Sebanyak enam program studi dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kegiatan promosi dan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru di SMAN 1 Gebog, Kabupaten Kudus, pada pertengahan Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 400 siswa dan bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai jalur masuk perguruan tinggi serta persiapan portofolio bagi calon mahasiswa bidang seni.
Tim promosi FBS UNNES yang hadir terdiri dari dosen-dosen berpengalaman dari empat program studi. Dari Pendidikan Seni Tari hadir Dr. Eny Kusumastuti, M.Pd. dan Sestri Indah Pebrianti, S.Pd., M.A. Pendidikan Seni Musik diwakili Mohammad Usman Wafa, S.Pd., M.Pd. dan Nafik Salafiyah, S.Pd., M.Sn. Sementara itu, Pendidikan Seni Rupa diwakili Dr. Ratih Ayu Pratiwinindya, S.Pd., M.Pd., dan Program Studi Sastra Jawa diwakili Dr. Widodo Wikandana, S.Pd., M.Hum.
Acara yang berlangsung di aula SMAN 1 Gebog ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah Sukandar, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyambut baik inisiatif UNNES untuk memberikan pendampingan langsung kepada siswa-siswinya.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan tim FBS UNNES. Kehadiran para akademisi langsung ke sekolah kami memberikan wawasan berharga bagi siswa, terutama mereka yang berminat melanjutkan studi di bidang seni dan sastra. Sosialisasi ini sangat tepat waktu mengingat siswa kelas XII sedang mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi,” ujar Sukandar.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis mengenai Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang disampaikan oleh staf Humas FBS UNNES, Rifqi Awaludin. Ia menjelaskan secara rinci tentang jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), serta jalur mandiri UNNES, termasuk jadwal dan persyaratan yang harus dipersiapkan siswa.
Sesi inti acara adalah promosi masing-masing program studi yang dirangkaikan dengan penjelasan teknis pembuatan portofolio. Tim dari Pendidikan Seni Tari memberikan panduan tentang penyusunan portofolio tari yang mencakup rekaman video pertunjukan dan dokumentasi karya. Pendidikan Seni Musik memaparkan kriteria portofolio musik, termasuk kemampuan vokal atau instrumental yang harus ditampilkan. Sementara itu, Pendidikan Seni Rupa memberikan tips menyusun portofolio karya seni rupa seperti gambar, lukisan, atau desain.
Adapun Program Studi Sastra Jawa mendapatkan antusiasme tersendiri dengan pemaparan tentang prospek studi dan peluang karier di bidang kebudayaan Jawa, termasuk menjadi peneliti, budayawan, atau pendidik bahasa Jawa.
Plh Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNNES, Prof. Dr. Nur Qudus, M.T., IPM., dalam keterangan terpisah menyampaikan bahwa kegiatan promosi terpadu ini merupakan strategi FBS UNNES untuk menjangkau calon mahasiswa berkualitas secara lebih luas.
“Kami sengaja menurunkan tim lintas program studi agar siswa mendapatkan gambaran utuh tentang ragam pilihan pendidikan di FBS UNNES, khususnya di bidang seni dan sastra. Yang paling penting, kami ingin memastikan siswa memahami betul persyaratan portofolio karena ini menjadi kunci utama dalam seleksi prodi seni. Pendampingan langsung seperti ini diharapkan dapat meningkatkan peluang mereka diterima di prodi impian,” ujar Prof. Nur Qudus.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini berkontribusi signifikan terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, terutama IKU 2 terkait persiapan lulusan memasuki dunia kerja, serta IKU 5 mengenai luaran hasil kerja sama dengan satuan pendidikan menengah. Dalam konteks Sustainable Development Goals (SDGs) , kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses informasi pendidikan tinggi yang merata, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi strategis antara UNNES dan SMA Negeri 1 Gebog.
Lebih lanjut, Prof. Nur Qudus menyoroti relevansi kegiatan ini dengan pemeringkatan global. “Dalam kerangka Times Higher Education (THE) World University Rankings, keterlibatan dosen dalam kegiatan pengabdian dan promosi pendidikan seperti ini turut memperkuat pilar Teaching dan Industry. Kolaborasi dengan sekolah mitra juga menjadi indikator penting dalam memperluas dampak kelembagaan UNNES di tingkat nasional, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan reputasi universitas di kancah global,” jelasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak siswa SMAN 1 Gebog dan sekitarnya yang tertarik melanjutkan studi di FBS UNNES, khususnya pada program studi seni dan sastra yang memiliki keunikan dan daya saing tinggi. Para siswa juga diharapkan lebih siap dalam mempersiapkan portofolio sesuai standar yang ditetapkan, sehingga peluang lolos seleksi semakin besar.













