Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES). Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, yaitu Arsyad Fillah Ramadhan, Nova Karisma Romadona, dan Fatihatun Nida, berhasil meraih Bronze Medal pada Sub Theme Tourism and Culture dalam ajang International Future Leader Competition yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, hari ini.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras tim dalam mengembangkan gagasan inovatif yang mengangkat isu pariwisata dan budaya sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan berkelanjutan. Kompetisi bertaraf internasional ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk berkompetisi melalui ide-ide kreatif, inovatif, dan solutif dalam menjawab berbagai tantangan global di berbagai bidang.
Dalam proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi, ketiga mahasiswa mendapatkan pendampingan dari Rizka Cahyaning Arifin Putri, S.Pd., M.Pd., yang berperan sebagai dosen pembimbing. Pendampingan tersebut mencakup penyempurnaan gagasan, penguatan substansi, hingga persiapan presentasi agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Pendidikan Sejarah FISIP UNNES tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga mampu mengembangkan perspektif multidisipliner dalam mempromosikan nilai-nilai sejarah, budaya, dan pariwisata Indonesia di forum internasional. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen FISIP UNNES dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, serta mampu berkontribusi dalam menjawab berbagai isu global melalui inovasi dan kolaborasi.
Dosen pembimbing, Rizka Cahyaning Arifin Putri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan para mahasiswa selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari proses belajar yang konsisten, kerja sama tim yang solid, serta keberanian mahasiswa untuk berkompetisi di tingkat internasional.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama baik FISIP UNNES di berbagai forum internasional,” ujarnya.
Keberhasilan ketiga mahasiswa ini juga semakin memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada prestasi, inovasi, dan kolaborasi di lingkungan FISIP UNNES. Selain menjadi kebanggaan bagi program studi dan fakultas, capaian ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak mahasiswa untuk aktif mengikuti kompetisi internasional sebagai sarana mengembangkan kompetensi dan jejaring global.
Prestasi ini sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Semarang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Keikutsertaan dan keberhasilan mahasiswa dalam International Future Leader Competition berkontribusi terhadap SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kompetensi, kreativitas, dan daya saing mahasiswa di tingkat internasional. Pada subtema Tourism and Culture, capaian ini juga mendukung SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dengan mendorong pelestarian warisan budaya dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi dalam ajang internasional tersebut turut mencerminkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring akademik dan kerja sama lintas negara dalam membangun generasi pemimpin masa depan yang inovatif dan berwawasan global.




