNNES Telah Dibuka

Minggu, 26 Mei 2019 | 22:37 WIB


Pendaftaran Seleksi Mandiri UNNES Telah Dibuka

Seleksi Mandiri Universitas Negeri Semarang (SM-UNNES) merupakan  seleksi penerimaan mahasiswa baru program S-1 dan D-3 yang diselenggarakan secara mandiri oleh Universitas Negeri Semarang melalui  Ujian Berbasis Komputer (UBK) atau Ujian Berbasis Cetak (UBC) dan/ atau ujian keterampilan seni/ olahraga. Pendaftaran sistem online melalui laman http://daftar.unnes.ac.id. Calon peserta dapat memilih salah satu kelompok program studi: Sains dan Teknologi (Saintek) atau Sosial dan Humaniora (Soshum). Informasi tentang Seleksi Mandiri UNNES dapat dilihat melalui laman http://penerimaan.unnes.ac.id

Syarat umum pendaftaran UNNES 2019 yaitu lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2019, 2018, dan 2017 dibuktikan dengan ijazah. Bagi lulusan 2019  yang belum mendapatkan ijazah dapat dibuktikan dengan surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah yang telah dilegalisasi. Khusus pendaftar seleksi mandiri UNNES 2019 yang juga melamar program Bidikmisi harus memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan dari Kemenristekdikti. Informasi lengkap dapat dilihat di laman penerimaan.unnes.ac.id.

Cara Daftar Seleksi Mandiri UNNES 2019

Calon mahasiswa  membuka laman http://daftar.unnes.ac.id. Tentukan skema seleksi mandiri UNNES 2019 dengan memilih Reguler atau Kelas Internasional. Bagi peserta Reguler dapat mengajukan permohonan pembiayaan Bidikmisi, Kelas Internasional tidak dapat mengajukan permohonan Bidikmisi.

Pilih kelompok program studi Saintek atau Soshum dan jenis ujian yaitu berbasis komputer (UBK) atau ujian berbasis cetak (UBC). Masukkan nomor peserta UTBK dan mengunggah sertifikat hasil UTBK bagi calon peserta yang pernah mengikuti tes UTBK. Langkah selanjutnya, mengisi formulir pendaftaran secara online untuk memperoleh Personal Identification Number (PIN) sebagai syarat pembayaran biaya pendaftaran seleksi mandiri UNNES 2019.

Dengan menggunakan PIN pendaftaran, Anda dapat melakukan pembayaran biaya seleksi dengan besaran sesuai dengan pilihan prodi yang diambil. Pembayaran mulai tanggal 20 Mei hingga 17 Juli 2019. Bagi calon peserta yang mendaftar melalui pembiayaan Bidikmisi harus memperoleh KAP dan PIN pendaftaran seleksi mandiri dari laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id untuk dapat dibebaskan dari pembayaran biaya seleksi.

Setelah melakukan pembayaran biaya seleksi, login menggunakan username dan password pendaftar melalui laman http://daftar.unnes.ac.id untuk mengisi form. Dan mengunggah file pasfoto berwarna ukuran 4 x 6 cm, berformat JPG, dengan ukuran maksimum 100 KB pada formulir yang telah tersedia. Terakhir, mencetak Kartu Tanda Peserta selambat-lambatnya tanggal 18 Juli 2019. Kartu Tanda Peserta dicetak di kertas A4 berwarna untuk peserta dan diserahkan ke pengawas pada saat ujian. Ujian akan dilakukan di UNNES Kampus Sekaran Gunungpati Semarang.

Untuk informasi selengkapnya mengenai persyaratan, waktu, prodi yang dibuka, tata cara pendaftaran, dan ketentuan lainnya, silahkan  akses laman kami di http:// http://penerimaan.unnes.ac.id/ atau di laman i http://penerimaan.unnes.ac.id/seleksi-mandiri-mahasiswa-baru-program-sarjana-dan-diploma-iii-2019/


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 8.098 kali

Training Spiritual Bersama LK dan UKM: Upaya Ikhtiar Menjadi Insan yang Bertakwa

Sabtu, 25 Mei 2019 | 9:58 WIB


Training Spiritual Bersama LK dan UKM: Upaya Ikhtiar Menjadi Insan yang Bertakwa

Keutamaan bulan suci ramadan salah satunya adalah dapat membentuk insan yang bertakwa.

Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini UNNES mengadakan Training Spiritual bagi para mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Jumat (24/5) di Gedung Rektorat, Sekaran, Gunungpati.

Turut hadir, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd beserta pejabat kemahasiswaan dilingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Sementara itu, hadir memberikan tausiah, Ahmad Miftahuddin BA MA yang menyampaikan materi mengenai keutamaan bulan suci ramadan.

“Dengan puasa kita bisa menjadi lebih bertakwa asalkan kita bisa menjaga keikhlasan dan diniatkan karena Allah SWT,” paparnya menjelaskan.

Dosen Bahasa Arab itupun mengungkapkan harapannya kepada semua yang hadir, agar dapat mengambil pelajaran di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini.

“Kita sama-sama berharap, semoga bulan suci ini menjadi upaya ikhtiar kita untuk menjadi insan yang lebih bertakwa,” jelasnya.

Selain bertujuan untuk memberikan wawasan seputar islam khususnya bulan ramadan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat keakraban antar LK dan UKM.

Dwi Hermawan & Mutiah Karim (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 183 kali

Esok Pagi, 1.944 Calon TKI Korea Selatan Ikuti Uji Keterampilan

Jumat, 24 Mei 2019 | 23:03 WIB


Esok Pagi, 1.944 Calon TKI Korea Selatan Ikuti Uji Keterampilan

Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan EPS Center Indonesia menyelenggarakan sosialisasi ujian program penempatan Government to Government (G to G) Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan, Jumat (24/5).

Bertempat di Aula FH hadir Direktur Indonesia EPS Center Choi Jhong Yun dan Deputi Penempatan BNP2TKI Teguh Hendro Cahyono meninjau langsung tempat uji keterampilan tahap II sistem poin sektor manufaktur untuk esok.

Penempatan PMI ke Korea Selatan melalui program G to G merupakan kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan, yang telah berlangsung sejak tahun 2004. Pada tahun ini kuota penempatan yang tersedia bertambah menjadi 8.800 orang yang terdiri dari 4.900 orang pada sektor manufaktur dan 3.900 orang di sektor perikanan.

Persyaratan yang harus dipenuhi sebagai pendaftar program ini yaitu berusia 18-39 tahun, berpendidikan minimal SMP atau sederajat (diutamakan SMA atau SMK), sehat, dan tidak memiliki catatan deportasi atau ilegal dari keimigrasian.

Ujian tahap II akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Di UNNES ujian gelombang satu akan dilaksanakan tanggal 24 – 27 Mei 2019 dengan 1.944 peserta.

Abd Aziz & NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 212 kali

Tanamkan Pendidikan Jasmani, PGPAUD Hadirkan Dr Dana Masarykova dari Slovakia

Jumat, 24 Mei 2019 | 22:08 WIB


Tanamkan Pendidikan Jasmani, PGPAUD Hadirkan Dr Dana Masarykova dari Slovakia

Perkembangan motorik kasar erat hubungannya dengan Pendidikan jasmani. Pentingnya guru dalam menanamkan kebiasaan untuk berolahraga bagi anak usia dini di sekolah menjadi catatan penting yang harus diperhatikan oleh guru.

Hal tersebut merupakan sepenggal kalimat pembuka dari the Head of Erasmus+ Project antara Trnava University dan UNNES, Dr Dana Masarykova yang akan tinggal selama kurang lebih dua minggu di Indonesia.

Dalam kesempatannya berkunjung ke UNNES, Dr Masarykova yang memiliki latar belakang ilmu keolahragaan mengajak para mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam menerapkan kegiatan sederhana yang efektif melatih motoric kasar anak usia dini.

Beberapa contoh implementasi aktivitas yang disampaikannya dalam kegiatan Guest Lecturer pada Rabu (22/5), terlihat sangat sederhana dan dapat dilakukan di dalam atau di luar ruangan dengan menggunakan media yang dapat ditemukan dimana saja, seperti koran bekas.

Kegiatan seminar dihadiri oleh kurang lebih 300 orang mahasiswa. Antusiasme yang tinggi dan kesempatan langka dari pembicara yang berasal dari benua Eropa, serta untuk mengetahui bagaimana menerapkan kegiatan olah tubuh bagi anak sehari-hari, menjadi alasan penuhnya ruangan Auditorium yang berada di Gedung Dekanat lantai 3, Fakultas Ilmu Pendidikan.

Tidak hanya disampaikan secara teori, Dr Masarykova juga melakukan kegiatan praktik langsung dengan para mahasiswa di lapangan Gedung A2, FIP.

Meskipun dalam kondisi berpuasa, mahasiswa dengan aktif mengikuti praktik yang dikemas secara sederhana namun menarik. Beberapa mahasiswa berpendapat bahwa, kegiatan sederhana tersebut belum pernah terlintas sebelumnya padahal sangat mudah diterapkan untuk anak.

Tidak hanya memberikan teori dan juga praktik. Dana juga memberikan tips terkini bagaimana mengajak anak berolah tubuh. Salah satunya adalah, tidak dianjurkannya anak-anak diatas 3 tahun  berolah tubuh dengan gerakan merangkak seperti bayi, karena akan melukai lutut mereka di kemudian hari.

Solusinya adalah, anak-anak dianjurkan merangkak terbalik dengan menggunakan kedua tapak kaki dan telapak tangan (seperti laba-laba) sebagai tumpuan mereka dalam melatih keseimbangan. Hal ini menjadi kegiatan menantang yang biasanya disukai oleh anak. Semakin sulit maka anak akan semakin tertantang.

Terakhir, Dana menyampaikan bahwa kegiatan yang bermakna bagi anak adalah bagaimana menciptakan kegiatan yang menyenangkan tapi juga terdapat pembelajaran di dalamnya. Ketika anak senang dan tujuan tercapai, maka disitulah esensi dari pembelajaran yang sesungguhnya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 190 kali

Buka bersama LP2M dan LP3, Eratkan Jalinan Silaturahmi di Bulan Istimewa

Jumat, 24 Mei 2019 | 20:24 WIB


Buka bersama LP2M dan LP3, Eratkan Jalinan Silaturahmi di Bulan Istimewa

Ramadan merupakan bulan yang istimewa karena pada bulan ini terjadi salah satu peristiwa penting bagi umat Islam yakni turunnya Al Quran. Al Quran diturunkan untuk menjadi petunjuk bagi umat manusia dalam menjalankan perannya sebagai khalifah di muka bumi sekaligus sebagai hamba Allah SWT.

“Di bulan yang penuh kemuliaan ini marilah kita berlomba-lomba mencari rida Allah, meningkatkan intensitas hubungan antara hamba dengan sang pencipta sehingga kelak mendapat kenikmatan dari Allah SWT”

Ajakan tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Suwito Eko Pramono MPd dalam sambutannya pada kegiatan buka bersama yang diselenggarakan oleh LP2M dan Lembaga Pengembangan Pendidikan & Profesi (LP3), Jumat (24/5).

Wakil Rektor bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt hadir mewakili Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Dalam sambutannya, beliau berpesan supaya kegiatan ini menjadi ajang mempererat jalinan silaturahmi sekaligus ajang mentransformasikan segala bentuk perbedaan menjadi harmoni yang indah.

Jelang waktu berbuka puasa, peserta menyimak tausiah dari Dr Zaim El Mubarok MAg tentang kisah ketauladanan Rasulullah SAW pada saat peristiwa Perang Uhud. Beliau juga mengajak peserta untuk menginternalisasikan nilai yang terkandung dalam ayat-ayat Al Quran ke dalam hati serta mengejawantahkannya dalam kepemimpinan. Tausiah ditutup dengan doa bersama.

Kegiatan yang bertempat di Ruang Borobudur Gedung Prof Retno Sriningsih Satmoko ini turut dihadiri oleh Direktur Pascasarjana Prof Dr Achmad Slamet MSi, jajaran pimpinan, dekan, dosen, dan staf tendik.

Annisa Azizatul Imani & Abd Aziz (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 211 kali

Dr Dana Kenalkan Kegiatan Olahraga Sederhana Bagi Anak-anak

Jumat, 24 Mei 2019 | 18:00 WIB


Dr Dana Kenalkan Kegiatan Olahraga Sederhana Bagi Anak-anak

Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Trnava University menghadirkan Dr Dana Masarykova sebagai narasumber dalam kegiatan Guest Lecturer, Rabu (22/5).

Dalam kunjungannya doktor yang memiliki latar belakang ilmu keolahragaan ini mengajak para mahasiswa FIP untuk berpartisipasi menerapkan kegiatan sederhana yang efektif melatih motorik kasar anak usia dini di Lapangan Gedung A2, setelah memaparkan materi tentang bagaimana menerapkan kegiatan olah tubuh untuk anak-anak.

Praktik yang diajarkan doktor asal Slovakia ini dapat dilakukan di dalam maupun luar ruangan dengan menggunakan media yang mudah ditemukan, seperti koran bekas. Beberapa mahasiswa bahkan mengakui kegiatan sederhana tersebut belum pernah terlintas sebelumnya, padahal sangat mudah diterapkan untuk anak.

Dr Dana juga memberikan tips bagaimana mengajak anak berolah tubuh. Salah satunya tidak dianjurkannya anak-anak diatas 3 tahun  berolah tubuh dengan gerakan merangkak seperti bayi, karena akan melukai lutut mereka. Anak-anak dianjurkan merangkak terbalik dengan menggunakan kedua tapak kaki dan telapak tangan (seperti laba-laba) sebagai tumpuan mereka dalam melatih keseimbangan. Hal ini menjadi kegiatan menantang yang biasanya disukai oleh anak.

Terakhir Dr Dana menyampaikan bahwa kegiatan yang bermakna bagi anak adalah bagaimana menciptakan kegiatan yang menyenangkan tapi juga terdapat pembelajaran di dalamnya. Ketika anak senang dan tujuan tercapai, maka disitulah esensi dari pembelajaran yang sesungguhnya.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 148 kali

FGD Lingkar Kampus, Dekatkan Masyarakat dengan UNNES

Jumat, 24 Mei 2019 | 12:35 WIB


FGD Lingkar Kampus, Dekatkan Masyarakat dengan UNNES

“Harapannya bapak-bapak sekalian dapat memberi masukan pada kami, sehingga UNNES dapat menjadi kampus yang lebih baik lagi”

Hal ini dituturkan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Agus Nuryatin dalam pembukaan Focus Group Discussion (FGD) sekaligus buka bersama dengan masyarakat lingkar kampus di Gedung Rektorat lantai 1, Kamis (23/5).

FGD sore hari ini dihadiri tokoh-tokoh masyarakat sekitar UNNES seperti para Lurah, Danramil, Kapolsek, Pimpinan Pondok Pesantren dan perwakilan mahasiswa. Mereka menyampaikan pendapatnya mengenai kemanan dan kebersihan lingkungan kampus hingga program pemberdayaan masyarakat untuk beberapa desa.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan terima kasih atas kedatangan dan masukan para tokoh-tokoh masyarakat. Dengan adanya FGD Lingkar Kampus ini kebersamaan dan silaturahmi UNNES dengan masyarat sekitar menjadi  lebih erat.

Menjelang adzan maghrib para peserta FGD mendengarkan tausiyah dari Habib Novel bin Muthohar tentang makna menuntut ilmu. Bahwasanya semua orang wajib menuntut ilmu mulai dar buaian sampai liang lahat.

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 284 kali

Nuzulul Quran, Prof Yos Johan Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

Jumat, 24 Mei 2019 | 8:24 WIB


Nuzulul Quran, Prof Yos Johan  Ajak Tingkatkan  Kualitas SDM

Alquran memiliki peranan penting bagi seluruh umat manusia terutama muslim di seluruh dunia. Dengan turunnya Alquran, manusia memiliki pedoman untuk menjalani kehidupannya. Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an atau hari turunnya Alquran, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan pengajian pada Rabu malam (22/5).

Bertempat di Rumah Dinas Rektor UNNES, acara diawali dengan shalat isya dilanjutkan shalat terawih dan shalat witir berjamaah. Adapun Dr Achmad Rifai MPd bertindak selaku imam. Pada kesempatan kali ini, pengajian diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum.

Dengan tema “Akselerasi Nilai Sumber Daya Manusia dan Literasi Keilmuan secara Qurani”, Prof Dr Yos menyampaikan bahwa kualitas sumber daya manusia dapat diketahui dengan cara melihat bagaimana mereka menerima ajaran agamanya salah satunya yakni menjunjung tinggi nilai agama serta berperilaku jujur. “Dan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang perlu diperbaiki adalah niatnya” imbuhnya.

Selaku tuan rumah, Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap UNNES semakin damai begitupula dengan Indonesia. Beliau menekankan bahwa “dengan perdamaian, kita dapat meningkatkan prestasi, dan reputasi. Selain itu kita juga dapat meraih berkah dari Allah SWT”. Hal ini pun didukung oleh Prof Dr Yos pada penutup tausiyahnya.

Mutiah Karim (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 205 kali

Bangun Garda Terdepan Pariwisata, Kemenpar Beri Pelatihan di UNNES

Kamis, 23 Mei 2019 | 22:35 WIB


Bangun Garda Terdepan Pariwisata, Kemenpar Beri Pelatihan di UNNES

Pariwisata merupakan aset berharga bagi pembangunan ekonomi bangsa Indonesia. Saat ini, industri pariwisata Indonesia diproyeksikan menyumbang devisa terbesar bagi negara, yaitu sekitar USD 20 miliar sepanjang tahun 2019.

Karena itulah menjadi penting untuk menyiapkan masyarakat yang memahami potensi wisata di daerahnya, termasuk para anak muda dalam hal ini para cendekia dan civitas academica kampus.

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Goes to Campus Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Rabu (22/5).

Hadir dalam kegiatan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan
UNNES Dr Abdurrahman MPd yang mengapreiasi konsistensi Kemenpar dalam membangun SDM kepariwisataan.

Dalam kegiatan yang bertempat di Aula Pascasarjana UNNES tersebut, ia sepakat bahwa anak muda adalah pilar pariwisata di sosial media maupun garda terdepan pariwisata Indonesia.

“Anak muda itu memang pilar bagi pariwisata kita. Mereka adalah garda terdepan bagi bangsa ini. Melihat kondisi saat ini, dimana pariwisata memang ngetren banget. Nantinya, pariwisata akan menjadi core bisnis, dan mahasiswa bisa berkontribusi dengan baik,” ungkap Dr Aburrahman.

Mahasiswa, imbuhnya, harus ikut andil membangun pariwisata di Indonesia. Buat Kemenpar, terima kasih banyak atas ilmu yang diberikan, ini membuat peluang kerja para mahasiswa dan mahasiswi kami semakin terbuka dan berpeluang.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah Drs Sinung Nugroho Rahmadi MM yang juga menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut berharap, kegiatan dapat terselenggara secara konsisten setiap tahunnya.

“Apalagi kalau ada perubahan menteri semoga program Kemenpar yang luar biasa ini tetap berlanjut. Karena Kemenpar sekarang sudah sangat masif di semua lini. Program Pak Menteri Arief Yahya itu sudah sangat on the track banget dan terus bisa menyesuaikan zaman. Termasuk mendekatkan milenial dengan program Goes to Campus,” ujarnya. 

Selain Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa ini juga menghadirkan narasumber dari Kemepar yakni Fransiskus Handoko dan Ni Wayan Giri Adnyani.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tergugah untuk turut serta berkontribusi dalam mengembangkan pariwisata di Indonesia mulai dari menyediakan jasa transportasi, membuka destinasi wisata baru, menjadi pemadu wisata lepas, atau bahkan membuka biro perjalanan pariwisata.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 190 kali

Tracer Study Penting untuk Perkembangan Perguruan Tinggi

Kamis, 23 Mei 2019 | 7:17 WIB


Tracer Study Penting untuk Perkembangan Perguruan Tinggi

Direktur Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Dr H Didin Wahidin MPd menyampaikan itu saat menjadi nara sumber Workshop Tracer Study di Universitas Negeri Semarang (UNNES),Rabu (22/19).

Pada kesempatan ini ia menyampaikan, keberadaan Pusat Karir di perguruan tinggi itu mencerminkan tanggung jawab dan layanan perguruan tinggi bagi lulusan mahasiswanya.

Selain itu juga dijelaskan, tracer study merupakan studi pelacakan jejak lulusan atau alumni yang dilakukan dua tahun setelah lulus. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja, situasi kerja terakhir, keselarasan, dan aplikasi kompetensi di dunia kerja. Dengan demikian, Tracer Study berperan penting dalam pengembangan perguruan tinggi.

Didin Wahidin menegaskan, keberhasilan lulusan perguruan tinggi dalam memasuki dunia kerja merupakan salah satu indikator outcome pembelajaran dan relevansi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Untuk itu, perguruan tinggi bertanggung jawab tidak hanya untuk melengkapi lulusan dengan kompetensi tertentu (output pembelajaran) tetapi juga wajib memfasilitasi dan menjembatani lulusan memasuki dunia kerja.

Selain itu, Tracer study juga dapat menyediakan informasi untuk kepentingan evaluasi hasil pendidikan tinggi dan selanjutnya dapat digunakan untuk penyempurnaan dan penjaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi bersangkutan, serta menjadi salah satu syarat kelengkapan akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 187 kali

Bernuansa Ramadan, Buka Puasa di Pascasarjana UNNES Berlangsung Khidmat

Rabu, 22 Mei 2019 | 7:54 WIB


Bernuansa Ramadan, Buka Puasa di Pascasarjana UNNES Berlangsung Khidmat

Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi tuan rumah kegiatan buka puasa bersama di Gedung C Pascasarjana UNNES, Selasa (21/5).

Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum, Direktur Pascasarjana Prof Dr H Achmad Slamet MSi, dan sejumlah pejabat, dosen, dan tenaga kependidikan dilingkungan UNNES.

Dalam sambutanya, Prof Dr H Achmad Slamet MSi berharap, kegiatan buka bersama ini dapat memberikan keberhasilan dan kebahagiaan bersama dalam menjalani Bulan Ramadan bagi segenap civitas akademika UNNES.

Hadir memberikan tausiah Drs Anwar Haryono MPd yang menyampaikan pentingnya upaya untuk meningkatkan silaturahmi dan iman terhadap Tuhan.

“Penting bagi kita sebagai orang beriman untuk menolong agama Allah. Dengan begitu, maka niscaya Allah akan menolong kita. Kita dapat melakukan kegiatan positif seperti mengadakan pengajian, menghadiri mejelis taklim, dan lainnya. Selain itu, niscaya Allah juga akan memberikan kita derajat yang tinggi,” paparnya.

Dwi Hermawan dan Iwang Noor S. (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 219 kali

UNNES Jalin Kerjasama dengan National Dong Hwa University

Selasa, 21 Mei 2019 | 13:56 WIB


UNNES Jalin Kerjasama dengan National Dong Hwa University

Universitas Negeri Semarang (UNNES), untuk mendukung misinya sebagai Universitas World Class University terus berupaya meluaskan jaringan mitra dengan perguruan tinggi luar negeri.

Hari ini, Selasa (22/5/2019) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan National Dong Hwa University (NDHU), Taiwan.

Penandatangan MoU oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Prof Ming-Chien Su Vice Dean of the Office of International Affairs National Dong Hwa University.

Hadir Dekan FMIPA UNNES Prof Sudarmin, Dr Niken Subekti (Staf Ahli Kerjasama Luar Negeri), Intan Permata Hapsari SPd MPd (Ka. International Office), Adhi Setyanto MPd (Kabag Kerjasama), dan Ledi Diyanasari MKom (Kasubbag Luar Negeri).

Kemudian, Prof I-Fang Sun, Yo-HoChang (Associste Professor), Clint Lewis (PhD Student), Luvian Iskandar (Master Student), dan Hsing-Chih Chen (Assistant of CES).

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, penandatanganan MoU ini merupakan titik awal kerjasama kedua pihak dalam hal Tri Dharma Perguruan Tinggi,  joint publikasi, dan pertukaran mahasiswa serta staf.

Prof Fathur mengatakan, sebelumnya UNNES juga telah banyak menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri diantaranya UTM Malaysia, Kasetsart University Thailand, Hiroshima University Jepang, VIA Denmark College, Myanmar, Kamboja, Philipina, dan Belanda.

Senada dengan Prof Fathur, Prof Ming-Chien Su mengatakan sama seperti UNNES, kami juga sudah menjalin berbagai kerjasama dengan lebih dari 300 lebih universitas di dunia.

Saya sepakat dengan Prof Fathur Rokhman, bahwa menjalin kerja sama dengan universitas dunia merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas universitas masing-masing dan terus berkembang di kancah internasional.

Sebab, National Dong Hwa University merupakan universitas muda di Taiwan. Kami bergerak di bidang teknologi dan sains yang terus kami kembangkan dikarenakan kebutuhan teknologi yang semakin meningkat di dunia.


Penulis: Sihono Dibaca : 272 kali

Gandeng BAI, UNNES Selenggarakan Tarling di Hari Kebangkitan Nasional

Selasa, 21 Mei 2019 | 10:28 WIB


Gandeng BAI, UNNES Selenggarakan Tarling di Hari Kebangkitan Nasional

Bekerjasama dengan Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jawa Tengah, Universitas Negeri Semarang (UNNES) sukses menyelenggarakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) tahun 2019 M/1440 H, bertempat di Auditorium UNNES pada Senin (20/5).

Kegiatan dihadiri oleh Rektor Universitas Negeri semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Sekretaris Daerah provinsi Jawa Tengah Ir H Sri Puryo KS, Pimpinan FKPD Provinsi Jawa Tengah, Keluarga Besar TNI-POLRI, Ketua BAI  provinsi Jawa tengah, serta mahasiswa UNNES.

Tarawih ini termasuk dalam rangkaian kegiatan kerohanian di Bulan Ramadan dan sudah berlangsung selama 15 putaran. Acara di buka dengan Salat Isya berjamaah yang di pimpinN oleh Drs H Taslim Syahlan. 

Kemudian dilanjutkan dengan salat tarawih dan di akhiri dengan kajian islam oleh Dr KH Moh Arja Imroni MAg.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 200 jamaah tersebut, berkesempatan Rektor UNNES Prof Dr Fatkhur Rokhman MHum menyerahkan bantuan kepada BAI Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Prof Fatkhur mengutarakan rasa terimakasih dan bangga, UNNES secara rutin menjadi Tuan Rumah tarawih keliling di setiap Bulan Ramadan.

Rasa bangga tersebut dinilai lebih karena pelaksanaan tarawih keliling bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111. 

“Pada tarawih keliling yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ini, mari bersama-sama kita tingkatkan semangat untuk bangkit seperti para pejuang dahulu yang bangkit untuk menyatukan bangsa dan negara ini. Sehingga tercapai negeri yang damai dan sejahtera. Selain itu, sebagai manusia yang berbudi, janganlah mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan yang membatalkan puasa terutama menyebarkan hoax”, ajak Profesor Bidang Sosiolinguistik tersebut. 

Dwi Hermawan dan Faza Lutfiayana (Student staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 331 kali

PTN dan LLDIKTI Wilayah Jateng Sampaikan Pesan Moral Untuk Indonesia

Selasa, 21 Mei 2019 | 5:41 WIB


PTN dan LLDIKTI Wilayah Jateng Sampaikan Pesan Moral Untuk Indonesia

Melihat perkembangan kondisi dinamika politik nasional yang yang kurang kondusif saat ini,  para Pimpinan Perguruan Tinggi dan LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah terpanggil untuk menyampaikan pesan moral kepada segenap bangsa Indonesia. Pesan moral  dideklarasikan  bersama, di Gedung Prof Sudharto, Universitas Diponegoro (Undip), Kampus Tembalang, Senin (20/5)

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman mengajak  masyarakat  untuk menjaga ketentraman dan kedamaaian  dan tidak mudah terprovokasi setelah Pemilu 2019.

“Melalui pesan moral ini, diharapkan masyarakat tetap damai, selalu  memelihara persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, dan jangan mudah terprovokasi untuk bertindak melawan hukum,” kata Prof Fathur Rokhman.  

Isi pesan moral yang disampaikan oleh  80 pimpinan PTN dan PTS  di wilayah Jawa Tengah sebagai berikut:

1. Bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang berbudaya luhur, diantaranya prinsip “Ono rembug, ayo dirembug”, untuk itu segenap permasalahan apapun yang dihadapi sudah selayaknya diselesaikan dengan mengedepankan budaya luhur serta musyawarah mufakat.

2. Mengetuk hati nurani para patriot bangsa Indonesia baik yang sedang berjuang berkontestasi maupun yang bertugas menyelenggarakan tugas di medan demokrasi, untuk secara kesatria melaksanakan perannya dengan jujur, adil, berani dan peduli serta mengutamakan nasib rakyat Indonesia.

 3. Mendukung peran patriot NKRI baik yang berasal dari institusi, TNI, dan penegak hukum POLRI, Kejaksaan Agung RI, Mahkamah Agung RI, mahkamah Konstitusi RI untuk tetap bersikap netral dan tidak memihak pihak manapun yang sedang berkontestasi dalam pemilu.

 4. Mendorong penyelesaian yang segera, adil, dan konsisten serta tegas berdasarkan hukum yang berlaku terhadap setiap pelanggaran yang terbukti secara hukum yang dilakukan oleh pihak manapun.

5. Menghimbau segenap civitas akademika, warga Jawa Tengah pada khususnya dan Indonesia pada umumnya untuk tetap menjaga kondusivitas, saling menghormati, saling tenggang rasa, menghindari tindakan provokatif demi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

6. Mendorong kepada semua pihak untuk bersikap, berpikir, berucap, dan bertindak yang dilandasi nilai rahman dan rahim, mengedepankan sikap kasih sayang kepada sesama daripada sikap arogansi, sebagaimana nilai luhur masyarakat Jawa Tengah Suradira Jayaningrat Lebur dening Pangestuti.

Pesan moral yang sudah dipekikkan dan ditandatangani 80 pimpinan PTN dan PTS ini selanjutnya akan diserahkan ke Menristekdikti RI.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 290 kali

Mahasiswa Tata Boga Magang Kerja di Melaka

Selasa, 21 Mei 2019 | 5:00 WIB


Mahasiswa Tata Boga  Magang Kerja di Melaka

Sebagai perguruan tinggi yang memiliki visi universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional, maka Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus membekali para mahasiswanya dengan pengalaman kerja atau magang (intership) di luar negeri.  Melalui kerja sama yang dijalin dengan Hotel Seri Costa Melaka Malaysia,  UNNES mengirimkan  5 (lima) mahasiswa dari Prodi Tata Boga untuk mengikuti program magang internasional selama 1 (satu) bulan di Melaka. Mereka adalah Annisa Kurniasih, Nurul ‘Aini, Hannifah Rizky, Batin Mahardeka Aditia, dan Fauziah Nurul Indah. Kelima mahasiwa tersebut dilepas secara resmi oleh Kepala Internasional Office UNNES, Intan Permata Hapsari, yang mewakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama di Gedung Rektorat UNNES, Senin, 20/5.

Intan mengatakan bahwa program magang ke luar negeri yang dirintis oleh UNNES melalui International Office akan memberikan manfaat terhadap pendidikan yang telah ditempuh mahasiswa melalui kredit mata kuliah.

“Melalui pengalaman magang di luar negeri, mahasiswa dapat mempelajari keterampilan baru dan praktek kerja serta dapat mengenal kebudayaan dan kebiasaan masyarakat lokal,”  imbuhnya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik Dr Wirawan Sumbodo juga menegaskan bahwa dengan mengikuti program magang internasional ini, mahasiswa Prodi Tata Boga bisa mendapatkan banyak kesempatan, pengalaman, dan pengetahuan tentang dunia perhotelan.

“Pengalaman dan pengetahuan yang mereka peroleh dapat menjadi bekal untuk menghadapi tantangan ke depan sehingga diharapkan para mahasiswa akan mendapatkan bekal mengenai dunia kerja yang sesungguhnya. Selain itu beliau menekankan bahwa mahasiswa harus dapat membawa nama baik UNNES di Melaka selama mengikuti program magang ini,” kata Dr Wirawan

Turit hadir dalam pelepasan tersebut Kaprodi Tata Boga,  Kabag Kerja Sama, dan Kasubag Kerja Sama Luar Negeri.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 294 kali

Hari Kebangkitan Nasional Momentum Bangkit Untuk Bersatu

Senin, 20 Mei 2019 | 14:13 WIB


Hari Kebangkitan Nasional  Momentum  Bangkit Untuk Bersatu

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Fathur Rokhman MHum memimpin Upacara Peringatan Hari Kebaangkitan Nasional Ke-111 tanggal 20 Mei 2019 di Lapangan Fakultas Ekonomi kampus Sekaran Gunungpati. Upacara diikuti oleh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan, Senin (20/5/).

Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”.

Amukti palapa berarti sesuatu yang berkaitan dengan laku prihatin sang Mahapatih Gajah Mada. Artinya, ia tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara.

Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan   Informasi Republik Indonesia, Rudiantara dalam naskah sambutan  Upacara  Hari Kebangkitan Nasional  yang dibacakan Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Pada naskah sambutannya Menteri Komunikasi dan  Informasi Republik Indonesia  menyampaikan Sumpah Palapa yang ditemukan pada Kitab Pararaton tertulis. Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia.

Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut.

Tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional, “Bangkit Untuk Bersatu”. Bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.

Lebih lanjut Menteri Komunikasi dan  Informasi Republik Indonesia  menyampaikan, bangsa ini adalah bangsa yang besar yang telah mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. Kuncinya ada dalam dwilingga salin suara berikut ini: gotong-royong.

Bapak Proklamator Republik Indonesia tersebut juga memberikan pandangan bahwa jika nilai-nilai Pancasila tersebut diperas ke dalam tiga sila, bahkan satu “sila” tunggal, maka yang menjadi intinya inti, core of the core, adalah gotong-royong. 

Menurut Bung Karno: “Jika kuperas yang lima ini menjadi satu, maka dapatlah aku satu perkataan yang tulen, yaitu perkataan gotong royong. Gotong-royong adalah pembantingan-tulang bersama, pemerasan-keringat bersama, perjoangan bantu-binantu bersama.

Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho-lopis-kuntul-baris buat kepentingan bersama! Itulah Gotong Royong!” Yel-yel “holopis-kuntul baris” adalah aba-aba nenek moyang kita di tanah Jawa, digunakan sebagai paduan suara untuk memberi semangat ketika mengerjakan tugas berat yang hanya bisa dikerjakan secara bergotong-royong, bersama-sama.

Usai Upacara Rektor UNNES berharap agar tetap menjaga momentum Hari Kebangkitan Nasional dengan membangun  iklim yang tenang untuk bekerja mengabdi pada bangsa.

“Kita harus jaga kampus UNNES ini agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan.

Seseuai pesan Menteri Komunikasi dan  Informasi Republik Indonesia  kita hidupkan terus budaya gotong-royong dan kolaborasi, sehingga UNNES menjadi perguruan tinggi yang jaya di tingkat international,”


Penulis: Sihono Dibaca : 226 kali

UNNES Terima 16 Mahasiswa Sports Student Exchange

Senin, 20 Mei 2019 | 13:51 WIB


UNNES Terima 16 Mahasiswa Sports Student Exchange

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi  Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), dan Gugus Kerjasama FIK menerima 16 Mahasiswa Sports Student Exchange  batch X.

Sports Student Exchange merupakan kegiatan Tahunan FIK yang telah berlangsung selama lebih dari 4 tahun dengan Universitas Mitra di ASEAN.

Pada Sports Student Exchange  batch X kali ini diikuti oleh Srinakharinwirot University (10 mahasiswa) dan Kasetsart University (6 mahasiswa), 2 diantaranya  mengikuti program kredit transfer.

Tujuan dari Sports Student Exchange  ini yakni untuk memberikan pengalaman belajar olahraga di FIK UNNES bagi mahasiswa Srinakharinwirot University dan Kasetsart University serta memberikan pengenalan budaya olahraga di Indonesia.

Mahasiswa Sports Student Exchange  akan belajar di FIK selama 28 hari di jurusan Ilmu Keolahragaan, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Pendidikan Olahraga, dan Ilmu Kesehatan Masyarakat. Disamping itu mahasiswa asing juga bergabung dengan UKM seperti UKM Senam,Pencak Silat,Renang, dan seterusnya.

Selama di FIK mahasiswa didampingi oleh Students Staff yang memandu mereka dalam mengenal budaya lokal. Di akhir sesi,mereka akan melakukan academic field trip dengan tujuan Yogya dan Magelang untuk mengenal lebih dekat tentang sejarah Indonesia.


Penulis: Sihono Dibaca : 273 kali

Merawat Kampus Kondusif Untuk Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Senin, 20 Mei 2019 | 12:06 WIB


Merawat Kampus Kondusif Untuk  Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Rektor Universitas Negeri Semarag Prof Dr Fathur Rokhman MHum  menyerukan kepada segenap warga UNNES untuk merawat kondusifitas kampus. Seruan ini disampaikan  dalam pertemuan pimpinan untuk menjaga persatuan bangsa, di Gedung Dekanat Fakultas Ekonomi UNNES kampus Sekaran Gunungpati Semarang, Senin (20/5).

“Warga UNNES harus turut menjaga kondusiftas kampus  untuk  menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini penting,  melalui persatuan dan kesatuan kita mendukung perdamaian dunia dan cita-cita bangsa akan terwujud. Persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi persaudaraan akan mewujudkan masa depan yang makmur, berkemajuan, berkeadilan, berdaulat, dan bermartabat. Untuk itu para pimpinan perlu terus melakukan silaturahmi dengan para dosen, tenaga kependidikan, karyawan, dan mahasiswa agar suasana damai terus terjaga,” tutur Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Rektor mengimbau kepada seluruh warga UNNES untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menghargai perbedaan, dan menghormati para pahlwan bangsa yang telah mewujudkan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kegiatan tersebut Rektor juga mengajak para pimpinan untuk terus meningkatkan daya saing melalui prestasi dan reputasi. 

Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Rektor I, II, III, dan IV, Dekan dari delapan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Kepala LP2M, Kepala LP3, Kepala Badan dan Kepala UPT.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 169 kali

Buka Bersama Ajang Pererat Silaturahmi antara UNNES dan BTN

Jumat, 17 Mei 2019 | 21:19 WIB


Buka Bersama Ajang Pererat Silaturahmi antara UNNES dan BTN

Bertepatan dengan momen bulan suci Ramadan, kegiatan buka bersama menjadi salah satu ajang pererat tali silaturahmi antara Bank Tabungan Negara (BTN) dan Universitas Negeri Semarang (UNNES).  

Bertempat di Patra Semarang Hotel and Convention pada Jumat (17/5), kegiatan rutin tahunan ini sarat akan nuansa kekeluargaan.

Turut hadir Branch Manager BTN Kantor Cabang Semarang Paima Erianto Hasibuan, CCFU Head BTN Kantor Cabang Semarang Sat Isruminiati, dan
segenap jajaran pimpinan UNNES.

Kerjasama sinergis antara Bank Tabungan Negara (BTN) dan UNNES selama ini telah terjalin dengan baik. Menilik rekam jejak kerjasama antara dua lembaga ini, komitmen BTN sebagai mitra perbankan UNNES tidak perlu diragukan. Melalui berbagai kerjasama pemanfaatan layanan jasa perbankan oleh UNNES, BTN telah turut berkontribusi dalam pengimplementasian tri dharma perguruan tinggi. Kontribusi tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh segenap civitas academica UNNES dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Di masa yang akan datang, diharapkan jalinan persaudaraan dan kerjasama antara dua pihak kian erat.

Annisa Azizatul Imani & Abd Aziz (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 289 kali

Negeri Tirai Bambu Gelanggang Presentasi Putra UNNES

Jumat, 17 Mei 2019 | 14:12 WIB


Negeri Tirai Bambu Gelanggang Presentasi Putra UNNES

Khorido Hidayat mahasiswa FIP UNNES sukses mempresentasikan hasil karyanya dalam acara Asia Young Scholars Summit (AYSS) di Tianjin China (17/05). Khorido membawakan gagasan yang ia namakan sebagai “Social Media Smart Ladder Snake” yaitu sebuah media pembelajaran yang berbasis active learning untuk menghindarkan remaja dari kekerasan cyber di dunia maya khususnya media sosial.

Mahasiswa yang sering dipanggil Rido ini menjelaskan bahwa dirinya membuat gagasan ini karena merasa prihatin dengan kondisi remaja sekarang dimana mereka seringkali mengalami kekerasan di media sosial tetapi mereka bungkam hanya karena mereka tidak tahu bagaimana cara membela dirinya ketika berada di dunia maya.

Mereka perlu edukasi untuk memahamkan bagaimana cara merespon hujatan di media sosial dan memahami etika bermedia sosial. “Literasi media sosial bagi remaja merupakan sesuatu yang penting agar mereka dapat terlindungi dari berbagai kekerasan di media sosial. Apalagi dengan usia mereka yang masih labil dan kadang tidak konsekuensi dari tindakannya sendiri” ungkapnya.

Acara Asia Young Scholars Summit merupakan acara forum diskusi internasional yang diadakan oleh perhimpunan pelajar Indonesia di Tiongkok (PPI Tiongkok) yang bertujuan untuk mempertemukan pemuda, ilmuan dan prektisi dalam menyumbangkan gagasannya untuk kemajuan Asia. Acara yang bertema levereging region with economy, social a technology collaboration ini diikuti oleh 32 tim dari berbagai universitas di Asia.

Panitia menjelaskan bahwa dari berbagai paper yang masuk, panitia meminta revisi dan pratinjau kepada peserta kegiatan, dan pada akhirnya ada 32 tim yang berhak mempresenastikan papernya di Tianjin.

Mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling ini mengungkapkan bahwa semoga kegiatannya disana bisa menginspirasi mahasiswa UNNES lainnya untuk mulai berani mencoba berbagai kegiatan baik nasional maupun internasional sebagai bentuk investasi diri untuk masa depan. “Iya, harapannya semoga bisa menginspirasi mahasiswa UNNES yang lain untuk mencoba keluar dari zona nyamannya dan mencoba hal baru yang lebih produktif” ungkapnya.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 191 kali

UNNES Jalin Kerja Sama Dengan Dewan Pers

Jumat, 17 Mei 2019 | 12:49 WIB


UNNES Jalin Kerja Sama Dengan Dewan Pers

Untuk mengembangan kompetensi bidang pers dan menunjang pelaksanaan fungsi tridarma perguruan tinggi di bidang Pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat  Universitas Negeri Semarang  melakukan penandatangan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dewan Pers. Penandatangan dilakukan di kantor Dewan Pers Jakarta, kamis 16/5.  

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, tujuan dari penandatanganan nota kesepahaman UNNES dengan Dewan Pers untuk pengembangan kompetensi bidang pers, peningkatan kualitas SDM, penyediaan tenaga ahli, serta membina hubungan kelembagaan antara UNNES dan Dewan Pers.

“Ruang lingkup dalam kerjasama ini terdiri atas pelaksanaan fungsi tridarma perguruan tinggi di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Kontribusi Pers telah meningkatkan reputasi UNNES. Kabar atau berita tentang prestasi dan reputasi UNNES di tingkat nasional dan internasional tak lepas dari peran pers. Karena itu kerjasama dengan Dewan Pers cukup penting, dan mempunyai peran strategis,” kata Prof Fathur Rokhman.

Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mendorong UNNES untuk terus melakukan pengembangan bidang riset. Menurutnya UNNES memiliki potensi yang cukup besar menilik keberadaan kampusnya yang cukup representative untuk melakukan riset.

“UNNES dan Dewan Pers telah bersepakat untuk melakukan sinergi kerja sama yang lebih konkret. Selain studi pers, kegiatan-kegiatan penelitian juga akan dilakukan. Kedepan UNNES akan kami libatkan dalam penelitian Dewan Pers sehingga potensi luaran riset akan lebih meningkat,’’ ujarnya.

Prof Dr Agus Nuryatin MHum selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Perencanaan mengungkapkan, melalui penandatangan MoU, UNNES dan Dewan Pers akan melakukan pelaksanaan program pengembangan atau peningkatan kualitas SDM, penyediaan tenaga ahli, penyelenggaraan seminar, lokakarya, atau diskusi kelompok terarah, pengembangan profesionalitas pers di lingkungan kampus dan lain sebagainya.

Hadir dalam kegiatan tersebut tersebut dari Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo (Ketua), Ahmad Djauhar (Wakil Ketua), anggota dan staff Dewan Pers. Dari UNNES hadir Prof Dr Agus Nuryatin MHum (Wakil Rektor IV), Kepala UPT Humas, Kabag dan Kasubag kerja sama,


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 188 kali

UNNES Terima Kunjungan Komisi X DPR RI

Jumat, 17 Mei 2019 | 11:57 WIB


UNNES Terima Kunjungan Komisi X DPR RI

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta Ketua Senat Universitas Prof Dr Soesanto MPd, Ketua Majelis Profesor Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, dan Jajarannya  menerima langsung kunjungan sepuluh anggota Komisi X DPR RI dan enam orang Sekretariat serta tenaga ahli, Kamis (16/5/2019) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Rombongan dipimpin oleh Dr H Abdul Fikri Faqih MM datang ke UNNES untuk kunjungan kerja spesifik  bidang Tata Kelola Kelembagaan dan Akreditasi Program Studi di Provinsi Jawa Tengah.

Hadir Dr Totok Prasetyo BEng MT (Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Ditjen Kelembagaan Iptek Dikti), Prof Dr DYP Sugiharto MPdKons (Kepala LLDikti VI Wilayah Jawa Tengah), dan undangan Rektor Universitas Islam Sultan Agung, Rektor Universitas Dian Nuswantoro, Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Semarang dan Rektor Universitas Diponegoro.

Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja ke UNNES untuk mencari masukan dari pihak akademisi dalam rangka pengambilan kebijakan mengenai Tata Kelola Kelembagaan dan Akreditasi Program Studi.

Kunjungan ini bermaksud untuk mendapatkan data dan fakta secara langsung terhadap Tata Kelola Kelembagaan dan Akreditasi Program Studi.

Dr  Abdul Fikri Faqih menggali tentang bagaimana tata kelola kelembagaan baik PTN mapun PTS di Provinsi Jawa Tengah, ada kendala apa saja yang ditemui dalam pelaksanaan setelah tata kelola perguruan tinggi.

Kemudian, bagaimana upaya yang dilakukan bagi peningkatan akreditasi kelembagaan di masing-masing PT dalam pemenuhan sembilan kriteria Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT), kata Abdul Fikri.


Penulis: Sihono Dibaca : 200 kali

Tertib Administrasi Persuratan, Penomoran Naskah Dinas Wajib Dilaksanakan

Jumat, 17 Mei 2019 | 1:34 WIB


Tertib Administrasi Persuratan, Penomoran Naskah Dinas Wajib Dilaksanakan

Dalam rangka tertib administrasi persuratan, Bagian Umum Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan “Sosialisasi Pedoman Penomoran Naskah Dinas Di Lingkungan UNNES”, Rabu (15/5) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Biro Umum, Hukum, dan Kepegawaian (BUHK) UNNES Dr Sutikno MSi diikuti Kabag, Kasubbab, dan operator SIRADI di lingkungan UNNES.

Dr Sutikno mengatakan bahwa UNNES selalu meningkatkan layanan dan administrasi. Dalam hal ini adalah administrasi penomoran naskah dinas. Penomoran harus diatur, agar mempermudah dalam mengelola.

Agung Kuswantoro SPd MPd sebagai pembicara menyampaikan, hal yang membedakan penomoran ini dengan penomoran sebelumnya yaitu ada kode klasifikasi dan keamanannya. Konsep kearsipan ‘masuk’ dalam penciptaan sebuah dokumen, sehingga, dalam pengelolaannya diharapkan lebih efektif dan efisien.

Agung juga mengatakan, dasar hukum dari penomoran ini  yakni Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) nomor 23 tahun 2018 tentang Klasifikasi Arsip, Retensi Arsip, Sistem Klasifikasi Kemanan dan Hak Akses Arsip Dinamis di Lingkungan Kemenristekdikti dan Surat Edaran Meteri Ristekdiskti Nomor 5705/A.A3/SE/2018 tentang penomoran naskah dinas di lingkungan Kemenristekdikti.

Pembicara lainnya Mas’ul Fauzi, dari UPT TIK menyampaikan materi tentang cara teknis mengoperasikan penomoran tersebut dalam SIRADI.

Dengan sosialisasi ini diharapkan Peraturan Rektor nomor 12 tahun 2019 tentang pedoman penomoran naskah dinas di lingkungan UNNES dapat diterapkan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kinerja dibidang administrasi persuratan dan kearsipan.


Penulis: Sihono Dibaca : 158 kali

Buka Puasa Bersama di FE, Rektor Kisahkan Pembunuh 99 Orang Masuk Surga

Kamis, 16 Mei 2019 | 21:04 WIB


Buka Puasa Bersama di FE, Rektor Kisahkan Pembunuh 99 Orang Masuk Surga

Bagi sebagian orang, nuansa berbuka puasa merupakan suasana yang ditunggu kehadirannya.

Nuasa ini pula yang ditunggu oleh Keluarga Besar Fakultas Ekonomi (FE) UNNES saat menantikan berbuka puasa bersama pada Rabu (15/5).

Hadir dalam kegiatan, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi oleh Wakil Rektor, Dekan Fakultas Ekonomi, dan pejabat di lingkungan FE UNNES.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNNES memberikan tausiahnya melalui cerita dalam hadits riwayat Bukharie & Muslim.

Ia mengisahkan ada seorang Bani Israil yang telah membunuh 99 orang, kemudian ingin bertaubat.

“Dia mencari tempat bertanya, lalu berjumpa seorang abid, ahli ibadah. Pembunuh ini bertanya, ‘Aku telah membunuh 99 orang, tapi aku ingin bertaubat. Apakah taubatku akan diterima?’. Sang abid menjawab, ‘Tidak bisa!’. Lantas abid itu dibunuhnya pula, maka dia telah membunuh genap 100 orang,” jelas Rektor.

Lalu pembunuh ini, tambahnya, masih mencari tempat bertanya, dan berjumpalah dengan seorang alim.

“Pembunuh itu bertanya, ‘Aku sudah membunuh 100 orang, tapi aku ingin bertaubat. Apakah taubatku akan diterima?’ Orang alim itu menjawab,’Oh, tentu diterima’. Lantas orang alim itu memberi tahu, kalau si pembunuh itu ingin sungguh-sungguh taubat, maka ia harus pindah dari daerah tersebut, karena masyarakatnya berperangai sangat buruk ‘Pergilah ke negeri nan jauh disana, disana banyak orang beribadah, ikutilah mereka’. Maka si pembunuh 100 orang itupun pergi,” ungkap Profesor Sosiolinguistik tersebut.

Tiba-tiba orang itu meninggal di tengah perjalanan, Rektor melanjutkan ceritanya, lalu berebutlah antara malaikat rahmat dan malaikat azab. Masing-masing mengklaim orang ini bagian dia. Lalu Allah mengutus malaikat untuk menengahinya, lantas disuruh untuk mengukur jaraknya, mana yang lebih dekat, dari tempat berangkatnya atau ke tujuannya. Setelah diukur, ternyata mayat itu lebih dekat hanya sejengkal kearah tujuannya. Maka orang itu menjadi bagian malaikat rahmat dan masuk surga.

“Saudara-saudara, kisah ini menceritakan salah satu ciri orang takwa itu adalah suka bertaubat. Mari, senantiasa kita perbanyak taubat kita sebelum nyawa sampai di tenggorokan. Kita upayakan menjauhi dosa-dosa besar seperti syirik kepada Allah, durhaka pada orangtua, membunuh orang, dan berzina,” ajak Rektor.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 239 kali

Buka Puasa Bersama di FH, WR 3 Ajak Maknai Bulan Suci Ramadan Secara Bijak

Kamis, 16 Mei 2019 | 20:30 WIB


Buka Puasa Bersama di FH, WR 3 Ajak Maknai Bulan Suci Ramadan Secara Bijak

Kumandang azan Magrib tandai berakhirnya waktu berpuasa bagi umat Islam. Momen tersebut turut disambut oleh segenap civitas academica Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang berkumpul dalam kegiatan Buka Bersama di Gedung Dekanat K lantai 1.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (16/5) itu dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd, Dekan FH Dr Rodiyah MSi beserta jajarannya, staf akademik serta perwakilan mahasiswa.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili oleh Dr Abdurrahman MPd menyampaikan tausiah tentang upaya memaknai bulan suci Ramadan secara bijak.

“Bulan Ramadan hendaknya menjadi momentum untuk membagikan dan menyebarkan hal positif, baik dalam kegiatan sehari-hari maupun di jagad dunia maya,” ungkap Dr Abdurrahman.

Melalui mimbar media sosial, imbuhnya, mahasiswa dan dosen diimbau untuk menunjukkan semangat optimisme.

Tak ketinggalan, beliau menyampaikan pesan Prof Fathur agar segenap civitas academica UNNES patuh dalam menjalankan perintah agama dan bertawakal pada Allah kala menghadapi permasalahan pelik.

Setelah santap bersama, kegiatan rutin tahunan ini ditutup dengan pelaksanaan Salat Magrib berjamaah.

Annisa Azizatul Imani & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 173 kali

Ramadhan Ceria Di Labschool UNNES

Kamis, 16 Mei 2019 | 10:17 WIB


Ramadhan Ceria Di Labschool UNNES

PAUD Labschool UNNES menyelenggarakan pesantren Ramadhan selama 15 hari, mulai Rabu 8 sampai Selasa 28 Mei 2019 di Jakan Menoreh Tengah X No.4 Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang.

Kegiatan dengan tema “Ramadhan Ceria Di Labschool UNNES” di buka oleh Kepala Pusat Pengembangan Sekolah Laboratorium UNNES Dr Bambang Priyono M Pd.

Pesantren Ramadhan diikuti anak-anak di PAUD Labschool UNNES mulai dari usia 2 – 6 tahun melakukan berbagai aktifitas yakni setiap harinya diawali dengan sholat dhuha, materi harian ramadhan, hafalan surat dan do’a, BTQ, sejarah islam (kisah-kisah nabi), Craft Ramadhan, dan menghias sekolah bertemakan Idul Fitri.

Bambang Priyono  berharap dengan adanya kegiatan ramadhan ini, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cinta Allah dan Rasulnya, cinta ramadhan dan mulai mampu meneladani sikap-sikap terpuji Rasulullah SAW.

Di akhir kegiatan pesantren ramadhan, ini akan diselenggarakan ‘Pengajian  Akbar’ yang dihadiri oleh orang tua dan anak-anak. Pada acara ini, akan di pilih masing-masing 2 siswa penghafal  terbaik dari jenjang Kelompok Bermain dan Taman kanak-kanak.


Penulis: Sihono Dibaca : 164 kali

Sri Wiji, Guru TK Labschool UNNES Peringkat 1 Guru Berprestasi Jawa Tengah

Kamis, 16 Mei 2019 | 5:45 WIB


Sri Wiji, Guru TK Labschool UNNES Peringkat 1 Guru Berprestasi Jawa Tengah

Prestasi kembali diperoleh Sri Wiji Handayani SPd Guru TK labscholl UNNES sebagi Peringkat 1 Guru Berprestasi Tingkat Jawa Tengah tahun 2019.

Penilaian guru berprestasi merupakan agenda rutin tahunan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Sebelum masuk di tingkat provinsi, Wiji terlebih dahulu bersaing di tingkat kota Semarang. Tahun sebelumnya Sri Wiji menjadi peringkat 2 guru berprestasi di tingkat Jawa Tengah

Untuk menjadi juara Wiji harus melalui tahap  seleksi portofolio,  tes tertulis tentang kompetensi guru, wawancara dan presentasi penelitian tindakan kelas (PTK).  Wiji bersaing dengan 34 peserta perwakilan dari masing-masing kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Tengah. Melalui presentasi hasil produk inovasi pembelajaran Wiji dinobatkan sebagai juara pertama.

Wiji mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa dari Rektor UNNES,  civitas akademika, dan guru-guru Labschool UNNES.

“Saya  berusaha memberikan yang terbaik, Alhamdulilah juri menetapkan saya sebagai pemenang. Melalui prestasi ini saya akan berusaha untuk terus berkarya dan berinovasi dalam dunia pendidikan khususnya di TK Labschool UNNES” tuturnya.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 363 kali

Dr KH Abdul Wahid Maktub Sapa UNNES dalam Kuliah Umum

Rabu, 15 Mei 2019 | 16:38 WIB


Dr KH Abdul Wahid Maktub Sapa UNNES dalam Kuliah Umum

Rektor dan para pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyambut kedatangan staf khusus Menristekdikti Dr KH Abdul Wahid Maktub di Gedung Rektorat lantai 2, Rabu (15/5).

Dalam kunjungannya Dr Abdul Wahid Maktub berbagi ilmu dan berdiskusi dengan para pimpinan mengenai kemajuan UNNES. Beliau memberi wejangan agar UNNES mempunyai visi yang maju agar dapat dikenal seluruh Indonesia dan Asia. Dengan kemajuan jaman yang semakin pesat, UNNES harus mendidik para mahasiswanya agar mempunyai kemampuan dan karakter diri yang kuat, sehingga mereka dapat beradaptasi dengan tantangan baru.

Rombongan lalu bergerak menuju Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepda Masyarakat (LP2M) untuk memulai kuliah umum mahasiswa bidikmisi dengan tema “membangun karakter mahasiswa berdaya saing di Era Milenial”.

Dalam sambutannya Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mendorong mahasiswa untuk dapat lulus tepat waktu, memiliki IPK Tinggi, mengikuti kegiatan bela negara, mempunyai jiwa kewirausahaan, dan berkarakter konservasi

Senada dengan Rektor, Dr Abdul Wahid Maktub mendorong mahasiswa UNNES untuk terus belajar dan menjadi pribadi yang berilmu. Selain itu mahasiswa juga dituntut untuk merubah diri menjadi pribadi yang berkarakter, mempunyai tekad yang kuat dan semangat baja.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 219 kali

Meraih Bening Hati dengan Manajemen Qolbu

Rabu, 15 Mei 2019 | 12:47 WIB


Meraih Bening Hati dengan Manajemen Qolbu

Tarawih Keliling Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jawa Tengah putaran kesembilan di Gedung Berlian Kantor DPRD Jateng Jalan Pahlawan, Senin (13/5/2019) malam, dipenuhi ratusan jemaah. Mereka memadati ruang lobby hingga halaman kantor.

Diawali salat Isya, salat tarawih bertindak selaku Imam Sekretaris Dewan Pembina Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Ustadz Ateng Chozani Miftah. Hadir Dr. Abdurrahman., M.Pd Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang di dampingi Rudi Salam., M.Pd Staf Ahli Rektor bidang Kemahasiswaan bersama para mahasiswa UNNES, hadir pula Sekda Jateng Dr. Ir Sri Puryono, Sekretaris DPRD Jateng Urip Sihabudin, S.H., M.H., Pangdam IV/ Diponegoro Mayjend Muhammad Effendi., M.M., Asisten Adminstrasi Herru Setiadhie, serta pengurus BAI Jateng.

Prof. Dr. K.H. M. Amin Syukur., M.A. menyampaikan tausiah dengan tema “Meraih Bening Hati dengan Manajemen Qolbu”, manusia hidup itu sering tidak sama antara keinginan dan kenyataannya, sebagai contoh, orang berkeinginan selalu makan enak, tetapi tidak terpenuhi. Ingin kaya, tetapi miskin. Ingin sehat, tetapi selalu sakit, begitu pula sebaliknya, oleh karena itu, menurutnya, menata hati menjadi penting dalam memulai sesuatu.
Manajemen hati diperlukan agar bersih (tazkiyatunnafs), dengan metode takhalli (pembersihan) kemudian tahalli (penghiasan), dan tajalli (pencerahan). Akan tetapi, hati manusia dalam hidup tidaklah menentu. Jika kenyataan hidup itu diterima hati yang sudah tertata, hidup akan lebih legawa, dan semuanya akan terasa nikmat. Hati pun menentukan moral maupun kesehatan, mau bahagia atau susah.

Prof Amin Syukur mengajak jemaah untuk selalu mengiringi hidupnya dengan zikir kepada Allah. Proses awalnya, mengosongkan sifat negatif, seperti kesombongan, pamer dan ghibah. Setelah zikir mengenal Allah, hati diajak untuk berbuat baik melalui sikap ikhlas dan tawaduk.
“Ketika hati sudah tenang, akan memancarkan endokrin (sistem kontrol kelenjar tanpa saluran yang menghasilkan hormon) yang akan memperkuat sel makrofag (sel darah putih) dan natural killer, sehingga badan menjadi kebal. Kondisi ini akan membunuh sel liar yang memunculkan kanker dan penyakit lain,” jelasnya.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 170 kali

Rektor UNNES: Jadikan KIIR sebagai Sarana Pembawa Berkah bagi UNNES

Rabu, 15 Mei 2019 | 10:20 WIB


Rektor UNNES: Jadikan KIIR sebagai Sarana Pembawa Berkah bagi UNNES

Badan Amalan Islam Universitas Negeri Semarang (BAI UNNES) kembali menyelenggarakan Kajian Islam Intensif Ramadhan (KIIR) tahun ini. Kegiatan yang secara konsisten diselenggarakan tersebut bertujuan untuk memfasilitasi sivitas akademika UNNES dalam mendalami pemahaman agama Islam.

Hal tersebut disampaikan oleh Drs. H. Anwar Haryono MPd, Ketua BAI UNNES. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan KIIR menjadi salah satu kegiatan andalan BAI UNNES terutama dalam mengisi kajian di bulan Ramadhan.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rohman MHum akan berlangsung mulai hari ini (14/5) hingga Kamis mendatang (16/5). Prof Dr Fathur Rohman dalam sambutannya menyampaikan bahwa KIIR menjadi salah satu wadah bagi sivitas akademika UNNEs dalam meningkatkan kapasitas ilmu agama.

“Keutamaan majelis ilmu banyak ditegaskan dalam Hadits Nabi, salah satunya kebaikan yang berlipat ganda dan pengampunan dosa”, ungkapnya. Lebih lanjut Rektor mengungkapkan bahwa dia berharap bahwa UNNES menjadi rumah ilmu pengembang peradaban yang mampu mencerahkan masyarakat luas.

Pada sesi pertama KIIR, Selasa (14/5) diikuti oleh tidak kurang 80 orang dari berbagai unit di lingkungan UNNES. KIIR tahun ini mengangkat tema “Membentuk Insan dan Kepribadian Islami”, dan menghadirkan beberapa pembicara yakni Dr Rudi Hartono SPd MPd, Drs Ilyas MAg, Dr Zaim Elmubarok SAg MAg, M. Yusuf Ahmad Hasyim Lc MA PhD, dan Dani Muhtada MAg MPA PhD. KIIR 2019 dilaksanakan di ruang pertemuan lantai 1 Masjid Ulul Albab UNNES.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 221 kali

FIP Dukung Peningkatan Kinerja Pegawai Melalui Sinergi dan Inovasi

Rabu, 15 Mei 2019 | 0:12 WIB


FIP Dukung Peningkatan Kinerja Pegawai Melalui Sinergi dan Inovasi

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) sukses mengadakan acara buka puasa bersama seluruh tenaga pendidik FIP di Dekanat FIP, Senin 13/5.

Acara yang bertemakan “Peningkatan Kinerja Pegawai Melalui Sinergi dan Inovasi” dihadiri oleh seluruh Tenaga Pendidik di Fakultas Ilmu Pendidikan kampus Sekaran dan Ngaliyan. Turut hadir Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr Zaenuri SE MSi Akt. Ini merupakan acara tahunan yang termasuk dalam rangkaian kegiatan kerohanian di bulan Ramadhan.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan FIP, Dr Achmad Rifai RC MPd yang menyampaikan harapannya kepada seluruh tenaga pendidik untuk dapat meningkatkan produktivitas kinerja mereka.

Wakil Rektor I Bagian Akademik, Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt pun mendukung pernyataan Dekan FIP.

“Saya harap dosen maupun pegawai di lingkungan UNNES dapat melanjutkan pendidikannya di jenjang S2/S3. Sebisa mungkin melanjutkan pendidikan di universitas yang kualitasnya jauh lebih baik dari UNNES baik di dalam maupun luar negeri agar dapat menerapkan ilmunya di sini,” tegas Prof Zaenuri.

Mutiah Karim & Faza Lutfiyana (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 184 kali

Buka Bersama Fakultas Bahasa dan Seni Eratkan Silaturahmi

Selasa, 14 Mei 2019 | 18:42 WIB


Buka Bersama Fakultas Bahasa dan Seni Eratkan Silaturahmi

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi tuan rumah kegiatan buka puasa bersama di Gedung Dekanat lantai 2, Selasa (14/5).

Acara pada sore hari itu dihadiri oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd, Wakil Rektor bidang PErencanaan dan KErjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum, Dekan FBS Prof Dr M Jazuli MHum dan segenap pejabat FBS.

Tausiyah dalam acara ini menjabarkan betapa bahagianya menjadi orang – orang yang mati dalam keadaan khusnul khotimah dan dirindukan surga-Nya. Oleh karena itu dianjurkan agar memperbanyak kalimat-kalimat thoyyibah serta tidak pelit dalam bersedekah.

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 216 kali

Luncurkan Karya Terbaru, Prof Mungin Ajak Dalami Konseling Kelompok

Selasa, 14 Mei 2019 | 12:17 WIB


Luncurkan Karya Terbaru, Prof Mungin Ajak Dalami Konseling Kelompok

Dewasa ini, konseling kelompok dikenal sebagai profesi bantuan (helping profession) yang dinilai mampu meningkatkan harkat dan martabat kemanusiaan dengan cara memfasilitasi perkembangan individu atau kelompok individu sesuai dengan kekuatan, kemampuan potensial serta peluang-peluang yang dimiliki oleh seseorang.

Konseling jenis ini akan membantu mengatasi masalah kelemahan dan hambatan serta kendala yang dihadapi oleh individu ataupun kelompok individu.

Pemikiran cerdas inilah yang coba dituangkan oleh Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons dalam buku terbarunya, Senin (6/5).

Dalam karya ini, Prof Mungin mengajak setiap orang untuk lebih memahami konseling kelompok perkembangan yang tengah hangat didalami, dewasa ini.

Sebagaimana diketahui, konseling kelompok perkembangan merupakan profesi yang bermanfaat, mulia, altruistik dan menantang jika tekun digeluti.

Konseling Kelompok Perkembangan, demikian judul buku tersebut, merupakan upaya pemberian bantuan kepada individu yang bersifat pencegahan, pengentasan masalah dan pengarahan untuk mencari kemudahan serta solusi sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhannya.

Dalam buku setebal 852 halaman ini, Prof Mungin membahas permasalahan tersebut secara lugas dengan menggunakan bahasa yang mudah dicerna, bahkan bagi masyarakat awam sekalipun.

Prof Mungin menawarkan perspektif konseling baru dalam sebuah perjalanan yang menarik dan ramah bagi pembaca untuk memahami, bagaimana sebuah praktik konseling kelompok itu berjalan dalam komunitas.

Buku teritan UNNES PRESS tahun 2019 ini, merupakan edisi kedua yang telah direvisi dan secara konsisten menjadi rujukan dan referensi bagi para praktisi dan akademisi.

Selain itu, buku ini juga memberikan kerangka kerja untuk memperluas keterampilan dan pengetahuan berkenaan dengan konseling kelompok perkembangan baik bagi konselor pemula maupun konselor yang telah berpengalaman.

Buku ini merupakan bukti dan buah pemikiran Prof Mungin, mulai dari kajian literatur, hasil penelitian, pengalaman dan hasil usaha memahami konseling kelompok perkembangan.

Ia mengaku telah mendalami konseling sejak menjadi mahasiswa program sarjana hingga menempuh program studi doktoral dibidang pendidikan bimbingan dan konseling.

Tak hanya itu, buah pemikiran tersebut, ia dapatkan pula dari berbagai aktivitas organisasi profesi maupun kegiatan ilmiah khususnya dalam bidang konseling yang ia geluti.

Buku edisi keduanya ini menyajikan delapan bab yang akan memberikan pandangan baru secara mendalam pada konseling kelompok dengan penekanan pada pengetahuan teori dan praktis yang efektif.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 334 kali

Rektor UNNES Serahkan 101 SK Kepada Dosen dan Tendik

Senin, 13 Mei 2019 | 12:24 WIB


Rektor UNNES Serahkan 101 SK Kepada Dosen dan Tendik

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi serta Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian Mulyo Widodo SPd MM menyerahkan 101 Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat dan jabatan kepada dosen dan tenaga kependidikan (Tendik), Senin (13/5) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menyampaikan, bagi dosen dan tendik yang menerima SK ini merupakan ‘amah’. Amanah merupakan tugas mulia sebagai beban tugas.

Untuk itu, supaya tidak merasa menjadi beban ketika menjalankan tugas coba dijalankan dengan baik dan rasa senang terhadap tugas. Selain itu, juga menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh, memiliki semangat, dan bisa menjadi contoh atau insprasi bagi yang lain.

Prof Fathur berharap dengan menjalankan amanah yang baik mudah-mudahan mendapat berkah.


Penulis: Sihono Dibaca : 369 kali

Buka Bersama FT Menjadi Ajang Silaturahmi

Jumat, 10 Mei 2019 | 20:30 WIB


Buka Bersama FT Menjadi Ajang Silaturahmi

Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) menyambut bulan Ramadan dengan penuh sukacita. FT mengadakan buka puasa bersama di gedung Dekanat FT, Jumat (10/5). Dalam buka puasa bergiliran ini, FT mendapat giliran setelah FIS dan MIPA di hari sebelumnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan UNNES, seluruh jajaran pimpinan FT, Dosen, Tenaga Pendidik, serta Mahasiswa.

Acara dimulai dengan sambutan tuan rumah Dekan FT Dr Nur Qudus MT, arahan dari Wakil Rektor bidang Kemahasiwaan Dr Abdurrahman MPd, dan arahan dari Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Acara diakhiri dengan buka puasa bersama.

Dalam sambutannya Rektor UNNES menyampaikan “Pentingnya silaturahmi dalam lembaga akan mempererat hubungan yang harmonis sebagai bentuk hubungan manusia dengan manusia. Begitupun hubungan manusia dengan Tuhan yang harus selalu ditingkatkan”.

Harapan Rektor sejalan dengan komitmen UNNES untuk memberikan pelayanan publik prima. Dengan senergi semua pihak, UNNES akan mendunia untuk Indonesia.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 313 kali

Iin Dinariyah Mahasiswa FMIPA Juara 1 Lomba Esai Nasional di UNY

Kamis, 9 Mei 2019 | 15:45 WIB


Iin Dinariyah Mahasiswa FMIPA Juara 1 Lomba Esai Nasional di UNY

Iin Dinariyah mahasiswa Teknik Informatika Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang menjadi  juara 1 dalam ajang Lomba Essay Nasional Gelis Gerakan Menulis (Gelis) di Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu, 4/5.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA Dr Parmin MPd mengatakan pengiriman delegasi dalam ajang lomba Essay Nasional Gelis untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas mahasiswa dalam menangani berbagai permasalahan pendidikan di Indonesia.

“Selamat dan sukses atas prestasi yang diraih oleh Iin Dinariyah  mahasiswa Teknik Informatika sebagai juara 1 Lomba Essay Nasional Gelis. Semoga  dapat memotivasi mahasiswa untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam menangani berbagai permasalahan pendidikan di Indonesia,” ujar Dr Parmin.

Lomba ini terbagi dalam 2 babak yakni penyisihan dan grand final. Babak penyisihan dilakukan pada tanggal 23-27 April. Pengumuman 10 finalis tanggal 28 April.  Iin Dinariyah harus bersaaing ketat dengan 9 finalis lainnya yang berasal dari Guru  yakni SMA N 1 Kota Kediri, Guru SMA N 1 Badegan Ponorogo, Guru SMP N 1 Jenangan, Mahasiswa Universitas Negeri Makassar, Mahasiswa Universitas Pattimura Ambon, Mahasiswa Universitas Brawijaya, Mahasiswa Institut Pertanian Bogor, dan Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. Presentasi merupakan tahapan akhir yang harus dilalui Iin Dinariyah bersaing dengan finalis lainnya. Hasil akhir dewan juri menetapkan Iin Dinariyah sebagai juara 1 lomba.  


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 408 kali

Poltekkes Bhakti Husada Semarang Kunjungi UNNES

Kamis, 9 Mei 2019 | 14:00 WIB


Poltekkes Bhakti Husada Semarang Kunjungi UNNES

Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Bhakti Husada Semarang mengunjungi Universitas Negeri Semarang (UNNES) terkait pelayanan Bidang Akademik.

Tim terdiri atas sembilan orang dipimpin oleh Supriyadi MN Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Akademik dan Administrasi Umum diterima Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama Deddy Rustiono SE MSi didampingi Kabag Akademik Prini Hapsari SPd MM, Januharto Partono SPd (Kasubbag Registrasi dan Statistik), Sunarni SPd (Kasubbag Akademik dan Evaluasi), dan pejabat terkait, Kamis (9/5) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Supriyadi menyampaikan, kami serombongan berkunjung ke UNNES ini ingin belajar banyak di bidang akademik, untuk kali ini terfokus pada legalisasi online. Lain hari bisa dikembangkan di bidang lain.

Deddy Rustiono menyambut dengan tangan terbuka dan senang hati. UNNES sangat terbuka lebar bagi Poltekkes Bhakti Husada Semarang untuk belajar di bidang akademik tidak hanya di bidang legalisasi online saja, bisa berkembang di bidang lainnya asal harus ada payung kerjasamanya melalui pimpinan kedua belah pihak.

UNNES sudah menerapkan legalisasi online sejak 2016 lalu, disamping itu, juga masih melayani legalisasi secara manual, kata  Deddy.

Deddy menjelaskan, penerapan legalisasi secara online itu harus melibatkan beberapa pihak, diantaranya kepada Bank dan Kantor Pos.

Mas’ul Fauzi pengembang sistem informasi UNNES menyampaikan, supaya tidak bermasalah di kemudian hari, untuk menerapkan sistem legalisasi online harus menyiapkan hardisk yang memadahi untuk menyimpan data, sebab data yang akan dilegalisasi oleh si pengirim itu ukurannya besar.

Mas’ul juga memaparkan secara teknis proses cara memasukkan dokumen yang akan di legalisasi sampai verifikasi dokumen. Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab.


Penulis: Sihono Dibaca : 263 kali

SEM Asia 2019, Tim Pandawa UNNES Berhasil Ciptakan Mobil irit 131 KM/Liter

Rabu, 8 Mei 2019 | 15:10 WIB


SEM Asia 2019, Tim Pandawa UNNES Berhasil Ciptakan Mobil irit 131 KM/Liter

Tim Pandawa Universitas Negeri Semarang yang tergabung dalam kategori Urbanconcept ICE berhasil meraih peringkat 8 mobil teririt dengan efisiensi 131 Km/liter bahan bakar dalam ajang Shell Eco-Marathon Asia 2019 yang digelar di Sepang International Circuit, Malaysia pada 28 April – 2 Mei.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik Dr Wirawan Sumbodo MT mengatakan, perolehan peringkat 8  pada ajang Shell Eco-Marathon Asia 2019  menunjukkan adanya peningkatan yang positif karena pada keikutsertaan sebelumnya pada tahun 2017 dan 2018, Tim Pandawa meraih peringkat 12 dan 11.

“Pada tahun ini, pandawa terpilih menjadi perwakilan Indonesia dalam Opening Ceremony sekaligus mewakili tim-tim Indonesia lainnya yang berjumlah 26 tim berasal dari perguruan tinggi bergengsi. Hal ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri khususnya bagi Tim Pandawa UNNES karena dapat menjadi perwakilan Indonesia mengibarkan sang merah putih berjajar dengan negara-negara Asia lainnya,” kata Dr Wirawan.

SEM-Asia merupakan event tahunan yang menantang tim mahasiswa dari perguruan tinggi se-Asia untuk mendesain dan membangun mobil sangat irit bahan bakar. Sebanyak 18 negara dengan total 120 tim mengikuti event ini. Terdapat dua kategori dalam perlombaan ini yaitu prototype dan urban concept. Untuk kelas bahan bakar, terdapat tiga kelas yaitu Internal Coumbustion Engine (ICE), Battery Electric, dan Hidrogen.  

Perjalanan Tim Pandawa dalam meraih hasil tersebut harus melalui perjuangan. Setiap tim harus melewati 3 Fase seleksi sebelum dinyatakan dapat berkompetisi di event ini. Selain itu, pada saat perlombaan, setiap tim harus melewati technical inspection sehingga mobil dinyatakan layak untuk mengaspal di sirkuit.

Fajar Satrio Aji selaku Ketua Tim Pandawa UNNES menyatakan bertekad terus melakukan riset untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Salah satu hal yang ingin dilakukan adalah dengan menerapkan material body yang lebih ringan serta pembenahan sistem transmisi. Hal ini sbagai upaya penghematan energi khususnya bahan bakar fosil serta untuk mendukung visi UNNES sebagai kampus konservasi dan bereputasi internasional,” kata Fajar


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 414 kali

Diskusi Panel Nasional 2019 : “Hiduplah Indonesia Raya”

Rabu, 8 Mei 2019 | 15:08 WIB


Diskusi Panel Nasional 2019 : “Hiduplah Indonesia Raya”

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan angkatan 2016 Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Diskusi Panel Nasional 2019 di Gedung Auditorum Prof Wuryanto, Selasa(30/4).

Dengan mengusung tema utama “Hiduplah Indonesia Raya” acara ini diisi oleh pembicara-pembicara hebat antara lain, Burhanuddin Muhtadi MA PhD (Pengamat Politik), Prof Dr M Mukhtasar Syamsuddin MHum (Guru Besar Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada), Gus Candra Malik (Budayawan), Dr Arie Budhiman MSi (Staf Ahli Pembangunan Karakter Kemendikbud RI), dan Dr Ani Purwanti SH MHum (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila).

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi bangsa Indonesia setelah pemilu 2019 berakhir, agar kembali merajut persatuan setelah sebelumnya terjadi perbedaan pilihan politik yang menimbulkan ketegangan. Bangsa Indonesia harus kembali ke jati dirinya yang berkarakter Pancasila.

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 177 kali

Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik Mahasiswa Ikor FIK Observasi di TVKU

Selasa, 7 Mei 2019 | 14:57 WIB


Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik Mahasiswa Ikor FIK Observasi di TVKU

Untuk meningkatkan kemampuan di bidang juranalistik, 36 mahasiswa Jurusan Ilmu keolahragaan (Ikor) Universitas Negeri Semarang mengunjungi stasiun TVKU di   Kompleks Udinus Semarang.

Fatona Suraya MPd MA selaku pembimbing kegiatan sekaligus dosen  kuliah Jurnalistik Olahraga mengatakan, kunjungan ke TVKU bertujuan untuk mengobservasi salah satu jenis media elektronik dibidang penyiaran, kegiatan ini merupakan bagian dari perkuliahan Jurnalistik Olahraga. 

“Tujuan utama dari kegiatan observasi ini adalah mengenalkan secara langsung dunia jurnalistik dalam media Televisi kepada mahasiswa agar mereka memiliki wawasan dan pengalaman di bidang jurnalistik sehingga termotivasi untuk mendalami bidang tersebut. Pada kenyataannya dunia olahraga sangatlah erat dengan dunia jurnalistik. Hampir setiap stasiun Televisi memiliki tayangan olahraga, disitulah peluang bagi mahasiswa IKOR untuk dapat berkarya dibidang jurnalistik olahraga baik sebagai presenter, wartawan, maupun reporter,” kata Suraya.

Humas TVKU Udinus, Fitri Merdekawati  menyampaikan pemaparan terkait seluk beluk TVKU dari awal berdiri hingga saat ini. Fitri memaparkan secara rinci proses pembuatan berita mulai dari pra-produksi, proses produksi, sampai pascaproduksi.

“Untuk menjadi presenter, modal utama adalah mata, kita harus mampu membaca teleprompter dengan intonasi yang tepat dan pada waktu yang sama  mengexpresikan “eye contact” kita sesuai dengan tema berita; selanjutnya kita harus mempunyai “ciri khas” sebagai presenter, dan yang tidak kalah penting adalah ekspresi wajah harus sesuai saat membacakan berita,” Ujar Fitri.

Mahasiswa juga diajak berkeliling ke setiap ruangan yang menjadi bagian dari pembuatan dan penyiaran berita  di TVKU. Mahasiswa berkesempatan untuk praktik dan berlatih menjadi presenter berita olahraga.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 300 kali

Menwa UNNES Raih Juara Lari Tingkat Nasional

Selasa, 7 Mei 2019 | 11:41 WIB


Menwa UNNES Raih Juara Lari Tingkat Nasional

Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahadipa Batalyon 902 Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih juara II pada ajang bergengsi tingkat nasional yakni “Pasopati Fight Run 8K Tahun 2019” yang diselenggarakan oleh Menwa  Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (4/5).

Komandan Menwa UNNES Alfian Nur Rohman menyampaikan, lomba  Pasopati Fight Run 8K ini Menwa UNNES meraih juara II kategori Menwa. Sedangkan juara I diraih  Menwa UIN Walisongo Semarang, dan juara III dari Menwa Universitas Siliwangi Jawa Barat.

Alfian menjelaskan,  lomba  Pasopati Fight Run 8K ini ada beberapa kategori yakni Kategori Resimen Mahasiswa, Mahasiswa, Pelajar, dan Umum.

Alfian juga mengatakan, Menwa UNNES mengirim tiga personil, namun hanya satu orang (Andean Yhoga Pangestu) yang berhasil memperoleh juara, untuk itu mari lebih ditingkatkan lagi pada pelatihan untuk menghadapi perlombaan yang akan datang.


Penulis: Sihono Dibaca : 380 kali

Pembukaan Bulan Pendidikan FIP UNNES 2019: Inspirasi untuk Indonesia

Senin, 6 Mei 2019 | 14:56 WIB


Pembukaan Bulan Pendidikan FIP UNNES 2019: Inspirasi untuk Indonesia

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (FIP UNNES) mengadakan pembukaan Bulan Pendidikan 2019 dengan tajuk “Inspirasi untuk Indonesia”.

Tajuk ini diadopsi dari tagline “UNNES Mendunia untuk Indonesia” maka saatnya FIP harus mampu menginspirasi untuk Indonesia, Selasa (30/4) di FIP kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Serangkaian acara diantaranya Senam Konservasi, Jalan Sehat, Arak-Arakan, Stand Expo Pendidikan, Tari Kolosal, Penampilan Jurusan, Penghargaan Dosen dan Tendik Inspiratif, Live Music, dan Doorprize.

Hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd Dekan/perwakilan dari masing-masing fakultas dan tamu-tamu undangan lainnya.

Saat sambutan Dekan FIP dan Wakil Rektor UNNES berharap warga FIP mampu menjadi pelopor inspirator pendidikan di Indonesia.

Turut berkumpul pula mahasiswa dan dosen, baik dari Kampus Sekaran, Ngaliyan, dan Tegal. Para dosen, mahasiswa, tendik, dan petugas cleaning service kompak memakai seragam dalam memeriahkan acara hari ini.

