Delapan Mahasiswa FBS UNNES Terpilih Ikuti Program Magang BIPA Bersama Yale University

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Languages and Arts > Kabar Kampus > Delapan Mahasiswa FBS UNNES Terpilih Ikuti Program Magang BIPA Bersama Yale University

Sebanyak delapan mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terpilih mengikuti Program Magang BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) bekerja sama dengan Yale University, Amerika Serikat.

Program magang tahunan ini melibatkan UNNES sebagai salah satu perguruan tinggi mitra dalam kerja sama ADOBSI dengan Yale University, universitas bereputasi global yang secara konsisten masuk dalam QS World University Rankings Top 100, sekaligus menjadi salah satu rujukan utama World Class University (WCU) dunia. Dalam program ini, UNNES mengirimkan delapan mahasiswa lintas program studi.

Lima mahasiswa berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yaitu Jannatur Rohmah, Allamanda Kusumaning Anjora, Audya Nilam Nareswari, Tyas Rahma Viani, dan Yunanda Eko. Satu mahasiswa berasal dari Program Studi Sastra Indonesia, yakni Ananda Dwi Rahayu, serta dua mahasiswa dari Program Studi Sastra Prancis, yaitu Felix Maruli dan Taciel Prahisa.

Program magang BIPA ini akan berlangsung pada Februari hingga Maret 2026 dan dilaksanakan secara daring. Selama program, para mahasiswa akan berperan sebagai tutor Bahasa Indonesia bagi mahasiswa Yale University, sekaligus memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia melalui dialog interaktif serta kegiatan pembelajaran lintas budaya.

Wakil Dekan III FBS UNNES Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi, Mohamad Yusuf Ahmad Hasyim, Lc., M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam program ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi pendidikan UNNES.

“Program magang BIPA ini mendukung IKU 2, yaitu mahasiswa memperoleh pengalaman di luar kampus, serta IKU 6, yakni program studi yang bekerja sama dengan mitra kelas dunia. Kolaborasi dengan Yale University yang masuk dalam QS Top 100 WCU memperkuat posisi UNNES dalam jejaring akademik internasional,” ujarnya, pada Selasa, 3 Februari 2026.

Sementara itu, dosen pendamping kegiatan, Dr. Wati Istanti, S. Pd., M. Pd., menilai program magang BIPA ini sebagai wahana pembelajaran kontekstual yang berdampak langsung pada peningkatan kompetensi mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya berlatih mengajar Bahasa Indonesia bagi penutur asing, tetapi juga belajar berkomunikasi secara profesional dalam konteks internasional. Pengalaman ini sangat penting untuk membangun kepercayaan diri, kompetensi pedagogik, serta pemahaman lintas budaya mahasiswa,” jelasnya.

Dari perspektif penguatan World Class University (WCU), keterlibatan mahasiswa FBS UNNES dalam program bersama Yale University berkontribusi pada peningkatan reputasi institusi, penguatan jejaring akademik global, serta pengembangan ekosistem pembelajaran internasional yang berkelanjutan.

Program ini juga sejalan dengan komitmen UNNES dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas dan akses pendidikan lintas negara, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan internasional antara ADOBSI, Yale University, dan Universitas Negeri Semarang. Melalui program magang BIPA ini, UNNES berharap mahasiswa FBS mampu berperan aktif dalam diplomasi bahasa dan budaya Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing global lulusan UNNES.

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy