KARIMUNJAWA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Rumpun Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan penguatan kompetensi guru di MA NU Safinatul Huda Karimunjawa.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Kompetensi Guru MA NU Safinatul Huda Karimunjawa melalui Penerapan Asesmen Berdiferensiasi dan Pemanfaatan Media Pembelajaran”. Program ini dilaksanakan pada 11-13 Juni 2026 di MA NU Safinatul Huda, Karimunjawa.
Kegiatan ini diikuti oleh para guru MA NU Safinatul Huda sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi profesional guru dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Melalui penguatan kompetensi guru, program ini mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi mengenai konsep asesmen berdiferensiasi, strategi penerapannya dalam pembelajaran, serta pemanfaatan berbagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan dan pengalaman belajar siswa.
Pemanfaatan media pembelajaran yang diperkenalkan antara lain abakus bilangan bulat dan pecahan, serta media literasi operasi hitung bilangan asli. Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi praktik dan diskusi agar para guru dapat langsung memahami cara menerapkan materi yang diperoleh dalam pembelajaran.
Kepala MA NU Safinatul Huda, Muhsin Alatas, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengabdian dari Rumpun Matematika FMIPA UNNES. Menurutnya, penguatan kompetensi guru merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan mampu mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam.
Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Penguatan praktik literasi dan pemanfaatan media pembelajaran dinilai penting untuk membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih mudah dipahami siswa.
Melalui kegiatan ini, para guru didorong untuk merancang asesmen yang sesuai dengan karakteristik dan kemampuan peserta didik. Guru juga diajak memanfaatkan media pembelajaran secara lebih kreatif dan inovatif agar proses belajar lebih berpusat pada kebutuhan siswa.
Pendekatan tersebut juga berkaitan dengan SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan. Asesmen berdiferensiasi membantu guru memperhatikan perbedaan kemampuan, kebutuhan, dan cara belajar siswa sehingga pembelajaran dapat berlangsung lebih inklusif.
Selain penyampaian materi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi wadah bagi guru dan tim dosen untuk berbagi pengalaman serta praktik baik dalam pembelajaran. Interaksi yang terbangun selama kegiatan memberi ruang bagi guru untuk mendiskusikan tantangan yang dihadapi di kelas dan mencari solusi yang sesuai dengan kondisi sekolah.
Melalui kegiatan ini, FMIPA UNNES berharap sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan terus menguat dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Penguatan kompetensi guru melalui asesmen berdiferensiasi dan pemanfaatan media pembelajaran menjadi salah satu langkah nyata untuk mendukung pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Kegiatan ini menjadi salah satu kontribusi FMIPA UNNES dalam mendukung SDG 4 dan SDG 10 melalui peningkatan kompetensi guru, pengembangan asesmen yang lebih inklusif, serta pemanfaatan media pembelajaran untuk memperkuat kualitas pendidikan di Karimunjawa.





