Penguatan Penjaminan Mutu PPG UNNES melalui Sinergi Gugus Penjamin Mutu

Semarang, 19 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan penguatan penjaminan mutu pada tanggal 18–19 Juni 2026 bertempat di Hotel Wimarion, Kota Semarang. Kegiatan ini dihadiri oleh Gugus Penjamin Mutu Sekolah Pascasarjana sebagai pelaksana, Direktur Sekolah Pascasarjana, Koordinator Program Studi PPG, staf akademik PPG, koordinator bidang studi, serta admin bidang studi PPG Calon Guru.

Dalam arahannya, Direktur Sekolah Pascasarjana UNNES selaku pimpinan Unit Pengelola Program Studi (UPPS) PPG, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., menegaskan bahwa sistem penjaminan mutu harus terus berkembang mengikuti dinamika zaman. Penjaminan mutu dituntut untuk cepat, adaptif, dan berbasis teknologi, namun tetap berpegang pada prinsip dasar yang kokoh.

Beliau menekankan bahwa penjaminan mutu PPG harus berlandaskan siklus PPEPP, yaitu Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan standar secara berkelanjutan. Selain itu, sistem penjaminan mutu juga harus terintegrasi dan sistematis, mencakup seluruh ekosistem pendidikan dengan fokus pada kualitas proses pembelajaran, termasuk penerapan Student-Centered Learning, serta kualitas lulusan.

Lebih lanjut, penjaminan mutu harus mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi dan pedoman akreditasi dari lembaga terkait seperti BAN-PT dan LAMDIK. Evaluasi yang dilakukan juga harus menyeluruh, termasuk melalui pengukuran kepuasan mahasiswa dan asesmen Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKPPPG) yang valid dan objektif. Seluruh proses tersebut didukung oleh sistem berbasis data terpadu melalui platform digital manajemen mutu.

Sebelumnya, dalam laporan kegiatan, Koordinator Program Studi PPG, Dr. Ardhi Prabowo, M.Pd., menyampaikan bahwa pelibatan Gugus Penjamin Mutu dalam kegiatan PPG sejatinya merupakan hal yang lazim dalam sebuah organisasi. Namun, karena sebelumnya belum pernah dilakukan secara intensif, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menguatkan peran strategis penjaminan mutu dalam penyelenggaraan PPG.

“Kegiatan ini pada dasarnya adalah upaya untuk menarik kembali peran Gugus Penjamin Mutu agar dapat hadir secara aktif dan mengambil posisi dalam setiap proses pelaksanaan PPG,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Penjamin Mutu Sekolah Pascasarjana yang pada kesempatan ini diwakili oleh Dr. Wagiran, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Program Studi PPG. Menurutnya, PPG menjadi salah satu program studi yang progresif karena bersedia membuka diri terhadap penguatan sistem penjaminan mutu.

Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan penjaminan mutu akan terus berbasis pada siklus PPEPP, dan instrumen yang digunakan dalam kegiatan ini akan menjadi acuan berkelanjutan dalam proses penyelenggaraan PPG ke depan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pengelola program studi dan Gugus Penjamin Mutu dalam mewujudkan tata kelola PPG yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.

About the author

PPG UNNES

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: