Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) mengajak 40 mahasiswa Universiti Malaya, Malaysia, menanam mangrove di pesisir Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Rabu (5/8).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Natura Scientia Camp (NSC) Session 2 Tahun 2026 yang mengusung tema “From FMIPA UNNES to Global Horizons: Learn, Connect, Impact”. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman belajar langsung sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan pesisir.
Penanaman mangrove diselenggarakan melalui kolaborasi FMIPA UNNES dengan Pusat Pemberdayaan Pelayanan Masyarakat Pesisir (P3MP) Kendal, lembaga nirlaba yang bergerak dalam bidang konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Ketua P3MP Kendal Wasito mengatakan, timnya membantu menentukan lokasi penanaman yang sesuai serta menyediakan bibit mangrove bagi para peserta. Sebelum melakukan penanaman, peserta mendapatkan penjelasan mengenai kondisi lingkungan pesisir dan manfaat ekologis mangrove.
Mahasiswa Universiti Malaya kemudian bersama sivitas akademika FMIPA UNNES dan tim P3MP Kendal menanam bibit mangrove pada titik-titik yang telah ditentukan.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14 tentang Ekosistem Lautan, serta SDG 15 tentang Ekosistem Daratan.
Kolaborasi FMIPA UNNES, Universiti Malaya, dan P3MP Kendal juga mendukung SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Semangat Learn, Connect, Impact diwujudkan melalui pembelajaran lintas negara dan aksi nyata untuk menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.




