Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan pelatihan otomasi industri sekaligus menghibahkan satu unit mesin 3D printer kepada SMK Cendekia Lasem, Rembang, Sabtu (25/4). Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri atas guru kejuruan dan siswa pilihan
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dekan Fakultas Teknik UNNES, Prof. Dr. Wirawan Sumboodho, M.T., bersama tiga dosen pakar dan empat mahasiswa teknik. Program ini merupakan respons atas kebutuhan sekolah di wilayah Lasem yang tengah mengembangkan Program Keahlian Teknik Otomasi Industri, namun belum memiliki sarana yang memadai untuk praktik kompetensi dasar kontrol industri.
Menurut Prof. Wirawan, keterbatasan fasilitas membuat pembelajaran selama ini cenderung berlangsung secara teoritis. Padahal, dalam bidang otomasi industri, pemahaman praktis sangat dibutuhkan, mulai dari penggunaan sensor-aktuator, programmable logic controller (PLC), mikrokontroler, hingga sistem pneumatik.
Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan yang lebih aplikatif, mencakup pengenalan konsep dasar otomasi, simulasi sistem menggunakan perangkat lunak FluidSIM, serta praktik desain berbasis computer-aided design (CAD) dan pengoperasian mesin 3D printer. Dengan dukungan teknologi tersebut, sekolah diharapkan mampu memproduksi komponen trainer otomasi seperti gripper robot, dudukan sensor, hingga kerangka mini conveyor dengan biaya yang lebih terjangkau.
Ketua Yayasan Insan Bina Cendekia, Imam Wijaya, menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai hibah 3D printer menjadi langkah maju bagi sekolah dalam mengembangkan media pembelajaran secara mandiri. Tim UNNES juga berkomitmen untuk melanjutkan pendampingan pascapelatihan guna memperkuat implementasi hasil pelatihan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan inovasi yang telah diperkenalkan dapat terus berkembang dan mendorong terbentuknya ekosistem technopreneurship di SMK Cendekia Lasem.




