Rektor UNNES Motivasi Calon Doktor Melalui Kepemimpinan Bertumbuh

Sabtu, 21 April 2018 | 12:44 WIB


Rektor UNNES Motivasi Calon Doktor Melalui Kepemimpinan Bertumbuh

Di era distrupsi universitas bukan dibangun dengan kekuatan, melainkan kepercayaan dan kecepatan bergerak menggapai visi besar.
 
Saat ini kita sedang menghadapi tantangan-tantangan baru di era distrupsi. Jika tantangan itu menjadikan kita takut, maka perguruan tinggi tidak akan maju. Jadikan tantangan ini sebagai peluang untuk bersinar di era distrupsi.
 
Sejatinya, kepemimpinan bagaikan pohon yang terus bertumbuh. Benih merupakan bibit utama dalam menentukan seberapa kuat pohon tersebut berdiri. Terpaan badai merupakan cobaan ketika pohon berdiri. Terakhir menumbuhkan benih, berarti tugas pemimpin harus menyiapkan pemimpin berikutnya.
 
Pemimpin  dimulai dari visi, maka anda punya bibit kepemimpinan. Semakin besar visinya, semakin besar kepemimpinannya. Jika pemimpinnya luar biasa, organisasi dapat berjalan baik. Sebaliknya, organisasi tanpa pemimpin semua akan berjalan sendiri-sendiri dan tidak akan mencapai tujuannya.
 
Terang Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat mengisi Workshop Kepemimpinan Bertumbuh bagi Calon Doktor Program Pascasarjana UNNES, Sabtu (21/04).
 
Dalam acara yang digelar di Ruang Aula lantai 4 Gedung Pascasarjana UNNES Petompon Gajahmungkur, hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono Msi, Direktur Pascasarjana Prof Dr Ahmad Slamet MSi.
 
Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana UNNES menuturkan, salah satu upaya UNNES agar para mahasiswa lulus tepat waktu.
 
“Kepemimpinan baik untuk diri sendiri maupun semua insan agar para calon doktor lulus tepat waktu dengan kualitas membanggakan. Oleh karena itu, Prof Fathur nanti akan berbagi tips bagaimana meraih gelar doktor tepat waktu,”ujarnya.
 
Nida MR (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 55 kali

Tidak Lolos SNMPTN, Masih Ada SBMPTN dan SM UNNES

Sabtu, 21 April 2018 | 11:21 WIB


Tidak Lolos SNMPTN, Masih Ada SBMPTN dan SM UNNES

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah diumumkan dan dapat diakses mulai Selasa (17/4/2018), pukul 17.00 WIB, melalui laman https://pengumuman.snmptn.ac.id.

Bagi yang tidak lolos kesempatan masih terbuka, karena masih ada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri UNNES (SM UNNES).

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Rustono MHum mengungkapkan, SBMPTN merupakan seleksi yang digelar secara nasional dan didasarkan pada hasil ujian tulis dan uji keterampilan untuk program studi tertentu.

Ia juga menyampaikan, yang bisa mengikuti seleksi ini lulusan SMA/MA/SMK atau yang sederajat tahun 2016, 2017, dan 2018.

Dikemukakan, pendaftaran online Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) mulai tanggal 5 April 2018 pukul 08:00 WIB dan berakhir tanggal 27 April 2018 pukul 22:00 WIB. Pendaftaran online UTBK akan ditutup apabila jumlah kuota pendaftar telah terpenuhi dilaman http://www.pendaftaran.sbmptn.ac.id dan informasi lengkap ada di http://www.sbmptn.ac.id.

Dikemukakan pula, untuk SM-UNNES jenjang D3, S1, dan S2, S3 untuk Pascasarjana yang diselenggarakan secara mandiri oleh UNNES dalam bentuk ujian tulis dan/atau ujian keterampilan seni/olahraga.

Disampaikan juga, pendaftaran jalur reguler dan kelas internasional sudah dimulai 10 Mei sampai dengan 25 Juni melalui laman http://daftar.unnes.ac.id. Calon peserta dapat memilih salah satu kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), atau Campuran (Saintek dan Soshum).

Peserta berhak memilih maksimum dua program studi untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum, dan maksimum tiga program studi (Saintek dan Soshum) untuk kelompok ujian Campuran dan seluruh informasi dapat diperoleh di http://penerimaan.unnes.ac.id.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 362 kali

13.543 Calon TKI ke Korea Selatan Ikuti Ujian Sistem Poin Manufaktur

Sabtu, 21 April 2018 | 3:32 WIB


13.543 Calon TKI ke Korea Selatan Ikuti Ujian Sistem Poin Manufaktur

Fakultas Hukum UNNES, melalui Klinik Hukum Ketenagakerjaan berupaya memberi pendampingan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI). Hal tersebut, termasuk edukasi mengenai kesadaran hukum, hingga pelatihan ketrampilan bagi PMI.
 
Hal tersebut disampaikan Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum, disela pelaksanaan verifikasi dokumen pendaftaran ujian sistem poin sektor manufaktur penempatan PMI ke Korea Selatan, dalam program goverment to goverment yang digelar Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) di Auditorium Kampus Sekaran Gunungpati, Semarang, Jumat (20/4).
 
“UNNES sebagai lembaga pendidikan tinggi, juga memiliki kewajiban dalam tri dharma perguruan tinggi. Termasuk salah satunya pengabdian masyarakat. Melalui Klinik Hukum Ketenagakerjaan ini, nantinya kita juga bisa mendampingi para PMI, tempat bertanya tentang ketenagakerjaan, hingga edukasi masalah hukum. Sebab hukum di Indonesia dan di luar negeri, relatif berbeda,” paparnya, didampingi Dekan FH Unnes Dr Rodiyah SPd SH MSi.
 
Sementara, Deputi Penempatan BNP2TKI Teguh Hendro Cahyono menjelaskan, kegiatan ujian sistem poin sektor manufaktur yang dilaksnaakan di Unnes, sebagai tindak lanjut kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea Selatan, sertaberdasarkan MoU antara Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kementerian Perburuhan Republik Korea Selatan tentang Penempatan Tenaga Kerja Indonesia ke Korea berdasarkan Employment Permit System (EPS).
 
“Semua pencari kerja yang berminat untuk bekerja ke Korea Selatan di bawah mekanisme EPS, harus mengikuti model rekruitmen sistem poin, yang dilakukan oleh Human Resources Development Service of Korea (HRD Korea),” terangnya.
 
Diterangkan, Unnes mendapat kepercayaan dari BNP2TKI dan BP3TKI untuk menyelenggarakan verifikasi dokumen Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) program G to G penempatan Korea Selatan.  “Kegiatan ini juga sangat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga tepat bahwa FH Unnes yang mempunyai delapan klinik hukum, salah satunya klinik hukum ketenagakerjaan mengambil peranan penting.  UNNES juga memiliki delapan Fakultas yang siap bekerjasama lebih lanjut dengan BNP2TKI, dalam pelatihan pemberdayaan PMI baik saat pra maupun purna penempatan,” ungkapnya.
 
Sementara, dalam ujian sistem poin sektor manufaktur tersebut diikuti sebanyak 18.437 orang, yang tersebar di dua lokasi. Kegiatan yang digelar di UNNES diikuti sebanyak 13.543 orang, sementara kegiatan serupa di Ikopin Bandung diikuti sebanyak 4.984 orang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 149 kali

UNNES Raih 5 Besar Edukasi Pembelajaran Kebanksentralan

Jumat, 20 April 2018 | 18:20 WIB


UNNES Raih 5 Besar Edukasi Pembelajaran Kebanksentralan

Bank Indonesia mengadakan Workshop SPEKTRO (Situs Pengelolaan Edukasi Kebanksentralan Online) bersama Training of Trainer (TOT) Kebanksentralan, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu hingga Jumat (18-20/4).

Kegiatan ini diikuti oleh 73 perguruan tinggi seluruh Indonesia yang memiliki (Momerandum of Understanding) MoU dengan Bank Indonesia (BI).

Kegiatan rutin tahunan ini terdiri dari beberapa acara. Hari pertama, diadakan Workshop Spektro yang memperkenalkan situs baru dan mensosialisasikan lomba BI CKC (Campus Knowledge Competition) 2018 yang bertemakan “Peran Inovasi Teknologi dalam Meningkatkan Daya Saing Perekonomian Daerah”.

Hari kedua, BI memberikan wacana tata cara penulisan jurnal internasional dan memberi kesempatan peserta untuk mengajukan artikelnya kepada pihak BI.

Pada hari ketiga, diadakan TOT Kebanksentralan mengenai isu-isu moneter terkini, ekonomi keuangan syariah dan pengembangan sistem pembayaran, national payment gateway, serta ekonomi digital dan Fintech (Financial Technology).

Kegiatan yang merupakan wujud pelaksanaan MoU UNNES dengan BI ini, selalu menggunakan fitur SPEKTRO yaitu situs pengelolaan edukasi kebanksentralan secara online.

Pada pelaksanaan SPEKTRO tahun 2018, UNNES terpilih menjadi 5 besar peserta teraktif yang terus melakukan edukasi pembelajaran kebanksentralan secara online. 5 Besar tersebut antara lain, UNNES, Unsoed, UM, UII Yogyakarta, dan Universitas Trisakti Jakarta.

Dosen pengampu mata kuliah kebanksentralan jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti dan Phany Ineke SE MSi merupakan perwakilan dari UNNES.

Kerja sama dengan BI ini diharapkan dapat mendorong pembaruan informasi, membuka wacana mahasiswa terhadap isu ekonomi terkini, serta sebagai sarana mahasiswa untuk bekerja di dunia perbankan maupun BI.

(Abd. Aziz dan Maulida Fitra Z – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 95 kali

Meneladani RA Kartini, UNNES Dorong Dosen Studi Lanjut

Jumat, 20 April 2018 | 12:56 WIB


Meneladani RA Kartini, UNNES Dorong Dosen Studi Lanjut

Raden Ajeng (RA) Kartini yang lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1897 dan wafat di Rembang, Jawa Tengah 17 September 1904 merupakan sosok wanita pejuang yang pantang menyerah dalam memperjuangkan hak-hak wanita pribumi agar memiliki hak yang sama untuk memperolah pendidikan layaknya laki-laki pada masa itu.

RA Kartini memiliki pemikiran maju seperti wanita-wanita Eropa, karena dimasanya kaum wanita berada pada status sosial yang rendah. Karena semangat perjuangan beliau itulah, setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat membuka peringatan Hari Kartini pada lomba Konservasi Budaya Daerah Dengan Memakai Busasa Daerah, Jumat (20/4/2018) di Rektorat Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.
Kegiatan diikuti lebih dari 100 peserta dari pejabat di lingkungan UNNES mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana dan lainnya.

Prof Fathur mengatakan, sosok RA Kartini itu sebagai contoh, kita para kaum wanita seharusnya bisa menjadi seorang wanita yang tangguh dan pantang menyerah dalam memperjuangkan hak-haknya. Untuk itu, UNNES selalu mendorong semua dosen UNNES untuk studi lanjut baik itu di dalam maupun luar negeri.

Juara I diraih oleh Hendi Pratama SPd MA Kepala UPT Humas, juara II Dr Nur Qudus MT Dekan Fakultas Teknik (FT), dan juara III Dr Taufiq Hidayah MKes (WD III) FIK.
Sedangkan juara harapan I diraih Dr Ratna Dewi Kusumaningtyas ST MT, Harapan II Dr Edy Purwanto MSi, Harapan III Drs Sucipto MT, dan Juara Faforit Dr Abdurrahman Ketua LP3.

Drs Triyanto MA mewakili juri lainnya menyampaikan, pada lomba konservasi pakaian daerah ini yang dinilai meliputi kesesuaian busana adat, keserasian dan harmoni berbusana, dan keluwesan serta ekspresi saat memperagakan.


Penulis: Sihono Dibaca : 145 kali

Kampus Fasilitasi Mahasiswa agar Berprestasi dan Berkarakter

Kamis, 19 April 2018 | 21:58 WIB


Kampus Fasilitasi Mahasiswa agar Berprestasi dan Berkarakter

Prestasi dan karakter mahasiswa di Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini harus terus ditingkatkan. Prestasi mahasiswa itu dalam berbagai bidang baik akademik maupun non-akademik menjadi indikator keunggulan UNNES. Untuk itu kedua hal tersebut harus melekat pada mahasiswa UNNES yaitu berprestasi dan berkarakter.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat acara Sarasehan Pimpinan Bersama Mahasiswa UNNES, Kamis (19/4/2018) di Auditorium kampus Sekaran Gunungpati.

Hadir Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Prof Rustono, WR II Dr S Martono, WR III Dr Bambang BR, WR IV Prof Sukestiyarno, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Wakil Direktur Pascasarjana, Kepala UPT, Staff Ahli Rektor, Kabag, Mahasiswa, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Prof M Nuh (Mendikbud, dulu) saat bertemu dengan Prof Fathur menyampaikan bahwa, mahasiswa UNNES itu sangat berprestasi dan santun. Kesantunan itu dibuktikan dengan mahasiswa ketika bertemu dengan dosennya bersalaman dan cium tangan.

“Untuk itu, Sarasehan antara pimpinan dan mahasiswa seperti ini sangat baik dilakukan untuk memberi masukan dan solusinya kepada pimpinan UNNES tentang persoalan yang belum jelas sumbernya menjadi jelas,” kata Prof Fathur.

Pertanyaan dan masukan dari mahasiswa diantaranya program Duta UNNES, Program Kreativitas Mahasiswa yang tidak lolos didanai Dikti bisa akomodir, Uang Kuliah Tunggal (UKT), pengurangan jumlah hari pelaksanaan Pratik Pengalaman Lapangan (PPL), dan infra struktur PGSD Ngaliyan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 89 kali

Hari Ini SNMPTN 2018 Diumumkan, Dari 33.789 Pendaftar 2.066 Diterima

Selasa, 17 April 2018 | 10:30 WIB


Hari Ini SNMPTN 2018 Diumumkan, Dari 33.789 Pendaftar 2.066 Diterima

Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 akan mengumumkan hasil proses seleksi pada hari ini (17/4) pukul 17.00 WIB . Pengumuman bisa diakses di laman http://pengumuman.snmptn.ac.id.

Menurut Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, dari 33.789 pendaftar ke UNNES dan 17.050 menjatuhkan UNNES sebagai pilihan 1, “hanya” 2.066 yang dinyatakan diterima. Jumlah tersebut telah memenuhi 30 persen dari kuota total mahasiswa baru UNNES yaitu 7.190 orang. Sisanya, 2.850 orang (40 persen) akan diterima melalui SBMPTN dan 2.220 orang (40 persen) melalui seleksi mandiri.

Setelah dinyatakan lolos SNMPTN, diharapkan calon mahasiswa baru melengkapi data pokok serta mengunggah dokumen persyaratan di http://datapokok.unnes.ac.id.
Sebelum mengisikan data pokok, calon mahasiswa harus menyiapkan sejumlah dokumen, antara lain bukti pajak bumi dan bangunan, rekening listrik, rekening telepon, foto depan rumah, serta slip gaji orang tua. Seluruh dokumen discan dengan format JPEG, GIF, atau PNG dengan kapasitas di bawah 200 kb.

Data pokok digunakan UNNES untuk menetapkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sesuai kemampuan calon mahasiswa bersangkutan. Jika calon mahasiswa tidak mengisikan data pokok, yang bersangkutan akan dikenai UKT kategori tertinggi.

Setiap calon mahasiswa baru yang tidak menerima beasiswa bidikmisi membayar biaya UKT yang dibayar sama setiap semesternya. Besaran UKT yang harus dibayarkan calon mahasiswa baru akan diumumkan dilaman http://datapokok.unnes.ac.id.

Setelah mengisi, calon mahasiswa diharuskan memfinalisasi data. Data yang sudah dimasukan ditandai dengan tanda checklist, setelah difinalisasi akan muncul tanda bendera. Setelah itu, data pokok harus dicetak.

Calon mahasiswa juga harus mengisikan data sesuai kondisi yang sebenarnya. Jika diketahui terjadi pemalsuan data, calon mahasiswa juga akan dikenai UKT kategori tertinggi.

Pengumuman SNMPTN 2018 juga dapat diakses 12 laman berikut:

http://snmptn.unsyiah.ac.id
http://snmptn.unand.ac.id
http://snmptn.unsri.ac.id
http://snmptn.ui.ac.id
http://snmptn.ipb.ac.id
http://snmptn.itb.ac.id
http://snmptn.undip.ac.id
http://snmptn.ugm.ac.id
http://snmptn.its.ac.id
http://snmptn.unair.ac.id
http://snmptn.untan.ac.id
http://snmptn.unhas.ac.id


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 3.441 kali

UNNES Fasilitasi Program Percepatan Siap Kerja Untuk Mahasiswa Bidikmisi

Selasa, 17 April 2018 | 10:29 WIB


UNNES Fasilitasi Program Percepatan Siap Kerja Untuk Mahasiswa Bidikmisi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan United States Agency for International Development (USAID) sebagai pelaksana program Indonesia Ready to Work Accelerator Program (RWAP) untuk mahasiswa bidikmisi.

Acara yang berlangsung selama Senin – Selasa (17-18/04) ini, diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Karir, Bimbingan Konseling, MKU dan MKDK, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES.

Bertempat di lantai 2 Gedung Prof Satmoko LP3 UNNES, kegiatan ini mengedepankan active learning. Project koordinator Nina Hendarwati memaparkan, kegiatan ini akan membantu anak muda dalam melatih soft skills, personal development, komunikasi, leadership dan keuangan.

“Kita terpilih oleh USAID yang menjadikan UNNES sebagai pilar project untuk melatih soft skills para mahasiswa UNNES. Kegiatan ini akan diadakan hingga semua angkatan 2012 bisa mengikuti acara ini,” ungkap Kepala Pusat Pengembangan Karir, MKU, MKDK Eko Suprapto

Pelatihan RWAP yang ke-5 ini, diikuti oleh 44 peserta dari semua fakultas dan akan diadakan selama 6 kali pelatihan. Badan Latihan Kerja dan lembaga pelatihan kerja (BLK-LPK) yakni dari lembaga pendidikan tata busana Dina Rosdiana, dan Edy Ismail dari lembaga AKN Demak sebagai fasilitator.

Serangkain kegiatan RWAP diantaranya, penjelasan harapan dan kontrak belajar pelatihan, pengembangan pribadi, kerjasama dan kepemimpinan, serta pelatihan pembuatan Curiculum Vitae dan wawancara kerja. Partisipasi aktif semua peserta diharapkan dapat menjadi modal dasar bagi mahasiswa lulusan UNNES dalam mencari kerja.

Vina Tahara & Rina Chomawati (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 390 kali

Jelang Ujian Nasional, SD Labschool UNNES Beri Motivasi Kepada Murid-Murid Kelas 6

Selasa, 17 April 2018 | 8:19 WIB


Jelang Ujian Nasional, SD Labschool UNNES Beri Motivasi Kepada Murid-Murid Kelas 6

Bulan depan (Mei) murid-murid sekolah dasar akan menghadapi ujian nasional. Menjelang ujian nasional digelar, Jumat (13/4/2018) di Aula sekolah, Sekolah Dasar Labschool UNNES bekerjasama dengan PT Erlangga melakukan training motivasi terapi kepada 34 siswa dan orang tua dari Green Leaf Consulting, Solo.

Kegiatan Motivasi diawali dengan permainan atraktif, kemudian anak-anak diajak menonton berbagai video tentang kasih sayang dan perjuangan orang tua dalam memenuhi segala keinginan anak. Dengan tujuan, anak-anak memahami betapa besarnya kasih sayang orang tua.

Muhammad Zain Fuad, sebagai motivator menyampaikan, kegiatan motivasi ini agar anak-anak lebih siap menghadapi ujian. Jadi anak-anak diberikan penyegaran otak dan ketenangan supaya mereka lebih siap secara psikologis dan mental, tidak hanya akademis saja.

Selain memotivasi, murid-murid juga diberikan terapi seperti hipnotis. Banyak diantara mereka yang menangis terharu. Disini, mereka diajak untuk mengenal dan menyanyangi orang tua. Setelah terapi selesai, para murid saling meminta maaf dan memohon doa restu dari orang tua serta bapak/ibu guru.

Banyak orang tua yang ikut larut dan terharu dalam acara ini. Salah satunya adalah Ibu Atik, menurutnya acara seperti ini sangat bagus untuk anak-anak, karena emosi anak saat ini belum stabil dan faktor dari luar sangat memengaruhi emosi anak. Motivasi seperti ini sangat bagus diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran tanggung jawab anak untuk belajar.


Penulis: Sihono Dibaca : 139 kali

UNNES Gelar Kejuaraan Woodball Nasional dan UNNES Open 2018

Senin, 16 April 2018 | 15:17 WIB


UNNES Gelar Kejuaraan Woodball Nasional dan UNNES Open 2018

Universitas Negeri Semarang (UNNES), mengadakan kegiatan Kejuaran Woodball nasional antar perguruan tinggi se-Indonesia bagi mahasiswa dan UNNES Open Woodball 2018 yang terbuka untuk masyarakat umum.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh UKM Woodball dan berlangsung selama tiga hari mulai Jumat-Sabtu (13-15/04) di lapangan Mini Golf And Driving Range Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Sebelumnya pada tahun 2017 UNNES berhasil menjuarai serangkaian Kejuaraan 9th Asian University Woodball Championship, dan juga meraih rangking I Dunia putra pada International Tour Woodball.

“Selayaknya sebagai pemegang juara dunia Woodball, maka UNNES memfasilitasi rangkaian kegiatan kejuaraan Woodball pada kancah nasional untuk mahasiswa dan masyarakat umum,” ungkap Suharmawan Ramadhan selaku koordinator kegiatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih skill para mahasiswa dan juga kontribusi terhadap ilmu keolahragaan. Kegiatan ini terbagi dalam 3 runtutan acara yakni Technical Meeting hari Jumat (13/04), serta perlombaan dan final pada Sabtu – Minggu (14-15/04).

Kegiatan diikuti oleh 165 peserta dari PTN dan daerah diantaranya UNESA, UNDIP, Universitas Boyolali, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Jambi, Buleleng Bali, dan Banten.

“Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi event tahunan UKM Woodball dan menorehkan prestasi yang gemilang bagi UNNES serta menjadi motivasi yang kuat UNNES dalam menjuarai kejuaran dunia Woodball selanjutnya,” ungkap Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi.

Kemenangan tunggal putra stroke competition diraih oleh Muhammad Khafid dari UNNES, sedangkan tunggal putri stroke competition oleh Ni Kadek Dyah Melinda Dewantari Buleleng tim A.

Kemudian pertandingan ganda putra stroke competition dimenangkan Bambang Haryadi dari Boyolali, dan kemenangan dari ganda putri stroke competition diraih oleh Ni Komang Yacoba Trikayani dari Buleleng tim A.

Kejuaraan ini baru pertama kali diselenggarakan oleh UKM Woodball. Dihadiri oleh Wakil Dekan 3 FIK Taufik Hidayat, Ketua Pelakasana Sutardjo dari International Woodball Federation (IWBA) dan Wardhana selaku Ketua Pemprov Jateng.

Vina Tahara (student staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 190 kali

Bertema Isra Mikraj, Kuliah Ahad Pagi Berlangsung Khidmat

Senin, 16 April 2018 | 14:45 WIB


Bertema Isra Mikraj, Kuliah Ahad Pagi Berlangsung Khidmat

Peringatan peristiwa isra mikraj setiap tanggal 27 Rajab dikenal dengan peristiwa turunnya wahyu kepada nabi Muhammad SAW untuk mengerjakan solat.“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang tengah diberkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran kami” ( QS. Al-Isra: 01).

Hal tersebutlah yang disampaikan oleh Rohani SPd MA saat memberikan ceramah kepada peserta Kuliah Ahad Pagi (KAP) di Masjid Ulul Albab Universitas Negeri Semarang (UNNES), Minggu (15/4).

“Sebelum diangkatnya Rasul, ketiga malaikat yakni Malaikat Jibril, Malaikat Mikail, dan Malaikat Israfil menghampiri Rasul kemudian membawanya menuju sumur zam-zam yang ada di Masjidil Haram. Sesampainya di dekat sumur para malaikat merebahkan tubuh rasul untuk dibelah dadanya dan disucikan menggunakan air zam-zam. Hal ini dilakukan untuk menambah kebersihan diatas kebersihan, kesucian diatas kesucian, cahaya diatas cahaya, karena beliau akan melaksanakan perjalanan dan peristiwa maha dahsyat,” terang Rohani.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Panitia KAP sebagai subunit Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta. Mereka terlihat antusias menyimak pemaparan materi dari Founder Kampung Inggris tersebut.

Ia berpesan untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan diri serta menjadikan persitiwa Isra Mikraj tersebut sebagai bahan renungan terkait kemahakuasaan-Nya.

“Peristiwa ini mengajarkan kepada kita untuk menerima berita tersebut, mengimani tentang kebenaran berita tersebut, tidak mengubah berita serta dalam hidup kita harus berpegang teguh pada jalan kebaikan,” ajaknya seraya menutup ceramah.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 317 kali

Desa Binaan UNNES, Lereng Kelir Coffee Ecopark Menjadi Destinasi Wisata di Jawa Tengah

Minggu, 15 April 2018 | 21:49 WIB


Desa Binaan UNNES, Lereng Kelir Coffee Ecopark Menjadi Destinasi Wisata di Jawa Tengah

Keberlangsungan pariwisata yang berkualitas di Jawa Tengah memang memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Perguruan Tinggi, guna memajukan dan mensejahterakan masyarakat melalui Program Pengabdian Masyarakat, di Dusun Gertas, Desa Brongkol, Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang, sebagai salah satu desa wisata binaan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Sebelumnya, desa yang terletak di lereng kelir ini telah dikenal sebagai penghasil kopi lanang dan durian dengan kualitas baik.

Peresmian Lereng Kelir Coffee Ecopark sebagai desa wisata dilakukan oleh Wakil Ketua DPR RI, Ir Agus Hermanto, didampingi Bupati Semarang Dr H Mundjirin ES SPOG, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof YL Sukestiarno PhD, Kepala LP2M, Prof Dr Totok Sumaryanto MHum, dan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Urip Sihabudin, Sabtu (14/4) di desa Brongkol.

Saat memberi sambutan Bupati Semarang menyampaikan, harapan kedepan desa Brongkol dapat berkembang sebagai desa wisata. Kehadiran UNNES dapat membuat masyarakat didusun Brongkol ini dari tidak tahu menjadi tahun dan dapat mengelola desanya sebagai desa wisata.

Pemerintah Kabupaten Semarang mendukung penuh dan siap memfasilitasi guna mengembangkan lereng kelir dan juga komoditi didalamnya dapat dikenal oleh masyarakat luas dan dapat menjadi komuditas andalan dari kabupaten Semarang.

Demikian juga Ketua DPR RI, Agus Hermanto, saya sangat senang dan bangga dengan program ini. Kedepan bukan hanya desanya yang kembangkan tetapi juga sumberdaya manusia didesa ini dapat ditingkatkan.

Dengan adanya sumberdaya manusia yang handal maka saya yakin desa ini akan berkembang pesat sebagai desa wisata dan komuditas kopi lanang akan semakin dikenal oleh masyarakat luas dengan penanganan yang profesional.

Senada dengan Ketua DPR RI Prof Rustono menyampaikan, UNNES secara aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk dapat lebih mengembangkan potensi daerah. Diharapkan melalui Program Diseminasi Produk Teknologi ke Masyarakat melalui pengembangan Inisiasi Ekowisata Berbasis Masyarakat “ Lereng Kelir Coffee Ecopark” dapat membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Selaun penandatangan prasasti oleh Ketua DPR RI, Agus Hermanto juga diadakan jalan sehat di lereng kelir yang dilakukan oleh murid SD disekitar lereng kelir.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 230 kali

68 Sinden Mendaftar Sinden Idol 4

Minggu, 15 April 2018 | 17:00 WIB


68 Sinden Mendaftar Sinden Idol 4

Sebanyak 68 sinden mendaftar jadi peserta Sinden Idol 4 Universitas Negeri Semarang. Mereka mengikuti audisi di Kampung Budaya UNNES di kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Sabtu, 14 April 2018.

