Pelaksana Harian (Plh) Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Nur Qudus, M.T., IPM., memberikan arahan strategis kepada seluruh pimpinan program studi dan unit kerja dalam Rapat Kerja FBS UNNES yang digelar di Hotel Golden Hill, Malang, Selasa (4/2/2026). Arahan tersebut difokuskan pada upaya peningkatan kinerja program studi dan sumber daya manusia (SDM) guna mencapai target kinerja FBS pada tahun 2026.
Dalam arahannya, Prof. Nur Qudus menekankan pentingnya konsolidasi internal fakultas agar setiap program studi memiliki peta jalan kinerja yang jelas, terukur, dan selaras dengan kebijakan universitas. Menurutnya, capaian kinerja FBS sangat ditentukan oleh kekuatan program studi sebagai ujung tombak pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
“Setiap program studi harus memiliki target yang konkret dan strategi yang realistis. Kinerja prodi akan menjadi wajah kinerja fakultas secara keseluruhan,” ujar Prof. Nur Qudus di hadapan peserta rapat kerja.
Selain penguatan kinerja program studi, Plh Dekan FBS juga menyoroti pengembangan kualitas SDM sebagai faktor kunci dalam mencapai target tahun 2026. Peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan diarahkan pada penguatan kualifikasi akademik, produktivitas riset, publikasi ilmiah, serta peningkatan layanan akademik dan nonakademik.
Prof. Nur Qudus menegaskan bahwa peningkatan kinerja SDM harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, seiring dengan tuntutan transformasi FBS dalam mendukung UNNES sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Hal tersebut mencakup adaptasi terhadap tata kelola baru, budaya kerja berbasis kinerja, serta orientasi pada dampak.
Rapat kerja FBS UNNES tahun 2026 ini juga menjadi forum evaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya sekaligus perumusan langkah strategis untuk menghadapi tantangan ke depan. Seluruh unit kerja diminta menyelaraskan program dan indikator kinerja dengan target fakultas dan universitas. Melalui rapat kerja ini, FBS UNNES diharapkan mampu meningkatkan kinerja institusional secara menyeluruh, baik pada level program studi maupun SDM, sehingga target-target strategis tahun 2026 dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.