Kali ini acara dimeriahkan pula dengan kontes hastag FIP UNNES yang berhadiah smartphone. Bahkan banyak hadiah utama pula yang dibagikan bagi pemenang undian kupon berupa televisi, laptop, smartphone, dan hadiah-hadiah lainnya.

Kesempatan kali ini FIP UNNES memberikan penghargaan kepada Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons sebagai  dosen inspiratif, Dian Kurniasari SE (tenaga kependidikan inspiratif), dan Suryanto (cleaning service inspiratif).

Selain itu, juga dimeriahkan penampilan dari adik-adik rumah inspirasi yang merupakan salah satu program kerja BEM FIP UNNES. Kemudian, penampilan akustik Jurusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) dan nyanyi Bersama.


Penulis: Sihono Dibaca : 159 kali

Ragam Biota Laut dalam Gelar Karya PKK FT

Jumat, 3 Mei 2019 | 15:06 WIB


Ragam Biota Laut dalam Gelar Karya PKK FT

Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Gelar Karya sebgai mata kuliah wajib mahasiswa semester 6 program studi Pendidikan Tata Busana, Pendidikan Tata Boga, Pendidikan Tata Kecantikan dan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga di gedung UTC Semarang, Senin (29/4).

Mengangkat tema “Pesona Biota Laut Indonesia dalam Semangat Cipta, Karsa, Rasa Mahasiswa Jurusan PKK” para mahasiswa angkatan 2016 menginterpretasikan pesona biota laut Indonesia sebagai sumber ide dan bahan baku dalam busana pesta (evening dress), body painting dalam drama dan fashion show, pameran makanan beku siap saji dan kering, serta kerajinan dan pengawetan makanan.

Dekan FT Dr Nur Qudus MT IPM mengapresiasi ide, kreatifitas dan kerja keras para mahasiswa jurusan PKK. Ragam Gelar Kaya tahun ini menjadi salah satu bukti akan kekayaan laut Indonesia yang patut dibanggakan dikancah internasional.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 286 kali

UNNES Tandatangani MoU dengan Gatra Media Group

Jumat, 3 Mei 2019 | 15:04 WIB


UNNES Tandatangani MoU dengan Gatra Media Group

Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang diwakili Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Gatra Media Group guna membangun Mitra Berita Gatra (MBG) di Hotel Gumaya Semarang, Selasa (30/4).

Direktur Gatra Media Group Hendri Firzani mengucapkan terima kasih atas kehadiran perwakilan UNNES. Harapannya Gatra dapat melibatkan lebih banyak kampus-kampus sehingga Gatra Media Group ikut berperan aktif dalam kemajuan masyarakat.

“Selama 25 tahun Gatra berdiri sudah mengalami banyak tantangan dan perlu melakukan pengembangan media yang tidak hanya menampung satu platform saja seperti berita online tapi bisa menghadirkan berita melalui tv, berita yang bisa didengar oleh pembaca tuna netra,” ujarnya.

Nantinya, penandatanganan MoU ini akan ditindaklanjuti dengan pelatihan jurnalistik bagi siswa-siswa yang bersekolah di Mitra Berita Gatra, sehingga berita-berita yang dibuat oleh siswa-siswa tersebut bisa hadir di platform Gatra.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 310 kali

Pembukaan GO DET 13 FE Berlangsung Meriah

Jumat, 3 Mei 2019 | 13:57 WIB


Pembukaan GO DET 13 FE Berlangsung Meriah

Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Drs Heri Yanto MBA PhD didampingi Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum dan Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan FE Drs Kusmuriyanto MSi meresmikan kegiatan Grand Opening Dinamika Ekonomi Terpadu ke 13 (GO DET 13) secara simbolis dengan pelepasan burung merpati, Selasa (30/4).

Bertempat di Lapangan FE kegiatan Dies Natalis ini diawali dengan jalan sehat, flashmob, colour fun, dan diakhiri launching plat. Acara yang bertemakan “Enterpreneurship and Fund Raising” ini menghadirkan stand UMKM-UMKM milik mahasiswa dan masyarakat sekitar UNNES.

Dengan diadakannya GO DET 13 ini, Drs Heri Yanto berharap seluruh civitas akademika FE UNNES senantiasa mendukung dan berkontribusi mewujudkan visi misi UNNES sebagai kampus konservasi dan bereputasi internasional.

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 245 kali

Rembug Nasional Kemristekdikti Kawal Kemahasiswaan di Era Milenial

Jumat, 3 Mei 2019 | 13:00 WIB


Rembug Nasional Kemristekdikti Kawal Kemahasiswaan di Era Milenial

Agar mahasiswa tidak mudah terprovokasi dengan berita – berita hoax serta disintegrasi moral dan bangsa, harmonisasi Bidang Kemahasiswaan antar Perguruan Tinggi perlu dijaga. Karena sekarang ini banyak sekali upaya – upaya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia melalui mahasiswa.

Hal itulah yang disampaikan oleh Kasubdit Penyelarasan Kebutuhan Kerja Belmawa Ristekdikti Tiomega Gultom dalam acara Rembug Nasional Forum Komunikasi Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi di Hotel Neo Palma Palangka Raya, Jumat-Minggu (26-28/4).

Acara yang bertemakan “Modal Kebangsaan dan Kesatuan Indonesia dalam Keanekaragaman untuk Menang Bersaing di Era Disrupsi” ini dibuka oleh Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia SE MSi dan dihadiri oleh 52 Wakil Rektor atau Direktur Bidang Kemahasiswaan PTN/PTS se-Indonesia.

Ada 2 pembicara inti dalam kegiatan tersebut yaitu Prof Djagal Wiseso Marseno dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Prof Arsunan Arsin dari Universitas Hasanudin. Dalam paparannya Prof Djagal menyampaikan bahwa hampir 20% mahasiswa di Indonesia menginginkan negara berbentuk khilafah. Untuk itu Geodemografi dan Geopolitik menjadi modal utama untuk membangun karakter para mahasiswa di era milenial sekarang ini.

Sementara itu Prof Arsunan Arsin menyampaikan bahwa program bela negara harus masuk dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi agar para mahasiswa dapat menjiwai dan mengamalkan dalam karakter dirinya dan di setiap kegiatan kemahasiswaan.  

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 272 kali

Empat Putra Terbaik UNNES Purna Tugas

Jumat, 3 Mei 2019 | 11:37 WIB


Empat Putra Terbaik UNNES Purna Tugas

Kami bekerja di UNNES ini terasa cepat sekali, tahu-tahu sudah dilepas untuk purna tugas. Terasa cepat ini karena dalam kondisi kerja yang tenang berkat kesuksesan para pimpinan di UNNES.

Drs Sumiyadi MT dosen Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyampaikan hal itu saat mewakili para purna tugas, Jumat (3/5/2019) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Selain Drs Sumiyadi MT, dilepas pula Dra C Murni Wahyanti MA FBS, Dra Renggani MSi FIP, dan Sakimin SPd MM FIP. Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt.

Hadir Dekan FIP Dr Achmad Rifai RC MPd, Wakil Dekan II Dra Sri Handayani MPd FT, Kepala Biro, Ketua paguyuban Wredatama, dan pejabat terkait UNNES.

Sumiyadi berharap UNNES semakin maju, berjaya, dan berkibar baik di tingkat nasional dan internasional karena UNNES mempunyai sumber daya manusia yang bermutu dan berkuwalitas untuk bereputasi internasional.

Prof Zaenuri menyampaikan, melakukan pengabdian di UNNES selama 36 tahun lebih ini merupakan waktu yang luar biasa, untuk itu atas nama lembaga dan pribadi kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf atas keterbatas kami dalam melakukan pelayanan. UNNES selalu terbuka menerima kritik dan saran untuk kemajuan ke depan.


Penulis: Sihono Dibaca : 478 kali

UNNES – UT Kerja Sama Kembangkan Bahan Tutorial Online

Jumat, 3 Mei 2019 | 1:46 WIB


UNNES – UT Kerja Sama Kembangkan Bahan Tutorial Online

Rektor Universitas Negeri Semarang  menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Universitas Terbuka (UT) untuk mengadakan Kerja Sama Pengembangan Bahan Tutorial Online (Tuton) dan pelaksanaan tutorial online (Tuton).  Penandatanganan dilakukan di Gedung Mochtar Riady Social and Political Research Center Universitas Indonesia Jakarta, Kamis, 2/5.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman mengatakan, ruang lingkup Perjanjian Kerja Sama ini meliputi penyediaan Pengembangan Bahan Tutorial Online (Tuton) dan pelaksanaan tutorial online (Tuton) oleh dosen UNNES yang diikuti oleh mahasiswa Universitas Terbuka. Hal ini dikarenakan UT melakukan Pendidikan Jarak Jauh sebagai suatu metode pembelajaran. Proses pengajaran model ini berlangsung secara terpisah sehingga komunikasi antara tenaga pengajar dan mahasiswa harus difasilitasi dengan bahan cetak, media elektronik, dan media-media yang lain.

“Bahan Tutorial Online diperlukan UT untuk digunakan dalam proses pembimbingan oleh seorang pengajar (tutor) pada seorang mahasiswa atau sekelompok mahasiswa secara online. Untuk menyusunnya, dosen calon penyusun bahan Tuton dan dosen calon tutor online dari UNNES akan mengikuti workshop dan pelatihan.  Hasil pengembangan bahan Tuton kemudian diserahkan ke Universitas Terbuka,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut, Rektor UNNES mengatakan, sembilan  perguruan tinggi negeri (PTN) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Universitas Terbuka (UT).  Sembilan PTN yang bekerja sama dengan UT ini mencakup Institut Pertanian Bogor (PTB) Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Negeri Malang (UM) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Politeknik Negeri Madiun (PNM), Politeknik Negeri Bandung (Polban).

Kegiatan penandatangan kerja sama disaksikan langsung oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Prof Dr Mohamad Nasir.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 226 kali

UNNES – Ramada Plaza by Wyndham Melaka Jalin Kerja Sama Program Magang Internasional

Jumat, 3 Mei 2019 | 0:54 WIB


UNNES – Ramada Plaza by Wyndham Melaka Jalin Kerja Sama Program Magang Internasional

Ramada Plaza by Wyndham Melaka  bersama Universitas Negeri Semarang  (UNNES) melakukan penandatangan perjanjian Kerja Sama dalam rangka Program Magang Internasional bagi mahasiswa. Penandatanganan dilakukan di Ramada Plaza by Wyndham Melaka  pada Kamis, 2/5.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Klaus Sennik selaku General Manager Ramada Plaza by Wyndham Melaka  dan Kepala International Office UNNES Intan Permata Hapsari MPd. Turut menjadi saksi penandatanganan kerja sama  Mohammad Farid Ma’ruf  PhD selaku Atase Kedutaan Pendidikan dan Budaya Republik Indonesia di Kuala Lumpur.

Intan Permata Hapsari MPd mengatakan, para mahasiswa UNNES yang magang di Ramada Plaza by Wyndham Melaka, setelah lulus pelatihan akan mendapatkan sertifikat khusus. Sertifikat  tersebut  diakui oleh berbagai jaringan hotel internasional. Melalui program magang di  Ramada Plaza by Wyndham Melaka  akan membentuk  kapabilitas dan profesionalisme mahasiswa siap kerja.

“Ramada Plaza by Wyndham Melaka merupakan  hotel internasional bintang lima yang dikelola oleh Wyndham Hotel Group. Hotel ini terletak di jantung Kota Malaka.  Dari diskusi hari ini, Ramada Plaza by Wyndham Melaka  meminta disiapkan mahasiswa UNNES untuk mengikuti program magang dari Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen dan Akuntansi, Fakultas Teknik Prodi Tata Boga dan Tata Busana, dan  Fakultas Bahasa dan Seni  Prodi Bahasa Inggris  dan Prodi Tari,” ujar Intan Permata.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman mengatakan, UNNES akan berupaya membuka peluang kerja bagi mahasiswa dan alumni. Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama ini, membuka peluang bagi mahasiswa UNNES untuk mendapatkan manfaat dari pendidikan sistem perhotelan kelas international dengan standar layanan bintang 5.

“Melalui program magang diharapkan para mahasiswa akan mendapatkan bekal mengenai dunia kerja yang sesungguhnya. Mahasiswa dapat berkesempatan mengalami dunia kerja secara langsung, mempraktekkan ilmu perkuliahan di dunia kerja, mengetahui proses kerja di perusahaan tempat magang, dapat interaksi langsung dengan pelaku usaha, dan  memperoleh sertifikat kompetensi kelas international,” kata Prof Fathur Rokhman.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 409 kali

Mahasiswa FIS Juara 1 Debat Politik Nasional

Jumat, 3 Mei 2019 | 0:08 WIB


Mahasiswa FIS Juara 1 Debat Politik Nasional

Tim Debat Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang menjadi Juara 1 dan sebagai Best Essay dalam ajang Debat Politik Nasional ke-V Hima PKn UNNES 2019, Kamis, 2/5.

Tim yang terdiri atas Anggian Nurtanto (Ilmu politik 2017), Ahmad Syekhudin (Ilmu Politik 2015), Tina Amalia (Ilmu Politii 2017) mampu bersaing dengan delegasi dari UGM, UNS, UNY, UPN Yogyakarta, UMY, Universitas Aisyiah Yogyakarta, Universitas Buana Perjuangan, UIN Walisongo Semarang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Untidar Magelang.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIS Arif Purnomo MPd mengatakan,  sebelumnya tim debat mahasiswa Program Studi Ilmu Politik juga pernah menorehkan sederet prestasi yang membanggakan. Prestasi yang diraih diantaranya finalis lomba debat UKI Jakarta 2017, finalis lomba debat Unimus Semarang 2017, finalis lomba debat Unsiq Wonosobo 2018, juara harapan 1 lomba debat Untirta Serang Banten 2018, dan juara harapan 1 lomba debat UKI 2019.

“Fakultas Ilmu Sosial berupaya memberikan dukungan dan  mengfasilitasi proses kaderisasi tim debat sehingga akan muncul generasi  juara berikutnya,” ujar Arif Purnomo.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 283 kali

Hardiknas 2019, 80 Pegawai UNNES Mendapatkan Satyalancana Karya Satya

Kamis, 2 Mei 2019 | 9:53 WIB


Hardiknas 2019, 80 Pegawai UNNES Mendapatkan Satyalancana Karya Satya

Universitas Negeri Semarang (UNNES) Kamis, (02/05) di halaman lapangan Rektorat UNNES melaksanakan Upacara Bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional 2019 (Hardiknas).

Sebagai inspektur upacara pada Hardiknas tahun ini adalah Wakil Rektor Bidang Umum dan Kepegawaian, Dr S Martono MSi. Hadir dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Tema Hardiknas tahun 2019, adalah yaitu mewujudkan “SDM Kompetitif, Inovatif, dan Berkarakter”. Tema ini relevan untuk menghadapi kondisi dunia yang berkembang menjadi semakin kompleks dengan kecepatan perubahan yang semakin pesat.

Saat membacakan pidato sambutan dari Menristekdikti Inspektur upacara menyampaikan, Pergeseran pendidikan saat ini niscaya menuntut sistem pendidikan untuk turut berevolusi menyesuaikan diri. Untuk meningkatkan daya saing pendidikan tinggi, perguruan tinggi di Indonesia didorong untuk meningkatkan akreditasi institusi menjadi terakreditasi unggul (A), antara lain dengan meningkatkan jumlah dan mutu penelitian dan publikasi, kerjasama pengembangan penelitian di tingkat nasional dan internasional dan memperbanyak prestasi mahasiswa hingga tingkat internasional.

Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hardiknas tersebut menjadi momentum refleksi dan mengukur langkah ke depan, bagaimana pendidikan tinggi kita mampu menjawab tantangan dan merealisasikan peluang tersebut. 

Dalam kesempatan ini diserahkan Satyalancana Karya Satya kepada 80 orang yang terdiri atas 41 untuk pengabdian 30 tahun, 11 untuk pengabdian 20 tahun dan 19 untuk pengabdian 10 tahun.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 247 kali

Fakultas Teknik Sukses Selenggarakan VEIC, CEES dan Gelar Karya Mahasiswa.

Rabu, 1 Mei 2019 | 23:18 WIB


Fakultas Teknik  Sukses Selenggarakan VEIC, CEES dan Gelar Karya Mahasiswa.

Gebyar Teknik Terpadu Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang sukses mengadakan berbagai kegiatan akademik dan gelar karya mahasiswa. Konferensi internasional bertajuk The 1st Vocational Education International Conference (VEIC) dan Civil Engineering and Environmental Symposium (CEES) merupakan kegiatan akademik yang sukses di gelar oleh  Fakuktas Teknik. VEIC berlangsung  Selasa (30/4) sedangkan CEES berlangsung Rabu (1/5). Dua Kegiatan tersebut berlangsung di  Ruang Prof Soedartono Gedung Dekanat Fakultas Teknik UNNES.

Hadir  tiga keynote speaker VEIC  Prof Dr Kongkiti Phusavat (Kasetsart University), Prof Ramlee Mustapha (Sultan Idris Education University), dan Dr Dadang Hidayat Martawijaya MPd (Association of Indonesian Vocational Educators). Kegiatan yang dibuka oleh  Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr Abdurrahman  M.Pd ini dihadiri oleh segenap unsur pimpinan, pengelola fakultas, pengelola jurusan, para pemakalah dan peserta VEIC 2019.

Pelaksanaan VEIC 2019 mendapat dukungan langsung oleh Asosiasi Dosen dan Guru Vokasi Indonesia (ADGVI). Hasil penelitian dari para pemakalah diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan vokasi Indonesia di kancah dunia.

Selesai VEIC, Fakultas Teknik menyelenggarakan Civil Engineering and Environmental Symposium (CEES) yang menjadi agenda tahunan Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI) komisariat daerah tiga yang meliputi Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tahun 2019 Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang berkesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan  CEES, Rabu 1/5.

Peningkatan Kualitas Riset untuk Menunjang Perkembangan Infrastruktur di Indonesia  menjadi tema dalam CEES kali ini.  Kegiatan ini dihadiri  para dekan, dosen,  dan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil dari perguruan tinggi di Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di sela-sela kegiatan CEES diadakan pertemuan  dekan-dekan Fakultas Teknik dari Perguruan Tinggi di Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertemuan mendiskusikan kerja sama untuk memaksimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dekan Fakultas Teknik UNNES, Dr Nur Qudus MT IPM mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan bagi Fakultas Teknik UNNES guna menjadi tuan rumah CEES 2019. Harapannya, langkah kerja sama yang akan dilakukan kedepannya dapat memberikan manfaat khususnya dalam hal luaran pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sebelum kegiatan VEIC dan CEES, Fakultas Teknik UNNES telah sukses menyelenggarakan  Gelar Karya  mahasiswa, Senin 29/1.  Kegiatan ini sebagai unjuk kerja mata kuliah yang sedang diambil oleh mahasiswa baik Prodi Pendidikan Tata Boga, Pendidikan Tata Kecantikan, Pendidikan Tata Busana maupun Pendidikan Kesejahteraan Keluarga.

Gelar Karya mengambil tema Pesona Biota Laut Indonesia dalam Semangat Cipta Rasa Karsa.  Tema ini menginterprestasikan pesona biota laut Indonesia sebagai sumber ide dan bahan baku ke dalam karya busana pesta (ivening dress). Kreatifitas body painting melalui fashion show dan pameran makanan beku, kering, dan siap saji yang disuguhkan menyedot perhatian pengunjung.

Dekan Fakultas Teknik Dr Nur Qudus MT IPM  dalam kegiatan gelar karya ini mengatakan, warna-warni kreatifitas dalam  Gelar Kaya menjadi salah satu bukti akan kekayaan laut Indonesia yang patut dibanggakan dikancah internasional.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 223 kali

Profesor UNNES Mengajar di Sekolah Indonesia Jeddah

Rabu, 1 Mei 2019 | 10:30 WIB


Profesor UNNES Mengajar  di Sekolah Indonesia Jeddah

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof  Dr  Fathur Rokhman MHum dan Direktur Pascasarjana Prof  Dr Achmad Slamet MSi melakukan  program profesor mengajar di sekolah atau yang akrab disebut Profesor Go to School. Prof   Fathur Rokhman dan Prof  Achmad Slamet mengajar di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) pada Senin, 29/4.

Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan materi tentang  Kepemimpinan Bertumbuh sedangkan Prof  Dr Achmad Slamet MSi menyampaikan materi tentang  implementasi kurikulum tiga belas di era 4.0.

Rektor UNNES mengatakan,  agar pendidikan Indonesia tidak dibatasi oleh ruang lingkup  geopolitik semata, karena banyak anak-anak Indonesia yang lahir dan dibesarkan diluar negeri.

“Mereka mencintai Indonesia. Seperti anak-anak Indonesia yang sekolah di Sekolah Indonesia Jeddah ini. Getar ke-Indonesiaan dengan kreasi tari daerah, seni pencak silat menunjukkan daya pemertahanam ke-Indonesiaan yang kuat. Kemampuan berbahasa Indoensia dan perilaku tutur yang santun tidak ada sedikitpun keraguan bahwa mereka saudara sebangsa dan setanah air kita,” tegas Prof Fathur.

Lebih lanjut Prof Fathur Rokhman  mengatakan, sejak tahun 2017 UNNES senantiasa berbagi kecemerlangan dengan SIJ sebagai bentuk kerjasama denga Konjen KBRI Jedah. Delegasi dari UNNES memberikan inspirasi dan motivasi kepada guru-guru untuk peningkatan kerja pembelajaran sesau kurikulum terbaru.  Kepemimpinan bertumbuh menjadi materi ajar untuk membangun  kesadaran, membangun kekuatan  merealisasikan mimpi menjadi kenyataan.

“Kepemimpinan bagai pohon, perlu ditumbuhkan agar menjulang tinggi meneduhkan dan memberi manfaat meraih sukses bagi siswa SIJ. Kami juga mengirimkan dosen untuk mendampingi kinerja pendidikan di SIJ. Para  dosen memberikan semangat pada siswa melaui Training Kepemimpinan Bertumbuh bagi Kaum Milenial untuk Meraih Sukses. Sambutan mereka sungguh menawan hati. Program Profesor Go to School merekatkan  persaudaraan SIJ dengan UNNES. Sesuai dengan arah kebijakan Menteri Ristekdikti, kami menawarkan pada siswa-siswa SIJ untuk melanjutkan kuliah di UNNES dengan program beasiswa,” ujar Prof Fathur.

Hadir dalam Profesor Go to School, Wakil Rektor II UNNES Dr S Martono,  Diplomat Pelaksana Fungsi Sosial Budaya Agus Muktamar,  Kepala Sekolah SIJ Sugiyono, seluruh guru serta siswa SD, SMP, dan  SMA Sekolah Indonesia Jeddah.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 257 kali

Prodi S3 Pendidikan Seni Terakreditasi A

Rabu, 1 Mei 2019 | 9:17 WIB


Prodi S3 Pendidikan Seni Terakreditasi A

Kabar gembira datang dari Pascasarjana Universitas Negeri Semarang. Program Studi S3 Pendidikan Seni mendapat akreditasi A (Unggul), Selasa, 30/4.

Asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tingggi (BAN PT)  dilaksanakan pada 23 sampai 25 April 2019 dengan asessor Prof Dr Y Sumandiyo Hadi SU dari ISI Yogyakarta dan Dr Djuli Djatipambudi MSn dari UNESA Surabaya.

Prodi S3 Pendidikan Seni berdiri tahun 2012 sebagai program doktor bidang pendidikan seni pertama dan satu-satunya di Indonesia. Hingga saat ini Prodi S3 Pendidikan Seni telah meluluskan 34 orang Doktor.

Korprodi S3 Pendidikan Seni  Dr Triyanto MA menyatakan capaian akreditasi A berkat kerja keras, komitmen, dukungan, dan doa dari Pimpinan UNNES, Badan Penjaminan Mutu, Pascasarjana, mahasiswa, alumni, dan pengguna alumni. Perolehan akreditasi A makin menguatkan reputasi UNNES


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 203 kali

KJRI Jeddah Gandeng UNNES Dirikan Pusat Studi dan Budaya Indonesia

Selasa, 30 April 2019 | 13:29 WIB


KJRI Jeddah Gandeng UNNES Dirikan Pusat Studi dan Budaya Indonesia

Konsulat Jenderal RI di Jeddah akan menggandeng Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mendirikan Pusat Studi dan Budaya Indonesia di Jeddah. Rencana tersebut disepakati dalam pertemuan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dengan Kepala KJRI Jeddah, Senin (29/4).

Untuk merealisasikan rencana itu, Oktober mendatang KJRI Jeddah akan berkunjung ke UNNES untuk mematangkan master plan. KJRI direncanakan datang dengan tim dari Thaif University, perguruan tinggi yang memotori pendirian lembaga tersebut.

Rencana pendirian pusat studi menjadi salah satu agenda yang dibicarakan Rektor UNNES selama kunjungan kerja di negara tersebut.

Konjen RI di Jeddah mengapresiasi kerja sama yang dijalin UNNES selama ini. Sebab, kerja sama tersebut dirasa telah membawa manfaat besar.

Misalnya, Konjen menyampaikan terima kasih karena UNNES telah mengirimkan dosen Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di KJRI pada 2018. Berkat kegiatan tersebit, para peserta dapat mengikuti kegiatan Indonesia for Businees yang diniasi KJRI dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Selain itu, pada semester ganjil 2018/2019 lalu UNNES juga teah mengirim professor. Kegatan visiting professor ini telah menghasilkan kolaborasi dalam riset dan publikasi dengan Arab Open University.

Selain fokus mengajar, dosen yang dikirim UNNES dinilai berkontribusi pada kegiatan-kegiatan di KJRI sebagai bentuk pengabdian dalam implementasi tri dharma perguruan tinggi.

Hasil yang dinilai baik itulah yang mendorong kedua pihak sepakat untuk melanjutkan kerja sama. “Tahun depan MoU dengan KJRI Jeddah harus diperpanjang, karena memberi manfaat besar kepada kedua belah pihak. Ini juga sesuai cita-cita UNNES untuk menjadi perguruan tinggi berkelas dunia,” lanjut Prof Fathur.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 194 kali

Tunjukkan Eksistensi Budaya, UNNES Peringati Hari Tari Dunia 2019

Senin, 29 April 2019 | 23:45 WIB


Tunjukkan Eksistensi Budaya, UNNES Peringati Hari Tari Dunia 2019

Peringatan Hari Tari Dunia (HTD) menjadi momentum tak terlupakan bagi sejumlah orang, terutama di kalangan pegiat seni, akademisi, dan praktisi tari.

Bagi sebagian pihak, peringatan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan eksistensi dan perhatiannya pada budaya Indonesia.

Adalah Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang secara konsisten menunjukkan perhatiannya kepada upaya pelestarian budaya Indonesia melalui kegiatan UNNES Menari 2019, Senin (29/4).

Kegiatan yang dirayakan setiap tanggal 29 April ini memang menjadi saat yang tepat untuk menampilkan seni tari secara terbuka oleh para pemerhati dan pegiat seni.

Rangkaian kegiatan UNNES menari terbagi kedalam dua sesi, yakni Pra Acara dan Puncak Acara.

Sesi Pra Acara menghadirkan berbagai tarian kolaborasi. Pada sesi ini, beberapa tari yang ditampilkan seperti Tari Dolalak oleh Dadyo Moncar, Tari Emblek Dhem oleh Setyo Langen Budoyo, Tari Haryo Penangsang Gugur oleh Among Manunggal Budhoyo), Tari Ndangger / Indang Lengger disajikan oleh Komunitas Gelung Mas Calung Banyumasan Sendratasik UNNES, Tari Turangga Mudha Pideksa oleh Bebana Abimantrana, dan Barongan Blora disajikan oleh Samin Edan.

Sementara Acara puncak menyuguhkan Klenengan, Repertoar Tari, dan Langendriyan Jatining Katresnan.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Dr Widodo MSn menjelaskan penyelenggraan kegiatan bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia.

“Ini sudah menjadi komitmen UNNES terutama Jurusan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) untuk turut serta dalam menjaga tradisi dan warisan Budaya Indonesia,” ungkap Dr Widodo.

Penyaji, imbuhnya, tidak hanya dari kalangan mahasiswa semata, namun juga melibatkan unsur dosen dan para pegiat seni lainnya. Tahun ini, tema yang diusung adalah ‘Merawat Tradisi Meraih Prestasi’.

Hadir membuka kegiatan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum.

Ia mengapresiasi, komitmen panitia untuk menyelenggarakan UNNES Menari setiap tahunnya sebagai bagian dari peringatan Hari Tari Dunia.

“Saya yakin, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan kebudayaan bangsa. Melestarikan tarian sama halnya dengan melakukan konservasi kebudayaan. Konservasi semacam ini penting untuk terus digalakan dengan mengikuti perkembangan zaman,” ungkap Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 273 kali

Tampil Perdana, ICESE 2019 Sukses Pertemukan Berbagai Inovasi

Senin, 29 April 2019 | 14:04 WIB


Tampil Perdana, ICESE 2019 Sukses Pertemukan Berbagai Inovasi

Dalam dunia akademik, gagasan dan inovasi menjadi dua hal penting yang saling berkaitan. Jiwa seorang akademisi akan terasa lebih hidup, manakala mampu menuangkan berbagai gagasan dan inovasi temuannya pada forum-forum keilmiahan.

Salah satu forum tersebut ialah International Conference on Environmental and Science Education (ICESE) 2019. Melalui forum ini, para akademisi, praktisi, peneliti, dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum berkesempatan untuk membagikan hasil dan temuan mereka.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Jurusan Pendidikan IPA Terpadu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam (FMIPA) ini, menghadirkan lebih dari 241 inovasi tertulis berupa paper ilmiah.

Dalam laporannya, ketua panitia Stephani Diah Pamelasari SS MHum menjelaskan, kegiatan seperti ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Jurusan Pendidikan IPA Terpadu.

“Tahun ini, adalah yang ke-10. Sebelumnya nama kegiatan bukan ICESE tapi Seminar Nasional IPA. Tahun 2019 ini baru kita kemas dalam bentuk International Conference yang mengangkat tema ‘Innovative Research Product in Science, Technology and Conservation for the Development of 21st Century Education’ ,” ungkap Stephani, Sabtu (27/4) bertempat di Hotel Grasia Semarang.

Konferensi ini, imbuhnya, bertujuan untuk menyediakan landasan keilmuan bagi para peneliti, akademisi, praktisi, pemerintah, LSM, lembaga penelitian, dan industri untuk berbagi mengenai perkembangan terkini di bidang pendidikan lingkungan dan sains.

Hadir membuka kegiatan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt yang mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan.

“Saya yakin inovasi-inovasi semacam ini mampu menjadi wadah diskusi dan berbagi temuan penelitian. Hasil diskusi, tentu, dibutuhkan untuk perkembangan keilmuan kedepan terutama di bidang lingkungan dan sains,” jelas Guru Besar FMIPA UNNES tersebut.

Hadir sebagai pembicara dalam panel diskusi Dr Mary Margaret Thomas (Univeritas Pendidikan Indonesia), Assoc Prof Dr Haniza Hanim Mohd Zain (Universiti Pendidikan Sultan Idris), Prof Dr Purwanto DEA (Universitas Diponegoro), dan Assoc Prof Chatree Faikhamta PhD (Kasetsart University).

Dwi Hermawan & Abd Aziz (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 557 kali

Ikuti AYIE, Tiga Mahasiswa UNNES Raih Penghargaan

Senin, 29 April 2019 | 10:27 WIB


Ikuti AYIE, Tiga Mahasiswa UNNES Raih Penghargaan

Ialah Kristi Dese Imanuel Adi Papa Yohanes (Geografi), Arfan Habibi (Sejarah), dan Rifqi Ilhami (Manajemen) yang masing-masing berhasil meraih katagori Best Idea, Best Speech, dan Best Presenter dalam rangkaian kegiatan ASEAN Youth Initiative Exchange (AYIE) 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak Senin hingga Rabu (22-24/4) ini mengusung tema “Youth Power and CollaborAction for Sustainable Future” .

Pada hari pertama dilangsungkan seminar session dengan menghadirkan Muhammad Ammar Naufal (Ketua PPI Malaysia) dan Muhammad Iqbal bin Marzuki (Alumni Yayasan Sukarelawan Siswa).

Setelah sesi seminar, delegasi AYIE melakukan diskusi dengan pengurus Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Malaysia terkait komparasi pendidikan yang ada di Indonesia dan Malaysia. Agenda resmi hari pertama ditutup dengan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia(KBRI) di Kuala Lumpur.

Pada hari kedua, agenda diawali dengan kegiatan volunteering di PPWNI Klang, Selangor. Para delegasi turut mengajar di sekolah yang memiliki tiga kelas sekolah dasar tersebut. Arfan dan Kris turut memberikan pengajaran tentang wawasan nusantara, jiwa nasionalisme, dan penanaman karakter, salah satunya penanaman karakter humanis dan peduli.

Para delegasi juga dibagi menjadi 5 tim, yang kemudian berdiskusi untuk menciptakan project plan setelah kegiatan. Tim 1 yang diketuai oleh Kristi Dese menelurkan gagasan untuk membantu advokasi kesehatan bagi gelandangan dan pengemis di Kota Semarang. Selain membahas project plan, delegasi juga diberi kesempatan untuk mempresentasikan gagasannya dalam sesi presentasi.

“Ini adalah pengalamanan pertama bagi kami untuk ke luar negeri, di sini kami banyak belajar dari teman-teman sesama delegasi, para fasilitator, dan pihak-pihak yang terlibat dalam rangkaian acara ini,” ungkap Kris.

Sementara menurut Arfan, hal yang paling menarik dari kegiatan yang diselenggarakan oleh ILEAD Center dan Forum Negarawan Muda itu adalah saat mengajar di PPWNI Klang.

“Saat mengajar itu seneng banget. Berasa ada kebanggaan tersendiri bisa mengajar di sana walau hanya beberapa jam,” ungkap Arfan.

Para delegasi berasal dari beberapa kampus dan sekolah menengah di Indonesia di antaranya dari UNNES, UGM, ITB, UMM, Unsoed, Unila, UMS,Unram, SMAN 17 Plus Palembang, SMAN 1 Sleman, dll.

Kemudian untuk para fasilitator berasal kalangan profesional volunteer, UIN Yogyakarta, UGM, Unissula, UNP, Unair, UB, dan International Islamic University Malaysia (IIUM).

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 717 kali

Tim Garuda Konservasi UNNES Boyong Tiga Penghargaan Internasional di Malaysia

Minggu, 28 April 2019 | 19:16 WIB


Tim Garuda Konservasi UNNES Boyong Tiga Penghargaan Internasional di Malaysia

Tim Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil mendapat penghargaan dalam ajang International Innovation Creativity and Technology Exhibition (i2creaTE 2019) di Seri Pasific Hotel, Kuala Lumpur Malaysia, Jumat-Minggu (12-14/4).

Tim Garuda Konservasi yang beranggotakan Eka Nur Afiani, Listi Hanifah, Eva Alkana, Ansharullah Widiansyah, Aditya Yanuar Pramana dan Sulistyawati memboyong 3 penghargaan bergengsi yaitu  Silver Medal, Special Award dari India, dan Excelent Award dari WICO Korea.

Mengusung karya dengan judul “Sogem” tim ini berharap perekonomian dan kualitas sumber daya manusia khususnya para petani di Kabupaten Sragen dapat meningkat serta mampu mengikuti era industri 4.0 dengan memaksimalkan bonus demografi.

Program Sogem menonjolkan penyajian pupuk menggunakan nasi basi dan pengaplikasian sistem cashless di setiap kegiatan trasaksi, mulai dari pendaftaran, hingga meninjau langsung proses pembuatannya dalam tempat pariwisata. Pelatihan menanam dan pembuatan pupuk dari nasi basi dikemas ke dalam tiga jenis paket kolektif yang ditawarkan dalam program sogem.

Menurut koordinator i2creaTE 2019 untuk delegasi dari Indonesia Faradhila Iklimah, kompetisi ini menghasilkan banyak ikatan relasi dari berbagai negara. Selain itu hasil pameran produk-produk inovasi tersebut dapat dijadikan bahan referensi bagi para peserta untuk mengikuti lomba-lomba atau kompetisi lainnya.

Dwi Hermawan & NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 235 kali

General Lecture 2019 Hadirkan Prof Kagami Haruya

Minggu, 28 April 2019 | 19:12 WIB


General Lecture 2019 Hadirkan Prof Kagami Haruya

Cultural Resource Studies merupakan penelitian secara komprehensif mengenai kebudayaan manusia serta pengembangan metode baru untuk perlindungan, pemeliharaan dan penggunaan dari kebudayaan tersebut sebagai salah satu bagian dari sumber daya budaya global.

Hal itu disampaikan oleh Prof Kagami Haruya, pakar antropologi budaya dan pendiri program Cultural Resources Studies Kanazawa University, pada kegiatan General Lecture Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa (23/4).

Menurutnya Cultural Resource penting sebagai aset budaya dan kebanggaan nasional, walau berpotensi menimbulkan friksi dengan negara tetangga yang serumpun. Selain itu Cultural Resource mendorong berkembangnya industri kreatif lokal dengan berbagai inovasi. Beliau mencontohkan dari tempat penelitiannya yaitu Kampung Naga di Jawa Barat dan Desa Panglipuran di Bali.

Acara yang bertempat di Gedung Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni ini juga menghadirkan Maharani Dian Permanasari Ph.D, doktor lulusan Kanazawa University sekaligus murid Prof Kagami Haruya. Membawakan makalah berjudul “Banana Plant in Javanese Culture and Design”, pemegang dua paten produk berbahan dasar pisang ini menjelaskan tentang filosofi pisang dalam masyarakat Jawa, kaitannya dengan budaya lokal dan pemanfaatannya dalam budaya serta pengembangan dalam industri kreatif seperti pembuatan tas, tekstil, sampai dinding akustik penahan suara.

Dalam sambutannya ketua panitia General Lecture 2019 Lisda Nurjaleka SS MPd MA, berharap acara ini dapat membantu mewujudkan UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.

Dwi Hermawan & NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 213 kali

Gubernur Jawa Tengah Serahkan Beasiswa BAZNAS Kepada Mahasiswa UNNES

Jumat, 26 April 2019 | 20:25 WIB


Gubernur Jawa Tengah Serahkan Beasiswa BAZNAS Kepada Mahasiswa UNNES

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo SH MIP memberikan beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah kepada tiga puluh mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang didampingi staff ahli bidang kemahasiswaan Rudi Salam MPd di Gedung Gradika Bhakti Praja Kompleks Gubernur, Jumat (26/4). 

Dalam sambutannya, Ganjar berharap pemberian beasiswa ini dapat membantu mahasiswa meraih kesuksesan karena tantangan kedepan akan semakin berat. Para mahasiswa UNNES harus mampu bersaing dengan mahasiswa lain, sehingga mampu mengangkat martabat orang tua, membanggakan keluarga dan bangsa Indonesia.

“Jangan sia-siakan kesempatan kali ini, mahasiswa harus belajar apapun bukan hanya di dalam kampus tetapi di luar kalian bisa mendapatkan pengalaman apapun. Jangan hanya mencari nilai dan dapat ijazah lalu selesai. Wujudkan pengalaman dan kesuksesan dengan sebenar-benarnya”, tegasnya.

Dengan adanya beasiswa ini, Ganjar berharap para mahasiswa mau belajar ilmu apapun diluar bidangnya. Sebab tidak ada ilmu yang tidak berguna, dan kelak para mahasiswa inilah yang akan menjadi penerus bangsa Indonesia.

(Nida MR & Abd Aziz – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 173 kali

Gunakan Media Film, KPK Kampanyekan Pendidikan Anti Korupsi di UNNES

Jumat, 26 April 2019 | 13:54 WIB


Gunakan Media Film, KPK Kampanyekan Pendidikan Anti Korupsi di UNNES

Media menjadi bagian penting dalam pengenalan hal-hal baru. Media tak hanya mampu memvisualisasikan objek, namun juga mampu mengkonkretkan ide-ide abstrak yang ingin disampaikan.

Hal ini disadari betul oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat memberikan pendidikan, sosialisasi dan kampanye anti korupsi kepada mahasiswa Universitas Negeri Semarang, Selasa (22/4).

Dalam kegiatan yang bertajuk Anti Corruption Film Festival (ACFFest) ini, Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) KPK menggunakan media film sebagai perantara penyampaiannya.

Film dipilih menjadi salah satu media dalam pencegahan korupsi mengingat film merupakan media audiovisual yang paling efektif untuk menyampaikan pesan antikorupsi pada seluruh lapisan masyarakat.

Melalui film, nilai-nilai antikorupsi lebih cepat dan mudah dipahami oleh masyarakat, langkah ini sebagai upaya pencegahan korupsi di Indonesia.

Doni Mariantono dari Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Kedeputian Bidang Pencegahan KPK menyampaikan, tujuan dari kegiatan Kampanye Antikorupsi melalui Film ini adalah menyebarkan dan menumbuhkan kesadaran atas nilai-nilai integritas ke masyarakat.

“Selain itu juga, menyosialisasikan upaya pencegahan korupsi melalui film yang telah diproduksi oleh KPK, sebagai sarana pembelajaran antikorupsi melalui media film, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan korupsi khususnya dalam penyelenggaraan ACFest 2019 mendatang,” jelas Doni.

Ketua panitia Rudi Salam MPd melaporkan, kegiatan merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara UNNES dengan KPK yang berkomitmen mensosialisasikan Pendidikan Anti Korupsi.

“ACFest merupakan salah satu rangkaian kampanye anti-korupsi yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman para mahasiswa sebagai kaum millenials pada perilaku anti-korupsi serta mendorong partisipasi dalam pemberantasan korupsi,” jelas Staf Ahli Rektor bidang Karakter Mahasiswa itu.

