Tim Giat 16 Kesehatan FK UNNES Kelompok 36 Edukasi Pencegahan Hipertensi melalui Program CERDIK di Desa Kadengan

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Medicine > Berita > Tim Giat 16 Kesehatan FK UNNES Kelompok 36 Edukasi Pencegahan Hipertensi melalui Program CERDIK di Desa Kadengan


BLORA – Tim Giat 16 Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) Kelompok 36 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “CERDIK Lawan Hipertensi: Edukasi Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi pada Dewasa Usia Produktif dan Lansia” di Desa Kadengan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Kamis (2/7). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular dengan angka kejadian yang terus meningkat di Indonesia.
Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja Tim Giat 16 Kesehatan FK UNNES Kelompok 36 ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) sehingga edukasi dapat diberikan secara langsung kepada masyarakat yang sedang mengikuti pelayanan kesehatan rutin. Sebanyak sepuluh peserta yang terdiri atas masyarakat dewasa usia produktif dan lanjut usia (lansia) mengikuti kegiatan hingga selesai.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit tidak menular, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi kesehatan masyarakat, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan di tingkat komunitas.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pengertian hipertensi, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi, pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara berkala, serta upaya pencegahan melalui penerapan perilaku hidup sehat dengan prinsip CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan gizi seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif oleh Fairuz Rana Kaltsum, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Peminatan Epidemiologi, sehingga peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga berkesempatan berdiskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai pencegahan hipertensi dalam kehidupan sehari-hari.
Fairuz Rana Kaltsum mengatakan bahwa edukasi mengenai hipertensi menjadi penting karena penyakit ini sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, namun dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa hipertensi dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten. Prinsip CERDIK merupakan langkah sederhana yang dapat diterapkan setiap hari untuk mengurangi faktor risiko hipertensi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Fairuz.
Ia menjelaskan bahwa perubahan gaya hidup merupakan kunci utama dalam pengendalian hipertensi selain pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Pencegahan hipertensi tidak harus dimulai dari langkah yang rumit. Masyarakat dapat memulainya dengan rutin memeriksa tekanan darah, menjaga pola makan, aktif bergerak, mengelola stres, dan menghindari kebiasaan merokok. Jika dilakukan secara konsisten, langkah-langkah tersebut mampu menurunkan risiko hipertensi maupun komplikasinya,” tambah Fairuz.
Dosen Pembimbing Lapangan, Lutfi Muzaqi, S.K.M., M.K.K.K., menilai kegiatan edukasi ini merupakan bentuk implementasi pengabdian masyarakat yang berfokus pada upaya promotif dan preventif dalam mengendalikan penyakit tidak menular.
“Hipertensi masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian bersama. Edukasi seperti ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sehingga mereka mampu mengenali faktor risiko, melakukan pencegahan, dan menerapkan perilaku hidup sehat. Upaya ini sejalan dengan SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDG 17 mengenai kemitraan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Lutfi.
Melalui kegiatan ini, Tim Giat 16 Kesehatan FK UNNES Kelompok 36 berharap masyarakat dapat menerapkan prinsip CERDIK secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan perilaku hidup sehat diharapkan mampu menurunkan risiko hipertensi, mencegah terjadinya komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Program CERDIK Lawan Hipertensi menjadi salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, Tim Giat 16 Kesehatan FK UNNES Kelompok 36 berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit tidak menular sebagai bagian dari pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy