Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES menggelar puncak perayaan Bulan Bahasa dan Seni 2026 di area lapangan dekanat, Rabu (28/10/2026). Perayaan berlangsung secara meriah dengan arak-arakan, flashmob tari, dan pagelaran wayang kulit berjudul “Sastra Jendra Tetesing Katresnan” yang dibawakan oleh Dalang Ki Salman Hilal Muharram.
Rektor UNNES, Prof. Dr. S Martono, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi penyemangat dalam meraih lebih banyak prestasi, menjadi lebih baik, dan dapat diterima di masyarakat.
“Bulan Bahasa dan Seni tidak sekedar ceremony, tetapi yang terpenting adalah bagaimana memaknai Bulan Bahasa dan Seni ini menjadi satu bagian yang dikemas dengan baik untuk memberikan yang terbaik bagi universitas tercinta ini,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian Dekan FBS Prof. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D. menjelaskan bahwa rangkaian Bulan Bahasa dan Seni 2026 mencakup banyak kegiatan dari Kuliah Umum Bersama Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Workshop Film, Lomba Nasional dan Internasional Pekan Bahasa dan Seni, Alumni Sharing dan Summer Camp, Pameran Seni Rupa dan Pertunjukan Seni Wayang Dalang Mahasiswa, Pentas Inagurasi, serta arak-arakan budaya.
“Dengan berbagai kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan menumbuhkan jiwa patriotik, gigih, dan berempati sesuai dengan tema Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026,” jelasnya.
Perayaan dibuka dengan penyerahan wayang kulit oleh Rektor UNNES dan dilanjutkan dengan penampilan wayang kulit. Pembukaan tersebut merupakan awal dari serangkaian acara puncak perayaan yang akan dilanjutkan dengan perayaan inagurasi serta penampilan wayang dalang mahasiswa.
Puncak perayaan Bulan Bahasa dan Seni menjadikan UNNES tetap teguh melestarikan budaya nusantara dan senantiasa kreatif dengan berbagai karya. Melalui perayaan tersebut, diharapkan UNNES dapat selalu berdampak bagi keberlangsungan budaya dan masyarakat.
Reporter: Fawwaz Zahran Ramadhan