Turut hadir dalam kegiatan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd yang mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan.

Menurutnya, kampanye anti korupsi seperti ini harus dikemas semenarik mungkin.

“Dikemas dalam bentuk yang menarik, seperti dalam bentuk media film pendek agar nilai-nilai utama yang ingin disampaikan lebih mudah dipahami oleh seluruh mahasiswa. Selain itu, penggunaan media seperti ini akan memudahkan dalam mengenalkan 9 nilai-nilai anti korupsi yaitu jujur, peduli, mandiri, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, sederhana, berani dan adil selaras dengan visi misi Universitas Negeri Semarang,” jelas Dr Abdurrahman.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 472 kali

Dulang Juara Favorit, DWP UNNES Semakin Eksis

Jumat, 26 April 2019 | 13:04 WIB


Dulang Juara Favorit, DWP UNNES Semakin Eksis

Semarak perayaan Hari Kartini setiap tahun dirasakan setiap wanita di Indonesia. Tak terkecuali Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNNES yang ikut memeriahkan acara Talk Show  Kebugaran dalam rangka memperingati Hari Kartini yang diselenggarakan oleh DWP Kemenristekdikti di Auditorium Gedung D Kemenristekdikti, Selasa (24/4).

Acara yang bertajuk “Sehat dan Bugar di Usia Produktif” dihadiri oleh berbagai perwakilan DWP dari Perguruan Tinggi di Indonesia. Tak hanya Talk Show, Penasehat DWP Kemenrintekdikti Ibu Hasbiyah Nasir menyampaikan, acara ini juga sekaligus Launching Sponsor of Child program. Hal tersebut guna penggalangan dana bantuan pendidikan (beasiswa) bagi putra/putri pegawai di lingkungan Kemenristekdikti yang akan dilakukan pada bulan Juli 2019 nanti.

Yang membanggakan dari acara ini, DWP UNNES dua kali sebagai juara. Dua juara tersebut meliputi Juara Favorit lomba senam poco-poco yang diketuai oleh Ibu Titik Ismiyati dan Juara Busana Terfavorit yang diperoleh Sekretaris II DWP UNNES Agestia Putri Nusantari MPd. DWP UNNES lebih unggul dibandingkan perwakilan DWP Perguruan Tinggi di bawah Kemenristekdikti.

Prof Fathur Rokhman MHum selaku Rektor UNNES berharap melalui perolehan anugerah ini DWP UNNES kian berperan aktif dalam emansipasi wanita di Indonesia.

Mutiah Karim (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 204 kali

Pertahankan Piala Bergilir, SMAN 1 Boyolali Juarai Olimpiade Pancasila VII

Jumat, 26 April 2019 | 8:31 WIB


Pertahankan Piala Bergilir, SMAN 1 Boyolali Juarai Olimpiade Pancasila VII

SMA Negeri 1 Boyolali berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam serangkaian kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (Hima PKn) UNNES pada Rabu (24/4).

SMA Negeri asal Jawa Tengah ini didaulat sebagai juara umum untuk kali kedua setelah berhasil mengungguli puluhan sekolah lainnya dan mendapatkan sederet piala kejuaraan pada tiga cabang lomba yang dikompetisikan.

Dalam kegiatan bertajuk Bulan Pancasila yang bertempat dilingkungan Fakultas Ilmu Sosial ini, Hima PKn menyelenggarakan tiga cabang perlombaan . Ketiga cabang lomba tersebut yakni, Lomba Cerdas Cermat (LCC) Pancasila dan UUD NRI 1945, Lomba Video Kebangsaan, dan Lomba Orasi Kebangsaan.

Tercatat ada 36 tim yang mengikuti cabang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Pancasila dan UUD NRI 1945 serta video kebangsaan. Melalui tes tertulis, tiap tim yang terdiri dari 3 siswa tersebut diseleksi untuk melaju ke babak penyisihan.

Pada cabang lomba ini, juara 1 berhasil diraih oleh SMK Negeri 7 Semarang, juara 2 oleh SMA Negeri 3 Semarang, juara 3 oleh SMA Negeri 1 Boyolali, juara harapan oleh SMA Negeri 5 Semarang, dan katagori Best Video 1 oleh SMA Taruna Nusantara, serta Best Video 2 oleh SMA Negeri 1 Boyolali.

Sementara pada cabang Lomba Video Kebangsaan, hasil akhir menempatkan SMA Negeri 1 Purbalingga sebagai juara 1, MAN 2 Kota Kediri sebagai juara 2, dan SMA N 8 Malang sebagai juara 3, serta SMK Negeri Jawa Tengah sebagai juara harapan.

Pada cabang Lomba Orasi Kebangsaan, kegiatan diikuti oleh 24 peserta. Mereka diseleksi menjadi 16 besar melalui pembuatan gagasan orasi secara langsung.

Cabang lomba ini, menganugerahkan SMA Taruna Nusantara sebagai juara 1, dengan disusul oleh SMA Negeri 1 Boyolali sebagai juara 2 dan MAN 2 Kota Kediri sebagai juara 3, serta juara harapan yang berhasil diraih oleh SMA Negeri 10 Semarang.

Tak hanya memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan diri melalui kompetisi, dalam kegiatan rutin tahunan ini juga dilaksanakan workshop peningkatan kompetensi bagi guru pendamping.

Hadir sebagai narasumber Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial Prof Dr Maman Rachman MSc dan Ketua Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) Drs Tijan MSi. Keduanya membawakan materi mengenai penanaman nilai karakter dan media pembelajaran PPKn berbasis IT serta model pembelajaran bursa nilai.

Dalam laporannya, ketua panitia Dony Vega Prayoga menjelaskan, kegiatan bertujuan untuk mengasah kemampuan peserta.

“Jelas bahwa, saat ini penting untuk mulai menanamkan cara berpikir kritis, meningkatkan kemampuan menganalisis, dan berlatih menyuarakan pendapat di muka umum bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Lebih dari itu semua, penting juga untuk menanamkan rasa cinta kepada Pancasila, UUD NRI 1945, dan Indonesia,” ungkap mahasiswa PPKn angkatan tahun 2017 tersebut.

Saya, imbuhnya , mewakili segenap panitia yang bertugas mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak. Terima kasih kami sampaikan kepada pejabat universitas dan fakultas kami, Bapak/Ibu jurusan PKn, peserta lomba, dan pihak lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

Kegiatan dalam serangkaian Bulan Pancasila ini merupakan agenda kompetisi rutin tahunan yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Lahirnya Pancasila. Melalui kegiatan ini, diharapkan lebih banyak generasi muda bangsa yang merasa bangga dan memiliki kecintaan pada NKRI.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 366 kali

Kejuaraan Nasional Wushu Kembali Digelar

Jumat, 26 April 2019 | 7:52 WIB


Kejuaraan Nasional Wushu Kembali Digelar

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Terbuka Piala Rektor kembali digelar Kamis (25/4) Auditorium, Kampus Sekaran, Gunungpati.

Kejurnas Wushu ini telah kali ke-4 diadakan dan termasuk dalam rangkaian Dies Natalis UNNES ke-54. Kegiatan yang diikuti oleh 506 atlet yang tergabung dalam 77 Tim dari 12 provinsi di Indonesia akan berlangsung selama 4 hari yakni dari 24-28 April 2019.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Kejurnas Wushu Terbuka Piala Rektor UNNES IV Dr Henny Setyawati MPd menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang uji coba untuk atlet-atlet wushu se-Indonesia dan bahkan untuk seleksi pembentukan tim ke Kejurnas Wushu Junior dan Senior Piala Presiden RI yang sekaligus sebagai ajang Babak Kualifikasi (Pra) PON XX/2020 Papua tanggal 23-28 Juni 2019 nanti.

Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Brigjend TNI Purnawirawan Subroto SPd MM menuturkan bahwa “Wushu di Indonesia sudah bergerak dengan baik pasalnya sudah adanya proses pembinaan prestasi wushu untuk atlet-atlet yang berprestasi.” beliau juga mengharapkan sportifitas tinggi bagi wasit juri agar nantinya tidak merugikan para atlet.

Saat membuka acara Rektor UNNES, Prof Fathur Rokhman Mhum yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd menyambut hangat para atlet Kejurnas Wushu, “Diharapkan dengan diadakannya ajang ini, semua atlet wushu tidak hanya dari Jawa Tengah namun juga dari seluruh pelosok Indonesia mendapatkan peluang yang sama untuk meraih medali.” tegasnya.

Pembukaan Kejurnas Wushu Terbuka Piala Rektor UNNES IV ini juga dihadiri oleh Sekjend PB Wushu Indonesia, Kepala Dinas Disporapar Jawa Tengah, Kepala Dinas Kominfo Jawa Tengah, Ketua Umum DPP IKA UNNES, dan Wakil Ketua Umum Pengprov Wushu Jateng. Pembukaan diakhiri dengan menonton bersama pertunjukan barongsai.

Mutiah Karim (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 334 kali

Kerjasama BNN-UNNES Bantu Pemberantasan Narkoba

Rabu, 24 April 2019 | 21:03 WIB


Kerjasama BNN-UNNES Bantu Pemberantasan Narkoba

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah melalui MoU penelitian, pengabdian, pendidikan, pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat tentang pencegahan, pemberantasan dan penanggulangan narkotika, Senin (8/4).

Selama enam tahun UNNES dan BNN mengadakan tes urine bagi para mahasiwa baru, untuk mengantisipasi adanya pengguna narkoba dikalangan civitas akademika. Hingga saat ini tidak ada mahasiswa yang terdeteksi menggunakan narkoba dan bahan aditif lainnya.

Dalam sambutannya Rektor UNNES yang diwakilkan Wakil Rektor Bidang Perencanaan & Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum berharap kerjasama dengan BNN dapat dikembangkan hingga tingkat fakultas supaya masing-masing pihak dapat saling mengenal dan bertukar informasi.

Sementara itu Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah mengingatkan tugas lembaga non kementrian ini salah satunya untuk menangani pemberantasan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan bahan aditif obat2 terlarang lainnya serta memberantas peredaran gelap narkotika dan prekursor. Oleh karena itu kerjasama ini sangat membantu tugas BNN.

(Abd Aziz & Nida MR – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 243 kali

Mobil Pandawa UNNES Goes To Shell Eco Marathon Asia 2019

Rabu, 24 April 2019 | 11:13 WIB


Mobil Pandawa UNNES Goes To Shell Eco Marathon Asia 2019

Kembali Mobil Pandawa Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berlaga di tingkat Internasional.

Ini merupakan ketiga kalinya Mobil Pandawa FT UNNES berlaga di kancah Internasional yakni mengikuti perlombaan   mobil hemat energi Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2019 pada 28 April  – 2 Mei 2019 di Sepang International Circuit, Malaysia.

Dekan FT Dr Nur Qudus didampingi Wakil Dekan III FT Dr Wirawan Sumbodo MT dan Rusiyanto SPd MT Ketua Jurusan Teknik Mesin menyampaikan itu saat Tim Mobil Pandawa pamitan kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahan MPd Rabu, (24/4) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Mereka akan bersaing dengan 120 tim dari negara se-Asia, kata Dekan FT Nur Qudus.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman menyampaikan bahwa, UNES sangat mengapresiasi Mobil Pandawa terus berlaga di kancah Internasional untuk membawa harum UNNES bereputasi.

Dr Abdurrahman mengatakan, tahun ini Tim Pandawa UNNES berpartisipasi pada kelas kendaraan urban concept dengan jenis motor penggerak Internal Combustion Engine (ICE) berbahan bakar gasoline, mudah-mudahan berkasil sukses dan menang.

“Untuk itu, dibutuhkan tim yang disiplin, kerja kers, dan jangn lupa berdoa kepada Allah sehingga diberi kemudahan dalam pelaksanaan lomba dan akhirnya target menjadi pemenang bisa tercapai,” harap Dr Abdurrahman.

Tim Pandawa terdiri atas Fajar Satrio Aji, Muhammad Bagus Laroybafih, Febri Yustiansyah, Imam Widodo, Ariyanto, Akbar Rizki Mardiawan, Amanda Dhyan Purna Ramadhanti, Anas Fathkur Rahman, Muchamad Tri Pujiyanto, dan Ahmad Mustamil Khoiron SPd MPd (dosen pendamping).


Penulis: Sihono Dibaca : 469 kali

UNNES Peringkat 2 Kinerja Terbaik PTN BLU

Rabu, 24 April 2019 | 0:17 WIB


UNNES Peringkat 2 Kinerja Terbaik PTN BLU


Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia memberikan Penghargaan Unit Kerja Perguruan Tinggi Negeri  (PTN)  dan  Lembaga Layanan Dikti (LLDikti) Terbaik Dalam Pelaksanaan Program, Kegiatan, dan Anggaran Tahun Anggaran 2018.

UNNES memeroleh Peringkat 2 Kinerja Terbaik PTN BLU.  Penghargaan diterima Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri yang diberikan oleh  Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Prof Mohamad Nasir PhD pada evaluasi triwulan I tahun  2019 di Jakarta, Selasa 23/4.

Universitas Negeri Semarang  (UNNES) menjadi PTN Badan Layanan Umum Terbaik 2 kinerja tahun 2018 penilaian Kemenristekdikti. Terbaik 1 didapat Universitas Negeri Padang, sedangkan Universitas Negeri Yogyakarta menjadi terbaik ke 3.

Katagori PTN Badan Hukum Terbaik, peringkat terbaik 1 diperoleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember, disusul Universitas Diponegoro peringkat 2, dan peringkat 3 Institut Teknologi Bandung.

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan syukur Alhamdulillah serta  mengucapan terima kasih kepada segenap pimpinan, dosen, tendik, mahasiswa dan seluruh masyarakat sehingga UNNES memeroleh Peringkat 2 Kinerja Terbaik PTN BLU.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 475 kali

UNNES-Istanbul University Turki Jalin Kerja Sama

Selasa, 23 April 2019 | 23:05 WIB


UNNES-Istanbul University Turki Jalin Kerja Sama

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof  Dr Fathur Rokhman MHum  didampingi Wakil Rektor II Dr  S Martono MSi  dan Direktur Pascasarjana Prof Dr  H Achmad Slamet MSi, melakukan  kegiatan kerja sama  pendidikan dengan Istanbul University Turki, (19/04).

Vice President of Bilateral Multilateral Relations,  Prof Ayse Zisan Furat PhD,  menyambut dengat hangat kedatangan Rektor UNNES dan rombongan di Istanbul University.

“Terima kasih saya sampaikan kepada Rektor UNNES yang telah  menginisiasi kerja sama dengan Istanbul University. Kegiatan pertukaran mahasiswa dan dosen dapat memperkuat kerja sama di bidang pendidikan Turki dan Indonesia, khususnya UNNES dan Istanbul University,” kata Prof Ayse Zisan.

Rektor UNNES Dalam sambutannya mengatakan, pertukaran mahasiswa dan visiting dosen memiliki peran strategis di bidang pengembangan pendidikan Turki dan Indonesia. Melalui kerja sama akademik dapat meningkatkan produktifitas penelitian bersama dan publikasi karya ilmiah.

“Sampai saat ini jumlah mahasiswa Turki yang  kuliah di Universitas Negeri Semarang sudah cukup banyak.  Melalui kerja sama yang kita bangun, Semoga makin meningkat jumlah mahaiswa Turki yang kuliah di UNNES. Melalui kerja sama dapat dilakukan penelitian bersama dan penulisan karya ilmiah secra bersama-sama,” kata Prof Fathur Rokhman.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Letter of Agreement  tentang penelitian kerja sama Internasional di bidang pendidikan konservasi yang dilakukan  oleh Direktur Pascasarjana UNNES dan Pimpinan Fakultas Pendidikan  Istanbul University.

Usai Kegiatan Rektor bersama WR II dan Direktur Pascasarjana mengikuti campus tour dipandu Esma Topkara alumni Program Studi Bahasa Inggris UNNES yang saat ini bekerja sebagai Staff Public Relation Division di Istanbul University.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 271 kali

Jurusan Matematika UNNES Selenggarkan Video Conference Lecture Bersama Joerg Zender

Selasa, 23 April 2019 | 15:20 WIB


Jurusan Matematika UNNES Selenggarkan Video Conference Lecture Bersama Joerg Zender

Riset dalam bidang pendidikan matematika di Jerman dimulai pada tahun 1930an. Pada awalnya tidak banyak kajian empiris dalam penelitian bidang pendidikan matematika, namun lebih banyak makalah yang membahas tentang praktik matematika dan teori tentang reflesi pengetahuan.

Hal itu disampaikan oleh Dr rer nat Joerg Zender dalam kuliah umum yang diselenggarakan melalui video conference pada hari Senin (22/04).

Zender yang merupakan project leader di Applied University of RheinMain, Jerman memberikan kuliah kepada dosen dan mahasiswa di Indonesia secara jarak jauh menggunakan teknologi video conference.

Kuliah umum ini diselenggarakan oleh Center for Research in Mathematics, Technology, and Education, Jurusan Matematika UNNES di Ruang Senat UNNES dihadiri 73 peserta baik dosen maupun mahasiswa.

Selain peserta dari UNNES, kuliah umum ini diikuti oleh dosen mahasiswa dari perguruan tinggi lain, yaitu Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogjakarta, Universitas Negeri Padang (UNP), dan STKIP Muhammadiyah Pagaralam Palembang.

Zender juga menyampaikan bahwa, saat ini, para peneliti di bidang pendidikan matematika di Jerman banyak menaruh perhatian pada topik kajian yang berkaitan dengan teknologi, pemodelan, pendidikan tinggi, serta bahasa dan matematika.

Ia memberikan contoh hasil penelitiannya yang fokus pada penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika di luar ruangan.

Penelitian ini merupakan bagian project besar yang dijalankan oleh IDMI Goethe University Frankfurt Jerman, yaitu the MathCityMap-Project, yang dipimpin oleh Profesor Matthias Ludwig.

Dalam proyek ini, sebuah konsep lama tentang maths trails dikombinasikan dengan pemanfaatan mobile technology untuk pembelajaran matematika.

Tujuan seri kuliah ini, menurut Dr rer nat Adi Nur Cahyono sebagai Koordinator acara, adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan yang lebih luas tentang tren dan perkembangan pembelajaran matematika dan penelitian di bidang Pendidikan Matematika di luar negeri.

Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para dosen dan mahasiswa yang mengikuti perkuliahan tersebut sebagai bahan referensi dan inspirasi dalam merancang dan melaksanakan kajian di bidang Pendidikan matematika.

Mengundang pakar dari tempat lain atau mendatangi mereka membutuhkan waktu dan biaya, dengan pemanfaatan teknologi, perkuliahan dengan pakar di tempat lain bahkan di negara lain dapat lebih mudah dan tujuan dapat tetap tercapai. Oleh karena itu perkuliahan ini dilaksanakan melalui video conference yang secara teknis didukung dan difasilitasi oleh UPT TIK UNNES.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 402 kali

Ikuti Kompetisi di Lombok, 3 Tim Delegasi UNNES Borong Piala

Selasa, 23 April 2019 | 15:17 WIB


Ikuti Kompetisi di Lombok, 3 Tim Delegasi UNNES Borong Piala

Menuju Kluster 1 dan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), Universitas Negeri Semarang (UNNES) semakin gencar menggenjot prestasi dan reputasi.

Upaya pencapaian prestasi dan reputasi ini tak hanya menjadi tanggung jawab bagi dosen semata, namun juga merupakan amanah akademik bagi mahasiswa UNNES untuk turut serta mengharumkan nama lembaga.

Turut berpartisipasi dalam kegiatan Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa Nasional (PRISMA) Universitas Mataram (Unram) Lombok NTB, UNNES mengirimkan 3 tim delegasi mahasiswa pada Kamis hingga Sabtu (11-13/4).

Ketiga tim tersebut yakni tim 1 UNNES dari Fakultas Bahasa dan Seni (Sofia Nur Khasanah dan Melly Vila Melani), tim 2 UNNES dari Fakultas Ilmu Sosial (Dwi Hermawan, Syarifah Niken Purnani, dan Muhammad Syifauddin), dan tim 3 UNNES dari Fakultas Ekonomi (Mundi Dawuhe Yang Widi, Wulan Cahyani, dan Dina Maulia).

Ketiga tim tersebut berhasil tampil dengan epik bersama dengan tim delegasi dari Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Jambi (Unja), Universitas Mataram (Unram), Universitas PGRI Adibuana, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Sulta Ageng Tirtayasa (Untirta), dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Hasil akhir menempatkan tim 1 UNNES sebagai juara 3 dan tim 2 UNNES sebagai juara harapan 2 pada ajang kompetisi bergengsi tersebut.
Sementara juara 1 berhasil diraih oleh Universitas PGRI Adibuana, juara 2 oleh Universitas Sebelas Maret (UNS), juara harapan 1 oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), dan juara harapan 3 berhasil diraih oleh Universitas Brawijaya (UB).

Saat membuka kegiatan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mataram Dr. Muhammad Natsir, SH., M.Hum mengapresiasi kehadiran delegasi dari UNNES.

Apresiasi tersebut diberikan karena UNNES mengirimkan delegasi tim terbanyak dibanding Perguruan Tinggi lainnya. Dilansir dari laman PRISMA-unram.com, terdapat 125 tim pendaftar dalam tahap full paper yang terdistribusi dalam 45 Perguruan Tinggi se-Indonesia.

Dari jumlah tersebut, UNNES merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi yang mengirimkan 3 tim delegasi dari jumlah delegasi hadir di Unram sebanyak 14 tim.

“Ini kali pertama saya bisa menginjakkan kaki di Pulau Seribu Masjid. Bagi saya, ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk bisa menyampaikan gagasan mahasiswa UNNES dan berkompetisi dengan universitas lainnya. Kami harap-harap cemas saat menunggu hasil pengumuman kejuaraan. Namun, alhamdulillah, tim UNNES berhasil menyabet 2 kejuaraan sekaligus,” ungkap Ketua Tim 1 UNNES Sofia Nur Khasanah.

Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa Nasional (PRISMA) Universitas Mataram (Unram) merupakan agenda kompetisi tahunan yang diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran dan Riset Ilmiah Mahasiswa (UKM Prima) Universitas Mataram.

Tahun ini kegiatan mengangkat tema “Peran Pemuda dalam Mengoptimalkan Potensi Lokal guna Mendukung Revolusi Industri 4.0”.
Saat memberikan laporan, Ketua Panitia M. Ari Kusumawardi menjelaskan, kegiatan PRISMA 2019 bertujuan untuk menjadi wadah bagi Mahasiswa Indonesia agar dapat menyampaikan gagasan dan ide yang inovatif dan kreatif.

“Gagasan tersebut nantinya dituangkan kedalam sebuah karya yang bermanfaat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia serta mengoptimalkan potensi lokal yang ada disekitarnya,” papar Ari.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 208 kali

SAC FIS Peringati Hari Bumi Melalui Aksi Nyata

Selasa, 23 April 2019 | 15:07 WIB


SAC FIS Peringati Hari Bumi Melalui Aksi Nyata

Sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES yang tergabung dalam Badan Semi Otonom Social Adventure Club (SAC) melakukan aksi nyata dalam rangka memperingati Hari Bumi 2019 pada Sabtu dan Minggu (20-21/4).

Tercatat kegiatan diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari Mahasiswa UNNES, MAPALA, Komunitas Semarang dan luar Semarang serta masyarakat umum. Peserta melakukan penanamana 2.500 bibit Mangrove jenis Rhizophora dengan metode tanam dua satu.

Kegiatan ini merupakan realisasi program kerja Divisi Konservasi Social Adventure Clubyang bertujuan untuk mewadahi minat mahasiswa dan komunitas yang lainnya untuk turut serta dalam melestarikan alam.

Melalui kegiatan ini, Social Adventure Club mengajak para mahasiswa UNNES dan masyarakat untuk lebih memahami dan mengerti tentang lingkungan sekitar.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 141 kali

Peringati Hari Kartini, FIK Goes to Public Special Edition Kartini Day

Selasa, 23 April 2019 | 8:45 WIB


Peringati Hari Kartini, FIK Goes to Public Special Edition Kartini Day

Bertepatan dengan peringatan hari Kartini Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan FIK Goes to Public Special Edition Kartini Day di Car Free Day Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (21/4).

FIK Goes to Public ini di  selenggarakan oleh  Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan 2019 dengan tema Kartini Masa Kini.

Dengan kemampuan yang didapat selama perkuliahan, mereka melakukan pelayanan  secara gratis diantaranya massage, pemeriksaan kesehatan, senam aerobik, dan permainan tradisional.

Sebagai pembeda dengan jurusan lain ketika penyelenggaraan FIK Goes to Public, Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahraagaan selalu mengangkat permainan tradisional untuk menarik perhatian pengunjung.

Menurut Wakil Dekan Bidang Akademik (WD 1) FIK Dr Setya Rahayu MS , Kartini masa dalam emansipasinya terlihat nyata dalam bekerja, mereka tidak hanya melestarikan budaya tradisional ,tetapi juga memiliki peran dalam perkembangan dan kemajuan negara, bahkan memiliki kontribusi yang lebih yang setara dengan pria.

Kegiatan yang diselenggarakan di depan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah ini dapat menyedot perhatian masyarakat yang sangat antusias untuk beraktivitas fisik dan meluangkan waktu untuk refreshing bersama keluarga


Penulis: Sihono Dibaca : 489 kali

Kartini Menginspirasi Perempuan Indonesia

Selasa, 23 April 2019 | 1:16 WIB


Kartini Menginspirasi Perempuan Indonesia

Pimpinan, dosen, maupun tenaga kependidikan Universitas Negeri Semarang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia guna mengikuti upacara  dan  lomba fashion show peringatan Hari Kartini yang dilaksanakan di Fakultas Teknik, Senin, 22/4.

Seluruh petugas upacara yang terlibat dalam peringatan hari kartini ini dosen perempuan. Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Teknik dan Dra Sri Handayani MPd  menjadi pembina dalam upacara tersebut. Melalui  amanatnya, Wakil Dekan II  menyampaikan bagaimana perjuangan dan sejarah yang ditorehkan Raden Ajeng Kartini dalam memberikan pengaruh besar terhadap emansipasi perempuan di Indonesia. Hal ini perlu dijaga sehingga perempuan senantiasa memberikan kebermanfaatan bagi bangsa.

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan ucapan selamat bagi segenap perempuan Indonesia atas peringatan Hari Kartini. Semoga semangat Kartini menginspirasi perempuan Indonesia untuk berani bermimpi. Berani belajar. Berani Mengubah Gelap Menjadi Terang.

“Raden Ajeng Kartini memiliki semboyan  ‘Aku mau!’ Dua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa Raden Ajeng Kartini melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Perempuan haruslah meneladani sosok Raden Ajeng Kartini.  Perempuan harus memiliki daya juang menggapai asa dan selalu  adaptif mengikuti perkembangan keilmuan yang ada,” Ujar Prof Fathur Rokhman.

Menutup kegiatan peringatan Hari Kartini,  Wakil Rektor Bidang perencanaan dan kerjasama Prof Agus Nuryatin menyerahkan piala  pemenang lomba fashion show.   Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik, Dr Wirawan Sumbodo, MT menjadi juara pertama katagori pimpinan dengan mengenakan pakaian adat Melayu. Kepala LP2M Dr Suwito Eko Pramono MPd dengan mengenakan pakaian adat Jawa menjadi juara kedua katagori pimpinan disusul  Dekan Fakultas Teknik, Dr Nur Qudus, MT IPM berpakaian adat khas Padang menjadi juara ketiga.

Mengenakan pakaian adat khas Bali disertai gerakan tarian Bali  mebawa Elsry Widaratri SE MM menjadi juara pertama katagori tenaga kependidikan. Rufaida Nurochmah AMd  mengenakan pakaian khas Papua memeroleh juara kedua disusul Fransiska Novi Kurniasih SE MSi.sebagai juara ketiga  dengan mengenakan pakaian khas Dayak.  Kategori Dosen, juara 1 diraih oleh Ir Meddiati Fajri Putri MSc IPM (Dosen PKK), Juara 2 diraih oleh Irene Nindita Pradnya ST MSc (Dosen Teknik Kimia), dan Juara 3 diraih oleh Maria Krisnawati SPd MSn (Dosen PKK).


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 246 kali

Merawat Bumi Membangun Masa Depan

Senin, 22 April 2019 | 23:35 WIB


Merawat Bumi Membangun  Masa Depan

UPT Konservasi Universitas Negeri Semarang  menjadi pelopor kegiatan  peringatan  Hari Bumi di UNNES dengan Tema “Our Earth, Our Responsibility, Our Future” yang terpusat di gedung Kewirausahaan (KWU) dan kawasan Embung UNNES. Kegiatan dimulai dari pukul 06.30 dengan  diawali senam konservasi  bersama. Senin (22/04).

Kepala UPT Konservasi Prof. Dr. Ir. Amin Retnoningsih mengatakan, kegiatan Hari Bumi dimulai dengan Senam Konservasi di pelataran Gedung KWU, selanjutnya bersih-bersih dan menghias embung UNNES.  Selain itu juga dilakukan operasi cabut paku di pohon yang berada di kawasan sekitar UNNES dan penebaran bibit ikan di embung.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak dan membangun kesadaran masyarakat untuk aktif dan peduli terhadap lingkungan. Kegiatan Peringatan Hari Bumi diikuti oleh  mahasiswa gugus konservas, perwakilan fakultas, perwakilan dari LK dan UKM se-UNNES. Melalui tema  “Our Earth, our responsibility, our future” diharapkan kegiatan ini menambah kepedulian masyarakat pada bumi. Siapapun yang sadar akan keadaan bumi memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestariannya. Menjaga bumi adalah tanggung jawab kita untuk diwariskan pada generasi masa depan.  Merawat bumi membangun masa depan cemerlang,” kata Prof Amin.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengapresiasi kegiatan merawat bumi tempat tinggal bersama untuk masa depan umat manusia yang lebih baik.

“Merawat alam semesta merupakan  bentuk komitmen UNNES melaksanakan kegiatan konservasi. Melalui kegiatan peringatan Hari Bumi dapat menumbuhkan  kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga bumi dan seisinya,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Kegiatan ini juga mengkampanyekan green life style untuk mengurangi penggunaan plastik yaitu dengan tidak menggunakan air mineral kemasan sekali pakai selama kegiatan berlangsung dan para peserta diminta untuk menggunakan tumbler atau botol isi ulang.

Kontributor,  Nugroho dan Thanto (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 210 kali

Pastikan Bidikmisi Tepat Sasaran, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Lakukan Survei Lapangan

Jumat, 19 April 2019 | 18:07 WIB


Pastikan Bidikmisi Tepat Sasaran, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Lakukan Survei Lapangan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan kuota tambahan Beasiswa Bidikmisi dari Kementerian Ristek Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada tahun 2019 ini sebanyak 1.42o peserta.

Setelah pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan diverifikasi kembali. Dalam proses verifikasi khusus bagi mahasiswa yang mendaftar program beasiswa Bidikmisi, verifikasi dilakukan di rumah.

Desty Amris Khaironisa hari ini Kamis (18/5), calon mahasiswa Managemen Fakultas Ekonomi mendapatkan kunjungan dari tim pengelola Bidikmisi UNNES. Warga Sumur Jurang Kota Semarang ini kaget ketika tim Bidikmisi UNNES menyambangi rumahnya.

Tim pun disambut Sumeri Bapak dari dan ibunya Suharmi orang tua dari Desty. Ia menjawab beberapa pertanyaan dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Dr Abdurahman MPd.

“Pekerjaan bapak selama ini apa?” tanya Pak Dur panggilan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES.

“Saya bekerja di SMA 2 Ungaran pak, sebagai penjaga malam pak”, jawab Sumeri .

“Cukupkah pendapatan bapak untuk membiayai kuliah putra bapak?”, kembali Pak Dur bertanya.

“Ya tidak pak, untuk kehidupan sehari-hari saja kami kesulitan. Kami berharap Desty mendapatkan beasiswa Bidikmisi”, jawab Sumeri sambil berbingar-bingar.

“Khusus peserta Bisikmisi, kita datangkan tim untuk verifikasi ke rumah masing-masing pendaftar untuk mengetahui langsung melihat keadaan ekonomi keluarganya, apakah benar benar tergolong keluarga tidak mampu dan berhak mendapatkan beasiswa atau tidak,” kata Pak Dur.

Dr Abdurahman juga menegaskan bahwa, “Seleksi penerima beasiswa Bidikmisi akan berlangsung dengan ketat, guna menghindari adanya kecurangan agar Beasiswa jatuh kepada siswa yang benar benar berhak mendapatkannya”.

“Jika ada yang terbukti memanipulasi data seperti kartu keterangan tidak mampu yang sengaja dibuat sedangkan sebenarnya termasuk keluarga berkecukupan, itu akan dibatalkannya status penerima Bidikmisi dan wajib membayar biaya kuliah seperti yang lain,” tandasnya.

Staf Ahli Bidang Kemahasiswaan Tomi Yuniawan menjelaskan, “Kita akan pastikan kuota Bidikmisi tepat sasaran dan kami utamakan mereka yang berprestasi dan dari keluarga tidak mampu,” pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 429 kali

Pimpinan UNNES Verifikasi Lapangan Calon Penerima Beasiswa Bidikmisi

Jumat, 19 April 2019 | 16:23 WIB


Pimpinan UNNES Verifikasi Lapangan Calon Penerima Beasiswa Bidikmisi

Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan berkomitmen untuk fokus pada peningkatan pembangunan sumberdaya manusia melalui berbagai upaya cerdas, salah satunya adalah Program Bidikmisi. Bidikmisi merupakan  bantuan biaya pendidikan di perguruan tinggi dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik namun memiliki keterbatasan ekonomi. Bidikmisi bertujuan untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi; meningkatkan prestasi mahasiswa; menjamin keberlangsungan studi mahasiswa dengan tepat waktu; dan melahirkan lulusan yang mandiri, produktif serta memiliki kepedulian sosial sehingga mampu berperan dalam upaya pemutusan mata rantai kemiskinan dan berperan serta dalam pemberdayaan masyarakat.

Untuk menjamin distribusi beasiswa Bidikmisi tepat sasaran, segenap pimpinan Universitas Negeri Semarang  terjun langsung melakukan verifikasi lapangan kepada segenap calon mahasiswa UNNES penerima Beasiswa Bidikmisi yang diterima melalui jalur Seleksi Naional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN). Para  pimpinan  melakukan pengecekan langsung ke kediaman orang tua calon mahasiswa penerima bidikmisi. Pengecekan ke tempat tinggal bertemu orang tua untuk memastikan beasiswa Bidikmisi yang digulirkan pemerintah tepat sasaran kepada yang berhak menerima.  Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt,  verifikasi diharapkan  selesai akhir April ini.

Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt bersama tim mengunjungi Ariff Bijaksono salah satu calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang tinggal di Plalangan Gunungpati Semarang.  Hasil pengecekan, Ariff Bijaksono memang hidup di keluarga yang kurang beruntung. Bapaknya  bekerja serabutan demi menghidupi dua orang anak dan seorang istri. Sedangkan Ibunya bekerja sebagai pembantu di desa sebelah.

“Kepada saya, Arif menunjukkan piagam dan piala yang pernah diperolehnya.  Arif  yang mendaftar di jurusan PGSD UNNES pernah menjuarai lomba  poster OJK tingkat nasional,  juara Perlombaan Baris Berbaris; dan bebagai  juara  di sekolahnya. Melalui verifikasi lapangan ini UNNES bertekad mengemban amanah Kemenristekdikti dengan memberikan beasiswa  Bidikmisi tepat sasaran yaitu untuk  siswa yang cerdas tetepi secara ekonomi kurang beruntung,” ujar Prof Zaenuri.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman mengatakan, telah terbukti mahasiswa UNNES yang mendapat  beasiswa Bidikmisi memiliki Prestasi yang luar biasa.

“Program Bidikmisi telah terbukti  memberi  harapan generasi milenial yang pandai dan  cerdas dari seluruh pelosok negeri untuk menggapai pendidikan tinggi  di UNNES. Tahun ini UNNES menerima mahasiswa bidikmisi dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan  Seleksi Mandiri . Penerima Bidikmisi untuk tahun 2019 akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup sebesar Rp 700.000,” Ujar Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Prof  Fathur mengatakan, Keberhasilan program Bidikmisi di UNNES dapat dilihat dari prestasi akademik yang baik dan kesuksesan alumni Bidikmisi di dunia kerja maupun  berwirausaha.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 345 kali

Seleksi Tahap Dua Jalur SM-Prestasi, Mencari Yang Terbaik Dari Yang Berprestasi

Jumat, 19 April 2019 | 0:37 WIB


Seleksi Tahap Dua Jalur SM-Prestasi, Mencari Yang  Terbaik Dari Yang Berprestasi

Dua ratus tiga puluh dua calon mahasiswa dengan prestasi hebat bersaing ketat untuk dapat masuk UNNES. Meraka yang lolos tahap ini telah berhasil menyingkirkan  ribuan pendaftar Seleksi Mandiri Prestasi.  Mahasiswa  yang memiliki prestasi terbaik yang akan lolos di jalur Seleksi Mandiri Prestasi. Jalur seleksi ini dibuka sebagai upaya memberi penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi luar biasa atau juara dalam bidang olahraga, seni, olimpiade bidang studi, lomba bidang keagamaan, dan memiliki keahlian/ kemampuan luar biasa seperti hapal Alquran dan penemu teknologi tepat guna. Hal tersebut disampaikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat meninjau proses  wawancara  Seleksi Mandiri Pestasi di Auditorium UNNS kampus Sekaran Gunungpati Semarang, Selasa, 16/4.

“Yang sedang bersaing untuk dapat masuk UNNES ini memiliki prestasi semua. Ada yang    memiliki prestasi di bidang agama, olahraga, seni, sains, dan HKI baik di tingkat kabupaten  atau kota, provinsi, nasional maupun internasional. Yang terbaik yang akan lolos menjadi mahasiswa UNNES melalu jalur Seleksi Mandiri Prestasi ini. Inilah yang menjadikan Seleksi Mandiri Prestasi  sangat bergengsi. UNNES mengapresiasi peserta yang lolos seleksi ini dengan meringankan biaya kuliah melalui  UKT golongan terendah. Kemungkinan mendapatkan  beasiswa juga tinggi bila prestasi terus meningkat saat menjadi mahasiswa di UNNES,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Menurut Ketua UPT TIK, Mona Subagja SPd, seleksi tahap ini merupakan tahap kedua setelah tahap seleksi adminitratif berupa seleksi berkas. Seusai seleksi tahap 1 tiap-tiap peserta dapat melihat melalui laman http://penerimaan.unnes.ac.id dengan login menggunakan akun pendaftaran masing-masing peserta.

“Semua peserta Seleksi Mandiri Prestasi dapat mengikuti ujian TPA dan bahasa Inggris berbasis komputer di Gedung Prof. Satmoko (LP3) dan UPT TIK Kampus dengan lancar. Peserta juga dapat mengikuti tes wawancara di Gedung Auditorium UNNES. Saat wawancara juga dilakukan verifikasi berkas sesuai prestasi yang dimiliki. Para pewawancara juga mengecek piagam-piagam kejuaraan yang dilaporkan sebelumnya melalui seleksi administratif online. Hal ini dilakukan untuk memastikan kemampuan para calon mahasiswa di bidang tertentu,” kata Mona Subagja.  

UNNES menetapkan persyaratan khusus Seleksi Mandiri Prestasi, 1) Juara I, II, atau III (memperoleh piala atau medali emas, perak, atau perunggu) minimal tingkat provinsi dalam bidang olahraga, seni, olimpiade bidang studi, dan lomba bidang keagamaan yang diperoleh selama duduk di SMA/MA/SMK/MAK. 2) Juara I (memperoleh piala atau medali emas) minimal tingkat kabupaten/kota dalam bidang olahraga, seni, olimpiade bidang studi, dan lomba bidang keagamaan yang diperoleh selama duduk di SMA/MA/SMK/MAK. 3) Mempunyai keahlian/kemampuan luar biasa yang dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan dari lembaga. Contoh: hafal Alquran minimal 20 juz, penemu teknologi tepat guna yang dibuktikan dengan paten, hak cipta atau HKI lainny. 4) Bukti sertifikat, piagam kejuaraan atau surat keterangan sesuai bidang prestasi/kemampuan luar biasa pada angka 1, 2, dan 3 harus disahkan oleh Kepala Dinas setempat atau pejabat/pengampu yang berwenang. 5) Juara/prestasi olahraga yang diakui adalah juara olahraga untuk cabang olahraga sepak takraw, beladiri, tennis lapangan, tennis meja, bulutangkis, panahan, atletik, dan renang yang diselenggarakan oleh KONI, Kemdikbud atau Kemristekdikti dan merupakan kejuaraan resmi yang diketahui oleh induk organisasi olahraga. 6) Juara/prestasi seni yang diakui adalah juara untuk bidang musik (perseorangan), vokal tunggal, tari (perseorangan atau pasangan), teater (kelompok maksimal 6 orang), penulisan puisi (perseorangan), baca puisi (perseorangan), karawitan/musik tradisi (kelompok maksimal 10 orang), nembang macapat (perseorangan), seni lukis (perseorangan), seni kriya (perseorangan), komik (perseorangan), poster (perseorangan), batik (perseorangan), dan animasi (perseorangan atau kelompok) yang diselenggarakan oleh Kemdikbud, Kemristekdikti, Kemenag, atau Kementerian lainnya yang relevan. 7) Juara olimpiade bidang studi yang diakui adalah juara yang bersifat perseorangan yang diselenggarakan oleh Kemdikbud, Kemristekdikti, atau Kemenag. 8) Juara lomba keagamaan yang diakui adalah juara MTQ atau Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK) yang bersifat perseorangan yang diselenggarakan oleh Kemenag atau Kemdikbud.

