Semarang, 28 Juni 2026 – Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Public Studies Club (PSC) resmi melaksanakan kegiatan Penerjunan dan Pembukaan PPK Ormawa Tahun 2026 di Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini mengusung tema “Edukasi Mitigasi Perubahan Iklim: Penguatan Kapasitas Masyarakat Desa Keji”sebagai bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Pemerintah Desa Keji Kepala Desa beserta perangkat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), PKK, Linmas, Babinsa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa PPK Ormawa PSC FH UNNES. Kolaborasi ini menjadi langkah awal pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, Prof. Dr. Ali Masyhar Mursyid, S.H., M.H., menegaskan bahwa isu perubahan iklim tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan kebijakan pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Perubahan iklim merupakan tantangan global yang dampaknya dirasakan hingga tingkat desa. Karena itu, Fakultas Hukum UNNES berkomitmen menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar mampu menjadi bagian dari solusi. Kolaborasi dengan Pemerintah Desa Keji merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus dukungan nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.”
Lebih lanjut, Prof. Ali Masyhar Mursyid menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan lingkungan.
“Kami ingin mahasiswa belajar langsung bersama masyarakat, memahami persoalan di lapangan, kemudian menghadirkan solusi yang aplikatif. Ketika kampus, pemerintah desa, dan masyarakat bergerak bersama, maka aksi iklim akan menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan.”
Melalui program ini, mahasiswa bersama dosen pendamping akan melaksanakan serangkaian kegiatan edukasi, penguatan kelembagaan masyarakat, penyusunan strategi mitigasi berbasis potensi lokal, serta peningkatan literasi hukum dan kebijakan terkait pengelolaan lingkungan hidup. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai risiko perubahan iklim sekaligus mendorong pembangunan desa yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara FH UNNES dan Pemerintah Desa Keji sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Semarang sebagai Universitas Konservasi yang aktif mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penguatan kapasitas masyarakat serta kemitraan dengan pemerintah daerah merupakan salah satu bentuk implementasi aksi iklim berbasis masyarakat yang terus dikembangkan UNNES.
Sementara itu, Kepala Desa Keji, Siswanto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Keji sebagai lokasi pelaksanaan PPK Ormawa PSC Fakultas Hukum UNNES.
“Kami menyambut baik kehadiran dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum UNNES. Program ini sangat relevan dengan kebutuhan desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan menghadapi dampak perubahan iklim. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut menjadi program pendampingan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”
Menurut Siswanto, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan setiap program pembangunan desa, termasuk dalam upaya pelestarian lingkungan.
“Perubahan iklim adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya edukasi dan pendampingan dari UNNES, kami optimistis masyarakat Desa Keji akan semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan sebagai investasi bagi generasi mendatang.”
Program ini juga berkontribusi secara langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 13: Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim), khususnya melalui peningkatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, penguatan kelembagaan lokal, serta kolaborasi multipihak dalam membangun ketahanan iklim. Berbagai praktik internasional menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas pemerintah lokal dan masyarakat merupakan salah satu strategi efektif dalam mewujudkan aksi iklim yang berkelanjutan.
Penanaman Pohon sebagai Simbol Komitmen Bersama Aksi Iklim
Sebagai penutup rangkaian kegiatan pembukaan PPK Ormawa, Dekan Fakultas Hukum UNNES Prof. Dr. Ali Masyhar Mursyid, S.H., M.H., Kepala Desa Keji Siswanto, perangkat desa, Dosen Pendamping Dr. Anis Widyawati, S.H., M.H., mahasiswa PPK Ormawa PSC FH UNNES, serta perwakilan masyarakat melaksanakan penanaman pohon secara simbolis di lingkungan Desa Keji.
Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung pelestarian lingkungan, meningkatkan tutupan vegetasi, serta memperkuat ketahanan desa terhadap dampak perubahan iklim. Penanaman pohon juga mencerminkan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menandai dimulainya berbagai program pendampingan PPK Ormawa yang akan dilaksanakan selama tahun 2026. Melalui pendekatan partisipatif, program ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan, memperkuat kapasitas masyarakat dalam mitigasi perubahan iklim, serta menjadi model kolaborasi antara Fakultas Hukum UNNES dan pemerintah desa dalam mendukung implementasi SDG 13 (Climate Action) dan penguatan pembangunan desa yang tangguh terhadap perubahan iklim.
Dengan semangat “Think Globally, Act Locally“, penanaman pohon tersebut menjadi pesan bahwa setiap tindakan kecil yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan generasi yang akan datang.
Follow untuk mendapatkan lebih banyak informasi tentang FH UNNES.
Instagram & TikTok: @fhunnes
Saluran WhatsApp: unnes.id/saluranwafhnnes
X: fh_unnes
YouTube: Fakultas Hukum UNNES Official
#beritafhunnes #sdgs #kampusbergerakberdampak #reformasibirokrasi #zonaintegritas








