Semarang, 18 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan relevansi penelitian di perguruan tinggi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Semarang melaksanakan kegiatan Workshop “Building Global Research for Sustainable Impacts” yang diikuti oleh dosen dan peneliti Universitas Negeri Semarang di ruang Borobudur, Gedung LPPM lantai 3. Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas para peneliti dalam merancang dan melaksanakan penelitian yang berdampak luas. Tidak hanya berorientasi pada publikasi dan luaran akademik, penelitian yang dikembangkan juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendukung pengambilan kebijakan pemerintah, menjawab kebutuhan dunia usaha, serta berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.

Workshop ini menghadirkan narasumber Professor Mindy Blaise, yang saat ini menjabat sebagai Vice Chancellor’s Research Fellow and Director of the Centre for People, Place, & Planet, a strategic research centre at Edith Cowan University, Western Australia. Kegiatan workshop diawali dengan sambutan ketua LPPM UNNES, Prof. Dr. R Benny Riyanto, S.H., M.Hum., CN., kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Initial Arrangement dan pemberian cendera mata kepada narasumber.
Dalam sesi pemaparannya, Prof. Mindy Blaise menekankan bahwa penelitian saat ini tidak lagi hanya berfokus pada publikasi ilmiah, tetapi juga pada sejauh mana hasil penelitian mampu menciptakan perubahan positif dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep penelitian yang berdampak, mulai dari identifikasi permasalahan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, hingga strategi mengukur dampak penelitian melalui indikator yang terukur. Selain itu, dibahas pula pentingnya kolaborasi multidisiplin dan kemitraan dengan berbagai pihak agar hasil penelitian dapat diimplementasikan secara lebih luas.
Dalam sesi diskusi, para peserta aktif berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam menghasilkan penelitian yang dapat diterapkan secara langsung. Beberapa isu yang ditanyakan antara lain kesenjangan antara hasil penelitian dan kebutuhan masyarakat, serta perlunya strategi diseminasi hasil penelitian yang lebih efektif. Kegiatan workshop berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, bagaimana menyusun kerangka penelitian berdampak. Peserta juga memperoleh berbagai strategi untuk meningkatkan peluang pendanaan penelitian dan memperkuat aspek keberlanjutan hasil riset setelah penelitian selesai dilaksanakan.
Melalui penyelenggaraan Workshop ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dan penelitian yang mampu menjawab tantangan masyarakat serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institution), serta SDG 17 (Partnerships for The Goals). Dengan demikian, hasil penelitian menjadi instrumen pengembangan ilmu pengetahuan dan menjadi sarana untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan bagi masyarakat. (R)

