Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meraih Juara III kategori Essay Social and Environmental Resilience dalam 3rd Geo-Science National Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang.
Prestasi tersebut diraih oleh Yassirli Amri, Khalisha Adzira Andhika Putri, Muhamad Choerul Hardiyanto, Sihab Alhabzi, dan Bhamanta Rizqullah Justia. Kelimanya tampil sebagai satu tim dalam kompetisi tingkat nasional yang mengangkat isu-isu kegeografian dan ketahanan sosial serta lingkungan.
Dalam kompetisi tersebut, tim mahasiswa FISIP UNNES didampingi oleh Dr. Andi Irwan Benardi, S.Pd., M.Pd. sebagai dosen pembimbing. Capaian Juara III menjadi bukti kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan gagasan akademik melalui penulisan esai sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan.
Kategori Social and Environmental Resilience secara khusus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan mengenai ketahanan masyarakat dan lingkungan dalam menghadapi berbagai tantangan. Tema tersebut memiliki relevansi kuat dengan bidang ilmu sosial karena menempatkan masyarakat, lingkungan, serta kemampuan beradaptasi sebagai bagian penting dalam menghadapi perubahan dan berbagai persoalan yang muncul.
Keberhasilan tim FISIP UNNES dalam kompetisi ini juga menunjukkan bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya berlangsung melalui kegiatan perkuliahan, tetapi dapat dikembangkan melalui kompetisi akademik. Pengalaman mengikuti lomba mendorong mahasiswa untuk mengidentifikasi persoalan, mengembangkan argumentasi, mengolah gagasan secara sistematis, serta menyampaikannya dalam bentuk karya ilmiah yang kompetitif.
Prestasi tersebut sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan. Gagasan mengenai social and environmental resilience penting untuk terus dikembangkan karena ketahanan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari kemampuan menjaga lingkungan dan membangun kapasitas menghadapi berbagai perubahan.
Capaian ini turut mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi akademik, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pengalaman belajar mahasiswa di luar kelas. Sementara itu, fokus kompetisi pada ketahanan sosial dan lingkungan juga sejalan dengan SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), khususnya dalam mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih tangguh dan mampu menghadapi tantangan sosial maupun lingkungan.
Prestasi lima mahasiswa tersebut menjadi kebanggaan bagi FISIP UNNES sekaligus menunjukkan bahwa penguatan kapasitas akademik mahasiswa dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap persoalan keberlanjutan yang dihadapi masyarakat.