Tiap-tiap peserta dapat melihat pengumuman hasil seleksi tahap dua melalui laman http://penerimaan.unnes.ac.id dengan login menggunakan akun pendaftaran masing-masing.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 544 kali

Menristekdikti Dorong UNNES Menjadi PTN LPTK Terdepan

Kamis, 18 April 2019 | 9:40 WIB


Menristekdikti Dorong  UNNES Menjadi PTN LPTK Terdepan

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Dr Mohamad Nasir mengatakan, Potensi keunggulan dan inovasi yang dimiliki Universitas Negeri Semarang (UNNES)  menjadi  modal  untuk menjadi PTN LPTK terdepan dan masuk klaster 1 pemeringkatan Kemenristekdikti. Hal tersebut disampaikan Menristekdikti dalam kegiatan  Intensifikasi Program Kerja tahun 2019 di kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang, Selasa, (16/4).

 “Berdasarkan paparan dari Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman, nampak banyak keunggulan yang telah diraih UNNES. Keunggulan, prestasi dan inovasi yang ada harus terus ditingkatkan. Saya berharap UNNES dapat masuk klaster 1 pemeringkatan Kemenristekdikti dan menjadi PTN LPTK terdepan,” kata Prof Mohamad Nasir.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman mengatakan, UNNES telah memperoleh akreditasi A dan 58% Prodi telah terakreditasi A. Target tahun 2019-2022  UNNES masuk klastrer 1  pemeringkatan Kemenristekdikti, membuka program studi kedokteran, dan menargetkan menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum.

“Hasil kinerja yang telah diapai UNNES pada triwulan 1 tahun 2018 diantaranya 58% Program studi telah terakreditasi A selebihnya terakreditasi B,  sebanyak 376 mahasiswa berprestasi, jumlah sitasi karya ilmiah dosen mencapai 2.168 sitasi, 88 jurnal terindek nasional dan menjadi PTN terfavorit No 6 Nasional. Hasil kinerja ini menjadi motivasi untuk mencapai target UNNES masuk klaster 1 Pemeringkatan Kemenristekdikti,” Kata Prof Fathur Rokhman.

Menristekdikti  Prof Dr Mohamad Nasir mengapresiasi UNNES yang tidak memiliki gedung mangkrak atau gedung yang belum terselesaikan. Semua gedung di UNNES dapat terselesaikan pembangunannya sesuai dengan target.

Rektor UNNES mengatakan,  UNNES memiliki prinsip  jika dilakukan suatu pembangunan maka berkomitmen untuk  menyelesaikannya. Saat ini UNNES memiliki gedung dan bangunan 394 unit diatas tanah seluas 1.511.423 Meter persegi.  Pembangunan gedung perpustakaan yang semula dapat alokasi melalui APBN  Alhamdulillah dapat diteruskan dan diselesikan dengan dana PNBP UNNES.

Menristekdikti  Prof Dr Mohamad Nasir juga mendorong dosen UNNES terus meningkatkan karier dan meningkatkan kualitas  sumber daya.

“Kemenristekdikti mengfasilitasi  pengembangan karier dan kompetensi sumber daya manusia melalui  sertifikasi pendidik untuk dosen (Serdos), mempermudah jenjang karier dosen dengan penilaian angka kredit (PAK) sistem online, sehingga kenaikan pangkat tidak terhambat. Memberikan anugrah pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi di bidang Saintek dan sosial humaniora. World class professor (WCP) Scheme for academic exchange and mobility (Same), program magang dosen dan program mobilitas dosen dan pakar. Untuk mendukung pengembangan karier dan kompetensi sumber daya manusia di Perguruan Tinggi diperlukan revisi dan pembuatan kebijakan di tahun 2019. Perlu revisi perminristekdikti no 8 tahun 2018 tentang tata cara  pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan fungsional dosen melalui penyesuaian/ impasing. Revisi Permenristekdikti no 51 tahun 2017 tentang sertifikasi pendidik untuk dosen. Perlu juga menyusun Permenristekdikti tentang perpindahan dosen warga negara Indonesia dari perguruan tinggi luar negeri ke perguruan tinggi dalam negeri,” kata Prof Mohamad Nasir.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 320 kali

Rektor UNNES Ajak Gunakan Hak Pilih Secara Benar

Rabu, 17 April 2019 | 8:03 WIB


Rektor UNNES Ajak Gunakan Hak Pilih Secara Benar

Menggunakan hak pilih merupakan perwujudan dari pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan.  Hak pilih merupakan  pengakuan kepada rakyat untuk berperan aktif dalam menentukan wujud penyelenggaraan pemerintahan. Penggunaan Hak pilih merupakan sarana mewujudkan kedaulatan rakyat untuk menentukan pilihan sesuai hati nurani. Hal tersebut disampaikan Rektor UNNES Prof  Dr Fathur Rokhman di Kampus Sekaran Gunung Pati,  Rabu (17/1).

Prof Fathur Rokman menyampaikan, penggunaan hak dalam pemilihan umum selain sebagai  kongritisasi dari kedaulatan rakyat (langsung, umum, bebas, dan rahasia),  juga upaya  perwujudan  pemerintahan yang demokratis, jujur, dan adil.

“Pemilihan umum merupakan cerminan daripada demokrasi. Penggunaan hak pilih menjadi sarana penyaluran hak asasi warga negara yang sangat prinsipil. Oleh karena itu, dalam rangka pelaksanaan hak-hak asasi warga negara saya menghimbau kepada  dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa untuk menggunakan hak pilih secara benar pada pemilu yang berlangsung hari ini, 17 April 2019. Civitas akademika UNNES  jangan Golput,  datang ke Tempat Pemungutan Suara pilih sesuai hati nurani masing masing,” ajak Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Prof Fathur Rokhman menyampainkan, Setiap warga Negara berhak  sesuai keyakinan politiknya. Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 menyatakan “Setiap warga negara berhak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum berdasarkan persamaan hak melalui pemungutan suara yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.”  Ketentuan pasal tersebut menunjukkan adanya jaminan yuridis yang melekat bagi setiap warga Negara Indonesia untuk melaksanakan hak memilihnya.

Menggunakan hak pilih adalah bagian dari nilai konservasi dan bela negara. Jangan Golput. Ayo gunakan hak pilih Anda secara benar!


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 249 kali

Tingkatkan Perolehan Hak Paten, UNNES Gelar Workshop Penyusunan Deskripsi Paten

Selasa, 16 April 2019 | 11:13 WIB


Tingkatkan Perolehan Hak Paten, UNNES Gelar Workshop Penyusunan Deskripsi Paten

Salah satu target UNNES dalam Nawatarget tahun 2019 adalah perolehan paten sebanyak 30 judul. Sementara jumlah paten (granted) yang dimiliki UNNES hingga saat ini hanyalah 10 paten.

Hal tersebutlah yang melatar belakangi penyelenggaraan Workshop Penyusunan Deskripsi Paten pada Senin hingga Selasa (15-16/4) bertempat di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNNES.

Terobosan kebijakan ini dilakukan mengingat banyaknya inovasi karya yang dihasilkan oleh para peneliti yang merupakan luaran berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan sumber dana DRPM maupun dana DIPA UNNES. Namun demikian sebagian besar inovasi tersebut belum didaftarkan untuk mendapatkan hak paten.

Ada beberapa faktor penyebab hal tersebut dapat terjadi, antara lain kurangnya pemahaman tentang paten, prosedur pendaftaran paten, keterbatasan waktu dan biaya, serta kesibukan para dosen.

Untuk mengatasi kendala tersebut, maka perlu dilakukan kebijakan khusus yang antara lain dengan implementasi Program Fasilitasi Perolehan Hak Paten. Dlam program ini, para inventor akan didampingi mulai dari penyusunan deskripsi paten, pemberkasan dokumen paten, bantuan biaya pendaftaran, pemeriksaan substatif hingga mendapatkan sertifikat paten (granted).

Kegiatan yang mendaftarkan 50 (lima puluh) invensi dari para dosen UNNES ini, melibatkan 12 tenaga ahli dari Sentra KI LP2M UNNES dan 4 tenaga ahli dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI.

Diharapkan program fasilitasi perolehan paten ini dapat dilaksanakan secara rutin, sehingga dapat mendongkrak perolehan hak paten UNNES. Perolehan ini nantinya menjadi salah satu langkah UNNES dalam mewujudkan Nawatarget tahun 2019 dan berkontribusi bagi pengembangan keilmuan mendatang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 264 kali

Kepemimpinan Bertumbuh, Untuk Guru Profesional untuk Menghadapi Abad 21

Selasa, 16 April 2019 | 8:07 WIB


Kepemimpinan Bertumbuh, Untuk Guru Profesional untuk Menghadapi Abad 21

Seiring berjalannya waktu, Kepemimpinan Bertumbuh bagu Calon Guru Abad 21. Mewujudkan visi besar dengan keteguhan menumbuhkembangkan kepemimpinan bertumbuh.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan seseorang juga harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Tidak terkecuali pada guru yang dituntut untuk mengembangkan diri mereka. Karena dengan guru yang ada, mereka bisa menghasilkan siswa siswi yang berprestasi dan berkarakter.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menuturkan, guru saat ini harus profesional dan memiliki karakter untuk menghadapi tantangan dimasa depan.

Berani menulis visi besar kedepan dan menyampaikan pada teman adalah benih kepemimpinan bertumbuh. Keberanian ini layak dihargai. Lebih lagi siap menumbuhkannya setiap saat. Pemimpin adalah mereka yang berani mewujudkan visi, Senin (15/4) di Gedung Prof Satmoko, Kampus Sekaran.

Ia juga menyampaikan, UNNES sebagai LPTK harus dapat menumbuhkan calon guru profesional untuk menghadapi tantangan di era disrupsi, menumbuhkan benih kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan, merangkai jejaring pohon kepemimpinan, menghadapi terpaan badai.

Guru profesional adalah pemimpin, dengan pembekalan Kepemimpinan Bertumbuh ini diharapkan calon guru profesional mampu mengembangkan kapasitas dan kualitasnya.

Dalam kesempatan ini salah satu tim Kepemimpinan Bertumbuh, Dr Hendi Pratama MA memaparkan tentang pentingnya bermedia sosial.

Menurutnya, Perkembangan media sosial yang terasa sangat pesat memang membuat gaya hidup dan perilaku kita terpengaruh. Bagaimana tidak, dengan kecanggihan teknologi dan fasilitas internet yang semakin merata membuat informasi menjadi lebih mudah tersebar. 

Melalui kegiatan ini, ia berharap dapat membantu satu sama lain menghadirkan cara bermedia sosial positif dan membangun jaringan untuk memerangi konten hoaks.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 248 kali

UTBK Di Pusat UTBK 356 UNNES Berjalan Lancar

Sabtu, 13 April 2019 | 14:33 WIB


UTBK Di Pusat UTBK 356 UNNES Berjalan Lancar

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2019 Gelombang I digelar mulai hari ini, Sabtu (13/4). Pada saat memantau UTBK, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Zaenuri MSi AKt mengimbau, Peserta UTBK harus mematuhi tata tertib yang sudah diberikan untuk kelancaran pelaksanaan UTBK.

Selanjutnya Prof Zaenuri menyampaikan, UNNES menyiapkan komputer sebanyak 1.410 yang terbagi UNNES sendiri 1.130, mitra UNNES dari UIN Walisongo sebanyak 100, STIE Semarang 80, dan UNW sebanyak 100.

Ia juga menjelaskan, untuk peserta yang mengikuti UTBK di Pusat UTBK 356 UNNES disesi 1 yang diikuti peserta sebanyak 1.012 yang terbagi di Kampus UNNES Sekaran sebanyak 743, UIN Walisongo sebanyak 97, Universitas Ngudi Waluyo (UNW) sebanyak 95, dan STIE Semarang sebanyak 77 dan semuanya berjalan lancar.

Saat melakukan monitoring Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, untuk peserta sesi selanjutnya harus sudah dilokasi 30 menit sebelum kegiatan dimulai. Dan jangan lupa membawa dokumen yang diperlukan saat ujian nanti.

Ia melanjutkan, Jadwal UTBK 2019 untuk sesi 1 dimulai pukul 07.30 WIB. Panitia UTBK akan memeriksa identitas dan dokumen para peserta. Pelaksanaan UTBK dimulai pukul 08.00 WIB hingga 11.45 WIB. Selama hampir empat jam pelaksanaan UTBK, para peserta akan mengikuti Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Salah satu peserta UTBK Lusiana Oliviani dari Grobogan menjelaskan,”Saya sebagai peserta UTBK di UNNES merasa nyaman, baik itu ruangan, pelayanan, sistem tes, maupun sarana dan prasarana yang ada di Gedung Prof. Satmoko ini”, jelasnya.

Lusiana yang bersekolah di SMA Muhammadyah Grobogan ini adalah salah satu peserta Bidikmisi, yang berharap ia lolos tes dan dapat diterima di Prodi PGSD UNNES.

Selama UTBK para peserta akan mengikuti Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). TPS guna mengukur kemampuan kognitif peserta yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi.

TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipalajar di sekolah. Penekanan tes pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 568 kali

Indofood Buka Peluang Penelitian Pangan Bagi Mahasiswa

Sabtu, 13 April 2019 | 12:21 WIB


Indofood Buka Peluang Penelitian Pangan Bagi Mahasiswa

Untuk menumbuhkan dan mendorong  mahasiswa menggali potensi sumber daya pangan di Indonesia, Universitas Negeri Semarang bekerja sama dengan Indofood Sukses Makmur TBK menyelenggagaran Program Indofood Research Nugraha (IRN)  dengan tema “Pengembangan Sistem Pangan berkelanjutan berbasis Potensi dan Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kesehatan” di Gedung Prof Soedartono Dekanat Fakultas Teknik  UNNES, Kamis, (11/4).

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FT UNNES Dr Wirawan Sumbodo MPd mengatakan, potensi sumber daya pangan di Indonesia sangat beragam. Diperlukan penelitian yang komprehensif tentang potensi pangan untuk mendukung kemandirian pangan. Mahasiswa UNNES diharapkan dapat memanfaatkan  peluang penelitian pangan dengan mendaptakkan pendanaan dan pendampingan dari IRN.

“Keanekaragaman pangan hasil bumi di Indonesia menjadi potensi kekuatan bangsa. Potensi sumber daya  keanekaragaman pangan perlu diteliti untuk mendukung kemandirian pangan di Indonesia. Hasil-hasil penelitaan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dan taraf hidup warga Indonesia. Mahasiswa UNNES diharapkan dapat memanfaatkan  peluang penelitian pangan dengan mendaptakkan pendanaan dan pendampingan dari IRN ini,” kata Dr Wirawan Sumbodo

Indofood Research Nugraha menghadirkan narasumber Prof Ambariyanto MSc dari Undip dan  Prof Budi Prasetyo Widyobroto dari UGM. Mahasiswa dari berbagai  Progam Studi di UNNES antusias mengikuti  program tersebut. Selain dari UNNES turut hadir mahasiswa dari  Undip, Poltekes, Unika, Upgris, dan UIN Walisongo.

Dikatakan oleh Prof Ambariyanto,  bidang-bidang yang menjadi cakupan penelitian Indofood Research Nugraha yaitu bidang produksi (agro teknologi), teknologi (panen, pasca panen, dan pengolahan),  kesehatan dan gizi mayarakat serta sosial ekonomi dan budaya. Usulan program penelitian mahasiswa harus memenuhi kaidah dalam penulisan sesuai panduan yang ada sebagai seleksi admisnistrasi yang pertama.

Menurut Direksi PT Indofood Sukses Makmur TBK, program IRN sudah dimulai sejak tahun 2006. Penerima Dana IRN akan mendapat pendampingan oleh tim pakar IRN. Indofood Riset Nugraha (IRN) merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) yang mulai digulirkan tahun 2006. Program kegiatannya berupa pemberian bantuan dana penelitian kepada para mahasiswa S-1 guna penyelesaian tugas akhir/skripsi. Melalui program ini Indofood memiliki akses untuk berdialog dengan dunia pendidikan tinggi dan mendorong dihasilkannya visi dan teknologi yang terbarukan di bidang pengolahan pangan melalui para peneliti muda di berbagai disiplin ilmu. Muara dari bantuan dana penelitian ini untuk mendukung program Pemerintah dalam hal ketahanan pangan nasional melalui diversifikasi pangan berbasis komoditas lokal.

Informasi tentang program Indofood Riset Nugraha dapat diakses pada laman .www.indofoodrisetnugraha.com.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 272 kali

Kepanitiaan Dies Natalis Ke-54 UNNES Dibubarkan, Tongkat Estafet Berikutnya FIP

Jumat, 12 April 2019 | 13:33 WIB


Kepanitiaan Dies Natalis Ke-54 UNNES Dibubarkan, Tongkat Estafet Berikutnya FIP

Secara resmi kepanitiaan Dies Natalis Ke-54 Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah dibubarkan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Jumat (12/4) di Auditorium, tongkat estafet berikutnya Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Ketua panitia Dies Dr Rodiyah SPd SH MSi melaporkan, tujuan pelaksanaan kegiatan Dies Natalis ke-54 UNNES yaitu untuk melakukan refleksi 54 tahun perjalanan UNNES dan juga menunjukkan atau mempromosikan keberhasilan yang telah dicapai kepada masyarakat.

Selain itu juga untuk menggelorakan semangat pencapaian keunggulan sebagai tataran perwujudan visi bagi seluruh warga UNNES, dan menggelorakan semangat peningkatan peran UNNES untuk kemaslahatan umat dan peradaban bangsa.

Serangkaian kegiatan diantaranya lomba logo Dies Natalis  ke 54, lomba olah raga, (Tenis Piala Rektor, Tenis Meja, Bulutangkis, Tonnis, Bola voli, Catur, Gerak Jalan). Lomba Seni (Lombanyanyi dan joget dangdut), Pembukaan Dies Nataliske 54, Bazaar/Expo/Pameran unggulan, LEPRID.

Kolaborasi penguatan nilai konservasi  melalui Pagelaran Wayang Kulit, Wayang orang-gending Jawa – Band – National Moot Court Competition (PialaKonservasi 4), Penanaman pohon durian varian khusus, Students entrepreneurship, UNFEST, BaktiSosial dan harmoni lingkar kampus.

Kemudian, Berdzikir untuk Nusantara, Silaturrahim Wredhatama, Ziarah dan Silaturahim ke Pendiri UNNES, UNNES Bersholawat, UNNES Khotmil Quran 54 kali, Upacara Dies Nataliske 54, Conservation Award / Anugrah konservasi, Pemberdayaan Perempuan, Seminar Internasional, FIK Goes To Public Special Edition, Kejuaraan Wushu Terbuka Nasional PialaRektor UNNES, UNNES International Insparing Digital Speech Competition, dan University Presiden Forum.

Pada cabang olahraga keluar sebagai juara umum Fakultas Ilmu Keolahragaan dengan perolehan medali 5 terdiri atas emas 4, dan perak 1.


Penulis: Sihono Dibaca : 293 kali

Penguatan Keilmuan Untuk Penegakan Hukum Melawan Korupsi

Kamis, 11 April 2019 | 13:27 WIB


Penguatan Keilmuan Untuk Penegakan Hukum Melawan Korupsi

Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Irjen Kemenristekdikti selenggarakan seminar nasional bertema “Tantangan dan Penguatan Berbasis Keilmuan Penegakan Hukum Melawan Tindak Pidana Korupsi”. Hadir sebagai narasumber  pakar penegakan korupsi Prof Dr Jamal Wiwoho SH MHum (Inspektur Jenderal Kemenristekdikti), Laode M Syarif SH LLM PhD (Wakil Ketua KPK Republik Indonesia),  dan Dr Indah Sri Utari SH MHum (Direktur Pusat Kajian dan Pendidikan Antikorupsi UNNES). Seminar berlangsung di hotel Grasia Semarang, Rabu (10/4).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum menegaskan, UNNES terus berkomitmen untuk menjaga integritas  dan melawan korupsi.

“Sebagai bentuk nyata dukungan sikap antikorupsi, UNNES telah membuat zona integritas atau wilayah antikorupsi yang dicetuskan pada tahun 2017 lalu,”  Terang Prof  Fathur Rokhman

Rektor juga berpesan pada seluruh peserta seminar untuk memberikan sumbangsihnya berupa kajian ilmiah untuk mendukung KPK melawan korupsi.  

Laode M Syarif dalam paparan  materinya mengajak peserta seminar untuk terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak korupsi.

“Mahasiswa harus dibekali kemampuan praktis, bukan hanya teori dan pasal-pasal. Hal ini untuk melatih kemampuan dan kepekaan bereaksi ketika menemukan ketidakbenaran atau ketidakberesan penegakan hukum dihadapannya,” ucap Laoda.

Sementara  Prof Jamal Wiwoho menyampaikan,  pentingnya peran para pemimpin dalam pemberantasan korupsi.

“Para pemimpin negeri harus menjadi teladan bagi rakyat dengan menjaga amanah dan tidak menghianati kepercayaan rakyat,” kata Prof Jamal.

Dr Rodiyah selaku Dekan Fakultas Hukum memberikan dukungan terhadap kegiatan keilmuan terkait penanganan  terhadap korupsi.

“Kita tidak akan berhenti disini, Fakultas Hukum UNNES akan terus  mendukung kegiatan-kegiatan keilmuan serupa untuk memberikan hasil kajian untuk memberantas  korupsi,” terang Dr Radiyah.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 254 kali

Akselerasi Sebagai Upaya Pencapaian Nawa Target

Rabu, 10 April 2019 | 23:56 WIB


Akselerasi Sebagai Upaya Pencapaian Nawa Target

UNNES terus berupanya  meningkatkan peringkatnya melalui  akselerasi  di berbagai bidang untuk merealisasikan Nawa Target. Akselerasi meliputi bidang publikasi karya ilmiah, peningkatan persentase Program Studi terakreditasi A,  penambahan dosen berkualifikasi S3, peningkatan PUI, HKI, dan Produk Inovasi. Hal Tersebut disampaikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum pada kegiatan Monev  Triwulan pertama tahun 2019, di Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang, Rabu 10/4.

“Monitoring dan evaluasi kinerja  triwulan menjadi momentum untuk melihat berbagai capaian yang telah diraih serta untuk melakukan akselerasi di berbagai bidang untuk  pencapaian nawa target tahun 2019 yang telah disusun,” kata Prof Fathur Rokhman.

Wakil Rektor Bidang II, Dr S Martono MSi menegaskan pentingnya peningkatan kualifikasi S3 bagi dosen UNNES.

“Saat ini Jumlah dosen yang telah lulus  S3 sebanyak 319 dosen atau 32,48%, sedangkan dosen dengan pendidikan S2 sebanyak  663 atau 67,52%  dari jumlah dosen PNS UNNES sebanyak 982 dosen. UNNES memiliki 61 profesor, 356  lektor kepala, selebihnya  lektor, asisten ahli dan tenaga pengajar  Untuk mencapai nawa target maka dosen yang sedang menempuh S3 diharapkan dapat segera menyelesaikan pendidikannya dan yang belum menempuh S3 segera untuk dapat melanjutkan kuliah S3,” terang Dr S Martono.

Ketua Badan  Penjamin Mutu Agung Yulianto  MSi  mengatakan, bidang publikasi karya ilmiah  pada triwulan pertama  terdapat penambahan  24 artikel terindek scopus sehingga tercatat 2168 artikel yang telah terindek scopus dan sebanyak 87.470 karya ilmiah yang telah terdaftar di google scholer.

“Selain peningkatan di bidang publikasi karya ilmiah, saat ini UNNES tidak lagi memiliki Prodi terakreditasi C, Prodi telah terakreditasi A dan B.  UNNES yang telah terakredi Institusi A (unggul), memiliki 57% persen Prodi  terakreditasi A, sedang 43% Prodi  telah terakreditasi B.  Capaian bidang kemahasiswaan diantaranya telah menjuarai 6 kejuaraan international, 25 reputasi international dan 270 wirausaha mahasiswa,” imbuh Agung Yulianto .

Pada kegiatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada unit kerja yang memiliki peringkat kinerja terbaik. LPPM menjadi Unit Kerja terbaik peringkat 1, disusul Fakultas Ekonomi (peringkat 2), dan Fakultas Teknik (peringkat 3).

Sebagai peringkat pertama LPPM  memperoleh nilai kinerja 133,6 dengan predikat AA. Rincian capaian kinerjanya meliputi  serapan anggaran 96%, capaian output 99%, efisiensi anggaran  70,1%,  capaian hasil 288%, deviasi fisik dan anggaran 86%, dan kepatuhan upload Lakuk 40.

Peringkat dua  Fakultas Ekonomi dengan nilai rapor kinerja, 131,3  predikat AA.  Rincian capaian kinerjanya meliput serapan anggaran 94%, capaian output 99%, efisiensi anggaran  82,7%,  capaian hasil 264%, deviasi fisik dan anggaran 87%, kepatuhan upload Lakuk 100%.

Perolehan nilai papor kinerja 123,4 dan predikat AA mengantarkan Fakultas Teknik peroleh peringkat tiga.  Capaian kinerjanya meliput serapan anggaran 93%, capaian output 96%, efisiensi anggaran  75,4%,  capaian hasil 241%, deviasi fisik dan anggaran 10%, dan kepatuhan upload Lakuk 100%.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor, Wakil Rektor I, II, III, dan IV, Dekan, Wakil Dekan, Kepala Biro, Kepala Badan, Kepala UPT, Kabag dan Kasubbag di lingkungan UNNES.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 345 kali

500 Mahasiswa UNNES Ikuti Indonesia Startup Summit 2019

Selasa, 9 April 2019 | 20:09 WIB


500 Mahasiswa UNNES Ikuti Indonesia Startup Summit 2019

Melalui Program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) secara konsisten membina perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT) atau startup teknologi selama empat tahun terakhir.

Sejak 2015 hingga 2019, Kemenristekdikti telah membina 1.307 startup. Seluruh startup binaan Kemenristekdikti tersebut dan startup-startup lain dari seluruh Indonesia akan dihadirkan oleh Kemenristekdikti pada Temu Akbar Startup Berbasis Teknologi dan Inovasi, Indonesia Startup Summit (ISS) yang akan digelar di Hall D2, Jakarta International Expo Kemayoran pada Rabu (10/4) mendatang.

Untuk mencetak wirausahawan muda, sebanyak 500 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) diberangkatkan menuju Ibu Kota Negara untuk mengikuti ISS pada Selasa (9/4).

Saat melepas rombongan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik (FT) Dr Wirawan Sumbodo MT berharap mahasiswa UNNES mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Sebagai mahasiswa sudah seharusnya memberikan solusi terhadap permasalahan yang sedang dialami bangsa ini. Salah satunya dengan menciptakan lapangan pekerjaan melalui starup yang akan saudara buat,” jelas Dr Wirawan.

Kegiatan yang dikemas dalam Temu Akbar Startup ini akan menghadirkan startup-startup yang berasal dari Perguruan Tinggi dan LPNK di bawah Kemenristekdikti.

Ribuan startup yang akan dipamerkan tidak hanya berfokus pada bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saja, tapi juga bidang-bidang lainnya.

Saat memberikan arahan kepada peserta Indonesia Startup Summit, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Dr Suwito Eko Pramono MPd mengajak untuk mewujudkan UNNES Mandiri melalui pemberdayaan starup.

“Tahun ini adalah Tahun Kemandirian bagi UNNES. Ini adalah kesempatan bagi saudara untuk menunjukkan bahwa UNNES bisa mendunia melalui starup yang saudara miliki,” tandas Dr Suwito.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 580 kali

Porater Cipta Kekeluargaan Mahasiswa UNNES

Senin, 8 April 2019 | 11:23 WIB


Porater Cipta Kekeluargaan Mahasiswa UNNES

Ketua Jurusan Ilmu Keolahragaan Drs Said Junaidi MKes saat membuka kegiatan Porater (Pekan Olahraga Antar Semester) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) menyampaikan Porater merupakan salah satu Program Kerja Himpunan Mahasiswa FIK Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2019 dengan tema ” Membangun Semangat Mahasiswa Ilmu Keolahragaan Melalui Prestasi Olahraga”.

Dengan diadakannya kegiatan Porater setiap tahun ini selain menjadi kebanggaan dari setiap angkatan, juga dapat menjalin silahturahmi seluruh mahasiswa Ilmu Keolahragaan (IKOR) serta meningkatkan prestasi mahasiswa.

Said menambahkan, HIMA Jurusan IKOR juga mempunyai slogan yaitu #IkorSedulur.  Yakni memiliki makna IKOR tidak mengenal kata teman karena semuanya merupakan saudara. Sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang lebih erat diantara mahasiswa.

Sebelumnya, Ketua pelaksana Rizqi Amalia melaporkan kegiatan Porater ini dilaksanakan selama tiga hari Jumat – Minggu (5 – 7 April 2019) di lapangan Prof Soegiyono FIK, diikuti angkatan 2018, 2017, 2016, dan All Stars (2015 & 2014).

Ada tiga cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu, Bola Voli, Basket, dan Futsal. Di setiap cabang olahraga tersebut, setiap angkatan mengirimkan 2 tim putra dan 1 tim putri.

Keluar sebagai juara pertama Futsal Putri Tim Ikor All Star, juara II Tim Ikor 2018, Futsal Putra Tim Ikor  All Star (juara I) dan Tim Ikor 2018 (juara II).

Basket Putri Tim Ikor 2018 (I) dan Tim Tim Ikor 2017 (II), Basket Putra Tim Ikor 2018 (I) dan Tim Ikor 2016 (II).

Voli Putri Tim Ikor 2018 (I) dan Tim Ikor All Star (II), Voli Putra Tim Ikor 2016 (I) danTim Ikor All Star (II).


Penulis: Sihono Dibaca : 521 kali

Dosen Tamu New Zealand Dan Kepala Laboratorium Forensik Cabang Semarang Beri Kuliah Umum Di FMIPA

Senin, 8 April 2019 | 10:11 WIB


Dosen Tamu New Zealand Dan Kepala Laboratorium Forensik Cabang Semarang Beri Kuliah Umum Di FMIPA

Dr Anuradha Mathrani dari Massey University, Auckland, New Zealand dan Kombes Pol Dr Nursamran Subandi MSi Kepala Laboratorium Forensik Cabang Semarang menjadi dosen tamu kuliah umum Bidang Akademik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (28/3) lalu. Kegiatan diikuti 176 mahasiswa dari FMIPA.

Dekan FMIPA UNNES Prof Dr Sudarmin MSi dalam sambutannya menyampaikan, kuliah umum ini dalam rangka mendukung Visi UNNES yakni Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

Dr Sudarmin berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan baru bagi seluruh mahasiswa FMIPA baik yang kuliah di Jurusan Matematika, Fisika, Biologi,  Biologi, Kimia, IPA Terpadu, dan Ilmu Komputer.

Dr Anuradha Mathrani menyampaikan materi tentang Gender Diversity Population Simulations in an Extended Game of Life Context, yaitu simulasi tentang kontrol sebuah populasi dimana pemain diberi kekuatan untuk mengendalikan kehidupan orang atau makhluk secara otonom. Permainan artificial life atau kehidupan buatan masuk dalam kajian ilmu komputer, namun dalam aplikasinya dapat diterapkan dalam konteks keilmuan yang lain.

Sedangkan Dr Nursamran Subandi MSi yang juga saksi ahli toksikologi kasus kopi beracun Jessica-Mirna memaparkan materi tentang Ilmu Forensik sebagai Ilmu Interdisipliner dan Multidisipliner. Dalam implementasinya, ilmu forensik tidak bisa lepas dari keilmuan yang lain. Konsep interdisipliner dan multidisipliner sangat logis untuk mengungkap sebuah kasus pidana maupun perdata.

Keilmuan lintas bidang menjadi trend di era revolusi industry 4.0. Kegiatan ini memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang urgensi ilmu interdisipliner dan multidisipliner dalam mengatasi persoalan di kehidupan nyata. Dengan demikian, mahasiswa dari lintas jurusan di FMIPA ini bisa saling bekerja sama dalam melakukan riset maupun kajian keilmiahan.


Penulis: Sihono Dibaca : 405 kali

Juarai Pemilihan Duta Bandara 2019, Berlian Siap Adu Kebolehan di Tingkat Nasional

Sabtu, 6 April 2019 | 1:51 WIB


Juarai Pemilihan Duta Bandara 2019, Berlian Siap Adu Kebolehan di Tingkat Nasional

Dialah Berlian Ayu Septiyana, mahasiswa Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial UNNES yang menjadi Juara 1 Putri dalam ajang Pemilihan Duta Bandara Ahmad Yani 2019, Kamis (4/4).

Dalam kegiatan yang bertempat di Exhibition Hall Semarang ini, Berliana tampil memukau dengan disaksikan oleh para pengunjung Bandara Internasional Ahmad Yani yang lalu lalang.

“Sebelum grand final Duta Bandara 2019, peserta harus melalui beberapa tahapan seleksi yaitu Seleksi Administrasi, Seleksi Interview (kepribadian, bahasa inggris, wawasan tentang kebandarudaraan, serta kepariwisataan) dan seleksi yang terakhir adalah unjuk bakat,” jelas Berlian saat ditanya mengenai sistem seleksi Pemilihan Duta Bandara 2019.

Awalnya, imbuh penyiar radio tersebut, ada 17 peserta yang kemudian disaring menjadi 9 finalis untuk memasuki tahap grand final.

Sebagai juara 1, Berlian bersama rekannya yang berada diurutan ke-2 berkesempatan mewakili Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional.

Berlian akan mengadu kebolehannya sebagai Duta Bandara dan berkompetisi dengan Duta dari 13 bandara lainnya.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 812 kali

21.273 Peserta Siap UTBK Di UNNES

Jumat, 5 April 2019 | 4:13 WIB


21.273 Peserta Siap  UTBK Di UNNES

Tahun ini persyaratan untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN), peserta harus mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).  Sampai batas akhir pendaftaran, terdapat 21.088 peserta yang akan melangsungkan UTBK di UNNES.

Menurut Kepala UPT TIK Mona Subagja SPd peserta terbagi dalam kelompok Saintek sebesar 9.048 dan yang mengambil Soshum berjumlah 12.040 Peserta.

“Kalau dupilah lagi terdapat 12.974 pendaftar Reguler dan 8.114 pendaftar Bidikmisi,” Imbuh Mona Subagya.

Peserta yang berhak mengikuti UTBK merupakan lulusan SMA Sederajat pada tahun 2017, 2018, dan siswa yang pada 2019 menduduki kelas 12, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019.

UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi.

Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri M.Si, keunggulan pelaksanaan UTBK tahun ini antara lain tes dilakukan lebih dari 1 (satu) kali, peserta diberi kesempatan mengikuti 2 (dua) kali tes, dan hasil tes diberikan secara individu sepuluh hari setelah pelaksanaan tes.

“Melalui hasil test UTBK ini  dapat diprediksi calon mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu. Selain itu juga memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti tes secara fleksibel dalam memilih waktu dan lokasi test,” kata Prof Zaenuri.

Bagi pendaftar yang ingin memperoleh informasi dapat membuka laman https://ltmpt.ac.id dan laman penerimaan.unnes.ac.id 


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 1.008 kali

Terkait Penguatan Kelembagaan, Universitas Pattimura Kunjungi UNNES

Kamis, 4 April 2019 | 14:55 WIB


Terkait Penguatan Kelembagaan, Universitas Pattimura Kunjungi UNNES

Univeristas Pattimura (Unpatti), Ambon mengunjungi Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka penguatan kelembagaan. Tujuan kunjungan tersebut untuk mempelajari lebih lanjut sistem informasi yang terkait dengan remunerasi yang sudah berjalan di UNNES.

Rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Muspida MSi bersama Prof Dr Pieter Kakisina SPd MSi (Dekan FMIPA), Mozart Winston Talakua SPd MSi, Johan Marcus Tupan ST MT, Jonny Latuny ST MEng PhD, Lussi R Loppies SPi, dan Andriana P Rahangiar SKom MCs diterima oleh Kabag Kerjasama Drs Adhi Setyanto MPd beserta pimpinan, Tim Remunerasi UNNES, dan Tim Teknologi Infomormasi dan Komunikasi Kamis (4/4) di rektorat Kamus UNNES Sekaran Gunungpati.

Dr Muspida menyampaikan, Unpatti telah menjadi satuan kerja Badan Layanan Umum (BLU) sejak Maret 2018. Rektor kami menginginkan mulai Juli 2019 nanti sudah menerapkan tentang remunerasi.

Untuk itu kami serombongan berkunjung ke UNNES untuk belajar yang telah berpengalaman mengelola remunerasi. Selain itu, kami mohon dengan hormat tim remunerasi UNNES juga bisa datang ke Unpatti untuk memberikan sosialisasi di kampus kami.

Tim remunerasi UNNES Amir Mahmud SPd MSi saat menyampaikan paparannya mengatakan, kami bersyukur karena sistem yang kami bangun kini sudah tertata, untuk itu kami akan berbagi informasi kepada siapapun yang membutuhkan, termasuk Unpatti.


Penulis: Sihono Dibaca : 261 kali

Era Industri 4.0, Pusat Karir Dan Konseling LP3 UNNES Selenggarakan Pelatihan Digital Marketing

Kamis, 4 April 2019 | 14:38 WIB


Era Industri 4.0, Pusat Karir Dan Konseling LP3 UNNES Selenggarakan Pelatihan Digital Marketing

Kegiatan pelatihan digital marketing ini merupakan realisiasi rangkaian program dari Pusat Karir dan Konseling LP3 UNNES sebagai bagian upaya memberikan layanan karir bagi para civitas academika untuk mengembangkan diri, meniti, dan meraih kesempatan emas dalam membangun karir formal maupun non formal.

Hal itu disampaikan Pusat Karir dan Konseling LP3 UNNES Eko Supraptono saat melaporkan pada kegiatan Pelatihan Pengembangan Kompetensi Gigital dengan tema Membangun Kompetensi Digital Di Era Industri 4.0, Selasa (2/4) di LP3 kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Eko Supraptono juga mengemukakan bahwa seluruh rangkain program yang digelar baik yang sudah dilakukan pada masa-masa sebelumnya maupun masa mendatang diarahkan untuk memfasilitasi para mahasiswa, alumni internal, dan eksternal kampusnya yang berminat menempa kapasitas dan potensi diri.

Kegiatan ini diikuti mahasiswa dari UNNES maupun perguruan tinggi swasta di Kota Semarang yang sudah memulai berwirausaha start up, didorong untuk menguasai teknologi digital sebagai bagian dari nilai tambah meraih sukses karir di masa mendatang.

Hadir sebagai nara sumber Rizqi Mulyantara SPd (Alumni Program Studi PTIK FT UNNES 2017) yang juga Founder Gapura Digital Semarang salah satu Start Up Google. Rizqi memberikan motivasi dan sharing pengalaman dalam menjalani bisnis yang berbasis digital.

Dia, juga banyak mencontohkan  para pelaku bisnis yang sangat sukses dengan memanfaatkan platform teknologi informasi di era yang hampir sebagian masyarakat telah terkoneksi internet maupun jaringan layanan seluler.

Sekretaris LP3 Drs Ngabiyanto MSi mengapresiasi kegiatan ini yang berupaya terus mendorong mahasiswa untuk memiliki alternatif pilihan karir di luar bidang studinya.

Ngabiyanto berharap, mahasiswa supaya mengambil kesempatan untuk mengikuti program-program Pusat Karir UNNES, dengan harapan menjadi bekal dan nilai tambah dalam berkompetisi menyiapkan diri menjadi generasi yang produktif, bermanfaat,  dan berkontribusi bagi masyarakat luas.


Penulis: Sihono Dibaca : 267 kali

Kembangkan Nilai Konservasi Peduli, Bagja Riyanto Ikuti Pemilihan Duta Gapai Indonesia 2019

Kamis, 4 April 2019 | 14:21 WIB


Kembangkan Nilai Konservasi Peduli, Bagja Riyanto Ikuti Pemilihan Duta Gapai Indonesia 2019

Peduli merupakan nilai dasar dan sikap memperhatikan serta bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di sekitar kita.

Peduli juga dapat diartikan sebagi sikap keberpihakan kita untuk melibatkan diri dalam persoalan, keadaan, atau kondisi yang terjadi.

Adalah Bagja Riyanto, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu inklusif khususnya terhadap para penyandang disabilitas.

Melalui tekad kuat dan kepedulian inilah, Bagja turut berpartisipasi dalam Pemilihan Duta Gerakan Peduli Indonesia Inklusif (Gapai) Indonesia 2019.

Duta Gapai Indonesia merupakan salah satu bagian dari kegiatan Gapai Social Conference yakni program pengembangan kepemimpinan bagi pemuda yang memiliki kepedulian terhadap isu inklusif khususnya pada penyandang disabilitas yang diselenggarakan pada Jumat hingga Minggu, (29-31/3).

Sebagai mahasiswa dari fakultas penggerak nilai konservasi peduli, Bagja menuangkan social project nya yang berkaitan dengan masyarakat berkebutuhan khusus tersebut.

Selain social project, kegiatan juga disemarakkan dengan adanya social trip, talkshow, dan filantropi yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk Gapai di masing-masing daerah dan output nya adalah terlaksananya social project yang telah dirancang,” ungkap Mahasiswa Program Studi PIPS tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 615 kali

Lakukan Studi Banding di Jurusan PKn, Prodi PPKn Untirta Kunjungi Padepokan Karakter

Kamis, 4 April 2019 | 13:54 WIB


Lakukan Studi Banding di Jurusan PKn, Prodi PPKn Untirta Kunjungi Padepokan Karakter

Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) Fakultas Ilmu Sosial UNNES menerima kunjungan dari Universitas Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten. Rombongan yang terdiri 8 dosen, 40 mahasiswa, dan 1 staf ini tiba di UNNES dengan disambut dengan baik di Padepokan Karakter gedung C4 FIS, Senin (1/4).