Audisi dibagi menjadi dua kategori, yaitu pelajar dan umum. Juri kategori pelajar adalah Indrawan Nur Cahyono, S.Sn., Sugiyanto, S.Sn., M.Sn., dan Suhasto, S.Sn. Sedangkan dewan juri untuk kategori umum adalah Dr. Widodo, S.Sn., M.Sn., Ki Mulyono Harjo Widodo, dan Drs. Indriyanto, M.Hum.

Dari hasil audisi, telah terpilih masing-masing 10 sinden yang lolos untuk tampil dalam dua kategori. Mereka akan unjuk kebolehan dalam final pada 6 Mei 2018 di Kampung Budaya.

Ketua panitia Sinden Idol 4 yang juga Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Agus Nuryatin mengatakan, kegiatan yang kali ini terselenggara atas kerja sama Unnes dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah Provinsi Jateng, dan Ikatan Keluarga Alumni UNNES ini menjadi magnet positif bagi calon sinden muda berbakat. Sebanyak 20 sinden yang telah terpilih tampil dalam final diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal.

Sehari sebelum final, para peserta bakal mengikuti karantina untuk mematangkan materi wajib dan pilihan. Materi wajib bagi pelajar adalah Jineman Rongeh, Pelog Lima, yang diciptakan oleh Widodo (dosen Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni UNNES). Sedangkan materi wajib kategori umum adalah Ladrang Pangkur, yang merupakan gending klasik. Selain itu, peserta diwajibkan membawakan gending-gending pilihan yang diciptakan oleh Widodo. “Ajang final benar-benar menuntut kemampuan finalis, karena materi yang dibawakan adalah gending-gending ciptaan baru,” ujar Agus Nuryatin.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 197 kali

Peringati Hari Bapak Pramuka, Ambalan Racana Wijaya Selenggarakan Upacara dan Alih Golongan

Jumat, 13 April 2018 | 18:13 WIB


Peringati Hari Bapak Pramuka, Ambalan Racana Wijaya Selenggarakan Upacara dan Alih Golongan

Gerakan Pramuka Gugusdepan Kota Semarang 14.1111-14.112 Pangkalan Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperingati hari Bapak Pramuka Indonesia Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada Kamis (12/4) bertempat di halaman lapangan Fakultas Ilmu Sosial.

Kegiatan ini merupakan moment refleksi sebagai insan pramuka kepada tokoh pemersatu gerakan kepanduan yang diikuti oleh seluruh anggota gerakan pramuka Wijaya UNNES.

Kegiatan dimulai dengan doa bersama mendoakan Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan para tokoh pramuka yang telah mendahului. Dilanjutkan upacara renungan, bertindak sebagai pembina upacara Noorochmat Isdaryanto SS MSi selaku Ketua Harian Gudep wilayah Sekaran.

Ia mengajak, sebagai insan gerakan pramuka wijaya UNNES, harus mengenang jasa Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

“Beliau merupakan tokoh yang sangat berjasa dalam mempersatukan gerakan kepanduan. Ia merupakan sosok yang layak untuk menjadi contoh sikap ketauladanan dan termasuk contoh pramuka yang baik,” ungkap dosen Jurusan PKn itu.

Dalam kegiatan ini, juga dilakukan prosesi alih golongan pramuka penegak ke pramuka pandega, sebanyak 19 anggota penegak dihantarkan oleh Giri Harto Wiratomo SPd MHum selaku pembina penegak kepada Noorochmat Isdaryanto SS MSi selaku pembina pandega yang kemudian diserahkan kepada Ketua Dewan Racana untuk mengikuti kegiatan pandega sesuai pola mekanisme yang selanjutnya.

“Selamat datang di dunia pandega , dunia kreativitas dan kemandirian semoga dapat mengembangkan kreativitas dan kemandiriannya untuk kemajuan Bangsa, Gerakan Pramuka, khususnya pramuka Wijaya UNNES,” jelas Noorochmat.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan bersama pembina, merefleksikan diri dalam moment peringatan Bapak Pramuka Indonesia Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang merupakan peringatan yang pertama kali terselenggarakan.

 


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 343 kali

Fungsionaris DPM KM Adakan Audiensi Dengan Rektor Untuk Kemajuan UNNES

Jumat, 13 April 2018 | 17:34 WIB


Fungsionaris DPM KM Adakan Audiensi Dengan Rektor Untuk Kemajuan UNNES

Fungsionaris DPM KM UNNES 2018 melakukan audiensi dengan Prof Dr Fathur Rochman MHum, Jumat (13/4) di ruangan rektor Gedung H UNNES Sekaran.

Audiensi tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk penguatan peran dan kontribusi DPM KM yang merupakan lembaga kemahasiswaan di tingkat universitas selain BEM KM dan MPM KM.

Pimpinan DPM KM UNNES Elvan Ardi dan Agung Hildayanto yang didampingi pembina DPM KM Noorochmat Isdaryanto SS MSi kepada Rektor menyampaikan, tugas pokok dan fungsi DPM KM UNNES dan progres DPM KM tahun 2018 serta apa saja yang ingin dicapai pada tahun ini.

Untuk mendukung hal tersebut maka DPM KM akan lebih produktif lagi di tahun ini dalam membuat Rancangan Undang-Undang seperti RUU Advokasi, Sistem pemerintahan Mahasiswa, Tata Cara Persidangan, dan lain-lain, serta akan berusaha untuk meningkatkan partisipasi demokrasi di UNNES dalam pemilihan umum raya (Pemira) nantinya mengingat tahun sebelumnya baru 1/3 dari seluruh mahasiswa yang ada di UNNES yang ikut menikmati pesta demokrasi tersebut.

DPM KM UNNES mempunyai 4 fungsi pokok antara lain: fungsi legislasi, fungsi advokasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Fungsi legislasi yaitu DPM KM berhak untuk membuat Rancangan Undang-Undang yang akan mengatur Sistem Pemerintahan Keluarga Mahasiswa berdasarkan aspirasi mahasiswa melalui program legislasi universitas.

Fungsi advokasi, selama ini belum ada landasan hukumnya sehinga yang dipakai adalah budaya atau kebiasaan yang ada yaitu BEM untuk advokasi mahasiswa secara langsung, dan DPM untuk LK/BSO dan UKM walaupun tidak menutup kemungkinan DPM dapat membantu BEM dalam mengadvokasi mahasiswa.

DPM KM siap menyerap aspirasi mahasiswa dan menyiapkan data-data yang diperlukan sesuai dengan permintaan Pak Rektor untuk dialog dengan beliau jika diperlukan.

Fungsi yang ketiga dan ke empat yaitu anggaran dan pengawasan bahwa DPM KM berhak untuk melakukan pengawasan terhadap anggaran dan kinerja BEM KM UNNES sesuai dengan aturan tertinggi di Sistem Keluarga Mahasiswa yaitu Konstitusi Dasar yang mana ada 3 kali laporan pertanggungjawaban BEM KM terhadap mahasiswa dalam satu periode.

Rektor UNNES, Prof. Fathur Rokhman, M.Hum, menyambut baik audiensi fungsionaris DPM dan berpesan agar mampu menjadi pengawas yang baik dan partner kerja kebijakan BEM KM. Rektor akan terus mendukung DPM KM dalam memberikan kontribusi untuk mendukung visi misi UNNES dan beliau juga terbuka dengan mahasiswa-mahasiswa yang ingin berdialog dengan beliau melalui lembaga kemahasiswaan yang ada termasuk DPM KM.

Ia juga berpesan, peran DPM KM untuk mendukung visi dan misi UNNES dan juga pembangunan karakter Mahasiswa UNNES seperti yang disampaikan Pembina DPM KM UNNES bahwa kita sebagai salah satu kampus keguruan di Indonesia harus memperkuat jati diri LPTK.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 258 kali

Hari Ini Terakhir Pendaftaran Sinden Idol, Besok Audisi secara Langsung

Jumat, 13 April 2018 | 15:40 WIB


Hari Ini Terakhir Pendaftaran Sinden Idol, Besok Audisi secara Langsung

Pendaftaran Sinden Idol 4 Universitas Negeri Semarang ditutup pada hari ini (Jumat, 13 April 2018), pukul 23.59. Panitia mempermudah cara pendaftaran bagi calon peserta dengan cara melakukan secara langsung melalui nomor WhatsApp 085735227334.

Audisi dilaksanakan secara langsung di Laboratorium Budaya dan Pusat Eduwisata atau Kampung Budaya di UNNES kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Sabtu (14 April 2018), mulai pukul 08.00. Pada penyelenggaraan kali ini, panitia membuka dua kategori, yakni pelajar, yang dapat diikuti siswa SMP dan SMA/sederajat dan kategori mahasiswa/umum dengan batasan usia maksimal 30 tahun.

Dalam tahapan audisi, peserta akan diminta untuk nembang. Tahapan audisi belum mensyaratkan peserta untuk melagukan gending atau syair tertentu. Dijadwalkan, panitia bakal memilih sebanyak 10 peserta terbaik dari masing-masing kategori. Setelah terpilih, mereka bakal menjalani karantina untuk mendapatkan bekal dunia persindenan dan materi yang mesti dibawakan saat final.

Penyelenggaraan final dijadwalkan mundur dari jadwal sebelumnya, menjadi hari Minggu, 6 Mei 2018. Mundurnya waktu pelaksanaan final dikarenakan menyesuaikan unsur pimpinan dan pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang turut mendukung kegiatan ini.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 145 kali

Startup Binaan UNNES Ikuti PPBT Business Camp 2018 di Jakarta

Jumat, 13 April 2018 | 7:52 WIB


Startup Binaan UNNES Ikuti PPBT Business Camp 2018 di Jakarta

Sebanyak lima startup atau tenant binaan Inkubator Unit Bisnis Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang (LP2M UNNES) yang mendapatkan pembiayaan Program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) 2018 mengikuti pelatihan PPBT Business Camp 2018 bersama 144 tenant dan 144 pendamping dari inkubator seluruh Indonesia di Jakarta.

Pelatihan tersebut dilaksanakan Direktorat Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi pada Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi selama 6 hari mulai Senin-Sabtu (9-14/2018) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.

Selain pelatihan juga dilakukan penandatanganan kontrak antara Pejabat Pembuat Komitmen Program PPBT dengan Inkubator. Penandatanganan kontrak secara simbolis dilaksanakan hari kedua pelatihan, disaksikan Menristekdikti Prof Dr H Mohamad Nasir PhD.

Turut hadir sejumlah pejabat dari Kemenristekdikti, para undangan dari berbagai kementerian/lembaga negara, pengusaha nasional dan akademisi berbagai perguruan tinggi.

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Jumain Appe dalam sambutan menyampaikan, saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan industri yang semakin kompleks dan kompetitif. Dalam era Revolusi Industri 4.0 ini, inovasi teknologi dan sumber daya manusia (SDM) yang unggul adalah kunci utama menentukan daya saing bangsa.

Jumain Appe menjelaskan, revolusi Industri 4.0 antara lain kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), teknologi robotika, realitas maya (Virtual Reality), dan mesin cetak tiga dimensi (3D). 2018 ini, Kemenristekdikti melalui Program PPBT memberikan pendanaan kepada 144 startup teknologi dari seluruh Indonesia. Program tersebut membekali pendiri startup dengan pendanaan usaha, keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan sehingga dapat meminimalisir kegagalan dan menjadi startup yang berkualitas.

Ketua Inkubator Unit Bisnis LP2M UNNES Dra Margunani MP menyampaikan, lima tenant dan pendamping yang mengikuti PPBT yaitu “Bio Flame Gel” (Eko Budi Wahyono /EkaYuli Astuti MA),”Wood Drying Kiln (Sonika Maulana/Dra Margunani MP), “Hygie 6+” (Sukarno/Retnoningrum Hidayah SE MSi MSc), “Sampah Muda” (Reanes Putra Tito/Anindya Ardiansari SE MM), dan “Smart Solar Home System” (RizkyRofiAji/Nurul Fibrianti SH MHum).


Penulis: Sihono Dibaca : 247 kali

Arsitektur UNNES Kembali Gelar Etalase 2 Sebagai Wadah Kreatifitas Mahasiswa

Kamis, 12 April 2018 | 20:41 WIB


Arsitektur UNNES Kembali Gelar Etalase 2 Sebagai Wadah Kreatifitas Mahasiswa

Prodi Teknik Arsitektur menggelar serangkaian acara diskusi arsitektur, sayembara desain, expo karya dan sketsa kolosal, Sabtu (7/4) di Hall Lt 2 UTC Hotel Semarang.

Rangkaian acara yang dikemas dalam nama Etalase 2 merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yaitu Etalase 1 yang diselenggarakan pada 28 November 2015 yang lalu.

Diskusi arsitektur yang mengusung tema “Peran Arsitek di Masa Depan” menghadirkan 3 Arsitek Nasional yaitu Ary Indra (Aboday Architect), Ren Katili dan Riri Yakub (Architect’s Life). Diskusi dipandu oleh Ir. Hening P Utaryo, M.Ars, IAI.
 
Dalam kegiatan ini juga diadakan sayembara desain diikuti oleh berbagai peserta dari seluruh Indonesia, dan selanjutkan dipilih 15 nominator untuk mempresentasikan kepada para juri dari Arsitek Nasional dan Ketua IAI Jawa Tengah.

Sebagai pemenang sayembara, yaitu:
• Juara 1 Tim Arsitektur UNPAR (Bandung)
• Juara 2 Tim Arsitektur UTY (Yogyakarta)
• Juara 3 Tim Arsitektur UTY & ATAYKPN (Yogyakarta)
• Harapan 1 Tim Arsitektur Universitas Riau (Riau)
• Harapan 2 Tim Arsitektur ITENAS (Bandung)
 
Expo dan Sketsa Kolosal juga digelar untuk mendukung kegiatan Etalase 2 ini. Materi expo desain berasal dari mahasiswa, alumni Prodi Teknik Arsitektur UNNES dan karya partisipan luar. Sedangkan Sketsa Kolosal merupakan dukungan dari Komunitas Arsisketur Semarang yang diakhiri dengan pameran di area hall.

Acara ini diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Arsitektur (KMA) Sthapatya Veda – Arsitektur UNNES, dengan ketua Panitia Dwi Wahyu Wijayanto (2015).

Menurut Teguh Prihanto, ST,MT selaku Korprodi Teknik Arsitektur UNNES, kegiatan Etalase#2 merupakan media kolaborasi nyata antara lembaga pendidikan arsitektur, dunia profesi (arsitek), asosiasi profesi (IAI), komunitas arsitektur dan industri material dalam menjawab tantangan masa depan. Pada masa mendatang, Etalase akan diselenggarakan secara rutin dengan lebih baik.
 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 164 kali

Mahapala UNNES, Adakan Long March ke Candi Gedong Songo

Kamis, 12 April 2018 | 19:28 WIB


Mahapala UNNES, Adakan Long March ke Candi Gedong Songo

Sebanyak lima orang anggota baru Mahasiswa Pencinta Alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan long march sejauh 73 km dengan rute Kampus UNNES ke Candi Gedong Songo dan kembali ke Kampus UNNES.

Kegiatan tahunan ini merupakan wujud loyalitas anggota ditandai dengan diperolehnya syal merah setelah sampai di Gedong Songo. Ketua panitia menyampaikan, anggota baru angkatan ke-38 yang mengikuti Lintas Medan Tradisi Mahapala (LMTM) ini terdiri atas lima orang putra.

Saat long march, mereka didampingi sembilan anggota aktif selama tiga hari mulai Jumat hingga Minggu (6-8/4). Start dari kampus UNNES menuju ke Gedong Songo. Sesampainya di tujuan, anggota melakukan upacara penyematan syal yang dilaksanakan oleh Kepala Bagian Kemahasiswaan Wahid SPd. Beliau berpesan kepada anggota baru agar terus berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Saat membuka kegiatan, koordinator Dosen Pendamping UKM Minat dan Kegemaran, Kusmuriyanto, menyampaikan, semua anggota harus tetap berhati–hati dengan jauhnya jarak dan medan yang bervariasi. Untuk itu taatilah peraturan–peraturan yang sudah dibuat oleh panitia yang memiliki standar keamanan atau safety procedure. Sehingga dapat kembali ke UNNES dengan selamat dan menjadi pelopor konservasi.

(Abd. Aziz dan Maulida Fitra Z – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 170 kali

Malarsih Doktor Ke-17 Pendidikan Seni Setelah Teliti Tari Gaya Mangkunagaran

Kamis, 12 April 2018 | 15:19 WIB


Malarsih Doktor Ke-17 Pendidikan Seni Setelah Teliti Tari Gaya Mangkunagaran

Fungsi tari gaya Mangkunagaran antara lain melukiskan tatanan sosial, media ekspresi, kegiatan estetik, dan kegiatan ekonomi. Tari gaya Mangkunegaran merupakan cerminan identitas Mangkunagaran, di mana masyarakat luas telah mengakuinya. Masyarakat Mangkunagaran memiliki kultur tersendiri yang berbeda dengan Surakarta dan Yogyakarta.

Demikian antara lain simpulan disertasi Malarsih, mahasiswa Prodi S-3 Pendidikan Seni Pascasarjana Universitas Negeri Semarang yang diujikan pada ujian terbuka, Kamis, 12 April 2018, di kampus Pascasarjana, Kelud, Semarang. Malarsih menulis disertasi berjudul “Tari Gaya Mangkunagaran: Fungsi dan Penegasan Identitas Mangkunagaran”.

Menurut Malarsih yang dosen pada Jurusan Seni Drama Tari dan Musik Fakultas Bahasa dan Seni itu, seni tari gaya Mangkunagaran memiliki perbedaan secara prinsip dengan tari gaya Surakarta dan Yogyakarta. Perbedaan itu ditinjau dari komposisi gerak, musik iringan, rias, juga busana. Malarsih menyimpulkan, perbedaan ini menjadi pijakan untuk melihat Mangkunagaran memiliki gaya seni tari tersendiri sebagaimana Kasunanan Surakarta memiliki gaya Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta memiliki gaya Yogyakarta.

Promotor disertasi Malarsih adalah Prof Tjetjep Rohendi Rohidi, ko-promotor Dr Hartono MPd, dan anggota promotor Prof Totok Sumaryanto MPd. Hadir sebagai penguji dalam ujian terbuka yang dipimpin oleh Direktur Pascasarjana Prof Achmad Slamet MSi itu, Prof Tani Narawati MHum, Prof M Jazuli MHum, dan Prof rer nat Wahyu Hardyanto MSi.

Dalam disertasinya, Malarsih menyarankan, karena tari gaya Mangkunagaran memiliki banyak fungsi, maka sebaiknya seni tari ini dapat digunakan untuk membangun adat dan tradisi berkesenitarian pada masyarakat. Selain itu, melihat sejarahnya, tari gaya Mangkunagaran muncul dari adanya respek kesejarahan berdirinya pemerintahan Mangkunagaran dan fenomena kehidupan sosial budaya masyarakat Mangkunagaran. Berkait dengan hal itu, dapat dijadikan pegangan oleh masyarakat luas untuk dijadikan kerangka model membangun identitas dalam bentuk seni tari, sebagaimana yang dilakukan oleh Pura Mangkunagaran.

Prof Achmad Slamet menuturkan, Malarsih dinyatakan lulus doktor dengan indeks prestasi komulatif 3,89 berpredikat sangat memuaskan. Ia merupakan doktor ke-354 yang diluluskan kampus ini atau doktor ke-17 Prodi Pendidikan Seni. Malarsih menempuh studi selama 5 tahun 8 bulan. Untuk disertasi, ia mendapat nilai A.

Menurut Prof Tjetjep, lulus doktor bukan merupakan akhir dari studi, namun awal dari keterlibatan pada komunitas ilmiah.  “Selamat datang pada komunitas ilmiah dan pertanggungjawabkan bidang ilmu yang Anda geluti,” ujarnya.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 349 kali

Kepemimpinan Bertumbuh, Ciptakan Kemajuan Institusi di Tahun Internasionalisasi

Kamis, 12 April 2018 | 8:59 WIB


Kepemimpinan Bertumbuh, Ciptakan Kemajuan Institusi di Tahun Internasionalisasi

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, telah sukses mengadakan one day training for university management dengan judul ‘Kepemimpinan Bertumbuh’ di ruang Senat, Rabu (10/04).

Kepemimpinan Bertumbuh adalah satu set prinsip kepemimpinan yang berpusat pada pengembangan kualitas diri pemimpin dan orang-orang disekitarnya. Prinsip kepemimpinan bertumbuh adalah sebuah hasil kontemplasi pemikiran Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan hasil pemikiran tersebut telah dituangkan dalam buku Kepemimpinan Bertumbuh.

Pelatihan intensif ini diikuti oleh 85 pejabat struktural universitas di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Seluruh materi pelatihan berasal dari Buku Kepemimpinan Bertumbuh.

Saat membuka acara Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr S Martono menyampaikan, pelatihan saat dibutuhkan untuk menciptakan gairah kerja, bagaimana pengelolaan sumberdaya manusia yang ada di UNNES dapat dikelola dan dikembangkan secara optimal, baik itu dari sistem administrasi kepegawaian maupun pengelolaan untuk kemajuan institusi dalam tahun internasionalisasi.

Dengan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pegawai itu sendiri yang tentunya akan berdampak positif terhadap kemajuan UNNES yang akan berimbas pada meningkatnya pelayanan kepada mahasiswa, masyarakat dan mitra lainnya.

Pelatihan ini dikemas dengan format yang sangat menarik. Diawali dengan presentasi trainer, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum tentang strategi dan prinsip kepemimpinan bertumbuh.

Rektor menjelaskan, Kepemimpinan yang bertumbuh bagai bagian pohon yaitu benih, pohon yang kuat, jejaring pohon, terpaan badai, menumbuhkan benih baru. Benih merupakan bibit utama dalam menentukan seberapa kuat pohon tersebut berdiri. Diibaratkan seperti benih, dengan bakat-bakat yang berbeda sedang di pupuk dan di rawat oleh UNNES sehingga menjadi pemimpin yang berkualitas.

Pada kesempatan ini tampil juga sebagai co trainer kepala UPT Humas UNNES Hendi Pratama SPd MA dan kepala Badan Penjamin Mutu, Agung Yulianto SPd MSi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 196 kali

Kemeriahan Open House Labschool Unnes

Kamis, 12 April 2018 | 8:54 WIB


Kemeriahan Open House Labschool Unnes

Labschool Unnes selenggarakan Open House pada Sabtu (7/4). Berbagai macam perlombaan dan bazar digelar dalam acara ini. Lomba tersebut antara lain memindah bola, memindah bendera, let’s dance, estafet games, golf, mewarnai wayang, membuat komik, estafet bakiak batok dan gelinding ban. Total peserta dalam perlombaan ini mencapai 560 orang.

Di panggung utama, berbagai tari kreasi dari murid-murid PAUD dan SD dipertontonkan. Antara lain ada tari Seledet pong, tari mentok, dan tari gelaga. Selain itu, karawitan Sekar Laras dari SD Labschool juga ikut mewarnai panggung utama. Tak kalah menarik, pertunjukkan wayang orang dengan cerita Ramayana “Brubuh Ngalengka” juga ikut meramaikan suasana.

Kegiatan yang dilaksanakan di Jalan Menoreh Tengah X No.4 Sampangan ini dibuka oleh Wakil Rektor (WR) UNNES bidang perencanaan dan kerjasama, Prof YL Sukestiyarno MS, PhD. Ditandai dengan pelepasan 53 balon.

Kegiatan Open House tahun ini mengangkat tema “Ceria Sekolahku, Cerah Masa Depanku”. Menurut ketua panitia, Kurnia Widi Haryono, tahun ini yang berbeda adalah adanya lomba mewarnai wayang secara gratis dan pertunjukkan wayang orang.

“Kita ingin menunjukkan eksistensi Labschool UNNES yang memiliki jiwa konservasi terhadap budaya” tuturnya.

Adapun kegiatan lain yang ikut diselenggarakan dalam rangkaian Open House yaitu workshop Gerakan Sekolah Menyenangkan. Kegiatan ini diperuntukkan bagi guru dan kepala SD di Kota Semarang.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 109 kali

UNNES Gelar Kejuaraan Woodball Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia dan UNNES Open Woodball 2018

Kamis, 12 April 2018 | 8:31 WIB


UNNES Gelar Kejuaraan Woodball Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia dan UNNES Open Woodball 2018

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Kejuaraan Woodball Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia dan UNNES Open Woodball 2018.

Kegiatan ini serangkaian Dies Natalis ke-53 UNNES, berlangsung selama tiga hari mulai Jumat-Sabtu (13-15 April) di lapangan Mini Golf And Driving Range Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Technical Meeting akan dilaksanakan Jumat 13 April pukul 13:00 – 15:00 di lapangan Mini Golf And Driving Range, sedangkan untuk upacara pembukaan Jumat 14 April pukul 07.00 WIB.

Informasi lebih lengkap klik ini 1, dan 2, jadwal ini.


Penulis: Sihono Dibaca : 126 kali

Dorong Kreativitas Mahasiswa, Bekraf Adakan Workshop dan Sosialisasi Indonesia Trend Forecasting

Rabu, 11 April 2018 | 18:49 WIB


Dorong Kreativitas Mahasiswa, Bekraf Adakan Workshop dan Sosialisasi Indonesia Trend Forecasting

Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang memiliki kinerja ekonomi paling hebat. Tahun 2015, tercatat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar 4,79%, lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan hanya mencapai 2,4%.

Iklim yang positif ini tentunya menjadi momen yang tepat bagi pemerintah untuk mengokohkan fondasi perekonomian, terutama pada sektor riil.

Latar belakang inilah yang membuat Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf) bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mengadakan Workshop dan Sosialisasi “Indonesia Trend Forecsating Fashion, Desain Produk dan Fashion Ready to Wear” pada Rabu (11/4) di Ruang Seminar, Gedung E13 lantai 3 Dekanat Fakultas Teknik, Kampus UNNES Sekaran, Semarang.

Opening Remarks diisi oleh Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Dr. Ing. Abdur Rohim Boy Berawi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan fungsi-fungsi Bekraf antara lain inisiator, motivator, inkubator dan fasilitator.

Acara ini diikuti sebanyak 200 peserta, terdiri dari kalangan dosen serta mahasiswa dan kalangan umum. Adapun pembicara antara lain, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi X Drs A H Mujib Rohmat, Kepala Sub Direktorat Metodologi dan Analisis Riset Dian Permanasari. Perwakilan Bekraf Dina Midiani dan Dara Thalia.

Bertindak mewakili Rektor UNNES, hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof YL Sukestiyarno MS PhD.

Workshop diawali dengan diskusi panel yang dimoderatori oleh Prof Sukestiyarno dengan pembicara utama Drs Mujib. Dalam diskusi tersebut, dibahas pentingnya peningkatan ekonomi kreatif di Indonesia terutama dalam aspek riset dan pengembangan.

Hal tersebut melatarbelakangi terbentuknya Bekraf sekaligus menjadi wujud optimisme pemerintah, bahwa ekonomi kreatif pasti akan menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Dalam operasionalnya, Bekraf menetapkan 16 subsektor dari industri kreatif yang menjadi fokus untuk dikelola dan dikembangkan. Subsektor tersebut meliputi Aplikasi dan Pengembangan Permainan; Arsitektur; Desain Interior; Desain Komunikasi Visual; Desain Produk; Fashion; Film, Animasi dan Video; Fotografi; Kriya; Kuliner; Musik; Penerbitan; Periklanan; Seni Pertunjukan; Seni Rupa; serta Televisi dan Radio.

