Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Learning from Life: The Art of Understanding the Development of Children with Special Needs” di Lantai 3 Gedung Dekanat FIPP. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jum’at (17/04) ini menjadi upaya dalam menjembatani pemahaman antara teori dan praktik dalam dunia psikologi.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi Psikologi FIPP UNNES, Anna Undarwati, S.Psi., M.A., Ph.D., yang menegaskan bahwa pemahaman terhadap anak berkebutuhan khusus merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa psikologi. Ia juga mengapresiasi sinergi penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan Tim Dosen Psikologi Perkembangan bersama mahasiswa Psikologi angkatan 2025.
Kuliah tamu ini menghadirkan Dr. Diah Curie Kharisma, SKM, M.Kes., Analis Kebijakan Teknis dari Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Jawa Tengah. Di hadapan sekitar 250 mahasiswa angkatan 2025, ia menjelaskan bahwa teori perkembangan yang dipelajari di ruang kelas seringkali menghadapi dinamika berbeda ketika diterapkan dalam kehidupan nyata.
Ia menyampaikan bahwa teori ibarat peta, sedangkan kehidupan merupakan medan yang sesungguhnya, khususnya dalam memahami perkembangan anak berkebutuhan khusus yang tidak selalu berjalan secara linear.
Lebih lanjut, Dr. Diah menguraikan bahwa perkembangan anak berkebutuhan khusus dapat mengalami lompatan maupun stagnasi, sehingga diperlukan pemahaman yang komprehensif terhadap kondisi anak. Ia menekankan bahwa usia mental tidak selalu sejalan dengan usia kronologis, sehingga pendekatan yang digunakan perlu disesuaikan dengan karakteristik masing-masing individu.
Melalui sesi interaktif, mahasiswa diajak mengkaji keterkaitan antara aspek medis dan psikososial, termasuk pembahasan Congenital Rubella Syndrome (CRS) sebagai ilustrasi dampak kondisi medis terhadap gangguan sensorik dan kognitif anak.
Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan pada paradigma yang berfokus pada potensi dan kekuatan anak melalui pendekatan strength-based, serta pentingnya ketahanan keluarga dalam menghadapi parenting stress, di mana psikolog berperan sebagai pendamping bagi orang tua sebagai mitra utama dalam proses terapi anak.
Keberhasilan kegiatan ini mencerminkan sinergi internal di lingkungan Jurusan Psikologi FIPP UNNES, yang memadukan pengalaman dosen dengan kreativitas mahasiswa angkatan 2025. Keterlibatan mahasiswa dalam kepanitiaan juga menjadi sarana pengembangan soft skills manajerial sekaligus memperdalam pemahaman terhadap materi dalam mata kuliah Psikologi Perkembangan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis, di mana mahasiswa secara kritis mendiskusikan berbagai tantangan yang akan dihadapi calon psikolog dalam menangani keberagaman perkembangan manusia. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin penguatan kolaborasi antara akademisi dan praktisi serta peningkatan kualitas pendidikan yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas dan poin 17 tentang kemitraan.




