Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama PT Sriboga Flour Mill memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan, pendampingan, inovasi produk, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemberdayaan UMKM bertajuk Knowledge, Experience, dan Go Digital yang diselenggarakan di Gedung Dekanat Fakultas Teknik UNNES, Selasa (28/7). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam memperkuat daya saing UMKM melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan.
General Manager Commercial PT Sriboga Flour Mill, Rike Sundari, menyampaikan bahwa pembinaan UMKM merupakan salah satu fokus utama perusahaan. Menurutnya, UMKM binaan diharapkan tidak sekadar menjadi pengguna produk Sriboga, tetapi juga mampu berkembang dan bertumbuh bersama perusahaan.
“Acara hari ini menjadi bukti komitmen kami untuk mewujudkan pilar pertama perusahaan, yaitu mengembangkan UMKM binaan agar tidak hanya menjadi pembeli tepung terigu, tetapi juga tumbuh bersama PT Sriboga,” ujarnya.
Rike menjelaskan, perusahaan menyadari bahwa pengembangan UMKM membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, PT Sriboga menggandeng Fakultas Teknik UNNES yang memiliki kompetensi untuk mendampingi pelaku usaha dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya.
Sementara itu, Marketing Manager PT Sriboga Flour Mill, Maria Wuri Handayani, mengatakan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi telah berlangsung selama dua tahun di sejumlah daerah, meliputi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui kolaborasi tersebut, pelaku UMKM memperoleh berbagai pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan usaha.
“Kami ingin UMKM tidak hanya mendapatkan informasi mengenai aplikasi produk Sriboga, tetapi juga ilmu dari perguruan tinggi, mulai dari ketahanan dan keamanan pangan, manajemen usaha, manajemen keuangan, digitalisasi hingga branding agar mereka bisa naik kelas,” katanya.
Maria menambahkan, PT Sriboga saat ini membina sekitar 3.500 UMKM yang tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Bali. Pembinaan dilakukan melalui program Sriboga UKM Kelas yang mencakup pelatihan manajemen usaha, pengelolaan keuangan, digitalisasi, inovasi produk, hingga grand baking demo bersama berbagai mitra industri. Perusahaan juga bekerja sama dengan sektor perbankan untuk memberikan materi mengenai pengelolaan keuangan kepada para pelaku UMKM.
Dekan Fakultas Teknik UNNES, Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T., menyatakan bahwa kerja sama dengan PT Sriboga tidak hanya memberikan manfaat bagi pengembangan UMKM, tetapi juga memperkuat pelaksanaan pendidikan di lingkungan Fakultas Teknik. Mahasiswa Program Studi Tata Boga memperoleh kesempatan mengikuti magang, melakukan riset, hingga membuka peluang berkarier di industri maupun UMKM mitra PT Sriboga.
“Kami menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri. Mahasiswa juga akan melakukan riset pengembangan produk agar lebih diminati masyarakat sehingga dapat mendukung pertumbuhan UMKM bersama mitra kami, termasuk PT Sriboga,” ungkapnya.
Menurut Prof. Wirawan, Fakultas Teknik UNNES juga akan berkontribusi melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk pelatihan, pendampingan teknologi, pengembangan peralatan, serta peningkatan kualitas produk UMKM.
“Harapannya UMKM tidak hanya berkembang dari sisi kualitas produk, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas dan omzet usahanya,” tuturnya.
Selain sesi berbagi pengalaman bisnis, kegiatan ini menghadirkan seminar mengenai Keamanan Pangan pada Produk Berbahan Berbasis Tepung Terigu yang disampaikan oleh Dosen Fakultas Teknik UNNES Dr. Ir. Siti Fathonah, M.Kes. Peserta juga memperoleh materi Rahasia Dapur Bisnis: Sukses ala Gotri Bakery yang dibawakan oleh pemilik Gotri Bakery, Prihatin, S.Sos.I.
Rangkaian acara ditutup dengan baking demo oleh Chef Rudi Nasrudin dari Sriboga Customer Center Semarang yang memperagakan pembuatan Éclair dan Feuilletine Choco Banana Cake. Demonstrasi tersebut memperkenalkan berbagai inovasi produk berbahan tepung terigu sebagai inspirasi bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan variasi produk sekaligus memperluas peluang pemasaran.




