Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (FISIP UNNES) melalui Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi bersama HIMA Sosant melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, dengan menggabungkan pendidikan lingkungan, kearifan lokal, dan aksi langsung bersama siswa sekolah dasar.
Program bertajuk “Penguatan Belajar dan Bermain Berbasis Kearifan Lokal oleh HIMA Sosant bagi Siswa-Siswi SDN 2 Sidogemah, Sayung, Demak” dilaksanakan oleh tim yang diketuai Amrin Ma’ruf, S.Pd., M.Pd., bersama Didi Pramono, S.Pd., M.Pd., Fulia Aji Gustaman, S.Pd., M.A., dan Eka Yuniati, S.Pd., M.A., serta mahasiswa Pendidikan Sosiologi dan Antropologi FISIP UNNES.
Sidogemah merupakan kawasan pesisir dengan luas sekitar 544 hektare yang menghadapi persoalan rob, abrasi, banjir pasang, dan pengelolaan sampah. Kondisi tersebut menjadikan pendidikan lingkungan penting dikenalkan sejak dini kepada anak-anak yang tumbuh di wilayah pesisir.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengajak siswa memahami perubahan lingkungan dengan cara yang dekat dengan kehidupan mereka. Cerita rakyat, permainan tradisional, dan diskusi ringan digunakan untuk mengenalkan hubungan antara budaya lokal, kehidupan pesisir, dan tanggung jawab menjaga alam.
Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di halaman sekolah dan area sekitarnya. Siswa terlibat langsung dalam menyiapkan tanah, menempatkan bibit, hingga memberi pupuk. Aktivitas tersebut menjadi sarana belajar sederhana mengenai konservasi dan pentingnya menjaga vegetasi di kawasan yang rentan terhadap abrasi dan rob.
Pada hari berikutnya, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan dan pemilahan sampah. Siswa diajak membedakan sampah organik dan non-organik serta mempraktikkan pemilahannya secara langsung. Kegiatan ini sekaligus menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dari tingkat rumah tangga dan sekolah.
Nuansa kearifan lokal tetap dipertahankan melalui permainan tradisional dan lomba tutur cerita bertema lingkungan. Anak-anak diberi ruang untuk mengekspresikan pengetahuan dan kepeduliannya terhadap alam melalui cerita, permainan, dan aktivitas kelompok yang dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan tersebut, FISIP UNNES mendorong keterlibatan mahasiswa dan sekolah dalam membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.




