Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus mendorong mahasiswa tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter melalui berbagai aktivitas kemahasiswaan. Hal itu salah satunya diwujudkan melalui UNNES Fair yang menghadirkan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk mengenalkan pilihan organisasi kepada mahasiswa baru.
Wakil Rektor Prof. Dr. Zaenuri, M.Si., Akt. I UNNES menjelaskan bahwa UNNES Fair masih menjadi bagian dari rangkaian penerimaan mahasiswa baru. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa baru dapat memperoleh informasi mengenai UKM dan menentukan pilihan sesuai bakat serta minatnya.
“UNNES selalu mendorong agar mahasiswa tidak semata-mata unggul dalam prestasi, tetapi juga unggul dalam karakter. Salah satu caranya adalah dengan berkegiatan melalui UKM sesuai bakat dan minat,” jelasnya.
Kegiatan yang selaras dengan kebijakan kampus berdampak dan UNNES konservasi tersebut menghadirkan 72 UKM, dengan 40 stan yang ditampilkan untuk memberikan informasi kepada mahasiswa baru.
Sementara itu Kepala Seksi Aset UNNES, Agung Wiyanto, S.Pd menjelaskan bahwa gerakan tersebut awalnya merupakan program DUSDM yang kemudian dikembangkan melalui kolaborasi lintas unit.
“Gerakan ini tidak cukup hanya dilakukan oleh satu unit. Setelah kami kaji, ternyata ada beberapa unit di UNNES yang memiliki gerakan dan perhatian yang sama, yaitu anti narkoba, anti korupsi, dan anti kekerasan. Karena itu, kami berpikir gerakan ini perlu dikolaborasikan,” jelasnya saat di wawancarai di depan lapangan dumafi FIK UNNES, Kota Semarang, Sabtu (15/8/2026).
Agung menambahkan, kampanye tersebut menggunakan pendekatan jemput bola dengan mendatangi langsung mahasiswa di titik keramaian. Pengunjung juga diajak mengakses dan menyebarluaskan konten kampanye melalui media sosial agar pesan yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
“Sekarang kami akan mendatangi massa, menyelami dunia mereka. Harapannya, gerakan ini bisa menjadi lebih masif dan semakin banyak muncul agen anti narkoba, anti korupsi, dan anti kekerasan,” jelasnya.
Selain kampanye sosial, kegiatan tersebut juga membawa pesan kepedulian lingkungan melalui pembagian tas belanja sebagai alternatif pengganti plastik sekali pakai. Agung menyebut gerakan tersebut akan terus dilanjutkan melalui kegiatan dan stan edukasi di sejumlah titik keramaian UNNES.
Dengan kolaborasi tersebut, UNNES berupaya membangun lingkungan kampus yang tidak hanya mendorong prestasi dan pengembangan minat mahasiswa, tetapi juga memperkuat karakter, integritas, kepedulian sosial, serta kesadaran terhadap lingkungan.