Dalam kunjungan ini, Ketua Prodi PPKn Untirta Damanhuri MPd menjelaskan tujuan studi banding berkaitan dengan mata kuliah seminar PKn dan pengembangan laboratorium di UNNES.

Dalam sambutannya, Ia menyampaikan terimakasih telah diterima dengan baik dalam studi banding tersebut. Ia menambahkan, UNNES dan Untirta memiliki kedekatan lembaga yang cukup baik, salah satunya ditandai dengan adanya alumni PPKn UNNES yang telah menjadi dosen dan mengajar di Untirta.

Pada kesempatan tersebut juga, Dekan Fakultas Ilmu Sosial Dr Moh. Solehatul Mustofa MA menyampaikan apresiasi atas terlaksananya studi banding antara UNNES dan Untirta.

Menurutnya, kinerja Jurusan PKn sudah bagus. Ia berharap, kedepan, dapat dilakukan kerjasama yang lebih erat antara Jurusan PKn dengan universitas lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan berkaitan dengan keunggulan Jurusan PKn oleh Kepala Laboratorium PKn Noorochmat Isdaryanto SS MSi.

Noorochmat menjelaskan, ada beberapa mata kuliah dan fasilitas sarana prasarana yang tidak dimiliki oleh Program Studi PPKn di universitas lain.

Ia mencontohkan, adanya seminar PKn, pendidikan anti korupsi, PGMK, dan padepokan yang ada di jurusan PKn.

Tak hanya melibatkan unsur dosen dan tenaga kependidikan, kegiatan ini juga melibatkan asisten laboratorium Jurusan PKn sebagai salah satu informan tentang pengelolaan laboratorium.

Dwi Hermawan (Student Staf)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 561 kali

Rektor dan WD I FBS Jadi Dosen Tamu di Singapura

Kamis, 4 April 2019 | 13:53 WIB


Rektor dan WD I FBS Jadi Dosen Tamu di Singapura

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman dan Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Bahasa dan Seni Dr Hendi Pratama menjadi dosen tamu di Institute of Technical Education (ITE) College East, Singapura, 3—5 April 2019.

Keduanya diterima oleh Zainudin Nordin, Deputy Principal dan Peh Wee Leng, Director School of Business & Services ITE College East. “Kami menjadi pembicara di short coursetentang internasionalisasi perguruan tinggi yang beberapa tahun ini menjadi orientasi utama Universitas Negeri Semarang,” ujar Hendi Pratama.

Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris itu mengatakan, kegiatan juga merupakan tindak lanjut atas nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang dijalankan kedua lembaga ini. Kesepahaman tersebut, antara lain, terkait dengan rencana penempatan mahasiswa praktik kerja lapangan luar negeri. Untuk itu, sebanyak 30 mahasiswa Pascasarjana UNNES juga turut serta berkunjung ke lembaga pendidikan tersebut.

Rektor mengatakan, UNNES terus mendorong dosen menjadi dosen tamu di perguruan tinggi luar negeri. Itu menjadi upaya kampus yang pada 30 Maret 2019 lalu memperingati Dies Natalis ke-54 untuk bersanding dengan dan menjadi bagian dari masyarakat ilmiah dunia. Hal itu, menurut Prof Fathur, sejalan dengan spirit UNNES mendunia untuk Indonesia.(*)


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 331 kali

276 Siswa dan Guru SMAN I Lawang Malang Kunjungi UNNES

Kamis, 4 April 2019 | 8:57 WIB


276 Siswa dan Guru SMAN I Lawang Malang Kunjungi UNNES


Sebanyak 258 siswa SMA Negeri 1 Lawang  Kabupaten Malang dan 18 guru pendamping mengunjungi Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa (2/4).

Kunjungan akademik dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan Muhamad Juzki MPd diterima Kabag Akademik Prini Hapsari SPd MM dan Januharto Partono SPd Kasubbag Registrasi dan Statistik.   

Muhamad Juzki menyampaikan bahwa 258 siswa kelas XI dan 18 guru pendamping berkunjung ke UNNES ini pertama untuk menjalin silaturahmi, kedua menggali informasi tentang UNNES baik itu fakultas, program studi, beasiswa, dan sistem penerimaan di UNNES.

Bahan informasi yang didapat dari UNNES ini nanti sebagai bekal siswa untuk melanjutkan studi ketingkat  lebih tinggi, kata Muhamad Juzki.

Setyo Yuwono sebagai nara sumber menerangkan bahwa UNNES itu menduduki urutan ke-6 pada pendaftaran Sistem Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNM PTN) se-Indonesia.

Peringkat pertama diduduki oleh Universitas Brawijaya sejumlah 32.495 pendaftar, kemudian peringkat kedua berturut-turut Universitas Padjadjaran (29.531), Universitas Diponegoro (27.633), Universitas Sebelas Maret (24.976), Universitas Gadjah Mada (24.877), Universitas Negeri Semarang (23.886), Universitas Sumatera Utara (22.496), Universitas Pendidikan Indonesia (21.704), dan Universitas Negeri Yogyakarta (20.888).

UNNES menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur yakni SNM PTN. SBM PTN, dan jalur Mandiri. Untuk melihat informasi lebih lengkap bisa dibuka di laman unnes.ac.id. UNNES merupakan Universitas Unggul dengan Akreditasi Perguruan Tinggi A, jelasnya.

Kemudian, UNNES mempunyai 8 fakultas yakni Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP),Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ekonomi (FE), dan Fakultas Hukum (FH).

Selain Nasional, UNNES juga Universitas Bertaraf Internasional yang mempunyai rombongan belajar (Rombel) Internasional. Sedangkan untuk managemen UNNES mempunyai managemen terpadu dijalankan dengan dukungan sistem teknologi informasi canggih.Dengan sistem ini, mahasiswa dapat mengakses secara online kapan saja dan dimana saja.

Prestasi mahasiswa tidak hanya ditorehkan dilevel nasional saja tetapi juga dilevel internasional. Salah satunya dibuktikan dengan 4 mahasiswa UNNES memperoleh medali di ASIAN GAMES 2018.


Penulis: Sihono Dibaca : 234 kali

Empat Mahasiswa Universiti Malaysia Sabah Ikuti Kredit Tranfer di UNNES

Selasa, 2 April 2019 | 14:42 WIB


Empat  Mahasiswa  Universiti Malaysia Sabah Ikuti Kredit Tranfer di UNNES

Sebanyak empat mahasiswa Universiti Malaysia Sabah(UMS) berpartisipasi melakukan program kredit transfer di Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Keempat mahasiswa itu yakni Yuzamrah Bin Awang Noh, Najwa Bin Ramaidi, Nazihah Aqilah Binti Ramli, dan Hamzafina Binti Hamdan. Mereka didampingi oleh Dr Soon Singh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Psikologi dan Pendidikan UMS, Senin (1/3) di rektorat kampus UNNES Sekarn Gunungpati.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama saat menerima mahasiswa menyampaikan, program transfer kredit ini merupakan ajang pertukaran mahasiswa. Selain itu juga sebagai upaya internasionalisasi UNNES sekaligus mempelajari budaya antar negara. 

Program kredit transfer ini merupakan program tindak lanjut dari kerjasama antara kedua universitas. Dalam hal ini, mahasiswa dari Universiti Malaysia Sabah akan melakukan perkuliahan di UNNES selama 1 semester di program studi Pendidikan Bahasa Inggris, FBS UNNES.

Hadir Dr Rudi Hartono (Kepala Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris), Bambang Purwanto, SS, MHum (Sekretaris Jurusan), dan Galuh Kirana Dwi Areni, SS, MPd (Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Inggris).


Penulis: Sihono Dibaca : 228 kali

Himpro Teknik Mesin UNNES Selenggarakan Service Jimat Motor Ke-17

Selasa, 2 April 2019 | 12:48 WIB


Himpro Teknik Mesin UNNES Selenggarakan Service Jimat Motor Ke-17

Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himpro) Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) selama dua hari Senin sampai Selasa (1-2/4/2019) menyelenggarakan service Jitu dan hemat (Jimat) Motor yang ke 17. Kegiatan dibuka oleh Dekan FT Dr Nur Qudus MT, Senin kemarin (1/4) di simpang 7 kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ketua panitia Muhammad Syarif Hidayat mengatakan, kegiatan rutin tahunan yang sudah menjadi program kerja himpro jurusan Teknik mesin ini merupakan bentuk nyata dari implementasi nilai-nila Tri Darma Perguruan Tinggi yakni pengabdian masyarakat, sekaligus penerapan teori – teori kuliah.

Kegiatan ini didukung oleh 43 mahasiswa sebagai teknisi dan di hari pertama pelanggan sangat antusias dibuktikan dengan 173 motor yang dudah diservis.

Service Jimat dengan tema “Quality Is Our Priority” tahun ini lebih berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yakni adanya doorprice berupa cuci gratis dan marchendise.

Muhammad Ichwan Nurwahid salah satu teknisi mengatakan  merasa senang ikut menjadi bagian dari service Jimat, selain penerapan praktek service dilapangan  juga melatih dan belajar merasakan suasana kerja dalam tim quality control.

Hari kedua, antusiasme pelanggan juga sama di hari pertama, Andrean  mahasiswa Jurusan hukum  mengetahui info service jimat ini dari videotron UNNES tertarik dengan service ini karena hanya beli oli dengan harga terjangakau dan servicenya gratis.

Hal senada juga disampaikan oleh bhekti kumorowati karyawan UNNES yang datang dan tidak mendapat antrian, bahwa tahun depan tenaga teknisi dan kuotanya mohon ditambah biar tidak lama waktu mengantri.


Penulis: Sihono Dibaca : 187 kali

Purna Tugas, Hubungan Silaturahmi Tetap Eksis

Senin, 1 April 2019 | 14:32 WIB


Purna Tugas, Hubungan Silaturahmi Tetap Eksis

Sebanyak tiga putra terbaik Universitas Negeri Semarang (UNNES) memasuki pensiun atau purnatugas. Mereka yakni Sunarni dari UPT Perpustakaan telah mengabdi selama 38 tahun 1 bulan, Sartono (37 tahun 1 bulan) dari Fakultas Teknik (FT), dan Suwarni SPd (32 tahun 2 bulan) Fakultas Ilmu Sosial (FIS).

Pelepasan oleh rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Senin (1/04) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menyampaikan, setelah purna tugas hubungan silaturahmi dengan UNNES itu tetap “Eksis” tidak putus, sebab setelah purna tugas langsung menjadi anggota perkumpulan Wredatama yang dipimpin oleh Drs Zoedindarto Boedihartono. Untuk itu UNNES berharap masukan dari Bapak/Ibu supaya lebih maju dan lebih baik lagi.

melakukan pengabdian di UNNES selama 38 tahun lebih ini merupakan waktu yang luar biasa, jasa ini merupakan jasa baik sejak dulu saat masih bernama IKIP Semarang.

Untuk itu atas nama lembaga dan pribadi kami mengucapkan terimakasih dan mohon maaf atas keterbatas kami dalam melakukan pelayanan. UNNES selalu terbuka menerima kritik dan saran untuk kemajuan kedepan.

KetuaWredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedihartono menyampaikan, bahwa jumlah anggota Wredatama sampai saat ini sebanyak 700 orang lebih. Ada berbagai forum yang dapat digunakan anggota wredatama untu ksaling sapa, dan silaturahmi.


Penulis: Sihono Dibaca : 376 kali

FIK Goes To Public, Hadir di Jalan Pahlawan

Senin, 1 April 2019 | 13:56 WIB


FIK Goes To Public, Hadir di Jalan Pahlawan

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan FIK Goes to Public Special Edition Mendunia Melalui Olahraga dan Kesehatan di Car Free Day Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (31/3). 

Menurut Fajar Awang Irawan SSi MPd PhD salah satu panitia menyampaikan, kegiatan ini berlangsung sejak jam 06.00, diantaranya olahraga Tonis, massage, pemeriksaan kesehatan, sosialisasi pedoman gizi seimbang, senam ritmik,  seni bela diri, olahraga tradisional (Egrang) dan lainnya.

Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah festival olahraga tradional, dimana pengunjung dapat belajar bermain egrang. Egrang merupakan alat permainan tradisional yang terbuat dari 2 batang bambu dengan ukuran selengan orang dewasa, sedangkan untuk tumpuan bawah bambunya agak besar.

Permainan egrang sendiri sudah ada sejak dahulu kala dan merupakan permainan yang membutuhkan ketrampilan dan keseimbangan tubuh.

Kegiatan dibuka oleh Dekan FIK Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd. Ia  menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat diikuti empat jurusan yakni Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), Pendidikan Kepelatihan olahraga (PKO), Ilmu Keolahragaan (IKOR), dan Ilmu Kesehatan Masyarakat(IKM).

Untuk berikutnya setiap minggu akan ada giliran setiap jurusan denganpelayanan yg berbeda sesuai jurusan masing masing, katanya.

Kegiatan yang diselenggarakan di depan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah ini dapat menyedot perhatian masyarakat yang sedang menikmati Car Free Day di seputaran Simpang Lima Semarang.


Penulis: Sihono Dibaca : 223 kali

Konservasi Nilai, UNNES Gelar Wayang Kolaborasi

Sabtu, 30 Maret 2019 | 22:22 WIB


Konservasi Nilai, UNNES Gelar Wayang Kolaborasi

“Kita hadir disini untuk melestarikan nilai, budaya serta karakter agar bermanfaat bagi masyarakat, yaitu wayang kulit. Pagelaran wayang kolaborasi ini sekaligus sebagai ajang promosi bagi UNNES, Jawa Tengah dan Indonesia dalam mengenalkan budaya kita pada tamu-tamu asing”.

Hal inilah yang disampaikan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya di acara gelar seni bertema Dhuta Pinilih, Sabtu malam (30/3).

Acara yang bertempat di Kampung Budaya Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES ini dikemas dengan kolaborasi wayang kulit, wayang wong, bendig, karawitan, campursari, macapat, keroncong dan tari daaerah.

Serangkaian kegiatan Dies Natalis ke-54 UNNES ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Jawa Tengah Ir Sri Puryono KS MP. Ketua Dewan Pertimbangan UNNES ini secara pribadi mengucapkan dirgahayu UNNES yang ke 54 serta mengapresiasi pagelaran wayang UNNES dengan selalu hadir di setiap tahunnya.

“Mudah-mudahan UNNES dapat berjaya di dunia sesuai dengan temanya yaitu UNNES mendunia untuk Indonesia”, tutupnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan wayang Kresna dari ketiga dalang yaitu Dr Widodo BS SSn MSr, Ki Nugrahasto Prihadi Utomo dan Ki Sindhu Linguastika Manumasa kepada Ir Sri Puryono melalui Rektor UNNES.

Tibalah acara inti dengan menghadirkan tiga dalang yang terdiri dari satu dosen sendratasik dan dua mahasiswa sastra jawa. Dalam Dhuta Pinilih Kresna sebagai duta terakhir yang diutus Pandawa untuk menagih janji atas hak Kerajaan Hastina pada Duryudana. Namun Duryudana mengingkari janjinya bahkan berniat membunuh Kresna. Kresna lalu berubah menjadi raksaksa menakutkan yang ingin memusnahkan seluruh Kurawa. Namun Dewa Narada datang meredakan amarah raksaksa dan mengingatkannya. Raksasa tersebut lalu berubah kembali menjadi Kresna.

NidaMR & Abd Aziz (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 300 kali

Tokoh Nasional dan Internasional Hadiri Dies Natalis UNNES ke-54

Sabtu, 30 Maret 2019 | 21:51 WIB


Tokoh Nasional dan Internasional Hadiri Dies Natalis UNNES ke-54

Sabtu (30/3) UNNES menyelenggarakan Upacara Dies Natalis UNNES ke-54. Bertempat di Auditorium, acara ini dihadiri oleh banyak tokoh nasional maupun internasional.

Hadir dalam upacara dies ini dihadiri Pejabat Kemenristekdikti, Bapenas, Sekda Jateng, dan para pimpinan UNNES beserta jajaran dosen serta mitra UNNES. Hadir pula para Partners Networking Forum 2019 yang telah menandatangani kerjasama malam sebelumnya. Tidak lupa para penerima anugrah konservasi yang mendapat penghargaan atas dedikasi besarnya untuk bangsa ini.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, menyampaikan dalam sambutannya pada usia 54 tahun, UNNES diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan semangat kerja di tahun kemandirian agar dapat bersanding sejajar dengan perguruan tinggi berkelas dunia. Usia ini adalah momentum untuk menjulangkan prestasi dan reputasi UNNES demi Indonesia di mata dunia. Karenanya dibutuhkan komitmen keluarga besar UNNES dan dukungan semua pihak untuk kesuksesan UNNES.

Usai memberikan sambutan, Rektor memimpin peluncuran Inovasi digital UNNES berupa Tanda Tangan Elektronik.

Sekertaris daerah Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP dalam pidatonya menyampaikan, pada tahun 2020-2035 Indonesia akan memiliki banyak sekali SDM puncak usia produktif, maka hal ini harus didayagunakan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan dan kemandirian Indonesia. Dalam hal ini UNNES harus mempersiapan lulusannya dengan berbagai ketrampilan yang di butuhkan di era Industri 4.0.

Sepaham dengan Sekda, Sekertaris Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemnenristekdikti juga menyampaikan hal serupa. Prof Rina Indiastuti menyampaikan strategi peningkatan mutu layanan tridharma perguruan tinggi.

“Harus ada sinergi pelaksanaan tridharma yang didukung efektifitas penta helix antara universitas, pemerintah, dan swasta, serta masyarakat dan media dalam pengembangan mutu lulusan,” ujar Prof Rina.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian Anugrah Konservasi kepada Ibu Anne Avantie sang Designer Internasional dan Bapak Irvan Hidayat sang direktur PT Sido Muncul.

“Pemberian ini merupakan bukti bahwa UNNES sebagai lembaga menghargai pencapaian dan dedikasi seseorang untuk negara ini di kancah global. Seperti Dies Natalis kali ini yang mengusung tema mendunia untuk Indonesia,” ungkap Irvan Hidayat.

Kegiatan diakhiri oleh penyampaian orasi ilmiah dari dosen Royal Melbourne Institute of Technology University Australia Prof Jeffery Scott Brooks PhD. Orasi ilmiah yang beliau bacakan berjudul “Developing a World Class University”.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 357 kali

Mitra dari 10 Negara Hadiri UNNES Partners Networking

Sabtu, 30 Maret 2019 | 12:56 WIB


Mitra dari 10 Negara Hadiri UNNES Partners Networking

Pada Jumat (29/3) UNNES mengadakan “UNNES and Partners Networking Forum 2019”. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tamu dari tingkat nasional sampai internasional. Pertemuan ini diadakan untuk meningkatkan kerjasama antar institusi. Hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan BAPPENAS, Kemenristek dikti, Kemekumham RI, KONI dan mitra-mitra UNNES.

Tamu Internasional datang dari 10 negara dan terdiri dari 11 Universitas berbeda. Mereka adalah perwakilan dari RMIT University Australia, University of Trnava Slovakia, SHBIE Universiti Brunei Darrusalam, Unissa Brunei Darussalam, President Ramon Magsaysay State University Philipines, Confucious Institute of China, Punjabi University Patiala India, Massey University New Zealand, Chung-Ang University South Korea, Ho Chi Minh University of Pedagogy Vietnam, dan Universiti Teknologi Mara Malaysia.

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan terima kasih atas dukungan mitra memajukan UNNES. “Kerjasama antar universitas ini merupakan bukti bahwa UNNES memegang teguh visinya, yaitu menjadikan Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Dalam lima tahun terakhir kita sudah bekerjasama di Universitas di ASEAN, Asia, Eropa, bahkan Amerika. Salahsatu pentingnya kerjasama adalah kesiapan menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang harus disiapkan bersama melalui inovasi dan kreasi,” tutur Prof Fathur Rokhman.

Prof Branislav Pupala PhD dari University of Trnava Slovakia dalam sambutannya menyampaikan, UNNES merupakan kampus sukses di usia muda.

“54 tahun termasuk umur yang muda untuk ukuran universitas. Untuk rata-rata umur universitas di dunia bisa mencapai ratusan tahun termasuk Eropa dan Amerika. Tetapi yang tertua di dunia mencapai seribu tahun yang ada di kota Fez, Maroko. Dengan usia yang muda, UNNES mempunyai masa depan yang cerah. UNNES telah menjalin kerjasama dengan Universitas saya di Slovakia. Kita bertukar pelajar, dan saya disini untuk mewakili institusi saya. Kerjasama ini sangat baik dijalin, saya harap kerjasama ini bisa berkelanjutan memberikan dampak positif untuk semua pihak,” ujar Prof Branislav

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan pakta kerjasama antara UNNES dengan 11 universitas luar negeri dan penandatanganan kerjasama UNNES dengan mitra dalam negeri.

Sesi penandatanganan MoU diakhiri dengan pertukaran cindramata sebagai simbol kerjasama yang diemban antar institusi.

Focus Group Discussion menjadi sarana menggali potensi kerjasama sinergis antara UNNES dengan mitra dari dalam dan luar neger. Hasil dari FGD akan ditinjaklanjuti dengan realisasi kerjasama dengan mitra.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 345 kali

MK RI dan UNNES Lakukan Penandatanganan Kerja Sama

Jumat, 29 Maret 2019 | 13:32 WIB


MK RI dan UNNES Lakukan Penandatanganan Kerja Sama

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan kerja sama tentang Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara dan Mutu Pendidikan Tinggi Hukum, Jumat (29/3) di Hotel Santika Semarang.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Prof Dr M Guntur Hamzah SH MH dan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Hadir Ketua MK RI Dr Anwar Usman SH MH.

Berdasarkan pertimbangan, kedua belah pihak sepakat melaksanakan kerja sama dalam rangka Peningkatan Tinggi Hukum dengan peran, fungsi, dan tugas lembaga masing-masing.

Adapun ruang lingkupnya  meliputi peningkatan pemahaman hak konstitusional warga negara, peningkatan mutu pendidikan tinggi hukum, dan diseminasi putusan MK.

Pelaksanaan  mengenai Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara meliputi penyelenggaraan pendidikan dan latihan pemahaman hak konstitusional warga negara, penyelenggaraan pendidikan Pancasila dan Konstitusi.

Untuk Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi Hukum meliputi pengembangan materi hukum dan konstitusi, hukum acara MK, penelitian, pengkajian, seminar, kuliah umum, dan pengembangan jurnal konstitusi.

Sedangkan untuk diseminasi putusan MK yakni menyelenggarakan kegiatan diseminasi Putusan MK dalam rangka meningkatkan Pemahaman Hak Konstitusi Warga Negara dan Mutu Pendidikan Tinggi Hukum.

pelaksanaan bagian kesatu peningkatan pemahaman hak konstitusional warga negara, bagian kedua peningkatan mutu pendidikan tinggi hukum dan bagian ketiga diseminasi putusan mahkamah konstitusi.

Ketentuan lain yang terdapat pada  pasal 10 yaitu nota kesepahaman berlaku selama 5 (lima tahun)  terhitung  sejak tanggal di tandatangani, nota kesepahaman dapat di perbaharui sesuai dengan kebutuhan berdasar kesepakatan para pihak, nota kesepahaman dapat diakhiri sebelum masa berlaku sebagaimana dimaksud pada ayat (1)


Penulis: Sihono Dibaca : 234 kali

Hadirkan Ketua BANI Palembang, FH UNNES Selenggarakan Pelatihan Penyelesaian Sengketa

Jumat, 29 Maret 2019 | 11:01 WIB


Hadirkan Ketua BANI Palembang, FH UNNES Selenggarakan Pelatihan Penyelesaian Sengketa

Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) melalui arbitrase dipilih oleh pelaku bisnis karena prosesnya yang cepat dan hemat. Selain itu arbitrase juga bersifat rahasia yang dapat melindungi para pihak dari hal yang tidak diinginkan ataupun merugikan informasi bisnis kepada umum.

Mengingat pentingnya pemahaman atas Arbitrase bagi para mahasiswa, Bagian Perdata Dagang FH UNNES menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Skill Pemahaman Dasar atas Alternatif Penyelesaian Sengketa pada Kamis hingga Jumat (28-29/3) bertempat di Ruang Serbaguna Dekanat Fakultas Hukum.

Hadir sebagai instruktur, Ketua BANI Perwakilan Palembang Prof  Dr Joni Emirzon SH MHum FCBarb.

Dalam kegiatan yang difasilitatori oleh Guru Besar Fakultas Hukum UNSRI Palembang tersebut, peserta mengikuti pelatihan dan menampilkan simulasi sidang arbitrase.

Terdapat 9 kelompok yang menampilkan simulasi sidang arbitrase. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah kepada 3 penampil terbaik.

Penampil terbaik 1 mendapatkan hadiah sebesar Rp 300.000,00 yang di raih oleh kelompok Wisnu Pratama Iriyanto, Penampil terbaik 2 mendapat hadiah sebesar Rp 200.000,00 yang diraih oleh kelompok Nur Muhammad Ibrahim, dan Penampil terbaik ke 3 mendapatkan Rp 150.000,00 yang diraih oleh Kelompok Denis Apriana.

Selain Prof Joni, kegiatan pelatihan yang berlangsung selama 2 hari ini juga dipandu oleh Dosen UNNES Dian Latifiani SH MH dan Ayup Suran Ningsih SH MH LLM.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yakni Seminar Nasional dengan tema “Perkembangan Hukum Ekonomi Syariah dan Penyelesaian Sengeketanya” pada Kamis (28/3) lalu.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 210 kali

Lukisan Tulang Daun UNNES Go Internasional

Jumat, 29 Maret 2019 | 10:12 WIB


Lukisan Tulang Daun UNNES Go Internasional

Dalam rangka Dies Natalis ke-54 Universitas Negeri Semarang (UNNES) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNNES menyelenggarakan “OLD MASTER SERIES” Pameran Tunggal Lukisan Tulang Daun karya Husni Mubarok selama 3 hari sejak Kamis hingga Jumat (27-29/3) di depan Gedung Kewirausahaan (KWU) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ketua panitia pameran Prof Dr Amin Retnoningsih MSi menyampaikan, pameran lukisan di atas tulang daun ini baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Lukisan ini dikawal langsung oleh DRPM sejak tahun 2017 yang kemudian pada September 2018 dibantu pemasaran produknya oleh Bank Mandiri melalui penyelenggaraan pameran.

Lukisan tulang daun adalah karya unggulan Rasendriya, lukisan ini telah mendapat hak cipta nomor pencatatan 00137351. Keunikan dari produk lukis tulang daun karya Husni Mubarok ini bahan dasarnya mudah didapat dan tak akan punah, sebab terbuat dari limbah daun.

Lukisan tulang daun ini juga sudah menyebar kancah Internasional, yakni ketika ada nara sumber dari luar negeri dalam acara seminar internasional di UNNES para pembicara diberi cindera mata lukisan foto dirinya.

Foto realis karya Husni mubarok pernah mendapat awards dari Basuki Abdullah tahun 2016. Pameran ini menampilkan karyanya seperti Mona Lisa, La donna velata, Potrait of a man in a turban, Lady with an ermine, Napoleon crossing the alps, Amolfini potrait, La belle ferrorniere, Doni tondo, The virgin, Her meisje mer de parel, The ghent altarpiece:virgin mary, Saint raphael the archangel dll.

Kepala UPT Konservasi tersebut juga berharap karya lukisan di atas tulang daun ini bisa menjadi souvenir tamu negara yang berkunjung ke UNNES ataupun sebaliknya.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi berharap, pada acara UNNES ataupun kunjungan UNNES ke instansi lain selanjutnya tidak membawa logo semar sebagai souvenir lagi, tapi diganti dengan bola dunia yang ada logo UNNES.

“Pada kesempatan ini, UNNES juga mengucapkan selamat untuk Husni Mubarok beserta tim yang hari ini melaksanakan pameran selama 3 hari. Selama 3 hari juga akan dibagikan 1.000 souvenir secara gratis bagi para pengunjung. Akhirnya, mari kita jaga kekayaan intelektual ini agar tidak punah sampai kapanpun,” ajak Dr Martono.


Penulis: Sihono Dibaca : 289 kali

Jeffrey S. Brooks: Produktivitas Akademisi Terkait Kebiasaan Sehari-hari

Jumat, 29 Maret 2019 | 10:08 WIB


Jeffrey S. Brooks: Produktivitas Akademisi Terkait Kebiasaan Sehari-hari

Menjadi akademisi yang produktif tidak hanya terkait dengan kemampuan intelektual. Produktivitas juga dipengaruhi kebiasaan hidup hari ke hari.

Peneliti RMIT University Jeffrey S. Brooks mengatakan hal itu saat menjadi dosen tamu di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Rabu (27/3) di Dekanat. Ia berbicara dalam kuliah umum bertajuk “How to Be a Producyive Scholar: Habits and Processes for Academic Writers and Grant Seekers” yang diikuti puluhan dosen FBS.

Menurut Brooks, pertama-tama peneliti harus jujur kepada diri sendiri tentang kelemahan dan keunggulan dirinya. Termasuk mengenali jam-jam produktif dalam kesehariannya.

“Kalau memang produktif membaca dan menulis pagi, manfaatkan waktu-waktu itu. Kalau memang produktif malam, optimalkan waktu itu,” katanya.

Brooks mengakui, setiap peneliti memiliki pola yang berbeda dalam mengoptimalkan potensi dirinya sehingga lebih produktif. “Cara yang saya tempuh hanyalah salah satu cara,” katanya.

Sebagai peneliti, Brooks dikenal produktif menulis di berbagai jurnal internasional bereputasi. Buku-buku akademiknya, terutama mengenai kepemimpinan di bidang pendidikan, juga banyak dan diterbitkan oleh penerbit-penerbit bereputasi internasional.

Wakil Dekan Bidang Akademik FBS, Dr Hendi Pratama MA mengatakan dosen FBS memiliki potensi luar biasa menjadi akademisi yang produktif. Dengan komitmen yang kuat, potensi itu bisa diaktualisasi sehingga melahirkan karya akademik yang berkualitas.

Pihaknya mengundang Jeffrey S Brooks untuk memberi inspirasi agar dosen-dosen semakin semangat meneliti dan mempublikasikan karyanya.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 184 kali

Peringati HUT Ke-42, Menwa lakukan Donor Darah

Jumat, 29 Maret 2019 | 8:22 WIB


Peringati HUT Ke-42, Menwa lakukan Donor Darah

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-42 Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Semarang (UNNES), UKM Menwa menyelenggarakan kegiatan donor darah.

Komandan Menwa Alfian Nur Rohman menyampaikan, kegitan kemanusiaan ini berkerjasama dengan UTDC PMI Kota Semrang dan KORPRI UNNES, Rabu (27/3) di pelataran perpustakaan kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Alfian menuturkan, pelaksanaan donor darah sampai dengan selesai ini memperoleh 50 kantong darah dari kalangan dosen, tenaga kependidikan, dan Mahasiswa.

Zikri SPd salah satu pendonor menyampaikan, melalui kegiatan donor darah ini kita belajar untuk membantu sesama dan membuat tubuh akan terasa lebih sehat. Hal senada juga dituturkan oleh Andrean Yhoga Pangestu (anggota Menwa) bahwa dengan donor darah maka akan membuat sehat secara psikologis dan memperpanjang umur, katanya.


Penulis: Sihono Dibaca : 207 kali

Andriani Anjasuma Putri Wakili UNNES di Pilmapres Nasional 2019

Jumat, 29 Maret 2019 | 8:02 WIB


Andriani Anjasuma Putri Wakili UNNES di Pilmapres Nasional 2019

Sukses dengan penyelenggaraan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2018, Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Seleksi Pilmapres tahun 2019, Selasa hingga Rabu (26 – 27/3) bertempat di Ruang 404 dan 405 Gedung Rektorat UNNES.

Setelah melalui tahap seleksi berkas, karya tulis ilmiah, dan focus group dIscussion (FGD), dan wawancara terpilih Andriani Anjasuma Putri,
Rizki Danang Kartika Kuncoro, dan Ahwan Sholih sebagai Mahasiswa Berprestasi 1, 2, dan 3 UNNES tahun 2019.

Ketiganya berhasil mengungguli tiga belas finalis lain yang telah mengikuti proses pemilihan secara ketat. Kini Andriana Anjasumi Putri atau yang lebih akrab disapa Ajeng mengemban tugas untuk mewakili UNNES dalam seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat nasional, April mendatang.

Secara terperinci, Ajeng (FBS) berhasil unggul dengan perolehan skor 85,06, sementara Danang (FMIPA) dan Ihwan (FE) secara berurutan, berhasil meraih skor 84,84 dan 83,21.

Tak hanya itu, dalam acara yang bertajuk Penganugerahan Mahasiswa Berprestasi UNNES 2019 ini, juga memberikan predikat Juara Harapan 1 kepada Puji Novita Sari (FE) dengan perolehan skor 89,92, Juara Harapan II atas nama Nur ‘Izzatul Hikmah (FIS) dengan nilai 82,25, dan Juara Harapan III kepada Doni Saputra (FT) yang berhasil mendapatkan skor 81,65.

Sedangkan untuk predikat Penyaji Terbaik berhasil diraih oleh Wisnu Pratama Iryanto (FH) dengan nilai 80,90.

Adapun finalis lainnya, yakni Ferianti (FIP), Erina Fionita Nurfajila (FIS), Danang Aji Saputro (FT), Siti Nur Hasisah (FBS), Rohmat (FH), Annisa Salma Fadilah (FIP), Jenny Ayu Rahmawati (FMIPA), Rina Sulistiana (FIK), dan Wiranto (FIK) juga berhasil menunjukkan performa terbaiknya serta menerima penghargaan dari Rektor UNNES sebagai nominee mahasiswa berprestasi UNNES 2019.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap selain aktif berprestasi, mahasiswa UNNES juga harus menunjukkan etitut yang baik.

“Berprestasi juga harus diimbangi dengan sikap yang baik, sopan, dan santun. Sebagai mahasiswa UNNES menjaga sopan santun dalam bertindak merupakan upaya pengembangan konservasi nilia dan karater UNNES,” jelas Rektor.

Profesor Bidang Sosiolinguistik tersebut juga berharap, sebagai perwakilan Mahasiswa Berprestasi Utama UNNES Andriani Anjasuma Putri mampu memberikan tampilan terbaiknya dan mengharumkan nama lembaga di berbagaia forum yang ditemui.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 588 kali

Tidak Lolos SNMPTN, Masih Bisa Daftar SBMPTN

Kamis, 28 Maret 2019 | 0:17 WIB


Tidak Lolos SNMPTN, Masih Bisa Daftar SBMPTN

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) diumumkan dan dapat diakses mulai Jumat (22/3), pukul 13.00 WIB, melalui laman https://pengumuman.snmptn.ac.id. Pada SNMPTN 2019 ini UNNES menerima 2.115 mahasiswa.

Bagi calon mahasiswa yang tidak lolos SNMPTN kesempatan masih terbuka, karena ada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri UNNES (SM UNNES).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan, saya bangga dengan reputasi UNNES yang kian menjulang. Itu dibuktikan dengan prestasi UNNES sebagai Perguruan Tinggi Terfavorit ke-6 di SNMPTN 2019.

Ia menjelaskan, itu membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap UNNES sangat tinggi. Kepercayaan ini harus kita jaga dengan terus meningkatkan prestasi dengan semangat menjadi universitas kluster I dan perguruan tinggi berbadan hukum.

Dalam kesempatan ini Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Zaenuri MSi mengungkapkan, SBMPTN merupakan seleksi yang digelar secara nasional dan berdasarkan pada nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Ia juga menyampaikan, yang bisa mengikuti seleksi ini adalah lulusan SMA/MA/SMK atau yang sederajat tahun 2017, 2018, dan 2019.

Pendaftaran UTBK gelombang I dimulai tanggal 1 sampai 24 Maret 2019. Untuk gelombang II, dimulai pada 25 Maret dan berakhir  1 April 2019. Pendaftaran online UTBK dapat dilakukan pada laman https://pendaftaran-utbk-1.ltmpt.ac.id dan informasi lengkap dapat di akses dilaman https://ltmpt.ac.id/index.php?mid=8

Dikemukakan pula, untuk SM-UNNES jenjang S1, dan S2, S3 untuk Pascasarjana yang diselenggarakan secara mandiri oleh UNNES dalam bentuk ujian tulis dan/atau ujian keterampilan seni/olahraga.

Seleksi mandiri UNNES diselenggarakan dalam dua mekanisme seleksi, yaitu SM UNNES jalur seleksi dan SM UNNES tertulis.

SM UNNES Jalur Prestasi
Jalur seleksi ini disediakan bagi siswa SMA/SMK/MA sederajat yang memiliki prestasi internasional, nasional, atau provinsi dalam bidang akademik, olahraga, seni, atau keagamaan. Pendaftaran dimulai 18 Januari 2019 – 18 Maret 2019, Seleksi Administrasi 19-23 Maret 2019, dan Seleksi Tahap II (TPA, Bhs Inggris, Wawancara) akan dilaksanakan 15 April 2019, dan Uji ketrampilan 14 April 2019. Pengumuman akan dilaksanakan tanggal 20 April 2019.

Seleksi Mandiri

SM UNNES akan dilaksanakan pada 13 Mei – 13 Juli 2019, Ujian Tulis akan dilaksanakan 20 Juli 2019 dan hasil seleksi akan diumumkan akan diumumkan tanggal 27 Juli 2019.


Seleksi Mandiri Kelas Internasional

SM Kelas Internasional Dalam Negeri akan dilaksanakan pada tanggal 13 Mei – 13 Juli 2019, Seleksi akan dilaksanakan tanggal 20 Juli 2019, dan Pengumuman akan dilaksanakn tanggal 27 Juli 2019. Untuk Kelas Internasional Luar Negeri pendaftaran akan dilaksanakan tanggal 4 Februari 2019 – 1 Juli 2019, Verifikasi Nilai Senior High School dan Wawancara 8 – 9 Juli 2019 dan akan diumumkan tanggal 16 Juli 2019.

Informasi lengkap dapat diperoleh di penerimaan.unnes.ac.id


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 758 kali

Hadiri FL2MI, DPM KM UNNES Berikan Sejumlah Rekomendasi

Rabu, 27 Maret 2019 | 19:20 WIB


Hadiri FL2MI, DPM KM UNNES Berikan Sejumlah Rekomendasi

Gelaran Musyawarah Nasional Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) ke-XI telah usai. Kegiatan ini dilaksanakan sejak Senin hingga Sabtu, (18-23/3) di Yogyakarta.

Sekitar 200 kampus di Indonesia turut berpartisipasi dalam agenda nasional tahunan ini. Beberapa rangkaian substansial kegiatan Munas diantaranya adalah training legislatif III, laporan pertanggungjawaban pengurus pusat FL2MI periode 2018/2019, pembahasan konstitusi dan arah gerak FL2MI kedepan, dan pemilihan koordinator pusat, serta pemilihan tuan rumah musyawarah kerja nasional 2020.

UNNES menjadi salah satu kampus anggota FL2MI yang turut hadir dengan mendelegasikan lima mahasiswanya. Ialah Anisyah (Ketua DPM KM UNNES), Agung Hildayanto (Mandataris Koordinator Wilayah), Ayu Candra (Anggota Dewan Komisi 2), Istifaqotul Himmah (Staf Ahli Komisi 4), dan Zulhan Abdi (Ketua DPM FMIPA) yang menjadi delegasi UNNES dalam kegiatan bergengsi tersebut.

Bertindak sebagai bagian dari tim Sekretaris Umum, Anisyah berkesempatan menyampaikan laporan pertanggungjawaban Pengurus Pusat FL2MI periode 2018/2019.

Dalam kesempatan tersebut, wilayah Jawa Tengah yang diwakilkan oleh UNNES selaku Koordinator Wilayah menyampaikan beberapa rekomendasi, pandangan, dan penilaian.

Rekomendasi yang disampaikan untuk pengurus pusat, diantaranya adalah perancangan rencana dan strategi dalam jangka waktu lima tahun, pembuatan pakta integritas setiap wilayah untuk bekerjasama dan mendukung keberhasilan pengurus pusat, dan pembuatan indikator keberhasilan saat Mukernas yang meliputi aspek input, output, dan proses.

Anisyah menjelaskan, menjadi bagian dari forum ini adalah satu langkah nyata untuk berperan serta dalam belajar dan menebar kebermanfaatan.

“Sejak didirikan pada tahun 2007 silam, FL2MI masih tetap berdikari dan tidak terpecah. Inilah salah satu kehebatan forum ini. Penting untuk menjadikannya forum yang dinamis dan bermartabat. Viva Legislativa,” ungkap Anisyah.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 287 kali

Terima Kunjungan Ditjen Perbendaharaan, UNNES: Selamat Datang di Kawasan Zona Integritas

Rabu, 27 Maret 2019 | 16:11 WIB


Terima Kunjungan Ditjen Perbendaharaan, UNNES: Selamat Datang di Kawasan Zona Integritas

Pengelolaan keuangan yang baik menjadi bagian penting dari visi Universitas Negeri Semarang (UNNES). Tujuan ini merupakan upaya mewujudkan Kawasan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Bersih Melayani.

Dengan semangat itulah, Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keuangan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Ditjen Perbendaharaan) Kementerian Keuangan RI, Rabu (27/3).

Saat menerima kunjungan, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi berharap, melalui monitoring dan evaluasi (monev) mampu memberikan masukan kepada UNNES.

