Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) sukses menyelenggarakan The 1st Global Conference on Environmental, Energy, and Natural Resources Innovation for Sustainable Development (GREENOVA) 2026 pada Rabu (24/06/2026) di Aston Inn Pandanaran, Kota Semarang.
Konferensi internasional perdana ini menjadi wadah kolaborasi akademisi, peneliti, praktisi, dan pengambil kebijakan dari berbagai negara dalam mendorong inovasi di bidang lingkungan, energi, dan sumber daya alam guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Negeri Semarang, Prof. Dr. S. Martono, M.Si., yang dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia GREENOVA 2026 yaitu Rifa’ Atunnisa, Ph.D., dari Program Studi S1 Ilmu Lingkungan FMIPA UNNES. Ketua Panitia menyampaikan bahwa GREENOVA diselenggarakan sebagai ruang kolaborasi multidisiplin yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, dan dunia industri untuk menghasilkan solusi inovatif bagi pembangunan berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra, pembicara, peserta, dan panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan konferensi internasional perdana ini.
GREENOVA 2026 diselenggarakan oleh FMIPA UNNES sebagai host utama, bekerja sama dengan IPB University (Institut Pertanian Bogor) dan Universiti Malaysia Sabah (UMS), Malaysia, sebagai co-host. Kolaborasi ini menegaskan komitmen ketiga institusi dalam memperkuat jejaring riset internasional sekaligus menghasilkan solusi ilmiah terhadap berbagai tantangan lingkungan global. Penyelenggaraan GREENOVA 2026 juga turut memperoleh dukungan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Program Equity.
Konferensi ini diikuti oleh 108 peserta, yang terdiri atas presenter maupun partisipan dari berbagai negara. Selain peserta dari Indonesia, para penulis dan pemakalah juga berasal dari Filipina, Malaysia, Thailand, Jepang, India, Kenya, Hungaria, dan United Kingdom. Keberagaman asal peserta menunjukkan semakin kuatnya posisi GREENOVA sebagai forum ilmiah internasional yang mempertemukan berbagai perspektif dalam pengembangan ilmu lingkungan dan keberlanjutan.
Mengusung tema besar inovasi lingkungan, energi, dan sumber daya alam untuk pembangunan berkelanjutan, GREENOVA 2026 menghadirkan beberapa keynote speaker berkelas dunia yang menyampaikan perkembangan riset mutakhir dari berbagai disiplin ilmu. Prof. Nathan G. Swenson dari University of Notre Dame, Amerika Serikat, membuka sesi keynote dengan paparan bertajuk The Functional Underpinnings of Forest Dynamics: Traits, ‘Omics and Individuals.
Dilanjutkan oleh Prof. Rajkishore Nayak dari RMIT University, Vietnam, memaparkan materi Sustainable Fashion Journeys Using Biomaterials and Waste Valorization. Ia menyoroti pentingnya pemanfaatan biomaterial dan peningkatan nilai limbah (waste valorization) sebagai strategi inovatif dalam membangun industri fesyen yang lebih berkelanjutan dan rendah emisi.
Keynote berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Hadi Susilo Arifin dari IPB University melalui topik Landscape Ecology and Environmental Management Approaches: Hydrology and Sustainable Water Resources Research. Paparan tersebut menekankan pentingnya pendekatan ekologi lanskap dan pengelolaan lingkungan dalam mendukung konservasi hidrologi serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim.
Selain keynote speaker, GREENOVA 2026 juga menghadirkan para invited speaker yang merupakan akademisi dan pakar lingkungan terkemuka, yaitu Assoc. Prof. Apichat Upaichit dari Prince of Songkla University, Thailand, Prof. Sri Kadarwati, Ph.D. dari FMIPA UNNES, Prof. Dr. Prabang Setyono dari Universitas Sebelas Maret serta Prof. Dr. Nadiroh dari Universitas Negeri Jakarta.
Kehadiran Prof. Dr. Prabang Setyono dan Prof. Dr. Nadiroh yang mewakili Perkumpulan Program Studi Ilmu Lingkungan Indonesia (PEPSILI) semakin memperkuat sinergi antarprogram studi ilmu lingkungan dalam mendorong pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Indonesia.
Sebagai forum ilmiah internasional, GREENOVA 2026 tidak hanya menjadi ajang diseminasi hasil penelitian, tetapi juga memperluas jejaring kolaborasi lintas negara dalam pengembangan teknologi, kebijakan, dan inovasi untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Konferensi ini secara khusus mendukung implementasi SDG 7 (Affordable and Clean Energy), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), SDG 13 (Climate Action), dan SDG 15 (Life on Land) melalui berbagai kajian yang berfokus pada energi bersih, ekonomi sirkular, mitigasi perubahan iklim, serta konservasi ekosistem daratan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap publikasi ilmiah bereputasi internasional, artikel-artikel terpilih dari GREENOVA 2026 akan diterbitkan dalam jurnal ilmiah seperti Jurnal Pendidikan IPA Indonesia (JPII), Biosaintifika, Jurnal Presipitasi dan IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (IOP EES), sehingga hasil-hasil penelitian yang dipresentasikan dapat memberikan kontribusi lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai permasalahan lingkungan di tingkat global.
Penyelenggaraan GREENOVA 2026 menjadi tonggak penting bagi FMIPA UNNES dalam memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi lingkungan di tingkat internasional. Melalui kolaborasi global, pertukaran gagasan, dan publikasi ilmiah bereputasi, GREENOVA diharapkan mampu melahirkan berbagai solusi berbasis riset yang berdampak nyata bagi terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Indonesia maupun dunia.




