Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang resmi melantik pengurus Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan Badan Semi Otonom (BSO) untuk masa bakti 2026 pada 10 Februari 2026. Pelantikan tersebut menjadi langkah awal penguatan organisasi mahasiswa dalam mendukung pembinaan kepemimpinan dan pengembangan prestasi di lingkungan FBS.
Kegiatan ini merujuk pada Keputusan Dekan FBS UNNES Nomor B/99/UN37.1.2/KM.06.00/2026 tentang Penetapan Pembina dan Ketua Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang Tahun 2026
Dalam keputusan yang ditetapkan di Semarang pada 27 Januari 2026 tersebut, dekan menetapkan pembina dan ketua berbagai lembaga kemahasiswaan guna mendukung pembinaan, pengembangan, serta keberlangsungan kegiatan mahasiswa secara tertib dan berkelanjutan
Sejumlah organisasi yang dilantik antara lain Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMA), serta berbagai BSO seperti Lingua Artistica, KBBI, Linguabase, Oengoe Cinema Club, Gugus Latih Bahasa dan Seni, hingga eFBeeS Basketball.
Berdasarkan lampiran keputusan tersebut, Vicky Nailus Soraya ditetapkan sebagai Ketua DPM, Sabilla Arum Sekar sebagai Ketua BEM, serta para ketua HIMA dan BSO lainnya yang akan mengemban amanah kepemimpinan organisasi kemahasiswaan FBS selama tahun 2026
Plt Dekan FBS UNNES, Prof. Dr. Nur Qudus, M.T., IPM., menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi.
“Lembaga kemahasiswaan memiliki peran penting sebagai ruang pembinaan kepemimpinan, kreativitas, dan karakter mahasiswa. Kami berharap para pengurus yang dilantik mampu menjalankan program kerja secara profesional, akuntabel, serta selaras dengan visi FBS dan universitas,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa aktivitas mahasiswa yang produktif, inovatif, dan berorientasi prestasi akan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan reputasi institusi, termasuk dalam pemeringkatan internasional seperti Times Higher Education World University Rankings (THE WUR).
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FBS, Dr. Eko Raharjo, M.Hum., menyampaikan bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan laboratorium kepemimpinan yang penting bagi mahasiswa.
“Melalui LK dan BSO, mahasiswa belajar manajemen organisasi, komunikasi, serta tanggung jawab kolektif. Kami mendorong agar setiap program kerja dirancang inovatif, mendukung prestasi akademik, sekaligus memperkuat atmosfer akademik dan kemahasiswaan di FBS,” tuturnya.
Menurutnya, program-program kemahasiswaan yang berdampak juga menjadi bagian dari upaya universitas dalam memenuhi IKU, seperti peningkatan prestasi mahasiswa, keterlibatan dalam kegiatan nasional dan internasional, serta kontribusi pada penguatan daya saing global kampus. Dengan pelantikan ini, FBS UNNES berharap seluruh pengurus yang telah ditetapkan dapat menjalankan amanah secara optimal serta menghadirkan program-program yang konstruktif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa di bidang bahasa dan seni.