“Masukan konstruktif dari berbagai pihak sangat kami harapkan, termasuk melalui kunjungan semacam ini. Menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), tentunya pengelolaan keuangan serta pertanggungjawabannya kami selenggarakan dengan akuntabel dan transparan,” jelas Dr Martono.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 234 kali

Pusat Karir UNNES Gelar Pelatihan Persiapan Karir

Rabu, 27 Maret 2019 | 13:23 WIB


Pusat Karir UNNES Gelar Pelatihan Persiapan Karir

Mahasiswa dan calon alumni program studi (prodi) Kependidikan maupun Nonkependidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) perlu menyiapkan diri menghadapi dunia karir dengan sebaik-baiknya agar mampu bersaing memasuki dunia kerja.

Untuk itu, mereka tidak hanya kompeten dalam bidang studinya saja, namun perlu memiliki keterampilan soft skill yang bagus sebagai modal tambahan bersaing.

Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES Drs Ngabiyanto MSi menyampaikan itu saat membuka Pelatihan Persiapan Karir Tahap I dengan tema “Meraih Karir Impian”, Selasa (26/3) di FIP kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kegiatan yang digelar Pusat Karir dan Konseling LP3 ini bertujuan untuk  memberikan wawasan atau cakrawala berkenaan dengan sikap dan mental yang dibutuhkan masyarakat dunia kerja dan industri. Selain utu juga untuk memberikan kiat-kiat berkarir di dunai kerja yang penuh tantangan di era industri 4.0

Hadir sebagai nara sumber  Yanu Hadi Kuntoro HRD perusahaan busana muslim yang cukup mapan di kota Semarang. Dia merupakan alumni FIP UNNES yang sudah cukup lama malang melintang di dunia industri  busana muslim, Kepala Pusat Karir UNNES Eko Supraptono dan para tutor sebaya.


Penulis: Sihono Dibaca : 244 kali

Rektor dan Pejabat UNNES Ziarahi Makam Leluhur

Selasa, 26 Maret 2019 | 8:42 WIB


Rektor dan Pejabat UNNES Ziarahi Makam Leluhur

Seperti peringatan Dies Natalis tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Rektor dan segenap pejabat Universitas Negeri Semarang (UNNES) juga melakukan ziarah ke makam Senior presidium, rektor, pembantu rektor, sesepuh pendidikan, dan leluhur di lingkungan UNNES, Senin (25/3) pagi, di Kota Semarang dan Minggu (24/3) di Solo.

Mengawali kegiatan ini, Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan para pejabat UNNES berziarah ke makam Mochtar, Senior Presidium Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Semarang, di pemakaman umum Bergota  Semarang. Ziarah juga diikuti keluarga Ir H Atyoso Mochtar SS dan keluarga lainnya.

Ziarah di pusara mantan Gubernur Jawa Tengah itu diisi pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin oleh Baidhowi SAg MAg. Selain mendoakan para leluhur, ritual juga dimaksudkan memohon kepada Tuhan supaya UNNES senantiasa diberikan perlindungan agar tetap tenteram, sejahtera, dan bermanfaat bagi masyarakat sekitas serta Indonesia.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, UNNES bisa berkembang besar seperti sekarang ini tak lepas dari jasa para pendahulu.Untuk itulah keluarga besar UNNES tidak boleh melupakan jasa-jasa para perintis UNNES.

Selain menziarahi makam almarhum Mochtar, rombongan juga berziarah ke makam Mayjen Moenadi, Prof Drs Wuryanto di Solo.

Kemudian, Drs Hari Mulyono (Rektor Senior IKIP Semarang), Prof Dr Retmono, Drs  Moch Umar, Drs Suhartono, Drs L Sumarto MSc, Prof Drs Hartono Kasmadi MSc, Prof Drs Soegijono MSc, Sunu Waluyo, dan Prof Drs Abdul Malik.

Selain itu, juga Prof Humar Sahman, Drs Sriyadi, Prof Drs Satmoko, Prof Dr Sriningsih Satmoko, Drs Taryono, dan KH Syaiful Anwar.


Penulis: Sihono Dibaca : 247 kali

Thinkpedia TP Menjawab Tantangan Usaha Di Era Digital

Selasa, 26 Maret 2019 | 7:56 WIB


Thinkpedia TP  Menjawab Tantangan Usaha Di Era Digital

Peluang dan tantangan usaha di bidang digital semakin berkembang di era milenial.  Melalui program Technopreneurship Program Studi Teknologi Pendidikan (TP) menjawab tantangan usaha digital untuk mampu membuka peluang usaha bagi generasi milenial.  Untuk lebih memantabkan dan mendorong mahasiswa berwirausaha di bidang digital, komunitas mahasiswa Thinkpedia Teknologi Pendidikan menyelenggarakan  Seminar  Youtube dengan tema Rahasia Sukses Menjadi Youtuber di FIP UNNES, Senin 25/3.

Siti Astuti,  Alumni TP FIP  yang menjadi narasumber seminar mengatakan,  konten digital dapat mengantarkan menjadi pengusaha di era digital. “Jumlah subscriber saya sekarang  193.036, ini mencerminkan bahwa kontent digital telah mampu menghasilkan pundi-pundi penghasilan yang dating dari para penonton saluran youtub saya,” Kata Siti Astuti.

Narasumber lain yang juga memukau peserta seminar yaitu  Muhammad Wahid yang akrab dikenal Mas Wahid, Alumni FBS UNNES. Menurutnya, fokus, fokus, fokus dan terus focus merupakan kunci sukses usaha di bidang youtuber. “Dua tahun saya mengalami masa sulit saat mengawali usaha youtuber, Alhamdulillah sekarang subscriber saya sekarang mencapai 442.425, hal ini tentu tidak bisa saya capai bila saya tidak fokus, fokus  dan tidak serius menggarapnya,” ujar Wahid.

Seminar ini terselenggara berkat sinergi Teknologi Pendidikan dengan  SuksesPLR.com, Studio Foto FLIX Photoworks (Patemon), Jeng Catering, dan Kado-kado. Thinkpedia berharap seminar ini dapat memotivasi mahasiswa untuk berusaha  melalui dunia digital dengan  content yang  berkualitas sehingga mendatangkan rejeki berlimpah.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 257 kali

Kehangatan Dan Keakraban dalam Silaturahmi Ke Rektor Senior

Senin, 25 Maret 2019 | 15:14 WIB


Kehangatan Dan Keakraban dalam Silaturahmi Ke Rektor Senior

Kehangatan dan Keakraban selalu ada yang terjalin ketika Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES)  Prof Dr Fathur Rokhman MHum melakukan silaturahmi ke rumah Rektor senior UNNES.

Prof Fathur bersama Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjan, Ketua lembaga, Kepala Biro, Kepala UPT, dan unsur pimpinan lainnya melakukan kunjungan ke rumah tiga Rektor Senior UNNES yakni Prof Dr Rasdi Ekosiswoyo, Prof Sudijono Sastroatmodjo, dan sebelumnya juga ke Prof Dr AT Soegito SH MM, Senin (25/3).

Di rumah Prof Rasdi, di Jalan Lamongan Sampangan Semarang, Prof Fathur melaporkan keberadaan UNNES saat ini bahwa UNES sekarang sudah menjadi besar dan bersaing serta bersanding dengan universitas lain.

Keberadaan ini tak luput dari perjuangan, rintisan, dan doa dari para pimpinan dan sesepuh UNNES terdahulu, untuk itu para pimpinan UNNES sekarang melakukan “Mikul duwur mendem jero”, kata Prof Fathur.

Prof Rasdi pun menjawab, “Dulu dan sekarang tetap sama, kita seduluran sampai mati, budaya silaturahmi yang dilakukan seperti ini wajib diuri-uri karena merekatkan seduluran,” katanya.

Sebagai orang yang dianggap sesepuh, Prof Rasdi hanya bisa memberikan semangat apa yang sudah ada pada Visi dan Misi UNNES “Wong tuwa hanya tut wuri handayani saja,” tegasnya.

Kehangatan serupa juga dirasakan saat berkunjung ke rumah Prof Dr Sudidjono Sastro Admojo dan Prof Dr Prof AT Soegito, bahwa kebersamaan dan kekompakan para pimpinan itu merupakan kunci sukses keberhasilan. Untuk menjadi UNNES bereputasi Internasional dan UNNES menduni untuk Indonesia harus dibangun kebersamaan.

Silaturahmi ini dalam rangka Dies Natalis ke-54 UNNES, dan Prof Fathur memberi undangan khusus kepada Rektor Senior UNNES untuk hadir pada peringatan yakni tanggal 30 Maret mendatang. Kunjungan diakhiri dengan doa bersama dipimpin oleh Ketua BAI UNNES Drs Anwar Haryono MPd.


Penulis: Sihono Dibaca : 353 kali

Kenang Para Pendahulu, Rombongan UNNES Sambangi Makam Prof Wuryanto dan Mayjen Moenadi

Senin, 25 Maret 2019 | 11:04 WIB


Kenang Para Pendahulu, Rombongan UNNES Sambangi Makam Prof Wuryanto dan Mayjen Moenadi

UNNES dapat menjadi besar seperti sekarang ini atas perjuangan para pendahulu kita. Kami merasa jasa-jasa almarhum begitu besar sehingga kita patut mengenang dan meneladaninya. Mudah-mudahan beliau mendapat maghfiroh dan semoga kebaikannya dibalas oleh Allah.

Hal itulah yang diucapkan oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat berziarah ke makam Alm Mayjen Moenadi, Minggu (24/3).

Selain mengunjungi makam Alm Mayjen Moenadi, rombongan UNNES juga menyambangi makam rektor pertama UNNES Alm Prof Drs Wuryanto.

“Semoga apa yang dicita-citakan UNNES dikabulkan dan saya doakan semoga UNNES makin maju ke depannya,” tutur Arif Riyadi selaku perwakilan keluarga Alm Prof Drs Wuryanto.

Rombongan bertolak dari UNNES pada pagi hari menuju Solo dengan tujuan pertama yaitu makam mangkunegaran tempat Alm Prof Drs Wuryanto dimakamkan. Disana dilakukan pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin oleh M Ali Sadikin. Setelah itu, dilaksanakan acara tabur bunga oleh rektor dan rombongan. Perjalanan dilanjutkan menuju taman makam pahlawan untuk mendoakan dan melakukan tabur bunga di makam Alm Mayjen Moenadi.

“Dari kedua sosok tersebut, kita berterima kasih sekaligus belajar banyak. Tugas kita saat ini adalah mewujudkan cita-cita UNNES menjadi universitas yang terpandang di dunia,” tutur Prof Fathur.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 294 kali

UNNES, Peringkat 6 Perguruan Tinggi Paling Diminati

Senin, 25 Maret 2019 | 6:59 WIB


UNNES, Peringkat 6 Perguruan Tinggi Paling Diminati

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi salah satu perguruan tinggi paling diminati dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SNMPTN) 2019.

Berdasarkan data dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Universitas Berwawasan Konservasi ini dminati oleh 23.886 siswa dari seluruh Indonesia.

Jumlah itu menempatkan UNNES berada di posisi ke-6 setelah Universitas Brawijaya (UB), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Peringkat ini menempatkan UNNES sebagai perguruan tinggi eks-IKIP dengan jumlah peminat terbanyak se-Indonesia. Posisi itu sekaligus mengukuhkan posisi UNNES sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Tanah Air.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, tingginya jumlah peminat menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap UNNES.

“Kondisi ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap UNNES terus meningkat pembenahan dan peningkatan kualitas yang terus-menerus dilakukan,” katanya.

Data selengkapnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 1.365 kali

Usia 10 Tahun, Labschool UNNES Menjadi Ruang Implementasi Riset

Senin, 25 Maret 2019 | 0:12 WIB


Usia 10 Tahun,  Labschool UNNES Menjadi Ruang Implementasi Riset

Labschool Universitas Negeri Semarang menggelar  Open House  di usia 10 tahun dengan  komitmen membentuk generasi yang memliki karakter kuat, serta membentuk siswa siswi berprestasi di segala bidang.  Open House digelar di halaman Labschool UNNES, Jalan Menoreh Tengah, Sampangan, Sabtu (23//3).

Labschool UNNES kini merupakan lembaga pendidikan profesional, dimana di dalamnya terdapat tenaga professional baik guru maupun tenaga administrasi. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES Drs Ngabiyanto MSi.

“Di usia 10 tahun ini Labschool menjadi ruang  mengimplementasikan hasil riset dari dosen, sehingga metode pembelajaran berdasarkan riset pendidikan yang ada. Para dosen dari  PGSD,  PAUD, IKM,  Psikologi, dan lainnya dapat  mengimplementasikan hasil risetnya di sini. Mahasiswa juga dapat melakukan observasi perkembangan anak secara psikologis, melihat implementasi metodologi pengajaran dan lain sebagainya di  Labschool UNNES ini,” kata Ngabiyanto MSi.

Sejak berdirinya 10 tahun lalu, Labschool UNNES telah  banyak prestasi yang diraih seperti prestasi di kejuaraan Ritmik tingkat nasional, olahraga memanah di tingkat Jawa Tengah, Bola Voley di tingkat Jawa Tengah, dan Taekwondo yang mengkoleksi banyak mendali di berbagai kejuaraan baik di Jawa Tengah maupun Kota Semarang. Prestasi dapat diraih karena Labschool UNNES berkomitmen memfasilitasi seluruh siswa untuk mengembangkan minat dan bakat dalam bidang keilmuan, olahraga, dan seni.  

Ketua LP3 UNNES, Dr Sugianto MSi dalam sambutannya mengatakan, usia 10 tahun bagi berdirinya sebuah sekolah masih tergolong usia dini. Namun demikian, Labschool dalam kiprahnya telah berhasil meraih prestasi yang membanggakan.

“Kami mengharapkan terus adanya kerja sama, bimbingan, dan pendampingan dari para jajaran pimpinan UNNES,  Dinas Pendidikan, komite, dan orang tua. Hasil sekarang menjadi pemicu peningkatan prestasi di masa mendatang,” imbuh Dr Sugianto.

Menurut Kepala Pusat Laboratorium Sekolah Lab UNNES, Dr  Bambang Priyono MPd,  Labshcool UNNES juga menjadi satu-satunya sekolah yang menginisiasi Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di Kota Semarang. Dimana dalam metode pembelajarannya menggunakan metode sekolah belajar sambil bermain, atau bermain sambil belajar dengan tetap mengacu pada kurikulum nasional yang ada.

“Pembelajaran berbasis proyek, jadi mereka tidak hanya menerima pendidikan secara teori, tapi juga pendidikan secara praktek. Seperti membuat kipas angin, memanfaatkan barang bekas. Sehingga anak-anak dalam mengekspresikan pola geraknya betul-betul alami, akademik kita desain, kita buat regulasi atau aturan akademiknya di desain yang mengikat mereka,” ungkap Dr Bambang Priyono.

Pada Open House kali ini diawali dengan pertunjukan Barongsai dari Belpas art Semarang dilanjutkan senam bersama. Tim Karawitan dan Gamelan Sekar Laras SD Labschool UNNES tampil  memeriahkan acara di panggung utama.

Dalam gelaran tersebut, Kepala Sekolah SD Labschool, Muhammad Mukhlas mengatakan, kegiatan open house tersebut merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan sebagai ajang promosi, sekaligus menjadikan sebuah wadah bagi siswa PAUD maupun SD untuk berkreasi.

“Selain bazar, open  house kali ini menampilkan tari, gamelan, pementasan gerak dan lagu, drummer cilik, serta ada juga penampilan atraksi Barongsai dari Belpas art Semarang. Keseruan juga hadir dari kegiatan lomba baby dancing, memindahkan bola, memindahkan dan memasang bendera, mewarnai dan melengkapi gambar, serta menyusun geometri,” Terang Muhammad Mukhlas.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 244 kali

Kamis Malam, UNNES Berselimut Lantunan Sholawat

Jumat, 22 Maret 2019 | 11:06 WIB


Kamis Malam, UNNES Berselimut Lantunan Sholawat

Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saya berterimakasih kepada UNNES yang telah menyalurkan, mendidik, dan mendewasakan masyarakat Jawa Tengah sehingga Jawa tengah dikenal oleh dunia dengan keilmuannya, dengan kekokohannya untuk membentengi NKRI.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dalam acara UNNES Bersholawat di Gedung Auditorium Prof Wuryanto, Kamis malam (21/3).

UNNES bersholawat merupakan salah satu tradisi dalam rangka Dies Natalis UNNES ke 54. Acara yang bertemakan “Mendunia untuk Indonesia” ini dihadiri oleh Habib Umar Al-Mutohahar bersama grup rebana Az-Zahir Pekalongan, Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf, Pangdam IV Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, Ketua Fatayat NU Jawa Tengah dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan untuk selaalu menjaga nama baik UNNES. Harum dan luhurnya UNNES bergantung pada tangan-tangan seluruh warganya. Oleh karena itu jangan kotori UNNES dengann berita-berita hoaks ataupun ujaran kebencian.

“Kami mohon doa restunya semoga UNNES dapat mencapai visi sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Semoga dengan sholawat ini kita mendapat kemuliaan di dunia maupun di akhirat, serta membawa kemajuan UNNES”, tuturnya.

Adapun acara mauidhoh hasanah diisi oleh KH Ahmad Muwafiq yang berpesan agar para lulusan UNNES dapat berkontribusi dan berguna bagi masyarakat.

(NidaMR & Abd Aziz – Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 260 kali

Dua Pengelola Arsip Universitas Mataram Magang Di UPT Kearsipan UNNES

Jumat, 22 Maret 2019 | 10:36 WIB


Dua Pengelola Arsip Universitas Mataram Magang Di UPT Kearsipan UNNES

Sebanyak dua Pengelola Arsip Universitas Mataram (Unram) melakukan magang di UPT Kearsipan Universitas Negeri Semarang (UNNES) selama lima hari sejak 11 sampai 15 Maret 2019.

Mereka yakni Insan Rahmana ST dan Dedy Mulyadi, belajar siklus arsip, mulai dari penciptaan, klasifikasi, distribusi, penggunaan, penyimpanan, pemindahan, dan pemusnahan arsip.

Selain itu, mereka juga mempraktikkan secara langsung manajemen kearsipan yang ada di UNNES diantaranya praktik membuat surat melalui  Sistem Surat Dinas (Siradi) sampai pendistribusinya.

Insan Rahmana mengatakan, UPT Kearsipan UNNES ini sudah melakukan manajemen kearsipan perguruan tinggi dengan baik. Untuk itu kami belajar dari UNNES agar bisa menerapkan manajemen kearsipan di Unram. Harapannya, akan ada kerjasama dibidang kearsipan.

Kepala UPT Kearsipan UNNES Dr  Muhsin MSi  mengatakan  UPT Kearsipan UNNES sangat terbuka kepada semua pihak yang ingin belajar bersama mengenai kearsipan supaya tata kelola kearsipan bisa rapi dan mudah jika dicari keberadaannya, termasuk dari Unram.

Senada dengan Kepala UPT Kearsipan , Koordinator sistem dan layanan UPT Kearsipan UNNES, Agung Kuswantoro SPd MPd mengatakan bahwa kedua pengelola arsip Unram berdiskusi mengenai kebijakan kearsipan, praktik, dan melihat secara langsung pengelolaan arsip dinamis serta statis di UNNES.

Mereka juga melakukan kunjungan di depo kearsipan UPT Kearsipan, Tata Usaha, dan depo (record center) Fakultas Ekonomi UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 254 kali

Ketua Dewan Pers Indonesia Beri kuliah Umum di UNNES

Jumat, 22 Maret 2019 | 10:12 WIB


Ketua Dewan Pers Indonesia Beri kuliah Umum di UNNES

Bidang Kemahasisawan Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerja sama dengan Humas  mengadakan Kuliah Umum bersama Ketua Dewan Pers Indonesia dengan tema Peran Media dalam Membangun Citra Universitas di Gedung H kampus Sekaran Gunungpati Semarang, Kamis 21/2.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya menyampaikan reputasi kampus terbangun  atas peran pers dalam menyampaikan pemberitaan prestasi dan inovasi yang ada di kampus ke masyarakat.

“UNNES  memiliki Visi Berwawasan Konservasi dan Bereputasi International. Reputasi tidak bisa dilepaskan dari peran media dalam mengabarkan berbagai kegiatan, program, prestasi dan inovasi ke masyarakat,” Kata Prof Fathur Rokhman.

Menurut Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo, UNNES merupakan kampus yang hijau  dan sejuk. Lebih lanjut dikatakannya, keunggulan konservasi dan luasnya kampus UNNES di empat lokasi berbeda menjadi modal  membangun jejaring lebih banyak di tingkat international.

“Melalui keunggulan yang dimiliki, UNNES memiliki modal untuk membangun jejaring lebih banyak di tingkat international sehingga akan masuk CSR/CSA  lebih banyak untuk  pengembangan institusi,” Kata Yosep Adi Prasetyo

Pada kegiatan kuliah umum ini Ketua Dewan Pers menyampaikan strategi mempromosikan perguruan tinggi melalui media. Media memiliki peran signifikan dalam membangun reputasi perguruan tinggi.

“Kebutuhan universitas diantaranya dikenal, diminati dan diakui reputasinya. Reputasi dapat tercipta melalui akreditasi, suasana kampusnya, prestasi mahasiswanya, dan inovasi dosennya.  Semua hal tersebut perlu diwartakan untuk membangun kepercayaan masyarakat nasional dan international,” kata Yosep Adi Prasetnyo.

Hadir dalam kuliah umum tersebut Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Agus Nuryatin, Dekan dari 8 Fakultas, Wakil Dekan, Kepala Biro, Kepala UPT, Ketua BEM UNNES,  Mahasiswa Bidikmisi dan Perwakilan Lembaga Kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa.  


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 253 kali

KBRI Kuala Lumpur Fasilitasi Promosi UNNES

Jumat, 22 Maret 2019 | 8:07 WIB


KBRI Kuala Lumpur Fasilitasi Promosi UNNES

Untuk mendukung program Kelas International, Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengirimkan delegasi promosi ke  Malaysia.  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur  mengfasilitasi promosi UNNES melalui program Archipelago Exchibation(Archex).   Kegiatan diadakan di Aula Hasanudin KBRI Kuala Lumpur selama 2 hari, 18-19 Maret 2019. Melalui kegiatan promosi ini diharapkan peminat mahasiswa luar negeri  masuk UNNES semakin meningkat dan terjalin kerja sama dengan sekolah-skolah yang ada di Malaysia.  Kegiatan diadakan di Aula Hasanudin KBRI Kuala Lumpur selama 2 hari, 18-19 Maret 2019.

Menurut Dr Niken Subekti MSi selaku Staff Ahli Rektor Bidang Kerja Sama Luar Negeri, kegiatan promosi di  KBRI Kuala Lumpur menjadi sarana strategis memperkenalkan UNNES kepada siswa dan orang tua di luar negeri.

“Selain promosi program studi, kami juga menjajaki peluang  kerja sama  dengan  Atase Pendidikan Indonesia di Malaysia dan dengan Konsulat Jenderal KBRI Kuala Lumpur,” imbuh Dr Niken Subekti.

Hal senada juga disampaikan langsung oleh  Kepala Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana yang menyatakan KBRI siap membantu sekaligus mengfasilitasi promosi program studi kelas international yang ada di UNNES.

“Kami akan membantu mengsosialisasikan 13 kelas international yang ada di UNNES ke sekolah-sekolah di Kuala Lumpur. Kami juga akan membantu mensosialisasikan program intereship international dengan industry-industri yang berada di Malaysia,” Kata Rusdi.

Untuk memberikan informasi yang lengkap tentang UNNES, kepala Intrnational Office Intan Permata Hapsari juga ikut dalam kegiatan promosi pendidikan di KBRI Kuala Lumpur.

“Melalui kegiatan promosi ini diharapkan peminat mahasiswa luar negeri  masuk UNNES semakin meningkat dan terjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah yang ada di Malaysia,” kata Intan Permata Hapsari MPd


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 190 kali

Entrepreneurship Expo FMIPA Raih Leprid

Kamis, 21 Maret 2019 | 14:24 WIB


Entrepreneurship Expo FMIPA Raih Leprid

Student Entrepreneurship Expo yang digelar dalam rangka Dies Natalis Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alama (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) ke 54 meraih penghargaan Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid), Kamis (21/3).

Bertempat di halaman Gedung Dekanat FMIPA, penghargaaan Leprid atas inisiator rekor student entrepreneurship expo tingkat nasional dengan jenis usaha terbanyak diberikan oleh Paulus Pangka SH selaku ketua umum dan pendiri leprid kepada Dekan FMIPA Prof Dr Sudarmin MSi.

Expo kewirausahaan tingkat nasional ini diikuti oleh 162 peserta dari tiga belas perguruan tinggi yang berada di sembilan provinsi.  Setelah berjalan selama dua hari didapatkan tiga pemenang dari kategori makanan dan minuman, jasa dan perdagangan, produksi dan budidaya serta stand terfavorit.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 212 kali

Expo Kewirausahaan FMIPA, Ciptakan Mahasiswa Bermental Wirausaha

Kamis, 21 Maret 2019 | 13:31 WIB


Expo Kewirausahaan FMIPA, Ciptakan Mahasiswa Bermental Wirausaha

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Student Entrepreneurship Expo di depan Halaman Dekanat FMIPA, Rabu-Kamis (20-21/3).

Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana menciptakan wirausahawan muda baru di perguruan tinggi yang mengembangkan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics). Expo kewirausahaan ini diikuti oleh 162 peserta dari tiga belas perguruan tinggi yang berada di sembilan provinsi.

Pada hari terakhir diumumkan tiga pemenang pameran kewirausahaan dari masing-masing kategori. Juara pertama kategori makanan dan minuman dimenangkan oleh Yeni Rizki Istiqomah dari Universitas Negeri Surabaya, disusul Rifdah Hasanah dari Universitas Negeri Jakarta, dan tempat ketiga diraih oleh Jenny Ayu Rahmawati dari UNNES.

Untuk kategori Jasa dan Perdagangan, UNNES menempati peringkat satu dan dua yang diwakili oleh Joko Adi Saputro dan Rizki Danang Kartika. Sedangkan juara ketiga diraih oleh Ainun Anisa Akbar dari Universitas Negeri Makassar.

Kategori Produksi dan Budaya membawa I Dewa Gede Tresna dari Universitas Pendidikan Ganesha Bali meraih peringkat pertama. Juara kedua ditempati oleh Yani Alfina dari UNNES dan juara ketiga diraih Immega Adela Nurdin dari Universitas Islam Malang.

Sementara itu kategori stand terfavorit jatuh kepada Khoriatun Wakidah dari UNNES.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 201 kali

Prof Zaenuri: Berharap Pertahankan Akreditasi Prodi Pendidikan Luar Sekolah

Kamis, 21 Maret 2019 | 12:48 WIB


Prof Zaenuri: Berharap Pertahankan Akreditasi Prodi Pendidikan Luar Sekolah

Dua asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) mengvisitasi program studi (Prodi) Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (21/3/2019) di kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Dua asesor tersebut yakni yakni Dr Soedjarwo MSi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Dr Sardin MSi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Sebelum ke FIP, kedua asesor diterima Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt didampingi Dekan FIP Dr Achmad Rifai RC MPd,Dr Drs Edy Purwanto MSi (Wakil Dekan I) , Dra Sinta Saraswati MPd Kons (Wakil Dekan II), dan Dr Sungkowo Edy Mulyono SPd MSi (Wakil Dekan III).

Prof Zaenuri menyampaikan, akreditasi itu salah satu pilar pada penguatan kapasitas berbasis prodi. Untuk itu, semua prodi yang ada di UNNES ini kita dorong supaya meningkat akreditasinya yakni ‘Unggul’ termasuk prodi PLS ini. Prodi PLS FIP ini sebelumnya sudah terakreditas Unggul (A) untuk itu  diharapkan setelah divisitasi nanti bisa mempertahankan akreditasinya.


Penulis: Sihono Dibaca : 205 kali

FMIPA Adakan Expo dan Kompetisi Kewirausahaan

Kamis, 21 Maret 2019 | 6:20 WIB


FMIPA Adakan Expo dan Kompetisi Kewirausahaan

Revolusi industri 4.0 mendorong terjadinya disrupsi dalam berbagai bidang yang memberikan tantangan dan peluang usaha kepada generasi milenea.

Perubahan yang begitu cepat akibat disrupsi. Tren perkembangan teknologi juga telah bergeser sehingga perusahaan teknologi digital merajai ekosistem dan ekonomi dunia.

Hal itu yang mendorong Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), UNNES mengadakan mengadakan expo dan kompetisi kewirausahan, di depan Dekanat FMIPA (20/3).

Produk pembelajaran yang berbasis laboratorium menjadi sarana menciptakan wirausahawan muda baru di perguruantinggi yang mengembangkan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics).

Expo kewirausahaan mahasiswa ini memamerkan tiga bidang meliputi; makanan danminuman, jasa dan perdagangan, dan produksi dan budidaya dari hasil-hasil pembelajaran di laboratorium FMIPA dari 13 perguruan tinggi dari 9 Propinsi.

Hadir membuka acara Ismet Yusputra selaku Kasubdit Kesejahteraan dan KewirausahaanMahasiswa Belmawa Kemristekdikti bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dekan FMIPA UNNES, dan Wakil Dekan dari Universitas Pendidikan Ghanesa, Bali.

Sebanyak 162 stand kewirausahaan yang dihasilkan dari aktivitas pembelajaran di Laboratorium. Produk kewirausahaan seperti; makanan produk fermentasi yang dibuat dan dibina oleh laboratorium, jasa pengembangan robot sebagai produk pembelajaran di laboratorium teknologiinformasi, dan budidaya tanaman hias.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Dr Abdurrahman MPd menyampaikan, expo dan kompetisi ini sebagai bukti bahwa pembelajaran di laboratorium yang inovatif, telah berperan nyata dalam menyiapkan calon lulusan perguruan tinggi yang mandiri melalui kewirausahaan berbasis laboratorium


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 199 kali

Temu Kangen Anggota Wredatama, Rektor UNNES Sapa Dengan Senyuman

Rabu, 20 Maret 2019 | 14:31 WIB


Temu Kangen Anggota Wredatama, Rektor UNNES Sapa Dengan Senyuman

Pertemuan setahun sekali dalam rangka Dies Natalis UNNES ini tidak disia-siakan oleh para anggota Wredatama. Sejak menginjakan kaki di auditorium turun dari bus UNNES yang menjemputnya saling berjabat tangan, saling peluk cium, saling senda ketawa antara teman lama.

Sesepuh dan rektor senior Prof AT Soegito, Dekan Senior FIP (Drs Harjono MSI), dan Dekan Senior FIS Dr Subagio juga hadir dalam acara temu kangen dengan pimpinan UNNES ini.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta pimpinan menyalami satu persatu sesekali menepuk nepuk pundaknya sambil bercanda ria. Maklum sudah lama tidak berjumpa lagi setelah pensiun padahal dahulu kawan dekat, teman bercanda, bahkan teman makan bersama.

Ketua Paguyuban Wredatama Drs Zoedindharto Boedhi Hartono melaporkan, jumlah anggota Wredatama sampai akhir Desember 2018 sebanyak 721 orang, dan selama 2018 ada tambahan anggota baru sebanyak 58 orang. Pada kegiatan hari ini ada 546 orang yang hadir.

Kegiatan yang dilakukan pengurus diantaranya silaturahmi kepada anggota yang sakit atau terkena musibah, selama 2018 ini ada 38 orang yang dikunjungi termasuk takziah.

Rektor Prof Fathur Rokhman mengucapkan selamat datang di kampus UNNES, dan atas nama lembaga kami mohon maaf apabila kurang berkenan saat melayaninya.

Kemudian, Rektor memperkenalkan para pemimpin UNNES mulai dari Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga, dan Kepala Biro serta melaporkan perkembangan dan prestasi UNNES sekarang, berkat doa restu Bapak/Ibu semua diantaranya UNNES saat ini sudah tingkat dunia.

Kegiatan seperti ini merupakan kenangan yang indah, ceria, saling berbagi pengalaman. Keceriaan seperti ini bisa menghidupkan cel-cel baru sehingga awat muda dan ceria. Sebaliknya, kenangan yang  tidak indah harus dihapus saja karena bisa mendatangkan berbagai penyakait. Untuk itu maafkanlah kesalahan pimpinan saat ini dan yang dahulu, mohon Prof Fathur.

Setelah selesai memberi sambutan, Prof Fathur memberi cindera mata kepada purnakarya tertua yakni Drs Soejoko berusia 88 tahun dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Prof Drs Suwadji Bastomi (86 tahun) FBS, Drs Soewarno Widjatmoko (84 tahun) FIS, Dra Sri Rahayu (79 tahun) FIP, Kuntarlin (79 tahun) BUHK, dan Dra Sri Muryati (76 tahun) FMIPA.


Penulis: Sihono Dibaca : 244 kali

Anggota TNI Itu, Hari Ini Diwisuda

Selasa, 19 Maret 2019 | 14:25 WIB


Anggota TNI Itu, Hari Ini Diwisuda

Sebanyak 1.500 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menghadiri proses wisuda periode I tahun 2019, Selasa (19/3) diauditorium UNNES. Wisudawan tersebut terdiri dari 21 doktor, 190 magister, 1.280 sarjana, dan 9 diploma III. Satu diantaranya mahasiswa S1 jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Rekretasi (PJKR), Dini Mitasari.

Ia seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat di Kodam IV Diponegoro dengan pangkat Sertu. Anak kedua dari tiga bersaudara ini bercita-cita ingin menjadi seorang atlet, hari-hari terus dilaluinya dengan giat berlatih.

Tak heran segudang prestasi sebagi altet takrow nasional berhasil diraihnya, diantaranya 1 medali perak PON 2008, 1 medali perunggu Sea Games 2009, 1 medali perunggu Asean Games 2010, 1 perak dan 1 perunggu Sea Games 2011, 1 emas PON 2012, 3 perunggu Sea Games 2013, 2  perunggu Asean Games 2014, 1 medali perunggu Sea Games 2015, 1 perak PON 2016, 1 medali perak dan 1 perunggu Sea Games 2017, serta 1 perunggu Asean Games 2018.

Gadis kelahiran 1993 ini mulai mendaftar polisi pada tahun 2013, namun belum berminat menjadi TNI. Setelah dua kali tidak berhasil menjadi polwan, akhirnya pada tahun 2015 mendaftar TNI di Kodam IV dan berhasil diterima. Pada tahun 2018 anak dari pasangan Sutikno dan Munawaroh ini ditugaskan di bagian minfet.

Rektor UNNES saat pidato menjelaskan, bahwa ia bangga bangga memiliki mahasiswa seperti Dini Mitasari, “Saya bangga sebagai rektor mempunyai mahasiswa seperti Dini, ia sangat membanggakan untuk UNNES dan Indonesia”, Pungkasnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 441 kali

Raih Akreditasi A, Prodi Pendidikan Teknik Elektro Siap Dongkrak Prestasi

Senin, 18 Maret 2019 | 12:38 WIB


Raih Akreditasi A, Prodi Pendidikan Teknik Elektro Siap Dongkrak Prestasi

Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meraih akreditasi Unggul (A) setelah sebelumnya dilakukan visitasi akreditasi oleh Badan Nasional Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Dr Ing Dhidik Prasetyanto ST MT menyampaikan, perolehan itu berdasarkan surat ketetapan nomor 251/SK/BAN-PT/Akred/S/2019, akreditasi ini berlaku selama lima tahun hingga 05 Maret 2024.

Akreditasi merupakan upaya pemerintah untuk menstandardisasi dan menjamin mutu alumni perguruan tinggi, sehingga kualitas antar Perguruan Tinggi tidak terlalu bervariasi sesuai kebutuhan kerja.

Alhamdulillah Prodi Pendidikan Teknik Elektro UNNES mendapatkan akreditasi unggul berkat dukungan dari pimpinan universitas dan fakultas, kata Dhidik Prasetyanto.

Dhidik Prasetyanto berkomitmen kedepan, akan terus berupaya untuk meningkatkan prestasi dan mempertahankan akreditasi unggul ini.

Dekan FT Dr Nur Qudus menyampaikan, capaian predikat unggul ini merupakan hasil kerja keras dan kerjasama civitas akademika di Prodi Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, dan Fakultas Teknik dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi yang berkualitas.

Hasil tersebut terpotret dari isian borang akreditasi dan penilaian saat visitasi yang mengalami peningkatan kualitas sehingga mampu meraih predikat unggul.


Penulis: Sihono Dibaca : 417 kali

Grand Opening KAP Bersama Habib Muhammad bin Farid Al Mutohar

Senin, 18 Maret 2019 | 7:46 WIB


Grand Opening KAP Bersama Habib Muhammad bin Farid Al Mutohar

Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) melalui panitia Kuliah Ahad Pagi (KAP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Grand Opening Kuliah Ahad Pagi (Go KAP) atau disebut juga KAP Take Off, Minggu (17/3).

Acara yang bertempat di Gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini diikuti oleh 224 peserta pengambil mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI). Para peserta terlihat antusias menyimak materi yang disampaikan oleh Habib Muhammad bin Farid Al Mutohar.

Pada kegiatan bertema “tiket menuju surga booking segera” Habib Muhammad menjelaskan pentingnya adab dalam berilmu. Bahkan dalam penyebutannya pun tidak boleh keliru, bukan ilmu dan adab melainkan adab dan ilmu.

Selain menuntut ilmu, hal yang dapat dilakukan seorang mahasiswa dalam rangka menggapai SurgaNya ialah mencari keridhaan Allah, beliau menyampaikan ridhanya Allah berada pada ridhanya orang tua.

“Kunci cerdas dalam menuntut ilmu dan kunci mencari ridha Allah adalah dengan memperbanyak sholawat, meminta ampun kepada Allah dengan membaca istighfar, sholat secara berjamaah, dan memperbanyak sholat sunnah”, tuturnya.

Acara ditutup dengan pembacaan doa, diikuti oleh seluruh peserta dan panitia.

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 321 kali

Konaspi IX: Para Rektor Sampaikan Rekomendasi Deklarasi Padang

Senin, 18 Maret 2019 | 0:26 WIB


Konaspi IX: Para Rektor Sampaikan Rekomendasi Deklarasi Padang

Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) merupakan wahana akademik kaum pendidik Indonesia untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi pembangunan manusia seutuhnya melalui pendidikan. Konaspi IX yang dilaksanakan di Universitas Negeri Padang pada 13-16 Maret  2019 berhasil merumuskan rekomendasi yang disebut sebagai  Deklarasi Padang. Deklarasi Padang dibacakan di Auditorium Universitas Negeri Padang, Jumat malam, 15/3.

Rektor UNNES Prof  Fathur Rokhman MHum yang turut hadir dalam Deklarasi Padang mengemukakan bahwa  revolusi pendidikan di Indonesia perlu dilakukan terutama hal standarisasi mutu lembaga pendidikan, sistem rekrutmen mahasiswa, kurikulum dan sistem pembelajaran, sistem pengangkatan dan pendistribusian guru serta standardisasi pendidikan PAUD dan Dikdasmen dalam mendukung Revolusi Industri 4.0.

“UNNES harus menjadi pelopor  penyelarasan pendidikan  dengan Revolusi Industri 4.0. Pendidikan harus berbenah dan harus dikembangkan dengan berbagai terobosan. UNNES sebagai  Perguruan Tinggi penghasil tenaga pendidik dan kependidikan  terus berupaya  mendesain dan mengembangkan pendidikan dengan multipendekatan sehingga menghasilkan luaran yang semakin tangguh,” Jelas Prof Fathur Rokhman.

Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) IX, sebagai lanjutan dari Deklarasi Jakarta yang mengamanatkan peran strategis LPTK dalam menciptakan generasi mas 2045 melalui penguatan pendidikan era revolusi industri 4.0, merekomendasikan kepada Pemerintah Republik Indonesia dan semua pihak yang terkait, yang selanjutnya disebut sebagai “Deklarasi Padang” berikut ini.

Pertama,  pemerintah harus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pendidikan Pancasila sebagai ideologi yang semakin relevan dengan perkembangan kekinian bangsa Indonesia dan harus menjadi praksis ideologis yang memiliki kekuatan riil untuk mewujudkan cita-cita nasional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kedua,  pemerintah harus memperkuat pendidikan vokasi dengan membuka program studi baru dan menyediakan sarana serta prasarana yang berbasis pada kebutuhan dunia industri dan dunia usaha yang diselenggarakan dengan dual system sesuai dengan tuntutan revolusi industri 4.0. Ketiga, pemerintah harus melakukan pemetaan kebutuhan guru yang terintegrasi secara nasional meliputi jumlah siswa, jumlah mata pelajaran, jumlah ruang kelas, dan jumlah sekolah (memperkuat pemberlakukan nomor induk siswa 3 nasional, nomor induk ruang sekolah nasional, dan nomor induk sekolah nasional) berbasis teknologi informasi. Keempat, pemerintah harus menyelenggarakan pendidikan guru secara terpadu antara pendidikan akademik dengan pendidikan profesi.  Kelima Pemerintah harus meningkatkan kualitas guru melalui pembatasan kuota pendidikan akademik dan pendidikan profesi. Keenam, pemerintah harus memfasilitasi lembaga pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang unggul, memiliki kemampuan literasi, komunikasi, dan inovasi serta memiliki nilai-nilai spiritual, toleransi, empati, tidak diskriminatif, hak asasi manusia, cinta damai, dan memiliki wawasan kebangsaan untuk mampu beradaptasi dalam kehidupan global melalui penyediaan beasiswa baik umum maupun jalur prestasi olahraga dan seni, pertukaran mahasiswa untuk level internasional, pendidikan dan pelatihan dalam dan luar negeri. Ketujuh,  LPTK harus meningkatkan fleksibilitas kompetensi lulusan dengan cara menyediakan program mayor-minor dan gelar ganda sesuai dengan otonomi perguruan tinggi. Kedelapan, pemerintah harus membangun budaya mutu di lembaga pendidikan dengan menerapkan sistem penjaminan mutu yang menentukan kuota mahasiswa, penyelenggaraan program, dan sistem penganggaran. Kesembilan, pemerintah harus menyelenggarakan akreditasi dengan memperkuat peran dan fungsi LAM kependidikan. Kesepuluh, pemerintah harus memenuhi amanah undang-undang guru dan dosen melalui penyiapan infrastruktur (laboratorium dan asrama) yang unggul sesuai dengan karakteristik tantangan revolusi 4.0. Kesebelas pemerintah harus menuntaskan penyediaan dan pengembangan sumber daya manusia (pendidik dan tenaga kependidikan) melalui studi lanjut doktoral dan nondegree sebagai prioritas utama pembangunan. Kedua belas, pemerintah harus menerapkan pemberian BOPTN yang lebih adil sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah perguruan tinggi.

