Semarang – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melepas mahasiswa untuk mengikuti Lantip Internasional di Kasetsart University Laboratory School, Thailand. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman praktik kependidikan dalam lingkungan internasional bagi mahasiswa FISIP UNNES.
Mahasiswa yang mengikuti program Lantip Internasional tersebut adalah Yosafat Manuella Dhewita, mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1 FISIP UNNES. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengalaman akademik dan praktik pendidikan dengan mengenal lingkungan pembelajaran di institusi pendidikan Thailand.
Pelepasan mahasiswa dilakukan secara resmi oleh Dekan FISIP UNNES, Prof. Dr. Arif Purnomo, S.Pd., S.S., M.Pd. Kegiatan tersebut turut didampingi Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr.scient.med. Fadly Husain, S.Sos., M.Si.; Koordinator Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, Dr. Atika Wijaya, S.A.P., M.Si.; Ketua Gugus Kerja Sama Internasional, Dr. Ninuk Sholikhah Akhiroh, S.S., M.Hum.; serta Kepala Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Festi Zulfaturrohmah, S.Pd., M.I.Kom.
Penempatan di Kasetsart University Laboratory School menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai praktik pendidikan dalam konteks yang berbeda. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan pembelajaran, interaksi pendidikan, serta dinamika lingkungan sekolah dalam perspektif internasional.
Bagi mahasiswa Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, pengalaman praktik di luar negeri juga menjadi kesempatan untuk memahami keberagaman pendekatan pendidikan dan budaya sekolah. Interaksi dengan lingkungan akademik Thailand dapat mendorong mahasiswa untuk membandingkan pengalaman pendidikan yang diperoleh selama studi di Indonesia dengan praktik pendidikan di negara lain.
Program Lantip Internasional ini sekaligus memperkuat orientasi FISIP UNNES dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan global. Pengalaman internasional diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa sekaligus membangun kemampuan komunikasi dan kolaborasi lintas budaya.
Kegiatan tersebut sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan pengalaman pembelajaran yang memperluas kompetensi dan wawasan mahasiswa dalam konteks global. Program ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, khususnya melalui penguatan kerja sama dan jejaring pendidikan tinggi lintas negara.
Melalui Lantip Internasional di Thailand, FISIP UNNES terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memperoleh pengalaman praktik di lingkungan pendidikan nasional, tetapi juga memiliki kesiapan untuk berinteraksi dan berkontribusi dalam ekosistem pendidikan yang semakin terhubung secara global.