(Abd. Aziz dan Annisa Azizatul I – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 182 kali

BTN Kembali Tingkatkan Kerjasama dengan UNNES

Rabu, 11 April 2018 | 12:39 WIB


BTN Kembali Tingkatkan Kerjasama dengan UNNES

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di Perguruan Tinggi. Salah satunya dengan memberikan bantuan kendaraan kendaraan operasional sebuah medium bus guna menunjang kegiatan mahasiswa UNNES.

Bantuan kendaraan operasional tersebut diserahkan oleh Branch Manager BTN Kantor Cabang Semarang Iriska Dewayani kepada Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum di Rektorat Kampus UNNES Sekaran Gunungpati, Rabu (11/4/2018).
“Bantuan ini kami serahkan sebagai bentuk penyaluran corporate social responsibility BTN dalam bidang pendidikan,” kata Iriska Dewayani.

Iriska Dewayani menyampaikan bahwa kerja sama yang telah terjalin ini merupakan kerja sama sinergis. Jadi Bus ini merupakan hasil kerja sama sinergis antara UNNES dan BTN. Mudah-mudahan jalinan kerjasama yang baik ini ke depan berlangsung dengan lebih baik.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, pemberian hibah kendaraan Bus operasional dari BTN kepada UNNES ini diharapkan bisa bermanfaat untuk civitas akademika UNNES. Dengan bantuan ini bisa digunakan untuk operasional mahasiswa UNNES di berbagai bidang kegiatan.


Penulis: Sihono Dibaca : 190 kali

Rektor UNNES Sebarkan Semangat Kepemimpinan Bertumbuh di Unimus

Rabu, 11 April 2018 | 6:07 WIB


Rektor UNNES Sebarkan Semangat Kepemimpinan Bertumbuh di Unimus

Konsep Kepemimpinan Bertumbuh yang diformulasikan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum diminati oleh masyarakat perguruan tinggi. Semangat itu dinilai relevan untuk menumbuhkan kapasitas kepemimpinan perguruan tinggi untuk menghadapi tantangan zaman.

Untuk ke sekian kalinya, konsep itu ditebarkan melalui kagiatan pelatihan sehari (one day training). Selasa (11/4) konsep itu dilatihan kepada pejabat struktural Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).

Kepemimpinan Bertumbuh adalah satu set prinsip kepemimpinan yang berpusat pada pengembangan kualitas pemimpin dan orang-orang di sekitarnya. Prinsip kepemimpinan ini direfleksikan berdasarkan sejumlah literatur kepemimpinan dan pengalaman pribadi Prof Fathur membesarkan UNNES.

Pelatihan ini dikemas dengan format yang sangat menarik. Diawali dengan presentasi Prof Fathur tentang strategi dan prinsip kepemimpinan bertumbuh dilanjutkan dengan fasilitasi dan diskusi pembuatan visi, misi, tujuan dan roadmap universitas. Fasilitasi kemudian dilanjutkan dengan praktik menuangkan kepemimpinan bertumbuh dalam usaha membangun reputasi universitas.

Rektor Unimus, Prof Dr Masrukhi MPd sebagai salah satu peserta one day training menyatakan kepuasannya terkait penyelenggaraan pelatihan ini. Pelatihan ini memberikan dimensi baru baginya untuk melihat kembali visi universitasnya melalui sudut pandang yang berbeda.

“Kami menargetkan, tahun 2019 Unimus meraih akreditasi institusi A. Oleh karena itu, kapasitas kepemimpinan harus terus dibangun. Kepemimpinan Bertumbuh menawarkan cara pandang sekaligus kiat baru dalam menumbuhkan dan memperkuat kepemimpinan di organisasi,” katanya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 173 kali

UNNES Tanda Tangani MoU dengan National Chi Nan University Taiwan

Selasa, 10 April 2018 | 19:43 WIB


UNNES Tanda Tangani MoU dengan National Chi Nan University Taiwan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali membuka kerja sama dengan mitra luar negeri, yakni National Chi Nan University (NCNU) dari Taiwan. Memorandum of Understanding (MoU) telah ditandatangani oleh kedua belah pihak, Selasa(10/4).

Acara yang berlangsung di lantai 4 Gedung H Rektorat UNNES ini, dihadiri oleh Prof Yuhlong Oliver Su selaku President of National Chi Nan University. Pimpinan ke-6 NCNU tersebut menceritakan bahwa beliau berupaya mengenal UNNES.

“Saya mencoba membuat relasi dengan Indonesia. Sebagaimana NCNU yang selalu menyambut para generasi muda terutama dari Asia. Kami mempunyai 4 kampus yang berdedikasi untuk mengajar dan mendidik anak-anak muda,” ungkap Professor Kimia tersebut.

Bertindak mewakili Rektor UNNES, Staff Ahli Bidang Kerjasama Luar Negeri Fahrur Rozi SPd MPd PhD  menjelaskan, pertemuan ini bertujuan untuk menandatangani MoU kemudian dilanjutkan diskusi jenis kerja sama antara UNNES dan NCNU.

Pada forum grup diskusi kali ini, sebagian besar pihak UNNES menginginkan pertukaran pelajar, transfer kredit, program beasiswa, dan publikasi ilmiah. Menanggapi hal ini, NCNU membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi UNNES, baik program doktor maupun pascasarjana.

UNNES terus berupaya meningkatkan kerja sama dengan universitas-universitas dunia untuk mewujudkan tahun internasionalisasi.

(Abd. Aziz dan Nida MR – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 184 kali

Mahasiswa FBS UNNES Juara 1 dan 2 Gebyar Bahasa Arab Tingkat Nasional

Selasa, 10 April 2018 | 12:26 WIB


Mahasiswa FBS UNNES Juara 1 dan 2 Gebyar Bahasa Arab Tingkat Nasional

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) meraih juara 1, 2, harapan 1 dan 3 pada ajang Gebyar Bahasa Arab 2018 tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon pada Selasa-Jumat (2-6/4/2018).

Juara I diraih oleb Amulet Yustisia membawakan dua lagu Pop Arab Kategori Umum yaitu “Ya Tabtab” (Nancy Ajram) dan “Jangan Hilangkan Dia” (Rossa) yang liriknya telah diubah kedalam bahasa Arab.

Juara 2 diperoleh Group Al Bunn terdiri atas M Aziz Himawan Akbar, Ahmad Muhtariul Ulum dan Fakturmen membawakan dua lagu berbahasa arab “Ha Ana Dza” (Humood Al Khuder) dan “Bukti” (Virgoun).

Selain mengikuti lomba Pop Arab,Prodi Pendidikan Bahasa Arab UNNES yang terakreditasi A ini, juga mengirimkan delegasi Henis pada cabang Lomba Insya’ memperoleh juara Harapan 1, dan Dhiva pada cabang Lomba Pidato bahasa Arab meraih juara Harapan 3.

Amulet salah satu peserta menyampaikan, Gebyar Bahasa Arab ini diikuti oleh beberapa perguruan tinggi, sekolah, dan pesantren diantaranya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunung Jati Bandung, UIN Walisongo Semarang, UII Yogyakarta, UNIDA Gontor, UMY Yogyakarta, IAIN Purwokerto, STAIN Kudus, IAIN Pekalongan, Ponpes Husnul Khotimah.


Penulis: Sihono Dibaca : 286 kali

Rektor UNNES Presentasikan Konservasi pada International Workshop on UI Greenmetric

Senin, 9 April 2018 | 16:09 WIB


Rektor UNNES Presentasikan Konservasi pada International Workshop on UI Greenmetric

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, diundang menjadi salah satu pembicara kunci pada International Workshop on UI Greenmetric 2018 di Rektorat UNDIP. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 8 sampai tanggal 10 April 2018. Pada kesempatan ini Rektor berkesempatan untuk mempresentasikan langkah-langkah UNNES dalam menanamkan karakter konservasi pada mahasiswa dan dosen di UNNES.

Menurut beliau ada enam langkah untuk menanamkan karakter konservasi pada sivitas akademika. Yang pertama adalah mengintegrasikan konservasi ke dalam kurikulum. Selanjutnya adalah mewujudkan zona integritas. Ketiga adalah meningkatkan prestasi dan pembangunan karakter mahasiswa. Keempat adalah pendidikan karakter yang kesinambungan. Kelima adalah sistem online penanaman pohon dan keenam adalah spesialisasi karakter tertentu pada setiap fakultas. Menurut Prof  Fathur, keenam langkah tersebut harus dilaksanakan secara konsisten untuk menginternalisasikan konservasi pada generasi muda.

Lokakarya internasional ini dilaksanakan tiap tahun. Tahun lalu kegiatan ini diadakan di Istanbul Turki dan tahun depan akan diadakan di Cork Irlandia. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan-pimpinan universitas di dunia yang peduli pada konservasi.

 


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 296 kali

UNNES Kembali Gelar Golf Green Tournament

Minggu, 8 April 2018 | 16:36 WIB


UNNES Kembali Gelar Golf Green Tournament

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menggelar Golf Green Tournament ke-12 di lapangan Borobudur International Golf & Country Club Magelang, Sabtu (7/4). kegiatan ini merupakan rangkaian Dies Natalis ke-53 UNNES.

Sebanyak 140 pe-Golf memperebutkan tiga posisi terbaik dalam Turnamen Golf 2018 untuk kategori Flight A, Flight B, Flight C, Flight Keterampilan dan Ladies Flight.

Ketua Panitia Turnamen Golf Dr Bambang BR mengatakan bahwa selain kategori tersebut juga ada dua kategori lain yang akan diperbutkan oleh peserta. “Turnamen ini juga memperbutkan posisi Best Net Overall dan Best Gross Overall, “ katanya.

Sementara itu, Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, gelaran ini diselenggarakan sebagai sarana silaturahmi antar pegolf. “Ini kegiatan kami gelar dalam meningkatkan hubungan kerjasama Unnes dengan para mitra serta tamu undangan,” tuturnya.

Selain Turnamen ini juga diserahkan bantuan tabungan dari Bank CIMB Niaga Syariah kepada Panti Asuhan Ar-Rochman, Panti Asuhan Al-Furqon dan Panti Asuhan Al-Jannah.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 214 kali

Peduli Pemuda dan Sejarah, ALMAPIPSI Gelar Rakernas

Jumat, 6 April 2018 | 15:31 WIB


Peduli Pemuda dan Sejarah, ALMAPIPSI Gelar Rakernas

Aliansi Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial se-Indonesia (ALMAPIPSI) menggelar agenda Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) dan Seminar Nasional. Agenda ini dilaksanakan di Gedung Kuliah Terpadu IAIN Jember selama tiga hari sejak tanggal 29-31 Maret 2018. Acara yang mengusung tema “Pemuda dan Sejarah Indonesia dalam Perspektif Politik, Pendidikan dan Sosial Ekonomi” dihadiri oleh 15 perguruan tinggi diantaranya : Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, IAIN Metro Lampung, IAIN Cirebon,Universitas Negeri Yogyakarta, Unesa, IAIN Tulungagung, IAIN Ponorogo, Universitas Negeri Malang, UIN Maliki Malang, Universitas Raden Rahmat, STAIN Pamekasan, Universitas Tanjungpura dan IAIN Jember.

Acara ini dibuka langsung oleh dekan FTIK IAIN Jember, dalam sambutannya berpesan agar gerak langkah aktivis memang harus digalakkan dan dimassifkan. “Ikatan nasional ini memang harus dijaga kesatuaannya agar dapat memberikan sumbangsih kepada negeri tercinta,” ujar dosen FTIK ini. Diawali dengan Pelantikan pengurus ALMAPIPSI periode 2017-2018, kemudian dilanjutkan dengan acara Seminar Nasional. Seminar tersebut diisi oleh tiga pembicara yaitu Prof. Dr. Bambang Soepeno, M.Pd gutu besar pendidikan sejarah Unej menyampaikan mengenai “Pemuda dan sejarah indonesia”. Fauzan Adhim, M.Pd.I dosen Staifas menyampaikan mengenai “Pemuda dalam Aspek politik dan pendidikan”, Muhammad Muwafik, S.Pd.I,.MA dosen Unej menyampaikan “Pemuda dalam aspek sosial dan ekonomi”. Antusias peserta seminar sangat tinggi dalam mengikuti acara ini, terbukti dengan banyaknya peserta yang datang dari berbagai universitas di Indonesia.

Ketua Pelaksana Rakernas kali ini, Junaidi mengungkapkan bahwa pelantikan ini adalah awal dari kinerja Almapipsi untuk satu periode kedepan. “Ini bukanlah tujuan, melainkan awal dari eksistensi lembaga Almapipsi yang insyaAllah akan menjadi barometer organisasi lain di Indonesia dan mampu mewadahi seluruh mahasiswa pendidikan IPS diseluruh Indonesia”.

Sementara itu, Ketua umum ALMAPIPSI Harun mahasiswa semester VI dari kampus IAIN Tulungagung menyampaikan bahwa kegiatan RAKERNAS kali ini menghasilkan beberapa program kerja yang akan dilaksanakan oleh pengurus pusat, wilayah ataupun daerah. “Setelah diadakannya Rakernas diharapakan kinerja organisasi kedepan semakin terarah. Namun hal ini juga harus dibarengi dengan komunikasi, koordinasi dan kerjasama yang aktif setiap pihak yang berkontribusi di ALMAPIPSI. Aksi nyata sebagai implementasi dari agenda ini akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat,” ungkap ketua umum ALMAPIPSI.

Koordinator Prodi Pendidikan IPS, Arif Purnomo MPd dan Pembina Hima Pendidikan IPS, Rudi Salam MPd juga menyampaikan apresiasi serta berharap semoga kegiatan tersebut bisa meningkatkan silaturahmi akademik mahasiswa Pendidikan IPS se-Indonesia.

(Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 286 kali

Peneliti dari Enam Negara Bahas 20 Tahun Reformasi Indonesia

Jumat, 6 April 2018 | 13:37 WIB


Peneliti dari Enam Negara Bahas 20 Tahun Reformasi Indonesia

Memperingati dua puluh tahun reformasi Indonesia, Prodi Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar International Symposium on Indonesian Politic bertema “Challenges and Prospects after 20 Years Reform”.

Dipantik oleh Pakar Enterpreneurship Politics Universitas Brawijaya Wawan Sobari PhD dan Pakar Metode Kuantitatif Rasch Model dari Universiti Malaya Bambang Sumintono PhD, acara diselenggarakan selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (6-7/4) bertempat di Padepokan Karakter Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Ketua Panitia Cahya Seftyono SSos MA melaporkan, kegiatan terbuka untuk umum. Sebanyak dua puluh penyaji dari institusi baik dalam maupun luar negeri telah dijadwalkan menyajikan artikelnya. Presentasi disajikan baik secara langsung maupun teleconference.

Sobari membuka simposium hari pertama (6/4) dengan menyoroti demokrasi kontemporer Indonesia yang minim akurasi. Ia menjelakskan, berbagai lembaga survei menyoroti tingkat kepuasan masyarakat terhadap demokrasi Indonesia masih berada di bawah 30%.

Dua puluh penyaji kemudian, melanjutkan dengan paparkan terkait politik etnis lokal, money politic, kuasa bahasa politik, pemenuhan hak-hak politik warga negara, politik alternatif hingga ekspansi agama dalam demokrasi di Indonesia.

Pemapar yang telah dijadwalkan tersebut berasal dari enam negara, yaitu Australia, Amerika Serikat, Jerman, Taiwan, Malaysia dan beberapa peneliti dari Indonesia. Di antaranya dari Universitas of Quessland, Northwestern University, Heidelberg University, Tamkang University, Universiti Malaya, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan universitas terkemuka lainnya. Paparan peserta simposium ditutup dengan review artikel oleh Wawan Sobari.

Adapun di hari kedua Sabtu (7/4), Bambang Sumintono akan menelaah metode penelitian kuantitatif menggunakan Rasch Model. Ia akan memberikan workshop singkat kepada 50 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Peserta akan mendapatkan praktik simulasi penggunaan Rasch Model dan strategi penulisan artikel ilmiah berbasis kuantitatif.

“Dengan dibekali kursus singkat penulisan artikel ilmiah berstandar internasional dan pengolahan data baik secara kualitatif maupun kuantitatif, kegiatan ini diharapkan dapat memantik perkembangan ilmu politik berbasis etika di aras lokal untuk kebermanfaatan global,” pungkas Cahyo.


Penulis: Rahmat Petuguran Dibaca : 1.122 kali

Faoziah Arumi Mapres UNNES 2018

Jumat, 6 April 2018 | 11:19 WIB


Faoziah Arumi Mapres UNNES 2018

Faoziah Arumi dengan nilai 96,53 mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi mahasiswa berprestasi Utama I (Mapres) tingkat universitas 2018.
Penganugerahan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR, Jumat (6/4/2018) di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Mapres II dimenangkan oleh Septia Nurkhalisa Jurusan IPA Terpadu FMIPA dengan nilai 94,72 dan Mapres III Ana Rachmawati Jurusan Pendidikan Ekonomi FE dengan nilai 92,39.

Mapres Harapan I dimenangkan oleh Arum Yulia Lestari dari FBS (nilai 89,92), Harapan II Dwi Hermawan FIS (nilai 89,57) dan Harapan III Faris Nur Khulafa FIP (nilai 88,29). Sedangkan David Indra Gunawan dari FE sebagai penyaji terbaik dengan nilai 88.06.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR menyampaikan, Mapres tingkat universitas ini diikuti 16 finalis dari delapan fakultas yang ada. Seleksi dimulai dari tingkat jurusan, fakultas, dan universitas. Untuk itu mahasiswa yang menjadi Mapres Utama I UNNES akan mewakili lembaga maju ketingkat nasional.

Bambang BR berharap, mahasiswa tidak hanya menekuni ilmu dalam bidangnya saja tapi juga beraktivitas untuk mengembangkan soft skill-nya agar menjadi lulusan yang mandiri, inisiatif, cermat, tanggung jawab, dan tangguh sehingga bisa membawa nama harum lembaga ditingkat nasional.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 404 kali

Pendaftaran Sinden Idol Diperpanjang hingga 13 April

Jumat, 6 April 2018 | 10:06 WIB


Pendaftaran Sinden Idol Diperpanjang hingga 13 April

Pendaftaran ajang pencarian sinden muda berbakat yang telah menjadi ikon dan penyelenggaraan rutin Universitas Negeri Semarang, Sinden Idol 4 tahun 2018, diperpanjang hingga Jumat, 13 April 2018. Pendaftaran bisa dilakukan langsung melalui nomor WhatsApp panitia 085735227334.

Audisi peserta yang sedianya akan dilaksanakan pada Sabtu, 7 April 2018, diundur menjadi Sabtu, 14 April 2018. Selain itu, audisi yang sedianya dilakukan dalam dua tahap, hanya akan dilaksanakan satu kali secara langsung pada tanggal 14 April dengan sistem audisi langsung.

Pelaksanaan audisi diselenggarakan di Kampung Budaya Universitas Negeri Semarang, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang. Final Sinden Idol akan dilaksanakan pada 21 April 2018 di tempat yang sama. Diharapkan, dengan ditambahnya waktu pendaftaran dan diundurnya pelaksanaan audisi menjadikan peserta lebih memiliki waktu untuk menyiapkan materi yang bakal dibawakan sehingga meningkatkan kualitas penyajian.

Baca informasi selengkapnya tentang Sinden Idol 4 tahun 2018 DI SINI.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 231 kali

UNNES Juara Group A Debat Makamah Konstitusi

Jumat, 6 April 2018 | 6:52 WIB


UNNES Juara Group A Debat Makamah Konstitusi

Pelaksanaan Debat Konstitusi Nasional antar Mahasiswa Tingkat Regional Tengah yang dilaksanakan oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) bekerjasama dengan Fakultas Hukum (FH) UNNES.

Kegiatan yang dimulai sejak Selasa (3/4) kemarin ditutup secara resmi hari ini, Kamis (5/4) oleh Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi RI  Prof Dr Guntur Hamzah.

Pada tingkat regional tengah ini,  MK telah menyeleksi peserta dari regional tengah dan memutuskan 24 kampus,  yakni,  Universitas Negeri Semarang (UNNES), Univesitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Diponegoro (Undip), UIN Walisongo (UIN WS), UIN Sunan Kalijaga (UIN Suka), UIN Syatif Hidayatullah (UIN Syahid) UIN Antasari Banjarmasin, Universitas Muria Kudus (UMK),  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), STT Migas Balikpapan, Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Kemudian, Unika Atma Jaya Jakarta, IKIP Veteran Jawa Tengah (iVET), IAIN Salatiga, IAIN Palangkaraya, IAIN Purwokerto,  Universitas Tanjungpura (UNTAN), Universitas Tarumanegara (UNTAR), Universitas Bhayangkara Jakarta (Ubharajaya),  Universitas Mulawarman (UNMUL),  Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW),  dan STHI Jentera.

Dekan Fakultas Hukum Dr Rodiyah SPd SH MSi menyampaikan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen UNNES dan MK RI dalam mengembangkan insan-insan akademik yang berkompeten dan berwawasan luas.

“Saya yakin,  melihat mahasiswa-mahasiswa yang hebat peserta debat,  kami optimis Indonesia akan lebih baik ke depan,” ujarnya.

Sementara itu,  Tim FH UNNES menjuarai Grup A,  sehingga Tim UNNES masuk hingga babak perempat final. Juara Tingkat Regional Tengah Debat Konstitusi Ke-11 tahun 2018 adalah UNTAR.
Pada babak final,  UNTAR  berhadapan secara langsung dengan UNDIP.  

Mendebatkan mosi Pidana bagi Pelaku Hubungan Seksual di Luar Nikah,  5 dewan juri diantara 9 memenangkan UNTAR.  Selain UNTAR dan UNDIP,  UIN Syatif Hidayatullah keluar sehagai Juara 3 dalam kompetisi ini.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 260 kali

Dies Natalis FMIPA, Menyongsong Tahun Internasionalisasi dengan Prestasi

Kamis, 5 April 2018 | 16:14 WIB


Dies Natalis FMIPA, Menyongsong Tahun Internasionalisasi dengan Prestasi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) genap berusia 53 tahun pada 2018. Upacara Dies Natalis FMIPA ke-53 berlangsung di Gedung D12 Dekanat FMIPA lantai 3 ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan & Kerjasama, Kamis(5/4).

Pada usia yang ke 53 tahun, FMIPA telah berkiprah di kancah universitas maupun internasional. Bahkan pada tahun ajaran 2018/2019 fakultas yang dulunya bernama Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta ini akan memiliki prodi baru, yakni Sistem Informasi.

Saat membuka acara Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi capaian yang telah diraih FMIPA.

Ia menyampaikan, FMIPA yang sudah berada di puncak gunung, diharapkan menjadi kiblat bagi pengembangan ilmu pengetahuan di UNNES. FMIPA harus percaya diri, mampu menginspirasi dan mau membersamai sivitas akademika UNNES supaya mampu meningkatkan prestasi.

Setiap dies natalis mari kita jadikan batu pijakan untuk melompat lebih tinggi bagi kemajuan FMIPA dan UNNES dari tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan akademik yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-53 meliputi Konferensi Nasional Peneliti dan Pemerhati Burung Indonesia ke-4, UNNES Physics International Symposium, International Conference on Mathematics, Science, and Education (ICMSE) yang ke-5, Paparan Gagasan Inovatif 3 (tiga) Doktor Lulusan Luar Negeri serta Orasi Ilmiah Profesor dan Doktor FMIPA.

Selain kegiatan tersebut, FMIPA juga melaksankan lomba-lomba, seperti bola voli, tennis meja, balap karung, teklek, karaoke, dan senam konservasi.

Nida MR & Abd. Aziz (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 248 kali

Pacu Publikasi Internasional, UNNES Luncurkan Buku “Tiga Pilar Konservasi”

Rabu, 4 April 2018 | 19:47 WIB


Pacu Publikasi Internasional, UNNES Luncurkan Buku “Tiga Pilar Konservasi”

Universitas Negeri Semarang (UNNES) meluncurkan buku “Tiga Pilar Konservasi”. Acara yang bertempat di Ruang Senat Gedung H Rektorat UNNES ini dihadiri oleh majelis profesor dan staf Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Rabu (4/4).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menuturkan, tujuan dari peluncuran buku tersebut adalah untuk memacu sivitas akademika UNNES menggalakan penelitian.

“Meningkatkan semangat penelitian agar profesor membantu percepatan pencapaian gelar profesor bagi para doktor. Pengembangan keilmuan dengan target peningkatan publikasi jurnal internasional dan buku referensi,” ungkap profesor sosiolinguistik tersebut.

Sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul, UNNES terus berupaya berkarya untuk Indonesia. Menyongsong tahun internasionalisasi, pengembangan ilmu pengetahuan diharapkan akan meningkat, selaras dengan penambahan jumlah profesor .

Ketua LP2M Prof Totok Sumaryanto Florentinus memaparkan, penerbitan dan publikasi buku referensi akan difasilitasi oleh UNNES melalui Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Selain itu, pihaknya juga siap membantu proses penerbitan hingga pemasaran buku referensi tersebut.

Dengan diluncurkannya buku “Tiga Pilar Konservasi” sebagai pedoman tata cara penulisan hasil penelitian bagi para profesor dan dosen, target peningkatan publikasi jurnal internasional maupun penerbitan buku referensi dapat tercapai.

Annisa Azizatul I & Tomihendra Saputra (Students Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 283 kali

Debat Mahkamah Konstitusi Kembali Digelar

Rabu, 4 April 2018 | 6:02 WIB


Debat Mahkamah Konstitusi Kembali Digelar

Mahkamah Konsititusi (MK) Republik Indonesia, kembali menggelar Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia 2018, yang digelar di Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa (3/4) sampai Kamis (5/4) mendatang. Kompetisi tersebut sendiri digelar untuk menumbuhkan kesadaran berkonstitusi serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mendalami dan memahami masalah-masalah Pancasila dan konstitusi.

Mantan Ketua MK RI Arief Hidayat mengatakan, jika kompetisi debat tersebut dilakukan untuk mengajarkan pemahanan kepada mahasiswa tentang konsititusi Indonesia dan sistem hukum Indonesia yang berlandaskan Pancasila. “Dari kompetisi ini mahasiswa diperkenalkan pemahaman hukum di Indonesia melalui metode debat. Sekaligus mencetak ahli hukum di Indonesia.

Ia menjelaskan jika program tersebut sudah digelar rutin setiap tahunnya dan dibagi menjadi wilayah Timur, Barat dan Tengah. Wilayah Tengah sendiri tahun ini diadakan di UNNES, total ajang ini diikuti 72 perguruan tinggi di Indonesia. Masih kata Arief, mahasiswa Indonesia perlu dibekali pengetahuan hukum Indonesia sesuai dengan karakter bangsa, terlebih saat ini pengaruh dari luar cukup tinggi termasuk masalah hukum.

“Hukum di Indonesia beda dengan negara barat, karena hukum di Indonesia itu ber Ketuhanan, bukan sekuler. Itu diamini dari pembukaan UUD yakni kalimat dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. Kalau di hukum Indonesia Keadilan Berdasarkan Ketuhaanan YME,”ucapnya.

Sementara itu Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman menjelaskan, jika dirinya memberikan apresiasi, ia pun berharap dalam kompetensi tersebut mahasiswa UNNES bisa memberikan hasil yang terbaik saat final ditingkat nasional akan semakin meningkat. “Dari ajang ini mahasiswa diharapkan bisa mengembangkan budaya perbedaan pendapat, selain itu juga bisa memahami implementasi Pancasila dan perubahan UUD 1945.

Demikian juga Dekan Fakultas Hukum UNNES Dr Rodiyah, menambahkan jika tujuan penyelenggaraan kegiatan tersebut untuk menumbuhkan kesadaran berkonstitusi. Kedua, meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mendalami dan memahami masalah-masalah Pancasila dan konstitusi. “Ajang ini juga mendorong peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan teks konstitusi (pasal-pasal UUD 1945), dengan perkembangan dan dinamika praktik ketatanegaraan.

