Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kegiatan literasi perkoperasian bagi generasi muda bertajuk “Arah Baru-Generasi Muda Peduli Koperasi” pada Senin (18/5) di Gedung Borobudur Lantai 3 Kampus UNNES.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi koperasi sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan ekonomi berbasis koperasi.
Rektor UNNES, Prof. Dr. S. Martono, M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan gerakan koperasi yang terus dikembangkan Kementerian Koperasi.
“Ini gerakan baru dalam mengembangkan koperasi, dan kita mencoba mengambil peran, tidak sekadar sebagai penonton, tetapi juga sebagai pelaku. Tentunya membutuhkan peran dari perguruan tinggi, dan UNNES siap membantu untuk itu,” ujarnya.
Menurut Prof. Martono, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan koperasi, termasuk dalam Gerakan Koperasi Merah Putih yang kini terus berkembang.
Prof. Martono menambahkan bahwa UNNES telah mengembangkan pendidikan kewirausahaan dan koperasi melalui kurikulum maupun kegiatan kemahasiswaan. Salah satunya melalui aktivitas Koperasi Mahasiswa (Kopma) yang menjadi ruang pengembangan potensi mahasiswa di bidang koperasi dan kewirausahaan.
Kegiatan ini juga menghadirkan Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, M.Si., sebagai keynote speaker. Sebagai alumni UNNES, Farida menekankan pentingnya koperasi agar adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
“Generasi muda memiliki peluang besar dalam percepatan transformasi koperasi digital karena mereka dekat dengan perkembangan teknologi dan media sosial,” ujar Farida.
Ia menambahkan bahwa Kementerian Koperasi terus mendorong penguatan koperasi digital melalui fasilitasi Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa Merah Putih (Simkopdes).
Farida menegaskan bahwa anak muda tidak hanya diharapkan menjadi anggota atau pengurus koperasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak dalam memanfaatkan momentum kebangkitan ekonomi berbasis koperasi.
“Setiap anak muda apa pun latar belakang dan disiplin ilmunya harus memiliki keterampilan seperti entrepreneurship, kewirausahaan, dan leadership agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta berkontribusi dalam penguatan ekonomi berbasis koperasi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa koperasi kini lebih modern dan relevan bagi generasi muda sehingga kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan perguruan tinggi menjadi sangat penting.
Kegiatan dilanjutkan dengan talkshow yang dimoderatori Dr. Saifudin Zuhri, M.Si., dari Lembaga Pendidikan Perkoperasian (LAPENKOP) Provinsi Jawa Tengah. Peserta memperoleh paparan bertema “Koperasi sebagai Gerakan Strategi Nyata Membangun Ekonomi Bersama.”
Dosen Ekonomika dan Bisnis UNNES, Muhammad Feriady, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi bertajuk “Generasi Muda sebagai Motor Transformasi Koperasi melalui Gerakan Literasi Koperasi.” Selain itu, Yvonny Zakaria, CBC, Founder dan Chairwoman Kinarya Coop, memaparkan tema “The Disruptor Mindset: Mengubah Mimpi Jadi Aset Nyata.”
Melalui kegiatan ini, UNNES berharap generasi muda semakin sadar akan pentingnya koperasi, mendorong lahirnya inovasi, jiwa kewirausahaan, dan partisipasi aktif mahasiswa dalam pengembangan ekonomi berbasis koperasi.




