Semarang – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi Tahun 2026 bagi mahasiswa baru pada Minggu, 23 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Aula C1 FISIP, Gedung Prof. A.T. Soegito, sebagai bagian dari upaya mengenalkan nilai-nilai kepramukaan sekaligus membangun karakter mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap bangsa, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Mengusung tema “Pramuka UNNES Pilar Terwujudnya SDGs”, kegiatan orientasi dirancang dengan rangkaian agenda yang memadukan penguatan wawasan kebangsaan, pengenalan konservasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap perubahan iklim. Kegiatan diawali dengan kedatangan peserta dan sarapan, kemudian dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UNNES, dan Hymne Pramuka.
Setelah laporan Ketua Sangga Kerja, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Pembina Guslat serta sambutan Mabi sekaligus pembukaan. Rangkaian awal tersebut kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan persembahan tari sebelum peserta mengikuti sesi materi dan pengenalan kepramukaan.
Salah satu materi yang diberikan adalah Kepenegakan yang dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan penyerahan penghargaan kepada pemateri. Peserta kemudian mendapatkan pengenalan mengenai konservasi dan Gugus Latih sebagai bagian dari pemahaman awal mengenai aktivitas kepramukaan di lingkungan perguruan tinggi.
Persoalan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam orientasi tersebut. Peserta mendapatkan Materi Penanganan Perubahan Iklim yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Materi ini memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk memahami isu perubahan iklim sekaligus menempatkan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa.
Rangkaian orientasi kemudian ditutup dengan pengumuman putra dan putri OKPT, hiburan berupa penampilan solo vokal, serta kegiatan sayonara.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada aktivitas kepramukaan, tetapi juga diarahkan untuk memahami nilai kebangsaan, konservasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Penguatan nilai tersebut menjadi penting bagi mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda yang akan berperan dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan di masa mendatang.
Pelaksanaan orientasi dengan tema yang secara langsung mengaitkan Pramuka dengan Sustainable Development Goals (SDGs) juga memperlihatkan upaya FISIP UNNES menanamkan perspektif pembangunan berkelanjutan sejak awal masa studi mahasiswa. Materi kepenegakan mendukung pembentukan karakter dan kesadaran sebagai warga negara, sementara pengenalan konservasi dan penanganan perubahan iklim memperkuat kesadaran mahasiswa terhadap keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan ini terutama relevan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan akademik, tetapi juga pengembangan karakter, wawasan kebangsaan, dan kesadaran lingkungan. Materi penanganan perubahan iklim juga memiliki keterkaitan langsung dengan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, sedangkan pengenalan konservasi memperkuat semangat menjaga lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Dengan demikian, Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi FISIP UNNES menjadi salah satu ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kemahasiswaan sekaligus membangun kesadaran bahwa pendidikan, pembentukan karakter, kepedulian lingkungan, dan pencapaian SDGs merupakan bagian yang saling berkaitan.