Dalam kompetisi tersebut, nantinya akan dipilih sebanyak 24 perguruan tinggi yang terdiri atas juara I, juara II, juara III dan semifinalis, serta empat tim babak perempat final di Kompetisi Tahap Regional, yang akan masuk pada Tahap Nasional.

Seluruh 24 perguruan tinggi tersebut nantinya akan mengikuti Kompetisi Debat Konstitusi tingkat Nasional, yang akan berlangsung pada taggal 6-9 Mei 2018.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 275 kali

Mahapala Unnes Peringati Hari Ulang Tahun ke-42

Senin, 2 April 2018 | 10:56 WIB


Mahapala Unnes Peringati Hari Ulang Tahun ke-42

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (UNNES) merayakan hari ulang tahun ke 42 selama dua hari Jumat dan Sabtu (30-31/3) di Wisata Ketep Pass, Magelang.
Perayaan kali ini dilaksanakan bersama dengan alumni dan anggota aktif dengan tema “Merekat kasih, Menggali Kenangan Merekat Kasih 42 tahun Mahapala Jaya!”
Koordinator UKM Minat dan Kegemaran Drs Kusmuriyanto MSi saat membuka menyampaikan, mengucapkan selamat ulang tahun Mahapala Unnes, semoga Mahapala dapat terus menambah prestasi, mengembangkan konservasi dan mengabdi untuk almamater.
Setelah acara perayaan selesai dilanjutkan dengan sarasehan bersama alumni, perencanaan kegiatan, perkenalan anggota angkatan XXXVIII, pementasan oleh angkatan XXXVIII, dan ditutup dengan menonton di Teater Ketep.
Ketua panitia Muftian Adi Pratomo menyampaikan, Kegiatan HUT merupakan ajang silaturahmi antar anggota dan alumni, sebagai sebuah organisasi tanpa alumni kita tidak akan bisa sampai sekarang. Selain itu kegiatan ini digelar bertepatan dengan tanggal berdirinya Mahapala Unnes pada 31 Maret 1976.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 250 kali

Gus Mus dan Hendrar Prihadi Terima Anugerah Konservasi dari UNNES

Senin, 2 April 2018 | 10:32 WIB


Gus Mus dan Hendrar Prihadi Terima Anugerah Konservasi dari UNNES

KH Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus menerima anugerah Konservasi Upakarti Parama Bhijangga dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (29/3). Anugerah itu diberikan karena ia dinilai menunjukkan dedikasi besar dalam pengembangan budaya, khususnya bidang sastra dan seni rupa.
Selain dikenal sebagai ulama, pengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin ini produktif melahirkan karya kreatif dan pemikiran yang berterima secara luas. Salah karakter karya-karyanya adalah kemampuannya menuangkan pemikiran-pemikiran reflektif dalam bentuk ungkap yang berterima di berbagai kalangan. Sebagai sastrawan, ia menaruh perhatian besar kepada nilai-nilai universal seperti perdamaian, kerukunan, dan keadilan.

Jiwa sebagai seorang budayawan, pelukis dan penulis telah ia tunjukkan dalam berbagai karya yang melimpah jumlahnya. Dia telah menulis belasan buku, baik fiksi maupun nonfiksi. Melalui karya sastra yang dikreasikannya, Gus Mus sering kali menunjukkan sikap kritisnya terhadap budaya yang berkembang dalam masyarakat.
Pentas baca puisinya yang pertama (1980-an) telah menuai banyak pujian dan Gus Mus segera dikukuhkan kehadirannya sebagai “bintang baru’ dalam dunia kepenyairan Indonesia. Ia menjadi salah satu penyair Indonesia yang menguasai sastra Arab (bukan sekedar terjemahannya). Kini sajak-sajak Gus Mus diapresiasi luas oleh masyarakat, bukan hanya di Indonesia tetapi juga dunia, salah satunya terpampang di ruangan kampus Universitas Hamburg, Jerman.

Sebagai penulis, Gus Mus telah puluhan tahun menjaga konsistensinya. Tulisannya tersebar luas diantaranya bisa kita baca di Intisari, Horison, Kompas, Tempo, Detak, Editor, Forum, Humor, DR, Media Indonesia, Republika, Suara Merdeka, Wawasan, Kedaulatan Rakyat, Bernas, Jawa Pos, Bali Pos, Duta masyarakat (Baru), Pelita, Panji Masyarakat, Ulumul Qur’an, Ummat, Amanah, Aula, Mayara. Pada majalah Cahaya Sufi (Jakarta), MataAir (Jakarta), MataAir (Yogyakarta),Almihrab (Semarang) Gus Mus duduk sebagai Penasehat.

Pengabdiannya yang luar biasa dibidang sastra, Gus Mus banyak menerima undangan juga dari berbagai negara. Bersama penyair besar Indonesia lainnya ia menghadiri perhelatan puisi di Baghdad (Iraq, 1989). Karya-karya puisi Gus Mus disambut oleh seniman-seniman lain. Sebuah group band anak muda pernah mengaransir lagu untuk puisi Gus Mus. Bersama Idris Sardi Gus Mus menyuarakan keprihatinannya tentang persatuan bangsa dalam pagelaran karya musik dan puisi bertajuk “Satu Rasa Menyentuhkan Kasih Sayang” di Gedung Kesenian Jakarta, 22 Maret 2006 (Kompas, 23 Maret 2006: 15).

Tahun 2008 Gus Mus berkenan menulis lirik lagu diantaranya berisi parodi tentang bagaimana manusia mempertaruhkan ‘kaki’, ‘kepala’, bahkan ‘dada’ demi sekedar ‘kesenangan (kekuasaan) mempermainkan bola’—untuk lagu Sawung Jabo.

Konservasi Lingkungan
Selain kepada Gus Mus, UNNES juga mnyerahkan anugerah Konservasi Upakarti Prabaswara Mandala kepada Walikota Semarang Hendrar Prihadi SE MM.
Dengan gaya anak muda itulah, Hendrar Prihadi melakukan terobosan untuk memajukan kota yang dipimpinnya. Aspek tata ruang, lingkungan hidup, dan pengelolaan sungai menjadi bidang yang sangat diperhatikannya.
Dari terobosan itulah, Kota Semarang menerima berbagai penghargaan nasional dan internasional.

Sebagai kota metropolitan, Kota Semarang menerima adipura enam tahun berturut-turut sejak 2012 hingga 2017. Hendrar Prihadi juga menerima penghargaan internasional bidang perencanaan sumber daya ruang “Best Urban Design 2017” yang diterimanya di Singapura.

Sebagai walikota, Hendrar Prihadi menunjukkan perhatian terhadap lingkungan hidup dan tata kota. Selama kepemimpinannya, ia melakukan inovasi dengan menambah ruang terbuka hijau, menata banjir kanal dan saluran drainase, juga merevitalisasi kawasan kumuh menjadi kampung tematik, juga merevitalisasi kawasan kota lama. Dengan usaha itu, Kota Semarang berkembang menjadi kota yang semakin sehat, nyaman, dan menarik sebagai destinasi wisata.

Di luar bidang lingkungan, Hendrar Prihadi menorehkan berbagai prestasi dalam tata kelola pemerintahan.

Di bawah kepemimpinannya, Kota Semarang menerima penghargaan sebagai “Kota Terbaik” menurut Tempo Group; Penghargaan sebagai “Kota Berkinerja Terbaik” dari Pemerintah Pusat; dan Penghargaan “Smart City” oleh Pemerintah Pusat.

Selain itu, Kota Semarang juga menerima penghargaan sebagai kota sehat “Swastisaba Wiwerda” oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hendrar Prihadi juga menerima “Upakarti” kepedulian pada UMKM oleh Kementerian Perindustrian, serta Penghargaan “Indeks Pariwisata Indonesia” dari Kementerian Pariwisata.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 358 kali

Dua Mahasiswa UNNES Ikuti ASEAN Young Enterpreneurs Challenge 2018 Di Malaysia

Minggu, 1 April 2018 | 19:59 WIB


Dua Mahasiswa UNNES Ikuti ASEAN Young Enterpreneurs Challenge 2018 Di Malaysia

Mengawali usia barunya yang ke 53 tahun, Universitas Negeri Semarang (UNNES) mewakilkan dua mahasiswanya pdalam ajang ASEAN Young Enterpreneurs Challenge 2018 yang diselenggarakan oleh Aminuddin Residential Baki’s, The National University of Malaysia.

Kegiatan akan berlangsung dari tanggal 1-7 April 2018 dan diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-ASEAN.

Dua mahasiswa UNNES tersebut yaitu Aris Munandar dari Jurusan Teknik Mesin Fakuktas Teknik (FT) dan mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) yaitu Dianawati.

Tujuannya kegiatan ini antar lain sebagai wujud kontribusi pemuda Indonesia dalam forum internasional untuk meningkatkan kreativitas, pengetahuan ekonomi, wawasan dan jaringan diantara Mahasiswa Perguruan Tinggi di ASEAN.

Wakil Dekan III FT UNNES Dr Wirawan Sumbodo MT melepas keduanya, dan berharap mahasiswa UNNES bisa mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar bisa mereputasikan UNNES di even internasional. Dalam kegiatan ini juga akan dilakukan memorandum of meeting untuk mendapatkan akses beasiswa S2.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 415 kali

Tutup Rangkaian Dies Natalis, Pagelaran Wayang Spektakuler Raih Rekor Dunia

Jumat, 30 Maret 2018 | 0:28 WIB


Tutup Rangkaian Dies Natalis, Pagelaran Wayang Spektakuler Raih Rekor Dunia

Sebagai penutup rangkaian acara Dies Natalis ke 53, Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan pagelaran wayang kulit spektakuler kolaborasi gagrak Surakarta dan Yogyakarta. Lakon “Manunggaling Mustikaning Jagad” yang bermakna tentang Persatuan Indonesia, dibawakan oleh dua dalang muda, Ki Sigit Ariyanto asal Rembang dengan gaya Surakarta dan Ki Seno Nugroho dengan khas Yogyakarta, Kamis (29/3).

“Acara ini bukan kali pertama kolaborasi antara Majelis Permusyawaratan Rakyat  (MPR) RI dan UNNES, tahun sebelumnya kami pernah menampilkan pentas tari 24 jam yang meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Saya bangga, UNNES selalu antusias melestarikan budaya Indonesia, sehingga kami terus memberikan perhatian yang besar kepada UNNES,” jelas Dr Bambang Sadono SH MH, mewakili Ketua DPD RI saat memberikan sambutan di lapangan Rektorat UNNES.

MPR RI terus melakukan reformasi baru dalam menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Indonesia yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika untuk menanamkan kecintaan, kebanggaan, dan persatuan melalui pagelaran seni budaya.

Dalam pagelaran kali ini, UNNES mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (Leprid) sebagai peraih rekor dunia pagelaran wayang berbeda gaya. Pendiri Leprid Paulus Pangka MH mengapresiasi atas capaian UNNES yang selalu konsisten.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum merasa bangga, UNNES selalu mencetak rekor dunia tiap tahunnya.

Profesor bidang sosiolinguistik tersebut, juga memberikan apresiasi kepada panitia Dies Natalis dan seluruh Civitas Akademika atas kontribusi dan dukungan sehingga rangkaian acara Dies Natalis ke 53 dapat berjalan lancar.

“Kedepan, UNNES akan semakin jaya dan bereputasi Internasional,” pungkas Rektor.

Maulida Fitra Z & Abd. Aziz (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 646 kali

Puncak Dies Natalis Ke-53, UNNES Hadirkan Ketua MPR RI, Menristekdikti dan Sejumlah Tokoh Nasional

Kamis, 29 Maret 2018 | 20:37 WIB


Puncak Dies Natalis Ke-53, UNNES Hadirkan  Ketua MPR RI, Menristekdikti dan Sejumlah Tokoh Nasional

Ada satu sisi yang patut menjadi perhatian pada upacara puncak Dies Natalis ke 53 Universitas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (29/3) di Gedung Prof Wuryanto Auditorium UNNES. Ketua MPR RI, Menristekdikti, Rektor terdahulu hingga tokoh-tokoh berpengaruh di Indonesia turut hadir merayakan acara puncak pencapaian kinerja seluruh civitas akademika UNNES, sejumlah pertunjukkan pun sukses ditampilkan.

Barisan tempat duduk panggung kehormatan terlihat Ketua MPR RI Dr (HC) H Zulkifli Hasan SE MM, Menristekdikti Prof H Mohamad Nasir PhD Ak, Wakil Ketua DPR RI Dr Agus Hermanto MSi, Plt Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi,Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum, dan Ketua Senat UNNES Prof Dr Soesanto MPd.

Pada barisan tempat duduk VIP, tampak sejumlah tokoh berpengaruh seperti Staf Ahli MPR RI, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto SSOs MSi, Walikota Semarang Hendar Prihadi SE MM, Tokoh Alim Ulama KH Ahmad Mustofa Bisri, Walikota dan Bupati mitra UNNES, Pimpinan PTN dan PTS, dan tokoh berpengaruh lainnya.

Upacara yang dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan mitra UNNES ini merupakan puncak perayaan Dies Natalis ke-53 UNNES. Selain kegiatan ceremonial, kegiatan juga dimeriahkan oleh musik orkestra dan musik tradisional.

Dalam sambutan pembukanya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, UNNES selalu berkomitmen menjaga dan merekatkan NKRI.

“Selaras dengan semangat perkembangan UNNES dalam menghadapi berbagai peluang dan tangangan, dies natalis tahun ini mengambil tema Internasionlisasi UNNES merekat NKRI. Makna internasionalisasi UNNES adalah target penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi yang digunakan agar bisa bersanding dan/atau bersaing dengan perguruan tinggi di dunia. Adapun Merekat NKRI dimaknai sebagai semangat untuk menjaga harmoni kebersamaan dalam rumah besar kita, yakni NKRI,” jelas Rektor.

Ia menambahkan, sinergi internasionalisasi dan merekat NKRI merupakan laju pacu yang signifikan untuk menyatukan kekuatan penting bagi pengembangan UNNES dengan semangat konservasi nila i-nilai luhur bangsa. Oleh karena itu, UNNES berharap Ketua MPR RI Bapak Dr (HC) H Zulkifli Hasan SE MM berkenan memberi orasi ilmiah dengan tajuk Membangun Reputasi Internasional Perguruan Tinggi Merekat NKRI.

Dalam usia yang ke 53 ini, UNNES juga menganugerahkan dua penghargaan konservasi. Anugerah konservasi bidang lingkungan Upakarti Prabaswara Mandala diberikan kepada Walikota Semarang Hendar Prihadi SE MM. Sementara anugerah konservasi bidang seni dan budaya Upakarti Parama Bujangga diberikan kepada KH Ahmad Mustofa Bisri.

Hendrar Prihadi dinilai telah berjasa dalam memajukan dan mengembangkan tata ruang dan lingkungan hidup di Kota Semarang. Wali Kota Semarang itu dikukuhkan telah memberi inspirasi bagi kota-kota lainnya di Indonesia atas keberhasilan pengelolaan smart city Kota Semarang. Ia menunjukkan keseriusan dan komitmen untuk terus melakukan pengembangan berbagai inovasi yang berfokus pada peningkatan kemudahan, ketepatan, dan kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, KH Ahmad Mustofa Bisri dinilai telah berjasa dalam upaya pengembangan kebudayaan islam di Indonesia melalui metode dakwah yang unik dan menarik di masyarakat. Ia menggunakan media sosial seperti facebook, twitter, dan website dalam menyebarkan nilai-nilai perdamaian dan toleransi beragama.

Masih dalam rangkaian Dies Natalis UNNES, malam hari nanti, akan digelar pementasan wayang kulit spektakuler kolaborasi gagrak Surakarta dan Yogyakarta dengan dalang Ki Sigit Ariyanto dari Rembang dan Ki Seno Nugroho dari Yogyakarta.

Pagelaran tersebut juga digelar dalam rangka Sosialisasi 4 Pilar MPR RI (Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika).

Pagelaran yang mengambil lakon Manunggaling Mustikaning Jagat ini akan dimulai pada pukul 19.30 di halaman rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati. Acara bakal makin semarak dengan kehadiran Gareng Ngesti Pandhawa dan Sinden Idol UNNES.

Sebelumnya, keluarga besar UNNES berziarah ke makam Mochtar, mantan Presidium Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Semarang, Senin (26/3), di makam Bergota Semarang. Turut menyertai dalam rombongan tersebut Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta para wakil rektor, Direktur Pascasarjana Prof Dr Achmad Slamet MSi, ketua lembaga, para dekan, para wakil dekan, dan pejabat lainnya dilingkungan UNNES.

Dwi Hermawan (Students Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 944 kali

Tingkatkan Profesionalitas, Dharma Wanita UNNES adakan Workshop Pemberdayaan Perempuan

Kamis, 29 Maret 2018 | 8:34 WIB


Tingkatkan Profesionalitas, Dharma Wanita UNNES adakan Workshop Pemberdayaan Perempuan

Di belakang suami yang sukses dan hebat, selalu ada istri yang hebat. Perempuan merupakan sumber daya utama, tidak hanya mengabdi, namun juga mendukung suaminya melaksanakan tugas negara. Itulah tagline yang menjadi latar belakang bersatunya istri pejabat universitas dalam wadah Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Semarang (DWP UNNES).

Dalam rangka Dies Natalis yang ke-53, DWP UNNES mengadakan workshop pemberdayaan perempuan pada Rabu (29/03) di Hotel Ciputra, Semarang. Acara ini bertemakan “Pemberdayaan Perempuan Profesional Merekat Harmoni Menuju Citra Positif dalam Meningkatkan Peran Diri untuk Lembaga yang Bereputasi Dunia”.

Hadir sebagai pembicara dalam acara ini yakni, Hasibiyah M Natsir, istri dari Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), dan Raden Ayu ( RAy) Febri Hapsari Dipokusumo, dari FHD Motivation and Personal Development.

Selain itu, turut hadir dalam acara ini adalah Ketua DWP UNNES, Dr. Barokah Fathur Rokhman, Istri jajaran pejabat Kemenristekdikti, Istri rektor universitas undangan, beserta jajaran anggota DWP UNNES.

Bertindak sebagai pemberi sambutan, Dr, Barokah menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara DWP UNNES dengan istri pejabat Kemenristekdikti, dan universitas mitra. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman antara istri-istri pejabat di kalangan perguruan tinggi dalam mendampingi suami mereka bekerja untuk Negara.

Pada sesi acara pertama, Hasibiyah menyatakan wanita adalah makhluk spesial. Dalam hal ini, mereka bisa melakukan pekerjaan yang tidak bisa dilakukan oleh pria dan dapat menarik perhatian orang.

Selain itu, ia berpesan bahwa wanita harus selalu optimis. Ia tidak boleh mudah cemburu dan selalu curiga ketika suami sedang sibuk bekerja. Namun, wanita harus tetap mendukung suami bekerja dan mengembangkan diri.

Di sesi kedua, RAy Febri Hapsari memberikan motivasi pada para peserta. Pertama, sebagai wanita, mereka harus menjunjung tinggi budaya ketimuran. Hal ini berkaitan dengan bagaimana wanita memimpin dalam kondisi apapun. Baik di dalam keluarga atau usaha yang mereka miliki, wanita harus bisa memimpin dengan hati, bukan dengan emosi ataupun hanya sekedar ambisi.

Kedua, wanita harus bisa menjaga image sebagai wanita modern. Yang dimaksud sebagai modern bukan berarti menjadi setara seutuhnya dengan pria, namun, mereka harus bisa mengembangkan diri secara maksimal, mendampingi serta mendukung suami dengan baik, dan membina keluarga.

(Kontributor: Cesar & Abdul Madjid, Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 391 kali

Pergelaran Wayang Dies Natalis Ke-53 Hadirkan Dua Dalang Muda

Rabu, 28 Maret 2018 | 12:23 WIB


Pergelaran Wayang Dies Natalis Ke-53 Hadirkan Dua Dalang Muda

Pergelarang wayang kulit memperingati Dies Natalis ke-53 Universitas Negeri Semarang akan dilaksanakan pada Kamis, 29 Maret 2018, mulai pukul 20.00, di lapangan Rektorat kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang. Pergelaran ini akan menghadirkan dua dalang muda yang sedang naik daun, yakni Ki Sigid Ariyanto dari Rembang dan Ki Seno Nugroho dari Yogyakarta.

Selain dalam rangka Dies Natalis ke-53, pergelaran sekaligus dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika).

Dijadwalkan, acara yang terbuka untuk umum ini akan menghadirkan bintang tamu pelawak Gareng Ngesti Pandhawa dan juara Sinden Idol UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 609 kali

Besok, Upacara Dies Natalis UNNES

Rabu, 28 Maret 2018 | 11:15 WIB


Besok, Upacara Dies Natalis UNNES

Besok pagi, Kamis 29 Maret 2018 Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan Upacara Dies Natalis Ke-53 pukul 08.30 di Gedung Prof Wuryanto (Auditorium) kampus Sekaran Gunungpati.

 

Susunan acara: Pembukaan, Lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, Mars UNNES, Laporan Tahunan Rektor, Sambutan PLT Gubernur Jawa Tengah, Sambutan Menristek Dikti, Anugerah Konservasi, Orasi Ilmiah oleh Ketua MPR RI, dan Penutup.

 

Pakaian:

Senat Universitas   : Toga

Dosen                      : PSL

Tendik                     : PSL/Batik Rumah Ilmu (kuning)

Tamu undangan      : PSL/PDH


Penulis: Sihono Dibaca : 639 kali

Prasert Mussairi Presiden Santichon Islamic School Thailand Kunjungi UNNES

Selasa, 27 Maret 2018 | 12:35 WIB


Prasert Mussairi Presiden Santichon Islamic School Thailand Kunjungi UNNES

Presiden Santichon Islamic School Thailand Mr. Prasert Mussairi melakukan kunjungan ke Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan untuk mengimplementasikan kerjasama, setelah Tim dari UNNES melakukan kerjasama di Thailand tahun lalu.

Rombongan diterima oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof YL Sukestiyarno MS PhD, Senin (26/3/2018) di Rektorat Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Hadir Staf Ahli Bidang Kerjasama UNNES Fahrur Rozi SPd MPd PhD, Kasubbag Kerjasama Luar negeri Ledi Diyanasari SKom MKom.

Prof Sukestiyarno mengapresiasi kedatangan Mr. Prasert Mussairi untuk mengimplementasikan kerjasama yang telah dilakukan beberapa bulan lalu.

Prof Sukestiyarno berharap, kerjasama antara UNNES dengan Santichon Islamic School Thailand ini bisa berjalan dengan lancar.

Mr. Prasert Mussairi menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini beberapa murid Santichon Islamic School akan mendaftar sebagai calon mahasiswa baru UNNES.


Penulis: Sihono Dibaca : 336 kali

Prodi Geografi S1 UNNES Divisitasi BAN PT

Selasa, 27 Maret 2018 | 11:37 WIB


Prodi Geografi S1 UNNES Divisitasi BAN PT

Program Studi (Prodi) Geografi (S1) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Tim Asesor terdiri atas Prof Dr Ignasius Loyola Setyawan Purnama M Si dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan Dr Epon Ningrum M Pd dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Tim Asesor diterima oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono, Dekan FIS Drs Moh. Solehatul Mustofa M A, Ketua Program Studi (Prodi) Geografi Dr Tjaturahono Budi Sanjoto M Si, Koordinator Prodi Geografi Dr Eva Bonawati M Si, dan pejabat terkait UNNES, Selasa (27/3/2018) di Rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Rektor menyampaikan bahwa tahun 2018 merupakan tahun Internasionalisasi bagi UNNES dan UNNES sudah terakreditasi A, Prof Fathur terus mendorong pengelola program studi agar terus memperbaiki akreditasi program studinya.

Prof Fathur berharap Prodi Geografi S1 ini setelah divisitasi oleh Tim BAN PT bisa mempertahankan akreditasinya yakni sebagai akreditasi unggul (A).

(Serlly dan Ghina Magang Humas)


Penulis: Sihono Dibaca : 364 kali

Rektor Beserta Pimpinan Berziarah ke Makam Pendiri UNNES

Senin, 26 Maret 2018 | 15:52 WIB


Rektor Beserta Pimpinan Berziarah ke Makam Pendiri UNNES

Keluarga besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) berziarah ke makam Mochtar mantan Presidium Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Semarang, Senin (26/3), di makam Bergota Semarang.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta rombongan diterima oleh Atyoso Mochtar dan keluarga lainnya.

Prof Fathur menyampaikan, UNNES sekarang menjadi besar seperti sekarang ini tidak lepas dari pengabdian para pendahulu. Untuk itu setiap tahun ketika memperingati Dies Natalis UNNES semua pimpipinan melakukan ziarah ke makam sesepuh UNNES.

Atyoso Mochtar mengucapkan terima kasih bahwa semua pimpinan UNNES setiap Dies Natalis UNNES Ke-53 melakukan ziarah ke makam leluhur para pimpinan UNNES termasuk ayah saya.

Untuk itu kami sekeluarga mengucapkan selamat Dies Natalis ke-53, semoga UNNES berdiri tegak dan sukses seperti apa yang telah dicita-citakan.

Hadir pula Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Prof Rustono, Dr S Martono (WR II), Dr Bambang BR (WR III), Prof Sukestiyarno (WR IV), Direktur Pascasarjana Prof Achmad Slamet, para dekan, Wakil dekan, ketua lembaga, dan pejabat UNNES


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 397 kali

Servis Jimat 2018 Pecahkan 2 Rekor Leprid

Senin, 26 Maret 2018 | 15:11 WIB


Servis Jimat 2018 Pecahkan 2 Rekor Leprid

Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali gelar acara Servis Jimat (Jitu dan Hemat). Acara yang sudah berlangsung selama 16 tahun ini mendapat respon baik dari masyarakat. Selain menjadi program kerja Himpro Teknik Mesin, Servis Jimat tahun ini bertepatan dengan serangkaian acara gelaran Dies Natalis UNNES ke-53. Selain bentuk penerapan keahlian di bidang permesinan yang dilakukan oleh mahasiswa, Servis Jimat menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Acara ini digelar selama 2 hari terhitung senin tanggal 26-27 maret 2018. Ada yang beda dengan Jimat sebelumnya, pada tahun ini Servis Jimat mengajukan 2 rekor baru kepada Lembaga Prestasi Indonesia dan Dunia. Ketua Himpro Teknik Mesin Aziz Arifin mengatakan, “Tidak tanggung-tanggung, Jimat 2018 kita ajukan 2 rekor sekaligus yaitu 16 kali berturut-turut tanpa berhenti dan 24 Jam nonstop”, ujar Paulus Pangka pimpinan LEPRID saat pembukaan Servis Jimat.

Dia mengapresiasi semangat dan kegigihan seluruh panitia untuk memberikan pelayanan yang terbaik bukan hanya sekedar melihat dari bentuk rekor yang nanti akan menjadi penilaian.

Lebih dari 40 teknisi professional telah disiapkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Prof YL Sukestiyarno MS PhD selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama menyampaikan, UNNES selalu mendukung program ini dalam mendukung visi dan misi UNNES.

Ia berpesan, kegiatan-kegiatan serupa seperti ini dapat ditingkatkan kembali dan diaplikasikan dalam bidang keahlian yang lain yang berada di lingkungan Fakultas Teknik. Selain itu, kegiatan ini juga baik untuk meningkatkan jiwa wirausaha mahasiswa dengan mengaplikasikan ilmu yang sudah didapatkan selama perkuliahan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 284 kali

Kunjungi UNNES, Belmawa Kemeristekdikti Sosialisasikan Penilaian Pemeringkatan Kemahasiswaan

Minggu, 25 Maret 2018 | 12:49 WIB


Kunjungi UNNES, Belmawa Kemeristekdikti Sosialisasikan Penilaian Pemeringkatan Kemahasiswaan

Pengembangan kehidupan kemahasiswaan tidak dapat dipisahkan dari sistem pendidikan nasional. Kehidupan kampus itu sendiri tidak terlepas dari berbagai jenis kegiatan atau aktivitas yang sekaligus menjadi sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan, peningkatan penalaran, keprofesian, minat, bakat serta persatuan dan kesatuan. Pengembangan tersebut harus didukung baik dari kelembagaan kemahasiswaan maupun dorongan untuk mencapai prestasi kemahasiswaan.

