Universitas Negeri Semarang melalui Kantor Penjaminan Mutu (KPM) melaksanakan kegiatan studi banding ke Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Bandung Institute of Technology pada tanggal 2–4 November 2023. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), peningkatan tata kelola mutu perguruan tinggi, serta pengembangan strategi menuju akreditasi internasional.
Rombongan KPM UNNES diterima secara langsung oleh jajaran SPM ITB, yaitu Dr. Kiki Vierdayanti, S.Si., M.Sc. selaku Sekretaris Bidang Internal, Ir. Winny Wulandari, Ph.D. selaku Sekretaris Bidang Eksternal, dan Alni Hadiani Putri, S.ST. selaku Kepala Sekretariat. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi antarperguruan tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, kedua institusi berdiskusi mengenai berbagai praktik baik (best practices) dalam pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan tinggi, khususnya terkait implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal, pengelolaan dokumen mutu, mekanisme audit mutu internal, hingga strategi penguatan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.
Tim KPM UNNES memperoleh berbagai informasi dan pengalaman terkait tahapan persiapan akreditasi internasional, pemenuhan dokumen pendukung, pengelolaan evidence, serta strategi pendampingan program studi dalam memenuhi standar internasional. Diskusi ini menjadi sangat penting sebagai referensi bagi UNNES dalam memperluas jejaring dan meningkatkan reputasi internasional melalui akreditasi global.
Selain itu, pembahasan juga diarahkan pada implementasi Outcome Based Learning (OBL), khususnya terkait mekanisme perhitungan dan pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Tim SPM ITB berbagi pengalaman mengenai integrasi CPL dalam kurikulum, metode evaluasi ketercapaian CPL, hingga pemanfaatan data hasil evaluasi sebagai dasar pengambilan keputusan untuk peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Topik lain yang turut menjadi perhatian adalah penyesuaian standar pendidikan tinggi berdasarkan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Melalui forum diskusi ini, KPM UNNES memperoleh gambaran terkait strategi penyusunan standar mutu, harmonisasi dokumen SPMI, serta langkah-langkah implementasi regulasi terbaru di tingkat universitas maupun program studi.
Kegiatan studi banding ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kerja sama antara UNNES dan ITB dalam pengembangan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Selain itu, hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi bahan penguatan kebijakan dan inovasi KPM UNNES dalam mewujudkan budaya mutu yang berkelanjutan serta mendukung pencapaian visi UNNES sebagai perguruan tinggi bereputasi internasional.




