Universitas Negeri Semarang (UNNES) secara resmi melepas 2.225 mahasiswa peserta Latihan Kependidikan (LANTIP) Tahun 2026 pada Kamis (9/7/2026). Para mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi dan fakultas tersebut akan melaksanakan LANTIP selama dua bulan, mulai 9 Juli hingga 9 September 2026.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan ditempatkan di 122 sekolah mitra, lembaga pendidikan, dan instansi yang tersebar di Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, Kabupaten Semarang, dan Kota Semarang. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus mengembangkan kompetensi profesional melalui pengalaman langsung di lapangan.
Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LPPP) UNNES , Prof. Dr. Rodiyah, S.Pd., S.H., M.Si., menekankan agar seluruh peserta menjaga etika, tanggung jawab, dan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di tempat penugasan.
“saya ingin menyampaikan harapan bahwa saudara di sana bukan sekadar menjalankan tugas. Saudara adalah penggerak dan pengambil solusi dari tantangan yang ada. Oleh karena itu, saya meminta agar setiap langkah dilakukan dengan cermat dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Prof. Dr. Zaenuri, M.Si., mengatakan bahwa mahasiswa UNNES harus mampu menjadi teladan selama melaksanakan LANTIP. Menurutnya, sikap, perilaku, dan integritas mahasiswa akan menjadi cerminan kualitas mahasiswa UNNES di mata masyarakat.
“Di mana pun saudara ditempatkan, jadilah teladan dalam sikap, etika, dan tanggung jawab. Tunjukkan bahwa mahasiswa UNNES mampu memberi manfaat dan menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Melalui LANTIP 2026, UNNES berharap mahasiswa tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga memperkuat kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, serta kepekaan dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai lulusan yang unggul, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia.
Reporter: Adira Abiwardani

09
Jul