Hal tersebutlah yang dijelaskan oleh Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Ismet Yusputra saat memberikan arahan di gedung H rektorat Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Sabtu (24/3).

Ia menjelaskan, saat ini Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan tengah mengupayakan penyelenggaraan penilaian pemeringkatan bidang kemahasiswaan yang merupakan wahana bagi perguruan tinggi untuk melaporkan prestasi-prestasi mahasiswa dan institusi dalam bidang kemahasiswaan.

“Tujuan dan cita-cita utama setiap bangsa adalah bagaimana negara dapat menyejahterakan rakyatnya. Demikian pula Indonesia, seperti yang tertuang di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu menciptakan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Untuk itu, mahasiswa yang merupakan generasi penerus perjuangan bangsa perlu dibekali dengan kemampuan sesuai dengan minat dan bakat serta potensinya agar mampu bersaing dalam era global,” ungkapnya

Para mahasiswa, lanjutnya, tidak hanya menguasai bidang ilmu yang ditekuni (hard-skill), tetapi juga mengusai bidang lain yang dapat menunjang keberhasilan mereka di masa depan (soft-skill). Dengan demikian mahasiswa atau lulusan dapat memiliki karakter unggul sesuai yang diharapkan. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan dukungan penuh dari perguruan tinggi pada bidang kemahasiswaan.

Pemeringkatan kemahasiswaan ini merupakan upaya Kemenristekdikti dalam mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas layanan bidang kemahasiswaan dan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. Selain itu, juga  menumbuhkan kesadaran perguruan tinggi dalam mengembangkan minat, bakat, penalaran dan kreativitas mahasiswa.

Dalam proses penilaian pemeringkatan kemahasiswaan, parameter penilaian meliputi dua aspek, yaitu aspek institusi dan prestasi kemahasiswaan. Aspek institusi meliputi kelembagaan bidang kemahasiswaan, regulasi pembinaan mahasiswa, alokasi dana untuk kemahasiswaan, beasiswa/bantuan pendidikan, asuransi kesehatan, konseling, sarana dan prasarana kegiatan mahasiswa, pembinaan kegiatan mental kebangsaan, lembaga pembinaan kewirausahaan mahasiswa dan pusat karir.

Sementara untuk aspek prestasi kemahasiswaan meliputi mahasiswa berwirausaha, pertukaran mahasiswa, pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, serta prestasi kokurikuler dan ekstrakurikuler.

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 366 kali

Syukuri Dies Natalis ke 53, Pimpinan UNNES Ziarah ke Makam Prof Drs Wuryanto dan Mayjen Moenadi

Sabtu, 24 Maret 2018 | 19:48 WIB


Syukuri Dies Natalis ke 53, Pimpinan UNNES Ziarah ke Makam Prof Drs Wuryanto dan Mayjen Moenadi

Keluarga besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) berziarah ke makam Alm Prof Drs Wuryanto dan Alm Mayjen Moenadi, Sabtu (24/3).

Pagi hari, rombongan bertolak dari Semarang ke makam pimpinan pertama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Semarang Prof Drs Wuryanto di Astana Bibis Luhur Mojongo Surakarta dan makam Drs Moenadi di Makam Pahlawan Surakarta.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, prestasi dan capaian UNNES hingga saat ini tak terlepas dari kontribusi dari pendahulunya.

“Mari mengingat kembali beliau sebagai inspirasi untuk kita semua,” ajaknya.

Prof  Wuryanto, lanjut Rektor, memiliki kecemerlangan ketika mendirikan kampus IKIP Semarang di Kelud. Dia ditunjuk langsung oleh presiden untuk menjadi Presidium.

“Sebagai pendiri sekaligus pimpinan IKIP Semarang (sekarang UNNES), beliau memiliki perhatian besar terhadap pembentukkan karakter bagi calon pendidik agar dapat menjadi teladan,“ kenang Rektor.

Arif Riyadi SH, keponakan dari Alm Prof Drs Wuryanto menyambut kedatangan pimpinan UNNES dan rombongan dengan tangan terbuka.

“Terimaksih kepada pimpinan dan rombongan UNNES yang tetap menjalin silahturahmi dengan bapak. Kedepan, saya berharap UNNES menjadi Perguruan Tinggi yang unggul dan mampu berkontribusi terhadap perkembangan bangsa,” jelasnya saat menerima rombongan ziarah.

Setelah berdoa bersama, rombongan melanjutkan ziarah ke makam Drs Meyjen Moenadi di Makam Pahlawan Surakarta.

“Dari kedua sosok tersebut, kita berterima kasih sekaligus belajar banyak. Tugas kita saat ini adalah mewujudkan cita-cita mereka yang belum sempat terlaksana,” pungkas Rektor.

Tomihendra Saputra (Student Staff)

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 346 kali

Kepemimpinan Bertumbuh, Ciptakan Mahasiswa Berkarakter

Sabtu, 24 Maret 2018 | 6:45 WIB


Kepemimpinan Bertumbuh, Ciptakan Mahasiswa Berkarakter

Generasi muda sebagai agen perubahan yang menjadi benih dan pilar bangsa Indonesia sudah semestinya memiliki jiwa kepemimpinan yang tumbuh dengan baik.
“Setiap orang memiliki bakat memimpin. Bakat itu bagaikan benih. Agar bisa tumbuh menjadi pohon yang kuat, berdaun lebat, menghasilkan bunga dan buah, perlu dipelihara dengan berbagai tindakan positif” Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Fathur Rokhman M Hum saat memberi kuliah umum mahasiswa bidikmisi dengan tema “Kepemimpinan Bertumbuh” di Auditorium Universitas Negeri Semarang (UNNES), Sekaran, Semarang, Jumat (23/3).

Sebagai narasumber utama Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, mahasiswa bidikmisi memiliki kesempatan sama dengan yang lain. Justru dalam diri mereka harus memiliki semangat yang lebih dalam belajar agar mencapai sukses. Salah satu kuncinya dengan kepemimpinan. Pemimpin besar pasti mulai dengan cita-cita yang tinggi. Sejauh mana cita-cita kita akan tercapai sejauh mana kita berani bermimpi.

Menurut beliau, pemimpin yang baik adalah yang berkarakter dan bertumbuh seperti pohon yang tinggi menjulang mempunyai akar teguh dan cabangnya menjulang ke langit.

“Kepemimpinan yang bertumbuh bagai bagian pohon yaitu benih, pohon yang kuat, jejaring pohon, terpaan badai, menumbuhkan benih baru. Benih merupakan bibit utama dalam menentukan seberapa kuat pohon tersebut berdiri. Kalian, diibaratkan seperti benih, dengan bakat-bakat yang berbeda sedang di pupuk dan di rawat oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES) sehingga menjadi kader bangsa yang berkualitas. Jejaring pohon merupakan relasi atau hubungan yang dibangun. Terpaan badai merupakan cobaan, sedangkan menumbuhkan benih baru merupakan regenerasi benih yang baru.” ujar beliau.

Untuk mewujudkannya, mahasiswa hendaknya berkarakter kemanusiaan, selalu menjadi sumber kebaikan, dan murah hati agar benih kemimpinan senantiasa tumbuh dalam diri. Integritas, intelektualitas, dan kerja keras juga sebagai penguat di era global.

Rektor juga terus berupaya memberikan pembinaan salah satunya melalui kuliah umum. Agenda ini juga sebagai sarana memotivasi mahasiswa bidikmisi agar terus berkarya dan berprestasi sebab Universitas Negeri Semarang (UNNES) selalu memberikan fasilitas terbaik bagi seluruh civitas akademika agar menjadi bibit yang berkualitas Internasional.

Maulida Fitra Z (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 276 kali

Seleksi Pilmapres FH, Wisnu dan Aldha Maju ke Tingkat Universitas

Jumat, 23 Maret 2018 | 21:18 WIB


Seleksi Pilmapres FH, Wisnu dan Aldha Maju ke Tingkat Universitas

Hasil Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat Fakultas Hukum (FH) UNNES,  Jumat (23/3) menganugerahkan Wisnu Pratama Iryanto (2016) dan Aldhanalia Pramesti Salsabila (2015) sebagai Mahasiswa Berprestasi Utama Peringkat 1 dan Peringkat 2.

Wisnu dan Aldha akan mewakili Fakultas Hukum ke tahap berikutnya,  Pilmapres Universitas pada April mendatang.  Keduanya mengungguli keempat belas peserta lainnya pada semua aspek.

Pada Pilmapres,  peserta dinilai dari berbagai komponen seperti prestasi dan capain,  karya tulis ilmiah,  bahasa Inggris,  kepemimpinan,  akademik,  dan sikap.

Dekan Fakultas Hukum Dr Rodiyah SPd SH MSi menyampaikan, mahasiswa berprestasi merupakan ajang penting bagi fakultas yang akan mendorong program internasionalisasi di Fakuktas Hukum.

Sementara itu,  Ridwan Arifin SH LLM selaku ketua pelaksana Pilmapres FH mengungkapkan bahwa mahasiswa berprestasi merupakan role model ideal mahasiswa hukum.

Perolehan enam besar secara berturut-turut yakni Wisnu Pratama Iryanto (2016), Aldhanalia Pramesti Salsabila (2015), Batari Laskarwati (2015), Rayi Kharisma Rajib (2016), Amarru Muftie Holish (2017), dan Rohmat (2017).

Pilmapres FH juga diikuti oleh berbagai aktivis mahasiswa dari berbagai lembaga kemahasiswaan,  yakni Afada Hauna Faisyar (2015), Boy Damanik (2017), Frans Josua Napitu (2016), Iqbal Syariefudin (2017), Khoiril Huda (2016), Nandri Kanisius Manihuruk (2015), Rintan Purnama Ayu Apriliani (2016), dan Tirta Mulya Wira Pradana (2016).

Wakil Dekan Kemahasiswaan FH Tri Sulistiyono SH MH,  memberikan ucapan selamat kepada seluruh Juara dan Finalis mahasiswa berprestasi Fakultas Hukum.

“Kalian semuamahasiswa mahasiswa yang luar biasa,  yang terbaik diantara yang baik,  punya kemauan dan kemampuan yang unggul dibandingkan mahasiswa lainnya,” ungkap Tri Sulistiyono.

Lebih lanjut,  ia mengungkapkan bahwa Mapres FH nantinya akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan di fakultas baik itu berskala provinsi,  nasional maupun internasional.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 258 kali

UNNES Satker Dengan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik

Kamis, 22 Maret 2018 | 19:56 WIB


UNNES Satker Dengan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kantor Wilayah Provinsi Jawa Tengah sebagai Satuan Kerja (Satker) dengan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik Pertama Tahun 2017 katagori Cluster Badan Layanan Umum (BLU).

Penghargaan ini membuktikan, UNNES sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang Bereputasi dan memiliki sistem pengelolaan kerja yang transparan dan akuntabel.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rohman MHum menyampaikan, sebagai Perguruan Tinggi BLU, UNNES selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima.

Hal ini dibuktikan dengan mendapat penganugerahanan ini, UNNES akan selalu bekerja dengan baik dan profesional terutama ditahun internasionalisasi.

Terkait pengelolaan keuangan, UNNES sendiri tercatat telah menerapkan sistem akuntansi berbasis online sehingga memudahkan dalam pengawasan dan pelaporan.

Nida MR (Students Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 287 kali

Islam Ajarkan Umat Terus Menuntut Ilmu

Rabu, 21 Maret 2018 | 22:46 WIB


Islam Ajarkan Umat Terus Menuntut Ilmu

Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa menuntut ilmu. Tanpa ilmu, keimanan seorang umat akan kering karena agama dan ilmu mesti saling melengkapi. Di sisi lain, ilmu dan agama dapat berjalan beriringan sehingga tidak perlu dipertentangkan.

“Syekh Abdul Qadir Al Jailani dalam wasiatnya mengatakan hendaknya seorang muslim senantiasa menuntut ilmu. Bagi seorang muslim, setidaknya ada tiga ilmu yang harus dipelajari, yaitu ketuhanan, syariat, dan ilmu modern,” Syekh Muhammad Fadhil Al Jailani, cicit dari Syekh Abdul Qadir Al Jailani, ketika memberi kuliah umum “Islam Itu Genius” di Universitas Negeri Semarang, kampus Sekaran, Semarang, Rabu (21/3).

Menurut Syekh Fadhil, selain terus berupaya mempertebal keimanan, seorang muslim juga mesti mementingkan ilmu. Ia menceritakan ketika Nabi Muhammad memilih pewaris tidak memilih raja, orang kaya, atau dermawan, namun memberi kehormatan kepada ulama sebagai pewarisnya. “Orang yang berilmu lebih mulia daripada orang yang tidak berilmu,” ujarnya.

Ilmu juga menjadi penting ketika dunia semakin dihadapkan pada ketidakjelasan kondisi global. Menurut dia, di tengah situasi yang tidak menentu, ilmu bisa menjadi penentu dan penjernih dari ketidakstabilan keadaan dunia. Perguruan tinggi menjadi tempat yang tepat bagi generasi penerus dan para calon pemimpin untuk belajar. Menurut dia, ilmu sekaligus menjadi jalan untuk menentukan kebenaran. Dengan demikian, menurut Syekh Fadhil, salah satu ajakan inti Islam adalah agar umat mempelajari ilmu.

“Hendaknya umat Islam punya motivasi untuk menjadi lebih pandai,” kata dia.
Kuliah umum tersebut diikuti ratusan mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi UNNES angkatan 2017 yang kini semester dua.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, kampus terus melakukan pembinaan tidak hanya dalam wilayah akademik, namun juga penguatan dan penguasaan terkait keimanan mahasiswa. Hal itu terlebih lagi pada era disrupsi di mana berbagai hal berubah seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Ia juga mengatakan jika penerima beasiswa Bidikmisi justru tidak boleh berkecil hati dalam menuntut ilmu. Penerima beasiswa sudah selayaknya berusaha lebih dan berprestasi, baik dalam akademik maupun non-akademik. Menurut dia, kampus mendorong sekaligus memfasilitasi mahasiswa yang memiliki kemauan untuk mewujudkan hal itu.

Beberapa tahun belakangan, UNNES memberi apresiasi bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi dalam menghafal Alquran. Dalam rangka memperingati dies natalis ke-53 pada tahun ini, UNNES melaksanakan khataman Alquran sebanyak 53 kali. Ini upaya memperteguh pemahaman bahwa keduanya sejatinya tidak berjarak.

Selain itu, juga disampaikan UNNES merasa bangga bisa menjalin kerja sama dengan ulama besar dunia. Tahun 2018 yang telah dicanangkan sebagai tahun internasionalisasi diharapkan membawa kampus ini ke panggung dunia dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 300 kali

FT Unnes Jalin Kerjasama Internasional dengan Kasetsart University, Thailand

Selasa, 20 Maret 2018 | 15:09 WIB


FT Unnes Jalin Kerjasama Internasional dengan Kasetsart University, Thailand

Dalam upaya mendukung visi Unnes di tahun internasionalisasi, Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang menjalin kerjasama internasional dengan Kasetsart University Thailand. Dr Ir I Made Sudana MPd, IPM selaku wakil dekan bidang akademik didampingi Dr Anis Syamsudin dan Dr Adhi Kusumastuti PhD menandatangani Minutes of Meeting (MoM) dengan Fakultas Teknik, Kasetsart University, Thailand. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik Kasetsart University Dr Peerayuth Carsethicul didampingi ketua departemen teknik mesin Asst Ptof Propot Kuthong, PhD, Asst Prof Dr Kongkiti Phu Savat dan Naraphorn Paoprasert dari Teknik Industri.

Penandatanganan MoM berisi poin kerjasama yaitu Research Collaboration, Joint publication, Joint academic program as workshop and conference, Keynote speaker in academic programs as general lecture, workshop, and conference, Possibility of visiting professor and academic staff exchange, Possibility of joint degree programs, student exchanges, and student credit transfer.

Selain itu, kunjungan dilanjutkan menuju Sattelite Unit on Campus, Bangkok Metropolitan Administration dan SMK yang ada di kota Bangkok, Thailand. Kunjungan tersebut mengarah pada salah satu SMK dengan latar belakang siswanya adalah dari keluarga kurang mampu dan broken home. Metode pembelajaran yang paling menonjol di SMK tersebut adalah learning by doing  dengan penekanan pada bidang pertanian dan memproduksi hasilnya secara langsung untuk dapat di pasarkan. Karya mereka adalah mengolah bahan alam yang ada di sekitar menjadi produk-produk seperti lilin, hand body, penawar racun, sabun mandi, bio technology, pembuatan bahan bakar kendaraan dari air, penyulingan limbah sungai, dll.

Dr Ir I Made Sudana MPd, IPM juga mengemukakan bahwa sebenarnya lab yang ada tidak lah canggih namun model pembelajaran yang diterapkan di sekolah tersebut yang menarik. Gabungan antara project base learning, teaching factory dan unit produksi. Selain itu, setiap siswa wajib membuat laporan karya penelitian mereka dan harus diujikan kelayakannya langsung ke masyarakat.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 360 kali

525 Purnakarya UNNES Hadiri Temu Kangen dengan Unsur Pimpinan

Selasa, 20 Maret 2018 | 12:11 WIB


525 Purnakarya UNNES Hadiri Temu Kangen dengan Unsur Pimpinan

Pertemuan setahun sekali para Purnakarya dan Warakawuri UNNES itu akhirnya memadati ruang Auditorium. Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum berserta Wakil Rektor dengan senyumnya yang khas menyalimi satu per satu para lansia itu.
Ini sungguh luar biasa, sebanyak 525 orang purnakarya menghadiri undangan Bapak Rektor UNNES pada acara Temu Kangen dengan Unsur Pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka Dies Natalis Ke-53.

Ketua paguyuban Wredatama Drs Zoedindarto Boedhyhartono menyampaikan itu saat melaporkan keberadaan kehadiran pada acara tersebut, Selasa (20/3) di Auditorium Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Zoedindarto juga menyampaikan, sampai akhir Desember 2017 jumlah anggota paguyuban Wredatama 630 orang, kemudian mulai awal 2018 sampai sekarang ada tambahan anggota 11 orang, jadi total 641 orang.

Sebelumnya, Ketua Panitia Dies Natalis UNNES yang juga Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Dr Wahyono MM mengucapkan selamat datang di acara Temu Kangen dengan Unsur Pimpinan dan juga kepada teman semasa bekerja di kampus sehingga acara seperti ini bisa untuk bercandaria.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum memperkenalkan satu per satu unsur pimpinan UNNES mulai dari Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Dekan, Ketua Lembaga, dan Kepala Biro.

Pertemuan seperti ini tidak ubahnya menjadi ajang silaturahmi dan temu kangen kalangan mantan pejabat dan pegawai. Mereka tidak sekadar saling sapa dan menanyakan kondisi, tetapi juga bersama-sama mengenang masa lalu saat mereka masih bertugas membesarkan UNNES yang sekarang ini genap berusia 53 tahun, kata Prof Fathur.

Menurut Prof Fathur kebersamaan merupakan kunci untuk UNNES menjadi kampus yang lebih hebat. Kami selaku pimpinan selalu meminta nasehat dan petunjuk kepada sesepuh dan para pimpinan terdahulu agar dapat meneruskan tonggak estafet kepemimpinan untuk mewujudkan visi UNNES sebagai Universitas berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

UNNES juga telah meraih beberapa prestasi yang membanggakan diantaranya urutan keempat pada ajang UI Green Metric se-Indonesia, Pendidikan Karakter peringkat kesatu se-Indonesia serta beberapa prestasi lainnya.
(Abd. Aziz – Student Staff)


Penulis: Sihono Dibaca : 364 kali

Mahapala UNNES Juara Lomba Orienteering Tingkat Nasional

Senin, 19 Maret 2018 | 12:29 WIB


Mahapala UNNES Juara Lomba Orienteering Tingkat Nasional

Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meraih juara III dalam lomba Orienteering Tingkat Nasional kategori umum putra yang diselenggarakan Universitas Dian Nuswantoro, Jumat-Sabtu (16 –18/3/2018).

Mereka yakni Hardiyanto dari program studi Statistika Terapan dan Komputasi (Staterkom 2015)  dan Muhammad Fichriamien dari program studi Ilmu Keolahragaan (Ikor 2017).

Hardiyanto mengatakan, lomba Orienteering ini dilaksanakan di kampus  Universitas Dian Nuswantoro dan Gunung Ungaran tim Mahapala UNNES bersaing melawan 59 tim lain dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Alhamdulillah Tim Mahapala UNNES berhasil meraih juara III dengan skor 2150 dengan waktu 3 jam 26 menit.

Sedangkan juara I dan II dimenangkan oleh Tim Mapala Brahmahardhika FKIP Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) dengan skor 2250 (3 jam 17 menit) dan skor 2150 (3 jam 24 menit).

Hardiyanto menjelaskan, dalam perlombaan ini peserta harus bergerak dengan cepat. Karena selain bernavigasi, juga harus mengejar waktu yang telah ditentukan sekaligus mengumpulkan poin dari titik-titik yang telah ditentukan panitia. Peserta yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak dan waktu yang pendek akan keluar sebagai juara.

Ketua Operasional Mahapala Muftian Adi Pratomo menyampaikan, lomba orienteering ini merupakan olahraga yang mana seorang orienteer menggunakan peta dan kompas untuk menemukan point-point yang sudah ditentukan panitia. Tidak hanya mengandalkan fisik saja, tetapi juga otak untuk bekerja keras.


Penulis: Sihono Dibaca : 304 kali

Tingkatkan Upaya Internasionalisasi, UNNES Terima Mahasiswa Kredit Transfer dari Kasertsart University, Thailand

Senin, 19 Maret 2018 | 12:16 WIB


Tingkatkan Upaya Internasionalisasi, UNNES Terima Mahasiswa Kredit Transfer dari Kasertsart University, Thailand

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menerima 2 mahasiswa asing yang berpartisipasi pada program kredit transfer dari Kasertsart University, Thailand. Kedua mahasiswa tersebut disambut oleh jajaran pejabat pada (13/03) di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat UNNES, Kampus UNNES Sekaran, Semarang.

Dua mahasiswa dari Kasertsart University tersebut adalah Pischa Nawinchoktham (Pendidikan Bahasa Inggris) dan Nantawut Akkratsamiyo (Pendidikan IPA). Turut hadir dalam penyambutan tersebut Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Prof Sukestiyarno, PhD, Kepala Internasional Office, Intan Permata Hapsari, SPd, MPd, beserta staf dan perwakilan dari jurusan.

Dalam sambutannya, Prof Sukestiyarno mengapresiasi kedatangan mahasiswa tersebut sebagai salah satu usaha internasionalisasi UNNES. Beliau pun mengajak mahasiswa tersebut untuk menikmati segala fasilitas pendidikan di UNNES, mulai dari fasilitas perkuliahan, bergabung dengan aktivitas ekstrakurikuler di UNNES, hingga mengelilingi kota Semarang.

Sebagai informasi, program kredit transfer ini adalah program tindak lanjut dari kerjasama antara kedua universitas. Dalam hal ini, mahasiswa dari Kasertsart University akan melakukan perkuliahan di UNNES selama 6 bulan mulai tanggal 13 Maret hingga 24 Juni di jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES serta Pendidikan IPA.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 281 kali

Rekatkan NKRI, UNNES dan Ribuan Jemaah Gemakan Salawat

Senin, 19 Maret 2018 | 1:58 WIB


Rekatkan NKRI, UNNES dan Ribuan Jemaah Gemakan Salawat

Ribuan peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, pegawai dan warga sekitar kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES) memenuhi Gedung Prof Wuryato Auditorium UNNES pada Minggu malam (18/3), untuk mengikuti kegiatan UNNES Bersalawat 2018 dengan tema “Internasionalisasi UNNES Merekatkan NKRI”.

Kali ini, UNNES Bersalawat 2018 menghadirkan Habib Luthfi bin Ali bin Yahya, Habib Umar Al Muthohar, dan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf serta beberapa tamu undangan lainnya. Kumandang salawat Maulid Simtudduror dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan diikuti semua jamaah yang hadir.

Dalam laporannya, ketua panitia Rafi Hidayat menjelaskan, penyelenggaraan UNNES Bersalawat tahun 2018 ini merupakan kali keenam sejak tahun 2013 lalu.

“Alhamdulillah, berkat kerjasama berbagai pihak dan istikamah (istiqomah) dari Bapak Rektor, UNNES Bersalawat selalu menjadi kegiatan yang ditunggu dalam serangkaian kegiatan Dies Natalis UNNES,” ungkap Rafi.

UNNES Bersalawat, tambahnya, bertujuan untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW, dan juga rasa cinta terhadap tanah air.

“Dewasa ini, masih banyak orang yang masih memiliki paradigma untuk mempertentangkan antara negara dan agama. Padahal, negara dan agama tidak untuk dipertentangkan, namun saling berdampingan dan mengisi kehidupan. UNNES Bersalawat hadir sebagai bentuk harmonisasi negara dan agama,” pungkasnya disambut riuh tepuk tangah hadirin.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan rutin tahunan tersebut sebagai upaya memeriahkan Dies Natalis ke-53 UNNES dan merekatkan NKRI.

“Sebagai bagian dari warga dunia, UNNES memiliki semangat internasionalisasi untuk terus berkarya dan menembus batas ruang agar dapat mencapai kebermanfaatan baik bagi UNNES, Indonesia, dan dunia internasional” jelas Rektor.

Selain itu, Profesor sosiolinguistik tersebut mengajak peserta UNNES Bersalawat untuk senantiasa meneguhkan NKRI dalam semangat UNNES konservasi dan NKRI harga mati.

Sejalan dengan pernyataan Rektor UNNES, Habib Umar mengapresiasi cara yang UNNES lakukan sebagai bentuk mensyukuri nikmat di usia yang ke-53.

“Mensyukuri nikmat itu penting, cara yang dilakukan untuk mensyukurinya juga penting. Dalam ajaran agama Islam, mensyukuri nikmat dapat dilakukan dengan zikir, salawat, dan doa. InsyaAllah, melalui kegiatan UNNES Bersalawat ini, Allah akan menambahkan nikmat untuk UNNES dan segenap civitas akademikanya,” harap Habib Umar.

Selain tokoh alim ulama, kegiatan yang terselenggara atas kerjasama antara UNNES dan Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern (UKM REMO) ini, juga dimeriahkan oleh Grup Rebana Az- Zahir dan Grup Rebana Kampus Se-Semarang beserta penari-penari sufi.

Diakhir sesi, Habib Luthfi menaruh harapan besar kepada UNNES.

“Saya ucapkan selamat atas usia ke-53 UNNES. Kedepan, saya percaya UNNES dapat melahirkan calon penerus yang mampu menjawab tantangan dan problematika bangsa,” pungkas Habib Luthfi.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 727 kali

Silaturahmi Akademik, FT Mantapkan Kapasitas Akademik di Era Disrupsi

Minggu, 18 Maret 2018 | 2:49 WIB


Silaturahmi Akademik, FT Mantapkan Kapasitas Akademik di Era Disrupsi

Untuk kembali meningkatkan dan memantabkan kapasistas akademik, diadakan acara Silaturahmi Akademik bersama Rektor. Acara ini dihadiri oleh Rektor beserta jajarannya dan seluruh pengelola fakultas, pengelola jurusan, dosen dan tendik di lingkungan Fakultas Teknik, Jumat (16/3), di Dekanat.

