Universitas Negeri Semarang (UNNES) mewisuda 1.500 lulusan pada Wisuda Periode ke-142. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNNES Prof. Dr. S Martono, M.Si. mengingatkan para lulusan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya tercermin dari capaian akademik, tetapi juga dari kontribusi yang diberikan kepada masyarakat dan lingkungan.
Prof. Martono menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di UNNES. Apresiasi juga diberikan kepada para orang tua yang telah mendampingi dan mendukung perjalanan pendidikan putra-putrinya hingga mencapai tahap wisuda.
Menurutnya, capaian para wisudawan merupakan hasil dari proses panjang dan perjuangan yang patut disyukuri. Setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, para lulusan diharapkan mampu membawa pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki untuk memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Martono juga menyampaikan capaian UNNES dalam UI GreenMetric 2026. UNNES ditetapkan sebagai perguruan tinggi LPTK paling berkelanjutan di Indonesia. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan UNNES dalam mewujudkan visi sebagai universitas bereputasi dunia dan pelopor kecemerlangan pendidikan yang berwawasan konservasi.
“Bagi masyarakat, realisasi paling konkret dari visi ini adalah perilaku alumninya. Masyarakat akan menilai keberhasilan tersebut dari kemauan dan kemampuan alumni UNNES dalam berkontribusi melestarikan lingkungan, seni, dan budaya,” ungkap Prof. Martono.
Ia menjelaskan, wawasan konservasi telah menjadi bagian dari perjalanan UNNES selama 16 tahun. Nilai tersebut tidak hanya dikembangkan melalui kurikulum, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan praktik di lingkungan universitas.
Karena itu, para lulusan diharapkan tetap membawa nilai-nilai tersebut setelah kembali ke lingkungan masing-masing. Sikap, perkataan, dan perilaku alumni menjadi bagian penting dalam mencerminkan nilai yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di UNNES.
Prof. Martono juga menyoroti berbagai tantangan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan yang semakin kompleks. Tantangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebijakan dan struktur, tetapi juga budaya serta perilaku sehari-hari.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, para lulusan diharapkan dapat mengambil peran sesuai dengan bidang keilmuan dan profesinya. Terdapat tiga hal yang perlu menjadi perhatian para wisudawan, yakni melihat dampak jangka panjang dari setiap keputusan, menggunakan kompetensi akademik dan profesional dengan kepedulian sosial dan ekologis, serta menjadi penggerak yang mampu mengajak dan memberdayakan masyarakat.
“Jadilah penggerak yang mampu mengajak dan memberdayakan,” pesannya.
Wisuda Periode ke-142 UNNES diikuti oleh 1.500 lulusan. Mereka terdiri atas 17 lulusan Program Doktor, 50 lulusan Program Magister, 2 lulusan Program Profesi, 1.430 lulusan Program Sarjana, dan 1 lulusan Program Diploma.
Melalui para lulusan tersebut, UNNES berharap nilai-nilai pendidikan dan konservasi yang diperoleh selama berada di kampus dapat terus diwujudkan dalam kehidupan profesional maupun masyarakat.




