Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan penerapan Good Agricultural Practices (GAP) bagi Kelompok Tani Jatirejo di Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam menghasilkan produk jahe dan rempah yang aman, berkualitas, bernilai tambah, dan berdaya saing.
Pendampingan diawali dengan penyampaian materi mengenai penerapan Good Agricultural Practices sebagai pedoman budidaya yang mengutamakan keamanan pangan, efisiensi penggunaan sumber daya, pelestarian lingkungan, serta peningkatan kualitas hasil pertanian.
Peserta memperoleh pemahaman mengenai standar budidaya jahe dan rempah, mulai dari pemilihan bahan baku, proses budidaya, penanganan pascapanen, hingga pengembangan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Melalui penerapan GAP, petani didorong untuk menerapkan praktik budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan bahan kimia secara berlebihan sekaligus menjaga kualitas komoditas pertanian. Dengan demikian, produk jahe dan rempah yang dihasilkan memenuhi standar keamanan dan mutu sehingga memiliki daya saing yang lebih baik di pasar.
Sebagai bentuk implementasi materi, tim pengabdian mendampingi masyarakat mengolah jahe dan rempah menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti wedang jahe, sirup jahe dan rempah, bubuk jahe, enting-enting jahe, serta onde-onde jahe.
Dalam sesi praktik, peserta tidak hanya mempelajari teknik pengolahan, tetapi juga melakukan uji cita rasa dan evaluasi produk untuk memperoleh formulasi yang sesuai dengan preferensi konsumen.
Kegiatan ini juga memperkenalkan Kedai Tematik Kajera sebagai wadah promosi dan pemasaran produk olahan lokal. Melalui inisiatif tersebut, hasil pertanian masyarakat diharapkan tidak hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk siap konsumsi yang memiliki nilai jual dan daya saing lebih tinggi.
Program pengabdian diketuai oleh Prof. Dr. Nanik Wijayati, M.Si., bersama Prof. Dr. Sudarmin, M.Si., dan Dra. Sri Nurhayati, M.Si. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Sarjana dan Magister rumpun Ilmu Kimia FMIPA UNNES sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi melalui pemberdayaan masyarakat.
Program pengabdian ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui penerapan praktik budidaya yang efisien, aman, dan ramah lingkungan serta pengembangan produk olahan yang meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan membuka peluang usaha berbasis komoditas lokal yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, serta SDG 2 (Zero Hunger) melalui penguatan sistem pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, dan kelompok tani, FMIPA UNNES terus mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan sebagai solusi atas berbagai tantangan di masyarakat. Pendampingan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas petani dalam menghasilkan produk jahe dan rempah yang berkualitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan komoditas lokal yang berkelanjutan.