Dekan Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Dr Nur Qudus MT menyampaikan, beberapa capaian dan prestasi baik dalam bidang akademik maupun bidang kemahasiswaan. Selain itu juga disampaikan program-program unggulan yang akan dilaksanakan di tahun 2018 salah satunya yaitu memperluas kerjasama di bidang akademik untuk kawasan negara Asia, kerjasama sertifikasi keahlian dan pengiriman mahasiswa program dual degree, joint degree, credit-exchange program, dan sandwich program. Fakultas Teknik akan terus berupaya meningkatkan kerjasama internasional.

Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, menjelaskan, di era disrupsi ini, universitas dibangun bukan dengan kekuatan melainkan dengan kepercayaan dan kecepatan bergerak menggapai visi besar. Rektor juga mengapresiasi beberapa capaian FT dalam bidang akademik maupun non akademik serta kinerja dosen yang luar biasa. Capaian ini juga perlu dipertahankan dan ditingkatkan dalam misi menuju tahun internasionalisasi.

Ia juga memaparkan, beberapa instruksi yang tertuang pada Instruksi Rektor Nomor 1461/UN37/TU/2018 tentang Peningkatan Kinerja dan Layanan. Beberapa instruksi yang disampaikan yaitu Menjamin mahasiswa mendapat layanan yang baik dalam proses akademik, perkuliahan, bimbingan skripsi, kuliah kerja nyata (KKN), Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Praktik Kerja Lapangan (PKL), pelatihan soft skill leadership, bela negara, entrepreunership, dan kegiatan akademik lainnya.

Selain itu, seluruh civitas akademika diminta menjaga suasana kondusif kampus dan kenyamanan atmosfir akademik dengan mengantisipasi dan menghindarkan mahasiswa, tenaga kependidikan, dan dosen pada perbuatan terlarang (khususnya narkoba, plagiarisme, dan radikalisme), organisasi terlarang, dan keterlibatan dalam organisasi politik praktis di kampus.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 291 kali

Tawaran Beasiswa dan Study di University of Western Australia & Curtin University, Perth

Jumat, 16 Maret 2018 | 9:08 WIB


Tawaran Beasiswa dan Study di University of Western Australia & Curtin University, Perth

Dalam rangka kunjungan University of Western Australia dan Curtin University, Perth ke Universitas Negeri Semarang (UNNES), Bidang Kerja Sama akan menyelenggarakan sosialisasi beasiswa dan study di University of Western Australia dan Curtin University, Perth.

Sosialisasi akan berlangsung Kamis, 22 Maret 2018 pukul 09.00 WIB di Ruang 405 Rektorat Lantai 4 kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Hadir sebagai nara sumber Ms. Victoria McEniery dari University of Otago, kegiatan ini terbuka untuk 100 Dosen dan Mahasiswa yang berkeinginan melanjutkan study ke University of Western Australia dan Curtin University, Perth.
Pendaftaran online klik DISINI.


Penulis: Sihono Dibaca : 510 kali

Melalui PSA, FH Unnes Membuka Pintu Kerjasama ke India

Kamis, 15 Maret 2018 | 8:22 WIB


Melalui PSA, FH Unnes Membuka Pintu Kerjasama ke India

Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) melakukan diskusi kerjasama dengan India Mission to ASEAN pada Jumat (09/03) di Ruang Teleconference FH UNNES, Kampus UNNES Sekaran, Semarang. Turut hadir dalam acara ini yakni Ambassador of India Mission to ASEAN, H.E. Suresh K. Reddy.

 

Kedatangan dari Reddy ke FH UNNES adalah untuk melakukan diskusi terkait peran FH UNNES sebagai Pusat Studi ASEAN (PSA) FH Unnes yang menjadikan Hukum sebagai isu utama pada arah studi dan kajiannya.

 

Selain itu, acara diskusi ini membuka kesempatan kerjasama antara kedua belah pihak dengan penandatanganan Minutes of Meeting dan Letter of Intent.

 

Dekan Fakultas Hukum Unnes, Dr Rodiyah SH MSi menyatakan, kedatangan Reddy ke FH UNNES membuka kesempatan adanya kerjasama dengan pemerintah India dalam hal akademik. Dalam hal ini, terdapat beberapa program yang bisa dilakukan, seperti kelas internasional, kolaborasi penelitian, dan kuliah umum.

 

Sementara itu, Reddy merespon kegiatan ini dengan positif. Ia menyatakan bahwa India memang sedang membagikan ribuan beasiswa kepada calon-calon ilmuwan diseluruh dunia untuk belajar dan berbagi ilmu di negaranya. Oleh karena itu, ia berharap akan ada tindak lanjut lebih jauh terkait kerjasama yang dilakukan antara kedua belah pihak.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 283 kali

Prof Wiyanto Koordinator Prodi Pendidikan IPA S2/S3

Rabu, 14 Maret 2018 | 13:04 WIB


Prof  Wiyanto Koordinator Prodi Pendidikan IPA S2/S3

Prof Dr Wiyanto MSi dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) diangkat sebagai Koordinator Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam S2/S3 Pascasarja UNNES Antarwaktu menggantikan Prof Drs Nathan Hindarto PhD.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Direktur Pascasarjana Prof Dr H Achmad Slamet MSi, Wakil Direktur I Prof Dr rer nat Wahyu Hardyanto MSi, Dekan FMIPA Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, dan Kabag Hukum dan Kepegawaian Mulyo Widodo SPd MM, Rabu (14/3/2018) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Pada waktu yang sama pula, Prof Fathur Rokhman juga menyerahkan SK Sekretaris Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam S2/S3 Antarwaktu kepada Dr Sigit Saptono MPd.

Kegiatan diawali dengan penandatangan Pakta Integritas untuk menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

Prof Fathur menyampaikan, ada dua tugas utama sebagai Koordinator Program Studi yakni melayani dosen dan mahasiswa dengan pelayanan prima untuk meningkatkan mutu.

Prof Fathur menjelaskan, pelayanan bagi dosen diantaranya mengingatkan dosen supaya bisa mengajar dengan baik sesuai dengan standar nasional perguruan tinggi. Sedangkan untuk mahasiswa yakni mendorong mahasiswa belajar supaya lulus tepat waktu dan berprestasi. Selain itu, juga menyiapkan akreditasi prodi IPA supaya tetap unggul.


Penulis: Sihono Dibaca : 446 kali

Yuk Datang ke UNNES Bersholawat Bersama Tiga Habib

Rabu, 14 Maret 2018 | 11:06 WIB


Yuk Datang ke UNNES Bersholawat Bersama Tiga Habib

Dalam rangka Dies Natalis ke-53 Universitas Negeri Semarang (UNNES), Panitia Dies UNNES Minggu 18 Maret 2018 akan menyelenggarakan UNNES Bersholawat dengan tema UNNES Merekatkan NKRI pukul 19.00 WIB di Auditorium UNNES, Kampus Sekaran, Gunungpati.

Kegiatan ini akan menghadirkan tiga Habib yaitu Habib Luthfi bin Ali bin Yahya, Habib Umar Al Muthohar, dan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf. Acara juga dimeriahkan oleh Grup Rebana Az- Zahir dan Grup Rebana Kampus Se-Semarang serta penari-penari sufi.

UNNES Bersholawat ini diselenggarakan oleh pihak UNNES bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern atau lebih dikenal UKM REMO.


Penulis: Sihono Dibaca : 681 kali

Mahasiswa FMIPA UNNES Ikuti Workshop Komputer Programming di Koh Samui Thailand

Rabu, 14 Maret 2018 | 8:25 WIB


Mahasiswa FMIPA UNNES Ikuti Workshop Komputer Programming di Koh Samui Thailand

Dua mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mewakili Indonesia di acara workshop Komputer Programing di Koh Samui Thailand pada tanggal 4 – 13 Maret 2018.

Mereka adalah Rizki Danang Kartiko Kuncoro dan Nerly Angraeni dari jurusan Ilmu Komputer dan di dampingi oleh Sigit Raharjo staf dari Dejavato Foundation. Kegiatan ini diikuti sebanyak 25 peserta mahasiswa dan pendamping dari 8 negara yaitu Indonesia, Polandia, Kroasia, Spanyol, Kenya, Peru, Vietnam, dan Thailand.

Selama kegiatan, para peserta mengikuti setiap sesi workshop seperti pengenalan bahasa pemrograman Scratch, pembuatan permainan berbasis komputer, animasi komputer, dan diskusi grup. Para peserta juga saling bertukar pengalaman dan budaya dari masing-masing negara, sehingga membuat acara workshop semakin menarik.

Mereka juga diberikan waktu untuk menjelajah pulau Koh Samui yang cukup terkenal dengan keindahan pantai dan alamnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Erasmus+ yang didukung penuh oleh Komisi Eropa dan diselenggarakan oleh organisasi Meritum Poland. Setelah kegiatan ini selesai, para peserta akan melanjutkan kegiatan workshop dan menularkan pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan di negara masing-masing.


Penulis: Sihono Dibaca : 344 kali

Raih Mimpi Beasiswa ke Amerika Serikat dengan USAID Prestasi

Senin, 12 Maret 2018 | 22:49 WIB


Raih Mimpi Beasiswa ke Amerika Serikat dengan USAID Prestasi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Institute of International Education (IIE) mengadakan diskusi kerja sama pada Jumat (09/03) di Ruang Vicon, Gedung Rektorat, Kampus UNNES Sekaran, Semarang. Turut hadir dalam diskusi kali ini adalah Kepala International Office UNNES, Intan Permata Hapsari, MPd., dan Chief of Party USAID PRESTASI, Randy Martin.

Diskusi kali ini berfokus pada pengembangan, dukungan, dan peningkatan kegiatan di bidang pendidikan, pelatihan Tenaga kependidikan, serta pelatihan bagi staf International Office.

Dalam keterangannya, Randy Martin, menjelaskan bahwa program beasiswa PRESTASI membuka kesempatan beasiswa kepada
warga negera Indonesia yang memiliki kinerja akademis, pengalaman kerja, dan dedikasi yang tinggi untuk membantu negaranya lebih mandiri dan makmur. Adapun total dana yang ditawarkan adalah 51 juta dolar Amerika Serikat.

Lebih lanjut, USAID juga membuka peluang beasiswa untuk tenaga kependidikan UNNES yang memiliki kinerja akademis tinggi, pengalaman kerja dan dedikasinya untuk membangun UNNES.

Proses seleksi USAID berlangsung sangat kompetitif. Calon penerima beasiswa harus menunjukkan:

  •  Kemampuan kepemimpinan,
  • Keunggulan di bidang focus yang menjadi keahliannya,
  • Minat akademik yang sesuai dengan target pembangunan USAID/ Indonesia dan
    pemerintah Indonesia,
  • Kualifikasi akademis atau kriteria yang diperlukan untuk pendidikan yang dituju.

Sedangkan persyaratan yang harus dipenuhi antara lain:

  • Warga Negara Indonesia
  • Bukan pegawai USAID/ kontraktor USAID
  • Masih akan bekerja sedikitnya sepuluh tahun setelah selesai studi sebelum pensiun
  • Bukti kemampuan berbahasa Inggris: nilai TOEFL ITP minimal 450, atau yang setara TOEFL iBT & IELTS

Bagi anda yang tertarik, untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi : www.prestasi-iief.org


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 461 kali

PMI Kota Semarang dan SD Labschool UNNES adakan Kampanye Sekolah Siaga Bencana

Senin, 12 Maret 2018 | 22:36 WIB


PMI Kota Semarang dan SD Labschool UNNES adakan Kampanye Sekolah Siaga Bencana

PMI Kota Semarang dan SD Labschool UNNES mengadakan Kampanye Sekolah Siaga Bencana, dengan tema “Tangguh Menghadapi Perubahan Iklim” di aula Labschool pada Senin (12/3).

Sebanyak 50 murid SD Labschool Unnes mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan semangat.

Menurut Sekretaris PMI Kota Semarang, Surahman, kegiatan sosialisasi ini bertujuan supaya jika terjadi bencana, anak-anak menanggapi dengan tenang, tidak boleh grogi dan gugup. Inti adanya sosialisasi perubahan iklim ini adalah bencana sosial, bencana alam dan bencana karena ulah manusia itu sendiri. Hal ini kita kenalkan dan beri informasi kepada anak-anak supaya bisa menjadi pedoman untuk menjaga lingkungan.

“Dengan adanya perubahan iklim kita harus menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga pola makan. Seperti halnya ketika anak-anak jajan, tidak jajan sembarangan.” tuturnya.

Dari kegiatan ini dia berharap bahwa murid-murid dan guru-guru tanggap tentang perubahan iklim yang ada di Indonesia. “Sebagaimana kita ketahui bahwa Indonesia ini rawan terhadap perubahan iklim. Indonesia rawan terjadi bencana karena memang letak geografis.” imbuhnya.

Selain itu, Surahman juga berharap bahwa SD Labschool ini bisa menjadi percontohan terhadap lingkungan sekitar dan kesiap siagaan anak-anak manakala terjadi bencana. Karena anak-anak dilatih apa yang dilakukan sebelum terjadi bencana, saat terjadi bencana, dan setelah terjadi bencana.

“Minimal anak-anak jadi tahu dan bisa menyelamatkan diri. Selain itu warga sekolah bisa berlaku bersih dan sehat terhadap lingkungan.” ujarnya.

Jatmiko, salah satu anggota dari PMI Kota Semarang, menyampaikan berbagai materi antara lain tentang  sejarah PMI, makna simbol PMI, tugas anggota PMI dan siapa saja anggota PMI itu.

Dalam kesempatan lain, Danang, yang juga ikut menyampaikan materi,  menjelaskan tentang kesiapsiagaan menanggapi bencana alam dan melakukan simulasi gempa. Anak-anak diajak untuk berdiskusi tentang apa yang dilakukan sebelum terjadi bencana, saat terjadi bencana, setelah terjadi bencana dan isi tas siaga. Murid-murid SD Labschool Unnes juga diajak untuk menempelkan berbagai petunjuk seperti jalur evakuasi dan titik kumpul.

Rahma, siswi kelas 4, mengaku bahwa dirinya jadi tau bagaimana cara menyikapi jika ada bencana gempa bumi.

“Aku jadi tahu kalo ada bencana, kita harus siap sama gak usah panik.” katanya.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 237 kali

Teliti Supervisi Berbasis Kolaborasi, Lita Latiana lulus Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Minggu, 11 Maret 2018 | 8:34 WIB


Teliti Supervisi Berbasis Kolaborasi, Lita Latiana lulus Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Lita Latiana dosen Jurusan PGPAUD FIP berhasil menyelesaikan studi doktor pada program studi manajemen kependidikan Universitas Negeri Semarang.
Sidang terbuka yang dilaksanakan di kampus pasca sarjana, Kamis (8/3).

Lita Latiana memamparkan disertasi yang berjudul “Pengembangan Supervisi Akademik Berbasis Kolaborasi Guru PAUD”. Sidang berjalan dengan lancar serta mengantarkan pada gelar Doktor.

Dewan penguji mengapresiasi karya Lita Latiana yang menghasilkan produk berupa model dan panduan supervisi akademik berbasis kolaborasi untuk guru PAUD. Penelitian ini dilatarbelakangi atas belum optimalnya kegiatan supervisi akademik yang dilakukan selama ini.

Diharapkan dengan model supervisi kolaboratif dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi guru PAUD dalam kegiatan pembelajaran. Hadir dalam sidang terbuka adalah para tamu undangan khususnya dari pengawas serta kepala lembaga PAUD di Kota Semarang.

Dengan lulusnya Lita Latiana maka menambah jumlah doktor yang ada di Jurusan PGPAUD, serta diharapkan pada tahun 2018  ini bertambah lagi jumlah doktor sehingga PGPAUD semakin bereputasi.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 431 kali

Bekali Mahasiswa Dengan Career Coach

Sabtu, 10 Maret 2018 | 13:58 WIB


Bekali Mahasiswa Dengan Career Coach

Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Pelatihan Persiapan Karir (Career Coach) tahap pertama pada Jumat (9/3) dengan mengusung tema “How To Overseas Scholarship“.

Pelatihan ini merupakan program rutin dalam rangka pembekalan wisudawan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Karir, BK, MKU,MKDK dibawah naungan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang.

Dalam sambutannya, Dr Eko Supraptono MPd melaporkan, jumlah keseluruhan peserta sebanyak 200 mahasiswa yang terdiri dari berbagai fakultas di Universitas Negeri Semarang. Menurutnya, melalui program ini akan mengantarkan mahasiswa ke jenjang karir yang lebih baik.

Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang, bertempat di Gedung Prof.Satmoko lantai 2 UNNES.

PelatihaN dibuka oleh Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi UNNES Dr Abdurrahman MPd.

“Masa depan kita ditangan kita, mau jadi apa ya harus kita cita-citakan, dari pengembangan karir ini harapannya mahasiswa dapat belajar mempersiapkan karirnya,”  jelas Abdurrahman.

Pemateri dalam pelatihan tahap pertama ini, menghadirkan alumni Universitas Negeri Semarang yang sekaligus Ketua Mata Garuda Jawa Tengah Raeni SPd MSc.

Raeni menjelaskan materi meliputi study abroud life, application process (Scholarship & University), dan tips and trick.

Melalui pelatihan ini, diharapkan dapat menumbuhkan motivasi mahasiswa UNNES untuk melanjutkan studi  ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan hingga studi lanjut di luar negeri.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 372 kali

Kunjungi FIS UNNES, MA Ma’ahid Kudus Berharap Dapat Jalin Kerjasama

Jumat, 9 Maret 2018 | 21:18 WIB


Kunjungi FIS UNNES, MA Ma’ahid Kudus Berharap Dapat Jalin Kerjasama

Sebanyak 37 peserta didik Madrasah Aliyah (MA) Ma’ahid Kudus melakukan kunjungan studi ke Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Kamis (8/3).

Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Drs Moh Solehatul Mustofa menyambut baik kunjungan yang bertujuan untuk mengenalkan lingkungan pendidikan di perguruan tinggi ini.

“Sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul, UNNES sangat terbuka dengan kunjungan studi seperti ini. Merekalah bibit-bibit unggul yang nantinya akan meneruskan generasi akademik di perguruan tinggi,” jelas Dekan.

Bersama tiga guru pembimbing, 37 peserta didik tersebut diarahkan untuk mengunjungi setiap jurusan yang ada dilingkungan Fakultas Ilmu Sosial.

Mereka, tambah Dekan, akan mengunjungi empat jurusan dan satu program studi. Masing-masing jurusan dan program studi telah disiapkan untuk menyambut kunjungan kali ini.

Saat mengunjungi Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) Kepala Laboratorium Puji Lestari SPd MSi menjelaskan, terdapat wadah pengembangan yang berbeda di Jurusan PKn jika dibandingkan dengan Jurusan lainnya.

“Kami memiliki Padepokan Karakter sebagai salah satu lokus pengembangan karakter di lingkungan UNNES. Selain itu, terdapat juga laboratorium PKn. Selain sebagai sarana pengembangan tri dharma perguruan tinggi, laboratorium PKn juga sering digunakan untuk kegiatan pembelajaran mahasiswa, kegiatan akademik baik oleh guru-guru PPKn maupun instansi seperti MGMP PPKn,” jelas dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Politik tersebut.

Selain ramah tamah dan diskusi di dalam ruangan, peserta kunjungan juga mengikuti pengembangan karakter dan ketangkasan melalui kegiatan permainan atau game outdoor yang dipandu dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Generasi Muda dan Kepramukaan (PGMK) Giri Harto Wiratomo S Pd M Hum bersama beberapa mahasiswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada UNNES. Melalui kunjungan studi ini, kami berharap peserta didik kami dapat menambah wawasan keilmuan dan pengembangan teknologi,” jelas salah seorang guru pendamping Nor Said SPd

Kedepan, tambahnya, besar harapan kami dapat menjalin kerjasama yang baik dengan UNNES, utamanya dalam rancangan pengembangan laboratorium IPS.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 349 kali

Mahasiswa Denmark Tampilkan Tari Gambang Semarang

Jumat, 9 Maret 2018 | 20:28 WIB


Mahasiswa Denmark Tampilkan Tari Gambang Semarang

Mahasiswa dari VIA College University Denmark menyuguhkan tarian Gambang Semarang dalam serangkaian acara perpisahan di Aula Labschool UNNES pada Kamis (8/3).

Acara perpisahan yang digelar oleh Sekolah Dasar (SD) Labschool UNNES bertujuan untuk melepaskan empat mahasiswa pertukaran antara VIA College University Denmark dan Universitas Negeri Semarang (UNNES). Keempat mahasiswa tersebut ialah  Rieke, Marie, Cecilie, dan Stinne.

Selama menempuh pendidikan di UNNES, mereka telah melakukan praktik mengajar di SD Labschool UNNES sejak Senin (29/1) lalu.

Deva, pelatih tari sekaligus pendamping keempat maahsiswa tersebut menjelaskan, mereka hanya berlatih selama satu minggu untuk penampilan tari tersebut.

“Kita hanya berlatih selama satu minggu. Saya rasa mereka sudah menampilkan yang terbaik,” jelas mahasiswa Seni Tari tersebut.

Selain menari, mahasiswa asal Denmark ini  juga menampilkan bela diri khas Indonesia pencak silat dan musikalisasi puisi.

Acara ditutup dengan bernyanyi bersama lagu “7 years” dari Lukas Graham dan “Can’t Stop the Feeling” dari Justin Timberlake.

Meskipun acara bernuansa perpisahan, tapi anak-anak merasa gembira. Tidak sedikit pula yang menangis. Salah satunya adalah Fafa, siswa kelas empat ini terlihat menangis bahkan sejak acara belum dimulai.

“Aku sedih karena tidak bisa lagi ketemu mereka.” ungkapnya.

 


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 334 kali

Perkuat Promosi Bahasa Indonesia untuk Penduduk Asing, UNNES Selenggarakan FGD BIPA

Kamis, 8 Maret 2018 | 16:02 WIB


Perkuat Promosi Bahasa Indonesia untuk Penduduk Asing, UNNES Selenggarakan FGD BIPA

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan FGD Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) sebagai penguatan kerja sama Internasional dengan tema “BIPA sebagai wujud Konservasi Bahasa Nasional (Budaya dan Cross Cultural Understanding” Kamis (8/3) di Gedung H Universitas Negeri Semarang dengan narasumber Dr. Dwi Puspitorini, M.Hum sebagai Pengajar BIPA Universitas Indonesia.

Hadir dalam acara ini Staf Ahli Bidang Kerja sama, Kepala Kantor Urusan Internasional, Kepala Pusat Bahasa LP3, Kabag Kerja sama, dan Dosen perwakilan fakultas di lingkungan Universitas Negeri Semarang.

Dr. Dwi menuturkan objek studi dalam Program Bahasa Indonsia untuk Penutur Asing adalah untuk mempersiapkan pengajar-pengajar Bahasa Indonesia yang baik, benar, dan aktif baik dalam lisan maupun tulisan berdasarkan kurikulum yang dirancang oleh BIPA UNNES.

Narasumber mengharapkan kedepannya, BIPA UNNES dapat secara aktif dan tampil berbeda dari BIPA Universitas lainnya sehingga tujuan penguatan kerja sama Internasional serta visi tahun Internasionalisasi UNNES dapat terwujud. Namun hal ini tidak dapat luput dari kualitas pengajar yang sudah memenuhi standar Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI), pengetahuan formal tentang Bahasa Indonesia, pengetahuan tentang teori, metode pengajaran Bahasa, serta pengetahuan tentang Silang Budaya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 301 kali

Ke Jurusan Bahasa Jawa, Kaprodi Sastra Jawa UI Berikan Pelatihan Terjemahan Jawa Kuno

Kamis, 8 Maret 2018 | 14:43 WIB


Ke Jurusan Bahasa Jawa, Kaprodi Sastra Jawa UI Berikan Pelatihan Terjemahan Jawa Kuno

Ketua Program Studi Sastra Daerah untuk Sastra Jawa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Dwi Puspitorini, menjadi pemateri dalam pelatihan “Terjemahan Teks Bahasa Jawa Kuno ke Bahasa Indonesia” di Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, gedung B-8 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang kampus Sekaran, Gunungpati, Kamis, 8 Maret 2018.

Dwi mengakui tidak mudah menarik minat generasi milenial untuk belajar bahasa Jawa kuno. Sebab, bahasa ini menuntut ketekunan, bersahabat dengan kamus, dan tidak boleh mengabaikan huruf demi huruf. Namun, bagi mahasiswa yang menempuh studi pada Prodi Sastra Jawa, menekuni penerjemahan Jawa kuno suda menjadi tugas sekaligus kewajiban.

Pelatihan yang diselenggarakan di ruang karawitan gedung B-8 FBS itu diikuti puluhan peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa. Hadir pula dosen dari sejumlah perguruan tinggi lain, di antaranya Universitas Diponegoro, Universitas Muhammadiyah Purworejo, dan Universitas PGRI Semarang.

Dwi mengatakan, ada sejumlah permasalahan dalam kamus bahasa Jawa kuno ke bahasa Indonesia, terutama adalah bahasa yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah hasil dari menerjemahkan dari bahasa Inggris. Dalam kesempatan itu ia mengajak peserta melakukan praktik penerjemahan secara langsung berikut berbagai permasalahannya.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa FBS UNNES, Widodo, mengatakan kerja sama dengan Universitas Indonesia telah terjalin beberapa tahun terakhir. Sejumlah kegiatan yang telah terselenggara bersama antara lain penyusunan draf Uji Kompetensi Berbahasa Jawa (UKBJ). Widodo menyebut pelatihan sekaligus memberi penyegaran keilmuan bagi mahasiswa.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 354 kali

Wisudawan UNNES: Petani Muda Yang Kreatif dan Inovatif di Era Disrupsi

Rabu, 7 Maret 2018 | 17:17 WIB


Wisudawan UNNES: Petani Muda Yang Kreatif dan Inovatif di Era Disrupsi

Sebanyak 1.565 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menghadiri proses wisuda periode 1 tahun 2018, Rabu (4/2). Wisudawan tersebut terdiri dari 26 doktor, 196 magister, 1.334 sarjana, dan 9 diploma III.

Dalam pidatonya Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, Peradaban pada era disrupsi atau yang dikenal dengan revolusi industri 4.0 atau Internet of Things (IoT) memaksa manusia berubah sangat cepat.

Ia juga menjelaskan, arus perubahan itu mengakibatkan daya saing antarnegara makin sengit. Banyak negara berlomba-lomba untuk menginvestasikan pembiayaan dalam rangka meningkatkan daya saing. Hal ini disebabkan daya saing dianggap sebagai salah satu sumber ketahanan suatu bangsa atau negara dalam menghadapi berbagai tantangan dalam membangun peradaban.

Selanjutnya, Penemuan internet menyebabkan perubahan peradaban manusia dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan peradaban sebelumnya. Agar tidak tergerus dalam pusaran perubahan peradaban tersebut, kecakapan SDM dengan literasi tingkat tinggi menjadi modal dasar agar seseorang dapat bertahan dan bersaing dalam persaingan global.

Karena itu, hanya dengan literasi pada era disrupsi ini, kesejahteraan dan kemakmuran suatu bangsa dan negara dapat dicapai. Terkait dengan hal itu, UNNES sebagai rumah ilmu pengembangan peradaban unggul memiliki tanggung jawab mempunyai posisi strategis untuk mengambil peran menyuguhkan berbagai bentuk kemaslahatan bagi warga dunia, baik pada tataran keilmuan maupun praktis. Potensi sumber daya perguruan tinggi yang dikelola dan diarahkan secara profesional akan mampu menghasilkan insan-insan intelektual publik yang memiliki pemikiranpemikiran solutif. Di sinilah pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghasilkan insan yang kompeten dan berdaya saing dunia.

Kisah Ispiratif

Selain acara wisuda, ada sosok wisudawan UNNES dari program studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer, yang mempunyai hobi bercocok tanam. Dengan hobi bercocok-tanam bunga ia dapat memiliki bisnis dengan omset 50 juta per bulan. Itulah yang terjadi pada Setiya Aji.

Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, Aji sudah mampu menjalankan bisnis yang bisa menghidupi keluarganya dan masyarakat sekitarnya. Berawal dari hobinya menanam bunga di kebun rumahnya di Desa Jetis Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, tercetus ide Aji untuk mengkomersilkan kebun bunganya.

Sebagai mahasiswa TIK, dua tahun yang lalu, dia melihat teman-temannya sedang gandrung tampil di Instagram dan membutuhkan latar belakang foto yang Indah. Kebutuhan generasi milenial untuk eksis, Aji manfaatkan untuk menyewakan kebun bunganya guna keperluan foto dan berselfie. Ide sederhana ini bergulung dan membesar bak bola salju. Yang awalnya kebun bunga Aji hanya laku di kalangan teman-temannya di UNNES, setelah dua tahun kebun itu bertransformasi menjadi tujuan wisata para netizen yang ingin menikmati pemandangan bunga yang luar biasa. Tahun 2017 lalu, total pengunjung kebun bunga Setiya Aji mencapai 120 ribu pengunjung. Setiya Aji mulai kewalahan menampung para pengunjung dan untuk mengatasi hal tersebut dia mulai mengajak petani sekitar rumahnya untuk bergabung dalam usahanya. Kebun bunganya yang hanya berukuran setengah hektar kemudian digabungkan dengan kebun bunga milik warga sekitar yang mencapai lima hektar.

Pengunjung pun sekarang menjadi lebih terakomodasi dengan merger usaha tersebut. Para petani yang bekerja sama dengan Aji mendapatkan pembagian hasil usaha yang cukup signifikan. Tarif untuk masuk ke kebun bunga ini terbilang cukup murah, yaitu Rp. 7.500 sekali masuk. Namun karena jumlah pengunjung yang luar biasa banyak maka Aji dapat membukukan pemasukan bersih per bulan sebesar 20 juta rupiah. Aji juga masih mendapatkan penghasilan dari penjualan bunga yang dibeli pengunjung sebagai suvenir dan juga penjualan bunga kepada para tengkulak bunga.

Pengunjung sangat menikmati kunjungan di kebun bunga Aji karena warna bunga yang sangat mencolok dan indah. Hamparan bunga chrysantium dengan warna kuning, biru, ungu dan merah menjadi latar belakang yang sempurna untuk foto instagram. Dengan ketrampilan yang dia dapat sewaktu kuliah,  Aji mengaplikasikan keahlian fotografi, editing dan desain visual untuk membuat bahan promosi. Foto-foto yang Aji hasilkan banyak diendorse oleh akun-akun instragram di bidang wisata dan banyak dibagikan oleh para netizen. Inilah kunci keberhasilan Aji di era disrupsi teknologi.

Kini Setiya Aji Flower Farms telah berubah menjadi bisnis yang serius dan Setiya Aji bertekad untuk mengembangkan bisnisnya secara progresif. Dia mengikuti pelatihan kepariwisataan dari Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata dan juga mengikuti pelatihan pemandu wisata. Tanggal 7 Maret 2018 ini Setiya Aji mengikuti wisuda di kampus UNNES dan untuk menunjukkan rasa syukurnya Setiya Aji membagikan 1000 tangkai bunga gratis kepada sesama wisudawan satu angkatan.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 638 kali

Universitas Abdurachman Saleh Kunjungi SD Labschool UNNES

Selasa, 6 Maret 2018 | 23:16 WIB


Universitas Abdurachman Saleh Kunjungi SD Labschool UNNES

Sejumlah 13 dosen dan 47 mahasiswa dari Universitas Abdurachman Saleh (UNAS) Situbondo  Jawa Timur kunjungi SD Labschool Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka studi banding, Selasa (6/3).

Kunjungan  tersebut merupakan rangkaian Praktik Kuliah Lapangan (PKL) mahasiswa semester 5 FKIP Prodi di PGSD Universitas Abdurachman Saleh Situbondo. Rombongan diterima oleh Kepala Pusat Labschool Dr Bambang Priyono MPd.

Dekan FKIP PGSD UNAS Situbondo Reky Lidyawati mengatakan pihaknya ingin memahami bagaimana manajemen UNNES terhadap Labschool. Reky juga mengatakan, pihaknya ingin mengetahui bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, humas, serta pendidik dan tenaga kependidikan. Ia berharap UNAS akan membuat sekolah seperti Labschool ini.

Kegiatan diakhiri dengan penandatangan nota kesepahaman antara SD Labschool Unnes dengan UNAS Situbondo terkait kerjasama dalam rangka pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta membina hubungan kelembagaan.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 372 kali

Mahapala Petakan Sungai Tuntang

Selasa, 6 Maret 2018 | 11:13 WIB


Mahapala Petakan Sungai Tuntang

Tim Pemantapan Madya divisi Rafting dari Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah selesai memetakan jeram di Sungai Tuntang yang berada di Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Sungai Tuntang merupakan Sungai yang bersumber dari Gunung Telomoyo, Gunung Ungaran dan Rawa Pening. Tujuan utama pemetaan sungai dilakukan untuk mengetahui karakter sungai dan potensi sungai. Tim terdiri dari 9 orang anggota Mahapala dan dibantu oleh satu orang warga desa.

Pemetaan sungai dilaksanakan pada hari Selasa – Rabu, 27-28 Februari 2018 dari Jembatan Tempuran, Desa Ngombak sampai dengan Jembatan Kedungjati, Desa Kedungjati. Tim harus mengarungi sungai sejauh 10,51 kilometer untuk mendapatkan gambaran jeram. Tim menelaah posisi batuan, rintangan, lebar sungai, kecepatan arus sungai, dan bentukan berbahaya dari masing masing jeram. Hasil pengamatan akan menjadi data penting untuk bahan pertimbangan tim dalam menentukan jalur perahu, teknik pengendalian perahu dan langkah pengamanan (rescue). Selain mengetahui medan pengarungan informasi lain yang bias digali dari misi pemetaan adalah pengamatan potensi wisata yang ada di sekitar wilayah Sungai Tuntang.

Perjalanan akhirnya perjalanan membuahkan hasil. Hasil ini yang nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Desa Ngombak yang sudah di rintis Sungai Tuntang akan di gunakan sebagai wisata arung jeram.

Ketua pelaksana, Hardiyanto mengatakan, jeram yang berhasil di identifikasi memiliki tingkat kesulitan rata rata 2 dari skala 1-6. “Ada jeram yang memiliki grade 2+, Ada juga yang memiliki grade 1” tuturnya. Hasil kedua adalah identifikasi tipe sungai. Menurut Hardi, Sungai Tuntang memiliki karakter berarus cepat dengan gradien atau kemiringan antara 0-5 derajat dan lebar sungai antara 20-50 meter serta mempunyai banyak standing wave, dalam arung jeram standing wave adalah gelombang tegak yang terbentuk karena perputaran arus. Setelah pemetaan sungai selesai tim mencoba mengarungi Sungai Tuntang dari Desa Sambirejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang sampai dengan Desa Ngombak, Kedungjati. Total pengarungan panjang ini 26 kilometer.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 263 kali

Penuhi Undangan UKKI UNNES, Ustaz Hanan Attaki Beri Ceramah “Magic Word” di Auditorium UNNES

Selasa, 6 Maret 2018 | 2:41 WIB


Penuhi Undangan UKKI UNNES, Ustaz Hanan Attaki Beri Ceramah “Magic Word” di Auditorium UNNES

Ribuan mahasiswa dan masyarakat umum dari berbagai daerah hadiri Seminar Nasional Ustaz Hanan Attaki di auditorum Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Senin (5/1). Seminar ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKM UKKI) sebagai wujud dukungan terhadap spirit Dies Natalis ke-53 UNNES.

Dalam sambutannya Ketua UKKI UNNES Ivan Abdul Rahman menjelaskan tujuan penyelenggaraan kegiatan seminar yang bertajuk nuansa islami ini.

”UKKI UNNES tahun ini mengusung sebuah kabinet SQUAD MUDA dengan spirit semangat pejuang peradaban sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap spirit UNNES, yakni Arum Luhuring Pawiyatan ing Astanira dan rumah ilmu pengembang peradaban unggul. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari dukungan tersebut,” jelas Ivan.

Seminar yang mengusung tema “Magic Word: Biar Disayang Terus Sama DIA” ini, menghadirkan Ustaz Hanan Attaki sebagai narasumber.

Ustaz Hanan Attaki menyampaikan, terdapat dua ayat repost di dalam Al-Qur’an. Kata-kata itu asalnya dari bumi, di repost ke langit, dan diturunkan lagi ke bumi. Ayat-ayat itu berasal dari magic word nya salah seorang sahabat nabi, Umar bin Khattab.

“Kenapa kata-kata Umar bisa sampai di-repost sama Allah? Apa karena kata-katanya yang luar biasa dan sarat dengan sastra? Bukan, kata-kata itu menjadi magic word karena keluarnya jujur dari dalam hati. Makanya, kalau zikir jangan cuma basa-basi. Kalau kita jujur sama Allah, maka Allah pun akan jujur sama kita,” tambah Ustaz muda tersebut.

Salah satu peserta seminar, mahasiswa UGM Dian Rizky yang mengaku sedang berhijrah berharap, setelah mengikuti seminar ini, dapat menjadi pribadi yang lebih baik.

Ia berharap, dapat menyerap dan mengamalkan ilmu yang disampaikan oleh Ustad Hanan tersebut.

Di akhir wawancara, dia menyatakan rasa terimakasihnya kepada UKKI UNNES,

”Saya berterimakasih kepada UKKI UNNES yang sudah menyelenggarakan acara ini. Saya jadi bisa ketemu langsung dengan Ustaz Hanan dan bisa menyerap ilmunya. Bisa main ke Semarang dan ketemu sama teman-teman juga,” pungkas Dian.

Senada dengan ungkapan Dian, seorang ibu rumah tangga asal Kendal Ima Istiani mengapresiasi penyelenggaraan seminar tersebut.

“Seminarnya sangat menyentuh hati. Saya berharap setelah ini saya bisa lebih baik lagi” harap Ima.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 753 kali

DPP IKA UNNES Bersinergi Dengan Suara Merdeka Untuk Majukan Pendidikan

Senin, 5 Maret 2018 | 17:41 WIB


DPP IKA UNNES Bersinergi Dengan Suara Merdeka Untuk Majukan Pendidikan

Suara Merdeka Network sangat peduli dengan dunia pendidikan; salah satunya dibuktikan dengan mengakomodasi penerbitan jurnal ilmiah media cetak maupun elektronik bagi kampus maupun alumni.

Hal itu disampaikan Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Gunawan Permadi saat bertemu dengan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Negeri Semarang (IKA UNNES) sebagai Sahabat Suara Merdeka, Senin (5/3).

Ia juga menyampaikan, jadi dengan adanya ISSN ini bisa dimanfaatkan oleh akademisi termasuk juga para alumni IKA UNNES.

Lanjut Gunawan, Suara Merdeka juga menjalin kesepakatan dengan pihak lain sehingga selaras dengan UNNES yang merupakan pemasok utama guru.

Keberpihakan Suara Merdeka Network terhadap dunia pendidikan sudah diwujudkan dengan membuat rubrik khusus Guru Menulis di Koran Wawasan. Nantinya bisa dibuat kanal khusus untuk mengakomodasi jurnal ilmiah di koran cetak dan elektronik.

Ketua Umum DPP IKA UNNES Dr Drs Budiyanto SH MHum menambahkan, IKA UNNES mayoritas bekerja di pengembangan pendidikan dan sangat membutuhkan bantuan media untuk kepentingan meningkatkan kualitas mahasiswa dan dosen.

Dengan bisa diakomodasi penerbitan jurnal ilmiah ini agar mereka memiliki nilai tambah.

Menurutnya, media mempunyai peran penting mewujudkan masyarakat yang baik di segala bidang. Apalagi di era keterbukaan informasi teknologi dan pengetahuan yang semakin pesat.

Dalam pertemuan tersebut juga hadir Redaktur Senior Suara Merdeka Sasongko Tedjo, Direktur Pemberitaan Amir Machmud, Wakil Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Agus Totok Widyatmoko, Pemimpin Redaksi Koran Wawasan Muhammad Aulia, Pemimpin Redaksi Suaramerdeka.com Setiawan Hendra Kelana serta Direktur Sales dan Communication Suara Merdeka Bambang Pulunggono.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 286 kali

Temu Alumni Nasional UNNES 2018, Serahkan Delapan Beasiswa IKA

Minggu, 4 Maret 2018 | 20:00 WIB


Temu Alumni Nasional UNNES 2018, Serahkan Delapan Beasiswa IKA

Kegiatan temu alumni nasional 2018 Universitas Negeri Semarang (UNNES) tidak hanya bertujuan untuk menjalin keakraban antar alumni. Tetapi juga peduli dengan mahasiswa UNNES yang berprestasi yang kurang mampu secara ekonomi dengan membagikan beasiswa kepada delapan mahasiswa, Minggu (4/3) di Gedung Auditorium Sekaran.

Ketua Umum Dewan Pengurus Dewan Ikatan Keluarga Alumni (DPP IKA) UNNES Dr Drs Budiyanto SH MHum menuturkan, IKA UNNES juga peduli terhadap kelangsungan pendidikan mahasiswa. Oleh karena itu, dipilih delapan mahasiswa dari seluruh fakuktas di UNNES untuk menerima beasiswa tersebut.

Ia menambahkan, IKA UNNES peduli terhadap kelangsungan pendidikan mahasiswa di Perguruan Tinggi ini. Sudah ada delapan nama dan masing-masing dari mereka akan menerima Rp 5 juta.

Adapun delapan mahasiswa yang menerima beasiswa tersebut adalah Izzatur Rosyidah dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Umi Hasanah dari Fakuktas Bahasa dan Seni (FBS), Muhammad Lutfi dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS), serta Diah Putri Septiani dari Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA). Adapun dari Fakultas Teknik (FT) ada Nina Hartini, dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) ada Afton Aghata, lalu Nur Anita dari Fakuktas Ekonomi (FE), serta Putri Ratnasari dari Fakultas Hukum (FH).

Salah satu penerima beasiswa Afton Agatha menjelaskan, program beasiswa dari IKA UNNES ini sangat membantu mahasiswa yang memiliki prestasi akademik ataupun nonakademik yang belum mendapatkan beasiswa sebelumnya. Tentu hal ini sangat bermanfaat untuk kelancaran pendidikan.

Juga ia sampaikan, proses seleksi dari panitia pun tidak mudah. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh calon penerima beasiswa. Panitia pun menghubungi mahasiswa yang lolos secara langsung.

Afgon bertutur, Saya akan menggunakan beasiswa ini sebaik mungkin. Rencananya akan saya gunakan untuk keringanan biaya kuliah di Unnes, membeli buku-buku materi, serta untuk biaya hidup selama di sini. Semoga program beasiswa dari IKA Unnes ini terus berlanjut agar memberi semangat dan motivasi teman-teman untuk belajar di UNNES.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut juga diumumkan pemenang Turnamen Tennis Antar-alumni UNNES yang diselenggarakan Sabtu-Minggu (3-4/3) lalu. Terdapat tiga kategori dengan masing-masing pemenang. Pada kategori ganda putra perorangan dengan jumlah umur 105 tahun juara 1 didapatkan M Shodik/Abdul Muis, juara 2 Sukarno/Budi Nur, Juara 3 pertama Asri/Muji Waluyo, serta juara 3 kedua Hasto/Wahyudi.

Kategori ganda putra perorangan dengan jumlah umur 90 tahun dimenangkan oleh Suprayitno/Gunawan dan Sholikin/Eko Diantoro. Adapun kategori ganda putra prestasi dimenangkan oleh Limpad Nurrachmad/Ricko Irawan pada juara 1, juara 2 dimenangkan Rizam Ahada/Dony Wirawan, juara 3 pertama diraih Andry Akhiruyanto/Alvindra, serta Arief Setyawan/Agus Raharjo meraih juara 3 kedua.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 458 kali

Rektor Kunjungi Stand Pameran dan Bazar dalam rangka Dies Natalis ke-53 UNNES

Minggu, 4 Maret 2018 | 5:11 WIB


Rektor Kunjungi Stand Pameran dan Bazar dalam rangka Dies Natalis ke-53 UNNES

Dalam rangka memeriahkan acara pembukaan Dies Natalis ke-53 Universitas Negeri Semarang (UNNES), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Mayarakat (LP2M) UNNES menyelenggarakan Pameran dan Bazar bertempat dilingkungan Auditorium (UNNES) sejak Kamis hingga Jumat (1-2/3).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi penyelenggaran pameran dan bazar tersebut.

Bersama dengan unsur pimpinan lainnya di lingkungan UNNES, Rektor mengunjungi pameran dan bazar yang diikuti oleh 58 stand.

Tercatat, terdapat 31 stand peserta pameran yang berasal dari Mitra Perbankan, Fakultas, Produk Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT), Produk Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) UNNES, Lembaga, Pascasarjana, Biro, UPT dan PAUD Sekar Nagari.

Adapun peserta bazar terdiri dari 27 stand yang terdiri dari stand-stand Desa Binaan UNNES, Dharma Wanita Persatuan, KPRI Handayani, Kusuma Collection, Omah Batik, siantarmaju.com, stand mahasiswa BEM-KM, stand LP2M Preloved dan Sembako Murah.

Pameran dan Bazar ini, menampilkan karya-karya unggulan hasil penelitian dan inovasi yang dilakukan oleh seluruh sivitas akademika UNNES.

Beberapa produk hilirisasi penelitian yang mendapat hibah dari Kemenristekdikti melalui skema CPPBT dan PPBT yang tergabung dalam Inkubator Unit Bisnis UNNES juga dipamerkan dalam kegiatan rutin tahunan tersebut.

Tidak hanya itu, produk-produk mitra UNNES dan desa binaan LP2M UNNES juga turut berpartisipasi dalam bazar ini dengan memamerkan produk-produk mitra seperti hasil-hasil produk olahan makanan dan minuman, batik, tas, sepatu, produk buah dan sayuran, kerajinan dan lainnya.

Stand pameran terbaik I diraih oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3), terbaik II oleh Fakultas Ekonomi (FE), dan terbaik III berhasil diraih oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).

Sementara, untuk katagori stand bazar terbaik I diraih oleh Omah Batik, disusul oleh LP2M Preloved pada urutan terbaik II, dan terbaik III oleh Dharma Wanita Persatuan Fakultas Hukum (FH).

 


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 282 kali

DPP IKA UNNES adakan Turnamen Tennis Antar Alumni

Minggu, 4 Maret 2018 | 4:53 WIB


DPP IKA UNNES adakan Turnamen Tennis Antar Alumni

Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali akan menggelar turnamen tenis antar alumni 2018. Turnamen tenis 2018 dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 2-4 Maret 2018 bertempat di Tennis Outdoor Indor FIK UNNES.

Pada kesempatan ini Ketua Umum DPP IKA UNNES Dr Drs Budiyanto MHum menyampaikan, turnamen antar universitas sudah sering dilakukan, tetapi turnamen antar-alumni UNNES ini merupakan yang pertama kali. Kawan-kawan bisa hadir untuk bersilaturahmi dan meningkatkan keakraban. Bahkan bisa juga memberi masukan.

Ia menambakan, kegiatan tersebut juga dalam rangka memeriahkan perayaan Dies Natalis UNNES ke-53. Adapun dalam mengumpulkan alumni yang saat ini sudah berada di berbagai provinsi, pihak penyelenggara mengaku memanfaatkan teknologi. Aplikasi WhatsApp-pun dipilih sebagai sarana untuk saling berkomunikasi antar-alumni sebelum mengadakan turnamen tersebut.

Saat memberikan sambutan Rektor UNNES yang diwakili Wakil Rektor Bidang II Dr S Martono MSi menuturkan, saat ini UNNES sedang menuju tahun internasionalisasi. Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan dari alumni UNNES kepada almamater menuju reputasi internasional lewat keakraban yang dibentuk oleh jaringan alumni UNNES.

Sementara Ketua Panitia Dr Wirawan Sambodo MT menjelaskan, kompetisi dilaksanakan dengan sistem pertandingan beregu dengan dibagi kedalam beberapa kategori. Kategori yang dipertandingkan adalah pertama Partai Prestasi (usia bebas), Kelompok Usia 105 tahun (usia maximal 55 tahun), dan Kelompok usia 90 tahun (usia minimal 45 tahun).

Adapun dalam acara temu alumni pada Minggu (4/3) mendatang, terdapat penyerahan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi yang kurang mampu di UNNES. Sebanyak delapan mahasiswa dari seluruh fakultas di UNNES akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp 5 juta.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 290 kali

Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata, Kemenpar Gandeng UNNES Selenggarakan Pariwisata Goes to Campus

Jumat, 2 Maret 2018 | 18:52 WIB


Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata, Kemenpar Gandeng UNNES Selenggarakan Pariwisata Goes to Campus

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berupaya meningkatkan kualitas SDM Pariwisata melalui roadshow pelatihan kepariwisataan ke berbagai kampus atau universitas di Indonesia. Misinya tidak lain, yakni membentuk kualitas SDM Pariwisata berstandar global.

Dengan mengusung program Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan atau yang lebih dikenal dengan Pariwisata Goes To Campus, Kemenpar berhasil menarik antusias 300 mahasiswa Universitas Negeri Semarang dan beberapa kampus sekitarnya untuk turut berpartisipasi.

Kegiatan yang terselenggara berkat kerjasama Kementerian Pariwisata dan Universitas negeri Semarang (UNNES) ini, berlangsung pada Jumat (2/3) yang bertempat di Aula Pascasarjana UNNES.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota Komisi X DPR RI Drs A H Mujib Rohmat, Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga Dr Wisnu Bawa Tarunajaya SE MM, Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Drs Giarsito Sapto Putratmo, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES Prof YL Sukestiyarno MS PhD, dan Miss Tourism World 2017 Dewa Ayu Windu Sari Devi.

Saat memberikan arahan, mewakili Rektor UNNES, Prof Sukes berharap, mahasiswa tak sekadar menikmati destinasi wisata semata. Lebih jauh, ia berharap mahasiswa dapat menjadi agen sosialisasi dan berinovasi bagi pengembangan kawasan wisata kedepan.

“Saat ini merupakan momen yang tepat bagi mahasiwa untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan pariwisata, mahasiswa sebagai kader dan agen perubahan dalam pengembangan pariwisata. Indonesia ada karena pemuda dan Indonesia tegak karena mahasiswa,” jelas Prof Sukes.

Dalam kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang pariwisata ini, Anggota Komisi X DPR RI Drs A H Mujib Rohmat memberikan pemaparan terkait pengembangan pariwisata di Indonesia.

“Dunia pariwisata di Indonesia, mengalami perkembangan yang amat pesat, sebagai sektor penyumbang devisa bagi negara. Indonesia memiliki berbagai keragaman flora, fauna, budaya, tradisi, dan sejumlah local wisdom lainnya. Jika dapat dikelola dengan baik, industri pariwisata dapat mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia,” jelas Rohmat.

Sejalan dengan penjelasan Drs Mujib Rohmat, Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga Dr Wisnu Bawa Tarunajaya SE MM menjelaskan sebagai bagian dari masyarakat, mahasiswa memiliki peran strategis dalam mengupayakan percepatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi melalui sektor pariwisata.

Menurutnya, program Pariwisata Goes To Campus dilaksanakan agar mahasiswa dapat melahirkan gagasan baru untuk membangun pariwisata, mahasiswa sebagai multi disiplin, multi dimensi dan multi ilmu harus memiliki nilai tambah yang berguna bagi kemaslahatan masyarakat. Peran perguruan tinggi dalam pengembangan pariwisata sangat penting. Karena saat ini pariwisata menjadi leader pembangunan nasional. Potensi yang ada hanya harus dimanfaatkan karena Pariwisata selalu memiliki prinsip semakin dilestarikan semakin mensejahterakan.

Sementara itu, Miss Tourism World 2017 Dewa Ayu Windu Sari Devi berharap, mahasiswa dapat berperan aktif dalam mengembangkan industri pariwisata.

“Tak hanya menjadi agen pariwisata yang siap untuk menyosialisasikan keberadaan destinasi wisata. Lebih dari itu, mahasiswa dapat mengembangkan ekonomi pariwisata setempat dengan kreativitas, misal pengembangan kuliner dan souvenir khas daerah wisatanya,” ungkap penerima penghargaan Top 15 Miss Tourism World Best National Costume itu.

Setelah mengikuti seminar, 100 dari 300 peserta terpilih akan di kelompokan untuk mengikuti Focus Group Discussion yang akan membahas tentang upaya pengembangan destinasi wisata beberapa daerah di Jawa Tengah.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 2.089 kali

Tim Pandawa UNNES ikuti Shell Eco Marathon Asia

Jumat, 2 Maret 2018 | 16:14 WIB


Tim Pandawa UNNES ikuti Shell Eco Marathon Asia

Tim Pandawa Universitas Negeri Semarang (UNNES) pamitan dengan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono MHum di rektorat kampus UNNES, Jumat (2/3). Tim Pandawa akan mengikuti Eco Marathon Asia 2018 di Singapore pada tanggal 6-12 Maret 2018.

Mereka ialah Siti Sovika Imaningtyas mahasiswa manajemen Fakultas Ekonomi (FE), sedangkan dari Fakultas Teknik (FT) ialah Wim widyo baskoro, Rifki Mufti Rahman, Amri wicaksana, Refi Alami Dwinanda, Islakhul Ummah Arif, Muhammad irvandi.

Prof Rustono mengucapkan selamat berjuang kepada Tim Pandawa. Ia juga menyampaikan kepada tim untuk selalu menjaga nama baik UNNES dan mengikuti pertandingan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jaga kesehatan kalian, terus berdoa. Lakukan yang terbaik kesempatan ini, ukir prestasi untuk UNNES”, tambah Prof Rustono.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 333 kali

Raker Kemahasiswaan UNNES, Tingkatkan Prestasi Internasional Kuatkan Karakter Mahasiswa

Kamis, 1 Maret 2018 | 18:03 WIB


Raker Kemahasiswaan UNNES, Tingkatkan Prestasi Internasional Kuatkan Karakter Mahasiswa

Rapat kerja bidang kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) diadakan di Hotel Griya Persada tanggal 1-2 Maret 2018 dan kali ini dibuka langsung oleh Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. Pada kegiatan ini Rektor sangat mengapresiasi prestasi bidang kemahasiswaan pada tahun 2017. Prestasi kemahasiswaan UNNES tersebut yang membantu UNNES dapat bertengger di posisi 16 Universitas terbaik di Indonesia pemeringkatan versi Kemenristekdikti. Prestasi hebat lainnya, tahun lalu UNNES juga menempati posisi 7 di arena PIMNAS nasional. Rektor berharap tahun ini UNNES dapat meningkatkan prestasi PIMNAS menjadi posisi 6 nasional. Selain itu, UNNES juga mendapatkan penghargaan dari Kementerian sebagai pengelola program Bidik Misi terbaik.

Seluruh prestasi tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan. Selain prestasi, UNNES harus menguatkan karakter mahasiswa. UNNES harus memiliki Lembaga Kemahasiswaan yang lebih mengutamakan diskusi daripada turun di jalanan. Mahasiswa UNNES harus memahami dan melaksanakan delapan nilai konservasi di setiap sendi kehidupan. Era disrupsi tidak hanya membutuhkan prestasi teknis namun juga membutuhkan sumber daya manusia yang matang secara mental dan karakter.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Bambang Budi Raharjo, M.Si, menyatakan siap melaksanakan tantangan dari Rektor. Saat ini bidang kemahasiswaan sedang berbenah dan menyiapkan mahasiswa agar lebih berprestasi dan berkarakter. Raker ini dihadiri oleh staf ahli kemahasiswaan, wakil dekan kemahasiswaan seluruh fakultas, pembina lembaga kemahasiswaan dan seluruh Tenaga Kependidikan di Bidang Kemahasiswaan.


