Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Kimia (HMPTK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) menyelenggarakan kegiatan Mangrove Replant #13 pada Sabtu (23/5) di kawasan pesisir Tambakrejo, Kota Semarang.
Kegiatan ini mengusung tema “GROW: Green Restoration for Ocean and Wildlife” sebagai wujud semangat bersama dalam mendukung restorasi ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
Mangrove Replant merupakan program tahunan HMPTK FT UNNES. Pada tahun ini, kegiatan tersebut memasuki penyelenggaraan ke-13.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Inauguration Ceremony Mangrove Replant XIII yang dilaksanakan di area parkir depan Dekanat FT UNNES pada pukul 07.15-07.45 WIB. Setelah itu, peserta melanjutkan perjalanan menuju lokasi penanaman di kawasan pesisir Tambakrejo.
Kegiatan penanaman mangrove secara langsung dilaksanakan pada pukul 10.07-10.57 WIB. Setelah penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi dan post-test sebagai bagian dari edukasi lingkungan bagi seluruh peserta.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Teknik UNNES dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 tentang Climate Action dan SDG 15 tentang Life on Land.
Penanaman mangrove menjadi salah satu bentuk intervensi ekologis yang berperan dalam mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon biru. Selain itu, mangrove juga berfungsi melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan memulihkan habitat bagi keanekaragaman hayati pesisir.
Pembina HMPTK, Hanif Ardhiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan tutupan vegetasi mangrove di kawasan Tambakrejo, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan mahasiswa dan masyarakat sekitar.
Kegiatan Mangrove Replant #13 menjadi wujud nyata kontribusi sivitas akademika HMPTK FT UNNES dalam pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
HMPTK berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program serupa sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan mahasiswa Teknik Kimia UNNES. Melalui kegiatan ini, diharapkan Mangrove Replant dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi ekosistem pesisir dan kualitas hidup masyarakat di sekitar kawasan penanaman.