Deklarasi Padang di Bacakan oleh Rektor Universitas Padang dan ditandatangani oleh 12 Rektor LPTK. Rektor yang menandatangani Deklarasi Padang yaitu Rektor  Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Semarang,  Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Pendidikan Ganesa, Universitas Negeri Makassar,  Universitas Negeri Gorontalo, dan Universitas Negeri Manado.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 343 kali

83 Dosen UNNES Paparkan Karya Ilmiah Di Konaspi IX

Minggu, 17 Maret 2019 | 22:58 WIB


83 Dosen UNNES Paparkan Karya Ilmiah Di Konaspi IX

Kecepatan  perubahan teknologi yang berkembang pesat saat ini  berpengaruh terhadap dinamika pendidikan nasional. Untuk menanggapi hal tersebut Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengirimkan 85 dosen untuk memaparkan karya ilmiahnya dalam  kegiatan Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) ke IX yang berlangsung di Universitas Negeri Padang (UNP). Konaspi  berlangsung dari  Rabu hingga Sabtu (13-16/3/2019).

83 delegasi UNNES dalam Konferensi Internasional dipilah ke dalam dua katagori sesuai bidang ilmu. Pertama katagori  International Conference on Education, Social Sciences and Humanities (ICESSHum). Konferensi katagori  ini fokus ke kajian ilmu sosial dan humaniora yang berhubungan dengan kependidikan. Sementara katagori International Conference on Education, Sciences and Technology (ICESTech) pembahasannya fokus kepada masalah sains dan teknologi yang berhubungan dengan isu kependidikan.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum  berharap agar selain sebagai wahana  silaturahmi, melalui kegiatan Konaspi IX di UNP Padang ini dapat dijaikan  wahana akademik Ilmuan UNNES dalam memberikan sumbangsih pemikiran  melalui karya ilmiah.

“Melalui konverensi  internasional pada Konaspi IX ini, para pakar UNNES yang menggeluti pengajaran dan penelitian di bidang pendidikan  mampu memberikan sumbangsih pemikiran kritis dari berbagai perspektif.  Saya  berharap semua karya ilmiah yang dikirim ke Kanospi IX ini termuat di prosiding terindeks dari lembaga pengindeks global,” kata  Prof  Fathur Rokhman

Menurut Rektor Universitas Negeri Padang, Prof Ganefri selaku tuan rumah, kegiatan Konaspi IX yang dibuka oleh  Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof  Mohamad Nasir PhD berhasil mengumpulkan 2.089 karya ilmiah dari dalam dan luar negeri. Melimpahnya karya ilmiah yang masuk menginisiasi panitia untuk membagi dalam tiga model presentasi,  yaitu parallel session, roundtable discussion session, dan poster session.  Peserta yang masuk parallel session harus presentasi di kelas paralel dengan menggunakan media power point. Roundtabe discussion session merupakan  presentasi dan tanya jawab dalam kelompok terbatas.  Peserta yang masuk poster session harus presentasi lisan dengan menggunakan media poster.

Kesuksesan Konaspi IX tak lepas dari peran dua belas LPTK se-Indonesia. Kedua belas LPTK tersebut yaitu Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Semarang,  Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Pendidikan Ganesa, Universitas Negeri Makassar,  Universitas Negeri Gorontalo, dan Universitas Negeri Manado. dihadiri anggota Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Negeri Indonesia (ALPTKNI) merupakan kegiatan yang  dimotori oleh dua belas LPTK se-Indonesia.  Kedua belas LPTK tersebut yaitu Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Semarang,  Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Pendidikan Ganesa, Universitas Negeri Makassar,  Universitas Negeri Gorontalo, dan Universitas Negeri Manado.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 321 kali

Gelar Seminar Kebahasaan, Hima Bahasa Indonesia Hadirkan Ivan Lanin

Minggu, 17 Maret 2019 | 8:42 WIB


Gelar Seminar Kebahasaan, Hima Bahasa Indonesia Hadirkan Ivan Lanin

Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang akan mengadakan Seminar “Milenial Berkarya: dengan Bahasa Kita Bisa Apa?”, Minggu (21 April 2019), pukul 08.00, di Gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial UNNES kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Seminar ini menghadirkan pembicara Ivan Lanin (pakar bahasa, wikipediawan), Rachel Amanda (artis, penulis buku Andai Kita), dan Surahmat (dosen Bahasa dan Sastra Indonesia UNNES, Pemimpin Redaksi Portalsemarang.com).

Panitia kegiatan, Isti, mengatakan seminar terbuka untuk umum. Pendaftaran dibuka hingga 18 April 2019. Isti mengatakan seminar dapat diikuti oleh mahasiswa, guru, pemerhati bahasa, maupun masyarakat umum.

Ivan Lanin, sebagaimana dikutip dari Wikipedia, dikenal sebagai seorang aktivis yang menganjurkan penggunaan bahasa Indonesia baku serta memperkenalkan padanan Indonesia dari istilah-istilah asing di beberapa situs web, seperti Facebook dan Twitter. Direktur Proxsis Consulting ini juga mendirikan LinguaBahasa yang menyediakan keterampilan bahasa Indonesia untuk pekerja profesional.

Adapun Rachel Amanda pernah membintangi beberapa judul film. Di film perdananya, Heart, ia memerankan versi muda dari tokoh Rachel. Mahasiswi Psikologi Universitas Indonesia ini masuk nominasi MTV Indonesia Movie Awards atas perannya dalam film I Love You, Om.

Selain mengajar pada Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Surahmat aktif menulis di sejumlah media massa. Penulis buku Politik Bahasa Penguasa(2016) ini mendirikan situs berita Portalsemarang.comyang menyajikan informasi seputar Kota Semarang dan sekitarnya.

Pendaftaran seminar dapat dilakukan dengan menghubungi Isti (083838177737).


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 432 kali

Menristekdikti Dorong LPTK Hasilkan Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0

Kamis, 14 Maret 2019 | 14:47 WIB


Menristekdikti Dorong LPTK Hasilkan Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0

Buka Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) ke-IX di UNP, Menristekdikti Dorong LPTK Hasilkan Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran di Era Revolusi Industri 4.0

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir membuka secara resmi Konvensi Nasional Pendidikan (Konaspi) ke-IX di Universitas Negeri Padang (UNP), Padang (13/03/2019). Konaspi merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Negeri Indonesia (ALPTKNI). Konaspi IX di UNP mengangkat Tema: Pendidikan pada Era Revolusi Industri 4.0.

Menteri Nasir dalam sambutannya mengatakan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai pencetak tenaga pendidik berkualitas dan penghasil inovasi sistem pembelajaran memiliki peran yang sangat strategis dalam menyiapkan SDM Indonesia untuk masa yang akan datang. Oleh karena itu, Menristekdikti berharap Konaspi IX ini dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi solutif dan aplikatif bagi pengembangan tenaga kependidikan dan inovasi sistem pembelajaran di Indonesia.

“ Kita memerlukan sumbangsih pemikiran yang solutif, aplikatif, dan relevan dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Karena dengan pendidikanlah masyarakat kita menjadi cerdas, unggul, berdaya saing, dan berkarakter,” tutur Menteri Nasir.

Menteri Nasir menambahkan perguruan tinggi harus merubah pola pikir dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dengan cara lebih terbuka terhadap ilmu pengetahuan baru. Dengan demikian dapat dihasilkan terobosan dan inovasi sistem pendidikan dan pembelajaran.

” Kampus harus lebih terbuka dengan cara memiliki pola pikir yang terbuka, hati yang terbuka dan terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks, kita sadari betul semakin tingginya harapan pemerintah dan masyarakat Indonesia kepada perguruan tinggi dalam memberikan pendidikan kepada generasi penerus bangsa agar kompetitif, kreatif, dan inovatif di era disrupsi saat ini,” imbuh Menristekdikti.

Menteri Nasir menerangkan revolusi industri 4.0 juga telah mengubah sistem pembelajaran yang ada. Oleh karena itu, perkembangan teknologi harus diikuti dengan inovasi dalam sistem pembelajaran. Perguruan tinggi Indonesia, terutama LPTK harus bergerak cepat agar tidak tertinggal dari negara lain.

“Kalau tidak melakukan itu kita akan tertinggal dari negara lain dan yang paling dibutuhkan adalah kreatifitas,” ujarnya.

Menristekdikti menjelaskan bahwa LPTK memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama mulai dari kompetensi dan kualitas tenaga pendidik, sertifikasi tenaga pendidik, hingga inovasi pembelajaran di era Revolusi Industri 4.0. Setiap tahunnya seluruh LPTK di Indonesia baik negeri maupun swasta menghasilkan lebih kurang 300 ribu lulusan. Namun demikian dari jumlah tersebut baru sekitar 120 ribu yang terserap di sekolah dan lembaga pendidikan. Agar dapat bersaing baik tingkat nasional dan global, lulusan LPTK harus dibekali kompetensi yang mumpuni, harus kreatif dan inovatif.

Menteri Nasir di akhir sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan Konaspi IX yang juga menghadirkan konferensi internasional, hal ini sangat baik bagi iklim riset di Indonesia. Dalam konferensi internasional ini pemakalah dari perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri akan presentasi jurnal penelitiannya. Kemenristekdikti senantiasa mendorong dosen mulai dari Asisten Ahli hingga Profesor untuk menghasilkan publikasi ilmiah internasional. Saat ini dari 5.500 Profesor di Indonesia, baru sekitar 2.250 Profesor yang aktif melakukan publikasi ilmiah internasional.

Ketua ALPTKNI Syawal Gultom mengatakan LPTK harus siap berinovasi dan bertransformasi menghadapi tantangan revolusi industri 4.0. Dia mengatakan pendidikan akan terus berkembang dan pergerakannya menjadi sangat dinamis. Mengingat teknologi telah membaur pada kehidupan kita sehari-hari. Ide dan gagasan konstruktif sangat diperlukan

Syawal Gultom yang juga Rektor Universitas Negeri Medan berharap melalui forum ini para pendidik dari seluruh Indonesia akan berembuk untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah terkait sikap yang akan diambil dalam menghadapi tantangan ke depan terutama bagi dunia pendidikan.

“ Di era 4.0 ini bukan masalah konten tetapi pergeseran paradigma dan cara berpikir, dahulu pendidikan kita berpusat pada guru, sekarang paradigma terbaru bagaimana cara mengaktifasi sumber belajar. Harapan saya dalam forum yang bergengsi ini berharap bahwa kita akan mendapat rekomendasi baru dari ranah Minang ini untuk kita sumbangkan pada perjalanan pendidikan 2 sampai 3 tahun ke depan, ” katanya.

Pada kesempatan yang sama Rektor UNP Ganefri mengatakan Konaspi IX yang digelar di Universitas Negeri Padang (UNP) ini diikuti sebanyak 2.089 peserta dan yang terbanyak sepanjang sejarah.

“Dalam Konaspi IX ini kami juga menggelar dua konferensi internasional yang hingga saat ini jumlah makalah yang disampaikan kepada panitia mencapai 2.089 makalah. Pemakalah tidak hanya berasal dari perguruan tinggi Indonesia namun juga dari perguruan tinggi di luar negeri,” pungkasnya.

Pembukaan Konvensi Nasional Pendidikan ke-IX ini turut dihadiri Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ismunandar, Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Muchlis Rantoni Luddin, Deputi Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Subandi, Rektor LPTK se Indonesia, Rektor Universitas Andalas, Kepala LLDikti Wilayah X, Rektor ITS, Dekan dan Pimpinan Prodi Kependidikan dari berbagai universitas dan tamu undangan lainnya.

Siaran Pers Kemenristekdikti No: 53/SP/HM/BKKP/III/2019


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 407 kali

Jurusan Teknik Sipil, Prodi Teknik Arsitektur FT UNNES Divisitasi BAN PT

Kamis, 14 Maret 2019 | 10:22 WIB


Jurusan Teknik Sipil, Prodi Teknik Arsitektur FT UNNES Divisitasi BAN PT

Jurusan Teknik Sipil Program Studi (Prodi) S1 – Teknik Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Tim asesor yang melakukan visitias prodi Teknik Arsitektur yakni Prof Dr Ir Slamet Trisutomo MS dari Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan Fosterharoldas Swasto ST MSc PhD dari Universitas Gadjah Mada (UGM) diterima oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum, didampingi Dekan FT Dr Nur Qudus MT, Dr I Made Sudana MPd (WD1), dan pejabat terkait di FT, Kamis (14/3) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Agus Nuryatin menyampaikan, sudah menjadi tradisi UNNES bahwa setiap ada Asesor dari BAN PT yang akan melakukan asesmen lapangan diajak selaturahmi kepada pimpinan UNNES dahulu, dan melalui Badan Penjamin Mutu, UNNES terus mendorong prodi untuk memiliki akreditasi ‘Unggul’ (A).

Prof Agus berharap, Prodi Teknik Arsitektur S1 ini setelah diasesmen lapangan yaitu ditelaah dan dinilai yang dilaksanakan oleh tim asesor BAN PT ini bisa memperoleh akreditasi ‘Unggul’.


Penulis: Sihono Dibaca : 257 kali

UNNES Selenggarakan Sosialisasi Pedoman Pengakuan Pendapatan Dan Pengelolaan Piutang

Rabu, 13 Maret 2019 | 11:25 WIB


UNNES Selenggarakan Sosialisasi Pedoman Pengakuan Pendapatan Dan Pengelolaan Piutang

Bagian Akuntansi dan Pelaporan Biro  Perencanaan dan Keuangan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan sosialisasi  Pedoman Pengakuan Pendapatan Dan Pengelolaan Piutang, selasa (12/3) di  Rektorat UNNES.

Kegiatan diikuti 104 orang, terdiri atas Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur, Dekan, Wakil Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro, kepala UPT, Kepala Bagian, dan Kepala Sub Bagian se UNNES.

Ketua panitia Unang Setiawati SE melaporkan bahwa terkait adanya PMK Nomor: 220/PMK.05/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan BLU maka sebagai petunjuk teknis di lingkungan UNNES maka disusunlah pedoman ini.

Berdasarkan PMK 220 ini, maka seharusnya semua penerimaan disetorkan ke rekening BLU yang kemudian diakui sebagai pendapatan sesuai ketentuan. Namun dikarenakan masih belum optimalnya pemahaman terkait PMK itu, maka masih ada beberapa penerimaan yang dikelola secara langsung oleh unit-unit kerja.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd menyampaikan, sosialisasi ini sebagai upaya untuk mengoptimalkan keselarasan pemahaman tentang pengelolaan pendapatan dan piutang di masing – masing unit UNNES.

Hadir pemateri Ketua Satuan Pengawas Internal Drs Sukirman MSi CRMP QIA (Pedoman Pengakuan Pendapatan)  dan Sekretaris Satuan Pengawas Internal Dhini Suryandari MSi Ak CA QIA CRMP (pengelolaan piutang).


Penulis: Sihono Dibaca : 328 kali

Secara Daring Mahasiswa UNNES Belajar Bahasa Inggris

Selasa, 12 Maret 2019 | 22:52 WIB


Secara Daring Mahasiswa UNNES Belajar Bahasa Inggris

65 Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Bahasa dan Karakter bagi Mahasiswa secara daring sejak bulan Oktober 2018. Untuk mempersiapkan pembelajaran hingga 31 maret 2019, Mahasiswa juga berkesempatan  menghadiri kegiatan Peningkatan Motivasi (Novo Talk) di Gedung Bundar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Selasa, 12/3.

Wakil Dekan Bidang Akademik FBS Dr Hendi Pratama MA mengajak peserta pelatihan untuk bersyukur karena telah mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan bahasa dan karakter secara gratis.

“Saya berharap peserta dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.  Terus tingkatkan motivasi dan kapasitas berbahasa Inggris  untuk masa depan yang lebih baik.” Ungkap Dr Hendi Pratama.

Muhamad Rizki Nugraha Darma Nagara selaku Community Manager, Novo Learning Belanda menjadi pembicara utama. Dalam paparannya Muhamad Rizki memberikan inspirasi dan motivasi kepada seluruh mahasiswa yang hadir untuk dapat menyelesaikan pelatihan  ini dengan baik dan dapat mengambil pelajaran dari pelatihan ini.

Pembicara kedua Ibu Irene selaku customer success manager Novo Learning memaparkan bahwa pelatihan bahasa Inggris ini dilaksanakan secara daring dan meliputi keterampilan berbahsa, seperti: listening, speaking, reading, dan writing. Setelah peserta menyelesaikan pelatihan ini, mereka akan mendapatkan sertifikat pelatihan dengan kualifikasi  CEFR (Common European Framework of Reference).

Program Peningkatan Kompetensi Bahasa dan Karakter bagi Mahasiswa terselenggara atas dukungan  Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa yang telah terseleksi dari 14 Universitas terpilih.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 381 kali

Rektor UNNES Berikan Pelatihan Kepemimpinan Bertumbuh di Universitas iVET

Selasa, 12 Maret 2019 | 11:21 WIB


Rektor UNNES Berikan Pelatihan Kepemimpinan Bertumbuh di Universitas iVET

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, telah sukses mengadakan one day training for university leaders dengan judul ‘Kepemimpinan Bertumbuh’ di Rektorat Universitas iVET (12/3).

Kepemimpinan Bertumbuh adalah satu set prinsip kepemimpinan yang berpusat pada pengembangan kualitas diri pemimpin dan orang-orang disekitarnya. Prinsip kepemimpinan bertumbuh adalah sebuah hasil kontemplasi pemikiran Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum dan hasil pemikiran tersebut telah dituangkan dalam buku Kepemimpinan Bertumbuh. 

Dalam kesempatan ini Rektor UNNES menjelaskan, saat ini kita sedang menghadapi tantangan-tantangan baru di era distrupsi. Jika tantangan itu menjadikan kita takut, maka perguruan tinggi tidak akan maju. Jadikan tantangan ini sebagai peluang untuk bersinar di era distrupsi.
 
Ia juga menyampaikan, sejatinya kepemimpinan bagaikan pohon yang terus bertumbuh. Benih merupakan bibit utama dalam menentukan seberapa kuat pohon tersebut berdiri. Terpaan badai merupakan cobaan ketika pohon berdiri. Terakhir menumbuhkan benih, berarti tugas pemimpin harus menyiapkan pemimpin berikutnya.
 
Ditegaskan pula, pemimpin  dimulai dari visi, maka anda punya bibit kepemimpinan. Semakin besar visinya, semakin besar kepemimpinannya. Jika pemimpinnya luar biasa, organisasi dapat berjalan baik. Sebaliknya, organisasi tanpa pemimpin semua akan berjalan sendiri-sendiri dan tidak akan mencapai tujuannya.

Pada kesempatan ini Rektor UNNES didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Prof Dr Agus Nuryatin MHum dan Rektor iVET, Prof Dr Rustono MHum, menandatangani MoU. 

Dalam sambutannya Rektor iVET menyampaikan, Universitas iVET berharap kerjasama antara UNNES dan iVET akan berlanjut dan tidak berhenti pada bidang tertentu saja.

MoU ini akan menjadi langkah awal kerjasama yang baik bagi dua institusi ini. Kami berharap UNNES dapat membantu kemajuan iVET.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 406 kali

Usai Dilantik, 24 Anggota KSR UNNES Ikuti Pelatihan Manajemen Dasar

Selasa, 12 Maret 2019 | 8:26 WIB


Usai Dilantik, 24 Anggota KSR UNNES Ikuti Pelatihan Manajemen Dasar

Sebanyak 24 anggota KSR PMI Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan  XXXIII mengikuti Pelatihan Manajemen Dasar di Gedung UKM UNNES Sekaran Gunungpati.

KetuaKSR PMI Unit UNNES Tohiran saat membuka kegiatan menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota angkatan XXXIII dalam manajemen organisasi dasar. Dan selamat  datang kepada anggota KSR baru di keluarga besar KSR PMI Unit UNNES.

Ada lima materi dalam kegiatan ini yaitu Kesekretariatan disampaikan oleh Ika Septyaningsih (30), Teknik Sidang oleh Ndan Tohiran (31), Logistik oleh Fitri Maimunah (30), Manajemen Konflik dan Analisis SWOT oleh Afif Sa’Roni (30), serta Kehumasan dan Teknik Lobbying oleh Amalia Raafiah SKM (29).


Penulis: Sihono Dibaca : 239 kali

UNNES Gelar Dzikir Bersama Al-Khidmah

Senin, 11 Maret 2019 | 16:07 WIB


UNNES Gelar Dzikir Bersama Al-Khidmah

Dalam gelaran lanjutan Dies Natalis UNNES ke-54, UNNES menyelenggarakan UNNES Berdzikir bersama jamaah Al- Khidmah, Sabtu (9/3).

Gedung auditorium menjadi saksi dalam gelaran dzikir akbar yang pertama kali digelar ini.

Dzikir ini dihadiri oleh Rektor UNNES beserta jajaran pimpinan UNNES seperti Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, beserta dosen dan Dharma Wanita.

Dalam Dzikir ini pula, turut hadir kerabat alim ulama dari berbagai daerah dan dimeriahkan oleh ribuan peserta dari mahasiswa serta warga sekitar Gunung pati.

Adapun susunan acara ini dimulai dengan Dzikir bersama, sambutan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fatkhur Rohman MHum, dibalas sambutan perwakilan Al-Khidmah dan Tausiah.

Dalam Dzikir ini, Rektor berharap dengan dilangsungkannya kegiatan ini, UNNES akan semakin jaya dan mendunia dengan dzikir dan doa bersama yang dilantunkan diharapkan UNNES semakin cepat sampai pada titik tersebut.

Dengan prestasi dari mahasiswa dan dosen yang kian meningkat dari waktu ke waktu maka bukanlah hal yang mustahil untuk UNNES mencapai reputasi Internasional.

Ketua Pengurus Pusat Jamaah Al-Khidmah Joko Suyono menyampaikan harapannya dalam kegiatan akbar ini. Ia berharap keberkahan yang diberikan pada semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut.

“Al-Khidmah merupakan perkumpulan majelis Dzikir yang didirikan oleh Ahmad Asrori Al-Ishaqi. Majelis ini tidak memihak pada kubu manapun. Majelis ini bukan hanya milik jemaat tetapi milik bangsa bahkan dunia seperti UNNES yang mendunia,” imbuhnya.

Dzikir ditutup dengan tausiah sekaligus doa bersama untuk keselamatan umat. Kegiatan serupa bertajuk UNNES Bersholawat akan diadakan di tempat yang sama pada Kamis (21/3) mendatang.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 388 kali

Tim softball UNNES Peroleh Medali Perak

Senin, 11 Maret 2019 | 10:36 WIB


Tim softball UNNES  Peroleh Medali Perak

Tim softball putri Universitas Negeri Semarang berhasil menjadi runner up (medali perak) pada kejuaraan Inter-college Softball Championship di Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu, 9/3.

Tim UNNES dimotori oleh pitcher, Monika Laras Ratri Ardiana dan Catcher,  Pratanda Pandeana Putri Sujiyanto, keduanya mahasiswa Pendidikan Jasmani Keshatan dan Rekreasi  Fakultas Ilmu Keolahragaan(FIK).  Perolehan ini tidak dilepaskan oleh peran Mega Anggita MOr dan Roas Irsyada MPd selaku pendamping dan pelatih tim softball UNNES. Pada pertandingan dengan system setengah kompetisi ini tim softball UNNES mampu berada di atas tim softball dari Undip,  UGM, STKIP Paseundan, dan Unisba Bandung.   

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Prof Tandiyo menyampaikan ucapan  selamat kepada tim softball UNNES yang telah memperoleh  medali perak.

“Puji syukur pada Tuhan atas prestasi  membanggakan ini, mari terus berlatih tingkatkan kemampuan semoga tahun depan kita  memeroleh hasil yang lebih baik.” Tutur Prof Tandiyo.


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 297 kali

FH UNNES Dengan Kemenlu Adakan FGD Kejahatan Lintas Batas Negara

Sabtu, 9 Maret 2019 | 9:51 WIB


FH UNNES Dengan Kemenlu Adakan FGD Kejahatan Lintas Batas Negara

Direktorat Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan, Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional, Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan Focus Group Discusson (FGD) “Kerja Sama Dalam Penegakan Hukum Kejahatan Lintas Negara” diFakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, pada Jumat (8/3/2019).

Mengawali kegiatan, Direktorat Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan melakukan penandatanganan kerja sama penelitian guna mendukung pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi oleh Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang. Kerja sama dimaksud ditandatangani oleh Direktur Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, Rodiyah.

Direktur Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan, Ricky Suhendar, menyampaikan melalui forum diseminasi diharapkan dapat tersampaikan informasi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi Direktorat Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan. Sebagai pelaksana designated line of communication, legal adviser, dan juru runding dalam kerja sama penegakan hukum kejahatan lintas negara.

“Civitas akademika Fakultas Hukum sebagai pemangku kepentingan perlu memperoleh informasi tersebut. Sehingga bisa memahami teoritis dan filosofis yang diterima selama perkuliahan untuk disesuaikan dengan kebutuhan teknis pelaksanaan kerja sama penegakan hukum,” ujarnya.

Selama berlangsungnya kegiatan dimaksud, sempat didiskusikan pula sejumlah tantangan yang selama ini dihadapi oleh Direktorat Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan dalam menjalin kerja sama penegakan hukum dimaksud.

“Sejumlah poin penting yang diangkat mencakup pula terkait penanganan kejahatan lintas negara yang semakin berkembang dengan meluasnya penggunaan teknologi informasi, dorongan untuk menyusun terobosan baru dalam penanganan pengembalian aset kejahatan lintas negara melalui penggunaan non-conviction based asset forfeiture (perampasan aset tanpa pemidanaan). Dan termasuk pula pembahasan terkait dengan kerja sama penegakan hukum lintas negara di tingkat kawasan Asia Tenggara melalui forum-forum di bawah kendali ASEAN,” ungkapnya.

Dia berharap agar kegiatan kali ini selain berfungsi utama sebagai sarana menjembatani pelaksaaan kerja sama penegakan hukum kejahatan lintas negara. Juga dapat mendorong keinginan Civitas Akademika Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang untuk turut serta mengambil peran aktif dalam kerja sama dimaksud.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 274 kali

Dies Natalis 54, UNNES Raih Leprid

Rabu, 6 Maret 2019 | 19:04 WIB


Dies Natalis 54, UNNES Raih Leprid

Serangkaian kegiatan pembukaan dies natalis Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang ke 54 berhasil memboyong penghargaan Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) atas pemrakarsa penyelenggara dies natalis berbasis konservasi secara rutin dan konsistensi melakukan kegiatan penanaman pohon, unfest, pagelaran wayang, kompetisi peradilan semu piala konservasi. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Ketua Umum dan Pendiri Leprid Paulus Pangka SH kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Rabu (6/3).

Acara yang bertempat di Lapangan Prof Dirham Fakultas Ilmu Keolahragaan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Jawa Tengah Ir Sri Puryono, Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjend TNI Mohammad Effendi, dan Gubernur Akademi Kepolisian Semarang Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel MSi.

Leprid merupakan lembaga independen yang mencatat prestasi insan Indonesia secara akuntable, transparan, profesional serta bermartabat. Lembaga ini didirikan oleh Paulus Pangka SH dan disahkan pada 27 Maret 2013.

NidaMR (Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 438 kali

Rangkaian Dies Natalis ke-54 Dibuka, Ini Harapan Sejumlah Tokoh

Rabu, 6 Maret 2019 | 11:50 WIB


Rangkaian Dies Natalis ke-54 Dibuka, Ini Harapan Sejumlah Tokoh

Rangkaian Dies Natalis ke-54 Universitas Negeri Semarang resmi dibuka, Rabu (6/3/2019), di lapangan olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Pembukaan diramaikan berbagai sajian, antara lain pencak silat, marching band Akademi Kepolisian, dan senam konservasi. Hadir dalam kesempatan itu sejumlah tokoh penting, antara lain, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Gubernur Akpol Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel MSi, dan Sekretaris Daerah Jateng Dr Sri Puryono.

Rektor Prof Fathur Rokhman beserta segenap unsur pimpinan rektorat dan fakultas, dosen, mahasiswa, dan mitra UNNES hadir dalam kesempatan yang sama.

Dalam sambutannya, Pangdam mengajak civitas akademika untuk meningkatkan wawasan jati diri keindonesiaan. Ia menggarisbawahi bangsa ini dibangun oleh para pendiri dengan komitmen yang kuat untuk bersatu di tengah keberagaman. “Wawasan boleh seluas-luasnya, tapi jangan pernah lupakan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Akpol menyatakan, UNNES berkontribusi dalam menjaga keutuhan bangsa dengan mendidik generasi penerus agar berkarakter. Selain itu, ia mendorong UNNES memberi kontribusi lebih bagi masyarakat karena di sini ilmu terus dikembangkan. Berbagai masalah di tengah masyarakat menanti solusi civitas akademika.

Sekda Jateng mendorong civitas akademika untuk tidak berhenti berkarya. Sebab, hanya dengan prestasi dan inovasi kampus ini akan mendunia. Sekda juga meminta agar UNNES terus mengembangkan wawasan konservasi. Satu hal yang perlu mendapat perhatian, menurutnya, ialah konservasi kepribadian bangsa yang belakangan ini tergerus.

Karakter itu juga yang akan membedakan kampus yang berdiri sejak 1965 ini dengan yang lain. “Kerja keras, disiplin, dan integritas adalah kunci keberhasilan meraih hal itu,” kata Sekda.

Dalam kesempatan yang sama, Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) mencatatkan konsistensi UNNES dalam merawat nilai konservasi dalam setiap perayaan dies natalis. Direktur Leprid, Paulus Pangka, mengatakan setiap perayaan dies natalis, UNNES telah konsisten menyuguhkan wayang kulit dan kompetisi peradilan semu.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-54 yang juga Dekan Fakultas Hukum, Dr Rodiyah, mengatakan tema perayaan tahun ini ialah “Mendunia untuk Indonesia”. Seusai pembukaan di FIK, kegiatan dilanjutkan jalan sehat menuju auditorium. Di tempat tersebut terdapat pameran unggulan dan bazar, festival tumpeng, peluncuran unit layanan terpadu (ULT), panggung hiburan, dan pembagian hadiah lawang (doorprize).


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 626 kali

La Maison De I’Indonésie Paparkan Strategi Kewirausahaan Di FIP

Rabu, 6 Maret 2019 | 0:56 WIB


La Maison De I’Indonésie Paparkan Strategi Kewirausahaan Di FIP

Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Implementasikan Kerja sama dengan La Maison De I’Indonésie melalui kegiatan “Kuliah Umum Kewirausahaan” dengan narasumber Mathieu Morgan dari Prancis dan Rafal dari Polandia. Kegiat diadakan di  FIP UNNES Sekaran Gunungpati Semarang, Selasa 5/3.

Bagus Kisworo Kepala Laboraturium Jurusan PLS FIP sekaligus dosen pengampu mata kuliah manajemen kewirausahaan memaparkan perkembangan menuju revolusi industry 4.0 perlu diikuti adanya sumberdaya manusia yang  adaptif dengan perkembangan jaman.

“Tidak harus dengan memproduksi teknologi canggih, namun yang perlu kita lakukan adalah perubahan perspektif dalam ruang lingkup pendidikan nonformal mengenai peluang implementasi keilmuan dalam persaingan secara global.” Kata Bagus Kisworo

 Chief Executive Officer  (CEO) La Maison De I’Indonésie, Mathieu Morgan menjelaskan tentang  La Maison De I’Indonésie (Kampung Indonesia) yang merupakan pusat budaya Indonesia di Prancis berbasis pada cross cultural understanding yang dikelola oleh Prancis dan Indonesia..

Mathieu Morgan mengapresiasi hasil karya mahasiswa berupa rajutan, baju, makanan yang tergabung di art community mahasiswa yang sudah mampu berwirausaha. Selain itu, Mathieu memaparkan sumberdaya alam Indonesia mampu bersaing dan mempunyai nilai jual secara global. Untuk mampu bersaing   perlu adanya jejaring yang merupakan kunci dalam kesuksesan berwirausaha.  

“La Maison De I’Indonésie siap memfasilitasi mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan preneurship dalam sektor pendidikan, pertanian, dan kuliner.  Melalui gerakani kewirausahaan saya berharap mampu melahirkan  wirausahanan Muda.” Kata Morgan. 

Rafal dari Polandia menyampaikan pentingnya menganalisis potensi SDA yang ada untuk dikembangankan menjadi barang unggul baik tingkat nasional dan internasional.

“Berbisnis bukan hanya bicara tentang uang, esensi utama dari belajar kewirausahaan adalah bisnis itu belajar, berbisnis juga perlu lebih satu bidang ilmu dan salah satu dampak dari berbisnis merupakan berwirausaha. Be creative, be positif.” Pungkas Rafal


Penulis: Muhamad Burhanudin Dibaca : 323 kali

Sosialisasikan Program di UNNES, PCMI Jateng Undang Delegasi Terbaik Ikuti PPAN 2019

Selasa, 5 Maret 2019 | 15:46 WIB


Sosialisasikan Program di UNNES, PCMI Jateng Undang Delegasi Terbaik Ikuti PPAN 2019

Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Jawa Tengah mengundang pemuda-pemudi Jawa Tengah untuk mengikuti seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Dengan menggandeng Universitas Negeri Semarang (UNNES), Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Jawa Tengah menyelenggarakan Roadshow dan Sosialisasi tentang Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2019, Selasa (5/3).

Pada tahun sebelumnya,  Provinsi Jawa Tengah telah mengirim delegasi perwakilannya di tiga program PPAN dengan tujuan negara yang berbeda.

Mereka ialah Dio Dirgantara untuk program Ship For South East Asia Youth Program (SSEAYP), Tifani Diahnisa Hardianti untuk program Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP), dan Faris Nur Khulafa – Asean India Students Exchange Program (AISEP).

Sementara di tahun 2019, PCMI Jawa Tengah mendapatkan kuota 4 delegasi untuk beberapa program yang dapat diikuti, yakni Ship for South East Asia Youth Program (1 Putra), Indonesia-Korea Youth Exchange Program (1 Putra), Australia-Indonesia Youth Exchange Program (1 Putri), dan Singapore-Indonesia Youth Leadership Exchange Program (1 Putri).

Faris Nur Khulafa menjelaskan, Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ini merupakan salah satu program pemerintah Republik Indonesia dalam mengembangkan generasi muda Indonesia untuk memperluas pengetahuan dan wawasan, sekaligus mempersiapkan delegasi menghadapi tantangan global di masa mendatang.

“Program ini dilaksanakan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan megirimkan duta muda terbaik Indonesia di berbagai program pertukaran ini,” jelas mahasiswa PGSD UNNES tersebut.

Pengelolaan program ini, imbuh Faris, secara resmi dilakukan oleh Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi yang bekerjasama dengan mitra utamanya yakni PCMI sebagai organisasi perhimpunan alumni program pertukaran.

Penyelenggaraan program bertujuan untuk mempererat persahabatan dan kerja sama Pemuda Indonesia dengan Pemuda dari negara tujuan, meningkatkan rasa saling pengertian diantara masyarakat khususnya generasi muda dengan negara tujuan, dan menciptakan kader-kader pemimpin bangsa yang berwawasan internasional.

Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk lebih mengenal adat-istiadat negara tujuan, tukar-menukar pengalaman dan melakukan kegiatan bersama, serta menciptakan jaringan informasi, komunikasi, dan bisnis dalam skala global.

Pendaftaran Seleksi PPAN Jawa Tengah 2019 telah resmi dibuka pada tanggal 3-20 Maret 2019 medatang. Informasi selengkapnya dapat diakses di laman pcmijateng.wordpress.com.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 476 kali

Pagi Ini Pembukaan Dies Natalis Ke-54 UNNES

Selasa, 5 Maret 2019 | 13:27 WIB


Pagi Ini Pembukaan Dies Natalis Ke-54 UNNES

Rabu, 6 Maret 2019 pagi, segenap civitas akademika Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan mengikuti pembukaan Dies Natalis ke-54, pukul 06.30, di lapangan Prof Dirham (lapangan sepak bola dan atletik) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) kampus  Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Mengawali acara akan tampil Marching Band dari Akpol disusul tampilan
kolaborasi akrobatik silat dilanjutkan senam konservasi dan penganugerahan Leprid (Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia).

Dari lapangan Prof Dirham, peserta akan mengikuti jalan sehat menuju auditorium untuk menyaksikan bazar dan pameran. kegiatan akan dilanjutkan hiburan serta pembagian doorprize dengan hadiah utama 3 Sepeda motor, 42 sepeda, dan ratusan lainnya. Peserta dihimbau untuk mengenakan kaos dalam mengikuti rangkaian kegiatan pembukaan Dies.


Penulis: Sihono Dibaca : 690 kali

KPU Jateng Goes To Campus di UNNES Mahasiswa Antusias

Selasa, 5 Maret 2019 | 11:40 WIB


KPU Jateng Goes To Campus di UNNES Mahasiswa Antusias

Saat KPU Kota Semarang bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan kegiatan bertajuk  KPU Goes To Campus, Februari lalu di Fakultas Teknik mendapat antusiasme dari Mahasiswa UNNES.

Antusias mahasiswa UNNES itu cukup bagus terkait A5 atau form pindah memilih serta proses nya dan juga terkait penerimaan surat suara  bagi pengguna form A5 atau pindah memilih.

Hal itu disampaikan Komisioner KPU Kota Semarang Suyanto SH MA saat audiensi dengan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili oleh Tri Sulistyano SH MH Wakil Dekan 3 Fakultas Hukum dan Dra Sri Redjeki Prasetyowati Kepala Bagian Kemahasiswaan, Senin 4 Maret di rektorat Sekaran Gunungpati.

Hadir mendampingi Suyanto Hery Sutarko SH MM (Sekretaris KPU Kota Semarang) dan Didin Riswanto S Sos I (Staff).

Suyanto mengatakan bahwa peserta saat kegiatan mencapai 300 mahasiswa lebih, dosen, dan Saiful Muhjab selaku Presiden Mahasiswa UNNES, Dr Parmin MPd selaku  koordinator Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Dr Wirawan Sambodo MT (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIK.

Suyanto menjelaskan, KPU Goes to Campus ini merupakan program KPU dalam rangka   sosialisasi sekaligus mengajak  keterlibatan  para pemilih pemula dalam pemilu.

Sosialisasi ini sangat penting mengingat banyaknya para pemilih pemula termasuk mahasiswa UNNES, kata Suyanto.


Penulis: Sihono Dibaca : 247 kali

Mahasiswa Kimia UNNES Jadi Fasilitator Saudara Satu Negara di Malaysia

Senin, 4 Maret 2019 | 19:48 WIB


Mahasiswa Kimia UNNES Jadi Fasilitator Saudara Satu Negara di Malaysia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) merupakan kampus yang mendukung berbagai kegiatan mahasiswanya baik dari sisi pendidikan dan pengajaran; penelitian dan pengembangan; maupun pengabdian kepada masyarakat. 

Merupakan mahasiswa Jurusan Kimia Universitas Negeri Semarang (UNNES), Adi Wahyu Arzanto yang ditunjuk menjadi Fasilitator program pengabdian masyarakat Saudara Satu Negara di Malaysia bersama Ahmad Abdullah Zawawi dari Unesa.

Program berbasis pengabdian kepada masyarakat ini sudah diselenggarakan sebanyak dua kali oleh Saudara Satu Negara.

Mahasiswa asal Kota Pekalongan ini terpilih sebagai koordinator program Saudara Satu Negara di daerah Sabah, kemudian ia diberikan amanah sebagai fasilitator program pengabdian tersebut.

Sebagai fasilitator, Adi yang telah 5 kali ke Malaysia ini juga  berperan sebagai narahubung antara pihak baik peserta, sekolah, maupun pihak perusahaan kelapa sawit.

Adapun program tersebut memiliki beberapa tahapan seleksi program yang diikuti ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia. Proses seleksi program tersebut diantaranya dengan mengirimkan CV dan Motivation Letter. Setelah lolos seleksi tersebut, dilanjutkan proses interview melalui telepon. Proses interview tersebut diikuti oleh para peserta terbaik yang lolos tahap pemberkasan CV dan Motivation Letter.

Setelah proses interview, maka akan didapatkan  5 peserta terbaik dari berbagai universitas untuk diberangkatkan secara gratis ke Sabah, Malaysia. Kelima peserta yang lolos seleksi, yaitu Ayu Widya Wardani (Undip), Jauhar Nashrullah (Universitas Muhammadiyah Malang), Daru Seto (IAIN Surakarta), Dyastari (Universitas Siliwangi Tasikmalaya), dan Syarmilasari (UIN Ar-Raniry).

Program Saudara Satu Negara merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan sejak Kamis hingga Senin (21-25/2) di daerah Sabah Malaysia.

Kegiatan ini berfokus pada sebuah sekolah bagi anak anak TKI Indonesia bernama Community Learning Center (CLC) Ladang Lumadan dan para pekerja di ladang kelapa sawit di daerah tersebut.

Program ini menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan anak dan pemberian rasa sayang agar mereka merasakan bahwa mereka merupakan warga Negara Indonesia yang masih diperhatikan oleh or