Penulis: Hendi Pratama Dibaca : 410 kali

Ikatan Mahasiswa Temanggung UNNES Kembali Selenggarakan KOBE CUP

Kamis, 1 Maret 2018 | 12:58 WIB


Ikatan Mahasiswa Temanggung UNNES Kembali Selenggarakan KOBE CUP

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Temanggung, kembali menyelenggarakan KOBE CUP untuk kedua kalinya.  Turnamen bola basket antar SMA/SMK/MA/sederajat se-Kabupaten Temanggung ini, bertempat di GOR Bambu Runcing Temanggung.

Turnamen yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat hingga Minggu (23-25/2) ini, dibuka langsung oleh Mayor (Inf) Widodo selaku perwakilan dari Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kabupaten Temanggung.

Kegiatan yang bertajuk sprotivitas ini, mendapatkan dukungan dan apresiasi dari KONI Kabupaten Temanggung, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kabupaten Temanggung serta Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung.

Ketua panitia Muhammad Syahrir Nugroho, menjelaskan kegiatan bertujuan untuk meningkatkan prestasi pelajar Kabupaten Temanggung di bidang olahraga khususnya bola basket dan mampu mempererat tali persaudaraan antar sekolah yang ada di Temanggung.

“Kompetisi diikuti oleh 12 tim putra dan 8 tim putri. Untuk kejuaraan tim putra, juara satu diraih oleh SMAN 3 Temanggung, juara dua SMKN 1 Temanggung, dan ketiga diraih oleh SMA PGRI Temanggung,” jelas mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) tersebut.

Sementara kejuaraan tim putri, tambah Nugroho, menempatkan tim dari SMA N 3 Temanggung sebagai juara pertama, SMK N 2 Temanggung berada diurutan kedua, dan juara ketiga berhasil diraih oleh SMA Shekinah Temanggung.

Dalam kegiatan olahraga yang bertajuk “Semangat Sportivitas Meraih Mimpi Tanpa Batas” ini, Most Valuable Player (MVP) Putra berhasil diraih oleh Wisnu dan MVP Putri oleh Putri.  Keduanya merupakan pelajar dari SMAN 3 Temanggung.

Selain kejuaraan dan MVP, kegiatan juga menganugerahkan katagori Best Spekaer kepada Ultras STEMBA dari SMKN 1 Temanggung.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan fasilitas bagi para atlet bola basket untuk berkompetisi, serta mendekatkan UNNES kepada pelajar dan masyarakat sekitar Temanggung.

Dwi Hermawan (Student Staff)


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 541 kali

Hadir di Pembukaan Dies Natalis, Wakil Ketua DPR Sebut Internasionalisasi Tepat bagi UNNES

Kamis, 1 Maret 2018 | 11:28 WIB


Hadir di Pembukaan Dies Natalis, Wakil Ketua DPR Sebut Internasionalisasi Tepat bagi UNNES

Wakil Ketua DPR RI Agus Hemanto hadir dalam upacara pembukaan Dies Natalis ke-53 Universitas Negeri Semarang di lapangan atletik Fakultas Ilmu Keolahragaan, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Kamis, 1 Maret 2018. Dalam sambutannya, Agus menyebut internasionalisasi yang dicanangkan oleh UNNES pada tahun ini tepat dan menjadi langkah maju bagi kampus yang berdiri sejak 1965 sebagai Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Semarang ini.

Menurut Agus, ketika masyarakat global masih mengkhawatirkan isu lingkungan, alam, dan kehidupan yang seimbang, UNNES telah mencanangkan diri sebagai kampus yang berwawasan konservasi. Dengan cara pandang itu, kampus telah memiliki perspektif untuk mendukung aktivitas yang selaras dengan alam dan kehidupan. “Sedangkan internasionalisasi adalah langkah tepat bagi UNNES untuk menjadi bagian dari masyarakat internasional. Wawasan konservasi adalah penanda sekaligus pembeda sehingga menjadi kekuatan bagi UNNES,” ujarnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang juga turut hadir, menyatakan dulu UNNES mengawali kegiatan akdemiknya di kampus Jalan Kelud Raya dan pindah ke kawasan Gunungpati. Menurut pria yang disapa Hendi itu, UNNES telah mengubah sekaligus memberdayakan kawasan Gunungpati menjadi lebih bermakna bagi Kota Semarang.

“Dalam kapasitas sebagai Pemerintah Kota Semarang, kami selalu siap diajak bekerja sama dalam memajukan kota. UNNES telah member kontribusi yang tidak sedikit terhadap kota kita tercinta ini,” katanya. Sambil berkelakar, Hendi menyebut usia 53 bukan usia yang terbilang muda bagi manusia. Namun, bagi sebuah universitas, usia yang semakin tua justru menunjukkan kematanganya. “Kalau semakin tua, orang justru semakin menutupi umurnya. Tapi bagi universitas, usia tua justru kebanggaan,” ujarnya, disambut tawa para tamu.

Hadir pula dalam kesempatan itu, antara lain, Rektor Prof Fathur Rokhman MHum, seganap wakil rektor, dekan dan wakil dekan, dosen, mahasiswa, Ketua Panitia Dies Natalis ke-53 yang juga Dekan Fakultas Ekonomi Dr Wahyono MM, dan Direktur Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid), Paulus Pangka.

Rektor menyambut baik apresiasi yang diberikan oleh Wakil Ketua DPR dan Wali Kota Semarang. Menurutnya, UNNES akan terus berupaya memberi kebermanfaatan bagi masyarakat. Usia 53 menjadi momentum yang tepat untuk mendorong prestasi dan menjadi bagian dari masyarakat dunia.

Pembukaan dimeriahkan dengan tari kreasi Semarak Warak dan juga senam Goyang Konservasi. Leprid mencatatkan peristiwa tersebut sebagai tari Goyang Konservasi dengan peserta terbanyak. “Kami menganggap ini sebagai tari, tidak sekadar senam, karena ada unsur seni di dalamnya dan diiringi secara langsung oleh gamelan,” ujarnya. Gerakan beserta iringan telah diunggah di laman Youtube dengan judul Senam Konservasi 2018.

Setelah mengikuti serangkaian acara di lapangan, segenap peserta lantas jalan sehat dengan garis akhir di auditorium. Panitia pun menyediakan sejumlah hadiah berdasar kupon yang dibagikan dan diundi pada akhir acara.


Penulis: Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 487 kali

Dua Mahasiswa UNNES Ikuti Workshop Programming di Koh Samui Thailand

Kamis, 1 Maret 2018 | 11:00 WIB


Dua Mahasiswa UNNES Ikuti Workshop Programming di Koh Samui Thailand

Dua Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) Ikuti Lomba Komputer di Koh Samui Thailand. Mereka ialah Rizki Danang Kartiko Kuncoro dan Nerly Anggraeni, mahasiswa Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Matematika dan IPA (FMIPA).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berpesan, untuk selalu membawa nama baik UNNES dan Indonesia di forum global tersebut. Sebagai Duta UNNES, sampaikan kabar baik tentang UNNES dan Indonesia.

“Manfaatkan kesempatan baik ini dengan sebaik-baiknya. Gunakan kesempatan yang luar biasa ini untuk meningkatkan kapasitas keilmuan, dan silaturahim antar anggota,” tambah Rektor.

Kegiatan yang akan berlangsung pada tanggal 4-13 Maret 2018 di Koh Samui Thailand ini, juga diikuti oleh peserta dari beberapa Negara sahabat seperti Polandia, Vietnam, dan Thailand.

Sebagai perguruan tinggi pengembang peradaban unggul, UNNES selalu berkomitmen dan mendorong upaya peningkatan keilmuan dan pengembangan kapasitas diri.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 335 kali

Enam Warga UNNES Purna Tugas

Rabu, 28 Februari 2018 | 21:25 WIB


Enam Warga UNNES Purna Tugas
Sebanyak enam warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) memasuki purna tugas. Pelepasan oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, Rabu (28/2) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni Dr Partono Thomas MS Dosen Fakultas Ekonomi (FE), Drs Wuryanto MSi Dosen Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA), Trisna Saputra SPd (BUHK), Khomirah AMa (UPT perpustakaan), R Widarto (FIS) dan Marmo (FMIPA).

Dr Martono mengucapkan banyak terima kasih atas pengabdiannya yang telah membesarkan UNNES ini dan mohon maaf atas segala kekurangannya dalam melayani Bapak/Ibu semua.

Dr Martono juga menyampaikan, saat menjalani masa pensiun tetap menjaga silaturahmi dengan lembaga. Memang hubungan secara kedinasan telah berakhir, namun hubungan kekeluargaan dengan UNNES terus terjalin.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 459 kali

Mahasiswa Butuh Penguatan Softskill

Rabu, 28 Februari 2018 | 17:21 WIB


Mahasiswa Butuh Penguatan Softskill

Pelatihan softskill siap kerja yang digelar oleh Universitas Negeri Semarang pada Selasa hingga Rabu (27-28/2) menghadirkan dua pembicara dari Balai Latihan Kerja (BLK) Demak. Pelatihan ini merupakan kerjasama antara Pusat Pengembangan Karir, BK, MKU & MKDK LP UNNES dengan USAID. Melalui kegiatan ini, mahasiwa diharapkan mulai keluar dari zona nyaman dan memulai sesuatu yang baru yang lebih menantang dalam hal mengembangkan kemampuan diri.

“Salah satu indikator standar internasional dunia kerja adalah keterampilan softskill. Perusahaan atau instansi tidak hanya melihat kemampuan akademik saja namun juga keterampilan diri dalam menghadapi suatu hal” tutur Nina selaku fasilitator dari Ready Work Acceleration Program (RWAP) USAID di Gedung Prof. Satmoko Lp3 UNNES.

Pelatihan ini merupakan angkatan ke dua yang diikuti oleh 40 mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi semester 8 UNNES.  Materi disampaikan mengunakan metode aktiv learning yang melibatkan peserta praktik secara langsung ketika penyampaikan  materi.

Salah seorang pemateri Kukuh menyampaikan, dalam seleksi pencarian kerja yang menjadi titik poin adalah skill, pengetahuan, dan sikap. Menurutnya, ketiga hal tersebut menjadi indikator sesorang diterima kerja, namun yang menjadi penentu adalah sikap.

Kompetisi dunia kerja yang semakin ketat mengharuskan pencari kerja tidak hanya mengunggulkan kemampuan otak saja namun juga keterampilan softskill.

Kepala Pusat Pengembangan Karir, BK, MKU & MKDK LP3 UNNES Dr Eko Supraptono MPd menjelaskan, salah satu modal penting bagi mahasiswa adalah semangat untuk terus melatih kemampuan diri.

“Kedepan, zaman akan mempunyai kriteria yang lebih menantang dalam dunia kerja namun ketrampilan softskill  tetap menjadi salah satu kriteria yang menentukan,” jelas Eko.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 168 kali

Silaturahmi di FBS, Rektor: Atmosfer Akademik Mesti Ditingkatkan

Rabu, 28 Februari 2018 | 11:30 WIB


Silaturahmi di FBS, Rektor: Atmosfer Akademik Mesti Ditingkatkan

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman MHum melakukan silaturahmi akademik ke Fakultas Bahasa dan Seni, Rabu, 28 Februari 2018. Hadir dalam kesempatan itu, antara lain, Wakil Rektor I Prof Rustono MHum, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof Totok Sumaryanto, dan Kepala UPT TIK Mona Subagja.

Rektor mengatakan segenap dosen FBS mesti meningkatkan atmosfer akademik. Hal itu bisa dilakukan antara lain dengan cara mengukuhi marwah akademik, yaitu mengajar, meneliti, dan mengabdi, sebagaimana tugas dan kewajiban dalam menjalankan tri darma perguruan tinggi.

Dengan cara itu, menurut Prof Fathur, dosen akan meningkatkan mutu akademik. Atmosfer akademik yang terus terjaga juga akan menciptakan iklim kampus yang ideal. Hal itu akan berpengaruh terhadap mutu mahasiswa. “Mahasiswa akan bangga jika dosennya terus meneliti,” ujarnya.

Silaturahmi akademik dihadiri Dekan FBS Prof Agus Nuryatin MHum, segenap wakil dekan, pengelola jurusan, dan dosen.

Prof Fathur menyatakan jika dalam kontestasi perguruan tinggi, UNNES mesti turut bersanding dengan perguruan tinggi ternama. Ia mengibaratkan kelompok sepakbola asal Semarang, PSIS, yang bisa saja mengajak bertanding dengan Manchester United. “Sekalipun kalah dengan skor 20-0, itu tidak apa-apa. Namun yang terpenting sudah memilih untuk bertanding,” katanya.

Ia juga mendorong dosen untuk bersanding dan “bertanding” dalam bidang keilmuannya masing-masing dengan dosen perguruan tinggi lain. Hal itu, misalnya, terukur dari jumlah kutipan jurnal maupun buku dosen oleh perguruan tinggi lainnya, juga keterlibatan sebagai pembicara dalam forum ilmiah.

Untuk itu, UNNES bakal mampu meraih reputasi internasional jika didukung oleh dosen dan tenaga kependidikan yang bekerja sepenuh hati. Ia memaparkan sejumlah capaian untuk mencapai target prioritas di tahun ini, antara lain ranking dan rating internasional berupa QS Asia 700+ QS Star dua bintang, UI Greenmetric nomor empat. Selain itu, raihan akreditasi internasioanl untuk tiga prodi, rombel internasional 13 rombel, dan mobilitas dosen dan mahasiswa sebanyak 200 orang.

Dalam kesempatan itu, unsur pimpinan FBS juga memaparkan target yang mesti dicapai fakultas pada tahun ini. Dalam bidang akademik, misalnya, Wakil Dekan I Prof M Jazuli MHum menyatakan jumlah publikasi artikel dalam prosiding internasional terindeks Scopus sebanyak 30, jumlah sitasi jurnal di Scopus sebanyak 50, dan jumlah buku referensi ber-ISBN sebanyak 20.


Penulis: Sihono Dibaca : 317 kali

Besok Pembukaan Dies Natalis, Senam Diiringi Gamelan hingga Doorprize 2 Sepeda Motor

Rabu, 28 Februari 2018 | 10:46 WIB


Besok Pembukaan Dies Natalis, Senam Diiringi Gamelan hingga Doorprize 2 Sepeda Motor

Kamis, 1 Maret 2018 besok, segenap civitas akademika Universitas Negeri Semarang akan mengikuti pembukaan Dies Natalis ke-53, pukul 06.30, di lapangan Prof Dirham (lapangan sepak bola dan atletik) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) kampus  Sekaran, Gunungpati, Semarang.

Acara akan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan penanggung jawab dies natalis, sambutan Wali Kota Semarang, dan sambutan Rektor UNNES. Setelah itu, akan ada penampilan tari Semarak Warak, senam Goyang Konservasi yang diiringi gamelan secara live, dilanjutkan penganugerahan Leprid (Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia).

Setelah itu, akan ada jalan sehat, bazar dan pameran, serta pembagian doorprize dengan hadiah utama 2 Sepeda motor. Untuk mengikuti kegiatan ini, civitas akademika UNNES mengenakan kaus.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 422 kali

Jurusan Fisika FMIPA UNNES Tambah Satu Doktor

Rabu, 28 Februari 2018 | 10:01 WIB


Jurusan Fisika FMIPA UNNES  Tambah Satu Doktor

Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kini menambah lagi dosen dengan kualifikasi Doktor sehingga mencapai angka 31 doktor.

Meraka adalah Dr Upik Nurbaiti MSi meraih gelar doktor pada Bidang Keahlian Fisika Material disertasi dengan judul “Studi Struktur dan Sifat Dielektrik Keramik Nano-Frosterit”.

Upik Nurbaiti berhasil mempertahankan disertasinya dan dinyatakan lulus dengan sangat memuaskan sehingga yang bersangkutan berhak menyandang gelar Doktor, Rabu, (21/2/2018) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Keberhasilan meraih doktor itu tidak lepas dari arahan Promotor Prof Suminar Pratapa MSc PhD, Co-Promotor Dr Mochamad Zainuri MSi, dan Dr rer nat Triwikantoro MSc. Sedangkan tim penguji terdiri atas Dr Eng Kuwat Triyana, Dr Widiyastuti ST MT, dan Prof Dr Darminto.

Hadir dari UNNES Dekan FMIPA Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt dan dosen dosen jurusan fisika sebanyak 11 orang termasuk Dr Khumaedi MSi (suami Ibu Upik Nurbaiti).


Penulis: Sihono Dibaca : 393 kali

LP2M Selenggarakan Bazar Ekspo dan Pameran

Rabu, 28 Februari 2018 | 9:56 WIB


LP2M Selenggarakan Bazar Ekspo dan Pameran

Dalam rangka Dies Natalis ke-53 Universitas Negeri Semarang (UNNES) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) menyelenggarakan Bazar, Ekspo dan Pameran, Kamis dan Jumat 1-2 Maret 2018 di Area Auditorium Universitas Negeri Semarang.

Ketua panitia yang juga Kepala Pusat Studi Unggulan IPTEK LP2M UNNES Drs Sunyoto MSi menyampaikan, pameran dan bazar ini mengenalkan produk dan jasa unggulan UNNES berbasis riset dan hasil kerja sama dengan mitra binaan.

Sunyoto menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh semua Fakultas, PPs, Lembaga, UPT, Dharmawanita, UMKM binaan UNNES, dan Mitra.


Penulis: Sihono Dibaca : 227 kali

Tingkatkan Internasionalisasi, FIK UNNES Terima Mahasiswa International Students Exchange dari Vietnam

Selasa, 27 Februari 2018 | 12:53 WIB


Tingkatkan Internasionalisasi, FIK UNNES Terima Mahasiswa International Students Exchange dari Vietnam

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Fathur Rokhman MHum sambut empat mahasiswa program International Exchange Program (IEP) dari Hongbang International University , Vietnam pada Selasa (27/02), di Ruang Rapat Rektor, Rektorat UNNES, Gunungpati, Semarang.

Adapun keempat mahasiswa program IEP ini antara lain Nguyen Thi Vu Hanh, Nguyen Huu Loc, Phan Thien Phuoc, dan Nguyen Nhat Dong.

Turut hadir dalam acara ini yakni, Kepala International Office UNNES (IO UNNES), Intan Permata Hapsari, MPd, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Prof Dr Tandiyo Rahayu, beserta jajaran pimpinan.

Dalam sambutannya, Prof Fathur Rokhman menyambut mahasiswa tersebut. Ia mengundang mahasiswa tersebut untuk belajar beberapa olahraga unggulan di UNNES, seperti Wushu, Pencak Silat, dan Tonnis. Selain itu, beliau juga mengajak mereka untuk belajar budaya Indonesia di UNNES, seperti batik dan gamelan.

Menurut Prof Tandiyo, pada dasarnya, kegiatan ini merupakan realisasi dari penandatangan Minutes of Meeting kerjasama dengan Hongbang University. Keempat mahasiswa peserta program ini akan melakukan serangkaian kegiatan yang dijadwalkan oleh pihak FIK UNNES bekerjasama dengan IO UNNES.

Dalam masa studinya di UNNES, mereka akan melakukan kegiatan keolahragaan di jurusan PJKR serta berpartisipasi pada Unit Kegiatan Mahasiswa yang berhubungan dengan olahraga. Selain itu, mereka juga akan melakukan praktek mengajar di dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) pilihan di Semarang.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 267 kali

Sinden Idol UNNES Digelar Lagi, Pelajar dan Warga Negara Asing Bisa Ikut

Selasa, 27 Februari 2018 | 12:50 WIB


Sinden Idol UNNES Digelar Lagi, Pelajar dan Warga Negara Asing Bisa Ikut

Universitas Negeri Semarang kembali menyelenggarakan ajang pencarian sinden muda berbakat melalui Sinden Idol. Ajang dua tahunan yang kali ini terselenggara untuk kali keempat ini dibuka untuk kategori pelajar SMP-SMA/sederajat dan mahasiswa/umum.

Ketua panitia Sinden Idol 4 yang juga Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Prof Agus Nuryatin MHum, mengatakan, penyelenggaraan Sinden Idol kali ini tidak hanya terbuka untuk warga negara Indonesia, namun juga asing. Diharapkan, ketertarikan untuk menekuni dunia persindenan terus meningkat di kalangan generasi muda.

“Sinden Idol tidak hanya mencari dan memberi penghargaan kepada mereka yang menekuni seni tradisi ini, namun juga membekali untuk menjadi sinden yang berperilaku sejalan dengan adab dan budaya Jawa. Mereka diharapkan dapat menjadi contoh bagi sinden lainnya,” ujar Agus kepada unnes.ac.id.

Sebagai informasi, UNNES kali pertama menggelar Sinden Idol pada 2012 dengan juara Lina Rohmiyati dari Wonogiri. Penyelenggaraan kedua pada 2014 dijuarai oleh Dhesy Purnawati (asal Blora, kategori dewasa) dan Suci Ofita Dewi (mahasiswa ISI Surakarta, kategori remaja). Sedangkan penyelenggaraan ketiga pada 2016 dijuarai oleh Mambaul Khasanah dari Trenggalek.

Prof Agus mengatakan pendaftaran dilakukan secara online melalui laman unnes.ac.id. Untuk memudahkan calon peserta, panitia juga menyediakan fasilitas dengan mengikuti audisi tahap 1 melalui unggah video melalui laman yang sama. Namun, panitia juga memberi kesempatan bagi peserta yang ingin audisi secara langsung. Dari dua kategori, panitia akan menjaring kembali dalam audisi tahap 2 sebelum dilakukan final pada 21 April mendatang.

Wakil ketua panitia, Bintang Hanggoro Putro, mengatakan audisi tahap 2 akan mencari 10 peserta terbaik untuk masing-masing kategori yang akan tampil dalam babak final. Sebanyak 10 peserta itu sebelumnya akan menjalani karantina. “Dalam karantina, mereka akan diberi bekal oleh sejumlah pemateri dari kalangan praktisi dan akademisi terkait dunia sinden, selain mendalami ilmu sinden itu sendiri,” kata dia.

Selain itu, dalam ajang final, panitia juga bakal memberikan penghargaan bagi sinden sepuh yang dinilai berdedikasi dalam dunia seni. Mereka akan dipilih berdasarkan rekam jejak kesenimanan dan kontribusinya. UNNES antara lain telah memberi penghargaan kepada Nyi Ngatirah, pesinden legendaris Ki Nartosabdho; dan almarhum Nyi Tjondrolukito, pesinden legendaris asal Yogyakarta.

Daftar menjadi calon peserta Sinden Idol 4 UNNES 2018 DI SINI.


Penulis: Lintang Hakim Dibaca : 331 kali

Turnamen Tenis dan Temu Nasional Alumni UNNES

Selasa, 27 Februari 2018 | 11:46 WIB


Turnamen Tenis dan Temu Nasional Alumni UNNES

Dalam rangka Dies Natalis Ke-53 Universitas Negeri Semarang (UNNES) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNNES akan menyelenggarakan Turnamen Tenis IKA UNNES 2018 dan Temu Nasional Alumni UNNES.

Ketua Panitia Dr Heny Setyawati MSi didampingi Andry Akhiruyanto SPd MPd menyampaikan itu saat menyerahkan Undangan Temu Nasional dan Kaos kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum selaku Pembina IKA UNNES, Selasa (27/2/2018) di ruang rektor kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Heny mengatakan, turnamen tenis akan dilaksanakan Sabtu 3 Maret 2018. Pembukaan pukul 08.00 di Lapangan Tenis Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Sedangkan untuk kegiatan Temu Nasional Alumni Minggu 4 Maret di Auditorium pukul 08.00 – selesai.

Prof Fathur Rokhman MHum mengapresiasi dua kegiatan yang diselenggarakan oleh IKA UNNES dalam rangka ikut memeriahkan Dies Natalis UNNES dengan harapan bisa terlaksana dengan sukses dan menyambung tali silaturahmi.


Penulis: Sihono Dibaca : 281 kali

Beri Arahan di FIS, Rektor Ajak Dosen Menulis di Jurnal Internasional

Senin, 26 Februari 2018 | 13:16 WIB


Beri Arahan di FIS, Rektor Ajak Dosen Menulis di Jurnal Internasional

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman MHum memberi arahan dalam coffee morning di Fakultas Ilmu Sosial (FIS), kampus Sekaran, Gunungpati, Senin, 26 Februari 2018. Dalam arahannya, rektor mengajak sekaligus menegaskan kembali bahwa dosen mesti terus menuliskan kajian akademiknya di jurnal ilmiah bereputasi.

Dalam acara dihadiri oleh segenap pimpinan FIS dan pengelola jurusan itu, Rektor mengatakan tahun internasionalisasi yang telah dicanangkan mesti didukung oleh segenap pihak. Salah satu upaya yang mesti dilakukan adalah mempersiapkan diri untuk bersaing di tengah globalisasi. “UNNES mampu bereputasi internasional jika sumber daya manusianya sudah siap,” ujarnya.

Untuk mendukung hal itu, Rektor mendorong tenaga kependidikan untuk melayani secara prima. Dosen mesti memublikasikan hasil-hasil penelitiannya di jurnal internasional yang terindeks Scopus. Sebab, menurut Rektor, semua itu telah ditetapkan menjadi indikator yang digunakan sebagai tolok ukur.

Dekan FIS Moh Solehatul Mustofa mengatakan, pihaknya meminta arahan kepada Rektor terkait dengan internasionalisasi pada tahun ini. “Kami ingin memantabkan arah FIS pada tahun internasioanlisasi,” ujarnya.


Penulis: Setyo Yuwono Dibaca : 345 kali

Tingkatkan Kompetensi Dosen, UNNES Adakan Pekerti-AA

Senin, 26 Februari 2018 | 12:50 WIB


Tingkatkan Kompetensi Dosen, UNNES Adakan Pekerti-AA

Sebanyak 45 dosen mulai 26 Februari-3 Maret 2018 mengikuti pelatihan Program Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) di Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Kepala Pusat Pengembangan Bahasa dan Pelatihan Pendidikan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES Drs Amir Sisbiyanto MHum melaporkan, pelatihan ini diikuti 45 dosen terdiri atas 39 dosen UNNES, 5 dosen Akademi Komunitas Negeri (AKN) Jepara, dan satu dosen dari STIE Semarang.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keprofesional dosen dalam menjalankan tugas, peran, dan kedudukannya,” ujarnya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka kegiatan menyampaikan, selain sebagai pendidik profesional, dosen juga ilmuwan dengan tugas utama di antaranya mentransformasikan ilmu. “Jadi, ilmu itu untuk dihilirisasikan,” kata Prof Fathur.

Ia mengatakan, sekarang ini dunia memasuki era disrupsi. Oleh karena itu, dunia cepat berubah. Rektor mencontohkan, dalam perkembangan informasi dan teknologi, seorang dosen bisa mengikuti, tapi dalam bidang keilmuan mutlak harus tetap dimiliki. “Jika akar keilmuan tidak dimiliki, maka akan menjadi lemah,” kata Prof Fathur.

Ia mengajak seluruh peserta Pekerti untuk menjalankan tugas dan kewajiban sebagai seorang dosen dengan baik sehingga mampu bersanding bahkan bersaing dengan dosen internasional. Untuk itu, dosen perlua memperluas jaringan internasional.

Semantara itu, Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons ketika memberi materi menyampaikan, semua dosen mengikuti program Pekerti karena tidak ada sekolah dosen. Kalau dulu, ada sekolah guru namanya Sekolah Pendidikan Guru (SPG) sehingga dosen menguasai ilmu Keterampilan Dasar Teknik Instruksional.

Prof Mungin menambahkan, seiring dengan berjalannya waktu, peserta beberapa tahun kemudian melanjutkan dengan program Applied Approach (AA) yaitu pendidikan suatu terapan untuk dilihat kembali, dievaluasi, dan diperbaiki. Harapannya, dosen semakin terampil dan profesional dalam pembelajaran.


Penulis: Sihono Dibaca : 318 kali
X